P. 1
Teks Muhasabah Ini Digunakan Pada Malam Penghayatan Untuk Menumbuhkan Emotional Spritual Anak Didik

Teks Muhasabah Ini Digunakan Pada Malam Penghayatan Untuk Menumbuhkan Emotional Spritual Anak Didik

4.0

|Views: 14,321|Likes:
Published by Losinin Johalin

More info:

Published by: Losinin Johalin on Sep 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/09/2015

pdf

text

original

Teks Nuhasabah ini digunakan untuk menumbuhkan Emotional Spritual

anak didik. Namun secara umum teks muhasabah ini dapat kita gunakan
untuk menumbuhkan kepekaan bagi diri kita sendiri
Cleh ť Loslnln !ohallnţ 1lmbalan ?uÞ AnakaLan 8ella lslam Malavsla (A8lM) 8anau
(1eks lnl dlaunakan dalam kursus Þembanaunan kerohanlan 8ema[a)
Cunakan Muzlk Ŷ kl1A8C (Caravansarv)

¨Siapakah kita? Dari mana kita datang? Kemana kita akan dikembalikan?
Kesemua persoalan ini akan membawa kita kepada Pencipta Yang Satu
yakni Allah Rabbuljalil. Selamilah ke dalam diri sendiri sejauh mana kita
menyedari hakikat bahawa manusia walau sehebat dan setinggi mana
kedudukannya diatas muka bumi ini namun yang memisahkan darjat
manusia disisi Allah hanyalah !man dan Takwa.
Perhatikanlah disekeliling kita, betapa besarnya kurniaan nikmat Allah
untuk manusia. Bangkit daripada tidur adalah satu nikmat, dapat
membuka mata dan melihat adalah nikmat, memandang cermin dan
melihat diri kita dari hujung rambut ke hujung kaki terasa begitu
agungnya kejadian Allah. !tu hanya setakat diri kita sendiri, belum lagi
memandang keluar tingkap melihat langit yang terbentang luas yang
tidak ada siapa yang mengetahui betapa luasnya ia. Sesungguhnya ilmu
Allah itu tiada batasnya sepertimana ilmu manusia kerana Dia adalah Al·
khaliq. Sedarlah siapa kita wahai sekalian manusia, kita ini adalah
hamba, hamba abdi kepada Tuhan yang satu yakni Allah.
Cuba hitungkan berapa lama sudah kita menumpang hidup diatas bumi
Allah ini? 20 tahun? 40 tahun? 60 tahun? Selama kita hidup dengan
menikmati segala nikmat yang Allah berikan ini, apa yang telah kita
lakukan untuk membayarnya? Allah tidak menagih hambaNya untuk
membayar dengan wang ringgit dan harta benda, apa yang Allah
kehendaki hanyalah ketaatan kita sebagai hambanya. Selama kita hidup,
adakah kita benar·benar taat dengan segala perintahnya sebagai 'Tuan'
kepada kita? Allah memerintahkan kita solat apabila masuk waktunya,
adakah kita taat? atau kita masih sibuk dengan urusan dunia. Tidak
merasa bersalahkah kita membiarkan 'Tuan' menanti kita untuk
mengadapNya. Tanyalah diri masing·masing 'selama kita hidup, apa
yang telah kita lakukan untuk Allah dan agamanya?' dan 'setiap hari
berapa lama kita mengingati Allah?. Sehari ada 24 jam dan dalam waktu
sebanyak itu, berapa saat, berapa minit, berapa jam kita mengingati
Allah?

Wahai anak·anakku...
apa saja yang telah engkau perbuat..
Kemana saja engkau melangkahkan kakimu..
Kemana saja engkau arahkan pandanganmu..
Apa saja yang engkau ucapkan dari lisanmu..
Atau barangkali ini yang jarang terduga oleh kalian, sudahkah engkau mengingat
bagaimana kebijakanmu kau gunakan..apa saja yang pernah engkau pikirkan.
engkau bayangkan..
Hitunglah!. apakah yang telah kau lakukan, kebaikan?
Ataukah masih ada perbuatan dosa yang masih saja kau lakukan?
Apakah kita yakin pahala lebih banyak dari dosa?
!ngatlah janji Allah "Wamaya'mal mistqola dzarrotin khoira yarahu, wamaya'mal
mistola dzarotin syarroyyarah" ingatlah itu!
Sekecil·kecil kebaikan dan kejahatan semuanya akan dihitung oleh Allah..akan
dihitung wahai anak·anakku..
kalian punya mata, tapi kalian sering gunakan untuk melihat yang tidak pantas
untuk dilihat, kalian tidak menggunakannya untuk membaca ayat·ayat Allah
kalian punya telinga, tapi kalian sering gunakan untuk mendengar kata sia·sia,
kalian tidak menggunakannya untuk mendengar nasehatorant tua dan guru·guru
kalian punya lidah, tapi kalian sering gunakan untuk berbohong dan menghina,
menyakitkan hati kawan·kawanmu, kalian tidak menggunakannya untuk berdzikir
dan saling menasehati dalam kebenaran dengan teman·temanmu
kalian punya akal, tapi akal itu jarang digunakan untuk memikirkan bagaimana
berfikir yangbermanfaat, membiarkan akal menjadi liar liar justru sering memakainya
untuk memikirkan hal·hal yang salah
kalian punya tangan dan tapi kalian sering gunakan untuk menzalimi orang dan
menzalimi diri sendiri, kalian tidak menggunakannya untuk menyingkirkan
kemungkaran
kalian punya kaki, tapi kalian sering gunakan untuk melangkah menuju tempat
maksiat, kalian tidak menggunakannya untuk pergi ke tempat ibadah dan kebajikan


Wahai anak·anakku..
!ngat pada ibu dan ayah kalian..
Bayangkan wajah mereka hadir di hadapan mu..
Ada di antara kalian yang ibu ayahnya masih bersama di sisi.
Nungkin ada di antara kalian yang ibu atau ayah atau keduanya telah
lama pergi buat selama·lamanya.
Pergi mengadap !lahi.telah meninggalkan engkau yang mereka
sayangi..
Anak·anakku..
Bayangkan wajah ibu.wajah ayah.
Bayangkan wajah mereka yang letih dan penat dari bekerja mencari
rezeki.
Dapatkah engkau memahami apa yang mereka rasai.
Dapatkah engkau memahami apa yang mereka tanggung?
!bumu.
!ngatlah bagaimana ibumu mengandungmu selama 3 bulan.
Sejak engkau dalam kandungan, ibumu sakit tak terhenti..
Nelahirkanmu bertarung dengan nyawa dan keperitan..tapi ibu tak
pernah menyesal untuk melahirkan mu ke dunia..
!ngat pula bagaimana kesabaran ibumu menyusukanmu.
merawatmu.. Nemujukmu dengan belaian kasih sayang ketika kau
menangis


Ayahmu..
Ketua keluarga yang menjaga engkau dan keluarga..
Nembanting tulang dengan penuh kesungguhan untuk mencari rezeki
Nencari wang untuk membiayai pelajaran mu.

Namun,
sudahkah engkau berbakti kepada ibu kalian... sudahkah..?
Sudahkah engkau berbakti kepada ibu kalian..sudahkah..?
Sudahkan engkau berbakti kepada ayah kalian.sudahkah..?
Nasihkah engkau terus menerus menyakiti mereka dengan kata·kata mu
yang melukakan?
Nasihkah engkau terus dengan sikap malas ketika mereka memohon
pertolongan?
Nasihkan kalian meneruskan kebencian kepada kedua orang tuamu
kerana tidak memenuhi permintaanmu.
Nasihkah engkau mengatakan kedua orang tua mu jahat..
Layakkah mengatakan begitu?. layakkah.. buat ibu yang
melahirkanmu dan ayah yang telah merawatmu dengan penuh kasih
sayang dan kesabaran.






Wahai anakku...
Curu·guru kalian yang telah mengajarkan ilmu pengetahuan kepada
kalian dengan penuh keikhlashan tetapi engkau tidak hormat kepada
guru·guru mu.
Padahal anak2ku.. Kejayaan para ilmuan terdahulu adalah disebabkan
mereka menghormati dan memuliakan guru2nya walaupun mereka
hanya mengajarkan satu kalimat tayyibah.
Nasih ingatkah dengan apa yang pernah kalian perbuat untuk guru·
gurumu saat mereka menasehatimu.
Engkau marah.sinis.dendam..bahkan mengacuhkan.mereka. Nalah
engkau dengan senang menjawab "cikgu ini bukan urusan cikgu!",
"cikgu mengapa menyibuk, sayakan bukan anak cikgu!"
Anak2ku. dari guru·guru mu engkau belajar sehingga menjadi seorang
yang pandai..dapat ilmu yang tinggi dan akhirnya berjaya menjadi
seorang yang berguna pada masa akan datang.
Darimana kalian mengetahui itu..darimana..? Nasihkah engkau
menafikan jasa mereka? Bukankah mereka memang bagaikan seorang
yang berbakti seperti ibu bapa mu?
Sekali lagi anak·anaku. Curu·guru kalian tidak mengharapkan balasan.
jadilah anak·anak yang tumbuh menjadi pemuda sholeh/h yang dapat
menjadi kebanggaan Agama kalian, orang tua kalian, keluarga kalian,
bangsa kalian, sekolah kalian,..dan pasti diri kalian.
doa..
Di malam yang baik ini, para malaikat menaungi kalian dengan sayap·
sayapnya, bertasbih untuk kalian, berdoa'a untuk kalian, sebab kalian di
majelis dzikir, sebab kalian telah bertobat dan berdzikir kepada Allah,
sebab kalian ingin menjadi anak·anak yang baik, sebab kalian ingin
menyambung silaturrahmi kepada saudara, keluarga, guru·guru dan
teman
Anakku. sekarang pejamkan mata kalian..sekarang hadirkan wajah
ibumu, ayahmu, saudara·saudaramu, keluargamu, ustadz/h·mu, guru·
gurumu, teman·temanmu, dan oran·orang yang kamu anggap berjasa
kepadamu.. lihatlah mereka tersenyum gembira kepadmu, mereka
tersenyum karena melihat kebaikan ada padamu, mereka yakin bahwa
kelak kamu akan menjadi anak sholih/h yang dapat membanggakan
Agama,orang tua, keluarga, bangsa dan negara., Nereka yakin kalian
anak yang baik yang dapat menyejukkan hati mereka dengan
perilakumu yang baik..
Ya..Allah saksikanlah..sesungguhnya Engkau Nengetahui hati·hati ini
berhimpun dalam cinta kepada ·NU, telah bersatu dalam dakwah
kepada·NU, telah berpadu dalam membela syariat·NU. Teguhkanlah,
ya.Allah ikatannya. Kekalkanlah cinta kasihnya. Tunjukkanlah jalan·
jalannya. Penuhilah hati·hati kami ini dengan cahaya·NU yang tidak
pernah redup, lapangkanlah dada·dada kami dengan kelimpahan !man
kepada·NU. Hidupkanlah hati kami dnegan ma'rifah kepada·NU, dan
matikanlah kami dalam syahid di jalan·NU.
Ya Allah
Kau curahkan ilmu kepada kami, tetapi ilmu itu belum banyak kami
amalkan dan kami gunakan untuk membawa manusia agar selalu ingat
kepada·Nu
Kau mudahkan kami sholat, tetapi sholat itu belum membuat kami
mampu mencegah perbuatan yang keji dan mungkar, pula sholat kami
jauh dari khusyu'
Kau mudahkan kami puasa, tetapi puasa kami belum membuat kami
mencintai orang·orang yang lapar dan dahaga bertahun·tahun lamanya
Kau mudahkan kami shodaqoh, tetapi masih terselip perasaan riya' di
dada
Kau mudahkan kami berzikir, tetapi zikir kami sebatas di masjid dan
rumah·rumah saja
Sungguh malu kami menghadapNu ya Allah, apalagi memohon sesuatu
kepadaNu
Tapi bila tidak kepadaNu, kepada siapa lagi kami harus memohon?
Kabulkanlah permohonan kami yang hina berikut ini ya Allah
Ya Rahman Ya Rahim..
]adikanlah mata ini penglihatanNu ya Allah, agar ia hanya melihat hal·
hal yang halal dilihatnya
]adikanlah telinga ini pendengaranNu ya Allah, agar ia hanya
mendengar hal·hal yang halal didengarnya
]adikanlah lidah ini gaung wahyuNu, agar manusia hanya merasakan
kedamaian dan cinta dariNu
]adikanlah tangan ini perpanjangan Kasih SayangNu ya Allah,
Perjalankanlah kaki ini ke tempat·tempat yang Engkau ridha
Dan selimuti akal ini selalu dalam cahaya kebijaksanaanNu - wahai Al·
Hakim
Ya Aziiz.. Ya ]abbar.. Ya Nuttakkabir
]adikanlah agar ilmu yang Kau bagi pada kami, bermanfaat dan
menyelamatkan kami di dunia dan di akherat
]adikanlah agar harta yang Kau titipkan pada kami, selalu barokah bagi
manusia, terutama kaum dhuafa
]adikanlah agar jabatan yang Kau amanahkan pada kami, senantiasa
kami gunakan untuk melayani ummat, melindungi yang lemah dan
tertindas, dengan menerapkan syari'atNu
]adikanlah keluarga kami keluarga yang penuh cinta, sakinah·
mawaddah wa rahmah
]adikanlah anak·anak kami anak·anak sholeh, yang doanya akan
menerangi kubur·kubur kami
]adikanlah makanan yang kami makan energi ibadah kami
]adikanlah pakaian yang kami pakai, manifestasi ketaqwaaan kami
Ya Nujibud Du'a
Berilah hidayah pada para pemimpin kami, agar mereka mengurus dan
melayani kami dengan syariatNu yang penuh berkah, dan jadilahkan
kami bersatu dalam menerapkan syariatNu ya Allah
Kami rindu dengan Rasulullah, dengan Khulafaur Rasyidin, dengan para
Khalifah, dengan keadilan, kemakmuran dan keberkahan yang
diciptakan oleh penerapan SyariahNu,

dengan keberanian Thariq bin Ziyad ketika membakar kapalnya untuk
menghapus keraguan pasukannya dengan kesederhanaan Umar bin
Abdul Aziz sehingga rakyat tak ada lagi yang pantas menerima zakat
dengan kebijakan Harun ar·Rasyid ketika membangun pusat·pusat ilmu
pengetahuan di Baghdad dengan kemuliaan jihad Salahuddin al·Ayubi
ketika memperlakukan Richard Lion Heart yang terluka
dengan keyakinan Nuhammad al·Fatih ketika masuk Konstantinopel
untuk memenuhi nubuwah Rasul Berilah kami nikmat sebagaimana
Engkau telah beri nikmat kepada mereka ya Allah
Kami yakin bahwa RasulNu benar, Khilafah ala minhajin Nubuwwah
akan datang lagi, Berilah kesempatan kami untuk menyaksikan
kebesaranNu itu ya Allah, dan berilah kami kekuatan dan kesabaran
untuk menyumbangkan harta dan jiwa kami dalam perjuangan itu.
Amien ya Rabbal Alamien..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->