P. 1
ASKEP Febris

ASKEP Febris

|Views: 21,396|Likes:
Published by bascom_metro

More info:

Published by: bascom_metro on Sep 01, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2015

pdf

text

original

LP Febris (Demam

)
LAPORAN PENDAHULUAN FEBRIS / DEMAM Oleh : Niken Jayanthi, S.Kep A. Pengertian Demam Demam berarti suhu tubuh diatas batas normal biasa, dapat disebabkan oleh kelainan dalam otak sendiri atau oleh zat toksik yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu, penyakitpenyakit bakteri, tumor otak atau dehidrasi. (Guyton, 1990). Demam adalah keadaan dimana terjadi kenaikan suhu hingga 380 C atau lebih. Ada juga yang yang mengambil batasan lebih dari 37,80C. Sedangkan bila suhu tubuh lebih dari 400C disebut demam tinggi (hiperpireksia) . (Julia, 2000) B. Etiologi Demam Demam terjadi bila pembentukan panas melebihi pengeluaran. Demam dapat berhubungan dengan infeksi, penyakit kolagen, keganasan, penyakit metabolik maupun penyakit lain. (Julia, 2000). Menurut Guyton (1990) demam dapat disebabkan karena kelainan dalam otak sendiri atau zat toksik yang mempengaruhi pusat pengaturan suhu, penyakit-penyakit bakteri, tumor otak atau dehidrasi. C. Manifestasi klinis Tanda dan gejala demam antara lain : 1. Anak rewel (suhu lebih tinggi dari 37,8 C – 40 C) 2. Kulit kemerahan 3. Hangat pada sentuhan 4. Peningkatan frekuensi pernapasan 5. Menggigil 6. Dehidrasi 7. Kehilangan nafsu makan D. Patofisiologi Demam Demam terjadi sebagai respon tubuh terhadap peningkatan set point, tetapi ada peningkatan suhu tubuh karena pembentukan panas berlebihan tetapi tidak disertai peningkatan set point. (Julia, 2000) Demam adalah sebagai mekanisme pertahanan tubuh (respon imun) anak terhadap infeksi atau zatasing yang masuk ke dalam tubuhnya. Bila ada infeksi atau zat asing masuk ke tubuh akan merangsang sistem pertahanan tubuh dengan dilepaskannya pirogen. Pirogen adalah zat penyebab demam, ada yang berasal dari dalam tubuh (pirogen endogen) dan luar tubuh (pirogen eksogen) yang bisa berasal dari infeksi oleh mikroorganisme atau merupakan reaksi imunologik terhadap benda asing (non infeksi). Pirogen selanjutnya membawa pesan melalui alat penerima (reseptor) yang terdapat pada tubuh untuk disampaikan ke pusat pengatur panas di hipotalamus. Dalam hipotalamus

terjadilah ketidakseimbangan pembentukan dan pengeluaran panas. Tujuannnya adalah agar cairan tubuh yang menguap akibat naiknya suhu tubuh memperoleh gantinya.zat pirogen atau dehidrasi. h. Perhatikan apakah anak tidur gelisah. Pengeluaran panas menurun. Menggunakan alkohol dapat menyebabkan iritasi dan intoksikasi (keracunan). Jalan nafas harus terbuka untuk mencegah terputusnya suplai oksigen ke otak yang akan berakibat rusaknya sel – sel otak. mungkin malahan kembali ke tingkat normal. Inilah yang menimbulkan demam pada anak. 1999) E. minum sebanyak –banyaknya Minuman yang diberikan dapat berupa air putih. . Bila pengaturan termostat dengan mendadak diubah dari tingkat normal ke nilai yang lebih tinggi dari normal sebagai akibat dari kerusakan jaringan. karena oksigen tidak mampu mencapai otak. Tidur yang cukup agar metabolisme berkurang g. Penatalaksanaan Demam 1. susu (anak diare menyesuaikan). Perhatikan pula apakah mata anak cenderung melirik ke atas atau apakah anak mengalami kejang-kejang. (Sinarty. Bukalah pakaian dan selimut yang berlebihan c. air buah atau air teh. (Guyton. Menggigil. Demam yang disertai kejang yang terlalu lama akan berbahaya bagi perkembangan otak. F. 2003) Sedangkan sifat-sifat demam dapat berupa menggigil atau krisis/flush. f. atau mengigau. Secara Fisik a. cacat seumur hidup dapat terjadi berupa rusaknya fungsi intelektual tertentu.pirogen ini akan dirangsang pelepasan asam arakidonat serta mengakibatkan peningkatan produksi prostaglandin (PGEZ). ketiak. Memperhatikan aliran udara di dalam ruangan d. Krisis/flush. Dalam keadaan demikian. Bila faktor yang menyebabkan suhu tinggi dengan mendadak disingkirkan. Saat ini yang lazim digunakan adalah dengan kompres hangat suam-suam kuku. termostat hipotalamus dengan mendadak berada pada nilai rendah. Tujuannya untuk menurunkan suhu tubuh dipermukaan tubuh anak. Kompres dengan air biasa pada dahi.lipat paha. Suhu tubuh biasanya memerlukan beberapa jam untuk mencapai suhu baru. Jangan menggunakan air es karena justru akan membuat pembuluh darah menyempit dan panas tidak dapat keluar. Suhu yang tinggi ini akan merangsang aktivitas “tentara” tubuh (sel makrofag dan sel limfosit T) untuk memerangi zat asing tersebut dengan meningkatkan proteolisis yang menghasilkan asam amino yang berperan dalam pembentukan antibodi atau sistem kekebalan tubuh. Turunnya suhu tubuh dipermukaan tubuh ini dapat terjadi karena panas tubuh digunakan untuk menguapkan air pada kain kompres. Mengawasi kondisi klien dengan : Pengukuran suhu secara berkala setiap 4-6 jam. sering terkejut. b. Patways Terlampir. e. Berikan cairan melalui mulut. Terputusnya suplai oksigen ke otak akan berakibat rusaknya sel-sel otak. Ini akan menimbulkan reaksi menaikkan suhu tubuh dengan cara menyempitkan pembuluh darah tepi dan menghambat sekresi kelenjar keringat.

Jakarta. Obat-obatan Antipiretik Antipiretik bekerja secara sentral menurunkan suhu di pusat pengatur suhu di hipotalamus. a. Pemeriksaan Penunjang Terlampir. Anak 6 – 12 tahun : ½ 1 tablet parasetamol 5oo mg atau 2 sendok the sirup parasetamol. Sowden. b. 2. gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit. Buku Saku Keperawatan Pediatrik. kurangnya pengetahuan orang tua mengenai penyakit. Edisi 2. Tablet parasetamol dapat diberikan dengan digerus lalu dilarutkan dengan air atau teh manis. Petunjuk pemberian antipiretik: a. Anak 1 – 6 tahun : ¼ – ½ parasetamol 500 mg atau 1 – 1 ½ sendokteh sirup parasetamol c. Pengkajian Pediatrik. juga akan membuat pori-pori kulit terbuka sehingga akan mempermudah pengeluaran panas dari tubuh. EGC . Ed. Di samping itu lingkungan luar yang hangat akan membuat pembuluh darah tepi di kulit melebar atau mengalami vasodilatasi. DAFTAR PUSTAKA 1. Gangguan keseimbangan cairan dan elektrolit Sering terjadi pada anak disamping demam juga mengalami anoreksia. Engel. lemas.Kompres air hangat atau suam-suam kuku maka suhu di luar terasa hangat dan tubuh akan menginterpretasikan bahwa suhu diluar cukup panas. Jakarta. sedangkan keperawatan pasien yang perlu diperhatikan ialah resiko peningkatan suhu tubuh. c. Joyce. pusing sehingga keadaan ini menyebabkan kurangnya masukan nutrisi yang kemudian memudahkan timbulnya komplikasi sehingga perlu dilakukan pemasangan infus dengan cairan glukosa dan NaCL dan pemberian makanan tambahan dan makanan lunak yang mudah dicerna seperti bubur halus. Teori Asuhan Keperawatan Penyakit demam sangat berisiko maka pasien perlu dirawat di rumah sakit. G. Antipiretik berguna untuk mencegah pembentukan prostaglandin dengan jalan menghambat enzim cyclooxygenase sehinga set point hipotalamus direndahkan kembali menjadi normal yang mana diperintah memproduksi panas diatas normal dan mengurangi pengeluaran panas tidak ada lagi. Betz. H. (2002). Kurangnya pengetahuan orang tua mengenai penyakit Dapat diberikan penyuluhan terhadap keluarga tentang bagaiman cara mengatasi bila anak sedang kejang dan demam sehingga anak terhindar dari cidera dan mengurangi kepanikan orang tua. EGC. 2. Dengan demikian tubuh akan menurunkan kontrol pengatur suhu di otak supaya tidak meningkatkan pengatur suhu tubuh lagi. Resiko peningkatan suhu tubuh Sering terjadi bila metabolisme dalam tubuh meningkat maka perlu diberikan obat anti piretik dengan dilakukan kompres hangat bila suhu tubuh kurang dari 37 C akan tetapi bila panasnya lebih dari 38oC diberikan ekstra pamol dengan diberikan kompres dingin. Disamping itu juga menjelaskan tentang penyakit dan bahayanya. (1998). Bayi 6 – 12 bulan : ½ – 1 sendok the sirup parasetamol b. 2. Obat penurun panas in diberikan 3 kali sehari. Gunakan sendok takaran obat dengan ukuran 5 ml setiap sendoknya.

SpA (2000). Perawatan Anak Sakit. 4. EGC. Guyton. Bila demam yang tinggi tersebut turun ketingkat yang normal dinamakan juga demam hektik. Metode Tepat Mengatasi Demam. Jakarta. www. Google. Apa Yang Perlu Diperhatikan Bila Anak Demam. www. Pediatrik. Julia Klaartje Kadang. 5. Kompas. Penyebab suhu yang mungkin tercatat dapat mencapai dua derajat dan tidak sebesar perbedaan suhu yang dicatat demam septik. (2003).3. Ed. Demam siklik Terjadi kenaikan suhu badan selama beberapa hari yang diikuti oleh beberapa periode bebas demam untuk beberapa hari yang kemudian diikuti oleh kenaikan suhu seperti semula. Tipe demam yang mungkin kita jumpai antara lain : 1. Edisi 2. Bila demam seperti ini terjadi dalam dua hari sekali disebut tersiana dan bila terjadi dua hari terbebas demam diantara dua serangan demam disebut kuartana.woASUHAN KEPERAWATAN PASIEN ANAK DENGAN FEBRIS DEMAM A. Guyton. Com/knal. Jakarta. Sering disertai keluhan menggigil dan berkeringat. Jakarta. 3. PENGERTIAN Menurut Suriadi (2001). demam adalah meningkatnya temperatur suhu tubuh secara abnormal. SUMBER : http://rentalhikari. 4. 2. Sophia Theophilus. Demam intermiten Suhu badan turun ketingkat yang normal selama beberapa jam dalam satu hari. Ngastiyah. www. 5. Demam kontinyu Variasi suhu sepanjang hari tidak berbeda lebih dari satu derajat. 6. (1997). Demam septik Suhu badan berangsur naik ketingkat yang tinggi sekali pada malam hari dan turun kembali ketingkat diatas normal pada pagi hari. Ed. Arthur C. (2003). EGC. EGC. Pada tingkat demam yang terus menerus tinggi sekali disebut hiperpireksia. Seorang pasien dengan keluhan demam mungkin dapat . Com 7. Sinarty hartanto. 9. Arthur C. Com. 3.php 8. Anak Demam Perlu Kompres. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. (1990). Demam remiten Suhu badan dapat turun setiap hari tetapi tidak pernah mencapai suhu badan normal. Suatu tipe demam kadang-kadang dikaitkan dengan suatu penyakit tertentu misalnya tipe demam intermiten untuk malaria. (1997). Fisiologi manusia danmekanisme penyakit.

Dalam praktek 90% dari para pasien dengan demam yang baru saja dialami. pembiakan kuman dari cairan tubuh/lesi permukaan atau sinar tembus rutin. Juga dapat dilakukan pemeriksaan seperti anginografi. apakah anak menggigil. nafsu makan. koma). pada dasarnya merupakan suatu penyakit yang self-limiting seperti influensa atau penyakit virus sejenis lainnya. Demam belum terdiagnosa adalah suatu keadaan dimana seorang pasien mengalami demam terus menerus selama 3 minggu dan suhu badan diatas 38. Namun hal ini tidak berarti kita tidak harus tetap waspada terhadap inveksi bakterial. tetapi kadang sama sekali tidak dapat dihubungkan segera dengan suatu sebab yang jelas. vital sign. 3. PENGKAJIAN 1. diaforesis. keganasan atau reaksi terhadap pemakaian obat. Melakukan anamnese riwayat penyakit meliputi: sejak kapan timbul demam.serta penunjang lain secara tepat dan holistik. Pada dasarnya untuk mencapai ketepatan diagnosis penyebab demam diperlukan antara lain: ketelitian penggambilan riwayat penyakit pasien. PEMERIKSAAN PENUNJANG Sebelum meningkat ke pemeriksaan yang lebih mutakhir yang siap untuk digunakan seperti ultrasonografi. foto rontgent ataupun USG. gelisah atau lhetargi. masih dapat diperiksa uji coba darah. 2. gejala lain yang menyertai demam (miasalnya: mual muntah. PENATALAKSANAAN THERAPEUTIK 1. tinggi demam serta keluhan dan gejala lian yang menyertai demam. Anti biotik sesuai program 3. malaria. juga pada gangguan pusat regulasi suhu sentral (misalnya: perdarahan otak. Beberapa hal khusus perlu diperhatikan pada demam adala cara timbul demam. infeksi saluran kencing. eliminasi. aortografi atau limfangiografi. B. Hindari kompres alkohol atau es E. . ETIOLOGI Penyebab demam selain infeksi juga dapat disebabkan oleh keadaan toksemia. C. pelaksanaan pemeriksaan fisik. upaya yang harus dilakukan.3 derajat celcius dan tetap belum didapat penyebabnya walaupun telah diteliti selama satu minggu secara intensif dengan menggunakan sarana laboratorium dan penunjang medis lainnya. observasi perjalanan penyakit dan evaluasi pemeriksaan laboratorium. endoskopi atau scanning. Melakukan pemeriksaan penunjang lain seperti: pemeriksaan laboratotium.dihubungkan segera dengan suatu sebab yang jela seperti : abses. 4. Dalam tahap melalui biopsi pada tempat-tempat yang dicurigai. nyeri otot dan sendi dll). Melakukan pemeriksaan fisik. Antipiretik 2. lama demam. Melakukan pemeriksaan ensepalokaudal: keadaan umum. D. pneumonia.

Demam septik Suhu badan berangsur naik ketingkat yang tinggi sekali pada malam hari dan turun kembali ketingkat diatas normal pada pagi hari. Demam intermiten Suhu badan turun ketingkat yang normal selama beberapa jam dalam satu hari.com/2010/06/asuhan-keperawatan-pasien-anakdengan.com/2010/03/22/lp-febris-demam/ http://nursingforuniverse. rdpress. DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. 3. 2. Tipe demam yang mungkin kita jumpai antara lain : 1.2ºC. . Bila demam yang tinggi tersebut turun ketingkat yang normal dinamakan juga demam hektik. 3. 2.html ASKEP FEBRIS PENGERTIAN Demam adalah meningkatnya temperatur suhu tubuh secara abnormal.F. Hyperthermia berhubungan dengan proses infeksi. Febris atau demam pada umumnya diartikan suhu tubuh di atas 37. Sering disertai keluhan menggigil dan berkeringat. Penyebab suhu yang mungkin tercatat dapat mencapai dua derajat dan tidak sebesar perbedaan suhu yang dicatat demam septik.blogspot. Resiko kurang cairan berhubungan dengan intake yang kurang dan diaporsis. Resiko injuri berhubungan dengan infeksi mikroorganisme. Demam remiten Suhu badan dapat turun setiap hari tetapi tidak pernah mencapai suhu badan normal. Bila demam seperti ini terjadi dalam dua hari sekali disebut tersiana dan bila terjadi dua hari terbebas demam diantara dua serangan demam disebut kuartana.

keganasan atau reaksi terhadap pemakaian obat. pada dasarnya merupakan suatu penyakit yang self-limiting seperti influensa atau penyakit virus sejenis lainnya. Pada dasarnya untuk mencapai ketepatan diagnosis penyebab demam diperlukan antara lain: ketelitian penggambilan riwayat penyakit pasien. Namun hal ini tidak berarti kita tidak harus tetap waspada terhadap infeksi bakterial. observasi perjalanan penyakit dan evaluasi pemeriksaan laboratorium. tetapi kadang sama sekali tidak dapat dihubungkan segera dengan suatu sebab yang jelas. Demam kontinyu Variasi suhu sepanjang hari tidak berbeda lebih dari satu derajat. malaria. koma). Suatu tipe demam kadang-kadang dikaitkan dengan suatu penyakit tertentu misalnya tipe demam intermiten untuk malaria. pelaksanaan pemeriksaan fisik.serta penunjang lain secara tepat dan holistik. ETIOLOGI Penyebab demam selain infeksi juga dapat disebabkan oleh keadaan toksemia. juga pada gangguan pusat regulasi suhu sentral (misalnya: perdarahan otak. infeksi saluran kencing.4. Seorang pasien dengan keluhan demam mungkin dapat dihubungkan segera dengan suatu sebab yang jelas seperti : abses. . Demam siklik Terjadi kenaikan suhu badan selama beberapa hari yang diikuti oleh beberapa periode bebas demam untuk beberapa hari yang kemudian diikuti oleh kenaikan suhu seperti semula. 5. pneumonia. Pada tingkat demam yang terus menerus tinggi sekali disebut hiperpireksia. Dalam praktek 90% dari para pasien dengan demam yang baru saja dialami.

2 ºC 2. tinggi demam serta keluhan dan gejala lian yang menyertai demam. lama demam. Menggigil PATOFISIOLOGI Tubuh telah mengembangkan suatu sistem pertahanan yang cukup ampuh terhadap infeksi dan peningkatan suhu tubuh memberikan suatu peluang kerja yang optimal untuk sistem pertahanan tubuh. Banyak berkeringat 3. Pirogen adalah suatu protein yang identik dengan interkulin-1.3 derajat celcius dan tetap belum didapat penyebabnya walaupun telah diteliti selama satu minggu secara intensif dengan menggunakan sarana laboratorium dan penunjang medis lainnya. Demam belum terdiagnosa adalah suatu keadaan dimana seorang pasien mengalami demam terus menerus selama 3 minggu dan suhu badan diatas 38. TANDA DAN GEJALA 1. Pengaruh pengaturan autonom akan mengakibatkan terjadinya vasokontriksi perifer sehingga pengeluaran panas menurun dan pasien merasa demam. di dalhipotalamus zat ini merangsang pelepasan asam arakidonat serta mengakibatkan peningkatan sintesis prostaglandin E2 yang langsung dapat menyebabkan suatu pireksia.Beberapa hal khusus perlu diperhatikan pada demam adalah cara timbul demam. Suhu badan lebih 37. Pernafasan meninggil 4. Demam terjadi karena pelepasan pirogen dari dalam leukosit yang sebelumnya telah terangsang oleh pirogen eksogen yang dapat berasal dari mikroorganisme atau merupakan suatu hasil reaksi imunologik yang tidak berdasarkan suatu infeksi. Suhu badan dapat bertambah tinggi karena .

apakah anak menggigil. Insufisiensi jantung 3. PEMERIKSAAN PENUNJANG Sebelum meningkat ke pemeriksaan yang lebih mutakhir yang siap untuk digunakan seperti ultrasonografi. Dalam tahap melalui biopsi pada tempat-tempat yang dicurigai. pembiakan kuman dari cairan tubuh/lesi permukaan atau sinar tembus rutin. eliminasi. masih dapat diperiksa uji coba darah. Melakukan pemeriksaan ensepalokaudal : keadaan umum. vital sign. gejala lain yang menyertai demam (misalnya : mual muntah. Hindari kompres alkohol atau es KOMPLIKASI 1. Melakukan anamnese riwayat penyakit meliputi : sejak kapan timbul demam. Antipiretik 2. Insufisiensi pulmonal 4. 3. Anti biotik sesuai program 3. aortografi atau limfangiografi. PENATALAKSANAAN TERAPEUTIK 1. diaforesis. Melakukan pemeriksaan fisik. Takikardi 2. Kejang demam PENGKAJIAN 1. . gelisah atau lhetargi. endoskopi atau scanning. 2. Juga dapat dilakukan pemeriksaan seperti anginografi. nafsu makan. nyeri otot dan sendi dll).meningkatnya aktivitas metabolisme yang juga mengakibatkan penambahan produksi panas dan karena kurang adekuat penyalurannya ke permukaan maka rasa demam bertambah. upaya yang harus dilakukan.

Pantau suhu lingkungan. ASUHAN KEPERAWATAN Diagnosa Keperawatan : Hypertermi berhubungan dengan proses infeksi Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam menujukan temperatur dalan batas normal Kriteria hasil : 1. Kolaborasi untuk pemberian antipiretik Diagnosa Keperawatan : Resiko injuri berhubungan dengan kejang berulang Tujuan : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3x24 jam anak bebas dari cidera . Melakukan pemeriksaan penunjang lain seperti : pemeriksaan laboratotium. Berikan kompres hangat hindari penggunaan akohol 4. Berikan minuman sesuai kebutuhan 5. Gangguan nutrisi kurang dari kebutuan tubuh berhubungan dengan nafsu makan yang menurun. Bebas dari kedinginan 2. batasi/tambahkan linen tempat tidur sesuai indikasi 3. Hyperthermia berhubungan dengan proses infeksi. foto rontgent ataupun USG DIAGNOSA KEPERAWATAN 1. Suhu tubuh stabil 36-37 C Intervensi : 1. Resiko kurang volume cairan berhubungan dengan intake yang kurang. 2. Pantau suhu klien (derajat dan pola) perhatikan menggigil/diaforsis 2.4. 3.

BUN.cre. tidak ada tanda-tanda dehidrasi Intervensi : 1. Elek. Pantau tekanan darah dan denyut jantung ukur CVP 3. tanda vital dalam batas normal 2. haluran urine adekuat 4. Kaji tanda-tanda komplikasi lanjut 2. Ukur/catat haluaran urine dan berat jenis. Catat ketidakseimbangan masukan dan haluran kumulatif 2. Kaji membran mukosa kering. Pantau nilai laboratorium. Kolaborasi untuk pemberian antibiotik Diagnosa keperawatan : Kekurangan volume cairan berhubungan dengan intake yang kurang dan deperosis Tujuan : Setelah dilakukan tindakan perawatan selama 3x24 jam volume cairan adekuat Kriteria hasil : 1. tidak ada perdarahan mukosa dan bebas dari komplikasi lain Intervensi : 1. menunjukan homeostatis 2.LED. GDS . nadi perifer teraba kuat 3. tugor kulit yang kurang baik dan rasa halus 5. Ht/jumlah sel darah merah. Kaji status kardiopulmonar 3.Kriteria hasil : 1. Palpasi denyut perifer 4. Kolaborasi untuk pemantauan laboratorium: monitor darah rutin 4. Kolaborasi untuk pemberian cairan IV sesuai indikasi 6.

Gloria M. 1997. PERKANI : Surabaya Wahidiyat Iskandar. dkk. 1995. Nursing Diagnosis : Definition and Classification (20012002). Info Medika : Jakarta McCloskey. Nursing Intervention Classsification (NIC). 1996.com/2010/07/askep-febris. Louise. Bulecheck. McCloskey. EGC : Jakarta Soetjiningsih...DAFTAR PUSTAKA Ngastiyah. Louise. Joanne C. Tumbuh Kembang Anak. Philadelphia. 2000. Bulecheck. Nursing Outcame Classsification (NOC). NANDA. Mosby. Asuhan Keperawatan Pada Kasus Penyakit Yang Lazim Terjadi Pada Anak. St. EGC : Jakarta Sumijati M.blogspot. 2002. Mosby. Perawatan Anak Sakit. Sumber : http://stikesaisyiyahsurakarta-kepanak. Joanne C. St. 1996.html . Gloria M. Ilmu Kesehatan Anak Edisi 2. 1995.E.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->