P. 1
Desain Proses

Desain Proses

1.0

|Views: 317|Likes:
Published by rasyidloeb

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: rasyidloeb on Sep 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2015

pdf

text

original

Oleh Kelompok

:

Apa yang Dimaksud dengan Desain
Mendesain diibaratkan seperti menemukan suatu solusi bagi sebuah masalah. Desain akan hadir dengan sendirinya melalui pikiran-pikiran, pengalamanpengalaman, rasa dan inspirasi jiwa. Seseorang yang mendesain sesuatu bisa diibaratkan seperti seseorang yang melakukan petualangan dalam menemukan solusi dan jalan keluar bagi sebuah masalah. Apa yang ia inginkan dan ia rasakan akan hadir dalam sebuah desain. Desain tidak perlu berbeda dari desain yang lain. Desain merupakan kombinasi dari ide yang disusun dengan cara yang berbeda .

All Saints Chapel di Cathedral Basilica of St. Louis oleh Louis Comfort Tiffany. Struktur bangunan dan dekorasi termasuk contoh desain

1

Sebagai

seorang

arsitek,

konsep

desain

adalah

langkah awal dalam membuat sebuah rancangan. Melalui desain ia akan dapat menyampaikan ide dan gagasan pikirannya kepada orang lain. Orang lain akan dapat menerima gagasannya dengan baik apabila ia mampu dan bisa menuangkan idenya dengan tepat dalam suatu media (kertas, media visual,dll). Tanpa desain, sulit untuk mengemukakan ide dan pemikiran awal kepada orang lain. Desain adalah media yang paling strategis untuk menyampaikan perasaan, ungkapan hati, dan ekspresi emosional jiwa seseorang.

Desain setiap orang pasti berbeda dengan orang lain. Perbedaan tersebut menjadikan desain sebagai sebuah karya yang lebih variatif dan memiliki keanekaragaman yang cukup banyak dan kompleks. Hal itu terjadi
Desain, ketika diterapkan pada fashion, termasuk penggambaran nilai estetika sebagai fungsi dalam bentuk akhirnya

karena

setiap

orang dan

mempunyai pemikiran, kepribadian beda, yang

pemikirankarakter berbedamembentuk

sehingga

sebuah desain yang unik dan berbeda dengan orang lain.

2

Semua

desain

tersebut

memiliki

kelebihan

dan

kekurangan masing-masing, Namun harus dihargai karena setiap desain tersebut memiliki nilai yang tidak bisa dibanding bandingkan. Sistem lalu lintas dari suatu wilayah merupakan contoh hasil dari sebuah desain. Desainer mungkin menggunakan bahan standar, ukuran dasar dan topangan standar serta metode drainase. Penggunaan susunan dan fitur ini adalah sangat tidak biasa. Hasilnya adalah sesuatu yang berbeda dari desain yang lain. Karena kebutuhan, tujuan dan ketepatan lainnya yang dapat berubah untuk setiap situasi, karena itulah maka setiap desain adalah sebuah karya yang unik. Setiap permasalahan membutuhkan solusi dan jalan keluar yang baru. Tidak ada pengalaman atau informasi latar belakang yang akan diberlakukan pada kerja yang akan direncanakan. Tidak ada pengalaman masa lalu, artinya kenangan sebagai dan seorang segala memori desainer masa harus lalu bisa iuntuk menghilangkan pengalaman-pengalaman, memori

menghasilkan ide yang baru dan segar. Hal tersebut akan menjadikan seorang desainer lebih kreatif. Dia harus bereksperimen dengan desain-desainnya. Misalnya kita mengambil contoh pada bidang pekerjaan yang lain seperti : 1. 2. 3. Pembangkit listrik tenaga listrik Stasiun ruang angkasa Perlindungan dari bahaya nuklir sekitar

3

Masing berbeda nuklir,

masing

permasalahan pekerjaan

tersebut lainnya.

mungkin Untuk ilmiah semua

membutuhkan informasi dan penggunaan cara yang dari proyek harus Ia membangun dan perancang yang proyek. rancangan kebutuhan merancang pembangkit listrik tenaga mempelajari harus prinsip dibuatnya sehingga memenuhi

menganalisa

kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan dalam membuat sebuah pembangkit tenaga listrik. Begitu juga dalam sistem ruang angkasa dibutuhkan hal hal baru dan teknik yang tepat tentunya dalam perencanaanya. Lain halnya dengan perlindungan dari bahaya nuklir, tentunya desain untuk pelindungnya tentunya didasarkan pada hal hal yang sesuia untuk melindungi dari bahaya nuklir tersebut. Perancang harus memikirkan setiap masalah dalam rencana yang lebih baik untuk pengembangan desainnya. Secara umum, proses perencanaan ini adalah sebuah seni melakukan dan menemukan solusi dari sebuah masalah. Produk akhir dari dari seorang desainer adalah proyek yang lengkap dan sempurna seperti jembatan yang secara langsung dapat bangunan, memenuhi

kebutuhan . Desain akhir dari dari rancangan tersbut dinyatakan dalam bentuk gambar dan spesifikasi yang dapat digunakan oleh phak pembangun untuk menghasilkan proyek akhir.

Pertimbangan Desain

4

Tanpa diperhatikan 1. Fungsi

melihat ada dalam

tipe semua

proyek factor desain.

desain yang Beberapa

yang umum factor

dikembangkan, tersebut misalnya 2. Penampilan 3. Biaya

beberapa

4. Bahan kontruksi 5. Kekuatan Faktor-faktor tersebut saling berkaitan, berhubungan erat dan saling tumpang tindih, serta dipisahkan. Hampir semua proyek proyek desain dimulai dengan anggaran yang menguraikan bagaimana uang itu digunakan dalam sebuah proyek. Bagian yang terpenting dari sebuah desain kontruksi ini adalah fungsi dan kemampuannya masalah. dalam memenuhi yang kebutuhan digunakan dan untuk Misalnya pondasi sulit untuk

menopang sebuah bangunan. Jika ini tidak diperhatikan, maka hsil desain tidak akan memuaskan tanpa melihat dan memperhatikan bagaiman sistem ekonomi ataupeun daya tarik dari pondasi tersebut. Tipe lain dari masalah ini adalah jalur lau lintas di area parker. Ssain mengalamai Kegagalan jika sebuah mobil tidak dapat masuk dan keluar ruang parker dengan cara yang efisien tanpa menimbulkan suatu kemacetan.

Proses Desain
5

Prosedur dalam mendesain agar sampai pada hasil yang diharapkan mungkin saja bervariasi pada setiap masing masing individu. Masing masing mempunyai cara yang berbeda beda dalam melakukan atau membuat sebuah desain dan rancangan. Tentu saja cara tersebut harus mengikuti proses yang sesuai agar desain tersebut dapat memperoleh hasil yang baik. Namun hal tersebut tidak membatasi seseorang dalam bereksplorasi, mengolah dan mengembangkan proses desainnya.

Berikut akan dijelaskan tahapan tahapan yang biasa digunakan oleh seorang perancang dalam membuat desainnya :
1. Mengidentifikasi Masalah

Masalah adalah hal yang menjadi bagian utama dalam proses mendesain. Seringkali orang mempunyai cara cara yang berbeda-beda dalam menemukan solusi dari setiap permasalahan. Sebuah masalah harus didentifikasi untuk mengetahui kebutuhan kebutuhan

apa saja yang harus dipenuhi dan dilaksanakan . Hal hal yang melatar belakanginya harus dikumpulkan dan

6

dievaluasi untuk memahami kebutuhan yang ada dan akan dipenuhi nantinya. Identifikasi adalah proses untuk mengetahui, memahami, dan menganalisa Hal-hal yang berkaitan dengan masalah dan upaya untuk menemukan metode atau cara yang sesuia dalam penyelesaiannya Sebagai contoh misalnya pada kasus desain dalam aturan lalu lintas mobil yang menyeberangi sungai. Identifikasi masalahnya meliputi : • Penentuan dimensi (ukuran luas, jarak, dll) • Perhitungan kedalaman air
• •

Menghitung lebar sungai Mengistemasi penyebrangan jumlah orang yang membutuhkan

Mendapatkan catatan sejarah yang memperlihatkan ketinggian permukaan air sungai Meneliti informasi lain dari tipe yang mudah

membantu pemahaman akan permasalahan. 2. akan Ide pendahuluan (permulaan) Setelah masalah itu diidentifikasi maka, desainer mempertimbangkan beberapa solusi dengan berbagai hal yang menyangkut rincian terhadap apakah solusi itu akan bekerja atau tidak. Sketsa,catatan dan ide adalah diarahkan secepat mungkin dengan harapan bahwa dapat ide dapat diarahkan sungai, kepada orang lain. Penggunaan penyebrangan sungai misalnya, desainer membuat membangun jembatan, mengunakan ferry atau ide lain. Dalam hal ini idenya tidak terbatas.
7

3.

Refinemen (Perbaikan) Setelah desainer memiliki sejumlah ide awal maka

dia akan memilih beberapa ide terbaik untuk perbaikan. Perbaikan ini umumnya merupakan cara memperbaiki rincian khusus sehingga desainer dapat menilai desain yang dimilikinya.Umumnya gambar skala dibuat dan akan dienspesifikasikan desain, bentuk dan faktor lain yang menjelaskan desain. Dalam hal ini, jauh lebih baik untuk memperbaiki beberapa desain dari pada memilih yang pernah ada. 4. Analisis Menganalisa desain adalah proses untuk

menemukan kekuatan yang dibutuhkan pada setiap bagian desain. Fase proses desain ini berhubungan erat dengan rekayasa dari pada yang lainnya. Jika jembatan digunakan untuk menyebrangi sungai, maka struktur yang beton. 5. Keputusan Dalam tahapan ini,lebih dari satu desain akan diperbaiki mengambil kepada dan suatu dianalisa.Juga atau kelompok disainer untuk diperlukan idenya mengambil keputusan memaparkan diajukan akan dianalisa untuk memutuskan ukuran yang dibutuhkan dalam setiap tiang dan batang

keputusan.Keputusan dapat diambil ntuk (1) menerina suatu desain, (2) mengkombinasikan beberapa fitur desain atau solusi terbaik atau (3) merubah semua
8

desain atau penyebrangan

mengulangi proses desain.Desain untuk sungai kemungkinan dipresentasikan

kepada komite kota yang bertanggung jawab dalam mengambil keputusan. 6. Pelaksanaan (Penggunaan) Ketika keputusan itu dibuat untuk menerima desain,maka rencana disainer akan mengawasi dimana persiapan itu dan spesifikasi proyek

dibangun.Perubahan kecil dalam desain tentu dapat dilakukan selama konstruksi yang dapat menuntut desainer membantu dalam mengawasi konstruksi.

Siapa yang Merancang
Para konstruksi dapat dirancang oleh arsitek atau insinyur tentang sifat proyek. Arsitek mengembangkan master bangunan, pusat perbelanjaan dan pengembangan
9

masyarakat. Insinyur lebih mengarah kepada bendungan, jalan raya dan sistem

jembatan,

utilitas. Arsitektur

bertanggung jawab mendesain pusat perbelanjaan, tetapi juga bergantung kepada insinyur untuk merancang bagian tertentu dari proyek. Misalnya, insinyur akan merancang sistem utilitas, drainase lokasi dan struktur bangunan.

Seorang insinyur yang mulai merancang dan menggambar ide desainnya pada meja gambarnya

Kesimpulan
Proses desain adalah rencana metode untuk sistematis membangun dari suatu

pengembangan

proyek.Proses desain ini tidaklah berakhir hingga proyek
10

itu selesai.Enam langkah dari proses desain itu adalah (1) identifikasi masalah, (2) ide pendahuluan, (3) perbaikan, (4) analisis, (5)keputusan, (6) pelaksanaan.Tugas bacaan berikutnya akan menguraikan setiap langkah dari proses desain yang lebih rinci.Untuk mengilustrasikan langkah ini,referensi dibuat untuk masalah perkemahan seperti diuraikan diatas.

11

Oleh : Ahmad Mansuri (080406018 )

Sebelum

sebuah

desain

dilakukan,

maka

permasalahan harus didefinisikan dengan jelas. Dalam pemikiran seorang arsitek. Ia harus memahami apa yang dirancang atau dedesaian dan mengapa hal tersebut dilakukan. Langkah proses desain ini disebut dengan identifikasi masalah. Apakah desainer itu adalah arsitektur yag merancang pengembangan kebutuhan Langkah masalah dan dasar masyarakat persyaratan dalam (1) atau dari insyinyur masalah yang merancang sebuah jalan raya. Dia harus mengetahui total tersebut. kebutuhan melakukan pengidentifikasian

meliputi

Identifikasi

(2)Pengumpulan Informasi dan (3) Penilaian terhadap Informasi. Semua hal tersebut akan dijelaskan sebagai berikut.

Identifikasi Kebutuhan
Sebuah Desain selalu harus didasarkan pada

kebutuhan. Misalnya jembatan dirancang dan dibuat sepanjang sungai atau jurang. Reservoir dirancang untuk
12

menampung air. Perkemahan dirancang untuk memenuhi kebutuhan orang yang melakukan perkemahan. Jika jumlah area perkemahan tersedia dengan biaya rendah dan dengan lokasi sesuai tentu saja hal tersebut lebih diutamakan karena alasan kebutuhan. Begitu juga dengan desain, haruslah sesuai dengan kebutuhan dan keperluan. Desain dengan sasaran yang tepat adalah hal yang harus diutamakan. Desain juga harus memperhatikan faktor keperluan, dan dalam mewujudkan sebuah desain menjadi bentuk nyata juga harus menggunakan kebutuhankebutuhan yang sesuai dan tidak berlebihan.

Pengumpulan Informasi
Informasi tambahan sangat dibutuhkan untuk

mengidentifikasi masalah. karena hal tersebut sangat dibutuhkan dalam menentukan desain yang tepat, cocok dan sesuai. misalkan seseorang semua informasi yang yang ingin membuat sebuah kandang ayam maka ia harus mengumpulkan berhubungan dengan tata cara pembuatan kandang ayam dan hal hal lain yang berkaitan dengan kebutuhannya seperti:
1. Berapa

banyak

jumlah

ayam

yang

akan

menggunakan atau menjadi penghuni kandang ayam tersebut ?

13

2. Jenis

Jenis

kegiatan

apa

saja yang

yang sesuai

dilakukan dengan

didalamnya ?
3. Berapa

ukuran

kandang

kapasitas jumlah tersebut ? 4. Material material apa saja yang digunakan dalam membuat kandang ayam tersebut? 5. Bagaimana Pemilihan lokasi yang benar untuk penempatan sebuah kandang ayam ?
6. Apa saja kebutuhan kebutuhan yang dibutuhkan oleh

penghuni kandang ayam tersebut? Dan lain-lain

Mengumpulk an Informasi

Judge Informasi

Melihat kebutuhan

Identifik asi Masalah

Batasan

Gol/tujuan 14

Informasi dari kasus ini haruslah berasal dari orangorang yang terlibat langsung dalam pembuatan kandang ayam. karena merekalah yang memutuskan hal apa saja yang mereka butuhkan.

Penilaian Terhadap Informasi
Informasi yang telah dikumpulkan harus dinilai

kembali atau dievaluasi untuk mendapatkan pemahaman terbaik terhadap suatu masalah. Hal hal yang masih harus dikaji ulang dan diteliti yang harus akurat diselesaikan dapat agar kesimpulan membuat akan datang. Setelah mengidentifikasi masalah,maka seorang arsitek adalah orang yang berada pada posisi terbaik dalam hal memberikan solusi. Dia harus memahami semua masalah yang saling berkaitan sebelum dia membuat sebuah desain. jadi ada tiga langkah yang harus dilakukan dalam proses mengidentifikasi sebuah masalah yaitu:
15

informasi

dipeoleh. catatan

Evaluasi bisa diperbaiki dengan mebuat grafik dengan grafik.guna memperlihatkan sebelumnya dan membuat prediksi untuk rencana yang

1. Identifikasi kebutuhan 2. Mengumpulkan Informasi 3. Evaluasi Informasi

Stadion Birnest di China dirancang dengan mengidentifikasi masalah ventilasi untuk 91.000 tempat duduk. Dan diambil ide dari alam berupa bentuk sarang burung yang bisa memberikan sirkulasi udara yang lebih terhadap bangunan ini.

16

Oleh : Adya Rizki Astari (080406047) Setelah permasalahan diselesaikan dengan baik, maka disainer harus memikirkan beberapa solusi yang berbeda terhadap permasalahan itu. Jumlah ide ini tentu lebih berharga bagi solusi akhir dari pada satu hanya dua. Secara umum, ide permulaan ini akan berhubungan dengan keterbatasan masalah yang ditemukan dalam langkah identifikasi proses desain.

Ide Permulaan atau Kreativitas
Ide permulaan adalah ide yang sampai pada desainer ketika dia pertama kali memikirkan tentang solusi yang mungkin atas suatu masalah. Dia tidak akan mencoba meneliti ide ini tetapi mencatatnya secara sederhana atau
17

membuat sketsa itu. Menjadi lebih kritis pertama dapat membatasi kebebanan

terhadap ide desainer dari

pemikiran. Dia juga akan melihat dari solusi yang berbeda dari solusi yang ada untuk masalah yang sejenis.

Karena desainer tidak terbatas dalam masalah ini, maka terlihat ada langkah kreatif dari proses desain. Dengan menyatakan solusi baru dapat menghasilkan ide baru. Barangkali ide baru ini akan memperbaiki metode lain atau akan memberikan cara baru untuk melihat permasalahan suatu permasalahan. Tanggung jawab insinyur untuk menyediakan air bersih untuk kota juga mencatat beberapa ide (1) sumur , (2) danau atau (3) air leding. Dia juga dapat mengembangakan saran yang jarang seperti membuat atap baru untuk setiap rumah di masyarakat. Atap ini juga akan menampung air dan juga mnyediakan air bersih bagi setiap rumah.Ide baru ini kemungkinan dapat bekerja . Semua ide ini akan dipertimbangkan bahkan meskipun sekilas itu tidak bermamfaat.

Merekam Ide Permulaan
Jika ide pertama tidak dituliskan ketika terpikirkan, maka kemungkinan akan lupa. Jauh lebih baik jika gambar
18

beban dibuat. Meskipun gambar itu sebuah diagram, akan membantu sebuah perincian ide. Catatan ini tentu dapat ditamahkan pada gambar. Membuat catatan dan gambar akan membantu desainer menemukan ide lainnya, setelah itu dia akan menggambarkan dan menuliskan secepat mungkin untuk dapat mempertahankan aliran dalam pemikirannya. Lembaran kerja juga harus digunakan sebagai catatan permanen dari idenya. Desainer juga merujuk pada lembaran kerja pada proses desain. Ide permulaan untuk desain perkemahan juga meliputi tata letak dari berbagai bagian. Misalnya jalan

masuk, area perkir, rumah depan dan fasilitas lain yang akan diteliti dengan menggunakan. Juga ada rumah dipan yang dibangun pada tiang diatas air dan juga lepas pantai dari danau. Proses sketsa ini tentu membuat suatu hubungan yang dapat membantu perancang melihat sejumlah kemungkinan kombinasi. Desainer juga akan menerapkan teknik yang sama untuk setiap bagian rencana secara menyeluruh. Dengan menggunakan pendekatan ini, dia perlu memutuskan tata letak dari rumah dipan. Membuat beberapa diagram akan disketsa sehingga desain itu dapat dibandingkan satu dengan yang lain.

Kesimpulan

19

Fase yang lebih kreatif dari proses perencanaan adalah langkah dimana ide permulaan itu dikembangkan. Ide ini tentu tidak seperti biasanya dari desainer yang menyukainya dengan sedikit pemikiran, pada saat ini untuk kelayakan dari konsep tertentu. Setiap ide baru juga menyatakan ide tambahan dimana metode dikembangkan. Solusi terbaik Ide pendahuluan berasal atau harus dari baru dapat pada ide dicatat sejumlah

lembar kerja dengan catatan umum untuk rangakain ide. adalah pendahuluan dari pada satu ide saja. Gambar bebas dapat mengambil berikutnya bentuk dari gambar diagram. Langkah proses desain adalah memperbaiki

beberapa ide pendahuluan yang lebih baik.

Ide-ide pendahuluan yang dikembangkan dalam bentuk sketsa-sketsa 20 bebas yang kemudian dikembangkan lagi dalam bentuk skala dan lebih detail lagi yang akan dijelaskan pada langkah selanjutnya pada proses desain

Oleh : Abdul Rasyid Lubis (080406025)

Setelah masalah selesai diperiksa, dikenali, dan diidentifikasi dikumpulkan, serta langkah ide-ide pendahuluan adalah telah tahap selanjutnya

penyaringan dan perbaikan ide. Pada tahap ini desainer akan mengembangkan ide-ide pendahuluan itu menjadi lebih lengkap. Walaupun ide ini terlihat bisa berjalan tetapi setelah digambar dalam skala terjadi kesalahan
21

sehingga ide ini tidak dapat berjalan. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan serta penyaringan terhadap ideide yang ada.

Menggambar pada skala
Ide pendahuluan telah digambar secara bebas

(freehand), dengan sedikit perhatian terhadap skala, ukuran, bayangan dan dimensi. Ketika dimensi itu benarbenar tidak digunakan, malah akan membuat desainer itu terkecoh sehingga terjadi kesalahan yang dapat membuat ide tersebut tidak dapat berjalan. Contohnya seperti rencana suatu tempat parkir. Sketsa area parkir mungkin terlalu kecil untuk sejumlah mobil yang diparkir. Maka untuk mengetahui apakah ide tersebut dapat berjalan atau tidak, perlu digambar kembali dengan menggunakan skala yang tepat dan dengan beberapa perbaikan. Desainer tidak boleh memilih solusi terlalu cepat karena dapat menghilangkan ide yang mungkin lebih baik. Desainer harus kembali mengacu pada ide awal dan identifikasi masalah. Pada tahap penyaringan dan perbaikan ide ini, desainer diharapkan lebih berpikir keras dan menggunakan lebih sedikit ekspresi kreatif dibandingkan pada tahap sebelumnya pada proses desain. Pada tahap ini, desainer mencoba untuk menemukan solusi terbaik

22

yang bisa dijalankan. Solusi tersebut kemudian dapat dibangun dan memberikan hasil terbaik dan niali lebih.

Perbaikan Desain Rumah Kost

Sebagai contoh tahap perbaikan ide ini adalah pada masalah desain rumah kost. Sementara masalah diidentifikasi, diputuskan bahwa jumlah kamar kost adalah 10 kamar dengan kamar mandi di masing-masing kamar. Disamping adalah gambar sketsa awal desain rumah tidak skala kost. dan Sketsa harus
23

disamping berdasarkan

digambar

digambar

berdasarkan

skala

dan

ukuran sebenarnya.

Gambar di bawah menunjukkan sketsa denah yang telah diperbaiki dan digambar dalam skala. Serta perbaikan desain eksterior juga disajikan dalam bentuk perspektif. Bentuk atap, tempat jemuran, dan kamar mandi serta detail-detail yang lain juga telah dijelaskan pada gambar perbaikan di bawah.

24

Menolak Ide yang Telah Diperbaiki
Ketika proses mendesain, desainer mungkin akan menemukan sesuatu yang dapat menyebabkan idenya tidak dapat diterapkan. Jika ini terjadi, dia harus kembali pada ide-ide awal dan memilih ide lain untuk dikembangkan. Prosedur ini terus berulang hingga dia merasa telah mendapatkan solusi terbaik. Seorang insinyur yang hendak membangun jembatan di suatu tempat. Setelah mempelajari tempatnya, ternyata tempat tersebut akan memakan banyak biaya. Dia kemudian mempertimbangkan tempat lain yang
25

mungkin lebih baik dan lebih murah. Biaya dan waktu bisa jadi menjadi alasan penolakan ini.

The National Grand Theater
Salah satu contoh penolakan dan perbaikan ide terjadi pada desain The National Grand Theater di Beijing, China, terletak di sebelah barat "Tiananmen Square" dan bersebelahan dengan gedung Parlemen. The National Grand Theater dengan bentuk "the eggshaped" eksteriornya berhiaskan titanium panels dan dikelilingi dengan air yang seolah seperti danau di sekitarnya dan "telur" itu mengapung diatasnya. Di desain oleh Paul Andreu dari Perancis. Gedung ini mulai dibangun tahun 2001 dan selesai bulan Juli 2007.

26

Gedung Opera tsb di disebut EGG yang mengapung di air. Setelah proyek berjalan, tiba-tiba pemerintah China yang di protes budayawan dan ahli sejarah setempat merubah pikirannya, karena jika dilanjutkan maka si Egg akan menghancurkan citra tempat yang bersejarah. Egg akan menjulang tinggi, ini sangat mengganggu masyarakat di sana, maka pemerintah tersebut. menyuruh Efeknya, merendahkan Paul yang bangunan Egg

merancangnya harus berfikir keras, maka terpaksa Egg di rendahkan alias dibenamkan ke air. Kesulitannya dengan menggali fondasi turun kebawah beberapa meter, maka secara hitungan mereka Tiananment dan bangunan disekitarnya akan terpelosok kebawah juga/longsor. Maka sambil menggali mereka membuat dinding beton disitu. Benar-benar rencana awal. pekerjaan gila. Setelah selesai, para pengunjung seakan masuk ke air. Padahal hal tsb diluar

27
Bangunan opera yang terlihat menjulang dan mewah diantara bangunanbangunan kuno dan bersejarah

Kata Paul sang perancang, "China hebat dalam mengajukan ide, gila dalam anggaran, setelah jalan lebih gila lagi karena dana dipotong hampir separuhnya..!! tapi bagi kami itu adalah tantangan.." Desain bangunan yang tiba-tiba dibenamkan sebagian ke air diluar rencana awal karena perubahan pemikiran Pemerintah China merupakan satu contoh perbaikan ide yang akhirnya menghasilkan suatu karya yang gila dan hebat.

Kesimpulan
Penyaringan dan perbaikan ide adalah langkah awal untuk menilai ide awal yang mengacu pada master plan. Ide awal di perbaiki, digambar pada skala, dan dipelajari
28

untuk mendapatkan ukuran dan bentuk yang realistis dan detail desain. Selama tahap ini, desainer akan menemukan suatu kesalahan pada ide yang tengah dikembangan. Dia sebaiknya memilih ide lain untuk dikembangkan dan diperbaiki serta memasukkan ide-ide terbaik dari desaindesain yang ditolak. Penolakan sebenarnya bukanlah suatu kegagalan, melainkan suatu proses untuk menemukan mana solusi yang terbaik untuk masalah tersebut. Daripada meletakkan semua usahanya dalam satu ide, desainer sebaiknya mengembangkan dan memperbaiki ide-ide yang dapat berjalan dan sebaiknya desainer membuat beberapa desain sebagai alternatif pertimbangan yang selanjutnya akan ditunjukkan kepada klien. Tetapi sebelum membuat keputusan final mana yang terbaik, desainer harus mempelajari desainnya mengenai fungsi, kekuatan, dan biaya.

29

Oleh : Ahmad Husin D. (080406008) Analisis adalah proses penentuan apakah solusi desain itu dapat bekerja secara aktual atau tidak dalam kondisi tertentu. Proses analisis dapat mengidentifikasikan masalah dalam solusi desain yang diajukan dan permasalahan menjadikannya penting bagi desainer untuk kembali pada ide sebelumnya untuk mendapatkan solusi yang lebih baik. Ketika Insinyur memperbaiki desain, maka dia harus menganalisa (meneliti) desainnya untuk memutuskan apa yang memberikan Struktur terbaik, Penggunaan lokasi terbaik dan proyek yang bermanfaat.

Analisis Struktur
Analisis struktur adalah menganalisa untuk

memastikan bahwa desain yang dibuat telah di rancang dengan baik. Analisis Struktur dapat diilustrasikan dalam gambar Diving Board yang telah digambar sesuai dengan skala. Masalahnya adalah menggambar beban di titik A yang perlu untuk menambat papan tersebut ketika beban maksimum 600 pound diberikan di titik C (ujung papan) oleh penyelam. Karena papan itu ditopang di titik B maka prinsip tuas dapat digunaka pada desain ini. Rasio beban disetiap ujung akan berbanding terbalik dengan dimensi
30

AB(3’) dan BC(6’). Panjang BC adalah dua kali panjang AB sehingga beban di titik A haruslah dua kali lebih besar dibandingkan di titik C. MB=LOAD x 3 FT - 600 LBS x 6 FT.=0 =LOAD x 3 FT 3600 FT.LBS. LOAD= 1200 LBS =

Analisis Lokasi
Analisis lokasi bertujuan untuk mencegah permasalahan dari pengeringan, memungkinkan jalur untuk akses dan memungkinkan grading atau penggalian. Misalnya, peta bentuk dari perkemahan bagiman air perlu hujan di analisa akan untuk menentukan ditentukan.

Beberapa lokasi akan lebih baik daripada yang lain misalnya, parkir yang di tempatkan dimana lokasi itu memeliki level dan berdekatan dengan jalan raya. Keterjalan tanah juga mempengaruhi dari kelayakan lokasi seperti pembuatan jalan raya.

Analisis fungsional
Analisis fungsional akan memperlihatkan apakah ide atau desain itu dapat bekerja dengan baik. Analisis ini
31

melibatkan seperti bahan yang digunakan, kemudahan operasi, sempit aliran sehingga atau hanya pergerakan. seorang Misalnya, yang Dock bisa pemancing yang tidak bekerja dengan baik jika terlalu nelayan berjalan di atasnya. Demikian juga jalan akses kerumah dipan yang memberikan ruang yang cukup untuk mobil berputar. Rumah perahu juga harus dirancang dengan baik untuk penggunaan yang lebih aman bagi manusia. Jika perahu digerakkan dari air dengan sistem kerekan, maka desainer harus memutuskan berapa banyak dorongan yang digunakan, jarak di atas air dimana perahu itu akan digantung. Dalam melakukan hal ini dia harus memberikan ruang yang cukup yang tentu melibatkan analisis faktor manusia dan juga gerakan tubuh yang dibutuhkan untuk memberikan tarikan.

Desain bangunan diatas membutuhkan analisa yang tinggi, dengan struktur rangka baja yang berbentuk X dan saling silang menimbulkan struktur bangunan yang kuat dan kokoh. Bangunan ini juga dianalisis sedemikian rupa dengan lubang di tengah bangunan yang dapat mengurangi tekanan angin

32

Oleh Kelompok

:

Ketika

beberapa

desain

telah

diperbaiki

dan

dinyatakan memuaskan, maka salah satu yang dipilih untuk dibangun. Proses pemilihan ini disebut langkah keputusan dari proses desain. Ada selalu kemungkinan menolak solusi yang tepat atau menerima solusi yang salah.

Keputusan Oleh Desainer
Desainer yang memutuskan desain mana yang akan dibangun akan melewati proses yang sama seperti yang ditemukan dalam jika menghadirkan presentasi ide atau ini. memaparkan desainer desainnya itu kepada suatu kelompok. Perbedaan utama proses Karena mengenal permasalahan, maka dia membuat beberapa sketsa, gambar skala dan gambar pictorial dari setiap desain untuk membantunya membandingkan desain yang
33

dipertimbangkannya.

Langkah

berikutnya

adalah

mencatat keuntukngan dan kelemahan dari setiap desain. Daftar ini juga menjadi panduan dalam mencapai pilihan akhir. Dalam hal ini, dia mengkomunikasikan dirinya melalui sketsa, gambar dan juga aspek catatan solusi untuk dapat memastikan bahwa semua

dipertimbangkan.

Keputusan Oleh Orang Lain
Jika desain harus mendapt izin dari beberapa orang atau kelompok, maka harus mendekati permasalahan dengan cara yang sama seperti dicatat diatas. Dia harus menempatkan penekan pada upaya menjelaskan idenya. Untuk memutuskan individu atau kelompok dengan dasar yang kuat untuk mengambil keputasan, desainer harus menjelaskan satu langkah demi langkah. Satu desain akan jauh lebih baik dibandingkan desain yang lain tetapi kemungkinan membutuhkan biaya yang tinggi. Barang kali memutuskan orang atau komite akan merubah anggaran untuk membuat desain yang lebih mahal mungkin jelas bahwa desain mahal akan lebih murah dimasa yang akan datang. Desainer tidak ingin untuk menipu yang lain. Dia ingin memaparkan sisi dari isu yang ditampilkannya. Komite yang mengambil keputusan seringkali dibuat dari orang yang latarbelakang yang berbeda yang tidak memahami aspek teknik dari permasalahan. Dalam kasus ini, desainer harus mempersiapkan bantuan visual yang
34

memungkinkannya untuk menjelaskan rincian desain guna meidentifikasikan sejumlah faktor yang harus dipertimbangkan dalam desain.

Desainer membuat skala rancangannya untuk membantunya mempertimbangkan alternatif yang ada

Presentasi Desain

35

Untuk desainnya dapat Dia dapat

memaparkan para desainer menggunakan menggunakan flip atau model teknik skala

sejumlah alat bantu visual. model,
Desainer perlu membuat model lengkap dengan skala untuk membantu mempresentasikan desain

chat,slide,gambar, diagram,grafik membangun kota. yang sama. Arsitek dapat dari seluruh pengembangan

Karena

orang

rata-rata

dapat

memahami

gambar

rincian,model itu lebih baik untuk suatu jenis presentasi. Ketika model tidak dapat digunakan, gambar piktorial ini digunakan untuk memperlihatkan penampilan proyek dalam bentuk yang telah dijadiakan. Slide fotografi dari solusi desain yang sama dapat digunakan sebagai contoh dari jenis desain yang di ajukan.

Gambar Kerja
Jika proyek itu lebih sederhana, maka beberapa desain untuk stasiun pelayanan atau area parkir, gambar kerja yang lemgkap telah dipaparkan kepada komite. Gambar kerja yang lengkap itu adalah gambar yang dibuat lebih rinci dan dengan dimensi dan juga dapat
36

digukan dalam membangun proyek. Juga dapat ditambah dengan sketsa, gambar dan diagram lain sbagaimana disebutkan diatas. Pada sisi lain, desain yang diajukan untuk bangunan apartemen kemungkinan disajikan dalam bentuk umum sebelum investasi dilakukan dalam mempersiapkan rincian gambar. Rencana yang diajukan juga memperlihatkan penampilan bangunan dengan tata letak lokasi, rencana lantai dan juga rincian utnuk sebuah kesan yang telah diberikan dan telah dipersiapkan.

Ringkasan
Dalam proses desain, keputusan haruslah dibuat untuk 1) menerima, 2)merubah atau 3) menolak desain. Perlu untuk desainer untuk menghadirkan ide dan saran sejelas mungkin bagi seseorang atau kelomppok orangorang untuk mengambil keputusan. Desain yang lebih baikdapat ditolak jika desainer tidak mampu menghadirkan idenya dalam bentuk yang dapat dipahami. Dalam beberapa kasus, dia perlu menggunakan alat bantu visual, khususnya gambar untuk memaparkan idenya. Desainer kelompok dan juga harus mengembangkan kemampuannya untuk membahas masalah desain dengan memberikan saran didasarkan atas fakta
37

dan analisis kebutuhan permasalahannya. Jika desainnya adalah lebih baik dan ini merupakan persetujuan dari komite yang mengambil keputusan, maka langkah berikutna adalah pelaksanaan desain. Ini dapat dimulai dengan persiapan rincian gambar kerja dari mana proyek itu akan dibangun.

38

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->