P. 1
Konstruktivisme Dan Pembelajaran Lesson Study

Konstruktivisme Dan Pembelajaran Lesson Study

|Views: 1,403|Likes:
Published by ziyya_elhakim

More info:

Published by: ziyya_elhakim on Sep 04, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/02/2013

pdf

text

original

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT kami dapat menyelesaikan karya
ilmiah mengenai Lesson Study sebagai kegiatan pembelajaran yang memusatkan pada
kegiatan membelajarkan siswa. Semoga shalawat dan salam atas Nabi Besar Muhammad
SAW. Paradigma Behavoristik yang mendominasi dunia kependidikan sepanjang orde
baru, melahirkan para lulusan yang memandang guru sebagai sumber pengetahuan yang
utama, dengan demikian tatanan masyarakat Paternalistik lebih masuk akal sebagai akibat
dari paradigma tersebut. Gelombang demokratisasi, tidak urung melanda bangsa
Indonesia sehingga membawa bangsa ini menuju era reformasi 1997. gerakan
Mahasiswa meruntuhkan hegemoni kekuasaan orde baru yang selama 32 tahun
mendominasi kehidupan masyarakat.
Berdasarkan uraian di atas, bahwa untuk dapat melaksanakan tugasnya secara
profesional, seorang guru dituntut dapat memahami dan memliki keterampilan yang
memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kreatif dan
menyenangkan, sebagaimana diisyaratkan dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
Mencermati upaya reformasi pembelajaran yang sedang dikembangkan di Indonesia, para
guru atau calon guru saat ini banyak ditawari dengan aneka pilihan model pembelajaran,
yang kadang-kadang untuk kepentingan penelitian (penelitian akademik maupun
penelitian tindakan) sangat sulit menermukan sumber-sumber literarturnya. Namun, jika
para guru (calon guru) telah dapat memahami konsep atau teori dasar pembelajaran yang
merujuk pada proses (beserta konsep dan teori) pembelajaran sebagaimana dikemukakan
di atas, maka pada dasarnya guru pun dapat secara kreatif mencobakan dan
mengembangkan model pembelajaran tersendiri yang khas, sesuai dengan kondisi nyata
di tempat kerja masing-masing, sehingga pada gilirannya akan muncul model-model
pembelajaran versi guru yang bersangkutan, yang tentunya semakin memperkaya
khazanah model pembelajaran yang telah ada.
Jika memperkuat keunggulan yang dimiliki para siswa dan mahasiswa maka kedepan
gerakan pembaharuan akan menjadi fenomena yang menggelombang. Disinilah penulis
merasakan kemanfaatan pembelajaran dengan mengembangkan Lesson Study.

2

Meskipun pendekatan pragmatis sangat berperanan dalam memahami LS, tetapi setiap
kebenaran pada dasarnya saling melengkapi. Artinya semangat untuk menemukan
kebenaran secara lengkap tidak akan membatasi setiap sudut pandang. Baik idealisme,
realisme, esensialisme, perenialisme dan pragmatisme itu sendiri.
Terselesaikannya tulisan ini tidak terlepas dukungan dari kolega di FKIP UNTAN.
Semoga diskusi-diskusi dilingkungan perguruan tinggi akan menambah pencerahan bagi
diri dan masyarakat.
Ahirul kalam

Pontianak, 8 Agustus 2010

Rum Rosyid

3

Daftar Isi

Kata Pengantar

2

Daftar Isi

4

Pendahuluan

5

Pembelajaran Menurut Konsep Konstruktivisme

7

Konstruktivisme Individu dan Konstruktivisme Sosial

11

1. Konstruktivisme Individu

12

2. Konstruktivisme Sosial

12

Proses Belajar Menurut Konstruktivisme

13

Realitas dan kebenaran

15

Konstruktivisme dalam Pemikiran Ki Hadjar Dewantara

17

Dari Teori Konvergensi ke ‘Sistem Merdeka’

21

Orisinalitas dan Progresivitas Ki Hadjar

24

Hubungan Teori Konstruktivis dan lesson study

27

Menerapkan Pembelajaran “Student-centered learning strategies”

29

Dimensi Pembelajaran Konstruktivisme

33

Lingkungan Belajar Yang Konstruktivistik

34

Pengertian Pendekatan, Strategi, Model , Metode, teknik
dan taktik Pembelajaran

36

Penutup

40

Daftar Pustaka:

40

4

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->