P. 1
Gelombang Berjalan

Gelombang Berjalan

|Views: 1,135|Likes:
Published by Dila Dirgahaditpa
Penurunan persamaan gelombang berjalan atau gelombang mekanik
Penurunan persamaan gelombang berjalan atau gelombang mekanik

More info:

Published by: Dila Dirgahaditpa on Sep 05, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

Bimbingan Belajar Sinergi edu Jl.

Bangka No 1 Bandung
http://sinergiedu.blogspot.com Hp. 0856 21 18084

Persamaan Umum Gelombang Berjalan
ì
P
v
O
x
P
O
O
Y
v
Getaran merambat
ke kanan
Partikel bergetar
harmonik naik – turun
X
0 t = t t =

Misalkan titik getaran O telah bergetar naik – turun selama t sekon. Persamaan gelombang untuk titik O sesuai
dengan persamaan simpangan getaran harmonik sederhana dengan sudut fase awal
0
0 u = ° , yaitu
sin y A t e = atau sin 2 y A tm = (4 – 3)

t
T
m = (4 – 4)
madalah fase gelombang
Pada saat titik asal getaran O telah bergetar selama t sekon, berapa lamakah titik P pada tali yang berjarak x
dari O telah bergetar ? Karena gelombang merambat ke kanan, maka tentu saja O bergetar lebih dahulu dari
P. Bila cepat rambat gelombang adalah v , maka waktu yang diperlukan gelombang untuk merambat dari O ke
P adalah jarak OP dibagi v , atau / x v. Jadi, jika titik O telah bergetar selama t sekon, maka titik P telah
bergetar selama /
p
t t x v = ÷ . Fase getaran naik – turun di P akibat gelombang dari O adalah :
/
p
P
t
t x v t x
T T T vT
m
÷
= = = ÷
Karena vT ì = , maka
P
t x
T
m
ì
= ÷ (4 – 5)

Dengan memasukkan
P
m dari persamaan (4 – 5) ke persamaan (4 – 3) kita peroleh :
sin 2
t x
y A
T
t
ì
| |
= ÷
|
\ .
(4 – 6a)
2 2
sin y A t x
T
t t
ì
| |
= ÷
|
\ .

Bimbel Privat Sinergi edu

Bimbingan Belajar Sinergi edu Jl. Bangka No 1 Bandung
http://sinergiedu.blogspot.com Hp. 0856 21 18084

Tetapkan
2
k
t
ì
= , dengan k disebut bilangan gelombang dan
2
T
t
e = disebut frekuensi sudut, maka
persamaan di atas dapat kita tullis dalam bentuk :
( ) sin y A t kx e = ÷ (4 – 6b)
Dengan A= amplitudo getaran di titik asal O (m); t = lama titik asal O telah bergetar (s); k = bilangan
gelombang ( m
-1
); e = frekuensi titik sudut ( s
-1
atau rad s
-1
); x = jarak titik sembarang P dari titik asal O; y =
simpangan getaran di titik sembarang P.
Secara umum, persamaan simpangan getaran di suatu titik sembarang pada tali ( misalnya titik P ), yang
berjarak x dari titik asal getaran dinyatakan oleh :
( ) s i n y A t k x e = ±
Titik asal
ke atas
Gelombang
merambat ke kanan
Titik asal
ke bawah
Gelombang
merambat ke kiri
(4 – 7)

Catatan :
- Tanda negatif dalam sinus diberikan untuk gelombang berjalan yang merambat ke kanan, sedang
tanda positif diberikan untuk gelombang berjalan yang merambat ke kiri.
- Tanda positif pada A diberikan jika titik asal getaran O untuk pertama kalinya bergerak ke atas, sedang
tanda negatif pada A diberikan jika titik asal getaran O untuk pertama kalinya bergerak ke bawah.
- Untuk titik asal getaran berlaku 0 x = .





You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->