Merenungi Sejenak Perjalanan Abadi Manusia ‫الحمد ل، خلق الخلق وقدر الشياء، واصطفى من عبهاده الرسه َ والنبيهاء، بههم

نتأسهى ونقتهدي، وبههداهم‬ ْ ُ َ ُ ِ َ ِ َ ْ َ َ ّ ََ َ ْ ِ ِ َ َ ِ ْ َ َ ‫ْ َ ْ ُ ِ ََ َ َ ْ َ َ َ ّ َ َ ْ َ َ َ ْ َ َ ِ ْ ِ َ ِ ِ ّ ُ ل‬ ُ َ ّ ِ ُ َ َ ُ ِ ِ ْ َ ْ َ ِ ْ َ َ ُ ّ َ َ َ َ ِ ‫َ ْ َ ِ َ ْ َ ُ ُ ُ ْ َ َ ُ ِ َ ُ َ َ ُ َ ْ ٌ ِ َ َ ْ ِ َُ ْ ِ َ َ ْ ِ َُ ِ ُ ب‬ ‫نههتدي، أحمده سبحانه بما هو له أههل من الحمد وأثني عليه، وأومن ِه وأتوكل عليه، من يهده ال فل مض هل ل هه‬ ‫و َن يضهلل فل هادي له، وأشهد أن ل إلهه إل اله وحهده ل شهريك لهه، وأشههد أن سهيدنا ونبينها محمهدا عبهد اله‬ ِ ُ ْ َ ً ّ َ ُ َ ّ ِ َ َ َ َ ّ َ ّ َ ُ َ ْ َ َ ُ َ َ ِ َ َ ُ َ ْ َ ُ ّ ِ َ َ ِ ّ َ ُ َ ْ َ َ ُ َ َ ِ َ َ َ ْ ِ ْ ُ ْ ‫َم‬ ‫و َسوله، أنزل عليه ربه القرآن المبين؛ بلغا لقوم عابدين، وجعل رسالته رحمة للعالمين، صلى ال ه عليههه وسههلم‬ َ ِ َ َ ْ ِ ً َ ْ َ ُ َ َ َ ِ َ َ َ َ َ ِ ِ َ ٍ ْ َ ِ ً َ َ َ ِ ُ َ ُ ُ ّ َ ِ ْ َ َ َ َ ْ َ ُ ُ ُ ‫َر‬ ‫و َلى آله وأصحابه أجمعين، والتابعين لهم بإحسان إلى يوم الدين أما بعد : فيل أيها المسلمون أوصي نفسههي و‬ ُ ْ َ ّ َ ِ ْ ّ ِ ْ َ َ ِ ٍ َ ْ ِ ْ ُ َ َ ِ ِ ّ َ َ ِ َ ْ َ ِ ِ َ ْ َ َ ِ ِ َ ‫َع‬ ‫إياكم بتقوى ال فقد فاز المتقون‬ Kaum Muslimin Jamaah Sholat Jumat yang dirahmati Allah Di tengah kehidupan yang senantiasa bergulir, jumat demi jumat berlalu, seiring itu juga khutbah demi khutbah kita perdengarkan dan menyirami sejenak hati yang penuh ketundukan dan mengharapkan keridhoaan Allah. Kesadaran kemudian muncul dengan tekad untuk menjadi hamba yang Allah yang taat. Namun kadangkala dengan rutinitas yang kembali mengisi hari-hari kita kesadaran itu kembali tumpul bahkan luntur. Oleh sebab itulah melalui mimbar jumat ini khotib kembali mengajak marilah kita berupaya secara sungguh-sungguh memperbaharui keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah, memperbaharui kembali komitmen kita kepada Allah yang sering kita ulang-ulang namun jarang diresapi, sebuah komitmen yang mestinya menyertai setiap langkah kita: َ ِ ِْ ُ ْ ‫إن صلتي ونسكي ومحياي ومماتي ل رب العالمين ل شريك له وبذلك أمرت وأنا من المسلمين‬ َ ُ ْ ِ ُ َ َِ ِ َ ُ َ َ ِ َ َ ِ َ َ ْ ّ َ ّ ِ َ َ َ َ َْ َ َ ِ ُ َُ ِ َ ّ ِ ِ Sesungguhnya sholatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah termasuk orang orang yang menyerahkan diri. Kaum Muslimin Jamaah Sholat Jumat yang berbahagia Imam Ibnu Katsir menyebutkan dalam Tafsirnya bahwa: Suatu ketika Umar bin Khathab ra bertanya kepada seorang sahabat bernama Ubay Ibnu Ka’ab ra tentang taqwa walau hal itu merupakan suatu yang hal yang sangat mereka ketahui, namun bertanya satu sama lainnya di antara mereka dalam rangka mendalaminya adalah hal yang sangat mereka sukai. Kemudian Ubay balik bertanya: “Wahai Umar, pernahkah engkau melalui jalan yang di penuhi duri?” Umar menjawab, "ya, saya pernah melaluinya. Kemudian Ubay bertanya lagi: “Apa yang akan engkau lakukan saat itu?”. Umar menjawab: “Saya akan berjalan dengan sangat berhati-hati, agar tak terkena duri itu”. Lalu Ubayberkata: “Itulah takwa”. Dari riwayat ini kita dapat mengambil sebuah pelajaran penting, bahwa takwa adalah kewaspadaan, rasa takut kepada Allah, kesiapan diri, kehati-hatian agar tidak terkena duri syahwat dan duri syubhat di tengah perjalanan menuju Allah, menghindari perbuatan syirik, meninggalkan perbuatan maksiat dan dosa, yang kecil maupun yang

Hadirin Jama’ah sholat jumat rahimakuullah Setiap orang beriman pasti akan menyadari bahwa ketika ia hidup di dunia ini. esok. Setiap orang yang berimanpun amat menyadari bahwa mereka tidak mungkin selamanya tinggal di dunia ini. Serta berusaha sekuat tenaga mentaati dan melaksanakan perintah-perintah Allah dengan hati yang tunduk dan ikhlas. bukan tidak mungkin. atau berbagai macam ilmu pengetahuan lainnya. diuji dengan hawa nafsu. perjalanan itu harus kita lalui. ucapan hikmah para ulama. Marilah kita renungi firman Allah berikut: ِ ْ َْ ‫وابتغ فيما آتاك ال الدار الخرة ول تنس نصيبك من الدنيا وأحسن كما أحسن ال إليك ول تبغ الفساد فههي الرض‬ ِ َ َ َ ْ ِ ْ َ َ َ َ ْ َ ِ ّ َ َ ْ َ َ َ ْ ِ ْ ََ َ ْ ّ َ ِ َ َ ِ َ َ ْ َ َ َ َ َ ِ ْ َ ّ ّ َ َ َ ِ ِ َ ْ َ ُ ُ َ ِِ ُْ ْ ّ ِ ُ َ ّ ّ ِ ‫إن ال ل يحب المفسدين‬ َ . Sebuah karya yang tidak hanya bersifat pengabdian diri seorang hamba kepada Penciptanya saja. Sehingga kita tetap berada pada jalan yang benar. AlA’la: 16-17) Sayangnya. Sungguh sangat berbeda dan berlawanan sekali dengan kehidupan orang-orang yang tidak beriman. Padahal. fiqih. mutiara-mutiara sabda Rosulullah. pembersihan jiwa dan akhlak. Allah berfirman: ‫بل تؤثرون الحياة الدنيا . kesadaran ini seringkali terlupakan oleh diri kita sendiri. kita akan menemukan karakteristik amal yang berbeda satu dengan yang lainnya. Usia manusia berbeda satu sama lainnya. yaitu kesungguhan mereka beramal demi memberikan kontribusi terbaik bagi sesama. kemalasan bahkan lupa. hadits. Hadirin Jama’ah Sholat Jumat yang dimuliakan Allah Jika kita membuka kembali lembaran kisah salafus shalih. membuat kita menyadari sepenuhnya bahwa kita adalah manusia yang selalu membutuhkan siraman-siraman suci berupa Al-Quran.besar. begitu juga amal dan bekalnya. Mereka memahami bahwa mereka sedang melalui perjalanan menuju kepada kehidupan yang kekal abadi. atau lusa. bahkan saling menasehati dengan penuh keikhlasan sesama saudara seiman. namun juga mempunyai nilai manfaat luar biasa bagi generasi berikutnya. hari ini. istiqomah melalui sebuah proses perjalanan menuju Allah SWT. satu persamaan yang didapat dari para ulama tersebut. (QS. Jiwa manusia yang selalu digoda oleh setan. Namun. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Allah SWT. والخرة خير وأبقى‬ َ ْ ََ ٌ ْ َ ُ َ ِ ْ َ َْ ّ َ ََ ْ َ ُ ِْ ُ ْ َ "Tetapi kamu (orang-orang kafir) lebih memilih kehidupan duniawi. ia akan hidup dalam batas waktu tertentu yang telah ditetapkan oleh penciptanya. kemudian menjadi lemah semangat dalam mengumpulkan bekal dan beribadah. Ada diantara mereka yang konsent pada bidang tafsir. bahkan dengan sangat tiba-tiba.

sebab amal akherat tidak berdiri sendiri dan terlepas dari amal duniawi. Kedua prinsip ‘ahsin’ yaitu senantiasa menghendaki kebaikan. Dengan demikian manusia akan terhindarnya dari perbuatan yang dapat merugikan orang lain. mempersembahkan sebuah karya terbaiknya untuk kemanfaatan . Namun perlu dipahami. Sungguh amat banyak amalan akherat yang berhubungan erat dalam mewujudkan kebahagian duniawi. seorang yang beramal dengan niatan mulia untuk mendapatkan ganjaran berupa pahala dari Allah di akherat. mengutamakan kebahagiaan akherat bukan berarti dalam mewujudkan kebahagiaan duniawi diabaikan begitu saja. maka dengan hartanya tersebut dapat memberikan manfaat bagi kehidupan orang lain yang membutuhkan. tentang beberapa prinsip yang perlu kita sadari bersama akan keberadaan kita di dunia ini. selalu berusaha berbuat baik dan berkata baik dalam pergaulan di kehidupan sehari-hari. Hadirin yang dimuliakan Allah Dari ayat ini kita dapat mengambil pelajaran penting. Maka akan selalu tampillah kebaikan demi kebaikan. niscaya ia akan menunjukkan diri sebagai orang yang pada dasarnya selalu menghendaki kebaikan. Pertama. dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. sebab bila shalat itu dilaksanakan menurut tuntutan Allah dan rasulNya. Umpamanya sholat. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. prinsip mengutamakan kebahagiaan kehidupan akherat. kita senantiasa mengutamakan pertimbangan nilai akherat. Dengan shalat yang benar akan dapat mencegah seseorang dari berbuat keji dan munkar. seorang yang melaksanakan shalat dengan tekun dan disiplin bukanlah semata-mata sebagai amal akherat yang tidak berdampak duniawi.“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu dari (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi. sehingga terciptalah ketenteraman hidup bersama di dunia ini. Bila seseorang menanamkan prinsip ini dalam dirinya. yang secara berjamaah.” (QS. Ia akan senantiasa berprasangka baik kepada orang lain. niscaya ia akan banyak memberikan hikmah dalam kehidupan dunia. Begitu juga dengan infak dan shodaqoh. Al Qashash: 77). dan janganlah berbuat kerusakan di muka bumi. Prinsip ini menghendaki agar dalam melaksanakan kehidupan di dunia.

peduli akan kemaslahatan umum. kendaraaan dan sebagainya. . harta. Tapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia. akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang belum tentu terjadi. Namun perbekalan yang kedua yaitu perbekalan perjalanan dari dunia menuju akhirat.masyarakat disekitarnya. yakni melengkapi upayanya berbuat baik dengan upaya menghindari perbuatan yang merusak. seseorang akan lebih melengkapi prinsip yang kedua. Ketiga adalah prinsip walaa tabghil fasada fil ardh’ yaitu prinsip untuk tidak berbuat kerusakan.” (QS. lebih penting dari perbekalan dalam perjalanan pertama yakni perjalanan di dunia. ibadah haji merupakan miniatur gambaran manusia yang akan dikumpulkan di padang mahsyar nanti sebagaimana halnya mereka berkumpul di padang arafah. bahwa ia akan mempertanggung jawabkan segala perbuatannya ketika ia menghadap Allah di akherat kelak. minuman. dan meninggalkan sebuah kebaikan yang akan selalu dapat dikenang oleh orang banyak walaupun ia sudah pergi terlebih dahulu menuju kehidupan yang abadi. sehingga seorang lupa bahwa sesungguhnya ia tidak dibiarkan begitu saja. Imam Fachrurrozi dalam dalam tafsirnya menyebutkan ada lima perbandingan antara keduanya: Pertama. Firman Allah SWT di atas juga memiliki makna tersirat bahwa manusia memiliki dua bentuk perjalanan. Perjalanan di dunia memerlukan bekal. baik berbentuk makanan. Sementara perjalanan dari dunia juga memerlukan bekal. Hadirin sidang sholat jumat yang dimuliakan Allah Allah swt mengingatkan kita dengan firmannya: ِ َ ْ َ ِْ ُ َ ِ ُ ّ َ َ ْ ّ ِ ّ َ ْ َ ّ َِ ْ ُ ّ َ َ َ ‫وتزودوا فإن خير الزاد التقوى واتقون يا أولي اللباب‬ “Berbekallah. yakni perjalanan di dunia dan perjalanan dari dunia. perbekalan dalam perjalanan di dunia. kerusakan dalam tatanan kehidupan masyarakat sering kali terjadi karena sudah hilangnya kesadaran akan tujuan hidup yang sesungguhnya. Bila prinsip ini dipegang teguh. Maka bekalan utama yang dapat menyelamatkan itu adalah taqwa. namun sesungguhnya ia merupakan gambaran ketika manusia akan menghadap Allah di padang mahsyar kelak. dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Al-Baqoroh: 197) Walaupun ayat di atas menjelaskan tentang bekal penting dalam perjalanan ibadah haji. Terjadinya kerusakan alam. kerusakan moral. akan menyelamatkan kita dari penderitaan yang pasti terjadi.

أما بعد : فيا أيها المؤمنون اتقوا ال تعالى قال تعالى: يهها‬ َ َ ََ َ َ ً ْ ِ َ ً ْ ِ ْ َ َ ّ َ َ ِ ِ َ ْ ََ ِ ِ َ َ َ ٍ ّ َ ُ َ ّ ِ َ َ َ . Ketiga. kita akan lebih banyak menerima dan semakin lebih dekat dengan tujuan. perbekalan dalam perjalanan di dunia memiliki karakter bahwa kita akan melepaskan dan meninggalkan sesuatu dalam perjalanan. perbekalan dalam perjalanan di dunia. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia. tentu kita tidak akan rela seandainya tidak lama lagi ternyata kita harus segera menempuh perjalanan menuju akhirat itu. أقول قولي هذا وأستغفر ال العظيم لي ولكم فاستغفروه، إنه هو الغفور الرحيم‬ ُ ْ ِ ّ ُ ْ ُ َ ْ َ ُ ُ ّ ِ ُ ْ ُ ِ ْ َ ْ َ ْ ُ َ َ ْ ِ َ ْ ِ َ ْ َ ُ ِ ْ َ ْ ََ َ َ ْ ِ ْ َ ُ ْ ُ َ ُ ْ ِ َ ْ ُ ْ ِ ّ َ ُ ُ ّ ِ ُ َ َ َ ِ Khutbah Kedua ّ ِ ُ َ َ ُ ِ ِ ْ َ ْ َ َِ َ ْ َ ِ ََّ ْ ِ َ َِ ُ ْ َ ِ ْ ُ ُ ْ ِ ِ ِ ُ ُ ََ ْ ُ ِ ْ َْ ََ ُ ُْ ِ َْ ََ ُ ُ َ ْ َ ّ َ ْ َ ْ ّ ِ ‫إن الحمد ل نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بال من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده ال فل مضههل‬ ِ ‫له ومن يضلل فل هادي له. akan menyelamatkan kita dari kesulitan yang tiada tara dan tiada habis-habisnya. perbekalan dalam perjalanan di dunia akan mengantarkan kita pada kepuasan syahwat dan hawa nafsu. ْ ُ ْ ِ َ ْ ّ ِ ُ ّ َ َ َ َ ِ ْ ِ َ ْ ِ ْ ّ َ ِ َ ْ َ ِ ِ ْ ِ َ ِ ْ ُ ّ َِ ْ ِ َ َ َ َ ِ ْ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ ِ ْ ُ َ َ ْ ِ ُ َ َ َ ‫بارك ال لي ولكم في القرآن العظيم، ونفعني وإياكم بمهها فيهه مهن اليههات والهذكر الحكيهم، وتقبهل اله منهي ومنكهم‬ . tetapi perbekalan untuk perjalanan dari dunia. akan membuat kita terlepas dari marabahaya apapun dan terlindung dari kebinasaan yang siasia. dan masih banyak bekal yang perlu disiapkan. perbekalan dalam perjalanan di dunia akan menghantarkan kita pada kenikmatan dan pada saat yang sama mungkin saja kita juga mengalami rasa sakit.‫أيها الذين ءامنوا اتقوا ال حق تقاته ول تموتن إل وأنتم مسلمون‬ َ ْ ُ ِ ْ ّ ْ ُ ََ ّ ِ ّ ُ ْ ُ َ َ َ ِ ِ َ ُ ّ َ َ ُ ّ َُ َ َ ْ ِ ّ َ َّ Hadirin siding sholat Jumat yang dimuliakan Allah . setidaknya akan menyelamatkan kita dari kesulitan sementara. أشهد أن ل إله إل ال وحده ل شريك له وأشههد أن محمهدا عبهده ورسهوله صهلى ا ُه‬ ‫َ ُ َ َ ْ ُ ْ ِ ْ َ َ َ ِ َ َ ُ َ ْ َ ُ َ ْ َ ِ َ َ ِ ّ ُ َ ْ َ ُ َ َ ِ ْ َ َ ُ ََ ْ َ ُ َ ّ ُ َ ّ ً َ ْ ُ ُ َ َ ُ ْ ُ ُ َ ّ ل‬ ‫على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه وسلم تسليما كثيرا. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia menuju akhirat. Sementara perbekalan untuk perjalanan dari dunia akan semakin membawa kita pada kesucian dan kemuliaan karena itulah sebaik-baik bekal.Kedua. memiliki karakter. Jika kita anggap bekalan itu masih kurang. Keempat.‫تلوته، إنه هو السميع العليم. Semua kita pasti tahu bekalan yang sudah kita siapkan masing-masing. Kelima. keletihan dan kepayahan. (Tafsir Ar-Raazi 5/168) Sesungguhnya perjalanan itu cukup berat.

Dan Dialah Yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya Allah benarbenar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. . perlu kejelian dan kesungguhan hati dalam mengenalinya. Barangsiapa yang bersungguh-sungguh (berjihad). maka sesungguhnya kesungguhan itu (jihadnya) adalah untuk dirinya sendiri. kesungguhan dalam amal sholeh dan dalam menangkap segala peluang kebajikan. ومههن جاههد فإنمهها يجاههد لنفسهه إن اله لغنهي عهن‬ َ ِ ِ َِ ُ ْ َ َ َ َ َ ِ َ َْ ‫العالمين‬ Barangsiapa yang mengharap pertemuan dengan Allah. kesempatan seperti ini memang tidak datang dua kali. maka boleh jadi ia akan tertinggal. maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu. aqidah yang bersih dan suci dari unsur-unsur kesyirikan. Mahasuci Allah. kemudian memurnikan ibadah kepada-Nya. namun dengan amalan itu ternyata dapat mengantarkan dirinya ke surga. Meyakini dengan sebenarnya. namun berefek dapat menghapuskan dosa pelakunya. Pengatur alam semesta. Sesungguhnya apa yang dilakukan seseorang adalah berpulang untuk dirinya sendiri. pasti datang. maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya. kepada-Nya sajalah tempat bergantung. namun pasti akan kita temui dalam kehidupan sehari-hari. bekal berupa keimanan yang benar dan kokoh. ikhlas dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban yang telah Ia perintahkan oleh Allah. meski amal itu sederhana dan tidak datang setiap waktu. Hanya saja. jika tidak disertai dengan kesungguhan dalam mengatur waktu dan mempersiapkan segala sesuatunya. Al-Ankabut: 5-6) Hadirin sidang jumat yang berbahagia Kemudian penting halnya juga untuk menangkap setiap peluang amal di sekitar kita.Lalu apa yang perlu menjadi bahan perhatian kita dalam mempersiapkan bekalan untuk melalui perjalan dari dunia ini menuju ke kehidupan yang abadi di akherat? Untuk itu minimal ada tiga hal yang perlu menjadi bahan perhatian kita bersama. Pertama. padahal ia sendiri sedang dahaga luar biasa." (QS AlKahfi: 110) Kedua. Allah berfirman: ِ َ ّ ِ َ َ ّ ّ ِ ِ ِ ْ َ ِ ُ ِ َ ُ َ ّ َِ َ َ َ َ َ ُ َِ ْ ُ ِ ّ َ ُ َ ٍ َ ّ َ َ َ ّ َِ ّ ‫من كان يرجو لقاء ال فإن أجل ال لت وهو السميع العليم . Meski terkesan sederhana. Ia adalah Pencipta. Cukuplah menjadi pelajaran kita bersama tentang kisah seorang pelacur yang rela mengambilkan minum untuk seekor anjing yang kehausan." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya. Allah berfirman: )110( ‫أنما إلهكم إله واحد فمن كان يرجو لقاء ربه فليعمل عمل صالحا ول يشرك بعبادة ربه أحدا‬ ً َ َ ِ ّ َ ِ َ َ ِ ِ ْ ِ ْ ُ َ َ ً ِ َ ً َ َ ْ َ ْ َ ْ َ ِ ّ َ َ ِ ُ ْ َ َ َ َ َ ٌ ِ َ ٌ َِ ْ ُ ُ َِ َ ّ َ "Sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa. dan jarang terjadi. (QS. Pemberi rezeki. bahkan tersesat dan kebingungan. Seperti halnya perjalanan jauh yang akan dilalui. bahwa Allah adalah tuhan yang Esa.

“bukan itu. Inilah kerugian yang besar. kebersihan ucapan. Begitulah bagi mereka orang-orang yang mendustakan bertemu dengan penciptanya karena terlena dengan kenikmatan dunia. agar setiap kebaikan yang telah dilakukan tidak hilang sia-sia. namun dahulu di dunianya dia telah mencela si fulan. terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!". memakan harta si fulan. maka kesalahan si fulan yang dizalimi di dunia itu dibebankan kepadanya. menuduh si fulan. akan tetapi orang yang rugi dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan (pahala) sholat. lantaran sikap kita terhadap orang lain.” (QS Al-Fajr:24). sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba. kemudian dia dilemparkan ke api neraka. dan kepada si fulan yang lain diberikan pula pahala kebaikannya yang lain. namun jika hilangnya bekal itu di akhirat bagaimana mungkin untuk mengumpulkannya kembali. mereka berkata: "Alangkah besarnya penyesalan kami. . وما الحياة الدنيا إل لعب ولههو وللهدار الخهرة خيهر للهذين يتقههون أفل‬ َ ُِ ْ َ ‫تعقلون‬ “Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS. berbaik sangka kepada sesama orang beriman harus selalu ditanamkan di dalam hati masing-masing. alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini. Dan tiadalah kehidupan dunia ini. Dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah saw suatu ketika bertanya kepada para sahabat: “Tahukah kalian siapakah orang yang rugi?” Maka para sahabat menjawab: “orang yang rugi di antara kami adalah orang yang tidak mempunyai uang dan harta.Ketiga dan terakhir. selain dari main-main dan senda gurau belaka. puasa dan zakatnya. maka diberikan pahala kebaikannya kepada orang tersebut. Al-An’am: 31-32) Begitulah juga ungkapan penyesalan yang disampaikan di dalam Al-Quran: ‫يا ليتني قدمت لحياتي‬ ِ ََ ِ ُ ْ ّ َ َِْ َ َ “Duhai. Muslim) Sungguh inilah kerugian yang besar dan amat menyedihkan. masih ada kesempatan untuk dicari kembali. maka apabila kebaikannya sudah habis sebelum dia melunasi segala dosanya. menumpahkan darah si fulan dan telah memukul orang lain dengan tanpa hak. Maka Rasulullah saw menjawab. Maka kebersihan hati. Kerugian lain adalah kerugian karena memikul dosa yang berat. (HR. Ingatlah. jika hilangnya bekal di dunia. tidak dapat menolongnya sama sekali. Bekalan yang sudah disiapkan semasa di dunia. amat buruklah apa yang mereka pikul itu. mewaspadai akan hilangnya bekal yang telah dikumpulkan. sedang hisab telah menunggu. kebersihan sikap. Allah berfirman: َ ُِ ْ َ ْ ُ َ َ ِ َ ْ ّ َ َ َ َ َ َ َ ْ ‫ّ َ ّ ِ َ َ ْ ُ ُ ّ َ ُ َ ْ َ ً َ ُ ْ َ ح‬ ‫قد خسر الذين كذبوا بلقاء ال حتى إذا جاءتهم الساعة بغتة قالوا يهها َسهرتنا علههى مهها فرطنهها فيههها وههم يحملههون‬ َ ِِ ْ ُ ّ َ َ ِ ّ َ ِ َ ْ َ َ َ َ َ ُ ّ َ َ ِ ّّ ٌ ْ َ ُ َ ِ ُ ّ َ َ ٌ ْ َ َ ٌ ِ َ ّ ِ َ ْ ّ ُ َ َ ْ َ َ َ ُ ِ َ َ َ َ َ ْ ِ ِ ُ ُ َ َ ْ ُ َ َ ْ َ ‫أوزارهم على ظهورهم أل ساء ما يزرون .

وبههارك علههى‬ ََ ْ ِ َ َ ٌ ْ ِ َ ٌ ْ ِ َ َ ّ ِ َ ْ ِ َ ْ ِ ِ َ َ َ َ ْ ِ َ ْ ِ َ َ َ ْ َّ َ َ ٍ ّ َ ُ ِ َ َ َ ٍ ّ َ ُ َ َ ّ َ ّ ُ ّ َ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ‫ِ ِ ْ َ ِ ْ َ ِّ َ َ ِ ْ ٌ َ ِ ْ ٌ َ ّ ُ ّ ْ ِ ْ ل‬ ‫محم هد وعلههى آل محم هد كمهها بههاركت علههى إبراهي هم وعلههى آل إبراهي هم، إن هك حمي هد مجي هد. الله هم اغف هر ِلمس هلمين‬ ََ َ َ ْ ِ َ ْ ِ ََ َ ْ َ َ َ َ ٍ ّ َ ُ ِ ََ َ ٍ ّ َ ُ ،‫والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات الحياء منهم والموات، إنك سميع قريب. Zulhamdi M. hari inilah masa depan manusia yang sesungguhnya. Saad. 18 Oleh H. (QS. (yaitu) syurga 'Adn yang mereka masuk ke dalamnya. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa. mengalir di bawahnya sungai-sungai. Lc Februari 2010 . AlHasyr:18).” (QS.‫والحمد ل رب العالمين‬ َ ِْ َ َ ْ ّ َ ّ ُْ َ ْ َ ِ ْ ُ ّ َ َ ْ ُ ُ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ِ َ ُ ْ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ َ ْ ُ ْ ِ ِ َ َِ ِ َ ْ ِ ْ َ ِ ْ َ ْ ِ ْ ُ ُ ُ ْ َ َ ّ ِ ِ َ َ ِ ‫عباد ال، إن ال يأمركم بالعدل والحسان وإيتآئ ذي القربى وينههى عهن الفحشهآء والمنكهر والبغهي يعظكهم لعلكهم‬ . Allah berfirman: َ َُ ْ َ َ ِ ٌ ِ َ َ ّ ِ ّ ‫يا أيها الذين آمنوا اتقوا ال ولتنظر نفس ما قدمت لغد واتقوا ال إن ا ّ خبير بما تعملون‬ ‫ل‬ َ ُ ّ َ ٍ َ ِ ْ َ ّ َ َ ٌ ْ َ ْ ُ ْ ََْ ّ َ ُ ّ َُ َ ِ ّ َ َّ َ “Hai orang-orang yang beriman.‫تذكرون. Maryam: 95) Maka seharusnya setiap orang yang beriman benar-benar memberikan perhatian besar dalam mempersiapkan diri dan mengumpulkan bekal untuk menghadapi hari yang kekal dan abadi itu.‫إن ال وملئكته يصلون على النبي، يا أيها الذين ءامنوا صلوا عليه وسلموا تسليما‬ ً ْ ِ ْ َ ْ ُ ّ َ َ ِ ْ َ َ ْ َّ ْ ُ َ َ َ ْ ِ ّ َ ّ َ َ ّ ِ ّ َ َ َ ْ ّ َ ُ ُ َ َ ِ َ َ َ َ ّ ِ ‫اللهم صل على محمد وعلى آل محمد كما صليت علههى إبراهيهم وعلههى آل إبراهيهم، إنهك حميهد مجيهد. dan bertakwalah kepada Allah. Dan yang terakhir khatib tutup khutbah ini dengan firman Allah: ْ ِ ِ ْ َ َ َ ُُ ْ َ ٍ ْ َ ُ ّ َ ‫للذين أحسنوا في هذه الدنيا حسنة ولدار الخرة خير ولنعهم دار المتقيهن )03( جنههات عهدن يهدخلونها تجهري مهن‬ َ ِ ّ ُ ْ ُ َ َ ْ ِ َ َ ٌ ْ َ ِ َ ِ ْ ُ َ َ َ ٌ َ َ َ َ ْ ّ ِ ِ َ ِ ُ َ ْ َ َ ِ ِّ َ ِ ُّ ْ ّ ‫تحتها النهار لهم فيها ما يشاءون كذلك يجزي ال المتقين‬ ُ ِ ْ َ َ ِ َ َ َ ُ َ َ َ َ ِ ْ ُ َ ُ َ ْ َْ َ ِ ْ َ Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. An-Nahl: 30-31) . bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah disiapkannya untuk hari esok (akhirat). ربنا هب لنا من أزواجنا وذرياتنا قرة أعين واجعلنا للمتقين إماما ربنا آتنا فههي‬ ِ َ ِ َ ّ َ ً َ ِ َ ِ ّ ُ ْ ِ َ ْ َ ْ َ ٍ ُ ْ َ َ ّ ُ َ ِ ّ ّ ُ َ َ ِ َ ْ َ ْ ِ َ َ ْ َ َ ّ َ ُ َ َ ِ ْ َ ْ ُ ْ َ ً ِ َ َ ِ َ ْ َ ِ ََ َ ْ ِ َ ْ ُ ْ ََ ٌ َ َ َ َ ْ ُ ِ َ ّ َ ِ ّ ِ ْ ّ َ َ ّ َ َ َ ْ ُ ِ ّ َ َ َ َ ِ َ ً َ َ َ ِ َ ِ ‫الدنيا حسنة وفي الخرة حسنة وقنا عهذاب النهار. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (QS. فاذكروا ال العظيم يذكركم واسألوه من فضله يعطكم ولذكر ا ِ أكبر‬ ُ َ ْ َ ‫َ ْ َ ِ ْ َ َ ْ ُ ْ ُ ْ َ ْ َُ ْ ُ ِ ْ َ ْ ِ ِ ُ ْ ِ ُ ْ َ َ ِ ْ ُ ل‬ ُ ُْ َ َ ْ ُ ََّ Tripoli. Karena pada hakikatnya. اللهم أرنا الحق حقا وارزقنا اتباعه‬ ُ َ َ ّ َ ْ ُ ْ َ ّ َ ّ َ ْ َ ِ َ ّ ُ ّ َ ٌ ْ ِ َ ٌ ْ ِ َ َ ّ ِ ِ َ ْ َ ْ َ ْ ُ ْ ِ ِ َ ْ َ ْ ِ َ ِ ْ ُ ْ َ َ ْ ِ ِ ْ ُ ْ َ ِ َ ِْ ُ ْ َ ‫وأرنا الباطل باطل وارزقنا اجتنابه.Dalam ayat yang lain Allah mengingatkan: ‫وكلهم آتيه يوم القيامة فردا‬ ً ْ َ ِ َ َ ِ ْ َ ْ َ ِ ِ ْ ُ ُّ َ “Dan tiap-tiap mereka orang akan datang kepada Allah pada hari qiyamat dengan sendiri-sendiri. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa. سهبحان ربهك رب العهزة عمها يصهفون، وسهلم علهى المرسهلين‬ ِ َ ً ََ َ َْ ّ . di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki.