Nilai Pancasila Sila Ketiga dalam Kemajemukan Budaya Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1. Latar Belakang Nilai yang terkandung dalam sila Persatuan Indonesia tidak dapat dipisahkan dengan keempat sila lainnya karena seluruh sila merupakan suatu kesatuan yang bersifat sistematis. Sila Persatuan Indonesia didasari dan dijiwai oleh sila Kesatuan Yang Maha Esa dan Kemanusian Yang Adil dan Beradab serta mendasari dan dijiwai sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Persatuan dalam sila ketiga ini meliputi makna persatuan dan kesatuan dalam arti idiologis, ekonomi, politik, sosial budaya dan keamanan.Nilai persatuan ini dikembangakan dari pengalaman sejarah bangsa Indonesia yang senasib.Nilai persatuan itu didorong untuk mencapai kehidupan kebangsaan yang bebas dalam wadah negara yang merdeka dan berdaulat.Perwujudan Persatuan Indonesia adalah manifestasi paham kebangsaan yang memberi tempat bagi keberagaman budaya atau etnis yang bukannya ditunjukkan untuk perpecahan namun semakin eratnya persatuan, solidaritas tinggi, serta rasa bangga dan kecintaan kepada bangsa dan kebudayaan.

Solusi apa yang diberikan Pancasila terhadap konflik keanekaragaman budaya ? 5. dan adat yang kita pakai. Bagaimana pengaruh budaya negara luar terhadap budaya Indonesia ? 3. Tujuan Penulisan Laporan Penulis dan pembaca pada khususnya dapat menghayati dan mengamalkan sila Persatuan Indonesia ini dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Bagaimana hubungan antara sila ketiga Pancasila dengan keanekaragaman budaya Indonesia ? 2. . serta Indonesia negara yang harus sama-sama kita perjuangkan dan majukan harkat dan martabatnya di mata dunia terutama di mata Tuhan Yang Maha Esa. Apakah muncul konflik dengan adanya keanekaragaman budaya Indonesia? 4. Saling hormat dan menghormati dan menghargai keberagaman disekitarnya. Indonesialah bumi dimana kita berpijak. Indonesialah ibu pertiwi dan tumpah darah. agama apa yang kita anut. Rumusan Masalah Untuk membahas tentang Persatuan Indonesia dengan mengangkat tema Kemajemukan Budaya di Indonesia terdapat rumusan masalah sebagai berikut : 1. Meyakini bahwa semboyan Bhineka Tunggal Ika merupakan suatu hal yang nyata dan itu pasti adanya. dengan bahasa apa kita berbicara. karena dimanapun kita tinggal. Bagaimana keadaan budaya Indonesia saat ini ? 3.2.

BAB II PEMBAHASAN Dengan adanya rumusan masalah yang telah disediakan. multi budaya. baik ilmu ekonomi. hak memperoleh kehidupan. Hubungan Antara Sila ke-3 Pancasila dengan Keanekaragaman Budaya Indonesia. Negara adalah suatu persekutuan hidup bersama diantara elemen-elemen yang membentuk negara yang berupa. Pancasila yang digali dan dirumuskan para pendiri bangsa ini adalah sebuah rasionalitas yang telah teruji.Konsekuensinya negara adalah beranekaragam tetapi satu. kebebasan dan kebahagiaan yang dirumuskan oleh MPR. ditambah menjadi 10 ayat dengan memasukkan substansi hak pencapaian tujuan di dalam pembukaan UUD `45. Perbedaan bukan untuk diruncingkan menjadi konflik dan permusuhan melainkan diarahkan pada suatu sintesa yang saling menguntungkan yaitu persatuan dalam kehidupan bersama untuk mewujudkan tujuan bersama. dari seluruh prinsip ilmu pengetahuan yang berkembang di dunia. pasal 28. kelompok. dan ketika amandemen UUD `45. suku. maka diuraikan jawaban dari rumusan masalah tersebut sebagai berikut 1. dan sosial. golongan maupun kelompok agama. .Oleh karena perbedaan merupakan bawaan kodrat manusia dan juga merupakan ciri khas elemen-elemen yang membentuk negara. dan multi ras yang bernama Indonesia. yang multi agama.Hak asasi manusia memperoleh tempat terhormat di dunia. Dalam sila Persatuan Indonesia terkandung nilai bahwa negara adalah sebagai penjelmaan sifat kodrat manuasia monodualis yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Keberagaman menjamin kehormatan antarmanusia di atas perbedaan.Pancasila adalah rasionalitas kita sebagai sebuah bangsa yang majemuk. ras. mengikatkan diri dalam suatu persatuan yang diliukiskan dalam Bhineka Tunggal Ika. politik. hukum. multi bahasa.

Karena kebhinekaan yang bermatabat di atas moral bangsa yang kuat pastilah menjunjung eksistensi dan martabat manusia berbeda. Kebhinekaan yang kita inginkan adalah kebhinekaan yang bermartabat. indvidu. Mengatasi dalam arti memberikan wahana atas tercapainya harkat dan martabat seluruh warganya. etnis. Permasalahan ini timbul bukan karena . Hal ini harus bisa disikapi dengan seksama karena bila kebiasaan ini terus berlangsung tanpa proses penyaringan dan pengontrolan. 2.Tidak peduli budaya itu merusak ataukah tidak. namun nampaknya masyarakat kita lebih suka menghadapi budaya-budaya luar itu daripada melestarikan budaya tanah airnya sendiri.Negara mengatasi segala paham golongan. yang berdiri tegak di atas moral dan etika bangsa kita sesuai dengan keragaman budaya kita sendiri. maka berbagai hal yang mengancam kebhinekaan mesti ditolak. suku. namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tionghoa. golongan.Oleh karena itu tujuan negara dirumuskan untuk melindungi segenap warganya dan seluruh tumpah darahnya. Dari waktu ke waktu budaya barat semakin marak dan diserap dengan mudah oleh masyarakat kita. memajukan kesejahteraan umum (kesejahteraan seluruh warganya) mencerdaskan kehidupan warganya serta dalam kaitannya dengan pergaulan dengan bangsa-bangsa lain di dunia untuk mewujudkan suatu ketertiban dunia yang berdasarkan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Kebinekaan yang kita miliki harus dijaga sebaik mungkin. maupun golongan agama. pada saat yang sama segala sesuatu yang mengancam moral kebhinekaan mesti diberantas. suku. ras. Pengaruh Budaya Luar terhadap Budaya Indonesia.Negara memberikan kebebasan atas individu. maka dapat dipastikan bahwa budaya Indonesia akan hilang lenyap tinggal nama. kebudayaan India dan Kebudayaan Arab. Kebudayaan Indonesia walau beranekaragam. Untuk menjaga kebhinekaan yang bermartabat itulah. Kebudayaan India masuk dari penyebaran agama Hindu dan Budha di Nusantara jauh sebelum Indonesia terbentuk. maupun golongan agama untuk merealisasikan seluruh potensinya dalam kehidupan bersama yang bersifat integral. ras.

pengkonsomsian narkoba. dan kreatifitas saat bekerja itupun dengan dosis aman bagi mereka. Freesex ini bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa saja. tinggal bagaimana cara kita menyaring dan menyeleksi budayabudaya luar itu agar tidak merusak budaya kita.Beberapa contoh budaya asing yang sangat negatif namun telah marak di Indonesia yaitu freesex. pembangunan.Sedangkan budaya luar yang tidak sesuai hendaknya kita buang jauh-jauh agar tidak menjadi kebiasaan yang buruk di masyarakat. dsb. misalnya dalam bidang IPTEK. tindak kriminal dan kenakalan remaja yang disebabkan benda haram tersebut. untuk menambah stamina. namun timbul dari diri pribadi masing-masing warga masyarakat yang seakan malu dan menganggap kuno budayanya sendiri. Budaya luar yang sesuai dengan kepribadian bangsa dapat diterapkan guna memperkaya budaya Indonesia. semangat.faktor luar. namun dari golongan remajalah yang sekarang ini marak diberikan misalnya saja kasus Itenas .Selain dibenci oleh Tuhan. dan abortus. Namun di Indonesia mengkonsumsi narkoba adalah ajang coba-coba dan cara menghilangkan stres tanpa mengetahui kandungan zat berbahaya yang ada di dalamnya. Dalam penjelasan di atas jelas sekali bahwa kebudayaan luar sangat berpengaruh pada kebudayaan Indonesia. Sehingga tidak jarang kasus kematian. kegiatan ini dapat mencelakai pihak wanita itu sendiri. yang tentunya kesemuanya itu tidak terlepas dari pengawasan Pancasila sebagai paradigma kehidupan di Indonesia . Namun. .Pengkonsomsian narkoba dilakukan orang barat untuk merilekskan pikiran mereka dari berbagai macam kerumitan hidup. selain mempunyai sisi negatif budaya barat juga memnpunyai pengaruh positif pada budaya Indonesia.Kasus abortus ini sebenarnya tidak terlalu jauh hubungannya dengan kasus freesex inilah banyak kaum wanita yang hamil di luar nikah dan karena rasa malu kebanyakan para wanita itu melakukan aborsi.

masyarakat Tim-Tim yang statis tidak bisa berkembang. Kesalahpahaman atau konflik yang timbul akibat adanya keanekaragaman budaya di Indonesia antara lain konflik Ambon.Keadaan ini menyebabkan masyarakat Bugis banyak menguasai bidang ekonomi di Ambon. Sepertinya konflik Poso pun berlatar belakang hampir sama dengan konflik Ambon. Masyarakat Ambon misalnya. pelihara dan pertahakan. .Pada umumnya mereka adalah pedagang.3. Konflik yang terjadi karena suku Madura yang menguasai sebagian besar kehidupan ekonomi setempat. penguasa ini berbagai bidang ekonomi. Minang. Konflik yang Muncul Akibat Adanya Keanekaragaman Budaya Indonesia. Jadi.Berbeda dengan masyarakat Bugis.Sedangkan warga pendatang.Akibatnya. Ketika Tim-Tim masih dikuasai di Indonesia. umumnya mereka adalah kelompok masyarakat yang statis.Sebagai kaum pendatang yang tidak memiliki lahan. masyarakat yang berpotensi tunggal seperti itu harus didorong untuk ikut beradaptasi dengan masyarakat dinamis. Kesalahan budaya sering terjadi di Indonesia masa kini karena banyak pemimpin Indonesia menggunakan ukuran budaya asalnya sendiri dalam menghadapi masalah-masalah di wilayah budaya lain. yang umumnya bersuku Batak.Pendekatan budaya dapat dilakukan dengan menyerap dan memahami sari-sari budaya kelomok-kelompok masyarakat yang berupa nilai-nilai yang mereka yakini.Sedangkan warga lokal (Ambon) hanya bisa menyaksikan tanpa mampu berbuat banyak. juga memiliki ladang dan pengolahan sagu. Pendekatan yang mungkin dilakukan adalah pendekatan budaya- politik. Jawa. penyelesaian konflik-konflik perlu cara yang spesifik bukan dengan cara kekerasan. Mereka lebih suka menjadi pegawai negeri. kesenjangan ini kian hari kian bertambah dan menjadi bom waktu yang siap meledak. bahkan sudah meledak. Poso. Untuk mengantisipasi konflik-konflik di masa yang akan datang. lama kelamaan kemampuan finansial mereka lebih besar yaitu lebih kaya. Timor-Timor dan konflik Sambas. sehingga terjadi kecemburuan sosial. mereka sangat dinamis dan mampu menangkap peluang dengan cepat. Kondisi serupa terjadi di Sambas. termasuk keinginan-keinginan yang paling dasar. Hal sama juga terjadi di Timor-Timor. menguasai lahan tempat kelahirannya.

Demi seluruh kebutuhan langsung dan kepentingan-kepentingan praktis. kebudayaan daerah ini mengalami perkembangan baru. tetapi manusia bertindak sebagai gaya perombak alam untuk digunakan bagi kepentingan hidupnya. sebagai akibat . instansi-instansi hendaknya menyusun kurikulum tentang pendidikan karakter dan budi pekerti bangsa di sekolah-sekolah.Manusia tidak dapat hidup kalau tidak menyesuaikan diri dengan dunia sekitarnya. Dengan demikian kelompok suku bangsa akan tumbuh menjadi manusia berbudaya dengan ³kondisioning´ terhadap nilai-nilai masyarakat sekitar. untuk menjaga nilai-nilai budaya nasional dan penangkal masuknya arus globalisasi.Kebudayaan tersebut telah mengikat dan mempersatukan setiap kelompok suku bangsa Indonesia. Manusia sebagai makhluk budaya tidak menggantungkan semata-mata kepada alam. perlu kita ketahui bahwa alam pun ikut menentukan serta memberi ciri yang khas terhadap corak kebudayaan. Sehingga masingmasing suku bangsa itu mengembangkan corak kebudayaannya sendiri. Oleh karena itu. maka kebudayaan asing tidak akan berpengaruh pada kebudayaan mereka. melalui orang tua dan keluarga. Budaya kelompok akan tercermin dalam sikap atau kepribadian kelompok itu. Dalam proses pertumbuhannya.Untuk menanamkan nilai-nilai budaya nasional pada generasi penerus bangsa. Keadaan Budaya Indonesia. Begitu pun juga jika lingkungan itu melekat kuat pada setiap suku bangsa. Hal ini dapat dilihat saat kebudayaan kelompok pertama kali membentuk kita sebagai manusia yang menganut dan menghargai nilai-nilai bersama.Seluruh kebudayaan tempat yang berasal daripada kebudayaan Indonesia yang beraneka ragam sukusuku. antara lingkungan dan manusia saling bergantung. Tujuannya. manusia tergantung dari lingkungan fisiknya.Namun tidak sepenuhnya pengaruh lingkungan akan menimbulkan akibat yang seragam terhadap kebudayaan. Kebudayaan Indonesia dapat didefinisikan sebagai seluruh kebudayaan Indonesia yang telah ada sebelum terbentuknya negara Indonesia pada tahun 1945. 4. Di samping itu.Pendidikan budi pekerti juga diharapkan mampu mencegah timbulnya konflik antar suku bangsa di Indonesia melalui ketahanan budaya.

hanya filosofi Pancasila sajalah yang bisa membuat seluruh bangsa bisa bersatu. yaitu kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Selama ini. Indonesia hanya memiliki identitas semu yang belum mantap tetapi dipaksakan seolah-seolah menjadi ciri khas kebudayaan bangsa.suku. Hingga saat ini bangsa Indonesia belum memiliki identitas kebudyaan yang jelas. nilai-nilai yang mulai luntur itu akan menggerogoti harga diri kita dan harga diri bangsa sendiri. Jadi. identitasnya bersifat plural atau jamak.Menurutnya. Padahal. Yang menjadi masalah sekarang ini adalah identitas dan nilai-nilai kebudayaan masing-masing suku-suku bangsa di tiap daerah di seluruh Indonesia sudah mulai luntur. tetapi kebudayaan nasional yang mewakili seluruh bangsa masih belum mantap. Hal itu dikarenakan telah banyak budaya asing yang telah masuk bahkan ada yang sudah mendarah daging pada budaya Indonesia. Bahkan. bahakan menghilang. Begitu juga menurut Yunus Melalatoa. Padahal.hubungan yang makin luas antar suku. Anggapan bangsa Indonesia saat ini. di samping sebagai akibat makin kendurnya ikatan-ikatan kesukuan. nilai-nilai kebudayaan itu berfungsi untuk mempertahankan harga diri kita. yaitu bahasa Indonesia dan Pancasila sebagai filosofi atau pandangan hidup bangsa.Menurut James Danandjajamenyebutkan. jika hanya . Kebudayaan nasional sendiri hanya memiliki dua unsur kebudayaan yang dapat dikatakan sudah mantap. Indonesia memiliki dua unsur kebudayaan.identitas bangsa Indonesia yang disebutkan dalam UUD 1945 adalah identitas tiap-tiap etnik di seluruh Indonesia. Pancasila pun lanjutnya hingga kini masih terus dipermasalahkan sebagai pandangan hidup bangsa oleh beberapa pihak. unsur kebudayaan daerah yang dimiliki masing-masing daerah dan suku bangsa di Indonesia sudah mantap.

tanpa adanya prakteknya dalam kehidupan sehari-hari di dalam masyarakat Ambon. pancasilapun menjadi tersangka. Meskipun secara tidak terang-terangan. Dalam hal ini . maka mereka beranggapan hal tersebut adalah budaya lama dan kurang moderen. . Saat ini budaya Indonesia bukan saja dikatakan sudah mulai luntur tetapi sudah sedikit banyak ada yang telah menghilang dari kebudayaan Indonesia. Begitu pula kepribadian Indonesia lama-lama akan terhapus.Penjajahan itu berupa budaya asing yang telah campur tangan ke dalam budaya Indonesia.Sehingga kebudayaan daerah yang telah dibentengi dengan adanya kebudayaan nasional kuga ikut terpengaruh oleh budaya asing. sehingga ada yang sampai terjadi perpecahan antar suku dan budaya. hal itu telah cukup membuat bangsa kita kehilangan identitas bangsanya.mempertahankan nilai-nilai budaya Indonesia yang ada. Maluku. Karena pancasila tidak bisa memberikan penerapan yang jelas terhadap kebudayaan nasional maupun daerah. Misalnya tradisi Pela Gandong di Ambon. Mungkin kita tidak menyadari bahwa kita telah dijajah. Pendeknya jika bangsa Indonesia tercerai berai maka budaya Indonesia tidak akan bisa terbentuk dan bersatu. Budaya asing telah berhasil membaurkan budaya kita dengan budayanya. saat ini hanya bisa dijumpai dalam literature-literatur buatan luar negeri. yaitu cinta persaudaraan dan perdamaian.Padahal budaya Indonesia merupakan salah satu bentuk kepribadian bangsa kita. yang sudah sejak dua generasi lalu tidak pernah dipraktekan tradisi yang mengandung identitas dan nilai-nilai budaya asli orang Ambon itu. Demikian juga dikarenakan kurang mantapnya kebudayaan nasional dalam mempertahankan nilai±nilai budaya.

Nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam masyarakat Indonesia yang menjadi sumber moral dan menjelma dalam wujud yang beraneka ragam kebudayaan daerah dapat dikembangkan dalam rangka memperkaya nilai-nilai pancasila.Hal inilah yang mengakibatkan peselisihan dan menimbulkan konflik. yang merupakan nilai-nilai luhur bangsa. multi agama.Namun dengan kebhinekaan tersebut hingga saat ini bangsa Indonesia belum memiliki identitas kebudayaan yang jelas. yang sedang teruji sebagai nilai luhur yang perlu dikembangkan.Kebhinekaan yang kita inginkan adalah kebhinekaan yang bermartabat. Pancasila yang digali dan dirumuskan para pendiri bangsa ini adalah sebuah rasionalitas kita sebagai bangsa majemuk.Nilai-nilai tersebut selalu dapat memberikan solusi atas masalah yang terjadi dalam negara Indonesia kususnya masalah kemajemukan. Nilai-nilai luhur pancasila tersebut tertuang dalam setiap butir-butir pancasila . D idalam pancasila terdapat nilai-nilai yang digunakan bangsa Indonesia sebagai landasan serta motivasi atas segala perbuatan baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan kenegaraan. Solusi yang Diberikan Pancasila dalam Mengatasi Konflik Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila merupakan tuntunan dan pegangan dalam mengatur sikap dan perilaku manusia Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Selama ini Indonesia hanya memiliki identitas semu yang belum mantap tetapi dipaksakan seolah-olah menjadi ciri khas kebudayaan. maka berbagai hal yang mengancam kebinekaan harus ditolak. perlu diperhatikan perubahan sikap masyarakat terhadap nilai-nilai yang ada sebagai akibat dinamika yang terjadi dalam kehidupan bangsa Indonesia.Nilai-nilai tersebut adalah nilai baru yang tumbuh dalam kehidupan bangsa Indonesia yang sedang membangun. multi budaya.Kebinekaan Indonesia harus dijaga sebaik mungkin. dan multi ras. multi bahasa. yang bergambar dalam Bhineka Tunggal Ika.5.Untuk menjaga kebhinekaan yang bermartabat itulah.Dalam konteks pengembangan nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pancasila.

Identitas budaya nasional kita saat ini memang belum jelas selain hanya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan Pancasila sebagai filosofi atau pandangan hidup bangsa. Seiring dengan berjalannya waktu. apalagi kebudayaan yang datang dari luar konteks tersebut. perbedaan juga akan menyulut terjadinya sebuah konflik jika para pelakunya tidak dapat mengendalikan emosi mereka masing-masing. Perbedaan itu sendiri justru memberikan kontribusi yang cukup besar pada citra bangsa Indonesia. Selain itu. jelas sangat berbeda. Kebudayaan dari tiap-tiap suku daerah inilah yang menjadi penyokong dari terciptanya budaya nasional Indonesia. Manusia sebagai pelaku dan pencipta kebudayaan mengatur perkembangan budaya. Ancaman lain yang turut serta datang dan membahayakan kebudayaan bangsa adalah budaya asing yang terbawa dalam arus globalisasi. dan budaya sebagai fenomena sosial citapaan manusia mendidik manusia itu sendiri untuk mengerti dan memahami tentang keadaan sosial masyarakatnya.BAB III PENUTUP 1. Kesimpulan Telah kita ketahui bersama bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki banyak ragam budaya yang berbeda-beda dari setiap suku daerah yang berbeda pula. Kebudayaan dalam konteks Nasional saja masih bisa berbeda. Lingkungan dan masyarakat sangatlah menentukan bagaimana sebuah kebudayaan itu tumbuh dan berkembang di dalam masyarakat itu sendiri. itulah yang disebut dengan dialektika atau saling ketergantungan antara manusia dengan kebudayaan. manusia akan .

Hal inilah yang dibutuhkan bangsa Indonesia dalam membentuk kebudayaan Nasionalnya. yaitu Indonesia. Baik masyarakat Jawa. Batak. bukan Bugis. Kepemimpinan menurut suku Jawa akan berbeda dengan kepemimpinan menurut suku Asmat dan juga suku yang lainnya. Pusat hanya menjadi fasilitator. . maka yang ada di benak kita adalah sebuah pertanyaan ¶mengapa bagsa Indonesia dapat menunjukkan kesatuaannya saat itu dan sekarang tidak?¶. Sekarang. sepenanggungan. Jika kita melihat bangsa Indonesia pada masa lalu.mengikuti budaya yang sedang marak dan mulai melupakan budaya nenek moyang mereka. Minang. Sunda. yaitu dalam masa penjajahan. Kebudayaan Nasional Indonesia harusnya bersifat umum yang bisa diikuti oleh semua suku-suku bangsa Indonesia. Hal itu terjadi karena seluruh komponen masyarakat mengalami nasib yang. kebudayaan Nasional Indonesia tidak bisa hanya diukur dengan salah satu budaya daerah saja. walaupun pada hakikatnya manusia tidak dapat bebas dari budayanya sendiri. rasa persatuan tersebut hanya dapat kita lihat dalam beberapa kejadian saja di mana seluruh komponen masyarakat Indonesia kembali merasa senasib. dan seperjuangan. Dengan kata lain. Dalam permainan sepak bola misalnya. dan bukan menggunakan budaya di mana pusat pemerintahan itu dijalankan. Madura atau suku-suku lainnya. dan masyarakat budaya Indonesia lainnya akan mendukung tim sepak bola Indonesia dengan rasa kesatuannya. bukan educator.

kaum peladang berprinsip hidup adalah menumbuhkan atau hidup adalah menghasilkan hidup baru. pada prinsipnya hanya terdapat empat pandangan dasar. meskipun manusia ladang sudah produktif. dan Nusa Tenggara Barat. Karena kerjanya mengumpulkan makanan. Jenis budaya ini tersebar di Indonesai bagian barat. Konflik itu pemisah. Hubungan perkauman ini mengakibatkan pentingnya kategori ¶dalam¶ dan ¶luar¶ serta ¶batas¶. tetapi juga masih konsumtif. seperti yang dijalani kaum peramu. dan segala apa yang disebut kebudayaan manusia. dan budaya kaum maritim. Dari keberagaman tersebut. baru kepentingan ¶dalam¶ yang lebih luas. hubunga suami-istri. Pada dasarnya. Pemisah itu berlanjut pada perang dan perang itu menyebabkan salah satu harus mati. upacara. budaya kaum peladang. setiap individu harus mempunyai keterampilan mandiri. Berbeda dengan kaum peramu yang berprinsip bahwa kematian adalah kehidupan. Dasar budaya primordial kaum peramu adalah konflik. Diutamakan kepentingan ¶dalam¶ terbatas. varian budaya kaum peladang juga kaya. Tujuan dari perang itu sendiri adalah hadirnya kematian. . meskipun tidak sekaya kaum peramu. bahwa kehidupan ini merupakan harmoni atau perkawinan. Mengenal prinsip dasar budaya kaum peramu merupakan syarat untuk memahami makna dari seluruh artefak dan tingkah laku budayanya. Inilah sebabnya pola budaya kaum peramu adalah peperangan. pengaturan rumah. Logika munculnya polamikir mereka yaitu saat mereka memutuskan untuk hidup dengan bertani. yakni budaya kaum peramu. mitologi. Pola pikir peramu ini muncul dalam pengaturan kampung. dan segala apa yang bernilai positif bagi kehidupan manusia. Pola pikir kaum peladang dan kaum tani pada umumnya. Logika munculnya pola pikir manusia peramu yaitu saat mereka memutuskan untuk hidup dari kemurahan alam yang kaya. Jadi. kedamaian. Kematian adalah syarat kehidupan. Hubungan darah amatlah penting dalam mentalitas kaum peladang. seluruhnya hanya dapat di kategorikan dalam empat jenis budaya. karenakematian bermakna kehidupan. Teknologi perladangan masih menggantungkan diri pada kemurahan alam. keselamatan. yakni menanam sejenis padi kering atau biasa disebut berladang.SEJARAH KEBUDAYAAN INDONESIA Bangsa Indonesia yang kurang lebih memiliki 250 bahasa ibu dalam 19 budaya besar dan lebih dari 250 budaya secara rinci. Budaya kaum peramu atau pengumpul makanan dahulu tersebar di wilayah Indonesia bagian timur. budaya kaum pesawah. Indonesai bagian tengah. akibatnya. karya-karya seni. kesuburan. Inilah dasar budaya sebagian besar masyarakat Indonesia. Jenis budaya berikutnya adalah budaya kaum peladang. manusia peramu bersifat konsumtif. Mereka tinggal mengambil dan mengumpulkan hasil alam tanpa usaha untuk mempengaruhinya. Mereka telanjang sebagaimana alam ini telanjang.

maka harga diri mereka amat tinggi. laut memang memisahkan. petani sawah justru mengubah dan membudidayakan alam. kaum maritim tumbuh dari budaya ladang dan sawah. setidak-tidaknya dihormati. Berbeda dengan budaya kaum peladang. Hidup kaum pesawah sepenuhnya bersifat budaya. Yang banyak itu stu. Teknologi dan keahlian teknis amat penting sebagai salah satu fokus budaya. Persaingan dan permusuha yang menjadi prinsip kaum peramu juga terdapat dalam budaya maritim ini. Jenis budaya ketiga adalah budaya kaum pesawah. Manusia itu berharga karena tingkat teknologinya yang tinggi. yang diselenggarakan di daratan-daratan rendah yang banyak dialiri sungai. . Hidup itu persaingan dan perwebutan sehingga kecerdikan dijunjung tinggi meskipun tak jarang jatuh menjadi kelicikan. Persawahan tidak dapat dilakukan oleh perorangan dan dalam kelompok kecil. Masyarakat sawah adalah masyarakat dengan format besar. Sentralisme kekuasaan bukan hal asing. Arogansi mereka tampak berbalikan dengan sikap kaum petani ladang dan peramu yang cenderung rendah hati. nama keluarga itu amat penting. Akibatnya. Alam dikendalikan demi budaya sawah mereka. mentalitas keluarga juga menonjol. Lokalitas tanah dan jumlah pendudu adalah kategori penting dalam masyarakat sawah. Bahkan dalam beberapa budaya ladang di Indonesia. Pimpinan kharismatik amat diperlukan. Prinsip menyatukan segala hal dalam kendali satu pusat merupakan kebutuhan. Sikap independensi kaum kelautan ini juga tinggi seperti kaum peramu. Dalam hubunga keluarga ini. Prinsip hidup kaum sawah adalah menyatukan yang banyak. pengaturan sosial dalam stratifikasi diperlukan. Tempat hunian dan persawahan bersifat menetap sehingga konsentrasi jumlah manusia semakin besar di suatu wilayah. Mobilitas kaum ini tinggi. Masyarakat budaya ini menghuni daerah pesisir dengan keterampilan kelautan yang tinggi. Jumlah yang serba besar itu membutuhkan pengaturan yang sentral dan kuat. kedudukan ibu atau perempuan amat penting. tetapi juga juga menyatukan. Jenis budaya terakhir adalah budaya kelautan. Umumnya. Feodalisme bukan suatu hal yang asing. dan yang satu itu banyak. Produksi padi semakin besar jika jumlah tenaga manusia semakin banyak dan lahan persawahan semakin luas.Mereka hidup dari pertanian padi basah. Jarak dan geografis bukan masalah bagi mereka. Behubungan dengan ini.Behubungan dengan ini.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful