NARKOBA MENURUT HUKUM ISLAM HUKUM MUKHADDIRAT (NARKOTIK) Oleh Dr.

Yusuf Qardhawi Pertanyaan Al-Qur'anul Karim dan Hadits Syarif menyebutkan pengharaman khamar, tetapi tidak menyebutkan keharaman bermacam-macam benda padat yang memabukkan, seperti ganja dan heroin. Maka bagaimanakah hukum syara' terhadap penggunaan benda-benda tersebut, sementara sebagian kaum muslim tetap mempergunakannya dengan alasan bahwa agama tidak mengharamkannya? Jawaban Segala puji kepunyaan Allah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah. Wa ba'du: Ganja, heroin, serta bentuk lainnya baik padat maupun cair yang terkenal dengan sebutan mukhaddirat (narkotik) adalah termasuk benda-benda yang diharamkan syara' tanpa diperselisihkan lagi di antara ulama. Dalil yang menunjukkan keharamannya adalah sebagai berikut: 1. Ia termasuk kategori khamar menurut batasan yang dikemukakan Amirul Mukminin Umar bin Khattab r.a.: "Khamar ialah segala sesuatu yang menutup akal."1 Yakni yang mengacaukan, menutup, dan mengeluarkan akal dari tabiatnya yang dapat membedakan antar sesuatu dan mampu menetapkan sesuatu. Benda-benda ini akan mempengaruhi akal dalam menghukumi atau menetapkan sesuatu, sehingga terjadi kekacauan dan ketidaktentuan, yang jauh dipandang dekat dan yang dekat dipandang jauh. Karena itu sering kali terjadi kecelakaan lalu lintas sebagai akibat dari pengaruh benda-benda memabukkan itu. 2. Barang-barang tersebut, seandainya tidak termasuk dalam kategori khamar atau "memabukkan," maka ia tetap haram dari segi "melemahkan" (menjadikan loyo). Imam Abu Daud meriwayatkan dari Ummu Salamah. "Bahwa Nabi saw. melarang segala sesuatu yang memabukkan dan melemahkan (menjadikan lemah)."2 Al-mufattir ialah sesuatu yang menjadikan tubuh loyo tidak bertenaga. Larangan dalam hadits ini adalah untuk mengharamkan, karena itulah hukum asal bagi suatu larangan, selain itu juga disebabkan dirangkaikannya antara yang memabukkan --yang sudah disepakati haramnya-- dengan mufattir 3. Bahwa benda-benda tersebut seandainya tidak termasuk dalam

. sebagaimana flrman Allah dalam menyifati Rasul-Nya a. yang tidak perlu dimandikan jenazahnya. Jika ia bertobat maka selesailah urusannya.. bersabda: "Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh memberi bahaya (mudarat) kepada orang lain. Sedangkan orang yang menganggap bahwa ganja halal. dan mubah? Beliau menjawab: "Memakan (mengisap) ganja yang keras ini terhukum haram. Syekhul lslam Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah ditanya mengenai apa yang wajib diberlakukan terhadap orang yang mengisap ganja dan orang yang mendakwakan bahwa semua itu jaiz."(al-A'raf: 157) Dan Rasulullah saw." (al-Baqarah: 195) Dalil lainnya mengenai persoalan itu ialah bahwa seluruh pemerintahan (negara) memerangi narkotik dan menjatuhkan hukuman yang sangat berat kepada yang mengusahakan dan mengedarkannya. maka ia termasuk dalam jenis khabaits (sesuatu yang buruk) dan membahayakan. sedikit atau banyak.. Hukuman ini memang tepat dan benar. ia termasuk seburuk-buruk benda kotor yang diharamkan. mereka lebih layak mendapatkan hukuman qishash dibandingkan orangyang membunuh seorang atau dua orang manusia.."3 Segala sesuatu yang membahayakan manusia adalah haram: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu. tetapi mengisap dalam jumlah banyak dan memabukkan adalah haram menurut kesepakatan kaum muslim. sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. Sama saja hukumnya. Bahkan sebagian negara menjatuhkan hukuman mati kepada pedagang dan pengedarnya. sedangkan diantara ketetapan syara': bahwa lslam mengharamkan memakan sesuatu yang buruk dan membahayakan. karena pada hakikatnya para pengedar itu membunuh bangsa-bangsa demi mengeruk kekayaan.. Sehingga pemerintahan suatu negara yang memperbolehkan khamar dan minuman keras lainnya sekalipun.kategori memabukkan dan melemahkan. tetap memberikan hukuman berat kepada siapa saja yang terlibat narkotik. baik ia beriktikad bahwa hal itu halal bagi masyarakat umum maupun hanya untuk orang-orang . Hukum orang yang murtad itu lebih buruk daripada orang Yahudi dan Nasrani. tetapi jika tidak mau bertobat maka dia harus dibunuh sebagai orang kafir murtad.s.. maka dia terhukum kafir dan diminta agar bertobat.." (an-Nisa': 29) ". Oleh karena itu. dan tidak boleh dikubur di pemakaman kaum muslim.. halal. dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan . dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk . di dalam kitab-kitab Ahli Kitab: ". tidak perlu dishalati.

karena menakwilkan firman Allah Ta'ala: "Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu. mereka dijatuhi hukuman dera." Sebagian orang salaf pernah ada yang berprasangka bahwa khamar Itu mubah bagi orangorang tertentu. semua itu adalah haram menurut kesepakatan kaum muslim. seperti bangkai. maka dia adalah kafir dan harus dijatuhi hukuman mati. karena pengisapnya menjadi kecanduan terhadapnya dan terus memperbanyak (mengisapnya banyak-banyak). Namun demikian. kemudian mereka (tetap juga) bertakwa dan berbuat kebajikan ."4 Maksudnya. kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman.tertentu yang beranggapan bahwa ganja merupakan santapan untuk berpikir dan berdzikir serta dapat membangkitkan kemauan yang beku ke tempat yang terhormat. Kaidah syariat menetapkan bahwa barang-barang haram yang digemari nafsu seperti khamar dan zina. Barangsiapa mengisapnya dan memabukkan maka ia dijatuhi hukuman dera seperti meminum khamar. Tetapi orang yang menganggap hal itu halal. maka ia dijatuhi hukuman dera dengan cemeti sebanyak delapan puluh kali atau empat puluh kali. maka sepakatlah Umar dengan Ali dan para sahabat lainnya bahwa apabila yang meminum khamar masih mengakui sebagai perbuatan haram. Karena ganja ini muncul lantas muncul pula pedang pasukan Tatar. dan untuk itulah mereka mempergunakannya. Ganja ini termasuk barang haram yang digemari oleh pengisapnya dan sulit untuk ditinggalkan. maka mereka dijatuhi hukuman mati." (alMa'idah 93) Ketika kasus ini dibawa kepada Umar bin Khattab dan dimusyawarahkan dengan beberapa orang sahabat. Demikian pula dengan ganja. tetapi jika tidak memabukkan maka pengisapnya dijatuhi hukuman ta'zir yang lebih ringan daripada hukuman jald (dera). maka pelakunya dikenai hukum had. Yang benar. Mengisap ganja sedikit akan mendorong si pengisap untuk meraih lebih banyak lagi seperti halnya . Di tempat lain beliau (Ibnu Taimiyah) berkata pula: "Ada juga orang yang mengatakan bahwa ganja hanya mengubah akal tetapi tidak memabukkan seperti al-banj. apabila mereka bertakwa serta beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh. kemunculan atau kedatangan serbuan pasukan Tatar sebagai hukuman dari Allah karena telah merajalelanya kemunkaran di kalangan umat Islam. sedangkan yang tidak digemari oleh nafsu.. barangsiapa yang berkeyakinan bahwa ganja haram tetapi ia mengisapnya. maka pelakunya dikenai hukum ta'zir. dan ini merupakan hukuman yang tepat. padahal sebenarnya tidak demikian. seperti al-banj (Ienis tumbuh-tumbuhan yang dapat membius) dan sejenisnya yang dapat menutup akal tetapi tidak memabukkan. tetapi jika mereka terus saja meminumnya karena menganggapnya halal.. ganja itu memabukkan seperti minuman keras. dan inilah yang mendorong seseorang untuk mendapatkan dan merasakannya. karena mereka mengira bahwa ganja dapat menghilangkan akal tetapi tidak memabukkan. diantaranya adalah merajalelanya ganja terkutuk ini. Berbeda dengan al-banj dan lainnya yang tidak menjadikan kecanduan dan tidak digemari. Dan munculnya kebiasaan memakan atau mengisap ganja ini di kalangan masyarakat hampir bersamaan dengan munculnya pasukan Tatar. bahkan ganja itu menimbulkan kecanduan dan kelezatan serta kebingungan (karena gembira atau susah). Nash-nash Al-Kitab dan As-Sunnah mengharamkan atas orang yang berusaha memperoleh sesuatu yang haram sebagaimana terhadap barang lainnya. Sebagian fuqaha memang tidak menetapkan hukuman dera.

dan pengedar atau pedagangnya harus dijatuhi hukuman mati. dan di akhirat mereka memperoleh siksaan yang beraL" (al-Ma'idah: 33) . Selain itu. Adapun orang yang mengatakan bahwa masalah ganja ini tidak terdapat ketentuan hukumnya dalam Al-Qur'an dan hadits. hai orang-orangyang berakal.. nyatalah bagi kita bahwa ganja.. yang mencakup segala kandungannya. Sebab di dalam Al-Qur'an dan hadits terdapat kalimat-kalimat yang simpel yang merupakan kaidah umum dan ketentuan global.adalah haram dan sangat haram menurut kesepakatan kaum muslim. Maka orangorang seperti inilah yang lebih utama untuk dijatuhi hukuman seperti yang tertera dalam firman Allah: "Dan dalam qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu.." (al-Ma'idah: 33) Bahkan kenyataannya. Maka para fuqaha bersepakat bahwa pengisap ganja wajib dijatuhi hukum had(hukuman yang pasti bentuk dan bilangannya) sebagaimana halnya khamar. Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia. opium." (al-Baqarah: 179) Adapun hukuman ta'zir menurut para fuqaha muhaqqiq (ahli membuat keputusan) bisa saja berupa hukuman mati.. karena ia memperdagangkan ruh umat untuk memperkaya dirinya sendiri. kejahatan dan kerusakan mereka melebihi perampok dan penyamun. Karena itu. orang-orang yang menggunakan kekayaan dan jabatannya untuk membantu orang yang terlibat narkotik ini. maka pendapatnya ini hanyalah disebabkan kebodohannya. bahkan lebih sulit daripada meninggalkan khamar. tergantung kepada mafsadat yang ditimbulkan pelakunya..Mheroin. orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi .maka mereka termasuk golongan: ". Sebab tidak mungkin menyebutkan setiap hal secara khusus (kasus perkasus). bahaya ganja dari satu segi lebih besar daripada bahaya khamar. Dengan demikian. dan orang yang sudah terbiasa mengisap ganja akan sangat sulit untuk meninggalkannya. dan sebagainya yang termasuk makhaddirat (narkotik) --khususnya jenis-jenis membahayakan yang sekarang mereka istilahkan dengan racun putih-. supaya kamu bertakwa. karena itu tidak mengherankan jika mereka dijatuhi hukuman seperti perampok dan penyamun: ".minuman yang memabukkan. morfin.. termasuk dosa besar yang membinasakan. pengisapnya wajib dikenakan hukuman. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur'an dan al-hadits dengan istilah 'aam (umum).

karena seringkali pelaku hanya dihukum ringan atau malah dibebaskan begitu saja. Dalam upaya pananggulangannya. Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta. tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. namun di sisi lain dapat pula menimbulkan addication (ketagihan dan ketergantungan) tanpa adanya pembatasan. namun seiring perkembangan waktu. pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama dari pihak yang berwenang. sebenarnya sudah jauh dari cukup sebagai dasar pemberantasan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Surabaya.Hum. Sasaran pasar peredaran narkoba sekarang ini tidak terbatas pada orang-orang yang broken home. maka upaya penanggulangannya tidak dapat semata-mata dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum saja. namun di sisi lain masih ada masalah yang memprihatinkan khususnya menyangkut perilaku sebagian generasi muda kita yang terperangkap pada penyalahgunaan NARKOBA/NAZA (Narkotika. SH. pelajar bahkan tidak sedikit kalangan eksekutif maupun bisnisman telah terjangkit barang-barang haram tersebut. Alkohol dan Zat adiktif lainnya) baik mengkonsumsi maupun mengedarkannya. karena bahaya yang ditimbulkan dapat mengancam keberadaan generasi muda yang kita harapkan kelak akan menjadi pewaris dan penerus perjuangan bangsa di masa-masa mendatang. instrumen hukum yang mengaturnya baik berupa peraturan perundang-undangan maupun konvensi yang sudah diratifikasi. Mengingat peredaran narkoba sekarang ini sudah begitu merebak. namun seiring perkembangan globalisasi dunia.PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA Oleh : Bambang Sutiyoso. Meskipun diakui bersama bahwa narkoba di satu sisi merupakan obat atau bahan yang bermanfaat dibidang pengobatan. Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta. namun telah merambah kepada para mahasiswa. Secara yuridis. Tetapi dalam praktek penegakan hukumnya masih terkesan tidak sungguh-sungguh. Untuk itulah dalam tulisan ini akan . apalagi para pelakunya sebagian besar adalah generasi muda yang diharapkan menjadi pewaris dan penerus perjuangan bangsa di masa depan. M. A. frustasi maupun orang-orang yang berkehidupan malam. Pendahuluan Kemajuan-kemajuan yang dicapai di era reformasi cukup memberikan harapan yang lebih baik. ABSTRACT Kasus penyalahgunaan narkoba beberapa tahun ini meningkat pesat. masyarakat mempunyai kesempatan yang luas-luasnya untuk berperan serta dalam membantu upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Denpasar termasuk Yogyakarta dulu dikenal hanya merupakan daerah transit peredaran narkoba. kotakota besar di Indonesia sudah merupakan pasar peredaran narkoba. pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan. Keadaan ini sungguh sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Denpasar termasuk Yogyakarta dulu dikenal hanya merupakan daerah transit peredaran narkoba. Surabaya. Hal itu mengisyaratkan kepada kita untuk peduli dan memperhatikan secara lebih khusus untuk menanggulanginya. kota-kota besar di Indonesia sudah merupakan pasar peredaran narkoba.

Golongan II. Pengaruh dan Akibatnya B. 2. heroin-morphine. yang terbagi dalam tiga golongan. MMDA yang terdapat kandungan ectasy. seperti hati dan ginjal Menimbulkan penyakit kulit. N-etil MDA. Depresant yaitu mengendurkan atau mengurangi aktivitas atau kegiatan susunan syaraf pusat. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. meliputi : Alfesetilmetadol. Golongan A berkadar alkohol 1-5 % Golongan B berkadar alkohol 5-20 % Golongan C berkada alkohol 20-50 % B. Narkotika mengakibatkan : Merusak susunan susunan syaraf pusat Merusak organ tubuh. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. hilangnya rasa. meliputi : MDMA (Ectasy). B. terutama didasarkan pada UU No. Minuman keras adalah minuman beralkohol tetapi bukan obat. Dokstroprosifem. Betametadol. . Dihidro-kodenia. ganja. c. b. Fenetilena. Jenis-Jenis Narkoba Ada beberapa jenis-jenis narkoba yang diatur dalam peraturan perundang-undangan di atas. meliputi : Asetihidroteina. opium. Golongan III. dapat digunakan sebagai salah satu upaya preventif (pencegahan) serta untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahayanya narkoba.dikemukakan masalah penyalahgunaan narkoba dalam tinjauan yuridis. Deksamfetamina. Buprenorfina.1. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika dan UU No. seperti bintik-bintik merah pada kulit. Nitrazepam. Golongan III. Diharapkan dengan disosialisasikannya masalah ini kepada masyarakat luas.2. meliputi : Amobarbital. Golongan IV. Pengaruh dan akibat Narkoba Pengaruh Narkotika. tanaman koka-daun kokakokain mentah-kokaina. sehingga dipergunakan untuk menenangkan syaraf seseorang untuk dapat tidur/istirahat.Jenis-jenis Narkoba. meliputi : Diazepam (Nipam/BK/Magadon). sebagaimana berikut ini : 1. Golongan II. meliputi : Amfetamina (Sabu-sabu). Psikotropika dan minuman keras antara lain : a. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan yang dibedakan dalam golongan-golongan tertentu. 3. Halusinogen yaitu menimbulkan perasaan-perasaan yang tidak riel atau khayalankhayalan yang menyenangkan Akibat yang ditimbulkan bagi para penyalahgunaan Narkoba dan minuman keras yang sudah adict atau kecanduan antara lain : a. Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika yang berkhasiat psikotropika melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku. Golongan I. Butalbital. kudis dsb. Golongan I. Stimulant yaitu meningkatkan keaktifan susunan syaraf pusat sehingga merangsang dan meningkatkan kemampuan fisik seseorang. meliputi: tanaman papaver somniverum. Benzetidin.

B. kemampuan belajar menurun. Gangguan Kamtibmas : akibat minuman keras akan menekan pusat pengendalian seseorang. kejang-kejang. lemah mental. Psikotropika. mengasingkan dari lingkungan dsb. Pada awalnya mungkin sekedar motif ingin tahu dan coba-coba terhadap hal yang baru. baik lingkungan sekolah. sehingga tidak dapat membendung pengaruh negatif dari lingkungannya. lambung dan otot. Namun karena tempat tersebut dinilai tidak aman maka tempat transaksinya berpindah-pindah supaya terhindar dari petugas kepolisian. b. Efek terhadap organ tubuh : gangguan pada otak. sehingga yang bersangkutan menjadi berani dan agresif. merampok dan sebagainya. keluarga. pendarahan otak. sakit kepala. seperti pub. yang kemudian diekspresikan dengan cara-cara yang melanggar norma-norma. free seks dll. yaitu : a. nikmat. hipertensi. depresi. berakibat antara lain : Gangguan fisik : gangguan dan kerusakan pada hati. yaitu pengaruh yang ditimbulkan dari lingkungan sosial pelaku. Gangguan jiwa : gangguan otak/daya ingatan. Faktor kepribadian : rendah diri.4. bahagia semu. Minuman keras. Demikian pula sasaran peredaran narkoba pada mulanya juga terbatas pada kalangan tempat hiburan malam. Untuk pil ecstasy reaksinya relatif cepat. b. . bahagia fisik dan mental sampai reaksi ecstasy tersebut berakhir (2-6 jam). mudah tersinggung. Faktor lingkungan sosial. menimbulkan khayalan yang menyenangkan. jantung. pergaulan dan lain-lain. namun buruknya setelah itu tubuh berubah seperti keracunan. denyut jantung meningkat. Tempat dan sasaran peredaran Tempat peredaran narkoba pada mulanya di tempat-tempat hiburan. nafsu makan berkurang. karaoke. pemakainya terasa hangat. meningkatkan kewaspadaan. C. B. gelisah.3. diskotik. energik. kemudian kesempatan yang memungkinkan serta didukung adanya sarana dan prasarana. seperti senang berbohong. moral dan daya fikir Cenderung melakukan penyimpangan sosial dalam masyarakat. kelelahan dan mulut terasa kaku serta dapat mengakibatkan kematian kalau terlalu over dosis. apatis terhadap lingkungan. Efek lain : tidur berlama-lama. menodong.Melemahkan fisik. merusak barang milik orang lain. terutama yang populer adalah ecstasy dan sabu-sabu mengakibatkan : Efek farmakologi : meningkatkan daya tahan tubuh. timbul khayalan menakutkan. ginjal. menimbulkan rasa nikmat. Tapi lama kelamaan dirinya terperangkap pada jerat penyalahgunaan narkoba. jantung lemah. hati. mencuri. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba Ada beberapa faktor dapat mempengaruhi penyalahgunaan narkoba. menurunkan emosi. untuk memperoleh narkotika dilakukan dengan segala macam cara dimulai dengan mengambil barang milik sendiri. Efek samping : muntah dan mual. emosi tidak stabil. pankreas. yaitu 30-40 menit setelah diminum. Karena ketagihan. Untuk menutupi itu semua dan biar merasa eksis maka melakukan penyalahgunaan narkoba. berkelahi. jantung. kulit dan kemaluan. bahkan tidak sedikit yang melakukan tindakan kriminal. Hal tersebut dapat terjadi karena benteng pertahanan dirinya lemah.

Tentu saja ini tidak membuat si pelaku menjadi jera. Tapi dalam praktek peradilan.2. 3 tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol f. UU Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika b. 8 Tahun 1976 tentang Perngesahan Konvensi Tunggal Narkotika 1961 g. PP Nomor 1 Tahun 1980 tentang ketentuan Penanaman Papaver. Menkes No. Hukum pidana menganut asas legalitas. C. membuat korporasi dan sebagainya. Oleh karena itulah pemerintah dalam sidang kabinet bidang Polkam yang dipimpin Presiden Gus Dur memutuskan akan membuat hukuman minimal 12 s/d 20 Tahun untuk para pelaku pengedar dan penyalahgunaan narkoba. pengedar. Hal ini yang kadang membuat masyarakat menjadi tidak puas dan timbul kesan negatif kepada lembaga peradilan yang dinilai tidak sungguhsungguh dalam menegakkan hukum untuk menjerat pelaku penyalahgunaan Narkoba. Keputusan Presiden No. 22 Tahun 1997. sindikat. Bab XIV tentang Ketentuan Pidana. Landasan Hukum Landasan hukum yang berupa peraturan perundang-undangan dan konvensi yang sudah diratifikasi cukup banyak. produsen ilegal. 750 juta. dalam UU No. pengimpor atau pengekspor. Koka dan Ganja. di antaranya adalah : a. bisnisman dan masyarakat luas. sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (1) KUHP yang menegaskan : Tiada suatu perbuatan dapat dipidanakan kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada. Pengaturan Narkoba Dalam Perundang-undangan C. e. penyalur. Kep.1. UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan d. UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika c. dapat dikenai hukuman pidana penjara sampai 20 tahun dan denda sampai Rp. 5 tahun 1997. pelajar. Itulah salah satu sisi kelemahan dari Undang-undang Narkotika yang tidak mencantumkan batas minimum ancaman hukuman kepada para pelaku penyalahgunaan narkoba./SK/VIII/1997 tentang Penetapan Alat-alat dan Bahanbahan sebagai barang di Bawah Pengawasan C.Kes.tetapi kemudian merambah kepada mahasiswa. Kalau dilihat ketentuan pidananya sebenarnya sudah cukup berat. Ketentuan Pidana Penyalahgunaan Narkoba termasuk kualifikasi perbuatan pidana (delict) yang diatur dalam peraturan perundang-undangan sebagaimana disebutkan di atas. Tentang Ketentuan Pidana Narkotika diatur dalam UU No. sebelum perbuatan dilakukan . seringkali hakim menjatuhkan pidana yang sangat ringan hanya beberapa bulan saja atau malah dibebaskan kepada pelaku penyalahgunaan narkoba. Diharapkan dengan adanya batas . Pasal 78 s/d 100. UU No. 25 Milyar. apakah sebagai pemakai. Berat ringannya hukuman tergantung pada tingkat penyalahgunaan narkoba. Perkara narkotika termasuk perkara yang didahulukan dari perkara lain untuk diajukan ke pengadilan guna penyelesaian secepatnya. Bagi pelaku delik narkotika dapat dikenakan pidana penjara sampai dengan 20 tahun atau maksimal dengan pidana mati dan denda sampai Rp. eksekutif. Demikian juga bagi pelaku delik psikotropika. Bab XII. Pasal 59-72. Konvensi Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Psikotropika 1988 h. 196/Men.

pengawasan distribusi obat-obatan ilegal dan melakukan tindakan-tindakan lain yang bertujuan untuk mengurangi atau meniadakan kesempatan terjadinya penyalahgunaan Narkoba. bertujuan penyembuhan para korban baik secara medis maupun dengan media lain. seperti keluarga. seperti pembinaan dan pengawasan dalam keluarga. Kalau masyarakat mengetahui harus segera melaporkan kepada pihak berwajib dan tidak boleh main hakim sendiri. Kita tidak boleh mengasingkan para korban Narkoba yang sudah sadar dan bertobat. proporsional dan tidak melanggar rambu-rambu hukum. LSM dan Pemerintah untuk bersatu padu mencegah dan memberantas bahaya Narkoba. ulama. penyuluhan oleh pihak yang kompeten baik di sekolah dan masyarakat. b. E. d. yang dilakukan oleh para penegak hukum atau aparat keamanan yang dibantu oleh masyarakat. Pencegahan adalah lebih baik dari pada pemberantasan. Rehabilitasi berupaya menyantuni dan memperlakukan secara wajar para korban narkoba agar dapat kembali ke masyarakat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. yayasan Pondok Bina Kasih dll. Masingmasing dapat berperan sesuai bidangnya masing-masing. yaitu menindak dan memberantas penyalahgunaan narkoba melalui jalur hukum. Represif (penindakan). tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. selamatkan saudara-saudara kita. pengajian oleh para ulama. masyarakat. Di Indonesia sudah banyak didirikan tempat-tempat penyembuhan dan rehabilitasi pecandu narkoba seperti Yayasan Titihan Respati. Mari kita perangi narkoba. D. Kuratif (pengobatan). pelaku penyalahgunaan narkoba akan berpikir ulang melakukan tindakannya. Preventif (pencegahan). Upaya Penanggulangannya Upaya penanggulangan penyalahgunaan Narkoba dapat dilakukan melalui beberapa cara. sekolah. pengawasan tempattempat hiburan malam oleh pihak keamanan.minimum hukuman. pesantren-pesantren. supaya mereka tidak terjerumus kembali sebagai pecandu narkoba. Untuk itu harus ada upaya terpadu (integrated) dari semua pihak. dilakukan agar setelah pengobatan selesai para korban tidak kambuh kembali ketagihan Narkoba. yaitu untuk membentuk masyarakat yang mempunyai ketahanan dan kekebalan terhadap narkoba. Pencegahan penyalahgunaan Narkoba dapat dilakukan dengan berbagai cara. sebagai berikut ini : a. Rehabilitatif (rehabilitasi). Penutup Upaya penanggulangan bahaya Narkoba tidak semata-mata tugas Pemerintah (Kepolisian). c. .

Adiktif Pemakai akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya. tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw). penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. Halusinogen Pemakai akan berhalusinasi (melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada). Opioid: o depresi berat o apatis o rasa lelah berlebihan o malas bergerak o banyak tidur o gugup o gelisah o selalu merasa curiga o denyut jantung bertambah cepat o rasa gembira berlebihan o banyak bicara namun cadel . Karena organ tubuh terus dipaksa bekerja di luar batas normal. Bahaya penyalahgunaan narkoba bagi tubuh manusia Secara umum semua jenis narkoba jika disalahgunakan akan memberikan empat dampak sebagai berikut: 1. Sebab.Bahaya Narkoba Oleh: AsianBrain. Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya. Adapun bahaya narkoba berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut: 1. dan masa depan bangsa. 2.com Content Team Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Stimulan Mempercepat kerja organ tubuh seperti jantung dan otak sehingga pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. Depresan Pemakai akan tertidur atau tidak sadarkan diri. 4. 3. masyarakat. lama-lama saraf-sarafnya akan rusak dan bisa mengakibatkan kematian.

o o o o o o o o o rasa harga diri meningkat kejang-kejang pupil mata mengecil tekanan darah meningkat berkeringat dingin mual hingga muntah luka pada sekat rongga hidung kehilangan nafsu makan turunnya berat badan denyut jantung bertambah cepat gelisah rasa gembira berlebihan rasa harga diri meningkat banyak bicara kejang-kejang pupil mata melebar berkeringat dingin mual hingga muntah mudah berkelahi pendarahan pada otak penyumbatan pembuluh darah pergerakan mata tidak terkendali kekakuan otot leher mata sembab kantung mata terlihat bengkak. merah. Kokain o o o o o o o o o o o o o o 3. Ganja o o o o o o o o o o o o o 4. Ectasy o o o o o o o . dan berair sering melamun pendengaran terganggu selalu tertawa terkadang cepat marah tidak bergairah gelisah dehidrasi tulang gigi keropos liver saraf otak dan saraf mata rusak skizofrenia enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat. berkeringat sulit tidur kerusakan saraf otak dehidrasi gangguan liver tulang dan gigi keropos 2.

bekerja. Cina. Penyebaran selanjutnya adalah ke daerah India. Dengan kondisi tubuh yang rusak. teman.tidak nafsu makan saraf mata rusak 5. mustahil bagi pemakai untuk belajar. Sejarah Narkoba Sebelum muncul istilah narkoba lama sudah kita mengenal apa yang dinamakan dengan Candu. pelajar bisa menggunakan uang sekolahnya untuk membeli narkoba jika sudah tidak mempunyai persediaan uang. terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas o banyak bicara o denyut jantung bertambah cepat o pendarahan otak o shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian. Misalnya. Bunga ini tumbuh subur didaerah dataran tinggi diatas ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. Benzodiazepin: o berjalan sempoyongan o wajah kemerahan o banyak bicara tapi cadel o mudah marah o konsentrasi terganggu o kerusakan organ-organ tubuh terutama otak o o Perilaku pemakai untuk mendapatkan narkoba y y y y melakukan berbagai cara untuk mendapatkan narkoba secara terus-menerus Pemakai yang sudah berada pada tahap kecanduan akan melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan narkoba kembali. 6. dan Wilaya-wilayah asia lainnya. Shabu-shabu: o enerjik o paranoid o sulit tidur o sulit berfikir o kerusakan saraf otak. Bahkan. atau melakukan hal-hal positif lainnya. berkarya. Hal tersebut tentu akan mengganggu stabilitas sosial. dalam catatan sejarah kurang lebih tahun 2000 SM di Samaria ditemukan sari bunga opium atau kemudian lebih dikenal dengan nama OPIUM ( Candu = Papavor somniferitum). atau tetangga. Tahun 1806 seorang dokter dari Westphalia bernama friedrich Wilhelim menemukan modifikasi candu yang dicampur amoniak yang dikenal dengan nama Morphin ( diambil dari nama dewi mimpi yunani yang bernama Morphius).tahun 1856 waktu pecah perang . mereka bisa mencuri uang dari orangtua.

9. mengantuk.saudara di Amerika Seriakt. ikutilah klub olah raga. Buatlah keluarga. berkaraoke. rumah tangga. bila tak mampu konsultasi pada ahli. Pilihlah pergaulan yang aman jangan yang berbahaya. Jangan menghindar dari problem. paling menenangkan sehingga membuat "betah" tinggal bersama "sahabat". 2. Pilih kegiatan yang sehat. 6. Sakit ini Heroin tidak lagi dipakai sebagai obat. jangan keluyuran malam-malam. Tips Cara Menghindari NARKOBA 1. bertindak positif. 5. hanya Morphin saja. 3. Bersantailah dengan keluarga. bahwa ancaman hukuman untuk penyalah guna Narkoba. Selalu berusaha menjadi pribadi yang baik. menjadi tempat yang paling menyenangkan. merusak . Anjing tersebut memberikan reaksi yaitu : tiarap. bertanggungjawab. tetapi hadapi dan atasi persoalan sampai tuntas. ketakutan. 11. Morphin ini dipergunakan untuk penghilang rasa sakit akibat luka-luka perang. tak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. masak bersama. kecuali perintah dokter/alasan medis. organisasi sosial. Tahun 1898 pabrik obat BAYER memproduksi obat tersebut dengan nama HEROIN. dan sebagainya. sehingga candu tersebut diolah dengan berbagai campuran khusus dan jenisnyapun bertambah banyak seperti Extasy. dan muntah-muntah. Campuran ini membawa efek ketika diuji coba pada anjing. Putaw. Kuatkan iman. Tahun 1874 seorang ahli kimia bernama Alder Wright dari London merebus cairan morphin dengan asam anhidrat ( cairan asam yang ada pada sejenis jamur). 7. piknik. Lakukan hobi bersama teman dan keluarga. saling mengingatkan dan saling memaafkan agar semakin mendewasakan pribadi masing-masing. sebagai obat resmi penghilang sakit. Selalu ingatkan. Gunakan waktu dan tempat yang aman. pertimbangan) lebih banyak dari pada emosi. 10. 4. walaupun untuk iseng atau untuk alasan lain. susunan syaraf pusat. apalagi bagi pengedar Narkoba adalah Lembaga Pemasyarakatan. 8. makan bersama. Jangan pernah mencobanya. Ingatkan bahwa Narkoba akan merusak kerja otak. Perkembangan teknologi tak dapat dibendung. jadilah figure/sosok yang diteladani. beres-beres bersama nonton bersama keluarga. Berusahalah "saling mendengar". mantapkan pribadi. pakailah rasio (pemikiran.

lever dan sebagainya. .ginjal. Lebih baik mencegah putra-putri kita terkena pengaruh Narkoba daripada kita harus mengobatinya. Karena untuk proses pengobatan dan penyembuhan tidaklah mudah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful