NARKOBA MENURUT HUKUM ISLAM HUKUM MUKHADDIRAT (NARKOTIK) Oleh Dr.

Yusuf Qardhawi Pertanyaan Al-Qur'anul Karim dan Hadits Syarif menyebutkan pengharaman khamar, tetapi tidak menyebutkan keharaman bermacam-macam benda padat yang memabukkan, seperti ganja dan heroin. Maka bagaimanakah hukum syara' terhadap penggunaan benda-benda tersebut, sementara sebagian kaum muslim tetap mempergunakannya dengan alasan bahwa agama tidak mengharamkannya? Jawaban Segala puji kepunyaan Allah, shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasulullah. Wa ba'du: Ganja, heroin, serta bentuk lainnya baik padat maupun cair yang terkenal dengan sebutan mukhaddirat (narkotik) adalah termasuk benda-benda yang diharamkan syara' tanpa diperselisihkan lagi di antara ulama. Dalil yang menunjukkan keharamannya adalah sebagai berikut: 1. Ia termasuk kategori khamar menurut batasan yang dikemukakan Amirul Mukminin Umar bin Khattab r.a.: "Khamar ialah segala sesuatu yang menutup akal."1 Yakni yang mengacaukan, menutup, dan mengeluarkan akal dari tabiatnya yang dapat membedakan antar sesuatu dan mampu menetapkan sesuatu. Benda-benda ini akan mempengaruhi akal dalam menghukumi atau menetapkan sesuatu, sehingga terjadi kekacauan dan ketidaktentuan, yang jauh dipandang dekat dan yang dekat dipandang jauh. Karena itu sering kali terjadi kecelakaan lalu lintas sebagai akibat dari pengaruh benda-benda memabukkan itu. 2. Barang-barang tersebut, seandainya tidak termasuk dalam kategori khamar atau "memabukkan," maka ia tetap haram dari segi "melemahkan" (menjadikan loyo). Imam Abu Daud meriwayatkan dari Ummu Salamah. "Bahwa Nabi saw. melarang segala sesuatu yang memabukkan dan melemahkan (menjadikan lemah)."2 Al-mufattir ialah sesuatu yang menjadikan tubuh loyo tidak bertenaga. Larangan dalam hadits ini adalah untuk mengharamkan, karena itulah hukum asal bagi suatu larangan, selain itu juga disebabkan dirangkaikannya antara yang memabukkan --yang sudah disepakati haramnya-- dengan mufattir 3. Bahwa benda-benda tersebut seandainya tidak termasuk dalam

" (al-Baqarah: 195) Dalil lainnya mengenai persoalan itu ialah bahwa seluruh pemerintahan (negara) memerangi narkotik dan menjatuhkan hukuman yang sangat berat kepada yang mengusahakan dan mengedarkannya. dan mubah? Beliau menjawab: "Memakan (mengisap) ganja yang keras ini terhukum haram. Hukuman ini memang tepat dan benar. dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk ." (an-Nisa': 29) ".kategori memabukkan dan melemahkan. Bahkan sebagian negara menjatuhkan hukuman mati kepada pedagang dan pengedarnya.. dan tidak boleh dikubur di pemakaman kaum muslim. tidak perlu dishalati. maka dia terhukum kafir dan diminta agar bertobat.s. halal. bersabda: "Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan tidak boleh memberi bahaya (mudarat) kepada orang lain. sedangkan diantara ketetapan syara': bahwa lslam mengharamkan memakan sesuatu yang buruk dan membahayakan.. tetap memberikan hukuman berat kepada siapa saja yang terlibat narkotik. Sedangkan orang yang menganggap bahwa ganja halal. maka ia termasuk dalam jenis khabaits (sesuatu yang buruk) dan membahayakan. sedikit atau banyak.. tetapi mengisap dalam jumlah banyak dan memabukkan adalah haram menurut kesepakatan kaum muslim.. Jika ia bertobat maka selesailah urusannya. Oleh karena itu. sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu. karena pada hakikatnya para pengedar itu membunuh bangsa-bangsa demi mengeruk kekayaan. sebagaimana flrman Allah dalam menyifati Rasul-Nya a.."3 Segala sesuatu yang membahayakan manusia adalah haram: "Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sehingga pemerintahan suatu negara yang memperbolehkan khamar dan minuman keras lainnya sekalipun. yang tidak perlu dimandikan jenazahnya."(al-A'raf: 157) Dan Rasulullah saw. Hukum orang yang murtad itu lebih buruk daripada orang Yahudi dan Nasrani.. tetapi jika tidak mau bertobat maka dia harus dibunuh sebagai orang kafir murtad. baik ia beriktikad bahwa hal itu halal bagi masyarakat umum maupun hanya untuk orang-orang . Sama saja hukumnya... dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan . Syekhul lslam Ibnu Taimiyah rahimahullah pernah ditanya mengenai apa yang wajib diberlakukan terhadap orang yang mengisap ganja dan orang yang mendakwakan bahwa semua itu jaiz. ia termasuk seburuk-buruk benda kotor yang diharamkan. di dalam kitab-kitab Ahli Kitab: ". mereka lebih layak mendapatkan hukuman qishash dibandingkan orangyang membunuh seorang atau dua orang manusia.

Berbeda dengan al-banj dan lainnya yang tidak menjadikan kecanduan dan tidak digemari. Demikian pula dengan ganja. maka mereka dijatuhi hukuman mati.tertentu yang beranggapan bahwa ganja merupakan santapan untuk berpikir dan berdzikir serta dapat membangkitkan kemauan yang beku ke tempat yang terhormat. Mengisap ganja sedikit akan mendorong si pengisap untuk meraih lebih banyak lagi seperti halnya . tetapi jika tidak memabukkan maka pengisapnya dijatuhi hukuman ta'zir yang lebih ringan daripada hukuman jald (dera). Karena ganja ini muncul lantas muncul pula pedang pasukan Tatar. seperti al-banj (Ienis tumbuh-tumbuhan yang dapat membius) dan sejenisnya yang dapat menutup akal tetapi tidak memabukkan. bahkan ganja itu menimbulkan kecanduan dan kelezatan serta kebingungan (karena gembira atau susah). apabila mereka bertakwa serta beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang saleh. diantaranya adalah merajalelanya ganja terkutuk ini. maka ia dijatuhi hukuman dera dengan cemeti sebanyak delapan puluh kali atau empat puluh kali. maka pelakunya dikenai hukum ta'zir."4 Maksudnya. semua itu adalah haram menurut kesepakatan kaum muslim. dan ini merupakan hukuman yang tepat. maka pelakunya dikenai hukum had. Tetapi orang yang menganggap hal itu halal. Ganja ini termasuk barang haram yang digemari oleh pengisapnya dan sulit untuk ditinggalkan. ganja itu memabukkan seperti minuman keras. Sebagian fuqaha memang tidak menetapkan hukuman dera. Namun demikian. maka dia adalah kafir dan harus dijatuhi hukuman mati. kemunculan atau kedatangan serbuan pasukan Tatar sebagai hukuman dari Allah karena telah merajalelanya kemunkaran di kalangan umat Islam. mereka dijatuhi hukuman dera." Sebagian orang salaf pernah ada yang berprasangka bahwa khamar Itu mubah bagi orangorang tertentu. padahal sebenarnya tidak demikian. karena pengisapnya menjadi kecanduan terhadapnya dan terus memperbanyak (mengisapnya banyak-banyak). karena mereka mengira bahwa ganja dapat menghilangkan akal tetapi tidak memabukkan. barangsiapa yang berkeyakinan bahwa ganja haram tetapi ia mengisapnya. dan inilah yang mendorong seseorang untuk mendapatkan dan merasakannya. kemudian mereka tetap bertakwa dan beriman. maka sepakatlah Umar dengan Ali dan para sahabat lainnya bahwa apabila yang meminum khamar masih mengakui sebagai perbuatan haram. karena menakwilkan firman Allah Ta'ala: "Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu. Kaidah syariat menetapkan bahwa barang-barang haram yang digemari nafsu seperti khamar dan zina.. Yang benar. Barangsiapa mengisapnya dan memabukkan maka ia dijatuhi hukuman dera seperti meminum khamar. tetapi jika mereka terus saja meminumnya karena menganggapnya halal. dan untuk itulah mereka mempergunakannya." (alMa'idah 93) Ketika kasus ini dibawa kepada Umar bin Khattab dan dimusyawarahkan dengan beberapa orang sahabat. seperti bangkai. sedangkan yang tidak digemari oleh nafsu. kemudian mereka (tetap juga) bertakwa dan berbuat kebajikan . Di tempat lain beliau (Ibnu Taimiyah) berkata pula: "Ada juga orang yang mengatakan bahwa ganja hanya mengubah akal tetapi tidak memabukkan seperti al-banj. Dan munculnya kebiasaan memakan atau mengisap ganja ini di kalangan masyarakat hampir bersamaan dengan munculnya pasukan Tatar.. Nash-nash Al-Kitab dan As-Sunnah mengharamkan atas orang yang berusaha memperoleh sesuatu yang haram sebagaimana terhadap barang lainnya.

dan orang yang sudah terbiasa mengisap ganja akan sangat sulit untuk meninggalkannya. Dengan demikian. Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka di dunia. kejahatan dan kerusakan mereka melebihi perampok dan penyamun.Mheroin.. Sebab tidak mungkin menyebutkan setiap hal secara khusus (kasus perkasus).. Selain itu. bahkan lebih sulit daripada meninggalkan khamar. Sebab di dalam Al-Qur'an dan hadits terdapat kalimat-kalimat yang simpel yang merupakan kaidah umum dan ketentuan global. dan di akhirat mereka memperoleh siksaan yang beraL" (al-Ma'idah: 33) . Maka orangorang seperti inilah yang lebih utama untuk dijatuhi hukuman seperti yang tertera dalam firman Allah: "Dan dalam qishash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu.. morfin. pengisapnya wajib dikenakan hukuman. Adapun orang yang mengatakan bahwa masalah ganja ini tidak terdapat ketentuan hukumnya dalam Al-Qur'an dan hadits. karena ia memperdagangkan ruh umat untuk memperkaya dirinya sendiri. tergantung kepada mafsadat yang ditimbulkan pelakunya.adalah haram dan sangat haram menurut kesepakatan kaum muslim. Maka para fuqaha bersepakat bahwa pengisap ganja wajib dijatuhi hukum had(hukuman yang pasti bentuk dan bilangannya) sebagaimana halnya khamar. dan sebagainya yang termasuk makhaddirat (narkotik) --khususnya jenis-jenis membahayakan yang sekarang mereka istilahkan dengan racun putih-. Hal ini disebutkan dalam Al-Qur'an dan al-hadits dengan istilah 'aam (umum). bahaya ganja dari satu segi lebih besar daripada bahaya khamar. opium.. Karena itu. orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi . termasuk dosa besar yang membinasakan." (al-Ma'idah: 33) Bahkan kenyataannya. dan pengedar atau pedagangnya harus dijatuhi hukuman mati... yang mencakup segala kandungannya.maka mereka termasuk golongan: ".minuman yang memabukkan. supaya kamu bertakwa. hai orang-orangyang berakal. maka pendapatnya ini hanyalah disebabkan kebodohannya. nyatalah bagi kita bahwa ganja. orang-orang yang menggunakan kekayaan dan jabatannya untuk membantu orang yang terlibat narkotik ini. karena itu tidak mengherankan jika mereka dijatuhi hukuman seperti perampok dan penyamun: "." (al-Baqarah: 179) Adapun hukuman ta'zir menurut para fuqaha muhaqqiq (ahli membuat keputusan) bisa saja berupa hukuman mati.

A. Tetapi dalam praktek penegakan hukumnya masih terkesan tidak sungguh-sungguh. karena seringkali pelaku hanya dihukum ringan atau malah dibebaskan begitu saja. Pendahuluan Kemajuan-kemajuan yang dicapai di era reformasi cukup memberikan harapan yang lebih baik. Surabaya.Hum. Denpasar termasuk Yogyakarta dulu dikenal hanya merupakan daerah transit peredaran narkoba. Alkohol dan Zat adiktif lainnya) baik mengkonsumsi maupun mengedarkannya. namun di sisi lain dapat pula menimbulkan addication (ketagihan dan ketergantungan) tanpa adanya pembatasan. sebenarnya sudah jauh dari cukup sebagai dasar pemberantasan dan penanggulangan penyalahgunaan narkoba. Keadaan ini sungguh sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan. Denpasar termasuk Yogyakarta dulu dikenal hanya merupakan daerah transit peredaran narkoba. karena bahaya yang ditimbulkan dapat mengancam keberadaan generasi muda yang kita harapkan kelak akan menjadi pewaris dan penerus perjuangan bangsa di masa-masa mendatang. Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta. M.PENYALAHGUNAAN NARKOBA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA Oleh : Bambang Sutiyoso. maka upaya penanggulangannya tidak dapat semata-mata dibebankan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum saja. instrumen hukum yang mengaturnya baik berupa peraturan perundang-undangan maupun konvensi yang sudah diratifikasi. ABSTRACT Kasus penyalahgunaan narkoba beberapa tahun ini meningkat pesat. Kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta. pelajar bahkan tidak sedikit kalangan eksekutif maupun bisnisman telah terjangkit barang-barang haram tersebut. Secara yuridis. namun seiring perkembangan globalisasi dunia. kota-kota besar di Indonesia sudah merupakan pasar peredaran narkoba. Mengingat peredaran narkoba sekarang ini sudah begitu merebak. pelayanan kesehatan dan pengembangan ilmu pengetahuan. SH. Meskipun diakui bersama bahwa narkoba di satu sisi merupakan obat atau bahan yang bermanfaat dibidang pengobatan. apalagi para pelakunya sebagian besar adalah generasi muda yang diharapkan menjadi pewaris dan penerus perjuangan bangsa di masa depan. namun di sisi lain masih ada masalah yang memprihatinkan khususnya menyangkut perilaku sebagian generasi muda kita yang terperangkap pada penyalahgunaan NARKOBA/NAZA (Narkotika. Dalam upaya pananggulangannya. kotakota besar di Indonesia sudah merupakan pasar peredaran narkoba. namun telah merambah kepada para mahasiswa. Hal itu mengisyaratkan kepada kita untuk peduli dan memperhatikan secara lebih khusus untuk menanggulanginya. frustasi maupun orang-orang yang berkehidupan malam. Untuk itulah dalam tulisan ini akan . Sasaran pasar peredaran narkoba sekarang ini tidak terbatas pada orang-orang yang broken home. tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Surabaya. masyarakat mempunyai kesempatan yang luas-luasnya untuk berperan serta dalam membantu upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. namun seiring perkembangan waktu. pengendalian dan pengawasan yang ketat dan seksama dari pihak yang berwenang.

. 2.1. meliputi : Alfesetilmetadol. Deksamfetamina. opium.Jenis-jenis Narkoba. Golongan A berkadar alkohol 1-5 % Golongan B berkadar alkohol 5-20 % Golongan C berkada alkohol 20-50 % B. dapat digunakan sebagai salah satu upaya preventif (pencegahan) serta untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahayanya narkoba. hilangnya rasa. Golongan III. N-etil MDA.2. Golongan I. Nitrazepam. Psikotropika adalah zat atau obat baik alamiah maupun sintesis bukan narkotika yang berkhasiat psikotropika melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman baik sintesis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Dokstroprosifem. Stimulant yaitu meningkatkan keaktifan susunan syaraf pusat sehingga merangsang dan meningkatkan kemampuan fisik seseorang. 3. Depresant yaitu mengendurkan atau mengurangi aktivitas atau kegiatan susunan syaraf pusat. sehingga dipergunakan untuk menenangkan syaraf seseorang untuk dapat tidur/istirahat. Butalbital. tanaman koka-daun kokakokain mentah-kokaina. Jenis-Jenis Narkoba Ada beberapa jenis-jenis narkoba yang diatur dalam peraturan perundang-undangan di atas. Golongan III. Benzetidin. Golongan II. Golongan IV. B. c. heroin-morphine. Buprenorfina. Minuman keras adalah minuman beralkohol tetapi bukan obat. 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika. 22 Tahun 1997 tentang Narkotika dan UU No. meliputi : Amfetamina (Sabu-sabu). Psikotropika dan minuman keras antara lain : a. Diharapkan dengan disosialisasikannya masalah ini kepada masyarakat luas.dikemukakan masalah penyalahgunaan narkoba dalam tinjauan yuridis. meliputi : Diazepam (Nipam/BK/Magadon). Golongan II. meliputi: tanaman papaver somniverum. b. terutama didasarkan pada UU No. seperti bintik-bintik merah pada kulit. Dihidro-kodenia. Golongan I. kudis dsb. Betametadol. Halusinogen yaitu menimbulkan perasaan-perasaan yang tidak riel atau khayalankhayalan yang menyenangkan Akibat yang ditimbulkan bagi para penyalahgunaan Narkoba dan minuman keras yang sudah adict atau kecanduan antara lain : a. Pengaruh dan Akibatnya B. MMDA yang terdapat kandungan ectasy. meliputi : MDMA (Ectasy). ganja. sebagaimana berikut ini : 1. Narkotika mengakibatkan : Merusak susunan susunan syaraf pusat Merusak organ tubuh. yang terbagi dalam tiga golongan. mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan yang dibedakan dalam golongan-golongan tertentu. seperti hati dan ginjal Menimbulkan penyakit kulit. meliputi : Asetihidroteina. Pengaruh dan akibat Narkoba Pengaruh Narkotika. meliputi : Amobarbital. Fenetilena.

lambung dan otot. timbul khayalan menakutkan.3. sehingga tidak dapat membendung pengaruh negatif dari lingkungannya. untuk memperoleh narkotika dilakukan dengan segala macam cara dimulai dengan mengambil barang milik sendiri. kelelahan dan mulut terasa kaku serta dapat mengakibatkan kematian kalau terlalu over dosis. Psikotropika. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyalahgunaan narkoba Ada beberapa faktor dapat mempengaruhi penyalahgunaan narkoba. Minuman keras. Tapi lama kelamaan dirinya terperangkap pada jerat penyalahgunaan narkoba. nikmat. pankreas. Namun karena tempat tersebut dinilai tidak aman maka tempat transaksinya berpindah-pindah supaya terhindar dari petugas kepolisian. ginjal. pendarahan otak. B. Untuk pil ecstasy reaksinya relatif cepat. yaitu 30-40 menit setelah diminum. jantung. yaitu : a. moral dan daya fikir Cenderung melakukan penyimpangan sosial dalam masyarakat. Pada awalnya mungkin sekedar motif ingin tahu dan coba-coba terhadap hal yang baru. seperti senang berbohong. Hal tersebut dapat terjadi karena benteng pertahanan dirinya lemah. lemah mental. diskotik. berkelahi. menurunkan emosi. pergaulan dan lain-lain. gelisah. Gangguan Kamtibmas : akibat minuman keras akan menekan pusat pengendalian seseorang. Efek terhadap organ tubuh : gangguan pada otak. mengasingkan dari lingkungan dsb. jantung. yaitu pengaruh yang ditimbulkan dari lingkungan sosial pelaku. denyut jantung meningkat. karaoke. berakibat antara lain : Gangguan fisik : gangguan dan kerusakan pada hati. Demikian pula sasaran peredaran narkoba pada mulanya juga terbatas pada kalangan tempat hiburan malam. merampok dan sebagainya. Faktor kepribadian : rendah diri. Efek samping : muntah dan mual. menimbulkan khayalan yang menyenangkan. kulit dan kemaluan. hati. C. keluarga. bahagia fisik dan mental sampai reaksi ecstasy tersebut berakhir (2-6 jam). depresi. menodong. merusak barang milik orang lain. bahagia semu. Karena ketagihan. menimbulkan rasa nikmat. sakit kepala. sehingga yang bersangkutan menjadi berani dan agresif. nafsu makan berkurang.4. hipertensi. baik lingkungan sekolah. seperti pub. meningkatkan kewaspadaan. apatis terhadap lingkungan. Efek lain : tidur berlama-lama.Melemahkan fisik. . Tempat dan sasaran peredaran Tempat peredaran narkoba pada mulanya di tempat-tempat hiburan. mencuri. kemampuan belajar menurun. Faktor lingkungan sosial. b. Untuk menutupi itu semua dan biar merasa eksis maka melakukan penyalahgunaan narkoba. B. kemudian kesempatan yang memungkinkan serta didukung adanya sarana dan prasarana. pemakainya terasa hangat. mudah tersinggung. yang kemudian diekspresikan dengan cara-cara yang melanggar norma-norma. jantung lemah. b. energik. free seks dll. emosi tidak stabil. bahkan tidak sedikit yang melakukan tindakan kriminal. terutama yang populer adalah ecstasy dan sabu-sabu mengakibatkan : Efek farmakologi : meningkatkan daya tahan tubuh. Gangguan jiwa : gangguan otak/daya ingatan. kejang-kejang. namun buruknya setelah itu tubuh berubah seperti keracunan.

eksekutif. e. Diharapkan dengan adanya batas . UU Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika b. Itulah salah satu sisi kelemahan dari Undang-undang Narkotika yang tidak mencantumkan batas minimum ancaman hukuman kepada para pelaku penyalahgunaan narkoba. pengedar. Perkara narkotika termasuk perkara yang didahulukan dari perkara lain untuk diajukan ke pengadilan guna penyelesaian secepatnya. Kep. apakah sebagai pemakai. Pengaturan Narkoba Dalam Perundang-undangan C. dalam UU No.tetapi kemudian merambah kepada mahasiswa. Hal ini yang kadang membuat masyarakat menjadi tidak puas dan timbul kesan negatif kepada lembaga peradilan yang dinilai tidak sungguhsungguh dalam menegakkan hukum untuk menjerat pelaku penyalahgunaan Narkoba. Tapi dalam praktek peradilan. 5 tahun 1997. PP Nomor 1 Tahun 1980 tentang ketentuan Penanaman Papaver. 8 Tahun 1976 tentang Perngesahan Konvensi Tunggal Narkotika 1961 g.1. Keputusan Presiden No. Ketentuan Pidana Penyalahgunaan Narkoba termasuk kualifikasi perbuatan pidana (delict) yang diatur dalam peraturan perundang-undangan sebagaimana disebutkan di atas. Hukum pidana menganut asas legalitas. UU Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan d. sindikat. Tentang Ketentuan Pidana Narkotika diatur dalam UU No. Koka dan Ganja. Tentu saja ini tidak membuat si pelaku menjadi jera. penyalur. 25 Milyar. bisnisman dan masyarakat luas. Pasal 78 s/d 100.2. sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (1) KUHP yang menegaskan : Tiada suatu perbuatan dapat dipidanakan kecuali atas kekuatan aturan pidana dalam perundang-undangan yang telah ada. pengimpor atau pengekspor. Demikian juga bagi pelaku delik psikotropika. Pasal 59-72. Konvensi Pemberantasan Peredaran Gelap Narkotika dan Psikotropika 1988 h. membuat korporasi dan sebagainya. produsen ilegal./SK/VIII/1997 tentang Penetapan Alat-alat dan Bahanbahan sebagai barang di Bawah Pengawasan C. dapat dikenai hukuman pidana penjara sampai 20 tahun dan denda sampai Rp. seringkali hakim menjatuhkan pidana yang sangat ringan hanya beberapa bulan saja atau malah dibebaskan kepada pelaku penyalahgunaan narkoba. UU No. Kalau dilihat ketentuan pidananya sebenarnya sudah cukup berat. 22 Tahun 1997. Berat ringannya hukuman tergantung pada tingkat penyalahgunaan narkoba. Menkes No. Bagi pelaku delik narkotika dapat dikenakan pidana penjara sampai dengan 20 tahun atau maksimal dengan pidana mati dan denda sampai Rp. UU Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika c. sebelum perbuatan dilakukan . C. Oleh karena itulah pemerintah dalam sidang kabinet bidang Polkam yang dipimpin Presiden Gus Dur memutuskan akan membuat hukuman minimal 12 s/d 20 Tahun untuk para pelaku pengedar dan penyalahgunaan narkoba.Kes. pelajar. 3 tahun 1997 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol f. Bab XII. Landasan Hukum Landasan hukum yang berupa peraturan perundang-undangan dan konvensi yang sudah diratifikasi cukup banyak. 750 juta. di antaranya adalah : a. 196/Men. Bab XIV tentang Ketentuan Pidana.

Rehabilitasi berupaya menyantuni dan memperlakukan secara wajar para korban narkoba agar dapat kembali ke masyarakat dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. . Kuratif (pengobatan). Rehabilitatif (rehabilitasi). penyuluhan oleh pihak yang kompeten baik di sekolah dan masyarakat. Masingmasing dapat berperan sesuai bidangnya masing-masing. E. Upaya Penanggulangannya Upaya penanggulangan penyalahgunaan Narkoba dapat dilakukan melalui beberapa cara. tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama. Kalau masyarakat mengetahui harus segera melaporkan kepada pihak berwajib dan tidak boleh main hakim sendiri. Preventif (pencegahan). Pencegahan adalah lebih baik dari pada pemberantasan. d. sekolah. seperti keluarga. Kita tidak boleh mengasingkan para korban Narkoba yang sudah sadar dan bertobat. seperti pembinaan dan pengawasan dalam keluarga. pelaku penyalahgunaan narkoba akan berpikir ulang melakukan tindakannya. b. LSM dan Pemerintah untuk bersatu padu mencegah dan memberantas bahaya Narkoba. yaitu untuk membentuk masyarakat yang mempunyai ketahanan dan kekebalan terhadap narkoba. Represif (penindakan). bertujuan penyembuhan para korban baik secara medis maupun dengan media lain. pesantren-pesantren. yang dilakukan oleh para penegak hukum atau aparat keamanan yang dibantu oleh masyarakat.minimum hukuman. supaya mereka tidak terjerumus kembali sebagai pecandu narkoba. proporsional dan tidak melanggar rambu-rambu hukum. D. pengawasan tempattempat hiburan malam oleh pihak keamanan. masyarakat. sebagai berikut ini : a. Penutup Upaya penanggulangan bahaya Narkoba tidak semata-mata tugas Pemerintah (Kepolisian). Di Indonesia sudah banyak didirikan tempat-tempat penyembuhan dan rehabilitasi pecandu narkoba seperti Yayasan Titihan Respati. pengawasan distribusi obat-obatan ilegal dan melakukan tindakan-tindakan lain yang bertujuan untuk mengurangi atau meniadakan kesempatan terjadinya penyalahgunaan Narkoba. ulama. yayasan Pondok Bina Kasih dll. pengajian oleh para ulama. Untuk itu harus ada upaya terpadu (integrated) dari semua pihak. c. yaitu menindak dan memberantas penyalahgunaan narkoba melalui jalur hukum. Pencegahan penyalahgunaan Narkoba dapat dilakukan dengan berbagai cara. Mari kita perangi narkoba. dilakukan agar setelah pengobatan selesai para korban tidak kambuh kembali ketagihan Narkoba. selamatkan saudara-saudara kita.

Opioid: o depresi berat o apatis o rasa lelah berlebihan o malas bergerak o banyak tidur o gugup o gelisah o selalu merasa curiga o denyut jantung bertambah cepat o rasa gembira berlebihan o banyak bicara namun cadel . Depresan Pemakai akan tertidur atau tidak sadarkan diri. penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga. lama-lama saraf-sarafnya akan rusak dan bisa mengakibatkan kematian. tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw). Stimulan Mempercepat kerja organ tubuh seperti jantung dan otak sehingga pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. 2. 4. Adapun bahaya narkoba berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut: 1. Bahaya penyalahgunaan narkoba bagi tubuh manusia Secara umum semua jenis narkoba jika disalahgunakan akan memberikan empat dampak sebagai berikut: 1. Sebab. masyarakat.com Content Team Bahaya narkoba sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Halusinogen Pemakai akan berhalusinasi (melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada). dan masa depan bangsa. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. 3. Karena organ tubuh terus dipaksa bekerja di luar batas normal. Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya.Bahaya Narkoba Oleh: AsianBrain. Adiktif Pemakai akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya.

dan berair sering melamun pendengaran terganggu selalu tertawa terkadang cepat marah tidak bergairah gelisah dehidrasi tulang gigi keropos liver saraf otak dan saraf mata rusak skizofrenia enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat. Kokain o o o o o o o o o o o o o o 3. Ectasy o o o o o o o .o o o o o o o o o rasa harga diri meningkat kejang-kejang pupil mata mengecil tekanan darah meningkat berkeringat dingin mual hingga muntah luka pada sekat rongga hidung kehilangan nafsu makan turunnya berat badan denyut jantung bertambah cepat gelisah rasa gembira berlebihan rasa harga diri meningkat banyak bicara kejang-kejang pupil mata melebar berkeringat dingin mual hingga muntah mudah berkelahi pendarahan pada otak penyumbatan pembuluh darah pergerakan mata tidak terkendali kekakuan otot leher mata sembab kantung mata terlihat bengkak. merah. berkeringat sulit tidur kerusakan saraf otak dehidrasi gangguan liver tulang dan gigi keropos 2. Ganja o o o o o o o o o o o o o 4.

6. pelajar bisa menggunakan uang sekolahnya untuk membeli narkoba jika sudah tidak mempunyai persediaan uang. berkarya. bekerja. terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas o banyak bicara o denyut jantung bertambah cepat o pendarahan otak o shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian. dan Wilaya-wilayah asia lainnya. Shabu-shabu: o enerjik o paranoid o sulit tidur o sulit berfikir o kerusakan saraf otak. Dengan kondisi tubuh yang rusak. Tahun 1806 seorang dokter dari Westphalia bernama friedrich Wilhelim menemukan modifikasi candu yang dicampur amoniak yang dikenal dengan nama Morphin ( diambil dari nama dewi mimpi yunani yang bernama Morphius). Penyebaran selanjutnya adalah ke daerah India. Misalnya.tahun 1856 waktu pecah perang . Benzodiazepin: o berjalan sempoyongan o wajah kemerahan o banyak bicara tapi cadel o mudah marah o konsentrasi terganggu o kerusakan organ-organ tubuh terutama otak o o Perilaku pemakai untuk mendapatkan narkoba y y y y melakukan berbagai cara untuk mendapatkan narkoba secara terus-menerus Pemakai yang sudah berada pada tahap kecanduan akan melakukan berbagai cara untuk bisa mendapatkan narkoba kembali.tidak nafsu makan saraf mata rusak 5. teman. Sejarah Narkoba Sebelum muncul istilah narkoba lama sudah kita mengenal apa yang dinamakan dengan Candu. atau tetangga. Bahkan. mustahil bagi pemakai untuk belajar. atau melakukan hal-hal positif lainnya. dalam catatan sejarah kurang lebih tahun 2000 SM di Samaria ditemukan sari bunga opium atau kemudian lebih dikenal dengan nama OPIUM ( Candu = Papavor somniferitum). Bunga ini tumbuh subur didaerah dataran tinggi diatas ketinggian 500 meter diatas permukaan laut. mereka bisa mencuri uang dari orangtua. Hal tersebut tentu akan mengganggu stabilitas sosial. Cina.

Jangan menghindar dari problem. mengantuk. Selalu ingatkan. hanya Morphin saja. susunan syaraf pusat. 5. Pilihlah pergaulan yang aman jangan yang berbahaya. merusak . Morphin ini dipergunakan untuk penghilang rasa sakit akibat luka-luka perang. Lakukan hobi bersama teman dan keluarga. 3. Jangan pernah mencobanya. Tips Cara Menghindari NARKOBA 1. apalagi bagi pengedar Narkoba adalah Lembaga Pemasyarakatan. Gunakan waktu dan tempat yang aman. ikutilah klub olah raga. bila tak mampu konsultasi pada ahli. Pilih kegiatan yang sehat. bertanggungjawab. 2. Tahun 1874 seorang ahli kimia bernama Alder Wright dari London merebus cairan morphin dengan asam anhidrat ( cairan asam yang ada pada sejenis jamur). Kuatkan iman. Anjing tersebut memberikan reaksi yaitu : tiarap. jangan keluyuran malam-malam. 7. Sakit ini Heroin tidak lagi dipakai sebagai obat. Ingatkan bahwa Narkoba akan merusak kerja otak. Selalu berusaha menjadi pribadi yang baik. paling menenangkan sehingga membuat "betah" tinggal bersama "sahabat". Buatlah keluarga. 9. rumah tangga. Perkembangan teknologi tak dapat dibendung. Campuran ini membawa efek ketika diuji coba pada anjing. piknik. Berusahalah "saling mendengar". makan bersama. berkaraoke. 8. Putaw. bahwa ancaman hukuman untuk penyalah guna Narkoba. sehingga candu tersebut diolah dengan berbagai campuran khusus dan jenisnyapun bertambah banyak seperti Extasy. tetapi hadapi dan atasi persoalan sampai tuntas. jadilah figure/sosok yang diteladani. pertimbangan) lebih banyak dari pada emosi. dan muntah-muntah. mantapkan pribadi. 6. Bersantailah dengan keluarga. dan sebagainya. walaupun untuk iseng atau untuk alasan lain. organisasi sosial. saling mengingatkan dan saling memaafkan agar semakin mendewasakan pribadi masing-masing. menjadi tempat yang paling menyenangkan. bertindak positif. ketakutan. kecuali perintah dokter/alasan medis. 4. sebagai obat resmi penghilang sakit. pakailah rasio (pemikiran. Tahun 1898 pabrik obat BAYER memproduksi obat tersebut dengan nama HEROIN.saudara di Amerika Seriakt. masak bersama. tak merugikan diri sendiri ataupun orang lain. 11. 10. beres-beres bersama nonton bersama keluarga.

lever dan sebagainya. Karena untuk proses pengobatan dan penyembuhan tidaklah mudah dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Lebih baik mencegah putra-putri kita terkena pengaruh Narkoba daripada kita harus mengobatinya. .ginjal.