SEJARAH ISRAEL SESUDAH PEMBUANGAN DI BABEL SAMPAI KELAHIRAN YESUS (c.

538 sM – 4 sM)
I PERIODE PERSIA (c. 538-332 sM) Peristiwa dan tahun penting: • 587/586 sM Yerusalem ditaklukkan oleh Nebukadnezar, raja Babel. Bait Suci dan tembok Yerusalem dihancurkan. Sebagian besar penduduk Yerusalem ditawan dan dibawa ke Babel (2 Raja 25; 2 Taw 36:11-21; Yer 25). 539 sM Koresh, raja Persia, menaklukkan Babel. 538/537 sM Atas perintah Koresh, sebagian orang Yahudi yang tertawan di Babel kembali ke Palestina di bawah pimpinan Zerubabel dan imam Yesua. Koresh memerintahkan mereka untuk membangun kembali Bait Allah di Yerusalem (2 Taw 36:22-23; Ezra 1-6; bdk Yes 44:21-45:13). Mereka yang kembali dari pembuangan mengumpulkan dan mempelajari hukum Taurat sebagai pegangan hidup umat. Imam Yesua dan saudara2nya melayani ibadah kepada Allah dan upacara persembahan korban serta perayaan hari2 raya. 517/516 sM Bait Allah II selesai dibangun dan ditahbiskan (Ezra 6). Periode “Bait Allah II” dalam sejarah orang Yahudi dimulai. Rombongan kedua kembali dari Babel di bawah pimpinan imam Ezra (Ezra 7-10). Ini terjadi dalam masa pemerintahan raja Artahsasta I (464-424), meskipun tanggal yang tepat tidak bisa dipastikan. Di antara umat Tuhan yang kembali dari pembuangan berkembang kelompok “ahli Taurat” yang terdiri atas imam2 seperti Ezra, yang adalah seorang “ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa” (Ezra 7:6). Kelompok ini merupakan pemimpin religius yang berperan besar dalam masa selanjutnya dari sejarah Yahudi. Sebelum pembuangan, para pemimpin religius umat Tuhan adalah imam2 dan nabi2. Sekembali dari pembuangan, nubuat para nabi berhenti sesudah Bait Allah II selesai dibangun. Umat Tuhan sekarang dipimpin oleh para imam, yang menangani upacara2 Bait Allah serta semua keperluannya, dan ahli2 Taurat, yang penafsirannya atas hukum Taurat menjadi otoritas tertinggi bagi kehidupan religius orang Yahudi. Karya utama Ezra ialah memulihkan kembali pembacaan hukum Taurat (Neh 8-10). Umat Yahudi pasca-pembuangan berdedikasi untuk mempelajari Taurat, dan kesalehan mereka berkisar seputar ketaatan kepada Taurat, khususnya dalam hal Sabat, sunat, dan hukum2 tentang makanan. Orang Yahudi menjadi bangsa yang unik dalam dunia masa itu dalam usaha mereka untuk mendidik seluruh bangsa sebagai umat yang ber”kitab” (book religion).

• •

• •

1

26. menaklukkan Babel pada tahun 539 sM dan menitahkan orang Yahudi yang tertawan di Babel untuk kembali ke Palestina serta membangun kembali Bait Allah. pada tahun 280 sM seluruh wilayah kekuasaan Yunani diperintah oleh tiga dinasti keturunan para jenderal tersebut: Ptolemeus menguasai Mesir. 2 . kemudian Fenisia. • Darius (522-486): pemerintahannya memantapkan dinasti kerajaan Achaemenid. Satu-satunya masalah yang tidak pernah lagi timbul di antara orang Yahudi ialah penyembahan berhala. Alexander meninggal di Babel pada tahun 323 karena demam. • Nabi-nabi yang bernubuat pada masa pasca-pembuangan sampai Bait Allah II selesai dibangun adalah Hagai (Ezra 5:1. Literatur penting: • Kitab Taurat Musa (bdk Neh 8:1-9). Neh 8:18). kerajaannya jatuh ke tangan 4 orang jenderalnya (Yun. • • Tokoh-tokoh penting: • Koresh (550-529). Sesudah kematiannya. Palestina (332). 332-167 sM) Peristiwa dan tahun penting: • Alexander III (356-323) atau Alexander Agung mewarisi kerajaan Makedonia dan kegemaran berperang dari ayahnya. raja Persia. dan Antigonus menguasai Makedonia. • Artaxerxes (464-424) atau Artahsasta I. 6:14. dan Mesir. Akhirnya kerajaan Persia di bawah Darius II dikalahkan pada tahun 331. • Di bawah raja2 berikutnya kerajaan Persia mengalami kemunduran. Mereka membentuk koloni Yahudi yang besar di sana. dan Maleakhi (Mal 1:8 “gubernur” menyatakan masa pemerintahan Persia. Ia memimpin pembangunan kembali tembok Yerusalem yang dirobohkan oleh tentara Nebukadnezar. diadokhi). Banyak orang Yahudi tidak kembali ke Palestina dan terus menetap di Babel (bdk Yer 29:7). kerajaan terbesar di Timur Tengah hingga saat itu. Raja2 Persia berikutnya adalah: • Cambyses (529-522) menggantikan Koresh dan menaklukkan kerajaan Mesir. Mal 4:4 penekanan pada hukum Taurat menyatakan masa pelayanan Ezra untuk memulihkan wibawa dan otoritas Taurat. Menjelang pembuangan. dan membungakan uang dengan bunga tinggi. dengan pengajaran dan penjelasannya.• 445/444 sM Nehemia kembali ke Yerusalem sebagai gubernur di bawah Artahsasta I. Zakh 1:1ff). sejumlah besar orang Israel lari dan menetap di Mesir. Seleucus menguasai Babel hingga Syria dan Asia Kecil. lih Ezra 7:14. Philip II (359-336). Zakharia (Ezra 5:1. 25. Pada tahun 334 Alexander mulai menaklukkan Asia Kecil. yang dilayani oleh Nehemia ketika bertugas sebagai pembawa minuman raja (Neh 2:1). yang meluas “dari India sampai Etiopia” (Ester 1:1). pelanggaran Sabat. • Xerxes (485-465) adalah Ahasyweros dari kitab Ester. tidak memberi perpuluhan. Hag 1:1ff) . Masalah religius yang dihadapi umat Tuhan pasca-pembuangan ialah kawin campur dengan bangsa2 lain. II PERIODE YUNANI (c.

sastra. Di bawah • • • • • • • • • 3 . disingkat LXX). teater. 167-163 sM Periode Makabe (= Hasmoni): Imam Matatias dan kelima putranya memimpin pemberontakan orang Yahudi terhadap penjajah. pertama kali disebut selama masa pemerintahan Yonatan (160-143 sM). yaitu kaum Hasidim (“orang saleh”). serta sistem pendidikan Yunani. julukan yang juga diberikan kepada seluruh gerakan ini. pusat2 koloni Yahudi yang besar adalah kota Alexandria di Mesir dan kota perdagangan Antiokhia di Syria. hukum2 tentang makanan dihapuskan (1 Makabe 1:41-64). hari-hari raya Yahudi. sekitar tahun 200 sM. Sejak 301 sM dinasti Ptolemeus berhasil menguasai Palestina selama satu abad. dan Alexandria menjadi pusat utama koloni Yahudi. stadion. Kaum/Partai Farisi: mungkin berasal dari kelompok Hasidim. Palestina jatuh ke tangan dinasti Seleucus. Putranya yang terkenal ialah Yudas (meninggal 160 sM). pemerintahan. namun bahasa Yunani menjadi bahasa perdagangan. yaitu penerjemahan PL ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta. dan perayaan festival2 Yunani. hippodrome (stadion balap kuda atau kereta kuda). Diaspora Yahudi semakin meluas. Hak untuk mengumpulkan pajak kerajaan diberikan kepada keluarga Tobias. Diaspora Yahudi juga meluas dengan cepat: Selain Babel. Di antara orang Yahudi terjadi perpecahan antara para pendukung budaya Yunani dan para penentangnya. terutama di kota2 dan masyarakat kelas atas. dari nenek moyang mereka Hashmon. mengalahkan kekuatan Ptolemeus dan sejak 198 sM menduduki provinsi Fenisia dan Syria. Kaum Hasidim adalah para pemimpin rakyat yang setia kepada Taurat dan menentang keras proses Helenisasi. dan sunat dilarang. Pada masa dinasti Ptolemeus terjadi salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah agama. pembangunan gymnasium. dan sastra. saudara Yudas Makabe. dan bangsa2 lain. Antiokhus IV Epifanes (175-163) merampok Bait Allah di Yerusalem untuk membiayai peperangan melawan Mesir. yang dijuluki “Makabe” (= palu). Palestina menikmati masa damai secara politis. Antiokhus III yang Agung (223-187). yang juga menjadi perwakilan orang Yahudi. 168/167 Antiokhus IV mengeluarkan dekrit yang melarang praktik agama Yahudi: Kitab Suci harus dimusnahkan. Pada tahun 200 sM raja Seleucus. Meskipun bahasa Aram tetap dipakai di bekas wilayah kerajaan Persia dan bahasa Ibrani dipakai secara terbatas di antara orang Yahudi.• Era Helenistik dan proses Helenisasi di wilayah Mediterania timur: Penyebaran budaya dan gaya hidup Yunani dipercepat melalui penempatan koloni serdadu di kota-kota yang didirikan mengikuti pola perkotaan Yunani. di antara para bangsawan Yahudi. Banyak orang Yahudi dipindahkan ke Mesir. Sabat. penggunaan satu mata uang perak Yunani. dan terutama penyebaran bahasa. Pada akhir tahun 167 sM ia mempersembahkan babi sebagai korban bakaran di Bait Allah. Para penguasa Yunani memindahkan orang Yahudi dalam jumlah besar ke seluruh Asia Kecil. Budaya Yunani diterapkan di seluruh Mediterania bagian timur. Nama keluarga ini sesungguhnya adalah Hasmoni. Pada masa itu jabatan imam besar dapat dibeli dengan jumlah uang yang besar.

Jumlah mereka sekitar 6000 orang pada abad pertama Masehi. dan Mesir pada 31 sM. Literatur penting: • Septuaginta (sekitar 200 sM) • Kitab2 apokaliptik (Yes 24-27. termasuk Tempat Mahakudus di Bait Allah. Nerva (96-98). Vitellius (68-69). Otho. Nero (54-68). imam-imam termasuk kaum bangsawan dan kelas atas masyarakat Yahudi karena merekalah yang “memerintah” umat ini pada masa pasca-pembuangan. Caligula (37-41). Vespasian (69-79). yang kemudian menjadi kaisar dengan gelar Agustus) mengambil alih wilayah yang tadinya dikuasai oleh kerajaan Alexander Agung – dari Asia Kecil sampai ke Syria dan Mesir. Pada tahun 63 sM Pompey memasuki Yerusalem. 1 Henokh) • Apokrifa dan Pseudepigrapha III PERIODE ROMAWI (mulai 63 sM) Peristiwa dan tahun penting: • Sejak abad kedua sM kekaisaran Romawi semakin lama semakin berkuasa di dunia Mediterania. Kaisar-kaisar Romawi pada abad pertama: Agustus (27 sM-14 M). diangkat menjadi imam besar oleh seseorang yang mengaku diri sebagai anak Antiokhus IV.pemimpin Makabe berikutnya. Roma berhasil mewujudkan secara politis visi Alexander untuk mempersatukan dunia. bahkan sejak periode Persia sebelumnya. dan Octavian. Julius Caesar. Tokoh-tokoh penting: • Alexander Agung (356-323 sM) • Antiokhus IV Epifanes (175-163 sM) • Yudas Makabeus (meninggal 160 sM) berhasil mengalahkan tentara Syria (162 sM) dan mendapatkan kebebasan beragama bagi orang Yahudi. Jumlah kelompok ini kecil. tetapi kekuasaannya besar. tetapi mereka kemudian berkuasa ketika janda Janneus. menggantikan suaminya. Ia membawa bangsa Yahudi kepada kemerdekaan dari Syria. Tiberius (17-37 M). • Simon (143-134 sM) adalah yang terakhir hidup dari lima bersaudara keluarga Hasmoni. Anthony. 7-12. saudara Yudas. Dengan demikian Roma mengambil alih warisan budaya dan politik Alexander dan menjadi penerusnya yang sesungguhnya. Kaum Farisi terus memegang kekuasaan selama masa hidup Yesus. Domitian (81-96). • Kaum/Partai Saduki: bermula dari imam-imam yang kaya dan kaum bangsawan awam yang memerintah wilayah Yahudi sejak awal periode Yunani. Dan 2. Selama abad pertama sM tentara Romawi di bawah jenderal2nya yang terkenal (Pompey. Zakh 12-14. Makedonia menjadi provinsi Romawi pada 148 sM. Claudius (41-54). Syria pada 63 sM. Ia menjadi penguasa bangsa dan menjabat sebagai Imam Besar (140 sM). Ciri utama keanggotaannya ialah kebangsawanan. Galba. kaum Farisi dianiaya karena menentang kebijakannya. Suatu kekuasaan baru kini menaungi bagian-bagian utama dari kerajaan Alexander Agung. Alexander Janneus (103-76 sM). Alexandra (76-67). Titus (79-81). • Yonatan (160-143 sM). Trajan (98-117). Tujuan utama pemerintah Romawi ialah mempertahankan pax Romana (“damai Romawi”) • • 4 .

budaya. • Sistem perpajakan yang dibebankan kepada provinsi2 dipakai untuk membiayai keperluan militer.di dalam batas2 wilayah kekuasaannya. dan Herodes Antipas memerintah Galilea dan Perea selama kurang lebih 40 tahun. Palestina diperintah oleh keluarga Herodes. mengajar.l. Kedua tujuan ini dicapai melalui sistem transportasi dan komunikasi yang efisien. Ketika kekuasaan militer Roma dan administrasi politiknya bergerak ke arah timur. tidak lama sebelum dihancurkan oleh pasukan Romawi pada tahun 70 M. istana. Dalam pemerintahan Romawi segala sesuatu didasarkan pada hukum. Masada). Pemerintahan Archelaus sangat buruk sehingga pemerintah Romawi menyingkirkan dia pada tahun 6 M dan menggantikannya dengan seorang gubernur Romawi. Di abad kedua sM. bangsa Romawi menyempurnakan pembangunan sistem jalan raya di atas jalan yang telah dibangun sebelumnya pada masa Persia maupun Makedonia untuk tujuan2 militer. Dialah yang membunuh Yohanes Pembaptis karena Yohanes mengecam pernikahannya dengan Herodias (Mk 6:17-28). dan sesekali memperluas atau melindungi batas2 tersebut. Karyanya yang paling menonjol ialah pemugaran dan perluasan Bait Allah. • Selain mendatangkan keamanan dan pembangunan jalan raya ke wilayah Timur Tengah. Untuk mengerti tentang hidup dan karya penyelamatan Yesus serta kehidupan gereja mula-mula. Herodes Agung (Antipater) (37-4 sM) terkenal karena proyek pembangunannya: dalam masa pemerintahannya ia membangun beberapa benteng (a. kita perlu mengenal latar belakang ini. orang yang terpelajar menguasai bahasa Yunani maupun Latin. baik di darat maupun di laut. Pejabat pemerintahan memiliki imperium atau kuasa penuh. Tujuan kedua ialah memelihara sistem pengiriman makanan serta penghasilan dari pajak ke kota Roma. khususnya tentang agama Yahudi pada masa itu. selain dibebani oleh pajak negara. kuil. Filipus memerintah Iturea dan Trachonitis di utara Danau Galilea hingga 34 M. dan memerintah hingga tahun 6 M. Dengan keahliannya dalam membangun. Ius (kata Latin untuk “kuasa. sehingga beban untuk pembiayaan kerajaan jatuh kepada massa rakyat miskin. Orang Yahudi di Palestina. budaya Yunani mengalir ke barat dan berhasil menguasai kota Roma. yang dimulai sekitar tahun 19 sM dan terus berlangsung hingga 63 M. Penyalahgunaan dalam penarikan pajak merajalela. Samaria. dan budaya Yunani tetap bertahan di bagian timur Mediterania. pusat dunia Romawi. dan mati di Palestina pada abad pertama. Pontius Pilatus adalah gubernur kelima yang bertugas di Yudea (26-36 M). 5 . Bahasa Yunani tetap menjadi bahasa internasional pada waktu itu. Di luar Italia. yang hidup pada garis kemiskinan atau di bawahnya. dan Idumea. juga harus membayar iuran Bait Allah dan berbagai jenis pajak religius lainnya. • Di bawah kekuasaan Romawi.” atau “hukum sipil”) dan fas (“hukum agama. • IV AGAMA YAHUDI (YUDAISME) • Yesus hidup. dan teater. wilayah kekuasaannya dibagi-bagi oleh pemerintah Romawi di antara ketiga anaknya: Archelaus menerima Yudea. dan gereja lahir dalam konteks sosial. dan agama pada masa itu. kekaisaran Romawi tidak membawa budaya baru. Ketika Herodes Agung meninggal.” yaitu apa yang memiliki kuasa ilahi di luar negara) digabungkan dalam lembaga2 pemerintahan. Segala sesuatu di Roma bergantung pada hak atau yurisdiksi. • Kejeniusan politik Roma tercermin dalam kemahirannya di bidang hukum. orang kaya di kota2 dapat menghindari pajak. sedangkan wilayah barat mengikuti budaya Latin.

Dia mewujudkan rencana-rencana serta tujuan-tujuan-Nya bagi mereka (mis.Bait Allah II dibangun setelah orang Yahudi kembali ke Palestina dari pembuangan di Babel (dicatat oleh kitab Ezra dan Nehemia). Dialah yang memerintah atas seluruh alam semesta dan memeliharanya. (b) Providential monotheism: Allah yang Maha Kuasa itu memerintah. 30:1-5. dan mengikat perjanjian (covenant) dengan mereka (mis. Tiga aspek dari hukum Taurat mencirikan religiusitas Yahudi pada masa hidup Yesus. yang Maha Kuasa. ibadah Yahudi mulai dipusatkan kembali kepada membaca kitab Taurat dan doa. Ketiganya merupakan “boundary markers” yang memisahkan orang Yahudi dari bangsa-bangsa non-Yahudi. Yes 40-55. dan tahun demi tahun orang Yahudi diingatkan akan tujuan hidup mereka sebagai umat Allah. Sabat. pembacaan Taurat dan doa menjadi pusat ibadah Yahudi (Neh 8). masyarakat. Covenant ini diperbarui kembali oleh Allah dengan Musa (Kel 3:8). Monotheisme Yahudi mempunyai dua ciri utama: (a) Creational monotheism: Allah adalah Pencipta alam semesta dan segala sesuatu yang ada. 19 sM – 64 M. dan oleh karena itu setiap orang harus menyembah Dia saja. Ul 7:1. Sangat megah dan indah (Mk 13:1). dan menjadi unsur kunci dalam Yudaisme. Pembangunan berlangsung dari c. (2) Pemilihan Allah (Election): Allah Pencipta telah memilih Israel sebagai umat-Nya.Renovasi Bait Allah II dilaksanakan oleh Herodes Agung. 22:28. (4) Negeri Perjanjian dan Bait Suci: Salah satu unsur kunci dalam covenant Allah dengan Abraham adalah janji Allah untuk memberikan “tanah” atau “negeri” (Kej 12:1. Kis 13:19). 15:18-21. Hukum Taurat dijunjung sangat tinggi oleh orang Yahudi abad pertama. yaitu Kanaan. 96:10). 93:1.Bait Allah I dibangun oleh raja Salomo pada abad ke-10 sM. Setelah kembali dari pembuangan. . dengan mengenang kembali apa yang Allah telah lakukan untuk menyelamatkan mereka (bdk Zakh 8:20-23). Peringatan-peringatan jika Israel melanggar covenant berkaitan dengan “negeri” diberikan dalam Ul 28:64. yang mempercayai banyak dewa dan menyembah patung-patungnya dalam kuil-kuil. dan bangsa. baik dalam kehidupan pribadi. untuk menunjukkan bagaimana mereka harus hidup sesuai dengan kehendak-Nya (Ul 7:7-11). Lima ciri utama Yudaisme BA II: (1) Monotheisme: Hanya ada satu Allah yang sejati (one true God). untuk menunjukkan siapa yang benar-benar adalah milik Allah. Allah telah menebus (= “membeli kembali”) Israel dari perbudakan di Mesir dan membawa mereka ke tanah perjanjian. di bawah pimpinan Musa (Keluaran). Hari-hari raya Yahudi memperingati peristiwa2 besar ini. Ini keunikan agama Yahudi dibandingkan agama-agama lain pada masa itu. bdk 1 Raja 8:33. 537 – 517 sM. yaitu sunat. Bait Allah II dihancurkan oleh tentara Romawi pada tahun 70 M. Selama pembuangan di Babel. dihancurkan oleh tentara Babel pada tahun 587 sM (peristiwa ini dicatat dalam kitab Ratapan) . Kembalinya orang Yahudi dari Babel dipandang sebagai “Keluaran baru” (new Exodus). di bawah pimpinan imam Ezra. Mz 10:6.• Agama Yahudi. keluarga. Kej 15:17-21). Yahweh (Kel 3:13-15). yang juga dikenal sebagai Yudaisme “Bait Allah kedua” (537 sM–70M): . dan peraturan tentang makanan. (3) Hukum Taurat: Hukum Taurat adalah anugerah Allah bagi umat pilihan yang telah ditebus-Nya. Pembuangan ke Babel dimengerti oleh orang Yahudi 6 .34).

kota Yerusalem merupakan tempat istimewa. tetapi juga hidup umat dalam totalitasnya yang membawa penghormatan kepada Allah (mis. melainkan mengharapkan bahwa orang kafir akan datang ke Yerusalem. Bait Allah merupakan permatanya. juga 2 Makabe 1:27-29. Sebagian orang Yahudi lainnya mengharapkan seorang tokoh imam yang akan memulihkan kembali ibadah yang murni. (d) Ibadah yang murni. membuat negeri perjanjian menjadi tercemar dan najis. 16). Di Negeri Perjanjian itu. untuk menjumpai Allah di sana (mis Zakh 8:20-23. bangsa Yahudi yang terjajah dan menjadi tahanan di negeri mereka sendiri mengalami banyak penderitaan karena penjajah menajiskan negeri dan agama serta cara hidup mereka. 60:12). Kelompok Qumran mengharapkan dua tokoh mesianik. seorang pemimpin militer yang akan mengusir penjajah dari negeri perjanjian. termasuk bangsa Romawi pada abad pertama. 7f. 9:3. (e) Pengharapan mesianik: Orang Yahudi abad pertama menanti-nantikan Allah untuk mengutus hamba(-hamba)-Nya yang akan membawa pembebasan bagi umat-Nya. Upacara korban pada Hari Pendamaian (Yom Kippur) merupakan puncak upacara korban persembahan. Berbagai pengharapan ini terungkap dalam kitab-kitab apokrifa dan pseudepigrapha. Bait Allah didirikan di Bukit Sion. yang adalah raja keturunan Daud. (b) Pertobatan. Testament of Levi 8:11-15. Orang ini disebut Mesias (“orang yang diurapi”). Ibadah ini bukan hanya menyangkut persembahan korban secara benar di Bait Allah. karena negerinya telah dinajiskan oleh kehadiran pemerintah kafir (Yes 60:13. Tidaklah mengherankan jika mereka mulai merindukan suatu masa depan di mana Allah membebaskan mereka dari penjajahan dan menegakkan kembali kerajaan Daud yang jaya. Hal ini bukan mendorong orang Yahudi untuk “menginjili” orang kafir. Mat 23:21). orang Yahudi merasakan kehilangan yang sangat dalam ketika mereka dibuang di Babel dan Yerusalem serta Bait Allah tidak terhampiri oleh mereka (Mz 137. Di kalangan Farisi timbul pengharapan untuk seorang tokoh nabi dan ahli Taurat yang akan mengajarkan penafsiran yang benar dari hukum Taurat. Yes 18:7. dan di tengah kota Yerusalem. Yes 2:1-3). 1 QS 9:10f. yang dimurnikan kembali. Yes 60:21). Bait Allah dan khususnya Tempat Mahakudus. yang ditulis sekitar abad kedua atau pertama sM). lihat 1 Raja 8:48. yaitu imam dan nabi. Lima unsur kunci dalam pengharapan masa depan (eskatologi) ini: (a) Pengharapan untuk pemulihan seluruh 12 suku Israel yang kembali ke negeri perjanjian. (5) Pengharapan untuk masa depan: Sejak abad ke-2 sM. negeri perjanjian dipandang kudus karena Allah berada di sana di tengah-tengah mereka (Bil 35:34).sebagai hukuman Allah atas mereka berkaitan dengan pelanggaran terhadap covenant. merupakan lambang kediaman Allah di tengah umat-Nya (bdk Mat 23:21). sehingga pemerintahan satu Allah yang sejati akan terlihat di seluruh dunia (Yes 49:6b. bdk 54:12). Bagi orang Yahudi. Yeremia. kekalahan atau penghancuran orang kafir. Sebagian janji tersebut telah digenapi ketikan mereka kembali dari pembuangan di Babel. yang tidak dinajiskan oleh kehadiran orang kafir sebagai tuan-tuan tanah di tanah mereka. Janji-janji pemulihan oleh Allah dalam Yes 40-66. Bagi orang Yahudi. namun dalam tahun-tahun selanjutnya mereka dijajah oleh bangsa-bangsa kafir lainnya dan tidak memiliki kebebasan sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah (bdk Neh 9:36-37. (c) Bait Allah yang baru. dan Allah menempatkan nama-Nya di sana. antara lain Maz Salomo 17:23. bdk Mat 2:1-4. Oleh karena itu. Kehadiran bangsa-bangsa kafir. ketika satu kali setahun Imam Besar masuk ke Tempat Mahakudus dengan membawa darah lembu dan kambing untuk penebusan dosa bagi dirinya sendiri dan seluruh umat Israel. ke Bukit Sion. dan Yehezkiel sangat mereka sadari. dan kembalinya mereka ke negeri perjanjian di bawah Ezra dan Nehemiah merupakan tindakan pemulihan dan pengampunan Allah yang Maha Pemurah terhadap umat-Nya yang berdosa. Bait Allah juga merupakan pusat ibadah dan persembahan korban dalam agama Yahudi. 7 . 4 Ezra 12:31-34.

8 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful