SEJARAH ISRAEL SESUDAH PEMBUANGAN DI BABEL SAMPAI KELAHIRAN YESUS (c.

538 sM – 4 sM)
I PERIODE PERSIA (c. 538-332 sM) Peristiwa dan tahun penting: • 587/586 sM Yerusalem ditaklukkan oleh Nebukadnezar, raja Babel. Bait Suci dan tembok Yerusalem dihancurkan. Sebagian besar penduduk Yerusalem ditawan dan dibawa ke Babel (2 Raja 25; 2 Taw 36:11-21; Yer 25). 539 sM Koresh, raja Persia, menaklukkan Babel. 538/537 sM Atas perintah Koresh, sebagian orang Yahudi yang tertawan di Babel kembali ke Palestina di bawah pimpinan Zerubabel dan imam Yesua. Koresh memerintahkan mereka untuk membangun kembali Bait Allah di Yerusalem (2 Taw 36:22-23; Ezra 1-6; bdk Yes 44:21-45:13). Mereka yang kembali dari pembuangan mengumpulkan dan mempelajari hukum Taurat sebagai pegangan hidup umat. Imam Yesua dan saudara2nya melayani ibadah kepada Allah dan upacara persembahan korban serta perayaan hari2 raya. 517/516 sM Bait Allah II selesai dibangun dan ditahbiskan (Ezra 6). Periode “Bait Allah II” dalam sejarah orang Yahudi dimulai. Rombongan kedua kembali dari Babel di bawah pimpinan imam Ezra (Ezra 7-10). Ini terjadi dalam masa pemerintahan raja Artahsasta I (464-424), meskipun tanggal yang tepat tidak bisa dipastikan. Di antara umat Tuhan yang kembali dari pembuangan berkembang kelompok “ahli Taurat” yang terdiri atas imam2 seperti Ezra, yang adalah seorang “ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa” (Ezra 7:6). Kelompok ini merupakan pemimpin religius yang berperan besar dalam masa selanjutnya dari sejarah Yahudi. Sebelum pembuangan, para pemimpin religius umat Tuhan adalah imam2 dan nabi2. Sekembali dari pembuangan, nubuat para nabi berhenti sesudah Bait Allah II selesai dibangun. Umat Tuhan sekarang dipimpin oleh para imam, yang menangani upacara2 Bait Allah serta semua keperluannya, dan ahli2 Taurat, yang penafsirannya atas hukum Taurat menjadi otoritas tertinggi bagi kehidupan religius orang Yahudi. Karya utama Ezra ialah memulihkan kembali pembacaan hukum Taurat (Neh 8-10). Umat Yahudi pasca-pembuangan berdedikasi untuk mempelajari Taurat, dan kesalehan mereka berkisar seputar ketaatan kepada Taurat, khususnya dalam hal Sabat, sunat, dan hukum2 tentang makanan. Orang Yahudi menjadi bangsa yang unik dalam dunia masa itu dalam usaha mereka untuk mendidik seluruh bangsa sebagai umat yang ber”kitab” (book religion).

• •

• •

1

kerajaan terbesar di Timur Tengah hingga saat itu. Pada tahun 334 Alexander mulai menaklukkan Asia Kecil. • Di bawah raja2 berikutnya kerajaan Persia mengalami kemunduran. Seleucus menguasai Babel hingga Syria dan Asia Kecil. Banyak orang Yahudi tidak kembali ke Palestina dan terus menetap di Babel (bdk Yer 29:7). Akhirnya kerajaan Persia di bawah Darius II dikalahkan pada tahun 331. • Nabi-nabi yang bernubuat pada masa pasca-pembuangan sampai Bait Allah II selesai dibangun adalah Hagai (Ezra 5:1. dan membungakan uang dengan bunga tinggi. pada tahun 280 sM seluruh wilayah kekuasaan Yunani diperintah oleh tiga dinasti keturunan para jenderal tersebut: Ptolemeus menguasai Mesir. Palestina (332). Zakh 1:1ff). menaklukkan Babel pada tahun 539 sM dan menitahkan orang Yahudi yang tertawan di Babel untuk kembali ke Palestina serta membangun kembali Bait Allah. yang dilayani oleh Nehemia ketika bertugas sebagai pembawa minuman raja (Neh 2:1). Hag 1:1ff) . • Darius (522-486): pemerintahannya memantapkan dinasti kerajaan Achaemenid. 2 . 6:14. tidak memberi perpuluhan. 332-167 sM) Peristiwa dan tahun penting: • Alexander III (356-323) atau Alexander Agung mewarisi kerajaan Makedonia dan kegemaran berperang dari ayahnya. Menjelang pembuangan. dengan pengajaran dan penjelasannya. 26. Zakharia (Ezra 5:1. lih Ezra 7:14. diadokhi). • Artaxerxes (464-424) atau Artahsasta I.• 445/444 sM Nehemia kembali ke Yerusalem sebagai gubernur di bawah Artahsasta I. Mal 4:4 penekanan pada hukum Taurat menyatakan masa pelayanan Ezra untuk memulihkan wibawa dan otoritas Taurat. Masalah religius yang dihadapi umat Tuhan pasca-pembuangan ialah kawin campur dengan bangsa2 lain. dan Maleakhi (Mal 1:8 “gubernur” menyatakan masa pemerintahan Persia. Sesudah kematiannya. II PERIODE YUNANI (c. Mereka membentuk koloni Yahudi yang besar di sana. kerajaannya jatuh ke tangan 4 orang jenderalnya (Yun. kemudian Fenisia. 25. Satu-satunya masalah yang tidak pernah lagi timbul di antara orang Yahudi ialah penyembahan berhala. sejumlah besar orang Israel lari dan menetap di Mesir. Philip II (359-336). Neh 8:18). Raja2 Persia berikutnya adalah: • Cambyses (529-522) menggantikan Koresh dan menaklukkan kerajaan Mesir. dan Mesir. pelanggaran Sabat. • • Tokoh-tokoh penting: • Koresh (550-529). raja Persia. Ia memimpin pembangunan kembali tembok Yerusalem yang dirobohkan oleh tentara Nebukadnezar. Literatur penting: • Kitab Taurat Musa (bdk Neh 8:1-9). dan Antigonus menguasai Makedonia. yang meluas “dari India sampai Etiopia” (Ester 1:1). • Xerxes (485-465) adalah Ahasyweros dari kitab Ester. Alexander meninggal di Babel pada tahun 323 karena demam.

pusat2 koloni Yahudi yang besar adalah kota Alexandria di Mesir dan kota perdagangan Antiokhia di Syria. 168/167 Antiokhus IV mengeluarkan dekrit yang melarang praktik agama Yahudi: Kitab Suci harus dimusnahkan. terutama di kota2 dan masyarakat kelas atas. yang juga menjadi perwakilan orang Yahudi. Putranya yang terkenal ialah Yudas (meninggal 160 sM). yaitu kaum Hasidim (“orang saleh”). Kaum/Partai Farisi: mungkin berasal dari kelompok Hasidim. Meskipun bahasa Aram tetap dipakai di bekas wilayah kerajaan Persia dan bahasa Ibrani dipakai secara terbatas di antara orang Yahudi. saudara Yudas Makabe. Budaya Yunani diterapkan di seluruh Mediterania bagian timur. Palestina menikmati masa damai secara politis. hippodrome (stadion balap kuda atau kereta kuda). 167-163 sM Periode Makabe (= Hasmoni): Imam Matatias dan kelima putranya memimpin pemberontakan orang Yahudi terhadap penjajah. Antiokhus III yang Agung (223-187). Para penguasa Yunani memindahkan orang Yahudi dalam jumlah besar ke seluruh Asia Kecil. serta sistem pendidikan Yunani. Diaspora Yahudi semakin meluas. namun bahasa Yunani menjadi bahasa perdagangan. mengalahkan kekuatan Ptolemeus dan sejak 198 sM menduduki provinsi Fenisia dan Syria. dan bangsa2 lain. yang dijuluki “Makabe” (= palu). Hak untuk mengumpulkan pajak kerajaan diberikan kepada keluarga Tobias. hukum2 tentang makanan dihapuskan (1 Makabe 1:41-64). Sejak 301 sM dinasti Ptolemeus berhasil menguasai Palestina selama satu abad. Sabat. stadion. Pada tahun 200 sM raja Seleucus. dan sastra. dan terutama penyebaran bahasa. pertama kali disebut selama masa pemerintahan Yonatan (160-143 sM). sekitar tahun 200 sM. teater. Di antara orang Yahudi terjadi perpecahan antara para pendukung budaya Yunani dan para penentangnya. Banyak orang Yahudi dipindahkan ke Mesir. Diaspora Yahudi juga meluas dengan cepat: Selain Babel. disingkat LXX). pembangunan gymnasium. yaitu penerjemahan PL ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta. Pada masa itu jabatan imam besar dapat dibeli dengan jumlah uang yang besar. penggunaan satu mata uang perak Yunani. julukan yang juga diberikan kepada seluruh gerakan ini. Palestina jatuh ke tangan dinasti Seleucus.• Era Helenistik dan proses Helenisasi di wilayah Mediterania timur: Penyebaran budaya dan gaya hidup Yunani dipercepat melalui penempatan koloni serdadu di kota-kota yang didirikan mengikuti pola perkotaan Yunani. di antara para bangsawan Yahudi. Pada akhir tahun 167 sM ia mempersembahkan babi sebagai korban bakaran di Bait Allah. dan perayaan festival2 Yunani. Kaum Hasidim adalah para pemimpin rakyat yang setia kepada Taurat dan menentang keras proses Helenisasi. dan Alexandria menjadi pusat utama koloni Yahudi. Di bawah • • • • • • • • • 3 . Antiokhus IV Epifanes (175-163) merampok Bait Allah di Yerusalem untuk membiayai peperangan melawan Mesir. Pada masa dinasti Ptolemeus terjadi salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah agama. Nama keluarga ini sesungguhnya adalah Hasmoni. dan sunat dilarang. pemerintahan. dari nenek moyang mereka Hashmon. hari-hari raya Yahudi. sastra.

Otho. tetapi kekuasaannya besar. Kaisar-kaisar Romawi pada abad pertama: Agustus (27 sM-14 M). Ciri utama keanggotaannya ialah kebangsawanan.pemimpin Makabe berikutnya. Vespasian (69-79). Pada tahun 63 sM Pompey memasuki Yerusalem. imam-imam termasuk kaum bangsawan dan kelas atas masyarakat Yahudi karena merekalah yang “memerintah” umat ini pada masa pasca-pembuangan. Ia membawa bangsa Yahudi kepada kemerdekaan dari Syria. Titus (79-81). Vitellius (68-69). dan Mesir pada 31 sM. Alexander Janneus (103-76 sM). Dengan demikian Roma mengambil alih warisan budaya dan politik Alexander dan menjadi penerusnya yang sesungguhnya. Tiberius (17-37 M). Alexandra (76-67). yang kemudian menjadi kaisar dengan gelar Agustus) mengambil alih wilayah yang tadinya dikuasai oleh kerajaan Alexander Agung – dari Asia Kecil sampai ke Syria dan Mesir. Domitian (81-96). • Yonatan (160-143 sM). Syria pada 63 sM. Caligula (37-41). Selama abad pertama sM tentara Romawi di bawah jenderal2nya yang terkenal (Pompey. Makedonia menjadi provinsi Romawi pada 148 sM. • Kaum/Partai Saduki: bermula dari imam-imam yang kaya dan kaum bangsawan awam yang memerintah wilayah Yahudi sejak awal periode Yunani. Jumlah mereka sekitar 6000 orang pada abad pertama Masehi. Zakh 12-14. Tokoh-tokoh penting: • Alexander Agung (356-323 sM) • Antiokhus IV Epifanes (175-163 sM) • Yudas Makabeus (meninggal 160 sM) berhasil mengalahkan tentara Syria (162 sM) dan mendapatkan kebebasan beragama bagi orang Yahudi. Tujuan utama pemerintah Romawi ialah mempertahankan pax Romana (“damai Romawi”) • • 4 . bahkan sejak periode Persia sebelumnya. dan Octavian. Roma berhasil mewujudkan secara politis visi Alexander untuk mempersatukan dunia. Kaum Farisi terus memegang kekuasaan selama masa hidup Yesus. Nero (54-68). Ia menjadi penguasa bangsa dan menjabat sebagai Imam Besar (140 sM). termasuk Tempat Mahakudus di Bait Allah. Anthony. tetapi mereka kemudian berkuasa ketika janda Janneus. Nerva (96-98). Suatu kekuasaan baru kini menaungi bagian-bagian utama dari kerajaan Alexander Agung. 1 Henokh) • Apokrifa dan Pseudepigrapha III PERIODE ROMAWI (mulai 63 sM) Peristiwa dan tahun penting: • Sejak abad kedua sM kekaisaran Romawi semakin lama semakin berkuasa di dunia Mediterania. Julius Caesar. 7-12. diangkat menjadi imam besar oleh seseorang yang mengaku diri sebagai anak Antiokhus IV. Dan 2. menggantikan suaminya. • Simon (143-134 sM) adalah yang terakhir hidup dari lima bersaudara keluarga Hasmoni. saudara Yudas. kaum Farisi dianiaya karena menentang kebijakannya. Literatur penting: • Septuaginta (sekitar 200 sM) • Kitab2 apokaliptik (Yes 24-27. Trajan (98-117). Galba. Claudius (41-54). Jumlah kelompok ini kecil.

yang dimulai sekitar tahun 19 sM dan terus berlangsung hingga 63 M. Segala sesuatu di Roma bergantung pada hak atau yurisdiksi. baik di darat maupun di laut. Filipus memerintah Iturea dan Trachonitis di utara Danau Galilea hingga 34 M. juga harus membayar iuran Bait Allah dan berbagai jenis pajak religius lainnya. dan budaya Yunani tetap bertahan di bagian timur Mediterania. Kedua tujuan ini dicapai melalui sistem transportasi dan komunikasi yang efisien.di dalam batas2 wilayah kekuasaannya. dan agama pada masa itu. dan Idumea. Pontius Pilatus adalah gubernur kelima yang bertugas di Yudea (26-36 M). Dialah yang membunuh Yohanes Pembaptis karena Yohanes mengecam pernikahannya dengan Herodias (Mk 6:17-28). • Sistem perpajakan yang dibebankan kepada provinsi2 dipakai untuk membiayai keperluan militer. budaya. Dengan keahliannya dalam membangun. istana. dan Herodes Antipas memerintah Galilea dan Perea selama kurang lebih 40 tahun.” atau “hukum sipil”) dan fas (“hukum agama. tidak lama sebelum dihancurkan oleh pasukan Romawi pada tahun 70 M. dan gereja lahir dalam konteks sosial. wilayah kekuasaannya dibagi-bagi oleh pemerintah Romawi di antara ketiga anaknya: Archelaus menerima Yudea. • Selain mendatangkan keamanan dan pembangunan jalan raya ke wilayah Timur Tengah. Tujuan kedua ialah memelihara sistem pengiriman makanan serta penghasilan dari pajak ke kota Roma. sedangkan wilayah barat mengikuti budaya Latin. Di luar Italia. orang kaya di kota2 dapat menghindari pajak. budaya Yunani mengalir ke barat dan berhasil menguasai kota Roma. Masada). yang hidup pada garis kemiskinan atau di bawahnya. dan memerintah hingga tahun 6 M. Dalam pemerintahan Romawi segala sesuatu didasarkan pada hukum. Palestina diperintah oleh keluarga Herodes. mengajar. Herodes Agung (Antipater) (37-4 sM) terkenal karena proyek pembangunannya: dalam masa pemerintahannya ia membangun beberapa benteng (a. Ketika Herodes Agung meninggal. khususnya tentang agama Yahudi pada masa itu. selain dibebani oleh pajak negara. sehingga beban untuk pembiayaan kerajaan jatuh kepada massa rakyat miskin. • Kejeniusan politik Roma tercermin dalam kemahirannya di bidang hukum. Bahasa Yunani tetap menjadi bahasa internasional pada waktu itu. • IV AGAMA YAHUDI (YUDAISME) • Yesus hidup. 5 . Di abad kedua sM. Orang Yahudi di Palestina. bangsa Romawi menyempurnakan pembangunan sistem jalan raya di atas jalan yang telah dibangun sebelumnya pada masa Persia maupun Makedonia untuk tujuan2 militer. dan teater. Untuk mengerti tentang hidup dan karya penyelamatan Yesus serta kehidupan gereja mula-mula. dan mati di Palestina pada abad pertama. Ius (kata Latin untuk “kuasa. Pemerintahan Archelaus sangat buruk sehingga pemerintah Romawi menyingkirkan dia pada tahun 6 M dan menggantikannya dengan seorang gubernur Romawi. Ketika kekuasaan militer Roma dan administrasi politiknya bergerak ke arah timur. kekaisaran Romawi tidak membawa budaya baru. Pejabat pemerintahan memiliki imperium atau kuasa penuh. Penyalahgunaan dalam penarikan pajak merajalela. orang yang terpelajar menguasai bahasa Yunani maupun Latin. pusat dunia Romawi.l. kuil. kita perlu mengenal latar belakang ini.” yaitu apa yang memiliki kuasa ilahi di luar negara) digabungkan dalam lembaga2 pemerintahan. • Di bawah kekuasaan Romawi. dan sesekali memperluas atau melindungi batas2 tersebut. Karyanya yang paling menonjol ialah pemugaran dan perluasan Bait Allah. Samaria.

Sabat.Renovasi Bait Allah II dilaksanakan oleh Herodes Agung. bdk 1 Raja 8:33. Monotheisme Yahudi mempunyai dua ciri utama: (a) Creational monotheism: Allah adalah Pencipta alam semesta dan segala sesuatu yang ada. masyarakat. di bawah pimpinan Musa (Keluaran). 30:1-5.Bait Allah II dibangun setelah orang Yahudi kembali ke Palestina dari pembuangan di Babel (dicatat oleh kitab Ezra dan Nehemia). Yes 40-55. dan peraturan tentang makanan. 537 – 517 sM. dan bangsa. Kembalinya orang Yahudi dari Babel dipandang sebagai “Keluaran baru” (new Exodus). 96:10). . Kej 15:17-21). yang juga dikenal sebagai Yudaisme “Bait Allah kedua” (537 sM–70M): . dan mengikat perjanjian (covenant) dengan mereka (mis. Pembuangan ke Babel dimengerti oleh orang Yahudi 6 . untuk menunjukkan siapa yang benar-benar adalah milik Allah. (2) Pemilihan Allah (Election): Allah Pencipta telah memilih Israel sebagai umat-Nya. yang Maha Kuasa. 19 sM – 64 M. yang mempercayai banyak dewa dan menyembah patung-patungnya dalam kuil-kuil.• Agama Yahudi. 93:1. untuk menunjukkan bagaimana mereka harus hidup sesuai dengan kehendak-Nya (Ul 7:7-11). Ini keunikan agama Yahudi dibandingkan agama-agama lain pada masa itu. Ketiganya merupakan “boundary markers” yang memisahkan orang Yahudi dari bangsa-bangsa non-Yahudi. di bawah pimpinan imam Ezra. yaitu sunat. dihancurkan oleh tentara Babel pada tahun 587 sM (peristiwa ini dicatat dalam kitab Ratapan) . yaitu Kanaan. Pembangunan berlangsung dari c. Hari-hari raya Yahudi memperingati peristiwa2 besar ini.Bait Allah I dibangun oleh raja Salomo pada abad ke-10 sM. Dialah yang memerintah atas seluruh alam semesta dan memeliharanya.34). dan tahun demi tahun orang Yahudi diingatkan akan tujuan hidup mereka sebagai umat Allah. Setelah kembali dari pembuangan. Allah telah menebus (= “membeli kembali”) Israel dari perbudakan di Mesir dan membawa mereka ke tanah perjanjian. Bait Allah II dihancurkan oleh tentara Romawi pada tahun 70 M. Sangat megah dan indah (Mk 13:1). keluarga. dan oleh karena itu setiap orang harus menyembah Dia saja. 15:18-21. Yahweh (Kel 3:13-15). Ul 7:1. Dia mewujudkan rencana-rencana serta tujuan-tujuan-Nya bagi mereka (mis. Mz 10:6. dengan mengenang kembali apa yang Allah telah lakukan untuk menyelamatkan mereka (bdk Zakh 8:20-23). Hukum Taurat dijunjung sangat tinggi oleh orang Yahudi abad pertama. ibadah Yahudi mulai dipusatkan kembali kepada membaca kitab Taurat dan doa. (4) Negeri Perjanjian dan Bait Suci: Salah satu unsur kunci dalam covenant Allah dengan Abraham adalah janji Allah untuk memberikan “tanah” atau “negeri” (Kej 12:1. (3) Hukum Taurat: Hukum Taurat adalah anugerah Allah bagi umat pilihan yang telah ditebus-Nya. Tiga aspek dari hukum Taurat mencirikan religiusitas Yahudi pada masa hidup Yesus. (b) Providential monotheism: Allah yang Maha Kuasa itu memerintah. Covenant ini diperbarui kembali oleh Allah dengan Musa (Kel 3:8). Lima ciri utama Yudaisme BA II: (1) Monotheisme: Hanya ada satu Allah yang sejati (one true God). baik dalam kehidupan pribadi. Selama pembuangan di Babel. 22:28. Kis 13:19). pembacaan Taurat dan doa menjadi pusat ibadah Yahudi (Neh 8). Peringatan-peringatan jika Israel melanggar covenant berkaitan dengan “negeri” diberikan dalam Ul 28:64. dan menjadi unsur kunci dalam Yudaisme.

9:3. lihat 1 Raja 8:48. melainkan mengharapkan bahwa orang kafir akan datang ke Yerusalem. 16). dan di tengah kota Yerusalem. Upacara korban pada Hari Pendamaian (Yom Kippur) merupakan puncak upacara korban persembahan. Di Negeri Perjanjian itu. 4 Ezra 12:31-34. Bait Allah dan khususnya Tempat Mahakudus. (5) Pengharapan untuk masa depan: Sejak abad ke-2 sM. Kelompok Qumran mengharapkan dua tokoh mesianik. antara lain Maz Salomo 17:23. Ibadah ini bukan hanya menyangkut persembahan korban secara benar di Bait Allah. Orang ini disebut Mesias (“orang yang diurapi”). Janji-janji pemulihan oleh Allah dalam Yes 40-66. (d) Ibadah yang murni. juga 2 Makabe 1:27-29. kekalahan atau penghancuran orang kafir. 1 QS 9:10f. Yeremia. (e) Pengharapan mesianik: Orang Yahudi abad pertama menanti-nantikan Allah untuk mengutus hamba(-hamba)-Nya yang akan membawa pembebasan bagi umat-Nya. yang dimurnikan kembali. negeri perjanjian dipandang kudus karena Allah berada di sana di tengah-tengah mereka (Bil 35:34). Bagi orang Yahudi. bangsa Yahudi yang terjajah dan menjadi tahanan di negeri mereka sendiri mengalami banyak penderitaan karena penjajah menajiskan negeri dan agama serta cara hidup mereka. kota Yerusalem merupakan tempat istimewa. 7 . seorang pemimpin militer yang akan mengusir penjajah dari negeri perjanjian. yang ditulis sekitar abad kedua atau pertama sM). sehingga pemerintahan satu Allah yang sejati akan terlihat di seluruh dunia (Yes 49:6b. 60:12). Sebagian orang Yahudi lainnya mengharapkan seorang tokoh imam yang akan memulihkan kembali ibadah yang murni. termasuk bangsa Romawi pada abad pertama. membuat negeri perjanjian menjadi tercemar dan najis. yang adalah raja keturunan Daud. bdk 54:12). Di kalangan Farisi timbul pengharapan untuk seorang tokoh nabi dan ahli Taurat yang akan mengajarkan penafsiran yang benar dari hukum Taurat. Berbagai pengharapan ini terungkap dalam kitab-kitab apokrifa dan pseudepigrapha.sebagai hukuman Allah atas mereka berkaitan dengan pelanggaran terhadap covenant. yang tidak dinajiskan oleh kehadiran orang kafir sebagai tuan-tuan tanah di tanah mereka. Lima unsur kunci dalam pengharapan masa depan (eskatologi) ini: (a) Pengharapan untuk pemulihan seluruh 12 suku Israel yang kembali ke negeri perjanjian. Kehadiran bangsa-bangsa kafir. karena negerinya telah dinajiskan oleh kehadiran pemerintah kafir (Yes 60:13. untuk menjumpai Allah di sana (mis Zakh 8:20-23. orang Yahudi merasakan kehilangan yang sangat dalam ketika mereka dibuang di Babel dan Yerusalem serta Bait Allah tidak terhampiri oleh mereka (Mz 137. Tidaklah mengherankan jika mereka mulai merindukan suatu masa depan di mana Allah membebaskan mereka dari penjajahan dan menegakkan kembali kerajaan Daud yang jaya. dan Yehezkiel sangat mereka sadari. dan kembalinya mereka ke negeri perjanjian di bawah Ezra dan Nehemiah merupakan tindakan pemulihan dan pengampunan Allah yang Maha Pemurah terhadap umat-Nya yang berdosa. yaitu imam dan nabi. Mat 23:21). Bait Allah merupakan permatanya. Testament of Levi 8:11-15. Hal ini bukan mendorong orang Yahudi untuk “menginjili” orang kafir. ketika satu kali setahun Imam Besar masuk ke Tempat Mahakudus dengan membawa darah lembu dan kambing untuk penebusan dosa bagi dirinya sendiri dan seluruh umat Israel. (c) Bait Allah yang baru. (b) Pertobatan. 7f. bdk Mat 2:1-4. merupakan lambang kediaman Allah di tengah umat-Nya (bdk Mat 23:21). Bagi orang Yahudi. namun dalam tahun-tahun selanjutnya mereka dijajah oleh bangsa-bangsa kafir lainnya dan tidak memiliki kebebasan sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah (bdk Neh 9:36-37. dan Allah menempatkan nama-Nya di sana. Oleh karena itu. Sebagian janji tersebut telah digenapi ketikan mereka kembali dari pembuangan di Babel. Bait Allah juga merupakan pusat ibadah dan persembahan korban dalam agama Yahudi. tetapi juga hidup umat dalam totalitasnya yang membawa penghormatan kepada Allah (mis. Yes 18:7. Bait Allah didirikan di Bukit Sion. Yes 60:21). ke Bukit Sion. Yes 2:1-3).

8 .