SEJARAH ISRAEL SESUDAH PEMBUANGAN DI BABEL SAMPAI KELAHIRAN YESUS (c.

538 sM – 4 sM)
I PERIODE PERSIA (c. 538-332 sM) Peristiwa dan tahun penting: • 587/586 sM Yerusalem ditaklukkan oleh Nebukadnezar, raja Babel. Bait Suci dan tembok Yerusalem dihancurkan. Sebagian besar penduduk Yerusalem ditawan dan dibawa ke Babel (2 Raja 25; 2 Taw 36:11-21; Yer 25). 539 sM Koresh, raja Persia, menaklukkan Babel. 538/537 sM Atas perintah Koresh, sebagian orang Yahudi yang tertawan di Babel kembali ke Palestina di bawah pimpinan Zerubabel dan imam Yesua. Koresh memerintahkan mereka untuk membangun kembali Bait Allah di Yerusalem (2 Taw 36:22-23; Ezra 1-6; bdk Yes 44:21-45:13). Mereka yang kembali dari pembuangan mengumpulkan dan mempelajari hukum Taurat sebagai pegangan hidup umat. Imam Yesua dan saudara2nya melayani ibadah kepada Allah dan upacara persembahan korban serta perayaan hari2 raya. 517/516 sM Bait Allah II selesai dibangun dan ditahbiskan (Ezra 6). Periode “Bait Allah II” dalam sejarah orang Yahudi dimulai. Rombongan kedua kembali dari Babel di bawah pimpinan imam Ezra (Ezra 7-10). Ini terjadi dalam masa pemerintahan raja Artahsasta I (464-424), meskipun tanggal yang tepat tidak bisa dipastikan. Di antara umat Tuhan yang kembali dari pembuangan berkembang kelompok “ahli Taurat” yang terdiri atas imam2 seperti Ezra, yang adalah seorang “ahli kitab, mahir dalam Taurat Musa” (Ezra 7:6). Kelompok ini merupakan pemimpin religius yang berperan besar dalam masa selanjutnya dari sejarah Yahudi. Sebelum pembuangan, para pemimpin religius umat Tuhan adalah imam2 dan nabi2. Sekembali dari pembuangan, nubuat para nabi berhenti sesudah Bait Allah II selesai dibangun. Umat Tuhan sekarang dipimpin oleh para imam, yang menangani upacara2 Bait Allah serta semua keperluannya, dan ahli2 Taurat, yang penafsirannya atas hukum Taurat menjadi otoritas tertinggi bagi kehidupan religius orang Yahudi. Karya utama Ezra ialah memulihkan kembali pembacaan hukum Taurat (Neh 8-10). Umat Yahudi pasca-pembuangan berdedikasi untuk mempelajari Taurat, dan kesalehan mereka berkisar seputar ketaatan kepada Taurat, khususnya dalam hal Sabat, sunat, dan hukum2 tentang makanan. Orang Yahudi menjadi bangsa yang unik dalam dunia masa itu dalam usaha mereka untuk mendidik seluruh bangsa sebagai umat yang ber”kitab” (book religion).

• •

• •

1

pada tahun 280 sM seluruh wilayah kekuasaan Yunani diperintah oleh tiga dinasti keturunan para jenderal tersebut: Ptolemeus menguasai Mesir. 332-167 sM) Peristiwa dan tahun penting: • Alexander III (356-323) atau Alexander Agung mewarisi kerajaan Makedonia dan kegemaran berperang dari ayahnya. sejumlah besar orang Israel lari dan menetap di Mesir. Neh 8:18). Philip II (359-336). Satu-satunya masalah yang tidak pernah lagi timbul di antara orang Yahudi ialah penyembahan berhala. Zakharia (Ezra 5:1. pelanggaran Sabat. • • Tokoh-tokoh penting: • Koresh (550-529). lih Ezra 7:14. Seleucus menguasai Babel hingga Syria dan Asia Kecil. dan Antigonus menguasai Makedonia. Masalah religius yang dihadapi umat Tuhan pasca-pembuangan ialah kawin campur dengan bangsa2 lain.• 445/444 sM Nehemia kembali ke Yerusalem sebagai gubernur di bawah Artahsasta I. Literatur penting: • Kitab Taurat Musa (bdk Neh 8:1-9). • Darius (522-486): pemerintahannya memantapkan dinasti kerajaan Achaemenid. Pada tahun 334 Alexander mulai menaklukkan Asia Kecil. Banyak orang Yahudi tidak kembali ke Palestina dan terus menetap di Babel (bdk Yer 29:7). Sesudah kematiannya. Raja2 Persia berikutnya adalah: • Cambyses (529-522) menggantikan Koresh dan menaklukkan kerajaan Mesir. tidak memberi perpuluhan. yang meluas “dari India sampai Etiopia” (Ester 1:1). II PERIODE YUNANI (c. • Nabi-nabi yang bernubuat pada masa pasca-pembuangan sampai Bait Allah II selesai dibangun adalah Hagai (Ezra 5:1. Mal 4:4 penekanan pada hukum Taurat menyatakan masa pelayanan Ezra untuk memulihkan wibawa dan otoritas Taurat. yang dilayani oleh Nehemia ketika bertugas sebagai pembawa minuman raja (Neh 2:1). 26. Akhirnya kerajaan Persia di bawah Darius II dikalahkan pada tahun 331. kemudian Fenisia. dan Mesir. menaklukkan Babel pada tahun 539 sM dan menitahkan orang Yahudi yang tertawan di Babel untuk kembali ke Palestina serta membangun kembali Bait Allah. • Xerxes (485-465) adalah Ahasyweros dari kitab Ester. dengan pengajaran dan penjelasannya. Palestina (332). 6:14. Zakh 1:1ff). • Artaxerxes (464-424) atau Artahsasta I. 25. dan Maleakhi (Mal 1:8 “gubernur” menyatakan masa pemerintahan Persia. • Di bawah raja2 berikutnya kerajaan Persia mengalami kemunduran. Mereka membentuk koloni Yahudi yang besar di sana. kerajaan terbesar di Timur Tengah hingga saat itu. diadokhi). Ia memimpin pembangunan kembali tembok Yerusalem yang dirobohkan oleh tentara Nebukadnezar. kerajaannya jatuh ke tangan 4 orang jenderalnya (Yun. raja Persia. dan membungakan uang dengan bunga tinggi. Hag 1:1ff) . Menjelang pembuangan. 2 . Alexander meninggal di Babel pada tahun 323 karena demam.

hukum2 tentang makanan dihapuskan (1 Makabe 1:41-64). Hak untuk mengumpulkan pajak kerajaan diberikan kepada keluarga Tobias. pertama kali disebut selama masa pemerintahan Yonatan (160-143 sM). Kaum/Partai Farisi: mungkin berasal dari kelompok Hasidim. yaitu penerjemahan PL ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta. Putranya yang terkenal ialah Yudas (meninggal 160 sM). Kaum Hasidim adalah para pemimpin rakyat yang setia kepada Taurat dan menentang keras proses Helenisasi. sastra. Nama keluarga ini sesungguhnya adalah Hasmoni. Diaspora Yahudi juga meluas dengan cepat: Selain Babel. Pada tahun 200 sM raja Seleucus. Sejak 301 sM dinasti Ptolemeus berhasil menguasai Palestina selama satu abad. yaitu kaum Hasidim (“orang saleh”). hippodrome (stadion balap kuda atau kereta kuda). teater. Di antara orang Yahudi terjadi perpecahan antara para pendukung budaya Yunani dan para penentangnya. 168/167 Antiokhus IV mengeluarkan dekrit yang melarang praktik agama Yahudi: Kitab Suci harus dimusnahkan. Antiokhus III yang Agung (223-187). mengalahkan kekuatan Ptolemeus dan sejak 198 sM menduduki provinsi Fenisia dan Syria. pembangunan gymnasium. dan sastra. hari-hari raya Yahudi. sekitar tahun 200 sM. Budaya Yunani diterapkan di seluruh Mediterania bagian timur. serta sistem pendidikan Yunani. stadion. pusat2 koloni Yahudi yang besar adalah kota Alexandria di Mesir dan kota perdagangan Antiokhia di Syria. Antiokhus IV Epifanes (175-163) merampok Bait Allah di Yerusalem untuk membiayai peperangan melawan Mesir. dari nenek moyang mereka Hashmon. dan perayaan festival2 Yunani. 167-163 sM Periode Makabe (= Hasmoni): Imam Matatias dan kelima putranya memimpin pemberontakan orang Yahudi terhadap penjajah.• Era Helenistik dan proses Helenisasi di wilayah Mediterania timur: Penyebaran budaya dan gaya hidup Yunani dipercepat melalui penempatan koloni serdadu di kota-kota yang didirikan mengikuti pola perkotaan Yunani. yang juga menjadi perwakilan orang Yahudi. saudara Yudas Makabe. dan sunat dilarang. di antara para bangsawan Yahudi. penggunaan satu mata uang perak Yunani. Pada akhir tahun 167 sM ia mempersembahkan babi sebagai korban bakaran di Bait Allah. Palestina menikmati masa damai secara politis. namun bahasa Yunani menjadi bahasa perdagangan. yang dijuluki “Makabe” (= palu). julukan yang juga diberikan kepada seluruh gerakan ini. Meskipun bahasa Aram tetap dipakai di bekas wilayah kerajaan Persia dan bahasa Ibrani dipakai secara terbatas di antara orang Yahudi. Sabat. disingkat LXX). Para penguasa Yunani memindahkan orang Yahudi dalam jumlah besar ke seluruh Asia Kecil. terutama di kota2 dan masyarakat kelas atas. Diaspora Yahudi semakin meluas. Di bawah • • • • • • • • • 3 . Banyak orang Yahudi dipindahkan ke Mesir. dan bangsa2 lain. dan Alexandria menjadi pusat utama koloni Yahudi. dan terutama penyebaran bahasa. pemerintahan. Pada masa itu jabatan imam besar dapat dibeli dengan jumlah uang yang besar. Palestina jatuh ke tangan dinasti Seleucus. Pada masa dinasti Ptolemeus terjadi salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah agama.

Jumlah kelompok ini kecil. Makedonia menjadi provinsi Romawi pada 148 sM. Dengan demikian Roma mengambil alih warisan budaya dan politik Alexander dan menjadi penerusnya yang sesungguhnya. Alexandra (76-67). menggantikan suaminya. imam-imam termasuk kaum bangsawan dan kelas atas masyarakat Yahudi karena merekalah yang “memerintah” umat ini pada masa pasca-pembuangan. Vespasian (69-79). Domitian (81-96). Titus (79-81). Nerva (96-98). Tokoh-tokoh penting: • Alexander Agung (356-323 sM) • Antiokhus IV Epifanes (175-163 sM) • Yudas Makabeus (meninggal 160 sM) berhasil mengalahkan tentara Syria (162 sM) dan mendapatkan kebebasan beragama bagi orang Yahudi. • Simon (143-134 sM) adalah yang terakhir hidup dari lima bersaudara keluarga Hasmoni. Claudius (41-54). kaum Farisi dianiaya karena menentang kebijakannya. Syria pada 63 sM. Roma berhasil mewujudkan secara politis visi Alexander untuk mempersatukan dunia. Julius Caesar. • Yonatan (160-143 sM). Selama abad pertama sM tentara Romawi di bawah jenderal2nya yang terkenal (Pompey. Suatu kekuasaan baru kini menaungi bagian-bagian utama dari kerajaan Alexander Agung. Tiberius (17-37 M). Nero (54-68). Literatur penting: • Septuaginta (sekitar 200 sM) • Kitab2 apokaliptik (Yes 24-27. bahkan sejak periode Persia sebelumnya. Dan 2. 1 Henokh) • Apokrifa dan Pseudepigrapha III PERIODE ROMAWI (mulai 63 sM) Peristiwa dan tahun penting: • Sejak abad kedua sM kekaisaran Romawi semakin lama semakin berkuasa di dunia Mediterania. Pada tahun 63 sM Pompey memasuki Yerusalem. tetapi kekuasaannya besar. Kaum Farisi terus memegang kekuasaan selama masa hidup Yesus. Otho. Ciri utama keanggotaannya ialah kebangsawanan. saudara Yudas. 7-12. diangkat menjadi imam besar oleh seseorang yang mengaku diri sebagai anak Antiokhus IV. Zakh 12-14. • Kaum/Partai Saduki: bermula dari imam-imam yang kaya dan kaum bangsawan awam yang memerintah wilayah Yahudi sejak awal periode Yunani. Vitellius (68-69). tetapi mereka kemudian berkuasa ketika janda Janneus. yang kemudian menjadi kaisar dengan gelar Agustus) mengambil alih wilayah yang tadinya dikuasai oleh kerajaan Alexander Agung – dari Asia Kecil sampai ke Syria dan Mesir. Ia menjadi penguasa bangsa dan menjabat sebagai Imam Besar (140 sM). Trajan (98-117). Tujuan utama pemerintah Romawi ialah mempertahankan pax Romana (“damai Romawi”) • • 4 . Alexander Janneus (103-76 sM). Caligula (37-41). dan Octavian. dan Mesir pada 31 sM. Galba. Anthony. Kaisar-kaisar Romawi pada abad pertama: Agustus (27 sM-14 M). Jumlah mereka sekitar 6000 orang pada abad pertama Masehi.pemimpin Makabe berikutnya. Ia membawa bangsa Yahudi kepada kemerdekaan dari Syria. termasuk Tempat Mahakudus di Bait Allah.

istana. Tujuan kedua ialah memelihara sistem pengiriman makanan serta penghasilan dari pajak ke kota Roma.” atau “hukum sipil”) dan fas (“hukum agama. khususnya tentang agama Yahudi pada masa itu. yang hidup pada garis kemiskinan atau di bawahnya. orang kaya di kota2 dapat menghindari pajak. Masada). dan sesekali memperluas atau melindungi batas2 tersebut. Ketika kekuasaan militer Roma dan administrasi politiknya bergerak ke arah timur. Segala sesuatu di Roma bergantung pada hak atau yurisdiksi. Herodes Agung (Antipater) (37-4 sM) terkenal karena proyek pembangunannya: dalam masa pemerintahannya ia membangun beberapa benteng (a. baik di darat maupun di laut.l. dan budaya Yunani tetap bertahan di bagian timur Mediterania. juga harus membayar iuran Bait Allah dan berbagai jenis pajak religius lainnya. bangsa Romawi menyempurnakan pembangunan sistem jalan raya di atas jalan yang telah dibangun sebelumnya pada masa Persia maupun Makedonia untuk tujuan2 militer. Pontius Pilatus adalah gubernur kelima yang bertugas di Yudea (26-36 M). kita perlu mengenal latar belakang ini. tidak lama sebelum dihancurkan oleh pasukan Romawi pada tahun 70 M. kekaisaran Romawi tidak membawa budaya baru. dan teater. budaya Yunani mengalir ke barat dan berhasil menguasai kota Roma. Kedua tujuan ini dicapai melalui sistem transportasi dan komunikasi yang efisien. dan Idumea. Karyanya yang paling menonjol ialah pemugaran dan perluasan Bait Allah. • Sistem perpajakan yang dibebankan kepada provinsi2 dipakai untuk membiayai keperluan militer. Ketika Herodes Agung meninggal. Pemerintahan Archelaus sangat buruk sehingga pemerintah Romawi menyingkirkan dia pada tahun 6 M dan menggantikannya dengan seorang gubernur Romawi. Samaria. sehingga beban untuk pembiayaan kerajaan jatuh kepada massa rakyat miskin. Di luar Italia. dan agama pada masa itu. Bahasa Yunani tetap menjadi bahasa internasional pada waktu itu. Di abad kedua sM.” yaitu apa yang memiliki kuasa ilahi di luar negara) digabungkan dalam lembaga2 pemerintahan. Pejabat pemerintahan memiliki imperium atau kuasa penuh. sedangkan wilayah barat mengikuti budaya Latin. mengajar. selain dibebani oleh pajak negara. Untuk mengerti tentang hidup dan karya penyelamatan Yesus serta kehidupan gereja mula-mula. dan gereja lahir dalam konteks sosial. wilayah kekuasaannya dibagi-bagi oleh pemerintah Romawi di antara ketiga anaknya: Archelaus menerima Yudea. pusat dunia Romawi. Palestina diperintah oleh keluarga Herodes. orang yang terpelajar menguasai bahasa Yunani maupun Latin. Orang Yahudi di Palestina. kuil. Filipus memerintah Iturea dan Trachonitis di utara Danau Galilea hingga 34 M. Penyalahgunaan dalam penarikan pajak merajalela. • Kejeniusan politik Roma tercermin dalam kemahirannya di bidang hukum. • Di bawah kekuasaan Romawi. Dengan keahliannya dalam membangun. Dalam pemerintahan Romawi segala sesuatu didasarkan pada hukum. • IV AGAMA YAHUDI (YUDAISME) • Yesus hidup. Dialah yang membunuh Yohanes Pembaptis karena Yohanes mengecam pernikahannya dengan Herodias (Mk 6:17-28).di dalam batas2 wilayah kekuasaannya. dan mati di Palestina pada abad pertama. • Selain mendatangkan keamanan dan pembangunan jalan raya ke wilayah Timur Tengah. 5 . dan memerintah hingga tahun 6 M. dan Herodes Antipas memerintah Galilea dan Perea selama kurang lebih 40 tahun. Ius (kata Latin untuk “kuasa. budaya. yang dimulai sekitar tahun 19 sM dan terus berlangsung hingga 63 M.

Hukum Taurat dijunjung sangat tinggi oleh orang Yahudi abad pertama. (2) Pemilihan Allah (Election): Allah Pencipta telah memilih Israel sebagai umat-Nya. Ul 7:1. Covenant ini diperbarui kembali oleh Allah dengan Musa (Kel 3:8). yang Maha Kuasa.Bait Allah I dibangun oleh raja Salomo pada abad ke-10 sM. Hari-hari raya Yahudi memperingati peristiwa2 besar ini. . Kis 13:19). (b) Providential monotheism: Allah yang Maha Kuasa itu memerintah. 22:28. yaitu Kanaan. baik dalam kehidupan pribadi. di bawah pimpinan Musa (Keluaran). Dialah yang memerintah atas seluruh alam semesta dan memeliharanya. di bawah pimpinan imam Ezra. (4) Negeri Perjanjian dan Bait Suci: Salah satu unsur kunci dalam covenant Allah dengan Abraham adalah janji Allah untuk memberikan “tanah” atau “negeri” (Kej 12:1. untuk menunjukkan bagaimana mereka harus hidup sesuai dengan kehendak-Nya (Ul 7:7-11). Sangat megah dan indah (Mk 13:1). 30:1-5. Selama pembuangan di Babel. Allah telah menebus (= “membeli kembali”) Israel dari perbudakan di Mesir dan membawa mereka ke tanah perjanjian. Mz 10:6. Lima ciri utama Yudaisme BA II: (1) Monotheisme: Hanya ada satu Allah yang sejati (one true God). bdk 1 Raja 8:33. dan tahun demi tahun orang Yahudi diingatkan akan tujuan hidup mereka sebagai umat Allah. Dia mewujudkan rencana-rencana serta tujuan-tujuan-Nya bagi mereka (mis. 15:18-21. Setelah kembali dari pembuangan. Yes 40-55. Pembangunan berlangsung dari c. keluarga. pembacaan Taurat dan doa menjadi pusat ibadah Yahudi (Neh 8). Sabat. Kej 15:17-21). yaitu sunat. dihancurkan oleh tentara Babel pada tahun 587 sM (peristiwa ini dicatat dalam kitab Ratapan) . dan oleh karena itu setiap orang harus menyembah Dia saja.Bait Allah II dibangun setelah orang Yahudi kembali ke Palestina dari pembuangan di Babel (dicatat oleh kitab Ezra dan Nehemia). 96:10). Pembuangan ke Babel dimengerti oleh orang Yahudi 6 . Ketiganya merupakan “boundary markers” yang memisahkan orang Yahudi dari bangsa-bangsa non-Yahudi. Ini keunikan agama Yahudi dibandingkan agama-agama lain pada masa itu. dengan mengenang kembali apa yang Allah telah lakukan untuk menyelamatkan mereka (bdk Zakh 8:20-23). untuk menunjukkan siapa yang benar-benar adalah milik Allah.34). Peringatan-peringatan jika Israel melanggar covenant berkaitan dengan “negeri” diberikan dalam Ul 28:64. masyarakat. Monotheisme Yahudi mempunyai dua ciri utama: (a) Creational monotheism: Allah adalah Pencipta alam semesta dan segala sesuatu yang ada. 19 sM – 64 M. dan menjadi unsur kunci dalam Yudaisme. ibadah Yahudi mulai dipusatkan kembali kepada membaca kitab Taurat dan doa. (3) Hukum Taurat: Hukum Taurat adalah anugerah Allah bagi umat pilihan yang telah ditebus-Nya. Kembalinya orang Yahudi dari Babel dipandang sebagai “Keluaran baru” (new Exodus). Tiga aspek dari hukum Taurat mencirikan religiusitas Yahudi pada masa hidup Yesus.Renovasi Bait Allah II dilaksanakan oleh Herodes Agung. yang mempercayai banyak dewa dan menyembah patung-patungnya dalam kuil-kuil. dan peraturan tentang makanan. 93:1.• Agama Yahudi. dan bangsa. Yahweh (Kel 3:13-15). dan mengikat perjanjian (covenant) dengan mereka (mis. yang juga dikenal sebagai Yudaisme “Bait Allah kedua” (537 sM–70M): . Bait Allah II dihancurkan oleh tentara Romawi pada tahun 70 M. 537 – 517 sM.

dan Yehezkiel sangat mereka sadari. lihat 1 Raja 8:48. termasuk bangsa Romawi pada abad pertama. Bait Allah dan khususnya Tempat Mahakudus. antara lain Maz Salomo 17:23. yang tidak dinajiskan oleh kehadiran orang kafir sebagai tuan-tuan tanah di tanah mereka. (e) Pengharapan mesianik: Orang Yahudi abad pertama menanti-nantikan Allah untuk mengutus hamba(-hamba)-Nya yang akan membawa pembebasan bagi umat-Nya. untuk menjumpai Allah di sana (mis Zakh 8:20-23. Kelompok Qumran mengharapkan dua tokoh mesianik. sehingga pemerintahan satu Allah yang sejati akan terlihat di seluruh dunia (Yes 49:6b. yang ditulis sekitar abad kedua atau pertama sM). Bait Allah didirikan di Bukit Sion. Upacara korban pada Hari Pendamaian (Yom Kippur) merupakan puncak upacara korban persembahan. Testament of Levi 8:11-15. 7f. 1 QS 9:10f. tetapi juga hidup umat dalam totalitasnya yang membawa penghormatan kepada Allah (mis. 4 Ezra 12:31-34. 16). membuat negeri perjanjian menjadi tercemar dan najis. (d) Ibadah yang murni.sebagai hukuman Allah atas mereka berkaitan dengan pelanggaran terhadap covenant. kekalahan atau penghancuran orang kafir. (c) Bait Allah yang baru. 7 . bangsa Yahudi yang terjajah dan menjadi tahanan di negeri mereka sendiri mengalami banyak penderitaan karena penjajah menajiskan negeri dan agama serta cara hidup mereka. Bait Allah merupakan permatanya. karena negerinya telah dinajiskan oleh kehadiran pemerintah kafir (Yes 60:13. juga 2 Makabe 1:27-29. bdk Mat 2:1-4. Bagi orang Yahudi. Tidaklah mengherankan jika mereka mulai merindukan suatu masa depan di mana Allah membebaskan mereka dari penjajahan dan menegakkan kembali kerajaan Daud yang jaya. dan kembalinya mereka ke negeri perjanjian di bawah Ezra dan Nehemiah merupakan tindakan pemulihan dan pengampunan Allah yang Maha Pemurah terhadap umat-Nya yang berdosa. Lima unsur kunci dalam pengharapan masa depan (eskatologi) ini: (a) Pengharapan untuk pemulihan seluruh 12 suku Israel yang kembali ke negeri perjanjian. orang Yahudi merasakan kehilangan yang sangat dalam ketika mereka dibuang di Babel dan Yerusalem serta Bait Allah tidak terhampiri oleh mereka (Mz 137. Kehadiran bangsa-bangsa kafir. negeri perjanjian dipandang kudus karena Allah berada di sana di tengah-tengah mereka (Bil 35:34). merupakan lambang kediaman Allah di tengah umat-Nya (bdk Mat 23:21). 9:3. Sebagian orang Yahudi lainnya mengharapkan seorang tokoh imam yang akan memulihkan kembali ibadah yang murni. Ibadah ini bukan hanya menyangkut persembahan korban secara benar di Bait Allah. Yeremia. Yes 60:21). Hal ini bukan mendorong orang Yahudi untuk “menginjili” orang kafir. ketika satu kali setahun Imam Besar masuk ke Tempat Mahakudus dengan membawa darah lembu dan kambing untuk penebusan dosa bagi dirinya sendiri dan seluruh umat Israel. namun dalam tahun-tahun selanjutnya mereka dijajah oleh bangsa-bangsa kafir lainnya dan tidak memiliki kebebasan sepenuhnya untuk beribadah kepada Allah (bdk Neh 9:36-37. Sebagian janji tersebut telah digenapi ketikan mereka kembali dari pembuangan di Babel. (5) Pengharapan untuk masa depan: Sejak abad ke-2 sM. yang adalah raja keturunan Daud. dan Allah menempatkan nama-Nya di sana. ke Bukit Sion. dan di tengah kota Yerusalem. Orang ini disebut Mesias (“orang yang diurapi”). melainkan mengharapkan bahwa orang kafir akan datang ke Yerusalem. bdk 54:12). Bait Allah juga merupakan pusat ibadah dan persembahan korban dalam agama Yahudi. Berbagai pengharapan ini terungkap dalam kitab-kitab apokrifa dan pseudepigrapha. yaitu imam dan nabi. yang dimurnikan kembali. seorang pemimpin militer yang akan mengusir penjajah dari negeri perjanjian. Yes 2:1-3). Janji-janji pemulihan oleh Allah dalam Yes 40-66. Bagi orang Yahudi. Di kalangan Farisi timbul pengharapan untuk seorang tokoh nabi dan ahli Taurat yang akan mengajarkan penafsiran yang benar dari hukum Taurat. Mat 23:21). Di Negeri Perjanjian itu. Oleh karena itu. 60:12). Yes 18:7. kota Yerusalem merupakan tempat istimewa. (b) Pertobatan.

8 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful