P. 1
Pengertian Bioteknologi

Pengertian Bioteknologi

|Views: 3,785|Likes:

More info:

Published by: Nyimas Farisa Nadhilla on Sep 13, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN BIOTEKNOLOGI

Bioteknologi adalah cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup (bakteri, fungi, virus, dan lain-lain) maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19.

Ciri utama bioteknologi: 1. Adanya agen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan, 2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industry, 3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.

Beberapa contoh bioteknologi pangan ialah proses pembuatan roti. Dibawah ini, akan di jelaskan tahapan-tahapan pembuatan roti.

TAHAPAN PEMBUATAN ROTI
1. PEMILIHAN BAHAN Gunakan bahan yang berkualitas baik Pastikan bahan yang digunakan bersertifikat halal Bahan yang digunakan cukup tersedia dan dalam kondisi simpanan yg baik

y y y

PERMENTASI AWAL ( 10 menit s/d 20 menit) Proses pemecahan gula oleh ragi menjadi: Gas CO2 : Adonan menjadi mengembang Alkohol : Memberi aroma pada roti Asam Panas : Memberi rasa dan memperlunak gluten : Suhu meningkat selama permentasi y y y y Lama dan sebentar permentasi awal sangat tergantung dari jumlah adonan dan jumlah tenaga kerja yang mengerjakan. Selama pengistirahatan berlangsung diharuskan ditutup dengan plastik agar adonan tidak kering. PENGADUKAN / MIXING (30 s/d 45 menit) Biasakan semua bahan kering diaduk terlebih dahulu selama 5 menit (airasi) sebelum air dan mentega dimasukkan. y y Lakukan pencampuran semua bahan secara merata untuk hidrasi yang sempurna dari pati dan protein sehingga membentuk gluten. hindari tercecernya bahan.2. Untuk penimbangan air. demikian pula sebaliknya. y Lama pengadukan harus disesuaikan dengan kemampuan tepung terigunanya (jumlah protein). agar air dapat dimasukkan secara optimal. pastikan tidak berlebihan sehingga adonan menjadi lembek. y y y 3. PENIMBANGAN BAHAN Hindarkan pemakaian takaran dengan sendok atau cangkir. . pelunakan gluten dan memperoleh kekuatan menahan gas dengan baik. karena semakin tinggi proteinnya semakin lama pengadukannya. 4. Pada saat penimbangan harus teliti dan tepat.

PERMENTASI KEDUA ( 10 s/d 15 menit) Melunakkan gluten pada adonan. Mempercepat permentasi berikutnya Selama proses ini. tetapi jangan terlalu banyak mengandung air dan minyak agar menghindari roti terbuka. Gunakan timbangan yang benar. dan sambungannya berada dibawah adonan. Usahakan semua gas keluar agar serat roti menjadi halus dan merata. PEMBUANGAN GAS PADA ADONAN Mengeluarkan gas yang ada dalam adonan dengan cara menekan adonan. . PEMBULATAN ADONAN Membentuk lapisan keras dipermukaan adonan. y y y 6. y y y 8. Dapat menghaluskan tekstur. Untuk roti manis dapat diisi dengan berbagai isian. sehingga dapat menahan gas yang dihasilkan.5. 7. y y Menghaluskan tekstur roti dan mempermudah pekerjaan selanjutnya. harus ditutup dengan plastik agar tidak kering. PEMBENTUKAN ADONAN Adonan roti dibentuk sesuai keinginan. PENIMBANGAN ADONAN Membagi adonan sesuai dengan berat yang diinginkan. y y y Untuk roti tawar usahakan pembentukan dan penggulungan dalam keadaan rapt dan padat. y y y 9. dan lakukan dengan cepat. Apabila menggunakan alat pembagi. timbang dulu lalu dibagi menjadi 36 bh.

ukuran 40-60 gram maksimum 15 menit. jadi temperaturnya harus sesuai dengan jenis roti yang akan dibakar. jenis /bahan loyang yang digunakan.10. y y y Dapat dilakukan dengan membuat uap air dan pastikan proses ini dilakukan dengan benar. Tempat untuk permentasi akhir ini harus memiliki panas ( 35-40 derajat Celcius) dan kelembaban ruang (80-85%) yang stabil. jenis roti yang dibuat dan jumlah pemakaian gula dalam adonan. Atur jarak adonan di loyang agar tidak bergabung dan dapat memberikan ruang untuk pemanasan sisi roti. y Roti Tawar 200 derajat Celcius. y y y Pastikan setiap sambungan diletakkan dibawah adonan. ukuran 1520 gram 5-10 menit. PEMBAKARAN ADONAN Temperatur oven sangat menentukan kualitas akhir dari roti yang dibuat. 12. y y Lamanya pembakaran ditentukan oleh. y Roti manis 180 derajat Celcius. baik sebelum dan sesudah digunakan. dengan loyang terbuka 25-30 menit. PENCETAKAN ADONAN Letakkan adonan dalam cetakan (untuk roti tawar) atau di loyang (untuk roti manis) dengan baik dan benar. y Gunakan alat ukur hygrometer dan termometer ruang. jenis oven. . y y Olesi loyang dengan lemak/minyak atau gunakan lapisan kertas agar tidak lengket. karena akan menentukan hasil akhir dari roti. PERMENTASI AKHIR Dilakukan pengembangan adonan agar mencapai bentuk dan kualitas yang maksimal. dengan loyang tertutup 30-40 menit. 11. Pastikan loyang selalu dalam keadaan bersih.

Untuk roti tawar. 14. MENGELUARKAN ROTI DARI CETAKAN/LOYANG Keluarkan roti yang sudah matang dari catakan / loyang sesegera mungkin. biarkan cetakan lebih kurang 30 detik setelah keluar dari oven. Saat pembungkusan berlangsung. keluarkan dari loyang dengan sangat hati-hati karena roti yang baru keluar dari oven sangat lembut dan empuk. 15. y y y Untuk roti tawar / roti yang menggunakan cetakan. PENDINGINAN Setelah dikeluarkan dari cetakan/loyang. jangan dipaksa. agar lebih mudah dikeluarkan. Hindari pembungkusan roti yang masih panas/hangat agar tidak mudah berjamur. bila akan dipotong.32 derajat Celcius. sebaiknya teperatur roti 30 . y y y Letakkan roti pada rak pendingin dimana panas roti dapat keluar kesegala arah.13. PEMBUNGKUSAN Roti dibungkus agar terhindar dari jamur. Untuk roti manis. pastikan ruang selalu bersih dengan ventilasi dan sirkulasi udara yang cukup. Menghindarkan pengerasan kulit roti akibat menguapnya kandungan air dalam roti. dinginkan roti pada suhu ruang selama 45 90 menit. y y y y .

Nadhilla l Agung Suprianto l Umi Yuliana P.TUGAS BAHASA INDONESIA BAB 3: PROBLEM TENAGA KERJA DI INDONESIA Disusun oleh: l Muhammad Farhan R. l Nyimas F. SMA NEGERI 1 TERBANGGI BESAR LAMPUNG TENGAH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->