P. 1
Gaya dan Hukum Newton

Gaya dan Hukum Newton

|Views: 462|Likes:
Published by Nita Nurtafita

More info:

Published by: Nita Nurtafita on Sep 14, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/10/2013

pdf

text

original

GAYA DAN HUKUM NEWTON

Disusun Oleh: Nita Nurtafita (107016300115)

Apakah gaya itu?????

Gaya adalah suatu tarikan atau dorongan yang bekerja pada benda

Gaya dapat menyebabkan perubahan posisi, kecepatan, bentuk, panjang, volume, dan arah. Alat yang digunakan untuk mengukur gaya secara langsung adalah neraca pegas atau dinamometer.

Jenisjenis Gaya
Gaya Sentuh Gaya Tak Sentuh

Contoh : Seorang anak yang mendorong meja, seorang ibu yang mengangkat barang belanjaannya, seorang anak yang mengayuh sepeda dan pemain basket yang melempar bola basket.

Contoh Gaya Sentuh

Resultan Gaya
Hasil perpaduan dua gaya atau lebih dalam satu garis kerja akan menghasilkan satu gaya pengganti yang disebut resultan gaya

Jika gaya F1 dan F2 searah, maka resultannya adalah jumlah kedua gaya itu R = F1 + F2
F1
0

F2

R
RESULTAN GAYAGAYA SEARAH

Jika gaya F1 dan F2 berlawanan arah, F1 > F2 maka resultannya adalah selisih kedua gaya itu dan arahnya sesuai dengan gaya yang lebih FI besar 0 R = F1 - F2 F2 R Dimana: F1 = gaya pertama (N) Resultan gaya-gaya berlawanan arah F2 = gaya kedua (N) R = resultan gaya (N)
Lomba tarik tambang menghasilkan gayagaya yang berlawanan arah

Hukum Newton tentang Gaya
Pada tahun 1687, Sir Isaac Newton, ilmuan Fisika berkebangsaan Inggris, berhasil menemukan hubungan antara gaya dan gerak. Dan hasil pengamatan dan eksperimennya, Newton merumuskan tiga hukum mengenai gaya dan gerak.

Hukum I Newton menyatakan bahwa ´suatu benda akan tetap diam atau tetap bergerak lurus beraturan jika resultan gaya yang bekerja pada benda itu sama dengan nolµ Secara matematis, dirumuskan sebagai berikut:

.

.

Hukum II Newton
Hukum II Newton menyatakan bahwa ´percepatan yang dihasilkan oleh resultan gaya yang bekerja pada suatu benda berbanding lurus dengan resultan gaya dan berbanding terbalik massa bendaµ.

LANJUTANu
,

: = ( = = ( / ) ) ( )

Contoh Hukum II Newton

.

Hukum III Newton
Hukum III Newton atau Hukum Aksi Reaksi menyatakan bahwa ´setiap ada gaya aksi, maka akan selalu ada gaya reaksi yang besarnya sama tetapi arahnya berlawananµ.

CONTOH HUKUM III NEWTON
Jika kamu mengendarai mobil dan menabrak dinding, maka dinding akan mendorong kamu sebesar sama dengan gaya yang kamu keluarkan tetapi arahnya berlawanan, sehingga kamu terdorong menjauhi dinding.

Gaya yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari yaitu:

Gaya Gesekan Gaya Berat

Gaya gesekan adalah gaya yang timbul akibat persentuhan langsung antara dua permukaan benda, arah gaya gesekan berlawanan dengan kecenderungan arah gerak benda. Besarnya gaya gesekan ditentukan oleh kehalusan atau kekasaran permukaan benda yang bersentuhan.

Gaya Gesek

Gaya Gesek Statis

Gaya Gesek Kinetis

Gaya Gesekan Statis

. , : = = =

Gaya Gesekan Kinetis

. , : = = =

Contoh Gaya Gesekan
Contoh gaya gesekan yang menguntungkan : Gaya gesekan pada rem dapat memperlambat laju kendaraan. Contoh gaya gesekan yang merugikan: Gaya gesekan antara udara dengan mobil dapat menghambat gerak mobil.

Gaya Berat 
Benda menarik benda lain karena benda memiliki massa, gaya tarik antara dua benda yang memiliki massa disebut gaya gravitasi atau gaya berat.  Massa benda di setiap tempat besarnya sama, tetapi berat benda dipengaruhi oleh percepatan gravitasi.  Massa benda dapat diukur dengan neraca, sedangkan berat benda dapat diukur dengan neraca pegas atau dinamometer.

LANJUT ANu 
Perbandingan berat dan massa sebuah benda di suatu tempat selalu tetap.  Perbandingan berat dan massa benda ini disebut percepatan gravitasi.  Percepatan gravitasi di bumi ratarata 9,8 N/kg.  Percepatan gravitasi di bulan 1,6 N/kg.

Hubungan antara berat benda, massa benda dan percepatan gravitasi secara matematis dapat dituliskan

Dimana: m = massa benda (kg) w = berat benda (N) atau g = percepatan gravitasi (N/kg) atau (m/s2)

SELESAI«

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->