P. 1
PanduanKJI-6-2010-DP2M

PanduanKJI-6-2010-DP2M

|Views: 2,113|Likes:
Published by eeeelek

More info:

Published by: eeeelek on Sep 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

Sections

  • DAFTAR ISI
  • 1. Latar Belakang
  • 2. Tujuan
  • 3. Tema
  • 4. Pelaksanaan
  • 5. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
  • 6. Peserta
  • 7. Sistim Perlombaan
  • 8. Kriteria Seleksi
  • 9. Proses Seleksi dan Penentuan Pemenang
  • 10. Sistematika Proposal
  • 11. Bantuan dari Panitia
  • 12. 1Penyelenggara
  • 13. Diagram Alir dan Jadwal Kegiatan 11
  • 1. Data Pengusul Proposal
  • 2. Proposal KJI ke-6
  • Lampiran :
  • Keterangan :
  • 2. Mahasiswa
  • Pengalaman Dalam Bidang Jembatan
  • Pengalaman Kompetisi
  • BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1
  • Pasal 3
  • Pasal 4
  • BAB III
  • PENYELENGGARAAN DAN PELAKSANAAN
  • KOMPETISI JEMBATAN
  • Bagian Kedua Manajemen Pasal 6
  • BAB IV KETENTUAN TEKNIS PELAKSANAAN KOMPETISI
  • Bagian Ketiga Materi dan Spesifikasi Teknis Model Jembatan Baja Pasal 9
  • Pasal 10
  • BAB V PELAKSANAAN KOMPETISI KONSTRUKSI
  • Bagian Kedua Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 12
  • Bagian Ketiga Ketentuan Lain-lain Pasal 13
  • Bagian Keempat Site Plan Kompetisi Pasal 14
  • Bagian Kelima Aktivitas Juri Pasal 15
  • Dan Bagian Ketiga Uji Pembebanan Pasal 18
  • BAB VII PEMENANG Pasal 19
  • Pasal 20
  • Pasal 21
  • Pasal 22
  • Gambar 1 : BENTUK UMUM MODEL JEMBATAN BAJA
  • Catatan : bentuk konfigurasi rangka jembatan tidak mengikat
  • KETENTUAN :
  • Gambar 3 : UJI PEMBEBANAN
  • Urutan pengujian:
  • Gambar 4 : PENJELASAN MENGENAI SEGMEN JEMBATAN
  • Gambar 5 : GAMBAR ABUTMEN
  • Pada KJI ke-6 ini dipilih tema :
  • Kompetisi Tahap Pertama Pasal 8
  • Bagian Ketiga Materi dan Spesifikasi Teknis Model Jembatan Kayu Pasal 9
  • Bagian Kedua Pelanggaran dan Diskualifikasi Pasal 17
  • Bagian Ketiga Uji Pembebanan Pasal 18
  • BAB VIII PEMENANG Pasal 19
  • Gambar 1 : BENTUK UMUM MODEL JEMBATAN KAYU
  • Gambar 2 : SKEMATIK GAMBAR SITE PLAN KOMPETISI
  • BAB II
  • TEMA, FUNGSI DAN TUJUAN KOMPETISI
  • Pasal 2 Kompetisi bernama ”Kompetisi Jembatan Indonesia”
  • Bagian Kesatu Rincian Pelaksanaan Kompetisi Pasal 7
  • Bagian Kedua Ketentuan tambahan Tahap Kedua Pasal 11
  • Bagian Ketiga Persiapan Pengujian Pasal 12
  • Bagian Keempat Aktivitas Juri Pasal 13
  • BAB VI PENILAIAN
  • Bagian Kesatu Kriteria Penilaian Pasal 14
  • Bagian Ketiga Uji Pembebanan Pasal 16
  • BAB VII PEMENANG
  • Pasal 17
  • Pasal 18
  • Pasal 19
  • Gambar 1 : BENTUK UMUM MODEL JEMBATAN BENTANG PANJANG

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur patut kita panjatkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada sekalian sehingga Kompetisi Jembatan Indonesia bisa berlanjut hingga tahun ini yang merupakan tahun ke enam. Jembatan merupakan faktor yang sangat penting sebagai pemersatu bangsa Indonesia karena keadaan geografis yang dikarunia oleh Sang Khalik berupa kepulauan dengan sungai yang mengalir didalamnya. Adanya jembatan yang merupakan penghubung antar pulau ataupun sisi yang satu dengan yang lainnya memiliki arti yang sangat strategis sebagai pemersatu bangsa / wilayah dan juga menunjang faktor ekonomi untuk kesejahteraan rakyat. Untuk itu perlu terus dikembangkan suatu disain jembatan yang dirancang oleh putra–putri bangsa Indonesia yang sesuai dengan kondisi alam Indonesia, salah satunya adalah melalui Kompetisi Jembatan Indonesia ini. Diharapkan dengan Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 ini akan memicu perkembangan teknologi jembatan dan juga diharapkan akan muncul tenaga terampil dalam disain/ perancangan jembatan yang dapat bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Agar didapatkan kualitas yang baik maka tim penilai terdiri dari para pakar dibidang jembatan baik dari institusi pendidikan/ pemerintah maupun swasta. Sebagai harapan kedepan semoga Kompetisi Jembatan Indonesia ini diikuti juga oleh peserta/ intitusi dari luar negeri. Kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa dukungan sepenuhnya dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional serta kerja keras panitia pelaksana dan tentunya para peserta. Untuk itu kami ucapkan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya,

Selamat Berlomba. Politeknik Negeri Jakarta Direktur,

Prof. Dr. Ir. Johny Wahyuadi M Soedarsono, DEA NIP. . 19560917 198603 1 003

Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010

2

DAFTAR ISI PANDUAN KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI ke-6) 2010
DAFTAR ISI 1. Latar Belakang 2. Tujuan 3. Tema 4. Metode Pelaksanaan 5. Waktu dan Tempat Pelaksanaan 6. Peserta 7. Sistem Perlombaan 8. Kriteria Seleksi 9. Proses Seleksi dan Penentuan Pemenang 1 Sistematika Proposal 0 1 1. 1 2. 1 Akomodasi dan Konsumsi Penyelenggara Diagram Alir dan Jadwal Kegiatan

3. Lampiran-lampiran Petunjuk Penulisan KJI ke-6 2010 Peraturan Kompetisi Baja Peraturan Kompetisi Kayu Peraturan Kompetisi Jembatan Model Bentang Panjang Pejalan Kaki

Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010

3

Depok. Pada tahun 2010 ini. Kompetisi ini merupakan rangkaian kegiatan tahunan dari kompetisi serupa dengan nama ”Kompetisi Jembatan Baja Indonesia (KJBI)” pada tahun 2005. akan diselenggarakan kembali ajang Kompetisi Jembatan Indonesia ke enam (KJI ke-6). Variasi infrastruktur jembatan sangat luas. KJI ke-5 tahun 2009 dikembangkan dengan melombakan Kategori Jembatan Bentang Panjang dengan menyertakan total 24 (dua puluh empat) tim terseleksi dan pelaksanaan di Kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Kegiatan KJBI (2005) dan KJI 2006-2007-2008 tersebut telah diselenggarakan dengan mengikutsertakan 12 (dua belas) tim terseleksi dan mengambil tempat di Balairung Universitas Indonesia.KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI ke-6) 2010 1. Latar Belakang Sebagai infrastruktur dari jaringan jalan. Pembangunan jembatan sangat membutuhkan pertimbangan ekonomis. Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 4 . baik ditinjau dari fungsi maupun skala atau dimensinya. jembatan merupakan bagian dari alat peningkatan aktifitas perekonomian baik dalam skala daerah maupun nasional. Kampus Universitas Indonesia Depok. Dengan kompleksitas tersebut seorang profesional di bidang pembangunan jembatan harus mampu mengetahui dan memahami secara komprehensif proses dan komponennya agar jembatan yang dirancang dan kemudian dibangun dapat berfungsi optimal serta dapat relatif mudah dikerjakan. Kegiatan KJBI 2005 (pertama) dan KJI tahun selanjutnya telah diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M – Ditjen Dikti) bekerjasasama dengan Politeknik Negeri Jakarta. Pada tahun-tahun berikutnya kegiatan ini dilanjutkan dan berubah nama menjadi ”Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI)”. teknis termasuk metode konstruksinya. Di sisi lain kebutuhan untuk membangun infrastruktur jembatan selalu meningkat sejalan dengan meningkatnya kebutuhan dan perkembangan tingkat perekonomian bangsa.

Tema Pada KJI ke-6 ini dipilih tema : Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 5 . dan untuk model jembatan bentang panjang pejalan kaki menggunakan model jembatan kabel dengan material bebas. Pada ajang KJI ke-6. baik disiplin ilmu teknik sipil maupun disiplin ilmu lainnya yang terkait dengan pembuatan jembatan. yang pertama jembatan berbahan baja dan kedua adalah jembatan berbahan kayu. konstruksi jembatan dibuat dengan 2 (dua) jenis kategori bahan. Kompetisi dalam membangun prototype didasarkan atas hasil rancangan yang ditulis pada proposal teknis. 8 jembatan kayu. konstruksi jembatan dibangun dari bahan yang ramah lingkungan tetapi secara teknis mampu menahan beban lalu-lintas. e)Mempelajari rekayasa jembatan melalui tindakan realistik. Ketentuan lomba didasarkan atas evaluasi terhadap proposal teknis dan pelaksanaan pembangunan model jembatan di lapangan. Pada KJI ke-6. yang akan dinilai kekuatannya. d) Membudayakan iklim kompetisi di lingkungan perguruan tinggi. estetika dan metoda perakitannya. dengan bentuk struktur jembatan rangka. b)Memperdalam pemahaman proses perancangan/rekayasa jembatan sebagai bentuk aplikasi dari ilmu dasar dan teknologi jembatan. f) Membuat model jembatan. Fungsi jembatan baja adalah untuk lalu-lintas umum dan dibuat dua lajur. Tujuan Tujuan Umum Kompetisi Jembatan Indonesia ke enam adalah: Mendorong dan menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa dalam bidang perancangan dan konstruksi jembatan Sedangkan tujuan khusus adalah: a)Menumbuhkan daya tarik bagi mahasiswa untuk lebih mendalami perancangan dan pelaksanaan jembatan. 2. dan 8 model jembatan bentang panjang pejalan kaki.Kompetisi Jembatan Indonesia ke enam (KJI ke-6) tahun 2010 akan diselenggarakan di Jakarta pada bulan Agustus 2010. pengalaman menganalisis masalah secara langsung (hands on experience). sedangkan jembatan kayu dan jembatan bentang panjang berfungsi sebagai jembatan pejalan kaki. dalam rangka menghasilkan suatu rancangan jembatan yang kuat. ekonomis dan indah c) Meningkatkan kepekaan mahasiswa dalam bidang pengembangan bidang teknologi jembatan. 3. Peserta adalah tim yang secara resmi ditugaskan oleh perguruan tinggi di Indonesia. Kompetisi terbuka bagi semua perguruan tinggi di Indonesia. Pada KJI ke-6 direncanakan akan mengikutkan sejumlah 24 (dua puluh empat) tim yang mewakili 8 jembatan baja. kaku.

terdiri dari 4 (empat) mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen pembimbing untuk jembatan baja dan kayu. f) Setiap Perguruan Tinggi. seorang perancang harus menguasai beberapa kegiatan mulai dari survey lapangan.Jembatan Kreatif Dan Ramah Lingkungan 4. kesesuaian implementasi terhadap rancangan. Depok atau lokasi yang ditetapkan oleh panitia. c) Masa pembuatan jembatan ditetapkan selama lebih kurang 1. kreatif. Kompetisi ini terdiri dari tahap perancangan/perancangan dan konstruksi di arena lomba untuk membangun model jembatan berskala.5 bulan (lihat jadwal) dan dilaksanakan di lokasi masing-masing tim. Pelaksanaan Kompetisi jembatan ini merupakan satu kegiatan gabungan yang merupakan rangkaian dalam pembangunan jembatan. hanya berhak mengikuti kompetisi dengan maksimum 3(tiga) tim. pembuatan jembatan membutuhkan data lengkap baik kondisi lingkungan maupun bahan konstruksi serta standar/ peraturan yang digunakan. Sistim kompetisi yang dipilih adalah sebagai berikut: a) Setiap tim dari perguruan tinggi beranggotakan maksimum 5 (lima) orang. Peserta Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 6 . d) Peserta yang lolos/ terpilih pada tahap perancangan akan diundang untuk mempresentasikan proposalnya di PNJ dan mengkonstruksi jembatannya di lokasi kompetisi (PNJ). proses analisis dan pembangunan fisik di lapangan. Oleh karena itu. Dalam pembangunan jembatan. 5. yang terdiri dari 1(satu) tim kategori jembatan baja . 1 (satu) tim kategori jembatan kayu dan 1 (satu) tim model jembatan bentang panjang pejalan kaki. 6. e) Penentuan pemenang kompetisi didasarkan atas prinsip-prinsip kokoh (lendutan terkecil dengan berat jembatan teringan). terindah dan waktu perakitan tercepat dengan memperhatikan persyaratan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). terdiri dari 2 (dua) mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen pembimbing b) Setiap Perguruan Tinggi dapat mengusulkan lebih dari satu proposal perancangan jembatan untuk setiap kategori jembatan sesuai ketentuan kompetisi. Depok. Sedangkan untuk model jembatan bentang panjang pejalan kaki beranggotakan maksimum 3 (tiga) orang. Waktu dan Tempat Pelaksanaan KJI ke-6 akan dilaksanakan pada Jumat-Minggu. tanggal 5 s/d 7 November 2010 (tentatif) bertempat di lapangan parkir Politeknik Negeri Jakarta. Bagi peserta terseleksi akan disiapkan akomodasi di Wisma Makara Universitas Indonesia.

(62-21) 57951424 website : dp2m-dikti. Indonesia Telp. Dialamatkan kepada : Direktur DP2M Ditjen Dikti. Jendral Sudirman Pintu I. Kriteria Seleksi Kriteria seleksi KJI ke-6. dilengkapi dengan batas site plan (sungai dan area yang tidak boleh diinjak saat proses pemasangan jembatan dilaksanakan) sesuai rincian pada peraturan. Sistim Perlombaan a)Setiap tim peserta yang berlomba di arena perlombaan disiapkan area (site plan) . Senayan. b)Rancangan konstruksi jembatan (beban maksimum dan lendutan teoritis).Persyaratan peserta adalah sebagai berikut: a) Tim peserta adalah mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di seluruh Indonesia yang secara resmi menjadi utusan perguruan tinggi pengirim. Seleksi perancangan mempunyai kriteria sebagai berikut: a)Ketelitian dan logika perancangan. boleh menggunakan alat bantu agar anggota tim tidak berada/ menyentuh daerah terlarang. yaitu perancangan dan pengkonstruksian fisik jembatan. 8. lengkap dengan metode.go. Fax. e) Peraturan pertandingan selengkapnya dapat dilihat pada buku Peraturan Kompetisi (Lampiran 2).id b)Tim peserta yang diundang untuk mengikuti kompetisi tahap final adalah tim yang lolos seleksi (tahap perancangan/desain). Kementerian Pendidikan Nasional Gedung DIKTI Lt IV Jl. mencakup 2 (dua) tahap. b) Seluruh komponen jembatan ditimbang dan diberi label yang menjadi tanda sebagai komponen yang boleh digunakan sebagai elemen jembatan. c) Pada saat pemasangan (construction).dp2m@dikti. c) Metode konstruksi. d)Waktu konstruksi harus memperhatikan ketentuan K3 sesuai rincian pada peraturan. standar perancangan dan gambar perancangan jembatan. 7. Jakarta Pusat. Tim peserta mengirimkan proposal teknis dengan surat pengantar dari Purek/Warek/ Puket/Pudir Bidang Kemahasiswaan dan diterima paling lambat tanggal 31 Juni 2010 cap pos.go.dikti. Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 7 .net/dp2m.id e-mail : pkm. (62-21) 70322640.

bagian identitas dan bagian teknis perancangan yang dijilid (soft cover) secara terpisah dengan sampul berwarna hijau tua (format lihat Lampiran 1). Proposal dikirim kepada panitia sebanyak 5 (lima) eksemplar. e) Kerapihan dan estetika jembatan f) Kesesuaian implementasi terhadap rancangan awal. Proses Seleksi dan Penentuan Pemenang Proses seleksi calon peserta KJI ke-6 dilakukan dengan 2 tahap sebagai berikut: Tahap pertama dilakukan evaluasi secara blind review atau desk evaluation dari seluruh proposal yang diterima panitia sampai batas waktu yang ditentukan. Berdasarkan kedua tahap tersebut ditentukan pemenang melalui beberapa komponen penilaian untuk menentukan juara I. 8 jembatan kayu dan 8 jembatan bentang panjang pejalan kaki. 9. tanpa ada pemberitahuan peserta maka dinyatakan mengundurkan diri. b)Waktu konstruksi dengan metode yang logis. Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama ini diwajibkan mendaftar ulang ke panitia untuk mengikuti kompetisi tahap kedua. Pengumuman hasil seleksi tahap ini terdiri atas 24 tim terpilih meliputi 8 jembatan baja. Pengumuman akan dilaksanakan melalui surat dan telepon/faximile/internet. Sistematika Proposal Proposal teknis dibuat dalam 2 bagian. dan III serta penghargaan-penghargaan berdasarkan kategori yang selengkapnya dapat dilihat dalam peraturan (Lampiran 2). c) Memenuhi ketentuan K3. 10. Apabila sampai batas waktu pendaftaran ulang berakhir. dengan warna sampul: a) Jembatan Baja : MERAH b) Jembatan Kayu : KUNING c) Jembatan Bentang Panjang Pejalan Kaki : HIJAU Bagian 1 : Berisi informasi lengkap tentang nama dosen pembimbing dan anggota tim peserta (mahasiswa) beserta foto berwarna ukuran (3x4) Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 8 . dan selanjutnya dilakukan penilaian pada saat kompetisi konstruksi jembatan. II. d)Kuat menahan beban uji sesuai lendutan yang diijinkan. Tahap kedua terdiri dari presentasi untuk melihat konsep perancangan dan kelogisan model dilihat dari kondisi nyata jembatan dengan ukuran dan model serupa.Calon peserta yang lolos pada tahap tersebut akan diundang untuk mengikuti kompetisi dengan kriteria penilaian sebagai berikut: a)Memenuhi standar berat dan ukuran sesuai ketentuan kompetisi. Panitia akan mengumumkan hasil seleksi tahap ini kepada para peserta untuk mengikuti tahap selanjutnya.

id Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 9 . 11. 7270034.cm. Fax. nomor telepon. (62-21) 57951424 website : dp2m-dikti. 12. alamat lengkap.net/dp2m.id e-mail : pkm. Lantai 2 Politeknik Negeri Jakarta. Indonesia Telpon : (62-21) 7270042.dp2m@dikti. (62-21) 70322640. Kementerian Pendidikan Nasional Gedung DIKTI Lt IV Jl. Senayan.dikti. Bantuan dari Panitia Panitia hanya menyediakan bantuan akomodasi dan konsumsi selama waktu lomba. nama Tim dan nama Jembatan. 229 Faks : (62-21) 7270042. Jendral Sudirman Pintu I.com Website : www. Departemen Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Politeknik Negeri Jakarta. Kampus Baru UI.ac.id • Alamat Pelaksana : Panitia KJI-KBGI Ruang Staf PD III Gedung Q (Direktorat). Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Jakarta Pusat. Alamat : • Alamat Penyelenggara DP2M Ditjen Dikti. dan metode konstruksinya.7270036 ext.go. Bagian 2 : Berisi uraian lengkap tentang perancangan jembatan berikut gambargambarnya termasuk standar dan kode yang digunakan. Nama perguruan tinggi. 7270034 Email : kjikbgi_pnj@yahoo. Depok 16425.pnj. nomor faximile. 1Penyelenggara Kompetisi ini diselenggarakan oleh: Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M).go. Indonesia Telp. alamat email.

31 Juni 2010 1 juli 2010. tim juri. dan panduan Sosialisasi (Penyebaran poster dan panduan) 16 – 28 pebruari 1 – 15 maret 15 maret .00 WIB 5 November 2010. poster. pukul 09. 1 – 15 pebruari Pemantapan panduan.00 wib (deadline) 2 .13. dan panitia Pencetakan brosur.00 WIB Pembuatan model jembatan oleh peserta Konfirmasi peserta Penerimaan Peserta di Kampus PNJ Technical Meeting dan Presentasi menjelaskan konsep desain Pelaksanaan KJI ke 6 Tahun 2010 6 – 7 November 2010 Kompetisi Jembatan Indonesia keenam (KJI ke-6) 2010 10 . check in pkl 12. Diagram Alir dan Jadwal Kegiatan 11 Diagram alir Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI ke-6) tahun 2010.10 juli 2010 11 – 30 juli 2010 Masa perancangan/desain jembatan dan pembuatan Proposal Penerimaan desain jembatan (penerimaan proposal) Pendistribusian proposal ke Tim Juri Evaluasi proposal dan Cross Check hasil evaluasi Pengumuman peserta terpilih 1 Agustus 2010 2 – 16 Agustus 2010 Pendaftaran ulang peserta 18 Agustus – 26 Oktober 2010 15 sept 27 Oktober – 3 November 2010 4 November 2010. pkl 16.

PETUNJUK PENULISAN PROPOSAL KJI KE-6 2010 PERATURAN KOMPETISI Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 11 .

Satu proposal untuk satu kategori jembatan. b)Data Diri Peserta (Format 1B). Proposal KJI ke-6 Proposal KJI ke-6 terdiri dari: Lembar Depan (Format 2A). Nama institusi hanya boleh dituliskan di halaman judul. Format dan Sistematika Proposal Format Proposal KJI ke-6 2010 disusun dengan sistematika dalam dua bagian sebagai berikut: 1. spasi 1. d)Rekapitulasi Data Diri (Pembimbing dan Mahasiswa) (Format 1D). atas 3 cm dan bawah 3 cm. 1F) terdiri dari: a) Judul (Format 1A). e) Biodata Pembimbing (Format 1E). dan rencana waktu pelaksanaan) Bab I. dengan margin kiri 3.5 cm. Data Pengusul Proposal Data Tim Pengusul Proposal (Format 1A s. 2. Ringkasan Eksekutif (Informasi singkat mengenai perancangan jembatan yang dibuat meliputi berat struktur. lendutan di tengah bentang. Ketidak jelasan panduan dapat ditanyakan ke panitia melalui email seperti tersebut di bawah. f)Pernyataan Keikutsertaan dalam KJI 2010 (Format 1F). kanan 3 cm. jika peserta ikut 3 kategori jembatan maka peserta mengajukan 3 (tiga) proposal terpisah.LAMPIRAN 1 : PETUNJUK PENULISAN PROPOSAL KJI KE-6 2010 KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI ke-6) 2010 Panduan Penulisan Proposal KJI ke-6 Tahun 2010 Proposal KJI ke-6 ditulis sesuai format yang telah ditentukan panitia diketik pada kertas ukuran A4 (297 x 210 mm).d. 10 cpi atau font 12 point.5 pitch. Pendahuluan Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 12 . c) Pengesahan (Format 1C). Tidak dibenarkan menuliskan nama institusi pada teks proposal.

sambungan dan lain-lain) Gambar detail proses perakitan Form Penilaian Proposal (Format 2B) Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 13 . peraturan yang digunakan dan metodologi perancangan) c) Sistem struktur d) Modelisasi Struktur e) Analisa Struktur f) Disain komponen Bab III. alat sambung. Metode Perakitan Model Jembatan Peserta harus menyampaikan waktu perakitan total rencana Bab V. beban uji. Bab IV. Penutup (Kesimpulan) Lampiran : Gambar Denah struktur. maupun terhadap beban uji lapangan yang berbeda dengan sesungguhnya) c) Sistem struktur d) Modelisasi Struktur e) Analisa Struktur f) Disain komponen dan sambungan Peserta harus menyampaikan hasil perhitungan lendutan di tengah bentang maupun berat struktur jembatan. Desain Jembatan Ukuran Sebenarnya (Jembatan Rangka Baja Jalan Raya bentang 60 m atau Jembatan Rangka Kayu Pejalan Kaki bentang 16 m atau Jembatan Gantung Bentang Panjang Pejalan Kaki bentang 120 m) a) Dasar Teori Perancangan b) Kriteria Perancangan (material. alat sambung.2 m). Desain Model Jembatan (Jembatan Rangka Baja bentang 6 m atau Jembatan Rangka Kayu bentang 4 m atau Jembatan Gantung Bentang Panjang Pejalan Kaki bentang 1. Rencana Anggaran Biaya Pembuatan Model Jembatan Bab VI. tampak dan potongan Gambar detail model jembatan (ukuran. a) Dasar Teori Model b) Kriteria Perancangan (material.Bab II. dan metodologi perancangan model jembatan terhadap jembatan berukuran sebenarnya. beban.

FORMAT 1A Proposal Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 Nama Tim dan Nama Jembatan Logo perguruan tinggi Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 14 .

................. Fakultas . Nama perguruan tinggi Tahun FORMAT 1B DATA DIRI PESERTA Nama Tim : Nama Jembatan : Perguruan Tinggi : Alamat Perguruan Tinggi : Telepon : Faksimile : E-mail : Dosen Pembimbing : Nama Lengkap : NIP : Alamat kantor : Alamat rumah : Telepon/Faksmile/HP : E-mail : Mahasiswa 1 Nama Lengkap : NIM : Jurusan/ Program Studi/ Semester Alamat rumah : Telepon/Faksmile/HP : Mahasiswa 2 Nama Lengkap : NIM : Jurusan/ Program Studi/ Semester Alamat rumah : Telepon/Faksmile/HP : Mahasiswa 3 Nama Lengkap : NIM : Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 Foto ditempel Foto ditempel : Foto ditempel : Foto ditempel 15 ........Jurusan ..

... Nama...... : . 2010 Mengetahui pembimbing Ketua Jurusan/ Departemen Dosen Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 16 .. . 2...... NIM : 3)... NIM : 4)....... NIM : 2). Alamat perguruan tinggi : Telepon : Faksimile : E-mail : 7.. Biaya pembuatan jembatan 1. Nama.... Nama.... 5................ 3. Nama. NIM : 6.Jurusan/ Program Studi/ Semester Alamat rumah : Telepon/Faksmile/HP : Mahasiswa 4 Nama Lengkap NIM : Jurusan/ Program Studi/ Semester Alamat rumah : Telepon/Faksmile/HP : : Foto ditempel : Keterangan : Peserta kompetisi jembatan model bentang panjang pejalan kaki berjumlah 3 orang termasuk dosen pembimbing FORMAT 1C HALAMAN PENGESAHAN PESERTA KJI KE-6 2010 Nama Tim : Nama Jembatan : Nama perguruan tinggi : Nama dosen pembimbing : Nama anggota tim : 1).. 4.....

... Nip..) Nip... Nama Lengkap b). Jurusan/ Program Studi b)..........) Nip..... a)...... NIM a). Pendidikan Akhir (S1/S2/S3) a)... Jurusan b). Pria/ Wanita 2. b). Nama Lengkap b). Fakultas a).... b).. b).. a)..(... 17 Pria/Wanita Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 ........ Pembimbing a).................. Gelar Kesarjanaan b).... b). Bidang Keahlian a)... Menyetujui.. Mahasiswa No 1 2 a)....... Keterangan : Peserta kompetisi jembatan model bentang panjang pejalan kaki/ berjumlah 3 orang termasuk dosen pembimbing FORMAT 1D REKAPITULASI DATA DIRI PESERTA 1.... b).. b)....... a)... b).. Purek/Warek/Puket/Pudir Bidang Kemahasiswaan (. N o 1 a)... Semester a)......... a).) (.....

a). b).3 4 a). b). a). Keterangan : Peserta kompetisi jembatan model bentang panjang pejalan kaki/ berjumlah 3 orang termasuk dosen pembimbing FORMAT 1E BIODATA PEMBIMBING Nama Lengkap : NIP : Tempat/Tanggal Lahir : Jenis Kelamin Bidang Keahlian : Kantor/Unit Kerja : Alamat Kantor/Unit Kerja Alamat Rumah : Telepon/Faksmile/HP E-mail Pendidikan No 1 2 3 Perguruan Tinggi Kota Tahun Lulus Bidang Studi : : : : Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 18 . a). b). b).

......... Alamat Kantor/Unit Kerja dan menyatakan bersedia mengikuti Kompetisi Jembatan Indonesia ke enam (KJI ke-6) tahun 2010 yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti........... Depdiknas yang bekerjasama dengan Politeknik Negeri Jakarta..... Nama Lengkap Tempat/Tanggal Lahir NIP Pangkat/Golongan Instansi/Unit Kerja Pendidikan : : . : : : : : Kode Pos : Alamat Rumah Menyatakan : Telp: : Pembimbing : ...Pengalaman Dalam Bidang Jembatan No 1 2 3 Uraian Singkat Pengalaman Tahun Pengalaman Kompetisi No 1 2 3 Uraian Kompetisi FORMAT 1F PERNYATAAN KEIKUTSERTAAN DALAM KJI ke-6 2010 Yang bertanda tangan dibawah ini. yang Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 19 . Mahasiswa : ......

.berlangsung pada tanggal 5 .. Dibuat di : Pada tanggal Mengetahui Pernyataan........ (.. Kecelakaan akibat kelalaian peserta di luar arena kompetisi tidak menjadi tanggung jawab panitia.... FORMAT 2A Proposal Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 Nama Tim dan Nama Jembatan Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 20 ...7 November 2010 di Politeknik Negeri Jakarta...) Nip....... Ketua Jurusan Purek/Warek/Puket/Pudir Bidang Kemahasiswaan Yang : Membuat (...... Kampus Baru UI Depok......................) Nip.........

panitia telah mengevaluasi proposal dari: No. …………………………………………………….NB : penamaan jembatan tidak mengandung unsur nama perguruan tinggi peserta FORMAT 2B LEMBAR PENILAIAN TAHAP 1 Berdasarkan pasal–pasal sebelumnya pada Peraturan Kompetisi Jembatan Indonesia. ……………………………………………………. Pendaftar Nama Tim/Jembatan Judul Proposal Asal Perguruan Tinggi Alamat : : : : : ……………………………………………………. ……………………………………………………. Dengan uraian nilai evaluasi berikut: Total Nilai : Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 21 . …………………………………………………….

.. Depok...x 0. x 0. Estetika : ........... x 0. kepada yang bersangkutan kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya...15 4.................. Sistem Struktur..) Nip......... Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 22 ............ Modelisasi Struktur...x 0. Metode pelaksanaan dan waktu perakitan : ..... Perancangan perakitan (jumlah segmen. Laporan perancangan (Dasar Teori......20 3.... KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI ke-6) 2010 PERATURAN KOMPETISI JEMBATAN JALAN RAYA BAJA BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan : a) Jembatan rangka baja adalah suatu struktur rangka yang melintaskan alur jalan melewati rintangan yang ada di bawahnya... daftar peralatan dan lain lain) : .. ..x 0.......40 2... daftar material.......... Desain Komponen): ......... Selanjutnya proposal tersebut diatas dinyatakan dapat / tidak dapat mengikuti tahap selanjutnya.... Kriteria Perancangan.....1.. 2010 Juri: (............ Analisa Struktur.10 _________________ Total Nilai : .. Demikian evaluasi panitia sampaikan....15 5......... Gambar detail : ...

j) Juri kompetisi adalah tim yang diberi tugas secara sah oleh DP2M Dikti untuk melakukan penilaian/evaluasi terhadap hasil rancangan peserta dalam kompetisi. m)Model Jembatan adalah prototipe jembatan yang dibuat lebih kecil dari ukuran jembatan yang sebenarnya. f) Deck Type Truss adalah jembatan yang mempunyai lantai kendaraan terletak di bagian atas konstruksi pemikul utama. l) Site plan kompetisi adalah lapangan (ruang) kerja yang dibatasi oleh garis-garis batas yang terikat oleh peraturan kompetisi. n) Segmen jembatan adalah bagian rangkaian komponen jembatan dalam arah memanjang jembatan dimana pembagian jumlah segmen berkaitan dengan metode pelaksanaan pemasangan jembatan. Tim Juri berasal dari luar institusi penyelenggara kompetisi. Lantai di atas dihitung dari sisi luar ke sisi luar. mulai dari ujung lantai kendaraan yang satu sampai ujung yang lainnya. Pasal 3 Pada KJI ke-6 ini dipilih tema : Jembatan Kreatif Dan Ramah Lingkungan Pasal 4 Kompetisi Jembatan Indonesia sebagai sarana pengembangan kreativitas mahasiswa perguruan tinggi teknik sipil dan pembentukan watak cinta teknologi dalam rangka mencerdaskan bangsa dan mengembangkan potensi: Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 23 . (Gambar 1). FUNGSI DAN TUJUAN KOMPETISI Pasal 2 Kompetisi bernama ”Kompetisi Jembatan Indonesia”. e) Clearance adalah ruang bebas yang diperlukan untuk lewat lalu lintas ditambah jarak tertentu ke kiri dan kanan. i) Peserta kompetisi adalah utusan dari perguruan tinggi yang secara sah terdaftar untuk mengikuti aktivitas kompetisi. d) Bentang jembatan adalah jarak as ke as perletakan. dimana semua unsur jembatan harus di luar ruang bebas. h) MAB adalah muka air banjir maksimum. k) Penilaian/evaluasi adalah kegiatan penilaian/evaluasi kelayakan terhadap hasil rancangan peserta kompetisi berdasarkan kriteriakriteria yang telah ditetapkan. c) Panjang jembatan adalah jarak yang diukur mengikuti garis tengah/sumbu jembatan.b) Lantai kendaraan adalah seluruh lebar bagian jembatan yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan. BAB II TEMA. g) Abutmen adalah kepala jembatan yang terletak di ujung jembatan bagian tepi sungai.

Kampus Baru UI. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Departemen Pendidikan Nasional b. 229 Faks : (62-21) 7270042. Indonesia Telp. (62-21) 57951424 website : dp2m-dikti. Jakarta Pusat.7270036 ext.id c) Tempat dan Waktu Pelaksanaan Tempat penyelenggaraan : Politeknik Negeri Jakarta Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 • 24 .dp2m@dikti. Pelaksana Kompetisi Jembatan adalah Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Alamat : • Alamat Penyelenggara DP2M Ditjen Dikti.net/dp2m. b) Rancang bangun sebagai bentuk aplikasi dari ilmu dasar dan teknologi dalam rangka menghasilkan suatu perangkat dan sistem yang sangat dibutuhkan masyarakat.com Website : www. 7270034. (62-21) 70322640.id e-mail : pkm. c) Kepekaan mahasiswa dalam bidang pengembangan bidang teknologi jembatan.pnj. f) Budaya etnik daerah yang berwawasan Indonesia melalui estetika bentuk jembatan BAB III PENYELENGGARAAN DAN PELAKSANAAN KOMPETISI JEMBATAN Bagian Kesatu Penyelenggara dan Pelaksana Pasal 5 a. Senayan.id Alamat Pelaksana : Panitia KJI-KBGI Ruang Staf PD III Gedung Q (Direktorat). Fax.go.dikti. Indonesia Telpon : (62-21) 7270042. d) Budaya kompetisi berbasis IPTEKS di lingkungan perguruan tinggi. 7270034 Email : kjikbgi_pnj@yahoo. Kementerian Pendidikan Nasional Gedung DIKTI Lt IV Jl. e)Bakat dan minat melalui tindakan realistis dan pengalaman menganalisis masalah secara langsung (hands on experience). Penyelenggara Kompetisi Jembatan adalah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M). Jendral Sudirman Pintu I. Lantai 2 Politeknik Negeri Jakarta.ac.a)Kreativitas mahasiswa dalam bidang perancangan jembatan.go. Depok 16425.

Waktu : 5 s/d 7 November 2010 Bagian Kedua Manajemen Pasal 6 Untuk melaksanakan dan menyelenggarakan kegiatan kompetisi ini dibentuk panitia yang terdiri dari Panitia KJI. segera membuat model jembatan yang sebenarnya sesuai dengan ukuran pada Gambar 1 di tempat masing-masing dan merangkai kembali pada saat pengkonstruksian dalam kompetisi dengan mengacu kepada peraturan kompetisi. dilakukan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan Panitia dan akan disaksikan oleh 2 wakil mahasiswa dari institusi yang berbeda. d)Pada saat kompetisi peserta diwajibkan memasang gambar kerja (lay out dan detail) ukuran A1 di area kompetisi yang disiapkan Panitia. yang mana gambar kerja tersebut akan membantu penilaian para juri saat pelaksanaan konstruksi jembatan. Perancangan struktur jembatan sesuai dengan peraturan jembatan yang berlaku. satu tim dari perguruan tinggi maksimum 5 (lima) orang. yang mana pembagian kerja dan wewenang diatur sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing didasarkan atas prinsip profesionalitas. terdiri dari 4 (empat) mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen pembimbing.K-3 (unjuk kerja) . c) Bagi tim yang hasil rancangannya dinyatakan lolos pada seleksi tahap pertama.Waktu pelaksanaan . b)Perancangan model jembatan dilaksanakan di perguruan tinggi masing-masing sesuai dengan jadwal kompetisi. e) Penimbangan dan penyegelan komponen jembatan dan alat bantu konstruksi. juri dan pelaksana lapangan. f) Unsur-Unsur Penilaian untuk penetapan pemenang mencakup: Proposal : 10% Presentasi : 10% Pelaksanaan : 80% terdiri dari: : 10% : 15% : 10% : 5% : 10% 25 .Metode konstruksi .Berat jembatan .Estetika Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 . BAB IV KETENTUAN TEKNIS PELAKSANAAN KOMPETISI Bagian Kesatu Rincian Pelaksanaan Kompetisi Pasal 7 a)Untuk kategori jembatan baja.

Jembatan dengan kesesuaian implementasi terhadap rancangan terbaik. b) Peserta mengirimkan proposal sesuai dengan panduan kepada Panitia yang berisikan dan tidak terbatas pada desain jembatan dan metoda konstruksi. 12 mm.Kekuatan jembatan : 30% g) Tim Juri akan menetapkan 6 pemenang kategori yaitu Jembatan Terkokoh.. Jembatan Terindah. b). dengan toleransi + 1mm. e). Bagian Ketiga Materi dan Spesifikasi Teknis Model Jembatan Baja Pasal 9 Bentang : L = 6. Lantai dibuat 26 a). c) Proposal yang diterima Panitia akan melalui proses seleksi awal terlebih dahulu untuk menentukan finalis.7 m lebar lantai kendaraan dan 2x0. Lantai kendaraan : Multiplek. d) Peserta finalis yang akan mengikuti kompetisi adalah tim yang lolos seleksi awal yang dilakukan oleh para Juri. Metode Konstruksi Terealistis. jika tidak menggunakan multiplek 12 mm akan dikenai hukuman penambahan berat lantai. d). h) Tim Juri akan menetapkan maksimal 1 (satu) tim finalis untuk setiap perguruan tinggi yang akan mengikuti kompetisi jembatan baja di Politeknik Negeri Bagian Kedua Kompetisi Tahap Pertama Pasal 8 a) Peserta adalah mahasiswa Teknik Sipil dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. lantai kendaraan di atas dengan ikatan angin/ bresing (Deck Type Truss).6 m (=1/10 L) diukur dari sisi luar atas dan bawah Jenis jembatan : rangka. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 . yang secara resmi menjadi utusan perguruan tinggi yang terdaftar pada Panitia. c). Waktu pelaksanaan Tercepat. yang dilakukan sesuai dengan Panduan Kompetisi.1 m lebar trotoar. Dengan rincian: 0.0 m (jarak as ke as jembatan tumpuan/perletakan) dengan panjang jembatan maksimum 6.9 meter (diukur dari sisi luar ke sisi jembatan luar).1 m Lebar lantai : 0. Jembatan rangka baja. K3 Terlengkap. Lebar rangka jembatan maksimal selebar lantai jembatan (diukur dari sisi luar ke sisi luar) Tinggi Jembatan : Tinggi rangka maksimum 0.

beban ditempatkan di ½ bentang. Jumlah anggota 5 orang (4 orang mahasiswa + 1 dosen tim pembimbing) Pengujian beban dilaksanakan dalam 2 tahap. Sambungan : Baut (sambungan antar segmen) Tidak diperkenankan menggunakan peralatan pengencang baut elektrik/hidrolik. Kekuatan struktur jembatan mengandalkan sepenuhnya elemen rangka baja. atau profil baja yang tersedia di pasaran. Tahap 1. Rancangan Jembatan harus disesuaikan dengan tumpuan dan kepala jembatan yang disediakan Panitia. Perkuatan : Tidak diperkenankan menggunakan elemen perkuatan (kabel. Pengukuran lendutan menggunakan dial gauge/transducer. dalam segmen (minimal 6 segmen) sesuai jumlah segmen rangka jembatan baja.5 mm). Untuk keperluan perakitan. h). o). dan untuk erection tidak diperkenankan menggunakan alat-alat otomatis/mekanis. j). n). Toleransi dimensi jembatan (kecuali lantai kendaraan) sebesar 27 Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 . Panitia menyiapkan kepala Jembatan (sesuai gambar) Bahan Konstruksi : Baja yang dapat berupa pelat. perletakan panitia menyiapkan tumpuan sendi dan rol termasuk kepala jembatannya. Rintangan / : Simulasi sungai yang tidak boleh diinjak sungai pada waktu pelaksanaan perangkaian jembatan. profil buatan dari plat baja. Tumpuan/ : Untuk keperluan pengujian kekuatan. Berat struktur : Maksimum 200 kg (termasuk berat lantai dan sambungan di luar berat perletakan) Alat Bantu : Merupakan alat bantu pengkonstruksian Konstruksi yang dapat dibongkar pasang dengan berat maksimum 300 kg (termasuk : pemberat dan alat sambung). Mutu baja adalah fy = 240 – 250 MPa. pembebanan dilakukan secara statik bertahap dengan beban uji maksimum sebesar 400 kg (= 8 x 50 kg). lendutan yang terjadi di tengah bentang tidak melebihi 1/800 bentang (=7. beban ditempatkan di ¼ bentang sedangkan tahap 2. Dalam satu segmen sambungan antar rangka dapat menggunakan baut dan las. k). m) . tulangan atau sejenisnya). l).f). i). Untuk masing-masing tahap. g). Pada beban maksimum.

menjaga keutuhan material kerja. bertanggung jawab atas keselamatan kerja anggotanya. e) Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat. dan diajukan sebelum kompetisi dimulai. b) Penggantian ketua tim dan anggota tim harus sepengetahuan panitia dengan alasan yang dapat diterima.+1 %. tanpa ada pemberitahuan peserta (ayat c) maka dinyatakan mengundurkan diri dan peserta dinyatakan gugur. sarung tangan. c) Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama diwajibkan mendaftar ulang ke panitia untuk mengikuti kompetisi tahap kedua. b)Pengumuman hasil seleksi tahap pertama terdiri atas 8 tim finalis. Pengumuman akan dilaksanakan melalui surat resmi dan telepon/faximile/internet. b)Para peserta diwajibkan menggunakan peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) yang minimal terdiri dari helm. pakaian kerja lapangan. BAB V PELAKSANAAN KOMPETISI KONSTRUKSI Bagian Kesatu Prosedur Kompetisi Tahap Kedua Pasal 11 a)Panitia akan mengumumkan hasil seleksi tahap pertama kepada para peserta untuk mengikuti tahap kedua (final). Bagian Ketiga Ketentuan Lain-lain Pasal 13 a) Ketua tim yang terdaftar pada panitia. Bagian Kedua Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 12 a) Faktor keselamatan kerja dalam kompetisi ini menjadi prioritas utama. sabuk pengaman dan sepatu kerja. memelihara alat kerja. dan jadwal kerja selama masa kompetetisi berlangsung. d) Apabila batas waktu pendaftaran ulang berakhir. c) Resiko kecelakaan akibat kelalaian kerja menjadi tanggung jawab peserta. Pasal 10 Metode pelaksanaan harus menggunakan metode kantilever atau peluncuran tanpa perancah. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 28 . kesuksesan mengimplementasikan gambar kerja ke benda kerja.

Bagian Kelima Aktivitas Juri Pasal 15 Juri menjelaskan peraturan-peraturan kompetisi dan menjawab pertanyaan peserta sekitar peraturan yang diberlakukan sebelum kompetisi dimulai. d) Seluruh biaya material konstruksi dan peralatan kerja menjadi tanggung jawab peserta. f) Bila pelaksanaan perakitan telah selesai. c) Juri memeriksa kembali proposal pada saat presentasi peserta. menambah atau memodifikasi proposal gambar kerja yang telah lolos seleksi tahap pertama dalam pelaksanaan konstruksi. ketua tim peserta melapor kepada juri dan wasit. l) Dalam pelaksanaan kompetisi. Juri akan dibantu oleh wasit. kehilangan elemen benda kerja dan alat kerja menjadi tanggung jawab peserta. untuk dicatat waktunya. Juri memerintahkan pemindahan jembatan ke lokasi pengujian. jembatan dan alat bantu harus berada di dalam ruang kerja sebelum perakitan jembatan dimulai. Bagian Keempat Site Plan Kompetisi Pasal 14 Site Plan adalah area kerja yang memiliki ukuran (3 x 17) m2 per peserta yang ditentukan oleh Panitia. g) Pemasangan alat bantu dan pembongkarannya menjadi kegiatan dari peserta h) Seluruh peserta. h) i) Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 29 . g) Juri melakukan pemeriksaan kelengkapan dan pengukuran jembatan. a) a) b) Juri menilai keindahan jembatan. e) Waktu dan unjuk kerja selama pelaksanaan konstruksi akan menjadi penilaian panitia. f) Kerusakan. d) Juri memeriksa kelengkapan komponen yang dikompetisikan yang masih dalam bentuk terlepas. j) Juri berhak menghentikan pelaksanaan pengujian jika dipandang perlu.c) Peserta dilarang mengubah. Secara skematik gambar site plan kompetisi lihat Lampiran 2. k) Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. b) Juri memberikan penilaian gambar kerja sesuai dengan usulan perancangan dan metoda konstruksi yang lolos tahap kesatu. e) Juri berhak memperingatkan sampai mendiskualifikasi peserta kompetisi selama waktu pelaksanaan perakitan bila dipandang akan membahayakan dan melanggar peraturan.

BAB VI PENILAIAN Bagian Kesatu Kriteria Penilaian Pasal 16 a)Kriteria penilaian didasarkan atas unsur-unsur kekokohan/kinerja struktural. c) Kesesuaian implementasi terhadap rancangan didasari atas kecilnya perbedaan antara lendutan aktual dengan rencana serta waktu perakitan aktual dengan rencana. alat sambung dan lantai kendaraan ditambah dengan hukuman kelebihan berat. Pemasangan asesoris jembatan termasuk dalam waktu pelaksanaan e) K3 dinilai dari kelengkapan dan kepatuhan terhadap penggunaan peralatan dan pelaksanaan K3 f) Metode konstruksi dinilai dari pelaksanaan perakitan jembatan yang realistis dan inovatif. Bagian Kedua Pelanggaran dan Diskualifikasi Pasal 17 a)Peserta yang melakukan pelanggaran dan atau mengalami kecelakaan akan diberikan hukuman dan juri dapat memutuskan pekerjaan dapat diteruskan atau tidak. h) Untuk seluruh juara harus memenuhi syarat lendutan ijin. b)Peserta yang menyentuh dan atau menginjak sungai akan diberikan hukuman 30 detik per pelanggaran. peserta diberikan hukuman 30 detik per pelanggaran. b) Kekokohan/ kinerja struktural jembatan didasari atas lendutan terkecil dengan berat jembatan teringan. menyentuh sungai atau tanah di luar site plan. Berat jembatan dengan total bobot paling ringan akan memperoleh nilai tertinggi. c) Peserta yang menyeberang dan atau menginjak sungai saat perangkaian dan peluncuran jembatan diberikan hukuman sedemikan sehingga nilai metode konstruksi = 0. kesesuaian implementasi terhadap rancangan. kreatif. Total bobot adalah berat rangka jembatan. Peserta hanya diperbolehkan menyeberang dengan menginjak jembatan yang sudah terangkai. terindah dan waktu perakitan tercepat dengan memperhatikan persyaratan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). d) Kecepatan pelaksanaan adalah nilai jumlah waktu pelaksanaan konstruksi dan perakitan ditambah dengan hukuman (bila ada). g) Keindahan dinilai sesuai dengan tema kompetisi dan kelengkapan jembatan. d)Bila elemen struktur dan atau peralatan konstruksi. dan berat jembatan aktual dengan berat rencana. e)Peserta bekerja di luar site plan hukumannya 30 detik per pelanggaran Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 30 .

peserta dikenakan hukuman. c) Pada saat pelaksanaan pembebanan. b) Pelaksanaan uji pembebanan disaksikan oleh tim peserta kompetisi dan diawasi oleh para juri.f) Peserta melanggar K3 hukumannya 30 detik per pelanggaran. d)Pembacaan dial dilaksanakan setelah jarum dial berhenti bergerak . jika tinggi rangka melebihi 2% maka jembatan tidak diuji beban. wasit dan juri. area/site plan harus bebas dari pihak luar. K3 Terlengkap. dikenakan hukuman 50% dari nilai uji pembebanan. l) Jika komponen jembatan tidak sesuai dengan yang diajukan dalam proposal . kecuali anggota tim peserta. j) Peserta didiskualifikasi apabila jumlah segmen jembatan kurang dari 6 ( Gambar 4 ). Dan Bagian Ketiga Uji Pembebanan Pasal 18 a) Dalam uji pembebanan. Waktu pelaksanaan Tercepat. maka tidak dilakukan pengujian pembebanan jembatan. Jembatan dengan kesesuaian implementasi terhadap rancangan terbaik. BAB VII PEMENANG Pasal 19 a) Berdasarkan seluruh hasil penilaian selama kompetisi berlangsung. Juri akan memutuskan dan mengumumkan pemenang sebagai juara I. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 31 . i) Pelanggaran-pelanggaran lain yang terkait dengan pasal 9 namun hukumannya belum ditetapkan diatas. ukuran luar-luar. b) Juara umum adalah institusi yang tim nya mengumpulkan juara peringkat dan juara kategori terbanyak. Jembatan Terindah. Metode Konstruksi Terealistis. beban dan alat pengujian disediakan oleh panitia. g)Bila dimensi jembatan tidak sesuai dengan toleransi yang diijinkan (Pasal 9) peserta akan diberikan hukuman 10 % dari nilai total yang diperoleh. akan diberikan hukuman sesuai dengan keputusan juri. e) Jika waktu perakitan melebihi 2 jam. yaitu tidak bisa menjadi Juara. k) Peserta yang mengencangkan baut atau menginjak jembatan setelah dinyatakan selesai. Pasal 20 Hak pemenang diatur oleh surat keputusan panitia. h)Tinggi rangka baja terbesar/maksimum adalah maksimal 1/10 bentang jembatan.II dan III serta memutuskan juara kategori untuk Jembatan Terkokoh. serta meraih jumlah nilai tertinggi.

Pasal 21 Hak Cipta Pemenang menjadi milik pemenang. Pasal 22 Keputusan akhir Juri tidak dapat diganggu gugat. Gambar 1 : BENTUK UMUM MODEL JEMBATAN BAJA Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 32 .

600 5 S e g m e n -1 S e g m en -3 S e g m e n -5 5 S eg m en -6 S e g m en -2 S e g m e n -4 la n ta i je m b a t a n G P e r le t a k a n je m b a t a n MAB K e p a la je m b a t a n 60 T a m p a k S a m p in g U n it C M 10 70 la n t a i je m b a t a n 10 1 90 G ra n g k a u ta m a k e p a la je m b a t a n M AB 60 Tam pak M uka U n it C M Catatan : bentuk konfigurasi rangka jembatan tidak mengikat KETENTUAN : . bentuk rangka bebas. ukuran luar-luar dan jumlah segmen rangka batang minimal 6 segmen. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 33 .Tinggi rangka terbesar/maksimum adalah 1/10 bentang jembatan.

Lantai kendaraan terbuat dari bahan multiplek tebal 12 mm.MAB sejajar dengan dasar kepala jembatan dan dasar perakitan yang merupakan lantai kerja para peserta kompetisi..Kepala jembatan dan perletakan/tumpuan untuk pengujian kekuatan disediakan oleh panitia. Gambar 2 : 60 5 SKEMATIK GAMBAR SITE PLAN KOMPETISI b ta lo a i k rja a s ks e 40 0 60 5 105 R a gk r u n e ja L b rs n a ea ugi J m aa M d l e bt n oe R a gk r u n e ja 300 50 5 U it C n M 105 90 50 5 60 0 10 70 D n hL k s P r k nJ m a a e a o a i e a ita e b t n Gambar 3 : UJI PEMBEBANAN Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 34 . panitia hanya menyiapkan lokasi. . . dan dibuat 6 segmen. . dan peralatan untuk uji pembebanan.Semua kelengkapan kompetisi disiapkan oleh peserta.

1 U n it C M 300 300 B e b a n U ji G D ia l G a u g e / T ra n sd u ce r K o n fig u r a s i B e b a n T a h a p .2 U n it C M Catatan : bentuk konfigurasi rangka jembatan tidak mengikat Urutan pengujian: Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 35 .150 B e b a n U ji 450 G D ia l G a u g e / T ra n sd u ce r K o n fig u r a s i B e b a n T a h a p .

1. 3. 5. Pasang dial indicator di tengah bentang. Pasang beban secara bertahap. Pasang kepala jembatan. secara bergantian. Gambar 4 : PENJELASAN MENGENAI SEGMEN JEMBATAN Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 36 . 4. dengan lendutan maksimum sebesar 7. Pasang rangka. Beban terpusat dipasang di seperempat dan di tengah bentang. 2. Pasang tumpuan.5 mm Pembebanan maksimum sebesar =400 kg. Besar lendutan dicatat pada setiap penambahan beban.

Gambar 5 : GAMBAR ABUTMEN Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 37 .

semua unsur jembatan harus di luar ruang bebas. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 38 . d) Bentang jembatan adalah jarak as ke as perletakan. f) Deck Type Truss adalah jembatan yang mempunyai lantai kendaraan terletak di bagian atas konstruksi pemikul utama. g) Abutmen adalah kepala jembatan yang terletak di ujung jembatan bagian tepi sungai. i) Peserta kompetisi adalah utusan dari perguruan tinggi yang secara sah terdaftar untuk mengikuti aktivitas kompetisi. Tim Juri berasal dari luar institusi penyelenggara kompetisi. k) Penilaian/evaluasi adalah kegiatan penilaian/evaluasi kelayakan terhadap hasil rancangan peserta kompetisi berdasarkan kriteriakriteria yang telah ditetapkan. c) Panjang jembatan adalah jarak yang diukur mengikuti garis tengah/sumbu jembatan. j) Juri kompetisi adalah tim yang diberi tugas secara sah oleh DP2M Dikti untuk melakukan penilaian/evaluasi terhadap hasil rancangan peserta dalam kompetisi. mulai dari ujung lantai kendaraan yang satu sampai ujung yang lainnya. Lantai di atas dihitung dari sisi luar ke sisi luar. b) Lantai jembatan adalah seluruh lebar bagian jembatan yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan. e) Clearance adalah ruang bebas yang diperlukan untuk lewat lalu lintas ditambah jarak tertentu ke kiri dan kanan.LAMPIRAN 2 B : PERATURAN KOMPETISI JEMBATAN KAYU PEJALAN KAKI KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI ke-6) 2010 PERATURAN KOMPETISI JEMBATAN KAYU PEJALAN KAKI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan: a) Jembatan rangka kayu adalah suatu struktur rangka yang melintaskan alur jalan melewati rintangan yang ada di bawahnya. h) MAB adalah muka air banjir maksimum.

l) Site plan kompetisi adalah lapangan (ruang) kerja yang dibatasi oleh garis-garis batas yang terikat oleh peraturan kompetisi. m) Model Jembatan adalah prototipe jembatan yang dibuat lebih kecil dari ukuran jembatan yang sebenarnya. n) Segmen jembatan adalah bagian rangkaian komponen jembatan dalam arah memanjang jembatan dimana pembagian jumlah segmen berkaitan dengan metode pelaksanaan pemasangan jembatan. (Gambar 1). BAB II TEMA, FUNGSI DAN TUJUAN KOMPETISI Pasal 2 Kompetisi bernama ”Kompetisi Jembatan Indonesia”. Pasal 3 Pada KJI ke-6 ini dipilih tema :

Jembatan Kreatif Dan Ramah Lingkungan
Pasal 4 Kompetisi Jembatan Indonesia sebagai sarana pengembangan kreativitas mahasiswa perguruan tinggi teknik sipil dan pembentukan watak cinta teknologi dalam rangka mencerdaskan bangsa dan mengembangkan potensi: a) Kreativitas mahasiswa dalam bidang perancangan jembatan. b) Rancang bangun sebagai bentuk aplikasi dari ilmu dasar dan teknologi dalam rangka menghasilkan suatu perangkat dan sistem yang sangat dibutuhkan masyarakat. c) Kepekaan mahasiswa dalam bidang pengembangan bidang teknologi jembatan. d) Budaya kompetisi berbasis IPTEKS di lingkungan perguruan tinggi. e)Bakat dan minat melalui tindakan realistis dan pengalaman menganalisis masalah secara langsung (hands on experience). f) Budaya etnik daerah yang berwawasan Indonesia melalui estetika bentuk jembatan. BAB III PENYELENGGARAAN DAN PELAKSANAAN KOMPETISI JEMBATAN Bagian Kesatu Penyelenggara dan Pelaksana Pasal 5 a)Penyelenggara Kompetisi Jembatan adalah Direktorat Penelitian dan
Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010

39

Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional b) Pelaksana Kompetisi Jembatan adalah Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Alamat : • Alamat Penyelenggara DP2M Ditjen Dikti, Kementerian Pendidikan Nasional Gedung DIKTI Lt IV Jl. Jendral Sudirman Pintu I, Senayan, Jakarta Pusat, Indonesia Telp. (62-21) 70322640, Fax. (62-21) 57951424 website : dp2m-dikti.net/dp2m.dikti.go.id e-mail : pkm.dp2m@dikti.go.id • Alamat Pelaksana : Panitia KJI-KBGI Ruang Staf PD III Gedung Q (Direktorat), Lantai 2 Politeknik Negeri Jakarta, Kampus Baru UI, Depok 16425, Indonesia Telpon : (62-21) 7270042, 7270034,7270036 ext. 229 Faks : (62-21) 7270042, 7270034 Email : kjikbgi_pnj@yahoo.com Website : www.pnj.ac.id c) Tempat dan Waktu Pelaksanaan Tempat penyelenggaraan : Politeknik Negeri Jakarta Waktu : 6 s/d 7 November 2010 Bagian Kedua Manajemen Pasal 6 Untuk melaksanakan dan menyelenggarakan kegiatan kompetisi ini dibentuk panitia yang terdiri dari Panitia KJI, juri dan pelaksana lapangan, yang mana pembagian kerja dan wewenang diatur sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing didasarkan atas prinsip profesionalitas. BAB IV KETENTUAN TEKNIS PELAKSANAAN KOMPETISI Bagian Kesatu Rincian Pelaksanaan Kompetisi Pasal 7 a)Untuk kategori jembatan kayu, satu tim dari perguruan tinggi maksimum 5 (lima) orang, terdiri dari 4 (empat) mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen pembimbing.
Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010

40

b)Perancangan model jembatan dilaksanakan di perguruan tinggi masing-masing sesuai dengan jadwal kompetisi. Perancangan struktur jembatan sesuai dengan peraturan jembatan yang berlaku. c) Bagi tim yang hasil rancangannya dinyatakan lolos pada seleksi tahap pertama, segera membuat model jembatan yang sebenarnya sesuai dengan ukuran pada Gambar 1 di tempat masing-masing dan merangkai kembali pada saat pengkonstruksian dalam kompetisi dengan mengacu kepada peraturan kompetisi. d)Pada saat kompetisi peserta diwajibkan memasang gambar kerja (lay out dan detail) ukuran A1 di area kompetisi yang disiapkan Panitia yang mana gambar kerja tersebut akan membantu penilaian para juri saat pelaksanaan konstruksi jembatan. e) Penimbangan dan penyegelan komponen jembatan dan alat bantu konstruksi, dilakukan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan Panitia dan akan disaksikan oleh 2 wakil mahasiswa dari institusi yang berbeda. f) Unsur-Unsur Penilaian untuk penetapan pemenang mencakup: Proposal : 10% Presentasi : 10% Pelaksanaan
-

: 80% terdiri dari:

Berat jembatan : 10% Metode konstruksi : 15% Waktu pelaksanaan : 10% K-3 (unjuk kerja) : 5% Estetika : 10% Kekuatan jembatan : 30% g) Tim Juri akan menetapkan 6 pemenang kategori yaitu Jembatan Terkokoh, Jembatan dengan kesesuaian implementasi terhadap rancangan terbaik, Jembatan Terindah, Waktu pelaksanaan Tercepat, K3 Terlengkap, Metode Konstruksi Terealistis. h) Tim Juri akan menetapkan maksimal 1 (satu) tim finalis untuk setiap perguruan tinggi yang akan mengikuti kompetisi jembatan baja di Politeknik Negeri Jakarta. Bagian Kedua Kompetisi Tahap Pertama Pasal 8 a) Peserta adalah mahasiswa Teknik Sipil dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, yang secara resmi menjadi utusan perguruan tinggi yang terdaftar pada Panitia. b) Peserta mengirimkan proposal sesuai dengan panduan kepada Panitia yang berisikan dan tidak terbatas pada desain jembatan dan metoda konstruksi.

Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010

41

1 meter Lebar lantai : 0. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 . f). Lantai dibuat dalam segmen (minimal 4 segmen) sesuai jumlah segmen rangka jembatan kayu.75 meter (diukur dari sisi luar ke sisi luar).5 m (=1/8 L) diukur dari sisi luar atas dan bawah rangka. Panitia menyiapkan kepala Jembatan (sesuai gambar) Bahan Konstruksi : Kayu yang dapat berupa papan atau balok yang tersedia di pasaran. Jenis jembatan : Jembatan rangka kayu . Tumpuan/ : Untuk keperluan pengujian kekuatan. yang dilakukan sesuai dengan Panduan Kompetisi. e). c). Rintangan / : Simulasi sungai yang tidak boleh diinjak sungai pada waktu pelaksanaan perangkaian jembatan. 9 mm. panitia perletakan menyiapkan tumpuan sendi dan rol termasuk kepala jembatannya. b). dengan toleransi + 1mm.0 m (jarak as ke as jembatan tumpuan/perletakan) dengan panjang jembatan maksimum 4. g).c) Proposal yang diterima Panitia akan melalui proses seleksi awal terlebih dahulu untuk menentukan finalis. Lantai kendaraan : Multiplek. Sambungan : Baut . dan untuk erection tidak diperkenankan menggunakan alat-alat otomatis/ mekanis. d). d) Peserta finalis yang akan mengikuti kompetisi adalah tim yang lolos seleksi awal yang dilakukan oleh para Juri. Untuk keperluan perakitan. jika tidak menggunakan multiplek 12 mm akan dikenai hukuman penambahan berat lantai. 42 a). pasak atau paku Tidak diperkenankan menggunakan peralatan pengencang baut elektrik/hidrolik. Bagian Ketiga Materi dan Spesifikasi Teknis Model Jembatan Kayu Pasal 9 Bentang : L = 4. h). i). lantai kendaraan di atas dengan ikatan angin/ bresing (Deck Type Truss). Mutu kayu minimal kelas kuat II. Rancangan Jembatan harus disesuaikan dengan tumpuan dan kepala jembatan yang di sediakan Panitia. jembatan tanpa trotoar tetapi ada sandaran Lebar rangka jembatan maksimal selebar lantai jembatan (diukur dari sisi luar ke sisi luar) Tinggi Jembatan : Tinggi rangka maksimum 0.

tanpa ada pemberitahuan peserta (ayat c) maka dinyatakan mengundurkan diri dan peserta dinyatakan gugur.Tidak diperkenankan menggunakan elemen perkuatan (kabel. Jumlah anggota 5 orang (4 orang mahasiswa + 1 dosen tim pembimbing) n). Toleransi dimensi jembatan (kecuali lantai kendaraan) sebesar +1 %. Tahap 1. Alat Bantu : Merupakan alat bantu pengkonstruksian Konstruksi yang dapat dibongkar pasang dengan berat maksimum 190 kg (termasuk pemberat dan m) : alat sambung). Jika menggunakan sambungan baut maka berat total plat buhul dan sambungan baut dibatasi 6. c) Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama diwajibkan mendaftar ulang ke panitia untuk mengikuti kompetisi tahap kedua. Pada beban maksimum. beban ditempatkan di ¼ bentang sedangkan tahap 2. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 43 . pembebanan dilakukan secara statik bertahap dengan beban uji maksimum sebesar 250 kg (= 10 x 25 kg). metode kantilever atau j). Pengumuman akan dilaksanakan melalui surat resmi dan telepon/faximile/internet. k). Untuk masing-masing tahap. d) Apabila batas waktu pendaftaran ulang berakhir. Kekuatan struktur jembatan mengandalkan sepenuhnya elemen rangka kayu. Pengukuran lendutan menggunakan dial gauge/transducer. b)Pengumuman hasil seleksi tahap pertama terdiri atas 8 tim finalis. Pasal 10 Metode pelaksanaan harus menggunakan peluncuran tanpa perancah. .5 kg. l). beban ditempatkan di ½ bentang. tulangan atau sejenisnya). e) Keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat. Pengujian beban dilaksanakan dalam 2 tahap. Berat struktur : Maksimum 125 kg (termasuk berat lantai dan sambungan di luar berat perletakan). lendutan yang terjadi di tengah bentang tidak melebihi 1/400 bentang (= 10 mm). Perkuatan : BAB V PELAKSANAAN KOMPETISI KONSTRUKSI Bagian Kesatu Prosedur Kompetisi Tahap Kedua Pasal 11 a)Panitia akan mengumumkan hasil seleksi tahap pertama kepada para peserta untuk mengikuti tahap kedua (final).

g) Pemasangan alat bantu dan pembongkarannya menjadi kegiatan dari peserta. jembatan dan alat bantu harus berada di dalam ruang kerja sebelum perakitan jembatan dimulai. f) Kerusakan. Secara skematik gambar site plan kompetisi lihat Lampiran 2. menjaga keutuhan material kerja. menambah atau memodifikasi proposal gambar kerja yang telah lolos seleksi tahap pertama dalam pelaksanaan konstruksi. kehilangan elemen benda kerja dan alat kerja menjadi tanggung jawab peserta. kesuksesan mengimplementasikan gambar kerja ke benda kerja. e) Waktu dan unjuk kerja selama pelaksanaan konstruksi akan menjadi penilaian panitia. sabuk pengaman dan sepatu kerja. Bagian Keempat Site Plan Kompetisi Pasal 14 Site Plan adalah area kerja yang memiliki ukuran (3 x 15) m2 per peserta yang ditentukan oleh Panitia.Bagian Kedua Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pasal 12 a) Faktor keselamatan kerja dalam kompetisi ini menjadi prioritas utama. c) Resiko kecelakaan akibat kelalaian kerja menjadi tanggung jawab peserta. d) Seluruh biaya material konstruksi dan peralatan kerja menjadi tanggung jawab peserta. b)Para peserta diwajibkan menggunakan peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) yang minimal terdiri dari helm. h) Seluruh peserta. b) Penggantian ketua tim dan anggota tim harus sepengetahuan panitia dengan alasan yang dapat diterima. memelihara alat kerja. Bagian Kelima Aktivitas Juri Pasal 15 a) b) Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 44 . pakaian kerja lapangan. Bagian Ketiga Ketentuan Lain-lain Pasal 13 a) Ketua tim yang terdaftar pada panitia. dan jadwal kerja selama masa kompetetisi berlangsung. c) Peserta dilarang mengubah. sarung tangan. dan diajukan sebelum kompetisi dimulai. bertanggung jawab atas keselamatan kerja anggotanya.

b) Juri memberikan penilaian gambar kerja sesuai dengan usulan perancangan dan metoda konstruksi yang lolos tahap kesatu. f) Bila pelaksanaan perakitan telah selesai. Juri akan dibantu oleh wasit. terindah dan waktu perakitan tercepat dengan memperhatikan persyaratan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). kreatif. k) Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. dan berat jembatan aktual dengan berat rencana. Pemasangan asesoris jembatan termasuk dalam waktu pelaksanaan e) K3 dinilai dari kelengkapan dan kepatuhan terhadap penggunaan peralatan dan pelaksanaan K3 f) Metode konstruksi dinilai dari pelaksanaan perakitan jembatan yang realistis dan inovatif. untuk dicatat waktunya. g) Juri melakukan pemeriksaan kelengkapan dan pengukuran jembatan h) Juri menilai keindahan jembatan i) Juri memerintahkan pemindahan jembatan ke lokasi pengujian j) Juri berhak menghentikan pelaksanaan pengujian jika dipandang perlu. ketua tim peserta melapor kepada juri dan wasit. b) Kekokohan/ kinerja struktural jembatan didasari atas lendutan terkecil dengan berat jembatan teringan. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 45 . e) Juri berhak memperingatkan sampai mendiskualifikasi peserta kompetisi selama waktu pelaksanaan perakitan bila dipandang akan membahayakan dan melanggar peraturan. c) Kesesuaian implementasi terhadap rancangan didasari atas kecilnya perbedaan antara lendutan aktual dengan rencana serta waktu perakitan aktual dengan rencana.Juri menjelaskan peraturan-peraturan kompetisi dan menjawab pertanyaan peserta sekitar peraturan yang diberlakukan sebelum kompetisi dimulai. Berat jembatan dengan total bobot paling ringan akan memperoleh nilai tertinggi. a) BAB VII PENILAIAN Bagian Kesatu Kriteria Penilaian Pasal 16 a)Kriteria penilaian didasarkan atas unsur-unsur kekokohan/kinerja struktural. Total bobot adalah berat rangka jembatan. d) Kecepatan pelaksanaan adalah nilai jumlah waktu pelaksanaan konstruksi dan perakitan ditambah dengan hukuman (bila ada). alat sambung dan lantai kendaraan ditambah dengan hukuman kelebihan berat. kesesuaian implementasi terhadap rancangan. g) Keindahan dinilai sesuai dengan tema kompetisi dan kelengkapan jembatan. c) Juri memeriksa kembali proposal pada saat presentasi peserta. d) Juri memeriksa kelengkapan komponen yang dikompetisikan yang masih dalam bentuk terlepas. l) Dalam pelaksanaan kompetisi.

b) Pelaksanaan uji pembebanan disaksikan oleh tim peserta kompetisi dan diawasi oleh para juri. b) Peserta yang menyentuh dan atau menginjak sungai akan diberikan hukuman 30 detik per pelanggaran. c) Pada saat pelaksanaan pembebanan. f) Peserta melanggar K3 hukumannya 30 detik per pelanggaran. g) Bila dimensi jembatan tidak sesuai dengan toleransi yang diijinkan (Pasal 9) peserta akan diberikan hukuman 10 % dari nilai total yang diperoleh. beban dan alat pengujian disediakan oleh panitia. jika tinggi rangka melebihi 2% maka jembatan tidak diuji beban. peserta diberikan hukuman 30 detik per pelanggaran. h)Tinggi rangka kayu terbesar/maksimum adalah maksimal 1/8 bentang jembatan. wasit dan juri. dikenakan hukuman 50% dari nilai uji pembebanan. e)Peserta bekerja di luar site plan hukumannya 30 detik per pelanggaran. akan diberikan hukuman sesuai dengan keputusan juri. k) Peserta yang mengencangkan baut atau menginjak jembatan setelah dinyatakan selesai. ukuran luar-luar. c) Peserta yang menyeberang dan atau menginjak sungai saat perangkaian dan peluncuran jembatan diberikan hukuman sedemikan sehingga nilai metode konstruksi = 0. Peserta hanya diperbolehkan menyeberang dengan menginjak jembatan yang sudah terangkai. menyentuh sungai atau tanah di luar site plan. d) Pembacaan dial dilaksanakan setelah jarum dial berhenti bergerak . Bagian Ketiga Uji Pembebanan Pasal 18 a) Dalam uji pembebanan. peserta dikenakan hukuman. kecuali anggota tim peserta. l) Jika komponen jembatan tidak sesuai dengan proposal . area/site plan harus bebas dari pihak luar. d)Bila elemen struktur dan atau peralatan konstruksi. Bagian Kedua Pelanggaran dan Diskualifikasi Pasal 17 a) Peserta yang melakukan pelanggaran dan atau mengalami kecelakaan akan diberikan hukuman dan juri dapat memutuskan pekerjaan dapat diteruskan atau tidak. yaitu tidak bisa menjadi Juara. j) Peserta didiskualifikasi apabila jumlah segmen jembatan kurang dari 4 (Gambar 4). i) Pelanggaran-pelanggaran lain yang terkait dengan pasal 9 namun hukumannya belum ditetapkan diatas.h) Untuk seluruh juara harus memenuhi syarat lendutan ijin. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 46 .

K3 Terlengkap. Metode Konstruksi Terealistis. b) Juara umum adalah institusi yang tim nya mengumpulkan juara peringkat dan juara kategori terbanyak. Jembatan dengan kesesuaian implementasi terhadap rancangan terbaik. Pasal 20 Hak pemenang diatur oleh surat keputusan panitia.e)Jika waktu perakitan melebihi 1.II dan III serta memutuskan juara kategori untuk Jembatan Terkokoh. maka tidak dilakukan pengujian pembebanan jembatan. Juri akan memutuskan dan mengumumkan pemenang sebagai juara I. Pasal 21 Hak Cipta Pemenang menjadi milik pemenang. serta meraih jumlah nilai tertinggi.5 jam. BAB VIII PEMENANG Pasal 19 a) Berdasarkan seluruh hasil penilaian selama kompetisi berlangsung. Gambar 1 : BENTUK UMUM MODEL JEMBATAN KAYU Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 47 . Waktu pelaksanaan Tercepat. Pasal 22 Keputusan akhir Juri tidak dapat diganggu gugat. Jembatan Terindah.

bentuk rangka bebas.KETENTUAN : . panitia hanya menyiapkan lokasi.Kepala jembatan dan perletakan/tumpuan untuk pengujian kekuatan disediakan oleh panitia. dan peralatan untuk uji pembebanan.Tinggi rangka terbesar/maksimum adalah 1/8 bentang jembatan. .Semua kelengkapan kompetisi disiapkan oleh peserta.Lantai kendaraan terbuat dari bahan multiplek tebal 9 mm. . . Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 48 . ukuran luar-luar dan jumlah segmen rangka batang minimal 4 segmen.

Pasang tumpuan. Pasang kepala jembatan.MAB sejajar dengan dasar kepala jembatan dan dasar perakitan yang merupakan lantai kerja para peserta kompetisi. 2. 3. Gambar 2 : SKEMATIK GAMBAR SITE PLAN KOMPETISI Gambar 3 : UJI PEMBEBANAN Urutan pengujian: 1. Pasang rangka. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 49 ..

Pasang dial indicator di tengah bentang. Gambar 4 : PENJELASAN MENGENAI SEGMEN JEMBATAN Gambar 5 : GAMBAR ABUTMEN Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 50 . dengan lendutan maksimum sebesar 10 mm.4.(¼ bentang dan ½ bentang. pembebanan dilakukan di titik ¼ bentang terlebih dahulu kemudian di ½ bentang) dengan beban maksimal 10 x 25 kg. Pembebanan dilakukan dengan beban statis di dua tempat. 5.

sesuai dengan banyaknya segmen pada rangka atau girder penahan lantai jembatan. e) Peserta kompetisi adalah utusan dari perguruan tinggi yang secara sah terdaftar untuk mengikuti aktivitas kompetisi. BAB II Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 51 . dengan bahan dari multiplek yang dibuat per segmen. Tim Juri berasal dari luar institusi penyelenggara kompetisi.LAMPIRAN 2 C : PERATURAN KOMPETISI MODEL JEMBATAN BENTANG PANJANG KOMPETISI JEMBATAN INDONESIA (KJI ke-6) 2010 PERATURAN KOMPETISI MODEL JEMBATAN BENTANG PANJANG PEJALAN KAKI BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan: a) Model jembatan bentang panjang pejalan kaki adalah replika dari jembatan gantung dengan skala 1:100 yang terbuat dari baja atau aluminium atau kayu atau beton atau kombinasi dari materialmaterial tersebut. b) Lantai jembatan adalah seluruh lebar bagian jembatan yang digunakan untuk pejalan kaki. f) Juri kompetisi adalah tim yang diberi tugas secara sah oleh DP2M Dikti untuk melakukan penilaian/evaluasi terhadap hasil rancangan peserta dalam kompetisi. c) Bentang jembatan terdiri dari bentang tepi dan bentang tengah d) Clearance adalah ruang bebas yang diperlukan untuk lewat lalu lintas ditambah jarak tertentu ke kiri dan kanan. semua unsur jembatan harus di luar ruang bebas. dan memiliki lebar lantai jembatan 4 m. i) Beban untuk perancangan jembatan sebenarnya adalah sebesar 500 kg/m2. Model jembatan merupakan representasi yang dibuat lebih kecil dari ukuran jembatan yang sebenarnya dengan dengan skala 1:100 h) Lantai deck jembatan terpisah dari pilon dan sepenuhnya tergantung pada kabel dan perletakan/dudukan di abutmen. g) Jembatan gantung yang dikompetisikan adalah prototipe jembatan gantung sebenarnya dengan bentang 120 m.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Penyelenggara Kompetisi Jembatan adalah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DP2M). e)Bakat dan minat melalui tindakan realistis dan pengalaman menganalisis masalah secara langsung (hands on experience). Kementerian Pendidikan Nasional Gedung DIKTI Lt IV Jl. Jendral Sudirman Pintu I. f) Budaya etnik daerah yang berwawasan Indonesia melalui estetika bentuk jembatan. b) Rancang bangun sebagai bentuk aplikasi dari ilmu dasar dan teknologi dalam rangka menghasilkan suatu perangkat dan sistem yang sangat dibutuhkan masyarakat. FUNGSI DAN TUJUAN KOMPETISI Pasal 2 Kompetisi bernama ”Kompetisi Jembatan Indonesia”. BAB III PENYELENGGARAAN DAN PELAKSANAAN KOMPETISI JEMBATAN Bagian Kesatu Penyelenggara dan Pelaksana Pasal 5 a. c) Kepekaan mahasiswa dalam bidang pengembangan bidang teknologi jembatan.TEMA. Senayan. Pasal 3 Pada KJI ke-6 ini dipilih tema: Jembatan Kreatif Dan Ramah Lingkungan Pasal 4 Kompetisi Jembatan Indonesia sebagai sarana pengembangan kreativitas mahasiswa perguruan tinggi teknik sipil dan pembentukan watak cinta teknologi dalam rangka mencerdaskan bangsa dan mengembangkan potensi: a) Kreativitas mahasiswa dalam bidang perancangan jembatan. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 52 . d) Budaya kompetisi berbasis IPTEKS di lingkungan perguruan tinggi. Pelaksana Kompetisi Jembatan adalah Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) Alamat : Alamat : • Alamat Penyelenggara DP2M Ditjen Dikti. Departemen Pendidikan Nasional b.

yang mana pembagian kerja dan wewenang diatur sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing didasarkan atas prinsip profesionalitas.pnj.7 November 2010 Bagian Kedua Manajemen Pasal 6 Untuk melaksanakan dan menyelenggarakan kegiatan kompetisi ini dibentuk panitia yang terdiri dari Panitia KJI. 7270034 Email : kjikbgi_pnj@yahoo. Perancangan struktur jembatan sesuai dengan peraturan jembatan yang berlaku dengan beban pejalan kaki 500 kg/m2 c) Bagi tim yang hasil rancangannya dinyatakan lolos pada seleksi tahap pertama. Fax. juri dan pelaksana lapangan.dp2m@dikti.id c) Tempat dan Waktu Pelaksanaan Tempat penyelenggaraan : Politeknik Negeri Jakarta Waktu : 5 .dikti.go. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 53 . Indonesia Telp. terdiri dari 2 (dua) mahasiswa dan 1 (satu) orang dosen pembimbing. (62-21) 57951424 website : dp2m-dikti.com Website : www.7270036 ext. b)Perancangan model jembatan dilaksanakan di perguruan tinggi masing-masing sesuai dengan jadwal kompetisi. Kampus Baru UI.id • Alamat Pelaksana : Panitia KJI-KBGI Ruang Staf PD III Gedung Q (Direktorat). Indonesia Telpon : (62-21) 7270042. Depok 16425.Jakarta Pusat. Lantai 2 Politeknik Negeri Jakarta.ac. satu tim dari perguruan tinggi maksimum 3 (tiga) orang. (62-21) 70322640. 229 Faks : (62-21) 7270042. segera membuat model jembatan yang sebenarnya sesuai dengan ukuran pada Gambar 1 di tempat masing-masing dan mempresentasikannya dan diuji beban.id e-mail : pkm. 7270034.go. BAB IV KETENTUAN TEKNIS PELAKSANAAN KOMPETISI Bagian Kesatu Rincian Pelaksanaan Kompetisi Pasal 7 a) Untuk kategori jembatan bentang panjang.net/dp2m.

h)Penentuan pemenang didasarkan atas prinsip kekokohan/kinerja struktural. c) Proposal yang diterima Panitia akan melalui proses seleksi awal terlebih dahulu untuk menentukan finalis. yang dilakukan sesuai dengan Panduan Kompetisi.Estetika : 20 % . terindah. g) Jadwal pembuatan model disesuaikan dengan jadwal kompetisi (Panduan Proposal).kekokohan jembatan : 40 % i) Tim Juri akan menetapkan 3 pemenang kategori yaitu Jembatan Terkokoh. Dengan proporsi penilaian sebagai berikut: Proposal : 10 % Presentasi : 15 % Pengujian . Jembatan Terindah. jembatan tersebut dipamerkan untuk dinilai oleh para Juri dan akan dilakukan pengujian beban vertikal yang diberikan secara bertahap. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 54 . j) Tim Juri akan menetapkan maksimal 1 (satu) tim finalis untuk setiap perguruan tinggi yang akan mengikuti kompetisi jembatan bentang panjang di Politeknik Negeri Jakarta Bagian Kedua Kompetisi Tahap Pertama Pasal 8 a) Peserta adalah mahasiswa Teknik Sipil dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.Kreatifitas : 75 % terdiri dari: : 15 % . b) Peserta mengirimkan proposal sesuai dengan panduan kepada Panitia yang berisikan dan tidak terbatas pada desain jembatan dan metoda konstruksi. yang secara resmi menjadi utusan perguruan tinggi yang terdaftar pada Panitia.d)Bagi tim yang hasil rancangannya dinyatakan lolos pada seleksi tahap pertama. f) Penimbangan dilakukan terhadap totalitas model jembatan termasuk asesoris yang ada pada landasan. e)Penilaian kemampuan menahan beban dikaitkan dengan berat struktur atas jembatan yang termasuk berat pilon. dan kesesuaian antara implementasi dengan rancangan awal. dan jembatan inovatif. d) Peserta finalis yang akan mengikuti kompetisi adalah tim yang lolos seleksi awal yang dilakukan oleh para Juri. abutmen dan blok angkur. segera membuat jembatan yang dengan dasar ukuran seperti pada Gambar 1 di tempat masing-masing dan pada saat pelaksanaan kompetisi. Penimbangan dilakukan sebelum pengujian dan disaksikan oleh peserta.

pilon dan landasan maksimum 17 kg. e). Beban pengujian menggunakan beban statis bertahap yang diletakkan di tengah bentang jembatan. Bentuk pilon dan jenis ikatan kabel bebas. Peserta diberikan keleluasaan untuk menetapkan bentuk dek. Dek jembatan tidak dibuat dalam segmen (menerus).3 m dan panjang 1.Bagian Ketiga Materi dan Spesifikasi Jembatan Bentang Panjang Pejalan Kaki () Pasal 9 a). Jenis jembatan : Jembatan gantung pejalan kaki yang dihubungkan ke pilon. pilon dan kepala jembatan. Lebar lantai : 4 cm dihitung dari tepi dalam ke tepi jembatan dalam tiang sandaran (railing). Tumpuan/ : Peserta diberikan keleluasaan untuk perletakan menentukan jenis perletakan pada kepala jembatan. : aluminium atau polycarbonate. d). Beban pengujian Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 55 . Lantai terbuat dari triplek tebal 3 mm atau pelat c). Bahan Konstruksi : Baja. Dek tidak bertumpu pada pilon. h). dengan tinggi pilon maksimum 12 cm dari lantai jembatan. Landasan : Terbuat dari multiplek dengan tebal 9 mm. f). i). lebar 0. Jenis Sambungan : Peserta diberikan keleluasaan untuk menentukan jenis sambungan antara kabel penggantung dan kabel utama dan sambungan antara kabel penggantung dan dek jembatan. aluminum atau kayu. : Panitia hanya menyiapkan meja (bukan Tinggi Pilon landasan) dan peralatan pengujian. (lihat Gambar 1) b). dengan berat struktur atas termasuk lantai jembatan. Kabel menggunakan kawat baja (string gitar). Ketinggian total pilon dari landasan 23 cm g). Perletakan pilon pada landasan bersifat jepit. Tinggi dek Maksimal 1 cm tidak termasuk lantai.5 m. Panjang jembatan : 120 cm (jarak as ke as tumpuan/perletakan pada kepala jembatan) yang terdiri dari 3 bentang: dengan bentang tepi 20 cm (dari kepala jembatan ke pilon) dari bentang tengah 80 cm (dari pilon ke pilon). j).

Bagian Keempat Aktivitas Juri Pasal 13 a) Juri menjelaskan peraturan-peraturan kompetisi dan menjawab pertanyaan peserta sekitar peraturan yang diberlakukan sebelum kompetisi dimulai. Bagian Kedua Ketentuan tambahan Tahap Kedua Pasal 11 a) Ketua tim yang terdaftar pada panitia. 56 a) b) Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 . b)Pengumuman hasil seleksi tahap pertama terdiri atas 8 tim finalis. d) Apabila batas waktu pendaftaran ulang berakhir. bertanggung jawab atas keselamatan kerja anggotanya.menggunakan beban statis vertikal seberat maksimum 5 kg dengan lendutan maksimum pada tengah jembatan sebesar 2 mm ( Lihat Gambar 2) BAB V PELAKSANAAN KOMPETISI KONSTRUKSI Bagian Kesatu Prosedur Kompetisi Tahap Kedua Pasal 10 a)Panitia akan mengumumkan hasil seleksi tahap pertama kepada para peserta untuk mengikuti tahap kedua (final). Pengumuman akan dilaksanakan melalui surat resmi dan telepon/faximile/internet. c) Seluruh biaya material model jembatan termasuk model kepala jembatannya menjadi tanggung jawab peserta. dan model jembatan yang dikompetisikan. b) Penggantian ketua tim dan anggota tim harus sepengetahuan panitia dengan alasan yang dapat diterima. dan diajukan sebelum kompetisi dimulai. c) Bagi peserta yang dinyatakan lolos seleksi tahap pertama diwajibkan mendaftar ulang ke panitia untuk mengikuti kompetisi tahap kedua. Bagian Ketiga Persiapan Pengujian Pasal 12 Peserta menyiapkan jembatan beserta kelengkapannya pada meja yang disiapkan Panitia Pengukuran lendutan akan menggunakan 1 dial gauge/transducer yang ditempatkan pada tengah jembatan. tanpa ada pemberitahuan peserta (ayat c) maka dinyatakan mengundurkan diri dan peserta dinyatakan gugur.

ketua tim peserta melapor kepada juri dan wasit. untuk dicatat waktunya. i) Juri memerintahkan pemindahan jembatan ke lokasi pengujian. alat sambung dan lantai kendaraan ditambah dengan hukuman kelebihan berat. e) Juri berhak memperingatkan sampai mendiskualifikasi peserta kompetisi selama waktu pelaksanaan perakitan bila dipandang akan membahayakan dan melanggar peraturan. g) Juri melakukan pemeriksaan kelengkapan dan pengukuran jembatan. Berat jembatan dengan total bobot paling ringan akan memperoleh nilai tertinggi. d) Juri memeriksa kelengkapan komponen yang dikompetisikan yang masih dalam bentuk terlepas. d) Estetika jembatan dengan bentuk struktur yang indah akan memperoleh nilai tertinggi untuk katagori ini. Nilai estetika adalah nilai seni dari tampak jembatan serta kelengkapan yang memberi keindahan yang kreatif. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 57 . l) Dalam pelaksanaan kompetisi. Total bobot adalah berat rangka jembatan. f) Bila pelaksanaan perakitan telah selesai. j) Juri berhak menghentikan pelaksanaan pengujian jika dipandang perlu. k) Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat. dan kesesuaian antara implementasi dengan rancangan awal. b) Kekokohan/ kinerja struktural jembatan didasari atas lendutan terkecil dengan berat jembatan teringan. terindah. Juri akan dibantu oleh wasit. Nilai tertinggi adalah jembatan teringan dengan kemampuan menahan beban 5 kg dengan lendutan yang terjadi di bawah lendutan maksimum 2 mm c) Kreatif dinilai berdasarkan adanya gagasan baru pada model jembatan yang dikaitkan dengan jembatan yang sebenarnya.b) c) Juri memberikan penilaian gambar kerja sesuai dengan usulan perancangan dan metoda konstruksi yang lolos tahap kesatu. e) Kesesuaian implementasi terhadap rancangan didasari atas kecilnya perbedaan antara lendutan aktual dengan rencana serta waktu perakitan aktual dengan rencana. dan berat jembatan aktual dengan berat rencana. h) Juri menilai keindahan jembatan. BAB VI PENILAIAN Bagian Kesatu Kriteria Penilaian Pasal 14 a) Kriteria penilaian didasarkan atas unsur kekokohan/kinerja struktural. Juri memeriksa kembali proposal pada saat presentasi peserta.

kecuali para anggota tim. II dan III serta menentukan juara kategori untuk terkokoh. b) Pelaksanaan uji pembebanan disaksikan oleh tim peserta kompetisi dan diawasi oleh para juri. dengan batas toleransi 1%. Pasal 20 Keputusan akhir Juri tidak dapat diganggu gugat. b) Juara umum adalah institusi yang tim nya mengumpulkan juara peringkat dan juara kategori terbanyak.Bagian Kedua Hukuman Pasal 15 a)Hukuman diberikan bilamana bentang. c) Pada saat pelaksanaan pembebanan. Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 58 . Bagian Ketiga Uji Pembebanan Pasal 16 a) Dalam uji pembebanan. Pasal 18 Hak pemenang diatur oleh surat keputusan panitia. dan kesesuaian antara implementasi dengan rancangan awal. b) Hukuman diberikan bilamana berat total jembatan berikut perlengkapannya termasuk landasan melebihi ketentuan pada pasal 9. juri dan wasit. beban dan alat pengujian disediakan oleh panitia. Pasal 19 Hak Cipta Pemenang menjadi milik pemenang. serta meraih jumlah nilai tertinggi. terindah. area harus bebas dari pihak luar. Panitia akan menentukan dan mengumumkan pemenang sebagai juara I. BAB VII PEMENANG Pasal 17 a) Berdasarkan penilaian selama kompetisi berlangsung. lebar jembatan dan landasan serta tinggi pilon kurang dari ketentuan pada pasal 9.

Gambar 1 : BENTUK UMUM MODEL JEMBATAN BENTANG PANJANG Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 59 .

M o d e l J e m b a ta n B e n t a n g P a n ja n g P e j a la n K a k i 5 20 80 p y lo n k a b e l u ta m a k a b e l p e n g g a n tu n g d e c k je m b a ta n 12 2 20 5 23 p e la t la n d a s a n a n g k u r/ k e p a la je m b a ta 0 13 n 2 T a m p a k S a m p in g M o d e l U n it C M 5 20 40 p e la t la n d a s a n 15 d e c k je m b a ta n 130 5 40 20 5 T a m p a k A ta s M o d e l U n it C M Keterangan: Abutmen jembatan disatukan dengan blok angkur dimana perletakan diletakkan terpisah pada plat injak abutmen dan kabel utama berada di kiri kanan blok angkur (titik perletakan tidak sama dengan titik pengangkuran kabel utama) Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 1 60 .

Kompetisi Jembatan Indonesia ke-6 2010 61 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->