P. 1
AKU INGIN BERTOBAT

AKU INGIN BERTOBAT

|Views: 50|Likes:
Published by budi m arief

More info:

Published by: budi m arief on Sep 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2010

pdf

text

original

AKU INGIN BERTOBAT, TETAPI....

“Aku ingin bertaubat hanya saja dosaku terlalu banyak. Aku pernah terjerumus dalam zina. Sampai-sampai aku pun hamil dan sengaja membunuh jiwa dalam kandungan. Aku ingin berubah dan bertaubat. Mungkinkah Allah mengampuni dosadosaku?!” Sebagai nasehat dan semoga tidak membuat kita berputus dari rahmat Allah, cobalah kita lihat sebuah kisah yang pernah disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut ini. Semoga kita bisa mengambil pelajaran-pelajaran berharga di dalamnya. Kisah Taubat Pembunuh 100 Jiwa Kisah ini diriwayatkan dari Abu Sa’id Sa’ad bin Malik bin Sinaan Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, sesungguhnya Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ٌ ُ َ ْ َ َ َ ‫أن ن َب ِي الله – صلى الله عليه وسلم – ، قال : )) كان فيمن كان قَب ْلكم رجل قَت َل ت ِسعَة‬ ً ْ َ َ َ ْ َ ِ َ َ ّ ّ َ ّ َ‫وت ِسعين ن َفسا ً ، فَسأ َل ع َن أع ْل َم ِ أ َهْل الرض ، فَد ُل ع َلى راه ِب ، فَأ َتاهُ . فقال : إن ّه ق‬ َ َ َ ‫ُ ت َل‬ ْ َ َ ْ ٍ َ ِ ْ ِ َ َ ّ َ ‫تسعَة وت ِسعين ن َفسا ً فَهَل ل َه من توب َة ؟ فقال : ل ، فَقتله فَك َمل به مئ َة ، ث ُم سأ َل ع َن‬ ْ َ ِ ْ ً ً ِ ِ َ ّ َ َ ٍ َ ْ ِ ُ ْ ُ ْ َ َ ‫أ َع ْل َم ِ أ َهْل الرض ، فَد ُل ع َلى رجل عال ِم ٍ . فقال : إ ِن ّه قَت َل مئ َة ن َفس فَهَل ل‬ َ ّ َ َ ‫ْ ه من ت َوْب َة ؟‬ َ ٍ ُ َ ٍ ُ ْ ِ ُ ِ ٍ ْ َ ِ َ ِ ُ ً ‫فقال : نعَم ، ومن ي َحول ب َي ْن َه وب َي ْن الت ّوْب َة ؟ ان ْط َل ِق إلى أرض ك َذا وك َذا فإ ِن ب ِها أناسا‬ ُ ُ ْ َ َ َ ِ ِ َ َ ُ ْ َ ّ َ ِ ْ َ َ َ ِ ْ ‫ي َعْب ُدون الله ت َعالى فاع ْب ُدِ الله معَهُم ، ول َ ت َرجع إلى أ َرضك فَإ ِن ّها أرض سوء ، فان ْط َل َق حتى‬ ٍ ُ ُ ّ َ َ ْ ِ ْ َ ُ ْ َ َ ِ َ َ ‫إ ِذا ن َصف الط ّريق أ َتاه ال ْموْت ، فاخت َصمت فيه ملئ ِك َة الرحمة وملئ ِك َة العَذاب . فَقالت‬ َ ُ َ َ ِ ُ َ َ ِ َ ْ ّ ُ ِ ِ ْ َ َ ْ ْ َ َ ُ َ ِ َ َ ِ َ ‫ملئ ِك َة الرحمة : جاء تائبا ً ، مقب ِل ً ب ِقلب ِه إلى الله ت َعالى ، وقالت ملئ ِك‬ ‫ْ َ ة العَذاب : إن ّه لم‬ ْ ُ ُ ِ َ َ َ ِ َ ْ ّ ُ ْ ُ َ ِ َ ِ ِ َ ُ َ ّ ِ ِ َ ّ ٌ َ ْ َ ‫ي َعْمل خيرا ً قَط ، فَأ َتاهُم مل َك في صورة آد َمي فَجعَلوهُ ب َي ْن َهُم‬ َ ْ َ ْ َ َ ِ َ َ َ ْ - ‫أي حكما ً – فقال : قيسوا ما بين الرضين فإلى أيتهما كان أدنى فَهُو ل َه . فَقاسوا‬ َ َ َ ّ ُ َ ُ ِ َ ُ َ َ ‫. فَوَجدوهُ أدنى إلى الرض التي أراد َ ، فَقب َضت ْه ملئ ِك َة الرحمة (( مت ّفق عليه‬ ِ ْ ُ َ ٌ َ ُ َ ُ َ َ ّ ُ َ ِ ِ ْ “Dahulu pada masa sebelum kalian ada seseorang yang pernah membunuh 99 jiwa. Lalu ia bertanya tentang keberadaan orang-orang yang paling alim di muka bumi. Namun ia ditunjuki pada seorang rahib. Lantas ia pun mendatanginya dan berkata, ”Jika seseorang telah membunuh 99 jiwa, apakah taubatnya diterima?” Rahib pun menjawabnya, ”Orang seperti itu tidak diterima taubatnya.” Lalu orang tersebut membunuh rahib itu dan genaplah 100 jiwa yang telah ia renggut nyawanya. Kemudian ia kembali lagi bertanya tentang keberadaan orang yang paling alim di muka bumi. Ia pun ditunjuki kepada seorang ‘alim. Lantas ia bertanya pada ‘alim tersebut, ”Jika seseorang telah membunuh 100 jiwa, apakah taubatnya masih diterima?” Orang alim itu pun menjawab, ”Ya masih diterima. Dan siapakah yang akan menghalangi antara dirinya dengan taubat? Beranjaklah dari tempat ini dan ke tempat yang jauh di sana karena di sana terdapat sekelompok manusia yang menyembah Allah Ta’ala, maka sembahlah Allah bersama mereka. Dan janganlah kamu kembali ke tempatmu(yang dulu) karena tempat tersebut adalah tempat yang amat jelek.” Laki-laki ini pun pergi (menuju tempat yang ditunjukkan oleh orang alim tersebut). Ketika sampai di tengah perjalanan, maut pun menjemputnya. Akhirnya, terjadilah

tentu akan Aku ampuni. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” Lalu mereka pun mengukur jarak kedua tempat tersebut dan mereka dapatkan bahwa orang ini lebih dekat dengan tempat yang ia tuju. Ibnu Katsir mengatakan. bagai buih di lautan. ”Orang ini datang dalam keadaan bertaubat dengan menghadapkan hatinya kepada Allah”. Hal ini dikuatkan dengan hadits lainnya. tentu Aku akan mendatangi-Mu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” (QS.”1 Beberapa Faedah Hadits Pertama: Luasnya ampunan Allah Hadits ini menunjukkan luasnya ampunan Allah. Lalu datanglah malaikat lain dalam bentuk manusia. Jika jaraknya dekat.perselisihan antara malaikat rahmat dan malaikat adzab. Wahai anak Adam. kita juga dapat melihat pada firman Allah Ta’ala. ”Orang ini belum pernah melakukan kebaikan sedikit pun”. ”Wahai anak Adam. seandainya dosamu membumbung tinggi hingga ke langit. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya).”2 Kedua: Allah akan mengampuni setiap dosa meskipun dosa besar selama mau bertaubat Selain faedah dari hadits ini. Wahai anak Adam. Ayat ini mengabarkan bahwa Allah akan mengampuni seluruh dosa bagi siapa yang ingin bertaubat dari dosa-dosa tersebut. tanpa Aku pedulikan. Az Zumar: 53). َ َ ُ ُ َ ُ َ ُ ِ َ َ َ ٍ َ ُ ُ ‫حد ّث َنا أ َن َس ب ْن مال ِك قال سمعْت رسول الل ّه -صلى الله عليه وسلم. sesungguhnya jika engkau menyeru dan mengharap pada-Ku. ”Ayat yang mulia ini berisi seruan kepada setiap orang yang berbuat maksiat baik kekafiran dan lainnya untuk segera bertaubat kepada Allah. Malaikat rahmat berkata. seandainya seandainya engkau mendatangi-Ku dengan dosa sepenuh bumi dalam keadaan tidak berbuat syirik sedikit pun pada-Ku. maka ia yang berhak atas orang ini. َ ُ َ ْ َ ِ َ َ ِ َ ْ ‫قُل يا عباد ِي ال ّذين أ َسرفوا ع َلى أ َن ْفسهِم ل ت َقن َطوا من رحمة الل ّه إ ِن الل ّه ي َغْفر الذ ّنوب‬ ِ َ ْ َ ْ ِ ُ ْ َ ْ ِ ُ َ ُ ّ ِ َ ُ ِ ْ ‫جميعا إ ِن ّه هُو ال‬ ‫ُ َ غَفور الرحيم‬ ً ِ َ ُ ِ ّ ُ ُ “Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri. maka pasti Aku ampuni dosa-dosamu tanpa Aku pedulikan. mereka pun sepakat untuk menjadikan malaikat ini sebagai pemutus perselisihan mereka. ”3 . Malaikat ini berkata. walaupun dosa tersebut amat banyak. Akhirnya.ي َقول » قال الل ّه يا‬ ِ َ َ َ ُ ُ ‫ابن آدم إنك ما دع َوتنى ورجوتنى غ َفرت ل َك ع َلى ما كان فيك ول َ أ‬ َ َ ُ ْ َ ‫َ َ َ ِ َ َ بالى يا اب ْن آد َم ل َو‬ َِ ْ َ َ َ َِ ْ َ َ َ ِّ َ َ َ ْ َ ِ َ ْ َ َ َ ُ ْ َ ‫ب َل َغَت ذ ُنوب ُك ع َنان السماء ث ُم است َغْفرت َنى غ َفرت ل َك وَل َ أ ُبالى يا اب ْن آد َم إ ِن ّك ل َو أ َت َي ْت َنى‬ ِ ِ ْ َ ْ ّ ِ َ ّ َ ِ َ َ َ َ ُ ْ َ ْ َ َ َ‫» بقراب ال َرض خطايا ث ُم ل َقيت َنى ل َ ت ُشرك بى شي ْئا لت‬ ً‫َ ً َي ْت ُك ب ِقراب ِها مغْفرة‬ ِ ِ ّ َ َ َ ِ ْ ِ ُ ِ ْ ِ َ ُ ِ َ ِ َ َ َ ُ َ Anas bin Malik menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.ruhnya pun dicabut oleh malaikat rahmat. Namun malaikat adzab berkata. janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. ”Ukurlah jarak kedua tempat tersebut (jarak antara tempat jelek yang dia tinggalkan dengan tempat yang baik yang ia tuju -pen).

Seandainya ia bertaubat dengan sekali taubat saja setelah ia melakukan semua dosa tadi. An Nawawi mengatakan.”6 An Nawawi dalam Syarh Muslim mengatakan bahwa yang dimaksudkan dengan ‘beramallah sesukamu’ adalah selama engkau berbuat dosa lalu bertaubat. lalu dia mengetahui bahwa dia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan menghukumi setiap perbuatan dosa’. maka Allah akan mengampunimu.”7 . dosa-dosanya pun akan gugur. (Maka Allah mengampuni dosanya). ‘Ay robbi agfirli dzanbiy’ [Wahai Rabb. ‘Hamba-Ku telah berbuat dosa. Beramallah sesukamu. ampunilah dosaku].Ayat ini menunjukkan bahwa Allah akan mengampuni setiap dosa walaupun itu dosa kekufuran. Allah pun akan mengampuninya Sebagaimana disebutkan pula dalam hadits lainnya. maka ia berarti telah menentang Kitabullah ‘azza wa jalla. ”Seandainya seseorang berulang kali melakukan dosa hingga 100 kali. kesyirikan. َ َ َ َ َ َ َ َ َ َ ً ‫أ َذ ْن َب ع َب ْد ٌ ذ َن ْبا فَقال الل ّهُم اغ ْفر لى ذ َن ْبى. lalu dia mengatakan. dari Abu Huroiroh. ampunilah dosaku]. Janganlah seseorang berputus asa dari rahmat Allah walaupun begitu banyak dosa yang ia lakukan karena pintu taubat dan rahmat Allah begitu luas. (Maka Allah mengampuni dosanya). membunuh dan minum minuman keras). ث ُم عاد َ فَأ َذ ْن َب فَقال أ َى‬ ‫َ ّ ُ َ ّ فر‬ َ ّ ُ ِ َ ً َ ِ ِ ْ ْ َ َ َ َ َ َ َ ُ ‫رب اغ ْفر لى ذ َن ْبى. “Barangsiapa yang membuat seorang hamba berputus asa dari taubat setelah turunnya ayat ini. فَقال ت َبارك‬ َ َ َ َ َ َ ّ ِ ْ ِ ّ َ ْ َ ّ َ ِ ِ ُ ِ َ َ ُ ِ َ َ َ َ َ ‫وَت َعالى ع َب ْدى أ َذ ْن َب ذ َن ْبا فَعَل ِم أ َن ل َه ربا ي َغْ ِ ُ الذ ّن ْب وَي َأ ْخذ ُ بالذ ّن ْب.”4 Ketiga: Janganlah membuat seseorang putus asa dari rahmat Allah Ketika menjelaskan surat Az Zumar ayat 53 di atas. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang diceritakan dari Rabbnya ‘azza wa jalla. فَقال ت َبارك وت َعالى أ َذ ْن َب ع َب ْدى ذ َن ْبا فَعَل ِم أ َن ل َه‬ ِ ْ ِ ِ ً َ َ ُ ّ َ ِ ّ َ‫ربا ي َغْفر الذ ّن ْب وَي َأ ْخذ ُ بالذ ّن ْب. sungguh engkau telah diampuni. Sebagaimana Ibnu Katsir mengatakan. Lalu Allah berfirman. lalu dia mengetahui bahwa dia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan menghukumi setiap perbuatan dosa. ampunilah dosaku]. dan dosa besar (seperti zina. Akan tetapi seorang hamba tidak mampu untuk bertaubat sampai Allah memberi taufik padanya untuk bertaubat. ‘Hamba-Ku telah berbuat dosa. taubatnya pun sah. ث ُم عاد َ فَأ َذ ْن َب فَقال أ َى رب اغ ْفر لى ذ َن ْبى. ‘Hamba-Ku telah berbuat dosa. Lalu Allah berfirman. kemudian hamba tersebut mengulangi lagi berbuat dosa. Lalu Allah berfirman. lalu dia mengetahui bahwa dia memiliki Rabb yang mengampuni dosa dan menghukumi setiap perbuatan dosa’. ”Berbagai hadits menunjukkan bahwa Allah mengampuni setiap dosa (termasuk pula kesyirikan) jika seseorang bertaubat. maka pasti Allah akan menerima taubatnya setiap kali ia bertaubat. kemudian hamba tersebut mengulangi lagi berbuat dosa.”5 Keempat: Seseorang yang melakukan dosa beberapa kali dan ia bertaubat. Ibnu Abbas mengatakan. فَقال ت َبارك وَت َعالى أ َذ ْن َب ع َب ْدى ذ َن ْبا فَعَل ِم أ َن ل َه ربا ي َغْفر الذ ّن ْب وَي َأخذ‬ ُ ِ ْ ِ ِ َ ّ َ ُ ّ َ ً َ ّ َ ِ ُ ِ َ ‫بالذ ّن ْب واع ْمل ما شئ ْت فَقد ْ غ َفرت ل‬ َ ‫َ ْ ُ ك‬ َ َ ِ َ ْ َ َ ِ ِ “Ada seorang hamba yang berbuat dosa lalu dia mengatakan ‘Allahummagfirliy dzanbiy’ [Ya Allah. 1000 kali atau lebih. lalu dia mengatakan. lalu ia bertaubat setiap kali berbuat dosa. ‘Ay robbi agfirli dzanbiy’ [Wahai Rabb.

”12 Kedelapan: Keutamaan ilmu dan orang yang berilmu Dalam hadits ini dapat kita ambil pelajaran pula bahwa orang yang berilmu memiliki keutamaan yang luar biasa dibanding ahli ibadah. Mereka tidak memaksudkan bahwa taubatnya tidak sah. minimal engkau dapat baunya yang tidak enak.”11 Ibnu Hajar Al Asqolani mengatakan. َ ِ َ ‫وَإ ِن فضل ال ْعال ِم ِ ع َلى ال ْعاب ِدِ ك َفضل ال ْقمر ل َي ْل َة ال ْب َد ْر ع َلى سائ ِر ال ْك َواك ِب‬ َ َ َ َ ْ َ ّ ِ َ ِ َ ِ َ َ ِ ْ َ . engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. begitu luas sekali rahmat dan ampunan-Mu terhadap hamba yang hina ini … Kelima: Diterimanya taubat seorang pembunuh An Nawawi rahimahullah mengatakan. berilmu.”10 Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan kepada kita agar bersahabat dengan orang yang dapat memberikan kebaikan dan sering menasehati kita. ”Hadits ini menunjukkan orang yang ingin bertaubat dianjurkan untuk berpindah dari tempat ia melakukan maksiat. Hendaklah ia mengambil manfaat ketika bersahabat dengan mereka. ahli ibadah. itu hanyalah perkataan dalam maksud mewanti-wanti besarnya dosa membunuh dengan sengaja. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. ُ َ ‫مث َل ال ْجليس الصال ِح وال ْجليس السوْء ك َمث َل صاحب ال ْمسك ، وَكير ال ْحدادِ ، ل َ ي َعْد َمك من‬ ِ َ َ ِ ّ َ ِ ْ ِ ِ ِ َ ِ َ ِ ّ ّ ْ ِ َ ُ ِ ِ َ َ ‫صاحب ال ْمسك إما ِ تشتريه ، ِأ َو تجد ريحه ، وكير ال ْحداد يحرق بدن ِك أ َو ث َوبك أ‬ َ َْ ْ َ ََ َ ُ ِ ْ ُ ِ ّ َ ‫و ت َجد ُ من ْه‬ ِ ِ َ ْ َ ّ ِ ِ ْ ِ ُ ِ ِ ْ ِ ِ َ ُ ِ َ ُ َ ِ ُ ِ َ ْ ‫ريحا خبيث َة‬ ً ِ َ ً ِ “Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi.”8 Keenam: Orang yang bertaubat hendaknya berhijrah dari lingkungan yang jelek An Nawawi mengatakan. Dan hadits ini juga menunjukkan dorongan agar bergaul dengan orang-orang yang dapat memberikan manfaat dalam agama dan dunia. Adapun berteman dengan pandai besi. jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar.”9 Ketujuh: Memperkuat taubat yaitu berteman dengan orang yang sholih An Nawawi mengatakan. ”Ini adalah madzhbab para ulama dan mereka pun berijma’ (bersepakat) bahwa taubat seorang yang membunuh dengan sengaja.Ya Rabb. Sebagaimana disebutkan dalam hadits lainnya. ”Hendaklah orang yang bertaubat mengganti temannya dengan teman-teman yang baik. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya. sholih. waro’dan orang-orang yang meneladani mereka-mereka tadi. dari Abu Darda’. “Hadits ini menunjukkan larangan berteman dengan orang-orang yang dapat merusak agama maupun dunia kita. Adapun beberapa perkataan yang dinukil dari sebagian salaf yang menyatakan taubatnya tidak diterima. itu sah. Para ulama tersebut tidak berselisih pendapat kecuali Ibnu ‘Abbas.

Keempat: Bertekad untuk tidak mengulangi dosa tersebut lagi karena jika seseorang masih bertekad untuk mengulanginya maka itu pertanda bahwa ia tidak benci pada maksiat. bukan karena makhluk atau untuk tujuan duniawi. ”Orang yang berilmu dimisalkan dengan bulan dan ahli ibadah dimisalkan dengan bintang karena kesempurnaan ibadah dan cahayanya tidaklah muncul dari ahli ibadah. Dan jika berkaitan dengan hak manusia. Sedangkan cahaya orang yang berilmu berpengaruh pada yang lainnya. apabila ia melakukan keharaman. Orang yang sudah membunuh 99 nyawa + 1 pendeta . Jika dilakukan setelah itu. Maka benarlah apa yang dikatakan oleh Umar bin ‘Abdul ‘Aziz.”13 Al Qodhi mengatakan.”Dan keutamaan orang yang berilmu dibanding seorang ahli ibadah adalah bagaikan keutamaan bulan pada malam purnama dibanding bintang-bintang lainnya. Kelima: Taubat dilakukan pada waktu diterimanya taubat yaitu sebelum datang ajal atau sebelum matahari terbit dari arah barat. ‫من ع َب َد َ الله ب ِغَي ْر عل ْم ٍ كان ما ي ُفسد ُ أ َك ْث َر مما ي ُصل ِح‬ ِ ِ ِ ْ َ َ َ ُ ْ ّ ِ َ َ ْ َ ”Barangsiapa beribadah pada Allah tanpa ilmu. Ia membuat orang lain sesat bahkan kerugian menimpa dirinya sendiri. Kedua: Menyesali dosa yang telah dilakukan sehingga ia pun tidak ingin mengulanginya kembali. maka ia segera menunaikannya atau meminta maaf. Ketiga: Tidak terus menerus dalam berbuat dosa. maka taubat tersebut tidak lagi diterima. Maksudnya. maka kerusakan yang ditimbulkan lebih besar daripada perbaikan yang dilakukan. Penutup Saudaraku yang sudah bergelimang maksiat dan dosa. Inilah syarat taubat yang biasa disebutkan oleh para ulama. maka ia kembali menunaikannya. Kenapa engkau berputus asa dari rahmat Allah? Lihatlah bagaimana ampunan Allah bagi setiap orang yang memohon ampunan pada-Nya.”15 Syarat Diterimanya Taubat Syarat taubat yang mesti dipenuhi oleh seseorang yang ingin bertaubat adalah sebagai berikut: Pertama: Taubat dilakukan dengan ikhlas. maka ia segera tinggalkan dan apabila ia meninggalkan suatu yang wajib.”14 Kesembilan: Orang yang berfatwa tanpa ilmu hanya membawa kerusakan Lihatlah bagaimana kerusakan yang diperbuat oleh ahli ibadah yang berfatwa tanpa dasar ilmu.

ُ َ َ َ ُ ُ ‫إ ِل من تاب وَآ َمن وَع َمل ع َمل صال ِحا فَأول َئ ِك ي ُب َد ّل الل ّه سي ّئات ِهِم حسنات وَكان الل ّه غ َفورا‬ ٍ َ َ َ ْ َ َ ً َ ً َ َ ِ َ َ ْ َ ّ ً ُ ُ َ َ ‫رحيما‬ ً ِ َ ”Kecuali orang-orang yang bertaubat. Namun setelah itu bertaubat dan menjadi ulama besar. maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Al Furqon: 70) Al Hasan Al Bashri mengatakan. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. Dan kami yakin engkau pun pasti bisa lebih baik dari sebelumnya. Dulunya beliau adalah seorang perampok. Kami pun pernah mendengar ada seseorang yang dulunya terjerumus dalam maksiat dan pernah menzinai pacarnya.”16 Setiap hamba pernah berbuat salah. Allah akan mengganti kesyirikan yang pernah ia perbuat dengan keikhlasan. Ia bisa menjadi muslim yang sholih dan muslimah yang sholihah. ‫ك ُل ب َنى آد َم خطاء وَخي ْر ال ْخطائين الت ّوابون‬ ِ ّ َ ُ ّ َ ِ ّ َ ُ َ ٌ ّ َ َ “Semua keturunan Adam adalah orang yang pernah berbuat salah. Namun setelah berhijrah dan bertaubat.” (QS. ia seolah-olah tidak pernah berbuat dosa sama sekali. bisa saja ia menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Semua itu karena taufik Allah. Semoga Allah beri taufik. Dari Abu ‘Ubaidah bin ‘Abdillah dari ayahnya. Ingatlah bahwa orang yang berbuat dosa kemudia ia bertaubat dan Allah ampuni. Dan Allah pun mengganti kekufurannya dahulu dengan keislaman. ‫التائ ِب من الذ ّن ْب ك َمن ل َ ذ َن ْب ل َه‬ ُ َ ْ َ ِ َ ِ ُ ّ ”Orang yang bertaubat dari suatu dosa seakan-akan ia tidak pernah berbuat dosa itu sama sekali. ”Allah akan mengganti amalan kejelekan yang diperbuat seseorang dengan amalan sholih. Allah akan mengganti perbuatan maksiat dengan kebaikan. Sehingga seakan-akan yang ada dalam catatan amalannya hanya kebaikan saja.yang ia bunuh. Lantas mengapa engkau masih berputus asa dari rahmat Allah?! Orang yang dulunya bergelimang maksiat pun setelah ia taubat. Itu suatu hal yang mungkin dan banyak sekali yang sudah membuktikannya. Dari Anas.”17 Orang yang bertaubat akan Allah ganti kesalahan yang pernah ia perbuat dengan kebaikan. Mungkin engkau pernah mendengar nama Fudhail bin Iyadh. beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda. ia pun menjadi seorang yang alim dan semakin paham agama. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Lalu perbanyaklah amalan kebaikan dengan melaksanakan yang wajib-wajib dan sempurnakan dengan . Allah Ta’ala berfirman. beriman dan mengerjakan amal saleh.”18 Sekarang. Itu semua karena taufik Allah. masih Allah terima taubatnya. namun hamba yang terbaik adalah yang rajin bertaubat. segeralah bertaubat dan memenuhi syarat-syaratnya. Dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang yang bertaubat.

12 Fathul Bari. ‫ات ّق الل ّه حي ْث ُما ك ُن ْت وَأ َت ْب ِع السي ّئ َة ال ْحسن َة ت َمحها وَخال ِق الناس ب ِخل ُق حسن‬ َ َ َ َ َ ُ ْ َ َ َ َ ّ ٍ َ َ ٍ ُ َ ّ ِ َ ِ ِ “Bertakwalah kepada Allah di mana saja kamu berada dan ikutkanlah kejelekan dengan kebaikan. 3 Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. niscaya kebaikan akan menghapuskannya dan berakhlaqlah dengan sesama dengan akhlaq yang baik. Bukhari no. Yahya bin Syarf An Nawawi. hal.or. Beirut. Ibnu Majah no. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. 15 Lihat Al Amru bil Ma’ruf wan Nahyu ‘anil Munkar. 14 Lihat Tuhfatul Ahwadzi. 2101. Muassasah Qurthubah. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Panggang-Gunung Kidul . 2 HR. 12/140. Ibnu Majah. 3641 dan no. 16 HR. 17/75. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan lighoirihi (hasan dilihat dari jalur lainnya). 4 Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Abu Isa mengatakan bahwa hadits ini ghorib. Muslim no. 6 HR. 9 Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib 2655. 1379 13 HR. Mawqi’ Al Islam. Disusun di rumah mertua tercinta. 8 Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.muslim. 2758. dari Abu Musa. 17/82. 17 HR. 19 HR. 12/141. 4/324. 1987. Dikatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Misykatul Mashobih 18 Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Dar Ihya’ At Turots. Ibnu Hajar Al Asqolani. Darul Ma’rifah. Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah. 3540. Muassasah Qurthubah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memberikan sebuah nasehat berharga kepada Abu Dzar Al Ghifariy Jundub bin Junadah. Bukhari dan Muslim no. . 15. Tirmidzi no.shalat sunnah. 12/138-139. 10/326-327. 7/376.id Footnote: 1 HR. Abu Daud no. Muhammad Abdur Rahma Al Mubarakfuri Abul ‘Ala.”19 Semoga Allah menerima setiap taubat kita. 2766. Beirut. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Ad Darimi. 5 Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim. Tirmidzi no. 4250. Ibnu Katsir. Ibnu Katsir. 7 Al Minhaj Syarh Shahih Muslim. 1 Shofar 1431 H Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal Artikel www. Semoga Allah senantiasa memberi taufik kepada kita untuk menggapai ridho-Nya. Al Hakim. puasa sunnah dan sedekah. karena amalan kebaikan niscaya akan menutupi dosa-dosa yang telah engkau perbuat. 17/83 10 Idem 11 HR. 2682.

• .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->