P. 1
pkn

pkn

|Views: 69|Likes:
Published by Jhowhana

More info:

Published by: Jhowhana on Sep 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2010

pdf

text

original

By : M. Tasar Karimuddin From : S. N. Dubey Teori asal- usul negara terbagi atas dua bagian: 1.

Teori yang bersifat ketuhanan 2. Teori yang didasari oleh kekuatan a.) Teori yang bersifat ketuhanan merupakan teori tertua dari asal- usul kenegaraan. Teori ini menjadi kepercayaan sebagian besar komunitas seperti, Mesir, Babilonia, India, Yahudi dan Masyarakat pertengahan negara Eropa. Merujuk pada perjanjian terdahulu bahwa Tuhan adalah sumber kekuatan dari negara. Bangsa Yahudi percaya bahwa Tuhanlah yang menetapkan seorang raja, ia diturunkan untuk memimpin sekaligus memberantas peraturan- peraturan dhalim. Kaum Yahudi yakin bahwa raja merupakan wakilnya Tuhan dan ia diamanatkan tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Di India teori ini berlaku dan dipercaya dalam kisah Mahabhrata dimana dunia telah menjadi negara berbentuk anarki, dimasa itu masyarakat India memohon kepada Tuhan mereka untuk diturunkan seorang pemimpin. Mereka berdo¶a wahai Tuhan kami, sungguh kami akan binasa bila negara ini tidak terlahir seorang pemimpin, turunkanlah kepada kami seorang pemimpin, dimana ia bisa membawa kami tenang dalam ibadah, dan melindungi kami dari kedhaliman. Maka Tuhan menurunkan Manu sebagai pemimpin mereka. Akan tetapi sebagian besar perjanjian yang berhasil diatas ditemukan didalam tulisan bapak gereja pertama. St. Paul menyatakan: serahkanlah jiwa untuk tunduk kepada yang memiliki kekuatan tak tertandingi, tidak ada kekuatan yang tinggi kecuali Tuhan: dimana segala kekuatan bersumber dariNYA.

Dari teori diataslah timbul keyakinan bahwa siapapun yang menentang kekuatan raja, maka dia telah melawan peraturan Tuhan, dan mereka pembangkang akan menerima kutukan atas perlawanannya. Pendeta Kristen percaya bahwa manusia pada dasarnya tidak berdosa, dimasa ini negara tidak diperlukan. Akan tetapi tatkala manusia kehilangan dasarnya, maka negara dibutuhkan untuk mencegah hal- hal yang fatal. Jadi menurut teori ini Tuhanlah yang menciptakan negara, maka negara merupakan kekuatan bersifat ketuhanan yakni untuk memperbaiki kejahatan manusia. Ada beberapa pendapat yang menguatkan teori diatas: Martin Luther berpendapat bahwa pangeran diseluruh dunia ini merupakan Tuhan. Sir Robert Filmer dalam Patriarchanya tertulis: Adam adalah raja pertama didunia ini, maka raja selanjutnya dianggap sebagai ahli warisnya.

King James I mengatakan bahwa raja negara adalah sebagian besar orang yang mulia didunia ini. Raja bukan saja utusan Tuhan yang mana diberikan tahta, akan tetapi karna dekatnya dirinya dengan Tuhan mereka juga diaggap sebagai Tuhan. b.) Teori yang didasari oleh kekuatan. Menurut teori ini negara muncul terbentuk dari salah satu akibat penaklukan kaum lemah oleh kaum kuat. Teori ini berbasis dalam dasar pikiran psikologis dimana sifat manusia itu agresip. Sifat ini membawa manusia meronta terus- menerus untuk meraih kekuasaan; dan dari sifat ini pula mendorong kaum kuat untuk menjajah kaum lemah. Sifat dasar agresip inilah membawa naluri manusia bangkit dan membentuk institusi negara, oleh karena itu kekuatan kekuatan adalah dasarnya negara. Jean bodin, D. hume, Oppenheimer dan Jenks merupakan ahli Filsafat dimasa modern dimana mereka memegang dan menyokong teori ini. Intisari dari teori ini adalah¶¶ perang untuk menjadi raja µ¶ ditahun 1080 Pope Gregory VII menulis: barangsiapa yang tidak mengetahui bahwa raja- raja atau pemimpin- pemimpin mereka yang membawa mereka dari permulaan, dimana para pemimpin tersebut buta dari mengenal tuhan, dan berpura- pura, buta yang disebabkan oleh ketamakan dan kesombongan yang tak tertahankan, bisa dianggap menjaga harga diri, kekerasan , kepercayaan yang jelek, pembunuhan , dan dekat dengan segala bentuk kejahatan, menjadi penghasut bersama para pemimpinnya menuju jalan iblis. Pada abad 18. D. Hume mengungkapkan pandangan yang serupa, dia mengatakan, apakah mungkin kekuasaan pertama seseorang terhadap orang banyak selama perang dinegara tersebut masih berlaku, dimana keunggulan keberanian dan mengetahui kejeniusan dirinya sendiri sebagian besar nampak. Tatkala konser kebulatan hati sebagian besar merupakan syarat dan dimana kekacauan harta benda merusak dengan pantas sebagian besar perasaan, secara terusmenerus menjadi kebiasaan dimana kebiadaban diantara manusia membiasakan masyarakat kepada ketundukan. Disisi lain ide Leacock tentang teori ini: pengertian menurut histori bahwa pemerintahan muncul dari agresip manusia, dimana permulaan negara ditemukan dalam perebutan dan perbudakan dari manusia sendiri, dalam perebutan hati dan penaklukan kaum lemah dimana dilakukan layaknya kampanye, pencarian yang diperoleh tidak jauh dari dominasi dirinya dalam kekuatan fisik. Dari inilah pertumbuhan manusia yang agresip menuju kerajaan dan dari kerajaan sampai kepada kekaisaran merupakan suatu proses yang lama. E. Jenks menjelaskan dengan baik teori ini, dia mengatakan: secara histori. Tidak ada bukti pengabaian kesulitan didalamnya dimana semua komunitas dari perpolitikan modern menerima adanya suatu kesuksesan dari peperangan. Ide- ide umum terhadap dasar negara berdasarkan teori ini sebagai berikut: 1. ketika populasi bertambah, maka tekanan harta untuk hidup juga bertambah. Sebab ini mengiring manusia untuk berjuang diantara bermacam bangsa untuk mengkontrol wilayah dan kekayaan lainnya untuk kehidupan.

2. secara berangsur- angsur peperangan menjadi sebuah seni, dan pelajaran bagi pejuang, mereka muncul menjadi spesialis dalam kesenian. Negara muncul hidup tatkala penguasa dan pejuangpejuangnya bersatu membentuk kekuasaan atas suatu wilayah. 3. setelah penguasa tersebut berhasil mendirikan kekusaan diatas kaumnya, maka sifat agresip untuk berperang atau menguasai negara tetangga menjadi kebiasaan dengan alasan untuk memperluas negara. Ide- ide diatas merupakan gambaran mengenai suku kerajaan yang tidak bisa dipungkiri seperti; Inggris, Skandinavia, Rusia, dan beberapa negara bagian Eropa. Oppenheimer menberi enam tingkat gambaran atas dasar timbulnya negara: 1. Negara terlahir oleh peperangan, pembunuhan dan perampasan yang terus- menerus. Penakluk membunuh semua kaum lelaki dan sebagai bukti penaklukan mereka membawa anak- anak dan wanita Sebagai barang rampasan. 2.penyerahan diri kaum lemah terhadap kaum kuat, dimana mereka tidak berdaya untuk melawan. Para penakluk berhenti membunuh, maka gantinya mereka dijadikan budak. 3penakluk dan yang tertakluk bergabung bekerja sama guna meraih keuntungan yang baik. 4.perpaduan lebih lanjut dari penjajah dan yang dijajah. Mereka bukan saja mempelajari untuk hidup bersama, akan tetapi juga bersatu untuk menguasai daerah lainnya. 5.mereka menemukan dasar perlengkapan administratip untuk menyudahi perselisihan dibagian dalam. 6.para pemimpin dan sekelompok pemenang menjadi raja, dimana asisten militernya menjadi penasehat, dan raja beserta adviser mulai berkuasa, sehingga diselenggarakan hukum atau undang- undang terhadap warganegaranya. Semoga bermanfaat!! Diposkan oleh M.Tasar blog.spot di 3:28 AM

Teori negara : negara, kekuasaan, dan ideologi
Penulis: Budiman, Arief Subyek: Politik - Negara Metadata: 08225/06; 23/06/2006; Teori negara : negara, kekuasaan, dan ideologi; Budiman, Arief; Jakarta : Gramedia Pustaka Utama, 2002; x, 134 hal.; 320.1; (009)m; Politik - Negara Lokasi Koleksi: Perpustakaan Freedom

Hubungi Kontak Kami: perpustakaan_freedom egara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Syarat-syarat sebuah negara : 1. memiliki wilayah 2. ada penduduk 3. ada kedaulatan 4. Mendapat pengakuan Negara lain Negara adalah pengorganisasian masyarakat yang mempunyai rakyat dalam suatu wilayah tersebut, dengan sejumlah orang yang menerima keberadaan organisasi ini. Syarat lain keberadaan negara adalah adanya suatu wilayah tertentu tempat negara itu berada. Hal lain adalah apa yang disebut sebagai kedaulatan, yakni bahwa negara diakui oleh warganya sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas diri mereka pada wilayah tempat negara itu berada. Keberadaan negara Keberadaan negara, seperti organisasi secara umum, adalah untuk memudahkan anggotanya (rakyat) mencapai tujuan bersama atau cita-citanya. Keinginan bersama ini dirumuskan dalam suatu dokumen yang disebut sebagai Konstitusi, termasuk didalamnya nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh rakyat sebagai anggota negara. Sebagai dokumen yang mencantumkan cita-cita bersama, maksud didirikannya negara Konstitusi merupakan dokumen hukum tertinggi pada suatu negara. Karenanya dia juga mengatur bagaimana negara dikelola. Konstitusi di Indonesia disebut sebagai Undang-Undang Dasar. Dalam bentuk modern negara terkait erat dengan keinginan rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan cara-cara yang demokratis. Bentuk paling kongkrit pertemuan negara dengan rakyat adalah pelayanan publik, yakni pelayanan yang diberikan negara pada rakyat. Terutama sesungguhnya adalah bagaimana negara memberi pelayanan kepada rakyat secara keseluruhan, fungsi pelayanan paling dasar adalah pemberian rasa aman. Negara menjalankan fungsi pelayanan keamanan bagi seluruh rakyat bila semua rakyat merasa bahwa tidak ada ancaman dalam kehidupannya. Dalam perkembangannya banyak negara memiliki kerajang layanan yang berbeda bagi warganya. Berbagai keputusan harus dilakukan untuk mengikat seluruh warga negara, atau hukum, baik yang merupakan penjabaran atas hal-hal yang tidak jelas dalam Konstitusi maupun untuk menyesuaikan terhadap perkembangan zaman atau keinginan masyarakat, semua kebijakan ini tercantum dalam suatu Undang-Undang. Pengambilan keputusan dalam proses pembentukan Undang-Undang haruslah dilakukan secara demokratis, yakni menghormati hak tiap orang untuk terlibat dalam pembuatan keputusan yang akan mengikat mereka itu. Seperti juga dalam organisasi biasa, akan ada orang yang mengurusi kepentingan rakyat banyak. Dalam suatu negara modern, orang-orang yang mengurusi kehidupan rakyat banyak ini dipilih secara demokratis pula. Pengertian Negara menurut para ahli Prof. Farid S.

Negara adalah Suatu wilayah merdeka yang mendapat pengakuan negara lain serta memiliki kedaulatan. Georg Jellinek Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu. Georg Wilhelm Friedrich Hegel Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal Roelof Krannenburg Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena kehendak dari suatu golongan atau bangsanya sendiri. Roger H. Soltau Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat. Prof. R. Djokosoetono Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. Prof. Mr. Soenarko Negara ialah organisasi manyarakat yang mempunyai daerah tertentu, dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya sebagai sebuah kedaulatan. Aristoteles Negara adalah perpaduan beberapa keluarga mencakupi beberapa desa, hingga pada akhirnya dapat berdiri sendiri sepenuhnya, dengan tujuan kesenangan dan kehormatan bersama. Asal Mula Terjadinya Negara Berdasarkan fakta sejarah Pendudukan (Occupatie) Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai, kemudian diduduki dan dikuasai.Misalnya,Liberia yang diduduki budak-budak Negro yang dimerdekakan tahun 1847. Peleburan (Fusi) Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur atau bersatu menjadi Negara yang baru.Misalnya terbentuknya Federasi Jerman tahun 1871. Penyerahan (Cessie) Hal ini terjadi Ketika suatu Wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan suatu perjanjian tertentu.Misalnya,Wilayah Sleeswijk pada Perang Dunia I diserahkan oleh Austria kepada Prusia,(Jerman). Penaikan (Accesie) Hal ini terjadi ketika suatu wilayah terbentuk akibat penaikan Lumpur Sungai atau dari dasar Laut (Delta).Kemudian di wilayah tersebut dihuni oleh sekelompok orang sehingga terbentuklah Negara.Misalnya,wilayah negara Mesir yang terbentuk dari Delta Sungai Nil. Pengumuman (Proklamasi)

Hal ini terjadi karena suatu daerah yang pernah menjadi daerah jajahan ditinggalkan begitu saja. Sehingga penduduk daerah tersebut bisa mengumumkan kemerdekaannya. Contahnya, Indonesia yang pernah di tinggalkan Jepang karena pada saat itu jepang dibom oleh Amerika di daerah Hiroshima dan Nagasaki. == Pengertian Negara Secara Umum Secara umum Negara di artikan sebagai organisasi tertinggi di antara suatu kelompok masyarakat yang mempunyai cita-cita untuk bersatu, hidup di dalam daerah tertentu yang mempunyai pemerintah yang berdaulat.

Fungsi dan Unsur Negara

1. Fungsi Negara Negara adalah sekumpulan masyarakat dengan berbagai keragamannya, yang hidup dalam suatu wilayah yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama. Fungsi negara secara garis besar sebagai berikut: Melaksanakan ketertiban, maknanya Negara mengatur ketertiban masyarakat supaya tercipta kondisi yang stabil juga mencegah bentrokan-bentrokan yang terjadi dalam masyarakat. Dengan tercipta ketertiban segala kegiatan yang akan dilakukan oleh warga negara dapat dilaksanakan

Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya, maknanya negara berupaya agar masyarakat dapat hidup dan sejahtera, terutama dibidang ekonomi dan sosial masyarakat

Fungsi Pertahanan, maknanya Negara berfungsi mempertahankan kelangsungan hidup suatu bangsa dari setiap ancaman dan gangguan yang timbul dari dalam maupun datang dari luar negeri. Ancaman dan gangguan tersebut mungkin berupa serangan (Invasi) dari luar negeri maupun golongan-golongan dari dalam negeri yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa

Menegakkan keadilan, maknanya negara berfungsi menegakkan keadilan bagi seluruh warganya meliputi seluruh aspek kehidupan (idiologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan hankam). Upaya yang dilakukan antara lain menegakkan hukum melalui badan-badan peradilan.

2. Unsur Negara Suatu negara dinyatakan syah berdiri sebagai suatu negara yang berdaulat, jika memenuhi minimal 4 unsur, yaitu: Rakyat. Dalam suatu negara mutlak harus ada rakyatnya. Yaitu sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh suatu perasaan dan bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. Rakyat merupakan unsur yang utama berdirinya suatu negara, karena rakyatlah yang pertamakali memiliki kehendak untuk mendirikan negara, melindunginya serta mempertahankan kelangsungan berdirinya negara. Wilayah. Wilayah dalam suatu negara adalah tempat bagi rakyat untuk menjalani kehidupannya. Bagi pemerintah merupakan tempat untuk mengatur dan menjalankan pemerintahan. Wilayah suatu negara terdiri dari wilayah darat, laut, udara dan dasar laut dan tanah dibawahnya. Pemerintahan yang berdaulat. Pemerintahan dalam arti luas yaitu seluruh lembaga negara yang terdiri dari lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Pemerintahan dalam arti sempit yaitu kekuasaan eksekutif yang terdiri dari presiden, wakil presiden dan menteri-menteri. Pemerintah yang berdaulat yaitu pemerintah yang syah yang diberi wewenang oleh rakyat sebagai pemegang kedaulatan berdasarkan undang-undang.

Pengakuan dari negara lain. Suatu negara syah berdiri manakala ada pengakuan dari negara lain, baik secara de facto maupun secara de yure. Pengakuan secara nyata (de facto) memang telah berdiri, mendapat banyak dukungan dari negara internasional. Pengakuan secara de yure maknanya secara hukum international telah memenuhi syarat untuk berdiri sebuah negara. Misalnya Negara Republik Indonesia secara defacto telah berdiri sejak tanggal 17 Agustus 1945, sedangkan secara de yure berdiri sejak taggal 18 Agustus 1945.

Arti Definisi/Pengertian Negara Dan Fungsi Negara - Pendidikan Kewarganegaraan PKn
Fri, 01/08/2008 - 1:06am godam64

Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Pengertian Negara Berdasarkan Pendapat Para Ahli : - Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat. - Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu. - Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama.

Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk republik yang telah diakui oleh dunia internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkuasa. Negara merupakan suatu organisasi dari rakyat negara tersebut untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah konstitusi yang dijunjung tinggi oleh warga negara tersebut. Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi cita-cita bangsa secara bersama-sama. Fungsi-Fungsi Negara : 1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan. 2. Melaksanakan ketertiban Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat. 3. Pertahanan dan keamanan Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar. 4. Menegakkan keadilan Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.
http://organisasi.org/arti-definisi-pengertian-negara-dan-fungsi-negara-pendidikan-kewarganegaraanpkn

Arti Definisi Atau Pengertian Negara Dan Fungsi Negara Pendidikan Kewarganegaraan PKn
February 22nd, 2010 Related Filed Under

Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Pengertian Negara Berdasarkan Pendapat Para Ahli : - Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat. - Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu. - Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang

berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang berbentuk republik yang telah diakui oleh dunia internasional dengan memiliki ratusan juta rakyat, wilayah darat, laut dan udara yang luas serta terdapat organisasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang berkuasa. Negara merupakan suatu organisasi dari rakyat negara tersebut untuk mencapai tujuan bersama dalam sebuah konstitusi yang dijunjung tinggi oleh warga negara tersebut. Indonesia memiliki Undang-Undang Dasar 1945 yang menjadi cita-cita bangsa secara bersama-sama. Fungsi-Fungsi Negara : 1. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan. 2. Melaksanakan ketertiban Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat. 3. Pertahanan dan keamanan Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar. 4. Menegakkan keadilan Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan.
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/02/arti-definisi-atau-pengertian-negara-dan-fungsi-negarapendidikan-kewarganegaraan-pkn-2/

Sifat hakekat negara mencakup beberapa hal antara lain: ‡ Sifat Memaksa

Negara memiliki sifat memaksa

yang berarti bahwa negara

mempun yi kekuasaa n untuk

memakai kekerasa an fisik secara

legal. Untuk melaksan akan

sifat ini negara dilengka pi .

dengan alat-alat negara seperti .

politik dan tentara ‡ .

Sifat Monopoli Sifat ini berarti .

bahwa negara memiliki monopoli .

dalam menetap kan tujuan .

Untuk .bersamaa n masyarak at.

mencapai tujuan ini negara dapat .

melarang suatu organisas i politik .

tertentu berkemb ang. Contoh .

PKI ‡ .DI/TII.

Sifat Mencaku p Semua .

Seluruh peraturan perundan g- .

undanga n yang dibuat negara .

berlaku untuk semua orang .

Hal ini berarti .tanpa kecuali.

semua orang termasuk penyelen .

ggara negara harus patuh .

dan tunduk pada peraturan .

perundan gan yang berlaku .

3.Asal Mula Terjadi .

nya Negara Ada tiga pendekat .

an dalam mempela jari asal mula .

.terjadiny a negara: a.

Pendekat an primer dan sekunder .

Terjadiny a negara secara primer .

Menurut George Jellinek. terjadiny .

a negara ada 4 tahapan .

(fase). Fase Genootsc . yaitu: 1.

haft (persekut uan .

masyarak at) Awalnya berupa .

kemudia n .sebuah keluarga.

berkemb ang menjadi kelompo .

kkelompo k masyarak .

Untuk .at persekut uan.

menguru s kepentin gan .

bersama dipilihlah seorang Pemimpi .

n primus interpare s´ (Orang .

yang terkemuk a di antara .

Dia memega .yang sama).

ng kekuasaa n menurut .

adat isitadat.Fase Rijk . 2.

(kerajaan ) Kepala suku .

sebagai primus interpare s .

kemudia n melakuk an .

perluasan kekuasaa n dengan cakupan .

wilayah yang lebih luas .

dengan cara menaklu kan .

sukusuku lain dan memban .

gun kekuatan untuk mempert .

Berkat .ahankan kekuasaa nnya.

kekuasaa nnya itu seorang primus .

interpare s lamakelamaan berubah .

.menjadi rasa yang berwiba wa.

Fase Staat (negara) .3.

Pada awalnya negara diperinta .

h oleh raja yang sewenan g- .

wenang (absolute ) dan pemerint .

ahan disentral kan di pusat. .

Rakyat dipaksa untuk mematuh .

i kehendak dan perintah .

raja. Hanya ada satu identitas .

kebangsa an. Fase ini dinamak .

an fase nasional. 4. Fase Demoncr .

atische Natie (negara .

demokras i) Negara demokra .

si terbentuk atas dasar .

kesadara n akan adanya kedaulata .

n rakyat. Negara demokra si lahir .

sebagai reaksi terhadap kekerasa .

n raja yang sewenan g- .

wenang. Rakyat mengingi nkan .

pemerint ahan dikendali kan oleh .

Kepala negara .rakyat sendiri.

harus dipilih oleh rakyat .

sendiri dan tunduk pada .

kehendak rakyat (kedaulat .

Fase seperti .an rakyat).

ini dinamak an negara .

Terjadiny a negara .demokra si.

secara sekunder Terjadin ya .

negara secara sekunder tidak .

membica rakan bagaima na .

negara pertama kali lahir. namun .

membica rakan lahirnya negara .

baru yang dihubung kan .

dengan negara yang sudah .

ada sebelumn ya. .

Negara baru yang muncul .

biasanya akan mendapa tkan .

reaksi dari negara .

.lama yang sudah ada.

Reaksi tersebut berupa pengakua .

n dari negara lain. .

Macammacam pengakua .

Pengakua .n negara : 1.

Adalah pengakua .n de facto.

n menurut kenyataa n bahwa .

di wilayah itu telah berdiri .

suatu negara. Pengaku an ini .

bersifat sementar a karena masih .

diperluka n adanya penelitia n .

mengena i prosedur terjadiny .

a negara tersebut. Apabila berdasar .

kan penelitia n negara tersebut .

berdiri dengan prosedur yang .

benar/ sah. maka dapat .

ditingkat kan menjadi pengakua .

n secara yuridis. .

Pengakua n de jure .2.

Adalah pengakua n secara hukum .

lnternasi onal terhadap negara .

yang baru berdirii. pengakua .

n ini merupak an pengakua .

n yang seluasluasnya dan .

bersifat tetap. Pengaku an de .

jure biasanya diberikan kepada .

negara baru yang sistem .

pemerint ahannya sudah berjalan .

relatif stabil. Pendeka . b.

tan Faktual Pendekat an ini .

didasarka n pada kenyataa n yang .

terjadi yang diungkap .

kan dalam sejarah terjadiny .

‡ Pendudu kan .a negara tertentu.

(Occupati e) Suatu wilayah .

yang tak bertuan (belum dikuasai) .

kemudia n diduduki .

atas dikuasai oleh kelompo .

k tertentu dan kemudia n .

dijadikan sebuah negara. .

yang didiami .Contoh: Liberia.

oleh budakbudak negro .

kemudia n menjadi negara .

merdeka pada 1847 ‡ .

Pelebura n (Fusi) Dua negara .

atau lebih melebark an diri .

menjadi satu negara baru. .

. Negara Federasi Jerman.Contoh.

yang merupak an penggab .

ungan dari Jerman Barat .

‡ .dan Jerman Timur.

Penyerah an (Cessie) .

Suatu wilayah negara diserahka .

n kepada negara lain berdasar .

.kan perjanjia n tertentu.

Contoh: wilayah Sleeswij k yang .

mulanya di bawah kekuasaa n .

Austria. kemudia n diserahka .

n pada Jerman karena berdasar .

kan perjanjia n bahwa negara .

yang kalah yang perang .

harus menyera hkan negara .

yang dikuasain ya kepada .

.negara yang menang perang.

(Austria pada PD I kalah .

‡ Penaikan (Acessie) .dengan Jerman).

Suatu wilayah terbentuk karena .

adanya penaikan lumpur sungai .

atau akibat delta yang .

lama kelamaan dihuni oleh .

kelompo k manusia dan .

akhirnya terbentuk negara. .

Contoh: negara Mesir terjadi .

karena adanya delta .

sungai Nil ‡ Pencaplo kan .

(Anexatie ) Suatu negara .

berdiri dengan mencapl ok/meng .

uasai suatu wilayah yang .

negara lain. Contoh: Israel .

yang berdiri dengan menguas .

ai sebagai wilayah Palestina .

Suriah. Yordania dan Mesir ..

‡ Pernyataa n Merdeka .

(Proclam ation) Suatu wiayah .

yang mulanya dikuasai (dijajah) .

negara lain kemudia n .

berjuang untuk melepask an diri .

dan berhasil menyata kan .

kemerde kaannya. Contoh: Indonesi .

a yang berdiri dengan menyata .

kan kemerde kaan dari Belanda .

‡ Pembent ukan Baru .

(Innovati on) Suatu negara .

pecah atau membub arkan .

diri yang kemudia n berdiri .

Contoh: Serbia..negara baru. .

Kroasia. yang berdiri setelah .

‡ .bubarnya negara Yugoslav ia.

Pemisaha n (Sparatic e) .

Suatu bagian wilayah negara .

memisah kan diri dari negara .

yang menguas ainya dan .

.menyata kan berdiri sendiri.

Contoh: Timor Leste yang .

memisah kan dari negara .

c.Indonesi a. Pendekat .

an Teoritis Pada pendekat .

an ini para ahli mencoba mengung .

kap asal mula terjadiny a negara .

berdasar kan ideide atau pangan .

antara lain: ‡ .yang rasional.

Teori Ketuhana n .

(Theokra si) Teori ini berangga .

pan bahwa alam semesta .

termasuk .adalah ciptaan Tuhan.

terbentuk nya suatu negara tidak .

lepas dari kehendak dan .

kuasa Tuhan. Menurut Julius .

negara tumbuh bukan .Stahl.

karena kekuatan manusia tetapi .

karena kehendak Tuhan. Negara .

yang menganu t teori ini biasanya .

dalam konstitus inya dicantum .

keyakina n ³By the grace of God´ .

‡ .(dengan rahmat Tuhan).

Teori Perjanjia n Masyarak .

at (Du Contract Social) .

Negara terbentuk dari hasil kesepaka .

tan di antara manusia yang .

mendam bakan kehidupa n .

bersama yang tertib dan teratur. .

Perjanjia n untuk membent uk .

negara dilakuka n dalam .

.Pactum Unionis.2 tahapan : 1.

adalah perjanjia n antar individu .

untuk membent uk negara. .

adalah .Pactum Subjectio nis.2.

perjanjia n antara individu pembent .

uk negara dengan penguasa .

(Pemerin tah) Dalam Pactum .

Subjectio nis inilah para ahli berbeda .

pandanga n tentang bentuk pemerint .

.ahan yang ideal.

antara lain : .

Thomas Hobbes .a.

Bentuk pemenint ahan yang .

ideal adalah Monarkh i .

absolute. alasanny a karena rakyat .

telah menyera hkan seluruh .

halhalnya kepada raja dan .

.tidak dapat ditarik kembali.

b. John Locke Bentuk pemerint .

ahan yang ideal adalah .

Monarkh i Konstitus ional .

alasanny a tidak semua hak .

warga negara diserahka n pada .

rasa. Namun hak warga .

negara harus dijamin dalam .

UndangUndang Dasar. .

c.J.Rosse au . J.

Bentuk pemerint ahan yang .

ideal adalah Democra tie .

(kedaulat an rakyat). alasanny .

a raja hanyalah mandatar is rakyat. .

ia diangkat dan diberhent .

ikan oleh kekuasaa n rakyat dan ia .

harus tunduk pada .

‡ .kemauan rakyat.

Teori Kekuasaa n .

Negara terbentuk atas dasar .

kekuasaa n. dan kekuasaa n adalah .

ciptaan mereka yang paling .

negara . Karl Marx.kuat.

terbentuk untuk mengabd i dan .

melindun gi kepentin gan kelas .

yang berkuasa L. Duguit. .

seseoran g karena kelebiha nnya .

(fisik. kecerdas an . ekonomi.

maupun agama) dapat memaksa .

kan kehendak nya kepada .

orang lain. ‡ .

Teori HukumA lam .

ThomasA quino : negara merupak .

an lembaga alamiah yang .

lahir karena kebutuha n sosial .

manusia dan bertujuan .

menjami n .

Plato .kepentin gan umum.

: negara terjadi secara alamiah .

dan proses perubaha n yang .

panjang (evolusi) Aristotele s .

: terbentuk nya negara .

merupak an perkemb angan .

persekut uan manusia .

yang bermula dari keluarga .

.masyarak at negara.

4.Len yapnya Negara .

Negarap un dapat lenyap karena .

faktorfaktor di bawah ini: .

a. FaktorAl am .

Negara dapat hilang karena .

proses alam seperti gunung .

meletus. gempa bumi .

tenggela m karena . tsunami.besar.

air laut pasang dan .

sebab lainnya. .

b. FaktorSo sial .

Punahny a negara disebabk an karena .

perbuata n manusia seperti : .

Perang - .Revolusi .

Penakluk an Perjanjia .

n Penggab ungan .

5.Uns ur- .

unsur Negara Menurut Oppenhei .

suatu negara .mer dan Lauterpa cht.

harus memenu hi unsurunsur .

yang harus dipenuhi yaitu : .

a. Rakyat Rakyat adalah terpentin .

g dari suatu negara. karena .

rakyatlah yang pertama kali .

membent uk negara. Secara .

politis rakyat adalah semua .

orang yang berada dan .

berdiam dalam suatu negara .

atau menjadi penghuni negara .

yang tunduk pada kekuasaa .

n negara. Rakyat dapat digolong .

kan ke dalam beberapa klasifikas .

i.seperti dalam bagan berikut : .

Pendudu k adalah mereka yang .

bertempa t tinggal tetap .

(domisili ) dalam .

o .wilayah suatu negara.

Bukan penduduk adalah mereka .

yang berada dalam wilayah .

suatu negara hanya untuk .

Contoh: wisatawa .sementar a waktu.

n asing. tamu asing o .

Warga negara adalah mereka .

yang berdasar kan hukum .

merupak an anggota .

dari suatu negara o .

Bukan warga negara (orang .

asing) adalah mereka yang .

berada pada suatu .

negara tetapi secara hukum .

tidak menjadi anggota .

negara yang bersangk utan. .

Contoh: Duta besar. .

kontrakto r asing Penggolo ngan .

status pendudu k dan bukan .

warga negara dan .pendudu k.

bukan warga negara diperluka .

n untuk membed akan hak-hak .

Seorang .dan kewajiba nnya.

yang hanya berstatus pendudu .

k memiliki hak dan kewajiba .

n yang berbeda dengan orang .

yang berstatus warga negara. .

Daerah atau Wilayah .b.

Wilayah atau daerah adalah .

tempat berhunin ya rakyat .

dan tempat diselengg arakanny .

Wilayah .a suatu pemerint ahan.

negara meliputi : .

1. Daratan Daratan adalah .

wilayah dipermuk aan bumi dengan .

batasbatas tertentu dan di .

dalam tanah di bawah permuka .

an bumi. Batasbatas wilayah .

Batas .daratan dapat berupa : .

Iembah. . misalnya gunung.alami.

Batas buatan.sungai danau . .

tembok.misalnya pagar kawat. .

Batas menurut . patok .tiang.

ilmu geofisika yaitu garis .

lintang dan bujur Penentua n batas- .

batas wilayah antar negara .

ditentuka n melalui suatu perjanjia .

Contoh: .n antar negara (traktat).

Persetuju an RI Malaysia (1969) .

tentang garis batas Kontinen .

di Selat Malaka dan Laut .

Cina Selatan. Lautan . 2.

Wilayah lautan suatu negara .

merupak an perairan berupa .

danau . selat.samudera .

dan sungai. Tentang kepemili .

kan wilayah laut oleh suatu .

negara ada 2 konsepsi .

pokok yaitu res nullius dan res .

communi s. o Res nullius .

merupak an konsepsi yang .

berpanda ngan bahwa .

laut tidak ada yang memiliki .

sehingga masingmasing ..

negara yang berdekat an boleh .

mengam bil atau menguas ainya. o .

Res communi s. konsep ini .

berangga pan bahwa laut .

adalah milik bersama .

.masyarak at Internasi onal.

sehingga tidak dapat dimiliki .

.oleh masingmasing negara.

Berdasar kan ketetapan hukum .

Laut Internasi onal .

(UNCLO S 1982Jamaika) penguasa .

an wilayah kelautan dibedaka .

n antara lain : o Lautan Teritorial .

Laut yang jaraknya 12 mil .

laut. diukur berdasar kan garis .

lurus yang ditarik .

dari garis dasar pantai .

ketika air surut. o .

Zona Bersebela han .

Laut yang jaraknya 12 mil .

laut di luar batas laut tertonial .

(24 mil bila diukur dari garis .

Dalam wilayah ini .pantai).

negara pantai dapat mengam .

bil tindakan dan menghuk .

um pihakpihak yang .

melangg ar undangundang .

bea cukai. imigrasi dan .

ketertiba n negara. o Zona Ekonomi .

Eksklusif e (ZEE) Wilayah laut yang .

jaràknya 200 mil laut diukur .

dari garis pantai. Negara pantai .

dapat menggali kekayaan alam .

lautan dan melakuk an .

Negara .kegiatan ekonomi tertentu.

lain bebas berlayar atau .

terbang di atas wilayah ini .

namun tidak boleh menggali .

kekayaan alam di dalamny a .

Landasan Benua Wilayah lautan .

yang batasnya Iebih dari 200 .

Negara pantai boleh .mil laut.

melakuk an eksploras i dan .

eksploita si kekayaan alam .

didalamn ya. namun harus .

membagi keuntung annya dengan .

masyarak at Internasi onal. .

3. Wilayah Udara .

Wilayah udara adalah udara .

yang berada di wilayah permuka .

an bumi di atas wilayah darat dan .

Konvensi Chicago 1944.taut. .

menyata kan bahwa setiap .

negara mempun yai kedaulata .

n yang utuh dan eksklusif di ruang .

.udara di atas wilayahn ya.

Berdasar kan Undangundang .

No. 20 Tahun 1982 tentang .

pertahan an negara. wilayah .

kedaulata n dirgantar a yang .

termasuk orbit GeoStationer .

Beberapa .adalah 35.761 km.

teori tentang wilayah udara : .

a. Teori Udara Bebas (Air .

Freedom Theori) meliputi dua .

yaitu: Kebeba san .aliran.

ruang udara tanpa batas .

Ruang udara itu bebas dan .

.dapat digunaka n oleh siapapun.

Tidak ada negara yang .

mempun yai hak dan kedautata .

.n di ruang udara.

Kebeba san ruang .

udara terbatas Setiap negara .

berhak mengam bit tindakan .

tertentu untuk memelih ara .

keamana n dan keselama tannya. .

Negara kolong (negara bawah)

hanya mempun yai hak

atas wilayah teritoriat :

b. Teori Negara Berdaulat di Udara

(The Air Sovereig nty),

meliputi : Teori Keamana

n, menyata kan bahwa

suatu negara mempun yai

kedaulata n atas wilayah udaranya

sampai batas yang diperluka

n untuk menjaga keamana n

wilayah negara. Menurut Fauchilte

batas ketinggia n wilayah

udara adalah 1.500 m.

Teori Pengawa san Cooper. .

menyata kan bahwa .

kedaulata n negara ditentuka n oleh .

kemamp uan negara yang .

bersangk utan untuk .

mengawa si ruang udara yang .

Teori Udara .berada di atasnya.

(Schacter ). menyata kan .

bahwa wilayah udara sampai .

ketinggia n di mana udara .

masih cukup mampu mengang .

.kat baton dan pesawat udara.

Wilayah/ Daerah .4.

Ekstrateri torial Daerah ekstrateri .

torial adalah suatu negara .

yang berada di luar yang berdasar .

kan hukum Internasi onal .

diakui sebagai daerah kekuasaa .

n suatu negara. Menurut Kongres .

Aachen 1818 tentang perwakil .

yang termasuk .an diplomati k.

wilayah ekstrateri torial adalah: .

Kantor perwakil an diplomati

k suatu negara Kapal yang

berlayar di bawah bendera

suatu negara c. Pemerint

ah yang berdaulat Pemerin tah yang

berdaulat adalah pemerint ah yang

memiliki kekuasaa n yang tertinggi

sehingga dihormat i dan ditata

baik oleh rakyatny a maupun

oleh negara lain. Pengertia

n pemerint ah mempun

yai 2 arti, yaitu pemerint ah dalam

arti luas dan arti sempit.
o

Pemerint ah dalam arti luas : adalah

gabunga n sebuah badan

kenegara an yang berkuasa memerint

ah, yaitu badan legislatif, eksekutif

dan yudikatif .
o

Pemerint ah dalam arti sempit :

adalah suatu badan yang

mempun yai wewenan g untuk

menentu kan kebijaka n dalam

suatu negara. yaitu Presiden .

dan Dewan Menteri. .

Kedaulat an menurut Jean .

Bodin adalah kekuasaa n .

tertinggi untuk menentu kan .

.hukum dalam suatu negara.

Kedaulat an memiliki .

sifat-sifat pokok : o Asli .

Artinya kekuasaa n itu .

tidak berasal dari .

kekuasaa n lain yang .

lebih tinggi o Permane n .

Artinya kekuasaa n itu .

tetap ada selama negara .

itu berdiri sekalipun pemegan .

g kedaulata n .

telah bergantiganti o .

Tunggal (bulat) Artinya .

kekuasaa n itu merupak .

an satusatunya kekuasaa n yang .

tertinggi dan tidak dibagibagi .

o .pada badan lain.

Tidak terbatas (absolute ) .

Artinya kekuasaa n itu tidak .

.dibatasi oleh kekuasaa n lain.

Macammacam Kedaulat .

an Negara : o .

Kedaulat an ke dalam .

Pemerint ah memihiki wewenan .

g tertinggi untuk mengatur .

dan menyele nggaraka n .

organisas i negara sesuai peraturan .

perundan gundanga n .

yang berlaku o Kedaulat an ke luar .

.Pemerint ah berkuasa penuh.

bebas. tidak terikat dan tidak .

tunduk pada kekuasaa n lain. .

Macammacam Teori Kedaulat .

an Negara No .

Nama Teori dan Tokoh Pokokpokok .

.Ajaran/ Pandanga n 1.

Agustinus .Kedaulata n Tuhan 1.

ThomasA quinas ‡ .2.

.Negara terjadi karena kehendak Tuhan.

Kekuasaa n yang ada pada pemerinta h berasal .

raja adalah .dari Tuhan.

wakil Tuhan di bumi atau titisan dewa. .

‡ Raja memegan g kekuasaan .

berdasar aturan atau kehendak dari .

Jadi pada hakekatny a Tuhanlah .Tuhan.

yang berdaulat atas negara. .

. N. Kedaulata n Raja 1.2.

Hegel . Jean Bodin 3.Machiavel li 2.

T.4. Hobbes ‡ Kedaulata n negara .

berada di tangan raja. agar negara .

kuat raja berkuasa secara mutlak. ‡ .

Raja adalah penjelmaa n kehendak .

Tuhan oleh karena itu keduduka n raja di .

3.atas UndangUndang. .

George Jellinek .Kedaulata n Negara 1.

Paul Laband ‡ Negara adalah .2.

sumber kekuasaan dan negaralah pemegang .

kedaulata n yang memihiki kekuasaan yang .

tidak terbatas. ‡ Hukum dalam .

negara itu ada karena dikehenda ki oleh .

negara sehingga negara tidak wajib .

tunduk pada hukum 4. .

. JJ. Rosseau 2.Kedaulata n Rakyat 1.

Montesqu ieu 3. John Locke ‡ .

Dalam negara rakyatlah yang berdaulat .

karena negara memperol eh kedaulata .

Negara terbentuk .n dari rakyat.

‡ .juga hasil perjanjian rakyatnya.

Pemerinta h menyelen ggarakan kekuasaan .

. 5.atas amanat dari rakyat.

Kedaulata n Hukum 1. Imanuel Kant .

Kranenbu rg ‡ .2.

Hukum berada di atas segalagalanya .

.hukum kekuasaan tertinggi dalam negara.

‡ Negara hanya berperan sebagai .

penjaga malam yang bertugas melindun .

gi hakhak warga negara. Negara tidak .

boleh mencamp uri urusan sosial ekonomi .

masyarak at. .

Pengakua n Negara Lain .

Pengaku an suatu negara terhadap .

negara Iainnya merupak an .

pemberia n keterang an atau .

Pengaku an itu .deklaratif saja.

tidak berarti mendirik an .

negara. Pengaku an ini diperluka .

n untuk menjami n kelanjuta .

n hubunga n antar negara. .

Negara yang baru merdeka .

memerlu kan pengakua n dari

negara lain karena

beberapa pertimba ngan,

antara lain :
‡

Adanya kekhawat

iran akan kelangsu ngan hidupnya

dari segala ancaman dan

ganggua n balk dari dalam

maupun luar
‡

Ketentua n hukum

alam bahwa tidak ada suatu

negara yang bertahan hidup

tanpa adanya bantuan dari

negara lain Jenisjenis

Pengakua n:

1. Pengakua n defacto

.Bersifat Sementar a .

Pengaku an yang diberikan tanpa .

melihat masa depan negara .

.tersebut bertahan atau lenyap.

Bila nantinya negara yang .

diakui itu lenyap. maka negara .

yang memberi kan pengakua .

n akan menarik kembali .

Bersifat Tetap . .pengakua nnya.

Pengaku an terhadap suatu .

negara hanya dapat menimbu .

lkan hubunga n di .

bidang ekonomi dan .

perdagan gan. .

2. Pengakua n dejure .

.Bersifat Tetap Pengaku an .

terhadap negara lain berlaku .

untuk selamany a setelah melihat .

adanya jaminan bahwa pemerint .

ahan negara tersebut akan .

.stabil dalam jangka panjang.

Bersifat Penuh Negara yang ..

diakui dan mengaku i dapat .

.menjalin hubunga n baik ekonomi.

.perdagan gan dan diplomati k.

Negara tersebut dapat saling .

menemp atkan duta dan konsul. .

Makna pentingn ya .

pengakua n negara Merupak .

an syarat deklaratif bagi berdiriny .

a suatu negara. artinya hanya .

bersifat meneran gkan tentang .

.adanya suatu negara baru.

Apabila suatu negara telah .

maka .memenu hi syarat konstituti f.

tanpa adanya pengakua n dari .

negara .negara lainpun.

itu tetap berdiri. Merupak .

an bukti bawah negara baru ini .

telah diterima oleh .

negara lain dalam rangka .

.menjalin pergaula n antar negara.

Negara baru yang telah .

diakui keberada annya akan .

dianggap sebagai satu anggota .

masyarak at Internasi onal. .

Merupak an pintu pembuka .

hubungan kerjasam a dengan .

kerjasam a .bangsa lain.

tersebut meliputi berbagai bidang .

.kehidupa n dari bidang ekonomi.

politik. sosial budaya dan .

pertahan an. Pengakua .

n dapat mencipta kan status .

kenegara an pemerint .

ahan baru di Iingkung an .

Internasi onal. Dengan diakuiny .

a negara tersebut akan .

mendapa tkan perlakua n yang .

adil dari masyarak at .

.Internasi onal.

Tuju an dan .6.

Fungsi Negara a. Tujuan Negara .

Tujuan negara sangat diperluka .

n untuk mengara hkan segala .

kegiatan yang akan dilaksana .

kan sekaligus sebagai pedoman .

bagi penyelen ggaraan pemerint .

ahan. Tujuan negara antara .

masingmasing negara memiliki .

perbedaa n karena dipengar uhi oleh .

berbagai faktor antara lain tata .

nilai sosial budaya. sistem .

letak geografis . sejarah .politik.

perkemb angan negara dan .

.idiologi yang dianutny a.

Beberapa teori tentang .

com/doc/16039402/PKN# .tujuan negara : http://www.com/doc/16039402/PKN http://www.scribd.scribd.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->