PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI DESA WISATA (PNPM MANDIRI PARIWISATA

)
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata 2010

MATERI
A. B. C. D. E. F. DEFINISI DAN KONSEP RATIONALE PROGRAM PNPM DI SEKTOR PARIWISATA PENDEKATAN PELAKSANAAN PROGRAM MEKANISME PENYELENGGARAAN PELAKSANAAN PROGRAM ORGANISASI PELAKSANAAN

2

A.

DEFINISI & KONSEP

PNPM MANDIRI

PNPM MANDIRI

PNPM PARIWISATA

PNPM Mandiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan programprogram penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan, dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan

´Bagian dari pelaksanaan PNPM Mandiri melalui kegiatan pengembangan dan peningkatan kapasitas masyarakat dan sarana prasarana pendukung untuk menumbuhkembangkan usaha ekonomi masyarakat yang terkait langsung dan tak langsung dengan kegiatan pariwisata yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.µ

A. dan kesejahteraannya. kemandirian. DEFINISI & KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat. Pemberdayaan masyarakat memerlukan keterlibatan yang lebih besar dari perangkat pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk memberikan kesempatan dan menjamin keberlanjutan berbagai hasil yang dicapai. baik secara individu maupun berkelompok. dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup. .

Ketua : Deputi Menko Perekonomian . PNPM PARIWISATA. dan SDA&LH Bantuan dan Perlindungan Sosial (Raskin. BOS Miskin. kesempatan kerja dan berusaha.Ketua : Deputi Menko Kesra . Kesempatan berusaha dan bekerja. Pendidikan.wk. Ketua : Deputi Menko Perekonomian 1. PNPM-IP (PPIP). 6. .Wk. 2. dll. tanah. SDA&LH. PNPM-Agribisnis Perdesaan (PUAP). PKH. 7. 3. PNPM Perkotaan (P2KP). DEFINISI & KONSEP KLASTER PROGRAM I : Perlindungan dan Pemenuhan Hak atas. Jamkesmas. berpartisipasi. kesehatan. BLT) Pemberdayaan Masyarakat (PNPM Mandiri) Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK-KUR) Ada 7 Program tersebar di 6 K/L Koordinator : . PNPM-DTK (P2DTK). PNPM Perdesaan (PPK).A. Pangan. Ketua : Deputi Menko Kesra Ada 18 Program tersebar di 22 K/L Koordinator: . dan perumahan KLASTER PROGRAM III: Perlindungan dan pemenuhan hak atas. Sanitasi dan air bersih KLASTER PROGRAM II: Perlindungan dan Pemenuhan hak atas. 4. 5. Ketua : Deputi Bappenas Bantuan Permodalan UMK di 7 K/L Koordinator : .Ketua : Dirut BRI . PNPM-Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).Wk.

membuka isolasi wilayah dan pengentasan kemiskinan Karakter Keterkaitan Lintas Sektor yang tinggi PELUANG INVESTASI SANGAT LUAS membuka Dampak Ekonomi Multi Ganda Pariwisata LANGSUNG. RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1) 2) 3) Karakter ´IN SITUµ pengembangan wilayah. TAK LANGSUNG. IKUTAN .B.

membuka isolasi wilayah dan pengentasan kemiskinan . RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1) Karakter ´IN SITUµ pengembangan wilayah.B.

Konstruksi/ Bangunan . Money Changer. dan Restoran Industri Pengolah an Bank. Hotel.B. dll. RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 2) Karakter Keterkaitan Lintas Sektor yang tinggi INVESTASI SANGAT LUAS membuka PELUANG Transportasi Komunikasi Pertanian Jasa-jasa PARIWISATA Perdagangan.

Supir angkt.B. BPW. ikan dan sapi Penghasil bahan baku kerajinan Sektor agribisnis . Restoran. ODTW. / ODTW/ Perush Airline/ Perusahaan Angktutan/ BPW/ Galleri/ art shop Jasa keuangan Dampak Tak Langsung Karyawan hotel. bunga dan buah Peternak ayam. tak langsung. buah & bahan makanan Seniman iklan/ Percetakan Dampak Ikutan Petani sayuran. RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 3) DAMPAK EKONOMI MULTI GANDA PARIWISATA langsung. restoran. ikutan Dampak Langsung Hotel. Umum Pengrajin cinderamata Pompa bensin Penjual sayuran.

ODTW / Desa Wisata/ Usaha Pariwisata sebagai katalis pengembangan wilayah sekitarnya (termasuk desa-desa) Wilayah pengaruh ODTW/ DESA/ USAHA PARIWISATA DESA 4 DESA 3 DESA 1 DESA 2 .C. PENDEKATAN PELAKSANAAN PROGRAM PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM PNPM PARIWISATA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN KLASTER PARIWISATA ODTW/ desa wisata atau usaha kepariwisataan sebagai generator/ poros pengembangan (growth pole) bagi wilayah sekitar (desa-desa sekitar) yang menjadi wilayah pengaruh dan penerima manfaat pengembangan.

3. MODEL KLASTER DESA WISATA DGN DESA TERKAIT DI SEKITARNYA MODEL KLASTER ODTW DGN DESA TERKAIT DI SEKITARNYA MODEL KLASTER USAHA PARIWISATA DGN DESA TERKAIT (Kemitraan Usaha Pariwisata) 2. PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PARIWISATA 1. 11 .C.

C. 1. PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM MODEL KLASTER DESA WISATA DENGAN DESA TERKAIT DI SEKITAR DESA WISATA DESA WISATA sebagai katalis pengembangan wilayah/ desa-desa sekitarnya Wilayah pengaruh DESA WISAT A DESA 1 (pemasok bahan baku keraiinan) DESA Kasongan DESA MOYUDAN (pemasok bahan baku tanah liat) DESA 4 (pemasok produk pendukung) DESA 2 (basis pertanian) DESA PUNDONG (pemasok produk craft pendukung) DESA 3 (basis kesenian khas lokal) DESA DEPOK (basis atraksi kuliner)) .

Sendangsono .Candirejo .Banjaroya . PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM MODEL KLASTER ODTW DENGAN DESA TERKAIT DI SEKITAR ODTW ODTW sebagai katalis pengembangan wilayah sekitarnya (termasuk desa-desa) Candi Borobudur dan desa-desa di sekitarnya: Planggok .Bigaran . Wilayah pengaruh DESA 1 (basis industri rumah tangga ODTW DESA 4 (basis atraksi pedesaan/ complementary) DESA 2 (basis pertanian) DESA 3 (basis kuliner) .Balangan Traditional Market.C.Blaburan Bligo .Sambeng . 2.Minggir .Ancol (Karangtalun Dam) .Borobudur.Kalibawang .

3.C. PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM MODEL KLASTER USAHA PARIWISATA DENGAN DESA TERKAIT DI SEKITARNYA (KEMITRAAN USAHA PARIWISATA) Usaha Pariwisata skala besar dengan UMKM/ Koperasi/ Supliers Petani 1 Desa Supplier 3 (Local) Petani « n Petani « n Petani « n Desa Supplier « n (Local) Petani 1 HOTEL/ RESORT DesaSuppli er 2 (Local) Petani 1 Petani 1 Supplier 1 (Local) Petani « n .

D. pengembangan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat Pengembangan kemampuan dan keahlian (skill) masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan atraksi/ daya tarik wisata maupun dalam pengembangan usaha-usaha terkait dengan pariwisata Peningkatan kapasitas unsur pemerintah/ pelaku lokal/ kelompok peduli dalam mendukung iklim kondusif dan sinergi positif bagI masyarakat dalam melaksanakan program PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN BANTUAN DANA BDW (Bantuan Desa Wisata) PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN . MEKANISME PENYELENGGARAAN KATEGORI PROGRAM KEGIATAN PNPM PARIWISATA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA PENGEMBANGAN PRODUK DAN USAHA PARIWISATA PENINGKATAN KAPASITAS PEMERINTAH / PELAKU LOKAL Penyiapan masyarakat.

LSM. TKPP DAN TKPK DAERAH LEMBAGA TERKAIT LAINNYA . Kelurahan dan desa terkait dengan pelaksanaan PNPM Mandiri Inti. asosiasi usaha sejenis.D. media massa yang peduli kemiskinan BANTUAN DANA BDW MASYARAKAT PEMERINTAH KOTA. Bank. 2 MEKANISME PENYELENGGARAAN KELOMPOK SASARAN DAN PENERIMA MANFAAT KELOMPOK SASARAN PNPM PARIWISATA KELOMPOK SASARAN ‡ Masyarakat warga kelurahan peserta PNPM Mandiri Inti ‡ LKM/ Lembaga Keswadayaan Masyarakat ‡ KSM/ Kelompok swadaya masyarakat Perangkat pemerintahan kota/ kabupaten sd. anggota TKPP dan TKPK daerah Perorangan atau asosiasi profesi. Notaris. auditor publik. perguruan tinggi. X X . KABUPATEN.

Terdapat masyarakat miskin yang tinggal di desa/kelurahan tersebut . Sudah memiliki aktivitas kepariwisataan . . Diprioritaskan desa/ kelurahan telah memiliki RPJM Desa /Kelurahan atau Renstra Desa/Kelurahan dan .D. MEKANISME PENYELENGGARAAN KRITERIA KELURAHAN/ DESA PENERIMA MANFAAT KEGIATAN : a)      Kriteria Umum Desa yang memiliki potensi pariwisata dan sudah dikunjungi wisatawan . Diprioritaskan desa/kelurahan telah melaksanakan PNPM Mandiri dari sektor lain dan keberadaan LKM cukup aktif.

Kriteria Khusus Model Gugusan (Cluster) Daya Tarik Wisata ² Desa Terkait ‡ Desa tersebut berada di sekitar daya tarik wisata yang telah dikunjungi wisatawan ‡ Masyarakat desa sekurang-kurangnya memiliki salah satu aktivitas pendukung seperti : kegiatan kesenian. pemandu wisata dan transportasi lokal. produksi kerajinan. kuliner dan bahan baku untuk kuliner. pemandu wisata dan transportasi lokal. Model Gugusan (Cluster) Desa Wisata ²Desa Terkait ‡ Desa wisata yang menjadi pusat pengembangan memiliki daya tarik wisata ‡Desa telah didatangi oleh wisatawan ‡ Desa wisata sudah memiliki fasilitas kepariwisataan yang diinisiasi oleh warga setempat ‡Desa terkait memiliki potensi kepariwisataan untuk dikembangkan ‡Masyarakat desa baik desa wisata maupun desa terkait sekurangkurangnyamemiliki salah satu aktivitas pendukung seperti : kegiatan kesenian. produksi kerajinan. .D. MEKANISME PENYELENGGARAAN b). kuliner dan bahan baku untuk kuliner.

MEKANISME PENYELENGGARAAN Model Klaster Usaha Pariwisata ² Desa Terkait ‡ Terdapat usaha pariwisata yang memberikan peluang bagi masyarakat sekitar sebagaimana mitra . kuliner dan bahan baku untuk kuliner .D. ‡Desa terkait memiliki aktivitas yang mendukung keberadaan usaha pariwisata dan sekurang-kurangnya memiliki salah satu pendukung usaha pariwisata seperti : dukungan (kegiatan) kesenian. tenaga kerja dan produksi kerajinan. .

Sosialisasi Masyarakat Desa Penerima Musyawarah Penyepakatan Program/ Rembug Kesiapan Masyarakat Pembentukan/Kaji Ulang Kelembagaan Penyusunan/Kaji Ulang Program Penentuan Prioritas Kegiatan Pembentukan Kelompok Pembentukan Kelompok Penyusunan RUK Kelompok Verifikasi Dan Pengiriman RUK Kelompok Pelaksanaan Kegiatan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan PENYAPIHAN Lingkup kegiatan: 1. Penyiapan kelembagaan masyarakat menjadi mandiri Perencanaan partisipatif yang disusun terintegrasi dengan musrenbangdes Chanelling ke pihakpihak terkait agar berkelanjutan Penyiapan masyarakat ke tahap / klaster berikutnya (akses kredit/ modal usaha) 2. 8. 4. 3. PELAKSANAAN PROGRAM PERSIAPAN Lingkup kegiatan: 1. 2. 3. 4. 10. 11. 5.E. Sosialisasi Program PNPM Pariwisata Rekrutmen konsultan & pendamping masyarakat Pemampuan (peningkatan kapasitas konsultan PELAKSANAAN Lingkup kegiatan: 1. . 7. Sosialisasi Pemangku Kepentingan 2. 6. 12. 13. 9. Orientasi Lapangan 3.

RKM KSM/ Pokmas PNPM PARIWISATA sebagai PNPM Penguatan dapat langsung masuk ke review program (melanjutkan PNPM INTI) Review program 6.E. Pelaksanaan Kegiatan . PJM-P 1. RK Pelaksanaan 4. PS PNPM MANDIRI SEBELUMNYA 5. PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN SIKLUS KEGIATAN Chanelling program PJM ke musbang kec PJM ke Musbangkel/ desa PJM ke musbang keb Koordinasi & integrasi program 3. LKM/ BKM Reorientasi PS & PJM-P 2. Somap & sosialisasi 7.

2). Apabila menerima. selanjutnya masyarakat berembuk apakah akan menerima program atau menolak program. Setelah masyarakat mengetahui bagaimana program dijalankan. . Informasi tersebut antara lain adalah: monografi desa. PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN PNPM MANDIRI SEBELUMNYA 1).E. kondisi sosial budaya dan kemasyarakatan. Sosialisasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan program kepada segenap stakeholders / para pihak yang berkepentingan terhadap program. SOSIAL MAPPING (SOSMAP) & SOSIALISASI Social Mapping adalah kegiatan untuk memperoleh gambaran yang berkaitan dengan berbagai informasi tentang desa /wilayah terpilih. ketersediaan infrastruktur dan sebagainya. masyarakat harus memberikan dukungan secara penuh dan bersedia untuk berpartisipas secara aktif serta menjalankan program sebagaimana prosedur yang ditetapkan. RKM (REMBUK KESIAPAN MASYARAKAT) Rembuk Kesiapan Masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan paska sosialisasi.

PJM ² P (PROGRAM JANGKA MENENGAH PENANGGULANGAN KEMISKINAN) . PELAKSANAAN PRAGRAM 3). serta siapa saja warga miskin yang masuk dalam kriteria tersebut. Dokumen penanggulangan kemiskinan desa ini juga akan menjadi bagian dari RKP Desa. PJM Penanggulangan Kemiskinan adalah dokumen program penanggulangan kemiskinan di desa. RK (REFLEKSI KEMISKINAN) Refleksi Kemiskinan.E. PJM-P ini dibuat berbasis pada persoalan-persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat. 6). masyarakat secara mandiri berembuk untuk menentukan kriteria kemiskinan di desanya. Warga miskin ini-lah yang nantinya akan menerima manfaat langsung dari pelaksanaan kegiatan program PNPM inti 4). PS (PEMETAAN SWADAYA) Pemetaan Swadaya adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk melihat berbagai potensi dan peluang yang dimiliki oleh desanya untuk dapat dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakat. LKM (LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT) Lembaga Keswadayaan Masyarakat adalah lembaga yang dibentuk secara khusus untuk menangani persoalan-· persoalan kemiskianan di desa. Keanggotaan dari lembaga ini dipilih langsung oleh masyarakat. 5).

E. PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN SIKLUS KEGIATAN PNPM PARIWISATA 7 Penentuan Prioritas Kegiatan Pembentukan Kelompok Penyusunan atau Kaji Ulang Program 6 8 Pembentukan atau Kaji Ulang Kelembagaan 5 9 Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK ) Kelompok Verifikasi dan Pengiriman RUK Kelompok Musyawarah Penyepakatan Program 4 10 Sosialisasi Masyarakat Pelaksanaan Kegiatan 3 Desa Penerima 11 Orientasi Lapangan 2 1 Sosialisasi Pemangku Kepentingan 12 Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan .

sebelum fasilitator melakukan sosialisasi program kepada masyarakat . PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN SIKLUS KEGIATAN PNPM PARIWISATA a). SOSIALISASI MASYARAKAT DESA PENERIMA Sosialisasi Masyarakat Desa Penerima merupakan kegiatan yang bertujuan menyebarluaskan informasi tentang PNPM Mandiri Pariwisata kepada masyarakat luas. Hal ini dilakukan untuk memperoleh data dan informasi guna memudahkan fasilitator melakukan pendampingan selama program berjalan c). SOSIALISASI PEMANGKU KEPENTINGAN Sosialisasi ini ditujukan untuk menyebarluaskan informasi PNPM Mandiri Pariwisata kepada seluruh pemangku kepentingan dengan harapan agar seluruh pihak terkait. d). MUSYAWARAH PENYEPAKATAN PROGRAM/ REMBUG KESIAPAN MASYARAKAT Dalam kegiatan ini. masyarakat melaksanakan musyawarah/rembug untuk menentukan apakah menerima atau tidak program PNPM Mandiri Pariwisata.E. . ORIENTASI LAPANGAN Orientasi Lapangan dilaksanakan pada tahap awal pendampingan. dapat terlibat secara aktif dalam memberikan dukungan terhadap program PNPM Mandiri Pariwisata b).

dilakukan setelah masyarakat desa/kelurahan berembuk dan menerima program PNPM Pariwisata. . PELAKSANAAN PROGRAM e) PEMBENTUKAN / KAJI ULANG KELEMBAGAAN Kaji ulang kelembagaan dilaksanakan untuk memastikan bahwa kegiatan PNPM Pariwisata masuk dalam wadah LKM. h). maka perlu dibentuk LKM baru. PENENTUAN PRIORITAS KEGIATAN Penentuan Prioritas Kegiatan dilakukan oleh masyarakat sasaran dengan difasilitasi oleh LKM dan fasilitator desa berdasarkan dokumen program penanggulangan kemiskinan melalui desa wisata. dibentuk setelah masyarakat selesai melakukan penyusunan atau kaji ulang program penanggulangan kemiskinan melalui desa wisata dan masyarakat telah menentukan prioritas kegiatan yang akan didanai menggunakan BDW. g). PENANGGUNANGAN KEMISKINAN MELALUI PARIWISATA Rencana usulan kegiatan kelompok merupakan proposal kegiatan yang diturunkan dari Program Penanggulangan Kemiskinan bidang pariwisata. yang telah dibuat oleh masyarakat desa. namun apabila belum terbentuk LKM. Kegiatan ini dilakukan untuk mengintegrasikan Program Penanggulangan Kemiskinan melalui pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata antara PNPM Pariwisata dengan PNPM Mandiri sebelumnya. PEMBENTUKAN KELOMPOK Kelompok sasaran penerima Bantuan Desa Wisata (BDW) .E. PENYUSUNAN ATAU KAJI ULANG PROGRAM f).

j). k) PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan dilakukan oleh masyarakat sesuai dengan RUK setelah Bantuan Desa Wisata diterima di rekening LKM l). .E. PELAKSANAAN PROGRAM PENYUSUNAN RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK) KELOMPOK Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Kelompok merupakan proposal kegiatan yang diturunkan dari program penanggulangan kemiskinan melalui Desa Wisata. i). LKM dan Tim Teknis setelah kegiatan selesai dilaksanakan. yang telah dibuat oleh masyarakat desa. Ketua LKM dan Tim Teknis Kabupaten /Kota menilai bahwa usulan yang buat oleh kelompok benar-benar telah tertuang dalam program prioritas penanggulangan kemiskinan melalui Desa Wisata. PELAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN Laporan pertanggungjawaban pemanfaatan BDW disusun oleh kelompok masyarakat. VERIFIKASI DAN PENGIRIMAN RUK Verifikasi RUK dilakukan oleh Ketua LKM dan Tim Teknis Kabupaten/Kota. Laporan sebagaimana tersebut di atas ditujukan kepada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melalui Pejabat Pembuat Komitmen.

Dokumen penanggulangan kemiskinan desa ini juga akan menjadi bagian dari RKP Desa. 5). PELAKSANAAN PROGRAM 4). 28 .E. 6). PS (PEMETAAN SWADAYA) Pemetaan Swadaya adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk melihat berbagai potensi dan peluang yang dimiliki oleh desanya untuk dapat dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakat. LKM (LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT) Lembaga Keswadayaan Masyarakat adalah lembaga yang dibentuk secara khusus untuk menangani persoalan-· persoalan kemiskianan di desa. PJM ² P (PROGRAM JANGKA MENENGAH PENANGGULANGAN KEMISKINAN) PJM Penanggulangan Kemiskinan adalah dokumen program penanggulangan kemiskinan di desa. PJM-P ini dibuat berbasis pada persoalan-persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat. Keanggotaan dari lembaga ini dipilih langsung oleh masyarakat.

ORGANISASI PELAKSANAAN Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata TKPK Satker (APBN) Konsultan Nasional Ditjen PDP Konsultan Manajemen Wilayah SKPD Pelaksana di Tingkat Provinsi TKPKD-Provinsi Fasilitator Desa/Kelurahan SKPD Pelaksana di Tingkat Kabupaten/kota TKPKD-Kabupaten/kota LKM Kelompok Masyarakat .F.

Terima Kasih 30 .