P. 1
Konsep Pnpm Pariwisata Revisi_2010

Konsep Pnpm Pariwisata Revisi_2010

|Views: 1,149|Likes:

More info:

Published by: Farihah Wahidati Suharyanto on Sep 15, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2013

pdf

text

original

PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI DESA WISATA (PNPM MANDIRI PARIWISATA

)
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata 2010

MATERI
A. B. C. D. E. F. DEFINISI DAN KONSEP RATIONALE PROGRAM PNPM DI SEKTOR PARIWISATA PENDEKATAN PELAKSANAAN PROGRAM MEKANISME PENYELENGGARAAN PELAKSANAAN PROGRAM ORGANISASI PELAKSANAAN

2

A.

DEFINISI & KONSEP

PNPM MANDIRI

PNPM MANDIRI

PNPM PARIWISATA

PNPM Mandiri adalah program nasional dalam wujud kerangka kebijakan sebagai dasar dan acuan pelaksanaan programprogram penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat. PNPM Mandiri dilaksanakan melalui harmonisasi dan pengembangan sistem serta mekanisme dan prosedur program, penyediaan pendampingan, dan pendanaan stimulan untuk mendorong prakarsa dan inovasi masyarakat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang berkelanjutan

´Bagian dari pelaksanaan PNPM Mandiri melalui kegiatan pengembangan dan peningkatan kapasitas masyarakat dan sarana prasarana pendukung untuk menumbuhkembangkan usaha ekonomi masyarakat yang terkait langsung dan tak langsung dengan kegiatan pariwisata yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat.µ

A. dalam memecahkan berbagai persoalan terkait upaya peningkatan kualitas hidup. DEFINISI & KONSEP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Pemberdayaan masyarakat adalah upaya untuk menciptakan/meningkatkan kapasitas masyarakat. baik secara individu maupun berkelompok. kemandirian. . Pemberdayaan masyarakat memerlukan keterlibatan yang lebih besar dari perangkat pemerintah daerah serta berbagai pihak untuk memberikan kesempatan dan menjamin keberlanjutan berbagai hasil yang dicapai. dan kesejahteraannya.

DEFINISI & KONSEP KLASTER PROGRAM I : Perlindungan dan Pemenuhan Hak atas. BOS Miskin. dan SDA&LH Bantuan dan Perlindungan Sosial (Raskin. PNPM Perkotaan (P2KP). Ketua : Deputi Menko Perekonomian 1. Kesempatan berusaha dan bekerja.Ketua : Dirut BRI .Wk. PNPM-Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW). Pendidikan. Ketua : Deputi Bappenas Bantuan Permodalan UMK di 7 K/L Koordinator : . .wk.A.Wk. dll. Pangan. PNPM-DTK (P2DTK). kesehatan. PNPM-Agribisnis Perdesaan (PUAP). PNPM PARIWISATA. PNPM-IP (PPIP). 5. 3. Sanitasi dan air bersih KLASTER PROGRAM II: Perlindungan dan Pemenuhan hak atas. PNPM Perdesaan (PPK).Ketua : Deputi Menko Perekonomian . Jamkesmas. 4. SDA&LH. BLT) Pemberdayaan Masyarakat (PNPM Mandiri) Pemberdayaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK-KUR) Ada 7 Program tersebar di 6 K/L Koordinator : . dan perumahan KLASTER PROGRAM III: Perlindungan dan pemenuhan hak atas. 2.Ketua : Deputi Menko Kesra . Ketua : Deputi Menko Kesra Ada 18 Program tersebar di 22 K/L Koordinator: . 6. kesempatan kerja dan berusaha. 7. tanah. PKH. berpartisipasi.

RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1) 2) 3) Karakter ´IN SITUµ pengembangan wilayah. IKUTAN .B. TAK LANGSUNG. membuka isolasi wilayah dan pengentasan kemiskinan Karakter Keterkaitan Lintas Sektor yang tinggi PELUANG INVESTASI SANGAT LUAS membuka Dampak Ekonomi Multi Ganda Pariwisata LANGSUNG.

membuka isolasi wilayah dan pengentasan kemiskinan . RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 1) Karakter ´IN SITUµ pengembangan wilayah.B.

dan Restoran Industri Pengolah an Bank. Konstruksi/ Bangunan . Hotel. Money Changer. dll.B. RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 2) Karakter Keterkaitan Lintas Sektor yang tinggi INVESTASI SANGAT LUAS membuka PELUANG Transportasi Komunikasi Pertanian Jasa-jasa PARIWISATA Perdagangan.

buah & bahan makanan Seniman iklan/ Percetakan Dampak Ikutan Petani sayuran. restoran. ikan dan sapi Penghasil bahan baku kerajinan Sektor agribisnis . ikutan Dampak Langsung Hotel. Restoran. RATIONALE PNPM DI SEKTOR PARIWISATA 3 FAKTOR PENDUKUNG PARIWISATA MERUPAKAN ALAT YANG EFEKTIF DALAM KERANGKA PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN 3) DAMPAK EKONOMI MULTI GANDA PARIWISATA langsung. bunga dan buah Peternak ayam. / ODTW/ Perush Airline/ Perusahaan Angktutan/ BPW/ Galleri/ art shop Jasa keuangan Dampak Tak Langsung Karyawan hotel.B. tak langsung. ODTW. Umum Pengrajin cinderamata Pompa bensin Penjual sayuran. BPW. Supir angkt.

PENDEKATAN PELAKSANAAN PROGRAM PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM PNPM PARIWISATA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENDEKATAN KLASTER PARIWISATA ODTW/ desa wisata atau usaha kepariwisataan sebagai generator/ poros pengembangan (growth pole) bagi wilayah sekitar (desa-desa sekitar) yang menjadi wilayah pengaruh dan penerima manfaat pengembangan. ODTW / Desa Wisata/ Usaha Pariwisata sebagai katalis pengembangan wilayah sekitarnya (termasuk desa-desa) Wilayah pengaruh ODTW/ DESA/ USAHA PARIWISATA DESA 4 DESA 3 DESA 1 DESA 2 .C.

3. 11 . PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PARIWISATA 1. MODEL KLASTER DESA WISATA DGN DESA TERKAIT DI SEKITARNYA MODEL KLASTER ODTW DGN DESA TERKAIT DI SEKITARNYA MODEL KLASTER USAHA PARIWISATA DGN DESA TERKAIT (Kemitraan Usaha Pariwisata) 2.C.

1. PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM MODEL KLASTER DESA WISATA DENGAN DESA TERKAIT DI SEKITAR DESA WISATA DESA WISATA sebagai katalis pengembangan wilayah/ desa-desa sekitarnya Wilayah pengaruh DESA WISAT A DESA 1 (pemasok bahan baku keraiinan) DESA Kasongan DESA MOYUDAN (pemasok bahan baku tanah liat) DESA 4 (pemasok produk pendukung) DESA 2 (basis pertanian) DESA PUNDONG (pemasok produk craft pendukung) DESA 3 (basis kesenian khas lokal) DESA DEPOK (basis atraksi kuliner)) .C.

Sambeng .Banjaroya .Ancol (Karangtalun Dam) .Kalibawang .Blaburan Bligo .Sendangsono .C. 2.Candirejo .Minggir . PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM MODEL KLASTER ODTW DENGAN DESA TERKAIT DI SEKITAR ODTW ODTW sebagai katalis pengembangan wilayah sekitarnya (termasuk desa-desa) Candi Borobudur dan desa-desa di sekitarnya: Planggok . Wilayah pengaruh DESA 1 (basis industri rumah tangga ODTW DESA 4 (basis atraksi pedesaan/ complementary) DESA 2 (basis pertanian) DESA 3 (basis kuliner) .Borobudur.Bigaran .Balangan Traditional Market.

C. PENDEKATAN WILAYAH SASARAN PROGRAM MODEL KLASTER USAHA PARIWISATA DENGAN DESA TERKAIT DI SEKITARNYA (KEMITRAAN USAHA PARIWISATA) Usaha Pariwisata skala besar dengan UMKM/ Koperasi/ Supliers Petani 1 Desa Supplier 3 (Local) Petani « n Petani « n Petani « n Desa Supplier « n (Local) Petani 1 HOTEL/ RESORT DesaSuppli er 2 (Local) Petani 1 Petani 1 Supplier 1 (Local) Petani « n . 3.

MEKANISME PENYELENGGARAAN KATEGORI PROGRAM KEGIATAN PNPM PARIWISATA PENGEMBANGAN MASYARAKAT DESA PENGEMBANGAN PRODUK DAN USAHA PARIWISATA PENINGKATAN KAPASITAS PEMERINTAH / PELAKU LOKAL Penyiapan masyarakat.D. pengembangan kesadaran dan kemandirian masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat Pengembangan kemampuan dan keahlian (skill) masyarakat dalam pengelolaan dan pengembangan atraksi/ daya tarik wisata maupun dalam pengembangan usaha-usaha terkait dengan pariwisata Peningkatan kapasitas unsur pemerintah/ pelaku lokal/ kelompok peduli dalam mendukung iklim kondusif dan sinergi positif bagI masyarakat dalam melaksanakan program PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN BANTUAN DANA BDW (Bantuan Desa Wisata) PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN .

Notaris. TKPP DAN TKPK DAERAH LEMBAGA TERKAIT LAINNYA . anggota TKPP dan TKPK daerah Perorangan atau asosiasi profesi. media massa yang peduli kemiskinan BANTUAN DANA BDW MASYARAKAT PEMERINTAH KOTA.D. X X . asosiasi usaha sejenis. Bank. auditor publik. perguruan tinggi. KABUPATEN. LSM. Kelurahan dan desa terkait dengan pelaksanaan PNPM Mandiri Inti. 2 MEKANISME PENYELENGGARAAN KELOMPOK SASARAN DAN PENERIMA MANFAAT KELOMPOK SASARAN PNPM PARIWISATA KELOMPOK SASARAN ‡ Masyarakat warga kelurahan peserta PNPM Mandiri Inti ‡ LKM/ Lembaga Keswadayaan Masyarakat ‡ KSM/ Kelompok swadaya masyarakat Perangkat pemerintahan kota/ kabupaten sd.

MEKANISME PENYELENGGARAAN KRITERIA KELURAHAN/ DESA PENERIMA MANFAAT KEGIATAN : a)      Kriteria Umum Desa yang memiliki potensi pariwisata dan sudah dikunjungi wisatawan . Terdapat masyarakat miskin yang tinggal di desa/kelurahan tersebut .D. Sudah memiliki aktivitas kepariwisataan . Diprioritaskan desa/kelurahan telah melaksanakan PNPM Mandiri dari sektor lain dan keberadaan LKM cukup aktif. . Diprioritaskan desa/ kelurahan telah memiliki RPJM Desa /Kelurahan atau Renstra Desa/Kelurahan dan .

MEKANISME PENYELENGGARAAN b).D. pemandu wisata dan transportasi lokal. pemandu wisata dan transportasi lokal. . kuliner dan bahan baku untuk kuliner. Kriteria Khusus Model Gugusan (Cluster) Daya Tarik Wisata ² Desa Terkait ‡ Desa tersebut berada di sekitar daya tarik wisata yang telah dikunjungi wisatawan ‡ Masyarakat desa sekurang-kurangnya memiliki salah satu aktivitas pendukung seperti : kegiatan kesenian. produksi kerajinan. Model Gugusan (Cluster) Desa Wisata ²Desa Terkait ‡ Desa wisata yang menjadi pusat pengembangan memiliki daya tarik wisata ‡Desa telah didatangi oleh wisatawan ‡ Desa wisata sudah memiliki fasilitas kepariwisataan yang diinisiasi oleh warga setempat ‡Desa terkait memiliki potensi kepariwisataan untuk dikembangkan ‡Masyarakat desa baik desa wisata maupun desa terkait sekurangkurangnyamemiliki salah satu aktivitas pendukung seperti : kegiatan kesenian. kuliner dan bahan baku untuk kuliner. produksi kerajinan.

MEKANISME PENYELENGGARAAN Model Klaster Usaha Pariwisata ² Desa Terkait ‡ Terdapat usaha pariwisata yang memberikan peluang bagi masyarakat sekitar sebagaimana mitra . tenaga kerja dan produksi kerajinan. . kuliner dan bahan baku untuk kuliner .D. ‡Desa terkait memiliki aktivitas yang mendukung keberadaan usaha pariwisata dan sekurang-kurangnya memiliki salah satu pendukung usaha pariwisata seperti : dukungan (kegiatan) kesenian.

9. 7. Sosialisasi Pemangku Kepentingan 2. 4. 2. 3. 12. 10. 13.E. 8. Sosialisasi Program PNPM Pariwisata Rekrutmen konsultan & pendamping masyarakat Pemampuan (peningkatan kapasitas konsultan PELAKSANAAN Lingkup kegiatan: 1. 3. Sosialisasi Masyarakat Desa Penerima Musyawarah Penyepakatan Program/ Rembug Kesiapan Masyarakat Pembentukan/Kaji Ulang Kelembagaan Penyusunan/Kaji Ulang Program Penentuan Prioritas Kegiatan Pembentukan Kelompok Pembentukan Kelompok Penyusunan RUK Kelompok Verifikasi Dan Pengiriman RUK Kelompok Pelaksanaan Kegiatan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan PENYAPIHAN Lingkup kegiatan: 1. 5. PELAKSANAAN PROGRAM PERSIAPAN Lingkup kegiatan: 1. Penyiapan kelembagaan masyarakat menjadi mandiri Perencanaan partisipatif yang disusun terintegrasi dengan musrenbangdes Chanelling ke pihakpihak terkait agar berkelanjutan Penyiapan masyarakat ke tahap / klaster berikutnya (akses kredit/ modal usaha) 2. Orientasi Lapangan 3. 4. 11. . 6.

PS PNPM MANDIRI SEBELUMNYA 5. PJM-P 1. RKM KSM/ Pokmas PNPM PARIWISATA sebagai PNPM Penguatan dapat langsung masuk ke review program (melanjutkan PNPM INTI) Review program 6. Somap & sosialisasi 7.E. LKM/ BKM Reorientasi PS & PJM-P 2. Pelaksanaan Kegiatan . PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN SIKLUS KEGIATAN Chanelling program PJM ke musbang kec PJM ke Musbangkel/ desa PJM ke musbang keb Koordinasi & integrasi program 3. RK Pelaksanaan 4.

masyarakat harus memberikan dukungan secara penuh dan bersedia untuk berpartisipas secara aktif serta menjalankan program sebagaimana prosedur yang ditetapkan. ketersediaan infrastruktur dan sebagainya. Setelah masyarakat mengetahui bagaimana program dijalankan. RKM (REMBUK KESIAPAN MASYARAKAT) Rembuk Kesiapan Masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan paska sosialisasi.E. SOSIAL MAPPING (SOSMAP) & SOSIALISASI Social Mapping adalah kegiatan untuk memperoleh gambaran yang berkaitan dengan berbagai informasi tentang desa /wilayah terpilih. Apabila menerima. selanjutnya masyarakat berembuk apakah akan menerima program atau menolak program. . 2). PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN PNPM MANDIRI SEBELUMNYA 1). kondisi sosial budaya dan kemasyarakatan. Sosialisasi adalah kegiatan yang dilakukan untuk menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan program kepada segenap stakeholders / para pihak yang berkepentingan terhadap program. Informasi tersebut antara lain adalah: monografi desa.

PELAKSANAAN PRAGRAM 3). Warga miskin ini-lah yang nantinya akan menerima manfaat langsung dari pelaksanaan kegiatan program PNPM inti 4). LKM (LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT) Lembaga Keswadayaan Masyarakat adalah lembaga yang dibentuk secara khusus untuk menangani persoalan-· persoalan kemiskianan di desa.E. 6). PJM-P ini dibuat berbasis pada persoalan-persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat. PS (PEMETAAN SWADAYA) Pemetaan Swadaya adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk melihat berbagai potensi dan peluang yang dimiliki oleh desanya untuk dapat dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakat. 5). masyarakat secara mandiri berembuk untuk menentukan kriteria kemiskinan di desanya. Keanggotaan dari lembaga ini dipilih langsung oleh masyarakat. PJM Penanggulangan Kemiskinan adalah dokumen program penanggulangan kemiskinan di desa. RK (REFLEKSI KEMISKINAN) Refleksi Kemiskinan. serta siapa saja warga miskin yang masuk dalam kriteria tersebut. PJM ² P (PROGRAM JANGKA MENENGAH PENANGGULANGAN KEMISKINAN) . Dokumen penanggulangan kemiskinan desa ini juga akan menjadi bagian dari RKP Desa.

E. PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN SIKLUS KEGIATAN PNPM PARIWISATA 7 Penentuan Prioritas Kegiatan Pembentukan Kelompok Penyusunan atau Kaji Ulang Program 6 8 Pembentukan atau Kaji Ulang Kelembagaan 5 9 Penyusunan Rencana Usulan Kegiatan (RUK ) Kelompok Verifikasi dan Pengiriman RUK Kelompok Musyawarah Penyepakatan Program 4 10 Sosialisasi Masyarakat Pelaksanaan Kegiatan 3 Desa Penerima 11 Orientasi Lapangan 2 1 Sosialisasi Pemangku Kepentingan 12 Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan .

Hal ini dilakukan untuk memperoleh data dan informasi guna memudahkan fasilitator melakukan pendampingan selama program berjalan c). ORIENTASI LAPANGAN Orientasi Lapangan dilaksanakan pada tahap awal pendampingan. d).E. masyarakat melaksanakan musyawarah/rembug untuk menentukan apakah menerima atau tidak program PNPM Mandiri Pariwisata. . sebelum fasilitator melakukan sosialisasi program kepada masyarakat . SOSIALISASI PEMANGKU KEPENTINGAN Sosialisasi ini ditujukan untuk menyebarluaskan informasi PNPM Mandiri Pariwisata kepada seluruh pemangku kepentingan dengan harapan agar seluruh pihak terkait. SOSIALISASI MASYARAKAT DESA PENERIMA Sosialisasi Masyarakat Desa Penerima merupakan kegiatan yang bertujuan menyebarluaskan informasi tentang PNPM Mandiri Pariwisata kepada masyarakat luas. PELAKSANAAN PROGRAM TAHAP PELAKSANAAN SIKLUS KEGIATAN PNPM PARIWISATA a). MUSYAWARAH PENYEPAKATAN PROGRAM/ REMBUG KESIAPAN MASYARAKAT Dalam kegiatan ini. dapat terlibat secara aktif dalam memberikan dukungan terhadap program PNPM Mandiri Pariwisata b).

h). PENYUSUNAN ATAU KAJI ULANG PROGRAM f). dibentuk setelah masyarakat selesai melakukan penyusunan atau kaji ulang program penanggulangan kemiskinan melalui desa wisata dan masyarakat telah menentukan prioritas kegiatan yang akan didanai menggunakan BDW.E. Kegiatan ini dilakukan untuk mengintegrasikan Program Penanggulangan Kemiskinan melalui pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata antara PNPM Pariwisata dengan PNPM Mandiri sebelumnya. PEMBENTUKAN KELOMPOK Kelompok sasaran penerima Bantuan Desa Wisata (BDW) . g). PELAKSANAAN PROGRAM e) PEMBENTUKAN / KAJI ULANG KELEMBAGAAN Kaji ulang kelembagaan dilaksanakan untuk memastikan bahwa kegiatan PNPM Pariwisata masuk dalam wadah LKM. dilakukan setelah masyarakat desa/kelurahan berembuk dan menerima program PNPM Pariwisata. namun apabila belum terbentuk LKM. . maka perlu dibentuk LKM baru. yang telah dibuat oleh masyarakat desa. PENANGGUNANGAN KEMISKINAN MELALUI PARIWISATA Rencana usulan kegiatan kelompok merupakan proposal kegiatan yang diturunkan dari Program Penanggulangan Kemiskinan bidang pariwisata. PENENTUAN PRIORITAS KEGIATAN Penentuan Prioritas Kegiatan dilakukan oleh masyarakat sasaran dengan difasilitasi oleh LKM dan fasilitator desa berdasarkan dokumen program penanggulangan kemiskinan melalui desa wisata.

E. Laporan sebagaimana tersebut di atas ditujukan kepada Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata melalui Pejabat Pembuat Komitmen. yang telah dibuat oleh masyarakat desa. PELAKSANAAN PROGRAM PENYUSUNAN RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK) KELOMPOK Rencana Usulan Kegiatan (RUK) Kelompok merupakan proposal kegiatan yang diturunkan dari program penanggulangan kemiskinan melalui Desa Wisata. k) PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan dilakukan oleh masyarakat sesuai dengan RUK setelah Bantuan Desa Wisata diterima di rekening LKM l). PELAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN Laporan pertanggungjawaban pemanfaatan BDW disusun oleh kelompok masyarakat. . Ketua LKM dan Tim Teknis Kabupaten /Kota menilai bahwa usulan yang buat oleh kelompok benar-benar telah tertuang dalam program prioritas penanggulangan kemiskinan melalui Desa Wisata. LKM dan Tim Teknis setelah kegiatan selesai dilaksanakan. i). VERIFIKASI DAN PENGIRIMAN RUK Verifikasi RUK dilakukan oleh Ketua LKM dan Tim Teknis Kabupaten/Kota. j).

28 . 6). PJM ² P (PROGRAM JANGKA MENENGAH PENANGGULANGAN KEMISKINAN) PJM Penanggulangan Kemiskinan adalah dokumen program penanggulangan kemiskinan di desa. PELAKSANAAN PROGRAM 4). LKM (LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT) Lembaga Keswadayaan Masyarakat adalah lembaga yang dibentuk secara khusus untuk menangani persoalan-· persoalan kemiskianan di desa. Keanggotaan dari lembaga ini dipilih langsung oleh masyarakat. PS (PEMETAAN SWADAYA) Pemetaan Swadaya adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk melihat berbagai potensi dan peluang yang dimiliki oleh desanya untuk dapat dikembangkan bagi kesejahteraan masyarakat. PJM-P ini dibuat berbasis pada persoalan-persoalan riil yang dihadapi oleh masyarakat.E. 5). Dokumen penanggulangan kemiskinan desa ini juga akan menjadi bagian dari RKP Desa.

ORGANISASI PELAKSANAAN Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata TKPK Satker (APBN) Konsultan Nasional Ditjen PDP Konsultan Manajemen Wilayah SKPD Pelaksana di Tingkat Provinsi TKPKD-Provinsi Fasilitator Desa/Kelurahan SKPD Pelaksana di Tingkat Kabupaten/kota TKPKD-Kabupaten/kota LKM Kelompok Masyarakat .F.

Terima Kasih 30 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->