GERAK DALAM BIDANG DATAR

BAB IV GERAK DALAM BIDANG DATAR
4.1 Kecepatan Gerak Melengkung Hingga saat ini telah dibahas gerakan partikel dalam satu dimensi yaitu gerakan searah sumbu-x. Berikut akan dibahas gerakan partikel dalam dua dimensi atau tiga dimensi. Perhatikan Gambar 4.1. Jika partikel bergerak pada lintasan melengkung. Pada waktu t1, partikel berada di titik A, dinyatakan oleh posisi vektor = OA = ix1 + jy1 + kz1 dengan i, j dan k adalah vektor satuan arah sumbu : x, y dan z. Pada waktu t2, partikel berada di titik B dengan r2 = OB = ix 2 + jy 2 + kz 2 . Walaupun partikel ini bergerak sepanjang busur AB = ∆s, pergeseran, yang berupa vektor, adalah AB = ∆r. Pada Gambar 4.1, dapat dilihat bahwa r2 = r1 + ∆r, jadi: AB = ∆r AB = r2-r2 AB = i(x2-x1) + j(y2-y1) + k(z2-z1) = i ∆x + j ∆y + k ∆z 4.1 Dengan ∆x = x2-x1, ∆y = y2-y1, ∆z = z2-z1. Rata-rata kecepatan juga merupakan vektor, diperoleh dari :

v =
Atau

∆r r2 − r1 = ∆t t 2 − t1 ∆x ∆y ∆z + j +k ∆t ∆t ∆t

4.2

v =i

4.3

y A ∆r r1 O r2 x B

Gambar 4.1 Pergeseran dan kecepatan rata-rata gerak melengkung
FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman

68

GERAK DALAM BIDANG DATAR

Kecepatan rata-rata dinyatakan dengan vektor yang sejajar dengan pergeseran AB = ∆r. Untuk mendapatkan kecepatan sesaat, ∆t harus sangat kecil, sehingga : ∆r v = lim v = lim ∆t → 0 ∆t →0 ∆t Atau
v=i dx dy dz + j +k dt dt dt

4.4

Nilai vx, vy, dan vz : vx = dx dy dz ,vy = , dan v z = dy dt dt 4.5

Besar kecepatan, sering disebut laju :
v = vx + v y + v y
2 2 2

4.6

Pada gerak lengkung, secara umum, besar kecepatan beserta arahnya selalu berubah. Besar kecepatan berubah karena kelajuan partikel bertambah ataupun berkurang. Arahnya berubah karena tangen lintasan dan kelengkungan lintasan yang kontinu. Kecepatan rata-rata tidak tergantung lintasan partikel hanya tergantung pada posisi awal r1 dan posisi akhir r2. 4.2. Percepatan Gerak Melengkung Perhatikan Gambar 4.2. pada gambar tesebut dilukiskan kecepatan ketika waktunya t1 dan t2, partikel berada di A dan B. Perubahan vektor kecepatan dari A ke B dinyatakan oleh ∆v = v2-v1. Percepatan rata-rata dalam interval waktu ∆t :
a= ∆v v2 − v1 = ∆t t 2 − t1

4.7

Dan sejajar dengan ∆v. Percepatan rata-rata itu dapat ditulis
a=i ∆v y ∆v x ∆v + j +k z ∆vt ∆t ∆t

4.8

FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman

69

GERAK DALAM BIDANG DATAR

y A

v1

B v2

r1

r2 x

Gambar 4.2 Percepatan pada lintasan melengkung. Percepatan sesaat, sering disebut percepatan , diperoleh dari
a = lim a = lim
∆t → 0 ∆t → 0

∆v ∆t

Atau
a= dv dt

4.9

Percepatan a adalah vektor yang berarah sama dengan perubahan kecepatan. Apabila kecepatan berubah dalam arah pada kurva lintasan partikel, percepatannya selalu menuju pusat kelengkungan kurva. Persamaan (4.9) dapat ditulis
a=i dv y dv x dv + j +k z dvt dt dt

4.10

sehingga komponen percepatan sepanjang sumbu-x, y dan z adalah
ax = dv y dv x dv ,ay = , dan a z = z dt dt dz

4.11

dan besarnya percepatan adalah :
a = ax + ay + az
2 2 2

4.12

4.3 Gerak peluru Gerak peluru adalah gerakan suatu partikel yang besar yang besar percepatan serta rahnya selalu tetap. Gerak sebuah peluru yang

FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman

70

3 y vo vo g θ g vo R g v A h vo x vB va = vox Gambar 4.GERAK DALAM BIDANG DATAR ditembakkan dengan sudut elevasi θ dengan kecepatan awal v0. Pada bidang dimana v0 dan a = g berada.13 berdasarkan persamaan v = v0 + at . Jika vekor r = ix + jy. digabung dengan persamaan x = x0 + v0 t + 1 at 2 diperoleh : 2 FISIKA MEKANIKA. sedangkan arah sumbu y adalah berubah beraturan. Jonifan. lintasannya berupa parabola seperti gambar 4.3 : gerak peluru dengan lintasan berbentuk parabola Gerak peluru adalah gerak pada bidang. Yasman 71 . diperoleh : v = ivx + jvy = (iv0x + jv0y ) . Iin Lidya.15 dan arah kecepatan peluru α didapat dari : v tgα = x vy Kecepatan arah sumbu x adalah tetap.jg atau vx = v0x dan vy = v0 .gt 4.16 Pada saat waktu t kecepatannya adalah : vt 2 2 = vx + vy 4.14 = ivox + jvoy 4. pada sumbu y mempunyai arah keatas sehingga : v0 dengan v0x = v0 cos θ dan v0y = v0 sin θ 4. dengan percepatan a sama dengan percepatan gravitasi bumi g.

Pada saat bola mencapai titik tertinggi A kecepatan arah sumbu y.GERAK DALAM BIDANG DATAR r atau x dan y = ix + jy = (iv0x + jv0y ). Yasman 72 .v0 sin θ tB = 4.19 adalah merupakan kordinat posisi peluru sebagai fungsi waktu. ditetukan dengan masukkan harga y = 0 pada persamaan (4.21 2g Waktu yang diperlukan untuk sampai pada titik terjauh B.16) : vy t atau v0 sin θ 4. 2.j 1 gt2 2 = v0x .t 1 2 4. vy = 0.t .18) sehingga diperoleh : = v0 – gt = v0 y g th = R = v0x .17 4.20 g Tinggi maksimum h yang dapat dicapai peluru diperoleh dengan memasukkan harga t pada persamaan (4.19) sehingga diperoleh : v 2 sin 2 θ h = 0 4. sehingga waktu untuk mencapai titik tertinggi dapat dicari dari persamaan (4. Jonifan.t = v0y.22 g Jarak terjauh R ditentukan dengan memasukan persamaan (4.v0 sin θ g 2 2v 0 sin θ cosθ = g Karena 2 2v0 sin θ cos θ = sin 2θ FISIKA MEKANIKA. ternyata waktu tersebut sama dengan dua kali waktu yang dibutuhkan untuk sampai pada titik tertinggi 2.20) kedalam persamaan (4.22) kedalam persamaan (4.tB = ( v0 cos θ ).18 gt2 4.19). Iin Lidya.

Iin Lidya.06 m/s FISIKA MEKANIKA. Yasman 73 . Jonifan.5 s. jika deketahui percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 Penyelesaian : Diketahui : v0 t = 10 m/s g = 0.6 = 6 m/s = v0y – g. Hitunglah :kecepatan dan posisi benda setelah 0.t = 6 – 10 . 0.23 Ditanya : v? dan x? 370 0 Jawab : v0x = v0 cos θ = 10 cos 370 = 10 . 0.5 =6–5 = 1 m/s = 2 2 vx + vy X vy v = 8 2 + 12 = 8. Sebuah benda dilemparkan dengan sudut elevasi 370 dan dengan kecepatan awal 10 m/s. 0.5 s θ Y = 10 m/s2 = 370 = 2 v0 sin 2θ g 4.8 = 8 m/s vx = v0x = 8 m/s v0y = v0 sin θ = 10 sin 370 = 10 .GERAK DALAM BIDANG DATAR maka didapat : R Contoh : 1.

kearah sasaran tersebut dari pusat koordinat. Iin Lidya.6 v0 FISIKA MEKANIKA. 0.125 θ = 7.75) = 6 . 1.5 =4m y =V 0 y .8 v0 v0y = v0 sin 370 = 0. berapa kecepatan yang harus diberikan agar batu dapat tepat mengenai sasaran? Penyelesaian : agar sasaran kena maka x = 5 m dan y = 80 m Diketahui : y0 = 0 y =8m x0 = 0 x = 50 m 0 θ = 37 Ditanya : v0 ? Jawab : v0x = v0 cos 370 = 0.52 2 = 3 – 5 .5 s x = v0x .75 m jadi kedudukan benda adalah pada kordinat ( 4.t 2 2 1 .10 Posisi pada t = 0.8).25 = 3 – 1. Sebuah sasaran terletak pada koordinat (50. 0.t − 1 .25 = 1. t = v0 cos θ. T = 8 .5 - 2. Yasman 74 . 0. g . Seseorang melempar batu dengan sudur elevasi 370. 10 . Jonifan.GERAK DALAM BIDANG DATAR arah kecepatan adalah : vy tg θ = vx 1 = 8 = 0. 0.

v0 62.Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2.5 m/s dan sudut elevasi 67.5 = v0 1 = y0 + v0y . Yasman ... 10.5 = 662.t 50 = 0. jarak terjauh yang dapat dicapai Penyelesaian : 75 FISIKA MEKANIKA.5 2 = 0 + 0.25 29.( ) 2 v0 19531.GERAK DALAM BIDANG DATAR Y V0 370 X x 50 t y 8 8 29. t .5 1 62.5 – 5.25 = 2 v0 19531. Iin Lidya.8 v0 . ( ) v0 2 v0 3906.5 2 v0 = v0 = x0 + v0x . terhadap bidang horizontal.8.waktu yang di butuhkan untuk mencapai titik tejauh b. Seorang pemain golf.t2 2 62.25 = 37. Jonifan.73 m/s 3. Tentukanlah : a.ketinggian maksimun yang dapat dicapai c.g.6 v0 ( ) .08 = 25.40. t = 0 + 0. memukul bola dengan kecepatan 6.

40.v0 sin θ t0B = g = 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR Diketahui : v0 = 6.10 = 1. Bila peluru sampai ditanah pada jarak 200 m dari tempat peluru ditembakkan. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 50 m/s.4 0 10 = 1.6) sin 67.40 2. (2 sin 67. sinθ .2 s b. dengan sudut elavasi θ. cos θ) g = (6.5 m/s g = 10 m/s2 θ = 67. jarak terjauh : x0B v2 x0B = 0 sin2θ g v2 = 0 (2. Yasman 76 .40 Ditanya : t0B? Y0H? X0B? Jawab : a. cos 67. waktu yang di perlukan bola jatuh ke tanah t0B 2.5) 2 .5) 2 = sin2 67.40) 10 =3m 4.(5. tentukanlah sudut elevasinya. Iin Lidya.8 m c. jika perceptan gravitasi bumi 10 m/s2 Penyelesaian : Diketahui : v0 = 50 m/s x0B = 200 m g = 10 m/s2 Ditanya : θ FISIKA MEKANIKA. ketinggian maksimun yang dicapai yH : v2 yH = 0 sin2θ 2g (6. Jonifan.

24 dt dt FISIKA MEKANIKA. sehingga : ds dθ v= = R 4.10 = 50 2 = 0.50 x0B = Jadi ada dua sudut elevasi yang menghasilkan jarak terjauh yang sama.4 Gerak Melingkar X Gerak melingkar beraturan adalah suatu gerak dimana besar kecepatan dan percepatannya konstan tetapi arahnya berubah-ubah setiap saat. Jika sebuah benda bergerak mengelilingi lingkaran yang berjari-jari R. besarnya 900. Iin Lidya. Jonifan.50 ( pada kuadran I) atau 2θ = (1800 . maka kecepatannya v akan menyinggung lingkaran dengan arah tegak lurus jari-jari R.8 sin 2θ = sin 530 2θ = 530 θ1 = 26.θ. Kalau diukur jarak sekeliling lingkaran dari titik pusat lingkaran maka panjang busur s = R. Yasman 77 . Dimana kalau kedua sudut tersebut dijumlahkan.530) θ2 = 63. Dimana arah kecepatan disuatu titik sama dengan arah garis singgung lingkaran dititik itu dan arah percepatannya selalu mengarah ke pusat lingkaran.g sin 2θ = 0 B2 v0 200. Y v0 = 50 m/s θ? 200 m 4.GERAK DALAM BIDANG DATAR Jawab : 2 v0 sin2θ g x .

sehingga diperoleh : θ = ω.30 FISIKA MEKANIKA. Jonifan.dt t0 atau θ = θ 0 + ω (t − t 0 ) 4.28 Apabila θ0 = 0 dan t0 = 0 maka. maka : 1 f= 4.t atau ω = θ 4. Iin Lidya. Yasman 78 .GERAK DALAM BIDANG DATAR A aC θ s B VA R VB Gambar 4.26 Waktu yang diperlukan untuk benda melakukan satu kali putaran penuh disebut periode (P).25) diintegralkan didapat : θ t ∫ dθ = θ0 ∫ ω . t Untuk satu kali putaran t = P dan θ = 2 π.4 Gerak melingkar Perubahan sudut yang disapu R setiap detik dinamakan kecepatan sudut atau frekuensi sudut dθ ω= 4. dan banyaknya putaran yang dilakukan tiap detik disebut frekuensi (f).27 P Jika percepatan sudut ω konstan persamaan (4.29 ω = 2π =2πf P 4.25 dt Hubungan kecepatan v (kecepatan tangensial atau kecepatan singgung) dengan kecepatan sudut adalah : v = ωR 4.

dimana ω tetap maka didapat : FISIKA MEKANIKA.33) merupakan posisi sudut Percepatan tangensial pada gerak melingkar adalah : aT = dv dω d 2θ = R = R 2 = R. Yasman 79 .34 Sedangkan percepatan sentripetal adalah : v2 aC = = ω 2R R 4.32 Kalau persamaan (4. digabungkan maka didapat : θ t 0 t ∫ dθ = ∫ ω θ0 t0 .5 Percepatan tangensial dan percepatan sentripetal Jika pada gerak melingkar beraturan tidak ada percepatan sudut.32).31 dt dt 2 Jika percepatan sudut tetap.25) dan persamaan (4.α dt dt dt 4. persamaan (4. Jonifan. Iin Lidya.GERAK DALAM BIDANG DATAR Apabila kecepatan sudut partikel berubah terhadap waktu.dt + α ∫ (t − t 0 )dt t0 Jadi θ = θ 0 + ω 0 (t − t 0 ) + 1 α (t − t 0 ) 2 2 Persamaan (4. 4. tidak ada percepatan tangensial.31) diintegralkan maka : ω t ∫ dω = ∫ αdt ω0 t0 atau ω = ω 0 + α (t − t 0 ) 4.35 a aC aT Gambar 4.33 pada setiap saat. maka didapat percepatan sudut dω d 2θ α= = 4. tapi ada percepatan sentripetal yang akan merubah arah gerak kecepatan.

Tentukan a. jika tali tersebut hanya mampu menahan tegangan 50 newton Penyelesaian : Diketahui : m = 50 kg r = 1. Iin Lidya. ω? v? FC? FISIKA MEKANIKA. Bila bola tersebut berputar dengan laju konstan dengan membuat putaran 120 putaran permenit (rpm) dan tali tidak putus. = ω .38 Analogi gerak melingkar berubah beraturan dengan gerak lurus berubah beraturan Gerak Lurus vr = x = v = v2 = x = v 0 + vt 2 v.36 Percepatan total benda : a = a T2 + a 2 c 4.t ω = ω0 + α. Yasman 80 .a. Kecepatan sudut dan kecepan linearnya c. Sebuah bola bermassa 0.5 kg diikat diujung seutas tali yang mempunyai panjang 1.t v0 + a. Percepatan sentripetal dan gaya tegang tali (gaya sentripetal) d.5 m.t v02 + 2.37 Gaya centripetal adalah gaya yang harus bekerja pada benda bergerak melingkar yang besarnya : Fc v2 = m.t2 2 Gerak Melingkar ω + ωt ωr = 0 2 θ = ωr. r 4. α.∆t 1 θ = θ0 + ω0.v = ω 2 R dt dt 4.5 m putaran = 120 rpm Ditanya :f?.a. Frekuensi f dan periodenya T b.∆t 1 x0 + v0.t ω2 = ω02 + 2. Jonifan.t2 2 Contoh : 1.T?.GERAK DALAM BIDANG DATAR a= dv dR = ω.t + α. bola tersebut diputar dalam suatu lingkaran horisontal seperti tampak pada gambar di bawah ini.t + . Laju linearnya.

s-2 = FISIKA MEKANIKA. Kecepatan sudut : ω = 2π.s = 2s 1.s-1 c.f = 2π 2 = 4π rad.5 = 6π m. Percepatan sentripetalnya v 2 aC = r (6π ) 2 1 . Iin Lidya. 1.GERAK DALAM BIDANG DATAR Jawab a.5 m Perioda : T 1 f 1 = 2 = 0.5 s = b. Yasman 81 .5 = 24π2 m. Frekuensi : f = Jumlah putaran perdetik 120 = menit 120 = 60. Jonifan.s-1 Laju linear : v =ωR = 4π .

25 m. r = 0. Gaya sentripetal yang bekerja pada mobil tersebut dan berapa gaya gesek pada mobil tersebut.5) = 0. FC . jika koefisien gesek statis antara ban dan jalan µs = 0.GERAK DALAM BIDANG DATAR Gaya tegang tali = gaya sentripetal Fs FC v2 = m .5 = 12.s-1 r = 25 m µ = 0. r 52 25 = 1 500 Newton = 1 500 FISIKA MEKANIKA.5 (6π ) 2 1 .r m v2 r v2 v = = FC .s-1 2.6 Gaya sentripetal : FC v2 = m . Jonifan. Tentukan a.5 = 12. maka laju linearnya dapat dicari dengan FC = m . π2 Newton Tali hanya mampu menahan gaya tegangan tali 50 newton. Radius tikungan tersebut 25 m. Yasman 82 . Laju maksimum tanpa mobil terlempar. b.r m 50. Sebuah mobil dengan massa 1500 kg bergerak pada suatu tikungan jalan yang datar dengan laju 5 m/s tanpa tergelincir/terlempar. Iin Lidya.6 Penyelesaian : Diketahui : m = 1500 kg v = 5 m.(1.

seperti gambar (4.1 Pergerakan pada belokan miring Untuk gerak mobil pada belokan miring dan sudut kemiringan jalan θ.6 . Yasman .25 m/s 4.GERAK DALAM BIDANG DATAR Mobil bergerak dengan laju vmaks.r m Dimana FC sama dengan gaya gesek FS : = µs . 1500 kg.mg =0 83 FISIKA MEKANIKA. N = µs . 10 m/s2 = 9000 newton Fs vmaks = FC .v 2 N sin θ = r N cos θ .4. r vmaks = FC . mg = 0.r m = v maks 9000(25) 1500 = 150 = 12.6) Gambar 4. dan mobil masih belum terlempar FC 2 v maks = m . dengan kemiringan θ m. Jonifan. Iin Lidya.6 Gerak mobil pada bidang datar dan miring Mobil tersebut dapat bergerak pada tikungan tanpa terlempar keluar jika gaya sentripetalnya tidak melebihi komponen gaya Normal (N) pada arah yang sejajar jalan.

v 2 = r m.2 Gerak melingkar pada bidang vertical Benda bergerak pada lingkaran.g mg cosθ Gambar 4. sin θ N .g = 4.v 2 N sin θ + µs N = r N cos θ .39 v2 r.N N .40 4. cos = mg m. pada titik A. Yasman 84 .g 4. cos θ sin θ + µ S v2 = cos θ r. Jonifan. Iin Lidya.4.GERAK DALAM BIDANG DATAR N cos θ N . persamaan menjadi m.7 : Posisi gaya yang bergerak pada lingkaran FISIKA MEKANIKA.g m.g Jika jalan mempunyai koefisien gesek statik µs.v 2 = r m.mg =0 N cos θ = mg tan θ Dan diperoleh hubungan N . sin θ + µ S . C dan D dapat ditentukan gaya : C mg NC NB NA ND B mg D θ A mg m.B.

vC NC + mg = r 2 m. sehingga gaya sentripetalnya berharga negatif.v A NA = m. Iin Lidya.3 Ayunan konis Ayunan konis adalah putaran dari sebuah benda yang diikat dengan tali. titik terendah F = m.v A r 2 m. lihat gambar (4.8). m.v 2 = T sin θ r T cos θ = mg Diperoleh hubungan 4.vC = r 2 m.v D = r 2 m.g + r : = 4.43 FISIKA MEKANIKA.g + r Pada titik D : F = m.a 2 m. titik teratas : F = m.m.41 Pada titik B. arah gaya garvitasi arah kebawah sedangkan arah gaya tekan arah keluar. Yasman 85 .GERAK DALAM BIDANG DATAR Pada titik A.mg cos θ = r 2 m.a 2 m.42 4. Jonifan. sehingga pada titik B akan jatuh Pada titik C.a 2 m.vC NC = .4.v D ND . apabila tali membentuk kerucut.v D ND = mg cos θ + r 4.v A = r NA – mg 2 m.

Jika perpindahan kapal s1 dan perpindahan penumpang s2 maka vektor perpindahan penumpang menurut pengamat yang diam adalah : s = s1 + s2 Misalkan kapal bergerak selama t detik maka : s1 = v1. Jonifan.r 4. cos θ m. Iin Lidya.v 2 = r m. Sebuah kapal laut bergerak dengan kecepatan v1 diatas kapal seorang penumpang bergerak dengan kecepatan v2 membentuk sudut θ terhadap gerak kapal.t sehingga : s = s1 + s2 s = (v1.t s2 = v2.t + v2.8 Ayunan Konis 4.g v2 tan θ = g. Bagaimana pepindahan penumpang menurut pengamat yang diam.t FISIKA MEKANIKA. sin θ T .GERAK DALAM BIDANG DATAR T . Yasman 86 .5 Gerak relatif Gerak relatif adalah merupakan perpaduan dua buah gerak lurus beraturan.t) = (v1 + v2).44 T cos θ l θ θ Tsinθ m r mg Gambar 4.

Secara vektor dapat ditulis : vab = va .vb cos α 4. Kemana arah kecepatan perahu terhadap arus sungai? b. a.47 FISIKA MEKANIKA. jika kecepatan alairan sungai 3 m/s.v a . Berapa lebar sungai jika waktu untuk ampai keseberang 15 detik Penyelesaian : 2 2 = v a + vb − 2.46 Secara umum. dengan arah tegak lurus arah arus sungai. bila benda A bergerak dengan kecepatan Va terhadap suatu acuan dan benda B bergerak dengan kecepatan Vb terhadap acuan yang sama.v1 . Jonifan.vb Besar vab dapat dihitung dengan menggunakan rumus cosinus.v 2 cos α 4. Iin Lidya.9.v1 .9). t dengan v = v1 + v2 v2 v θ α v1 Gambar 4.45 Jika kita ambil sudut terkecil : 2 v = v12 + v 2 − 2.v 2 cos θ 4. Sebuah perahu menyeberangi sungai dengan kecepatan 5 m/s. Yasman 87 . gerak relatif v1 dan v2 Besar kecepatannya adalah : v= 2 v12 + v 2 + 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR Resultan kecepatan v1 dan v2 adalah v lihat gambar (4. sehingga persamaan dapat ditulis : s = v. maka kecepatan benda A terhadap benda B dinamakan kecepatan relatif dan dapat ditulis sebagai vab. yaitu vab Contoh : 1.

32 = 25 .9 = 16 88 FISIKA MEKANIKA. Jonifan. yaitu sudut θ yang merupakan sudut pelurus dari α sehingga di dapat : α + θ = 1800 = 1800 .530 = 1270 b. Iin Lidya. Yasman .α = 1800 .GERAK DALAM BIDANG DATAR vp= 5 m/s va = 3 m/s Diketahui : vpa = 5 m/s vat = 3 m/s t = 15 s Ditanya : arah perahu ? dan lebar sungai ? Jawab : a. Kita hitung dulu vpt dari gambar diatas vpt2 = vpa2 .vat2 = 52 . Perhatikan gambar dibawah ini : vpt vpa = 5 m/s α θ vat = 3 m/s Karena vpt tegak lurus vat maka sudu α dapat di cari dengan perbandingan cosinus : v = at cos α v pt 3 = 5 α = 530 arah kecepatan perahu terhadap arus vpt.

t = 4 . Keduanya bergerak searah (ke timur) b.15 = 60 m 2.7 m/s.va = 5 – 12 = . Jika A dan B berlawanan arah. maka sudut antara kedua vektor 0° vb va Arah ke kanan kita ambil positif dan kecepatan B terhadap A dapat ditulis secara vektor vba = vb . B ketinggalan 7 m tiap detiknya terhadap A) b. sedangkan B bergerak dengan kecepatan tetap 5 m/s relatif terhadap bumi juga. maka sudut antara kedua vektor 180° va vb Arah ke kanan (timur) kita ambil positif dan kecepatan B terhadap A dapat ditulis secara vektor FISIKA MEKANIKA. masing-masing mengendarai sepeda motor.GERAK DALAM BIDANG DATAR vpt = 4 m/s : lintasan yang ditempuh perahu s = vpt . Dua orang A dan B. Keduanya bergerak berlawanan arah (va ke barat dan Vb ke timur) c.va adapun vba = vb . Jonifan. Tentukan kecepatan relatif B terhadap A jika: a. (tanda minus menyatakan bahwa. Iin Lidya. B bergerak kiri terhadap A atau dengan kata lain. Jika A dan B searah. A bergerak dengan kecepatan tetap 12 m/s relatif terhadap bumi. Keduanya bergerak dengan arah tegak lurus (va ke utara dan vb ke timur) Jawab Kecepatan A dan B masing-masing kita sebut va dan vb dan kecepatan B terhadap A dinotasikan vba va = 12 m/s dan vb = 5 m/s a. Yasman 89 .

5.va Adapun besar vba dapat diperoleh dengan menggunakan Phytagoras vba vba 2 2 = v a + vb − 2. Seorang anak yang berada di atas kapal bergerak dengan kecepatan 8 m/s relatif terhadap kapal.GERAK DALAM BIDANG DATAR vba = vb . Jika A dan B geraknya saling tegak lurus. kearah timur Tentukan kecepatan anak tersebut relatif terhadap bumi jika : a. maka sudut antara kedua vektor 90° va vb Arah ke kanan (timur) kita ambil positif dan kecepatan B terhadap A dapat ditulis secara vektor vba = vb . FISIKA MEKANIKA. Jonifan. Iin Lidya. Arahnya berlawanan dengan arah gerak kapal c. Arah gerak anak tersebut membentuk sudut 120° dengan arah timur (atau 60° dengan arah barat) Jawab Jika kecepatan anak diberi notasi va dan kecepatan kereta diberi notasi vk serta kecepatan bumi disebut vb. Arahnya sama dengan arah gerak kapal b. cos 90 0 = 25 + 144 = 13 m/s 3.va = 5 – (-12) = 17 m/s (B bergerak menjauhi A ke timur dengan kecepatan 17 m/s) c. vak = va – vk = 8 m/s (*) vkb = vk – vb = 8 m/s (**) Kecepatan anak terhadap bumi vab dapat diperoleh dari persamaan (*) dan (*).vb cos α = 5 2 + 12 2 − 2. Kapal tersebut sedang bergerak di laut dengan kecepatan 8 m/s relatif terhadap bumi. Yasman 90 .12.v a .va adapun vba = vb .

v ak . Jonifan.8. cos 0° = 1 vab = = = 2 2 v ak + v kb + 2.(−1) va vk = 64 + 64 − 128 = 0 m/s Atau dengan cara lain Jika arah gerak anak berlawanan dengan arah gerak kereta maka va – vk = -8 m/s vk – vb = 8 m/s vab = va – vb vab = va – vb = (va – vk) +(vk – vb) = 8 m/s .8 m/s = 0 m/s c. Iin Lidya.8.v ak .8. arah gerak anak searah dengan arah gerak kereta α = 0°.v kb cos α = 8 2 + 8 2 + 2.v ak .8 64 + 64 + 128 = 256 = 16 m/s Atau dengan cara lain vab = va – vb besarnya dapat diperoleh dari persamaan (1) dan (2) vab = va – vb = (va – vk) +(vk – vb) = 8 m/s + 8 m/s = 16 m/s b.v kb cos α a. Jika arah gerak anak berlawanan arah gerak kereta α = 180° = -1 vab 2 2 = v ak + v kb + 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR vab = va – vb = (va – vk) +( vk – vb) = vak + vkb Ini merupakan penjumlahan vektor dan besarnya dapat diperoleh dengan vab 2 2 = v ak + v kb + 2.v kb cos α va vk 8 2 + 8 2 + 2. Arah gerak anak tersebut membentuk sudut 120° dengan arah timur (atau 60° dengan arah barat) FISIKA MEKANIKA. Yasman 91 .

8 cos 120 0 = 64 + 64 − 64 = 8 m/s = FISIKA MEKANIKA.v ak . Iin Lidya.v kb cos α 8 2 + 8 2 + 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR va 1200 vk vab = 2 2 v ak + v kb + 2. Jonifan. Yasman 92 .8.

95 m D. Pada saat yang bersamaan. Sebuah rakit menyeberangi sungai dengan arah kecepatan tegak lurus terhadap arah arus sungai. Seorang anak berenang searah arus sungai dengan kelajuan v sampai menempuh jarak d. 25 km E. PILIHAN GANDA : 1. kemudian anak tersebut berbalik arah dan berenang menuju ke titik berangkatnya semula. 5 2 5 3 2 B. Jonifan. D. E. 30 km Sebuah sungai mengalir dari barat ke timur dengan kelajuan 5 m/menit. Jarak antara kedua kapal setelah berlayar selama ½ jam adalah : A. 40 km B. Lebar sungai adalah : A. 2 2 C. D. Selang waktu yang ditempuh anak itu adalah : 2d 2dv A. 4. 3 3 Air sungai mengalir dari barat ke timur dengan kelajuan c. Seorang anak pada tepi selatan sungai mampu berenang dengan kelajuan 10 m/menit dalam air tenang. 20 km D. kapal A berlayar ke barat dengan kelajuan 30 km/jam dan kapal B derlayar ke utara dengan kelajuan 40 km/jam. 50 m B. Kecepatan rakit 0. 2 v+c v − c2 2d 2dv B. maka ia harus berenang dengan sudut θ terhadap arah utara. 2 E. 50 km C. Iin Lidya. 45 m C. Rakit mencapai seberang dalam waktu 150 sekon. Yasman . 2 v − c2 93 2.4 m/s. 75 m E.3 m/s dan kecepatan arus 0. 60 m Dua kapal A dan B mula-mula berada pada kedudukan yang sama. 3.GERAK DALAM BIDANG DATAR SOAL – SOAL LATIHAN A. 2 v−c v + c2 3dv C. Nilai sin θ adalah : 1 2 A. Jika anak itu ingin berenang menyeberangi sungai dengan selang waktu tercepat. FISIKA MEKANIKA.

Jika percepatan gravitasi g = 10 m/s2. P menumbuk tanah sebelum Q B. Sebuah pesawat terbang bergerak mendarat dengan kecepatan 200 m/s melepaskan bom dari ketinggian 500 m. Tidak cukup data dalam soal ini untuk memungkinkan kita menentukan jawabannya. 1. Saat P menumbuk tanah Q berada setengah ketinggian dari tanah D. D. Perbedaan tinggi antara kedua sisi parit itu adalah 15 cm seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini.000 m Sebuah mobil hendak menyeberang sebuah parit yang lebarnya 4. Yasman 94 . 23 m/s FISIKA MEKANIKA.500 m 7. Jika bom jatuh di B dan g = 10 m/s2. 500 m B. Q menumbuk tanah sebelum P C. 15 m/s C.000 m C. 2. Abaikan gesekan udara dan tentukan pernyataan mana berikut ini yang benar : A. Jonifan.GERAK DALAM BIDANG DATAR 5. 17 m/s D. maka jarak AB adalah : 6. B A A. 1. P dijatuhkan vertical ke bawah dari atap sebuah gedung dan pada saat bersamaan Q dilempar horizontal pada kelajuan tinggi. 10 m/s B.0 meter. maka kelajuan minimum yang diperlukan ole mobil itu tepat dapat berlangsung adalah : 15 cm 4m A. 20 m/s E. Bola P beratnya dua kali bola Q. Keduanya menumbuk tanah pada saat bersamaan E. Iin Lidya.750 m E. 1.

A. 10 D. 20 m/s E. dan mengenai sasaran di tanah yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 105 m. 4.5 x 103 m/s A. Jonifan.9 x 103 m/s 3 D. 20 E. Iin Lidya. Sebuah benda dilemparkan dari suatu tempat di tanah. Jika gesekan dengan udara diabaikan. 2 FISIKA MEKANIKA.8 m/s2.GERAK DALAM BIDANG DATAR 8. Sebuah benda dilempar mendatar dari pinggir sebuah jurang dengan kecepatan v. Sebuah peluru ditembakan dengan sudut elevasi α.8 m/s2. 4 C. 2. Berapakah laju awal horizontal dari benda itu? Ambil g = 9. Peluru ditembakan dari tanah condong ke atas dengan kecepatan v dan sudut elevasi 45o. Jika g = 10 m/s2. 10 2 m/s 9. 5 3 E. 40 D. Sebuah benda ditembakkan miring ke atas dengan sudut elevasi 60o dan mencapai jarak terjauh 10 3 m. 42 m 13. 25 10. 6 B. 21 m D. 30 3 m/s D. Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan dengan sudut elevasi 30o dan dengan kecepatan 40 m/s. Bila percepatan gravitasi 9. 10 3 C. maka nilai tan α adalah : A. 7. 10 3 m/s C. maka v adalah: D. 84 m C. 10 2 B. 10 12. 24 m E. Maka kecepatan pada saat mencapai titik tertinggi (dalam m/s ) adalah: A. Tiga sekon kemudian kecepatan benda berarah 60o terhadap arah mendatar. 30 B. 3. Jika jarak terjauh peluru sama dengan tinggi maksimumnya. maka nilai v adalah: A. Dengan mengabaikan gesekan udara dan memakai nilai g = 10 m/s2. 5 2 D.1 x 10 m/s 11. 1. 30 2 m/s B. 3 E.4 x 103 m/s E. mencapai ketinggian maksimum 90 m dan jatuh kembali ke tanah sejauh 180 m dari tempat asal pelemparan. maka ketinggian maksimum peluru (dalam m) adalah: A. 48 m B. Yasman 95 .0 x 102 m/s B. 1 D.

30o D. –2. –5. Pada saat bersamaan seorang pemain yang segaris dengan arah tendangan dan berdiri di garis gol yang 60 m jauhnya. θ. 90o o C. Suatu benda berotasi mengitari sebuah poros dengan kecepatan sudutnya ω dapat dinyatakan sebagai ω = t2 – 5. –3. 60 17.0 B. Percepatan sentripetal yang dialami batu itu selama dipercepat adalah (g = 10 m/s2). 120 m/s2 D. Sebuah gerak parabola memiliki kelajuan awal v. 45o E. Gatotkaca memutar sebuah batu dalam suatu lingkaran horizontal 2 m diatas tanah dengan menggunakan tali sepanjang 1. –6. 12 m/s C. 10 2 m/s B.0 sekon. Iin Lidya. 150 m/s2 C. dalam rad/s adalah : A. Jika percepatan grafitasi g = 10 m/s2.0 C. 20 m/s C. 145 m/s2 2 B. maka sudut elevasi gerak parabola tersebut adalah: A. 5 m/s D. 6 m/s D. Perceptan sudut partikel pada benda pada t = 1 sekon dalam rad/s adalah : 96 FISIKA MEKANIKA. Suatu benda berotasi mengitari sebuah poros dengan posisi sudutnya. 6 5 m/s B. Berapa laju lari pemain itu agar ia dapat menerima bola umpan sebelum bola itu menumbuk tanah? A.0 19.0 D. 5 2 m/s E. Sebuah bola ditendang dengan laju awal 20 m/s dan sudut elevasi 45o. 6 2 m/s E. 10 m/s 16.5 m.0 . A.0 E. –4. maka laju awal partikel itu adalah : A.GERAK DALAM BIDANG DATAR 14. Sebuah partikel menjalani gerak parabola dan posisi partikel itu pada saat t adalah x = 6t dan y = 12t – 5t2. Yasman . mulai berlari untuk menjemput bola. dapat dinyatakan sebagai θ = 2t2 – 9t + 4. 6 3 m/s 15. Kecepatan sudut suatu partikel pada benda pada t = 1. Jika jarak terjauh gerak parabola sama dengan jarak tempuh sebuah partikel yang jatuh bebas agar memiliki laju v. 135 m/s2 18. θ dalam rad dan t dalam sekon. ω dalam rad/s dan t dalam sekon. Jonifan. 75o B. Tali putus dan batu terbang secara horizontal dan menumbuk tanah 9 m jauhnya. 125 m/s E.

0 D.0 .5 D. +1.5 radian.GERAK DALAM BIDANG DATAR A. Jonifan. Jika posisi sudut awal θo = 1. Iin Lidya.5 B. 4. 3.0 sekon dalam rad adalah : A.0 B. 3. Sebuah roda berputar terhadap suatu poros tetap dan kecepatan sudut partikel pada roda dapat dinyatakan sebagai ω = 2.5 E.0 20. maka posisi sudut partikel pada t = 1. –0. +0. 2. 2.5 FISIKA MEKANIKA. t dalam sekon dan ω dalam rad/s. Yasman 97 . –1. –1.0 E.5 C.0 C.0 t – 3.

Percepatan vertikalnya c. 2. Peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo dengan sudut elevasi α mempunyai. sebuah bola dijatuhkan bebas tanpa kecepatan awal. Jonifan. Dari suatu ketinggian. 5. Buktikan secara matematis perpaduan dari dua gerak lurus beraturan. FISIKA MEKANIKA. Keduanya saling tegak lurus d. manakah yang akan jatuh terlebih dahulu. 6. Keduanya membentuk sudut α Seseorang yang berada di dalam kereta yang sedang bergerak melemparkan vertikal ke atas sebuah bola dan jatuh kembali ketangganya. Besar-besaran di bawah ini yang konstan adalah berbentuk a. jika a. dan pada saat yang sama bola kedua dilemparkan horisontal. Keduanya beralawanan arah c. Tentukan harga tangen (tg) dari sudut yang dibentuk arah pesawat dengan arah timur (dinyatakan dengan vk dan va). Apakah bentuk lintasan dari bola tersebut. Bola manakah yang akan jatuh di tanah terlebih dahulu? 3. Keduanya searah b.GERAK DALAM BIDANG DATAR B. Iin Lidya. lintasan parabola. Bila keduanya berada di dalam ruang vakum. Apakah gerak kapal tersebut relatif terhadap bumi merupakan gerak lurus beraturan?. Kecepatan horisontalnya b. merupakan gerak lurus beraturan juga. 4. ESSAY : 1. Sebuah kapal terbang bergerak ke utara dengan kecepatan tetap vk dengan angin pada saat tersebut berkecepatan tetap va ke arah timur. 8. Apakah yang dimaksud dengan kecepatan relatif dari sebuah benda yang sedang bergerak? Sebuah kapal bergerak dengan kecepatan relatif tetap sebesar 8 m/s melawan arus sungai yang mempunyai kecepatan tetap 5 m/s. merupakan gerak lurus beraturan? Jelaskan. 7. bila dilihat oleh seorang pengamat yang berada di kereta dan pengamat yang berada di bumi. Kecepatan vertikalnya Sebuah bola dan selembar daun dijatuhkan dari suatu ketinggian pada saat yang bersamaan. Yasman 98 . apakah gerak dari kapal tersebut relatif terhadap sungai.

untuk menembak sebuah truk yang sedang bergerak searah dan berada pada jarak 124 m dair pompa bensin tersebut. Tentukan kecepatan air hujan tersebut (relatif terhadap bumi). Carilah kecepatan truk tersebut agar bom tepat mengenai truk tersebut. Bila pengamat tersebut mengendarai mobilnya dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Tinggi peluru dan kecepatannya pada saat t = 2 sekon 15. Seorang tentara menembakkan peluru dengan kecepatan awal 60 m/s dan sudut elevasi α = 53° (tg 53° = 4/3). Arah gerak kedua kereta membentuk sudut 60° . Perpindahan yang ke tiga ke arah timur lagi dengan kecepatan tetap 30 km/jam selama 10 menit. Tentukan: a. Dua buah kereta A dan B bergerak dengan berturut-turut 100 km/jam dan 150 km/jam. tinggi pada saat peluru mencapai titik tertinggi b. Tentukan: a. Pada keadaan hujan. Jarak yang ditempuh untuk ketiga perpindahan tersebut c. Kecepatan relatif perahu B terhadap perahu A 13. Tentukan: a. 12.GERAK DALAM BIDANG DATAR 9. Tentukan kecepatan orang tersebut relatif terhadap tepi sungai. kemudian ke selatan dengan kecepatan 60 km/jam selama 20 menit. Kecepatan relatif A terhadap kereta B b. Jonifan. Hal yang harus diperhatikan oleh seorang atlet lompat jauh adalah kecepatan dilemparkan horisontal. Iin Lidya. 11. Kecepatan peluru pada saat tiba kembali di tanah c. Sebuah pesawat pembom bergerak dengan kecepatan 72 m/s pada ketinggian 102 meter dari muka bumi. Posisi Bapak Amir pada akhir perpindahan dihitung dari titik awal berangkat b. Seseorang menyebrangi sungai dan mengarahkan perahunya tegak lurus tepian dengan kecepatan 3 m/s relatif terhadap air dan air mengalir dengan kecepatan 4 m/s relatif terhadap tepi sungai. Bola manakah yang akan jatuh di tanah terlebih dahulu? 10. seorang pengamat melihat butiran air hujan jatuh tegak lurus muka bumi. melakukan perpindahan ke timur dengan kecepatan tetap 50 km/jam selama 30 menit. Bapak Amir dengan menggunakan mobilnya. Pesawat menjatuhkan bom pada saat berada tepat di atas pompa bensin. jejak air hujan di kaca mobil membentuk sudut 60° dengan vertikal. Sudut yang dibentuk antara vektor posisi akhir dengan arah timur 14. FISIKA MEKANIKA. Yasman 99 . Kecepatan.

vba sebesar 8 m/s. Laju linear makin besar b. Kecepatan linear b. Percepatan sentripetal 21. hubungan di bawah ini yang benar adalah a. Kecepatan A terhadap bumi va sebesar 8 m/s dan kecepatan B terhadap bumi vb sebesar 8 m/s juga. Ternyata besar kecepatan B relatif terhadap A. Iin Lidya. 17. keduanya dihubungkan dengan tali. Jonifan. Partikel melakukan gerak melingkar beraturan. Pada gerak parabola peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo dapat mempunyai sepasang sudut elevasi yaitu α1 dan α2 yang mempunyai jarak tembak yang sama. Tentukan kecepatan relatif anak tersebut terhadap bumi. yang konstan adalah a.GERAK DALAM BIDANG DATAR 16. 18. Buktikan bahwa pada gerak parabola peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo mempunyai jarak tembak terjauh pada saat sudut elevasi α = 45°. Jelaskan! 23. Dua buah roda masing-masing mempunyai jari-jari R1 dan R2. Jika jarak semut kesumbu putar makin jauh maka pernyataan di bawah ini yang benar: a. Di dalam sebuah gedung bertingkat 5 ada tangga berjalan. Seseorang melakukan gerak dengan lintasan yang tidak lurus selalu mempunyai kecepatan yang tidak konstan. Percepatan sentripetalnya makin besar 24. 19. Besar-besaran fisika dari partikel tersebut. Seekor semut berada pada suatu piringan yang berputar dengan porosnya tegak lurus piringan tersebut. Laju linear c. Kecepatan angular tetap c. Kecepatan angular d. Seorang anak menaiki tangga tersebut yang bergerak ke atas dengan kecepatan tetap 5 m/s terhadap bumi. Kecepatan anak tersebut 4 m/s terhadap tangga. Laju linear dari titik-titik ditepi kedua roda sama FISIKA MEKANIKA. Yasman 100 . Buktikan bahwa α1 + α2 = 90°. Jelaskan! 22. (Piringan terletak pada bagaian kertas ini). yang dipergunakan untuk naik maupun turun dari satu lantai ke lantai lainnya. Setiap benda yang melakukan gerak dengan lintasan lengkung selalu mempunyai percepatan sentripetal. Berapakah besar sudut yang dibentuk antara va dan vb? 20.

33. Yasman 101 . Gaya apakah yang menyebabkan bulan dalam peredaran mengelilingi bumi tetap berada pada orbitnya? 27. Sebuah piringan hitam yang berjari-jari 12 cm sedang berputar dengan frekuensi 15 putaran per menit. Sebuah benda yang diikat dengan tali. akan melakukan gerakan melingkar yang radiusnya sama dengan radius bumi selama FISIKA MEKANIKA. 34. Dipinggir piringan hitam b.5 m. Frekuensi dari roda tersebut b. 26. Jika gaya yang menarik elektron ke inti sebesar 10-7 newton. Kecepatan angular dari roda yang terkecil lebih besar dari kecepatan angular roda yang besar 25. Jelaskan prinsip-prinsip mesin pesawat sentrifugal digunakan untuk mengendapakan partikel-partikel. Benda diputar dalam suatu lingkaran horisontal dengan frekuensi 4 Hz. Tentukan kecepatan maksimum di puncak bukit supaya mobil tidak lepas dari bukit. Pada suatu saat tali putus. Anak yang bermassa 50 kg berdiri di khatulistiwa. dan tiba pada suatu tikungan anda dianjurkan mengurangi kecepatannya. kemudian diputar pada bidang horisontal dengan kecepatan makin besar. Jelaskan! 29. Sebuah benda bermassa 0. bergerak menaiki suatu bukit yang mempunyai jari-jari kelengkungan 30 m. Dalam akrobatik pesawat terbang yang membentuk lintasan melingkar. Iin Lidya. Sebuah mobil yang bermassa 1500 kg. yang dapat 30. Apa yang menyebabkan benda terlempar keluar. Atom Hidrogen mempunyai sebuah electron yang bermassa 9 x 10-31 kg dan bergerak mengelilingi inti dengan jari-jari 5 x 10-11. Tentukan besar laju elektron. 5 cm dari poros putar 35. Tentukan laju linear dari seekor semut yang berada a. Bila anda mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Mengapa? 28. Tentukan besar gaya tegang tali yang terjadi. Kecepatan angular dan kemana arahnya 32. Jonifan. Seorang anak mengendarai sebuah sepeda yang kedua rodanya mempunyai jari-jari 36 cm dengan kelajuan 20 km/jam. 31. pada titik tertinggi pilot merasakan badannya lebih ringan.GERAK DALAM BIDANG DATAR b.2 kg diikat pada seutas tali yang mempunyai panjang 0. Tentukan: a.

GERAK DALAM BIDANG DATAR 24 jam untuk satu kali putar. Laju 37. Hitung gaya sentripetalnya jika radius bumi 6400 km. Tentukan: a. Besar gaya tegang tali b. Yasman 102 . Jika ember diputar dengan laju linier 4 m/s dalam bidang vertikal. Seorang anak yang bermassa 20 kg duduk pada suatu ayunan dan panjang tali penggantungnya 2 m. Seorang anak membawa seember air yang digantung dengan seutas tali dan beratnya 100 newton.4 kg dan seutas tali yang ringan dan panjangnya 120 cm. berapakah pertambahan berat ember yang berisi air pada saat berada pada titik terendah? 39. Jonifan. bergerak pada melintasi jembatan lengkung yang radiusnya 15 m. Sebuah mobil yang mempunyai massa 2000 kg dan pengendaranya bermassa 60 kg. Tentukan: a. Sebuah ayunan konis terdiri dari sebuah bandul kecil yang massanya 0. Gaya tekan pengendara terhadap kursi 38. Mobil tersebut bergerak dengan kelajuan 10 m/s dipuncak jembatan. Gaya tekan mobil pada jembatan b. Iin Lidya. Tegangan pada tiap tali 250 newton. FISIKA MEKANIKA. Ayunan berputar pada bidang horisontal dengan jari-jari 50 cm (g = 10 m/s2). Frekuensi angular bandul c. Berapakah laju linearnya? 36. Tentukan laju serta gaya tekan anak pada bangku pada saat mencapai titik terendah.