GERAK DALAM BIDANG DATAR

BAB IV GERAK DALAM BIDANG DATAR
4.1 Kecepatan Gerak Melengkung Hingga saat ini telah dibahas gerakan partikel dalam satu dimensi yaitu gerakan searah sumbu-x. Berikut akan dibahas gerakan partikel dalam dua dimensi atau tiga dimensi. Perhatikan Gambar 4.1. Jika partikel bergerak pada lintasan melengkung. Pada waktu t1, partikel berada di titik A, dinyatakan oleh posisi vektor = OA = ix1 + jy1 + kz1 dengan i, j dan k adalah vektor satuan arah sumbu : x, y dan z. Pada waktu t2, partikel berada di titik B dengan r2 = OB = ix 2 + jy 2 + kz 2 . Walaupun partikel ini bergerak sepanjang busur AB = ∆s, pergeseran, yang berupa vektor, adalah AB = ∆r. Pada Gambar 4.1, dapat dilihat bahwa r2 = r1 + ∆r, jadi: AB = ∆r AB = r2-r2 AB = i(x2-x1) + j(y2-y1) + k(z2-z1) = i ∆x + j ∆y + k ∆z 4.1 Dengan ∆x = x2-x1, ∆y = y2-y1, ∆z = z2-z1. Rata-rata kecepatan juga merupakan vektor, diperoleh dari :

v =
Atau

∆r r2 − r1 = ∆t t 2 − t1 ∆x ∆y ∆z + j +k ∆t ∆t ∆t

4.2

v =i

4.3

y A ∆r r1 O r2 x B

Gambar 4.1 Pergeseran dan kecepatan rata-rata gerak melengkung
FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman

68

GERAK DALAM BIDANG DATAR

Kecepatan rata-rata dinyatakan dengan vektor yang sejajar dengan pergeseran AB = ∆r. Untuk mendapatkan kecepatan sesaat, ∆t harus sangat kecil, sehingga : ∆r v = lim v = lim ∆t → 0 ∆t →0 ∆t Atau
v=i dx dy dz + j +k dt dt dt

4.4

Nilai vx, vy, dan vz : vx = dx dy dz ,vy = , dan v z = dy dt dt 4.5

Besar kecepatan, sering disebut laju :
v = vx + v y + v y
2 2 2

4.6

Pada gerak lengkung, secara umum, besar kecepatan beserta arahnya selalu berubah. Besar kecepatan berubah karena kelajuan partikel bertambah ataupun berkurang. Arahnya berubah karena tangen lintasan dan kelengkungan lintasan yang kontinu. Kecepatan rata-rata tidak tergantung lintasan partikel hanya tergantung pada posisi awal r1 dan posisi akhir r2. 4.2. Percepatan Gerak Melengkung Perhatikan Gambar 4.2. pada gambar tesebut dilukiskan kecepatan ketika waktunya t1 dan t2, partikel berada di A dan B. Perubahan vektor kecepatan dari A ke B dinyatakan oleh ∆v = v2-v1. Percepatan rata-rata dalam interval waktu ∆t :
a= ∆v v2 − v1 = ∆t t 2 − t1

4.7

Dan sejajar dengan ∆v. Percepatan rata-rata itu dapat ditulis
a=i ∆v y ∆v x ∆v + j +k z ∆vt ∆t ∆t

4.8

FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman

69

GERAK DALAM BIDANG DATAR

y A

v1

B v2

r1

r2 x

Gambar 4.2 Percepatan pada lintasan melengkung. Percepatan sesaat, sering disebut percepatan , diperoleh dari
a = lim a = lim
∆t → 0 ∆t → 0

∆v ∆t

Atau
a= dv dt

4.9

Percepatan a adalah vektor yang berarah sama dengan perubahan kecepatan. Apabila kecepatan berubah dalam arah pada kurva lintasan partikel, percepatannya selalu menuju pusat kelengkungan kurva. Persamaan (4.9) dapat ditulis
a=i dv y dv x dv + j +k z dvt dt dt

4.10

sehingga komponen percepatan sepanjang sumbu-x, y dan z adalah
ax = dv y dv x dv ,ay = , dan a z = z dt dt dz

4.11

dan besarnya percepatan adalah :
a = ax + ay + az
2 2 2

4.12

4.3 Gerak peluru Gerak peluru adalah gerakan suatu partikel yang besar yang besar percepatan serta rahnya selalu tetap. Gerak sebuah peluru yang

FISIKA MEKANIKA, Jonifan, Iin Lidya, Yasman

70

Jonifan.16 Pada saat waktu t kecepatannya adalah : vt 2 2 = vx + vy 4.14 = ivox + jvoy 4. digabung dengan persamaan x = x0 + v0 t + 1 at 2 diperoleh : 2 FISIKA MEKANIKA. Pada bidang dimana v0 dan a = g berada.3 y vo vo g θ g vo R g v A h vo x vB va = vox Gambar 4. Jika vekor r = ix + jy.15 dan arah kecepatan peluru α didapat dari : v tgα = x vy Kecepatan arah sumbu x adalah tetap.jg atau vx = v0x dan vy = v0 .13 berdasarkan persamaan v = v0 + at . dengan percepatan a sama dengan percepatan gravitasi bumi g. Yasman 71 . diperoleh : v = ivx + jvy = (iv0x + jv0y ) .3 : gerak peluru dengan lintasan berbentuk parabola Gerak peluru adalah gerak pada bidang. Iin Lidya. sedangkan arah sumbu y adalah berubah beraturan.gt 4. pada sumbu y mempunyai arah keatas sehingga : v0 dengan v0x = v0 cos θ dan v0y = v0 sin θ 4. lintasannya berupa parabola seperti gambar 4.GERAK DALAM BIDANG DATAR ditembakkan dengan sudut elevasi θ dengan kecepatan awal v0.

j 1 gt2 2 = v0x .22) kedalam persamaan (4. Yasman 72 .17 4.v0 sin θ tB = 4.20 g Tinggi maksimum h yang dapat dicapai peluru diperoleh dengan memasukkan harga t pada persamaan (4. sehingga waktu untuk mencapai titik tertinggi dapat dicari dari persamaan (4. Pada saat bola mencapai titik tertinggi A kecepatan arah sumbu y.tB = ( v0 cos θ ).19) sehingga diperoleh : v 2 sin 2 θ h = 0 4. ternyata waktu tersebut sama dengan dua kali waktu yang dibutuhkan untuk sampai pada titik tertinggi 2.v0 sin θ g 2 2v 0 sin θ cosθ = g Karena 2 2v0 sin θ cos θ = sin 2θ FISIKA MEKANIKA.t .18) sehingga diperoleh : = v0 – gt = v0 y g th = R = v0x .t 1 2 4. Iin Lidya.19).21 2g Waktu yang diperlukan untuk sampai pada titik terjauh B.GERAK DALAM BIDANG DATAR r atau x dan y = ix + jy = (iv0x + jv0y ).18 gt2 4.16) : vy t atau v0 sin θ 4. 2.22 g Jarak terjauh R ditentukan dengan memasukan persamaan (4. ditetukan dengan masukkan harga y = 0 pada persamaan (4. vy = 0.19 adalah merupakan kordinat posisi peluru sebagai fungsi waktu. Jonifan.20) kedalam persamaan (4.t = v0y.

0. Sebuah benda dilemparkan dengan sudut elevasi 370 dan dengan kecepatan awal 10 m/s.06 m/s FISIKA MEKANIKA. Iin Lidya.t = 6 – 10 . Hitunglah :kecepatan dan posisi benda setelah 0. Yasman 73 . 0. Jonifan.23 Ditanya : v? dan x? 370 0 Jawab : v0x = v0 cos θ = 10 cos 370 = 10 . jika deketahui percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 Penyelesaian : Diketahui : v0 t = 10 m/s g = 0.8 = 8 m/s vx = v0x = 8 m/s v0y = v0 sin θ = 10 sin 370 = 10 .5 =6–5 = 1 m/s = 2 2 vx + vy X vy v = 8 2 + 12 = 8.5 s.6 = 6 m/s = v0y – g.5 s θ Y = 10 m/s2 = 370 = 2 v0 sin 2θ g 4.GERAK DALAM BIDANG DATAR maka didapat : R Contoh : 1. 0.

6 v0 FISIKA MEKANIKA. kearah sasaran tersebut dari pusat koordinat. 0. 1.t − 1 .25 = 1.5 - 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR arah kecepatan adalah : vy tg θ = vx 1 = 8 = 0. 0. Yasman 74 .5 s x = v0x .75) = 6 .25 = 3 – 1. t = v0 cos θ. 10 . g . 0.8 v0 v0y = v0 sin 370 = 0. Jonifan. 0. Sebuah sasaran terletak pada koordinat (50.10 Posisi pada t = 0. Seseorang melempar batu dengan sudur elevasi 370. Iin Lidya.5 =4m y =V 0 y .t 2 2 1 .125 θ = 7. T = 8 . berapa kecepatan yang harus diberikan agar batu dapat tepat mengenai sasaran? Penyelesaian : agar sasaran kena maka x = 5 m dan y = 80 m Diketahui : y0 = 0 y =8m x0 = 0 x = 50 m 0 θ = 37 Ditanya : v0 ? Jawab : v0x = v0 cos 370 = 0.75 m jadi kedudukan benda adalah pada kordinat ( 4.52 2 = 3 – 5 .8).

v0 62. 10. Tentukanlah : a. Jonifan.5 2 = 0 + 0. Yasman .5 1 62.8 v0 .08 = 25.8.ketinggian maksimun yang dapat dicapai c.( ) 2 v0 19531.t 50 = 0.waktu yang di butuhkan untuk mencapai titik tejauh b.Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2.25 = 37.6 v0 ( ) .t2 2 62.. t .5 m/s dan sudut elevasi 67.5 – 5. Seorang pemain golf.GERAK DALAM BIDANG DATAR Y V0 370 X x 50 t y 8 8 29. Iin Lidya.g. terhadap bidang horizontal.25 29. ( ) v0 2 v0 3906.73 m/s 3. jarak terjauh yang dapat dicapai Penyelesaian : 75 FISIKA MEKANIKA.. t = 0 + 0.5 2 v0 = v0 = x0 + v0x .25 = 2 v0 19531.5 = 662.5 = v0 1 = y0 + v0y . memukul bola dengan kecepatan 6.40.

cos θ) g = (6.5) 2 = sin2 67.4 0 10 = 1.GERAK DALAM BIDANG DATAR Diketahui : v0 = 6. Iin Lidya.5) 2 .(5. Yasman 76 . cos 67. ketinggian maksimun yang dicapai yH : v2 yH = 0 sin2θ 2g (6.v0 sin θ t0B = g = 2.40 2. jika perceptan gravitasi bumi 10 m/s2 Penyelesaian : Diketahui : v0 = 50 m/s x0B = 200 m g = 10 m/s2 Ditanya : θ FISIKA MEKANIKA. (2 sin 67.40 Ditanya : t0B? Y0H? X0B? Jawab : a.6) sin 67. waktu yang di perlukan bola jatuh ke tanah t0B 2.40. Bila peluru sampai ditanah pada jarak 200 m dari tempat peluru ditembakkan. dengan sudut elavasi θ. Jonifan.8 m c.10 = 1. Sebuah peluru ditembakkan dengan kecepatan 50 m/s.5 m/s g = 10 m/s2 θ = 67. tentukanlah sudut elevasinya. sinθ .2 s b.40) 10 =3m 4. jarak terjauh : x0B v2 x0B = 0 sin2θ g v2 = 0 (2.

10 = 50 2 = 0.θ.530) θ2 = 63.4 Gerak Melingkar X Gerak melingkar beraturan adalah suatu gerak dimana besar kecepatan dan percepatannya konstan tetapi arahnya berubah-ubah setiap saat. Iin Lidya. Jonifan. Dimana arah kecepatan disuatu titik sama dengan arah garis singgung lingkaran dititik itu dan arah percepatannya selalu mengarah ke pusat lingkaran.GERAK DALAM BIDANG DATAR Jawab : 2 v0 sin2θ g x . maka kecepatannya v akan menyinggung lingkaran dengan arah tegak lurus jari-jari R. Dimana kalau kedua sudut tersebut dijumlahkan. Yasman 77 .50 x0B = Jadi ada dua sudut elevasi yang menghasilkan jarak terjauh yang sama. sehingga : ds dθ v= = R 4. Y v0 = 50 m/s θ? 200 m 4. besarnya 900.g sin 2θ = 0 B2 v0 200.24 dt dt FISIKA MEKANIKA. Jika sebuah benda bergerak mengelilingi lingkaran yang berjari-jari R.50 ( pada kuadran I) atau 2θ = (1800 . Kalau diukur jarak sekeliling lingkaran dari titik pusat lingkaran maka panjang busur s = R.8 sin 2θ = sin 530 2θ = 530 θ1 = 26.

29 ω = 2π =2πf P 4.25) diintegralkan didapat : θ t ∫ dθ = θ0 ∫ ω . Iin Lidya.GERAK DALAM BIDANG DATAR A aC θ s B VA R VB Gambar 4. maka : 1 f= 4.25 dt Hubungan kecepatan v (kecepatan tangensial atau kecepatan singgung) dengan kecepatan sudut adalah : v = ωR 4.27 P Jika percepatan sudut ω konstan persamaan (4. dan banyaknya putaran yang dilakukan tiap detik disebut frekuensi (f).30 FISIKA MEKANIKA.4 Gerak melingkar Perubahan sudut yang disapu R setiap detik dinamakan kecepatan sudut atau frekuensi sudut dθ ω= 4.dt t0 atau θ = θ 0 + ω (t − t 0 ) 4. sehingga diperoleh : θ = ω. Yasman 78 . t Untuk satu kali putaran t = P dan θ = 2 π. Jonifan.26 Waktu yang diperlukan untuk benda melakukan satu kali putaran penuh disebut periode (P).28 Apabila θ0 = 0 dan t0 = 0 maka.t atau ω = θ 4.

4. tapi ada percepatan sentripetal yang akan merubah arah gerak kecepatan.32 Kalau persamaan (4.33) merupakan posisi sudut Percepatan tangensial pada gerak melingkar adalah : aT = dv dω d 2θ = R = R 2 = R.α dt dt dt 4. Jonifan.25) dan persamaan (4.dt + α ∫ (t − t 0 )dt t0 Jadi θ = θ 0 + ω 0 (t − t 0 ) + 1 α (t − t 0 ) 2 2 Persamaan (4. maka didapat percepatan sudut dω d 2θ α= = 4. persamaan (4.GERAK DALAM BIDANG DATAR Apabila kecepatan sudut partikel berubah terhadap waktu. Yasman 79 .32). dimana ω tetap maka didapat : FISIKA MEKANIKA.34 Sedangkan percepatan sentripetal adalah : v2 aC = = ω 2R R 4.35 a aC aT Gambar 4.33 pada setiap saat. Iin Lidya.5 Percepatan tangensial dan percepatan sentripetal Jika pada gerak melingkar beraturan tidak ada percepatan sudut. digabungkan maka didapat : θ t 0 t ∫ dθ = ∫ ω θ0 t0 . tidak ada percepatan tangensial.31 dt dt 2 Jika percepatan sudut tetap.31) diintegralkan maka : ω t ∫ dω = ∫ αdt ω0 t0 atau ω = ω 0 + α (t − t 0 ) 4.

Kecepatan sudut dan kecepan linearnya c. ω? v? FC? FISIKA MEKANIKA.t ω = ω0 + α.∆t 1 x0 + v0. α.5 m. Jonifan.5 kg diikat diujung seutas tali yang mempunyai panjang 1.38 Analogi gerak melingkar berubah beraturan dengan gerak lurus berubah beraturan Gerak Lurus vr = x = v = v2 = x = v 0 + vt 2 v.5 m putaran = 120 rpm Ditanya :f?.t v02 + 2.v = ω 2 R dt dt 4.t v0 + a.t + α. Tentukan a.37 Gaya centripetal adalah gaya yang harus bekerja pada benda bergerak melingkar yang besarnya : Fc v2 = m.T?. = ω .t ω2 = ω02 + 2. Yasman 80 .∆t 1 θ = θ0 + ω0. jika tali tersebut hanya mampu menahan tegangan 50 newton Penyelesaian : Diketahui : m = 50 kg r = 1. bola tersebut diputar dalam suatu lingkaran horisontal seperti tampak pada gambar di bawah ini. Bila bola tersebut berputar dengan laju konstan dengan membuat putaran 120 putaran permenit (rpm) dan tali tidak putus.t2 2 Contoh : 1.a.36 Percepatan total benda : a = a T2 + a 2 c 4. r 4. Iin Lidya.t2 2 Gerak Melingkar ω + ωt ωr = 0 2 θ = ωr. Laju linearnya.GERAK DALAM BIDANG DATAR a= dv dR = ω. Percepatan sentripetal dan gaya tegang tali (gaya sentripetal) d.t + .a. Sebuah bola bermassa 0. Frekuensi f dan periodenya T b.

Kecepatan sudut : ω = 2π.5 m Perioda : T 1 f 1 = 2 = 0.f = 2π 2 = 4π rad.GERAK DALAM BIDANG DATAR Jawab a.s = 2s 1.5 s = b. Frekuensi : f = Jumlah putaran perdetik 120 = menit 120 = 60. 1. Yasman 81 . Percepatan sentripetalnya v 2 aC = r (6π ) 2 1 . Iin Lidya.5 = 24π2 m.s-1 c.s-1 Laju linear : v =ωR = 4π . Jonifan.5 = 6π m.s-2 = FISIKA MEKANIKA.

Yasman 82 . b. Jonifan.5 = 12.(1.s-1 r = 25 m µ = 0.r m v2 r v2 v = = FC .6 Penyelesaian : Diketahui : m = 1500 kg v = 5 m.GERAK DALAM BIDANG DATAR Gaya tegang tali = gaya sentripetal Fs FC v2 = m . maka laju linearnya dapat dicari dengan FC = m . jika koefisien gesek statis antara ban dan jalan µs = 0.r m 50. FC .s-1 2. Sebuah mobil dengan massa 1500 kg bergerak pada suatu tikungan jalan yang datar dengan laju 5 m/s tanpa tergelincir/terlempar.25 m. Radius tikungan tersebut 25 m. Tentukan a. Laju maksimum tanpa mobil terlempar.5 = 12. Gaya sentripetal yang bekerja pada mobil tersebut dan berapa gaya gesek pada mobil tersebut. r 52 25 = 1 500 Newton = 1 500 FISIKA MEKANIKA. Iin Lidya. π2 Newton Tali hanya mampu menahan gaya tegangan tali 50 newton.5 (6π ) 2 1 . r = 0.6 Gaya sentripetal : FC v2 = m .5) = 0.

6) Gambar 4.6 . dan mobil masih belum terlempar FC 2 v maks = m .mg =0 83 FISIKA MEKANIKA. r vmaks = FC .4.v 2 N sin θ = r N cos θ .1 Pergerakan pada belokan miring Untuk gerak mobil pada belokan miring dan sudut kemiringan jalan θ.r m = v maks 9000(25) 1500 = 150 = 12. mg = 0. 10 m/s2 = 9000 newton Fs vmaks = FC . Iin Lidya. 1500 kg. N = µs . Yasman .GERAK DALAM BIDANG DATAR Mobil bergerak dengan laju vmaks. seperti gambar (4.6 Gerak mobil pada bidang datar dan miring Mobil tersebut dapat bergerak pada tikungan tanpa terlempar keluar jika gaya sentripetalnya tidak melebihi komponen gaya Normal (N) pada arah yang sejajar jalan. dengan kemiringan θ m.25 m/s 4. Jonifan.r m Dimana FC sama dengan gaya gesek FS : = µs .

g m.B.N N . sin θ N .g mg cosθ Gambar 4. Iin Lidya.4. C dan D dapat ditentukan gaya : C mg NC NB NA ND B mg D θ A mg m.v 2 N sin θ + µs N = r N cos θ . persamaan menjadi m.GERAK DALAM BIDANG DATAR N cos θ N .v 2 = r m.v 2 = r m. Yasman 84 .mg =0 N cos θ = mg tan θ Dan diperoleh hubungan N . sin θ + µ S .g 4.g Jika jalan mempunyai koefisien gesek statik µs.40 4.7 : Posisi gaya yang bergerak pada lingkaran FISIKA MEKANIKA. cos θ sin θ + µ S v2 = cos θ r. pada titik A.39 v2 r.g = 4. cos = mg m.2 Gerak melingkar pada bidang vertical Benda bergerak pada lingkaran. Jonifan.

v D ND .8).GERAK DALAM BIDANG DATAR Pada titik A.43 FISIKA MEKANIKA.41 Pada titik B.42 4. lihat gambar (4. m.v 2 = T sin θ r T cos θ = mg Diperoleh hubungan 4.g + r Pada titik D : F = m. titik teratas : F = m.g + r : = 4.v D ND = mg cos θ + r 4. sehingga pada titik B akan jatuh Pada titik C.v A = r NA – mg 2 m.vC = r 2 m. sehingga gaya sentripetalnya berharga negatif.a 2 m.4.vC NC + mg = r 2 m. Yasman 85 .m. Jonifan. titik terendah F = m. arah gaya garvitasi arah kebawah sedangkan arah gaya tekan arah keluar.a 2 m.vC NC = . Iin Lidya.3 Ayunan konis Ayunan konis adalah putaran dari sebuah benda yang diikat dengan tali.a 2 m.mg cos θ = r 2 m. apabila tali membentuk kerucut.v A NA = m.v A r 2 m.v D = r 2 m.

44 T cos θ l θ θ Tsinθ m r mg Gambar 4. Bagaimana pepindahan penumpang menurut pengamat yang diam. Sebuah kapal laut bergerak dengan kecepatan v1 diatas kapal seorang penumpang bergerak dengan kecepatan v2 membentuk sudut θ terhadap gerak kapal. Jonifan.g v2 tan θ = g. Iin Lidya.t + v2.t) = (v1 + v2).t sehingga : s = s1 + s2 s = (v1. Jika perpindahan kapal s1 dan perpindahan penumpang s2 maka vektor perpindahan penumpang menurut pengamat yang diam adalah : s = s1 + s2 Misalkan kapal bergerak selama t detik maka : s1 = v1.v 2 = r m.5 Gerak relatif Gerak relatif adalah merupakan perpaduan dua buah gerak lurus beraturan.t s2 = v2. cos θ m.8 Ayunan Konis 4. sin θ T .GERAK DALAM BIDANG DATAR T . Yasman 86 .r 4.t FISIKA MEKANIKA.

Iin Lidya.vb Besar vab dapat dihitung dengan menggunakan rumus cosinus.9.v1 . jika kecepatan alairan sungai 3 m/s. yaitu vab Contoh : 1. dengan arah tegak lurus arah arus sungai. Sebuah perahu menyeberangi sungai dengan kecepatan 5 m/s.v1 .9).v a .vb cos α 4. gerak relatif v1 dan v2 Besar kecepatannya adalah : v= 2 v12 + v 2 + 2. sehingga persamaan dapat ditulis : s = v.45 Jika kita ambil sudut terkecil : 2 v = v12 + v 2 − 2. Secara vektor dapat ditulis : vab = va . t dengan v = v1 + v2 v2 v θ α v1 Gambar 4.46 Secara umum.v 2 cos α 4. Berapa lebar sungai jika waktu untuk ampai keseberang 15 detik Penyelesaian : 2 2 = v a + vb − 2.47 FISIKA MEKANIKA. Yasman 87 . Kemana arah kecepatan perahu terhadap arus sungai? b. bila benda A bergerak dengan kecepatan Va terhadap suatu acuan dan benda B bergerak dengan kecepatan Vb terhadap acuan yang sama. a. Jonifan.GERAK DALAM BIDANG DATAR Resultan kecepatan v1 dan v2 adalah v lihat gambar (4.v 2 cos θ 4. maka kecepatan benda A terhadap benda B dinamakan kecepatan relatif dan dapat ditulis sebagai vab.

530 = 1270 b. Kita hitung dulu vpt dari gambar diatas vpt2 = vpa2 .32 = 25 .GERAK DALAM BIDANG DATAR vp= 5 m/s va = 3 m/s Diketahui : vpa = 5 m/s vat = 3 m/s t = 15 s Ditanya : arah perahu ? dan lebar sungai ? Jawab : a.9 = 16 88 FISIKA MEKANIKA. Iin Lidya. Yasman . Perhatikan gambar dibawah ini : vpt vpa = 5 m/s α θ vat = 3 m/s Karena vpt tegak lurus vat maka sudu α dapat di cari dengan perbandingan cosinus : v = at cos α v pt 3 = 5 α = 530 arah kecepatan perahu terhadap arus vpt.vat2 = 52 . yaitu sudut θ yang merupakan sudut pelurus dari α sehingga di dapat : α + θ = 1800 = 1800 . Jonifan.α = 1800 .

Jika A dan B searah. Jika A dan B berlawanan arah. sedangkan B bergerak dengan kecepatan tetap 5 m/s relatif terhadap bumi juga. Jonifan.va = 5 – 12 = .7 m/s. Tentukan kecepatan relatif B terhadap A jika: a. Iin Lidya. t = 4 .15 = 60 m 2.va adapun vba = vb . Dua orang A dan B. (tanda minus menyatakan bahwa. masing-masing mengendarai sepeda motor. maka sudut antara kedua vektor 0° vb va Arah ke kanan kita ambil positif dan kecepatan B terhadap A dapat ditulis secara vektor vba = vb . A bergerak dengan kecepatan tetap 12 m/s relatif terhadap bumi. Yasman 89 . B bergerak kiri terhadap A atau dengan kata lain. Keduanya bergerak dengan arah tegak lurus (va ke utara dan vb ke timur) Jawab Kecepatan A dan B masing-masing kita sebut va dan vb dan kecepatan B terhadap A dinotasikan vba va = 12 m/s dan vb = 5 m/s a. Keduanya bergerak berlawanan arah (va ke barat dan Vb ke timur) c.GERAK DALAM BIDANG DATAR vpt = 4 m/s : lintasan yang ditempuh perahu s = vpt . B ketinggalan 7 m tiap detiknya terhadap A) b. maka sudut antara kedua vektor 180° va vb Arah ke kanan (timur) kita ambil positif dan kecepatan B terhadap A dapat ditulis secara vektor FISIKA MEKANIKA. Keduanya bergerak searah (ke timur) b.

FISIKA MEKANIKA. Arah gerak anak tersebut membentuk sudut 120° dengan arah timur (atau 60° dengan arah barat) Jawab Jika kecepatan anak diberi notasi va dan kecepatan kereta diberi notasi vk serta kecepatan bumi disebut vb. cos 90 0 = 25 + 144 = 13 m/s 3. Arahnya berlawanan dengan arah gerak kapal c. Yasman 90 .GERAK DALAM BIDANG DATAR vba = vb . Jonifan.va Adapun besar vba dapat diperoleh dengan menggunakan Phytagoras vba vba 2 2 = v a + vb − 2. Iin Lidya. Arahnya sama dengan arah gerak kapal b.12.vb cos α = 5 2 + 12 2 − 2.va = 5 – (-12) = 17 m/s (B bergerak menjauhi A ke timur dengan kecepatan 17 m/s) c.va adapun vba = vb . vak = va – vk = 8 m/s (*) vkb = vk – vb = 8 m/s (**) Kecepatan anak terhadap bumi vab dapat diperoleh dari persamaan (*) dan (*). Seorang anak yang berada di atas kapal bergerak dengan kecepatan 8 m/s relatif terhadap kapal. Kapal tersebut sedang bergerak di laut dengan kecepatan 8 m/s relatif terhadap bumi. maka sudut antara kedua vektor 90° va vb Arah ke kanan (timur) kita ambil positif dan kecepatan B terhadap A dapat ditulis secara vektor vba = vb . kearah timur Tentukan kecepatan anak tersebut relatif terhadap bumi jika : a.5. Jika A dan B geraknya saling tegak lurus.v a .

v ak .8. Yasman 91 .v ak .8 64 + 64 + 128 = 256 = 16 m/s Atau dengan cara lain vab = va – vb besarnya dapat diperoleh dari persamaan (1) dan (2) vab = va – vb = (va – vk) +(vk – vb) = 8 m/s + 8 m/s = 16 m/s b.8 m/s = 0 m/s c.8.v kb cos α a. Jonifan.(−1) va vk = 64 + 64 − 128 = 0 m/s Atau dengan cara lain Jika arah gerak anak berlawanan dengan arah gerak kereta maka va – vk = -8 m/s vk – vb = 8 m/s vab = va – vb vab = va – vb = (va – vk) +(vk – vb) = 8 m/s .v ak .GERAK DALAM BIDANG DATAR vab = va – vb = (va – vk) +( vk – vb) = vak + vkb Ini merupakan penjumlahan vektor dan besarnya dapat diperoleh dengan vab 2 2 = v ak + v kb + 2. Iin Lidya. Jika arah gerak anak berlawanan arah gerak kereta α = 180° = -1 vab 2 2 = v ak + v kb + 2.v kb cos α = 8 2 + 8 2 + 2.8. cos 0° = 1 vab = = = 2 2 v ak + v kb + 2. arah gerak anak searah dengan arah gerak kereta α = 0°. Arah gerak anak tersebut membentuk sudut 120° dengan arah timur (atau 60° dengan arah barat) FISIKA MEKANIKA.v kb cos α va vk 8 2 + 8 2 + 2.

Yasman 92 .v ak .v kb cos α 8 2 + 8 2 + 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR va 1200 vk vab = 2 2 v ak + v kb + 2.8. Iin Lidya.8 cos 120 0 = 64 + 64 − 64 = 8 m/s = FISIKA MEKANIKA. Jonifan.

Seorang anak pada tepi selatan sungai mampu berenang dengan kelajuan 10 m/menit dalam air tenang. Pada saat yang bersamaan. 60 m Dua kapal A dan B mula-mula berada pada kedudukan yang sama. 2 v−c v + c2 3dv C. 3. D. kapal A berlayar ke barat dengan kelajuan 30 km/jam dan kapal B derlayar ke utara dengan kelajuan 40 km/jam. 40 km B. Yasman .4 m/s.3 m/s dan kecepatan arus 0. 25 km E. 95 m D. 2 E. 50 km C. D. kemudian anak tersebut berbalik arah dan berenang menuju ke titik berangkatnya semula. 45 m C. 75 m E. 4. 20 km D. 2 v − c2 93 2. Selang waktu yang ditempuh anak itu adalah : 2d 2dv A. Sebuah rakit menyeberangi sungai dengan arah kecepatan tegak lurus terhadap arah arus sungai. Iin Lidya. 3 3 Air sungai mengalir dari barat ke timur dengan kelajuan c. Rakit mencapai seberang dalam waktu 150 sekon. FISIKA MEKANIKA. Kecepatan rakit 0.GERAK DALAM BIDANG DATAR SOAL – SOAL LATIHAN A. E. Lebar sungai adalah : A. 50 m B. maka ia harus berenang dengan sudut θ terhadap arah utara. PILIHAN GANDA : 1. 2 v+c v − c2 2d 2dv B. Seorang anak berenang searah arus sungai dengan kelajuan v sampai menempuh jarak d. Nilai sin θ adalah : 1 2 A. Jarak antara kedua kapal setelah berlayar selama ½ jam adalah : A. 30 km Sebuah sungai mengalir dari barat ke timur dengan kelajuan 5 m/menit. Jika anak itu ingin berenang menyeberangi sungai dengan selang waktu tercepat. 2 2 C. 5 2 5 3 2 B. Jonifan.

Bola P beratnya dua kali bola Q. Keduanya menumbuk tanah pada saat bersamaan E. D.750 m E. Iin Lidya. Yasman 94 . 1. P menumbuk tanah sebelum Q B.0 meter. Jonifan. maka jarak AB adalah : 6. 20 m/s E.000 m Sebuah mobil hendak menyeberang sebuah parit yang lebarnya 4.500 m 7. Sebuah pesawat terbang bergerak mendarat dengan kecepatan 200 m/s melepaskan bom dari ketinggian 500 m. 1. Tidak cukup data dalam soal ini untuk memungkinkan kita menentukan jawabannya. Perbedaan tinggi antara kedua sisi parit itu adalah 15 cm seperti yang ditunjukkan oleh gambar di bawah ini. 10 m/s B. 500 m B. Saat P menumbuk tanah Q berada setengah ketinggian dari tanah D.GERAK DALAM BIDANG DATAR 5. Jika bom jatuh di B dan g = 10 m/s2. Q menumbuk tanah sebelum P C. maka kelajuan minimum yang diperlukan ole mobil itu tepat dapat berlangsung adalah : 15 cm 4m A. P dijatuhkan vertical ke bawah dari atap sebuah gedung dan pada saat bersamaan Q dilempar horizontal pada kelajuan tinggi. 23 m/s FISIKA MEKANIKA. Abaikan gesekan udara dan tentukan pernyataan mana berikut ini yang benar : A. 15 m/s C.000 m C. B A A. 2. 17 m/s D. Jika percepatan gravitasi g = 10 m/s2. 1.

4 x 103 m/s E. Yasman 95 . Sebuah peluru ditembakan dengan sudut elevasi α. 1. Jika gesekan dengan udara diabaikan. 10 12. 7. 3 E. 48 m B. maka ketinggian maksimum peluru (dalam m) adalah: A. 4. 20 m/s E. Dengan mengabaikan gesekan udara dan memakai nilai g = 10 m/s2.1 x 10 m/s 11. Jonifan. 3. maka v adalah: D. mencapai ketinggian maksimum 90 m dan jatuh kembali ke tanah sejauh 180 m dari tempat asal pelemparan. Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan dengan sudut elevasi 30o dan dengan kecepatan 40 m/s. 42 m 13. 2. 5 3 E. 25 10. 20 E. 30 3 m/s D.GERAK DALAM BIDANG DATAR 8. Bila percepatan gravitasi 9. 10 3 C. 2 FISIKA MEKANIKA. maka nilai v adalah: A. 5 2 D.0 x 102 m/s B. 6 B. Sebuah benda dilempar mendatar dari pinggir sebuah jurang dengan kecepatan v. A. 40 D. 84 m C. 4 C. Maka kecepatan pada saat mencapai titik tertinggi (dalam m/s ) adalah: A. Sebuah benda dilemparkan dari suatu tempat di tanah. Tiga sekon kemudian kecepatan benda berarah 60o terhadap arah mendatar. Berapakah laju awal horizontal dari benda itu? Ambil g = 9. 10 2 B.8 m/s2. 1 D.5 x 103 m/s A. 10 3 m/s C. dan mengenai sasaran di tanah yang jarak mendatarnya sejauh 2 x 105 m. 10 D. Jika jarak terjauh peluru sama dengan tinggi maksimumnya. Peluru ditembakan dari tanah condong ke atas dengan kecepatan v dan sudut elevasi 45o. 24 m E. 21 m D. Jika g = 10 m/s2. Iin Lidya. 30 B.9 x 103 m/s 3 D. 30 2 m/s B. Sebuah benda ditembakkan miring ke atas dengan sudut elevasi 60o dan mencapai jarak terjauh 10 3 m.8 m/s2. 10 2 m/s 9. maka nilai tan α adalah : A.

0 D. 135 m/s2 18. 20 m/s C. 30o D. 6 5 m/s B. dapat dinyatakan sebagai θ = 2t2 – 9t + 4.0 E. Suatu benda berotasi mengitari sebuah poros dengan kecepatan sudutnya ω dapat dinyatakan sebagai ω = t2 – 5. 45o E. Jonifan.0 19. 10 m/s 16. 6 3 m/s 15. –4. Perceptan sudut partikel pada benda pada t = 1 sekon dalam rad/s adalah : 96 FISIKA MEKANIKA. Sebuah partikel menjalani gerak parabola dan posisi partikel itu pada saat t adalah x = 6t dan y = 12t – 5t2.GERAK DALAM BIDANG DATAR 14. Iin Lidya.5 m. Jika jarak terjauh gerak parabola sama dengan jarak tempuh sebuah partikel yang jatuh bebas agar memiliki laju v. –3. Yasman . 12 m/s C.0 sekon. Berapa laju lari pemain itu agar ia dapat menerima bola umpan sebelum bola itu menumbuk tanah? A. maka laju awal partikel itu adalah : A. –2.0 B. –6. dalam rad/s adalah : A.0 .0 C. 6 2 m/s E. 150 m/s2 C. –5. 75o B. Pada saat bersamaan seorang pemain yang segaris dengan arah tendangan dan berdiri di garis gol yang 60 m jauhnya. Sebuah bola ditendang dengan laju awal 20 m/s dan sudut elevasi 45o. θ. 125 m/s E. Tali putus dan batu terbang secara horizontal dan menumbuk tanah 9 m jauhnya. Percepatan sentripetal yang dialami batu itu selama dipercepat adalah (g = 10 m/s2). θ dalam rad dan t dalam sekon. 120 m/s2 D. 5 2 m/s E. Jika percepatan grafitasi g = 10 m/s2. 6 m/s D. Sebuah gerak parabola memiliki kelajuan awal v. Kecepatan sudut suatu partikel pada benda pada t = 1. Suatu benda berotasi mengitari sebuah poros dengan posisi sudutnya. 90o o C. Gatotkaca memutar sebuah batu dalam suatu lingkaran horizontal 2 m diatas tanah dengan menggunakan tali sepanjang 1. 145 m/s2 2 B. maka sudut elevasi gerak parabola tersebut adalah: A. mulai berlari untuk menjemput bola. 10 2 m/s B. A. ω dalam rad/s dan t dalam sekon. 60 17. 5 m/s D.

5 B. Jika posisi sudut awal θo = 1.5 D. Iin Lidya. Jonifan.0 C. 2. t dalam sekon dan ω dalam rad/s. Yasman 97 .0 . 3. 3. 2.5 radian.5 FISIKA MEKANIKA. 4.0 E.5 E. Sebuah roda berputar terhadap suatu poros tetap dan kecepatan sudut partikel pada roda dapat dinyatakan sebagai ω = 2.GERAK DALAM BIDANG DATAR A. +1.0 20. –0.0 B. –1. maka posisi sudut partikel pada t = 1. –1.0 D.5 C.0 sekon dalam rad adalah : A.0 t – 3. +0.

Kecepatan vertikalnya Sebuah bola dan selembar daun dijatuhkan dari suatu ketinggian pada saat yang bersamaan. bila dilihat oleh seorang pengamat yang berada di kereta dan pengamat yang berada di bumi. Iin Lidya. apakah gerak dari kapal tersebut relatif terhadap sungai. Sebuah kapal terbang bergerak ke utara dengan kecepatan tetap vk dengan angin pada saat tersebut berkecepatan tetap va ke arah timur. Yasman 98 . Keduanya membentuk sudut α Seseorang yang berada di dalam kereta yang sedang bergerak melemparkan vertikal ke atas sebuah bola dan jatuh kembali ketangganya. Besar-besaran di bawah ini yang konstan adalah berbentuk a. 4. Bola manakah yang akan jatuh di tanah terlebih dahulu? 3. 6. Buktikan secara matematis perpaduan dari dua gerak lurus beraturan. manakah yang akan jatuh terlebih dahulu. Dari suatu ketinggian. Keduanya saling tegak lurus d. Bila keduanya berada di dalam ruang vakum. Apakah yang dimaksud dengan kecepatan relatif dari sebuah benda yang sedang bergerak? Sebuah kapal bergerak dengan kecepatan relatif tetap sebesar 8 m/s melawan arus sungai yang mempunyai kecepatan tetap 5 m/s. Keduanya beralawanan arah c. ESSAY : 1. 8. Kecepatan horisontalnya b. Keduanya searah b. dan pada saat yang sama bola kedua dilemparkan horisontal. Tentukan harga tangen (tg) dari sudut yang dibentuk arah pesawat dengan arah timur (dinyatakan dengan vk dan va). Percepatan vertikalnya c. Peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo dengan sudut elevasi α mempunyai. jika a. Apakah gerak kapal tersebut relatif terhadap bumi merupakan gerak lurus beraturan?. 7. sebuah bola dijatuhkan bebas tanpa kecepatan awal. Apakah bentuk lintasan dari bola tersebut. merupakan gerak lurus beraturan? Jelaskan. FISIKA MEKANIKA. 5. Jonifan.GERAK DALAM BIDANG DATAR B. 2. lintasan parabola. merupakan gerak lurus beraturan juga.

Kecepatan. Seorang tentara menembakkan peluru dengan kecepatan awal 60 m/s dan sudut elevasi α = 53° (tg 53° = 4/3). Arah gerak kedua kereta membentuk sudut 60° . Kecepatan relatif perahu B terhadap perahu A 13. Bila pengamat tersebut mengendarai mobilnya dengan kecepatan tetap 60 km/jam. Tentukan: a. Iin Lidya. Jarak yang ditempuh untuk ketiga perpindahan tersebut c. melakukan perpindahan ke timur dengan kecepatan tetap 50 km/jam selama 30 menit. Tentukan kecepatan orang tersebut relatif terhadap tepi sungai. seorang pengamat melihat butiran air hujan jatuh tegak lurus muka bumi. untuk menembak sebuah truk yang sedang bergerak searah dan berada pada jarak 124 m dair pompa bensin tersebut. Tentukan: a. Bola manakah yang akan jatuh di tanah terlebih dahulu? 10. Jonifan. Dua buah kereta A dan B bergerak dengan berturut-turut 100 km/jam dan 150 km/jam. Yasman 99 . Kecepatan relatif A terhadap kereta B b. Hal yang harus diperhatikan oleh seorang atlet lompat jauh adalah kecepatan dilemparkan horisontal. Pada keadaan hujan. Pesawat menjatuhkan bom pada saat berada tepat di atas pompa bensin. Tentukan kecepatan air hujan tersebut (relatif terhadap bumi). Bapak Amir dengan menggunakan mobilnya. Carilah kecepatan truk tersebut agar bom tepat mengenai truk tersebut. kemudian ke selatan dengan kecepatan 60 km/jam selama 20 menit. Sebuah pesawat pembom bergerak dengan kecepatan 72 m/s pada ketinggian 102 meter dari muka bumi.GERAK DALAM BIDANG DATAR 9. Kecepatan peluru pada saat tiba kembali di tanah c. jejak air hujan di kaca mobil membentuk sudut 60° dengan vertikal. tinggi pada saat peluru mencapai titik tertinggi b. 12. Perpindahan yang ke tiga ke arah timur lagi dengan kecepatan tetap 30 km/jam selama 10 menit. 11. Seseorang menyebrangi sungai dan mengarahkan perahunya tegak lurus tepian dengan kecepatan 3 m/s relatif terhadap air dan air mengalir dengan kecepatan 4 m/s relatif terhadap tepi sungai. Posisi Bapak Amir pada akhir perpindahan dihitung dari titik awal berangkat b. FISIKA MEKANIKA. Tinggi peluru dan kecepatannya pada saat t = 2 sekon 15. Tentukan: a. Sudut yang dibentuk antara vektor posisi akhir dengan arah timur 14.

Percepatan sentripetal 21. Seorang anak menaiki tangga tersebut yang bergerak ke atas dengan kecepatan tetap 5 m/s terhadap bumi. Laju linear dari titik-titik ditepi kedua roda sama FISIKA MEKANIKA. Laju linear makin besar b. Kecepatan linear b. vba sebesar 8 m/s. Seekor semut berada pada suatu piringan yang berputar dengan porosnya tegak lurus piringan tersebut. Percepatan sentripetalnya makin besar 24. Buktikan bahwa α1 + α2 = 90°. yang konstan adalah a. Tentukan kecepatan relatif anak tersebut terhadap bumi. Yasman 100 . Kecepatan angular tetap c. Laju linear c. Setiap benda yang melakukan gerak dengan lintasan lengkung selalu mempunyai percepatan sentripetal. Di dalam sebuah gedung bertingkat 5 ada tangga berjalan. (Piringan terletak pada bagaian kertas ini). keduanya dihubungkan dengan tali. Dua buah roda masing-masing mempunyai jari-jari R1 dan R2. hubungan di bawah ini yang benar adalah a.GERAK DALAM BIDANG DATAR 16. 17. Jelaskan! 22. Partikel melakukan gerak melingkar beraturan. Buktikan bahwa pada gerak parabola peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo mempunyai jarak tembak terjauh pada saat sudut elevasi α = 45°. Iin Lidya. 19. Seseorang melakukan gerak dengan lintasan yang tidak lurus selalu mempunyai kecepatan yang tidak konstan. 18. yang dipergunakan untuk naik maupun turun dari satu lantai ke lantai lainnya. Kecepatan angular d. Jika jarak semut kesumbu putar makin jauh maka pernyataan di bawah ini yang benar: a. Kecepatan A terhadap bumi va sebesar 8 m/s dan kecepatan B terhadap bumi vb sebesar 8 m/s juga. Jelaskan! 23. Besar-besaran fisika dari partikel tersebut. Jonifan. Pada gerak parabola peluru yang ditembakkan dengan kecepatan awal vo dapat mempunyai sepasang sudut elevasi yaitu α1 dan α2 yang mempunyai jarak tembak yang sama. Kecepatan anak tersebut 4 m/s terhadap tangga. Ternyata besar kecepatan B relatif terhadap A. Berapakah besar sudut yang dibentuk antara va dan vb? 20.

Tentukan: a. yang dapat 30. Tentukan besar laju elektron. Sebuah mobil yang bermassa 1500 kg. Jelaskan prinsip-prinsip mesin pesawat sentrifugal digunakan untuk mengendapakan partikel-partikel.5 m. Kecepatan angular dari roda yang terkecil lebih besar dari kecepatan angular roda yang besar 25. Tentukan kecepatan maksimum di puncak bukit supaya mobil tidak lepas dari bukit. Mengapa? 28. Pada suatu saat tali putus. pada titik tertinggi pilot merasakan badannya lebih ringan.2 kg diikat pada seutas tali yang mempunyai panjang 0. 33. 31. Iin Lidya. Jelaskan! 29. Dalam akrobatik pesawat terbang yang membentuk lintasan melingkar. 26.GERAK DALAM BIDANG DATAR b. Yasman 101 . Sebuah benda bermassa 0. Sebuah piringan hitam yang berjari-jari 12 cm sedang berputar dengan frekuensi 15 putaran per menit. Dipinggir piringan hitam b. Frekuensi dari roda tersebut b. Atom Hidrogen mempunyai sebuah electron yang bermassa 9 x 10-31 kg dan bergerak mengelilingi inti dengan jari-jari 5 x 10-11. Sebuah benda yang diikat dengan tali. 5 cm dari poros putar 35. Jika gaya yang menarik elektron ke inti sebesar 10-7 newton. dan tiba pada suatu tikungan anda dianjurkan mengurangi kecepatannya. Jonifan. akan melakukan gerakan melingkar yang radiusnya sama dengan radius bumi selama FISIKA MEKANIKA. Anak yang bermassa 50 kg berdiri di khatulistiwa. Tentukan besar gaya tegang tali yang terjadi. Seorang anak mengendarai sebuah sepeda yang kedua rodanya mempunyai jari-jari 36 cm dengan kelajuan 20 km/jam. Bila anda mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Kecepatan angular dan kemana arahnya 32. Benda diputar dalam suatu lingkaran horisontal dengan frekuensi 4 Hz. Tentukan laju linear dari seekor semut yang berada a. Gaya apakah yang menyebabkan bulan dalam peredaran mengelilingi bumi tetap berada pada orbitnya? 27. Apa yang menyebabkan benda terlempar keluar. 34. bergerak menaiki suatu bukit yang mempunyai jari-jari kelengkungan 30 m. kemudian diputar pada bidang horisontal dengan kecepatan makin besar.

Tentukan: a. Seorang anak yang bermassa 20 kg duduk pada suatu ayunan dan panjang tali penggantungnya 2 m. Sebuah mobil yang mempunyai massa 2000 kg dan pengendaranya bermassa 60 kg.4 kg dan seutas tali yang ringan dan panjangnya 120 cm. Berapakah laju linearnya? 36. FISIKA MEKANIKA. Laju 37. Hitung gaya sentripetalnya jika radius bumi 6400 km. Jika ember diputar dengan laju linier 4 m/s dalam bidang vertikal. Gaya tekan pengendara terhadap kursi 38. Iin Lidya. bergerak pada melintasi jembatan lengkung yang radiusnya 15 m. Gaya tekan mobil pada jembatan b. Mobil tersebut bergerak dengan kelajuan 10 m/s dipuncak jembatan. Yasman 102 . Tentukan: a. Jonifan. Ayunan berputar pada bidang horisontal dengan jari-jari 50 cm (g = 10 m/s2). Tegangan pada tiap tali 250 newton. Sebuah ayunan konis terdiri dari sebuah bandul kecil yang massanya 0. Seorang anak membawa seember air yang digantung dengan seutas tali dan beratnya 100 newton. Frekuensi angular bandul c. Tentukan laju serta gaya tekan anak pada bangku pada saat mencapai titik terendah.GERAK DALAM BIDANG DATAR 24 jam untuk satu kali putar. Besar gaya tegang tali b. berapakah pertambahan berat ember yang berisi air pada saat berada pada titik terendah? 39.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful