"JAKA NGIYUB

"

PIMPINAN PRODUKSI Heru Subrata, Drs., M.Si. SUTRADARA Lisa Yulia Rohmah ASISTEN SUTRADARA Dewi Mayasari PENULIS SKENARIO Nurul Afifah PENATA MUSIK Liana Sari Co. PENATA MUSIK Suhartatik Nina Ariani Dewi Mayasari Nurul Afifah Ciptya Hardi M. PENATA TARI Fitri Handayani Dan para pemain PENATA PANGGUNG Ferdihans Abda R. Siswo Setiawan Nita Nurmaya Nita Numala PENATA BUSANA Indra Saputri Novi Puspita Sari MAKE UP Nazla Nur Dina Rosita Dwi Sulistyorini PENATA LAMPU Miftakhol Arifin PEMAIN Ferdihans Abda R. sebagai Jaka Ngiyub Ribka Kristianti sebagai Nawang Tahun Yustin Noviawati sebagai Nawang Wulan Fitri Handayani sebagai Nawang Minggu Putri Kurniawati U. sebagai Nawang Dina Erita Indah C. sebagai Nawang Jam Purwati sebagai Nawang Menit Siti Jamilatus Z. sebagai Nawang Detik Ary Ray Sang R. sebagai Genter Penokohan a. Tokoh Antagonis 1) Nawang Menit yang diperankan oleh Purwati Dia adalah salah satu bidadari yang tidak mempedulikan penderitaan saudaranya, karena itu dia dianggap tokoh yang jahat. Ø Ciri fisik : Nawang Menit berumur 20 tahun, kurus dan tingginya kurang lebih 155 cm, berat 42 kg, rambut hitam lurus, dan cantik. Ø Karakter : Nawang Menit bersifat judes, egois, jahat, centil, ddan cerewet. Logat bahasanya Indonesia gaul.

agresif. ikal. pendek. Ø Karakter : Nawang Wulan bidadari yang lemah lembut. diperankan oleh Erita Indah C. berat 48 kg. dan tampan. yaitu dengan mencuri selendang bidadari.2) Nawang Minggu yang diperankan oleh Fitri Handayani Dia adalah salah satu bidadari yang cuek dan tidak peduli akan masalah yang dihadapi saudaranya. rambut hitam. sabar. Ø Ciri fisik : Jaka Ngiyub berumur 30 tahun. . kulit sawo matang dan cantik. wajah penuh jerawat. rambut hitam ikal. tetapi pada akhirnya selendangnya ditemukan kembali oleh Nawang Jam. bentuk tubuh ideal. rambut hitam lurus. Ø Ciri fisik : Nawang Tahun berumur 25 tahun. serakah. bentuk tubuh ideal. b. Ø Karakter : Nawang Jam merupakan bidadari yang bersifat lemot dan gagap. Karena itu dia dianggap tokoh yang jahat. berat 46 kg. sering berkata ketus. bijaksana. rambut hitam. Ø Karakter : Jaka Ngiyub merupakan bujang lapuk di desanya. diperankan oleh Siti Jamilatus Z. c. Gaya bahasanya logat Jawa. tingginya kurang lebih 155 cm. rambut hitam lurus. Ø Ciri fisik : Nawang Minggu berumur 23 tahun. tingginya kurang lebih 155 cm. tinggi kurang lebih 160 cm. genit dan gaya bahasan logat Bahasa ya Indonesia gaul. tega. Ø Ciri fisik : Nawang Jam berumur 21 tahun. Merupakan petani yang memiliki banyak sawah 2) Nawang Tahun. Peran Pembantu 1) Nawang Wulan. Ø Karakter : Nawang Dina merupakan bidadari yang bersifat lemah lembut dan pendiam. lurus. kulit sawo matang. dan panjang. dan cantik. 3) Nawang Dina. Ø Sosial : Jaka Ngiyub memiliki status sosial tingkat menengah ke atas. bentuk tubuh kurus. tutur katanya sopan. Tokoh Protagonis 1) Jaka Ngiyub. Ø Ciri fisik : Nawang Wulan berumur 24 tahun. 4) Nawang Detik. Bahasanya logat Bahasa Indonesia. bentuk tubuh ideal. tingginya kurang lebih 155 cm. Dia adalah bidadari yang menemukan selendang Nawang Wulan. diperankan oleh Ribka Kristianti Dia adalah tokoh utama yang kehilangan selendang dan akhirnya menderita karena ditinggalkan saudarasaudaranya kembali ke khayangan. bentuk tubuh ideal. berat 46 kg. berat 63 kg. Ø Ciri fisik : Nawang Dina berumur 22 tahun. diperankan oleh Ferdihans Abda R. berat 40 kg. tingginya kurang lebih 160 cm. Cantik. Bersifat agresif. tingginya kurang lebih 168 cm. Dia adalah tokoh utama yang menyebabkan masalah. Surabaya. Berlogat Jawa. berat 48 kg. pemberani dan nekat. baik hati. Dia adalah bidadari yang bersifat baik hati dan tidak tega. bertompel dan jelek. diperankan oleh Yustin Noviawati Dia adalah bidadari yang selendangnya dicuri oleh Jaka Ngiyub. cerewet. Ø Karakter : Nawang Minggu bersifat egois. Gaya bahasanya logat Bahasa Indonesia. Cantik. 2) Nawang Jam. rambut hitam ikal. kulit sawo matang. diperankan oleh Putri Kurniawati U. Ø Karakter : Nawang Tahun merupakan bidadari yang centil.

SETTING Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ ini setting yang digunakan adalah: Setting tempat : Di sebuah hutan. tingginya kurang lebih 155 cm. Nawang Detik : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat Madura 9. Ø Ciri fisik : Genter berumur 28 tahun. 4.Dia adalah bidadari yang mencairkan suasana dengan logat Madura. berat 60 kg. TATA BUSANA 1. Nawang Tahun : logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa gaul dan centil. rambut hitam. Nawang Wulan : logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa Indonesia. Ø Karakter : Teman Jaka Ngiyub yang baik hati dan berbahasa gaul. Genter : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat bahasa Indonesia. 6. dan pepohonan Setting waktu : Pagi hari dan sore hari 6. ada air terjun. Dia bekerja sebagai petani yang mengerjakan sawah orang lain. Kulit sawo matang. diperankan oleh Ari Ray Sang Rizaldi Genter adalah teman Jaka Ngiyub yang membuang selendang jelek yang diberikan oleh Jaka Ngiyub. tingginya kurang lebih 180 cm. Disini ada beberapa logat bahasa yang digunakan antara lain: 1. Jaka Ngiyub dan Genter Busana yang digunakan adalah : Ø Celana panjang memakai jarit diluarnya Ø Rompi hitam Ø Memakai ikat kepala . 3. Cantik. Gagah. 5. 2. bahasa yang digunakan lemah lembut dan bijaksana. 4. 5) Genter. lurus. Ø Ciri fisik : Nawang Detik berumur 19 tahun. Ø Karakter : Nawang Detik merupakan bidadari yang centil dan berlogat bahasa Madura. bentuk tubuh kurus. LOGAT BAHASA Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ logat bahasa yang digunakan adalah logat bahasa sehari hari. logat orang judes. bebatuan. bahasa gaul. 7. dan pendek. Nawang Dina : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat bahasa Indonesia. Nawang Menit : logat yang yang digunakan dalam dialognya adalah logat Bahasa Indonesia. Ø Sosial : Genter memiliki status sosial tingkat menengah ke bawah. bentuk tubuh kurus. ikal dan pendek. Jaka Ngiyub : logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa Jawa. kedua orang tuanya sudah meninggal. 3. Nawang Jam : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat orang yang gagap dan lemot. SUASANA Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ suasana yang tercipta yaitu: Adegan 1 : suasana pagi hari yang tenang Adegan 2 : suasana mengejutkan dan menyenangkan Adegan 3 : suasana menyenangkan ( Tujuh BIdadari) dan menegangkan (Jaka Ngiyub) Adegan 4 : suasana menegangkan dan penuh emosi Adegan 5 : suasana menyenangkan Adegan 6 : suasana menyenangkan Adegan 7 : suasana akrab Adegan 8 : suasana menegangkan Adegan 9 : suasana gaduh dan penuh emosi Adegan 10 : suasana menegangkan Adegan 11 : suasana emosi dan sedih Adegan 12 : suasana dan terharu Adegan 13 : suasana yang mengejutkan 5. Nawang Minggu : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logaat Surabaya. berat 38 kg. rambut hitam. 8.

!!!´ 3. Nawang Tahun menangis : musik sedih. Jaka Ngiyub masuk panggung : musik masuk 8. Musik penutup : musik karawitan 17.³Wah«««. Bidadari meninggalkan Nawang Tahun sendirian : musik keluar dan suasana sedih 14. Bidadari mandi digambarkan dengan tarian : musik karawitan 5. Bidadari turun : musik karawitan 4. Genter membuang selendang : musik karawitan kaget 11. senang / gembira 9. TATA RIAS Tata rias yang digunakan sesuai dengan karakter masing-masing. Seketika itu Jaka Ngiyub bersembunyi di balik pohon) SFX : suara angin (live) dan selanjutnya musik karawitan yang mengiringi tari bidadari yang turun ke bumi 2. Bidadari kembali : musik masuk 12. 9. Tari pada saat Jaka Ngiyub senang. Musik Pembuka : musik karawitan 2. Bidadari menemukan satu selendang : musik karawitan kaget 13.³Weleh ± weleh !! Hidup di jaman sekarang kok susah banget. Musik pengenalan pemain : lagu Mulan Jameela ³Makhluk Tuhan Paling Sexy´ 10. Kemudian membasuh mukanya di bawah air terjun dan beristirahat sambil duduk-duduk). Udah semua mahal. mahkota dan hiasana bunga 7. Woalah gusti-gusti. malah sekarang disuruh cari kayu bakar. berisi tentang tujuh bidadari yang sedang mandi 3.´ ADEGAN 2 (Suara angin bergemuruh seiring turunnya ketujuh bidadari dari khayangan dan digambarkan dengan tarian.2. Jaka Ngiyub : (Jaka Ngiyub memikul kayu dan meletakkannya. Tari diawal (pada saat bidadari masuk) berisis tentang bidadari turun dari khayangan. Tari pada saat bidadari mandi. PENATA LAMPU / LIGHTING Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ kami menggunakan tata cahaya (gelap dan terang) Ø Ketika pemain meninggalkan panggung lampu dimatikan sebentar Ø Ketika narator berbicara lampu menyala SKENARIO JAKA NGIYUB ADEGAN 1 SFX : Musik masuk panggung (karawitan) 1. Jaka Ngiyub senang mendapatkan selendang : digambarkan dengan tarian musik karawitan. Tujuh bidadari Busana yang digunakan adalah : Ø Kemben Ø Dalaman memakai deker warna kulit Ø Memakai jarit Ø Memakai selendang Ø Memakai aksesoris rambut. BBM naik. Jaka Ngiyub : (Jaka Ngiyub mengintip dibalik pohon dan mengagumi kecantikan ketujuh bidadari . TATA MUSIK Musik yang digunakan dalam drama ³ Jaka Ngiyub´ yaitu musik karawitan (live) 1. Bidadari keluar panggung : musik keluar 7. Bidadari kehilangan selendang : musik karawitan kaget 6. menggunakan seruling 15. Jaka Ngiyub masuk panggung : musik masuk 3. berisi tentang kesenangan Jaka Ngiyub mendapatkan selendang. Bidadari : (Bidadari kagum akan keindahan dunia dan menikmati pemandangan yang ada di sekitar air terjun). Jaka Ngiyub pingsan : musik karawitan kaget 16. Genter datang : musik masuk 10. 2. Mana hutannya gundul lagi. menikmati keindahan bumi. Ø Make up : menggunakan make up tebal disesuaikan dengan busana Ø Tatanan rambut : diikat ke samping diberi hiasan bunga dan mahkota 8. TATA TARI 1.

tersebut). Nawang Wulan : (bingung mencari selendangnya)³Mana«««. Jaka Ngiyub : ³Habisnya aku nggak dapat pembagian konfersi gas dari pemerintah. Dimana. udah rebut aja.. Nawang Detik : (sambil menunjuk ke air terjun).³Hallo prend ««««! 22. Genter : ³Ngapain kamu disini??´ 24.a««. ( Joko Ngiyub menari karena senang mendapatkan selendang bidadari) SFX : Musik (karawitan) yang mengiringi tarian Jaka Ngiyub karena senang mendaspatkan selendang bidadari) 20. Keenam bidadari : ³Iya«ya. Nawang Tahun : (bingung mencari selendangnya yang juga hilang)³ Hah«. gak da ojek. Para Bidadari : ( sambil mencari selendangnya masing-masing) ³ Wah seger ya«. selendangku«««?????´ 14.´ 28. Nawang Dina : ³ya sudah. mau air jatuh kek mendingan kita sekarang mandi aja!´ 11. Nawang Tahun : (tidak nyaman dan risih dengan keadaan sekitar).!´ ADEGAN 3 (Ketujuh bidadari itu pun mandi yang diibaratkan dengan gerakan tari. Jaka Ngiyub : (dengan eksprei senyum-senyum)³Hallo «««ter!! 23. kita cari saja ³ (Ketujuh bidadari mencari selendang Nawang Wulan dan Nawang Tahun yang hilang) 18. SEMENTARA ITU JAKA NGIYUB KELUAR DARI PERSEMBUNYIANNYA..´ ADEGAN 6 SFX : Musik masuk panggung (karawitan) 21. Nawang Tahun : ³Tadi tak taruh disini. Genter : (Genter bertemu Jaka Ngiyub sambil membawa cangkul dan menjabat tangan Jaka Ngiyub). sementara itu Jaka Ngiyub mengintip dibalik pohon dan mencuri selendang bidadari tersebut. selendangku juga hilang.´Me« me«me«memangnya ka«ka«kamu taruh dimana?´ 16. barang kali hanyut di sungai. Dimana««. itu bukan hujan tapi air jatuh. dimana««« dimana««.. Genter : ³ Aku habis nyangkul dari sawah. 19.³Lho kok ada dua?? Perasaan tadi satu. Jaka Ngiyub : (Jaka Ngiyub senyum-senyum dan memegangi kedua selendang yang dicurinya) . Setelah selesai mandi para bidadari mengambil selendangnya masing-masing) 12.!´ 13. Nawang Jam : ³a«. Mau air terjun kek.) SFX : Musik (karawitan) yang mengiringi tarian bidadari yang menggambarkan bidadari sedang mandi. Jaka Ngiyub : ³Aku habis cari kayu bakar ini´ 25.³Wah««««!!! Ternyata bumi ini sangat indah ya!´ 5. Nawang Menit : (judes dan meremehkan).´Perasaan biasa aja deh. lha wong bukan selendang kita yang hilang .a. La kamu sendiri dari mana?´ 27.´ SFX : Musik karawitan kaget 15. Nawang Minggu : ³Piye. Joko Ngiyub : (Jaka Ngiyub memegang selendang dan heran ternyata selendang yang dicurinya ada dua)..Ayuk«.´ 6. ADEGAN 4 (Jaka Ngiyub masih berada di balik pohon sambil menyembunyikan selendang bidadari. Nawang Menit : ³Ngapin kita ikut nyari. Genter : ³Hari gini cari kayu bakar?´ 26. masak tak taruh di rumah´ 17.³Weleh-weleh««««!!! Cantik-cantik bener gadis itu!´ 4. becek. itu namanya air terjun nduk««´ 9.«««. Cape deh«!´ 7. Nawang Dina : (sambil menikmati pemandangan di sekitar air terjun). piye««. Pemerintah itu nggak adil sama aku. Nawang Jam : (sambil mendekati Nawang Tahun dan berbicara dengan logat gagap). Kita telusuri sungai aja barangkali ketemu´ 20. Nawang Menit : ³Udah. keenam bidadari : ³Iya« ya«ayuk«««.!!!´ (tujuh bidadari keluar panggung) SFX : Musik keluar panggung (karawitan) ADEGAN 5 KETUJUH BIDADARI ITUPUN TERUS MENCARI SELENDANGNYA YANG HILANG.³Dek remah««.´ 8. Nawang Minggu : ³Disini lho gak ada.³Eh«. tapi disini becek banget ! udah ujan.. a«air terjun««´ 10.

Sekarang rasain !!´(Dengan ekspresi marah.. Nawang Menit : (cuek)³ Meneketehek. Genter : ³Nggak mbujuk ta??´ 34. i ««.´ (Bidadari yang lain mencari selendang. Nawang Detik : ³ Ini kan dah sore. Nawang Dina : ³ Iya« ya.´ SFX : Musik kaget (karawitan) (Genter meninggalkan panggung. nggak usah mikir lama-lama. Nawang Menit : ³Kalian tu merugikan kita semua. i ««. Nawang Menit : ³ Ya udah sebaiknya kita pulang aja yuk !´ ( Enam bidadari terbang meninggalkan Nawang Tahun sendirian) .. Nggak penting deh. Jaka Ngiyub : ³Sudah lah. Eh. Nawang Tahun : (sambil berjalan mengambil selendang yang ditunjukkan oleh Nawang Jam)³ Ha«. ntar nabrak-nabrak lagi. Nawang Jam : (sambil menunjuk selendang yang ada di balik bebatuan dan menepuk pundak Nawang Tahun) ´ i «« i ««. Jaka Ngiyub : (sambil memegangi kedua selendangnya) ³ waktu aku istirahat tadi aku mengintip gadisgadis cantik lagi mandi. ternyata ada dua. Genter : (sambil berpikir lama). kamu mau nggak??¶ 31. Genter : (sambil menunjuk selendang yang bagus) ³ Gimana kalau yang itu ? yang itu lebih bagus deh.´ SFX : Musik kaget (karawitan) 49.!!! Akhirnya ketemu juga. ini selendangku ndek . itu urusanmu. Genter : (sambil menimbang-nimbang selendang.´ 53.´ 57. Nawang Tahun : (Nawang Tahun sambil menangis)³Trus aku gimana dong??´ 56. Nawang Wulan : (Nawang Wulan melihat dan mengamati selendasng yang diambil Nawang Tahun ) ³ ini bukan selendangmu. Nawang Minggu : ³ Lagian. se«. Jaka Ngiyub : ³ Yo wis ter.´ 37. salah sendiri naruh selendang sembarangan. enam bidadari : ³ Meneketehek. kemudian kembali lagi karena cangkulnya ketinggalan) 41. Nawang Tahun menangis dan sedih) ADEGAN 10 45.´ 54. sebentar lagi gelap. Dan akhirnya dia membuang selendang tersebut). Jaka Ngiyub : ³ Ya nggak lah. Nawang Wulan : ³Ya dah. Nawang Menit : ³Kalian itu ceroboh banget sih !!´ 43.´ 48. aku ambil aja selendangnya. kita kan gak bisa terbang kalau malam. lendangnya. Nawang Menit : ³itu urusanmu . Genter : ³ Ya dah.´O««. Nawang Jam : (tangan menunjuk ke selendang) ³i«« i «« i «« tu se«. kita cari aja dulu´ 52. Ini tak kasih satu. Jaka Ngiyub : ³ Nggak pokoknya yang ini!! (kemudian berbisik-bisik) Ini milik bidadari lho!´ 33. Genter : (Genter mengambil cangkulnya) ³Aku lupa . Genter : ³Ngapain kamu pegang-pegang selendang itu?´ 30. bau lagi. rawat baik-baik selendangnya! Aku pulang dulu ya!´ 39.´ 58. Nawang Minggu : ³ Makanya kalau naruh selendang tu yang bener dong!´ 44.. Cangkulku ketinggalan´ ADEGAN 9 KETUJUH BIDADARI PUN KEMBALI KARENA MEREKA TIDAK MENEMUKAN SELENDANG NAWANG WULAN DAN NAWANG TAHUN DI TEMPAT LAIN.. Nawang Tahun : (mencueki Nawang Jam)³ apa sih «??´ 47.. ³ ADEGAN 7 29.´ 46.tu««. ati-ati ya!´ (Jaka Ngiyub keluar panggung) SFX : Musik keluar panggung (karawitan) ADEGAN 8 40. itu selendangku. Genter : (sambil berjabat tangan)³ Ok friend. mengamati dan mencium baunya. Nawang Tahun : (sedih dan kecewa)³Trus mana punyaku««?? 51. ³Ngapain aku mau dikasih selendang kaya gini? Sudah jelek.. ³Gimana ya? ´ 36. SFX : Musik masuk panggung (karawitan) 42. aku mau´ 38.´ 50. masak ya nggak dong!´ 35. 55. mendengar hal itu Nawang Tahun menangis histeris) ADEGAN 11 59.´ 32.

Nawang Tahun : ³Berarti kamu yang mengambil selendangku?´ ADEGAN 13 70. Jaka Ngiyub : (dengan heran dan penasaran Joko Ngiyub mendekati Nawang Tahun)³ hah ini pasti wanita cantik. aku tidak bisa pulang karena selendangku hilang. Jaka Ngiyub : ³ Wahai gadis cantik jelita! Mengapa engkau menangis sendirian di hutan? Ada apa gerangan? Apakah aku bias membantumu?´ 63.. Aku tidak akan menyesal.. Aku akan menerimamu apa adanya. kalau aku dapat menemukan selendangmu«« ´ 69. Nawang Tahun : (sambil menangis dan mencari selendangnya) ³ Dimana sich selendangku?´ (Tiba-tiba ada seorang pemuda tampan yang menghampiri Nawang Tahun dari belakang) 61. ´ 62. ENTAH SEKARANG ATAU PUN NANTI. Tapi kalau aku dapat menemukan selendangmu. Nawang Tahun : (sambil menoleh kearah Jaka Ngiyub) ³ Hah !!! menikah?? Ya iyalah. Nawang Tahun : ³Rumahku jauh´ 66. Jaka Ngiyub : ³ Bukan« bukan aku yang mengambilnya. sudikah kiranya dirimu menjadi istriku?´ 71. Apakah kamu bersedia menikah denganku? ´ 73. . Nawang Tahun : ³sambil menangis´ 68.SFX : Musik keluar panggung (karawitan) ADEGAN 12 KEESOKAN HARINYA NAWANG TAHUN SAMBIL MENANGIS TERSEDU-SEDU MASIH MENCARI SELENDANGNYA YANG HILANG. Jaka Ngiyub : ³Berarti kamu bukan penduduk sini?´ 67. . Jaka Ngiyub : ³Tidak«. SFX : Musik sedih (seruling) dan suara kicauan burung (siulan) 60.´ (seketika Jaka Ngiyub pingsan karena melihat wajah Nawang Tahun yang jelek) SFX : Musik kaget (karawitan) PERBUATAN YANG TIDAK BAIK PASTI AKAN MENDAPATKAN BALASANNYA. Jaka Ngiyub : ³Memangnya rumahmu dimana?´ 65.´ 64. Nawang Tahun : ³ Apa kamu nggak bakalan menyesal?´ 72. Nawang Tahun : (sambil terisak-isak yang masih membelakangi Jaka Ngiyub) ³a«. SIAPA YANG MENANAM PASTI AKAN MENUAI. Jaka Ngiyub : (sambil menerka-nerka Joko Ngiyub menerka-nerka bahwa gadis yang ditemui merupakan pemilik selendang yang diambilnya) ³Aku tahu siapa kamu««.

ternyata telah menjadi upacara bangun pagi yang mengasyikkan. Dengan artistik ruangan 3x4 meter yang amat sederana. Johari tetap konsentrasi dengan pekerjaannya. apa kau lihat lembaran syairku yang kusimpan disini? TUMIYAH: Mana aku tahu syairmu.PARA JAHANAM! Naskah: Zulfikri Sasma Adaptasi Cerpen LAMPOR Karya Joni Ariadinata Para Pelaku: JOHARI (suami) TUMIYAH (istri) ROS (anak perempuan) UJANG (anak laki-laki) Bagi masyarakat yang bermukim di tepi kali comberan. kisah tentang orang-orang yang mengatakan bahwa hidup adalah untuk makan dan senang-senang! I Sebuah gubuk reot persis di tepi kali comberan. TUMIYAH: Betul-betul kurang ajar itu anak! Pagi-pagi sudah mencuri! Dasar anak jadah! Kau tahu Pak Tua? Uangku 3000 perak yang kusimpan di lemari sudah dicuri oleh si Ujang. Kemudian ia teringat sesuatu. padahal uang itu akan kupakai untuk membeli minyak tanah! Dasar anak sinting! Anak setan! JOHARI: Heh. Inilah kisah tentang kaum comberan. suara bantingan piring yang sering berakhir dengan saling cakar. Pak Johari terlihat sibuk dengan tumpukan-tumpukan kertas di atas mejanya. sumpah serapah keluar dari mulutnya sendiri. Ada banyak angka-angka yang tertulis di kertas itu. ia menguap lalu duduk di dipan kayu yang sama reotnya. parade hingar bingar adalah hal yang biasa terjadi. lalu mencarinya diantara tumpukan kertas tersebut. tak ada satupun yang menarik untuk didengar. Lagi pula. yang hanya terdiri dari puluhan gubuk-gubuk reot. Pak Johari namanya. Sepertinya sikap Tumiyah yang datang begitu tiba-tiba adalah hal biasa yang dinikmatinya tiap hari. Ia terlihat berpikir keras. pagi ini aku sedang kesal. Johari lalu mengambil sisa tembakau tadi malam dan melinting. JOHARI: Merah delima? (Johari kembali berpikir keras. tampak seorang bapak paroh baya keluar dari kamar yang hanya dibatasi oleh triplek dan kain kumal. caci maki. apalagi ditonton. tak ubahnya seperti seorang professor yang akan menyelesaikan penelitiannya. alu menghirupnya dalam-dalam) Tumiyah! Tum! Hei! Apa kau lihat lembaran syair yang tadi malam kutarok di meja? Tum! Kau dengar aku Tum? (Tetap tak ada sahutan. Sumpah serapah. Hingga. Terasa sekali bahwa denyut kehidupan di rumah ini baru dimulai pada pukul 7 pagi. Terlebih pada saat matahari mulai menciumi bau busuk pada tepian kali comber yang dipenuhi bermacam-macam sampah. membakar. tapi tidak ketemu) Tum! Tumiyah! Tumiyah«! (Tak ada sahutan. lalu meludahkan dahak kental ke lantai dengan santai. apa tidak ada pekerjaan lain selain meramal . Johari kemudian melanjutkan pekerjaannya) II Tiba-tiba Tumiyah datang membawa ember plastik sambil membanting daun pintu. Kemudia ia batuk-batuk. Tak ayal lagi.

Tengah asyik menyapu. kau tahu apa tentang merah delima? Heh. begitu keluar dari dapur. ujang mendekati bapaknya dan duduk di dipan.syair-syair sialanmu itu? JOHARI: Dari pada kau mencaci maki terus-terusan. karena tak lama setelah itu. suaminya pun jadi sasaran kemarahannya) TUMIYAH: Pak tua. untuk beli minyak tanah ngutang dulu di warung si Leman. itupun hanya sebentar. Kita akan lekas kaya! Aku akan bangun rumah dengan lampu yang lebih besar dari yang ada di Griya Arta sana. apa kau pikir akan makan dengan berada di rumah terus.) TUMIYAH: Anak sialan! Hei. lari Ujang begitu cepat. jangan lari! Keparat. emosinya sedikit reda. Biar mereka nyahok! Kemudian. JOHARI: He. kemana saja. Otaknya sudah budek. aku sedang nunggu si Kontan untuk urusan penting. Johari kembali dengan pekerjaannya. Dengan melenggang kangkung. kontan saja. ia teringat bahwa hari ini adalah hari rabu. bukan Kontan JOHARI: Perempuan goblok. tak akan menghasilkan apa-apa. heh? Ke pasar kek. aku akan« TUMIYAH: Alah sudah! Dasar pembual! (Tumiyah memotong ucapan suaminya. Ia berhenti menyapu dan . pakaiannya basah kuyup. Matanya sibuk memperhatikan bapaknya yang sibuk menghitung angka-angka. Lalu menyapu gubuknya yang seperti kapal pecah. anak jadah! Kenapa bajumu basah? Heh. heh? Awas kau! Awas! (Tumiyah terlambat. kalau jadi«hem. ia hanya mendapati suaminya yang tengah asyik dengan angka-angkanya. aaa. Tumiyah tersenyum. jangan lari! Kembalikan dulu uangku yang 3000 perak! Pasti kau yang mencurinya! Hei. Setelah Ujang menghilang. Ujang berlari keluar dari dapur diiringi terikan istrinya yang memekakkan telinga. TUMIYAH: Kontan gundul bonyok! Apa sepenting itu Kontan hingga kau harus menunggu? Dengar pak tua. Tapi. Ujang anaknya²yang masih berusia 10 tahun²datang. bertengkar dengan lelaki ini. yang penting sekarang minyak tanah. biar otakku sedikit encer menghitung angka-angka ini TUMIYAH: Hari ini tak ada kopi Pak Tua! Sebaiknya kau simpan saja impianmu itu! JOHARI: Alah! Kau tahu apa tentang merah delima? (Johari melanjutkan pekerjaannya dan Tumiyah menghilang menuju dapur) III Ketika Johari asyik dengan pekerjaannya. sampai kapan kau mempermainakan orang tua. Johari masih melototkan matanya pada Ujang. Aku sudah tidak punya minyak tanah pak tua! JOHARI: Kau ikhlaskan saja 3000 perak itu. mau kemana kau? Heh. kau pasti ngintip janda kembang itu mandi ya? Kecil-kecil sudah kurang ajar! Ayo pergi sana! Ganti bajumu! Mengganggu konsentrasiku saja! (Dengan cuek Ujang beranjak menuju dapur. utang sama si Leman sudah tiga puluh ribu perak. aku tahu. lebih baik kau bikinkan aku segelas kopi.

00 siang. hati-hati. Pokoknya untuk yang satu ini aku harus bisa. dalam mimpi itu aku dikelilingi tiga ekor kalkun. Tidak apa-apa ROS: Nggak! Pergi saja sendiri (Ros kemudian lari ke belakang. Nasrul senang kamu? Bagus. pake tahu ROS: Nggak! Nggak mau. aku cuman mancing-mancing kalau kamu diam-diam masih menyembunyikan uang. Hem. Setelah dikutak-kutik. mau Kontan mau setan. kalau begitu tolong kamu pinjamkan sama Nasrul. bang Nasrul yang kasih aku lima ribu JOHARI: Nasrul? Laki-laki brengsek itu? O ya. ternyata kena pada tujuh delapan dengan ekor dua tujuh. ia kemudian menyelinap keluar. Kalkun Arab. yang penting sekarang minyak! Aku tak mau kelaparan karena Kontan. kamu bilang enggak punya duit! TUMIYAH: Weeaalahh.mendekati suaminya yang sedang mabuk membayangkan rumah sehebat Griya Arta) TUMIYAH: Apa kau sudah mendapatkan inpo alam pak tua? JOHARI: Heeeeh perempuan. agak lama. Uangku hanya tingga 2000 perak buat beli viva. ke arah suaminya yang masih bermimpi dengan rumah seindah Griya Arta. bukankah itu uangku? Uang dari si Ujang kan? ROS: Enak saja. belikan ayah sebungkus lagi. sedang Tumiyah istrinya ngelayap entah kemana. aku doakan kau nyahok dengan Nasrul! . tetapi ke Pasar untuk membeli dua lembar kupon) IV Hingga pukul 12. Aku akan mengandalkan si Kontan. bedakku habis (Ros tiba-tiba menjauh. (Tumiyah buru-buru bangkit. tentu saja Johari marah sambil berteriak) JOHARI: Keparat! Awas kamu Ros. setidaknya untuk dua kupon TUMIYAH: Terserah. Coba kau bayangkan. tololnya. menyelesaikan pekerjaanya menyapu rumah. Kontan belum jua muncul. Pak Johari jadi iri dan lapar. kelihatannya wangsit kali ini memang benar. apa kau punya duit? Beli minyak tanah saja tidak becus! JOHARI: Ya sudah. menjaga nasinya agar tidak terjangkau oleh ayahnya) JOHARI: Heh. Ia menoleh ke belakang. Ros datang dengan membawa nasi bungkus dan memakannya sendiri dengan enak. bukan ke warung Leman. lagian. kalau kau menang kan aku juga yang senang. Tiba -tiba Ros²anak gadisnya²muncul. JOHARI: Tentu kau masih menyimpan uang. Pak Johari jadi ingat bahwa perutnya belum di isi sejak pagi tadi. aku sudah tak mau tahu.

Mulutnya menceracau-ceracau tak karuan. hik. mungkin malam ini kita sudah bercinta di Griya Arta. Jika saja tidak. lampu minyak telah lama dinyalakan. hik. semua penghuni di rumah itu telah lama lelap bersama mimpi-mimpi indahnya. malam ini kita bercinta lagi ya Tum.(Pak Johari pun pergi keluar rumah) V Malam telah larut. pak Johari baru pulang.. aku gagal Tum. besok akan kupikirkan lagi kabar tentang merah delima. Johari kemudian bergerak menuju salah satu kamar dalam gubuknya. (Mulut Johari terus menceracau. Tenanglah Tum. Ya. tak ada yang perlu dikerjakan selain tidur. Tubuhnya sedikit oleng pertanda sedang mabuk berat. Dan«) SELESAI . Pukul sebelas malam. Memanggil-manggil Tumiyah Istrinya. Hanya dengan tidurlah keluarga semacam itu bisa tentram dan sunyi. hik. Tum. aku gagal mendapatkan kupon itu. hik. padahal nomornya jitu. bercinta? O ya. itulah obat bagi segalanya. Barangkali gara-gara terlalu mabuk sehingga Johari lupa bahwa ia telah masuk ke kamar Ros anak gadisnya. dalam benaknya sudah terbayang nikmatnya bercinta dengan Istrinya. tapi bukan ke kamar dimana Tumiyah Istrinya telah lama terlelap. JOHARI: Tum. Tumiyah. Kecuali Pak Johari yang memang belum pulang. hik. hik. hik. eh. Tum.

Raja Bawela : Nanang Hermawanto 2). PELAKU / PEMAIN 1). Dengan dukungan ke 3 temannya ia semakin optimis. Teman Sophia Lu Jubek Sarina : Cicik Fitriyaningsih Tigem : Nurul Afifa Cornel : Koidah Fitriyah 11). Panitia Pendaftaran Maria Mbelgedes : Dewi Kartika Sari Prajurit Jono : Safiatul Firda B. Ibu Suri : Hurriyatur Rosyidah 4). Calon yang pertama bernama Carollin Springbed yang memiliki ambisi yang besar untuk menjadi permaisuri. Maharaja : Sri Setyo Utami 3). Setelah patih menyebarkan berita sayembara kepada para penduduk.Naskah Drama: ³Hikayat Raja Lapuk´ 3. Saudagar Kaya : Jum¶ati Ningsih 9). belum memiliki seorang permaisuri. SINOPSIS Disebuah kerajaan yang bernama ³Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo Tut Wuri Handayani Jer Basuki Mawa Bea´. Sophia Lu Jubek : Lina Agustin H 7). Teman Caroline Springbed Mila : Tiyas Puji Rahayu Della : Yuita Tri Noviana Resa : Nur Qomariyati 10). Caroline Springbed : Ayu Sholihah 6). Namun sayang seribu sayang sang raja yang sudah berumur ini. akhirnya terdapat tiga orang calon pendaftar. Apalagi dia memiliki ibu seorang . hiduplah seorang raja yang arif dan bijaksana bernama ³Raja Bawela´. Sehingga membuat maharaja dan ibu suri cemas yang akhirnya berinisiatif untuk mencarikan permaisuri untuk Bawela melalui sayembara yang disebarkan oleh sang patih. Patih : Hendrik Iswahyudin 5). Doroti Hula-Hula : Yenny Nur Aini 8).

KONSEP PANGGUNG ATAU LATAR yDalam konsep panggung kita menggunakan latar di lingkungan kerajaan karena cerita ini berkisar tentang kehidupan raja dan permasalahan yang sedang dihadapinya. Konsep musik yang digunakan ialah: Kebo gero : Sebagai musik pengiring raja Putri panggung : Sebagai musik pengiring tarian Carolin Musik Instrumen : Sebagai musik tarian Sophia dan Godoh Roti 4). KONSEP MUSIK yDalam konsep musik kita menggunakan berbagai musik yang disesuaikan dengan keadaan dan situasi. Sang raja memilih untuk berkelana mencari calon permaisuri yang bisa memikat hatinya. Adapun pesan yang ingin kami sampaikan lewat cerita ³Hikayat Raja Lapuk´ ini adalah kita hendaknya selalu berhati-hati dalam memilih pasangan hidup serta jangan mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan suatu masalah.saudagar kaya. Akhirnya Raja. melalui calo akhirnya si Caroline bertemu dengan Sophia Lu Jubek. Pendaftar ke 2 dan ke 3 adalah Sophia Lu Jubek dan Godoh Roti Hula-Hula yang saling bersahabat. KONSEP PENYUTRADARAAN 1). Properti yang digunakan ialah: Gapura Kerajaan Kursi Raja 3). Akhirnya ketiga pendaftar menunjukkan semua kelebihannya dalam hal menari. Si Godoh Roti Hula-Hula. sebenarnya kurang berminat namun dengan dukungan Sophia Lu Jubek dan ke 3 temannya akhirnya ia pun ikut dalam sayembara. Cerita ini mengisahkan mengenai Raja Bawela dari kerajaan Gemah Ripah Loh Jinawi Tata Tentrem Kertaraharja Tut Wuri Handayani yang mencari seorang permaisuri dengan jalan mengadakan sayembara. 2). KONSEP CERITA Cerita ³Hikayat Raja Lapuk´ merupakan suatu cerita yang menggunakan konsep drama komedi dengan lebih menonjolkan sisi komoditinya. Akhirnya terjadi perseteruan dan pertengkaran karena si Caroline tidak ingin Sophia dan Godoh Roti mengikuti Sayembara karena mereka anak orang-orang miskin. Namun Carollin kurang yakin bahwa ia dapat memenangkan sayembara. Maha Raja. Akan tetapi. KONSEP BUSANA DAN TATA RIAS . Akhirnya sang saudagar mendapatkan solusi yaitu melalui calo kerajaan yang sudah lama dikenalnya. Setelah semua peserta selesai menunjukkan semua kebolehannya akhirnya Raja Bawela menentukan keputusan meskipun pada awalnya merasa bingung. C. Dari sayembara yang diadakan raja tersebut diikuti oleh 3 pendaftar. Godoh Roti dan ketiga temannya. Kemudia si patih datang dan melerai pertengkaran dan mempersiapkan penyelenggaraan sayembar. Setelah si Caroline mendaftar. dari ketiganya tidak ada yang dipilih Raja Bawela karena tidak ada yang cocok dan beliau memilih untuk berkelana. dan Ibu Suri tiba dan meminta sayembara segera dimulai. Kami mengambil konsep drama komedi dengan lebih menonjolkan sisi komedinya dengan tujuan untuk menyuguhkan tontonan yang menyegarkan agar dapat menghibur para pemirsa.

dan seluruh perawan tir-tir di wilayah kerajaan Gemah Ripah Loh Jinawi Tentrem Kertoraharjo Tut Wuri Handayani. D. Pakaian China Digunakan oleh Maria Mblegedes yang menunjukkan adanya pengaruh budaya asing yang sudah masuk. Jer Basuki mawa Bea.! Maha Raja : Patih atur semuanya««««. Raja dan Patih Hal ini menunjukkan bahwa adat dan kebiasaan patut dilestarikan selain itu hal ini menunjukkan wibawa dan kebijaksanaan.. Pakaian Eropa Digunakan oleh para rakyat kerajaan yang menunjukkan adanya pengaruh budaya asing yang sudah masuk. tidakkah engakau ingin memiliki seorang istri dan apa kamu tidak takut kerismu tumpul ? Betulkan Patih ? Patih : Betul ! Bawela : Tumpul ? Gak mungkin bunda kan tiap hari diasah kalo ini memang keinginan bunda dan yanda. Bawela dan patih keluar). kalo Bawela itu sudah 40 tahun naik tahta tapi kok belum ada pendampingnya´.. pkne. Ibu Suri. Bawela : ³Ada apa Bunda ?´. NASKAH DRAMA HIKAYAT RAJA LAPUK Permaisuri : Suamiku. panggilkan Bawela kesini ! Patih : ³Daulat Ibu Suri´. bune. aku menurut saja.yDalam konsep busana dan tata rias drama ini menggunakan berbagai busana dan tata riasa diantaranya: Pakaian Kerajaan Digunakan oleh: Maha Raja. Rasanya kok ada sesuatu yang kurang ya !!! Maha Raja : Apa yang kurang istriku ? Permaisuri : Apa kanda tidak merasa. Tapi harus sesuai dengan syarat-syarat yang sudah saya program 5 tahun yang lalu. II. Maha Raja : ³Betul juga istriku. sebagai orang tua kita harus segera mencarikan seorang permaisuri untuknya. Coba ku panggil si Bawela ke sini ! Permaisuri : ³Patih. Bagi paklek-paklek. Ada pengumuman puenting«««banget ! . Permaisuri : Begini anakku«««mengingat usia Ibu sudah satu abad kurang 10 tahun Ibu ingin menimang cucu. (Kemudian ke dalam memanggil Bawela. anak kita si Bawela kan sudah lama menjadi raja. Patih : Sambil berjalan membawa surat pengumuman. Patih : Siap. Woro-woro««. Patih cari arsipnya! Patih : Siap ! Maha Raja : Bagaimana solusinya untuk mencari istri untuk Bawela ? Patih : Aha«««kita adakan saja sayembara ! Betul ?!! Pemaisuri + Bawela : Yuuuk««««.

Caroline Springbed : E ««. Waspada««terhadap calo-calo yang berkeliaran. kamukan masih perawan thir Sophia La Jubek : ³Tapi««. Teman Pelamar ± B dan C (2) : Kamu juga harus ikut. 3) : ³Nyanyi Roker juga manusia´ Teman pelamar B dan C (3) : Kamu juga ikutan dong. Teman pelamar B dan C (2): Meskipun kita miskin Teman pelamar B dan C (1. nona-nona kan cantik A2 : Pinter A3 : Seksi A1 : Pokoknya nona pasti akan terpilih Caroline Springbed : ³Tapi mami. kayaknya kamu harus ikut dech. Panitia II : Sebentar saya bacakan rinciannya: 1. ini kesempatan yang baik buat kita untuk lebih menjunjung harkat dan martabat kita sebagai keturunan darah biru.´ Saudagar Kaya : Tenang. Pendaftaran : 500 juta 2. Caroline Springbed : Ya udah terserah mami. Saudagar Kaya : Selamat siang Panitia II : Siang. . Semua : Yuuuk. Sisanya buat sogok sana sogok sini buat uang pelicin. Panitia I : Iya. diutamakan perguruan tinggi Negeri yIPK minimal 2. Pasti saingannya berat. Saudagar Kaya : Baiklah untuk pembayaran anda ikut saya ke Bank. gimana toh patih ? Semua Warga : Iya gimana yang bener Patih : Oh iya«. lagian aku juga cuma anak seorang pembantu. saingannya kan banyak. Teman pelamar B dan C (3) : Pokoknya kita harus semangat. Biaya riwa-riwi : 500 juta 4. eh godoh roti hula-hula. Warga : Lho kok pendaftaran CPNS. mamikan punya relasi dikerajaan pasti dia bisa bantu kamu untuk jadi permaisuri. Saudagar Kaya : Ya.ternyata kalian-kalian juga mau ikut sayembara ini. ada apa Patih : Raja Bawela mengadakan sayembara untuk menjaring perawan -perawan thir-thir untuk dijadikan permaisuri.Warga : Ada apa. mamikan punya relasi dikerajaan pasti dia bantu kamu untuk jadi permaisuri. Saudagar Kaya : Tenang. untuk jalan pintas harganya 3 milyard Saudagar Kaya : Ko¶ mahal sekali.75 yMelampirkan surat pencari kerja dari depnaker terdekat yang sudah dilegalisir yMelampirkan surat catatan kepolisian dari polres terdekat yMelampirkan surat lamaran ditulis tangan dengan materai Rp 6000. Teman A1 : Ya. III. 2. telp ganol ganol gampat atau akses internet media website www dot gemah repah loh jinawi tata tentrem kertoraharjo tut wuri handayani jerbasuki mawa bea.yPas photo 4 x 6 hitam putih dua lembar Lamaran dialamatkan kepada Bupati setempat sampai 2 hari kedepan. Tertanda Lidah Wetan 17 Agustus 2006. yang penting aku harus jadi permaisuri.Aku gak yakin kalo aku bisa berhasil´. Ini merupakan syarat-syarat pendaftaran CPNS tahun 2006. Biaya Konsumsi : 300 juta 3. Godoh Roti Hula-Hula : Enggak ah..ya ?? yaa maap !!! Nah ini baru betul ! kalian semua dengarkan lagi ! Persyaratannya ³Harus perawan thir-thir dan bersedia menunjukkan keahliannya. Informasi lebih lanjut hubungi no.. yang daftar nomer Satu Saudagar Kaya : Saya saudagar kaya dari negeri seberang datang mau daftar ! Panitia II : Anda yang kemarin telp minta lewat jalan pintas itu kan ? Saudagar Kaya : Iya betul Panitia I : Kalau begitu langsung menemui Maria Mblegedes. Adapun syarat-syaratnya sebagai berikut: yLulusan D2 PGSD.

betul patih Patih : Betul Raja : Yang mana ya«««. Pernah mengikuti lomba ngedanca tingkat RT 2. nasib kita ? Raja : Patih. miskin dan tidak berpendidikan. karena ««dari semua pelamar membuat jantung saya bertambah pecah. apa hakmu menghina kami seperti itu meskipun kami miskin. Patih : Betul.kamu nglawan ya. tangan dilipat duduk yang manis.. Raja : Lo. Teman B + C (1) : Hei congkak. najis tau dan sudah pasti saja aku yang akan terpilih. katakan cuma acting iya kan. Godoh Roti Hula-Hula : Maaf (nari). Jadi saya kan enggak mau ditangkap sebelum jadi permaisuri lagian tetangga saya kan Roma Irama jadi saya takut dituntut. mau diresmikan. bisa-bisa. buaya. kamu urus semuanya. sekarang kan ada RUU APP. betul. Patih : Siap raja. A (2) : Udah tidak usah bacol. . Sophia : Terus. tangan ke atas. lidah buaya. Sophia La Jubek : (Tari) Maha Raja : Peserta sudah habis anakanda. Semua : Iya (bernyanyi) Patih : Kalau begitu sekarang semua duduk yang manis. Inilah dia peserta pertama: Caroline Springbed Prestasi 1. untuk sayembara ini peserta 1 akan menampilkan tari patah-patah terima kasih. beri hormat. bungan bangkai. sekarang dari semua peserta ini siapa yang kamu pilih sebagai calon istrimu ? Permaisuri : Iya anakanda kamu harus menentukan pilihan yang sesuai dengan hatimu. kumis kucing. hajar aja (bertengkar) Patih : Apa-apa ini kalian tidak tau ya kalo ini Istana. Teman B + C (3) : Hei«««. semua hebat dan saya putuskan untuk memilih berkelana saja. Sophia La Jubek : Enggak kok. Teman B + C (2) : Betul apa yang kamu katakan. dasar orang sombong tidak tau malu. Patih : Inilah dia peserta kita yang ke III Juara masak kikil kuda nil semadunten. Teman B + C (2) : Oh ya. kok begitu Peserta 1 (Caroline) : Iya raja. kalian itu kan hanya anak seorang pembantu. Raja : Oh begitu. Dari hasil pengamatan saya. mari kita sambut Sophia La Jubek. dan hampir membuat jantungku copot. Pernah mengikuti 20 kali lomba tari hula-hula tapi tidak pernah menang.he«««he itu kan nama-nama bunga. ini yang bikin kerisku naik turun. Dasar orang miskin. Caroline Springbed : Piihlah aku (nyanyi) Raja : Tenang-tenang. tangan kesamping. bukan berarti kamu lebih baik dari kami. Raja : Patih sayembara bisa dimulai sekarang. Raja : Wah bikin dadaq rotok. Teman A (1) : E««. kamu itu ««««kucing. Sekarang panggilkan peserta berikutnya. Lomba tari tradisonal tingkat kelurahan sebagai juara berharap. Patih : (raja. Patih : Sekarang peserta selanjutnya Godoh Roti Hula-Hula. Maha Raja dan Ibu Suri memasuki arena sayembara (musik)). Raja : Semuanya bagus.Godoh Roti Hula-Hula : Kalo iya kenapa ? Caroline Springbed : Ternyata kalian belum sadar juga.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful