P. 1
Naskah Drama

Naskah Drama

|Views: 812|Likes:
Published by agus5s

More info:

Published by: agus5s on Sep 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/22/2012

pdf

text

original

"JAKA NGIYUB

"

PIMPINAN PRODUKSI Heru Subrata, Drs., M.Si. SUTRADARA Lisa Yulia Rohmah ASISTEN SUTRADARA Dewi Mayasari PENULIS SKENARIO Nurul Afifah PENATA MUSIK Liana Sari Co. PENATA MUSIK Suhartatik Nina Ariani Dewi Mayasari Nurul Afifah Ciptya Hardi M. PENATA TARI Fitri Handayani Dan para pemain PENATA PANGGUNG Ferdihans Abda R. Siswo Setiawan Nita Nurmaya Nita Numala PENATA BUSANA Indra Saputri Novi Puspita Sari MAKE UP Nazla Nur Dina Rosita Dwi Sulistyorini PENATA LAMPU Miftakhol Arifin PEMAIN Ferdihans Abda R. sebagai Jaka Ngiyub Ribka Kristianti sebagai Nawang Tahun Yustin Noviawati sebagai Nawang Wulan Fitri Handayani sebagai Nawang Minggu Putri Kurniawati U. sebagai Nawang Dina Erita Indah C. sebagai Nawang Jam Purwati sebagai Nawang Menit Siti Jamilatus Z. sebagai Nawang Detik Ary Ray Sang R. sebagai Genter Penokohan a. Tokoh Antagonis 1) Nawang Menit yang diperankan oleh Purwati Dia adalah salah satu bidadari yang tidak mempedulikan penderitaan saudaranya, karena itu dia dianggap tokoh yang jahat. Ø Ciri fisik : Nawang Menit berumur 20 tahun, kurus dan tingginya kurang lebih 155 cm, berat 42 kg, rambut hitam lurus, dan cantik. Ø Karakter : Nawang Menit bersifat judes, egois, jahat, centil, ddan cerewet. Logat bahasanya Indonesia gaul.

kulit sawo matang. bertompel dan jelek. tega. genit dan gaya bahasan logat Bahasa ya Indonesia gaul. Ø Karakter : Jaka Ngiyub merupakan bujang lapuk di desanya. Ø Ciri fisik : Nawang Tahun berumur 25 tahun. berat 46 kg. tingginya kurang lebih 168 cm. rambut hitam lurus. sering berkata ketus. Berlogat Jawa. berat 46 kg. kulit sawo matang. bentuk tubuh kurus. rambut hitam. agresif. tingginya kurang lebih 155 cm. baik hati. Ø Karakter : Nawang Dina merupakan bidadari yang bersifat lemah lembut dan pendiam. diperankan oleh Ribka Kristianti Dia adalah tokoh utama yang kehilangan selendang dan akhirnya menderita karena ditinggalkan saudarasaudaranya kembali ke khayangan. Cantik. sabar. Bahasanya logat Bahasa Indonesia. b. tingginya kurang lebih 155 cm. 2) Nawang Jam. rambut hitam. berat 40 kg. rambut hitam ikal. Bersifat agresif. dan cantik. Ø Karakter : Nawang Minggu bersifat egois. diperankan oleh Putri Kurniawati U. c.2) Nawang Minggu yang diperankan oleh Fitri Handayani Dia adalah salah satu bidadari yang cuek dan tidak peduli akan masalah yang dihadapi saudaranya. diperankan oleh Yustin Noviawati Dia adalah bidadari yang selendangnya dicuri oleh Jaka Ngiyub. berat 63 kg. Tokoh Protagonis 1) Jaka Ngiyub. Surabaya. berat 48 kg. Karena itu dia dianggap tokoh yang jahat. berat 48 kg. pemberani dan nekat. Ø Sosial : Jaka Ngiyub memiliki status sosial tingkat menengah ke atas. bentuk tubuh ideal. Dia adalah bidadari yang menemukan selendang Nawang Wulan. tetapi pada akhirnya selendangnya ditemukan kembali oleh Nawang Jam. Dia adalah tokoh utama yang menyebabkan masalah. diperankan oleh Siti Jamilatus Z. bentuk tubuh ideal. 4) Nawang Detik. Gaya bahasanya logat Bahasa Indonesia. Ø Ciri fisik : Jaka Ngiyub berumur 30 tahun. tingginya kurang lebih 160 cm. Gaya bahasanya logat Jawa. Cantik. Dia adalah bidadari yang bersifat baik hati dan tidak tega. Ø Ciri fisik : Nawang Minggu berumur 23 tahun. Ø Karakter : Nawang Tahun merupakan bidadari yang centil. tinggi kurang lebih 160 cm. Ø Karakter : Nawang Jam merupakan bidadari yang bersifat lemot dan gagap. kulit sawo matang dan cantik. diperankan oleh Erita Indah C. diperankan oleh Ferdihans Abda R. lurus. . yaitu dengan mencuri selendang bidadari. Merupakan petani yang memiliki banyak sawah 2) Nawang Tahun. Ø Karakter : Nawang Wulan bidadari yang lemah lembut. dan panjang. 3) Nawang Dina. bentuk tubuh ideal. Ø Ciri fisik : Nawang Dina berumur 22 tahun. rambut hitam ikal. wajah penuh jerawat. cerewet. serakah. bijaksana. Ø Ciri fisik : Nawang Jam berumur 21 tahun. pendek. tingginya kurang lebih 155 cm. tutur katanya sopan. bentuk tubuh ideal. Ø Ciri fisik : Nawang Wulan berumur 24 tahun. rambut hitam lurus. Peran Pembantu 1) Nawang Wulan. dan tampan. ikal.

bahasa gaul. 7. Ø Ciri fisik : Nawang Detik berumur 19 tahun. 6. Kulit sawo matang. tingginya kurang lebih 180 cm. 3. tingginya kurang lebih 155 cm. Nawang Detik : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat Madura 9.Dia adalah bidadari yang mencairkan suasana dengan logat Madura. Nawang Tahun : logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa gaul dan centil. Jaka Ngiyub : logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa Jawa. Nawang Menit : logat yang yang digunakan dalam dialognya adalah logat Bahasa Indonesia. Ø Ciri fisik : Genter berumur 28 tahun. SETTING Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ ini setting yang digunakan adalah: Setting tempat : Di sebuah hutan. bahasa yang digunakan lemah lembut dan bijaksana. 5. bentuk tubuh kurus. Cantik. 4. 5) Genter. 3. Genter : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat bahasa Indonesia. Ø Sosial : Genter memiliki status sosial tingkat menengah ke bawah. dan pepohonan Setting waktu : Pagi hari dan sore hari 6. Nawang Dina : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat bahasa Indonesia. logat orang judes. Nawang Wulan : logat yang digunakan dalam dialognya adalah bahasa Indonesia. Gagah. Nawang Jam : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logat orang yang gagap dan lemot. bentuk tubuh kurus. 8. diperankan oleh Ari Ray Sang Rizaldi Genter adalah teman Jaka Ngiyub yang membuang selendang jelek yang diberikan oleh Jaka Ngiyub. 2. Ø Karakter : Nawang Detik merupakan bidadari yang centil dan berlogat bahasa Madura. Ø Karakter : Teman Jaka Ngiyub yang baik hati dan berbahasa gaul. Dia bekerja sebagai petani yang mengerjakan sawah orang lain. TATA BUSANA 1. bebatuan. berat 60 kg. dan pendek. LOGAT BAHASA Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ logat bahasa yang digunakan adalah logat bahasa sehari hari. ada air terjun. Disini ada beberapa logat bahasa yang digunakan antara lain: 1. SUASANA Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ suasana yang tercipta yaitu: Adegan 1 : suasana pagi hari yang tenang Adegan 2 : suasana mengejutkan dan menyenangkan Adegan 3 : suasana menyenangkan ( Tujuh BIdadari) dan menegangkan (Jaka Ngiyub) Adegan 4 : suasana menegangkan dan penuh emosi Adegan 5 : suasana menyenangkan Adegan 6 : suasana menyenangkan Adegan 7 : suasana akrab Adegan 8 : suasana menegangkan Adegan 9 : suasana gaduh dan penuh emosi Adegan 10 : suasana menegangkan Adegan 11 : suasana emosi dan sedih Adegan 12 : suasana dan terharu Adegan 13 : suasana yang mengejutkan 5. 4. Jaka Ngiyub dan Genter Busana yang digunakan adalah : Ø Celana panjang memakai jarit diluarnya Ø Rompi hitam Ø Memakai ikat kepala . rambut hitam. rambut hitam. berat 38 kg. kedua orang tuanya sudah meninggal. ikal dan pendek. lurus. Nawang Minggu : logat yang digunakan dalam dialognya adalah logaat Surabaya.

Jaka Ngiyub pingsan : musik karawitan kaget 16. Woalah gusti-gusti. Genter membuang selendang : musik karawitan kaget 11. berisi tentang kesenangan Jaka Ngiyub mendapatkan selendang.´ ADEGAN 2 (Suara angin bergemuruh seiring turunnya ketujuh bidadari dari khayangan dan digambarkan dengan tarian. Tari pada saat bidadari mandi. berisi tentang tujuh bidadari yang sedang mandi 3. 2. Genter datang : musik masuk 10. Musik Pembuka : musik karawitan 2. Bidadari : (Bidadari kagum akan keindahan dunia dan menikmati pemandangan yang ada di sekitar air terjun).³Weleh ± weleh !! Hidup di jaman sekarang kok susah banget. 9. Mana hutannya gundul lagi. TATA RIAS Tata rias yang digunakan sesuai dengan karakter masing-masing.2. Jaka Ngiyub masuk panggung : musik masuk 3. Bidadari kehilangan selendang : musik karawitan kaget 6.³Wah«««. mahkota dan hiasana bunga 7. Bidadari kembali : musik masuk 12. Udah semua mahal. senang / gembira 9. Seketika itu Jaka Ngiyub bersembunyi di balik pohon) SFX : suara angin (live) dan selanjutnya musik karawitan yang mengiringi tari bidadari yang turun ke bumi 2. BBM naik. Jaka Ngiyub senang mendapatkan selendang : digambarkan dengan tarian musik karawitan. malah sekarang disuruh cari kayu bakar. Nawang Tahun menangis : musik sedih. Tari diawal (pada saat bidadari masuk) berisis tentang bidadari turun dari khayangan. Bidadari menemukan satu selendang : musik karawitan kaget 13. Bidadari meninggalkan Nawang Tahun sendirian : musik keluar dan suasana sedih 14. Jaka Ngiyub : (Jaka Ngiyub mengintip dibalik pohon dan mengagumi kecantikan ketujuh bidadari . Kemudian membasuh mukanya di bawah air terjun dan beristirahat sambil duduk-duduk). Musik penutup : musik karawitan 17. Bidadari turun : musik karawitan 4. Ø Make up : menggunakan make up tebal disesuaikan dengan busana Ø Tatanan rambut : diikat ke samping diberi hiasan bunga dan mahkota 8. PENATA LAMPU / LIGHTING Dalam drama ³Jaka Ngiyub´ kami menggunakan tata cahaya (gelap dan terang) Ø Ketika pemain meninggalkan panggung lampu dimatikan sebentar Ø Ketika narator berbicara lampu menyala SKENARIO JAKA NGIYUB ADEGAN 1 SFX : Musik masuk panggung (karawitan) 1. TATA MUSIK Musik yang digunakan dalam drama ³ Jaka Ngiyub´ yaitu musik karawitan (live) 1. Tujuh bidadari Busana yang digunakan adalah : Ø Kemben Ø Dalaman memakai deker warna kulit Ø Memakai jarit Ø Memakai selendang Ø Memakai aksesoris rambut. Bidadari mandi digambarkan dengan tarian : musik karawitan 5. menikmati keindahan bumi. menggunakan seruling 15. Tari pada saat Jaka Ngiyub senang. Bidadari keluar panggung : musik keluar 7. Musik pengenalan pemain : lagu Mulan Jameela ³Makhluk Tuhan Paling Sexy´ 10. TATA TARI 1. Jaka Ngiyub masuk panggung : musik masuk 8.!!!´ 3. Jaka Ngiyub : (Jaka Ngiyub memikul kayu dan meletakkannya.

Nawang Dina : ³ya sudah.!´ ADEGAN 3 (Ketujuh bidadari itu pun mandi yang diibaratkan dengan gerakan tari. Cape deh«!´ 7.«««. Keenam bidadari : ³Iya«ya. Nawang Jam : ³a«. Kita telusuri sungai aja barangkali ketemu´ 20..´ SFX : Musik karawitan kaget 15. Jaka Ngiyub : ³Habisnya aku nggak dapat pembagian konfersi gas dari pemerintah. piye««. La kamu sendiri dari mana?´ 27. udah rebut aja. Genter : ³Ngapain kamu disini??´ 24. itu namanya air terjun nduk««´ 9.. ADEGAN 4 (Jaka Ngiyub masih berada di balik pohon sambil menyembunyikan selendang bidadari. becek. selendangku«««?????´ 14. Jaka Ngiyub : (Jaka Ngiyub senyum-senyum dan memegangi kedua selendang yang dicurinya) . Genter : (Genter bertemu Jaka Ngiyub sambil membawa cangkul dan menjabat tangan Jaka Ngiyub). a«air terjun««´ 10.Ayuk«.. itu bukan hujan tapi air jatuh. Nawang Wulan : (bingung mencari selendangnya)³Mana«««. Dimana««.³Wah««««!!! Ternyata bumi ini sangat indah ya!´ 5.³Eh«. Nawang Detik : (sambil menunjuk ke air terjun). keenam bidadari : ³Iya« ya«ayuk«««. dimana««« dimana««. Para Bidadari : ( sambil mencari selendangnya masing-masing) ³ Wah seger ya«. Nawang Tahun : (bingung mencari selendangnya yang juga hilang)³ Hah«. tapi disini becek banget ! udah ujan. gak da ojek.!´ 13.´ 28. sementara itu Jaka Ngiyub mengintip dibalik pohon dan mencuri selendang bidadari tersebut.a. Setelah selesai mandi para bidadari mengambil selendangnya masing-masing) 12. Pemerintah itu nggak adil sama aku.´ 8.´ ADEGAN 6 SFX : Musik masuk panggung (karawitan) 21. mau air jatuh kek mendingan kita sekarang mandi aja!´ 11.³Dek remah««. Nawang Jam : (sambil mendekati Nawang Tahun dan berbicara dengan logat gagap). Nawang Tahun : (tidak nyaman dan risih dengan keadaan sekitar). masak tak taruh di rumah´ 17.³Weleh-weleh««««!!! Cantik-cantik bener gadis itu!´ 4.´Me« me«me«memangnya ka«ka«kamu taruh dimana?´ 16. SEMENTARA ITU JAKA NGIYUB KELUAR DARI PERSEMBUNYIANNYA. barang kali hanyut di sungai. Dimana.´Perasaan biasa aja deh.´ 6. selendangku juga hilang.³Lho kok ada dua?? Perasaan tadi satu. Jaka Ngiyub : ³Aku habis cari kayu bakar ini´ 25. Joko Ngiyub : (Jaka Ngiyub memegang selendang dan heran ternyata selendang yang dicurinya ada dua).a««.tersebut). 19. Nawang Minggu : ³Disini lho gak ada. Nawang Tahun : ³Tadi tak taruh disini. Nawang Menit : ³Udah. Nawang Menit : (judes dan meremehkan).!!!´ (tujuh bidadari keluar panggung) SFX : Musik keluar panggung (karawitan) ADEGAN 5 KETUJUH BIDADARI ITUPUN TERUS MENCARI SELENDANGNYA YANG HILANG. lha wong bukan selendang kita yang hilang .. Genter : ³Hari gini cari kayu bakar?´ 26. Jaka Ngiyub : (dengan eksprei senyum-senyum)³Hallo «««ter!! 23. Nawang Menit : ³Ngapin kita ikut nyari.) SFX : Musik (karawitan) yang mengiringi tarian bidadari yang menggambarkan bidadari sedang mandi. Mau air terjun kek. kita cari saja ³ (Ketujuh bidadari mencari selendang Nawang Wulan dan Nawang Tahun yang hilang) 18. Genter : ³ Aku habis nyangkul dari sawah. Nawang Minggu : ³Piye.³Hallo prend ««««! 22.. ( Joko Ngiyub menari karena senang mendapatkan selendang bidadari) SFX : Musik (karawitan) yang mengiringi tarian Jaka Ngiyub karena senang mendaspatkan selendang bidadari) 20. Nawang Dina : (sambil menikmati pemandangan di sekitar air terjun).

Jaka Ngiyub : ³Sudah lah. Genter : (Genter mengambil cangkulnya) ³Aku lupa . Nawang Detik : ³ Ini kan dah sore. SFX : Musik masuk panggung (karawitan) 42. Nawang Wulan : (Nawang Wulan melihat dan mengamati selendasng yang diambil Nawang Tahun ) ³ ini bukan selendangmu. i ««. Genter : ³Ngapain kamu pegang-pegang selendang itu?´ 30. rawat baik-baik selendangnya! Aku pulang dulu ya!´ 39. Nawang Menit : ³ Ya udah sebaiknya kita pulang aja yuk !´ ( Enam bidadari terbang meninggalkan Nawang Tahun sendirian) .´ SFX : Musik kaget (karawitan) 49. salah sendiri naruh selendang sembarangan.. Jaka Ngiyub : (sambil memegangi kedua selendangnya) ³ waktu aku istirahat tadi aku mengintip gadisgadis cantik lagi mandi. Nawang Tahun : (sedih dan kecewa)³Trus mana punyaku««?? 51. mengamati dan mencium baunya. Nawang Wulan : ³Ya dah.´O««. Jaka Ngiyub : ³ Ya nggak lah. Nawang Dina : ³ Iya« ya.´ 54.´ SFX : Musik kaget (karawitan) (Genter meninggalkan panggung. itu selendangku.. sebentar lagi gelap. Nawang Tahun : (Nawang Tahun sambil menangis)³Trus aku gimana dong??´ 56. Nawang Menit : ³itu urusanmu .!!! Akhirnya ketemu juga. i ««. aku mau´ 38.´ 32. Nawang Jam : (tangan menunjuk ke selendang) ³i«« i «« i «« tu se«. Sekarang rasain !!´(Dengan ekspresi marah. ternyata ada dua..´ 58. nggak usah mikir lama-lama. kita cari aja dulu´ 52. bau lagi.´ 48. mendengar hal itu Nawang Tahun menangis histeris) ADEGAN 11 59. Ini tak kasih satu.´ (Bidadari yang lain mencari selendang. kamu mau nggak??¶ 31. Nawang Tahun menangis dan sedih) ADEGAN 10 45.. Genter : ³Nggak mbujuk ta??´ 34. Nawang Minggu : ³ Lagian. kemudian kembali lagi karena cangkulnya ketinggalan) 41. ini selendangku ndek . Jaka Ngiyub : ³ Nggak pokoknya yang ini!! (kemudian berbisik-bisik) Ini milik bidadari lho!´ 33. Genter : ³ Ya dah. masak ya nggak dong!´ 35. kita kan gak bisa terbang kalau malam. aku ambil aja selendangnya. Nawang Minggu : ³ Makanya kalau naruh selendang tu yang bener dong!´ 44. Nawang Menit : ³Kalian tu merugikan kita semua.´ 53. Nawang Tahun : (mencueki Nawang Jam)³ apa sih «??´ 47.´ 46.´ 37. ³Ngapain aku mau dikasih selendang kaya gini? Sudah jelek.. Genter : (sambil berpikir lama). Nawang Menit : ³Kalian itu ceroboh banget sih !!´ 43. enam bidadari : ³ Meneketehek. Nawang Jam : (sambil menunjuk selendang yang ada di balik bebatuan dan menepuk pundak Nawang Tahun) ´ i «« i ««. itu urusanmu. Genter : (sambil menimbang-nimbang selendang. 55. Jaka Ngiyub : ³ Yo wis ter. Nggak penting deh.´ 50. Cangkulku ketinggalan´ ADEGAN 9 KETUJUH BIDADARI PUN KEMBALI KARENA MEREKA TIDAK MENEMUKAN SELENDANG NAWANG WULAN DAN NAWANG TAHUN DI TEMPAT LAIN. ntar nabrak-nabrak lagi. Nawang Tahun : (sambil berjalan mengambil selendang yang ditunjukkan oleh Nawang Jam)³ Ha«. Eh.. ³ ADEGAN 7 29. ³Gimana ya? ´ 36. ati-ati ya!´ (Jaka Ngiyub keluar panggung) SFX : Musik keluar panggung (karawitan) ADEGAN 8 40. se«. Dan akhirnya dia membuang selendang tersebut). Genter : (sambil berjabat tangan)³ Ok friend. Nawang Menit : (cuek)³ Meneketehek. Genter : (sambil menunjuk selendang yang bagus) ³ Gimana kalau yang itu ? yang itu lebih bagus deh.tu««. lendangnya.´ 57.

Jaka Ngiyub : (sambil menerka-nerka Joko Ngiyub menerka-nerka bahwa gadis yang ditemui merupakan pemilik selendang yang diambilnya) ³Aku tahu siapa kamu««. kalau aku dapat menemukan selendangmu«« ´ 69. Jaka Ngiyub : ³ Bukan« bukan aku yang mengambilnya. SIAPA YANG MENANAM PASTI AKAN MENUAI.SFX : Musik keluar panggung (karawitan) ADEGAN 12 KEESOKAN HARINYA NAWANG TAHUN SAMBIL MENANGIS TERSEDU-SEDU MASIH MENCARI SELENDANGNYA YANG HILANG.´ (seketika Jaka Ngiyub pingsan karena melihat wajah Nawang Tahun yang jelek) SFX : Musik kaget (karawitan) PERBUATAN YANG TIDAK BAIK PASTI AKAN MENDAPATKAN BALASANNYA. sudikah kiranya dirimu menjadi istriku?´ 71. Nawang Tahun : ³sambil menangis´ 68.. Nawang Tahun : (sambil menangis dan mencari selendangnya) ³ Dimana sich selendangku?´ (Tiba-tiba ada seorang pemuda tampan yang menghampiri Nawang Tahun dari belakang) 61.. SFX : Musik sedih (seruling) dan suara kicauan burung (siulan) 60. Nawang Tahun : ³Rumahku jauh´ 66. Nawang Tahun : ³Berarti kamu yang mengambil selendangku?´ ADEGAN 13 70. aku tidak bisa pulang karena selendangku hilang. Nawang Tahun : (sambil menoleh kearah Jaka Ngiyub) ³ Hah !!! menikah?? Ya iyalah. . Nawang Tahun : ³ Apa kamu nggak bakalan menyesal?´ 72. Jaka Ngiyub : ³ Wahai gadis cantik jelita! Mengapa engkau menangis sendirian di hutan? Ada apa gerangan? Apakah aku bias membantumu?´ 63. . Nawang Tahun : (sambil terisak-isak yang masih membelakangi Jaka Ngiyub) ³a«. Jaka Ngiyub : (dengan heran dan penasaran Joko Ngiyub mendekati Nawang Tahun)³ hah ini pasti wanita cantik. Tapi kalau aku dapat menemukan selendangmu. Aku akan menerimamu apa adanya. Jaka Ngiyub : ³Tidak«. Jaka Ngiyub : ³Memangnya rumahmu dimana?´ 65. ´ 62. Aku tidak akan menyesal. Jaka Ngiyub : ³Berarti kamu bukan penduduk sini?´ 67. Apakah kamu bersedia menikah denganku? ´ 73.´ 64. ENTAH SEKARANG ATAU PUN NANTI.

Dengan artistik ruangan 3x4 meter yang amat sederana. Kemudian ia teringat sesuatu. Pak Johari namanya. TUMIYAH: Betul-betul kurang ajar itu anak! Pagi-pagi sudah mencuri! Dasar anak jadah! Kau tahu Pak Tua? Uangku 3000 perak yang kusimpan di lemari sudah dicuri oleh si Ujang. apa tidak ada pekerjaan lain selain meramal . Ada banyak angka-angka yang tertulis di kertas itu. Sepertinya sikap Tumiyah yang datang begitu tiba-tiba adalah hal biasa yang dinikmatinya tiap hari. kisah tentang orang-orang yang mengatakan bahwa hidup adalah untuk makan dan senang-senang! I Sebuah gubuk reot persis di tepi kali comberan. Terlebih pada saat matahari mulai menciumi bau busuk pada tepian kali comber yang dipenuhi bermacam-macam sampah. tak ubahnya seperti seorang professor yang akan menyelesaikan penelitiannya. Terasa sekali bahwa denyut kehidupan di rumah ini baru dimulai pada pukul 7 pagi. parade hingar bingar adalah hal yang biasa terjadi. Hingga. sumpah serapah keluar dari mulutnya sendiri. lalu meludahkan dahak kental ke lantai dengan santai. Tak ayal lagi. tampak seorang bapak paroh baya keluar dari kamar yang hanya dibatasi oleh triplek dan kain kumal. JOHARI: Merah delima? (Johari kembali berpikir keras. tapi tidak ketemu) Tum! Tumiyah! Tumiyah«! (Tak ada sahutan. Lagi pula. alu menghirupnya dalam-dalam) Tumiyah! Tum! Hei! Apa kau lihat lembaran syair yang tadi malam kutarok di meja? Tum! Kau dengar aku Tum? (Tetap tak ada sahutan. Sumpah serapah. Pak Johari terlihat sibuk dengan tumpukan-tumpukan kertas di atas mejanya. padahal uang itu akan kupakai untuk membeli minyak tanah! Dasar anak sinting! Anak setan! JOHARI: Heh. caci maki. Ia terlihat berpikir keras. apalagi ditonton.PARA JAHANAM! Naskah: Zulfikri Sasma Adaptasi Cerpen LAMPOR Karya Joni Ariadinata Para Pelaku: JOHARI (suami) TUMIYAH (istri) ROS (anak perempuan) UJANG (anak laki-laki) Bagi masyarakat yang bermukim di tepi kali comberan. yang hanya terdiri dari puluhan gubuk-gubuk reot. apa kau lihat lembaran syairku yang kusimpan disini? TUMIYAH: Mana aku tahu syairmu. Johari kemudian melanjutkan pekerjaannya) II Tiba-tiba Tumiyah datang membawa ember plastik sambil membanting daun pintu. pagi ini aku sedang kesal. ternyata telah menjadi upacara bangun pagi yang mengasyikkan. Johari tetap konsentrasi dengan pekerjaannya. Johari lalu mengambil sisa tembakau tadi malam dan melinting. ia menguap lalu duduk di dipan kayu yang sama reotnya. Kemudia ia batuk-batuk. lalu mencarinya diantara tumpukan kertas tersebut. tak ada satupun yang menarik untuk didengar. membakar. Inilah kisah tentang kaum comberan. suara bantingan piring yang sering berakhir dengan saling cakar.

Tapi. Setelah Ujang menghilang. utang sama si Leman sudah tiga puluh ribu perak. Lalu menyapu gubuknya yang seperti kapal pecah. kontan saja. Ia berhenti menyapu dan . kau tahu apa tentang merah delima? Heh. Biar mereka nyahok! Kemudian. ia teringat bahwa hari ini adalah hari rabu. Tengah asyik menyapu. begitu keluar dari dapur. jangan lari! Kembalikan dulu uangku yang 3000 perak! Pasti kau yang mencurinya! Hei. biar otakku sedikit encer menghitung angka-angka ini TUMIYAH: Hari ini tak ada kopi Pak Tua! Sebaiknya kau simpan saja impianmu itu! JOHARI: Alah! Kau tahu apa tentang merah delima? (Johari melanjutkan pekerjaannya dan Tumiyah menghilang menuju dapur) III Ketika Johari asyik dengan pekerjaannya. kau pasti ngintip janda kembang itu mandi ya? Kecil-kecil sudah kurang ajar! Ayo pergi sana! Ganti bajumu! Mengganggu konsentrasiku saja! (Dengan cuek Ujang beranjak menuju dapur. heh? Awas kau! Awas! (Tumiyah terlambat. sampai kapan kau mempermainakan orang tua. Dengan melenggang kangkung. aaa. mau kemana kau? Heh. aku akan« TUMIYAH: Alah sudah! Dasar pembual! (Tumiyah memotong ucapan suaminya. Johari masih melototkan matanya pada Ujang. ia hanya mendapati suaminya yang tengah asyik dengan angka-angkanya. lari Ujang begitu cepat. JOHARI: He. suaminya pun jadi sasaran kemarahannya) TUMIYAH: Pak tua. Kita akan lekas kaya! Aku akan bangun rumah dengan lampu yang lebih besar dari yang ada di Griya Arta sana. kemana saja. bukan Kontan JOHARI: Perempuan goblok.) TUMIYAH: Anak sialan! Hei. Ujang anaknya²yang masih berusia 10 tahun²datang. aku tahu. apa kau pikir akan makan dengan berada di rumah terus. kalau jadi«hem. Tumiyah tersenyum. Aku sudah tidak punya minyak tanah pak tua! JOHARI: Kau ikhlaskan saja 3000 perak itu. lebih baik kau bikinkan aku segelas kopi. TUMIYAH: Kontan gundul bonyok! Apa sepenting itu Kontan hingga kau harus menunggu? Dengar pak tua. pakaiannya basah kuyup. Otaknya sudah budek. tak akan menghasilkan apa-apa. Matanya sibuk memperhatikan bapaknya yang sibuk menghitung angka-angka.syair-syair sialanmu itu? JOHARI: Dari pada kau mencaci maki terus-terusan. aku sedang nunggu si Kontan untuk urusan penting. bertengkar dengan lelaki ini. itupun hanya sebentar. jangan lari! Keparat. ujang mendekati bapaknya dan duduk di dipan. karena tak lama setelah itu. Johari kembali dengan pekerjaannya. anak jadah! Kenapa bajumu basah? Heh. emosinya sedikit reda. yang penting sekarang minyak tanah. Ujang berlari keluar dari dapur diiringi terikan istrinya yang memekakkan telinga. heh? Ke pasar kek. untuk beli minyak tanah ngutang dulu di warung si Leman.

(Tumiyah buru-buru bangkit. kamu bilang enggak punya duit! TUMIYAH: Weeaalahh. ternyata kena pada tujuh delapan dengan ekor dua tujuh. Nasrul senang kamu? Bagus. agak lama. Setelah dikutak-kutik. menjaga nasinya agar tidak terjangkau oleh ayahnya) JOHARI: Heh. ia kemudian menyelinap keluar. Ia menoleh ke belakang. aku sudah tak mau tahu. dalam mimpi itu aku dikelilingi tiga ekor kalkun. JOHARI: Tentu kau masih menyimpan uang. kalau begitu tolong kamu pinjamkan sama Nasrul. tentu saja Johari marah sambil berteriak) JOHARI: Keparat! Awas kamu Ros. Tidak apa-apa ROS: Nggak! Pergi saja sendiri (Ros kemudian lari ke belakang. kalau kau menang kan aku juga yang senang. pake tahu ROS: Nggak! Nggak mau. ke arah suaminya yang masih bermimpi dengan rumah seindah Griya Arta. aku cuman mancing-mancing kalau kamu diam-diam masih menyembunyikan uang. bukankah itu uangku? Uang dari si Ujang kan? ROS: Enak saja. bedakku habis (Ros tiba-tiba menjauh. setidaknya untuk dua kupon TUMIYAH: Terserah. Kalkun Arab. bukan ke warung Leman.00 siang. Uangku hanya tingga 2000 perak buat beli viva. tetapi ke Pasar untuk membeli dua lembar kupon) IV Hingga pukul 12. Kontan belum jua muncul. sedang Tumiyah istrinya ngelayap entah kemana. aku doakan kau nyahok dengan Nasrul! . Ros datang dengan membawa nasi bungkus dan memakannya sendiri dengan enak. Pak Johari jadi iri dan lapar. tololnya. Tiba -tiba Ros²anak gadisnya²muncul. mau Kontan mau setan. kelihatannya wangsit kali ini memang benar. hati-hati. Pak Johari jadi ingat bahwa perutnya belum di isi sejak pagi tadi. apa kau punya duit? Beli minyak tanah saja tidak becus! JOHARI: Ya sudah. belikan ayah sebungkus lagi. yang penting sekarang minyak! Aku tak mau kelaparan karena Kontan. Aku akan mengandalkan si Kontan. menyelesaikan pekerjaanya menyapu rumah. Pokoknya untuk yang satu ini aku harus bisa. Coba kau bayangkan. bang Nasrul yang kasih aku lima ribu JOHARI: Nasrul? Laki-laki brengsek itu? O ya. lagian.mendekati suaminya yang sedang mabuk membayangkan rumah sehebat Griya Arta) TUMIYAH: Apa kau sudah mendapatkan inpo alam pak tua? JOHARI: Heeeeh perempuan. Hem.

(Pak Johari pun pergi keluar rumah) V Malam telah larut. hik. Jika saja tidak. Johari kemudian bergerak menuju salah satu kamar dalam gubuknya. Barangkali gara-gara terlalu mabuk sehingga Johari lupa bahwa ia telah masuk ke kamar Ros anak gadisnya. tak ada yang perlu dikerjakan selain tidur. besok akan kupikirkan lagi kabar tentang merah delima. aku gagal Tum. hik. Tubuhnya sedikit oleng pertanda sedang mabuk berat. aku gagal mendapatkan kupon itu. eh. tapi bukan ke kamar dimana Tumiyah Istrinya telah lama terlelap. hik. Dan«) SELESAI . Hanya dengan tidurlah keluarga semacam itu bisa tentram dan sunyi. pak Johari baru pulang. Tumiyah.. JOHARI: Tum. Ya. Pukul sebelas malam. (Mulut Johari terus menceracau. malam ini kita bercinta lagi ya Tum. dalam benaknya sudah terbayang nikmatnya bercinta dengan Istrinya. Tenanglah Tum. mungkin malam ini kita sudah bercinta di Griya Arta. Tum. semua penghuni di rumah itu telah lama lelap bersama mimpi-mimpi indahnya. bercinta? O ya. hik. Kecuali Pak Johari yang memang belum pulang. hik. Mulutnya menceracau-ceracau tak karuan. lampu minyak telah lama dinyalakan. hik. hik. Memanggil-manggil Tumiyah Istrinya. Tum. padahal nomornya jitu. itulah obat bagi segalanya.

Caroline Springbed : Ayu Sholihah 6). akhirnya terdapat tiga orang calon pendaftar. Saudagar Kaya : Jum¶ati Ningsih 9). belum memiliki seorang permaisuri. Namun sayang seribu sayang sang raja yang sudah berumur ini. Maharaja : Sri Setyo Utami 3). Setelah patih menyebarkan berita sayembara kepada para penduduk. Doroti Hula-Hula : Yenny Nur Aini 8). Sophia Lu Jubek : Lina Agustin H 7). Dengan dukungan ke 3 temannya ia semakin optimis. Teman Caroline Springbed Mila : Tiyas Puji Rahayu Della : Yuita Tri Noviana Resa : Nur Qomariyati 10). Panitia Pendaftaran Maria Mbelgedes : Dewi Kartika Sari Prajurit Jono : Safiatul Firda B. Calon yang pertama bernama Carollin Springbed yang memiliki ambisi yang besar untuk menjadi permaisuri. Teman Sophia Lu Jubek Sarina : Cicik Fitriyaningsih Tigem : Nurul Afifa Cornel : Koidah Fitriyah 11). Apalagi dia memiliki ibu seorang . Patih : Hendrik Iswahyudin 5). PELAKU / PEMAIN 1). Sehingga membuat maharaja dan ibu suri cemas yang akhirnya berinisiatif untuk mencarikan permaisuri untuk Bawela melalui sayembara yang disebarkan oleh sang patih. hiduplah seorang raja yang arif dan bijaksana bernama ³Raja Bawela´.Naskah Drama: ³Hikayat Raja Lapuk´ 3. Ibu Suri : Hurriyatur Rosyidah 4). Raja Bawela : Nanang Hermawanto 2). SINOPSIS Disebuah kerajaan yang bernama ³Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kerto Raharjo Tut Wuri Handayani Jer Basuki Mawa Bea´.

Godoh Roti dan ketiga temannya. KONSEP PANGGUNG ATAU LATAR yDalam konsep panggung kita menggunakan latar di lingkungan kerajaan karena cerita ini berkisar tentang kehidupan raja dan permasalahan yang sedang dihadapinya. 2). melalui calo akhirnya si Caroline bertemu dengan Sophia Lu Jubek. Kami mengambil konsep drama komedi dengan lebih menonjolkan sisi komedinya dengan tujuan untuk menyuguhkan tontonan yang menyegarkan agar dapat menghibur para pemirsa. Kemudia si patih datang dan melerai pertengkaran dan mempersiapkan penyelenggaraan sayembar. Adapun pesan yang ingin kami sampaikan lewat cerita ³Hikayat Raja Lapuk´ ini adalah kita hendaknya selalu berhati-hati dalam memilih pasangan hidup serta jangan mengambil jalan pintas dalam menyelesaikan suatu masalah. Akhirnya ketiga pendaftar menunjukkan semua kelebihannya dalam hal menari. Setelah si Caroline mendaftar. KONSEP PENYUTRADARAAN 1). Akhirnya sang saudagar mendapatkan solusi yaitu melalui calo kerajaan yang sudah lama dikenalnya.saudagar kaya. sebenarnya kurang berminat namun dengan dukungan Sophia Lu Jubek dan ke 3 temannya akhirnya ia pun ikut dalam sayembara. Konsep musik yang digunakan ialah: Kebo gero : Sebagai musik pengiring raja Putri panggung : Sebagai musik pengiring tarian Carolin Musik Instrumen : Sebagai musik tarian Sophia dan Godoh Roti 4). C. dan Ibu Suri tiba dan meminta sayembara segera dimulai. Cerita ini mengisahkan mengenai Raja Bawela dari kerajaan Gemah Ripah Loh Jinawi Tata Tentrem Kertaraharja Tut Wuri Handayani yang mencari seorang permaisuri dengan jalan mengadakan sayembara. Maha Raja. Namun Carollin kurang yakin bahwa ia dapat memenangkan sayembara. KONSEP CERITA Cerita ³Hikayat Raja Lapuk´ merupakan suatu cerita yang menggunakan konsep drama komedi dengan lebih menonjolkan sisi komoditinya. Pendaftar ke 2 dan ke 3 adalah Sophia Lu Jubek dan Godoh Roti Hula-Hula yang saling bersahabat. Properti yang digunakan ialah: Gapura Kerajaan Kursi Raja 3). dari ketiganya tidak ada yang dipilih Raja Bawela karena tidak ada yang cocok dan beliau memilih untuk berkelana. KONSEP BUSANA DAN TATA RIAS . Akhirnya terjadi perseteruan dan pertengkaran karena si Caroline tidak ingin Sophia dan Godoh Roti mengikuti Sayembara karena mereka anak orang-orang miskin. Sang raja memilih untuk berkelana mencari calon permaisuri yang bisa memikat hatinya. Akhirnya Raja. Setelah semua peserta selesai menunjukkan semua kebolehannya akhirnya Raja Bawela menentukan keputusan meskipun pada awalnya merasa bingung. Dari sayembara yang diadakan raja tersebut diikuti oleh 3 pendaftar. Akan tetapi. Si Godoh Roti Hula-Hula. KONSEP MUSIK yDalam konsep musik kita menggunakan berbagai musik yang disesuaikan dengan keadaan dan situasi.

aku menurut saja. Rasanya kok ada sesuatu yang kurang ya !!! Maha Raja : Apa yang kurang istriku ? Permaisuri : Apa kanda tidak merasa. Pakaian Eropa Digunakan oleh para rakyat kerajaan yang menunjukkan adanya pengaruh budaya asing yang sudah masuk. Bawela dan patih keluar). Patih : Siap. Maha Raja : ³Betul juga istriku. dan seluruh perawan tir-tir di wilayah kerajaan Gemah Ripah Loh Jinawi Tentrem Kertoraharjo Tut Wuri Handayani. II. tidakkah engakau ingin memiliki seorang istri dan apa kamu tidak takut kerismu tumpul ? Betulkan Patih ? Patih : Betul ! Bawela : Tumpul ? Gak mungkin bunda kan tiap hari diasah kalo ini memang keinginan bunda dan yanda. Ibu Suri. Pakaian China Digunakan oleh Maria Mblegedes yang menunjukkan adanya pengaruh budaya asing yang sudah masuk. sebagai orang tua kita harus segera mencarikan seorang permaisuri untuknya. Ada pengumuman puenting«««banget ! . pkne. kalo Bawela itu sudah 40 tahun naik tahta tapi kok belum ada pendampingnya´.. Woro-woro««. Patih : Sambil berjalan membawa surat pengumuman. Tapi harus sesuai dengan syarat-syarat yang sudah saya program 5 tahun yang lalu. D. bune.! Maha Raja : Patih atur semuanya««««. Jer Basuki mawa Bea. panggilkan Bawela kesini ! Patih : ³Daulat Ibu Suri´. Coba ku panggil si Bawela ke sini ! Permaisuri : ³Patih. Patih cari arsipnya! Patih : Siap ! Maha Raja : Bagaimana solusinya untuk mencari istri untuk Bawela ? Patih : Aha«««kita adakan saja sayembara ! Betul ?!! Pemaisuri + Bawela : Yuuuk««««. anak kita si Bawela kan sudah lama menjadi raja..yDalam konsep busana dan tata rias drama ini menggunakan berbagai busana dan tata riasa diantaranya: Pakaian Kerajaan Digunakan oleh: Maha Raja. Bagi paklek-paklek. Bawela : ³Ada apa Bunda ?´. Permaisuri : Begini anakku«««mengingat usia Ibu sudah satu abad kurang 10 tahun Ibu ingin menimang cucu. NASKAH DRAMA HIKAYAT RAJA LAPUK Permaisuri : Suamiku. Raja dan Patih Hal ini menunjukkan bahwa adat dan kebiasaan patut dilestarikan selain itu hal ini menunjukkan wibawa dan kebijaksanaan. (Kemudian ke dalam memanggil Bawela.

. yang penting aku harus jadi permaisuri. Saudagar Kaya : Tenang. untuk jalan pintas harganya 3 milyard Saudagar Kaya : Ko¶ mahal sekali.ternyata kalian-kalian juga mau ikut sayembara ini. ada apa Patih : Raja Bawela mengadakan sayembara untuk menjaring perawan -perawan thir-thir untuk dijadikan permaisuri. Teman pelamar B dan C (2): Meskipun kita miskin Teman pelamar B dan C (1. Teman Pelamar ± B dan C (2) : Kamu juga harus ikut. Sisanya buat sogok sana sogok sini buat uang pelicin. Caroline Springbed : E ««. telp ganol ganol gampat atau akses internet media website www dot gemah repah loh jinawi tata tentrem kertoraharjo tut wuri handayani jerbasuki mawa bea. Biaya riwa-riwi : 500 juta 4. yang daftar nomer Satu Saudagar Kaya : Saya saudagar kaya dari negeri seberang datang mau daftar ! Panitia II : Anda yang kemarin telp minta lewat jalan pintas itu kan ? Saudagar Kaya : Iya betul Panitia I : Kalau begitu langsung menemui Maria Mblegedes. mamikan punya relasi dikerajaan pasti dia bantu kamu untuk jadi permaisuri. Saudagar Kaya : Ya. Godoh Roti Hula-Hula : Enggak ah. Ini merupakan syarat-syarat pendaftaran CPNS tahun 2006. gimana toh patih ? Semua Warga : Iya gimana yang bener Patih : Oh iya«. ini kesempatan yang baik buat kita untuk lebih menjunjung harkat dan martabat kita sebagai keturunan darah biru. Biaya Konsumsi : 300 juta 3. Adapun syarat-syaratnya sebagai berikut: yLulusan D2 PGSD. kamukan masih perawan thir Sophia La Jubek : ³Tapi««. Caroline Springbed : Ya udah terserah mami..Aku gak yakin kalo aku bisa berhasil´. 3) : ³Nyanyi Roker juga manusia´ Teman pelamar B dan C (3) : Kamu juga ikutan dong.´ Saudagar Kaya : Tenang. mamikan punya relasi dikerajaan pasti dia bisa bantu kamu untuk jadi permaisuri. Teman A1 : Ya. Informasi lebih lanjut hubungi no. saingannya kan banyak. Panitia I : Iya. Pasti saingannya berat. diutamakan perguruan tinggi Negeri yIPK minimal 2. Saudagar Kaya : Selamat siang Panitia II : Siang. kayaknya kamu harus ikut dech. Panitia II : Sebentar saya bacakan rinciannya: 1. Saudagar Kaya : Baiklah untuk pembayaran anda ikut saya ke Bank. lagian aku juga cuma anak seorang pembantu. Warga : Lho kok pendaftaran CPNS. Pendaftaran : 500 juta 2.Warga : Ada apa. 2.ya ?? yaa maap !!! Nah ini baru betul ! kalian semua dengarkan lagi ! Persyaratannya ³Harus perawan thir-thir dan bersedia menunjukkan keahliannya. Semua : Yuuuk. Teman pelamar B dan C (3) : Pokoknya kita harus semangat. Tertanda Lidah Wetan 17 Agustus 2006. .yPas photo 4 x 6 hitam putih dua lembar Lamaran dialamatkan kepada Bupati setempat sampai 2 hari kedepan. nona-nona kan cantik A2 : Pinter A3 : Seksi A1 : Pokoknya nona pasti akan terpilih Caroline Springbed : ³Tapi mami.75 yMelampirkan surat pencari kerja dari depnaker terdekat yang sudah dilegalisir yMelampirkan surat catatan kepolisian dari polres terdekat yMelampirkan surat lamaran ditulis tangan dengan materai Rp 6000. III. Waspada««terhadap calo-calo yang berkeliaran. eh godoh roti hula-hula.

apa hakmu menghina kami seperti itu meskipun kami miskin. Godoh Roti Hula-Hula : Maaf (nari). bungan bangkai. betul. Sekarang panggilkan peserta berikutnya. buaya. dan hampir membuat jantungku copot. Jadi saya kan enggak mau ditangkap sebelum jadi permaisuri lagian tetangga saya kan Roma Irama jadi saya takut dituntut. Inilah dia peserta pertama: Caroline Springbed Prestasi 1. Teman B + C (1) : Hei congkak. sekarang kan ada RUU APP. Raja : Semuanya bagus. . tangan ke atas. Patih : (raja. betul patih Patih : Betul Raja : Yang mana ya«««. miskin dan tidak berpendidikan. semua hebat dan saya putuskan untuk memilih berkelana saja. Lomba tari tradisonal tingkat kelurahan sebagai juara berharap. Raja : Wah bikin dadaq rotok. Sophia : Terus.. kok begitu Peserta 1 (Caroline) : Iya raja. Sophia La Jubek : Enggak kok. untuk sayembara ini peserta 1 akan menampilkan tari patah-patah terima kasih. Patih : Sekarang peserta selanjutnya Godoh Roti Hula-Hula.he«««he itu kan nama-nama bunga.kamu nglawan ya. Sophia La Jubek : (Tari) Maha Raja : Peserta sudah habis anakanda. Teman B + C (2) : Oh ya. Pernah mengikuti 20 kali lomba tari hula-hula tapi tidak pernah menang. sekarang dari semua peserta ini siapa yang kamu pilih sebagai calon istrimu ? Permaisuri : Iya anakanda kamu harus menentukan pilihan yang sesuai dengan hatimu. Teman A (1) : E««. Raja : Patih sayembara bisa dimulai sekarang. kumis kucing. bisa-bisa. Patih : Siap raja. najis tau dan sudah pasti saja aku yang akan terpilih. Patih : Betul. Semua : Iya (bernyanyi) Patih : Kalau begitu sekarang semua duduk yang manis. nasib kita ? Raja : Patih. mau diresmikan. tangan dilipat duduk yang manis. ini yang bikin kerisku naik turun. dasar orang sombong tidak tau malu. tangan kesamping. Patih : Inilah dia peserta kita yang ke III Juara masak kikil kuda nil semadunten. bukan berarti kamu lebih baik dari kami. lidah buaya. Teman B + C (3) : Hei«««. hajar aja (bertengkar) Patih : Apa-apa ini kalian tidak tau ya kalo ini Istana. Dasar orang miskin. Dari hasil pengamatan saya. Raja : Lo. A (2) : Udah tidak usah bacol. katakan cuma acting iya kan. Teman B + C (2) : Betul apa yang kamu katakan. beri hormat. kalian itu kan hanya anak seorang pembantu. kamu itu ««««kucing. kamu urus semuanya. mari kita sambut Sophia La Jubek. Caroline Springbed : Piihlah aku (nyanyi) Raja : Tenang-tenang. karena ««dari semua pelamar membuat jantung saya bertambah pecah.Godoh Roti Hula-Hula : Kalo iya kenapa ? Caroline Springbed : Ternyata kalian belum sadar juga. Pernah mengikuti lomba ngedanca tingkat RT 2. Maha Raja dan Ibu Suri memasuki arena sayembara (musik)). Raja : Oh begitu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->