P. 1
Bab II Traksi

Bab II Traksi

|Views: 5,562|Likes:
Published by Noe Bamby

More info:

Published by: Noe Bamby on Sep 16, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/16/2013

pdf

text

original

BAB II PEMBAHASAN

Traksi adalah tahanan yang dipakai dengan berat atau alat lain untuk menangani kerusakan atau gangguan pada tulang dan otot. Tujuan dari traksi adalah untuk menangani fraktur, dislokasi atau spasme otot dalam usaha untuk memperbaiki deformitas dan mmpercepat penyembuhan. Ada dua tipe utama dari traksi : traksi skeletal dan traksi kulit, dimana didalamnya terdapat sejumlah penanganan. Prinsip Traksi adalah menarik tahanan yang diaplikasikan pada bagian tubuh, tungkai, pelvis atau tulang belakang dan menarik tahanan yang diaplikasikan pada arah yang berlawanan yang disebut dengan countertraksi. Tahanan dalam traksi didasari pada hokum ketiga (Footner, 1992 and Dave, 1995). Traksi dapat dicapai melalui tangan sebagai traksi manual, penggunaan talim splint, dan berat sebagaimana pada traksi kulit serta melalui pin, wire, dan tongs yang dimasukkan kedalam tulang sebagai traksi skeletal (Taylor, 1987 and Osmond, 1999). Mekanisme traksi meliputi tidak hanya dorongan traksi sebenarnya tetapi juga tahanan yang dikenal sebagai kontertraksi, dorongan pada arah yang berlawanan, diperlukan untuk keefektifan traksi, kontertraksi mencegah pasien dari jatuh dalam arah dorongan traksi. Tanpa hal itu, spasme otot tidak dapat menjadi lebih baik dan semua keuntungan traksi hanya menjadi lewat saja. Ada dua tipe dari mekanik untuk traksi, dimana menggunakan Kontertraksi dalam dua cara yang berbeda. Yang pertama dikenal dengan traksi keseimbangan, juga dikenal sebagai traksi luncur atau berlari. Disini traksi diaplikasikan melalui kulit pasien atau dengan metode skeletal. Berat dan katrol digunakan untuk mengaplikasikan tahanan langsung sementara berat tubuh pasien dalam kombinasi dengan elevasi dari dorongan tempat tidur traksi untuk menyediakan kontertraksinya (Taylor, 1987, Styrcula, 1994a; Dave, 1995 and Osmond, 1999). Kita dapat mnggunakan traksi : (1) untuk mendorong tulang fraktur kedalam tempat memulai, atau (2) untuk menjaga mereka immobile sedang hingga mereka bersatu, atau, (3) untuk melakukan kedua hal tersebut, satunya diikuti dengan yang lain. Untuk mengaplikasikan traksi dengan sempurna, kita harus menemukan jalan untuk

1994a and Osmond. Traksi membutuhkan waktu untuk diaplikasikan dan diatur. Traksi kebanyakan berguna pada kaki. Traksi ini menunjukkan tahanan dorongan yang diaplikasikan langsung ke sekeleton melalui pin. (2) dapat menggunakan Steinmann pin. jadi pastikan bahwa pasien melakukan hal ini. untuk beberapa minggu jika diperlukan.  Traksi kulit (skin traksi) Skin traksi adalah menarik bagian tulang yang fraktur dengan menempelkan plester langsung pada kulit untuk mempertahankan bentuk. tetapi hal ini dapat dengan mudah datur dengan asisten. untuk mengontrol rotasi dimana berat lebih besar dari 25 kg dibutuhkan dan fraktur membutuhkan traksi jangka panjang (Styrcula. Untuk kesemua alasan ini. Untuk melakukan ini berat yang besar dapat digunakan. Traksi skeletal digunakan untuk fraktur yang tidak stabil. memutuskan pins (kawat) ke dalam. wire atau baut yang telah dimasukkan kedalam tulang (Taylor. 1994a dan Osmond. a Denham pin. traksi lengan hanya digunakan dalam keadaan pengecualian yang lebih jauh. tidak meyakinkan. dan frustasi untuk pasien. atau Kirschner wire melalui tulangnya (traksi tulang). 1987. membantu menimbulkan spasme otot pada bagian yang cedera dan biasanya digunakan untuk jangka pendek (48-72 jam). 1999). 1999). Dilengan hal ini masih kurang nyaman. dan dicocokkan dengan berat. a. Styrcula.mendapatkan tulang pasien yang fraktur dengan aman. Klasifikasi Traksi didasari pada penahan tubuh yang dicapai :  Traksi Sekeletal Adalah traksi yang digunakan untuk meluruskan tulang yang cedera dan sendi panjang untuk mempertahankan traksi. sulit untuk dijaga. Traksi kulit menunjukkan dimana dorongan tahanan . pin atau wire. Salah satu dari tujuan utama dari traksi adalah memperbolehkan pasien untuk melatih ototnya dan menggerakkan sedinya. Ada dua cara untuk melakukan hal tersebut : (1) memberi pengikat ke kulit (traksi kulit). sehingga kita biasanya membutuhkan traksi yang berlawanan dengan meninggikan kaki dari tempat tidurnya. Berat tersebut dapat mendorong pasien keluar dari tempat tidurnya. ditaruh melalui katrol. Kemudian menggunakan tali untuk mengikat pengikatnya.

Styrcula. Jika traksi mendorong tungkai kedistal pasien akan meluncur turun melalui katrol. 1987. dan halter cervical (Taylor. Setiap tahanan diperlukan tahanan yang berlawanan. kekuatan lanjutan dapat diberikan secara langsung pada tulang dengan kawat atau pins. Traksi ini menunjukkan tahanan dorongan yang diaplikasikan terhadap seseorang di bagian tubuh yang terkena melalui tangan mereka. Hal ini bisa dilakukan dalam cara yang bervariasi : ekstensi adhesive dan non adhesive kulit. Dengan merubah tempat tidur pada arah berlainan tendensi untuk meluncur akan . Dengan kata lain sejumlah berat dapat digunakan (Taylor. 2002). 1999). 1987. splint. traksi tulang mungkin diperlukan. 1995). dan traksi tidak akan menjadi efektif. Traksi manual digunakan untuk mengurangi fraktur sederhana sebelum aplikasi plesrer atau selama pembedahan.plate pertumbuhan dapat dengan mudah hancur dengan pin tulang.diaplikasikan kepada bagian tubuh yang terkena melalui jaringan lunak (Taylor. 1994a and Osmond. Styrcula. Berat harus tidak melebihi (3-4 kg) (Taylor. Traksi Kulit dan Traksi Tulang Kulit hanya bisa dapat menahan sekitar 5 kg traksi pada orang dewasa. 1987. Dikarenakan traksi kulit diaplikasikan kekulit kurang aman. Dorongan ini harus constant. 1994a and Dave.  Traksi Manual Merupakan lanjutan dari traksi. sling. Hal ini juga digunakan selama pemasangan traksi dan jika ada kebutuhan secara temporal melepaskan berat traksi (Taylor. 1987. 1999). b. Traksi kulit digunakan untuk periode yang pendek dan lebih sering untuk manajemen temporer fraktur femur dan dislokasi serta untuk mengurangi spasme otot dan nyeri sebelum pembedahan (Taylor. 1994a and Osmond. 1999 dan Redemann. 1999). Berikan tahanan yang berlawanan dengan meninggikan kaki dari kasur pada blok tertentu. Styrcula. sling pelvis. Jika lebih dari ini tahanan yang dibutuhkan untuk mendapatkan dalam menjaga reduksi. 1987. Styrcula. 1994a and Osmond. batasi kekuatan tahanan traksi. 1999). Styrcula. Osmond. Hindari traksi tulang pada anak-anak. 1987. 1994a and Osmond.

ditahan. Katrol multiple seringkali digunakan pada traksi pelvis dimana tahanan tinggi (biasanya lebih dari 40 kg) dapat diperlukan. Pada traksi servikal sisi depan dari tempat tidur harus ditinggikan. dan dengan traksi Dunlop sisi tempat tidur dekat dengan luka membutuhkan elevasi. Penaikturun katrol diperlukan. c. Bahaya Traksi Kulit . Traksi Buck digunakan sebagai pengukuran jangka pendek dengan tahanan traksi yang dibutuhhkan untuk imobilisasi fraktur panggul sebelum pembedahan dan mengurangi spasme otot (Styrcula. Jika triple dan dobel blok dgunakan dalam gambar hanya 405 atau 8 kg. Pembungkus kemudian diaplikasikan dan tahanan traksi digunakan segaris dengan panjang aksis kaki melalui tali yang diikat di kaki dari perluasan melewati katrol pada akhir tempat tidur yang dihubungkan dengan pemberat. 2002). Traksi Buck Traksi Buck adalah traksi kulit seimbang dengan menggunakan dorongan pada satu tempat terhadap ekstremitas bawah melalui perluasan kulit. Untuk mengoptimalisasi kenyamanan pasien adalah hal yang penting untuk mempunyai keseimbangan antara tahanan traksi dengan tahanan kontertraksi. Pasien diposisikan dalam posisi supine dengan kaki lurus pada posisi alami. fraktur tidak berpindah asetabulum dan nyeri pinggang bawah bilateral. 1994d and Redemann. d. Kontertraksi dicapai dengan mengelevasikan kaki dari tempat tidur pada ketinggian tertentu untuk mencegah pasien terjatuh dar tempat tidur. Sistem Katrol Multiple Dalam banyak keadaan katrol yang multioel digunakan. sehingga mengurangi berat amatlah diperlukan. Katrol tidak mempunyai efek pada tahanan t=fraksi tetapi bertindak untuk merubah arah dorongan untuk bekerja dengan gravitasi. kontraktur panggul dan lutut. 1994d). dimana melalaikan abduksi (Taylor. Jika tempat tidur butuh untuk dielevasikan terlalu tinggi untuk mencegah pasien terdorong dari tempat tidur maka pemberat dapat terlalu berat dan perlu untuk ditinjau ulang. 1987 and Styrcula. dibutuhkan untuk dapat mencapai 40 kg. Hal ini juga bisa digunakan untuk dislokasi panggul.

Metode pemasangan traksi antara lain :  emergency. Compromise vascular merupakan bahaya terbesar. ditambah dengan malunya mereka untuk membuka ususnya ditempat tidur (Taylor. mengurangi fraktur. Tempat tarikan disesuaikan sedemikian rupa sehingga arah tarikan segaris dengan sumbu panjang tulang yang patah. Periksa sirkulasi dua kali sehari. Pantatnya harus diangkat jangan mengenai tempat tidur Secara umum traksi dilakukan dengan menempatkan beban dengan tali pada ekstermitas pasien. Nyeri dapat dinilai dengan menggunakan skala 1-10 dan pasien harus diberi analgetik sebelum nyeri menjadi lebih parah. 1987. e. Traksi Gallows Traksi ini digunakan pada bayi dan anak-anak dengan fraktur femur . dan pada keadaan . Sama dengan pasien yang imobilisasi ada tingginya resiko untuk konstipasi tidak hanya menghasilkan imobilitas tetapi juga kombinasinya dengan ambilan analgetik dan untuk pasien traksi terutama tantangan dalam nyeri. Winney.  Traksi mekanik. Traksi manual Tujuannya adalah perbaikan dislokasi.    Distal oedema Kerusakan vaskular Peroneal nerve palsy Nekrosis kulit melalui tulang-tulang prominen. Indikasi Traksi Gallow’s Berat anak-anak harus kurang dari 12 kg  Fraktur femur Kulit harus intak Kedua dari femur yang fraktur dan yang baik ditempatkan dalam traksi kulit dan bayi ditahan dari sudut yang istimewa. 1998 and Redemann. Beri pendidikan kesehatan untuk mencegah ketakutan. Management nyeri merupakan bagian penting dalam perawatan. 2002).

Kegunaan pemasangan traksi. Digunakan dalam waktu 4 minggu dan beban < 5 kg.Traksi mekanik ada 2 macam :  Traksi kulit (skin traction) Dipasang pada dasar sistem skeletal untuk sturktur yang lain misal otot.  Traksi skeletal Merupakan traksi definitif pada orang dewasa yang merupakan balanced traction. Dilakukan untuk menyempurnakan luka operasi dengan kawat metal / penjepit melalui tulang / jaringan metal. antara lain :      Mengurangi nyeri akibat spasme otot Memperbaiki & mencegah deformitas Immobilisasi Difraksi penyakit (dengan penekanan untuk nyeri tulang sendi) Mengencangkan pada perlekatannya Prinsip pemasangan traksi   Tali utama dipasang di pin rangka sehingga menimbulkan gaya tarik Berat ekstremitas dengan alat penyokong harus seimbang dengan pemberat agar reduksi dapat dipertahankan     Pada tulang-tulang yang menonjol sebaiknya diberi lapisan khusus Traksi dapat bergerak bebas dengan katrol Pemberat harus cukup tinggi di atas permukaan lantai Traksi yang dipasang harus baik dan terasa nyaman Decubitus Kongesti paru Konstipasi Anoreksia ISK Komplikasi pada traksi      .

Pengkajian Pada pasien traksi pengkajian meliputi :         status neurology kulit (decubitus. TD. Diagnosa Keperawatan Diagnosa keperawatan yang mungkin muncul : . regular/irregular) fungsi gastrointestinal (konstipasi. Trombosis vena profunda Asuhan keperawatan traksi a. b. ISK) fungsi cardiovaskuler (HR. dullness) fungsi perkemihan (retensi urine. perfusi ke daerah traksi. akral dingin) status nutrisi (anoreksia) nyeri. kerusakan jaringan kulit) fungsi respirasi (frekuensi.

Rasional : memfokuskan kembali perhatian. Rasional : meningkatkan sirkulasi umum. contoh : pijatan. Sentuhan terapeutik. risiko tinggi terhadap Integritas kulit/jaringan. risiko tinggi terhadap (tambahan). imajinasi visualisasi. pijatan punggung.  Pertahankan imobilisasi bagian yang sakit dengan tirah baring. Dorong menggunakan teknik manajemen stress. contoh relaksasi Rasional : menghilangkan nyeri dan mencegah kesalahan posisi tulang.  Bantu klien melakukan mobilisasi pada ekskremitas yang tidak ditraksi. Rasional : meningkatkan sirkulasi umum. Intervensi  Evaluasi keluhan nyeri/ketidaknyamanan. traksi.     Gangguan rasa nyaman : nyeri berhubungan dengan traksi/ imobilisasi.  progresif. dan dapat meningkatkan kemampuan koping dalam manajemen nyeri. Trauma. menurunkan area tekanan lokal dan kelelahan otot.  Kolaborasi pemberian analgesik . kerusakan : aktual/risiko tinggi terhadap Resiko konstipasi berhubungan dengan imobilisasi c. latihan napas dalam. Kriteria evaluasi : pasien menyatakan nyeri hilang. Intervensi keperawatan  Diagnosa keperawatan : gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan traksi/imobilisasi. perubahan posisi. menurunkan area tekanan lokal dan kelelahan otot. Rasional : mempengaruhi pilihan/pengawasan  Berikan alternatif tindakan kenyamanan. termasuk intensitas (skala 0-10). Perhatikan petunjuk nyeri nonverbal (perubahan pada tanda vital dan emosi/perilaku). meningkatkan rasa kontrol. perhatikan lokasi dan karakteristik. Disfungsi neurovaskuler perifer.

 Bantu meletakkan beban di bawah roda tempat tidur bila diindikasikan.  Kaji integritas alat fiksasi eksternal. contoh pergelangan tidak menekuk/duduk dengan traksi Buck atau tidak memutar di bawah pergelangan dengan traksi Russel. Rasional : jumlah beban traksi optimal dipertahankan.  Pertahankan katrol tidak terhambat dengan beban bebas menggantung. hindari mengangkat/menghilangkan berat.  Kaji ulang tahanan yang mungkin timbul karena terapi. kawat. memungkinkan  . Pearson. Amankan dan tutup ikatan dengan plester perekat. tali atau beban.  Yakinkan bahwa semua klem berfungsi. Kriteria evaluasi : mempertahankan stabilisasi dan posisi fraktur. Catatan : memastikan gerakan bebas beban selama mengganti posisi pasien menghindari penarikan berlebihan tiba-tiba pada fraktur yang menimbulkan nyeri dan spasme otot. Rasional : mempertahankan integritas tarikan traksi. Minyak katrol dan periksa tali terhadap tegangan. Rasional : traksi Hoffman memberikan stabilisasi dan sokongan kaku untuk tulang fraktur tanpa menggunakan katrol. jepitan) memungkinkan penggunaan berat lebih besar untuk penarikan traksi daripada digunakan untuk di jaringan kulit. Dunlop. Traksi tulang (pen. Diagnosa Keperawatan : Trauma. Rasional : yakinkan bahwa susunan traksi berfungsi dengan tepat untuk menghindari iterupsi penyambung fraktur. risiko tinggi terhadap (tambahan). Rasional : membantu posisi tepat pasien dan fungsi traksi dengan memberikan keseimbangan timbal balik.Rasional : mengurangi / menghilangkan nyeri. Russel) Rasional : traksi memungkinkan tarikan pada aksis panjang fraktur tulang dan mengatasi tegangan otot/pemendekan untuk memudahkan posisi/penyatuan. Intervensi  Pertahankan posisi/integritas traksi (contoh : Buck.

perubahan warna. risiko tinggi terhadap Kriteria evaluasi : mempertahankan perfusi jaringan dibuktikan oleh terabanya nadi. Rasional : gangguan perasaan kebas. Menyebabkan kesalahan posisi.  Awasi posisi/lokasi cincin penyokong bebat. Minta pasien untuk melokalisasi nyeri/ketidaknyamanan. Intervensi  Kaji kulit untuk luka terbuka. Perhatikan perubahan fungsi motor/sensori. peningkatan/penyebaran nyeri terjadi bila sirkulasi pada saraf tidak adekuat atau saraf rusak. Integritas kulit/jaringan.  Kaji posisi cincin bebat pada alat traksi. kesemutan. Disfungsi neurovaskuler perifer. terutama pada aksila dan lipat paha. Kulit hangat/kering Intervensi  Lakukan pengkajian neuromuskuler. perdarahan. kerusakan : aktual/risiko tinggi terhadap   Kriteria evaluasi : menyatakan ketidaknyamanan hilang. Rasional : panjang dan posisi saraf perineal meningkatkan risiko cedera dan adanya fraktur kaki. . megakibatkan iskemia dan kerusakan saraf pemanen. memutih. Kurang atau berlebihannya keketatan klem/ikatan dapat mengubah tekanan kerangka. kemerahan. Rasional : alat traksi dapat menyebabkan tekanan pada pembuluh darah/saraf.mobilitas/kenyamanan pasien lebih besar dan memudahkan perawatan luka. Rasional : posisi yang tak tepat dapat menyebabkan cedera kulit/kerusakan.  Tes sensasi saraf perifer dengan menusuk pada kedua selaput antara ibu jari pertama dan kedua dan kaji kemampuan untuk dorsofleksi ibu jari bila diindikasikan. Rasional : memberikan informasi tentang sirkulasi kulit dan masalah yang mungkin disebabkan oleh alat dan/atau pemasangan traksi. atau malposisi alat traksi. edema sindrom kompartemen.

 Tekuk ujung kawat atau tutup ujung kawat/pen dengan karet atau gabus pelindung. Rasional : mencegah tekanan berlebihan pada kulit.  Resiko konstipasi berhubungan dengan imobilisasi Kriteria evaluasi : klien dapat defekasi dengan lancar Intervensi  Kaji pola defekasi Jelaskan pentingnya diet tinggi serat Rubah posisi sesering mungkin Dorong intake cairan peroral 6-10 gelas perhari Rasional : mengetahui perubahan pola defekasi yang terjadi  Rasional : serat dapat melancarkan defekasi  Rasional : pergerakan meningkatkan gerak otot perut dan peristaltik  Rasional : cairan adalah faktor penting dalam menentukan konsistensi feses. d. Evaluasi  .  Beri bantalan/pelindung dari kulit domba atau busa. Rasional : mencegah cedera pada bagian tubuh lain. meningkatkan evaporasi kelembaban yang menurunkan risiko ekskoriasi.

 39079.8:9.

9:.73..3 07:8..3..

3/03.3  .3307-07:-:3.348.0507.3 97.3.9.5  #08443895.  3907..2.324-8.8.8.8-07:-:3./.78493907..8  .3:.9.0380507.3.3/03.37.

9.038  ...803203.80:.8  7907.:..3307.85.3307.3  3907.:.24-8.0.

.30248.8/.  !07.3.9.3509:3:307343..90789  9072.07-.3 507.9.9.3.3.3/..35.8 8.7.8:390389./.9./. 507:-.2.09/.34.

:  #.507.7:5.202503.3.843.

.9193/.3307/.9.8-.39/.8  #.3 /.3   4743203:3.302.37..9.843.3907..3.3.35:3:3  507:-.387:.843.3..397.3203.8:.43974 /.843.3.9.3.9./...9.354889:.9.087029.8.503.35488  #.39032.3 .387:.08 #.70.3..-47.2033..08.3 00.22.0203307   4.50:9  #.85747081  .3453/.3.92033.90.203:7.34949   .-.90.203.34.8.2 2.843.8./.3.3.8:2:2 203:7:3.8.8 $039:.9.2033.43945.8.3.8/.324-8.507.20214:8.:.34./97.843.38.302-.3 5..3.8:2:2 203:7:3.439470.3  07.3 00.3.2.324-8.5.39:0320.25:.303..3.9.9073.33.8  #./.5.0203897088 .85..70.73 97.3.8502-07..34949   !079.0.3 2033.9/03.3.8.

-8.038 .9:7  3907.389.5 9..3%7.0507.203.9..348.3.2-..0.3307    .3  7907.:.3548817. 78493907.8/.3.:2.82025079../.

3..35488. !079.

 :345 !0.3.3.317.39079.97.35.39.8202:33.3 203.34949.9.3/./.7843 #:880  #.7.4394:.9:79:.890.897.885..843.8 .

.35488.50203/0.3:39:202:/.

3..843.02-071:38 3.3 503 .9/03..8-071:38/03.3  %7.9.3-0-./.974/..3.397.3-.89:.3 202:33.9749/.8:8:3.3503:3.7907:58503./..9..39:3 3/.8/.90- -08.3.3/03.3-0-.8203.3:9   .907.9:.802:.75.3.397./:3.73.9:39: 2033/.503.3905.9 059.3-.3.590.3:39:/.7 203.3.35078.35089075070. 907.3/.9:7   !079.39:9:5.2-:317.7:39:503...7.3-07.3 2.9  #.9.3.2-..

3 0802-.2030:.8204949   .3..31:3897.203.3954885./5079.843.3307/.99/:7-.9.803/.-.907.843.202-.380.3202-07.9  #.5 .385.9.8032033/.3 9/.3./3/.32:3392-:.7503.3.3 -070-.17.5.397.95./.74/.:.   .9:7.3-07.43945070.-0-.8.39.3-0-.3.3-0-.703.8/03.89.84592.3/-.39-.3 07.3202... 9-.3.2.32032-:.39:5488905.3 .3.39:2009.7.392-.8-0-.9025.203.3  #..:2..

389.397.397.3.3202-07..397.::39: 9:.3.918.8.3.843.35.339079. 5070.202:9.7/-.974 9.8   .84112.:9/.203:3..39079.2025079.7.8089073.97.-8.  #.3 202:33.9:79..../:/:/03.9.3/03.8:.89.:-0-.38443.317..843.8#:880  #.3 24-9.3.8.9.8/.

33.3507.3.8030--08.2..35.9.3.7/.3:..009.:-070-.9.03.3202:/.  :7.302.9.

9203:-.:.-..3.5 7907.3.82025079.73.9..35488    81:3830:74.3.-.340907.3.3/-:9. 030-.35071:8...3..90.3/. 3.0.5.3 07../ :9.308.9./.8:07507107 78493907.

073 .

.3507:-.3503..3907.:.038  .330:742:8:07 !07.31:38 24947.9.

803847 39.8.5.8307.803:39:204.

843.3 5033.9.8 0802:9.3507.2.3:.3.8.09/.3  #.3...3.30-.

:8.7.9.7./-./.85.8.5030-.17:8.87:./0:.   .7.85488.9.3 307907.19/..

502-::/.997.3503443-0-.3.3.843..7.5.-.35../.9  #.4.92030-..8/.8.390.

3 8.2033.7 5079. 0/02.9:7.1507107/03././.3203:8:5.-:.303   %088038././.88.5:9.0/:.150730.3.17.9./.7..3  #.3..3 .25:.8.5488.3:39:/4784108-:.5.95.7.3/.307:8.5.8:9.35.790203 .8    39079..3.8.9..80./.02.1  907:9.83/742425.7-.30/:.8.2.:2.2.843.9./.3784.354888.39.-.7.997.7./. 20.0/07.3802.1502.7. /3/.

3.9:....73.3 07:8.

73.2.:9:39::.3.843.8:9/.3.3 507:-....3 2:33/80-./.:.3  3907..3.  202:9  #.9..5 7907.89039.-..331472.32.0..3.387:.038  .309/.8203.8.907-:.3 507/. 0207.202-07..3.78493907.340.7.9/.

8   .-.3.0/07...997.5488.92030-.39.:502.905.8  #..843.5488.3.9/.5.:9./.8.3.9.397.3-0-.95.

9.07:8.9.9...3   %0:::3..:9:9:5::3.

.9.0/07.:.39:-:./..3.3.39.-:8 503/:3  #.203.3   07-.-.843.5..0.709.503/03.

-.:9 2033..3.8 002-.90.37840847.843.9.  #.8   .547.203.3.7:9/42-.35.9..503/:3/./.3-070-.3203:7:3.30.0.:-:8.

/010.3.843.8.3..54888080732:33 #.3907.3/010.8.:.94750393/.8 #.7. #08443895.7./010.20309.7 #.350789.8/03.5..7 3907.920.3..  0..807..324-8.9/010.9 #.9/.9...9  474339.8  #:-.3503933.0.54.34388903810808    /  .1./..038  .4949507:9/../0993807.50707.0.350747.:./  0.354.843.8507.8-07:-:3.:507:-.843.3.3/03.32033.7...803/.8 7907.843.2203039:.5.8     .307.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->