P. 1
Analisa Struktur Rumah

Analisa Struktur Rumah

|Views: 3,292|Likes:
Published by plangon
Sumber diambil dari internet. halaman web lupa lagi
Sumber diambil dari internet. halaman web lupa lagi

More info:

Published by: plangon on Sep 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/23/2013

pdf

text

original

Struktur Rumah

Bangunan Sipil,cara membuat rumah,struktur,analisa harga, perbaikan rumah. CARA MENGHITUNG RAB RUMAH (Bag 1) 18 September 2008 10:11 PM

Ada beberapa macam item pekerjaan dalam pembangunan rumah antara lain : I. Pekerjaan Awal 1.Pengukuran 2.Bowplank II. Pekerjaan Galian dan Urugan 1. Galian 2. Urugan 3. Mengurug kembali III. Pekerjaan Fondasi 1. Lantai kerja 2. Pasangan fondasi IV. Pekerjaan Beton 1. Sloof 2. Kolom 3. Ring balk V. Pekerjaan Dinding 1. Pasangan Bata. 2. Plesteran 3. Acian 4. Sponengan

Page 1 of 45

5. Tali air VI. Pekerjaan Kusen dan Pintu, Jendela 1. Pembuatan kusen pintu jendela 2. Pembuatan daun pintu 3. Pembuatan daun jendela 4. Pasang Kusen Pintu 5. Pasang Kusen Jendela 6. Pasang Daun Pintu 7. Pasang Daun Jendela VII.Pekerjaan Rangka Atap 1. Pembuatan Kuda-kuda 2. Pembuatan Gording 3. Pembuatan Jurai 4. Pembuatan balok nok 5. Pasang kuda-kuda 6. Pasang gording 7. Pasang Balok Nok 8. Pasang Jurai 9. Pasang Papan suri 10. Pasang Usuk 11. Pasang alumunium poil 12. Pasang Reng 13. Pasang Genteng 14. Pasang Talang 15. Pasang list plank VIII.Pekerjaan Penggantung dan pengunci 1. Rangka Plafon 2. Pasang Plafon 3. Pasang Kunci tanam 4. Pasang Grendel 5. Pasang Hak Angin 6. Pasang kaca 7. Pasang List plafon IX. Pekerjaan Lantai dan keramik

Page 2 of 45

1. Beton Lantai (1:3:6) 2. Pasang Keramik lantai ukuran 30/30 3. Pasang Keramik lantai WC ukuran 20/20 4. Pasang Keramik dinding X. Pekerjaan Sanitasi 1. Pasang saluran air bersih PVC ¾” 2. Pasang saluran air kotor PVC 4” 3. Pasang Closet 4. Pasang bak air 5. Pasang Karan Air 6. Pembuatan Septick Tank (beerput) 7. Pembuatan sumur peresapan XI. Pekerjaan Finishing 1. Cat Dinding 2. Cat Plafon 3. Cat Kusen 4. Cat Daun pintu/jendela XII. Pekerjaan instalasi listrik 1. Titik lampu 2. Titik stop kontak 3. Titik saklar XIII.Pekerjaan Akhir 1. Pembersihan Akhir

Page 3 of 45

CARA MENGHITUNG RAB RUMAH (BAGIAN 2) 24 September 2008 10:05 PM Cara menghitung Volume pekerjaan :

I. Pekerjaan Awal 1. Pengukuran Yang dimaksud dengan pengukuran adalah sebelum memulai pekerjaan, untuk menentukan posisi dari bangunan dilakukan pengukuran batas-batas, volume pengukuran adalah dihitung dg satuan lumpsum, missal diperkirakan dikerjakan 2 hari dengan 2 tukang, sehingga perhitungan sbb ,upah tukang Rp.50.000, maka biaya 50.000 x 2 x 2 = Rp. 200.000. 2. Bowplank

Digunakan untuk membantu menentukan As atau letak titik dari bangunan, dengan cara membuat pagar menggunakan papan 2/15 dipaku pada kayu ukuran 5/7 sebagai tiang, dibuat dengan jarak 1 meter dari as bangunan dipasang keliling bangunan. Misal rumah ukuran 6 x 7 , maka volume bowplank adalah (6+1+1)+(7+1+1)=17 m. Harga dan kebutuhan material dapat dilihat pada Analisa pekerjaan. II. Pekerjaan Galian dan urugan 1. Galian Adalah pekerjaan menggali yang berhubungan dengan pembuatan fondasi, dalam dan lebarnya fondasi ditentukan oleh type fondasi. Misal lebar bawah fondasi 70

Page 4 of 45

cm, maka lebar dari galian adalah 70 cm ditambah kiri 10 cm kanan 10 cm menjadi 70 + 20 = 90 cm, sedangkan kedalaman galian juga ditentukan oleh keadaan tanah baik, tetapi kalau kondisi tanah biasa umumnya kedalaman galian 70 cm, maka volume galian adalah 0.9 m x 0.7 m x panjang fondasi = satuan m3, sedangkan untuk menentukan berapa jumlah tenaga atau upah dapat dilihat analisa pekerjaan galian. 2. Urugan Adalah pekerjaan mengurug lantai bangunan, volume dihitung luas bangunan dikalikan tinggi urugan satuan m3, kebutuhan material urugan dan jumlah tenaga atau upah dapat dilihat pada analisa pekerjaan. 3. Mengurug kembali Adalah mengurug bekas galian Fondasi, volume biasanya dihitung 1/3 dari volume galian, contoh volume galian 60 m3 maka urugan kembali adalah 60 m3/3 = 20 m3. III. Pekerjaan Fondasi 1. Lantai Kerja Adalah suatu item pekerjaan yang lokasinya dibawah fondasi (lihat fondasi Rumah), lantai kerja dapat berupa urugan pasir dengan tebal 10 cm, pasangan batu kali kosong, atau beton dengan campuran 1:3:5 tebal 5 s/d 10 cm. cara perhitungan adalah luas dikalikan tebal dengan satuan m3, kebutuhan material dan upah lihat analisa pekerjaan. 2. Pasangan Fondasi Fondasi yang kami maksudkan disini adalah fondasi batu kali (stal) untuk bangunan rumah lantai 1, cara menghitung volume hitung semua panjang fondasi kemudian dikalikan tinggi fondasi, dan dikalikan (lebar atas+lebar bawah dibagi 2), satuan m3. Contoh: panjang seluruh fondasi 50 meter, tinggi fondasi 0,7 meter, lebar atas fondasi 0.3 meter lebar bawah fondasi 0.7 meter, maka volumenya adalah 50 x 0,7 x ((0,3+0,7)/2) = 17,5 m3. IV. Pekerjaan Beton 1. Sloof Yang dimaksud dengan sloof adalah struktur bangunan yang berada diatas fondasi untuk lebih jelas lihat sloof rumah lantai 1 dan 2. Cara menghitung volume sebagai berikut : untuk volume beton panjang total sloof x lebar x tinggi = satuan m3. Untuk perhitungan jumlah besi beton, pertama yang dicari adalah jumlah begel, dengan cara panjang total sloof dibagi jarak begel ditambah 1 = jumlah begel, jumlah begel dikalikan panjang satu begel = panjang total besi beton yang dibutuhkan. Misal sloof 15/20, begel d 8 – 15, panjang total 25 meter, jumlah begel = (25/0.15)+1=167,6 bh = 168 bh, sedangkan panjang satu begel = ((15 -5)x 2)+

Page 5 of 45

((20-5) x 2)= 50 cm, maka total besi beton untuk begel adalah 0,5 x 168 = 84 meter, satu batang besi beton panjang standar adalah 12 m, 84/12= 7 batang. Untuk menghitung besi beton tulangan pokok yaitu dengan cara jumlah tulangan pokok dikalikan panjang total. Sedangkan untuk perhitungan RAB besi beton tidak dihitung,yang ditampilkan adalah volume beton. 2. Kolom Cara menghitung Volume adalah tentukan atau hitung jumlah kolom kemudian dikalikan tinggi kolom,sehingga mendapat total panjang kolom x lebar x tinggi = volume kolom satuan m3. 3. Ring balk. Cara menghitung volume sama dengan perhitungan sloof dan kolom V. Pekerjaan Dinding 1. Pasangan Bata. Dinding pasangan bata ada 2 cara menghitung yaitu dengan cara perhitungan luas dan dengan cara perhitungan isi, untuk perhitungan isi jarang sekali digunakan, akan tetapi bila suatu saat dibutuhkan dengan cara perhitungan isi, caranya adalah luas x tebal, untuk tebal tergantung jenis pasangan bata, pasangan 1 bata atau ½ bata ,untuk ukuran 1 bata yaitu 30 cm sedangkan ukuran ½ bata 15 cm. Cara menghitung luas pasangan bata adalah sebagai berikut, pertama hitung keliling dari dinding, kalikan dengan tinggi dinding, dan dikurang luas dari daun jendela,daun pintu,boven, satuan m2. 2. Plesteran Volume plesteran adalah 2 x dari volume pasangan bata. 3. Acian Sama dengan cara menghitung volume plesteran tetapi dikurangi, daerah yang tidak di aci seperti dinding keramik dll. 4. Sponengan atau tali air Sponengan atau tali air adalah batas antara kusen dan plesteran, bila lebar kusen kurang dari lebar dinding (15 cm) maka batas antara kusen dan plesteran disebut sponengan, sedangakan bila lebar kusen sama dengan lebar dinding maka batas antara kusen dan plesteran disebut tali air. VI. Pekerjaan Kusen dan Pintu, Jendela 1. Pembuatan Kusen Cara perhitungan kusen pada RAB ada 2 macan yaitu dengan satuan jadi, atau m3, untuk satuan m3 yaitu hitung semua panjang dari bahan pembuat kusen kemudian dikalikan dengan tebal dan lebar dari kayu, satuan m3.

Page 6 of 45

Kebutuhan material dan upah dapat dilihat pada analisa pekerjaan. 2. Daun Pintu. Daun pintu ada beberapa macam, missal daun pintu panil atau doble plywood, dalam perhitungan volume untuk RAB biasanya di hitung perunit. 3. Pasang Kusen Pintu dan Jendela Volume pemasangan bermacam-macam, antara lain dg cara panjang keliling kusen, perlubang, atau perunit. 4. Pasang Daun Pintu dan Jendela Volume pemasangan dihitung perunit, diluar pemasangan kunci tanam, hak angin, slot. Bersambung CARA MENGHITUNG RAB RUMAH (Bag.3) 10 Oktober 2008 11:10 PM VII. Pekerjaan Rangka Atap.

1. Pembuatan Kuda-Kuda Volume dihitung dengan satuan m3, yaitu panjang total bahan dikalikan dimensi kayu yang dipakai. Contoh, panjang total bahan yang digunakan untuk kuda-kuda adalah 25 meter kayu yang digunakan 8/12 maka volume adalah 25 x 0.08 x 0.12 = 0.24 m3.untuk harga dapat dilihat analisa pekerjaan. 2. Pembuatan Gording. Yang dimaksud dengan pembuatan gording adalah pembuatan sambungan antara gording, satuan adalah m3, cara mencari volume sama dengan cara mencari volume pada perhitungan kuda-kuda. 3. Pembuatan Jurai. Sama dengan pembuatan gording,

Page 7 of 45

4. Pembuatan Balok Nok. Sama dengan pembuatan gording, dan Jurai. Untuk ketiga item pekerjaan tersebut dimensi kayu biasanya sama hanya letak saja yang membedakan nama item pekerjaan. 5. Pasang Kuda-kuda. Yang dimaksud pasang kuda-kuda biasanya disebut erextion kuda-kuda, adalah pemasangan kuda-kuda dilokasi tempatnya kuda-kuda. Tidak membutuhkan material tambahan karna kuda-kuda dipasang setelah dibuat. Biaya biasanya diambil 50 % dari biaya pembuatan kuda-kuda. Begitu juga untuk pemasangan jurai,gording,balok nok. Satuan volumenya adalah m3. 6. Pasang Papan Suri. Yang dimaksud dengan papan suri adalah, papan yang letaknya diatas balok nok, yang berfungsi untuk menahan kerpus, ukuran yg digunakan biasanya 2/20 dapat juga lebih kecil atau lebih besar sesuai kebutuhan dilapangan. Satuan volumenya adalah m’. 7. Pasang Usuk / Kaso. Usuk biasanya menggunakan kayu ukuran 4/6 atau 5/7, yg sering digunakan adalah kayu ukuran 5/7, untuk atap yg menggunkan asbes atau seng tidak memakai usuk, cukup dengan gording. Perhitungan usuk yaitu luas dengan satuan m2. kebutuhan matererial dan upah lihat analisa pekerjaan. 8. Pasang Alumunium foil. Pemasangan alumunium foil dimaksudkan untuk mengurangi panas dan mencegah tampias saat terjadi hujan yang disertai angin, bahan yang digunakan tidak mutlak alumunium foil, dapat diganti dengan karpet atau seng plat. Letak alumunium foil adalah diantara usuk dan reng. Satuannya adalah m2. 9. Pasang Reng. Reng ukuran yang digunakan ada dua macam yaitu 2/3 atau ¾,tergantung jenis genteng yang dipakai, untuk genteng beton biasanya menggunakan ukuran ¾ , perhitungan reng adalah sama dengan menghitung usuk yaitu luas dengan satuan m2.(luas reng sama dengan luas dari usuk). 10. Pasang Genteng Genteng ada beberapa jenis, akan tetapi yang umum adalah genteng beton dan genteng keramik. Perhitungan volume adalah luas dengan satuan m2. biasanya sama dengan luas reng maupun usuk. 11. Pasang talang Talang ada beberapa jenis bahan yang digunakan, talang seng, talang PVC, talang beton, untuk setiap jenis bahan cara perhitungan volume berbeda-beda, untuk

Page 8 of 45

talang yang terbuat dari seng volume nya adalah luas dengan satuan m2, talang yang terbuat dari PVC volumenya adalah panjang dengan satuan m’, sedangkan untuk talang beton dapat dihitung dengan m3 ataupun m2. 12. List plank List plank ada beberapa jenis bahan yang digunakan, yaitu bahan dari kayu, beton, pvc, fiber dll, tetapi saat ini list plank yang sering digunakan adalah terbuat dari kayu dan beton, perhitungan volume ada yang menggunakan m’,m2,m3. perhitungan volume tidak mengikat.

Page 9 of 45

VIII. Pekerjaan Penggantung dan Pengunci. 1. Rangka Plafond Rangka plafon ada beberapa jenis bahan yang digunakan, yaitu rangka kayu 4/6, rangka besi (bermacam-macam). Untuk perhitungan volume kalau menggunkan kayu biasanya dihitung luas, sedangkan untuk besi dihitung dengan berat (kg). 2. Pasang Plafon Plafon bermacam-macam dari jenis bahan yang digunakan, seperti, bahan kayu, eternit, asbes plat, plywood, gibsum dll, untuk perhitungan volume adalah luas dengan satuan m2. 3. Pasang Kunci tanam, grendel, hak angin. Perhitungan menggunkan satuan unit, atau buah. 4. Pasang Kaca. Pemasangan kaca yaitu dengan perhitungan luas satuan m2. 5. List plafond Yang dimaksud dengan list plafon adalah list yang berada dipinggir pertemuan antara plafond dengan dinding, tujuan pemasangan list, agar terlihat rapi. Satuan volume adalah m’ IX. Pekerjaan Lantai dan keramik. 1. Beton Lantai 1:3:5 Yang dimaksud dengan beton lantai, biasanya disebut floor, atau plesteran lantai, tebal beton lantai untuk rumah tinggal mulai dari 5 cm sampai dengan 10 cm. sebelum lantai diplester sebaiknya diberi urugan pasir setebal 10 cm. Untuk perhitungan volume lantai beton m3, tetapi kadang-kadang ada yang membuat m2. 2. Pasang keramik lantai utama dan wc. Pemasangan keramik lantai volume yang digunakan adalah luas dg satuan m2. 3. Pasang Keramik Dinding. Pemasangan keramik dinding volume yang digunakan adalah luas dg satuan m2. X. Pekerjaan Sanitasi 1. Pasang Saluran air bersih pvc ¾”. Perhitungan volume adalah panjang dengan satuan m’.

Page 10 of 45

2. Pasang Saluran Air kotor pvc 4” Perhitungan volume adalah panjang dengan satuan m’. 3. Pasang Closet, kran Perhitungan volume adalah buah atau unit. 4. Pembuatan Septick tank atau beerput. Septick tank atau beerput adalah suatu tempat untuk menampung kotoran manusia, perbedaan septick tank dan beerput adalah dari bentuk mdan bahan yang digunakan akan tetapi fungsinya sama. Septick tank bahan yang digunakan adalah pasangan bata, dengan ukuran persegi panjang, sedangkan kalau beerput bahan yang digunakan buis beton diameter 80 cm s/d 90 cm. biasanya perhitungan volume adalah unit (lansung jadi). 5. Saluran Peresapan atau Sumur Peresapan. Saluran peresapan atau sumur peresapan adalah suatu bangunan yang berfungsi sebagai peresapan air dari buangan septick tank. Volume perhitungan adalah unit. CARA MENGHITUNG RAB RUMAH (TAMAT) 15 Oktober 2008 10:41 PM XI. Pekerjaan Finishing.

1. Pekerjaan Cat tembok, plafon, kusen, daun pintu dan jendela. Perhitungan Volume nya adalah luas dengan satuan m2. XII. Pekerjaan Instalasi listrik. Pekerjaan instalasi listrik volume pekerjaan menggunakan titik, sedangkan harga sesuai dengan ketentuan PLN. XIII. Pemebersihan Akhir. Yang dimaksud dengan pekerjaan pembersihan akhir, adalah pekerjaan pembersihan sisa sisa material atau kotoran-kotoran akibat dari pekerjaan, seperti pembersihan kamar mandi, lantai, kusen dari debu-debu, karna volumenya tidak bisa dihitung maka menggunakan satuan LS atau lump sum.

Page 11 of 45

Pada postingan berikutnya akan dibahas mengenai item-item pekerjaan tersebut, dan cara menghitung kebutuhan material. (Tamat) DINDING PASANGAN 1/2 BATA 04 Juli 2008 07:18 PM Dinding yang dimaksud adalah dinding yang terbuat dari batu bata. Dinding bata ada 2 macam yaitu dinding pasangan ½ bata dan dinding pasangan 1 bata. Tetapi saat ini rata-rata rumah menggunakan dinding pasangan ½ bata ( jarang yang menggunakan dinding pasangan 1 bata). Campuran perekekat bata ada beberapa komposisi, yaitu : Campuran 1 semen : 3 Pasir , campuran tersebut biasa digunakan untuk pasangan trasram (pasangan dinding diatas sloof 20 sampai dengan 40 cm), yang berfungsi agar air tanah tidak naik kedinding, sedangkan campuran diatas trasram menggunakan perbandingan 1 semen : 6 pasir atau 1 semen : 3 kapur : 10 pasir. CARA MENGHITUNG DINDING 1/2 BATA KEBUTUHAN MATERIAL DAN UPAH PASANGAN

22 Nopember 2008 02:00 AM

Hitung keliling dinding, kalikan dengan tinggi didapat luas kotor, kemudian cari luas pintu, luas jendela, atau luas-luas bidang lain yg tidak ada pasangan batanya, luas bidang-bidang yang tidak ada pasangan bata dijumlah, kemudian luas kotor dinding dikurangi dengan luas bidang yang tidak ada pasangan bata, maka didapat luas bersih pasangan bata.

Contoh : Luas dinding kotor, misal panjang dinding 30 meter tinggi 3 meter, maka luas dinding kotor 30 x 3 = 90 m2. Luas bidang yang tidak dipasangi bata. Misal luas kusen total 10 m2, maka luas bidang yang dipasangi bata = 90 – 10 = 80 m2. Jenis Pasangan bata ada 2, pasangan trasram yaitu pasangan bata 30 cm diatas sloof, campuran yang digunakan 1 semen : 3 Pasir ( untuk lebih jelas lihat postingan terdahulu).

Page 12 of 45

Sedangkan campuran untuk dinding diatas trasram, campuran yang biasa digunakan adalah, campuran 1 semen : 6 pasir, 1 semen : 8 pasir, 1 semen : 3 kapur : 10 pasir. Kebutuhan Material dan Upah Pasangan Trasram : Hitung luas pasangan Trasram dengan cara total keliling dinding dikalikan dengan 30 cm (tinggi pasangan Trasram dapat diambil lebih). Kurangi luas yang tidak ada pasangan trasram, misal didapat luas pasangan trasram 20 m2 : Kebutuhan Material Campuran 1 semen : 3 Pasir : 1. Bata merah 5 x 11 x 22 : 20 m2 x 70 bh = 1400 bh 2. Semen : 20 m2 x 14,37 kg = 287,4 kg=7,2 zak (40kg) 3. Pasir : 20 m2 x 0,04 m3 = 0,8 m3 Upah : 1. Pekerja : 20 m2 x 0,30 OH = 0,6 OH 2. Tukang Batu : 20 m2 x 0,10 OH = 0,2 OH 3. Kepala tukang : 20 m2 x 0,01 OH = 0,2 OH 4. Mandor : 20 m2 x 0,015 OH = 0,3 OH Untuk mendapatkan kebutuhan material pasangan trasram 1 m2 , tiap tiap item dibagi 2 m2 Kebutuhan Material dan Upah Pasangan Bata diatas Pasangan Trasram : Seperti contoh diatas dianggap luas pasangan ½ bata bersih 80 m2 . Kebutuhan Material Campuran 1 semen : 6 Pasir. 1. Bata merah 5 x 11 x 22 : 80 m2 x 70 bh = 5600 bh 2. Semen : 80 m2 x 14,37 kg = 1.149,6 kg=28,74 zak(40kg) 3. Pasir : 80 m2 x 0,04 m3 = 3,2 m3 Upah : 1. Pekerja : 80 m2 x 0,30 OH = 24 OH 2. Tukang Batu : 80 m2 x 0,10 OH = 8 OH 3. Kepala tukang : 80 m2 x 0,01 OH = 0,8 OH 4. Mandor : 80 m2 x 0,015 OH = 1,2 OH Kebutuhan Material Campuran 1 semen : 6 Pasir. 1. Bata merah 5 x 11 x 22 : 80 m2 x 70 bh = 5600 bh 2. Semen : 80 m2 x 7,185 kg = 574,8 kg=14,37 zak (40kg) 3. Pasir : 80 m2 x 0,08 m3 = 6,4 m3 Upah : 1. Pekerja : 80 m2 x 0,30 OH = 24 OH

Page 13 of 45

2. Tukang Batu : 80 m2 x 0,10 OH = 8 OH 3. Kepala tukang : 80 m2 x 0,01 OH = 0,8 OH 4. Mandor : 80 m2 x 0,015 OH = 1,2 OH Untuk campuran perbandingan yang lain dapat dilihat pada analisa pekerjaan. Cara mencari berapa jumlah material dan upah sama seperti diatas. KOLOM BETON UTAMA & PRAKTIS 06 Juli 2008 12:14 PM KOLOM (TIANG) BETON Kolom pada bangunan rumah tinggal ada dua macam a. Kolom Utama b. Kolom Praktis a. Kolom Utama.

Yang dimaksud dengan kolom utama adalah kolom yang fungsi utamanya menyanggah beban utama yang berada diatasnya. Untuk rumah tinggal disarankan jarak kolom utama adalah 3.5 m, agar dimensi balok untuk menompang lantai tidak tidak begitu besar, dan apabila jarak antara kolom dibuat lebih dari 3.5 meter, maka struktur bangunan harus dihitung. Sedangkan dimensi kolom utama untuk bangunan rumah tinggal lantai 2 biasanya dipakai ukuran 20/20, dengan tulangan pokok 8d12mm, dan begel d 8-10cm ( 8 d 12 maksudnya jumlah besi beton diameter 12mm 8 buah, 8 – 10 cm maksudnya begel diameter 8 dengan jarak 10 cm).

Page 14 of 45

b. Kolom Praktis

Adalah kolom yang berpungsi membantu kolom utama dan juga sebagai pengikat dinding agar dinding stabil, jarak kolom maksimum 3,5 meter, atau pada pertemuan pasangan bata, (sudut-sudut). Dimensi kolom praktis 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20. CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN MATERIAL & UPAH PEK.KOLOM 08 Nopember 2008 11:42 AM

Cara mencari kebutuhan material kolom,hampir sama dengan cara menghitung kebutuhan material beton lainnya,

Page 15 of 45

Tentukan tinggi kolom (perhitungan tinggi kolom diukur mulai dari permukaan sloof sampai dengan bawah ringbalk) kemudian hitung jumlah kolom, contoh tinggi kolom 3,5 meter dan jumlah kolom 30 buah, maka 30 x 3,5 = 105 meter ( panjang total kolom). Volume kolom = 0,15 x 0,15 x 105 = 2,36 m3.

a. Beton campuran dg mutu K 150 Untuk mutu beton ada beberapa macam mulai dari B0,K100,K 125,K 150,K175,K 225,K 300. Disini penulis menggunakan mutu beton K 150, krn untuk pembuatan beton dengan cara manual lebih mudah mencapai K 150, sedangkan untuk mutu diatasnya harus dengan pengawasan yg teliti. Kebutuhan Material :

1. semen = 2,36 m3 x 299 kg = 705,64 kg ( pc 40 kg = 17,64 za k). 2. Pasir = 2,36 m3 x 799 kg = 1.885,64 kg (Bj = 1,6) = 1,2 m3 3. Krikil = 2,36 m3 x 1.017 kg = 2.400,12 kg (Bj = 1,9)= 1,3 m3 Kebutuhan Tenaga : 5. Pekerja = 2,36 m3 x 1,65 = 3,8944OH 6. Tukang = 2,36 m3 x 0,275 = 0,7 OH 7. Kep.Tukang = 2,36 m3 x 0,03 = 0,071 OH 8. Mandor = 2,36 m3 x 0,083 = 0,196 OH

Page 16 of 45

b. Pembesian (perhitungan dg besi polos) KebutuhanMaterial : 1. Tulangan pokok 4 d 10. Pajang total kolom 105 meter Besi beton yang diperlukan 4 bh x 105 meter = 420 m /12 m = 35 btg atau 35 batang x 7,4 kg = 259 kg. 2. Tulangan begel/pembagi d 8 – 15 Panjang Total 105 meter Jumlah begel yg diperlukan 105/0,15 = 700 bh. Panjang 1 bh besi begel = {(4x15)}-{(2x2)+(2x2)}+5cm = 57 cm. Angka 15 cm adalah lebar/panjang, 2 cm selimut beton atas bawah kiri kanan, 5 cm pembengkokan ujung. Total kebutuhan panjang besi untuk begel = 700 bh x 0,57 m = 399= 400 meter/12 = 33,25 batang x 4,74 kg = 157,6 = 158 kg. Total kebutuhan besi beton untuk membuat kolom sepanjang 105 meter = 259 kg + 158 kg = 518 kg Kebutuhan kawat bindrat 10% dari berat besi beton = 5,18 kg = 5 kg. Kebutuhan Tenaga : 1. Pekerja = 518 kg x 0,007 = 3,63 OH. 2. Tukang = 518 kg x 0,0007 = 0,326 OH 3. Kep.Tukang = 518kg x 0,00007 = 0,0326OH 4. Mandor = 518kg x 0,0004 = 0,21 OH c. Begesting. Kebutuhan Material : Luas begesting = (105 m x 0,15 m)x 2 = 31,5 m2 Perhitungan luas begesting hanya dua sisi, karena dua sisi yang lain begesting tidak dihitung sebabkan adanya pasangan bata, tetapi bila kolom utama untuk bangunan 2 lantai begesting dihitung empat sisi. Kebutuhan Material : 1. Papan 2/30x3m = 31,5 x 1,7 lbr = 53,55 lbr 2. Paku 2”-5” = 31,5 x 0,3 kg = 9,45 kg Untuk material papan kebutuhan 63 lbr, tidak harus dipenuhi semua, lihat kondisi lapangan apakah begesting bekas sloof masih dapat digunakan kembali, tetapi dalam perhitungan Anggaran tetap dimaksukan. Kebutuhan Tenaga : 1. Pekerja = 31,5 m2 x 0,52 OH = 16,38 OH 2. Tukang = 31,5 m2 x 0,26 OH = 8,19 OH 3. Kep.Tukang = 31,5 m2 x 0,026 OH = 0,819OH 4. Mandor = 31,5 m2 x 0,026 OH = 0,819OH

Page 17 of 45

Total kebutuhan untuk membuat kolom sepanjang 105 meter : Material : 1. PC (semen 40 kg/zak) = 17,64 zak . 2. Pasir = 1,20 m3 3. Split (koral/krikil) = 1,30 m3 4. Besi beton d 10 mm = 35 batang 5. Besi Beton d 8mm = 33,25 batang 6. Bindrat = 5 kg 7. Papan 2/30x3m = 53,55 lbr 8. Paku = 9,45 kg Upah : 1. Pekerja = 23,91 OH 2. Tukang = 9,216 OH 3. Kep.Tukang = 0,923 OH 4. Mandor = 1,23 OH Maka untuk setiap 1 m kolom dengan dimensi dan penulangan seperti gambar diatas kebutuhan Material dan upah adalah : 1. PC (semen 40 kg/zak) = 0,20 zak . 2. Pasir = 0,02 m3 3. Split (koral/krikil) = 0,02 m3 4. Besi beton d 10 mm = 0,333 batang 5. Besi Beton d 8mm = 0,317 batang 6. Bindrat = 0,050 kg 7. Papan 2/30x3m = 0,51 lbr 8. Paku = 0,09 kg Upah : 1. Pekerja = 0,23 OH 2. Tukang = 0,09 OH 3. Kep.Tukang = 0,009 OH 4. Mandor = 0,0117 OH Bila pembaca akan membuat kolom dengan ukuran seperti gambar diatas, hitung pajang total kolom, kemudian kalikan kebutuhan material atau upah setiap 1 meter kolom. Tetapi untuk kebutuhan material alam biasanya lebih dari perhitungan sampai dengan 75% karna pengaruh pada pengukuran dibak truck , dan yg tercecer. Saran untuk membeli material alam sebaiknya pendatangan tdk sekaligus, usahakan bertahap, karna bila terlalu banyak material dapat mempersulit gerak pekerja,dan akan banyak yg tercecer.

Page 18 of 45

Page 19 of 45

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN MATERIAL & UPAH PEKERJAAN SLOOF 15/20 31 Oktober 2008 10:19 PM

Gambar sloof disamping, pertama-tama hitung total panjang sloof, misal didapat 85 meter, kemudian cari volume yaitu 0,2 m x 0,15 m x 85 m = 2,55 m3. Untuk menghitung kebutuhan material sloof ada 3 item pekerjaan yaitu : Material beton, material besi, material begesting. a. Beton campuran dg mutu K 150 Untuk mutu beton ada beberapa macam mulai dari B0,K100,K 125,K 150,K175,K 225,K 300. Disini penulis menggunakan mutu beton K 150, krn untuk pembuatan beton dengan cara manual lebih mudah mencapai K 150, sedangkan untuk mutu diatasnya harus dengan pengawasan yg teliti. Kebutuhan Material : 1. semen = 2,55 m3 x 299 kg = 762,45 kg ( pc 40 kg = 19,06 zak). 2. Pasir = 2,55 m3 x 799 kg = 2.037,45 kg (Bj =1,6) = 1,3 m3 3. Krikil = 2,55 m3 x 1.017 kg = 2.593,35 kg (Bj = 1,9)= 1,4 m3 Kebutuhan Tenaga : 1. Pekerja = 2,55 m3 x 1,65 = 4,21 OH 2. Tukang = 2,55 m3 x 0,275= 0,7 OH

Page 20 of 45

3. Kep.Tukang = 2,55 m3 x 0,03 = 0,08 OH 4. Mandor = 2,55 m3 x 0,083 = 0,212 OH b. Pembesian (perhitungan dg besi polos) KebutuhanMaterial : 1. Tulangan pokok 4 d 10. Pajang total sloof 85 meter Besi beton yang diperlukan 4 bh x 85 meter = 340 meter /12 meter (panjang 1 batang besi beton standar 12 meter) = 28,33batang atau 28,33 batang x 7,4 kg = 209,7 kg. 2. Tulangan begel/pembagi d 8 – 15 Panjang Total sloof 85 meter Jumlah begel yg diperlukan 85/0,15 = 566,7 =567 bh. Panjang 1 bh besi begel = {(2x15)+(2x20)}-{(2x2)+(2x2)}+5cm = 67 cm. Angka 15 cm adalah lebar sloof atas bawah, 20 cm tinggi sloof kiri kanan , 2 cm selimut beton atas bawah kiri kanan, 5 cm pembengkokan ujung. Total kebutuhan panjang besi untuk begel = 567 bh x 0,67 m = 379,9=380 meter/12 = 32 batang x 4,74 kg = 151,7 = 152 kg. Total kebutuhan besi beton untuk membuat sloof sepanjang 85 meter = 209,7 kg + 152 kg = 361,7 kg Kebutuhan kawat bindrat 10% dari berat besi beton = 3,61 kg = 4 kg. Kebutuhan Tenaga : 1. Pekerja = 361,7 kg x 0,007 = 2,5 OH. 2. Tukang = 361,7 kg x 0,0007 = 0,25 OH 3. Kep.Tukang = 361,7 kg x 0,00007 = 0,025OH 4. Mandor = 361,7 kg x 0,0004 = 0,145 OH c. Begesting. Kebutuhan Material : Luas begesting = (85 m x 0,2 m)x 2 = 34 m2 Kebutuhan Material : 1. Papan 2/20x3m = 34 x 1,7 lbr = 57,8 lbr 2. Paku 2”-5” = 34 x 0,3 kg = 10,2 kg Untuk material papan dari kebutuhan 57,8 lbr, tidak harus dipenuhi semua cukup 50% dari kebutuhan total, karna pengerjaan sloof biasanya tidak dikerjakan serentak, sehingga papan yg sudah dipakai dapat digunakan kembali. Kebutuhan Tenaga : 1. Pekerja = 34 m2 x 0,52 OH = 17,68 OH 2. Tukang = 34 m2 x 0,26 OH = 8,84 OH 3. Kep.Tukang = 34 m2 x 0,026 OH = 0,884OH 4. Mandor = 34 m2 x 0,026 OH = 0,884OH

Page 21 of 45

Total kebutuhan untuk membuat sloof sepanjang 85 meter : Material : 1. PC (semen 40 kg/zak) = 19 zak . 2. Pasir = 2.037,45 kg (1,3 m3) 3. Split (koral/krikil) = 2.593,25 kg (1,4 m3) 4. Besi beton d 10 mm = 28,33 btg/ 29 batang 5. Besi Beton d 8mm = 32 batang 6. Bindrat = 4,3 kg 7. Papan 2/30x3m = 57,8 lbr 8. Paku = 10,2 kg Upah : 1. Pekerja = 24,39 OH 2. Tukang = 9,79 OH 3. Kep.Tukang = 0,989 OH 4. Mandor = 1,2 OH Maka untuk setiap 1 m sloof dengan dimensi dan penulangan seperti gambar diatas kebutuhan Material dan upah adalah : 1. PC (semen 40 kg/zak) = 0,224 zak . 2. Pasir = 0,02 m3 3. Split (koral/krikil) = 0,02 m3 4. Besi beton d 10 mm = 0,333 batang 5. Besi Beton d 8mm = 0,377 batang 6. Bindrat = 0,051 kg 7. Papan 2/30x3m = 0,68 lbr 8. Paku = 0,12 kg Upah : 1. Pekerja = 0,29 OH 2. Tukang = 0,94 OH 3. Kep.Tukang = 0,0116 OH 4. Mandor = 0,0141 OH Bila pembaca akan membuat sloof dengan ukuran seperti gambar diatas, hitung pajang total sloof,kemudian kalikan kebutuhan material atau upah setiap 1 meter sloof. Tetapi untuk kebutuhan material alam biasanya lebih dari perhitungan sampai dengan 75% karna pengaruh pada pengukuran dibak truck, sehingga untuk pasir dari kebutuhan 0,02 m3 menjadi 0,035 m3, sedangkan untuk split mencapai 25% maka kebutuhan split 0,02 m3 = 0,025 m3.

Page 22 of 45

Saran untuk membeli material alam sebaiknya pendatangan tdk sekaligus, usahakan bertahap, karna bila terlalu banyak material dapat mempersulit gerak pekerja, dan akan banyak yg tercecer.

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN MATERIAL DAN UPAH FONDASI BATU KALI 19 Oktober 2008 09:55 PM

Pertama-tama hitung total panjang Fondasi, misal didapat panjang fondasi 75 meter, kemudian hitung luas penampang yaitu dg cara (0,7 + 0,3)/2 x 0,7 = 0,35 m2, sehingga didapat Volume pasangan fondasi = 0,35 m2 x 75 m = 26,25 m3. Maka material yang dibutuhkan adalah : Campuran 1 semen : 3 Pasir a. Batu kali = 26,25 m3 x 1,2 = 31,5 m3 b. Semen = 26,25 m3 x 202 kg = 5.302,5 kg (pc 40kg = 132,6 zak atau pc 50 kg = 106 zak). Campuran 1 semen : 4 Pasir. a. Batu kali = sama seperti diatas b. Semen = 26,25 m3 x 163 kg = 4.278,75 kg (pc 40 kg = 107 zak pc 50 kg = 86 zak). Campuran 1 semen : 5 Pasir. a. Batu kali = sama seperti diatas. b. Semen = 26,25 m3 x 136 kg = 3.570 kg (pc 40 kg = 89,25 zak, pc 50 kg = 71,4 zak).

Page 23 of 45

Campuran 1 semen : 6 Pasir. a. Batu kali = sama seperti diatas. b. Semen = 26,25 m3 x 117 kg = 3.071,25 kg (pc 40 kg = 77 zak, pc 50 kg = 61,4 zak). Campuran 1 semen : 8 Pasir a. Batu kali = sama seperti diatas. b. Semen = 26,25 m3 x 91 kg = 2.388,75 kg (pc 40 kg = 60 zak, pc 50 kg = 48 zak ) Kebutuhan Tenaga. a. Pekerja = 26,25 m3 x 1,5 = 39,4 OH b. Tukang = 26,25 m3 x 0,6 = 16 OH c. Kep.Tkg = 26,25 m3 x 0,06 = 1,6 OH d. Mandor = 26,25 m3 x 0,075=2 OH Dari analisa kebutuhan tenaga seperti diatas, kita dapat menentukan berapa waktu yang dibutuhkan dan jumlah tenaga, untuk menyelesaikan pekerjaan Pemasangan Fondasi tersebut. Dan analisa diatas dapat digunakan sebagai pedoman biaya untuk patokan harga borongan, bila merencanakan untuk membangun rumah pelaksanaannya menggunakan tenaga harian, kita dapat memperkirakan berapa jumlah pekerja dan tukang yg digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut dalam waktu yg sudah ditentukan. Contoh : Dari perhitungan analisa diatas, untuk menyelesaikan pekerjaan pemasangan fondasi ditentukan waktu 10 hari kerja, maka pekerja yang dibutuhakan 39,4/10 = 3,9 = 4 orang, Tukang 16+2+1,6=19,6/10 = 2 orang, jumlah tenaga tersebut adalah jumlah tenaga maksimum, sehingga dalam pelaksanaan tidak harus dipenuhi semua, melihat kondisi lapangan, bila tenaga sesuai dengan hitungan diatas waktu penyelesaiannya lebih dari 10 hari perlu ditinjau cara kerja tenaga tersebut,bisa tenaga belum ahli dibindangnya atau cara kerjanya terlalu pelan, apabila hal itu yang terjadi sebaiknya tenaga pelaksananya diganti.

Page 24 of 45

ANALISA PEKERJAAN CAT & PLITUR 04 Juli 2008 12:23 AM PEKERJAAN CAT / PLITUR 1. Mendempul , sekali cat dasar ( baru ) per 10m2 2.2500 Kg Cat dasar 0.8000 Kg Dempul 0.5000 Ltr Minyak cat 2.0000 Lbr Amplas 0.0250 Mandor 0.0750 Kepala tukang cat 0.7500 Tukang cat 0.5000 Pekerja 2. 2 kali men cat mengkilap per 10m2 2.6000 Kg Cat kilap 0.5000 Lre Minyak cat 1.0000 Lbr Amplas 0.0250 Mandor 0.0750 Kepala tukang cat 0.7000 Tukang cat 0.5000 Pekerja 3. Pekerjan plitur sederhana per m2 0.0166 Kg Sirlag 0.3300 Ltr Spirtus 0.2000 Kg Batu apung 0.5000 Tukang plitur 4. Pekerjaan cat tembok per m2 0.2500 Kg Cat tembok 0.0700 Kg Plamur 0.0500 Lbr Amplas 0.0125 Mandor 0.0150 Kepala tukang cat 0.1500 Tukang cat 0.2500 Pekerja

Page 25 of 45

5. Pekerjan cat tembok per 10m2 2.5000 Kg Cat tembok 1.5000 Kg Plamur 2.0000 Lbr Amplas 0.0750 Mandor 0.2000 Kepala tukang cat 2.0000 Tukang cat 1.5000 Pekerja 6. Pekerjan cat kayu / besi per 10m2 1.2500 Kg Cat meni 0.8000 Kg Plamur 4.2500 Kg cat dasar 0.7500 Ltr Minyak cat 2.0000 Lbr Amplas 0.1000 Mandor 0.0340 Kepala tukang cat 3.4000 Tukang cat 2.0000 Pekerja MENGHILANGKAN JAMUR PADA DINDING 10 September 2008 11:19 PM Dinding yang berhubungan dengan udara lembab, apabila kwalitas cat kurang baik sering ditumbuhi jamur, terjadi pada dinding luar atau dinding kamar mandi, tetapi tidak menutup kemungkinan tumbuhnya jamur pada dinding dalam, ini dapat desebabkan permukaan air tanah naik, sehingga merembes pada plesteran ,karna campuran trasraam kurang baik (trasraam campuaran 1 pc : 3 pasir) yaitu pasangan/plesteran diatas sloof sampai dengan 30 cm. Apabila jamur tersebut dibiarkan saja dapat merusak pasangan bata maupun plesteran. Cara mengatasi jamur pada dinding : Bersihkan Jamur dengan menggunakan scrap, kemudian disikat dengan sikat baja (lakukan penyikatan perlahan jangan sampai merusak acian), kemudian disemprotkan air bersih. Kwaskan cairan kaporit atau cairan pemutih pakaian, dengan perbandingan 1 kg kaporit dicampur dengan air 3 sampai 5 liter. Biarkan selama satu jam agar cairan benar-benar bekerja, kemudian dibilas atau disemprotkan air bersih. Setelah dinding kering pastikan jamur sudah benar-benar hilang dari permukaan dinding, untuk pencegahan beri cairan khusus untuk mematikan jamur seperti fungicidal wash. Dikwaskan pada permukaan dinding biarkan selama 1 hari, kemudian bilas dengan air bersih.

Page 26 of 45

Kemudian biarkan dinding sampai benar-benar benar kering, setelah kering dinding di kwas dengan wall alkali sealer kemudian dicat dengan cat anti jamur. ANALISA PEKERJAAN TALANG 03 Juli 2008 06:55 PM PEKERJAAN TALANG 1 Memasang talang patahan atap per 10m' 3.5000 Lbr Seng BJLS 0,3 350.0000 Bh Paku sumbat 0.1750 Mandor 0.6000 Kepala tukang besi 6.0000 Tukang besi 3.5000 Pekerja 2 Memasang talang kantong per m' 5.5000 Lbr Seng BJLS 0,3 500.0000 Bh Paku sumbat 0.2500 Mandor 0.8000 Kepala tukang besi 8.0000 Tukang besi 5.0000 Pekerja 3 Atap seng gelombang BJL 0.30 per M2 0.7500 Lbr Seng gelombang 4.0000 Bh Sekrup kayu 0.0050 Mandor 0.0200 Kepala tukang besi 0.2000 Tukang besi 0.1500 Pekerja 4 Memasang talang tritisan per 10 m' 3.0000 Lbr Seng BJLS 0,3 300.0000 Bh Paku sumbat 0.1500 Mandor 0.5000 Kepala tukang besi 5.0000 Tukang besi 3.0000 Pekerja

Page 27 of 45

5 Memasang talang pembuang air per 10m2 2.5000 Lbr Seng BJLS 0,3 225.0000 Bh Paku sumbat 0.1100 Mandor 0.3750 Kepala tukang besi 3.7500 Tukang besi 2.2500 Pekerja ANALISA PEKERJAAN PENUTUP ATAP 03 Juli 2008 02:21 AM PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1 Penutup atap dengan genting kodok / flam / plentong per m2 Material 25.0000 Bh Genteng Tenaga 0.0080 Mandor 0.0080 Kepala tukang batu 0.0750 Tukang batu 0.1500 Pekerja 2 Menutup atap dengan genteng beton per m2 Material 10.0000 Bh Genteng beton 0.0300 Kg Paku Tenaga 0.0100 Mandor 0.0100 Kepala tukang batu 0.1000 Tukang batu 0.2000 Pekerja 3 Menutup bubung pada genteng kodok Material 5.0000 Bh Genteng bubung 0.2700 Sak Pc 0.0320 M3 Pasir pasang Tenaga 0.0020 Mandor 0.0200 Kepala tukang batu

Page 28 of 45

0.2000 Tukang batu 0.4000 Pekerja 4 Menutup bubung pada genteng beton Material 3.5000 Bh Genteng beton bubung 0.2700 Sak Pc 1.0000 Kg Pc warna 0.0320 M3 Pasir pasang Tenaga 0.0020 Mandor 0.0200 Kepala tukang batu 0.2000 Tukang batu 0.4000 Pekerja 5 Menutup atap asbes semen gelombang 300cm x 105 cm Material 0.3500 Lbr Asbes gelombang 2.0000 Bh Angkur baut Tenaga 0.0070 Mandor 0.0070 Kepala tukang kayu 0.0670 Tukang kayu 0.1400 Pekerja 6 menutup atap asbes semen gelombang 210cm x 105 cm Material 0.5000 Lbr Asbes gelombang 2.0000 Bh Angkur baut Tenaga 0.0070 Mandor 0.0070 Kepala tukang kayu 0.0670 Tukang kayu 0.1400 Pekerja 7 Menutup bubungan pada atap asbes semen gelombang ( nok stel ) 105 cm Material 2.1000 Bh Bubung asbes

Page 29 of 45

4.0000 Bh Angkur baut Tenaga 0.0040 Mandor 0.1300 Kepala tukang kayu 0.1250 Tukang kayu 0.0840 Pekerja 8 Menutup bubungan pada atap asbes semen gelombang ( nok paten ) 105 cm Material 1.0500 Bh Bubung asbes 4.0000 Bh Angkur baut Tenaga 0.0040 Mandor 0.1300 Kepala tukang kayu 0.1250 Tukang kayu 0.0840 Pekerja 9 Menutup atap dengan seng gelombang 180 cm x 90 cm Material 0.7000 Lbr Seng gelombang 2.0000 Bh Angkur baut Tenaga 0.0060 Mandor 0.0060 Kepala tukang kayu 0.6000 Tukang kayu 0.1200 Pekerja 10. Menutup bubungan pada atap seng gelombang Material 0.4000 Lbr Seng gelombang 0.0600 Kg Paku 0.0040 M3 Kayu Tenaga 0.0060 Mandor 0.0250 Kepala tukang kayu 0.2500 Tukang kayu 0.1250 Pekerja

Page 30 of 45

BORONGAN ATAU HARIAN 08 Agustus 2008 10:56 PM Membangun Rumah, diawali dengan perencanaan gambar dan RAB, setelah tahapan tersebut selesai, untuk pelaksanaan ada 3 pilihan : 1. Borongan Tenaga & Material 2. Borongan Tenaga 3. Tenaga Harian 1.Borongan Tenaga dan Material Pelaksanaan pekerjaan pembangunan ke Kontraktor yang mencari dan mengawasi tukang, serta membeli material. Biasanya kalau pengerjaan diserahkan ke kontraktor , bila belum ada gambar, kita bias meminta bantuan untuk membuatkan gambar, dan RAB. Biaya pembuatan gambar besarnya tergantung perjanjian, ada yang dihitung berdasarkan luas bangunan atau berdasarkan prosentase dari RAB. Biaya tersebut biasanya ditagihkan kalau kita tidak jadi menggunakan jasa dari kontraktor, tetapi sebaliknya bila pelaksanaan dikerjakan oleh kontraktor , biaya perencanaan gratis. Sebelum memulai pelaksanaan pelajari gambar dengan teliti, bila kita kurang paham sebaiknya ditanyakan, karena untuk menghindari pekerjaan bongkar pasang saat pelaksanaan, karena perubahan design saat pelaksanan akan mengakibatkan penambahan biaya, sebaiknya perubahan dilakukan pada gambar dan jangan sungkan-sungkan untuk meminta perubahan gambar kalau tidak sesuai dengan keinginan kita. Karena tanggung jawab yang besar jangan memilih kontraktor sembarangan , carilah kontraktor yang mempunyai reputasi baik , rekomendasi bisa dari teman , dan agar lebih yakin kita lihat dulu hasil pekerjaan yang sudah perna dikerjakan. Menyerahkan pelaksanaan pembangunan pada kontraktor , membuat biaya pembangunan akan sedikit lebih mahal, karna kontraktor mencari keuntungan dari pekerjaanya, besarnya bervariatif, rata-rata 10% dari total nilai proyek. Hal ini wajar karna tenaga dan pikiran anda tidak tercurah maksimal untuk pelaksanaan pembangunan tersebut, dan dari sisi lain kontraktor bias menekan biaya pembangunan serta waktu pengerjaan bisa lebih cepat. 2. Borongan Tenaga Pelaksanaan pekerjaan pembangunan diserahkan kepada Bas Borong, sedangkan kita menyiapkan kebutuhan material. System borongan tenaga bisah dihitung dari volume item pekerjaan atau dengan perhitungan luas dari bangunan.

Page 31 of 45

Pada saat pelaksanaan sebaiknya kita membayar tenaga pengawas, agar pelaksanaan sesuai dengan yang diharapkan, karena ada kemungkinan saat pelaksanaan gambar tidak bisah diterapkan dilapangan, dan harus segera dicari solusinya. Agar pekerjaan tidak berhenti menunggu keputusan dari anda. 3. Tenaga Harian. Pelaksanaan pekerjaan menggunakan tenaga yang dibayar harian, sesuai dengan standar upah setempat. System ke 3 ini apabilah membangun rumah menengah keatas sebaiknya dihindari, karna bila anda tidak mempunyai pengalaman dibidang pembangunan , maka anda akan stress dan biaya bisa membengkak. Sebaiknya mencari tukang atau tenaga yang bisa membaca gambar. Yang perlu diperhatikan dalam pembangunan rumah : 1. Gambar. Terdiri dari gambar lay out,Tampak Depan,belakang,samping kiri,samping kanan, denah, potongan melintang, memanjang, denah fondasi, denah sanitasi, denah atap, denah listrik, detail-detail yang diperlukan seperti fondasi, pembesian dll 2. Tenaga pelaksana harus sudah anda kenal, atau refrensi dari teman. 3. Biaya 4.Jangan menumpuk semen terlalu banyak apabilah tidak mempunyai tempat penyimpanan yang memnuhi syarat, karna akan membuat semen menjadi rusak. PLAT LANTAI/ATAP BETON 26 Juli 2008 07:49 PM PLAT LANTAI/ATAP BETON Plat lantai yang dimaksud adalah plat yang terbuat dari beton bertulang, dapat difungsikan sebagi lantai atau atap, Plat Atap.

Page 32 of 45

Untuk plat beton yang difungsikan sebagai atap, tebal minimum plat adalah 7 cm dengan tulangan (besi beton) 1 lapis, jarak antara tulangan beton adalah 2 x tebal plat atau 20 cm, diambil nilai yang terkecil, contoh tebal plat 7 cm maka jarak tulangan 2 x 7 cm = 14 cm, maka yang dipakai berjarak 14 cm. Akan tetapi penerapan dilapangan biasanya menggunakan tulangan pokok diameter 8mm jarak 10 cm, sedangkan tulangan pembagi diameter 6 mm berjarak 10 cm, apabilah dak tersebut cantilever, maksimum 100 cm, bila lebih dari itu sebaiknya struktur dihitung, atau menggunakan besi beton untuk tulangan pokok berdiameter 10 mm dengan jarak 10 cm, sdengkan tulangan pembagi dapat dipaki diameter 6mm berjarak 10 cm. Plat Lantai

Untuk plat beton yang difungsikan sebagai lantai, tebal minimum adalah 12 cm, dengan tulang (besi beton) 2 lapis, yaitu menggunakan besi beton diameter 10 mm berjarak 10 cm pada lokasi momen maksimum, dan diameter 10 mm berjarak 20 cm pada lokasi momen minimum. Penyeragaman diameter besi beton agar memudahkan pengerjaan dilapangan. BALOK BETON UNTUK RUMAH LANTAI 2 19 Juli 2008 01:03 AM BALOK BETON

Page 33 of 45

Balok adalah bagian dari struktur bangunan yang berfungsi untuk menompang lantai diatasnya, bangunan rumah tinggal lantai dua dimensi balok biasanya dipakai lebar 15 cm, tinggi 25 cm (tanpa perhitungan struktur), akan tetapi dimensi dari balok tergantung dari jarak kolom contoh jarak kolom 300 cm maka tinggi balok 300/12 = 25 cm, sedangkan lebar 25/2 = 12,5 cm,karna lebar minimal 15 cm maka diambil lebar 15 cm, jadi dimensi balok dipakai tinggi 25 cm, lebar 15 cm. RING BALK BETON 14 Juli 2008 10:03 PM RING BALK

Ring balk adalah bagian dari struktur bangunan seperti balok yang terletak diatas dinding bata, yang berfungsi sebagai pengikat pasangan bata dan juga untuk meratakan beban dari struktur yang berada diatasnya, seperti beban yang diterima oleh kuda-kuda. Pemasangan ring balk maksimum 4 meter dari sloof, idealnya 3 meter, dimensi ring balk yang biasa digunakan adalah lebar 15 cm tinggi 15 cm dengan tulangan pokok (besi beton) 4 d 8 mm dan begel d 6 – 15 cm

Page 34 of 45

KUDA - KUDA ATAP (Bagian 1) 17 Agustus 2008 12:33 AM Yang dimaksud dengan kuda-kuda adalah bagian dari struktur bangunan yang berfungsi untuk menompang rangka atap. Kuda-kuda dari jenis bahan yang digunakan ada beberapa macam antara lain : 1. Kuda-kuda dari bahan Kayu

2. Kuda-kuda dari bahan Beton 3. Kuda-kuda dari bahan Pasangan Bata 4. Kuda-kuda Baja a. Baja Konvensional IWF,Canal,Siku b. Baja Ringan 1. Kuda-Kuda Dari Bahan Kayu Untuk bentang 15 meter, bentuk seperti bentang 9 meter akan tetapi di mensi kayu 8/12 di ganti dengan 8/15, sedangkan 5/10 diganti dengan 6/12. Gambar di bawah adalah kuda-kuda dari kayu dengan bentang 15 m

Page 35 of 45

SAAT EREXTION KUDA-KUDA DG MENGGUNAKAN 1 BOX

SELESAI EREXTION

Page 36 of 45

SAMBUNGAN KUDA-KUDA DAN GORDING

REGEL,RANGKA DINDING,PERTEMUAN KUDA-KUDA DAN KOLOM (Bersambung)

KUDA-KUDA ATAP (Bagian 2) 21 Agustus 2008 09:47 PM 2.KUDA-KUDA BETON

Page 37 of 45

Adalah kuda-kuda yang terbuat dari beton bertulang, pada tulisan ini yang kami tampilkan adalah kuda-kuda yang biasa digunakan untuk rumah tinggal, dengan jarak tumpuan bebas 4 meter, sedangkan apabila jarak tumpuan lebih dari 4 meter, maka diperlukan perhitungan struktur. KUDA-KUDA ATAP (Bagian 3/tamat) 30 Agustus 2008 12:51 AM 3. KUDA-KUDA DARI PASANGAN BATA

Kuda-kuda yang terbuat dari pasangan bata biasanya disebut gunungan , dan sering digunakan pada atap type pelana, atau pada atap type lain tetapi posisi kuda-kuda diletakan pada bagian tengah. 4. KUDA-KUDA BAJA A. BAJA KONVENSIONAL Kuda-kuda baja sering digunakan untuk bangunan pabrik atau gudang , karna bentang antara tumpuan bias lebi dari 15 meter, bahan yang digunakan IWF, C (canal) ,L (siku). Dimensi IWF untuk kuda kuda biasanya (sebaiknya struktur dihitung) bentang 15 meter menggunakan IWF 200, bentang 20 meter menggunakan UWF 250, Bentang

Page 38 of 45

25 meter menggunakan IWF 275, bentang 30 meter IWF 350, dari pengalaman kami bentang yang paling besar adalah 30 meter.

KUDA-KUDA IWF 350 BENTANG 30 METER

KUDA-KUDA MENGGUNAKAN SIKU

KUDA-KUDA MENGGUNAKAN CANAL B. KUDA-KUDA BAJA RINGAN

Page 39 of 45

Kuda-kuda baja ringan , terbuat dari baja anti karat, pertarama kali dikembangkan olen Pryda Australia, dahulu sering disebut dengan atap Pryda, perhitungan biaya yaitu 1 m2 luas atap. Untuk memilih atap baja ringan sebaiknya gunakan perusahaan yang sudah terkenal dibidang atap baja ringan. Jangan asal pilih, karena atap baja ringan sistemnya adalah Cremona sehingga apabila kekeliruan dalam menyambung componen akan berakibat fatal. SEMEN PALSU DAN SUNATAN 13 Juli 2008 10:19 AM Akhir-akhir ini ada isu beredarnya semen palsu dan semen sunatan, beredarnya semen palsu dan semen sunatan, biasanya mengikuti situasi pasar dan harga, dengan melonjaknya harga material kususnya semen, para pemalsu atau pun yg melakukan penyunatan semen menggunakan kesempatan tersebut. Yang dimaksud dengan semen sunatan adalah semen yang takarannya dikurangi dengan cara merusak sala satu sisi zak (baik atas maupun bawah ) sehingga semen yg 40 kg atau 50 kg kalau ditimbang beratnya berkurang, sedangkan semen palsu semen yang kemungkinan dicampur abu batu, karna secara fisik, abu batu mirip dengan semen hanya butirannya lebih kasar. Untuk mengetahui apakah semen tersebut palsu atau disunat: 1. Perhatikan sisi atas maupun bawah dari zak semen, bila tidak sempurna ada kemungkinan semen tersebut disunat atau palsu (karna rata-rata memalsu ataupun menyunat merusak zak semen, sehingga penutupan kembali zak tidak sempurna) 2. Timbang kembali semen, bila disunat takarannya kurang dari 40 kg atau 50 kg, begitu juga kalau palsu takarannya pasti tidak sesuai. 3. Semen palsu bila dibuka perhatikan butiranmya apabila dirasakan dengan tangan terdapat butiran kasar bisa dipastikan palsu. Apakah isu beredarnya semen palsu atau sunatan tersebut benar, penulis tidak bisa memastikan, karna diproyek yang kami kerjakan belum menemukan semen palsu atau sunatan, sehingga kami tidak bisa menampilkan photo semen palsu atau sunatan. Saran kami apabila ingin membeli semen ada baiknya memperhatikan 3 hal tersebut diatas.

Page 40 of 45

MACAM-MACAM OBAT CAMPURAN BETON (BAG.1) 12 Nopember 2008 10:12 PM BESTMITTEL

BAHAN UNTUK MEMPERCEPAT UMUR BETON. Pekerjaan beton baru dapat dibebani setelah berumur 21 hari atau 3 minggu, sehingga untuk mempercepat umur beton diperlukan bahan campuran, bahanbahan campuran untuk mempercepat umur beton bermacam-macam, tetapi disini kami menggunakan merek BESTMITTEL. Dengan menggunakan BESTMITTEL kita dapat mempercepat umur beton yang dari 21 hari bisa menjadi 7 hari,sehingga dapat mempercepat/ataumempersingkat waktu penyelesaian dari proyek tersebut. Cara penggunaan : 1 liter bestmittel dapat digunakan 200 – 400 kg semen ( 4 – 9 zak). Atau 1 m3 cor menggunkan Bestmittel 1 liter.

Page 41 of 45

MACAM-MACAM OBAT CAMPURAN BETON (Bag.2) 24 Nopember 2008 10:46 AM CALFLASH

BAHAN UNTUK MENYUMBAT LUBANG YG SIFATNYA CEPAT MENGERAS Pekerjaan pembuatan bangunan yang dibawah permukaan air, seperti pembuatan tempat penampungan air(bawah tanah), bestmen, bendungan, fondasi mesin, sering terjadi kebocoran, untuk mengatasi kebocoran pada bangunan yang ada tekanan air, bila dilakukan dengan campuran beton biasa sangat sulit dilakukan, sehingga diperlukan bahan pencampur. Bahan pencampur untuk menanggulangi kebocoroan bermacam-macam, tetapi disini yang kami memakai CALFLASH, karena merk tersebut yang sering kami gunakan dilapangan. Cara Penggunaan : Calflash dicampur dengan semen secukupnya, kemudian aduk sampai merata tanpa memakai air, selanjutnya ditambalkan pada lokasi yang bocor, biasanya kalau lubang terlalu besar pengerjaan penambalan tidak bisa sekaligus, sebaik nya pada lubang tersebut diberi selang diameter 5 cm yang berfungsi untuk mengalihkan tekanan air, disekeliling selang ditutup dengan campuran calflas dan semen, biarkan selang mengeluarkan air, setelah mengering campuran yg disekeliling selang, kemudian selang ditutup (disumbat dengan kayu/atau bahan jenis lain) , selanjutnya selang tersebut ditutup dengan campur calflash dan semen. Saat Calflash sudah diaduk dengan semen, segera ditambalkan pada lokasi yang bocor, karena sifat dari Calflash setelah dicampur dengan semen akan cepat mengering 10 sampai dengan 15 detik. Karena sifatnya cepat mengering sebaiknya pembuatan campuran jangan terlalu banyak.

Page 42 of 45

RUMAH DIJUAL 27 Oktober 2008 01:35 AM

Tanggal 26 Oktober saya diminta bantuan teman untuk membantu menjualkan rumah, setelah cek lokasi, saya bingung karna kalau dimaksukan dikolom iklan, peminat akan kurang jelas karna yang ditampilkan hanya ukuran dari rumah dan tampak, sedangkan saya inginnya rumah tersebut dapat ditampilkan seadanya, agar yg berminat tidak perlu meninjau lokasi, cukup melihat gambar sudah dapat membayangkan seperti apa rumah yang akan dijual tersebut, sehingga saat peminat meninjau lokasi tdk begitu berbeda dengan yg dilihat digambar. Setelah saya pikir-pikir apakah tidak sebaiknya saya buat posting diblog saya aja, agar saya dapat menjelaskan secara rinci rumah yang akan dijual tersebut : RUMAH YG AKAN DIJUAL :

Denah---------------Jalan Didepan Rumah---T.Depan timur utara

T.Depan dr barat utara------Tangga -----------Kamar mandi/WC

Page 43 of 45

Ruang Tamu------------- Sumur---------------- Menuju Dapur

Lantai atas sisi timur----- Plat beton--------- Lantai atas sisi barat Harga = 120.000.000 Luas Tanah = 6 m x 12 m = 72 m2 Luas Bangunan = lantai 1 :6 m x 10 m = 60 m2, lantai 2 rencana = 60 m2 Struktur bangunan = Untuk 2 lantai Kondisi bangunan : Lantai 1 : belum begitu sempurna, perlu perbaikan a. Lantai perlu pengantian semua. b. Plesteran dapur, sebagian dinding kamar tidur. c. Plafond dak perlu dibuat plafon atau dak dicompon d. Pintu kamar mandi perlu diganti e. Keramik dinding kamar mandi belum ada f. Lantai kamar mandi perlu diganti g. Perlu pembuatan tempat cuci di dekat dapur. h. Belum ada keramik tangga dan relling tangga. Lantai 2 : Kondisi seperti pada gambar, sebagian sudah ada dinding. Lingkungan : Jalan paving dengan lebar 2,5 meter, lokasi terletak antara jalan Syuhada Raya dengan Jl Depok Sari. Jarak dari jalan Arteri Sukarno Hatta 500 meter. Yang berminat Dapat menghubung : Sdr Tyas

Page 44 of 45

Hp : 081326221117 atau 08156515407 Telp Rumah : 024 6731830 (diatasjam 16.00) Email : pantura.den@gmail.com

Page 45 of 45

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->