P. 1
Teori Atom Mekanika Gelombang

Teori Atom Mekanika Gelombang

|Views: 4,749|Likes:
Published by nabilaaawr

More info:

Published by: nabilaaawr on Sep 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

DISUSUN OLEH : NABILA QATRUNNADA KELAS X-E

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA PELAJARAN KIMIA

membuktikan bahwa 'atom' tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi.[1][2] Relatif terhadap pengamatan sehari-hari. Setiap unsur paling tidak memiliki satu isotop dengan inti yang tidak stabil yang dapat mengalami peluruhan radioaktif. para fisikawan berhasil menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom. Demikian pula sekumpulan atom dapat berikatan satu sama lainnya membentuk sebuah molekul. Pada abad ke-17 dan ke-18. Inti atom mengandung campuran protonyang bermuatan positif dan neutron yang bermuatan netral (terkecuali pada Hidrogen-1 yang tidak memiliki neutron). yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Atom yang mengandung jumlah proton dan elektron yang sama bersifat netral. dan jumlah neutron menentukan isotop unsur tersebut. Elektronelektron pada sebuah atom terikat pada inti atom oleh gaya elektromagnetik. ataupun obrital. .Atom Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Atom hanya dapat dipantau menggunakan peralatan khusus seperti mikroskop penerowongan payaran (scanning tunneling microscope). dengan proton dan neutron yang bermassa hampir sama.9% massa atom berpusat pada inti atom. atom merupakan objek yang sangat kecil dengan massa yang sama kecilnya pula. Jumlah proton pada atom menentukan unsur kimia atom tersebut. sedangkan yang mengandung jumlah proton dan elektron yang berbeda bersifat positif atau negatif dan merupakan ion. Elektron pada atom menentukan sifat-sifat kimiawi sebuah unsur dan mempengaruhi sifatsifat magnetis atom tersebut. Elektron yang terikat pada atom mengandung sejumlah aras energi. Hal ini dapat mengakibatkan transmutasi yang mengubah jumlah proton dan neutron pada inti. ensiklopedia bebas Atom adalah satuan dasar materi yang terdiri dari inti atom yang dikelilingi oleh awan elektron yang bermuatan negatif. yang stabil dan dapat mengalami transisi di antara aras tersebut dengan menyerap ataupun memancarkan foton yang sesuai dengan perbedaan energi antara aras. Atom dikelompokkan berdasarkan jumlah proton dan neutron pada inti atom tersebut. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan pada fisikawan kemudian berhasil memodelkan atom. Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (ἄτομος/átomos. parakimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapat dibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani. Lebih dari 99. α-τεμνω).

dan air. Walaupun demikian. Rujukan paling awal mengenai konsep atom dapat ditilik kembali ke India kuno pada abad ke-6 sebelum masehi. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai "Gerak Brown". yang kemudian oleh muridnya. Teori partikel ini kemudian dikonfirmasi lebih jauh pada tahun 1827. Aliran sekolah Nyaya dan Vaisheshika mengembangkan teori yang menjelaskan bagaimana atom-atom bergabung menjadi benda-benda yang lebih kompleks. Ia mengajukan bahwa setiap unsur mengandung atomatom tunggal unik yang dapat kemudian lebih jauh bergabung menjadi senyawa-senyawa kimia. Walaupun konsep dari India dan Yunani mengenai atom secara murni hanya didasarkan pada ilmu filosofi. Rujukan mengenai atom di dunia Barat muncul satu abad kemudian oleh Leukippos. Hal ini berbeda dengan pandangan klasik bahwa materi terdiri dari unsur udara. Antoine Lavoisier. Kemajuan lebih jauh pada pemahaman kita mengenai atom dimulai dengan berkembangnya ilmu kimia. dan seringkali pula mengandung unsurunsur spiritual di dalamnya. dan pada tahun 1905. Pada tahun 1789. tanah. api. Namun. pemikiran ini masihlah bersifat abstrak dan filosofis daripada berdasarkan pengamatan empiris dan eksperimen. John Dalton menggunakan konsep atom untuk menjelaskan mengapa unsurunsur selalu bereaksi dalam perbandingan yang bulat dan tetap dan mengapa gas-gas tertentu lebih larut dalam air dibandingkan dengan gas-gas lainnya. Fisikawan Perancis. J. pemikiran dasar mengenai atom diterima oleh para ilmuwan ribuan tahun kemudian karena ia secara elegan menjelaskan penemuan-penemuan yang baru pada bidang kimia. yang berarti "tidak dapat dipotong" ataupun "partikel terkecil materi yang tidak dapat dibagi-bagi lagi". Pada tahun 1877. Albert Einstein membuat analisis matematika gerak ini. Secara filosofis. Desaulx mengajukan bahwa fenomena ini disebabkan oleh gerak termal molekul air. Demokritus mensistematis pandangan ini. ketika seorang botanis Robert Brown menggunakan mikroskop untuk mengamati debu-debu yang mengambang di air dan menemukan bahwa debu-debu tersebut bergerak secara acak. Demokritus menciptakan istilah átomos (bahasa Yunani: ἄτομος). sebagai bahan dasar yang tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi dengan menggunakan metode-metode kimia. Robert Boyle mempublikasikan buku The Sceptical Chymist yang berargumen bahwa materi-materi di dunia ini terdiri dari berbagai kombinasi "corpuscules" ataupun atom-atom yang berbeda. Jean . Kira-kira pada tahun 450 SM. ilmu pengetahuan modern masih menggunakan istilah "atom" yang dicetuskan oleh Demokritus tersebut. deskripsi sifat-sifat atom bervariasi tergantung pada budaya dan aliran filosofi tersebut. Pada tahun 1803.Sejarah Konsep bahwa materi terdiri dari satuan-satuan diskret yang tidak dapat dibagi-bagi lagi menjadi satuan yang lebih kecil telah ada selama satu milenium. Pada tahun 1661. istilah element (unsur) didefinisikan oleh seorang bangsawan dan peneliti Perancis.

berkas ini diharapkan menyebar menjadi satu garis. Menurut konsep ini. Namun pada tahun 1909. ia dapat dengan baik menjelaskan sifat-sifat atom yang terpantau yang sebelumnya tidak dapat dijelaskan oleh teori mana pun. Percobaan Stern-Gerlach pada tahun 1922 memberikan bukti lebih jauh mengenai sifat-sifat kuantum atom. J. para peneliti di bawah arahan Ernest Rutherford menembakkan ion helium ke lembaran tipis emas dan menemukan bahwa sebagian kecil ion tersebut dipantulkan dengan sudut pantulan yang lebih tajam dari yang apa yang diprediksi oleh teori Thomson. Oleh sebab itu. kemudian menggunakan hasil kerja Einstein untuk secara eksperimen menentukan massa dan dimensi atom. J. ketika bereksperimen dengan hasil proses peluruhan radioaktif. [16] Pada tahun 1913. untuk setiap pengukuran suatu posisi. Walaupun model ini sulit untuk divisualisasikan. Erwin Schrödinger mengembangkan suatu model atom matematis yang menggambarkan elektron sebagai gelombang tiga dimensi daripada sebagai titik-titik partikel. yang dirumuskan oleh Werner Heisenberg pada 1926. berkas ini terbagi menjadi dua bagian. seseorang hanya bisa mendapatkan kisaran nilai-nilai probabilitas momentum.Perrin. Pada tahun 1926. Istilah isotop kemudian diciptakan oleh Margaret Todd sebagai nama yang tepat untuk atom-atom yang berbeda namun merupakan satu unsur yang sama. yang kemudian secara konklusif memverifikasi teori atom Dalton. Thomson menemukan elektron dan sifat-sifat subatomiknya. Hal ini meruntuhkan konsep atom sebagai satuan yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Namun pada kenyataannya. Thomson menemukan teknik untuk memisahkan jenis-jenis atom tersebut melalui hasil kerjanya pada gas yang terionisasi. Frederick Soddy menemukan bahwa terdapat lebih dari satu jenis atom pada setiap posisi tabel periodik. tergantung dari apakah spin atom tersebut berorientasi ke atas ataupun ke bawah. dengan menggunakan pemikiran Louis de Broglie bahwa partikel berperilaku seperti gelombang. demikian pula sebaliknya. Muatan positif ion helium yang melewati inti padat ini haruslah dipantulkan dengan sudut pantulan yang lebih tajam. J. dan muatanmuatannya diseimbangkan oleh keberadaan lautan muatan positif (model puding plum). Hal ini kemudian dikenal sebagai prinsip ketidakpastian.[14] Melalui hasil kerjanya pada sinar katoda pada tahun 1897. Rutherford kemudian mengajukan bahwa muatan positif suatu atom dan kebanyakan massanya terkonsentrasi pada inti atom pada pusat atom dengan elektron-elektron mengitari inti atom seperti planet mengitari matahari.J. Thomson percaya bahwa elektron-elektron terdistribusi secara merata di seluruh atom. berkas tersebut terpisahpisah sesuai dengan arah momentum sudut atom (spin). Ketika seberkas atom perak ditembakkan melalui medan magnet. Konsekuensi penggunaan bentuk gelombang untuk menjelaskan elektron ini adalah bahwa adalah tidak mungkin untuk secara matematis menghitung posisi dan momentum partikel secara bersamaan. model atom yang menggambarkan elektron mengitari inti atom seperti planet mengitari . Oleh karena arah spin adalah acak.

berbagai peranti yang menggunakan sebuah atom tunggal logam yang dihubungkan dengan ligan-ligan organik (transistor elektron tunggal) telah dibuat. Perbedaan massa antar isotop ini berupa bilangan bulat. namun memiliki jumlah neutron yang berbeda dalam inti atom. Penjelasan pada perbedaan massa isotop ini berhasil dipecahkan setelah ditemukannya neutron. . yang pada akhirnya membawa para ilmuwan menemukan kondensasi Bose-Einstein. Pada tahun 1950-an. Steven Chu dkk. Isotop kemudian dijelaskan sebagai unsur dengan jumlah proton yang sama. oleh James Chadwick pada tahun 1932. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk memerangkap dan memperlambat laju atom menggunakan pendinginan laser untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai sifat-sifat atom. Phillips berhasil memerangkap atom natrium dalam perangkap magnet. Neutron dan proton kemudian diketahui sebagai hardon. Namun baru-baru ini.matahari digugurkan dan digantikan oleh model orbital atom di sekitar inti di mana elektron paling berkemungkinan berada. Peralatan spektrometer ini menggunakan magnet untuk membelokkan trayektori berkas ion dan banyaknya defleksi ditentukan dengan rasio massa atom terhadap muatannya. Kimiawan Francis William Astonmenggunakan peralatan ini untuk menunjukkan bahwa isotop mempunyai massa yang berbeda. Hal ini mengijinkan ilmuwan mempelajari atom dengan presisi yang sangat tinggi. yaitu komposit partikel-partikel kecil yang disebut sebagai kuark. Dalam sejarahnya. Claude Cohen-Tannoudjikemudian menggabungkan kedua teknik tersebut untuk mendinginkan sejumlah kecil atom sampai beberapa mickokelvin. Perkembangan pada spektrometri massa mengijin pengukuran massa atom secara eksak. sebuah atom tunggal sangatlah kecil untuk digunakan dalam aplikasi ilmiah. di Bell Labs mengembangkan sebuah teknik untuk menurunkan temperatur atom menggunakan laser. sekelompok ilmuwan yang diketuai oleh William D. perkembangan pemercepat partikel dan detektor partikel mengijinkan para ilmuwan mempelajari dampak-dampak dari atom yang bergerak dengan energi yang tinggi. Model-model standar fisika nuklir kemudian dikembangkan untuk menjelaskan sifat-sifat inti atom dalam hal interaksi partikel subatom ini. dan ia disebut sebagai kaidah bilangan bulat. Pada tahun yang sama. yakni partikel bermuatan netral dengan massa yang hampir sama dengan proton. Sekitar tahun 1985.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->