P. 1
Paper Agama Khatolik

Paper Agama Khatolik

|Views: 415|Likes:
Tugas agama XII IPS, SMA GONZAGA

anak gonzaga jangan main copas ya
Tugas agama XII IPS, SMA GONZAGA

anak gonzaga jangan main copas ya

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Stephanus Bayu Pratomo on Sep 17, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/03/2013

pdf

text

PAPER AGAMA

KHATOLIK

Disusun o leh : Step hanu s Bayu Prato mo XIIS1 / 2 4

SM A GONZ AGA 2 01 0

KATA PENGANTAR
Pu ji dan syu k u r penu lis sampaik an k epada Tu han Yang Maha Esa k arena berk at, rahmat, dan k aru niaNya, penu lis t elah dapat meny elesaik an Paper Aga ma Khatolik ini. Paper Agama Khato lik ini disu su n d emi memenu hi nilai mata pelajaran agama k elas XII, SM A Go nzaga. Perk enank anlah p enu li s men yampaik an rasa hormat dan

terimak asih k epada semu a pihak yang den gan tu lu s ik lhas memb eri bimbin gan, bantu an dan d oro ngan k epada p enu li s dalam

meny elesaik an paper aga ma Khatolik ini, t eru tama k epada : 1 . Ibu Endah T .S., selak u gu ru pembi mbi ng pelajaran agama. 2 . Orang tu a yang telah mendu k u ng p enu li s meny elesaik an paper agama Khatolik ini . 3 . Semu a teman -teman yan g tu ru t serta membantu dalam memb eri su mb er data. Dan ak hirnya penu lis men yadari paper agama Khatolik ini masih banyak k ek u rangan dan jau h dari sempu rna, u ntu k itu diharapk an k ritik dan saran a gar lebih baik lagi. Semo ga paper agama Khatolik ini dapat b erman faat bagi semu a pihak .

Jakarta, 1 7 Septemb er 2 0 10

Penu li s

1

Paper Khatolik

DAFTAR ISI
Halaman Kata Pen gantar ............. ......... ......... .......... ......... ......... . Daftar isi ............. ......... ......... .......... ......... ......... ......... Khatolik ............. ......... ......... .......... ......... ......... ......... . A. Pemahaman Wah yu ............. ......... ......... .......... .... B. Ajaran ............. ......... ......... .......... ......... ......... .... C. Kitab Su ci ............. ......... ......... .......... ......... ....... D. Hu ku m – Huk u m ............. ......... ......... .......... ........ E. Simb ol – Si mb ol ............. ......... ......... .......... ........ F. Ritu al ............. ......... ......... .......... ......... ......... ..... G. T ok oh ............. ......... ......... .......... ......... ......... ..... Daftar Pu stak a ............. ......... ......... .......... ......... ......... .. 1 2 3 4 7 10 18 20 21 22 26

2

Paper Khatolik

KHATOLIK
Nama "Gereja Katolik Roma" pertama kali digunakan oleh kaum Protestan untuk menyebut seluruh Gereja yang setia kepada Uskup Roma. Namun nama ini juga digunakan oleh umat Katolik sendiri sejak abad ke-17, baik dalam bahasa Inggris, bahasa Perancis, maupunbahasa Latin, untuk

memperkenalkan iman mereka terutama dalam hal persekutuan mereka dengan tahta keuskupan Roma. Di kawasan Timur Tengah, sebutan Gereja Katolik Roma dapat pula berarti Gereja Melkit, atau Gereja katolik yang menggunakan Ritus Latin, atau bahkan bisa berarti Gereja Katolik di kota Roma, Italia. Dalam hubungannya dengan Gereja-Gereja lain, nama "Gereja Katolik" yang dipergunakan, dan untuk urusan internal digunakan nama "Gereja". Sebagai contoh, dalam Katekismus Gereja Katolik, nama "Gereja" digunakan ratusan kali, sedangkan nama "Gereja Katolik" hanya digunakan 24 kali, bahkan nama "Gereja Katolik Roma" sama sekali tidak digunakan. Penggunaan nama "Gereja Katolik" secara resmi diterima oleh beberapa Gereja Kristen lainnya, namun kebanyakan dari mereka menggunakan istilah "Gereja Katolik Roma" untuk menyebut Gereja ini. Meskipun demikian, dalam penggunaan secara informal, bahkan oleh anggota-anggota Gereja lainnya istilah "Gereja Katolik" difahami sebagai nama dari Gereja ini. Pada tahun 397 Masehi, Santo Agustinus menjelaskan bahwa nama tersebut bahkan difahami oleh mereka yang digolongkannya sebagai kaum bidaah: ... Nama itu, yakni Katolik, yang bukannya tanpa alasan, dengan dikelilingi begitu banyak bidaah, telah digunakan oleh Gereja; dengan demikian, meskipun semua kaum bidaah ingin disebut Katolik, namun jika ada orang asing bertanya dimanakah jemaat Katolik berkumpul, maka tak satupun kaum bidaah yang berani menunjuk kapel atau rumahnya sendiri. Singkatnya, baik nama "Gereja Katolik", maupun "Gereja Katolik Roma" digunakan sebagai sebutan alternatif bagi seluruh gereja "yang dipimpin oleh pengganti Petrus dan oleh para uskup yang berada dalam satu komuni bersamanya."

3

Paper Khatolik

A. Pemahaman Wahyu Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, wahyu diartikan sebagai petunjuk dari Allah yang diturunkan hanya kepada para Nabi dan Rasul melalui mimpi dan sebagainya. Kata kerja mewahyukan diberi arti memberi wahyu, menurunkan wahyu. Dengan kata lain ada yang memberi (= Allah), ada yang diberi (= Nabi, Rasul) dan ada yang diberikan (= Wahyu). Yang memberi dan yang diberikan adalah dua hal yang berbeda. Konstitusi Dogmatis Tentang Wahyu Ilahi memberikan keterangan yang sangat berbeda. Dalam kebaikan dan kebijaksanaanNya Allah berkenan mewahyukan DiriNya dan menyatakan rahasia kehendakNya .... Maka dengan wahyu ini Allah yang tak kelihatan karena cinta kasihNya yang melimpah ruah, menyapa manusia sebagai sahabat dan bergaul dengan mereka, guna mengundang dan menerima mereka ke dalam persekutuanNya. .... Melalui wahyu ini kebenaran yang paling mendalam, baik tentang Allah maupun tentang keselamatan manusia, menjadi jelas bagi kita di dalam Kristus yang sekaligus menjadi perantara dan kepenuhan seluruh wahyu. Selanjutnya mengenai kepenuhan wahyu, yang adalah Kristus dikatakan: Sesudah berulangkali dan dengan pelbagai cara Allah berbicara dengan perantaraan para nabi, akhirnya pada jaman sekarang, Ia berbicara kepada kita di dalam Putera .... supaya tinggal di antara manusia dan menceritakan kepada mereka hidup Allah yang paling dalam. Dari kedua kutipan di atas jelas bahwa wahyu adalah Allah sendiri yang menyapa manusia, yang berbicara dengan manusia, yang berhubungan secara pribadi dengan manusia. Wahyu bukan ajaran, bukan petunjuk, bukan pemberitahuan, melainkan Allah sendiri yang menyatakan rahasia penyelamatanNya. Dalam kedua kutipan tersebut hubungan pribadi yang berciri dialog sangat menonjol. Kalau wahyu adalah Allah sendiri yang menyapa manusia, maka dari pihak manusia diharapkan tanggapan atas sapaan itu. Tanggapan ini disebut iman. Karena iman berhubungan langsung dengan wahyu, maka paham tentang iman pun tergantung pada paham tentang wahyu. Kalau wahyu adalah ‘kebenaran yang diturunkan’, maka iman adalah menerima

4

Paper Khatolik

kebenaran-kebenaran tersebut. Iman adalah sikap penyerahan diri manusia dalam pertemuan pribadi dengan Allah. Paham mengenai wahyu dan iman yang dikatakan oleh Konsili Vatikan II dengan sendirinya langsung berhubungan dengan paham tentang Kitab Suci. Allah menurut keyakinan Kristen, tidak menurunkan apa-apa langsung dari surga. Yesus pun tidak pernah menuliskan pesan-pesan atau ajaranajaranNya. Sekali Para penulis Kitab Suci bukanlah orang-orang yang menerima wahyu. Mereka adalah orang beriman yang mengartikan peristiwa-peristiwa sejarah, khususnya peristiwa Yesus, sebagai sapaan Allah yang berkehendak menyelamatkan manusia. Arti atau kesaksian inilah yang akhirnya, setelah melalui liku-liku proses panjang, dituliskan. Paham dasar mengenai wahyu, iman dan Kitab Suci ini sangat menentukan cara Kitab Suci, wahyu Allah dimengerti, dipahami serta diperankan dalam kehidupan. Kalau wahyu adalah Allah sendiri yang menyapa manusia, maka Kitab Suci juga harus ditempatkan dalam rangka relasi Allah dengan manusia. Maka membaca Kitab Suci tidak terutama bertujuan mencari informasi, melainkan membina relasi. Bahasa Kitab Suci bukanlah bahasa informasi, melainkan bahasa relasi. Kitab Suci adalah kabar gembira. Allah mewahyukan Diri kepada bangsa-Nya Israel dengan

memberitahukan nama-Nya. Nama mengungkapkan hakikat seseorang, identitas pribadi dan arti kehidupannya. Allah mempunyai nama. Ia bukanlah kekuatan tanpa nama. Menyatakan nama berarti memperkenalkan diri kepada orang lain; berarti seakan-akan menyerahkan diri sendiri, membuka diri, supaya dapat dikenal lebih dalam dan dapat dipanggil secara pribadi. Allah menyatakan Diri kepada bangsa-Nya langkah demi langkah dan dengan berbagai nama. Namun wahyu pokok untuk Perjanjian Lama dan Baru adalah wahyu nama Allah kepada Musa pada penampakan dalam

5

Paper Khatolik

semak duri bernyala sebelum keluar dari Mesir dan sebelum perjanjian Sinai. A.1. Pemahaman Wahyu Dalam Perjanjian Lama Dalam Perjanjian Lama, wahyu dipahami sebagai kehendak Allah yang diterima lewat mimpi (Kej.37), Undian (Kej 24:14-20), namun Yang Illah (Allah) lebih menyatakan kehendak-Nya melalui kejadian – kejadian dalam sejarah, termasuk peristiwa – peristiwa yang mengejutkan (teofani). Pemahaman wahyu ini menjadikan / menimbulkan beberapa pemahaman tentang Allah : a. Allah sebagai penguasa sejarah : Allah menjadi awal, tujuan, dan penyelenggara sejarah. b. Allah sebagai pencipta dan penguasa semesta alam : nampak dalam teofani, Allah menguasai alam dan dengan leluasa memanfaatkan untuk mencapai tujuanNya. c. Allah sebagai hakim : Melalui nabi, menghukum hambaNya yang tidak setia. A.2. Wahyu Dalam Injil Sinoptik (Matius, Markus, Lukas) Wahyu di injik Sinoptik dikaitkan dengan Yesus sebagai Putera Allah dan penggenapan Wahyu Perjanjian Lama (Mat. 5). Dengan kata lain Allah mewahyukan diri dalam pribadi Yesus Kristus. A.3. Paham Wahyu Dalam Injil Yohanes Ditegaskan dalam injil ini, bahwa Yesus adalah wahyu Allah, berasal dari Bapa dan Identik dengan Bapa. A.4. Paham Wahyu dalam Kisah Para Rasul dan Surat – Surat Wahyu di sini dikaitkan dengan Warta yang mereka bawa, yaitu kabar gembira wafat dan kebangkitanNya.

6

Paper Khatolik

A.5. Wahyu Menurut Konsili Vatikan I Wahyu di sini dipahami melalui Kitab Suci dan Tradisi dan dapat pula dipahami lewat alam ciptaan dengan cahaya kodrati akal budi manusia. Allah mewahyukan diri sama dengan Allah menyatakan kebenaran-kebenaranNya. A.6. Wahyu Menurut Konsili Vatikan II Wahyu dilihat tidak hanya tentang kebenaran Allah, namun juga pemberian diri Allah kepada Manusia. Terjadi hubungan persoanal Allah dengan manusia, dan persekutuan personal itu terwujud dalam pribadi Yesus. Dengan demikian, Yesus Kristus adalah pemenuhan janji Allah dan sekaligus sebagai wahyu yang paling sempurna.

B. Ajaran B.1. Sepuluh Perintah Allah 1. Jangan menyembah berhala, berbaktilah padaKu saja,, dan cintailah Aku lebih dari segala sesuatu. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. Jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan tidak hormat. Kuduskanlah hari Tuhan. Hormatilah ibu-bapakmu Jangan membunuh Jangan Berzinah Jangan Mencuri Jangan bersaksi dusta tentang sesamamu Jangan menginginkan istri sesamamu

10. Jangan menginginkan milik sesamamu secara tidak adil B.2. Cinta Kasih Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu, dan dengan segenap kekuatanmu. Kasihilah sesamamu manusia, seperti dirimu sendiri.

7

Paper Khatolik

Yesus Kristus akan kembali menjadi raja dan hakim semua insan. Karya amal dan kasih menjadi syarat penerimaan kita dalam dunia abadi. Menurut Alkitab, karya amal kasih itu antara lain : Memberi makan kepada orang yang lapar, memberi minum kepada orang yang haus, memberi perlindungan kepada orang yang asing, memberi pakaian kepada orang yang telanjang, melawat orang sakit, mengunjungi orang yang dipenjarakan, dan menguburkan orang mati. B.3. Keselamatan Gereja Katolik mengajarkan bahwa keselamatan untuk kehidupan kekal adalah kehendak Allah bagi semua orang, dan bahwa Allah menganugerahkannya bagi para pendosa sebagai suatu anugerah yang cuma-cuma, suatu rahmat, melalui pengorbanan Kristus. "Sehubungan dengan Allah, sama sekali tidak ada hak atas kelayakan apapun di pihak manusia. Antara Allah dan kita terentang kesenjangan yang tak terkira, karena kita telah menerima segala sesuatu dari-Nya, Pencipta kita. Allahlah yang membenarkan, yakni, yang membebaskan dari dosa dengan karunia kekudusan yang cuma-cuma (rahmat pengudusan, yang disebut juga sebagai rahmat habitual atau rahmat pengilahian). Kita dapat menerima anugerah yang dikaruniakan Allah melalui iman dalam Yesus Kristus dan melalui pembaptisan,ataupun menolaknya. Peran serta manusia diperlukan, sejalan dengan kemampuan baru untuk berpegang teguh pada kehendak ilahi yang disediakan Allah. Iman seorang Kristiani bukannya tanpa perbuatan, karena tanpa perbuatan iman itu akan mati.Dalam pengertian ini, "dengan perbuatan manusia dibenarkan, dan bukan dengan iman semata-mata,"dan kehidupan kekal adalah, pada satu saat yang sama, rahmat dan upah dianugerahkan oleh Allah atas perbuatan baik dan kelayakan.Iman, dan oleh karenanya perbuatan, merupakan hasil dari rahmat Allah - oleh karena itu, hanya karena rahmat maka orang beriman dapat dipandang "layak memperoleh" keselamatan. Gereja Katolik mengajarkan bahwa melalui rahmat-rahmat yang diperoleh Yesus bagi umat manusia

8

Paper Khatolik

dengan mengorbankan dirinya sendiri di kayu salib, keselamatan dapat diterima bahkan oleh orang-orang yang berada di luar batas-batas yang nampak dari Gereja. Umat Kristiani dan bahkan non-Kristiani, jika dalam hidupnya mereka secara positif tanggap terhadap rahmat dan kebenaran yang disingkapkan Allah kepada mereka melalui belas kasihan Kristus, dapat diselamatkan (suatu sikap yang kerap disebut , dalam kasus umat non-Kristiani, sebagai "baptisan keinginan"). Hal ini kadangkala mencakup pula kesadaran akan kewajiban untuk menjadi bagian dari Gereja Katolik. Dalam kasus-kasus semacam itu, "maka barang siapa, yang mengetahui bahwa Gereja Katolik telah dijadikan perlu oleh Kristus, menolak untuk masuk atau tetap di dalamnya, tidak dapat diselamatkan. B.4. Trinitas Allah hanya satu, tetapi memiliki 3 pribadi : Allah Bapa Pengertian mengenai Allah Bapa perlu diletakkan kembali dalam pemikiran bahwa konsep ini dekat dengan kehidupan manusia. Bapa bagi bangsa Yahudi bapa adalah pemimpin di dalam keluarga, pencari nafkah, pengambil keputusan, pelindung keluarga, pemberi kehidupan dan orang yang harus dihormati. Konsep mengenai bapa ini diangkat pada pandangan mengenai Allah. Bagi bangsa Israel Allah adalah adalah pencipta, pellindung, pemberi kehidupan, raja, pengambil keputusan, pribadi yang harus ditaati. Peranan Allah ini dirasa cocok dengan figure bapa bangsa Israel. Hanya saya secara jelas harus dikatakan bahwa apa yang dikenakan pada Allah harus dipandang melebihi segala sesuatu yang ada di dunia.Peranan jelas Allah bagi bangsa Israel ialah Dia yang menciptakan segala sesuatunya. Allah Putera Allah Putera adalah Allah yang menjelma menjadi manusia dan tinggal di dunia untuk menebus dosa-dosa manusia. Kehadiran Yesus Kristus sebagai Allah Putera merupakan puncak keselamatan bagi manusia.

9

Paper Khatolik

Allah yang jauh semakin menjadi dekat dengan mengenakan pakaian kemanusiaan. Ia dapat semakin dikenal oleh manusia karena Ia menjadi saudara bagi manusia. Melalui kehadiran Allah Putera ini manusia semakin menjadi dekat dan mengerti Allah dalam hidupnya, khususnya bahwa Allah sungguh mencintai dan mengasihi mereka. Yesus yang adalah Allah tidak mengenakan pakaian kemegahan, melainkan kesederhanaan dan Dia memberikan diri sehabis-habisnya di kayu salib agar kita selamat. Allah Roh Kudus Peranan Roh Kudus adalah menyucikan, memurnikan dan

mendampingi manusia agar manusia dapat semakin mengenal Allah dan memperoleh keselamatan yang dating dari Allah. Roh Kudus berada di dalam diri kita. Ia adalah yang berbisik senantiasa kepada manusia untuk segala hal yang baik. Ia pula yang membantu manusia untuk dapat berdoa. Melalui Roh Kudus ini manusia dapat bersatu dengan yesus, dan bersatu dengan Allah Bapa. C. Kitab Suci Kitab suci dalam agama Khatolik maupun agama-agama yang percaya pada Yesus Kristus disebut Alkitab. Alkitab sendiri berarti tulisan – tulisan kudus yang telah dikumpulkan (Taurat / Kitab – Kitab Para Nabi). Alkitab berisi perjanjian lama dan perjanjian baru ditambah dengan kitab – kitab Deuterokanonika dan Kanon. C.1. Perjanjian Baru Kitab-kitab Injil menyatakan Yesus dilahirkan sebagai keturunan Daud, persyaratan penting bagi Mesias menurut nubuat Kitab Suci. Matius Injil Matius ditulis mantan pemungut cukai bernama Matius. Kitabnya meliputi silsilah Yesus dan juga menceritakan banyak pelayanannya,termasuk Khotbah di Bukit. Perumpamaan-Perumpamaan

10

Paper Khatolik

Perumpamaan-perumpamaan adalah cerita-cerita yang digunakan Yesus untuk menyampaikan kebenaran rohani. Perumpamaan-perumpamaan itu pada dasarnya adalah perbandinganperbandingan: "Hal Kerajaan Surga itu seumpama harta yang terpendam di ladang" atau "Stiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya,ia sama dengan orang yang bijaksana,yang mendirikan rumahnya di atas batu." Walaupun gambaran-gambaran nyata yang diberikan Yesus membuat perumpamaan-perumpamaan itu mudah diingat,gambaran-gambaran nyata itu juga membingungkan orang-orang yang tidak selalu dapat memahami maksud Kristus. Markus Markus memberikan keterangan yang terperinci Dia tentang dan pelayanan khotbahi.

Yesus kepada

orang-orang

panggil

Gambaran tentang Yesus sebagai pelayan agung dapat ditemukan dalam Injil ini,yang ditulis seseorang yang tidak banyak kita ketahui riwayatnya. Lukas Lukas memulai injilnya dengan mengatakan bahwa "banyak" orang telah berusaha menulis keterangan tentang kehidupan dan pelayanan Yesus,namun bahwa ia sendiri melakukan hal itu karena Allah telah memberinya "pemahaman sempurna tentang segala sesuatu sejak awal mulanya" (lukas 1:3) Allah tidak hanya memberikan pengalaman langsung kepada para penulis Injil sebagai saksi mata atas peristiwa-peristiwa pelayanan Yesus namun juga pemahaman yang sempurna.

Lukas terutama berbicara langsung dan jujur tentang hakikat kemanusiaan Kristus. Yohanes Injil Yohanes mungkin merupakan kitab paling terkenal di antara semua kitab dalam Alkitab dalam hal pesannya tentang keselamatan,adalah

11

Paper Khatolik

suatu gambaran tentang ketuhanan Kristus dan karya penebusanNya untuk orang-orang yang berdosa. Injil itu ditulis "murid yang dikasihi Yesus", Yohanes. Kitab Para Rasul Kitab para rasul ditulis oleh Lukas, yang merupakan penulis injil Lukas. Ia memulai Alkitabnya dengan ucapan salam kepada teofilus dan menyebutkan kalimat "dalam bukuku yang pertama" (Injil Lukas). Dua kitab yang ditulis Lukas dapat di beri judul,"kisah Yesus" dan "Kisah para Rasul." Kedua kitab itu merupakan dua kitab sejarah tentang Zaman perjanjian Baru. Peristiwa-peristiwa dalam kisah Para Rasul terjadi dalam rentang waktu beberapa dekade. Sebagaimana kitab-kitab Musa menetapkan batasan sejarah untuk Perjanjian Lama,Injil-injil dan Kisah Para Rasul menetapkan batasan sejarah untuk Perjanjian Baru. Surat-Surat Para Rasul Surat-surat Para Rasul disebut juga epistle.

Kata epistle memberikan unsur formal ato publik kepada surat2 ini. Duapuluh dua kitab terakhir dari Alkitab ini adalah surat pribadi yang seringkali menyebutkan nama pegirim dan penerima.

Fakta bahwa identitas para penulis tidak dsebutkan meunjukan btapa tidak pentingnya persoalan itu. Para Rasul diberi tanggungjawab untuk menyebarluaskan pesan Yesus secara setia,dan hal itu pada hakikatnya memberikan otoritas kepada tulisan2 dalam pandangan para pengikut Kristus. Surat Roma Dalam surat ini Rasul Paulus menulis kepada jemaat di Roma. Biasanya ia menulis kepada komunitas-komunitas murid yang ia dirikan sendiri. Surat Roma adalah perkecualian,karena dalam kasus ini Paulus menulis sebelum ia melakukan kunjungan pertamanya. Kesalahpahaman tentang pesan dari Yesus sangatlah rumit,jadi Paulus memberikan penjelasan tambahan tentang pemahamannya terhadap

12

Paper Khatolik

pesan dari Kristus. Ia juga membahas kerumitan pandangan orangorang Yahudi versus pandangan orang-orang non Yahudi. Surat 1 Korintus Korintus adalah kota di Yunani bagian selatan. Kisah Para Rasul 18 memberikan penjelasan tentang bagaimana Paulus melewatkan waktu selama delapan belas bulan di sana. Surat ini ditulis beberapa waktu setelah itu. Beberapa bagian dari surat ini ditulis beberapa waktu setelah itu. Beberapa bagian dari surat ini sulit dipahami karena Paulus langsung memberikan jawabannya untuk masalah-masalah yang dihadapi jemaat di Korintus tanpa menyebutkan kembali permasalahanpermasalahan itu. Surat korintus 13 yang pertama,berisi perikop yang terkenal tentang kasih,bersifat kekal dan universal. Surat 2 Korintus Ketika surat ini ditulis Paulus harus melakukan pembelaan untuk pelayanannya. Masalah-masalah yang terjadi berulang-ulang di Korintus dan masuknya ajaran-ajaran yang salah telah menurunkan reputasi Paulus. Dalam surat yang sangat menyentuh hati ini menyatakan bahwa tujuan pembelaan itu bukanlah untuk melindungi reputasinya namun untuk mempertahankan kebenaran bagi orang-orang yang telah diajarnya. Surat Galatia Surat galatia mengawali rangkaian surat-surat yang lebih pendek. Galatia adalah suatu kawasan yang terletak disebelah timur Asia Kecil. Oleh karena itu surat itu ditujukan kepada kalangan-kalangan yang lebih luas daripada surat-surat Paulus untuk jemaat di Roma dan Korintus. Surat Galatia dimaksudkan untuk dibaca oleh berbagai persekutuan murid-murid di barbagai kota di Galatia. Tujuan surat itu jelas:untuk memprotes dan membuktikan kesalahan ajaran-ajaran palsu yang telah mengakar di wilayah itu. Surat Efesus

13

Paper Khatolik

Efesus adalah kota pelabuhan di pantai barat Asia kecil. Dalam zaman Perjanjian Baru kawasan ini disebut Asia. Surat ini bersifat sangat umum dan berfungsi sebagai penjelasan tentang rencana Allah,yang diikuti petunjuk khusus untuk kehidupan sehari-hari.

Surat ini ditujukan kepada masyarakat diluar Efesus. Surat Filipi Tidak seperti surat Efesus yang umum surat ini bersifat khusus. Filipi adalah kota di Yunani bagian utara. Paulus berkotbah disana dalam perjalanan utamanya yang kedua. Orang-orang di Filipi sangat menghormati Paulus. Dan Ia menyampaikan kata-kata yang masa

memberikan dorongan semangat kepada

mereka selama

penganiayaan. Ironisnya Paulus tampaknya menulis Filipi ketika ia berada dalam penjara. Dengan membagikan harapannya,ia menulis tentang keinginannya untuk kembali kepada mereka di waktu mendatang. Dan kitab lain dalam perjanjian baru adalah : Kolose, Surat 1 Tesalonika, Surat-Surat Pastoral, Surat 1 Timotius, Surat 2 Timotius, Surat Titus, Surat Filemon, Surat Ibrani, Yakobus, Surat 1 Petrus, Surat 2 Petrus, Surat 1 Yohanes, Surat 2 Yohanes, Surat 3 Yohanes, Surat Yudas. C.2. Perjanjian Lama Kitab Suci Perjanjian Lama merupakan endapan dari suatu proses panjang dialog Allah dengan umat Israel. Pertanyaan yang dapat muncul ialah, apa arti Perjanjian Lama bagi kita orang beriman di jaman ini? Secara singkat dapat dikatakan begini: melalui Perjanjian Lama kita dapat mengenal Allah, mengenal diri kita dan mengenal keadaan hidup kita. a. Kitab-kitab Sejarah. Yang dimaksudkan dengan Kitab-kitab Sejarah adalah tulisan-tulisan yang membahas, merenungkan sejarah Allah dengan Israel. Sebelum ditulis, lama sekali informasi tentang leluhur, segala permenungan

14

Paper Khatolik

tentang hubungan Allah dengan mereka dan tentang hubungan mereka dengan Allah, tersimpan dan diteruskan turun-temurun dalam bentuk cerita dan nyanyian. Begitu juga Musa, karya pembebasan dari Mesir, peristiwa di Sinai hidup terus diantara mereka melalui cerita-cerita yang diteruskan dari mulut ke mulut. Pada tahap selanjutnya, ketika di lingkungan kerajaan mulai muncul yang dapat disebut kelompok cendekiawan, cerita-cerita itu mulai dipilih, disadur dan ditulis. Yang penting bukannya peristiwa sendiri, melainkan peristiwa atau

pengalaman sebagai medan pertemuan antara Allah dan manusia. Demikian sejarah Israel sepanjang hampir dua ribu tahun merupakan suatu medan yang sangat luas untuk refleksi atau permenungan iman. Dalam sejarah itu para teolog Israel dapat menimba terus menerus pengetahuan dan pengertian yang semakin mendalam tentang Allah, tentang manusia, tentang hubungan timbal balik antara Allah dan manusia. Dengan demikian kata sejarah harus dimengerti dalam arti yang sangat luas. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah: Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan, Yosua, Hakimhakim, Rut, 1-2 Samuel, 1-2 Raja-raja, 1-2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, Tobit, Yudit, Ester, dan 1-2 Makabe. b. Kitab Mazmur Kitab Mazmur secara khusus mencerminkan tanggapan Israel atas karya Tuhan, baik yang dialami dalam sejarah bangsa maupun dalam kehidupan pribadi. Dalam Mazmur Pujian Israel mengagungkan karya dan kasih-setia Tuhan dan dengan demikian menghayati kedudukannya sebagai umat terpilih yang disayangi Tuhan. Ada juga Mazmur Keluhan dan Permohonan. Pengalaman akan kasih setia Tuhan di masa lampau mendorong Israel untuk dengan kepercayaan tanpa batas mengarahkan doa permohonan kepada Tuhan, khususnya dalam keadaan terhimpit atau bahaya. Kepercayaan akan Tuhan yang mengasihi dan setia membuat orang berani tetap berharap dan berdoa ketika menurut perhitungan manusia tidak ada harapan lagi. Dalam Perjanjian Lama

15

Paper Khatolik

tersimpan 150 mazmur, yang merupakan suatu sekolah doa bagi manusia dari segala jaman. c. Kitab-kitab Hukum Sejak peristiwa di gunung Sinai, Israel mencoba merumuskan sejumlah petunjuk dan pengarahan yang dapat mengkonkretkan kedudukan Israel sebagai umat kesayangan Tuhan dan menghayati tuntutan untuk membalas kasih setia Tuhan. Petunjuk dan pengarahan itulah yang disebut Hukum atau Hukum Taurat. Beberapa saat sesudah perjanjian Sinai, rumus pendek seperti sepuluh perintah dapat dianggap cukup untuk mengungkapkan penghayatan semangat perjanjian Sinai. Akan tetapi tujuh atau delapan abad sesudah itu, daftar pendek itu berkembang menjadi beberapa kumpulan tertulis dengan ratusan petunjuk, peraturan dan larangan. Proses itu terjadi perlahan-lahan, dan Israel selalu mencoba untuk setiap kali bertitik tolak dari semangat Sinai dengan harapan setiap peraturan mengarahkan dan

mengkonkretkan tindakan sehari-hari sebagai umat kesayangan dalam usaha membalas kasih setia Tuhan. Dengan demikian Hukum bukan beban yang memaksa dari luar, melainkan “pelita bagi kakiku; terang bagi jalanku” (Mzm 119:105). d. Kitab Nabi-Nabi Tuhan menyapa umatNya melalui perantaraan para nabi. Melalui pewartaan mereka pula Tuhan menilai, mengoreksi, mengancam, menyemangati atau menghibur umatNya sesuai dengan tanggapan umat atas karya penyelamatanNya. Deretan panjang para nabi yang menanggapi situasi konkret umat Allah atas nama Tuhan, mewariskan kepada umat Yahudi dan kepada kita suatu harta yang tak ternilai harganya. Seorang nabi melihat dengan mata Tuhan, menilai dengan ukuran Tuhan. Melalui tulisan-tulisan mereka para pembaca dapat melihat, memahami pandangan dan penilaian Tuhan terhadap manusia, tindakan manusia dalam keadaan konkret yang seringkali sangat mirip dengan tindakan, keadaan kita.. Yang termasuk dalam Kitab Nabi-Nabi

16

Paper Khatolik

adalah: Yesaya, Yeremia, Ratapan, Barukh, Yehezkiel, Daniel, Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zefanya, Hagai, Zakharia dan Maleakhi. e. Kitab-Kitab Kebijaksanaan Dalam kitab-kitab ini diungkapkan kazanah pengalaman manusia, untuk membangun hidup manusia supaya ia bersikap bijaksana dan tepat dalam setiap keadaan hidup, dalam hubungan dengan Allah, atasan, rekan, bawahan, ciptaan lain. Namun di dalamnya juga terungkap permenungan sebagai umat Allah. Berbeda dengan kitabkitab sejarah yang memusatkan perhatian pada karya Allah dalam sejarah penyelamatan Israel, kitab-kitab kebijaksanaan merenungkan karya Allah yang lebih umum sebagai Pencipta dan Pemelihara alam semesta. Yang termasuk dalam kelompok ini ialah: Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkotbah, Kidung Agung, Kebijaksanaan, Sirakh. C.3. Deuterokanonika Istilah Deuterokanonika pertama kali digunakan pada tahun 1566 oleh orang-orang Kristen yang sebelumnya beragama Yahudi dan teolog Katolik Sixtus dari Siena untuk menyebut naskah-naskah Kitab Suci Perjanjian Lama yang kanonisitasnya ditetapkan bagi umat Katolik oleh Konsili Trente, namun telah dikeluarkan dari beberapa kanon terdahulu, teristimewa di Timur. Penerimaan akan kitab-kitab tersebut di antara umat Kristiani awal tidaklah universal, namun konsili-konsili regional di Barat menerbitkan kanon-kanon resmi yang memasukkan kitab-kitab tersebut sejak abad ke-4 dan ke-5. Naskah-naskah Kitab Suci deuterokanonika adalah: Tobit, Yudit, Tambahan Ester (Vulgata Esther 10:4-16:24), Kebijaksanaan, Ben Sira, juga disebut Sirakh atau Ecclesiasticu, Barukh, Yeremia), termasuk di

dalamnya Surat

Yeremia (Tambahan

Tambahan

Daniel(Nyanyian Tiga Anak Suci (Vulgata Daniel 3:24-90), Riwayat Susana (Vulgata Daniel 13, Septuaginta prolog), Patung Dewa Baal dan Naga (Vulgata Daniel 14, Septuaginta epilog)),1 Makabe, 2 Makabe, 1

17

Paper Khatolik

Ezra (juga dikenal sebagai 3 Ezra), 2 Ezra (juga dikenal sebagai 4 Ezra), Doa Manasye D. Hukum – Hukum D.1. Konsili Vatikan II
Konsili Ekumenis Vatikan Kedua atau Vatikan II (1962-1965), adalah sebuah Konsili Ekumene ke-21 dari Gereja Katolik Roma yang dibuka oleh Paus Yohanes XXIII pada 11 Oktober 1962 dan ditutup oleh Paus Paulus VI pada 8Desember 1965. Pembukaan Konsili ini dihadiri oleh hingga 2540 orang uskup Gereja Katolik Roma sedunia (atau juga disebut para Bapa Konsili), 29 pengamat dari 17 Gereja lain, dan para undangan yang bukan Katolik. Selama masa Konsili ini diadakan empat periode Sidang di mana jumlah Uskup yang hadir lebih banyak dan berasal dari lebih banyak negara daripada konsili-konsili sebelumnya. Jumlah dokumen yang dihasilkannya pun lebih banyak dan dampak pengaruhnya atas kehidupan Gereja Katolik lebih besar dari peristiwa manapun sesudah zaman reformasi pada abad XVI. Latar Belakang Selama tahun 1950an, studi teologi dan biblikal Roma Katolik mulai memasuki pembaharuan sejak setelah Konsili Vatikan Pertama hingga memasuki abad kedua puluh. Liberalisme ini muncul dari para teolog seperti Yves Congar, Karl Rahner, dan John Courtney Murray yang mencari cara untuk mengintegrasikan pengalaman manusia modern dengan dogma Kristiani, tokoh lainnya adalah Joseph Ratzinger (sekarang Paus Benediktus XVI) dan Henri de Lubac yang juga menginginkan pengertian yang lebih akurat akan Injil dan menganggap para Bapa Gereja mula-mula sebagai sumber pembaharuan. Pada waktu yang sama, para uskup sedunia menghadapi tantangan yang sangat besar dari perubahan politik, sosial, ekonomi, dan teknik. Beberapa uskup mengusulkan perubahan dalam struktur dan praktek gerejawi untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Di antara pengusul ini yang

18

Paper Khatolik

paling terorganisasi adalah kelompok uskup Belanda dan Jerman yang dikenal sebagai para Uskup Rhine. Konsili Vatikan Pertama telah berakhir hampir satu abad sebelumnya secara prematur akibat pecahnya perang Perancis-Prussia. Dalam konsili ini, isu-isu mengenai pastoral dan dogma tidak dapat dibahas akibat perang tersebut, dan hanya sempat menghasilkan suatu dogma mengenai Infabilitas Paus. Paus Yohanes XXIII kemudian secara tidak terduga memutuskan untuk menghimpunkan Konsili hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah pengangkatannya pada 1959. Dalam sebuah dialog mengenai konsili, ia diwawancarai mengapa konsili ini perlu dilakukan. Paus dilaporkan membuka sebuah jendela dan berkata, "Saya ingin membuka jendela dari Gereja sehingga kita bisa melihat keluar dan mereka yang ada di luar bisa melihat ke dalam." Ia mengundang pula gereja-gereja Kristen lainnya untuk mengirimkan pengamat ke Konsili tersebut. Undangan ini disambut baik oleh kedua gereja Protestan dan Ortodoks.

D.2. Lumen Gentium
Lumen Gentium, Konstitusi Dogmatis tentang Gereja, adalah salah satu dokumen pokok Konsili Vatikan II . Konstitusi dogmatis ini diresmikan olehPaus Paulus VI pada tanggal 21 November 1964, setelah disetujui oleh para uskup yang hadir dengan suara 2.151.

D.3. Kitab Hukum Kanonik Kitab Hukum Kanonik (KHK) terdiri atas tujuh buku: Buku I Buku II Buku III Buku IV Buku V Buku VI : memuat tentang norma-norma umum. : memuat tentang umat Allah. : memuat tentang tugas gereja mengajar. : memuat tentang tugas gereja menguduskan. : memuat tentang harta benda duniawi gereja. : memuat memuat tentang hukuman-hukuman dalam gereja atau sanksi-sanksi dalam gereja. Buku VII : memuat memuat tentang proses atau hukum acara.

19

Paper Khatolik

Setiap buku dibagi dalam bagian, seksi, judul, bab adan artikel. Nomor-nomor ketentuan hukum disebut kanon. Kitab hukum kanonik menggunkan prinsip pembagian dari yang terbesar ke yang terkecil. Seluruh kitab hukum kanonik 1983 memuat 1.752 kanon. E. Simbol – Simbol E.1. TANDA SALIB Tanda salib dibuat ketika :

Memasuki gereja sambil menandai diri dengan air suci yang ada disamping pintu masuk gereja sebagai tanda peringtan pembaptisan yang telah kita terima.

 

Mengawali dan Mengakhiri Perayaan Ekaristi Menerima percikan air suci kalau dibuat sebagai Pernyataan Tobat. Tanda tersebut mengungkapkan kesadaran kita sebagai anak-anak Allah dan kesetiaan pada janji Baptis

Memulai bacaan injil dengan membuat tanda salib pada dahi, mulut dan dada untuk mengungkapkan hasrat agar budi diterangi, mulut disanggupkan untuk mewartakan, dan hati diresapi oleh sabda Tuhan.

Menerima berkat mengutusan pada bagian penutup

E.2. BERSALAMAN

Berjabat tangan atau bersalaman mengungkapkan wujud dari Kasih dan Persaudaraan. Bersalaman dilakukan oleh umat ketika kita saling memberikan Salam Damai. Ungkapan Salam Damai berbeda-beda menurut adat istiadat setempat. ada yang

mengungkapkannya berpelukan atau mencium pipi. Dan juga dilakukan oleh Imam dengan para pembantunya (prodiakon atau mesdinar E.3. Roh Kudus = Merpati Roh Kudus adalah pribadi Tuhan dalam konsep Tritunggal. Roh Kudus hanya dipercayai oleh umat Kristiani dan adalah Pribadi penolong yang

20

Paper Khatolik

memimpin kita, dalam bentuk Roh yang dijanjikan oleh Yesus sebelum kenaikannya ke surga (tertulis dalam kitab Kisah Para Rasul 1:6-9). Menurut ajaran Kristiani, seorang Kristen memiliki Roh Kudus di dalam dirinya. Roh tersebut berfungsi sebagai penolong, pemimpin, penghibur, dan teman yang setia. Roh Kudus menuntun umat Kristiani agar hidup sejalan dengan kehendak Tuhan. Roh Kudus juga merupakan penghubung antara umat Kristiani dengan Allah. Orang Kristen percaya bahwa Roh Kudus dapat memberikan karuniakarunia Roh, diantaranya adalah kemampuan berbahasa Roh, kemampuan menafsirkan bahasa Roh, berkata-kata dengan hikmat, mengadakan mujizat, menyembuhkan, melayani, bernubuat, dll. E.4 Hosti=Tubuh Kristus Hosti yang kita makan setiap perayaan ekaristi merupakan perwakilan dari tubuh Yesus yang suci. E.5 Piala Anggur=Darah Kristus Anggur bisa diartikan sebagai cerminan atau lambang dari darah Yesus, yang tertumpah demi menyelamatkan kita umatnya. E.6. Air Air melambangkan tindakan Roh Kudus dalam upacara Pembaptisan. "Dibaptis dalam satu Roh", kita juga "diberi minum dari satu Roh" (1 Kor. 12:13). Jadi Roh dalam pribadi-Nya adalah air yang menghidupkan, yang mengalir, dari Kristus yang disalibkan (Yoh. 19:34; 1 Yoh. 5:8) dan yang memberi kita kehidupan abadi. (Bdk. Yoh. 4:10-14; 7:38; Kel. 17:1-6; Yes. 55:1; Zakh. 14:8; 1 Kor 10:4; Why. 21:6; 22:17) F. Ritual F.1. Sakramen Katekismus Gereja Katolik, 1131 mengajarkan: "Sakramen-sakramen adalah tanda-tanda yang berfaedah dari rahmat, yang dilembagakan oleh Kristus dan dipercayakan kepada Gereja, yang dengannya kehidupan ilahi disalurkan bagi kita. Ritus-ritus yang terlihat yang dengannya sakramensakramen dirayakan menandai dan menghadirkan rahmat-rahmat sesuai

21

Paper Khatolik

dengan tiap sakramen. Sakramen-sakramen berbuah dalam diri mereka yang menerimanya dalam keadaan yang seharusnya." Ketujuh sakramen adalah:
      

Pembaptisan Krisma Ekaristi Imamat Pernikahan Pengakuan dosa Pengurapan orang sakit

G. Tokoh G.1. Allah Allah sulit didefinisikan. Namun Allah dipercaya sebagai sang pencipta segalanya. Allah mengutus Yesus untuk membantu umatNya kembali ke jalan yang benar. G.2. Yesus Meskipun masa kecilnya tidak diketahui (selain cerita kelahirannya dan kisah Yesus pada umur 12 tahun sedang mengajar di Bait Allah, Yerusalem), terdapat banyak informasi tentang tiga tahun terakhir hidupnya, khususnya minggu terakhir, dari keempat Injil di Alkitab serta tulisan-tulisan Paulus dan murid-muridnya yang lain. Yesus dihukum mati di Yerusalem oleh gubernur Kerajaan Romawi, Pontius Pilatus, karena ditekan oleh massa yang gelap mata, dan dieksekusi dengan disalibkan. Yesus wafat dan dimakamkan, (berbeda dengan pandangan Islam yang tidak percaya atau tidak menerima bahwa Yesus wafat dan bangkit), orang Kristen percaya bahwa Yesus bangkit kembali dari alam maut pada hari ketiga.

22

Paper Khatolik

G.3. Maria 1. MARIA ADALAH BUNDA ALLAH. Katolik percaya bahwa Allah tidak terikat oleh suatu kewajiban apapun untuk memiliki seorang ibunda; Katolik percaya bahwa Ia memilih untuk memiliki seorang ibunda dan segala sesuatu yang berhubungan dengannya. Ia memilih untuk memperkenankan tubuh manusiawi-Nya dibentuk dalam rahimnya. Ia memilih untuk memperkenankan ibunda-Nya melahirkan-Nya ke dunia sebagai seorang bayi kecil mungil. Ia memilih untuk mengijinkan ibunda-Nya menyusui-Nya, menggendong-Nya dalam pelukannya, melindungi-Nya dari mara bahaya, dan mengajari-Nya seperti layaknya seorang anak diajari oleh orangtuanya: berjalan, berbicara dan berdoa. Dengan demikian, Ia memilih untuk memberikan kepada Maria kuasa atas Diri-Nya yang hanya dapat dinyatakan dengan cinta. Katolik percaya bahwa dalam memilih ibunda-Nya, Putra Allah memilih untuk memberikan kepadanya kuasa atas kehendak-Nya, yang karena kasih senantiasa dimiliki oleh seorang ibu yang baik bagi anaknya. 2. MARIA ADALAH BUNDA SELURUH UMAT MANUSIA. Katolik percaya bahwa Putra Allah memilih untuk datang ke dunia melalui seorang ibunda agar ibunda-Nya itu dapat menerima pula segenap anak manusia yang berdosa sebagai saudara-saudari-Nya. Ia memberikan teladan bagaimana bunda-Nya harus dihormati dan dikasihi. Ia mempersiapkan bunda-Nya sebagai bunda seluruh umat manusia dengan memintanya untuk menanggung segala bentuk penderitaan yang mungkin, dan dengan demikian, mengajarkan kepadanya untuk menaruh belas kasihan pada segala bentuk penderitaan anak-anaknya. Jika ibunda-Nya itu adalah Bunda bagi Diri-Nya Sendiri, pastilah Ia membebaskannya dari penderitaan, oleh sebab Ia mempunyai kuasa untuk melakukannya dan karena Ia mencintai Bunda-Nya dengan kasih yang tak terbatas. Ia mengadakan mukjizat-Nya yang pertama di hadapan publik atas permintaan Bunda-Nya, dan menjelang ajal-Nya, Ia mengingatkan Bunda-Nya bahwa ia telah dipersiapkan sejak dari semula

23

Paper Khatolik

untuk menjadi bunda bagi seluruh umat manusia. Oleh karena itu, Katolik percaya bahwa Maria pastilah dengan antusias menolong mereka, dalam pencobaan jiwa maupun badan, seperti layaknya seorang ibu dengan antusias mengusahakan kesejahteraan bagi anaknya. Rosario yang didaraskan umat Katolik merupakan ungkapan kepercayaan mereka terhadap kedua kebenaran di atas. Umat Katolik yakin bahwa jika Maria berbicara kepada Putra Ilahi-nya bagi mereka, tak perlu diragukan lagi mereka pasti akan menerima jawab atas doa-doa mereka. G.4. Para Rasul 1. Simon: yang diberi nama Petrus oleh Yesus, dikenal pula dengan sebutan Simon Petrus. Pekerjaannya sebelum mengikut Yesus

adalah nelayan dari Betsaida "di Galilea" 2. Andreas: saudara Simon, nelayan dari Betsaida, dan murid Yohanes Pembaptis, disebut pula Rasul Yang Pertama Kali Dipanggil. 3. Yakobus 4. Yohanes: anak-anak Zebedeus, yang disebut Yesus Boanerges 5. Filipus: dari Betsaida "di Galilea" (Yohanes 1:44, 12:21) 6. Yakobus anak Alfeus: umumnya dikenal sebagai Yakobus Muda. Kadangkadang juga dikenal sebagai Yakobus Si Orang Benar 7. Matius: si pemungut cukai, beberapa orang menyamakannya dengan Lewi anak Alfeus 8. Simon orang Zelot: disebut-sebut dalam Injil Lukas dan Kitab Kisah Para Rasul sebagai "Simon orang Zelot", beberapa orang menyamakannya dengan Simeon dari Yerusalem, sementara beberapa orang lain

meragukannya dengan alasan bahwa tokoh bernama Simeon disebut-sebut pada waktu kelahiran Yesus sekitar tiga puluh tahun sebelumnya, sebagai seorang pria uzur yang tak lama lagi akan meninggal dunia. 9. Yudas Iskariot: nama Iskariot dapat berarti kota-kota Yudea di Keriot atau pun berarti sikarii (para pejuang pergerakan nasional Yahudi), atau berarti Isakhar. Juga disebut (misalnya dalam Yohanes 6:71 dan 13:26)

24

Paper Khatolik

sebagai "Yudas, anak Simon". Dia digantikan sebagai rasul dalam Kitab Kisah Para Rasul oleh Matias. 10.Rasul kesepuluh

Tomas: tidak banyak yang diketahui tentangnya, namanya berasal dari kata bahasa Aram T'oma' = kembar

Rasul

ini

juga

dikenal

sebagai Didimus,

dan

kata bahasa

Yunani Didymous = kembar 11.Rasul kesebelas

Bartolomeus: dalam Bahasa Aram "bar-Talemai?", "putra Talemai" atau "orang Ptolemais",

Rasul ini diidentifikasikan dengan Natanael yang disebut-sebut dalam Yohanes 1:45-1:51.

12.Rasul keduabelas

Tadeus: Identitas dari salah satu dari kedua belas rasul, yang secara tradisional disebut Santo Yudas atau Rasul Yudas, berbeda-beda antar Injil Sinoptik dan juga antar manuskrip kuno dari tiap Injil: Injil Markus menamakannya Tadeus; Manuskrip-manuskrip Injil Matius yang berbeda-beda mengidentifikasinya baik sebagai Tadeus

atau Lebbaeus (beberapa manuskrip Latin dari masa selanjutnya menamakannya "Yudas orang Zelot", namun ini dianggap sebagai naskah yang keliru);

Yudas anak

Yakobus

Injil

Lukas

menamakannya Yudas

anak

Yakobus (Lukas 6:16).

25

Paper Khatolik

DAFTAR PUSTAKA
T S,Endah, Dikta t Ag a ma Ka to lik , Jakarta, 201 0 Lembaga Alk itab In do nesia, Alkita b , Jakarta : Percetak an Lemb aga Alk itab Ind on esia, 1 9 97 Ko mi si Litu rgi KWI, Pu ji Syu k u r, Jak arta : Pener bit Ob or, 2 0 02

http://i d. wik iped ia.org/ wik i/Yesu s_ fil es http://i mancath oli c.mu ltipl y.co m/jou rnal/item.5 _ files http:// pk k s.blo gspot. co m/2 0 0 6 /0 2 /jenis -sa stra -dalam -k itab su ci_ fil es http:// pk k s.blo gspot. co m/2 0 0 6 /0 2 /k ebenaran -k itab-su ci_ fil es http:// pk k s.blo gspot. co m/2 0 0 6 /0 2 /memahami -p erjanjian -baru _ files http:// pk k s.blo gspot. co m/2 0 0 6 /0 2 /memahami -p erjanjian -lama_ files http:// pk k s.blo gspot. co m/2 0 0 6 /0 2 /paham -wah yu -dan-i man_ files http:// yesaya.ind ocell. net/i d3 8 4 http:// yesaya.ind ocell. net/i d4 4 3 htpp:// yesaya.in do cell .n et/id1 1 8 http://i d. wik iped ia.org/ wik i/Roh_ Ku du s http://www.akupercaya.com/belajar-alkitab/12961-tahukah-kamu-isi-kitab2perjanjian-baru-2.html http://misi.sabda.org/inti_sari_perjanjian_lama http://id.wikipedia.org/wiki/Kanon_Alkitab http://id.wikipedia.org/wiki/Deuterokanonika http://hamdyt.blogspot.com/2010/01/konsef-hukum-kanonik.html http://katolik5.blogspot.com/2010/05/konsili-vatikan-ii.html http://en.wikipedia.org/wiki/Lumen_Gentium http://id.wikipedia.org/wiki/Keduabelas_Rasul

26

Paper Khatolik

http://www.teologi.net/005-Bag1Sek1Bab2Art2.htm http://wapedia.mobi/id/Gereja_Katolik_Roma http://www.imankatolik.or.id/gambar_tpe/sikap_dalam_liturgi_tandasalib.html http://www.imankatolik.or.id/gambar_tpe/PERARAKAN.html http://www.imankatolik.or.id/gambar_tpe/sikap_dalam_liturgi_bersalaman.html

27

Paper Khatolik

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->