Bab

2
Sumber: Koleksi Museum Gilimanuk, 2008

Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia
Setelah mempelajari bab ini kamu diharapkan dapat: • • • • menjelaskan tahapan kehidupan pada masa pra-aksara di Indonesia. mengidentifikasi pembabakan zaman pra-aksara di Indonesia memberi contoh hasil-hasil manusia pada masa pra-aksara di Indonesia. memahami perkembangan teknologi manusia pada masa pra- aksara.

Pendahuluan
Selain keragaman dilihat dari tempat hidupnya, kehidupan manusia juga beragam dilihat dari sisi waktu. Kehidupan manusia saat ini tentu sangat berbeda dengan kehidupan masa lalu. Kehidupan manusia senantiasa berkembang dari waktu ke waktu. Alangkah baiknya jika kita mengetahui kehidupan masa lalu yang berguna untuk merencanakan kehidupan masa yang akan datang. Kehidupan manusia yang modern sekarang ini tidak terlepas dari kehidupan manusia sebelumnya. Kehidupan manusia itu berkembang secara bertahap, dari kehidupan pra-aksara (pra sejarah) sampai pada kehidupan masa aksara (sejarah). Pada bab ini kalian akan mempelajari bagaimana kehidupan awal manusia pada masa pra-aksara, khususnya di Indonesia.

29

Peta Konsep

Masa Pra-Aksara di Indonesia

Perkembangan Kehidupan Manusia Pra Aksara di Indonesia

Pengertian Masa Pra Aksara

Asal-Usul Kehidupan

Pembagian Zaman PraAksara

Manusia Purba di Indonesia

30

Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII

Sementara itu. Kulit ini makin lama makin tebal tetapi turun derajat suhunya. Sementara itu. bagaimanakah sampai ada kehidupan manusia di muka bumi? Menurut ilmu falaq. dan tumbuhan yang sudah membatu. Artefak wujudnya berupa benda-benda purbakala. yaitu suatu masa dimana manusia belum mengenal tulisan. yaitu pra dan aksara.A. Pengertian Masa Pra-Aksara Pra-aksara berasal dari gabungan kata. fosil yang berupa sisa-sisa tulang belulang manusia. hewan. Dengan demikian. yaitu ilmu yang mempelajari bintang-bintang. Bekas-bekas atau sisa-sisa manusia. Masa pra-aksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada. Asal Usul Kehidupan Manusia Setelah kalian mempelajari proses pembentukan bumi dan dampaknya terhadap lingkungan. Awalnya berupa bola gas yang sangat panas dan berputar pada porosnya. bagian dalam dari bumi yang kita tempati ini sampai sekarang masih belum padat. dan binatang yang telah membatu itu terdapat dalam lapisan-lapisan bumi Aktivitas Individu Mengapa tulisan dijadikan faktor pembeda antara zaman pra-akasara dan zaman sejarah? B. tumbuhan. Kita dapat lihat bagaimana sewaktu Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 31 . Pra artinya sebelum dan aksara berarti tulisan. Adapun masa sesudah manusia mengenal tulisan disebut juga dengan masa aksara atau masa sejarah. Masa praaksara disebut juga dengan masa pra-sejarah. Kehidupan manusia pada masa pra-aksara dapat diketahui dari peninggalan-peninggalan yang ditinggalkan oleh manusia yang hidup pada waktu itu. Peninggalan itu dapat berupa artefak dan fosil. Benda-benda tersebut dapat membantu kita untuk memperkirakan bagaimana perkembangan kehidupan manusia. dan leka artinya tulisan). yang dimaksud masa pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal bentuk tulisan. bumi yang kita tempati ini terjadi kira-kira 250 ribu juta tahun yang lalu. yaitu masa tidak ada tulisan. terjadilah kulit bumi. Karena berputar terusmenerus maka gas tadi menjadi semakin padat. dapat membantu pada kita mengenai pertumbuhan fisik manusia pada masa pra-aksara.

Pembagian zaman perubahan-perubahan bumi menurut geologi meliputi arkaikum. Kulit bumi masih dalam proses pembentukan. yaitu sebagai berikut. Pada zaman kwarter inilah mulai ada tanda-tanda kehidupan manusia. Perubahan cuaca tidak begitu besar walaupun zaman es masih ada. Sebelum adanya kehidupan manusia. Belum ada tanda-tanda kehidupan. 3. Proses perubahan itu terbagi atas beberapa fase-fase atau zaman. Mesozoikum Zaman ini berumur kira-kira 140 juta tahun. Keadaan bumi pada zaman ini menjadi baik. 2. Pada saat itu bumi masih belum dingin. Udara masih panas sekali. Perubahan dari satu zaman ke zaman berikutnya memakan waktu yang cukup lama. Karena keadaan bumi masih berubah-ubah maka keadaan kehidupan masih sulit untuk meningkat. Atlantosaurus panjangnya 30 meter. Antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter. bumi ini mengalami perubahan-perubahan.gunung api meletus yang mengeluarkan magma yang sangat panas. palaeozoikum. Info Sosial Menurut Ilmu Geologi (ilmu yang mempelajari kulit bumi). Kehidupan berkembang dengan pesat sekali. dan neozoikum atau kenozoikum. Kita juga dapat menyaksikan bagaimana meluapnya lumpur panas Lapindo di Porong Sidoarjo dari dalam perut bumi. yaitu zaman tersier dan kwarter. Binatang-binatang yang kecil (mikro arganisme) sudah ada. Binatang-binatang pada masa itu mencapai bentuk yang besar sekali. Pada zaman ini kehidupan di bumi semakin berkembang. Pada zaman ini sudah mulai ada tanda-tanda kehidupan. perkembangan bumi terbagi dalam beberapa tahapan. Palaeozoikum Zaman ini diperkirakan berumur 340 juta tahun. bahkan beberapa jenis ikan. mesozoikum. Zaman kenozoikum ini terbagi dalam dua bagian. Zaman ini dibagi menjadi beberapa zaman. amfibi dan reptil sudah mulai ada. Jenis burung sudah mulai ada. 4. Zaman ini disebut pula dengan zaman reptil. antara lain: 32 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . Juga binatang yang tidak bertulang punggung. sampai jutaan tahun. 1. Neozoikum atau Kenozoikum Zaman ini berlangsung kira-kira 60 juta tahun. Arkaikum Zaman ini berumur kira-kira 2500 juta tahun. karena pada zaman jenis binatang reptil yang paling banyak sekali. Contoh tersebut membuktikan bahwa bagian dalam perut bumi masih berupa zat cair yang sangat panas.

Sumber: www. Famili binatang menyusui sudah mulai ada. Terjadi letusan-letusan gunungapi. pengendapan. kerikil. lahar.cedhas.wordpress. Daratan yang menghubungkan Indonesia dengan Australia terputus dan menjadi laut kembali dikarenakan naiknya permukaan air laut yang disebabkan es di kutub mencair. Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Kemudian bagian-bagian tersebut terpisah karena naiknya permukaan laut.com Kala plestosin merupakan zaman yang sangat penting. Zaman ini dibagi dalam dua bagian yaitu kala plestosin dan kala holosin. Beberapa jenis monyet dan kera telah mulai hidup. Bagianbagian zaman ini disebut dengan istilah kala. Keadaan bumi belum stabil benar. Hal ini mengakibatkan daratan semakin luas sebagai tempat hidup. Ada gerakan di dalam bumi (gerakan endogen) dan dari luar bumi (gerakan eksogen). Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 33 . dan pengangkatan pegunungan-pegunungan. Pada masa ini terjadilah masa perluasan lapisan es di kutub. Bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian barat dengan benua Asia sekarang menjadi lautan paparan Sunda. Tertier Pada zaman ini ditandai dengan semakin berkurangnya binatang raksasa. lava maupun abu. Terjadilah suatu perubahan suhu yang memengaruhi keadaan kehidupan. tetapi terjadi musim penghujan yang hebat. sedangkan kepulauan bagian timur bersatu dengan Benua Australia. Letusan gunung berapi mengakibatkan terjadinya timbunan batuan. Bagaimanakah yang terjadi pada kepulauan di Indonesia pada saat itu? Kepulauan Indonesia bagian barat mula-mula bersatu dengan Benua Asia. Kwarter Zaman kwarter berlangsung kurang lebih 600. Beberapa daratan yang berdekatan dengan kutub Utara tertutup es. Di daerah-daerah yang jauh dari kutub tidak terjadi pembekuan. erosi.000 tahun sebelum masehi.a. Kala plestosin berlangsung kira-kira dari 3 juta sampai 10. Pegunungan atau daratan yang mula-mula di bawah laut merupakan dasar laut dangkal semakin terangkat ke atas. baik di daratan maupun di laut. sebab pada zaman itulah manusia mulai muncul di muka bumi.000 tahun yang lalu. b.

Perubahan-perubahan alam tersebut berakibat pada terjadinya migrasi manusia. Antara Asia dan Australia memiliki iklim yang berbeda. Mahluk hidup akan senantiasa beradaptasi terhadap perubahan iklim. manusia pertama di Indonesia berasal dari Asia. Alam merupakan tempat kehidupan mahluk dan tumbuhan termasuk manusia. Benua Asia memiliki iklim yang mengandung curah hujan yang tinggi. binatang-binatang memiliki bulu yang jarang dan sedikit.1 Peta jalur migrasi penduduk awal yang menenmpati wilayah nusantara. Bagian barat kepulauan Indonesia mendapat pengaruh angin dari Asia yang membawa curah hujan sehingga curah hujan tinggi. Adapun di daerah yang panas. Binatang-binatang yang hidup di daerah yang dingin mengembangkan bulubulunya untuk menahan dingin. Peta 2.Menurut para ahli. Bagaimanakah dengan perkembangan awal manusia di Indonesia? Asal usul nenek moyang bangsa Indonesia berlatar belakang juga pada perubahan alam. Perubahan yang terjadi pada alam berpengaruh terhadap kehidupan mahluk dan tumbuhan. Tidak mengherankan apabila letak geografis tersebut memengaruhi iklim di Indonesia. sedangkan di Benua Australia memiliki iklim yang kering. Sedangkan Indonesia Timur mendapat pengaruh angin dari Australia yang kering sehingga curah hujan sedikit.Adapun bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian timur dengan Benua Australia disebut paparan sahul. Karena kurangnya hujan maka daerah Indonesia Timur menjadi kering. Sumber: Lukisan Sejarah. 1995 34 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII .

masa pra-aksara/pra-sejarah dibagi menjadi: 1. Pembagian Zaman PraAksara Berdasarkan benda-benda peninggalan yang ditemukan. Kelompok migrasi dari Yunan ke Indonesia inilah yang dianggap sebagai asal mula nenek moyang bangsa Indonesia. bukan berarti alat-alat dari kayu atau bambu tidak dibuat. yaitu zaman sewaktu manusia sudah mampu membuat alat-alat perlengkapan hidupnya dari logam. d. Alat yang terbuat dari bahan kayu atau bambu mudah rapuh. Pada zaman ini. Formosa. mereka pindah menyebar ke daerah-daerah Semenanjung Malaya. yaitu zaman ketika manusia mulai mengenal alat-alat yang terbuat dari batu. Dengan menggunakan perahu yang sangat sederhana kelompok-kelompok manusia melakukan perjalanan mengikuti arah musim.id/ Gambar 2. tidak tahan lama seperti dari batu.pacitan. salah satu alat yang digunakan manusia pada zaman batu. yaitu: a.Pengaruh musim dari kedua benua (Asia dan Australia) memengaruhi migrasi melalui pelayaran. 2. Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 35 . c. Zaman logam. Pada sekitar 200 SM. zaman batu. zaman batu tua (Palaelithkum). zaman batu besar (Megalithikum). bekas-bekas peninggalannya tidak ada lagi. C.1 Kapak bahu. Indonesia. Pada sekitar tahun 2000 sebelum masehi terjadi gelombang perpindahan rumpun bangsa yang berbahasa Melayu-Austronesia (Melayu Kepulauan Selatan). zaman batu tengah (Mesolithikum). Dari tempat itu mereka menyebar ke daerah-daerah hilir sungai besar di teluk Tonkin. Teknik pembuatan alatalat dari logam ini dengan cara melebur terlebih dahulu bijih-bijih logam yang nanti dituangkan Sumber: www. pulau-pulau Lautan Teduh sampai ke Madagaskar. Filipina. b. Zaman batu ini dibagi lagi atas beberapa periode. Melayu-Austrononesia ialah suatu ras Mongoloid yang berasal dari daerah Yunan di Cina Selatan. zaman batu muda (Neolithikum). Orang Indonesia zaman praaksara dengan perahu-perahunya yang sederhana telah mengarungi samudera yang luas dalam mencari tempat-tempat pemukiman baru.go.

dan c. anthropus = manusia.H. Dengan demikian. sebuah desa di pinggir Bengawan Solo. Ilmu bantu sejarah untuk meneliti fosil manusia.dalam bentuk alat-alat yang sesuai dengan yang dibutuhkan. hampir sama dengan penemuan manusia purba di negara-negara lainnya di dunia. 1995 Gambar 2. 1.R Von Koenigswald. G. Manusia Pra-Aksara di Indonesia Jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia memiliki usia yang sudah tua. tak jauh dari Ngawi (Madiun). Indonesia termasuk salah satu negara tempat dimana ditemukan fosil dan artefak manusia purba. Pithecantropus Erectus Jenis manusia ini ditemukan oleh seorang dokter dari Belanda bernama Eugene Dubois pada tahun 1890 di dekat Trinil. Jenis manusia ini menurut para ahli kemampuan 36 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . Berikut ini jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Bahkan Indonesia dapat dikatakan mewakili penemuan manusia purba di daratan Asia. zaman besi. Sarjana pertama yang meneliti manusia purba di Indonesia. Manusia purba adalah jenis manusia yang hidup pada zaman pra-aksara atau prasejarah. Daerah penemuan manusia purba di Indonesia tersebar di beberapa tempat. dan hewan ini adalah paleontologi. erectus = berjalan tegak. zaman perunggu. zaman tembaga. dan Franz Wedenreich. tumbuhan. D. Pithecanthropus Erectus diambil dari kata pithekos = kera. Untuk mengetahui bagaimana kehidupan manusia pada masa pra-aksara dapat kita ketahui dari fosil atau bekas-bekas manusia yang membatu yang ditemukan dalam lapisan bumi plestosin. khususnya di Jawa. Adapun ilmu yang mempelajari manusia purba adalah paleoantropologi.2 Eugene Dubois. Sumber: Lukisan Sejarah. Para peneliti itu antara lain: Eugene Dubois. Jadi Pithecanthropus Erectus artinya manusia-kera yang berjalan tegak. Zaman logam dibagi atas: a. b. zaman logam ini tingkat kehidupan manusia sudah lebih tinggi daripada zaman batu. Penelitian tentang manusia purba di Indonesia telah lama dilakukan.

3 Tengkorak Pithecanthropus Erectus yang di temukan Eugene Dubois. tetapi banyak pula sifat keranya. karena bentuk tubuhnya yang lebih besar. Diperkirakan jenis manusia ini hidup antara 1 juta-600. jenis manusia purba ini belum mencapai taraf ukuran otak manusia modern. von Koeningwald di daerah menemukan sebagian tulang rahang bawah yang jauh lebih besar dan kuat dari rahang Pithecanthropus. 3. lembah Bengawan Solo.g-o. Mahluk ini ia beri nama Meganthropuis Paleojavanicus (mega = besar). dengan berat badan kira-kira 30–150 kg. Jadi. Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 37 . Kemungkinan tengkorak tersebut anak dari Pithecanthropus Erectus dan von Koenigswald menyebutnya dengan nama Pithecantropus Mojokertensis. Dari gigi tengkorak diperkirakan usia fosil ini belum melebihi usia 5 tahun. Mukanya lebar dengan hidung yang masih lebar. bahkan sudah dapat dikatakan manusia. Geraham-gerahamnya menunjukkan corak-corak kemanusiaan. Homo Soloensis dan Homo Wajakensis Von Koenigswald dan Wedenreich menemukan kembali sebelas fosil tengkorak pada tahun 1931-1934 di dekat Desa Ngandong. sedangkan volume otak manusia modern lebih dari 1000cc. Sumber: www. tetapi ada beberapa yang dapat memberikan informasi bagi penelitiannya.berpikirnya masih rendah karena volume otaknya 900 cc. volume otak kera tertinggi 600 cc. Meganthropuis Paleojavanicus Pada tahun 1941. Sebagian dari jumlah fosil itu telah hancur. Von Koenigswald di tempat yang sama menemukan fosil yang diberi nama Pithecantropus Robustus.de Gambar 2. Kemudian kalau dibandingkan dengan kera.000 tahun yang lalu atau pada zaman paleolithikum (zaman batu tua). mulutnya masih menonjol. Fosil sejenis Pithecantropus lainnya ditemukan oleh G. Selanjutnya di dekat Wajak sebuah desa yang tak jauh dari Tulungagung Kediri ditemukan sebuah tengkorak yang disebut Homo Wajakensis. 2.R Von Koenigswald pada tahun 1936 di dekat Mojokerto. Jenis manusia purba ini tinggi tubuhnya antara 130–210 cm. Von Koeningswald menilai hasil temuannya ini bahwa mahluk itu lebih tinggi tingkatannya daripada Pithecanthropus Erectus.H. Mahluk ini oleh von Koeningswald disebut Homo Soloensis (manusia dari Solo). Von Koeningwald menganggap mahluk ini lebih tua daripada Pithecanthropus. Diperkirakan hidup pada 2 juta sampai satu juta tahun yang lalu.

Sumber: Lukisan Sejarah. mulai dari yang sederhana sampai kepada yang kompleks. artinya mahluk yang selalu berinteraksi dengan yang lainnya sesama 38 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . walaupun tidak seperti Pithecanthropus. misalnya mulai dari bahan dari batu sampai dengan logam. Dalam menghadapi tantangan alam maka manusia berpikir bagaimana cara menghadapinya agar dapat bisa bertahan hidup. Proses perubahan itu dapat dikatakan sebagai perubahan budaya yang dimiliki oleh manusia. Binatang-binatang buruannya yang berhasil ditangkap dikuliti lalu dibakar. Selain terjadi perubahan dalam kehidupan budaya.000–40. Mereka telah membuat alat-alat dari batu maupun tulang.000 tahun yang lalu. Peralatan-peralatan hidup manusia ini mengalami perkembangan. Jenis alat yang digunakanpun berkembang. Umbian-umbian merupakan jenis makanan dengan cara dimasak. Walaupun masakannya masih sangat sederhana. Manusia ini hidup antara 25. Gambar 2. mulai dari yang kasar sampai yang halus bahkan sampai pada bentuknya yang mulai beragam. pada diri manusia terjadi pula perubahan dalam kehidupan sosial-ekonomi. Peralatanperalatan yang diciptakan oleh manusia merupakan hasil kebudayaannya. Untuk menghadapi tantangan alam maka manusia menciptakan berbagai alat. tetapi ini menunjukkan adanya kemajuan dalam cara berpikir mereka dibandingkan dengan jenis manusia purba sebelumnya.4 Para peneliti kehidupan praaksara di Indonesia.Dahinya masih menonjol. 1995 Perubahan-perubahan yang terjadi di alam merupakan tantangan bagi manusia. misalnya alat-alat dari batu. Cara hidup jenis Homo ini mengalami kemajuan dibandingkan jenis sebelumnya. Secara fitrahnya manusia adalah mahluk sosial.

Interaksi ini terjadi disebabkan oleh adanya ketergantungan kebutuhan antara yang satu dengan yang lainnya. Pembentukan kelompok seperti ini bisa dikatagorikan ke dalam kebutuhan ekonomi. kebutuhan sosial dan ekonomi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Pembentukan suatu kelompok pada masa lalu berhubungan dengan kebutuhan materi. Kebutuhan biologis maka manusia akan melakukan perkawinan sehingga membentuk suatu keluarga. timbulah Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 39 . Afrika Selatan Broken Hill. sebab pada saat itu masih banyak binatang buas dan tantangan alam yang sangat keras. Jerman Rudolf Virchow Homo Heidelbergensis atau Homo Neanderthalesis Sumber: Dokumen Penulis E. Dengan demikian. Perkembangan Kehidupan Pra-Aksara di Indonesia Pada saat makanan (tumbuhan dan binatang) yang disediakan alam itu berlimpah maka tingkat kehidupan manusia pada waktu itu cukup berburu dan mengumpulkan makanan. Tabel 2.1 Jenis-Jenis Manusia Purba di Dunia Tempat Ditemukan Chou kou tien.manusia. Kebutuhan ini bisa berbentuk kebutuhan biologis maupun kebutuhan materi. Antara satu keluarga dengan keluarga yang lainnya saling berhubungan dan membentuk suatu kelompok. Pencarian makanan secara berkelompok ini penting karena menyangkut keamanan. Tetapi ketika bahan makanan mulai menipis dan tidak ada lagi. Mereka secara bersama-sama mencari makanan yang disediakan oleh alam. Cina Taung Bechunaland. Rhodesia Penemu Davidson Black dan Franz Weidenreich Raymond Dart Raymond Dart dan Robert Brom Jenis manusia purba Sinanthropus Pekinensis (Homo Pekinensis) Austrolopihecus Africanus Homo Rhodesiensis Heidelberg.

Cara menggunakan kapak ini yaitu dengan cara digenggam dengan tangan. peninggalan manusia pra-aksara. Alat yang terbuat dari batu ini berupa kapak genggam karena jenis kapak yang tidak bertangkai. Bentuk alat-alat yang digunakan itu masih kasar dan sangat sederhana. mereka juga mengumpulkan umbi-umbian atau tumbuhtumbuhan yang bisa dimakan. Hidup berkelompok memudahkan perburuan dan keamanan.5 Lukisan yang di buat di dinding gua. manusia pada masa ini berburu dan mengumpulkan makanan. Guna menghadapi tantangan alam yang begitu keras. Tidak mengherankan jika hidup mereka pada masa ini berkelompok. 1. antara lain babi.kemampuan manusia untuk mengolahnya. akan berpengaruh kepada kehidupan manusia. Kebutuhan hidup mereka ada pada alam. Untuk itu tidak mengherankan jika mereka hidupnya berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya yang ada sumber makanan. burung atau menangkap ikan di sungai. danau dan pantai. 1995 Gambar 2. terutama dari serangan binatang buas mereka perlu bekerja sama. tulang. Adapun fungsinya Sumber: Lukisan Sejarah. tetapi mulai pada kehidupan yang menetap. dan kayu. Dengan berkelompok akan memudahkan mereka untuk menaklukan binatang buas atau binatang buruan. Contoh alat-alat yang ditemukan pada masa berburu dan mengumpulkan makanan. manusia pada masa ini sudah mengenal api. Alat apakah yang mereka gunakan untuk berburu dan mengumpulkan makanan? Berdasarkan alatalat yang ditemukan manusia purba pada masa ini menggunakan alat dari batu. antara lain chopper. Selain berburu. Berikut ini tahapan kehidupan manusia pada masa pra-aksara di Indonesia. Mereka tidak lagi hidup berpindah-pindah (nomaden). Masa Berburu dan Mengumpulkan Makanan Manusia pada masa ini sangat tergantung pada sumber daya alam. Perubahan yang terjadi pada alam ini. Perburuan yang mereka lakukan di hutan-hutan. Dengan demikian pada masa berburu dan mengumpulkan makanan. Agar dapat bertahan hidup. Binatang yang berhasil ditangkap biasanya mereka bakar sebelum dimakan. Binatang apa yang dapat diburu? Binatang yang dapat mereka buru. di sekitar daerah di mana mereka tinggal. 40 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . rusa.

Ciri utama dari zaman ini. Jenis manusia pendukung masa palaeolithukum adalah jenis pithecantrhopus. 1995 Gambar 2. Berdasarkan alat-alat yang ditemukan. gurdi atau penusuk. Masa Bercocok Tanam Pada awalnya kehidupan manusia sangat bergantung pada apa yang disediakan oleh alam. Bengkulu.dapat digunakan untuk memukul atau menggali. Sukabumi. Alat dari tulang ini dipergunakan untuk mengorek atau menggali umbi-umbian. Bentuk alat ini sederhana dan dibuat kecil-kecil sekali dengan ukuran antara 10-20 cm. manusia mampu mengolah alam. alat ini dapat digunakan sebagai ujung tombak untuk keperluan perburuan dan menangkap ikan. Manusia pra-aksara dapat menyediakan makanannya sendiri karena pada tahap ini. 2. Manusia mampu menanam berbagai jenis tumbuhan yang semula tumbuh liar. dan Timor. Perkembangan selanjutnya. kasar dan tidak halus karena belum diasah. Flores. Sumber: Lukisan Sejarah. Berdasarkan bentuknya. Diperkirakan yang membuat dan menggunakan jenis kampak ini adalah jenis manusia purba Pithecantrhopus. Selain untuk mengorek atau menggali umbi-umbian. alat-alat dibuat sangat sederhana. Cabbenge. Bagian tulang yang digunakan biasanya bagian tanduk dan kaki. Bali. alat-alat serpih ini berfungsi sebagai pisau. Awangbangkal. Ciamis. Daerah-daerah penemuan jenis kapak genggam antara lain Pacitan. Mereka dapat mengolah tumbuhan Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 41 . manusia pra-aksara memiliki kemampuan menyediakan makanan dalam jangka waktu tertentu. Pada masa bercocok tanam. Tahap kehidupan ini ada pada masa berburu dan mengumpulkan makanan. Selain kapak genggam. ditemukan pula alat lainnya yang terbuat dari tulang-belulang binatang. masa berburu dan mengumpulkan makanan ini masuk pada masa palaeolithikum atau zaman batu tua. Gombong. Lahat. Alat-alat lainnya yang ditemukan adalah alatalat serpih atau disebut dengan flakes.6 Kapak genggam merupakan alat dari batu yang digunakan manusia pra-aksara. seperti menanam padi dan umbi-umbian. manusia mampu memproduksi tumbuhtumbuhan dan mengembangbiakan binatang ternak. Kemampuan awal mengolah alam untuk memenuhi kebutuhan hidupnya masuk pada masa bercocok tanam.

Cara berhuma digunakan dengan membersihkan hutan dan menanaminya. Pada tahap bercocok tanam. Alat-alat itu ada yang terbuat dari batu. Mereka tidak perlu berpindah-pindah lagi karena persediaan makanan melalui bercocok tanam sudah tercukupi. Pada masa bercocok tanam. tulang. manusia pra-aksara hidup berpindah-pindah. Berhuma merupakan cara bercocok tanam yang digunakan oleh manusia pra-aksara pada masa itu. Masa bercocok tanam manusia pra-aksara menghasilkan berbagai alat kehidupan. Gambar 2. Teknik bercocok tanam dengan berhuma masih tetap digunakan sampai saat ini. pada masa bercocok tanam alat-alat yang dihasilkan sudah mengalami perkembangan. mereka pindah berhuma ke tempat lain dan rumah itupun ditinggalkan. Jika pada masa berburu 42 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII .7 Alat-alat dari tulang. manusia pra-aksara tinggal di tempat mereka berhuma dan membangun rumah. Sumber: Lukisan Sejarah. Ketika tanah yang mereka olah tidak subur lagi. tempat tinggal manusia tidak berpindah-pindah seperti halnya pada masa berburu dang mengumpulkan makanan. Karena proses berhuma memakan waktu yang lama. Pada masa itu. Alat atau benda-benda yang terbuat dari batu pada masa bercocok tanam ini masuk dalam zaman mesolithikum (zaman batu pertengahan) dan neolithikum (zaman batu muda). dan kayu.tersebut sehingga dapat dimanfaatkan sebagai makanan. manusia secara berkelompok sudah mulai hidup menetap. 1995 Berbeda dengan masa sebelumnya. Rumah itu terbuat dari kayu. Teknik berhuma digunakan pada daerah-daerah yang kurang dengan sistem perairannya.

antara lain sebagai berikut. Berikut ini bendabenda yang dihasilkan pada masa bercocok tanam. modding= sampah). Kjokkenmoddinger Salah satu bukti adanya kehidupan manusia pada pra-aksara adalah ditemukannya kjokkenmoddinger.dan mengumpulkan makanan alat yang dibuat dari batu masih kasar maka pada masa bercocok tanam alat-alatnya sudah mulai halus. cara memakan siput itu dengan dipatahkan ujungnya. Tulang belulang manusia pun ditemukan (jenis Papua-Melanesoide) dan binatang. seperti siput dan kerang. a.Kulit-kulit siput dan kerang yang dibuang itu menumpuk selama ratusan atau ribuan tahun dan menjadi bukit kerang. Bojonegoro. van Heekeren di daerah Basuki. dan alatalat dari logam (perunggu dan besi). antara Aceh. alat-alat dari tulang dan tanduk rusa. Ditemukannya kjokkenmoddinger menunjukan manusia pra-aksara hidupnya tergantung dari hasilhasil laut. Alat-alat yang juga ditemukan di Abris Sous Rosche di antaranya alat-alat dari batu berupa ujung panah dan flakes. Kjokkenmoddinger banyak ditemukannya di sepanjang pantai Sumatera Timur Laut. Madiun). kemudian dihisap isi bagian kepalanya. adanya kjokkenmoddinger menunjukkan telah adanya penduduk pantai yang tinggal dalam rumah-rumah yang bertonggak. dan Medan. Kjokkenmoddinger adalah suatu istilah yang berasal dari bahasa Denmark (kjokken= dapur. yaitu Stein Callenfels di Gua Lawa. batu-batu penggiling. dan Lamoncong (Sulawesi Selatan). 2) Abris Sous Rosche Abris sous rosche merupakan gua-gua yang menyerupai ceruk-ceruk di dalam batu karang. Kulit-kulit siput itu tidak dimakan dan dibuang. kapak-kapak yang sudah diasah. kjokkenmoddinger banyak ditemukan di daerah tepi pantai. Bukit-bukit inilah yang dinamakan kjokkenmoddinger.8 Abris Sous Rosche. Sumber: Lukisan Sejarah. Abris sous rosche banyak ditemukan di Gua Lawa dekat Sampung (Ponorogo. Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 43 . Pada kjokkenmoddinger itu ditemukan juga kapak genggam (pebble). Gua tersebut berfungsi untuk memberikan perlindungan kepada manusia pra-aksara dari hujan dan panas. secara harpiah diartikan sampah-sampah dapur. 1995 Gambar 2. Langsa. dan Fritz Sarasain dan Paul Sarasin di Lamoncong. Para peneliti yang mengadakan penelitian tentang hal ini.

Pada sisi gerabah itu mulai dihias dengan pola hias dan warna. pusaka pada upacara-upacara tertentu.9 Kapak persegi. 4) Kapak Persegi Alat ini terbuat dari batu api dan ada juga yang dibuat dari chalcedon yang berbentuk sebuah bidang segi panjang atau berbentuk trapesium. antara lain di Sumatera. Bali. Hiasan itu dibuat dengan menempelkan selembar anyaman atau tenunan pada gerabah yang masih basah. Meja itu diputar untuk memperoleh bentuk yang lebih baik dan indah. yaitu tanah liat dibentuk dengan menggunakan tangan. Cara pembuatannya sangat sederhana. dari tempat itu kemudian dibawa ke tempat-tempat lain untuk diperjualbelikan. yaitu ukuran yang besar bernama beliung atau pacul. Salah satu jenis hiasan pada gerabah ialah hiasan anyaman. Kemungkinan pembuatan kapak persegi ini dibuat dalam suatu tempat tertentu. Sulawesi. Alat-alat tersebut memiliki tangkai yang diikatkan. Setelah itu gerabah dijemur dan selanjutnya dibakar. dan Kalimantan. Hal itu dapat dibuktikan dengan kapak persegi yang ditemukan di tempat-tempat lain yang tidak banyak terdapat sumber batu api. Maluku. Pengertian kapak di sini bukan hanya benda kapak saja. Tanah liat di simpan di atas meja yang menggunakan roda. tetapi jenis alat lainnya yang memiliki berbagai ukuran dan berbagai keperluan. Jawa. 1995 44 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . Sumber: Lukisan Sejarah. dan ukuran yang kecil bernama tarah yang berfungsi untuk mengerjakan kayu. Lamalama cara pembuatan dengan tangan ini mengalami perkembangan. Nusa Tenggara. Kapak persegi banyak ditemukan di beberapa daerah di Indonesia. 3) Gambar 2. Fungsi dari kapak persegi ini ada yang digunakan untuk bercocok tanam.Gerabah Gerabah berasal dari tanah liat yang dibakar. dan alat penukaran karena uang belum dikenal.

Pada masa becocok tanam kepercayaan masyarakat ini dibuktikan dengan ditemukannya bangunan-bangunan Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 45 . Bukti penemuan pakaian pada masa pra-aksara ditemukan di Kalimantan. dapat disimpulkan bahwa penyebaran alat ini dari timur. 7) Pakaian Manusia pada masa bercocok tanam diduga sudah mengenal pakaian. Ukuran yang besar disebut dengan walzeinbeil dan ukuran kecil disebut kleinbeil. Gorong. Bahan yang digunakan untuk membuat hiasan berasal dari bahan-bahan yang mudah dicari di sekitar tempat tinggalnya. Pakaiannya terbuat dari kulit kayu dan kulit binatang. mereka membuat hiasan yang berasal dari kulit kerang. Berdasarkan tempat ditemukannya kapak lonjong ini. jenis kapak ini ditemukan pula di daerah lainnya yaitu di Seram. Sumber: Lukisan Sejarah. Pada masa sebelumnya. 6) Perhiasan Manusia purba pada masa bercocok tanam sudah mengenal hiasan. Formosa. Sedangkan hiasan yang dibuat dari bahan batu berupa gelang. manusia purba sudah mengenal kepercayaan yaitu berupa adanya penguburan. Bagi yang tinggal di daerah pantai. Minahasa dan Serawak. 1995 Gambar 2. Bentuk kapaknya sendiri bundar telor. Sulawesi Selatan. 3. yaitu dari daratan Asia ke Jepang.10 Kapak Lonjong. Kebudayaan kapak lonjong disebut pula kebudayaan Neolitihikum Papua. Ujungnya yang agak lancip ditempatkan di tangkai dan di ujung lainnya yang bulat diasah hingga tajam. Ukurannya ada yang berukuran besar dan kecil. Ada pula hiasan yang terbuat dari terrakota. Kepercayaan masyarakat pada masa bercocok tanam merupakan perkembangan dari zaman masa berburu dan mengumpulkan makanan. dan beberapa tempat lainnya. Minahasa terus ke timur. Filipina. Selain di Papua. Masa Megalithikum Selain alat-alat yang telah disebutkan di atas. kalung dan beliung. Leti. masih terdapat benda-benda lainnya yang dihasilkan. karena jenis kapak ini banyak ditemukan di Papua (Irian). Tanimbar. khususnya benda yang ada kaitannya dengan kepercayaan manusia yang hidup pada masa zaman batu.5) Kapak Lonjong Kapak ini disebut kapak lonjong karena garis penampang memperlihatkan sebuah bidang yang berbentuk lonjong. yaitu tanah liat yang dibakar seperti membuat gerabah.

Kubur batu dibuat dari lempengan batu yang disusun menjadi peti. Fungsi bangunan ini sebagai tempat pemujaan.id/ 46 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . dan porselen. 1995 Gambar 2. Adapun bangunan-bangunan batu pada masa megalithikum antara lain sebagai berikut.Sumber: Lukisan Sejarah.pacitan. Biasanya pada punden berundak-undak terdapat menhir. hanya beda bentuknya. Kubur batu antara lain ditemukan di daerah Kuningan. Bali. Bangunan megalithikum ini diperkirakan berlangsung sejak zaman bercocok tanam dan masa perundagian. gigi binatang. Gambar 2. Sarkopagus seperti juga dolmen yang berfungsi sebagai peti mayat. dan Kalimantan. dan ada yang disertai dengan benda-benda lainnya seperti periuk. Dolmen ini berfungsi sebagai tempat sesaji atau pemujaan kepada roh nenek moyang. c) Sarkopagus atau keranda. e) Punden berundak-undak. Sulawesi Tengah. Benda-benda ini disertakan sebagai bekal bagi yang meninggal. Menhir berbentuk tiang atau tugu batu tunggal yang didirikan untuk menghormati roh nenek moyang. tetapi mempunyai tutup. Punden berundak-undak antara lain ditemukan di Lebak Sibedug daerah Banten Selatan. di dalamnya terdapat tulang belulang manusia bersama bekalnya. Menhir banyak ditemukan di berbagai tempat di Indonesia seperti di Sumatra Selatan. Kubur batu berfungsi sebagai peti mayat. Sarkofagus banyak ditemukan di Bali. Bentuknya seperti palung atau lesung. Dolmen adalah meja batu yang berkakikan menhir. Sumber: www. Ada pula dolmen yang berfungsi sebagai peti mayat yang didalamnya terdapat tulang belulang manusia.11 Menhir. Jawa Barat dan Gilimanuk.12 Punden berundag-undag. batu besar atau disebut megalithikum. a) Menhir. Bangunan batu ini tersusun secara bertingkat-tingkat. b) Dolmen.go. d) Kubur batu.

yaitu dengan cara menggunakan cetakan-cetakan batu yang dapat dipergunakan berulang kali. dan Lampung. Model benda dari lilin ini kemudian ditutup dengan tanah liat sampai tidak terlihat bentuknya. Barang-barang yang dihasilkan pada masa perundagian ini dengan cara dicetak. Proses pencetakan cara ini yaitu dengan membuat model benda dari lilin. dan monyet. Butuh keahlian tertentu untuk mengolah logam. Cara kedua yaitu teknik a cire perdue.pacitan. Terbatasnya penggunaan bahan dari logam. Dengan perdagangan barang dari logam ini masyarakat sudah mulai berinteraksi dengan dunia luar. Arca. Arca-arca megalit menggambarkan binatang atau manusia. maka untuk memperoleh barang logam tersebut orang harus membelinya. Sumatera Selatan. Binatang-binatang yang digambarkan ialah gajah. dibuat dari batu yang utuh. kerbau. Cetakan terdiri atas dua bagian yang diikat.f) g) Waruga. Arca-arca seperti ini ditemukan antara lain di Jawa Tengah. yaitu pertama yang disebut teknik bivolve. yaitu kubur batu berbentuk kubus atau bulat. Masih banyak masyarakat pada zaman ini menggunakan alat-alat dari batu. Sumber: www. Walaupun sudah mengenal logam.13 Kubur batu peninggalan zaman megalithikum. Barang-barang yang digunakan menggunakan bahan dari logam. Jawa Timur. Ada kelompok tertentu yang mampu memiliki bahan dari logam. Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 47 .id/ 4. Karena bahan dan keahlian membuat logam sangat terbatas. menunjukkan terbentuknya suatu lapisan sosial. tidak berarti penggunaan barang-barang dari batu tidak digunakan. Proses pembuatan logam dilakukan dengan dua cara. Kemudian cetakan itu dibuka setelah logamnya mengering. hanya orang-orang tertentu saja yang menggunakan logam. Dengan keterbatasan ini. Dalam teknik yang pertama. Ke dalam rongga dalam cetakan dituangkan bijih besi yang sudah cair. Setelah tertutup seluruhnya dengan Gambar 2. harimau. Waruga ditemukan di daerah Sulawesi Tengah dan Utara. Besar kemungkinan pada masa perundagian ini orang sudah melakukan perdagangan bahan logam. Masa Perundagian Ciri utama zaman ini adalah adanya kemampuan pada masyarakat Indonesia dalam pengelolaan logam. Bahan logam persediaannya masih terbatas.go.

Nekara ini disebut moko. Pola hiasnya yaitu pola binatang. Keluarlah bentuk benda mirip dengan model benda yang terbuat dari lilin tadi. Pulau Sangean dekat Sumbawa. dan Alor. Benda ini memiliki nilai seni yang tinggi. geometrik. Setelah cairan logam dingin. Ada juga nekara yang tidak diberi hiasan. Leti. merak. tanah liat itu dibakar. cetakan tanah liat dipecah. Bentuk rongga itu akan sama persis dengan bentuk lilin yang telah cair. gambar ikan laut.14 Moko. Di Alor banyak ditemukan nekara dengan bentuk kecil tapi memanjang. 48 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . Roti. tanah liat itu berongga. Pada beberapa tempat. gambar burung. Tanah liat yang berongga kemudian diisi dengan cairan logam melalui lobang kecil. Nekara dari Selayar dan Kepulauan Kei dihiasi gambar-gambar binatang seperti gajah. dan harimau. Sumatera. gambar gajah. gambar harimau dan juga gambar manusia. Jadi sejak zaman peringgu sudah ada hubungan langsung dengan Cina. terdapat pola hias yang beraneka ragam.Gambar 2. sejenis nekara yang merupakan peninggalan masa perundagian. menyisakan lubang kecil di ujungnya. Hal itu menunjukkan bahwa nekara itu berasal dari daerah Indonesia bagian barat atau dari benua Asia. Karena lilin mencair. Benda-benda yang dihasilkan dari perunggu adalah sebagai berikut. Di Sangean terdapat nekara yang bergambar orang menunggang kuda beserta pengiringnya yang memakai pakaian orang Tartar. misalnya nekara yang ditemukan di Bali. a) Nekara. Gambar ini memberi petunjuk bahwa telah terjadi hubungan bangsa Indonesia pada saat itu dengan Cina. Di Indonesia banyak sekali ditemukan Nekara. Jawa. Lilin akan mencair dan keluar dari lubang yang telah dibuat. Penemuan nekara dapat menunjukkan adanya hubungan antar wilayah di Indonesia dan hubungan dengan dunia luar. gambar kijang. Nekara adalah semacam berumbung dari perunggu yang berpinggang di bagian tengahnya dan sisi atapnya tertutup. Selayar. nekara dianggap sebagai barang suci. Kepulauan Kei. Gambar-gambar itu merupakan binatang yang tidak ada di wilayah Indonesia bagian timur.

ada yang pendek lebar. Pulau Selayar. Bejana perunggu adalah sebuah banda yang bentuknya mirip seperti gitar Spanyol tetapi tanpa tangkai. dan kuda Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 49 . ada yang bulat. Bali. Bentuk patungnya beragam. seperti di Sumatera Selatan. ada bentuk manusia dan binatang. Sulawesi Tengah dan Selatan. Kapak ini terbuat dari logam. bentuknya yaitu bagian atasnya berbentuk corong yang sembirnya belah. naik kuda dan sedang memegang panah. Ukuran kapak corong beragam. ada yang besar memakai hiasan. Seni menuangkan cairan logam untuk membuat arca sudah berkembang pada masa ini. Di beberapa tempat di Indonesia ditemukan kapak corong. peninggalan zaman pra-akasara yang memiliki nilai seni yang tinggi. sedangkan ke dalam corong itulah dimasukan tangkai kayunya yang menyiku pada bidang kapak. Kegunaan kapak ini tidak semuanya digunakan sebagai alat sebagaimana layaknya kegunaan kapak. Sering pula disebut dengan kapak sepatu karena hampir mirip dengan sepatu bentuknya.id/ Gambar 2.15 Nekara. Jawa. berdiri. Pola hiasan benda ini berupa pola hias anyaman dan huruf L. ada juga yang berfungsi sebagai alat upacara dan hiasan. ada yang kecil dan sangat sederhana. dan ada pula yang panjang satu sisinya.Sumber: www. c) Bejana. dan Irian dekat danau Sentani. Bentuj manusia ada yang sedang menari. Sedangkan bentuk binatang berupa arca kerbau yang sedang berbaring. Ditemukan di daerah Madura dan Sumatera. b) Kapak Corong. Kapak corong yang panjang satu sisinya disebut candrasa.pacitan.go. kudang sedang berdiri. d) Arca-arca Perunggu.

50 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . Perhiasan. antara lain di Bogor. Malang. cincin.go. dengan pelana. Ada beberapa yang diberi pola hias.id/ Gambar 2. Sumber: http://www.2 Alur Penyebaran Kebudayaan Neolithikum ke Indonesia. Benda-benda tersebut pada umunya tidak diberi pola hias.net/ modul_online/MO_54/sej101_ Aktivitas Kelompok Amati lingkungan kehidupan masyarakat di sekitarmu. dan Bogor. Perhiasan yang dibuat pada masa ini berupa gelang tangan. Peta 2. seperti cincin atau gelang yang diberi pola hias geometrik. Arca-arca tersebut ditemukan di Bangkinang.pacitan.e) Sumber: www. Palembang. Lumajang.16 Kapak corong. Ada pula cincin yang sangat kecil yang tidak bisa dimasukan ke dalam jari anak-anak. kalung dan bandul kalung. gelang kaki. apakah masih ada sisa-sisa kehidupan manusia pra-aksara pada masa sekarang ini? Diskusikan dengan teman-teman sekelasmu. dan Bali.e-dukasi. Tempat-tempat ditemukannya benda-benda perhiasan. Cincin ini mungkin berfungsi sebagai alat tukar.

1. arus migrasi tetap terjadi dengan menggunakan perahu yang sangat sederhana. pulau-pulau Lautan Teduh sampai ke Madagaskar. Meluasnya lapisan es tentunya memengaruhi aktivitas hewan dan manusia pada saat itu. Sejumlah hewan bergerak atau melakukan migrasi ke daerah yang lebih hangat.Kajian Terpadu Untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis. permukaan air laut turun akibat meluasnya es di kutub. Pada jaman es. Tulislah jawaban kalian pada buku tugas dan kumpulkan hasilnya kepada guru kalian. Paparan Sunda yang saat itu masih berupa daratan telah menjadi tempat aktivitas manusia purba. Bukti lainnya adalah ditemukannya fosil-fosil manusia yang menunjukkan banyak persamaan dengan Pithecanthropus Erectus di dekat Peking dan di beberapa tempat di Asia Timur. bacalah tulisan berikut Keragaman Bentuk Muka Bumi dan Kehidupan Manusia Pra-Aksara Kala Plestosin merupakan zaman yang sangat penting. manusia pra-aksara berusaha untuk tetap menjaga keseimbangan alam. Kala Plestosin berlangsung kira-kira dari 3 juta sampai 10. Formosa. Bagaimanakah yang terjadi pada kepulauan di Indonesia pada saat itu? Kepulauan Indonesia bagian barat bersatu dengan benua Asia. Sisa-sisa alat-alat dari batu tidak hanya tersebar luas di Indonesia tetapi juga di Asia Selatan dan Asia Timur yang menunjukkan bahwa pergerakan mereka tidak terhalang oleh lautan. Sedangkan bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian timur dengan Benua Australia disebut Paparan Sahul. Bagaimana dengan manusia modern sekarang ini? Kemukakan pendapat kalian. Pada masa ini juga terjadi perluasan lapisan es sampai ke wilayah yang cukup jauh dari daerah kutub. sedangkan kepulauan bagian timur bersatu dengan benua Australia. Bekas daratan yang menghubungkan Indonesia bagian barat dengan benua Asia sekarang menjadi lautan Paparan Sunda. Akibatnya. apa yang membedakan kehidupan manusia pada masa masa pra-aksara dengan manusia modern sekarang? 2. Filipina. Kelompok migrasi dari Yunan ke Indonesia inilah yang dianggap sebagai asal mula nenek moyang bangsa Indonesia. tke daerah-daerah Semenanjung Malaya. sejumlah wilayah laut yang dangkal dapat dilalui karena berubah menjadi daratan. Kehidupan Manusia Pada Masa Pra-Aksara di Indonesia 51 . Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. sebab pada zaman ini manusia mulai muncul di muka bumi. Berakhirnya jaman es dengan ditandai mencairnya sebagian es telah menyebabkan Paparan Sunda dan Sahul tertutup oleh air laut. Pada sekitar tahun 2000 sebelum masehi terjadi gelombang perpindahan rumpun bangsa yang berbahasa Melayu-Austronesia yang berasal dari daerah Yunan di Cina Selatan. Menurut kalian.000 tahun sebelum masehi. Walaupun demikian. Indonesia. Manusia juga melakukan perjalanan ke wilayah lainnya yang lebih sesuai.

akan berpengaruh kepada kehidupan manusia. • • 52 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . yaitu: a. zaman batu tua (Palaelithkum) b. Masa pra-aksara disebut juga dengan masa nirleka (nir artinya tidak ada. yaitu masa tidak ada tulisan. Mereka tidak lagi hidup berpindah-pindah (nomaden). zaman batu tengah (Mesolithikum) c. Tetapi ketika bahan makanan mulai menipis dan tidak ada lagi. Sedangkan masa sesudah manusia mengenal tulisan. zaman batu besar (Megalithikum) Pada saat makanan (tumbuhan dan binatang) yang disediakan alam itu berlimpah maka tingkat kehidupan manusia pada waktu itu cukup berburu dan mengumpulkan makanan. Nekara = semacam berumbung dari perunggu yang berpinggang di bagian tengahnya dan sisi atapnya tertutupModal uang atau barang sebagai sarana menghasilkan barang lain abris sous rosche = tempat berupa gua-gua yang menyerupai ceruk-ceruk di dalam batu karang yang cukup untuk memberikan perlindungan dari hujan dan panas Optimal hasil yang diharpakan kjokkenmoddinger = kulit-kulit siput dan kerang yang dibuang itu selama ratusan atau ribuan tahun. Berdasarkan benda-benda peninggalan yang ditemukan. Perubahan yang terjadi pada alam ini. zaman batu muda (Neolithikum) d.Zaman batu ini dibagi lagi atas beberapa periode. menumpuk yang akhirnya menjelma menjadi bukit kerang dengan ketinggian dan lebarnya beberapa meter. yaitu suatu masa dimana manusia belum mengenal tulisan.Glosarium Pra-aksara = suatu masa dimana manusia belum mengenal tulisan. Sedangkan masa sesudah manusia mengenal tulisan Bejana perunggu = sebuah banda yang bentuknya mirip seperti gitar Spanyol tetapi tanpa tangkai. dan leka artinya tulisan). masa pra-aksara/pra-sejarah dibagi menjadi zaman batu dan zaman logam. Rangkuman • Masa pra-aksara adalah masa sebelum manusia mengenal bentuk tulisan. tetapi mulai pada kehidupan yang menetap. timbulah kemampuan manusia untuk mengolahnya. Masa pra-aksara disebut juga dengan masa pra-sejarah.

b. Manusia purba yang ditemukan oleh E. Holosin.. c. c.... Ciri utama kehidupan sosial manusia purba pada masa berburu dan mengumpulkan makanan adalah . Neolithikum.. Volume otaknya di atas kera dan di bawah manusia. Dolmen. c.... b. Menetap. Menurut von Koenigswald Megantrhopus Paleojavanicus ditemukan pada lapisan . b. Kapak persegi. Uji Kompetensi Bab 2 53 .. Bersawah. d . b.. Perundagian. a. a. 2. Kapak persegi merupakan alat kebudayaan yang dihasilkan pada masa . a... Kapak corong. a.. Zaman yang menghasilkan bangunanbangunan dari batu yang berfungsi sebagai alat kepercayaan yaitu . Plestosin tengah. Pithecantrhopus Erectus. c. Homo Wajakensis.. Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (X)! Nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari . Kjokkenmoddinger. a. b.c d.. Pithecanthropus Erectus. Homo Sapiens.. c. c.. b. Bersawah d. c.. Menhir. b. Perundagian.. b. c. Homo Solensis. Bersawah d.. 4.. 6.Uji Kompetensi Bab 2 A. Von Koeningswald. Dubois merupakan jenis mahluk antara manusia dan kera karena . Vietnam. Manakah berikut ini alat-alat yang digunakan pada masa berburu dan mengumpulkan makanan . Bercocok tanam. Homo Wajakensis. a.. Berburu dan mengumpulkan makanan. c.... d. d. Kapak lonjong. a. Yunan. Plestosin bawah.. Sudah berjalan tegak. b. Abris sous rosche.. Kamboja. Homo Soloensis. Jenis manusia purba yang sudah mencapai tingkat kesempurnaan disebut . Berpindah-pindah. 3.. b. India. Pithecantrhopus Erectus menurut E. Mesolithikum. 7. a. c.. Manusia purba mulai mengenal hidup menetap pada masa . Wedenreich. d. Dubois dinamakan . b. Bukit tersebut disebut .. Hidupnya sudah mulai menetap. d. Menangkap ikan. 11. 9. Pada masa lalu manusia purba memakan siput dan kerang yang kemudian kulitnya dibuang dan menumpuk kemudian membentuk bukit dalam waktu ratusan tahun. !2.. Berburu dan mengumpulkan makanan. 5. a. Bercocok tanam. Sudah memiliki otak yang sama dengan manusia. 10. d. d. 8. a.. E. c. Orang yang pertama kali mengadakan penelitian tentang manusia purba di Indonesia ialah.. Teuku Jacob. d.. Megantrhopus Paleojavanicus. a. 1.. b. Plestosin atas. Kapak genggam. a. Dubois.

b. Berfungsi sebagai pemujaan... sama-sama membutuhkan proses dan kerja keras.c.. Menhir. 4. 14. 15. Menhir. Tiang atau tugu batu yang didirikan untuk menghormati roh nenek moyang disebut . d. Sarkofagus. a. Berikut ini adalah alat dari batu yang berfungsi sebagai peti mayat yaitu . a. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan tepat dan sistematis ! Apakah yang dimaksud dengan zaman pra-aksara? Jelaskan perkembangan kehidupan manusia pada masa pra-aksara? Sebutkan tiga contoh alat-alat kehidupan manusia pada masa mesolithikum? Apakah yang menyebabkan pada masa berburu dan meramu. a. c. B. Terbuat dari batu. d. d. Megalithikum. Terbuat dari bahan logam. c. Dolmen. Sarkofagus... 3. b.. b. Arca. Punden berundaj-undak. Sarkofagus.. 12. Menhir. 1. Oleh karena itu. c. Meja batu yang berkakikan menhir yang berfungsi sebagai tempat pemujaan kepada roh nenek moyang disebut . 2. d. Punden berundak-undak. Waruga. kehidupan manusia pada waktu itu berpindah-pindah? Sebutkan lima peralatan hidup manusia yang dihasilkan pada masa perundagian! Refleksi Perkembangan kehidupan manusia berlangsung dengan suatu proses yang panjang dan membutuhkan waktu yang lama.. c.. Dolmen. Ciri utama alat-alat yang dihasilkan pada masa perundagian yaitu .. 54 Wawasan Sosial 1 untuk Kelas VII . Palaeolithikum. 13. b. 5. Berfungsi sebagai hiasan.. terus belajar dengan sungguh-sunggug dan sabar dalam menjalani proses. d. Begitupula dengan keberhasilanmu dalam belajar. a..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful