P. 1
BAHAN AJAR (makalah 1)

BAHAN AJAR (makalah 1)

|Views: 2,676|Likes:
Published by Khoiru Roziqin

More info:

Published by: Khoiru Roziqin on Sep 18, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/13/2013

pdf

text

original

BAHAN AJAR, BUKU AJAR, BUKU TEKS, BUKU PENUNJANG, MEDIA DAN BUKU REFERENSI PENDAHULUAN Pada proses

pembelajaran, guru tidak dapat menyampaikan seluruh bahan pelajaran secara jelas kepada siswa karena keterbatasan waktu dan banyaknya materi yang harus disampaikan. Pada proses pembelajaran juga, guru terkadang harus mengatasi perbedaan isi/bahan ajar yang terdapat didalam buku-buku yang digunakan. Oleh sebab itu seorang guru harus mengetahui bahan pelajaran apa yang diperlukan dalam setiap jenjang pendidikan yang ada, baik dari SD sampai SMP bahkan SMA. Sehingga tidak terjadi kesalahan dalam memberikan kompisisi materi yang baik didalam setiap jenjangnya. Jadi ada berbagai pengertian awal yang harus diketahui oleh guru sebelum memberikan suatu materi di dalam kelas, seperti bahan ajar, buku ajar, buku teks, buku penunjang, media, dan buku referensi. Dalam makalah ini pemakalah akan menjelaskan pengertian dari masing-masing istilah. Makalah ini dibuat sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Telaah Buku Teks yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa tentang bagaimana persiapan yang harus dilakukan guru sebelum memulai suatu proses belajar dan bagaimana seharusnya suatu buku dirancang dan diaplikasikan agar potensi mahasiswa berkembang secara maksimal. Dalam makalah ini juga dijelaskan tentang bahan ajar, buku ajar, buku teks, buku penunjang, media, dan buku referensi, sehingga diharapkan setelah mempelajari makalah ini kita sebagai calon guru diharapkan mampu : 1) Menjelaskan masing-masing istilah tersebut 2) Mengurutkan apa saja yang harus dipersiapkan sebelum memberikan suatu materi kepada siswa. Bahan Ajar Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis.

Bahan ajar atau teaching-material, terdiri atas dua kata yaitu teaching atau mengajar dan material atau bahan. Bahan ajar merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru/instruktor untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Bahan yang dimaksud bisa berupa bahan tertulis maupun bahan tidak tertulis. (National Center for Vocational Education Research Ltd/National Center for Competency Based Training). Pengelompokan bahan berikut : Media tulis, audio visual, elektronik, dan interaktif terintegrasi yang kemudian disebut sebagai medienverbund (bahasa jerman yang berarti media terintegrasi) atau mediamix. Sedangkan Bernd Weidenmann, 1994 dalam buku Lernen mit Bildmedien mengelompokkan menjadi tiga besar, pertama auditiv yang menyangkut radio (Rundfunk), kaset (Tonkassette), piringan hitam (Schallplatte). Kedua yaitu visual (visuell) yang menyangkut Flipchart, gambar (Wandbild), film bisu (Stummfilm), video bisu (Stummvideo), program komputer (Computer-Lernprogramm), bahan tertulis dengan dan tanpa gambar (Lerntext, mit und ohne Abbildung). Ketiga yaitu audio visual (audiovisuell) yang menyangkut berbicara dengan gambar (Rede mit Bild), pertunjukan suara dan gambar (Tonbildschau),dan film/video. Dari berbagai pendapat di atas dapat disarikan bahwa bahan ajar adalah merupakan seperangkat materi yang disusun secara sistematis sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. Sebuah bahan ajar paling tidak mencakup antara lain : a.Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru) b. c. d. e. Kompetensi yang akan dicapai Content atau isi materi pembelajaran Informasi pendukung Latihan-latihan ajar menurut Faculté de Psychologie et des Sciences de l’Education Université de Genève dalam website adalah sebagai

f. g. h.

Petunjuk kerja, dapat berupa Lembar Kerja (LK) Evaluasi Respon atau balikan terhadap hasil evaluasi

Bahan ajar terdiri dari pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Kompetensi (SK), dan Kompetensi Dasar (KD) pada standar isi yang harus dipelajari oleh siswa dalam rangka mencapai kompetensi yang telah ditentukan. Contoh sederhana bahan ajar adalah sebagai berikut. Untuk Kompetensi Dasar (KD) 6.1: Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup. Bahan ajar yang berkaitan dengan KD ini meliputi ciri-ciri makhluk hidup, yakni bergerak, tumbuh dan berkembang, bernafas, membutuhkan makan, peka terhadap rangsangan, mengeluarkan zat sisa dan berkembang biak. Namun, seberapa dalam dan seberapa luas bahan ajar ini untuk siswa kita, dari mana saja sumber bahan ajar ini dapat kita peroleh, dan bagaimana mengemas bahan ajar ini, tentu saja memerlukan pemahaman yang lebih dalam tentang pengembangan bahan ajar. Buku Ajar Setelah menentukan bahan ajar yang digunakan, guru harus menentukan buku ajar yang digunakan. Buku ajar adalah buku wajib yang harus ada didalam mata pelajaran tatap muka ditambah dengan buku yang lain sesuia dengan mata pelajarannya. Buku ajar yang baik memiliki kriteria tertentu atau standar tertentu seperti tentang relevansinya dengan kurikulum yang sedang berlaku saat ini, kesesuaian metode dengan materi yang disampaikan, isi buku atau sudut keilmuannya yaitu apakah teori-teori yang digunakan di dalam penulisan buku ajar ini sudah sesuai atau belum, dsb. Buku Teks Ada beberapa pengertian buku teks yang diungkapkan para ahli. Berikut ini beberapa pengertian yang terdapat dalam buku Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia.

Buku teks adalah rekaman pikiran rasional yang disusun untuk maksudmaksud dan tujuan-tujuan intruksional (Hall_Quest, 1915). Buku teks adalah buku standar/buku setiap cabang khusus studi” dan dapat terdiri dari dua tipe yaitu buku pokok/utama dan suplemen/tambahan. (Lange, 1940). “Buku teks adalah buku yang dirancang buat penggunaan di kelas, dengan cermat disusun dan disiapkan oleh para pakar atau para ahli dalam bidang itu dan diperlengkapi dengan sarana-sarana pengajaran yang sesuai dan serasi”. (Bacon, 1935). “Buku teks adalah sarana belajar yang biasa digunakan di sekolah-sekolah dan di perguruan tinggi untuk menunjang suatu program pengajaran” dalam pengertian modern dan yang umum dipahami. (Buckingham, 1958 : 1523). Dari beberapa definisi tersebut, di dalam buku Telaah Buku Teks Bahasa Indonesia (Tarigan, 1986: 13) disimpulkan bahwa buku teks adalah buku pelajaran dalam bidang studi tertentu, yang merupakan buku standar, yang disusun oleh para pakar dalam bidang itu buat maksud dan tujuan-tujuan intruksional, yang diperlengkapi dengan sarana-sarana pengajaran yang serasi dan mudah dipahami oleh para pemakainya di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi sehingga dapat menunjang suatu program pengajaran. Buku Penunjang Buku penunjang adalah buku sumber yang digunakan untuk melengkapi pendalaman materi sesuai dengan mata pelajarannya. Seperti majalah, koran, roman, novel, resensi, karya tulis, bulletin, komik, dan jurnal. Dengan adanya buku penunjang, seorang anak dalam hal ini siswa akan dapat membekali dirinya dengan beragam pengetahuan. Buku penunjang dapat membangkitkan wawasan berpikir siswa dan mengasah imajinasi serta memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. Dengan memanfaatkan buku penunjang guru dapat memodifikasi apa yang ia ajarkan atau dipelajari oleh siswa, mengetahui urutan penyajian bahan belajar,

memperoleh bahan ajar secara mudah, menghemat waktu dan tenaga, menggunakannya sebagai alat pembelajaran siswa di dalam atau di luar sekolah. Dengan adanya saran guru untuk memanfaatkan dan memilih bukubuku penunjang sebagai referensi dalam pembelajaran maka siswa akan aktif dalam belajar, sehingga siswa akan memperoleh ilmu dan pengetahuan yang lebih luas. Penggunaan buku penunjang oleh para siswa tersebut adalah untuk memperdalam pemahamannya terhadap bahan pelajaran yang telah disampaikan guru agar dapat meningkatkan prestasi belajar dan dapat meningkatkan kreativitas belajarnya. Pernyataan tersebut sejalan dengan pendapat Tarigan (1993:59) yang menyatakan bahwa pemanfaatan bahan bacaan melalui membaca merupakan upaya menambah pengetahuan dan wawasan bagi siswa sebagai suatu jalan untuk mengetahui tentang perubahan atau perkembangan dunia. Media Media adalah alat atau wahana, sedangkan media pembelajaran adalah alat atau wahana yang digunakan guru dalam proses pembelajaran untuk membantu penyampaian pesan pembelajaran. Sebagai salah satu komponen sistem pembelajaran berfungsi meningkatkan peranan strategi pembelajaran. Sebab media pembelajaran menjadi salah satu komponen pendukung strategi pembelajaran disamping komponen waktu dan metode mengajar. Media digunakan dalam kegiatan instruksional antara lain karena : (1) media dapat memperbesar benda yang sangat kecil dan tidak tampak oleh mata menjadi dapat dilihat dengan jelas, (2) dapat menyajikan benda yang sangat jauh dari subyek belajar, (3) menyajikan peristiwa yang kopmplek, rumit, dan berlangsing cepat menjadi sistematik dan sederhana sehingga mudah diikuti (Atwi, 1995:15). Contoh media yang sering digunakan antara lain: media cetak (koran, majalah dll), media elektronik ( Televisi, komputer dll), alat peraga dll. Buku Referensi Buku referensi adalah buku yang isi dan penyajiannya dapat digunakan untuk memperoleh informasi tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan

budaya secara dalam dan luas (PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL TENTANG BUKU BAB I (1:5) Buku referensi adalah suatu buku atau sejumlah fakta atau peristiwa. Karena jumlahnya sedikit buku tersebut hanya boleh dibaca diruang referensi. Buku – buku referensi benar-benar merupakan buku sumber yang dipublikasikan untuk keperluan pembaca dalam mencari keterangan tentang objek, fakta, peristiwa dan data. Buku ini bukan untuk dibaca secara menyeluruh karena cakupannya begitu komprehensif, meterinya padat dan ringkas serta dirancang menurut susunan tertentu untuk mempermudah dan mempercepat penelusuran informasi.Yang termasuk buku-buku referensi diantaranya : - Kamus ( satu bahasa, dua bahasa, tiga bahasa dsb ) Buku yang berisi informasi segala sesuatu tentang arti kata definisi, asal usul kata, sinonim, anonim, antonim, akronim ucapan / ujaran dengan cara pemakaiannya. Ada kamus : kamus umum, kamus bahasa inggris, kamus Indonesia arab. Kamus umum bahasa Indonesia. Kamus khusus antara lain : kamus teknik, kamus pendidikan, kamus psikologi, kamus ekonomi dsb. - Ensiklopedi Buku yang memuat istilah, objek, peristiwa dan temuan yang disusun secara ringkas dari seluruh ilmu pengetahuan. Isinya menyangkut latar belakang, data-data, relevansi. Kegunaan ensiklopedi ada dua macam : umum, seperti Britanica dan Americana atau negara lainnya, khusus seperti ensiklopedi teknik, ensiklopedi pendidikan. - Buku petunjuk dan pedoman Buku petunjuk adalah buku tentang bagaimana mengerjakan sesuatu. Buku pedoman adalah buku petunjuk untuk mengoperasikan sesuatu yang berisi cara, langkah dan kerja. - Almanak Almanak adalah buku yang berisi informasi tentang kalender disertai data astronomi, statistik dan fakta yang menarik di suatu negara yang berhubungan dengan olah raga, seni, kebudayaan dsb. Almanak sering disebut juga year book atau terbitan tahunan. - Buku perdagangan

Buku - Bibiografi

petunjuk

berisi

nama,

alamat,

nomor

telepon,

jadwal

pemberangkatan, perkembangan yang terbaru dalam suatu bidang subyek tertentu Bibliogrfi adalah buku yang berisi nama lengkap pengarang dilengkapi tahun terbit, judul serta subyek. Biasanya bibliografi ini berbentuk buku atau lembaran khusus dalam buku. - Indeks / penjurus Penjurus atau indeks adalah judul-judul artikel, dalam ensiklopedi biasa disebut dartar isi, sedangkan dalam buku disebut daftar kata. Penjurus dalam buku biasa diletakan dibagian akhir, adapaula yang diletakan ditengah buku terutama kamus atau buku-buku yang tebal agar tidak cepat rusak. - Biografi Biografi adalah buku yanga berisi kisah atau riwayat hidup seseorang, misalnya, riwayat Suharto. Tetapi ada pula yang mengatakan bahwa biografi ini bukan buku referensi karena buku dikategorikan dalam palayanan sirkulasi. KESIMPULAN Dalam proses belajar dan mengajar, seorang guru harus memiliki pengetahuan yang lebih dari siswanya. Untuk meningkatkan mutu pengajaran yang dilakukan oleh guru, guru tersebut harus memiliki banyak sumber bacaan. Karena dengan adanya sumber bacaan tersebut guru tersebut dapat meningkatkan kualitas peambelajarannya dikelas. Buku tersebut akan guru gunakan ketika mengajar di kelas atau untuk referensinya dirumah dalam menghadapi perubahan kurikulum yang sering terjadi dari tahun ketahun. Oleh sebab itu, dengan adanya buku-buku tersebut guru dapat menentukan bahan ajar yang sesuai ditambah dengan buku ajar, buku teks, buku penunjang, media pembelajaran dan buku referensinya. Itu adalah tahapan-tahapan yang di tempuh oleh guru dalam menyusun program belajar dikelas agar sesuai dengan kurikulum yang bersangkutan.

DAFTAR PUSTAKA Dakir. 1987. Dasar-dasar Perencanaan dan Pengembangan Kurikulum. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta. Darsono, Max. 2000. Belajar dan Pembelajaran. Semarang: IKIP Semarang Press. Satmoko, Retno Sriningsih. 1999. Proses Belajar Mengajar. Semarang: IKIP Semarang Press.

TELAAH BUKU TEKS

Disusun Oleh : Khoiruroziqin Desmariansah (06081011001) Dosen Pengasuh : Syuhendri, M. Pd.

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA JURUSAN PENDIDIKAN MIPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SRIWIJAYA 2010

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->