SNI 04-7182-2006

Standar Nasional Indonesia

Biodiesel

ICS 75.160

Badan Standardisasi Nasional

.

.................................................SNI 04-7182-2006 Daftar isi Daftar isi .................................................................................................................. Prakata ................................. 3 4 i ........................................................................................................................................... i ii 1 1 2 3 4 5 5 Tabel 1 Tabel 2 Syarat mutu biodiesel ester alkil .................... 1 2 3 4 5 6 7 Ruang lingkup ......................... Metoda uji mutu biodiesel ester alkil ........ Cara Pengemasan ............................. Syarat lulus uji .............................................................. Metoda uji .................................................................................................................................................................................................. Istilah dan definisi ................................................................................................ Acuan normatif ................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................ Syarat mutu ..........................................

SNI ini disusun oleh Panitia Teknis Energi Baru dan Terbarukan (PTEB) melalui proses/prosedur perumusan standar dan terakhir dibahas dalam Forum Konsensus XXIV pada tanggal 6-7 Desember 2005 di Jakarta. Standar Nasional Indonesia (SNI) ini disusun bertujuan untuk melindungi konsumen dari segi mutu dan disamping itu juga melindungi produsen dan mendukung perkembangan industri biodiesel. Pertimbangan lainnya adalah ketersediaan bahan baku biodiesel di tanah air.SNI 04-7182-2006 Prakata Pemanfaatan biodiesel diarahkan untuk bisa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap energi mix nasional terutama sebagai bahan bakar substitusi untuk motor diesel. SNI biodiesel ini disusun dengan memperhatikan standar sejenis yang sudah berlaku di luar negeri seperti ASTM D6751 di Amerika Serikat dan EN 14214:2002 (E) untuk negara Uni Eropa di mana di wilayah-wilayah tersebut pemakaian biodiesel sudah meluas dan mencapai tahap komersialisasi. ii .

EN 14214: 2002(E). Standard test method for cloud point of petroleum products. Standard test method for distillation of petroleum products at reduced pressure. Standard test method for corrosiveness to copper from petroleum products by copper strip test. 2 Acuan normatif ASTM D6751. motor fules and oils by ultraviolet fluorescence.Fatty acid methyl esters (FAME) for diesel engines requirements and test methods. Standard test method for kinematic viscosity of transparent and opaque liquids (and calculation of dynamic viscosity). Standard test method for density. Standard test method for flash – Point by pensky – Martens closed cup tester. ASTM D 130. Automotive fuels . ASTM D 1266. Standard test method for water and sediment in middle distillate fules by centrifuge. Bahan bakar diesel yang dicampurkan meliputi antara lain minyak solar. ASTM D 1298. or API gravity of crude petroleum and liquid petroleum products by hydrometer method. Standard test method for cetane number of diesel fuel oil. ASTM D 1160. Standard test method for sulfated ash from lubricating oils and additives. Standard test method for water and sediment in fules oils by centrifuge method (laboratory procedure). syarat mutu. ASTM D 874. Standar ini digunakan untuk bahan bakar substitusi motor diesel yaitu sebagai bahan campuran (blending) dengan bahan bakar diesel pada kendaraan bermotor atau motor diesel lainnya. istilah dan definisi.SNI 04-7182-2006 Biodiesel 1 Ruang lingkup Standar ini meliputi ruang lingkup. minyak diesel dan minyak bakar yang memenuhi persyaratan spesifikasi yang diterbitkan oleh instansi yang berwenang. ASTM D 5453. ASTM D 1796. Standard spesification for biodiesel fuel (B100) blend stock for distillate fuels. ASTM D 2500. relative density (specific gravity). Standard test method for determination of carbon residue (micro method). metoda uji. ASTM D 93. ASTM D 4530. ASTM D 445. syarat lulus uji. acuan normatif. Standard test method for sulfur in petroleum products (lamp method). ASTM D 2709. Standard test method for determination of total sulfur in light hydrocarbons. 1 dari 5 . ASTM D 613.

total. AOCS Cd 3-25. isopropil.6 angka penyabunan angka penyabunan adalah banyak miligram KOH yang dibutuhkan untuk menyabunkan satu (1) gram contoh biodiesel 3. Iodine value of fats and oils (wijs method). ASTM D 664.SNI 04-7182-2006 AOCS Ca 12-55. etil.1 biodiesel ester alkil (metil. dan sejenisnya) dari asam-asam lemak 3. Test method for determination of free and total glucerine in B-100 biodiesel methyl esters by gas chromatography. di. AOCS Cb 1-25. Saponification value (oils and fats). Glycerol. halpen test. Phosphorus (colorimetric).2 angka asam banyak miligram KOH yang dibutuhkan untuk menetralkan asam-asam bebas di dalam satu (1) gram contoh biodiesel 3.3 gliserol bebas gliserol yang terdapat dalam sampel 3. AOCS Cd 1-25. free and combined. ASTM D 6584.4 gliserol terikat gliserol dalam bentuk mono. AOCS Ca 14-56. Satu mol iodium terabsorpsi setara dengan satu mol ikatan rangkap (dua) 2 dari 5 . dan trigliserida di dalam sampel 3. Acid value of fats and oiles.5 gliserol total jumlah gliserol bebas dan terikat di dalam sampel 3. Detection of cottonseed oil.7 angka iodium ukuran empirik banyaknya ikatan rangkap (dua) di dalam (asam-asam lemak penyusun) biodiesel dan dinyatakan dalam sentigram iodium yang diabsorpsi per gram contoh biodiesel (%-massa iodium terabsorpsi). Standard test method for acid number of petroleum products by potentiometric. AOCS Cd 3d-63. 3 Istilah dan definisi 3.

8 uji Halphen pengujian untuk mengetahui asam lemak dengan gugus sikloprophenoid di dalam biodiesel 4 Syarat mutu Syarat mutu biodiesel ester alkil tertera pada Tabel 1 berikut ini. Temperatur distilasi 90 % °C Abu tersulfatkan %-massa Belerang ppm-m (mg/kg) Fosfor ppm-m (mg/kg) Angka asam mg-KOH/g Gliserol bebas %-massa Gliserol total %-massa Kadar ester alkil %-massa Angka iodium %-massa (g-I2/100 g) Uji Halphen maks 0. 0. no 3 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Massa jenis pada 40 °C kg/m3 Viskositas kinematik pd 40 °C mm2/s (cSt) Angka setana Titik nyala (mangkok tertutup) °C Titik kabut °C Korosi lempeng tembaga (3 jam pada 50 °C) Residu karbon %-massa .0. 18 maks.30 maks.dalam contoh asli. 0.0 min.5 maks.dalam 10 % ampas distilasi Air dan sedimen %-vol. 0. 115 Negatif Catatan dapat diuji terpisah dengan ketentuan kandungan sedimen maksimum 0.02 maks.05 maks.02 maks.8 maks.24 min. 10 maks. Tabel 1 Syarat mutu biodiesel ester alkil No 1 2 3 4 5 6 7 Parameter Satuan Nilai 850 – 890 2.SNI 04-7182-2006 3. 360 maks.05* maks. 100 maks. 0.0.3 – 6. 51 min.01 %-vol 3 dari 5 . 96. 100 maks. atau .

%-massa. Gttl adalah kadar gliserol total dalam biodiesel yang ditentukan dengan metoda Ca 14-56. mg KOH/g biodiesel.dalam contoh asli .57Gttl ) As dengan pengertian: As adalah angka penyabunan yang ditentukan dengan metoda AOCS Cd 3-25.SNI 04-7182-2006 5 Metoda uji Metoda uji mutu biodiesel tertera pada Tabel 2 berikut di bawah ini. Tabel 2 Metoda uji mutu biodiesel ester alkil Parameter Massa jenis pada 40 °C Viskositas kinematik pd 40 °C Angka setana Titik nyala (mangkok tertutup) Titik kabut Korosi lempeng tembaga (3 jam pada 50 °C) Residu karbon (mikro) . mg KOH/g biodiesel Aa adalah angka asam yang ditentukan dengan metoda AOCS Cd 3-63 atau ASTM D-664. 4 dari 5 .dalam 10 % ampas distilasi Air dan sedimen Temperatur distilasi 90 % Abu tersulfatkan Belerang Fosfor Angka asam Gliserol bebas Gliserol total Kadar ester alkil Angka iodium Uji Halphen Catatan Kadar ester (%-massa) = Metoda uji ASTM D 1298 ASTM D 445 ASTM D 613 ASTM D 93 ASTM D 2500 ASTM D 130 ASTM D 4530 ASTM D 2709 atau ASTM D-1796 ASTM D 1160 ASTM D 874 ASTM D 5453 atau ASTM D-1266 AOCS Ca 12-55 AOCS Cd 3d-63 atau ASTM D-664 AOCS Ca 14-56 atau ASTM D-6584 AOCS Ca 14-56 atau ASTM D-6584 Dihitung* AOCS Cd 1-25 AOCS Cb 1-25 100( As − Aa − 4.

5 dari 5 . 7 Cara Pengemasan Produk dikemas dalam wadah tertutup. tidak menimbulkan reaksi terhadap isi.SNI 04-7182-2006 6 Syarat lulus uji Contoh uji dinyatakan lulus uji apabila memenuhi syarat mutu sesuai dengan Tabel 1. dan aman selama pengangkutan dan penyimpanan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful