Mengenal Lebih Jauh Tomat

Dalam Makalah ini kita akan menenal lebih jauh tentang buah Tomat. Mulai dari Klasifikasinya, Manfaatnya, cara pembudidayaannya dan lain sebagainya. Kelompok 2 kelas XII A2 7/25/2010 Achmad Sabiro Ely Ernawati Faishol Amir Muhammad Hendris A.S Muhammad Jawaluddin I

Harapan kami semoga makalah ini dapat berguna bagi kita semua.Pembukaan Assalamualaikum Wr Wb Pada Kesempatan Kali ini kami dari Kelompok 2 kelas XII A2 SMA Negeri 22 Surabaya menyajikan Makalah sederhana kami ini yang membahas tentang Tomat. Wassalamualaikum Wr Wb MENGENAL LEBIH JAUH TOMAT © Kelompok 2 XII IPA 2 SMAN 22 Surabaya 2010 2 .

3 . Jika tomat tua dan masak alami selalu berbau alkalin dan rasanya sedikit masam.A. Ranti. Sayur adalah tomat dengan buah biasanya padat dan dipakai untuk diolah dalam masakan 4. Terung. 2. Granola yang bentuknya bulat dengan pangkal buah mendatar dan mencakup yang biasanya dikenal sebagai tomat buah (karena dapat dimakan langsung). Kerabat Dekat Grandiflorum. Terung Pipit. Terung Siam. Ceri (tomat ranti) yang berukuran kecil dan tersusun berangkai pada tangkai buah yang panjang. Kata "tomat" berasal dari kata dalam bahasa Nahuatl. Smith "The Tomato in America". kuning. Mineral-mineral itulah yang merangsang air liur. Tomat merupakan keluarga dekat dari kentang. Klasifikasi Tomat Tomat (Solanum lycopersicum syn. Terung Ngor. tomat kemungkinan berasal dari daratan tinggi pantai barat Amerika Selatan. yang menjadi titik awal penyebaran ke daerah lainnya di seluruh benua Asia. Pepino. C. dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter. Gondol yang biasa dibuat saus dengan bentuk lonjong oval (biasanya yang ditanam di Indonesia adalah kultivar 'Gondol Hijau' dan 'Gondol Putih'. Adapun rasa asam tomat disebabkan oleh kandungan asam sitrat yang berperan sebagai penggumpal. Tanaman ini tumbuh dengan mudah di wilayah beriklim Mediterania. Jenis-jenis Tomat Terdapat ratusan kultivar tomat yang dibudidayakan dan diperdagangkan. D. 3. fungsi tomat merupakan klasifikasi dari buah maupun sayuran. tomatl (dieja: /t . serta tomat lalapan. mereka menyebarkan tanaman tomat ke koloni-koloni mereka di Karibia.mat /). Spanyol juga kemudian membawa tomat ke Filipina. tomat sayur. Ini karena tomat memiliki kekayaan garam mineral. Pengelompokan hampir selalu didasarkan pada penampilan atau kegunaan buahnya. Spanyol juga membawa tomat ke Eropa. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan dari keluarga Solanaceae. Terung Dayak B. sedangkan warna merah menunjukkan kandungan lycopen yang juga berperan untuk mencegah penyakit kekurangan vitamin A [xerophthalmia]. Kentang. Dari ukuran dan bentuk. Berdasarkan hal ini. Terung Susu. Tomat merupakan tumbuhan siklus hidup singkat. walaupun struktur tomat adalah struktur buah. tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan. dan keturunan dari kultivar impor 'Roma') dan termasuk pula tomat buah. Berdasarkan kegunaan Orang mengenal tomat buah. 1. orang mengenal kelompok tomat. dari Meksiko sampai Peru. Terung Teter. Setelah Spanyol menguasai Amerika Selatan. Sejarah Tomat Menurut tulisan karangan Andrew F. Manfaat Tomat Kita tahu bahwa warna jingga tomat menunjukkan adanya karotin yang berperan sebagai provitamin A. jingga. ungu (hitam). Berdasarkan penampilan Terdapat buah tomat dengan kisaran warna dari hijau ketika masak. serta belang-belang. merah.

alternatif 1 : 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. E. aduk dan ratakan dengan tanah .Kelembaban relatif yang tinggi sekitar 25% akan merangsang pertumbuhan tanaman yang masih muda karena asimilasi CO2 menjadi lebih baik melalui stomata yang membuka lebih banyak. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan. sorghum.Tanahnya gembur. 2. miskin unsur hara mikro serta hormon. tetapi juga akan merangsang mikroorganisme pengganggu tanaman dan ini berbahaya bagi tanaman. Namun. padi. 4 . terong. Penyiapan Lahan . mengkonsumsi tomat dapat meningkatklan nafsu makan.5 kg TSP + 4 kg KCl per 1000 m2 diatas bedengan. tembakau dan kentang . tomat tak hanya cukup dikatakan sebagai sayur tomat atau buah tomat. cabai.Buatlah parit selebar 20-30 cm diantara bedengan dengan kedalaman 30 cm untuk pembuangan air. A. tetapi juga herbal.Tomat dapat ditanam di dataran rendah/dataran tinggi . Hal ini disebabkan antara lain tanah yang keras. FASE PRA TANAM 1. . asam sitratnya juga mengangkut kotoran dan lemak pada wajah berjerawat. selanjutnya.6 . . . curah hujan yang tinggi dapat menghambat persarian.sehingga menambah rasa lapar dansekaligus memungkinkan makanan dicerna dengan lebih baik.Berikan pupuk dasar 4 kg Urea /ZA + 7. Syarat Tumbuh . tetapi produksinya baik kuantitas dan kualitas masih rendah. tuberkulose dan asma. 3.Tanaman yang dianjurkan adalah jagung.Curah hujan 750-1250 mm/tahun. pemupukan tidak berimbang.Siramkan pupuk SUPER NASA (dosis ± 1-2 botol/1000 m2 ) dengan cara : . pengaruh cuaca dan iklim. serta teknis budidayanya.Untuk mengurangi nematoda dalam tanah genangilah tanah dengan air selama dua minggu . jadi.Buatlah bedengan selebar 120-160 cm untuk barisan ganda dan 40-50 cm untuk barisan tunggal . Tomat juga mengandung karoten dan vitamin C yang berkhasiat sebagai antioksidan. Jadi.Dianjurkan tanam sistem tumpang sari atau tanaman sela untuk memberikan keadaan yang kurang disukai oleh organisme jasad pengganggu. mencegah pembentukkan batu dalam saluran kencing. Sementara. serangan hama dan penyakit.Pilih lahan gembur dan subur yang sebelumnya tidak ditanami tomat. porus dan subur. kubis dan kacang-kacangan . Pola Tanam . anda harus tetap menghindari penyebab timbulnya jerawat. Tomat juga dapat menyembuhkan keseleo dan terkilir. tanah liat yang sedikit mengandung pasir dan pH antara 5 . Budidaya Tomat Tomat adalah komoditas hortikultura yang penting.Bila pH rendah berikanlah kapur dolomite 150 kg/1000 m2 dan disebar serta diaduk rata pada umur 2-3 minggu sebelum tanam . membantu penyembuhan encok.

pilih bibit yang baik.). tegar dan sehat dipindahkan dalam bumbunan daun pisang atau dikepeli yang berisi campuran media tanam .Amati penyakit seperti penyakit layu Fusarium atau bakteri dan busuk daun .30 kg + Natural GLIO (1:1) .Setelah benih berumur 8-10 hari . layu atau pertumbuhannya tidak normal dicabut.Bedengan sehari sebelumnya diairi ( dilep ) dahulu . kendalikan vektornya seperti Thrips.Penyemprotan POC NASA pada umur 10 dan 17 hari dengan dosis 2 tutup/tangki C.Benamkan bibit secara dangkal pada batas pangkal batang dan ditimbun dengan tanah di sekitarnya .Masukkan dalam polibag plastik atau contongan daun pisang atau kelapa .Bibit siap tanam umur 3 .Jika pakai Mulsa plastik.Sulam tanaman yang mati sampai berumur 2 minggu.) dan tungau (Tetranichus sp.Penanaman sore hari . dibersihkan dan diberi Natural GLIO lalu bibit ditanam . kendalikan dengan menyemprot Natural GLIO dicampur gula pasir perbandingan 1:1. kemudian dibuat lubang tanam baru. rusak. Jika ada serangan semprot dengan Natural VITURA . 4. berdaun 5-6 .Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang (+ 1 minggu) merata di atas bedengan pada sore hari .Amati hama seperti ulat tanah dan ulat grayak. banci ( Aphis sp. FASE TANAM ( 0-15 HST=Hari Setelah Tanam ) .Pengairan dilakukan tiap hari sampai tomat tumbuh normal (Jawa : lilir).Buka polibag plastik . Pemilihan Bibit .4 minggu.Pasang ajir sedini mungkin supaya akar tidak rusak tertusuk ajir dengan jarak 10-20 cm dari batang tomat 5 .Sebarlah benih secara merata atau masukkan satu per satu dalam polibag .Biarkan selama 5-7 hari sebelum tanam . hati-hati jangan sampai berlebihan karena tanaman bisa tumbuh memanjang.alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 lt diberi 1 sendok peres makan SUPER NASA untuk menyiram + 10 meter bedengan . Untuk penyakit Virus. tutup bedengan pada siang hari . Kutu persik (Myzus sp. kutu kebul (Bemissia tabaci).Buat lubang tanam dengan jarak 60 x 80 cm atau 60 x 50 cm di atas bedengan.Penyiraman dilakukan setiap hari (lihat kondisi tanah) .Untuk mengurangi stress awal pertumbuhan perlu disiram dulu pada sore sehari sebelum tanam atau pagi harinya (agar lembab) B.Selesai penanaman langsung disiram dengan POC NASA dengan dosis 2-3 tutup per + 15 liter air . tidak mampu menyerap unsur-unsur hara dan mudah terserang penyakit ..Pilih varietas tahan dan jenis Hybryda ( F1 Hybryd ) . caranya tanaman yang telah mati.) dengan menyemprot Natural BVR atau Pestona secara bergantian .Bibit berdaun 5-6 helai daun (25-30 HSS=hari setelah semai) pindahkan ke lapangan . FASE PERSEMAIAN (0-30 HSS) .Siapkan media tanam yang merupakan campuran tanah dan pupuk kandang 25 . diameter 7-8 cm sedalam 15 cm.

Agar tidak mudah hilang oleh air hujan dan merata tambahkan Perekat Perata AERO 810 dengan dosis 5 ml ( 1/2 tutup)/tangki. penyakit layu dan virus. berikan di sekeliling batang tanaman sejauh ± 5 cm dan sedalam ± 1 cm kemudian ditutup tanah dan siram dengan air. sehingga tidak terjadi gesekan antara batang dengan ajir yang dapat menimbulkan luka. Jarak pemupukan dari batang dibuat makin jauh ( ± 7 cm).Perempelan sebaiknya pagi hari agar luka bekas rempelan cepat kering dengan cara. Gejala buah berlubang dan kotoran menumpuk dalam buah yang terserang.Pemupukan kedua dilakukan umur 2-3 minggu sesudah tanam berupa campuran Urea dan KCl (± 5 gr). .).Jika pakai Mulsa tidak perlu penyiangan dan pembubunan serta pupuk susulan diberikan dengan cara dikocorkan . sehingga tinggal 1-3 cabang utama / tanaman .Ketinggian tanaman dapat dibatasi dengan memotong ujung tanaman apabila jumlah dompolan buah mencapai 5-7 buah .Ulat buah (Helicoperva armigera dan Heliothis sp. Kumpulkan dan bakar buah terserang. . FASE GENERATIF (30 . sedangkan tanaman yang tingginya terbatas perempelan harus hati-hati agar tunas terakhir tidak ikut dirempel sehingga tanaman tidak terlalu pendek . Lakukan pengumpulan dan pemusnahan buah tomat terserang.Amati hama dan penyakit seperti ulat. E. Pengamatan Hama dan Penyakit . yaitu sebagai vektornya penyakit jamur. FASE VEGETATIF ( 15-30 HST) .80 HST) 1.Lalat buah (Brachtocera atau Dacus sp. ujung tunas dipegang dengan tangan bersih lalu digerakkan ke kanan-kiri sampai tunas putus..Tanaman yang telah mencapai ketinggian 10-15 cm harus segera diikat pada ajir dan setiap bertambah tinggi + 20 cm harus diikat lagi agar batang tomat berdiri tegak.Setelah tanaman hidup sekitar 1 minggu semenjak tanam.Untuk merangsang pembungaan pada umur 32 HST lakukan perempelan tunas-tunas tidak produktif setiap 5-7 hari sekali. penyiangan dan pembubunan pada umur 28 HST bersamaan penggemburan dan pemberian pupuk susulan diikuti pengguludan tanaman . gunakan perangkap lalat buah jantan (dapat dicampur insektisida) 6 .Jika tanpa mulsa.Bila umur 4 minggu tanaman masih kelihatan belum subur dapat dipupuk Urea dan KCl lagi (7 gram). jika terjadi serangan kendalikan seperti pada fase tanam .Pengikatan jangan terlalu erat dengan model angka 8.D.). semprot dengan PESTONA . . . 2. Pengelolaan Tanaman . Tunas yang terlanjur menjadi cabang besar harus dipotong dengan pisau atau gunting.Semprotkan POC NASA (4-5 tutup) per tangki atau POC NASA (3-4 tutup) + HORMONIK (1 tutup) setiap 7 hari sekali. . diberi pupuk Urea dan KCl dengan perbandingan 1:1 untuk setiap tanaman (1-2 gram).Bersifat agravator.Penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari .Gejala buah busuk karena terserang jamur dan bila buah dibelah akan kelihatan larva berwarna putih. kutu-kutuan.Jika tanpa mulsa penyiangan dan pembubunan kedua dilakukan umur 45-50 hari . . bakteri dan Drosophilla sp. berikan di sekeliling tanaman pada jarak ± 3 cm dari batang tanaman tomat kemudian ditutup tanah dan siram dengan air .Semprotkan POC NASA dan HORMONIK setiap 7-10 hari sekali dengan dosis 3-4 tutup POC NASA dan 1-2 tutup HORMONIK/tangki.

Berikan Dolomit. buah tomat yang akan dikonsumsi segar dipanen setengah matang . batang menguning. pada pagi atau sore hari disaat cuaca cerah. Ujung buah tampak lingkaran hitam dan busuk. dosis + 5 ml (1/2 tutup)/tangki.. tidak cepat busuk dan tidak mudah memar. Masukkan keranjang dan letakkan di tempat yang teduh . FASE PANEN & PASCA PANEN (80 .Waspadai penyakit busuk buah Antraknose. disortasi dan di packing lalu diangkut siap untuk konsumsi.Busuk daun (Phytopthora infestans). Buah dipuntir hingga tangkai buah terputus. .Panen pada umur 90-100 HST dengan ciri. .Interval pemetikan 2-3 hari sekali. kumpulkan dan musnahkan . kulit buah berubah dari warna hijau menjadi kekuning-kuningan. bagian tepi daun tua mengering. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810. Pemuntiran buah dilakukan satu-persatu dan dipilih buah yang siap petik. Ini gejala kekurangan Ca ( Calsium).Wadah yang baik untuk pengangkutan adalah peti-peti kayu dengan papan bercelah dan jangan dibanting . bercak daun dan buah (Alternaria solani) serta busuk buah antraknose (Colletotrichum coccodes).130 HST) .Supaya tahan lama. VITURA) belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan.Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami (PESTONA. F. GLIO. 7 . dibersihkan.Busuk ujung buah. Jika ada serangan semprot dengan Natural GLIO .Buah tomat yang telah dipetik.

com ( di Unduh 25 Juli 2010) © MENGENAL LEBIH JAUH TOMAT Kelompok 2 XII IPA 2 SMAN 22 Surabaya 2010 8 . Wassalamualaikum Wr Wb DAFTAR PUSTAKA http://id. http://www. The Tomato in America.wikipedia. A.blogspot.amjbot.org/wiki/Tomat Smith.Penutup Assalamualaikum Wr Wb Demikianlah makalah kami tentang tumbuhan Tomat semoga apa yang kami sajikan dalam makalah ini dapat berguna bagi kita semua dan apabila ada kesalahan dalam penulisan makalah ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. (1994). University of Illinois Press. ISBN 0-252-07009-7.org/cgi/reprint/88/10/1888 http://www.tomato.org/ http://teknis-budidaya. F.