Tugas Pokok Kepala Sekolah

Tugas pokok Kepala Sekolah ini diuraikan dalam dua bagian besar yaitu 1) Prosedur Standar Operasi ( Standard Operation Procedure ) Tugas Kepala Sekolah. 2) Proses dan Pendekatan Interpersonal dalam Menjalankan Tugas Sebagai Kepala Sekolah.

Prosedur Standar Operasi (Standard Operation Procedure) Tugas Kepala Sekolah
Kepala Sekolah sebagai pimpina tertingi di dalam suatu sekolah mempunyai tugas yang kompleks dan dan sangat menentukan maju mundurnya suatu sekolah. Tugas Kepala Sekolah yang kompleks tersebut, tidak dapat dirumuskan seluruhnya kedalam suatu prosedur tugas Kepala Sekolah. Meski pun demikian, standar

minimal prosedur tugas Kepala Sekolah dapat digolongkan menjadi tujuh pokok sebagai berikut: 1. Kepala Sekolah Sebagai Pendidik (Edukator). 2. Kepala Sekolah Sebagai Manajer. 3. Kepala Sekolah Sebagai Administrator. 4. Kepala Sekolah Sebagai Supervisor (Penyelia). 5. Kepala Sekolah Sebagai Leader (Pemimpin). 6. Kepala Sekolah Sebagai Inovator.

7. Kepala Sekolah sebagai Motivator.

1.1 Kepala Sekolah Sebagai Pendidik ( educator )
Kepala Sekolah sebagai pendidik mempunyai tugas 7 aspek penting yaitu mengajar di kelas, membimbing guru, membimbing karyawan, membimbing siswa, mengembangkan staf, mengikuti perkembangan IPTEK, dan memberi contoh Bimbingan Konsling / Karier yang baik.

1.1.1 Mengajar di Kelas.
Di Sekolah Negri, Kepala Sekolah diwajibkan mengajar minimal 6 jam pelajaran per minggu di kelas. Di YBHK, mengingat Wakil Kepala Sekolah hanya satu atau dua saja maka Kepala Sekolah tidak diwajibkan mengajar minimal 6 jam di Kelas. Meski pun demikian, ada juga Kepala Sekolah di Lingkungan YBHK yang mengajar lebih dari 6 jam pelajaran per minggu. Walaupun Kepala Sekolah tidak diwajibkan mengajar, hendaknya Kepala Sekolah menyadari bahwa pada waktu-waktu tertentu ia perlu masuk ke kelas-kelas untuk berinteraksi dengan peserta didik agar mengetahui dengan jelas perkembangan situasi dan kondisi kelas per kelas di sekolahnya. Kepala Sekolah tidak wajib

mengajar tetapi, Wakil Kepala Sekolah wajib mengajar 10 jam per minggu.

1.1.2 Memberikan Bimbingan Kepada Para Guru
Tugas Kepala Sekolah di dalam membimbing para guru meliputi menyusun program pengajaran dan BK, melaksanakan program pengajaran dan BK,

2

mengevaluasi hasil belajar dan layanan BK, menganalisis hasil evaluasi belajar dan layanan BK, dan melaksanakan program pengayaan dan perbaikan.

Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK, maupun pengawas dari Depdiknas akan

menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam prestasi membimbing para guru melalui:       Catatan hasil pembinaan penyususnan program. Catatan hasil pembinaan pelaksanaan program. Pemeriksaan jurnal kelas dan kegiatan BK. Persentase pengamatan Kepala Sekolah terhadap guru yang mengajar. Catatan hasil pembinaan mengevaluasi hasil belajar siswa. Saran Kepala Sekolah mengenai hasil pengamatannya terhadap guru mengajar.    Jadwal supervisi Kepala Sekolah kepada masing-masing guru. Memeriksa daftar nilai siswa yang dibuat tiap guru. Catatan tiap guru dalam melaksanakan analisis proses belajar mengajar, daya serap dan ketuntasan belajar siswa.

 Catatan pembinaan melaksanakan program perbaikan dan pengayaan.

1.1.3 Memberikan Bimbingan Kepada Karyawan

3

Rapat koordinasi dan mengevaluasi kinereja karyawan secara periodic yang dibuktikan dengan notulen rapat. 4 . wali kelas.4 Memberikan Bimbingan Kepada Siswa Tugas Kepala Sekolah di dalam membimbing para siswa telah banyak diserap oleh guru bidang studi. Para karyawan tersebut dipantau dalam menjalankan tugasnya sehari-hari.1. dan laboran sesuai dengan tanggungjawab jenjang Kepala Sekolah. dan laboran. tukang. dan pembina OSIS. dan dikendalikan kinerejanya secara Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK.   Catatan hasil pembinaan pelaksanaan tugas karyawan sehari-hari. 1. Pembagian tugas TU. Tetapi tidak boleh lupa bahwa tugas membimbing para siswa itu adalah tanggungjawab Kepala Sekolah. UKS. UKS. satpam.Tugas Kepala Sekolah di dalam membimbing karyawan meliputi penyususnan program kerja dan pembagian tugas TU. tukang. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam prestasi membimbing para karyawan melalui ada tidaknya:   Catatan hasil pembinaan terhadap karyawan dalam menyususn program. satpam. . pesuruh. guru BP. pesuruh. Melaui pemantauan tersebut mereka dievaluasi periodik.

PMR. dan sebagainya. PASKIBRA. diskusi. Andil Kepala Sekolah dalam membantu dana untuk lomba. Adanya catataan hasil pembinaan terhadap lomba. pertemuan sejawat staf. penyediaa bahan bacaan dan media elektronik. Kepala Lokasi Satpam / Pesuruh. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam membimbing para siswa melalui:  Adanya catatan hasil pembinaan terhadap anggotam pramuka.     Adanya catatan hasil pembinaan terhadap OSIS. Selain itu. KIR. Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK.Pembinaan Kepala Sekolah yang lebih khusus terhadap siswa adalah memantau kegiatan ekstrakurikuler dan mengikuti lomba di luar sekolah. dan sebagainya. pengembangan staf bisa juga melalui pengusulan kenaikan jabatan melalui seleksi menjadi Kepala TU. Memberikan hadiah / pujian terhadap pemenang lomba. 1.1. 5 . Wakil Kepala Sekolah.5 Mengembangkan Staf Tugas Kepala Sekolah di dalam mengembangkan staf dapat dijalankan melalui pendidikan dan pelatihan staf. seminar. lokakarya.

6 Mengikuti Perkembangan IPTEK Tugas Kepala Sekolah di dalam mengembangkan dirinya sendiri untuk mengikuti perkembangan IPTEK dapat dilakukan dengan ikuit pelatihan. dengan Kepala Sekolah maka.Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK.1. bila staf lebih menguasai IPTEK dibandingkan Sesungguhnya. Catatan staf yang telah mengikuti seminar.      Catatan guru yang mengikuti MGMP. diskusi. Catatan melengkapi buku kebutuhan perpustakaan atau kebutuhan tertentu. 1. atau bahan bacaan lainnya. Adanya catatan tentang waktu-waktu kenaikan pangkat staf / guru.. Catataan guru yang pernah diajukan menjadi Kepala Sekolah. lolalarya. 6 . media elekteronik. atau lebih jelek lagi kalau Kasek itu dipermainkan oleh staf karena ketidaktahuannya tentang IPTEK. lokakarya. diskusi bidang tertentu. seminar. wibawa Kepala Sekolah itu turun. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam membimbing para siswa melalui:  Adanya catatan tentang berapa banyak staf yang telah mengikuti pendidikan / pelatihan bidang tertentu. MKKS.

mencari tahu mengapa tidak hadir di sekolah. Artinya. menggerakkan. Adanya bukti sertifikat dalam mengikuti pelatihan/seminar. Guru BP harus mengetahui setiap siswa dalam kelas-kelas yang dipercayakan menjadi bimbingannya mengenai berapa hari siswa tertentu sudah tidak hadir sekolah.1. bisa juga memberi bimbingan kepada siswa melalui guru BP.7 Memberi Contoh Bimbingan Konseling / Karier Tugas Kepala Sekolah di dalam memeri contoh Bimbingan Konsling / Karir dapat dilakukan lewat program layanan BK langsung kepada siswa. dan memberikan reward and punishment atas apa yang dia kerjakan dalam 30 jam pelajaran per minggu. guru BP harus diberdayakan dengan memberikan saran. memantau. maupun pengawas dari Depdiknas akan mengitkuti perkembangan IPTEK menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam melalui:   Adanya catatan-catatan mengikuti MKKS.Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK. Selain itu. 1. Siapa yang berpacaran 7 .  Adanya sosialisasi perkembangan IPTEK yang didapat melalui media elektronik atau hasil bacaan mengenai perkembangan IPTEK.

maupun pendek meliputi program akademik dan non akademik. menggerakkan staf (guru dan karyawan).2 Kepala Sekolah Sebagai Manajer Kepala Sekolah sebagai manager mempunyai tugas empat hal penting yaitu menyusun progran sekolah. Baik program jangka panjang. program jangka menengah (empat tahun). 1. Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK. menengah. Kepala Sekolah juga mempunyai mekanisme monitor dan evaluasi pelaksanaan program secara sistematika dan periodik. dan mengoptimalkan sumber daya sekolah.1 Menyususn Program Sekolah Tugas Kepala Sekolah di dalam Menyususn Program Sekolah meliputi program jangka panjang (delapan tahun atau dua periode Kepala Sekolah). membuat analisa penjurusan dan gejala narkoba.dengan siapa.2. Selain itu. menyusun organisasi kepegawaian di Sekolah. merekap absensi siswa menjelang pengisian raport. dan sebagainya. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam menyususn program sekolah melalui ada tidaknya: 8 . 1. dan program jangka pendek (satu tahun).

Selain itu. laboran. satpam. pesuruh sekolah. sasaran.  Program tertulis. retret.  Adanya mekanisme monitor dan evaluasi pelaksanaan program secara sistematika dan periodik. Program tertulis. susunan kepegawaian pendukung seperti pengelola perpustakaan. perayaan paskah. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam menyususn Organisasi Kepegawaian di Sekolah melalui: 9 . dan sebagainya. rekoleksi. sasaran.  Program tertulis.2. Hardiknas. 1. APP masa Prapaskah. sasaran. dan pentahapan yang jelas untuk jangka waktu 1 tahun. dan pentahapan yang jelas untuk jangka waktu 4 tahun. 17 Agustus. Kepala Sekolah juga mesti menyususn kepanitiaan kegiatan temporer seperti panitia ulangan umum. dan pentahapan yang jelas untuk jangka waktu 8 tahun. petugas UKS. Kontrol: Baik Pengawas dari Pengurus YBHK. perayaan natal.2 Menyususn Organisasi Kepegawaian di Sekolah Tugas Kepala Sekolah di dalam Menyususn Organisasi Kepegawaian di Sekolah meliputi susunan kepegawaian di Sekolah. tukang. ujian. dan sebagainya. Bulan Kitab Suci.

pengkoordinasian staf yang sedang melaksanakan tugas. Agustus. Ada struktur organisasi laboratorium. perayaan natal. Kontrol: 10 .    Adanya Struktur Organisasi Sekolah Adanya uraian tugas yang jelas masing-masing pegawai di sekolah.3 Mengembangkan Staf ( Guru dan Karyawan ) Tugas Kepala Sekolah dalam mengembangkan Staf (guru dan karyawan) meliputi pemberian arahan yang dinamis.  Adanya arsip susunan kepanitiaan ulangan umum. dan memberikan penghargaan dan hukuman ( reward and punishment ) terhadap guru / karyawan. rekoleksi. olah raga. serta uraian tugas yang jelas dari mereka masing-masing sesuai dengan kemampuannya. OSIS.2. Tugas sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kemampuan pegawai. retret. APP masa Prapaskah. perayaan paskah. giliran. Hardiknas. dan sebagainya. pramuka. 17 Setiap guru karyawan mendapat 1. Bulan Kitab Suci.

maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam menggerakkan staf (guru dan karyawan ) melalui ada tidaknya:   Catatan hasil pembinaan / pemberian arahan kepada guru karyawan. Catatan teguran. membuat catatan kinereja SDM yang ada di 11 . 1.Baik pengawas dari Pengurus YBHK.2. Catatan pemberian penghargaan kepada guru / karyawan. Merawat sarana prasarana milik sekolah / YBHK. sesama guru.    Catatan hasil koordinasi guru dan karyawan. Sebelum ada peringatan tertulis harus ada peringatan lisan. Setiap peringatan tertulis harus ada tembusan ke Biro Personalia. Akan dibagikan format evaluasi segi tiga (penilaian Kepala Sekolah.4 Mengoptimalkan Sumber Daya Sekolah Tugas Kepala Sekolah di dalam mengoptimalkan Sumber Daya Sekolah meliputi pemanfaatan SDM dan sarana prasarana secara optimal. dan siswa / orang tua dalam bentuk disket. Catatan mengevaluasi kinerja tiap guru / karyawan. Bila seorang guru / karyawan mendapat peringatan tertulis sebanyak tiga kali dalam kurun waktu enam bulan maka. menurut peraturan yang berlaku yang bersangkutan dapat di PHK. Rekap evaluasi kinerja tiap guru dikirim ke Biro Personalia setahun dua kali (setiap bulan Pebruari dan Agustus). atau hukuman terhadap guru / karyawan. peringatan.

 Adanya program MGMP. tiap guru dan karyawan yang dianalisis. seminar.    Memanfaatkan keahlian yang dimiliki oleh setiap guru / karyawan.  Membuat system kontrol yang kreatif dan inovatif 12 .  Adanya catatan kinereja tiap unit kerja. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam mengoptimalkan Sumber Daya Sekolah melalui:  Pembagian tugas setiap guru dan karyawan sesuai kemampuan dan latar belakang pendidikan masing-masing. dan mempunyai program peningkatan mutu SDM melalui proyeksi guru karyawan tiap Tahun Ajaran Baru yang dikirimkan kepada Biro Personalia.sekolah. Memfungsikan semua sarana prasarana yang ada di sekolah. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. rapat kerja. pelatihan guru dan karyawan. Adanya kartu perbaikan / perawatan barang-barang milik Sekolah / YBHK yang diisi dengan baik dan rapi. lokakarya.

1.1 Mengelola Administrasi KMB dan BK Tugas Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Kegiatan Mengajar Belajar dan Bimbingan Konseling meliputi kelengkapan data administrasi PBM. administrasi praktikum. mengelola administrasi ketenagaan.3 Kepala Sekolah Sebagai Administrator Kepala Sekolah sebagai administrator mempunyai tugas enam hal penting yaitu mengelola administrasi KBM dan BK. administrasi BK. dan administrasi belajar siswa di Perpustakaan. mengelola administrasi kesiswaan. mengelola administrasi sarana prasarana. dan mengelola administrasi persuratan. 1. mengola administrasi keuangan.3. Kontrol: 13 .

Ada catatan kasus dan tindak lanjutnya. kelengkapan data kegiatan ekstrakurikuler. Daftar buku pegangan siswa. 1.Baik pengawas dari Pengurus YBHK.2 Mengelola Administrasi Kesiswaan Tugas Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Kesiswaan meliputi kelengkapan data administrasi kesiswaan. dan kelengkapan data hubungan sekolah dengan orang tua siswa. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi KMB dan BK melalui:              Ada bukti fisik persiapan mengajar guru Ada kelengkapan Administrasi BK. Ada program kegiatan laboratorium per Cawu / Semester. Penyediaan majalah dan Koran di perpustakaan. Adanya kumpulan LKS. 14 .3. Tata tertib perpustakaan. Ada jadwal kegiatan laboratorium. Daftar pengunjung perpustakaan. Ada tata tertib praktikum. Ada jurnal kegiatan laboratorium. Kartu peminjam perpustakaan.

maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Kesiswaan melalui:  Buku induk siswa. tertret. Dokumen penyerahan STTB.3 Mengelola Administrasi Ketenagaan 15 . Pramuka.       Tata tertib siswa.Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. KIR. Adanya pengurus lengkap BP3 ( POMG) yang aktif. rekoleksi. Ada program kegiatan BP3. buku mutasi siswa. klaper. dan sebagainya. Daftar hadir siswa. ada dan dilaksanakan dengan baik. dan legger yang diisi lengkap 5 tahun terakhir.     Adanya laporan / dokumentasi kegiatan ekstrakurikuler. dihitung % tiap bulan.3. Adanya program kegiatan ekstrakurikuler. 1. Daftar 8355 masing-masing kelas yang diisi lengkapdan benar. Adanya struktur organisasi BP3. Adanya catatan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seperti Paskibra.

tukang yang diisi lengkap dan rapi. 16 .Tugas Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Ketenagaan meliputi kelengkapan administrasi tenaga guru dan karyawan. laboran.4 Mengelola Administrasi Keuangan Tugas Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Keuangan meliputi ada tidaknya administrasi keuangan rutin. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Ketenagaan melalui ada tidaknya:         File guru yang lengkap dan rapi. satpam.3. dan sumber keuangan lainnya. pesuruh. Buku induk pegawai. Daftar urutan kepangkatan. Buku induk pegawai / guru. 1. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. kas kecil. keuangan BP3. Daftar urutan kepangkatan pegawai. Pembahagian tugas dan rincian tugas. Pembagian tugas dan rincian tugas pegawai. File TU.

Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK.5 Mengelola Administrasi Sarana / Prasarana Tugas Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi sarana / prasarana meliputi kelengkapan data administrasi gedung / ruang.    Surat pertangungjawaban pengeluaran yang ditandai dengan bukti-bukti sah. 17 . rapi. data administrasi meubeler. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Sarana / Prasarana melalui ada tidaknya:  Administrasi gedung / ruang yang lengkap dan rapi. 1. alat administrasi laboratorium. Administrasi keuangan BP3/ POM yang tiap bulan diperiksa Kepala Sekolah dan BP3. dan tiap bulan diperiksa oleh Kepala Sekolah. Keabsahan bendaharawan rutin.3. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Keuangan melalui ada tidaknya:  Administrasi keuangan rutin yang benar. rapi.  Administrasi sumber keuangan lain yang benar. data administrasi kantor. dan tiap bulan diperiksa oleh Kepala Sekolah dan atau BP3.Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK.

  Ada bukti induk barang induk barang inventaris. Keselamatan Kerja Lab: kotak P3K dan pemadam kebakaran. sumber dana.   Format perbaikan alat. surat keluar. ada bahan.3. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. dan kartu stok. surat keputusan. Administrasi meubeler diisi dengan baik kapan dibeli. laci untuk lab Kimia. dan sebagainya. Administrasi laboratorium terteta dengan rapi. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi Persuratan melalui ada tidaknya: 18 . surat edaran. rak. bukti inventaris Alat. 1.  Ada perabot penyimpanan alat / bahan seperti lemari.6 Mengelola Administrasi Persuratan Tugas Kepala Sekolah di dalam Mengelola Administrasi persuratan meliputi kelengkapan administrasi surat menyurat. dan lainlain.

4. Administrasi surat keluar tertata dengan baik dan rapi. Kontrol: 19 . 1. laboratorium. 1. dan supervisi kegiatan lainnya ( perpustakaan.4 Kepala Sekolah Sebagai Supervisor (Penyelia) Tugas Kepala Sekolah sebagai Supervisor meliputi menyusun program supervisi. Arsip surat masuk. ebta/ebtanas. Arsip surat keputusan. surat edaran yang tertata dengan baik dan rapi. Arsip surat keluar. ulangan. Administrasi surat keputusan. melaksanakan program supervisi.       Administrasi surat masuk tertata dengan rapi. dan memanfaatkan hasil supervisi. dan administrasi sekolah).1 Menyususn Program Supervisi Penyusunan program superpisi mencakup penyususnan program supervisi kelas (KBM) dan BK. Buku ekspedisi. program supervisi kegiatan ekstra kurikuler.

1.2 Melaksanakan Program Supervisi Tugas Kepala Sekolah dalam melaksanakan program superpisi meliputi melaksanakan program supervisi kelas. dll. adm TU. supevisi dadakan. dan lain-lain Jadwal kegiatan supervisi perpustakaan. adm TU. Kontrol: 20 .4. laboratorium. laboratorium. Ada format supervisi perpustakaan. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam menyususn program supervisi melalui ada tidaknya:          Program supervisi kelas (PBM) dan BK Jadwal kegiatan supervisi PMB dan BK Format supervisi PBM dan BK Program supervisi kegiatan ekstra kurikuler Jadwal kegiatan supervisi ekstra kurikuler Format supervisi kegiatan ekstra kurikuler Program supervisi perpustakaan. supervisi ekstrakurikuler. adm TU.Baik pengawas dari Pengurus YBHK. dll. laboratorium.

4.Baik pengawas dari Pengurus YBHK. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam melaksanakan program supervisi melalui ada tidaknya:       Pelaksanaan program supervisi kelas Catatan saran perbaikan Pelaksanaan supervisi dadakan Catatan saran perbaikan Pelaksanaan supervisi kegiatan ekstrakurikuler Catatan saran perbaikan 1.3 Memanfaatkan Hasil Supervisi Tugas Kepala Sekolah di dalam memanfaatkan hasil supervisi meliputi pemanfaatan hasil supervisi untuk peningkatan kinerja guru / karyawan dan pemanfaatan hasil supervisi untuk pengembangan sekolah. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam memanfaatkan hasil supervisi melalui ada tidaknya:  Bukti menganalisis supervisi dengan cermat yang dibahas dengan guru / karyawan 21 .

dan memiliki kemampuan berkomunikasi. dipercaya. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK.1 Memiliki Kepribadian yang Kuat Indikator kepribadian Kepala Sekolah yang kuat dilihat dari kejujuran. dan keberaniannya mengambil keputusan. karyawan. 1. tanggung jawab. memiliki kemampuan mengambil keputusan. dan diteladani oleh seluruh guru dan karyawan Memiliki sifat keterbukaan 22 .5 Kepala Sekolah Sebagai Lider (Pemimpin) Tugas Kepala Sekolah Sebagai pemimpin harus memiliki kepribadian yang kuat. memiliki visi dan memahami misi sekolah.5.  Catatan pemanfaatan hasil supervisi untuk guru / karyawan Catatan pemanfaatan hasil supervisi untuk pengembangan sekolah 1. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam memiliki kepribadian yang kuat melalui acuan indicator berikut:   Jujur. dan siswa dengan baik. percaya diri. memahami kondisi guru.

dan saran dari siswa. dapat mengatasi masalah dengan tepat dan cepat tanpa menunggu saran dari atasan.5. Kontrol: 23 . 1. dan Siswa dengan baik Indikator bahwa Kepala Sekolah dapat memahami kondisi guru. kritikan. karyawan. dan guru secara keseluruhan. dapat mengambil keputusan dengan tepat dan cepat Keputusannya konsisten dilaksanakan Bertanggung jawab: tidak melempar kesalahan / tanggung jawab kepada orang lain / bawahan  Berani mengambil resiko.    Berjiwa besar dan selalu optimis dalam bertugas Sabar dan dapat menguasai emosinya Dapat diteladani di dalam berbagai hal. Karyawan. dan guru melalui pertemuan. Mau mendengar atau menerima usulan.2 Memahami Kondisi Guru. karyawan. ia mempunyai program atau upaya memperbaiki Memanfaatkan upacara hari senin dan upacara lain untuk memahami kopndisi siswa. karyawan. dan siswa dengan baik adalah kesejahteraan karyawan.   Percaya diri.

dan melaksanakan program / target dengan baik. dan guru. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam memahami guru. karyawan. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam memahami misi dan visi sekolah melalui acuan indikator berikut: 24 . memahami misi yang diemban sekolah. 1. di PHK. karyawan. karyawan.5.3 Memiliki Visi dan Memahami Misi Sekolah Indikator yang digunakan untuk menilai pemahaman visi dan misi sekolah oleh Kepala Sekolah melalui pemahaman visi sekolah yang dipimpinnya. dan kritik dari siswa. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. bila melewati batas toleransi maka dihukum ringan. saran.  Terdapat dalan notulen bahwa Kepala Sekolah mau menerima usulan. DKL: siswa. atau dihukum berat. dan siswa dengan baik melalui acuan 24ndicator berikut:    Ada catatan kelebihan atau kekurangan tiap guru dan karyawan Ada catatan perkembangan dari setiap anak buahnya (guru dan karyawan) Ada batas toleransi perbuatan dan tingkah laku guru karyawan yang tidak dapat ditolerir lagi.Baik pengawas dari Pengurus YBHK. dan guru harus berbuat dan bertindak sesuai batas toleransi.

karyawan. atau pihak terkait. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. kemampuannya mengambil keputusan untuk urusan intern sekolah. dan guru. Mampu mengambil keputusan untuk ekstern sekolah dengan cepat dan tepat Ada notulen yang menunjukkan bahwa Kepala Sekolah dapat menerima usul.  Ada data tentang pencapaian target dengan baik 1.  Ada penjabaran visi dan misi sekolah dengan jelas Ada sasaran tahapan dengan jelas dan disosialisasikan kepada siswa. kemampuannya mengambil keputusan untuk ekstern sekolah. atau kritik dari siswa. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam kemampuan mengambil keputusan melalui acuan indikator berikut:     Mampu mengambil keputusan untuk intern sekolah dengan cepat dan tepat Ada musyawarah dengan siswa. atau karyawan. guru.4 Kemampuan Mengambil Keputusan Indikator yang digunakan di dalam penilaian kinerja Kepala Sekolah di dalam mengambil keputusan adalah kemampuannya mengambil keputusan bersama warga sekolah. guru. karyawan. saran. 25 .5.

dan mampu menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. OSIS. siswa dan stakeholders sekolah lainnya. guru.5 Kemampuan Berkomunikasi Indikator yang digunakan di dalam penilaian kinerja Kepala Sekolah di dalam kemampuan berkomunikasi adalah kemampuan berkomunikasi secara lisan dengan baik kepada guru karyawan. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam kemampuan berkomunikasi melalui acuan indikator berikut:     Mampu berkomunikasi secara lisan dengan baik Memahami lawan bicara Mampu menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan Mampu menggunakan media yang tersedia  Siawa. 26 . orang tua siswa dapat menerima dengan baik apa yang dikemukakan atau diusulkan oleh Kepala Sekolah.  Di dalam pertemuanpertemuan dengan BP3 atau POMG. dan karyawan dapat menerima usul dan saran yang diberikan Kepala Sekolah dengan baik.5.1. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK.

Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. dan kemampuan utuk melaksanakan pembaharuan di sekolah.1. dan mampu memilih gagasan baru yang relevan. 1. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam mencari dan menemukan gagasan baru untuk pembaharuan sekolah melalui acuan indikator berikut:      Ada gagasan baru yang tertulis untuk pembaharuan sekolah Mau memperhatikan gagasan baru dari orang lain Tertera dalam notulen rapat tentang gagasan baru dari sesama anggota rapat Mampu mengadopsi gagasan baru sesuai dengan kemampuan sekolah Mampu mensosialisasikan gagasan baru 27 .1 Kemampuan Mencari / Menemukan Gagasan Baru untuk Pembaharuan Sekolah Indikator yang digunakan di dalam penilaian kinerja Kepala Sekolah di dalam kemampuan mencari / menemukan gagasan baru adalah prosktif mencari dan menemukan gagasan baru.6 Kepala Sekolah Sebagai Inovator Tugas Kepala Sekolah saebagai innovator meliputi dua hal yaitu kemampuan untuk mencari / menemukan gagasan baru untuk pembaharuan sekolah.6.

pembaharuan pembinaan guru dan karyawan. pembaharuan di bidang ekstra kurikuler. 28 .6.  Tertera pada edaran sekolah / pengumuman tentang penerapan gagasn baru. Mampu mengimplementasikan gagasan baru dengan baik dan sinergis. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK.2 Kemampuan Melaksanakan Pembaharuan di Sekolah Indikator yang digunakan di dalam penilaian kinerja Kepala Sekolah di dalam kemampuan melaksanakan pembaharuan di sekolah melalui kemampuan melaksanakan pembaharuan di bidang KBM dan BK. Pramuka. dsb. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam melaksanakan pembaharuan di sekolah melalui acuan indikator berikut:  Memiliki gagasan pembaharuan di bidang KBM dan BK dengan sasaran yang jelas dan tertera pada program sekolah    Gagasan baru KBM dan BK dijabarkan di dalam program kerja Memiliki gagasan pembaharuan di bidang pembinaan guru dan karyawan Gagasan baru dalam pembinaan guru dan karyawan dijabarkan di dalam program kerja. 1. Paskibra. melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti KIR. pembaharuan dalam mampu berprestasi menggali sumber daya dari BP3 / POMG atau masyarakat.

1. Pramuka. Lab.7. dan UKS yang sejuk. dan TU untuk bekerja. kemampuan mengatur sarana kerja.1 Kemampuan Mengatur Lingkungan Kerja Tugas Kepala Sekolah di dalam mengatur lingkungan kerja meliputi mengatur ruang Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah. nyaman. halaman sekolah. mengatur ruang kelas. dan teratur. BK. dan kemampuan menetapkan prinsip penghargaan dan hukuman (reward and punishment) 1. Paskibra dsb)   Gagasan baru dalam ekstrakurikuler dijabarkan di dalam program kerja. OSIS. Kontrol: 29 . perpus.7 Kepala Sekolah Sebagai Motivator Tugas Kepala Sekolah Sebagai Motivator meliputi tiga hal yaitu kemampuan mengatur lingkungan kerja. Memiliki gagasan pembaharuan di bidang BP3 / POMG atau stakeholders sekolah lainnya  Gagasan baru dalam pembaharuan di bidang BP3 / POMG atau stakeholders sekolah lainnya dijabarkan di dalam program kerja. Memiliki gagasan pembaharuan di bidang ekstrakurikuler (KIT.

maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam mengatur lingkungan kerja di sekolah melalui hal-hal berikut:             Mampu mengatur ruang kantor dengan kondusif Dapat dilaksanakan dengan konsisten Melibatkan guru dan karyawan Mampu mengatur ruang kelas dengan kondusif untuk belajar / BK Dapat dilaksanakan dengan konsisten Melibatkan guru dan karyawan Mampu mengatur ruang laboratorium yang kondusif untuk praktikum Dapat dilaksanakan dengan konsisten Melibatkan guru dan karyawan Mampu mengatur halaman sekolah dengan indah dan sejuk Dapat dilaksanakan dengan konsisten Melibatkan guru dan aryawan 1. menciptakan hubungan kerja sesama 30 .7.2 Kemampuan Mengatur Suasana Kerja Tugas Kepala Sekolah di dalam mengatur suasana kerja meliputi menciptakan hubungan kerja sesama guru yang harmonis.Baik pengawas dari Pengurus YBHK.

yang harmonis antara sekolah dengan 1. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. menciptakan hubungan kerja antara guru dan karyawan yang harmonis. dan mampu menciptakan rasa aman di sekolah.3 Kemampuan Menetapkan Prinsip Penghargaan dan Hukuman (Reward and Punishment) Tugas Kepala Sekolah di dalam menetapkan prinsip reward and punishment meliputi kemampuan menerapkan penghargaan (reward). kemampuan menerapkan 31 .karyawan yang harmonis. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam mengatur suasana kerja di sekolah melalui hal-hal berikut:        Mampu menciptakan hubungan sesama guru yang harmonis Ada catatan mengatur suasana tersebut di atas Mampu menciptakan hubungan sesama karyawan yang harmonis Ada catatan mengatur suasana tersebut di atas Mampu menciptakan hubungan guru dan karyawan yang harmonis Ada catatan mengatur suasana tersebut di atas Mampu menciptakan hubungan lingkungan  Ada catatan mengatur suasana tersebut di atas.7.

dan bentunya apa?)  Motivasi internal dapat dilihat dari tumbuhnya kesadaran dan semangat guru dalam menjalankan tugas sehari-hari  Motivasi internal juga dapat dilihat dari kesadaran siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah dan usaha mencapai prestasi  Motivasi eksternal dapat dilihat melalui adanya reward terhadap siswa yang berprestasi. maupun pengawas dari Depdiknas akan menilai kinereja Kepala Sekolah di dalam menetapkan prinsip reward and punishment di sekolah melalui hal-hal berikut:  Ada bukti fisik berupa catatan yang membuktikan bahwa penghargaan pernah diberikan kepada guru / karyawan (siapa. Kontrol: Baik pengawas dari Pengurus YBHK. 32 . kapan. kapan.hukuman (punishment). dan kemampuan mengembangkan motivasi eksternal dan internal bagi warga sekolah. dan terhadap guru dan karyawan yang berprestasi. dan bentunya apa?)  Ada bukti fisik berupa catatan yang membuktikan bahwa hukuman pernah diberikan kepada guru / karyawan (siapa.

dan TQM 2. Organizing 2. motivating 1. evaluating 33 . 5) Memberi motivasi (organizing) 6) (motivating ). Sesudah sampai 7. pendekatan interpersonal. 7) Mengadakan penilaian (evaluating ).II. dan terus menerus berulang seperti itu yang dapat digambarkan sebagai berikut: 3. planning 4. termasuk manajerial tugas pokok Kepala Sekolah sebagai berikut: 1) Meramalkan (forecasting ). 2) Merencanakan ( planning ). 3) Mengorganisasikan 4) Pengadaan pegawai ( staffing ) Mengontrol ( controlling ). kembali lagi ke 1.1 Praktek Manajerial Ada 6 langkah praktek manajerial yang berlaku dalam segala jenis manajerial. staffing 5. controlling 7. Di dalam proses dan pendekatan interpersonal tugas Kepala Sekolah ini akan diuraikan tiga hal yaitu praktek manajerial. forecasting 6. Proses dan Pendekatan Interpersonal dalam Menjalankan Tugas Sebagai Kepala Sekolah.

kita tidak bisa menjinakkan dia. Dari begitu banyak pendekatan interpersonal. dan orang tua siswa membutuhkan trik-trik tertentu agar bisa bekerja sama dengan semua orang. “Ya” di sini tidak berarti secara harafiah saja tetapi.. lalu jinakkan dengan metode sesuai penjelasan:  Manusia Tipe Jerapah Ciri-cirinya: sendiri. dan lain sebagainya. puji-puji dia sampai ia senang atau terbahak-bahak. Anda golongkan dia ke salah satu tipe manusia dari 6 tipe manusia di bawah ini. Melalui pengamatan tersebut. kata-kata yang diungkapkannya. di sini kami kemukakan satu pendekatan trik untuk “menjinakkan” siapa saja yang berkomunikasi dengan kita.2. Sebelum kita mengenali teman kita berkomunikasi. nada suara.“ya” kan teman berkomunikasi itu terlebih dahulu sebelum mengajukan (tapi) apa yang anda mau darinya.2 Pendekatan Interpersonal Pendekatan interpersonal terhadap semua orang yang ditemui Kepala Sekolah dalam tugas. mau menang sendiri. merasa pintar 34 . kenali teman Anda berkomunikasi melalui caranya berbicara. mendikte. baru Anda Menggurui. Cara Menjinakkan: Ya. Oleh sebab itu. Anda harus meng. tapi…… Ya maksudnya. ………. Setelah senang atau terbahak-bahak. khususnya guru karyawan.

menggurui maka kita harus kembali lagi ke “ya”. atau apa saja yang dikerjakannya ia sibuk 35 . Ketika ia kelihatan kapok. Apa yang dikemukakannya pasti salah karena pada dasarnya ia hanya merasa tahu segalanya pada hal tidak tahu. Tiada hari tanpa sibuk.  Manusia Tipe Kuda Nil Ciri-cirinya: Sibuk Tak Menentu (STM). mengomentari Apa saja yang kita bicarakan. tetapi sebenarnya dia tidak tahu.  Manusia Tipe Kera Ciri-cirinya: Merasa tahu segala-galanya. menertawakan. Manusia tipe ini sibuk terus menerus. Anda sampaikan apa yang diinginkan darinya dengan sedikit memaksa. Di dalam memandang gambar di dinding. seperti mengangkat barang. kalau bisa kerahkan orang untuk mendengarkan apa yang ia katakan. dan menolak pendapatnya sehingga ia kapok. menunjukkan bahwa ia lebih tahu dan lebih pintar dari kita. ia pasti menanggapi. Cara Menjinakkan: Ajak orang lain mendengarkan pendapatnya. Berbicara dengan orang tipe ini sama sekali tidak enak karena ia akan menyela percakapan terus-menerus. Jadi orang yang memperhatikannya itu akan menyindir.mengajukan apa yang Anda mau secara hati-hati dan pelan-pelan. Kalau ia kambuh lagi menjadi mendikte. dan seterusnya.

Ia cenderung menjawab “ya” saja. pada hal ia tidak menangkap apa yang ia “ya” kan. Artinya. Pada hal. ia harus menyelesaikan tugasnya.  Manusia Tipe Zebra Ciri-cirinya: Suka menunda pekerjaan.dikerjar-kejar. kita terlebih dahulu harus mencari tahu apa yang dipikirkannya. Ia hanya sibuk begitu saja. Habis ia sangat sibuk dengan segala sesuatu. Beberapa hari sebelum date line harus diingatkan lagi bahwa waktu sudah dekat. buru-buru. Tipe ini suka 36 . Cara Menjinakkan: Masuk dari jendela (pemikiran)nya. Oleh sebab itu. muka belakang dengan sibuk. Bisa dimulai dengan bertanya atau meneguhkan apa yang ia kerjakan/pikirkan. Orang semacam ini sering tidak menyimak apa yang dikatakan orang lain kepadanya. penyeberangan jalan (Zebra Cross) diberi gambar kulit zebra supaya orang mau menyebrang tunda dulu dengan melihat ada kendaraan mau lewat apa tidak. Cara menjinakkan: Beri batasan waktu dengan tegas segala sesuatu yang dipercayakan kepadanya. Dudu sendirian aja dia menyibukkan diri dengan menggoyang-goyangkan kakinya sibuk atau. tidak ada target atau janji yang sudah akan sampai date lainnya. enunda pekerjaan dengan bermacam alasan. keluar dari jendela kita. sebelum kita meminta apa yang kita mau. melihat kiri-kanan. sesungguhnya tidak ada yang buru-buru mau diselesaikan.

Jangan sekali-kali menyinggung perasaannya meski pun ia salah sebab. dan bisa berbahaya atas luapan dendamnya. Kalau berbicara dengannya ia tidak menatap wajah kita. ia akan memanahkan bulunya yang runcing kepada siapa saja yang dia tidak sukai/dendam. Ia cenderung menutupi wajah atau berkelip di belakang orang lain Orangnya sangat peka dan mudah supaya tidak diamati wajahnya. Ia bukan tipe yang perlu dimarahi. Artinya.: Berikan peneguhan terhadap apa saja yang ia kerjakan. Ciri-cirinya: Pemalu. sedangkan ia diam saja mendengarkan (bicara sartu arah). kalau Anda menyinggung perasaannya maka sepuluh tahun ke depan pun ia masih ingat dan sakit hati. Disindir sedikit saja. Ia suka memendam apa yang dia pikirkan. ia sudah tidak bisa tidur. Beri ia kesempatan mengungkapkan pendapat atau perasaannya dengan meminta 37 . ia diam saja.  Manusia Tipe Landak Ciri-cirinya: Pendiam. membanting pintu lalu kabur. Anda jangan berbicara terus kepadanya. Ia seorang pendendam. tersinggung. Tetapi kalau sakit hatinya sudah memuncak ia akan marah. Seperti landak. Kalau kita mengomentari dirinya atau menyalahkannya. Cara Menjinakkan: Ajak berkomunikasi dua arah. Katakana bahwa ia benar. Cara Menjinakka. Manusia Tipe Fox ( putri malu ).

bukan didasari dengan argumentasi spekulasi (speculation Argumentation). Dengan demikian kita tahu apa yang ia mau. Meski pun semua harus dimanje (TQM). 38 . Total Quality Management ( Manajemen Mutu Terpadu) adalah suatu manajemen yang menekankan perbaikan jangka panjang berkelanjutan. melainkan menghindari terjadinya kesalahan. Sekolah-sekolah sudah banyak memproyeksikan dana pemasarannya untuk meraih pangsa pasar yang lebih baik dan atau merekrut calon siswa yang lebih banyak.3 Total Quality Management Seperti kita ketahui bersama. Segala kebijakan dibuat berdasarkan fakta yang didasari studi kelayakan. TQM menggunakan terobosan dengan innovasi kecil-kecil. dan pemberian contoh oleh pimpinan. dan berfokus kepada kepuasan pelanggan. 2. menggunakan orang sebagai usaha utama.pendapatnya atau menyuruh menjelaskan apa maunya. dendamnya juga tersalur dengan mengungkapkan apa yang ia rasakan / pikirkan. apa lagi mencari-cari kesalahan. satu hal yang sangat penting Perusahaan- diperhatikan sebagai Kepala Sekolah saat ini adalah pemasaran. TQM tidak mengadakan inspeksi untuk mencari kesalahan. Selain itu. perusahaan tidak jarang menghabiskan 20 – 30 % dana dari anggaran rencananya per tahun untuk pemasaran.

39 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful