Budidaya Tanaman Anggrek

ASPEK LINGKUNGAN
Secara alami anggrek (Famili Orchidaceae) hidup epifit pada pohon dan ranting-ranting tanaman lain, namun dalam pertumbuhannya anggrek dapat ditumbuhkan dalam pot yang diisi media tertentu.

KLASIFIKASI BOTANI TANAMAN ANGGREK
Kingdom Divisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Plantae : Magnoliophyta : Liliopsida : Asparagales : Orchidaceae : Orchid : Dendrobium sp., Cattleya sp., Oncidium sp. dan Cymbidium sp, dll

Pada umumnya anggrek-anggrek yang dibudidayakan memerlukan : • • • • temperatur 28 + 2° C dengan temperatur minimum 15° C. Anggrek tanah pada umumnya lebih tahan panas dari pada anggrek pot. Tetapi temperatur yang tinggi dapat menyebabkan dehidrasi yang dapat menghambat Kelembaban nisbi (RH) yang diperlukan untuk anggrek berkisar antara 60–85%.

pertumbuhan tanaman.

Berdasarkan pola pertumbuhannya, tanaman anggrek dibedakan menjadi 2 tipe yaitu : 1) Simpodial. Ciri-cirinya : ✔ ✔ ✔ ✔ Tidak memiliki batang utama Bunga ke luar dari ujung batang dan Berbunga kembali dari anak tanaman yang tumbuh. Kecuali pada anggrek jenis Dendrobium sp. yang dapat mengeluarkan tangkai

bunga baru di sisi-sisi batangnya. Contoh dari anggrek tipe simpodial antara lain : Dendrobium sp., Cattleya sp., Oncidium sp. dan Cymbidium sp. Anggrek tipe simpodial pada umumnya bersifat epifit.

memerlukan cahaya +40%.. Phalaenopsis sp. Dendrobium sp. misalnya Cattleya sp. • hasil yang diharapkan.. Phalaenopsis sp. Vanda sp. bentuk. + 30 %. agar memberikan dipilih yang masih segar atau setelah membuka penuh. Contoh anggrek tipe monopodial antara lain : Vanda sp.. dan Oncidium sp. 2) Anggrek terestrial. . Ciri-cirinya : ✔ ✔ ✔ Dicirikan oleh titik tumbuh yang terdapat di ujung batang Pertumbuhannnya lurus ke atas pada satu batang. Berdasarkan habitatnya tanaman anggrek dibedakan menjadi 4 kelompok yaitu : 1) Anggrek epifit. Renanthera sp. mahkota bunga kompak dan bertekstur tebal sehingga dapat tahan lama sebagai bunga potong. 3) Anggrek litofit.. jumlah kuntum banyak dan tidak ada kuntum bunga yang gugur dini akibat kelainan genetis serta produksi bunga tinggi. dengan suhu siang berkisar antara 19 – 380C. yaitu anggrek yang tumbuh menumpang pada pohon lain tanpa merugikan tanaman inangnya dan membutuhkan naungan dari cahaya matahari. misalnya sifat dominasi yang akan terlihat atau muncul pada turunannya seperti : warna.2) Monopodial. 50–60%. Bunganya ke luar dari sisi batang di antara dua ketiak daun. serta membutuhkan sedikit cahaya matahari. misalnya Dendrobium phalaenopsis. yaitu anggrek yang tumbuh di tanah dan membutuhkan cahaya matahari langsung. 4) Anggrek saprofit. yaitu anggrek yang tumbuh pada media yang mengandung humus atau daun-daun kering. Sedangkan untuk anggrek jenis Vanda sp. PERSILANGAN Persilangan ditujukan untuk mendapatkan varietas baru dengan warna dan bentuk yang menarik. misalnya Aranthera sp. 60 – 75 %. dan Aranthera sp. Renanthera sp.. antara lain : • Persilangan sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah penyiraman. yang berdaun lebar memerlukan sedikit naungan. dan malam hari 18–210C. • gugur. Kuntum bunga Sebagai induk betina dipilih yang mempunyai bunga yang kuat. yaitu anggrek yang tumbuh pada batu-batuan. dan lain-lain. Tanaman anggrek terestrial membutuhkan cahaya matahari 70 – 100 %. sebaiknya dan seharusnya pedoman persilangan perlu dikuasai.. Oleh karena itu untuk mendapatkan hasil yang diharapkan. Arachnis sp. dan Arachnis sp. misalnya Goodyera sp. tidak cepat layu atau Mengetahui sifat-sifat kedua induk tanaman yang akan disilangkan. dan tahan terhadap cahaya matahari penuh.

Buah yang masak akan merekah dengan dicirikan adanya perubahan warna buah dari bersih. Pegang kertas putih sebagai wadah di bawah bunga Polinia kemudian dimasukkan ke dalam stigma (kepala putik). maka bakal buah tersebut akan Buah anggrek ada yang masak setelah tiga bulan sampai enam bulan atau lebih. dimana akan terlihat di dalamnya Ujung lidi/tusuk gigi dibasahi dengan cairan yang ada di dalam lubang putih atau dengan Polinia diambil dengan hati-hati. Oncidium sp. dengan mengisi formulir pendaftaran anggrek hibrida dengan beberapa persyaratan lainnya. • • terus berkembang menjadi buah. Langkah-langkah yang dilakukan dalam melakukan penyerbukan (polinasi) adalah sebagai berikut : • Sediakan sehelai kertas putih dan sebatang lidi kecil atau tusuk gigi atau sejenisnya yang Cap polinia yang terdapat pada ujung column dibuka. • sedikit air. dan Cymbidium sp... Apabila penyerbukan berhasil. Biji yang baik yaitu yang bulat penuh berisi. Setiap mendapatkan varietas baru yang baik. • • hijau menjadi hijau kekuning-kuningan. berwarna kuning atau kecoklat-coklatan PERBANYAKAN TANAMAN ANGGREK Perbanyakan tanaman anggrek pada umumnya dilakukan melalui dua cara yaitu.. • polinia yang berwarna kuning. Beri label yang diikatkan pada tangkai kuntum (pedicel) bunga yang berisi catatan Beberapa hari kemudian bunga yang telah diserbuki akan layu. Cattleya sp. . sebaiknya didaftarkan pada “Royal Horticultural Society” di London. Perbanyakan tanaman yang dilakukan secara konvensional adalah sebagai berikut : • Perbanyakan vegetatif • Melalui pemecahan/pemisahan rumpun. Dalam memilih biji anggrek yang akan disemaikan dalam botol perlu diperhatikan sebagai berikut : • • Biji yang berwarna keputih-putihan dan kosong adalah biji yang kurang baik. seperti Dendrobium sp. • • tentang tanggal penyerbukan dan nama bunga yang diambil polinianya.• • Bunga tidak terserang OPT terutama pada polen dan stigma.. • untuk menghindari bila polinia jatuh pada waktu diambil. konvensional dan dengan metoda kultur in vitro. dan bila tidak ada OPT.

serutan kayu. . yang selanjutnya ditanam ke media yang sama seperti pakis. Dengan metode ini dapat diharapkan perbanyakan tanaman dapat dilakukan secara cepat dan berjumlah banyak. Untuk menghasilkan bunga dalam jumlah banyak dan seragam diperlukan tanaman dalam jumlah banyak pula. karena jumlah anakan yang diperoleh dengan cara-cara ini sangat terbatas. daun. Secara generatif. • Perbanyakan generatif yaitu dengan biji. Dengan cara ini untuk mendapatkan tanaman yang sama dengan induknya sangatlah sulit. Secara vegetatif yaitu menumbuhkan jaringan-jaringan vegetatif atau kultur jaringan seperti akar. batang. Oleh karena itu peningkatan produksi bunga pada tanaman anggrek hanya dapat dicapai dengan usaha perbanyakan tanaman yang efisien. daun. Namun dengan cara ini akan diperoleh varietas baru. embrio dan biji) pada media buatan berupa cairan atau padat secara aseptik (bebas mikroorganisme). benih tanaman diperoleh melalui biji hasil persilangan yang secara genetis bijibiji tersebut bersifat heterozigot. disertai campuran pecahan genting atau batu bata. serta sama dengan induknya. Biji anggrek sangat kecil dan tidak mempunyai endosperm (cadangan makanan).• • Pemotongan anak tanaman yang ke luar dari batang seperti Dendrobium sp. Kultur in vitro pertama kali dicoba oleh Haberlandt pada tahun 1902. mata tunas) dan jaringan-jaringan generatif (seperti : ovule.. batang atau mata tunas pada media buatan berupa cairan atau padat secara aseptik. Pemotongan anak tanaman yang ke luar dari akar dan tangkai bunga seperti Phalaenopsis sp. sehingga perkecambahan di alam sangat sulit tanpa bantuan jamur yang bersimbiosis dengan biji tersebut. karena adanya sifat tanaman yang disebut totipotensi yang dicetuskan oleh kedua orang sarjana Jerman Schwann dan Schleiden pada tahun 1830. Sehingga benih-benih yang dihasilkan mempunyai sifat tidak mantap dan beragam. Metode kultur in vitro yaitu menumbuhkan jaringan-jaringan vegetatif (seperti : akar. arang. Perbanyakan secara vegetatif ini akan menghasilkan anak tanaman yang mempunyai sifat genetik sama dengan induknya. Pada saat ini metode kultur in vitro merupakan salah satu cara yang mulai banyak digunakan dalam perbanyakan klon atau vegetatif tanaman anggrek. Namun perbanyakan konvensional secara vegetatif ini tidak praktis dan tidak menguntungkan untuk tanaman bunga potong.. karena persilangan anggrek telah berkembang demikian luasnya. mos serabut kelapa.

PENANAMAN DAN PEMELIHARAAN 1. • Medium lama sudah hancur. karenamempunyai kemampuan drainase dan aerasi yang baik bila dibandingkan dengan pecahan genting. sebaiknya dipilih serabut kelapa yang sudah tua. tetapi sukar mengikat air dan miskin zat hara. Manfaat Penggunaan media baru (repotting) dilakukan antara lain sebagai berikut : • tanaman anggrek membutuhkan media dengan (pH) yang baik berkisar antara Bila ditanam dalam pot (wadah) sudah terlalu padat atau banyak tunas. pakis. Namun arang cukup baik untuk media anggrek. dan drainase yang baik. tetapi daya menyimpan airnya sangat baik dan mengandung unsurunsur hara yang diperlukan serta mudah didapat dan murah harganya. Persiapan Media Tumbuh ► 5–6 ► ► Media tumbuh yang sering digunakan di Indonesia antara lain : moss. serabut kelapa. sehingga dapat menjadi sumber penyakit. Pecahan batu bata banyak dipakai sebagai media dasar pot anggrek. . ► Serabut kelapa mudah melapuk dan mudah busuk. sehingga menyebabkan medium bersifat asam. 2. ► ► Media moss mempunyai daya mengikat air yang baik. Dalam menggunakan serabut kelapa sebagai media tumbuh. potongan kayu. tidak mudah ditumbuhi cendawan dan pertumbuhan anggrek Aranthera James Storie. serta mempunyai Pakis sesuai untuk media anggrek karena memiliki daya mengikat air. bisa menjadi sumber penyakit. melapuk secara perlahan-lahan. Persiapan Lahan Tanaman anggrek dapat ditanam di sekitar rumah atau pekarangan atau di kebun yaitu di bawah pohon atau dengan naungan yang diberi paranet atau sejenisnya dengan pengaturan intensitas cahaya tertentu atau di lahan terbuka. serta mengandung unsur-unsur hara yang dibutuhkan anggrek untuk pertumbuhannya. serutan kayu. bakteri. arang dan kulit pinus. aerasi aerasi dan drainase yang baik pula. ► ► Media serutan kayu jati merupakan media tumbuh yang baik untuk Pecahan arang kayu tidak lekas lapuk.

perbandingan pemberian pupuk NPK adalah 10:30:30. Frekuensi dan banyaknya air siraman yang diberikan pada tanaman anggrek bergantung pada jenis dan besar kecil ukuran tanaman. Arachnis sp. Pemupukan pada sore hari menunjukkan respon pertumbuhan yang baik pada anggrek Dendrobium sp. . yaitu anggrek tipe monopodial yang tumbuh di bawah cahaya matahari langsung. medium.3. membutuhkan lebih banyak air dibandingkan dengan yang sudah berbunga. terutama pada musim kemarau. Pemupukan Pada fase pertumbuhan vegetatif bagi tanaman yang masih kecil perbandingan pemberian pupuk NPK adalah 30:10:10. 4.. pada fase pertumbuhan vegetatif bagi tanaman yang berukuran sedang perbandingan pemberian pupuk NPK adalah 10:10:10. Jika dilakukan pemupukan ke dalam pot maka hanya pupuk yang larut dalam air dan kontak langsung dengan ujung akar yang akan diambil oleh tanaman anggrek dan sisanya akan tetap berada dalam pot. Sebagai contoh adalah tanaman anggrek Vanda sp.. Sedangkan pada fase pertumbuhan generatif yaitu untuk merangsang pembungaan.. PANEN DAN PASCA PANEN Faktor yang mempengaruhi mutu pasca panen anggrek bunga potong adalah : tingkat ketuaan bunga suhu pasokan air dan makanan etilen kerusakan mekanis dan penyakit Sedangkan yang mempengaruhi mutu pasca panen anggrek pot antara lain : kultivar. sehingga membutuhkan penyiraman lebih dari dua kali sehari. Penyiraman Tanaman anggrek yang sedang aktif tumbuh. serta keadaan lingkungan pertanaman. stadia pertumbuhan. dan Renanthera sp. cahaya.

pemupukan. . temperatur dan lama pengangkutan.