KELAS: 1-B NO.

: 25

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL

Oleh:
Nama: Niko Andriono NPM: 9188203002212 Pendidikan Bahasa Inggris

STKIP PGRI TULUNGAGUNG 2009 / 2010

Kausa Formalis 3. bukan terbentuk secara mendadak dan serta bukan hanya diciptakan oleh seseorang sebagaimana yang terjadi pada ideologi-ideologi lain di dunia. Dengan demikian kita mendapatkan suatu kesatuan pemahaman bahwa Pancasila sebelum disahkan oleh PPKI sebagai Dasar Filsafat Negara Indonesia secara yuridis. Berarti bahwa asal mula nilai-nilai Pancasila yang terdapat dalam adat-istiadat.2 BAB I PENDAHULUAN A. Setelah keerdekaan Indonesia sebelum sidang resmi PPKI Pancasila sebagai calon dasar filsafat negara dibahas serta disempurnakan kembali dan akhirnya pada tanggal 18 Agustus 1945 disyahkan oleh PPKI sebagai dasar filsafat negara Republik Indonesia.Kausa Efficient 4. Sehingga dengan demikian asal mula tidak langsung Pancasila adalah terdapat pada kepribadian serta dalam pandangan hidup sehari-hari bangsa Indonesia. Latar Belakang Pancasila sebagai dasar filsafat serta ideologi bangsa dan negara Indonesia. kemudian dibahas lagi dalam sidang BPUPKI kedua. kebudayaan dan nilai-nilai tersebut dirumuskan secara musyawarah mufakat berdasarkan moral yang luhur. dalam kenyataannya unsur-unsur Pancasila telah ada pada bangsa Indonesia telah melekat pada bangsa Indonesia dalam . Secara kausalitas Pancasila sebelum disyahkan menjadi dasar filsafat negara nilainilainya telah ada dan berasal dari bangsa Indonesia sendiri yang berupa nilai-nilai adatistidat. sidang Panitia Sembilan yang kemudian menghasilkan Piagam Jakarta yang memuat Pancasila yang pertama kali.Kausa Finalis Sedangkan asal mula Pancasila secara tidak langsung adalah asal mula sebelum proklamasi kemerdekaan. Berdasarkan tijauan Pancasila secara kausalitas tersebut di atas maka memberikan pemahaman perspektif pada kita bahwa proses terbentuknya Pancasila melalui suatu proses yang cukup panjang dalam sejarah kebangsaan Indonesia. namun terbentuknya Pancasila melalui proses yang cukup panjang dalam sejarah bangsa Indonesia. dalam kebudayaan serta dalam nilai-nilai agama bangsa Indonesia. Kausa Materialis 2. Asal mula langsung Pancasila secara ilmiah filsafat dibedakan atas empat macam yaitu: 1. antara lain dalam sidang-sidang BPUPKI pertama.

Panitia ‘Sembilan’. Oleh karena itu Pancasila yang terwujud dalam tiga asas tersebut atau ‘Tri Prakara’ yaitu Pancasila asas kebudayaan. sehingga ketiga hal tersebut pada hakikatnya merupakan unsur-unsur yang membentuk Pancasila. serta Pancasila sebagai asas kenegaraan dalam kenyataannya tidak dapat dipertentangkan karena ketiganya terjalin dalam suatu proses kausalitas. Setelah bangsa Indonesia merdeka rumusan Pancasila calon dasar negara tersebut kemudian disahkan oleh PPKI sebagai Dasar Filsafat Negara Indonesia dan terwujudlah Pancasila sebagai asas kenegaraan (Pancasila asas kenegaraan). Nilai-nilai tersebut yang kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara diolah dibahas yang kemudian disahkan oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945.dibahas dan dirumuskan secara saksama oleh para pendiri negara dalam sidang-sidang BPUPKI. Berdasarkan pengertian tersebut maka pada hakikatnya bangsa Indonesia berPancasila dalam tiga asas atau ‘Tri Prakara’ yang rinciannya adalah sebagai berikut: Pertama : Bahwa unsur-unsur Pancasila sebelum disahkan menjadi dasar filsafat negara secara yuridis sudah dimiliki oleh bangsa Indonesia sebagai asas-asas dalam adatistiadat dan kebudayaan dalam arti luas (Pancasila Asas kebudayaan). nilai-nilai kebudayaan serta nilai-nilai religius. Pancasila asas religius. . Kedua : Demikian juga unsur-unsur Pancasila telah terdapat pada bangsa Indonesia sebagai asas-asas dalam agama-agama (nilai-nilai religius) (Pancasila Asas Religius). Ketiga : Unsur-unsur tadi kemudian diolah.3 kehidupan sehari-hari berupa adat-istiadat.

4 B. Bagaimana Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Paham Ideologi Besar lainnya di Dunia? . Perumusan Masalah 1. Apa sajakah Kedudukan dan Fungsi Pancasila dalam Negara Indonesia? 2.

manusia tidaklah mungkin memenuhi segala kebutuhannya sendiri. Dari pengertian itulah proses perumusan pandangan hidup masyarakat dituangkan dan dikembangkan menjadi pandangan hidup bangsa yang selanjutnya dikembangkan menjadi pandangan hidup negara. walaupun hakikatnya dan sumbernya sama. Dalam pengertian ini pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur pemerintahan negara atau dengan kata lain Pancasila merupakan suatu dasar untuk mengatur . Setiap kedudukan dan fungsi Pancasila pada hakikatnya memiliki makna serta dimensi masing-masing yang konsekuensinya aktualisasinyapun juga memiliki aspek yang berbeda-beda. ideologi negara atau (Staatsidee). oleh karena itu untuk mengembangkan potensi kemanusiaannya. Pancasila sebagai Pandangan Hidup Bangsa Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.seperti cita-cita yang hendak dicapainya dalam hidup manusia. Pandangan hidup yang terdiri atas kesatuan rangkaian nilai-nilai luhur tersebut adalah suatu wawasan yang menyeluruh terhadap kehidupan itu sendiri. ia senantiasa memerlukan orang lain. dalam perjuangan untuk mencapai kehidupan yang lebih sempurna. Kedudukan dan Fungsi Pancasila Pancasila sebagai objek pembahasan ilmiah memiliki ruang lingkup yang sangat luas terutama berkaitan dengan kedudukan dan fungsi Pancasila. Dari berbagai macam kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai titik sentral pembahasan adalah kedudukan dan fungsi pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia. Nilai-nilai luhur adalah merupakan suatu tolok ukur kebaikan yang berkenaan dengan hal-hal yang bersifat mendasar dan abadi dalam hidup manusia. senantiasa memerlukan nilai-nilai luhur ang dijunjungnya sebagai suatu pandangan hidup. Sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.5 BAB III PEMBAHASAN 1. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia Pancasila dalam kedudukan ini sering disebut sebagai Dasar Filsafat atau Dasar Falsafah Negara (Philosofische Gronslag) dari negara. Beberapa Kedudukan dan Fungsi Pancasila adalah sebagai berikut: a. b. Pandangan hidup berungsi sebagai kerangka acuan baik untuk menata kehidupan diri pribadi maupun dalam interaksi antar manusia dalam masyarakat serta alam sekitarnya.

Konsekuensinya seluruh pelaksanaan dan penyelenggaraan negara terutama segala peraturan perundang-undangan termasuk proses reformasi dalam segala bidang dewasa ini. Bidang kebudayaan d. Bidang sosial c. Bidang politik (termasuk di dalamnya bidang pertahanan dan keamanan) b. Oleh karena itu mewujudkan suatu asas kerokhanian. yang menyeluruh dan sistematis.6 penyelanggaraan negara. sehingga bangsa ini merupakan kausa materialis (asal bahan) Pancasila. kepercayaan-kepercayaan. namun Pancasila diangkat dari nilai-nilai dan adat-istiadat. c. dijabarkan dan diderivasikan dari nilai-nilai Pancasila. nilai-nilai kebudayaan serta nilai religius yang terdapat dalam pandangan hidup masyarakat Indonesia sebelum membentuk negara. pandangan dunia. dengan lain perkataan unsur-unsur yang merupakan materi (bahan) Pancasila tidak lain diangkat dari pandangan hidup masyarakat Indonesia sendiri. yang menyangkut: a. b. pandangan hidup. . Mempunyai derajad yang tertinggi sebagai nilai hidup kebangsaan dan kenegaraan. ide-ide. Pengertian “Ideologi” secara umum dapat dikatakan sebagai kumpulan gagasangagasan. pedoman hidup. sehingga Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa dan negara Indonesia. pegangan hidup yang dipelihara. Unsur-unsur Pancasila tersebut kemudian diangkat dan dirumuskan oleh para pendiri negara. Pancasila sebagai ideologi Bangsa dan Negara Indonesia Sebagai suatu ideologi bangsa dan negara Indonesia maka Pancasila pada hakikatnya bukan hanya merupakan suatu hasil perenungan atau pemikiran seseorang atau kelompok orang sebagaimana ideologi-ideologi lain di dunia. keyakinan-keyakinan. Bidang keagamaan Maka ideologi Negara dalam arti cita-cita Negara atau cita-cita yang menjadi basis bagi suatu teori atau sistem kenegaraan untuk seluruh rakyat dan bangsa yang bersangkutan pada hakikatnya merupakan asas kerohanian yang antara lain memiliki ciri sebagai berikut: a.

diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban. dilestarikan kepada generasi berikutnya. Jadi ciri khas ideologi tertutup adalah bahwa betapapun besarnya perbedaan antara tuntutan ideologi yang memungkinkan hidup dalam masyarakat itu. Ideologi sebagai suatu sistem pemikiran (system of thought). melainkan intinya terdiri dari tuntutan-tuntutan konkret dan operasional yang keras.7 dikembangkan. Tanda pengenalan lain mengenai ideologi tertutup adalah bahwa isinya bukan hanya berupa nilai-nilai dan cita-cita tertentu. Sedangkan ideologi tertutup itu merupakan suatu sistem pemikiran tertutup. akan selalu ada tuntutan mutlak bahwa orang harus taat kepada ideologi tersebut. . yang diajukan dengan mutlak. maka idelogi terbuka itu merupakan suatu sistem pemikiran terbuka. diamalkan.

golongan. Dan Pancasila berasal dari nilai-nilai pandangan hidup bangsa telah diyakini kebenarannya kemudian diangkat oleh bangsa Indonesia sebagai dasar filsafat negara dan kemudian menjadi ideologi bangsa dan negara. Demikian juga terjadi pada ideologi bangsa datang dari luar dan dipaksakan keberlakuannya pada bangsa tersebut sehingga tidak mencerminkan kepribadian dan karakteristik bangsa dan tersebut. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berkembang melalui suatu proses yang sangat panjang. namun dalam hidup bersama juga harus mengakui atas kebebasan orang lain secara bersama sehingga dengan demikian harus mengakui hak dan kebebasan orang lain secara bersama sehingga dengan demikian harus mengakui hak-hak masyarakat. satu wilayah dan tidak terbagi-bagi misalnya seperti negara serikat. Oleh karena itu negara persatuan adalah merupakan satu negara. yang terdiri atas beribu-ribu pulau yang sekaligus juga memiliki sifat dan karakter yang berbeda-beda pula. Wilayah.8 2. yaitu rakyat yang terdiri atas berbagai macam etnis suku bangsa. Perbandingan Ideologi Pancasila dengan Paham Ideologi Besar lainnya di Dunia Suatu ideologi pada suatu bangsa pada hakikatnya memiliki ciri khas serta karakteristik masing-masing sesuai dengan sifat dan ciri khas bangsa itu sendiri. kebudayaan. Hakikat negara persatuan dalam pengertian ini adalah negara yang merupakan suatu kesatuan dari unsur-unsur yang membentuknya. Oleh karena itu dalam ideologi Pancasila mengakui atas kebebasan dan kemerdekaan individu. Bangsa dan negara Indonesia adalah terdiri atas berbagai macam unsur yang membentuknya yaitu suku bangsa. kebudayaan. satu bahasa serta satu bangsa yaitu Indonesia. kepulauan. golongan serta agama yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan. Ideologi Pancasila mendasarkan pada hakikat sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Oleh karena itu negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan Pancasila sebagai suatu negara persatuan Republik yang Berkedaulatan Rakyat. satu Pemerintahan. satu tertib hukum nasional. . serta agama. satu rakyat.

sehingga ketiga hal tersebut pada hakikatnya merupakan unsur-unsur yang membentuk Pancasila. serta Pancasila sebagai asas kenegaraan dalam kenyataannya tidak dapat dipertentangkan karena ketiganya terjalin dalam suatu proses kausalitas. namun terbentuknya Pancasila melalui proses yang cukup panjang dalam sejarah bangsa Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berkembang melalui suatu proses yang sangat panjang. . Oleh karena itu Pancasila yang terwujud dalam tiga asas tersebut atau ‘Tri Prakara’ yaitu Pancasila asas kebudayaan.9 BAB III KESIMPULAN Pancasila sebagai dasar filsafat serta ideologi bangsa dan negara Indonesia. bukan terbentuk secara mendadak dan serta bukan hanya diciptakan oleh seseorang sebagaimana yang terjadi pada ideologi-ideologi lain di dunia. Pancasila asas religius. Suatu ideologi pada suatu bangsa pada hakikatnya memiliki ciri khas serta karakteristik masing-masing sesuai dengan sifat dan ciri khas bangsa itu sendiri. Demikian juga terjadi pada ideologi bangsa datang dari luar dan dipaksakan keberlakuannya pada bangsa tersebut sehingga tidak mencerminkan kepribadian dan karakteristik bangsa dan tersebut. Dan Pancasila berasal dari nilai-nilai pandangan hidup bangsa telah diyakini kebenarannya kemudian diangkat oleh bangsa Indonesia sebagai dasar filsafat negara dan kemudian menjadi ideologi bangsa dan negara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful