P. 1
20090610115226 Kelas6 Sd Sains Ipa Sularmi

20090610115226 Kelas6 Sd Sains Ipa Sularmi

|Views: 42,081|Likes:
Published by antward

More info:

Published by: antward on Sep 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/29/2015

pdf

text

original

1.Daun dan Buah

2.Getah

3.Kayu

Apakah air sungai di sekitar rumahmu telah
tercemar? Air sungai yang tercemar biasanya
berwarna agak kehitaman. Selain itu, baunya
tidak sedap. Salah satu penyebab terjadinya
pencemaran sungai adalah pembuangan limbah
pabrik.

Pembuangan limbah pabrik ke sungai akan
menyebabkan pencemaran sungai. Limbah
pabrik tersebut mengandung bahan-bahan kimia
yang beracun. Tentu saja hal itu sangat
membahayakan makhluk hidup di sungai.
Pembuangan limbah dapat memusnahkan ikan-
ikan dan tumbuhan yang hidup di sungai. Hal ini

dapat merusak keseimbangan ekosistem sungai.
Berbagai produk yang digunakan di rumah juga banyak yang
mengandung bahan kimia. Misalnya, penggunaan detergen untuk mencuci.
Oleh karena itu, air bekas cucian tidak boleh dibuang sembarangan.
Limbah rumah tangga ini dapat menyebabkan pencemaran tanah. Hal
tersebut sangat membahayakan hewan-hewan kecil yang hidup di dalam
tanah. Misalnya, cacing tanah. Jika cacing tanah mati, tanah menjadi tidak
subur dan menjadi tandus.

Tumbuhan merupakan sumber daya alam yang dimanfaatkan manusia
untuk memenuhi kebutuhannya. Semua bagian tumbuhan dapat
dimanfaatkan manusia. Kegunaan beberapa bagian tumbuhan akan
dijelaskan sebagai berikut.

Daun dan buah dimanfaatkan manusia sebagai bahan makanan.
Daun banyak digunakan sebagai sayur. Sementara buah dapat langsung
dimakan. Buah kapas digunakan sebagai bahan tekstil. Daun dan buah
juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik. Misalnya, daun
seledri, tomat, pepaya, dan alpukat.

Getah dari tumbuhan juga ada yang dimanfaatkan manusia, misalnya
karet dan damar. Getah karet digunakan untuk membuat ban motor,
sandal, dan peralatan lainnya.

Kayu adalah bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan oleh
manusia. Manusia memanfaatkan kayu sebagai bahan bangunan dan
perabot rumah tangga. Jenis kayu yang banyak dimanfaatkan manusia
adalah kayu jati, cendana, dan mahoni. Kayu jati sangat mahal harganya.

47

Bab 3 Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan

Gambar 3.9 Terumbu karang

Untuk memperoleh banyak keuntungan, manusia menebang kayu jati
secara liar. Padahal untuk menanam kayu pohon jati dibutuhkan waktu
yang cukup lama. Kayu cendana memiliki bau yang harum dan khas. Kayu
cendana biasanya digunakan untuk membuat barang-barang kerajinan
seperti patung. Kayu cendana juga dibuat menjadi minyak.
Pemanfaatan bagian tumbuhan seperti bunga dan buah memang
tidak merusak kelestarian alam. Hal ini karena tumbuhannya masih ada.
Berbeda dengan pemanfaatan kayu yang dapat merusak kelestarian
alam. Kayu diperoleh dengan cara menebang pohon.
Manusia juga memanfaatkan makhluk hidup di laut
seperti terumbu karang dan ganggang. Pengambilan
tumbuhan laut secara berlebihan akan dapat merusak
ekosistem laut. Terumbu karang digunakan hewan-hewan
laut sebagai tempat tinggal. Contohnya, udang, kepiting,
dan hewan-hewan laut lainnya.
Jika terumbu karang tidak ada maka hewan laut
akan kehilangan tempat tinggalnya. Tentu saja hal ini
dapat memusnahkan kehidupan hewan laut. Ada
manusia yang menggunakan bahan peledak untuk
mengambil hasil laut. Hal ini dapat menghancurkan
terumbu karang.

Hewan juga termasuk sumber daya alam yang dimanfaatkan manusia
untuk memenuhi kebutuhannya. Hewan dapat dimanfaatkan sebagai
sumber bahan makanan dan bahan sandang. Daging dan telur yang
diperoleh dari hewan bermanfaat sebagai bahan makanan. Kulit hewan
dimanfaatkan untuk membuat, sepatu, tas, ikat pinggang, dompet, dan
jaket. Ada juga hewan yang dimanfaatkan tenaganya seperti kuda dan
kerbau.

Pada zaman dahulu, manusia berburu hewan untuk memenuhi
kebutuhannya. Sekarang ini kegiatan berburu menjadi sebuah hobi.
Berburu dapat mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Misalnya,
ikan hiu diburu untuk diambil siripnya. Sirip hiu
digunakan untuk membuat sup. Sup sirip hiu sangat
mahal karena lezat dan hiu juga memiliki khasiat
tertentu. Ikan paus diburu secara besar-besaran untuk
diambil daging dan minyaknya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya terkadang
manusia tidak memedulikan keseimbangan ekosistem.
Misalnya ular, buaya, dan harimau diburu untuk diambil
kulitnya. Gajah diburu untuk diambil gadingnya dan
badak diburu untuk diambil culanya. Kematian hewan-
hewan tersebut dalam jumlah besar dapat mengganggu
keseimbangan lingkungan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->