P. 1
Cara menentukan Subjek

Cara menentukan Subjek

|Views: 199|Likes:
Published by Ketut Parmada

More info:

Published by: Ketut Parmada on Sep 23, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2015

pdf

text

original

Cara menentukan Subjek, Predikat, Objek, Pelengkap dan Keterangan dengan Mudah 1.

Subjek Subjek adalah unsur pokok yang terdapat pada sebuah kalimat di samping unsur predikat. Dengan mengetahui ciri -ciri subjek secara lebih terperinci, kalimat yang dihasilkan dapat terpelihara strukturnya. ‡ Jawaban atas Pertanyaan Apa atau Siapa Penentuan subjek dapat dilakukan dengan mencari jawaban atas pertanyaan apa atau siapa yang dinyatakan dalam suatu kalimat. Untuk subjek kalimat yang berupa manusia, biasany a digunakan kata tanya siapa. ‡ Disertai Kata Itu Kebanyakan subjek dalam bahasa Indonesia bersifat takrif (definite). Untuk menyatakan takrif, biasanya digunakan kata itu. Subjek yang sudah takrif misalnya nama orang, nama negara, instansi, atau nama diri lain dan juga pronomina tidak disertai kata itu.

‡ Didahului Kata Bahwa Di dalam kalimat pasif kata bahwa merupakan penanda bahwa unsur yang menyertainya adalah anak kalimat pengisi fungsi subjek. Di samping itu, kata bahwa juga merupakan penanda subjek yang berupa anak kalimat pada kalimat yang menggunakan kata adalah atau ialah. ‡ Mempunyai Keterangan Pewatas yang Kata yang menjadi subjek suatu kalimat dapat diberi keterangan lebih lanjut dengan menggunakan penghubung yang. Keterangan ini dinamakan kete rangan pewatas.

‡ Tidak Didahului Preposisi Subjek tidak didahului preposisi, seperti dari, dalam, di, ke, kepada, pada. Orang sering memulai kalimat dengan menggunakan kata -kata seperti itu sehingga menyebabkan kalimat-kalimat yang dihasilkan tidak bersu bjek.

‡ Berupa Nomina atau Frasa Nominal Subjek kebanyakan berupa nomina atau frasa nominal. Di samping nomina, subjek dapat berupa verba atau adjektiva, biasanya, disertai kata penunjuk itu.

. 2. frasa adjektival. Frasa. Di samping tidak sebagai penanda predikat. Kata tanya berapa dapat digunakan untuk menentukan predikat yang berupa numeralia (kata bilangan) atau frasa numeralia. Pertanyaan sebagai apa atau jadi apa dapat digunakan untuk menentukan predikat yang berupa nomina penggolong (identifikasi). Kata. Predikat Predikat juga merupakan unsur utama suatu kalimat di samping subjek Bagian ini khusus membicarakan ciri-ciri predikat secara lebih terperinci. Kata -kata itu terletak di depan verba atau adjektiva. ‡ Dapat Diingkarkan Predikat dalam bahasa Indonesia mempunyai bentuk pengingkaran yang diwujudkan oleh kata tidak. ‡ Kata adalah atau ialah Predikat kalimat dapat berupa kata adalah atau ialah. adjektiva. atau nomina. dan akan. frasa numeralia (bilangan). misalnya frasa verbal. dan mau. seperti ingin. kata bukan juga merupakan penanda predikat yang berupa nomina atau predikat kata merupakan. Predikat itu terutama digunakan jika subjek kalimat berupa unsur yang panjang sehingga batas antara subjek dan pelengkap tidak jelas. Bentuk pengingkaran tidak ini digunakan untuk predikat yang berupa verba atau adjektiva. sudah. kata -kata yang menyatakan sikap pembicara (subjek). bagian kalimat yang memberikan informasi atas pertanyaan mengapa atau bagaimana adalah pr edikat kalimat. ‡ Unsur Pengisi Predikat Predikat suatu kalimat dapat berupa: 1. hendak.2. frasa nominal. Kalimat yang subjeknya berupa nomina bernyawa dapat juga disertai modalitas. misalnya verba. belum. sedang. ‡ Jawaban atas Pertanyaan Mengapa atau Bagaimana Dilihat dari segi makna. ‡ Dapat Disertai Kata -kata Aspek atau Modalitas Predikat kalimat yang berupa verba atau adjektiva dapat disertai kata -kata aspek seperti telah.

sedangkan verba transitif yang memerlukan objek kebanyakan berawalan me -.3 Ciri-Ciri Objek Unsur kalimat ini bersifat wajib dalam susunan kalimat aktif transitif yaitu kalimat yang sedikitnya mempunyai tiga unsur utama. ‡ Langsung di Belakang Predikat Objek hanya memiliki tempat di belakang predikat. Dengan kata lain. objeklah yang menjadi subjek kalimat pasif. Jika terdapat objek dan pelengkap dalam kalimat aktif. Ciri-ciri objek ini seba gai berikut. Menempati posisi di belakang predikat. tidak pernah mendahului predikat. di antara predikat dan objek tidak dapat disisipkan preposisi. 3. 2. subjek. Kesamaan itu ialah kedua unsur kalimat ini : 1. Pelengkap tidak menjadi subjek dalam kalimat pasif. Bersifat wajib ada karena melengkapi makna verba predikat kalimat. predikat. Predikat yang berupa verba intransitif (kebanyakan berawalan ber . ‡ Di Belakang Predikat . ‡ Dapat Menjadi Subjek Kalimat Pasif Objek yang hanya terdapat dalam kalimat aktif dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. ‡ Tidak Didahului Preposisi Objek yang selalu menempati posisi di belakang pre dikat tidak didahului preposisi. Perbedaannya terletak pada kalimat pasif. Berikut ciri -ciri pelengkap.atau ter-) tidak memerlukan objek. dan objek. ‡ Didahului Kata bahwa Anak kalimat pengganti nomina ditandai oleh kata bahwa dan anak kalimat ini dapat menjadi unsur objek dalam kalimat tra nsitif. 4 Pelengkap Pelengkap dan objek memiliki kesamaan. Tidak didahului preposisi. bukan pelengkap. Perubahan dari aktif ke pasif ditandai dengan perubahan unsur objek dalam kalimat aktif menjadi subjek dalam kalimat pasif yang disertai dengan perubahan bentuk verba predikatnya.

tentang. karena. ‡ Jenis Keterangan Keterangan dibedakan berdasarkan perannya di dalam kalimat. keterangan merupakan unsur tambahan yang kehadirannya dalam struk tur dasar kebanyakan tidak bersifat wajib. waktu. dalam. b. dan pelengkap. dari. keterangan merupakan unsur kalimat yang memiliki kebebasan tempat. objek langsung di belakang predikat. a. objek. atau di antara subjek dan predikat. Diah mengirimi saya buku baru. Contohnya terdapat pada kalimat berikut. cara. Unsur kalimat buku baru. 5 Keterangan Keterangan merupakan unsur kalimat yang memberikan informasi lebih lanjut tentang suatu yang dinyatakan dalam kalimat. ‡ Bukan Unsur Utama Berbeda dari subjek. misalnya. memberi informasi tentang tempat. seperti di. Keterangan Waktu . seperti ketika. dan untuk. sedangkan pelengkap masih dapat disisipi unsur lain. ‡ Tidak Didahului Preposisi Seperti objek. Keterangan yang berupa anak kalimat ditandai dengan kata penghubung. Keterangan ini dapat berupa kata. frasa. Keterangan dapat menempati posisi di awal atau akhir kalimat. Berikut ini beberapa ciri unsur keterangan. yaitu objek. oleh. Ciri -ciri unsur keterangan dijelaskan setelah bagian ini. dan sehingga. meskipun. 1. sebab. ke. sepeda baru di atas berfungsi sebagai pelengkap dan tidak mendahului predikat. atau anak kalimat. kepada. pelengkap tidak didahului preposisi. predikat.Ciri ini sama dengan objek. dan tu juan. Unsur kalimat yang didahului preposisi disebut keterangan. jika. terhadap. Mereka membelikan ayahnya sepeda baru. Keterangan yang berupa frasa ditandai oleh preposisi. Perbedaannya. ‡ Tidak Terikat Posisi Di dalam kalimat. supaya. pada.

dan dalam. saat. Keterangan sebab yang berupa anak kalimat ditandai oleh konjungtor karena atau lantaran. frasa. Keterangan Tujuan Keterangan ini berupa frasa atau anak kalimat. frasa. atau anak kalimat. Keterangan Sebab Keterangan sebab berupa frasa atau anak kalimat. Keterangan Aposisi Keterangan aposisi memberi penjelasan nomina. sebelum. Bu Erwin. seperti di. Keterangan sebab yang berupa frasa ditandai oleh kata karena atau lantaran yang diikuti oleh nomina atau frasa nomina. Keterangan Tambahan Keterangan tambahan memberi penjelasan nomina (subjek ataupun objek). lusa. seperti kemarin. 3. Keterangan cara yang berupa kata ulang merupakan perulangan adjektiva. Keterangan aposisi dapat menggantikan . atau untuk. sewaktu. Keterangan waktu yang berupa frasa merupakan untaian kata yang menyatakan waktu. sedangkan keterangan tujuan yang berupa anak kalimat ditanda i oleh konjungtor supaya. siang. agar. sesudah. dan malam. seperti kemarin pagi. Keterangan waktu yang berupa anak kalimat ditandai oleh konjungtor yang menyatakan wak tu. Jika ditulis. Perhatikan contoh berikut. 7. 6. seperti setelah. Keterangan tujuan yang berupa frasa ditandai oleh kata untuk atau demi. Keterangan cara yang berupa frasa ditandai oleh kata dengan atau secara. dan ketika. atau tanda kurang. Keterangan Tempat Keterangan tempat berupa frasa yang menyatakan tempat yang ditandai oleh preposisi. 7 Mei. dan minggu depan. tetapi berbeda dari keterangan aposisi. subjek atau objek. besok. terpilih sebagai dosen teladan. ‡ Dosen saya. Keterangan Cara Keterangan cara dapat berupa kata ulang. sesaat. kini. 4. 5. 2. pada. sekarang. Keterangan yang berupa kata adalah kata -kata yang menyatakan waktu. keterangan ini diapit tanda koma. tanda pisah ( --). keterangan cara yang berupa anak kalimat ditandai oleh kata dengan dan dalam. Terakhir.Keterangan waktu dapat berupa kata. atau anak kalimat yang menyatakan cara. hari Senin. misalnya.

predikat. mahasiswa tingkat lima. 8. Keterangan tambahan (tercetak miring) itu tidak dapat menggantikan unsur yang diterangkan yaitu kata Sisw anto. misalnya. sedangk an keterangan tambahan tidak dapat menggantikan unsur yang diterangkan. objek. Contoh diatas menjelaskan bahwa bukan semua mahasiswa yang mendapat beasiswa. .unsur yang diterangkan. Seperti contoh berikut. subjek. keterangan. keterangan pewatas tidak dapat ditiadakan. melainkan hanya mahasiswa yang mempunyai IP tiga lebih. mendapat beasiswa. Jika keterangan tambahan dapat ditiadakan. ‡ Mahasiswa yang mempunyai IP tiga lebih mendapat beasiswa. ‡ Siswanto. Keterangan Pewatas Keterangan pewatas memberikan pembatas nomina. Contohnya sebagai berikut. atau pelengkap.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->