Cover

Tingkatan Produk C Klasifikasi Produk D. Pengertian Konsumen E.DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL KATA PENGANTAR DAFTAR ISI PENDAHULUAN PEMBAHASAN A. Pengertian Produk B. Aspek yang perlu diperhatikan mengenai produk .

augmented product dan potential product. sertifikat deposito.PENDAHULUAN Manajemen pasiva adalah suatu proses dimana bank berusaha mengembangkan sumber-sumber dana yang non tradisional melalui pinjaman di pasar uang atau dengan menerbitkan instrumen utang untuk digunakan secara menguntungkan terutama untuk memenuhi permintaan kredit. basic product. Sisi passiva dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian utama. Pendekatan manajemen pasiva dalam perbankan dewasa ini adalah berkaitan erat dengan sisi penggunaannya di sisi assets. PEMBAHASAN Benefit Produk Pasiva Bank A. Artinya suatu produk adalah kumpulan dari atribut-atribut yang nyata maupun tidak nyata. Menurut Tjiptono (1999:95) secara konseptual produk adalah pemahaman subyektif dari produsen atas “sesuatu” yang bisa ditawarkan sebagai usaha untuk mencapai tujuan organisasi melalui pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen. jadi tidak dapat dipisahkan antara bagaimana mendapatkan dana dari pihak ketiga dan kemudian mengoptimalkan dana yang dihimpun tersebut untuk mendapatkan keuntungan bagi bank. Penjelasan tentang kelima tingkatan produk adalah : 1. . setoran jaminan serta kewajiban lainnya yang segera dibayar. yaitu : dana pihak pertama yang bersal dari pemilik dan laba bank. harga. sesuai dengan kompetensi dan kapasitas organisasi serta daya beli. deposito berjangka. Core benefit (namely the fundamental service of benefit that costumer really buying) yaitu manfaat dasar dari suatu produk yag ditawarkan kepada konsumen. expected product. termasuk di dalamnya kemasan. (1996:222). yaitu core benefit. B. color. warna. kualitas dan merk ditambah dengan jasa dan reputasi penjualannya. price quality and brand plus the services and reputation of the seller”. Pengertian Produk Menurut Stanton. “A product is asset of tangible and intangible attributes. Tingkatan Produk Menurut Kotler (2003:408) ada lima tingkatan produk. dana pihak kedua yang dapt diperoleh melalui pasar uang serta dana pihak ketiga yaitu dana yang bersal dari masyarakat berupa giro. tabungan. including packaging.

produk dapat diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok. sehingga bisa dilihat. .2. dan perlakuan fisik lainnya. diraba atau disentuh. Produknya dapat dikaitkan atau tidak dikaitkan dengan suatu produk fisik. manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual (dikonsumsi pihak lain). salon kecantikan. yaitu: 1. Basic product (namely a basic version of the product) yaitu bentuk dasar Expected product (namely a set of attributes and conditions that the dari suatu produk yang dapat dirasakan oleh panca indra. Augmented product (namely that one includes additional service and benefit that distinguish the company’s offer from competitor’s offer) yaitu sesuatu yang membedakan antara produk yang ditawarkan oleh badan usaha dengan produk yang ditawarkan oleh pesaing. 4. diantaranya pendapat yang dikemukakan oleh Kotler. Potential product (namely all of the argumentations and transformations that this product that ultimately undergo in the future) yaitu semua argumentasi dan perubahan bentuk yang dialami oleh suatu produk dimasa datang. Kotler (2002. dipegang. yaitu : a) Barang Barang merupakan produk yang berwujud fisik. hotel dan sebagainya. 5. dipindahkan.451). yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Menurut Kotler (2002. buyers normally expect and agree to when they purchase this product) yaitu serangkaian atribut-atribut produk dan kondisi-kondisi yang diharapkan oleh pembeli pada saat membeli suatu produk. 3.486) juga mendefinisikan jasa sebagai berikut : “ Jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain. produk dapat diklasifikasikan ke dalam dua kelompok utama. dirasa. Berdasarkan wujudnya. b) Jasa Jasa merupakan aktivitas.p. C Klasifikasi Produk Banyak klasifikasi suatu produk yang dikemukakan ahli pemasaran. p. Seperti halnya bengkel reparasi. disimpan.

451). yaitu: a)Barang konsumsi (consumer’s goods) Barang konsumsi merupakan suatu produk yang langsung dapat dikonsumsi tanpa melalui pemrosesan lebih lanjut untuk memperoleh manfaat dari produk tersebut. surat kabar. Contohnya: sabun. Berdasarkan tujuan konsumsi yaitu didasarkan pada siapa konsumennya dan untuk apa produk itu dikonsumsi. dan hanya memerlukan usaha yang minimum (sangat kecil) dalam pembandingan dan pembeliannya. mesin cuci.Barang tahan lama (durable goods) Barang tahan lama merupakan barang berwujud yang biasanya bisa bertahan lama dengan banyak pemakaian (umur ekonomisnya untuk pemakaian normal adalah satu tahun lebih). 3. maka produk diklasifikasikan menjadi dua. Barang tidak tahan lama (nondurable goods) Barang tidak tahan lama adalah barang berwujud yang biasanya habis dikonsumsi dalam satu atau beberapa kali pemakaian. dibutuhkan dalam waktu segera. bukan untuk tujuan bisnis”. p. Contohnya lemari es. D. Biasanya hasil pemrosesan dari barang industri diperjual belikan kembali. pakaian dan lain-lain. ”barang konsumen adalah barang yang dikonsumsi untuk kepentingan konsumen akhir sendiri (individu dan rumah tangga). . b. umur ekonomisnya dalam kondisi pemakaian normal kurang dari satu tahun. yaitu : a.2. Pada umumnya barang konsumen dibedakan menjadi empat jenis : a) Convenience goods Merupakan barang yang pada umumnya memiliki frekuensi pembelian tinggi (sering dibeli). minuman kaleng dan sebagainya. Pengertian Konsumen Menurut Kotler (2002. Contohnya antara lain produk tembakau. dan sebagainya. pasta gigi. b)Barang industri (industrial’s goods) Barang industri merupakan suatu jenis produk yang masih memerlukan pemrosesan lebih lanjut untuk mendapatkan suatu manfaat tertentu. sabun. Dengan kata lain. Berdasarkan aspek daya tahannya produk dapat dikelompokkan menjadi dua.

mobil bekas dan lainnya. furniture. Contohnya alat-alat rumah tangga. pakaian rancangan orang terkenal. pakaian. c) Specialty goods Barang-barang yang memiliki karakteristik dan/atau identifikasi merek yang unik dimana sekelompok konsumen bersedia melakukan usaha khusus untuk membelinya. Misalnya mobil Lamborghini. . kamera Nikon dan sebagainya.b) Shopping goods Barang-barang yang dalam proses pemilihan dan pembeliannya dibandingkan oleh konsumen diantara berbagai alternatif yang tersedia.

artinya keseluruhan ciri dan karakter-karakter dari sebuah produk atau jasa yang menunjukkan kemampuannya untuk memuaskan kebutuhan yang tersirat. Menurut Kotler and Armstrong (2004. ketepatan. ensiklopedia. kemudahan pengoperasian dan reparasi produk juga atribut produk lainnya.283) arti dari kualitas produk adalah “the ability of a product to perform its functions. Oleh karena itu perusahaan berusaha memfokuskan pada kualitas produk dan membandingkannya dengan produk yang ditawarkan oleh perusahaan pesaing. E. p. Akan tetapi. ease of operation and repair. precision. kualitas adalah “the totality of features and characteristics of a product or service that bears on its ability to satisfy given needs”. suatu produk dengan penampilan terbaik atau bahkan dengan tampilan lebih baik bukanlah merupakan produk dengan kualitas tertinggi jika tampilannya bukanlah yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pasar. Contohnya asuransi jiwa. Kualitas produk merupakan pemahaman bahwa produk yang ditawarkan oleh penjual mempunyai nilai jual lebih yang tidak dimiliki oleh produk pesaing. Definisi ini merupakan pengertian kualitas yang berpusat pada konsumen sehingga dapat dikatakan bahwa seorang penjual telah memberikan kualitas bila produk atau pelayanan penjual telah memenuhi atau melebihi harapan konsumen. reliabilitas. tanah kuburan dan sebagainya. .d) Unsought goods Merupakan barang-barang yang tidak diketahui konsumen atau kalaupun sudah diketahui. and other valued attributes” yang artinya kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya. Aspek yang perlu diperhatikan mengenai produk Berbicara mengenai produk maka aspek yang perlu diperhatikan adalah kualitas produk. Menurut American Society for Quality Control. it includes the product’s overall durability. reliability. tetapi pada umumnya belum terpikirkan untuk membelinya. hal itu termasuk keseluruhan durabilitas.

Memelihara hubungan bank dengan nasabah. Memanfaatkan dengan mencari terobosan dalam menghimpun dana dengan tetap memperhatikan peraturan yang ditetapkan oleh otoritas mn\oneter. Loan position liability management yaitu dalam rangka meningkatkan volume usaha dan untuk memenuhi seluruh permintaan kredit dari nasabah. Reserve position untuk liability manajemen disisi yaitu manajemen cara pasivadimaksudkan mendukungbank aktivanyadengan mendapatkan pinjaman berjangka waktu pendekdari pasar uang melalui penerbitaninstrument utang jangka pendek seperti SPBU dan call money. . Meminimumkan biaya dana bank. 3. Dengan tujuan untuk memenuhi likuiditas sehari-haritermasuk mengatur giro wajib minimum (GWM) 2. bank melakukan komitmennya dengan mencari sumber dana yang variatif (termasuk penjualan commercial paper dari nasabah debiturnya yaitu surat utang perusahaan swasta yang memiliki reputasi baik dan memiliki reputasi tinggi sebagaimana ditetapkan oleh institusi pemeringkat efek misalnya PEFINDO di Indonesia ) sehingga jangka waktu kewajiban tidak lagi menjadi pertimbangan tetapi diatasi dengan kebijakan tingkat bunga yang bervariasi. 2. Tujuan Manajemen pasiva bank : 1.Konsep manajemen pasiva Bank : 1.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.