CONTOH PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI XXXX PROGRAM PASCASARJANA RANCANGAN TESIS Diajukan oleh : Nama : XXXX NIM : XXXX Program Studi : Pendidikan Matematika A. Judul COOPERATIVE LEARNING DAN ANALISIS SIKAP DALAM UPAYA MENGURANGI TINGKAT KENAKALAN SISWA SMK SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KUALITAS LULUSAN SMK (STUDI KASUS SISWA JURUSAN TEKNIK BANGUNAN SMK DI XXXX) B. Pendahuluan Berdasarkan informasi dari beberapa guru SMK di Semarang mengatakan bahwa sebagian besar siswa SMK sangat sulit dikendalikan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Siswa banyak yang bertindak sekeinginan hatinya. Kenyataan yang terjadi saat ini, ada guru yang sama sekali tidak dihiraukan oleh siswanya sendiri. Guru telah mencoba untuk mengatasinya, tetapi masih saja guru belum berhasil untuk memecahkan masalah tersebut. Berdasarkan hasil diskusi antara guru kelas dan dosen, sampailah pada suatu intuisi bahwa pada umumnya dalam belajar, siswa menginginkan sebuah suasana yang harmonis dan menyenangkan. Tetapi permasalahan tidak berhenti pada hal itu saja. Konsep menyenangkan antara guru dan siswa SMK sangatlah berbeda dan sangat sulit untuk dapat dipertemukan kedua konsep tersebut sehingga permasalahan tersebut tetap saja berlangsung sampai dengan saat ini. Dengan permasalahan tersebut, yang terjadi saat ini adalah rendahnya hubungan antar personal guru dengan siswa SMK. Guru hanya mementingkan tugas mengajar tanpa mengikutsertakan tugas membimbingnya. Dan siswa pun akhirnya menjadi acuh tak acuh, sehinga proses pendidikan yang terjadi di sekolah menjadi sulit diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Adanya permasalahan tersebut dapat diduga bahwa akhirnya pembelajaran menjadi kurang bermakna bagi siswa. Hal ini juga sesuai dengan penelitian Outhred & Michelmore dalam Silberman (2001) bahwa siswa mengalami kesulitan dalam menerapkan konsep untuk memecahkan masalah yang terkait dengan kehidupan sehari-hari. Pendidikan yang diberikan selama sekolah seakan-akan menjadi sia-sia. Mereka hanya secara formalitas bersekolah hanya untuk mendapat uang saku, dan akhirnya orientasi mereka bersekolah pun menjadi lain. Sikap seperti inilah yang kemudian dilampiaskan kepada tawuran dan hal-hal negatif lain. Sudah menjadi rahasia umum bahwa siswa SMK mudah untuk melakukan tawuran. Tanpa ikatan yang kuat dari sekolah bukan hal yang mustahil jika setiap hari terjadi perkelahian di sebuah SMK.

Untuk mengatasi permasalahan yang diuraikan tersebut perlu adanya suatu penelitian yang menerapkan suatu strategi pembelajaran tertentu yang dapat meningkatkan ketertarikan siswa pada materi pelajaran. Selain itu juga perlu dilakukan sebuah penelitian yang mengukur sikap siswa dan guru dalam pembelajaran. Penelitian ini difokuskan kepada siswa dan guru SMK jurusan teknik bangunan. C. Rumusan Masalah Permasalahan yang telah diuraikan dalam pendahuluan dapat dirumuskan sebagai berikut. Bagaimanakah cara untuk mengurangi tingkat kenakalan siswa SMK? Bagaimanakah cara meningkatkan minat siswa SMK untuk belajar? Untuk menjawab permasalahan tersebut akan di jawab melalui penelitian dengan berdasarkan pada refleksi awal (keadaan sebelum penelitian dilakukan). Selanjutnya permasalahan yang ada diuraikan dalam pertanyaan sebagai berikut. a. Bagaimanakah cara untuk mengurangi tingkat kenakalan siswa SMK? b. Metode pembelajaran yang bagaimanakah yang dapat digunakan untuk meningkatkan minat siswa SMK dalam proses pembelajaran dalam kelas? c. Bagaimanakah hubungan guru dan siswa SMK yang seharusnya? D. Pemecahan Masalah Untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan akan dilakukan kegiatan sebagai berikut. Untuk memecahkan masalah pertama dilakukan dengan mengadakan diskusi antar pihak yang terkait di luar siswa yang bersangkutan, kemudian dirumuskan pemecahannya. Selain itu dilakukan penelitian kualitatif yang menganalisis sikap siswa dan hubungannya dengan guru di kelas. Untuk memecahkan masalah kedua akan digunakan strategi pembelajaran kooperatif, di mana dalam metode ini dikembangkan untuk mencapai setidak-tidaknya tiga tujuan pembelajaran penting, yaitu hasil belajar akademik, penerimaan terhadap keragaman dan pengembangan keterampilan sosial. Untuk memecahkan masalah ketiga peneliti akan menggunakan analisis sikap guru dan siswa. Guru dan siswa diberikan angket untuk mengetahui sejauhmana sikap guru terhadap siswa dan sebaliknya sejauhmana sikap siswa terhadap guru kelasnya. Dengan analisis sikap ini nantinya akan dapat dirumuskan solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. E. Tinjauan Pustaka 1. Pembelajaran Kooperatif Dalam strategi pembelajaran perlu dikembangkan suatu strategi pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar aktif . Belajar aktif meliputi ...............................................................dst.

17 January 2009 00:00 Iyan Afriani H. Pada pendekatan ini. dan judul penelitian berbeda secara kualitatif maupun kuantitatif. Penelitian kualitatif dilakukan pada kondisi alamiah dan bersifat penemuan. masalah penelitian. topik. dan melakukan studi pada situasi yang alami (Creswell. peneliti membuat suatu gambaran kompleks. dan meneliti sejarah perkembangan. Penelitian ini lebih menekankan pada makna dan terikat nilai. dan mengkonstruksi obyek yang diteliti menjadi lebih jelas. Pengantar Dalam penelitian sosial. menganalisis. Oleh karena itu. peneliti harus memiliki bekal teori dan wawasan yang luas jadi bisa bertanya. peneliti adalah instrumen kunci. B. meneliti kata-kata. laporan terinci dari pandangan responden. Sistematika Penelitian Kualitatif Judul Abstrak Kata Pengantar Daftar Isi Daftar Gambar Bab I Pendahuluan Konteks Penelitian Fokus Kajian Penelitian Tujuan Penelitian Manfaat Penelitian Bab II Perspektif Teoritis dan Kajian Pustaka Bab III Metode Penelitian Pendekatan Batasan Istilah Unit Analisis Deskripsi Setting Penelitian Pengumpulan Data . untuk mengetahui makna yang tersembunyi. untuk mengembangkan teori. 1998:15). Dalam penelitian kualitatif. untuk memahami interaksi sosial. Akan tetapi masalah-masalah kualitatif berwilayah pada ruang yang sempit dengan tingkat variasi yang rendah namun memiliki kedalaman bahasan yang tak terbatas.S A. Bogdan dan Taylor (Moleong. Penelitian kualitatif digunakan jika masalah belum jelas. 2007:3) mengemukakan bahwa metodologi kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis maupun lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. tingkat variasi yang kompleks namun berlokasi dipermukaan. untuk memastikan kebenaran data. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Baik substansial maupun materil kedua penelitian itu berbeda berdasarkan filosofis dan metodologis.Metode Penelitian Kualitatif Saturday. Masalah kuantitatif lebih umum memiliki wilayah yang luas. tema.

singkat dan jelas serta mengisyaratkan fenomena dan fokus kajian penelitian. yaitu: 1. Perspektif teoritis dan kajian pustaka. Peneliti menginterpretasi subjek seperti subjek tersebut memposisikan dirinya sendiri. 4. 2. 6. ditulis sesingkat mungkin tetapi mencakup keseluruhan apa yang tertulis di dalam laporan penelitian. Abstrak penelitian selain sangat berguna untuk membantu pembaca memahami dengancepat hasil penelitian. dan bukan kesan selintas peneliti apalagi hasil karangan atau manipulasi peneliti itu sendiri. Abstrak. Biografi Penelitian biografi adalah studi tentang individu dan pengalamannya yang dituliskan kembali dengan mengumpulkan dokumen dan arsip-arsip. C. Jenis-jenis Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif memiliki 5 jenis penelitian. menyajikan seluruh temuan penelitian yang diorganisasikan secara rinci dan sistematis sesuai urutan pokok masalah atau fokus kajian penelitian. 3. Metode yang digunakan. Dalam melakukan pembahasan terhadap temuan-temuan penelitian. perspektif teori menyajikan tentang teori yang digunakan sebagai perpektif baik dalam membantumerumuskan fokus kajian penelitian maupun dalam melakukan analisis data atau membahas temuan-temuan penelitian. Judul. peneliti harus kembali mencermati secara kritis dan hati-hati terhadap perspektif teoritis yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkap turning point moment atau epipani yaitu pengalaman menarik yang sangat mempengaruhi atau mengubah hidup seseorang. Temuan-temuan penelitian yang disajikan dalam laporan penelitian merupakan serangkaian fakta yang sudah direduksi secara cermat dan sistematis. Analisis temuan– temuan penelitian. 5. yaitu: 1. menyajikan secara rinci metode yang digunakan dalam proses penelitian. Penulisan judul sedapat mungkin menghindari berbagai tafsiran yang bermacam-macam dan tidak bias makna.Analisis Data Keabsahan data Bab IV Hasil dan pembahasan Bab VI Kesimpulan dan saran Daftar pustaka Lampiran Penjelasan secara ringkas keseluruhan unsur yang ada dalam penelitian kualitatif. Temuan–temauan penelitian. Fenomenologi Penelitian fenomenologi mencoba menjelaskan atau mengungkap makna konsep atau . 2. juga dapat merangsang minat dan selera orang lain untuk membacanya. Hasil temuanmemrlukan pembahasan lebih lanjut dan penafsiran lebih dalam untuk menemukan makna di balik fakta. Sementara kajian pustaka menyajikan tentang studi-studi terdahulu dalam konteks fenomena dan masalah yang sama atau serupa.

dan interaksi dalam kelompok. dan . dimana dalam pengamatan tersebut peneliti terlibat dalam keseharian hidup responden atau melalui wawancara satu per satu dengan anggota kelompok tersebut. Penelitian ini dilakukan dalam situasi yang alami. kecepatan berbicara. bertindak. yaitu: 1. memiliki pengambilan data yang mendalam. Menurut Creswell (1998:54). kontak mata. Penelitian ini dibatasi oleh waktu dan tempat. bahasa. Peneliti mempelajari arti atau makna dari setiap perilaku. kebiasaan. atau terlibat dalam suatu proses sebagai respon terhadap suatu peristiwa. dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara. Situasi di mana individu saling berhubungan. 3. Penundaan ini biasa disebut epoche (jangka waktu). Wawancara mendalam (in–depth interview) adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan informan atau orang yang diwawancarai. Konsep epoche menjadi pusat dimana peneliti menyusun dan mengelompokkan dugaan awal tentang fenomena untuk mengerti tentang apa yang dikatakan oleh responden. 4. Etnografi adalah sebuah proses dan hasil dari sebuah penelitian. dan cara hidup. etnografi melibatkan pengamatan yang cukup panjang terhadap suatu kelompok. aktivitas. Wawancara Wawancara merupakan alat re-cheking atau pembuktian terhadap informasi atau keterangan yang diperoleh sebelumnya. Tehnik wawancara yang digunakan dalam penelitian kualitatif adalah wawancara mendalam. peristiwa. Sebagai proses. D. Grounded theory Walaupun suatu studi pendekatan menekankan arti dari suatu pengalaman untuk sejumlah individu. di mana pewawancara dan informan terlibat dalam kehidupan sosial yang relatif lama.fenomena pengalaman yang didasari oleh kesadaran yang terjadi pada beberapa individu. Etnografi Etnografi adalah uraian dan penafsiran suatu budaya atau sistem kelompok sosial. Studi kasus Penelitian studi kasus adalah studi yang mengeksplorasi suatu masalah dengan batasan terperinci. Pendekatan fenomenologi menunda semua penilaian tentang sikap yang alami sampai ditemukan dasar tertentu. tujuan pendekatan grounded theory adalah untuk menghasilkan atau menemukan suatu teori yang berhubungan dengan situasi tertentu . atau individu. dan menyertakan berbagai sumber informasi. Konsep epoche adalah membedakan wilayah data (subjek) dengan interpretasi peneliti. Beberapa hal yang perlu diperhatikan seorang peneliti saat mewawancarai responden adalah intonasi suara. dan kasus yang dipelajari berupa program. peneliti menguji kelompok tersebut dan mempelajari pola perilaku. Inti dari pendekatan grounded theory adalah pengembangan suatu teori yang berhubungan erat kepada konteks peristiwa dipelajari. sehingga tidak ada batasan dalam memaknai atau memahami fenomena yang dikaji. 5. Metode Pengumpulan Data Beberapa metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif. sensitifitas pertanyaan.

dan observasi kelompok tidak terstruktur. Dalam mencari informasi. untuk membantu mengerti perilaku manusia. Secara detail bahan dokumenter terbagi beberapa macam. waktu. laporan. Sebagian besar data yang tersedia adalah berbentuk surat-surat. dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut. dan kontrol emosi negatif. kegiatan. 4. 3. berikan kesan positif. perbuatan. yaitu observasi partisipasi. surat-surat pribadi. mulai dengan informasi fakta.kepekaan nonverbal. Pada observasi ini peneliti atau pengamat harus mampu mengembangkan daya pengamatannya dalam mengamati suatu objek. • • • Observasi partisipasi (participant observation) adalah metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan dan pengindraan dimana observer atau peneliti benar-benar terlibat dalam keseharian responden. buku atau catatan harian. intensitas atau kekuatan respon. ulang kembali jawaban untuk klarifikasi. Focus Group Discussion (FGD) Focus Group Discussion (FGD) adalah teknik pengumpulan data yang umumnya dilakukan pada penelitian kualitatif dengan tujuan menemukan makna sebuah tema menurut pemahaman sebuah kelompok. dan perasaan. Dokumen Sejumlah besar fakta dan data tersimpan dalam bahan yang berbentuk dokumentasi. dan sebagainya. dan lain-lain. 2. hindari pertanyaan multiple. dan kualitas perilaku. memorial. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian. data di server dan flashdisk. Observasi tidak berstruktur adalah observasi yang dilakukan tanpa menggunakan guide observasi. observasi tidak terstruktur. yaitu otobiografi. Observasi kelompok adalah observasi yang dilakukan secara berkelompok terhadap suatu atau beberapa objek sekaligus. Observasi Beberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat). foto. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam observasi adalah topografi. pelaku. jumlah dan durasi. objek. jangan menanyakan pertanyaan pribadi sebelum building raport. stimulus kontrol (kondisi dimana perilaku muncul). peneliti melakukan dua jenis wawancara. Bungin (2007: 115) mengemukakan beberapa bentuk observasi yang dapat digunakan dalam penelitian kualitatif. Beberapa tips saat melakukan wawancara adalah mulai dengan pertanyaan yang mudah. data tersimpan di website. Sifat utama data ini tak terbatas pada ruang dan waktu sehingga memberi peluang kepada peneliti untuk mengetahui hal-hal yang pernah terjadi di waktu silam. Teknik ini digunakan untuk mengungkap pemaknaan dari suatu kalompok berdasarkan hasil diskusi yang terpusat pada suatu . untuk menjawab pertanyaan. dokumen pemerintah atau swasta. yaitu autoanamnesa (wawancara yang dilakukan dengan subjek atau responden) dan aloanamnesa (wawancara dengan keluarga responden). catatan harian. klipping. artefak. kejadian atau peristiwa. cenderamata.

FGD juga dimaksudkan untuk menghindari pemaknaan yang salah dari seorang peneliti terhadap fokus masalah yang sedang diteliti. Pernyataan tersebut kemudian di kumpulkan ke dalam unit makna lalu ditulis gambaran tentang bagaimana pengalaman tersebut terjadi. Kisah yang didapatkan kemudian diatur secara kronologis. riwayat hidup responden di tulis dengan berbentuk narasi yang berfokus pada proses dalam hidup individu. sehingga yang tersisa hanya horizons (arti tekstural dan unsur pembentuk atau penyusun dari phenomenon yang tidak mengalami penyimpangan). yaitu: a. b. f. teori yang berhubungan dengan pengalaman hidupnya dan keunikan hidup individu tersebut. dan pekerjaan. Grounded theory . 3. Fenomenologi Langkah-langkah analisis data pada studi fenomenologi. serta mencari epipani dari kisah tersebut. g. dan konteks sejarah. dewasa dan lansia yang ditulis secara kronologis atau seperti pengalaman pendidikan. f. Selanjutnya peneliti mengembangkan uraian secara keseluruhan dari fenomena tersebut sehingga menemukan esensi dari fenomena tersebut. Mengorganisir file pengalaman objektif tentang hidup responden seperti tahap perjalanan hidup dan pengalaman. Beberapa bentuk analisis data dalam penelitian kualitatif. Membaca keseluruhan kisah kemudian direduksi dan diberi kode.permasalahan tertentu. Setelah itu. Teknik Analisis Data Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif di dasarkan pada pendekatan yang digunakan. Peneliti memulai mengorganisasikan semua data atau gambaran menyeluruh tentang fenomena pengalaman yang telah dikumpulkan. seperti interaksi sosial didalam sebuah kelompok. Membuat laporan pengalaman setiap partisipan. yaitu: 1. budaya. c. gabungan dari gambaran tersebut ditulis. Biografi Langkah-langkah analisis data pada studi biografi. Kemudian mengembangkan textural description (mengenai fenomena yang terjadi pada responden) dan structural description (yang menjelaskan bagaimana fenomena itu terjadi). yaitu: a. c. Tahap tersebut berupa tahap kanak-kanak. e. d. kemudian memberi interpretasi pada pengalaman hidup individu. pernikahan. Kemudian. E. Menemukan dan mengelompokkan makna pernyataan yang dirasakan oleh responden dengan melakukan horizonaliting yaitu setiap pernyataan pada awalnya diperlakukan memiliki nilai yang sama. d. 2. pernyataan yang tidak relevan dengan topik dan pertanyaan maupun pernyataan yang bersifat repetitif atau tumpang tindih dihilangkan. b. remaja. Membaca data secara keseluruhan dan membuat catatan pinggir mengenai data yang dianggap penting kemudian melakukan pengkodean data. Peneliti juga melihat struktur untuk menjelaskan makna. Selanjutnya peneliti mengidentifikasi dan mengkaji makna kisah yang dipaparkan. Selanjutnya. Peneliti kemudian memberikan penjelasan secara naratif mengenai esensi dari fenomena yang diteliti dan mendapatkan makna pengalaman responden mengenai fenomena tersebut. ideologi. e.

yaitu: a. Mengorganisir file. yaitu: a. yaitu: a. peneliti mengidentifikasi suatu jalan cerita dan mengintegrasikan kategori di dalam model axial coding. Menyajikan presentasi baratif berupa tabel. bisa mempelajari kebudayaan dan dapat menguji informasi dari responden. Beberapa kriteria dalam menilai adalah lama penelitian. Menyajikan secara naratif. 4. c. F. e. yaitu: 1. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. Mengorganisir informasi. Menginterpretasi penemuan. d. c. d. mengidentifikasi setiap kondisi-kondisi. Keabsahan Data Banyak hasil penelitian kualitatif diragukan kebenarannya karena beberapa hal. Selective coding. alat penelitian yang diandalkan adalah wawancara dan observasi mengandung banyak kelemahan ketika dilakukan secara terbuka dan apalagi tanpa kontrol. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. yaitu subjektivitas peneliti merupakan hal yang dominan dalam penelitian kualitatif. dan sumber data kualitatif yang kurang credible akan mempengaruhi hasil akurasi penelitian. analisis kasus negatif.Langkah-langkah analisis data pada studi grounded theory. Open coding. sejarah. Oleh karena itu. Membaca keseluruhan informasi dan memberi kode. dibutuhkan beberapa cara menentukan keabsahan data. peneliti mengidentifikasi suatu peristiwa. Kredibilitas Apakah proses dan hasil penelitian dapat diterima atau dipercaya. c. Etnografi Langkah-langkah analisis data pada studi etnografi. b. per debriefing. dan untuk membangun kepercayaan para . Studi kasus Langkah-langkah analisis data pada studi kasus. Selanjutnya peneliti melakukan interpretasi dan mengembangkan generalisasi natural dari kasus baik untuk peneliti maupun untuk penerapannya pada kasus yang lain. membandingkan dengan hasil penelitian lain. yaitu: a. menyelidiki kondisikondisi yang menyebabkannya. Axial coding. dan kondisi ekonomi yang mempengaruhi peristiwa. 5. triangulasi. f. gambar. Cara memperoleh tingkat kepercayaan hasil penelitian. Peneliti menetapkan pola dan mencari hubungan antara beberapa kategori. dan member check. observasi yang detail. Menguraikan setting sosial dan peristiwa yang diteliti. dan menggambarkan peristiwa tersebut. Mengorganisir data b. e. b. atau uraian. d. e. Selanjutnya peneliti boleh mengembangkan dan menggambarkan suatu acuan yang menerangkan keadaan sosial. peneliti membentuk kategori informasi tentang peristiwa dipelajari. Membuat suatu uraian terperinci mengenai kasus dan konteksnya. Memperpanjang masa pengamatan memungkinkan peningkatan derajat kepercayaan data yang dikumpulkan.

responden terhadap peneliti dan juga kepercayaan diri peneliti sendiri. B. . untuk menemukan ciri-ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang diteliti. PT Rajagrafindo Persada: Jakarta. 2003. pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data tersebut. Bungin. serta hubungan peneliti dengan responden. B. Penelitian Kualitatif. Konfirmabilitas yaitu apakah hasil penelitian dapat dibuktikan kebenarannya dimana hasil penelitian sesuai dengan data yang dikumpulkan dan dicantumkan dalam laporan lapangan. metode pengumpulan dan analisis data. c. Prenada Media Group: Jakarta. Reliabilitas Reliabilitas penelitian kualitatif dipengaruhi oleh definisi konsep yaitu suatu konsep dan definisi yang dirumuskan berbeda-beda menurut pengetahuan peneliti. situasi dan kondisi sosial. Peer debriefing (membicarakannya dengan orang lain) yaitu mengekspos hasil sementara atau hasil akhir yang diperoleh dalam bentuk diskusi analitik dengan rekanrekan sejawat. Hal ini dilakukan dengan membicarakan hasil penelitian dengan orang yang tidak ikut dan tidak berkepentingan dalam penelitian dengan tujuan agar hasil dapat lebih objektif. serta denganmengajukan pertanyaanpertanyaan tentang data. 2.(IAHS) Daftar Pustaka Bungin. status dan kedudukan peneliti dihadapan responden. serta memusatkan diri pada hal-hal tersebut secara rinci. Pengamatan yang terus menerus. e. 2007. Analisis Data Penelitian Kualitatif. b. Transferabilitas yaitu apakah hasil penelitian ini dapat diterapkan pada situasi yang lain. d. Triangulasi. 4. Mengadakan member check yaitu dengan menguji kemungkinan dugaan-dugaan yang berbeda dan mengembangkan pengujian-pengujian untuk mengecek analisis. membentuk. Dependability yaitu apakah hasil penelitian mengacu pada kekonsistenan peneliti dalam mengumpulkan data. dengan mengaplikasikannya pada data. 3. G. dan menggunakan konsep-konsep ketika membuat interpretasi untuk menarik kesimpulan.

Dalam merumus¬kan masalah ini biasanya peneliti mempunyai perkiraan tentang lokasi penelitian dan/ atau partisipan yang akan dilibatkan. Manfaat penelitian Menjelaskan pentingnya penelitian dalam pengembangan pengetahuan. 14 Juni 2010 PROPOSAL PENELITIAN KUALITATIF Proposal Penelitian Kualitatif A. Rumusan masalah juga hendaknya menegaskan kedudukan masalah dalam bidang pendidikan. Garis Besar Isi Proposal Penelitian Kualitatif Garis-garis besar isi proposal penelitian kualitatif menurut McMillan & Schumacher (2001) menjelaskan sebagai berikut: PENDAHULUAN 1. Untuk merumuskan masalah bayangan peneliti harus mendapatkan informasi pendahuluan. Penelitian kualitatif juga memberikan sumbangan dalam pengembangan konsep atau penjelasan teoretis dari apa yang diamati. kegiatan atau proses yang diteliti. psikologis. Reviu kepustakaan diperlukan untuk memperkuat perlu¬nya melakukan studi deskriptif secara mendalam. diikuti oleh rumusan tentang latar belakang munculnya masalah. Rumusan masalah masih bersifat umum. Reviu kepustakaan Dikemukakan kerangka konseptual awal yang digunakan dalam merumuskan masalah atau merumuskan pertanyaan awal. agar mudah dipahami oleh pembaca yang bukan ahli dalam bidang yang diteliti. politis. akan diperjelas secara lebih spesifik dalam pelaksanaan penelitian. 2. Pentingnya penelitian dijelaskan dengan mengidentifikasi kesenjangan-¬kesenjangan yang ada. Pernyataan masalah secara umum Rumusan permasalahan penelitian yang masih bersifat umum dinyatakan secara jelas dan tepat. 3. serta menegaskan pentingnya penelitian. Dalam reviu kepustakaan juga dapat dikemukakan pemikiran para ahli dalam bidang yang lebih luas seperti tinjauan: sosiologis. implikasinya bagi penelitian lebih lanjut dan penyempurnaan pelaksanaan pendidikan. Rumusan permasalahan umum tersebut disimpan dalam awal alinea. DESAIN DAN METODOLOGI . Penelitian kualitatif seringkali berupaya memberikan beberapa tambahan pengetahuan dalam deskripsi yang lebih mendetil tentang peristiwa yang bersifat alamiah yang tidak dideskripsikan secara sempurna dalam literatur.Senin. Masalah umum dirumuskan dalam kalimat yang berbunyi “menggambarkan dan menganalisis”. 4. Masalah bayangan (pertanyaan awal) Masalah bayangan merupakan perkiraan atau dugaan tentang masalah utama yang dihadapi dalam sesuatu kegiatan atau sesuatu lokasi. Reviu kepustakaan dalam penelitian kualitatif tidak mereviu secara tuntas tetapi berupa reviu awal untuk meng¬eksplisitkan kerangka pemikiran peneliti dalam memasuki lapangan. dan meng¬gunaan pendekatan kualitatif. memulai wawancara dan melakukan pengamatan. antropologis.

dan lain-lain. dan keterbatasan desain. tetapi strategi secara umum dan beberapa prinsip yang menjadi pegangan perlu dijelaskan. bentuk wawancara mendalam. 5. rangkuman pengamatan. maka peranannya tersbeut harus disesuaikan dengan konteks sosial setempat. catatan interviu. Peranan peneliti harus cocok dengan tugasnya untuk mengungkap masalah awal yang ditetapkan. proses analisis data juga terus dilakukan. 1. Pemilihan lokasi Mendeskripsikan kecocokan keadaan lokasi dengan tujuan penelitian. Sambil mengumpulkan data dan mencari temuan-temuan dari lapangan. atau wawasan sosial. Dalam pemilihan sampel juga dijelaskan bagaimana memelihara nama baik subyek yang diteliti. analisis data yang bersifat induktif. dokumen yang diharapkan dikumpulkan termasuk perkiraan waktu pengumpulan data. Tujuan dan pengambilan sampel secara purposif adalah untuk memperoleh sampel kecil dari individu-individu yang kaya akan informnasi. Strategi pengumpulan data Walaupun strategi pengumpulan data akan dikembangkan dalam pelaksanaan pengumpulan data di lapangan. transkrip. Peranan peneliti Peranan peneliti dikemukakan secara umum umpamanya sebagai pengamat partisipatif atau pewawancara (mendalam). walaupun strategi ini akan dikembangkan lebih lanjut dalam pelaksanaan penelitian di lapangan. peranan peneliti. proses. Perlu ditunjukan adanya hubungan logis antara informasi yang akan didapatkan melalui kontak pribadi dengan masalah bayangan. Analisis data yang bersifat induktif Analisis data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data. 4. Proses analisis bersifat induktif menghimpun dan memadukan . Pada prinsipnya penelitian kualitatif menggunakan teknik pengumpulan data yang beragam (multi teknik). Karena peranan peneliti sangat mempengaruhi hubungan dalam pengumpulan data yang bersifat interaktif. Deskripsi lokasi misalnya mencakup jenis satuan pendidikan (sekolah). menggambarkan fenomena-fenomena dan proses seperti yang dinyatakan dalam masalah awal. tujuan atau peranannya di masyarakat. Strategi penentuan sampel purposif Strategi penentuan sampel yang bersifat purposif dinyatakan dalam proposal. menjaga kerahasiaan data dan individu-individu yang akan dijadikan sebagai sumber data. Meskipun strategi pengumpulan data sudah direncanakan dalam desain tetapi dalam pelaksa¬naannya di lapangan diperlukan penyesuaian-penyesuaian dan perubahan. kegiatan atau proses yang spesifik.Desain dan metodologi dalam penelitian kualitatif meliputi: lokasi atau seting sosial yang dipilih. 3. strategi penentuan sampel secara purposif. bentuk format pencatat¬an data seperti catatan lapangan. Pada bagian ini dideskripsikan peranan mereka dalam kegiatan serta bagaimana keterlibatan mereka di dalam penelitian. Jaringan (Setting) sosial yang dipilih Mendeskripsikan anggota-anggota kelompok yang akan dilibat¬kan dalam penelitian. 2. Dalam strategi pengumpulan data juga perlu dijelaskan lebih spesifik tentang tahap-tahap observasi. Rumusan tentang lokasi lebih diarahkan pada mendeskripsikan karakteristik khusus dari suatu lokasi serta perbedaanya dengan lokasi lain. 6. dan jenis partisipan.

Keterbatasan metodologi karena kesulitan berkenaan dengan peranan peneliti sebagai instrumen penelitian. bahkan sampai pembahasan dan penyimpulan. Rujukan digunakan dalam identifikasi. hasil penelitian serta sumber¬-sumber dalam situs internet. umpamanya hanya meneliti tentang bagaimana guru mengajar dan bukan menilainya. RUJUKAN Memuat sumber-sumber apa yang dijadikan rujukan. dalam uraian selanjutnya akan dibahas secara spesifik substansi masing-masing jenis proposal. desain. reliabilitas. dan perluasan temuan. membuat kategori. jurnal. Sumber tersebut bisa berbentuk buku. permasalahan penelitian kualitatif belum bisa terjelaskan sebelumnya.data-data khusus menjadi kesatuan-kesatuan informasi. pemberian kode pada topik-topik. Pengumpul¬an dan analisis dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. dinamis. B. dan mengandung pola fikir induktif. penentuan sampel. dan metodologi. Sesuai karakteristik penelitian kualitatif. Temuan¬-temuan dalam penelitian kualitatif tidak digeneralisasikan. Penjelasan setiap jenis dirinci berdasarkan pokok-pokok perbedaan dari jenis proposal yang telah diuraikan sebelumnya. LAMPIRAN Lampiran merupakan bahan pelengkap dan kegiatan atau temuan-temuan hasil penelitian. rencana maupun desain penelitian dapat diubah secara fleksibel sesuai situasi dan kondisi setting penelitian. atau mengetahui dampaknya terhadap siswa. penentuan sampel secara purposif. Dengan demikian. pemilihan strategi pengumpulan data. Keterbatasan desain Dijelaskan keterbatasan desain dalam kaitan dengan lingkup studi. proposal penelitian kualitatif bersifat sementara dan berpeluang untuk berberkembang setelah peneliti memasuki situasi lapangan. dan sebagainya dan biasanya akan disimpan dalam lampiran. analisis data dan interpretasi temuan. profil. terutama berkenaan dengan validitas. penyusunan desain. Penjelasan Unsur-unsur Proposal Penelitian Kualitatif Penelitian kualitatif didasari oleh asumsi bahwa realitas adalah sesuatu yang kompleks. dan lain-lain. Oleh karena itu. teknik mencari pola. penuh makna. Proposal penelitian kualitatif dapat dikembangkan atas dasar desain penelitian yang merupakan bagian dari ren¬ca-na penelitian. Desain penelitian menunjukkan gambaran alur penelitian yang akan dilakukan guna memecahkan masalah. tabel. Unsur-unsur penting da¬lam desain penelitian kualitatif antara lain: . 7. Untuk analisis data bisa juga digunakan program software terutama untuk manajemen data. Keterbatasan desain. Hal inilah yang membedakan proposal penelitian kuantitatif dengan kualitatif. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk diagram. Atas dasar garis-garis besar yang dikemukakan di atas. Penelitian kuantitatif proposalnya spesifik dan sudah baku sedangkan proposal kualitatif masih bersifat umum dan sementara. grafik. perumusan masalah. Masalah awal yang ditetapkan biasanya dibatasi pada satu aspek dalam satu kegiatan. Proposal penelitian kualitatif komponen-komponen penting yang lebih menggambarkan urutan tindak¬an yang harus dilakukan untuk mendapatkan data peneliti¬an sebagai masukan utama pemecahan masalah penelitian. kegiatan yang bersifat alamiah yang tidak bisa diinterupsi. Komponenkomponen tersebut berguna bagi peneliti teruatama dalam mengawali kegiatan penelitian.

aktivitas penelitian tetap harus dirancang dalam bentuk proposal atau usulan penelitian. Teknik Pengumpulan Data F. Kegunaan/ Manfaat Penelitian II STUDI KEPUSTAKAAN III PROSEDUR PENELITIAN A. identifikasi fenomena permasalahan yang menunjukkan realitas permasalahan. I. 6. menjelaskan susbtansi yang harus disajikan dalam proposal penelitian kuantitatif.1. sehingga peneliti yakin ter¬hadap kebenaran teori yang dibangun yang pada umum¬nya masih saling berkaitan dengan paradigma yang di¬kembang¬kan. permasalahan yang muncul. Latar Belakang Masalah B. Menentukan sumber data yang dapat digali. 3. Metode Penelitian B. Berdasarkan desain tersebut di atas. 8. 2. namun perlu dikemukakan dalam proposal penelitian. 9. Teknik Analisis Data G. Menentukan tahapan-tahapan dalam proses penelitian. menentukan fokus penelitian yang dapat berfungsi sebagai guide atau pe-tunjuk dalam eksplorasi data. Tempat Penelitian C. 4. Merencanakan lokasi dan tempat penelitian agar peneliti memperoleh informasi dari tangan pertama (data primer). 5. Meski demikian. Rencana analisis data. PENDAHULUAN A. 10. Sumber Data E. Menentukan kesesuaian paradigma dengan teori yang dikembangkan. Pengujian Keabsahan Data JADWAL KEGIATAN PENELITIAN ANGGARAN BIAYA PENELITIAN Penelitian kualitatif naturalistik biasanya didesain secara longgar. Hal itu dapat saja terjadi bila apa yang direncanakan tidak sesuai dengan apa yang dijumpai di lapangan. tidak ketat. sehingga dalam pelaksanaan penelitian ber¬peluang mengalami perubahan dari apa yang telah direncanakan. Masalah merupakan penyimpangan antara yang . Fokus Penelitian C. Membangun paradigma penelitian yang sesuai dengan kondisi di lapangan guna mengembangkan landasan teori. Tujuan Penelitian E. Menentukan fokus penelitian yang pada umumnya berisi tentang uraian latar belakang permasalahan. Merencanakan teknik pengumpulan data dan cara pencatatannya. Instrumen Penelitian D. Rumusan Masalah D. Latar Belakang Masalah Dalam penelitian kualitatif masalah ini bersifat sementara. proposal penelitian kualitatif dapat dikemas dalam sistematikan penulisan sebagai berikut: JUDUL PENELITIAN I PENDAHULUAN A. 7. Uraian berikut. Merencanakan lokasi penelitian yang sesuai dan relevan. Mengembangkan instrumen penelitian yang dituangkan se¬cara tertulis sebagai pertanggungjawaban peneliti.

dalam meng¬identifikasi masalah dapat muncul pertanyaan yang terkait dengan apa(kah). dan berupaya menemukan kebenaran. Dari pertanyaan yang muncul tergambar subtansi masalah yang akan terkait dengan jenis penelitian tertentu. Tujuan Penelitian Secara umum tujuan penelitian adalah menemukan. Namun demikian. Di dalam penelitian sebaiknya seorang peneliti me¬laku¬kan identifikasi masalah dengan mengungkapkan semua permasalahan yang terkait dengan bidang yang akan diteliti¬nya. Pada penelitian kuantitatif fokus masalah ini sama dengan pembatasan masalah. Pada penelitian kualitatif fokus masalah ini berdasarkan pada studi pendahuluan. Jika suatu permasalahan belum dapat diatasi maka diperlukan suatu penelitian. Dengan demikian. ketidaksesuaian. masa¬lah cenderung menggambarkan adanya suatu fenomena seperti kesenjangan. Rumusan masalah ini tidak berkenaan dengan variabel yang spesifik melainkan lebih bersifat makro. memprediksikan atau mengendalikan suatu gejala. Masalah yang berbentuk data dapat diperoleh melalui studi pendahuluan. .diharapkan dengan apa yang terjadi. Bila peneliti dapat menemukan suatu teori maka akan berguna untuk menjelaskan. Dalam latar belakang masalah ini perlu dikemukakan gambaran keadaan yang sedang terjadi yang dikaitkan dengan kebijakan. mengembangkan dan membuktikan pengetahuan. referensi dan disarankan oleh orang yang dianggap ahli. tujuan penelitian ini juga masih bersifat sementara dan akan terus berkembang selama penelitian dilakukan. uraian dalam latar belakang masalah adalah menjawab pertanyaan mengapa penelitian ini dilakukan. E. dipikirkan. C. Rumusan masalah ini merupakan panduan awal bagi peneliti untuk melakukan penjelajahan pada obyektif yang diteliti. pencermatan dokumen laporan penelitian. tujuan dan pengalaman sehingga terlihat adanya kesenjangan yang merupakan masalah. Oleh karenanya. Rumusan masalah merupakan pertanyaan yang jawabannya akan dicari dalam penelitian. Penelitian dapat memahami interaksi dalam situasi tersebut sehingga ditemukan hipotesis dan pola hubungan yang akhirnya dapat dikembangkan menjadi suatu teori. dirasakan. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah dan fokus masalah maka dibuatlah rumusan masalah. Dengan metode kualitatif peneliti dapat menemukan pemahaman yang luas dan mendalam terhadap situasi sosial yang kompleks. B. salah satu tahapan yang dirasakan sulit dalam melakukan pe¬neliti¬an adalah mengidentifikasi masalah. Secara umum suatu masalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang bertanya-tanya. ketidak¬cukupan. D. Manfaat Penelitian Dalam penelitian kualitatif manfaat penelitian lebih bersifat teoretis. tidak sama de¬ngan kenyataan. ketimpangan. berpikir. Fe¬no¬mena masalah tersebut terjadi atau ada karena adanya se¬suatu yang diharapkan. Fokus Masalah Seperti langkah penelitian pada umumnya. dan dapat mengambil manfaatnya. Fokus masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian dilapangan. atau bagaimana. mengapa. perencanaan. dan ke¬tidak¬laziman. Atas dasar prinsip masalah tersebut. pengalaman. atau pernyataan orang-orang yang dianggap telah memiliki kredibilitas dalam bidangnya. teori.

F. wawancara secara mendalam. kompleks. dan keaslian. Dalam penelitian ini sering sample diminta menunjukan orang lain yang bisa memberikan informasi tambahan. Disini perlu dijelaskan siapa yang akan menjadi instrumen penelitian dan instrumen tambahan setelah permasalahan dan fokus masalah jelas. Deskripsi tentang lokasi lebih menjelaskan tentang karakteristik khusus lokasi dibandingkan dengan lokasi lainnya. menemukan pola. Pada tahap awal yang dijadikan sampel adalah sumber yang dapat memberikan informasi dan mampu menjembatani kemana saja peneliti akan melakukan pengumpulan data. B. Validasi awal bagi peneliti kualitatif adalah sejauh mana kemampuan peneliti mendeskripsikan teori-teori yang terkait dengan bidang serta konteks sosial yang diteliti. Dalam penelitian kualitatif. peneliti mendeskripsikan kecocokan tempat penelitian dengan tujuan penelitian. bentuk format pencatatan. III. Materi dapat diambil dari mualai yang sederhana menuju yang kompleks atau langsung berkaitan dengan kajian sosial budaya yang berkembang pada situasi sosial yang diteliti. dinamis dan penuh makna sehingga tidak mungkin data pada situasi sosial tersebut disaring dengan menggunakan metode kuantitatif. Pada umumnya peneliti menggunakan metode ini karena permasalahan belum jelas. Selain itu peneliti juga berusaha memahami situasi sosial secara mendalam. dokumen yang diharapkan bisa dikumpulkan. kemutakhiran. Instrumen Penelitian Dalam penelitian kualitatif yang menjadi instrumen kunci adalah peneliti itu sendiri atau anggota tim peneliti. PROSEDUR PENELITIAN A. Tempat Penelitian Ketika menjelaskan tentang tempat penelitian. hipotesis dan teori. Pada tahap ini dijelaskan lebih spesifik strategi dari tahap-tahap observasi. Teknik Analisis Data . Teknik Pengumpulan Data Dalam penelitian kualitatif ada beberapa teknik pengumpulan data yaitu observasi partisipan.II. E. bentuk wawancara. Metode Penelitian Pada bagian ini perlu dijelaskan kenapa penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif. D. holistik. Sumber Data Dalam penelitian kualitatif sampel sumber data dipilih secara purposive. Penentuan sampel sumber data pada proposal masih bersifat sementara. C. STUDI KEPUSTAKAAN Stusi kepustakaan pembahasannya lebih difokuskan pada informasi sekitar permasalahan penelitian yang hendak diteliti. teori yang dikembangkan masih bersifat sementara dan akan berkembang selama penelitian dilakukan. studi dokumentasi dan gabungan ketiganya (triagulasi). perkiraan lama waktu pengumpulan data. Terdapat tiga kriteria terhadap teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian yaitu relevansi. menggambarkan fenomena sosial dan proses yang terdapat dalam rumusan masalah. Semakin banyak fokus penelitian yang ditetapkan maka akan Semakin banyak teori yang dikemukakan. dan lain-lain.

dan uji komfirmabilitas (obyektiftivitas) Diposkan oleh Muh_Rosyid di Senin. pemberian kode pada topik-topik penting. Pengumpulan dan analisis data dilakukan melalui pembuatan catatan lapangan. Proses analisis bersifat induktif yaitu mengumpulkan informasiinformasi khusus menjadi satu kesatuan. dll. STIE-PUTRA-BANGSA. grafik profil. uji dependabilitas (reliabilitas). G. KABAR BARU. tabel. Pengujian Keabsahan Data Di bagian ini dijelaskan tentang uji keabsahan data yang meliputi uji kredibilitas data (validasi internal). uji transferabilitas (validasi eksternal).Dalam penelitian kualitatif analisis data dilakukan secara bersamaan dengan pengumpulan data. Juni 14. Hasil analisis disajikan dalam bentuk diagram. PENDIDIKAN. membuat kategori dan mencari pola. 2010 Label: DIKLAT. UT .

Minimal bisa ’terbuka’ pemikirannya (meski) sedikit. Bisa Via email : ibnu_salamun@yahoo. ada baiknya teman-teman membaca terlebih dahulu bacaan singkat ini. alasan penelitian dilakukan dapat dikategorikan menjadi beberapa hal yaitu : a. topik pembicaraan/penelitian yang diangkat akan memberikan manfaat dan peranan yang penting dalam hubungannya dengan ilmu pengetahuan dan kehidupan sehingga hal tersebut harus diteliti. kritik maupun saran. Karena keterbatasan waktu tidak bisa saya sampaikan dalam kelas (Sabtu.com bisa juga lewat nomor Handphone yang sudah saya berikan di kelas. Harap diingat: tugas dikumpulkan hari Jum’at. Materi ini menjadi standar tiap kelas XI . Alasan tersebut dapat diperinci menjadi alasan objektif dan alasan subjektif. . latar belakang penelitian merupakan sebab-sebab (alasan) mengapa suatu masalah atau hal itu menarik untuk diteliti.Latar belakang Masalah. Secara objektif. Saya sangat berharap posting pada blog ini bisa memberikan gambaran teman-teman bagaimana mengerjakan tugas. Jika ada yang belum jelas atau rancu mohon segera memberikan feedback berupa pertanyaan. Rumusan Masalah dan Tujuan Penelitian Berkaitan dengan tugas yang saya berikan. Arti penting atau peranan topik pembicaraan/ penelitian Maksudnya. 5 Oktober 2007.disampaikan ke semua kelas XI termasuk kelas XI IPA 3. 22 September 2007). Alasan objektif merupakan alasan yang langsung menyangkut topik penelitian dengan objek yang akan diteliti. Masih lama bukan? ^_^ Latar Belakang Penelitian Sebenarnya.

ditemukannya metode/teknologi baru yang lebih efektif. Perlunya pengembangan/peningkatan di bidang topik penelitian Ini merupakan lanjutan dari penelitian/ hasil/teknologi yang telah ada terdahulu. dalam latar belakang diberikan informasi baik dari acuan pustaka maupun hasil observasi awal yang telah dilakukan terhadap topik penelitian itu. c. dan lain-lain yang merupakan hasil tindak lanjut dari yang sudah ada sebelumnya. data-data kuantitatif maupun kualtatif serta acuan berbagai masalah yang berkaitan dengan objek atau topik penelitian anda. dll). Sehingga hasil yang diperoleh nantinya akan berguna sebagai bahan pertimbangan untuk peningkatan/pengembangan hasil penelitian tersebut. telah diperoleh informasi bahwa ekstrak daun pepaya . perlu diberikan tinjauan pustaka. dll) atau alasan kemanfaatan keilmuan (pengembangan teori. pengetahuan. Ini merupakan penelitian yang akan dilakukan untuk menguji ulang atau mendapatkan hasil yang baru sesuai dengan topik penelitian yang sama. keterampilan. Secara garis besar. Perlunya saran/masukan sebagai bahan pembinaan/ peningkatan/ pengembangan di bidang topik penelitian. Jamu brotowali sendiri merupakan campuran dari daun brotowali dan daun pepaya yang dihaluskan untuk diambil sarinya. atau sudah diangkat sebelumnya.b. Pada penelitian terdahulu. Sehingga dalam latar belakang penelitian. Perlunya penelitian dilakukan untuk alasan kemanfaatan praktis (terapan. Latar belakang secara objektif kebanyakan merupakan alasan yang diperoleh karena masalah yang akan menjadi topik penelitian sudah ada sebelumnya. Contoh latar belakang penelitian secara objektif adalah sebagai berikut. Judul : Pengaruh Ekstrak Daun Pepaya terhadap Struktur Saluran Pencernaan Rattus sp. Jamu brotowali telah banyak digunakan oleh nenek moyang kita untuk menambah nafsu makan. Dengan pengembangan penelitian yang dilakukan akan menghasilkan kemanfaatan yang lebih besar bagi ilmu pengetahuan. d.

1999). disamping rumah Amy adalah rumah Ibu Yum yang berjualan Lotek. Penelitian ini penting dilakukan karena bila ternyata terjadi perubahan struktur saluran pencernaan yang mengarah ke abnormalitas fungsi. Alasan subjektif menyangkut diri subjek/peneliti sendiri. Sedangkan secara subjektif. sebab mengapa penelitian dilaksanakan adalah karena keterkaitan antara peneliti dengan objek penelitian. Ibu Yum menjawab ”Supaya tidak sakit perut karena kepedasan”. dia menangkap adanya permasalahan bahwa bagaimana bisa gagang lombok dapat mencegah sakit perut akibat pedasnya cabe. Dengan demikian. ibu-ibu rumah tangga banyak memanfaatkan daun pepaya untuk melunakkan daging. Kebetulan. Amy heran ketika melihat Ibu Yum memasukkan dan menghaluskan gagang lombok beserta bumbunya. maka dalam mengkonsumsi jamu brotowali perlu diwaspadai. Enzim papain sendiri merupakan enzim yang mampu menghidrolisis protein (Suryono. Suatu ketika. Oleh sebab itu. Tanya Amy. . Untuk lebih memahami alasan subjektif. tidak dibuang Bu?”.mengandung enzim papain sebesar 0. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terjadi perubahan struktur saluran pencernaan pada tikus yang sesaat diberi ekstrak daun pepaya. Dari alasan itulah kemudian Amy mencari informasi lebih banyak lagi dengan melakukan serangkaian metode ilmiah. terlihat bahwa Amy memulai penelitian dengan alasan subjektif. Dari alasan tersebut. Protein juga merupakan komponen penyusun sel epitel saluran pencernaan. ”Kenapa gagang lomboknya dimasukkan. Sebagian besar sel tubuh kita tersusun oleh protein. Amy memesan lotek pedas di rumah Ibu Yum. misalnya karena adanya hubungan atau pengalaman tertentu antara subjek terhadap objek penelitian. Amy tinggal di perumahan padat penduduk yang sebagian besar mata pencaharian warga disekitarnya adalah pedagang.05% berat basah. Karena Amy seorang yang kritis. bacalah cerita di bawah ini. Adanya ketertarikan akibat pengalaman tertentu yang dialami oleh Amy tersebut mengantarkan Amy memulai sebuah penelitian.

jelas. pengembangan. Masalah yang dirumuskan harus spesifik. mana yang belum dijawab. Perlu diketahui juga masalah mana yang sudah dijawab dalam topik penelitian sebelumnya. c. Perumusan masalah merupakan usaha untuk menyatakan secara tertulis pertanyaan-pertanyaan yang ingin dicari jawabannya melalui penelitian. Perumusan masalah tidak boleh terlalu luas dan menyebar. b. semua terarah untuk menjawab pertanyaan dalam perumusan masalah dan penelitian tersebut fokusnya untuk pemecahan masalah. singkat. dalam perumusan masalah dipertanyakan Bagaimana gagang lombok dapat mencegah sakit perut akibat rasa peda cabe? . Semua perumusan masalah (atau ada juga yang menyebut dengan pertanyaan penelitian) harus dapat mencerminkan tujuan penelitian tersebut dilaksanakan.Perumusan Masalah Perumusan masalah merupakan tindak lanjut dari penemuan suatu masalah. atau permasalahan yang diangkat merupakan tindak lanjut. Jika mungkin. dibuat sub-masalah yang lebih spesifik agar penelitian yang dilakukan menjadi terarah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merumuskan suatu permasalahan a. dan padat yang dirumuskan dalam kalimat tanya. Contohnya. Dari masalah atau pertanyaan yang belum terjawab itu dipilih pertanyaan yang dapat menjadi topik penelitian. Mengapa kalimat tanya? agar dalam melakukan penelitian. Permasalahan yang ingin dicari jawabannya harus sungguh-sungguh tegas dan jelas. atau pengulangan penelitian yang telah ada sebelumnya. Dalam merumuskan masalah hendaknya diketahui kedudukan penelitian yang akan dilakukan dengan penelitian lain. Apakah permasalahan yang diangkat benar-benar baru dan belum pernah ada sebelumnya. Dalam merumuskan masalah juga seharusnya tidak asal-asalan.

. Adanya tujuan ini dimaksudkan pula agar apa yang ingin dicapai dengan adanya penelitian ini dapat diketahui dan dapat diukur tingkat keberhasilannya. Contohnya. atau kelompok tertentu. kepentingan bidang keilmuan. tujuan penelitian adalah pernyataan jawaban atas pertanyaan mengapa anda ingin melakukan penelitian tersebut. perlu diberikan definisi istilah dan variabel-variabel penelitian yang bersangkutan. Manfaat penelitian dapat dibedakan menjadi kepentingan praktis. Secara umum. Biasanya dalam penulisan tujuan adalah sesuai dengan perumusan masalah. instansi/organisasi. Tujuan penelitian dapat dibedakan menjadi tujuan umum (general purposes) dan tujuan khusus (spesific purposes). atau kepentingan bidang profesi peneliti. manfaat penelitian tersebut dapat diperinci lagi kepada pihak-pihak yang berkepentingan terhadap penelitian anda. Manfaat Penelitian Pada intinya. Penulisan tujuan dirumuskan dalam bentuk kalimat yang afirmatif. Maksudnya. Manfaat penelitian/penulisan dapat diuraikan secara terpisah.Tujuan Penelitian Tujuan penelitian merupakan satuan yang selaras dari perumusan masalah dan manfaat penelitian. dalam perumusan masalah dipertanyakan Bagaimana pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap struktur sel epitel saluran pencernaan pada tikus putih? Maka tujuan penelitiannya (Spesific purposes) adalah : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun pepaya terhadap struktur sel epitel saluran pencernaan pada tikus putih. Bila sekiranya akan timbul perbedaan penafsiran. manfaat penelitian menguraikan seberapa jauh kebergunaan dan kontribusi hasill penelitian anda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.