Jenis Dental Implants

Ada berbagai jenis implan gigi. Setiap salah satunya adalah untuk fungsi tertentu, dan dokter gigi akan menjadi orang terbaik untuk memberitahu Anda jenis implan apa yang akan Anda butuhkan. Sebagian besar dibuat menggunakan implan titanium, yang merupakan logam inert. Juga, sangat baik di sekering dengan tulang manusia.

Bentuk akar implan sangat dekat dan identik dengan akar gigi alami. Untuk memiliki implan jenis ini, Anda harus memiliki luas dan mendalam tulang. Para dokter gigi dengan hati-hati akan menempatkan implan di dalam tulang rahang dan memasukkan beberapa jahitan. Penyembuhan tergantung pada osseointegration, dan ini bisa memakan waktu beberapa bulan. Ketika implan telah terintegrasi dengan tulang dan jaringan sekitarnya, dan luka telah sembuh, mahkota dilampirkan pada implan. Bentuk piring implan yang digunakan ketika tulang sempit dan tidak cocok untuk bentuk akar implan. Daerah itu tidak baik untuk mencangkok tulang baik. Implan dibentuk dalam bentuk piring sehingga dapat menyelinap masuk lagi penyembuhan tergantung pada osseointegration, dan seluruh prosedur tetap sama seperti bentuk akar implan. Subperiostal implan yang digunakan ketika tulang rahang tidak memiliki ketinggian yang diperlukan atau lebar. Dalam kasus tersebut, baik bentuk maupun akar bentuk piring implan gigi dapat digunakan. Ini adalah custom made implan yang dirancang untuk duduk di atas tulang, tepat di bawah gusi. Jenis ini membutuhkan dua operasi bukan satu.

Keluhan Tentang Dental Implants
Implan gigi mahal, tetapi lebih merupakan solusi permanen untuk masalah gigi anda. Namun, seperti prosedur gigi lainnya, bahkan implan gigi bukanlah tanpa masalah.

Sebuah implan gigi terinstal dengan menempatkan suatu akar gigi tiruan yang topi diinstal. Sebagian besar prosedur implan gigi dilakukan di bawah pengaruh anestesi lokal. Ini bukan prosedur yang menyakitkan dan jika semuanya berjalan dengan baik, pasien harus dilakukan dengan hal itu dalam beberapa jam time.The prosedur ini tidak menyakitkan saat itu sedang dilakukan. Namun,

ketika efek anestesi mengenakan off, pasien mulai mengeluh sakit. Pada saat itu, dokter gigi memberikan resep antibiotik dan beberapa obat penghilang rasa sakit untuk beberapa hari berikutnya. Beberapa keluhan yang umum tentang implan gigi selama tahap penyesuaian. Salah satu faktor penting yang mengatur keberhasilan implan gigi adalah tulang rahang. Jika tulang rahang yang kuat, maka proses penyembuhan juga akan mempercepat. Tantangan besar lain dengan implan gigi adalah integrasi. Jika tidak memadukan dengan baik, maka akan menyebabkan infeksi. Tulang harus menyesuaikan diri dengan bahan asing tanpa menyebabkan infeksi atau nanah di daerah. Tingkat keberhasilan tanaman gigi sangat tinggi, dan adalah sebanyak 85 persen. Masalah lain mungkin timbul dengan sangat membuat gigi implan. Dokter gigi harus memastikan bahwa gigi implan adalah sesuai tepat untuk gigi Anda. Jika tidak, Anda berada dalam kesulitan yang mendalam sebagai implan akan pernah menginjakkan benar, dan Anda hanya perlu untuk melanjutkan dengan itu.

Dental Implants Dan Komplikasi
Setiap operasi terkena komplikasi, tidak peduli di mana bagian tubuh itu sedang dilakukan. Salah satu komplikasi terbesar adalah infeksi dan nonpenyembuhan dari situs bedah.

Implan gigi digunakan untuk mengganti gigi yang hilang. Walaupun hal ini tampaknya menjadi solusi permanen dan abadi untuk gigi yang hilang, tidak semua orang kandidat yang sempurna untuk implant.Putting dalam implan gigi merupakan proses pembedahan, dan diperlukan dua orang untuk tiga Sittings. Dokter gigi mengambil sebuah X-ray dan menentukan kekuatan tulang rahang. Dalam hal itu tidak cukup kuat, maka dokter gigi harus mempertimbangkan prosedur mencangkok tulang. Semakin banyak jumlah prosedur yang terlibat, semakin rumit itu didapatnya. Itulah sebabnya implan gigi tidak cocok untuk semua orang. Beberapa komplikasi langsung dari operasi implan gigi adalah gusi berdarah, infeksi, dan juga cedera pada saraf berjalan di gusi dan di bawah gigi. Kadang-kadang, bahkan sinus dan rongga hidung mungkin akan terpengaruh. Ketika dokter gigi adalah menempatkan implan di rahang bawah, sangat mungkin untuk menyakiti saraf. Dokter gigi diperlukan untuk

mengebor tulang rahang dan sementara melakukan hal itu dia atau dia harus berhati-hati untuk tidak menyentuh atau kerusakan saraf. Dalam hal operasi yang mengambil tempat di rahang atas, kemudian sementara pengeboran rongga hidung mungkin akan terluka. Komplikasi lain yang terkait dengan kegagalan implan gigi implan untuk mengintegrasikan dengan tulang rahang dan jaringan di sekitarnya, infeksi di sekitar jaringan dan tulang, tubuh menolak implan, dan implan membungkuk dan putus. Sebagian besar kali, operasi implan gigi selalu berhasil. Namun, ada kemungkinan 10 persen mungkin gagal total. Ini biasanya terjadi karena miskin osteointegration mana mendapatkan implan longgar, jatuh keluar atau retak.
http://www.scumdoctor.com/Indonesian/dental-health/dental-implant/DentalImplants-And-Complications.html

TEKNIK implan gigi kian populer. Hanya melalui proses 15 menit, Anda bisa mendapatkan kembali kenyamanan mengunyah makanan dan senyum indah yang memesona. Gigi ompong sudah pasti akan merusak penampilan Anda. Selain mengganggu penampilan, gigi ompong juga membuat Anda tak nyaman saat makan. Makanan yang masuk ke dalam mulut tidak akan tecerna dengan baik jika pengunyahan pun tidak sempurna. Memasang gigi palsu biasanya menjadi solusinya. Namun, penggunaan gigi palsu tidaklah senyaman gigi asli. Plat dan kawat pada gigi sangat mengganggu penampilan. Belum lagi gigi palsu ini juga mudah lepas bila digunakan untuk beraktivitas berlebihan. Pada pemasangan gigi palsu dengan sistem di jaket misalnya, malah bisa merusak gigi yang lain. "Teknik tersebut akan merusak gigi tetangga pada saat pemasangan karena ada yang dikorbankan," kata ahli bedah mulut dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo (Beragama), Drg Devya Linda S.J SpBM,Fisid. Untuk mengatasi hal tersebut, dunia kedokteran gigi pun bekerja keras mencari solusi. Dental implant atau implan gigi adalah jawabannya. Implantasi gigi adalah sebuah cara menggantikan fungsi gigi asli dengan gigi tiruan. Implan gigi dilakukan dengan cara menanamkan gigi dalam tulang alveolar (tulang rahang), yaitu sebagai pengganti akar gigi asli dan perlekatannya dengan tulang terjadi secara osteointegrasi (implan menyatu dengan tulang). "Implan merupakan satu-satunya cara yang bisa menggantikan fungsi gigi asli," ujarnya. Mereka yang memilih untuk memasang gigi dengan cara ini biasanya orang yang sudah mulai mengeluh pada saat makan dan mulai merasa tidak nyaman. "Mereka ingin nyaman sama seperti mereka masih mempunyai gigi asli dulu," ucap dokter yang memiliki klinik di kawasan Bintaro ini. Namun, tidak semua orang bisa menggunakan implan. Penderita diabetes dan kelainan tulang tidak bisa

melakukan teknik ini bila gigi mereka tanggal. "Selain itu, perokok berat juga tidak bisa menggunakan implan karena rokok akan mengganggu proses healing (penyembuhan)," tandas konsultan klinik Lipo Karawaci ini. Hal yang sama juga dikatakan Implantologist & Aesthetic Dentist, Drg. Lita R. Darmawan, Fisid. Ia mengatakan bahwa tidak ada kontradiksi untuk pemasangan implan gigi, tetapi pasien yang mempunyai kebiasaan merokok sebaiknya mengurangi atau berhenti sama sekali. Untuk pasien yang mempunyai riwayat penyakit diabetes, harus juga mengontrol kadar gulanya dulu sebelum melakukan pemasangan implan gigi. Sementara pasien dengan riwayat penyakit sistemik tertentu sebaiknya melakukan konsultasi kepada dokter spesialis penyakit dalam. Untuk anak-anak pemasangan implan tidak disarankan. Dikarenakan mereka masih dalam masa pertumbuhan tulang rahang. Namun, jika anak sudah memasuki umur 12 tahun di mana perkembangan rahangnya sudah sempurna, maka implan pun sudah bisa dipasang. "Tetapi intinya,metode implan gigi ini tidak dianjurkan diaplikasikan pada anak-anak, tetapi lebih tepat bagi pasien dewasa atau ketika pertumbuhan tulang sudah selesai," ucap dokter yang juga pemilik Kharinta Dental Clinic. Lita mengatakan, meskipun memiliki kelebihan, implan gigi ini juga mempunyai kelemahan, yakni tak cocok untuk perokok.Rokok akan cepat merusak gigi implan tersebut. Sebelum proses tanam gigi dimulai, ada beberapa prosedur yang harus dijalani. Pasien terlebih dahulu harus menjalani pengambilan foto X-Ray untuk melihat ketebalan gigi dan memastikan apakah ada kelainan pada bagian tulang.Kondisi tulang gigi pasien harus sehat dan cukup tebal karena pasien yang sudah kehilangan gigi lama biasanya tulangnya menciut dan menipis. "Bagi pasien yang seperti ini, maka harus dilakukan penambahan tulang sebelumnya melalui metode grafting dan semua itu bisa dilakukan sebelum pemasangan implan gigi," tutur Lita. Bila kondisi gigi pasien sudah memenuhi syarat, barulah proses tanam gigi dilakukan.Yang pasti dengan gigi impian, seseorang akan mendapatkan kembali kenyamanan saat mengunyah juga senyum indah.

http://lifestyle.okezone.com/index.php/read/2009/05/07/195/217326/senyumindah-si-gigi-implan

RESTORASI IMPLAN SISTEM BONE-LOCK
M. Hatta Hasan Sulle1, Edy Machmud2 1Bagian Ilmu Bedah Mulut, 2Bagian Prostodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Summary Dental implant is a fixture which is surgically inserted into a living bone tissue to aid providing abutment for placement of a dental prosthesis.The most important step to begin whit is to determine the prosthetic design since this will be reffering point of the whole procedure including the placement of the implant. Therefore a good interdisciplinary team work is obligatory especially of Oral Surgery and Prosthodontics.Bone-lock is a dental implant system of an endosteal type whit a closed method and has a transgingival abutment set.(J Med Nus. 2004; 25:35-36) Ringkasan Implan gigi adalah suatu alat yang ditanam secara bedah ke dalam jaringan dengan tujuan agar gigi tiruan dapat

Connecting screw Bagian implant sebagai transgingival connecting piece : 1. diameter dan panjang implant yang akan ditanam.Alat ini terdiri atas dua bagian yaitu bagian supra struktur dan bagian infra struktur. Pembuatan study model Pembuatan study model dilakukan sebelum penanaman implant. diameter dan panjang implan yang akan ditanam PROSEDUR PEMBUATAN 1.Kebanyakan kegagalan tersebut diakibatkan karena kesalahan pembuatan restorasi gigitiruan diatasnya. Study model ini bertujuan : . Implan system bone-lock terdiri atas beberapa bagian dan setiap bagian terdiri atas beberapa komponen pendukung.Menentukan apakah ketebalan tulang cukup untuk menerima implant yang akan mendukung restorasi prostetik diatasnya . posisi. prosedur pembedahan yang tepat dan pemilihan/desain implant yang sesuai dengan kasus.7 Bagian implant yang ditanam dalam tulang rahang : 1.(J Med Nus. kerjasama pasien. 2004.2 Implan gigi adalah suatu teknik mengganti gigi yang hilang yang semakin popular saat ini seperti gigi yang muncul dari dalam tulang rahang sama dengan gigi asli.Menentukan jumlah.6 IMPLAN ENDOSTEAL SISTEM BONE-LOCK Implan system bone-lock termasuk jenis implant endosteal termasuk jenis implant endosteal/endosseus . Secondary healing cap 2. 1. Penanaman Implan .Bagian infra struktur tertanam dalam tulang rahang dan berfungsi sebagai kaitan dan bagian atas sebagai tempat gigitiruan dipasang/supra struktur.Untuk itu maka implant gigi system bone-lock dipertimbangkan pembuatannya agar kekurangan dari implant gigi ini dapat diatasi. sebelum dilakukan pemasangan terlebih dahulu didiskusikan dengan dokter spesialis bedah mulut mengenai angulasi. angulasi dan posisi.4. usia 35 tahun datang ke klinik gigi yang ingin dibuatkan gigi tiruan implan.5.5 TINJAUAN PUSTAKA Keberhasilan pembuatan implant gigi dalam jangka panjang ditentukan oleh beberapa faktor yaitu : indikasi yang tepat.3 Salah satu kekurangan implant gigi adalah harganya yang relative mahal dan pembuatannya membutuhkan keterampilan operator secara khusus. Sebelum implan ditanam terlebih dahulu desain prostetiknya dibuat terlebih dahulu dan dikonsultasikan ke bagian bedah mulut. sehingga problem perbedaan tekanan jaringan pendukung hampir tidak ada.Memperkirakan hasil perawatan 2. 25:35-36) PENDAHULUAN Implan gigi merupakan suatu alat yang ditanam secara bedah ke dalam jaringan lunak atau ke dalam tulang rahang agar gigitiruan dapat dipasang di atasnya. Implan gigi system bone-lock termasuk implant endosteal dengan system tertutup dan mempunyai transgingival abutment set . Connecting screw 3. Primary healing cap 3.dipasang di atasnya. Transgingival abutment LAPORAN KASUS Pasien seorang wanita. karena pasien sudah pernah dibuatkan gigi tiruan lepasan tetapi hasilnya tidak memuaskan. . Badan / body implant 2.

Pembuatan Mahkota Conical abutment dilepas dari model kerja dan diganti dengan secondary abutmen yang terbuat dari plastic atau dari bahan precious metal alloy.Secondary healing cap dibuka dan di atasnya dipasang conical abutment dan di sekrup dengan connecting screw . Bedanya. Pembuatan Model Kerja Pencetakan transgingival dilakukan setelah jaringan luka pembedahan sembuh. . KESIMPULAN 1. Conical abutment dan connecting screw dikeluarkan dari mulut pasien dan disatukan dengan universal impression set dan disatukan pada transfer cap pada cetakan lalu dicor dengan gips. sedangkan implan terdiri dari dua bagian yaitu intrastruktur yang tertanam dalam tulang dan berfungsi untuk menggantikan akar gigi dan suprastruktur yang fungsinya menggantikan mahkota gigi.Selanjutnya dilakukan pencgecoran inti abutment dicobakan ke dalam mulut dan dibuatkan lapisan porselen. ruangan yang tersedia.unhas.id/index2.Hasilnya adalah model kerja . gigi tiruan jenis lain umumnya hanya menggantikan mahkota gigi. kemudian transfer cap dipasang pada conical abutment. 4.php?option=com_content&do_pdf=1&id=151 Implan di Bidang Kedokteran Gigi Oleh : drg.Setelah cetakan mengeras dan dikeluarkan dari dalam mulut transfer cap akan terikut pada cetakan. dan telah menjadi salah satu alternatif terbaik dari berbagai macam gigi tiruan. 5.Penanaman implant dilakukan di Bagian Bedah Mulut Setelah penanaman implant selama 4 bulan dilakukan pembedahan tahap kedua untuk membuka primary healing cap dan memasang transgingival abutment dengan connecting srew dan ditutup dengan secondary healing cap. http://med. PEMBAHASAN Pencetakan implant hanya membutuhkan satu macam universal set impression karena implant system bone-lock mempunyai transgingival abutment yang mempunyai diameter yang sesuai dengan conical abutment. Prinsip dari implan gigi serupa dengan gigi tiruan jenis lain yaitu memperbaiki fungsi pengunyahan. Pembuatan implant system bone-lock merupakan suatu alternatif untuk mengurangi biaya pembuatan implant yang mahal dan juga prosedur pembuatan implant yang sulit 2. Pemasangan mahkota implant dapat disemen ke inti abutment atau dapat disekrup langsung pada transgingival abutment. Inti abutment yang dipasang pada transgingival abutment dapat berasal dari pabrik atau dapat dibuat sendiri di laboratorium. 3. Martha Mozartha Penggunaan dental implant (implan gigi) saat ini sudah semakin meluas. Selanjutnya dilakukan pencetakan dengan bahan cetak elastomer. Pemasangan mahkota bersama connecting screw dan ditutup dengan komposit. dan estetika.ac. Pemilihan tinggi transgingival abutment tergantung ketebalan mukosa.

1 Ilustrasi implan gigi yang dipasangkan ke dalam tulang rahang Namun belakangan ini. dengan ketinggian tulang rahang mencukupi sehingga material implan gigi dapat ditanam ke dalam tulang. Kondisi tulang rahang baik dan bebas dari penyakit periodontal. Pasien memiliki koordinasi otot yang lemah sehingga stabilitas dan retensi gigi tiruan lepasan sulit dicapai. Oleh karena itu implan gigi dapat digunakan untuk menggantikan satu atau lebih gigi. implan gigi masih menjadi suatu perawatan yang terkesan eksklusif dan hanya dapat dijangkau oleh kalangan atas karena biayanya yang sangat tinggi. Ada syarat-syarat dan kondisi tertentu yang harus dipenuhi supaya perawatan ini membuahkan keberhasilan. Kontraindikasi dari aspek umum medis di antaranya: . tidak berarti pembuatan implan gigi sesuai untuk semua pasien. Gmbr. Meski demikian. Beberapa tahun lalu. namun sulit untuk memakai gigi tiruan lepasan. implan gigi ini dapat dikatakan seperti sekrup yang dipasang di dalam tulang. Kondisi seperti apa yang tidak memungkinkan untuk pemasangan implan gigi? Kontraindikasi pemasangan implan gigi dapat dipandang dari aspek umum medis dan aspek lokal. permintaan masyarakat akan perawatan implan gigi sudah mulai meningkat. namun menolak untuk diasah giginya. Dokter gigi yang mampu melakukan perawatan ini pun relatif masih sedikit dan umumnya adalah dokter gigi yang memperdalam ilmunya di luar negeri. dan sekaligus mempertahankan ketinggian tulang rahang karena rahang tak bergigi lama kelamaan akan menyusut. demikian juga dokter gigi yang mumpuni untuk melakukan perawatan ini pun semakin banyak.Sebagai ilustrasi. Sekrup tersebut berfungsi untuk menggantikan akar gigi yang menerima beban kunyah dan meneruskannya ke tulang rahang. Indikasi Pemasangan Implan Gigi • • • • • Kesehatan mulut dan tubuh pasien baik Pasien yang kehilangan satu atau seluruh gigi dan ingin digantikan dengan gigi tiruan. Pasien yang kehilangan satu gigi dan indikasi untuk gigi tiruan jembatan. kemudian bagian atasnya dipasangkan mahkota tiruan.

di mana implan dipasang di dalam tulang. atau pasien HIV dan pasien yang sedang dalam pengobatan yang menggunakan obat-obatan penekan sistem imun Pasien menderita penyakit sistemik yang beresiko tinggi seperti diabetes mellitus.2. Syarat material implan: .• • Pasien menderita penyakit sistemik yang sangat serius dan beresiko sangat tinggi. seperti rheumatoid arthritis atau osteogenik imperfekta. penyakit kelainan darah. dan sedang menjalani terapi radiasi untuk perawatan kanker Kontraindikasi dari aspek lokal di antaranya : • • • • • Pasien tidak kooperatif dalam hal penjagaan oral hygiene Pasien adalah perokok atau peminum berat yang dapat mempengaruhi kesuksesan implan jangka panjang Terdapat sisa akar atau infeksi pada daerah yang akan dipasangkan implan gigi Pasien menderita xerostomia (mulut kering) yang cukup berat Pasien memiliki kebiasaan buruk seperti bruxism (mengerat gigi di malam hari) Gmbr. Implan dapat berbentuk skrup atau silinder yang umumnya terbuat dari logam. Oleh karena itu suatu material harus memenuhi syarat-syarat tertentu untuk dapat dijadikan material implan gigi. Material Implan Gigi Implan gigi akan berkontak langsung dengan jaringan tubuh. di mana jaringan dapat memberikan reaksi penolakan terhadap benda asing. Salah satu jenis implan yaitu endosseous implant.

Pasien dengan ketinggian tulang yang tidak mencukupi untuk pemasangan implan gigi maka sebelumnya harus dilakukan penambahan tulang dengan cara bone grafting. . desain implan. prosedur pemasangan implan telah berkembang pesat menjadi lebih mudah dan cepat. Apakah prosedurnya menyakitkan? Sejak pertama kali diperkenalkan. Dari hasil penelitian dan pengalaman klinis didapati bahwa kesuksesan implan gigi jangka panjang sangat dipengaruhi oleh osseointegrasi material implan ke jaringan sekitar. Sumber tulang yang terbaik untuk dicangkokkan ke daerah yang akan dipasang implan adalah dari tubuh pasien sendiri. Logam titanium murni ataupun paduan (alloy) memiliki biokompatibilitas dan biomekanis yang lebih baik dari logam lain. sebab sifat logam tersebut sebagian besar memenuhi persyaratan sebagai material implan dibandingkan logam lain. Namun pada sebagian besar kasus. Dengan keunggulan tersebut titanium paling banyak digunakan sebagai material dasar implan gigi.• • • • Biokompatibel. semacam pencangkokan tulang. yang dapat diambil dari tulang dagu. Titanium juga bersifat inert dan sangat tahan terhadap korosi karena dapat membentuk lapisan titanium oksida (TiO2) dengan spontan dan sangat cepat dipermukaannya. terutama beban pengunyahan Tahan terhadap korosi saat bereaksi dengan cairan-cairan di dalam tubuh Aktif dengan jaringan di sekitar tubuh sehingga terjadi osseointegrasi yaitu penyatuan material implan dengan jaringan sekitar Perkembangan yang begitu pesat telah dilakukan pada material titanium murni maupun paduan. Mampu menahan beban-beban mekanik yang tinggi saat sedang berfungsi. di mana tubuh tidak memberi reaksi merugikan terhadap material. yaitu kemampuan suatu material untuk berinteraksi dengan sel atau jaringan hidup tanpa menimbulkan reaksi toksik atau memicu reaksi imun saat berfungsi. prosedur pembedahan. Berapa lama implan gigi dapat bertahan? Tingkat keberhasilan implan gigi sebetulnya sangat tinggi. Osseointegrasi dipengaruhi oleh banyak faktor di antaranya anatomi tulang. Pasien tidak perlu takut berlebihan mengenai prosedur ini karena tulang yang diambil sangat sedikit. bone grafting ini tidak perlu dilakukan selama ketinggian tulang cukup untuk mendukung implan. Perawatan akan dilakukan di bawah anestesi (bius) lokal yang akan menimbulkan rasa kebas pada daerah mulut dan rahang. Seberapa parahnya kondisi tersebut tergantung dari kerumitan masing-masing kasus dan alat implan yang digunakan. dan tulang kering. dan dapat bertahan hingga bertahun-tahun. Demikian juga sebaliknya. di mana lapisan ini tidak larut dalam cairan tubuh sehingga mencegah lepasnya ion-ion logam yang dapt bereaksi dengan jaringan tubuh. umur dan jenis kelamin pasien. dan karakteristik permukaan implan. Namun mengingat implan adalah benda asing yang ditanam dalam tubuh tentu akan menimbulkan reaksi yaitu peradangan dan rasa sakit. Lapisan ini sering disebut passive layer. Pemeliharaan implan oleh pasien juga sangat mempengaruhi ketahanan dan kesuksesannya. sehingga pasien tidak akan merasa sakit. efek beban yang diterima implan. tulang panggul.

Keterampilan dan keahlian dokter gigi juga turut mempengaruhi keberhasilan perawatan. malah bisa menimbulkan . Meski sederhana. prosedur copot-pasang gigi tiruan itu kerap merepotkan. Marzella dibimbing oleh dua pakar implan gigi dari Specialist Dental Group--sebuah klinik gigi multi-spesialis di Mount Elizabeth Medical Centre. Meski demikian.hu TEMPO Interaktif. cukup banyak dokter gigi umum yang mengikuti pengayaan ilmu mengenai implan gigi dan memiliki keahlian untuk melakukan perawatan tersebut. Perawatan ini tidak spesifik untuk salah satu bidang spesialisasi tertentu di bidang kedokteran gigi. dan bagaimana keadaan tulang rahang serta jenis gigi yang akan didukung oleh implan. Saat melakukan jumpa media di klinik gigi Ganda Pigunayasa.[] http://www. sebelumnya. di Jakarta.klikdokter. Dokter gigi akan memilih jenis. Sabtu siang lalu. ukuran dan disain implan gigi yang tergantung pada lokasi pemasangan implan.sxc. 22 Februari 2010 | 08:37 WIB Besar Kecil Normal www. Padahal 12 gigi berbahan logam titanium baru ditanam di gusinya dalam keadaan sadar. adalah pengguna gigi palsu lepasan--dan kesulitan bila melahap makanan lengket serta bertekstur keras. Soh dioperasi oleh spesialis bedah mulut Universitas Trisakti. Singapura. prosthodonti. bedah tulang atau kerja sama dalam tim. yang merupakan warga negara Negeri Singa. MDS. Sejak dulu masalah gigi ompong memang identik dengan penggunaan gigi palsu. Jakarta. dengan menggunakan metode "Nobel Guide Teeth in an Hour". Sebab. Rhicard Soh bisa langsung menggigit semangka. drg Marzella Mega Lestari. Soh mengaku senang. namun umumnya dilakukan oleh dokter gigi spesialis periodonti. Tidak tampak rasa sakit di raut muka pria berusia 56 tahun ini. Soh. Satu jam seusai operasi implan gigi.com/article/detail/679 Tanam Gigi Cepat Saji Senin.

Itu adalah cerita lama. Di klinik gigi Specialist Dental Group saja. "Sementara itu. Kelainan darah anemia (kelainan pembekuan darah) 2. seperti diabetes. Status gizi dan usia pasien http://www. Sebelum dilakukan teknik ini. beberapa pasien yang memiliki kondisi tertentu mungkin memperpanjang waktu perawatan. teknik konvensional membutuhkan selang waktu antara pemasangan implan dan gigi penggantinya. Kini perkembangan teknologi kedokteran gigi maju pesat. Teknik ini berbeda dengan tanam gigi konvensional yang memakan waktu 4-9 bulan. Saat proses pemasangan. pasien harus merogoh kocek minimal sebesar 6. Gambaran itu nantinya dikirim ke laboratorium di Swedia. Harga yang ditawarkan juga masih tergolong borju. Cheng menjelaskan.tempointeraktif.com/hg/kesehatan/2010/02/22/brk. teknik ini membolehkan 14 gigi bisa ditanam dengan gangguan minim. pasien dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.20100222227407. Dalam perawatan. Jika kondisi ini bisa dikontrol.id. Nama teknik itu adalah Nobel Guide Teeth in an Hour--sebuah prosedur tanam gigi tanpa meninggalkan bekas luka--yang dipraktekkan pada Soh. Dr Neo Tee Khin. Mereka diharapkan merawat gigi tanam selayaknya gigi asli. dengan teknik Teeth in an Hour. Seperti seorang nenek di Medan. implan dan gigi pengganti dipasang pada waktu yang bersamaan. sejawat Cheng.html . l HERU TRIYONO Kontra Indikasi Tanam (Implan) Gigi 1." ujarnya di kesempatan yang sama. dalam sekali proses. "Apalagi implan yang dipasang adalah permanen. Penyakit dengan metabolis. Kelainan patologi--perubahan fungsi--pada tulang rahang 6.000 dolar Singapura atau sekitar Rp 40 juta. menurut Cheng. Radiasi terapi perawatan kanker 5. mengatakan dokter membuat diagnosis terhadap pasien. Namun. Pasien yang kehilangan gigi cuma membutuhkan waktu 1 jam untuk mendapatkan kembali senyum cemerlangnya. Setelah itu. Pasien akan melalui proses Computer Aided Tomography Scan untuk dilihat gambaran tulang rahang mereka dalam bentuk tiga dimensi. infeksi bisa timbul apabila pasien tidak bersih dan tak melakukan cek rutin. "Khususnya bagi perokok. Kira-kira dua pekan setelah konsultasi awal. yang dirawat intensif karena menelan gigi palsunya beberapa waktu lalu. pasien masih sadar di bawah bius lokal. Dr Ansgar C. implan dan gigi dapat dipasang." kata anggota Komite Persatuan Prosthodontik Singapura itu. 3. Penyakit kelenjar ludah 4. Menurut pakar implan gigi dari Specialist Dental Group. Pasalnya. implan gigi masih mungkin dilakukan. Cheng. dan tidak diperlukan sayatan serta jahitan.masalah." Prosedur ini terhitung masih baru. pasien akan diberi obat yang disarankan. di mana aturan operasi dan gigi yang disangga implan dibuat.

7 . sehingga problem perbedaan tekanan jaringan pendukung hampir tidak ada. Hatta Hasan Sulle1. Edy Machmud2 1Bagian Ilmu Bedah Mulut.Bone-lock is a dental implant system of an endosteal type whit a closed method and has a transgingival abutment set.4. 25:35-36) PENDAHULUAN Implan gigi merupakan suatu alat yang ditanam secara bedah ke dalam jaringan lunak atau ke dalam tulang rahang agar gigitiruan dapat dipasang di atasnya. Sebelum implan ditanam terlebih dahulu desain prostetiknya dibuat terlebih dahulu dan dikonsultasikan ke bagian bedah mulut.RESTORASI IMPLAN SISTEM BONE-LOCK M.3 Salah satu kekurangan implant gigi adalah harganya yang relative mahal dan pembuatannya membutuhkan keterampilan operator secara khusus. 25:35-36) Ringkasan Implan gigi adalah suatu alat yang ditanam secara bedah ke dalam jaringan dengan tujuan agar gigi tiruan dapat dipasang di atasnya.(J Med Nus.Kebanyakan kegagalan tersebut diakibatkan karena kesalahan pembuatan restorasi gigitiruan diatasnya.Alat ini terdiri atas dua bagian yaitu bagian supra struktur dan bagian infra struktur. 2Bagian Prostodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin Summary Dental implant is a fixture which is surgically inserted into a living bone tissue to aid providing abutment for placement of a dental prosthesis.The most important step to begin whit is to determine the prosthetic design since this will be reffering point of the whole procedure including the placement of the implant. Implan gigi system bone-lock termasuk implant endosteal dengan system tertutup dan mempunyai transgingival abutment set . 1.(J Med Nus.2 Implan gigi adalah suatu teknik mengganti gigi yang hilang yang semakin popular saat ini seperti gigi yang muncul dari dalam tulang rahang sama dengan gigi asli. Therefore a good interdisciplinary team work is obligatory especially of Oral Surgery and Prosthodontics.5. kerjasama pasien.6 IMPLAN ENDOSTEAL SISTEM BONE-LOCK Implan system bone-lock termasuk jenis implant endosteal termasuk jenis implant endosteal/endosseus .Bagian infra struktur tertanam dalam tulang rahang dan berfungsi sebagai kaitan dan bagian atas sebagai tempat gigitiruan dipasang/supra struktur.Untuk itu maka implant gigi system bone-lock dipertimbangkan pembuatannya agar kekurangan dari implant gigi ini dapat diatasi. Implan system bone-lock terdiri atas beberapa bagian dan setiap bagian terdiri atas beberapa komponen pendukung.5 TINJAUAN PUSTAKA Keberhasilan pembuatan implant gigi dalam jangka panjang ditentukan oleh beberapa faktor yaitu : indikasi yang tepat. 2004. 2004. prosedur pembedahan yang tepat dan pemilihan/desain implant yang sesuai dengan kasus.

Bagian implant yang ditanam dalam tulang rahang : 1. Study model ini bertujuan : . Penanaman Implan Penanaman implant dilakukan di Bagian Bedah Mulut Setelah penanaman implant selama 4 bulan dilakukan pembedahan tahap kedua untuk membuka primary healing cap dan memasang transgingival abutment dengan connecting srew dan ditutup dengan secondary healing cap. 4. Selanjutnya dilakukan pencetakan dengan bahan cetak elastomer. Badan / body implant 2.Menentukan jumlah. sebelum dilakukan pemasangan terlebih dahulu didiskusikan dengan dokter spesialis bedah mulut mengenai angulasi. Pembuatan study model Pembuatan study model dilakukan sebelum penanaman implant. usia 35 tahun datang ke klinik gigi yang ingin dibuatkan gigi tiruan implan. angulasi dan posisi. Pembuatan Mahkota Conical abutment dilepas dari model kerja dan diganti dengan secondary abutmen yang terbuat dari plastic atau dari bahan precious metal alloy. karena pasien sudah pernah dibuatkan gigi tiruan lepasan tetapi hasilnya tidak memuaskan. ruangan yang tersedia. diameter dan panjang implan yang akan ditanam PROSEDUR PEMBUATAN 1. posisi. Pembuatan Model Kerja Pencetakan transgingival dilakukan setelah jaringan luka pembedahan sembuh.Setelah cetakan mengeras dan dikeluarkan dari dalam mulut transfer cap akan terikut pada cetakan.Memperkirakan hasil perawatan 2. Secondary healing cap 2. diameter dan panjang implant yang akan ditanam. PEMBAHASAN Pencetakan implant hanya membutuhkan satu macam universal set impression karena implant system bone-lock mempunyai transgingival abutment yang mempunyai diameter yang sesuai dengan conical abutment. Conical abutment dan connecting screw dikeluarkan dari mulut pasien dan disatukan dengan universal impression set dan disatukan pada transfer cap pada cetakan lalu dicor dengan gips. Transgingival abutment LAPORAN KASUS Pasien seorang wanita. Pemasangan mahkota bersama connecting screw dan ditutup dengan komposit. Connecting screw Bagian implant sebagai transgingival connecting piece : 1. 3. Connecting screw 3.Hasilnya adalah model kerja . dan estetika.Selanjutnya dilakukan pencgecoran inti abutment dicobakan ke dalam mulut dan dibuatkan lapisan porselen.Secondary healing cap dibuka dan di atasnya dipasang conical abutment dan di sekrup dengan connecting screw . . Pemilihan tinggi transgingival abutment tergantung ketebalan mukosa. Primary healing cap 3. 5. kemudian transfer cap dipasang pada conical abutment. .Menentukan apakah ketebalan tulang cukup untuk menerima implant yang akan mendukung restorasi prostetik diatasnya .

Denholtz . DAFTAR RUJUKAN 1.1987.1987. Digunakan dalam kedokteran gigi sebagai bahan tuang dan untuk bahan tempa.1994 http://med.Y.90-94 6.W. 1981. Fujiwara.FKG-Mustopo ( beragama ).. Pembuatan implant system bone-lock merupakan suatu alternatif untuk mengurangi biaya pembuatan implant yang mahal dan juga prosedur pembuatan implant yang sulit 2. 2.php? option=com_content&task=view&id=151&Itemid=91 Tingkat Korosi Pada Implant Gigi dengan Bahan Titanium by. fisika dan biologinya yang unik. 4. Tinjauan tentang desain dan syarat-syarat restorasi prostetik di atas dental implant . Pemasangan mahkota implant dapat disemen ke inti abutment atau dapat disekrup langsung pada transgingival abutment. Adanya produk reaksi dari korosi dalam kurun . Mechanical properties of biomaterials . The international journal of oral maxillofacial implant. New York. Van Nostrand New york. Jhon Wiley and Son. catalog. Branemark . A seminar arranged by nobelpharma. M. 1980. KESIMPULAN 1. Kirsch. hal..Jerman. 407-30.The Branemark implant system which of four patient can be treated. Osseointegrated implant in the treatment of partially edentulous patients. The dental facelift.A. E. Peninjauan Ulang Mengenai Aspek Korosi dari Implan Gigi yang Terbuat dari Titanium dan Alloy-nya Abstrak Titanium dan alloynya digunakan sebagai bahan implan dalam kedokteran gigi karena kombinasi unsur kimia. G.Singapore. 1998.unhas. hal 211-217 5.A. Denholltz.Inti abutment yang dipasang pada transgingival abutment dapat berasal dari pabrik atau dapat dibuat sendiri di laboratorium. 1994.id/index. Hal. Intrumentation bone-lock endosteal implant. Reinholt and Co. 3.Jakarta. Renk. Titian Putri. 7.Vol. 6. Leibinger.ac. Hasting. Bone-lock implant Lea and Fabiger.

Kata kunci: biokompatibilitas.8 . Kombinasi dari stres. korosi.2 sampai 7. Selanjutnya. Artikel ini menggaris bawahi peninjauan ulang dari beberapa aspek korosi dan biokompatibilitas implan gigi dari bahan titanium dan suprastrukturnya. titanium dan alloytitanium. kloride. permukaan gigi penyangga serta badan implan. implan gigi. ragi dan fungi serta produk-produknya. sodium. korosi dan bakteri dapat memicu kegagalan penggunaan implan. Yang juga merupakan habitat dari spesies mikroba yang dijaga kelembabannya oleh saliva. Saliva mengandung beberapa virus. Jaringan rongga mulut terpapar oleh berbagai macam stimulasi kimia dan fisika serta metabolisme dari sekitar 30 spesies bakteri ( total jumlah bakteri saliva adalah 5 ribu juta per ml saliva ). sebagian besar rongga mulut adalah jaringan yang sehat. saliva merupakan suatu cairan solusi hipotonik yang mengandung bioaktonat. Ilmu pengetahuan ini juga membantu dalam strategi penelitian yang memungkinkan untuk eksplorasi unsur biologi dari suatu bahan. Fungsi gigi dapat terganggu . pothasium. pH dari saliva bervariasi antara 5. debris makanan serta komponen dari cairan crevikular gingiva. kompond nitrogenus dan komponen protein. Beberapa bakteri gram negative dan gram positif merupakan bagian terbesar plak gigi yang mengelilingi gigi-geligi dan juga berkoloni pada permukaan mukosa. seperti asam organik dan enzym. Rongga mulut merupakan pintu masuk utama menuju tubuh manusia.waktu yang lama dan berlanjutnya proses korosi dapat memicu terjadinya patah baik pada hubungan permukaan alloy dengan gigi penyangga. sel epitel. Meskipun begitu. bakteri.

protein dan unsur fisika dan kimia dari makanan dan cairan yang dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan rongga mulut sehingga memicu terjadinya korosi. jaringan. Korosi bahan tiruan/protesa dalam dapat memperparah keterbatasan dari umur kelelahan dan kekuatan dari suatu bahan yang memicu terjadinya kepatahan mekanis dari bahan kedokteran gigi. bahan tumpat metalik. plak. biokompatibilitas tergantung pada unsur mekanik dan faktor korosi/ degradasi dari material. kuantitas dan kualitas dari saliva. Permukaan kimia suatu biomaterial. atau alat orthodontik ditempatkan pada lingkungan elektrolit rongga mulut dari inang. Alloy dengan kekuatan tinggi digunakan dalam kedokteran gigi. Korosi merupakan degradasi besar dari suatu material oleh serangan bahan elektrokimia pada saat bahan implan metalik. komponen utama dari alloy tersebut.karena lingkungan tubuh yang tidak mendukung/ tidak baik Karena gigi merupakan subjek tubuh yang paling sering terpapar variasi temperatur daripada bagian tubuh yang lain. fibrous dan campurannya) berhubungan dengan respon inang. sangat stabil secara kimia karena tidak memicu korosi yang bermakna dalam rongga mulut. misalnya suhu. dan inang. PENAMPAKAN KLINIS KOROSI . misalnya karena es yang amat dingin (0 derajat celsius) sampai kopi yang panas dan soup. palladium dan platinum. topografi ( kekasaran permukaaan ) dan tipe dari jaringan yang terlibat ( tulang. pH. Untuk implan gigi. Faktor lain. Biokompatibilitas dari suatu bahan fungsi implan dari dan strukturnya sangat penting untuk mendukung rongga mulut. antara lain: emas.

Berdasarkan laporan Kirkpatrik. . dan manifestasi ektraoral seperti ruam ekzematous pada beberapa pasien. pembebasan elemen dari metal dan alloy serta reaksi yang beracun. Penggunaan implan gigi pada perawatan kasus kehilangan gigi sebagian maupun kehilangan gigi total. gingivitis.Sampai saat ini terdapat suatu bukti adanya arus galvanik yang sangat kecil yang berhubungan dengan elektrogalvanism yang terjadi dalam rongga mulut. stomatitis perioral. Titanium dan alloy-titanium merupakan bahan yang sering digunakan sebagai bahan implan gigi. Selama penggunaan bahan restorasai gigi yang terbuat dari bahan metalik. merupakan suatu perawatan integral dalam kedokteran gigi. Daya tahan terhadap korosi sangat penting untuk diteliti dalam bahan kedokteran gigi karena korosi dapat memicu kekasaran permukaan. EFEK KOROSI PADA IMPLAN GIGI Perawatan implan gigi merupakan salah satu perawatan dalam kedokteran gigi yang sudah teruji kesuksesannya. dkk. melemahnya bahan restorasi. Implan gigi terbuat dari bahan yang biokompatibel dan ditanamkan dalam tulang rahang melalui tindakan bedah dengan fondasi prostetik (bahan gigi tiruan ). Nyeri post operatif yang disebabkan oleh arus galvanik merupakan sumber dari ketidak nyamanan pada beberapa pasien yang menggunakan bahan restorasi dari metal. Pembebasan elemen dapat memicu terjadinya perubahan warna dari jaringan lunak serta reaksi alergi seperti pembengkakan rongga mulut. akan terus dicari bagaimana cara untuk menghilangkan adanya arus galvanik tersebut. pathomekanisme dari kegagalan sembuhnya luka dipicu oleh ion metal spesifik yang dikeluarkan dari proses korosi.

Rongga mulut dapat distimulasi oleh sebuah sel ektrokimia dibawah laju sirkumstansinya. Meskipun alloy-titanium tahan terhadap korosi karena stabilitas dari lapisan oksida TiO2. Pada saat lapisan oksida stabil di permukaan terpatahkan atau hilang atau tidak mampu untuk terbentuk kembali pada permukaannya. beberapa bahan tuang alloy titanium seperti: Ti-6Al-4V dan Ti-15V memiliki unsur yang mirip dengan bahan tuang Ni-Co dan Co-Cr dengan modulus elastisitas yang rendah. Saat ini. Meskipun titanium menunjukkan resistensi yang lebih baik terhadap korosi. maka titanium dapat kebih korosif daripada beberapa bahan dasar lainnya. Titanium dan alloy-nya menyediakan kekuatan. yang tidak lembam terhadap serangan korosif. bahan tuang dari titanium murni memilki unsur mekanis yang mirip dengan tipe III dan tipe IV alloy emas. Elektron ditransfer sepanjang kontak metallik dan anoda merupakan permukaan atau sisi dimana ion . Titanium dan alloy-nya memiliki resistensi yang tinggi terhadap korosi dalam larutan saline dan lingkungan asam. Oleh karena itu. Bentuk alloy –metal yang tersedia terbentuk dari anoda dan titanium sebagai katoda. Interaksi ini menghasilkan pelepasan sejumlah kecil produk korosi meskipun dapat ditutupi oleh termodinamikal film oksida stabil. dan duktilitas yang mirip dengan alloy lainnya. namun memungkinkan untuk berinteraksi dengan jaringan dalam kurun waktu beberapa tahun. sebagian besar bahan implan yang tersedia di pasaran terbuat dari titanium murni ( CP –Ti) atau aloy-titanium Ti-6Al-4V. rigiditas.Proses penanaman titanium dalam tulang rahang disebut dengan “osteointegrasi” oleh Branemark. maka akan terbentuk sel elektrokimia. Jika bahan dasar superstruktural alloy-metal terbuat dari sebuah Ti implan.

positif terbentuk ( misalnya permukaan metal pada proses reaksi oksidasi dan pengkaratan) dengan produksi elektron bebas. stainless steel dan alloy ti menimbulkan permukaan yang retak jika terpapar stres. PECAHNYA (FRAKTUR) IMPLAN GIGI Meskipun pecahnya implan gigi sangat jarang ditemui. Superstruktural juga menyebabkan pelepasan dari ion metal. Green melaporkan fraktur dari implan gigi dengan penggunaan selama 4 tahun. Yokoyama. Titanium tidak cukup stabil untuk mencegah efek yang berlebihan dari penggunaan dan cabikan yang berlebihan. Oleh karena itu. pengulangan pemecahan oksida seperti abrasi menyebabkan kerusakan terhadap resistensi dari dapat korosi. Telah dikemukakan bahwa kelalahan metal dapat memicu pecahnya implan. Sebagai contohnya. Korosi menyebabkan pengumpulan dan menghasilkan tirisan ion yang menutupi permukaan jaringan. . hal ini dapat menyebabkan hasil klinis yang tidak menguntungkan. Ti dan alloy-Ti mampu bertahan terhadap paparan dari cairan klorin fisiologis pada suhu yang tidak menguntungkan tetapi dapat memicu perubahan oksida yang disebabkan mikromosi mekanis. Dibawah kondisi statis. Analisis kegagalan dari implan menunjukkan bahwa fraktur disebabkan oleh kelelahan metal dan mahkota metal yang terbuat dari bahan alloy Ni-Cr-Mo akibat korosi. Korosi dapat menyebabkan kemampuan keparahan daya tahan batas dari hidup terhadap yang kelelahan dapat dan suatu bahan memicu kegagalan mekanik dari suatu implan. dkk menyimpulkan bahwa titanium dalam lingkungan biologis dapat menyerap hidrogen dan hal ini merupakan suatu alasan untuk tertundanya fraktur implan dari bahan titanium.

karsinogenitas. Pamaparan dalan jangka waktu lama dari bahan kedokteran gigi yang mengandung nikel memungkinkan effek pada monocyt manusia dan sel mukosa rongga mulut.dkk kerusakan tulang marginal sekeliling implan ditunjukkan dari penggunaan implan dengan bahan titanium. dan mutagenitas. sehingga dapat memberikan pengaruh dalam osteointegrasi khususnya selama proses korosi yang menghasilkan produk yang mengandung aluminium dan vanadium.RESPON SELULER Ion kromium haxavalent dilepaskan oleh bahan implan. Titanium yang mengandung nikel memungkinkan untuk terjadinya iritasi jaringan lokal pada beberapa pasien. mempengaruhi biokimia. Meskipun begitu. karsinogenik dan metagenik. Mereka dapat menyebabkan aktifitas beberapa dari respon sitotoksik yang meliputi jalur penurunan beberapa enzyme. KERUSAKAN TULANG DAN OSTEOLISIS Alloy-Ti menunjukkan intergrasi dengan lingkungan. Olmedo. telah dipahami bahwa alloy-Ti mengandung sejumlah elemen alloy yang bermakna dalam terjadinya perbedaan morfologi dan kristalisasi. baik tulang maupun jaringan lunak. Nikel dan kromium menginduksi reaksi hipersensitifitas tipe-IV pada tubuh dan bertindak sebagai bahan Haptens. Mangan dari alloy yang dikonsumsi bersamaaan dengan saliva dapat memicu prosedur toksisitas yang dapat memicu kerusakan sistem syaraf dan skeletal. Berdasarkan Roynesdal. Ion titanium bebas menghambat . dkk melaporkan adanya makrophage pada jaringan lunak peri implan yang diinduksi oleh proses korosi sehingga sangat berpengaruh bagi kegagalan penggunaan implan.

REAKSI LOKAL Meskipun titanium lebih baik resistensinya terhadap korosi. Kondisi lingkungan adanya yang mengandung peroksida menunjukkan interaksi dengan titanium dan adanya hubungan dengan toksisitas yang rendah. Unsur elektrokimia dari saliva tergantung dari konsentrasi komponennya. masih memungkinkan terjadinya interaksi dengan jaringan lunak selama beberapa tahun. dan karakteristik bakterisidal. Oleh karena itu. KOROSI Pengaruh Korosi dalam Rongga Mulut Beberapa tipe korosi elektrokimia mungkin terjadi didalam rongga mulut yang disebabkan oleh saliva. Peningkatan level dari kalsium dan fosfor ditemukan pada permukaan lapisan yang mengindikasikan adanya perubahan dari ion pada permukaan. Keadaaan yang mencerminkan bagaimana dan mengapa bahan kedokteran gigi mengalami korosi. dan garam yang bertindak sebagai elektrolit. inflamasi. pembentukan tulang. dan kapasitas buffer.tumbuhnya kristal hidroksiapatit (mineralisasi dari kalsifikasi jaringan pada permukaan). pH . Produk korosi dapat menyebabkan iritasi lokal atau nyeri saat menelan pada regio dari implan tanpa adanya infeksi ataupun menyebabkan hidrogen infeksi sekuder. Proses ini memicu osteolisis dan hilangnya stabilitas klinis dari implan. tegangan permukaan. proses korosi dikontrol oleh variabel ini. reaksi oksidasi dan reduksi . adalah sebagai berikut: 1. Masingmasing dari faktor ini berpengaruh terhadap kekuatan dari beberapa elektrolit.

2. faktor fisik yang menghalangi dan mencegah korosi dari proses serah terima (proses passivasi atau pembentukan lapisan film oksida passsive pada permukaan metal). Jika keasaman media meningkat seiring dengan waktu. Kompleksitas dari proses elektrokimia terdiri dari sambungan supertruktur implan yang berhubungan dengan fenomena arus galvanik dan titik korosi. atau reaksi sulfurisasi. Cr. TIPE KOROSI Terdapat dua tipe reaksi korosi : kimia dan elektrokimia. terjadi kombinasi langsung dari elemen metal dan non metal untuk menghasilkan sebuah komposisi kimia yang terjadi selama proses oksidasi. dan Ni. Korosi pada sulkus dari stainless steel pada daerah yang terdapat larutan garam sudah diketahui secara luas. Korosi elektrokimia ( korosi basah) membutuhkan adanya air atau beberapa elektrolit cair lainnya. terakumulasi pada sulkus dan membentuk larutan kloride asam yang tinggi sewhingga terjadi laju korosi yang tinggi. Tipe korosi yang umum terjadi ini sangat berpengaruh pada restorasi gigi. Produk korosi seperti Fe. Pengurangan pH dan peningkatan konsentrasi dari ion kloride merupakan dua faktor utama pada proses inisiasi dan propagasi dari fenomena korosi pada sulkus/ crevise. Pada korosi kimia ( korosi kering). Tabel 1 Tipe korosi Gambaran . lapisan passive dari alloy terpecah dan memicu proses korosi lokal. Perbedaan bentuk dari korosi ini mungkin terjadi dengan tipe reaksi diatas yang disajikan pada gambar 1 dan tabel 1. halogenasi. serta komponen utama dari stainless steel .

Korosi fretting terjadi pada sebagian besar metal yang terke na jaringan .Korosi seragam seragam. Biasanya terjadi pada bahan metal dasar. korosinya simetris berupa bentukan titik pada permukaan. teraturnya pengurangan metal dari permukaan merupakan model korosi yang biasanya terjadi Korosi titik bentuk terlokalisasi. biasanya dilindungi oleh bentukan alami berupa sebuah film oksida Korosi sulkus/ crevise korosi sulkus terjadi antara dua permukan yang saling berdekatan at au tempat yang tidak terjadi perubahan oksigen Korosi galvanik korosi galvanik terjadi pada saat alloy yang tidak cocok ditempatkan secara langsung kontak dengan mulut atau jaringan Tekanan korosi tekanan korosi terjadi karena kelelahan dari metal pada saat terhubu ng dengan lingkungan yang korosive Korosi erosi dan fretting( kombinasi dari korosi cairan dan hasil velositas cairan pada erosi Zig zag) korosi.

Pada saat lapisan oksida yang stabil pecah atau hilang atau tidak mampu untuk terbentuk kembali pada permukaaannya. saat ini . yang biasanya terjadi pada implan gigi.korosi intergranular kemurnian suatu bahan yang reaktif mungkin dapat terpisah. Meskipun begitu alloy-titanium sangat resisten terhadap korosi karena stabilitas dari lapisan TiO2. Penurunan pH menyediakan lingkungan yang baik bagi bakteri aerobik untuk proses korosi KOROSI GALVANIK Bentuk paling umum dari korosi. adalah korosi galvanik. Terbentuknya asam organik mel alui jalur glikolisis yang berasal dari gula oleh bakteri memungkin kan terjadinya penurunan pH. Menurut Hence. atau terjadi pemasifan elemen misalnya kromium menipis seperti butiran korosi mikrobial mikroorganisme dapat menyebabkan korosi dari metal dan rusaknya alloy pada lingkungan yang berair. yang tidak mengalami kelembaman terhadap serangan korosi. Arus galvanik dari titanium atau bahan restoratif metalik lain memungkinkan terjadinya korosi. titanium dapat lebih korosive daripada bahan dasar metal lainnya. Titanium dipilih sebagai bahan untuk implan gigi endoseus (implan yang ditanam dalam tulang rahang).

harganya cukup mahal. Sensitifitas kekuatan mekanis dan titik tekanan. titik lelah korosi merupakan hal-hal yang patut dipertimbangkan dari titanium yang digunakan sebagai bahan implan. saliva. kehalusan. Secara invivo terjadi bentukan sel galvanik dan arus galvanik yang menyebabkan percepatan proses korosi pada metal. Meskipun begitu.perhatian ditujukan pada bahan untuk pembuatan suprastruktural untuk pembuatan implan. biasanya digunakan alloy temuan baru. Sebagai akibatnya. Oleh karena itu. Ag-Pd dan Co-Cr bi. yaituNi-Cr. Alloy emas biasanaya dipilih sebagai superrstruktural karena kemampuan biokompatibilitasnya. terjadi stres dan korosi pit. . Perbedaan permukaaan dari restorasi metalik memungkinkan terbentuknya titik cekungan (pit)/ crevise(sulkus). Alloy ini memiliki unsur mekanis yang baik dengan harga yang murah. stres korosi yang membuat pecahnya bahan. gaya torsi. Arus galvanik melewati metal/ sambungan metal dan juga melewati jaringan sehingga mengakibatkan nyeri. Tetapi sampai saat ini biokompatibilitasnya dan resistensinya terhadap korosi masih diteliti. Jika dua atau lebih bahan prostetik kedokteran gigi digunakan/ sebagai restorasi yang terbuat dari bahan alloy yang berbeda terpapar dengan cairan mulut. Arus aliran menyeberangi dua elektrolit. maka terjadi perbedaan hasil potensial korosi pada aliran arus elektrik diantara mereka. atau cairan lainnya pada rongga mulut dan tulang serta cairan jaringan. resistensinya terhadap korosi dan unsur mekanikalnya yang sangat baik.

Fe2O3. Mekanisme komplek dari interaksi yang . Hal ini dapat memicu reaktivitas metal seperti titanium. tetapi terjadi pada fase uap. Formasi dari asam organik selama proses jalur glukolisis dari gula pada asam organik dari bakteri menimbulkan menurunnya pH. pH yang rendah menyebabkan lingkungan yang menguntungkan bagi bakteri aerobik untuk proses korosi. MnCl2.Aksi yang bersamaan korosi dari reaksi (zig kimia zag dan tekanan gergaji). Dibawah kondisi yang mirip. KOROSI MIKROBIAL Mikrobiologi yang berhubungan dengan korosi mendapat perhatian di industri untuk beberapa tahun. Chang. MnO2. Penyikatan dan perlekatan dari mikroba pada implan gigi memungkinkan terganggunya passifitas dan metal passive. Efek dari aktifitas enzyme dan degradasi dari resin komposit telah dilaporkan sebelumnya. Mikroba mengoksidasi mangan dan besi serta reaksi produk viz. FeO. Tekanan hidrogen merupakan reaksi dari hydrogen dengan karbid pada stainless steel sehingga membentuk methane. dll. Telah diketahui secara luas bahwa mikroorganisme berpengaruh terhadap korosi metal dan alloy yang terbenam dalam lingkungan yang berair. menghasilkan suara dekarburisasi dan permukaan yang melepuh. niobium. FeCl2 yang memicu korosi pada implan. dkk menunjukkan bahwa korosi memiliki peran penting pada bahan kedokteran gigi dari metal dengan adanya Streptococcus mutans dan pertumbuhan dari produknya yang meningkat. mekanik Fretting menghasilkan fretting seperti merupakan tipe lain dari korosi-erosi. vanadium . efek dari bakteri dalam lingkungan rongga mulut pada korosi dari bahan kedokteran gigi yang terbuat dari metal masih belum diketahui secara pasti.

terjadi diantara bakteri aerobik dan anaerobik terjadi pada beberapa zona. Maruthmamuthu. Semenjak proses deposisi dari biofilm. dkk mempelajari pengaruh elektrokimia dari mikroba pada kawat orthodontik pada saliva buatan dengan atau tanpa saliva. yang mana memicu korosi dengan melepaskan ion metal pada saliva. Pelepasan mangan. dan gel profilaktik telah digunakan secara luas untuk mencegah karies gigi atau sensitifitas gigi-geligi maupun untuk membersihkan permukaan rongga mulut setelah aplikasi dari pasta gigi dan sikat gigi. memicu terjadinya kreasi dari sel aerasi yang berbeda. menghasilkan produk korosi. pasta gigi. Efek dentrifis dari ion flouride pada resistensi korosi dari . bakteri sedikit dapat dikurangi resistensinya dan peningkatan proses korosinya. Korosi mikrobial terjadi pada saat produk sampah berupa asam dari mikroba dan bakteri memicu proses korosi pada permukaan metal. Ion metal ini dikombinasi dengan produk akhir dari bakteri. dan bakteri heterptropik pada saliva. EFEK DARI KONSENTRASI ION FLORIDE Dalam lingkungan rongga mulut. Berdasarkan penemuannya. permukaan metal diantara biofilm dan area lain yang terpapar oksigen dengan jumlah yang berbeda. kromium. oksidasi besi. floride yang terkandung dalam cairan obat kumur. Daerah yang sedikit sel aerasinya menjadi anoda. nikel dan besi dari kawat memungkinkan terjadinya oksidasi mangan. bersamaan dengan ion kloride pada elektrolite (saliva) untuk membentuk produk yang lebih korosive seperti MnCl2. FeCl2. Insiden dan keparahan dari korosi mikrobial dapat dikurangi dengan menjaga area sebersih mungkin dan dengan menggunakan semprotan antibiotika untuk mengontrol populasi mikroba. dll yang memicu korosi lebih lanjut.

dkk mendeskripsikan sebuah penelitian pendahulaun untuk evaluasi tarnish secara in vitro dan menunjukkan pentingnya rasio elemen proper pada komposisi alloy emas. Pourbaix. Ion flouride sangat memicu pada proses perlindungan terhadap film TiO2 pada Ti dan alloy-Ti. yang tampaknya berhubungan dengan fase struktural mikro dari alloy. meninjau ulang mengenai metode dari termodinamika elektrokimia ( diagram keseimbangan antara potensial elektroda dengan pH) dan energi kinetik elektrokimia ( kurva . Beberapa percobaan penelitian secara in vitro untuk proses korosi ditunjukkan pada tabel 2. Burse. Tufekci. Perkiraan nilai untuk magnitude telah dijelaskan. dkk mengungkapkan teknik analitik sensitif yang menunjukkan pelepasan dari elemen individual selama 1 bulan. Gel flouride odontogenik seharusnya dihindari karena dapat memicu lingkungan yang asam yang dapat memicu terjadinya degradasi dari lapisan oksida titanium dan kemungkinan terhadap pencegahan osteointegrasi. yang dapat menjelaskan penelitian selanjutnya mengenai strategi dari korosi pada impant gigi.Ti atau alloy-Ti telah dilaporkan secara luas. Reed dan Willman mengungkapkan adanya arus galvanik dalam rongga mulut yang pertamakali dijelaskan secara detail. Telah dicatat perubahan arus galvanik dan telah dilaporkan dalam literatur. PENELITIAN IN VIVO DAN IN VITRO Permintaan utama dari beberapa bahan metal yang digunakan dalam rongga mulut adalah harus tidak dapat memproduksi produk korosi yang berbahaya terhadap tubuh.

. Tidak terdapat perubahan dari pH pada saat penggunaan emas. dkk mempelajari korosi dari sulkus/ crevise secara in vitro terhadap bahan implan. dkk juga melaporkan bahwa ion metalik juga dilepaskan pada saliva buatan dari implan titanium dalam rongga mulut yang disandingkan dengan superstruktural metal yang lainnya. yang memungkinkan digunakan untuk superstruktural pada arus galvanik dengan titanium. stainless steel.polarisasi ) untuk mengetahui dan memprediksi terjadinya korosi dari metal dan alloy dengan keberadaan cairan tubuh. Reclaru dan Meyer memeriksa pengaruh korosi terhadap alloy kedokteran gigi yang berbeda. Korosi galvanik dari titanium yang berkontak dengan amalgam dan alloy prosthodontik tuang yang diteliti secara in vitro.dkk mengemukakan bahwa korosi galvanik dari implant/ sistem supertruktur sangat penting pada dua aspek: (i) possibilitas dari efek biologis yang memungkinkan terjadinya bentukan dissolusi dari komponen alloy dan (ii) aliran arus yang dihasilkan dari korosi galvanik yang memungkinkan terjadinya kerusakan tulang. Pada penelitian lain. komposit karbon. Penelitian mengenai pengukuran dan evaluasi dari korosi antara titanium dan alloy dalam kedokteran gigi juga diteliti oleh Grosgogeal. atau alloy palladium sebaga bahan metal yang kontak dengan titanium. pelepasan ion metalik pada implan rongga mulut dimana superstrukturalnya terbuat dari bahan metal dan alloy kedokteran gigi yang berbeda juga telah diteliti. Pada pekerjaan ini. kromiun kobalt. Terjadi perubahan pada saat amalgam kontak dengan titanium. Sutow. Cortada. Geis-Gestrofer . dkk dengan menggunaan teknik elektrokimia dan spektrometri auger.

Kekasaran ini membuat kolonisasi dari tulang. dkk mempelajari hubungan antara konsentrasi . Siiril dan knenn mempelajari efek dari pemberian flouride secara topikal pada titanium bahwa murni yang dijual sikat secara komersil dan menyimpulkan penggunaan gigi seharusnya sebisa mungkin tidak menimbulkan efek abrasif pada saat kontak dengan titanium . Oh dan Kim juga meneliti unsur elektrokimia dari galvanik suprastruktural pada implan titanium. dan kontaminasi dengan flouride topikal seharusnya juga dihindari. Tipe dari korosi lain. Sampel pengetesan dari pasangan implan Ti/ Co-Cr menunjukkan kemungkinan terjadinya korosi galvanik. sehungga dapat meningkatkan fiksasi implan gigi. Nakagawa. tetapi dengan derajat perbedaan yang tidak bermakna. dkk mempelajari pengaruh korosi dari penggunaan titanium murni dibandingkan dengan bahan lain yang berbeda serta ukuran partikalnya untuk aplikasi implan gigi. Fotomikrograf setelah pengetesan elektrokimia ditunjukkan oleh korosi pit dan crevis/ sulkus pada jarak antara tepi margin dengan permukaan superstruktural.Hasilnya menunjukkan bahwa intensitas dari proses korosi merupakan kasus yang jarang terjadi dalam penggunaan Ti/ alloy kedokteran gigi. Aparicio. Hal ini telah diketahui dengan baik bahwa osteointegrasi dari penggunaan titanium murni secara komersil (CP-Ti) pada implan gigi meningkat pada saat metal mengalami letupan saat ditembak dengan tujuan untuk meningkatkan kekasaran permukaannya. antara lain korosi pit dan sulkus (crevise) juga perlu untuk dipertimbangkan.

Superstruktural yang terpenting/ pasangan implan merupakan salah satu bagian yang mampu menahan kondisi terekstrim yang dapat terjadi dalam rongga . pemolesan alloy. terdapat suatu fakta bahwa monitoring dari potensial korosi dapat membantu dalam indikasi keberadaan dan perluasan korosi galvanik yang terjadi pada implan gigi. jumlah dan distribusi dari tekanasn olkusal atau penyikatan dengan pasta gigi yang dapat mempengaruhi korosi pada bebepara derajat . dan penyikatan gigi dapat menyingkirkan ion ini. Suatu saat terjadi pengkorosian metal yang disebabkan ion yang mengalami saturasi/ pemasakan pada lingkungan perantara. semenjak ditemukannya beberapa faktor yang dapat mengubah kualitas dan kuantitas saliva. makanan. dkk. KESIMPULAN Menanggapi tentang temuan terkini mengenai metallurgi dan teknologi yang handal dan progresifitas yang cepat dari disain dan perkembangan ilmu bedah dan bahan kedokteran gigi. Satu dari alasan terjadinya kegagalan dari implan gigi yaitu terjadinya proses korosi. Berdasarkan joe. Peningkatan jumlah ion metal pada lingkungan memungkinkan dicegahnya korosi lebih lanjut. cairan.fluoride dengan nilai pH pada proses korosi Ti yang terjadi dengan hadirnya ion fluoride. Situasi ini tidak sering terjadi pada restorasi gigi karena pemecahan makanan. sangat sulit untuk memprediksi ketentuan klinis dari alloy berdasarkan penelitian in vitro. kebersihan rongga mulut. kadang-kadang masih juga terjadi kegagalan. proses korosi dari restorasi dapat berlanjut. Dari peninjauan ulang mengenai literatur di atas. Sehingga.

Pemilihan bahan yang digunakan untuk implan seperti implan dengan suprastruktural yang ditanam dalam tulang rahang dapat menjadi masalah yang penting. sehingga dapat disediakan suatu bahan yang cocok untuk digunakan dan ditempatkan pada sisi yang diindikasikan.html Dental Implant Dental implant adalah gigi palsu (dari bahan sintetik) yang dipasang ke dalam mulut pasien melalui tindakan pembedahan sehingga gigi palsu ini tertanam ke dalam tulang rahang. Dengan demikian gigi palsu ini dapat berdiri sendiri tanpa mengganggu gigi-gigi lain yang masih sehat.com/2009/11/tingkat-korosi-pada-implant-gigidengan. Dental implant adalah gigi palsu yang paling mirip dengan gigi asli. http://titianputri. Pada saat suatu mekanisme yang dapat membuat bahan kedokteran gigi dapat diterima oleh jaringan tubuh dan stabilitas struktural secara jelas dimengerti. Bahan yang dipakai terbuat dari titanium yang bersifat ’bio-innert’ dengan jaringan tubuh (tulang).blogspot.mulut. dan dapat dibuat dengan mengevaluasi korosi galvaniknya. maka kegagalan implan akan jarang terjadi. .

dengan demikian gigi palsu ini tidak perlu dilepas atau dibuka untuk dibersihkan seperti gigi palsu yang sudah dikenal. Bagaimana tingkat kesuksesan implant ini? Saat ini tingkat kesuksesan rata-rata mencapai 95% bila implant dipasang di rahang bawah dan 85% bila dipasang di rahang atas. kualitas tulang. dan penggunaan graft. menderita penyakit kronis seperti diabetes tak terkontrol atau pada pasien yang perokok atau peminum. . tulang rahangnya cukup tebal dan kebersihan mulutnya baik.Bagaimana implant ini berfungsi? Setelah terpasang (tertanam) dan menyatu di dalam tulang rahang implant disambung dengan mahkota gigi buatan . Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk proses penyembuhan? Setelah terpasang. Siapakah yang dapat dipasang dental implant? Bila seseorang ingin dipasang dental implant maka pertama-tama ia harus mengunjungi dokter gigi untuk dievaluasi. Bagaimana prosedur pemasangan implant? Implant umumnya dipasang ke pasien dengan menggunakan anestesi lokal tanpa melupakan prinsip-prinsip sterilisasi dan setelah itu pasien mendapat medikasi yang optimal. implant memerlukan waktu untuk proses osseointegrasi (menyatu dengan tulang). yang memakan waktu antara 2-9 bulan. Keberhasilan dental implant akan menurun bila pasien mempunyai kebiasaan ”bruxism”. Biaya pemasangan implant memang lebih mahal dibanding gigi palsu biasa tapi implant memiliki kelebihan karena sangat mirip dengan gigi asli. Umumnya kondisi pasien harus sehat. Ini tentunya dipengaruhi oleh berbagai faktor antara lain: daya penyembuhan pasien.

com/treatment-services/dental-implant/ What Exactly Does the Dental Implant Procedure Involve? First. http://www. the procedure is as follows: . it will be decided if you are a good candidate for dental implants. Petunjuk spesifik akan diberikan oleh dokter yang bersangkutan. If you are a candidate for implant surgery. x-rays. Untuk lebih terperinci maka dokter akan memberi penjelasan lebih lanjut. you will need to discuss your options with your dentist. and complete a thorough oral examination. Berapa harga untuk sebuah implant? Karena pemasangan implant melalui suatu proses yang memerlukan alat atau instrumen khusus dan juga implant sendiri terbuat dari bahan yang diproses dengan tahap-tahap yang rumit maka biaya yang dikenakan ke pasien akan lebih mahal dibanding dengan gigi palsu lainnya. Together.dentiadental. Pembersihan implant seperti membersihkan gigi yaitu dengan floss dan sikat sekurangkurangnya 2 kali sehari.Bagaimana merawat implant yang sudah terpasang? Faktor utama agar implant tetap berfungsi baik kebersihan mulut merupakan syarat utama. The dentist will take a complete dental history.

This will require several visits. This is a short procedure that usually requires only local anesthesia. 2. The last phase is the restorative phase. strong teeth. with a local anesthetic. 3. Once completed. the implants fuse to the bone by a process known as ‘osseointegration’. Next. The function of the post is to become the support for either one tooth or a set of teeth. After surgery. During this time. there is a healing period of approximately four months. Surgical placement of the implant(s) into the bone. . your mouth will be restored to natural looking. whereby the dentist will attach the post to the implant. there is a minor surgical exposure of the top of the implant. This is usually done right in the dentist’s office.1. The dentist will take impressions and then make a prosthesis that will attach to the implants.

Now the implant and abutment act as a solid unit ready to support your new tooth or teeth. They are commonly used in wide. each designed for a specific function. Root Form Implants Root form implants are the closest is shape and size to the natural tooth root. The treatment may be a cooperative effort between a surgical dentist who actually places the implant and a restorative dentist who designs. The plate form implant is flat and long so it can fit into the narrow jawbone. the "subperiosteal" implant. The implant is carefully set into place and the gums are closed with several stitches. The healing period usually varies from as few as three months to six or more. may be prescribed. Where the jawbone is too narrow or short for immediate placement of root form implants the area may be enhanced with bone grafting to allow for their placement. After application of . When the jawbone is too narrow and not a good candidate for bone grafting. The actual implant procedure involves the surgical placement of the implant or implants.What Are The Types of Dental Implants? There are many implants available. deep bone to provide a base for replacement of one. Some dentists have advanced training and provide both of these services. In fact. The number of incisions and bone preparations depends upon the number of implants (and teeth) being placed. Plate Form Implants Plate form implants are usually used when the bone is so narrow it may not be suitable for the root form implant and the area is not suitable for bone grafting. In cases of advanced bone loss. Most are made of titanium. The bone grows in and around the implant creating a strong structural support. It rests on top of the bone but under the gums. can be placed into the bone. a healing period (osseointegration) and implant restoration to replace the missing tooth or teeth. During this time osseointegration occurs. your dentist will expose the area of the jawbone to be implanted and prepare the bone to accept the implant. prescribes and inserts the final replacement teeth. several or a complete arch of teeth. is similar in shape to the root of a tooth with a surface area designed to promote good attachment to the bone. The cylindrical or screw type implant. It is the most widely used design and generally placed where there is plentiful width and depth of jawbone. this bond can be even stronger than the original tooth’s. a special narrow implant. called "plate form". an inert metal which has been proven to be effective at fusing with living bone. your implant is uncovered and an extension or abutment is attached to it. a process known as "osseointegration". When healing is complete. After application of anesthetic. called "root form".

This model is used by a dental laboratory to fabricate the custom subperiosteal implant to fit your jaw. your dentist will expose the jawbone and take an impression or model of the bone using special materials. Subperiosteal Implants With very advanced jawbone resorption there may not be enough bone width or height for the root form or plate form implant. there is usually a healing period for osseointegration. Dental Implant Restoration Types Single Tooth Missing The single tooth implant restoration consists of three parts. the implant post which replaces the tooth root. although some plate form implants are designed for immediate restoration. there are a variety of implant systems. models and ranges available. A single tooth implant with crown is one of the best permanent restorations. your dentist will expose the area of the jawbone to be implanted and prepare the bone to accept the shape of the implant. Like root form implants.anesthetic. With today's developments. The "dual surgery" method. Namely. The implant is carefully set into place and the gums are closed with several stitches. but under the gums. This model is used by a dental laboratory to carefully create the custom implant to fit your jaw. In these cases the subperiosteal implant may be prescribed. After application of anesthetic. A surgical procedure is then carried out where the jawbone is exposed and the implant placed. For the "single surgery" method your dentist will order a special CAT scan of your jawbone. The gums are closed with several stitches and replacement teeth are put into place. The number of incisions depends upon the number of implants being placed. A second procedure is then carried out where the jawbone is exposed and the implant placed. . Using the CAT scan data and advanced computer modeling techniques. Each line catering to the individualized needs of patients. The crown is either cemented onto the abutment or held in place with a screw. This solution both looks and functions just like a natural tooth. the abutment which will support the crown and the prosthetic crown itself. a model of your jawbone is constructed. The subperiosteal implant is custom made and designed to sit on top of the bone. There are two methods for its placement. The gums are closed with several stitches and the replacement teeth are put into place.

Multiple Tooth Missing If multiple teeth are missing in different parts of the mouth.freepatentsonline. The implants themselves act as man-made roots. several missing teeth can sometimes be replaced with fewer implants because dental implants are stronger than the natural tooth roots.com/D486912. For overdentures. implants with screws placed in the jaw will serve as attachments for a metal bar. Having implants to support these dentures also means that the base of the denture can be made much smaller and more comfortable. Implant Supported Dentures: Implants allow you to wear full dentures (overdentures) and partial dentures without worrying that they will slip or fall out. there are two basically types of full arch implant reconstructions options: 1. which will help support a removable denture. If multiple teeth are missing within the same region. it is possible to replace a full jaw with dental implants and a fixed bridge that results in a permanent. A great advantage is that this is that it is self-supporting unlike conventional tooth-supported bridges that puts a heavier load on the remaining teeth. several single tooth implants are good replacement restorations. http://www. stable and high esthetic solution similiar to having a new set of teeth again.htm http://www. 2.dentalimplants-india.html . An implant fixed bridge is very much like a conventional bridge except the support is actually over implants rather than natural teeth. Fixed bridges anchored to dental implants Implant Supported Dentures Fixed Bridges anchored to dental implants: With today's technologies.com/dental-implants-types. This solution includes having implant fixed bridges done. All Teeth Missing When all teeth are missing or in a condition that all teeth need to be replaced.

Picture #2 The dental implant is placed in the jaw bone and revealed after a few months. This will enable an esthetic finish when placing the final restored tooth. In this case during the dental implant surgery the dentist placed a healing cap immediately. Picture #3 The abutment is connected to the dental implant. During the healing of the gums the gingiva formed a nice shape around the healing cap. .

Picture #4 The final result a beautiful restored dental implant tooth. Notice how the gingiva surrounds the tooth perfectly making it impossible to notice that this is a false tooth! Picture #5 A single dental implant being inserted into the gum using a special wrench. .

Picture #6 Open Wall Sinus lift And Bone Graft Procedure: The following pictures show the sequence of an open wall sinus lift. The gum is cut open and the outer wall of the upper jaw is exposed. The sinus is reached from the outer (buccal) side of the jaw. An opening is cut in the bone .

.The “window” is pushed in – exposing the inner part of the bone and the lower part of the sinus .) Bone graft material is placed in the space and slowly the sinus ceiling is pushed up and more bone graft material is filled into the new space.(The membrane separating the jaw bone from the sinus space is – the sinus membrane.

http://www.com/dental-implant-procedure-pictures.dental-implants-guide.html .Finally the area is stitched up after suficiant bone graft material has been applied into the area.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful