MATERI KULTUM RAMADHAN

Pembukaan Doa Pembuka Kultum

“Segala puji milik Allah. Kami memohon pertolonganNya, dan mohon ampun kepada Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku dan keburukan amalku. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku mengesakanNya dan tidak mempersekutukanNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rosulNya, tidak ada nabi setelah Dia. Ya Allah, berikan sholawat, salam dan kebaikan atas nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya.”

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

1

MATERI KULTUM RAMADHAN

Materi 1 Persiapan Menyambut Ramadhan
Coba dibayangkan, seandainya anda adalah seorang pelari nasional yang akan diutus oleh KONI untuk mengikuti lomba lari marathon dunia di Beijing, China Even tahunan ini merupakan ajang pelari menunjukkan kebolehannya dengan hadiah yang luar biasa. Untuk menghadapi lomba ini, anda akan mempersiapkan fisik dan mental jauh hari sebelum lomba. Diantara latihan fisik yang anda lakukan adalah lari dalam jarak tertentu seperti 5, 10, 20 atau 25 km. Bahkan anda perlu mencoba lari sampai sekitar 40 km, untuk menyamai jarak yang akan dilombakan. Bisa dibayangkan kalau anda tidak melakukan latihan sampai 40 km, bisa-bisa ketika hari lomba tidak sampai finish. Hal ini menunjukkan bahwa latihan harus diusakan sesuai dengan yang akan dilombakan. Untuk kesiapan mental terhadap cuaca di Beijing dan penduduk sekitarnya, maka anda tentunya akan tinggal di kota tersebut beberapa minggu sebelum lomba. Anda harus menyesuaikan suhu yang lebih dingin di kota tersebut. Diharapkan pada saat lomba nantinya, tubuh kita sudah siap dan tidak bakal kedinginan atau sakit perut yang bisa menyebabkan kegagalan anda. Perumpamaan diatas mirip dengan persiapan kita ketika menghadapi bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Ramadhan yang lamanya 29 atau 30 hari membutuhkan stamina dan kesiapan yang matang. Betapa banyak kita lihat shof sholat tarawih yang penuh pada minggu pertama akan menyusut pada minggu-minggu berikutnya. Dan tidak heran kalau nanti pada minggu terakhir, beberapa warung semakin dikunjungi orang yang tidak kuat menahan haus dan lapar. Atau ada orang yang terkena gangguan kesehatan atau flu ditengah atau akhir Ramadhan, hal ini berarti fisiknya belum siap. Untuk menghadapi Ramadhan, Rasulullah SAW sering melakukan puasa sunnat di bulan Rajab dan Sya’ban. Hal ini seperti yang tercantum dalam hadits yang diriwayatnya al-Nasa’i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): Usamah berkata pada Nabi saw, ‘Wahai Rasulullah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang.’

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

2

MATERI KULTUM RAMADHAN
Ibadah lain yang kita perlu persiapkan adalah qiyamullail atau sholat malam. Dalam bulan Ramadhan, peluang untuk melakukan sholat tahajjud akan besar karena kita akan bangun untuk melakukan sahur. Gunakan waktu sebelum sahur untuk memohon maghfiroh kepada Allah SWT.Bacaan atau tilawah Al Quran juga harus diperbanyak karena bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran dan dimana pahala akan dilipatgandakan. Akan merugilah kita bila waktu yang tersedia dalam bulan tersebut disia-siakan tidak untuk berdzikir atau membaca Al Quran. Jangan lupa, kita juga perlu membuat suasana ceria dalam keluarga kita dalam menyambut bulan penuh rahmah ini. Bersih dan rapikan rumah. Buatlah hiasan dirumah agar terasa suasana Ramadhan. Buat rencana untuk beribadah bersama keluarga seperti sholat berjamaah, buka puasa dan tadarus bersama.

Materi 2 Tiga Nasehat
Rasulullah SAW pernah memberikan tiga buah nasehat kepada kedua sehabatnya Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman bin Jabal:

“Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada, dan ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji.” HR. Tirmidzi Tiga pesan Rasulullah SAW tersebut layak untuk kita perhatikan karena sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita sehari-hari. 1- BERTAQWA DIMANA SAJA Definisi dari kata taqwa dapat dilihat dari percakapan antara sahabat Umar dan Ubay bin Ka’ab ra. Suatu ketika sahabat Umar ra bertanya kepada Ubay bin Ka’ab apakah taqwa itu? Dia menjawab; “Pernahkah kamu melalui jalan berduri?” Umar menjawab; “Pernah!” Ubay menyambung, “Lalu apa yang kamu lakukan?” Umar menjawab; “Aku

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

3

MATERI KULTUM RAMADHAN
berhati-hati, waspada dan penuh keseriusan.” Maka Ubay berkata; “Maka demikian pulalah taqwa!” Sedang menurut Sayyid Qutub dalam tafsirnya—Fi Zhilal al-Qur`an— taqwa adalah kepekaan hati, kehalusan perasaan, rasa khawatir yang terus menerus dan hati-hati terhadap semua duri atau halangan dalam kehidupan. Kalau ada suatu iklan minuman ringan: “Dimana saja dan kapan saja …”, maka nasehat Nabi SAW ini menunjukkan bahwa kita harus bertaqwa dimana saja. Sedang perintah taqwa kapan saja terdapat dalam surat Ali Imron 102:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” Jadi dimanapun dan kapanpun kita harus menjaga ketaqwaan kita. Taqwa dimana saja memang sulit untuk dilakukan dan harus usaha yang dilakukan harus ekstra keras. Akan sangat mudah ketaqwaan itu diraih ketika kita bersama orang lain, tetapi bila tidak ada orang lain maka maksiyat dapat dilaksanakan. Sebagai contoh, ketika kita berkumpul di dalam suatu majelis zikir, pikiran dan pandangan kita akan terjaga dengan baik. Tetapi ketika kita berjalan sendirian di suatu tempat perbelanjaan, maka pikiran dan pandangan kita bisa tidak terjaga. Untuk menjaga ketaqwaan kita dimanapun saja, maka perlunya kita menyadari akan pengawasan Allah SWT baik secara langsung maupun melalui malaikat-Nya. 2 KEBAIKAN YANG MENGHAPUSKAN KESALAHAN Setiap orang selalu melakukan kesalahan. Hari ini mungkin melakukan kesalahan baik yang kita sadari maupun yang sadari. Oleh sebab itu, segera setelah kita melaksanakan lakukan kebaikan. Kebaikan tersebut dapat menghapuskan yang telah dilakukan. kita sudah tidak kita kesalahan, kesalahan

Untuk dosa yang merugikan diri sendiri, maka salah satu cara untuk menghapusnya adalah dengan bersedekah. Rasulullah SAW bersabda “sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api”. Maka ada orang yang ketika dia sakit maka dia akan memberikan sedekah agar penyakitnya segera sembuh. Hal ini dikarenakan segala penyakit yang kita miliki itu adalah karena kesalahan yang kita pernah lakukan.

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

4

MATERI KULTUM RAMADHAN
Sedang dosa yang dilakukan terhadap orang lain maka yang perlu dilakukan adalah memohon maaf yang bagi beberapa orang sangat sulit untuk dilakukan. Padahal Rasulullah SAW selalu minta maaf ketika bersalah bahkan terhadap Ibnu Ummi Maktum beliau memeluknya dengan hangat seraya berkata “Inilah orangnya, yang membuat aku ditegur oleh Allah… (QS. Abasa)”. Setelah minta maaf kemudian bawalah sesuatu hadiah atau makanan kepada orang tersebut, maka kesalahan tersebut insya Allah akan dihapuskan. 3- AKHLAQ YANG TERPUJI Akhlaq terpuji adalah keharusan dari setiap muslim. Tidak memiliki akhlaq tersebut akan dapat mendekatkan seseorang dalam siksaan api neraka. Dari beberapa jenis akhlaq kita terhadap orang lain, yang perlu diperhatikan adalah akhlaq terhadap tetangga.

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)

Dari Abu Syuraih ra, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “Demi Allah seseorang tidak beriman, Demi Allah seseorang tidak beriman, Demi Allah seseorang tidak beriman.” Ada yang bertanya: “Siapa itu Ya Rasulullah?” Jawab Nabi: “Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (HR. Bukhari)

Materi 3 Berdoa di Bulan Ramadhan Aturan untuk shoum di bulan Ramadhan telah ditetapkan Allah SWT dalam surat Al Baqarah dari ayat 183 sampai ayat 187. Hampir seluruh ayat tersebut terdapat kata-kata shoum:

(Al Baqarah 183)

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

5

hingga turunlah ayat ini. karena Allah SWT telah berfirman ‘Ud’uni astajib lakum’ (berdoalah kamu kepada-Ku. Dalam ayat ini juga terdapat tiga syarat untuk diterimanya suatu doa. sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya. sehingga kami harus menyeru-Nya?” Nabi SAW terdiam. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku. bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. pasti aku mengijabahnya)” (QS 40:60). Pertama. ayat ini turun berkenaan dengan sabda Rasulullah SAW: “Janganlah kalian berkecil hati dalam berdoa. Berkatalah salah seorang di antara mereka: “Wahai Rasulullah! Apakah Tuhan mendengar doa kita atau bagaimana?” Sebagai jawabannya.” Peletakan ayat ini diantara ayat-ayat tentang shoum Ramadhan bukan tanpa maksud. atau jauh. Ibnu Abi Hatim. Allah menjawab langsung tentang keberadaanNya yang sangat dekat dan langsung berfirman bahwa Dia akan mengabulkan segala doa kita. Jadi RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 6 . (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir. Abussyaikh dan lain-lain). turunlah ayat ini (Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir yang bersumber dari Ali. doa tersebut harus dipanjatkan kepada-Nya secara langsung. maka (jawablah). Menurut riwayat lain.) Menurut Sayyid Qutb dalam kitabnya Fii Zhilalil Quran. Ibnu Marduwaih. Kalau ditilik dari asbabun nuzul ayat ini adalah berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW yang bertanya: “Apakah Tuhan kita itu dekat.MATERI KULTUM RAMADHAN •  Al Baqarah 184) (Al Baqarah 185)  Al Baqarah 187) • • Hanya ayat 186 yang tidak mengandung kata shoum: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. agar mereka selalu berada dalam kebenaran.

Sedang syarat ketiga adalah kita harus beriman kepada-Nya agar doa kita diterima. Tirmidzi. makam atau pohon. orang yang berpuasa sehingga dia berbuka dan orang yang dianiaya.MATERI KULTUM RAMADHAN janganlah kita berdoa kepada mahluk Allah seperti jin. Maka perbanyaklah kita berdoa dalam bulan Ramadhan. Walaupun ayat 186 ini tidak mengandung kata shoum. Nasai dan Ibnu Majah) Demikianlah. Doa mereka diangkat oleh Allah di bawah awan pada hari kiamat dan dibukakan untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman. Hal ini sesuai dengan hadits nabi SAW: “Orang yang berpuasa memiliki doa yang mustajab pada waktu berbuka. ‘Demi keagungan-Ku. tapi penempatan ayat ini menunjukkan pentingnya kita berdoa pada bulan Ramadhan. nabi SAW bersabda: “Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya yaitu pemimpin yang adil. Dan kalaupun berdoa akan lebih baik apabila doa tersebut diucapkan secara langsung kepada-Nya. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 7 . Semoga Allah SWT menerima doa kita. Syarat kedua dalam berdoa adalah kita harus memenuhi segala perintah Allah SWT. Aku akan menolongmu walaupun sesudah suatu waktu’” (Riwayat Imam Ahmad.” (Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud) Atau dalam hadits lain. urgensi dari berdoa dalam bulan Ramadhan karena hal itu meningkatkan kemungkinan doa kita diterima. Seperti ketika seorang anak sebaiknya mengikuti nasehat/perintah orang tuanya untuk mendapatkan yang diinginkannya.

Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok. maka Aku mendekat padanya sedepa. diperlukan daya dorong yang kecil.” (HR. Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. sakit yang merusakmu. dajjal. maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. maka Aku mendatanginya dengan bergegas. saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih. Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik. rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya. maka tundalah untuk menunda. suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu. maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Tirmidzi) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 8 .MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 4 Membiasakan Berbuat Baik Dalam suatu hadits qudsi. puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya. Bukhari) Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita. Kalau kita ada keinginan untuk menunda. Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat. kematian yang tiba-tiba menjemputmu. Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal. maka dia akan ramah ke tetangganya. usia lanjut yang membuatmu pikun. padahal perbuakan baik janganlah ditunda.” (HR. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid. kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas. saat kiamat. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw: “Bersegeralah untuk beramal. maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari. bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa. maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. Semakin kita terbiasa berbuat baik. Setelah mobil tersesebut bergerak. maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta. Agar manusia terbiasa beribadah. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya.

” (QS. Tetapi terkadang pencurian masih terjadi walau hansip sudah dibayar. Hal ini bisa terjadi bila hansip tersebut lengah atau ketiduran. Yang Menciptakan kita selalu bersama dengan kita dimanapun dan kapanpun saja. Al Mujadilah 7).MATERI KULTUM RAMADHAN Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. maka warga suatu perumahan menyewa penjaga atau hansip.” (QS. Bahkan untuk menguatkan hati. Qaaf 16) 2. Didalam melakukan pengawasan. Oleh sebab itu. Bahkan Allah SWT teramat dekat dengan kita yaitu lebih dekat dari urat leher kita. ada 3 (tiga) cara yang dilakukan Allah SWT: 1. maka Dia yang keenam (QS. Qaaf 17) Kedua malaikat ini akan mencatat segala amal perbuatan kita yang baik RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 9 . Tidak tanggungtanggung. Allah SWT melakukan pengawasan melalui malaikat. Bila kita berlima. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari. “Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. agar mereka selalu ingat. “Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan). Al Israa’ 41) Materi 5 Pengawasan Allah (Muroqobatullah) Karena taku didatangi pencuri. maka Dia yang keempat. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat. kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.” (QS. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. sehingga si pencuri bisa melakukan aksinya. Bila kita bertiga. Allah SWT melakukan pengawasan secara langsung. kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. Hansip juga manusia! Bagaimana dengan Yang Maha Mengetahui? Allah SWT mengawasi manusia 24 jam sehari atau setiap detik tidak ada lengah. “ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya.

MATERI KULTUM RAMADHAN maupun yang buruk.” (QS. Yaasiin 65) Materi 6 Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran (Bagian I) Al Quran diturunkan kepada Muhammad Rasulullah SAW selama 23 tahun masa kerasulan beliau. Al Quran di turunkan secara berangsurangsur kepada Rasulullah SAW dengan perantaraan malaikat Jibril. Hal ini disebutkan dalam Al Quran surat Al Baqarah (2) : 97. yang besar maupun yang kecil. Catatan tersebut kemudian dibukukan dan diserahkan kepada kita (QS. Allah SWT melakukan pengawasan melalui diri kita sendiri. dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. Ketika kelak nanti meninggal maka anggota tubuh kita seperti tangan dan kaki akan menjadi saksi bagi kita. Tidak ada yang tertinggal. membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka. Al Kahfi 49).” RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 10 . maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah. Malaikat Jibril menurunkan Al Quran ke dalam hati Rasulullah dan beliaupun langsung memahaminya. Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril. 3. Kita tidak akan memiliki kontrol terhadap anggota tubuh tersebut untuk memberikan kesaksian sebenarnya.

Bukan dengan sekedar membaca. banyak terjadi peperangan. Abu Bakarpun lalu meminta Zaid bin Haritsah untuk melakukan tugas ini. Abu bakar sempat menolak. Demkian Al Qur. Kaum muslimin saat ini masih cukup berpuas diri dengan membaca Mushaf Al Quran dan tidak memahami maknanya. Dengan menghafal Al Quran ada „rasa“ (atau RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 11 . Mungkin ada sebagian yang berkata mengapa perlu menghafal ? Tidakkah cukup dengan membaca Mushaf dan membaca tarjemahan ? Ternyata tidak cukup. banyak para sahabat penghafal Quran yang syahid. Batu. Melihat kondisi ini Umarpun meminta Abu bakar sebagai khalifah untuk membuat Mushaf Al Quran. tulang dll. Kemudian para shahabat langsung menghafalnya dan mengamalkannya. Basrah dan Kufah. Pada saat Rasulullah telah wafat. Al Quran difahami dengan menghafal. Tapi dengan gigih Umar bin Khattab menjelaskan urgensinya pembuatan Mushaf bagi kepentingan kaum muslimin di masa yang datang. Akhirnya Abu Bakarpun dapat diyakinkan dan kemudian setuju dengan ide Umar bin Khattab.an di ajarkan kepada para shahabat-shahabat yang lain. „ Apakah engkau meminta aku untuk melakukan apa yang Rasulullah tidak lakukan ?“ ujar beliau. Zaid bin Haritsah pun sempat berkata : „ Apakah engkau meminta aku untuk melakukan apa yang Rasulullah tidak lakukan ?“. Bagaimana dengan kondisi zaman sekarang? Bila kita perhatikan di sekitar kita. Padahal membaca Al Quran baru langkah awal interaksi Al Quran. batu. ada berapa persen diantara mereka yang hafal Al Quran ? Berapa persen yang sedang menghafal Al Quran? Mungkin kita susah memberikan persentase karena dihitung dengan jari-jari tangan kita belum tentu genap semuanya. Al Quran sebagai petunjuk bagi kita tidak cukup dibaca tapi juga dihafal dan difahami. Mereka menuliskannya di pelepah daun daun kering. Satu disimpan Utsman dan 4 yang lain disebar ke : Makkah. daun-daun kering. Dalam peperangan Yamamah misalnya . tabi’it dan thabi’i tabiin mempelajari al Quran dengan menghafal karena jumlah Mushaf yang sangat sedikit. Tapi akhirnya Zaidpun setuju dan mulai mengumpulkan shahifah-sahhifah yang tersebar di tangan para shahabat yang lain.MATERI KULTUM RAMADHAN Kemudian Rasulullah SAW mengajarkan Al Quran itu kepada para shahabatnya. Pada saat itu belum ada kertas seperti zaman modern sekarang ini. Barulah pada zaman Khalifah Utsman bin Affan. Jadi pada saat itu para shahabat. diantara teman-teman dan keluarga kita. Syria. Mushaf Al Quran selesai sebanyak 5 buah. tulang dll itupun disimpan di rumah Hafsah.

Rasa ini didapat karena ayat-ayat yang dibaca berulang-ulang. kita sebagai hamba Allah. Materi 7 Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran (Bagian II) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 12 . kiai dan pemuka-pemuka agama. Rasa inilah yang menjadikan kita nikmat mengenal Allah. Kaum muslimin saat ini cukup berpuas diri dengan membaca „buta“ Al Quran dan menimba ilmu dari para ustadz. Efeknya sangat berbeda dengan mengulang-ulangnya. memahami kehendakNya dan ringan melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya. Apalagi bila membacanya tidak diiringi dengan pemahaman artinya. „ Rasa „ ini kurang ada juga sedikit ketika kita hanya membaca. Al Quran itu diturunkan di hati Nabi Muhammad. Artinya Al Quran itu konsumsi/makanan hati bukan sekedar fikiran.MATERI KULTUM RAMADHAN zauk) yang diberikan Allah kepada hati kita. Dan membaca tidak diulang-ulang. Tanpa menghilangkan rasa hormat kepada para penyampaipenyampai risalah agama. Pengulangan kalam-kalam suci itulah yang menjadi „makanan“ untuk hati. Bukan di akal fikiran beliau. secara individual juga mempunyai kewajiban berusaha memahami Al Quran dari aslinya langsung dari firman-firmanNya. Dan sesuai dengan ayat di Al Baqarah : 97 diatas.

Seperti disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam surat Al Anfaal ayat 29: Hai orang-orang beriman. Itulah ilham. dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.“ Ilham ini dapat dirasakan dengan dalam hati kita. Karena itu sangatlah kita memerlukan furqan yang menjadikan kita mantap mengetahui yang haq dan yang bathil. Atau ilham itu sebagai furqan atau pembeda mana-mana amal yang haq dan mana-man yang bathil.MATERI KULTUM RAMADHAN Bila kita menghafal dan mentadaburi Al Quran maka Allah akan mengajarkan kepada kita pengetahuan melalui hati kita dengan perantaraan ilham. Sebagai misal ketika kita masuk ke tempat maksiat maka hati kita akan terasa tidak enak. Al Quran juga sebuah petunjuk/pedoman hidup bagi kita kaum muslimin : RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 13 . Itulah peringatan dari hati kita yang bersih. Seperti yang difirmankan Allah SWT dalam surat Asy Syams ayat 8-10: “M aka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. tidak nyaman. jika kamu bertaqwa kepada Allah. dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. dan Kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu. Furqan inilah yang dibutuhkan di dalam kehidupan ketika berperang dengan bisikanbisikan syaithan yang membujuk-bujuk kita untuk berbuat maksiat dengan iming-iming duniawi yang menggiurkan. „cling“ mememukan cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik. kemudian pada suatu saat kita. dan Allah mempunyai karunia yang besar. Bukankah kita pernah bingung tentang suatu masalah.

Memang solusi pemahaman Al Quran ini tidak akan dapat berhasil bila sistem pendidikan agama tidak berjalan intensif sejak dini. memahami dan melaksanakan Al Quran dilakukan sebagai kewajiban indivial setiap kaum muslimin. peta dan juga bertanya maka kita akan mendapat jalan pintas untuk sampai ke puncak gunung. Bila secara individu seorang muslim meningkat kualitasnya. rambu-rambu dan petunjukpetunjuk oleh seorang pendaki gunung profesional. Demikianlah renungan kita tentang Al Quran. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahNya kepada kita semua sehingga kita menjadi orang-orang yang mencintai Al Quran. petunjuk. menghafal. Bagaimana Al Quran bisa menjadi pedoman hidup seorang muslim secara individual bila membaca dan memahaminya secara tuntas saja belum dilakukan ? Dan banyak diantara kaum muslimin yang meninggal dalam keadaan belum pernah membaca dengan tuntas Al Quran. kiai atau ustadz. Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin. Tetapi kita tidak memahami petunjuk-petunjuk tersebut. menghafalkannya. memahami Al Quran bukan fardhu kifayah yang dibebankan kepada ulama. Maka kita lihat ketika lulus SMA para mahasiswa sudah bisa belajat dari diktat berbahas Inggris. Sebagai permisalan. petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 14 . membacanya. Apakah kita dijamin akan sampai di puncak gunung semeru dengan selamat ? Kita mungkin lebih senang bertanya dengan penduduk setempat. Tetapi bila orang kita tanya juga kurang faham jalan ke puncak gunung. Bila kita bertemu dengan penduduk yang sangat kenal gunung semeru mungkin kita akan sampai dengan selamat.MATERI KULTUM RAMADHAN Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya. Tapi hanya segelintir orang yang hafal dan faham Al Quran. Sebelum pergi kita dibekali dengan peta. memahaminya dan mengamalkannya. Bila sistem ini diterpakan juga untuk bahasa Arab (sebagai media inti pemahaman Al Quran) maka ketika berumur 20-25 seorang muslim sudah mulai bisa memahami Al Quran dengan mandiri. membaca. Bayangkan apabila kita akan pergi ke puncak Gunung Semeru. akankah kita sampai ke puncak dengan selamat atau mungkin kita bisa tersesat ? Padahal bila kita memahami. Tapi seperti dicontohkan oleh para sahabat. (QS Al Baqarah : 2) Jadi intinya Al Qu’an adalah pedoman hidup. bahasa Inggris diajarkan sejak SD. keluarga yang dibinanya juga akan berkulaitas sehingga akhirnya sebuah masyarakat madani yang dirindukan selama ini juga dapat terwujud.

mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia. dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 8 Keimanan yang Benar Kita sebagai orang yang memeluk agama Islam tidak boleh berpuas diri dengan predikat seorang Muslim.. Sifat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 15 .” ? Allah yang Maha Pengasih telah menyebutkan di dalam Al Quran surat Al Anfal :2-4 Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya). Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Hatinya yang gemetar hatinya bila disebutkan Asma Allah Gemetarnya bisa disebabkan karena banyak hal. Keislaman juga belum tentu bisa menyelamatkan kita dari siksa api neraka. karena kagum dan takluk pada Kebesaran Allah. Kebesaran dan Kemuliaan Dzat . Dalam firman Allah SWT tersebut jelas sekali menyebutkan bahwa seorang mukmin yang Haq. Karena keislaman seseorang tidak cukup untuk dapat menurunkan pertolongan Allah dalam kehidupan kita di dunia. yang benar-benar tulen. mempunyai ciri-ciri sebagai berikut> 1. Hanya orang-orang yang beriman sejati yang mendapatkan semua janji2Nya yaitu kebahagian dunia dan akhirat. Bagaimanakah kriteria atau ciri-ciri orang-orang beriman yang sering dipanggil Allah dengan mesra “…yaa ayyuhal ladzina aamanu….

Orang-orang yang imannya tulen bila dihadapannnya dibacakan ayat Al Quran (dalil naqli) ataupun bukti aqli yang berupa demonstrasi Kebesaran Allah dalam penciptaan makhlukmakhlukNya maka bibirnyapun berucap “ Subhanallah…”. Bertawakkal hanya kepada Allah Bagi orang yang imannya Haq. 3. insya Allah ada. Dan itu semua makin meningkatkan imannya. Pemahaman atas makna dan tafakkur pada ciptaan2Nya dan Kebesaran Asma-asma Allah itulah yang dapat menghantarkan seseorang pada “wajilat quluubukum” 2. …. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. buni dan jagad raya alam semesta maka diapun makin tunduk dan kagum pada Kuasa Allah. Dan bila dia melihat Kebesaran Allah dalam penciptaan langit . Bisa juga gemetar karena berharap karunia surga – dunia maupun akhirat-. Bisa juga karena takut terhadap siksa api neraka yang sangat pedih dan terbayangkan dosa dan kebodohan yang telah dilakukan. Putus asa tidak ada dalam kamus hidupnya. Terkadang gemetar haru mengingat sifat Kasih Sayang dan PengampunNya ataupun gemetar hati karena melihat Kebesaran ciptaanNya. Setiap detik yang dilalui dipakai untuk “melihat” demonstrasi Kekuasaan Allah. fahami dan hayati maknanya. maka diapun makin yakin dan kagum pada Allah. tidak pernah ada rasa takut dan gentar menghadapi pernak-pernik dan badai di dalam kehidupan dunia. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 16 . Bahkan ketika melihat betapa sempurna dan hebatnya pasukan-pasukan Allah yang berupa misalnya lebah lebah dan madu yang dihasilkan. Ketergantungannya kepada Allah dan keyakinan bahwa Allah selalu menuntun dan melindunginya menjadikan langkahnya pasti menapaki roda kehidupan. Hidup dijalani dengan lapang dan mudah karena jalan keluar dalam tiap masalah. Hari-hari orang beriman tidak pernah ada yang menjemukan. Bila membaca Al Quran yang menyebutkan tentang janji-janji Allah keimanannya bertambah. semangat hidupnya makin membara dan semakin giat beramal shalih.MATERI KULTUM RAMADHAN maupun PerbuatanNya. Keimanannya bertambah bila dibacakan ayat-ayat Tuhan. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. bertafakkur dan kemudian bertasbih kepada Allah. Asma Allah yang disebutkan dalam Al Quran dan hadits biasa disebut dengan 99 Asmaul Husna (bahkan lebih dari itu) menunjukkan Sifat-Sifat Allah yang Agung yang wajib kita ketahui. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. Ayat dalam bahasa Arab artinya bukti. Dan rezeki juga sudah ditanggung oleh Allah Azza wa Jalla.

Dan mukmin sejati inilah yang mendapatkan janji Allah yaitu kemuliaan derajat. Shalat merupakan saat-saat yang indah bermunajat kepada Allah. Materi 8 Teknik Menghafal dan Murajaah Al Quran Bagi para penghafal Al Quran yang pemula. Apakah kita sudah mempunyai 5 ciri-ciri di atas ? Bila sudah. yang tulen. Semoga bahasan ini bisa menjadi jalan intropeksi bagi diri kita masing-masing. Tetapi seiring dengan waktu kesulitan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 17 . Persis seperti yang disabdakan junjungan kita Rasulullah SAW : Apabila engkau mempunyai masalah maka shalat (sunnah) lah 2 rakaat” (HR Bukhari) Mereka ini bukan sekedar melakukan shalat tapi mendirikannya. yang dicintai Allahu Rabbi. sunnah-sunnahnya dan juga kekhusyuannya. menambah hafalan mempunyai kesulitan tersendiri. Menafkahkan rezeki yang dipunyai Ciri terakhir seorang mukmin yang tulen adalah mudahnya dia bersedekah. Shalat tidaklah menjadi beban bagi mereka bahkan shalat merupakan saat beristirahat dari keruwetan hidup.MATERI KULTUM RAMADHAN 4. Baginya harta karunia Allah yang didalamnya ada hak fakir miskin. berilah istirahat kepada kita semua!” Dan bukti mereka mendirikan shalat adalah akhlaknya di luar shalat. Harta diletakkannya di tangan bukan di hati Demikianlah ciri-ciri seorang mukmin yang Haq. Mereka ini adalah orang-orang yang gandrung shalat. Semakin baik mutu shalat maka semakin tinggilah akhlak seseorang 5. Menjaga rukun-rukunnya. kita harus mensyukuri dan meminta Allah mengekalkan sifat-sifat mulia ini dalam diri kita. Bila kita belum memiliki 5 ciri ini maka kita perlu berusaha semaksimal mungkin agar kita bisa menjadi seorang mukmin sejati. Dan tepatlah sabda Rasulullah saat menyuruh Bilal adzan dengan berkata : “Wahai Bilal. waktunya. Sedekah adalah tanda syukur kepada Allah kerena diberi kelapangan dalam harta. Mendirikan Shalat. Hati orang yang mukmin tidak terikat oleh harta yang dimiliki. Mengapa ? Karena shalat itulah yang menghalangi mereka berbuat maksiat dan mungkar. Shalat menjadi obat segala masalah kehidupan. pengampunan dosa-dosa dan rezeki yang halal dan berkah. Tapi dia juga bersedekah dalam keadaan sempit karena jalan kemudahan akan datang dengan derasnya sedekah. memohonkan kemudahan hidup di dunia dan juga kemuliaan hidup di akhirat. mengadukan beban hidup.

Misalnya kita menghafal surat An Naba yang didalamnya ada 40 ayat. Hafalkan surat dengan cara memotongnya menjadi 10 ayat 10 ayat. Lakukan sampai ayat 5. Ikatlah ayat 1 sampai ayat 5 dengan mengulang-ulangnya bersamasama sampai lancar. Ayat-ayat setelah „ayat macet“ menjadi gelap. ayat 2 gerakkan jari telunjuk. 3. Caranya adalah sebagai berikut : 1. Untuk surat-surat yang agak panjang (50 ayat) dan yang panjang (diatas 100 ayat). Hafalkan ayat 1 sampai lancar. Kegiatan ini mengikat ayat 6 sampai dengan ayat 10 4. Itulah sebabnya kita sangat hafal ayat-ayat awal surat dan sering lupa pada ayat-ayat akhir surat. Ketika itu kesulitan lain timbul yaitu mengulang hafalan (murajaah).MATERI KULTUM RAMADHAN ini akan terlampaui. Dalm hal ini tidak ada cara lain untuk mengingatnya selain membuka mushaf Al Qur’an. Ini dikarenakan kita menghafal secara sekuensial/berurutan. Untuk separuh terakhir sulit bagi kita untuk mengingatnya. Kemudian hafalkan secara berurut ayat 1 sampai dengan ayat 5. Sehingga otak kita lebih hafal ayat-ayat awal. Ini akan ditandai dengan “macet” ketika saat memurajaah. Kemudian hafalkan ayat 6 sampai 10 sambil menggerakgerakkan jari-jari tangan kiri sama seperti yang dilakukan oleh tangan kanan. sehingga satu ayat selalu diingat setelah ayat sebelumnya. Ulang-ulang ayat 6 sampai 10 sampai lancar. Pada saat hafalan makin bertambah banyak. 2. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini disebabkan kita selalu menghafal/murajaah dari awal surat (ayat 1). Di dalam tiap sepuluh ayat potong-potong lagi menjadi 5 ayat-5 ayat. ayat 4 gerakkan jari manis dan ayat 5 gerakkan jari kelingking. biasanya kita sangat hafal separuh awal dari surat tersebut. ayatayat awal itulah yang lebih sering dilafadzkan dibandingkan dengan ayat-ayat yang akhir. Sehingga kalau ayat “sebelumnya” macet maka ayat selanjutnya menjadi hilang juga. Bila menghafal ayat 1 gerakkan ibu jari. Lalu bagaimana cara efektif untuk menanggulangi masalah tersebut? Kuncinya adalah ketika proses menghafal sebuah surat dilakukan. ayat 3 gerakkan jari tengah. murajaah juga semakin berat. Ketika selesai menghafalkan sebuah surat. Gerak-gerakkan jari-jari tangan anda sesuai dengan ayat yang sedang di hafal. Sekarang mengulang menghafal ayat 1 sampai 10 dengan sambil menggerak-gerakkan jari sesuai dengan nomor ayat yang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 18 . Kesulitan kedua adalah ketika kita „macet“ sulit bagi kita untuk mengetahui ayat selanjutnya.

Terakhir gabungkan semua ayat (ayat 1 sampai 40) dalam surat tsb. Ali Imran. Bila suratnya berayat yang panjang-panjang seperti Al Baqarah. Bukan hanya ayat-ayat awal surat saja. Dengan metoda menghafal konvensional maka kita kita harus selalu mengulangi mulai dari awal surat lagi. An Nisaa dll. bila dilakukan 10 ayat untuk setiap rakaat shalat.kita masih tetap bisa melanjutkan ayat selanjutnya setelah kondisi eksternal tertangani. Kita tidak merasa susah murajaah karena seakan-akan kita sedang menghafal surat-surat yang pendek saja. Ini cukup bagus untuk surat An Naba yang 40 ayat. Ketika memurajaah surat-surat yang panjang dan kemudian terputus oleh kondisi eksternal – tamu datang.sehingga untuk surat yang panjang murajaah dapat dilakukan sepotong-sepotong di dalam shalat kita. Mengatasi kasus „ayat macet“. masakan gosong dll. Lakukan sampai lancar. 6. Manfaat dari menghafal dengan sistem potongan ini adalah: 1. Hafalkan per 10 ayat. Bila macet di satu ayat biasanya akan berhenti memurajaah surat tersebut karena ayat-ayat yang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 19 . Kondisikondisi seperti ini akan menguatkan hafalan ayat-ayat awal dan menurunkan kualitas hafalan ayat-ayat akhir. anak menangis. Maka ketika shubuh kita sudah dapat murajaah sampai 40 ayat (sunnat shubuh 2 rakaat dan shubuh 2 rakaat). Tanpa harus mengulangi dari awal surat. maka selesai shalat isya kita sudah murajaah 100 ayat! Bila ditambah dengan shalat2 sunnah rawatib maka kita bisa murajaah 200 ayat dalam sehari. Menguatkan secara merata ayat-ayat di seluruh surat. Ini adalah bonus yang sangat bermanfaat untuk kita 5. Dan bila ditambahkan dengan shalat dhuha dan tahajjud kita bisa mnyelesaikan 286 ayat Al Baqarah dalam shalat yang dilakukan sehari semalam! 2. Misalnya: untuk setiap rakaat shalat kita membaca 10 ayat. Ketika murajaah kita tidak selalu harus memulai dari awal surat – ayat1. Dan di dalam memurajaah surat yang panjang kita mempunyai 3.MATERI KULTUM RAMADHAN dilafazkan. Atau untuk surat yang panjang seperti Al Baqarah. Ulang-ulang sampai lancar Kemudian bagaimana anda murajaah sebuah surat bila kita telah menghafal secara konvensional? Bila surat tersebut ayat-ayatnya pendek maka kelompokkan menjadi 10 ayat-10 ayat. maka pecah 10 ayat menjadi 5 ayat-ayat. ayat 21-30 dan ayat 31-40. 4. Hafal nomot ayat tanpa kita sadari. Lakukan langkah diatas untuk ayat 11-20. 5. telfon berdering. Secara psikologis kita merasa lebih ringan. Hal ini mengikat ayat 1 sampai 10.

Materi 9 Membangun Peradaban Islam “… kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya. Cobalah anda praktekkan dan anda akan terkejut dengan hasilnya. yaitu 10 ayat saja. Sebuah ayat tidak hanya dikaitkan dengan ayat yang sebelumnya –seperti dalam sistem menghafal konvensional. 21. yang bersikap lemah lembut terhadap orang mu’min dan bersikap tegas kepada orang kafir. Mengapa ? Karena dalam menghafal sistem ini setiap ayat independen diletakkan dalam memori otak kita.tapi juga dikaitkan dengan nomornya (yang diingat secara tidak sadar dengan menggerak-gerakkan jari tangan ketika menghafal). Ketika memori yang terkait dengan ayat sebelum terlupakan maka ada „ pengait“ yang lain yaitu nomor surat. yang menjunjung tinggi aspek RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 20 . yang berjihad di jalan Allah dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela …. 31. 11. Percaya atau tidak? Anda tinggal mencoba sistem ini dan merasakan hasilnya! Melakukan metoda ini tak sesulit membaca baris-baris di atas. Metoda ini menjadikan kita santai dan tidak stres dalam memurajaah. Karena kita mempunyai „petunjuk/milestones“ dalam surat-surat hafalan kita yaitu ayat 1. Kita akan memurajaah „ayat-ayat pendek“. beliau mampu membangun dasar peradaban rabbani. Bila anda melakukannya ini adalah hal yang sangat simpel.MATERI KULTUM RAMADHAN selanjutnya sangat bergantung pada ayat yang macet/lupa.” (QS Al-Maidah: 54) Rasulullah saw yang telah membawa perubahan superbesar dalam sejarah kehidupan manusia memulai masa kenabiannya di usia 40 tahun. 41 dst. Dan hanya dalam 23 tahun masa kenabiannya. Tetapi dengan sistem ‚potong surat’ ini kita masih tetap bisa terus memurajaah ayat-ayat setelah ayat macet ini.

Muaranya adalah perubahan peradaban. Peradaban yang di dalamnya terbentuk struktur kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran ilahi.MATERI KULTUM RAMADHAN superioritas hukum Islam. berupa pola belajar-mengajar. Sistem yang mengacu kepada kitabullah. dengan ragam perangkatnya dengan tujuan untuk menyempurnakan potensi pribadi. Perubahan peradaban ini bisa dimulai. Materi 10 Sholat Khusu’ (Bagian I) “Amal yang pertama kali ditanyai Allah pada seorang hamba di hari kiamat nanti adalah sholat. yaitu pilar tanzhimi (institusional) berupa pembangunan institusi internal masyarakat yang mengatur kode etik dalam kehidupan bermasyarakat. maka akan diterima seluruh amalnya. dan institusi eksternal yang mengatur kekuasaan dan hubungan antarbangsa. Menurut Dr Ali Abdul Halim Mahmud setidaknya ada 2 pilar pokok yang harus dibangun ketika kita ingin membangun (kembali) sebuah peradaban rabbani. Ketika ada pertanyaan bagaimana bisa dalam waktu sesingkat itu dapat terbangun sebuah sistem yang mengalami masa kejayaan selama berabad-abad. Kemudian yang kedua. Caranya dengan membangun kepribadian individu Muslim dengan Islam pada seluruh aspek kehidupan. maka jawaban yang paling tepat adalah karena Rasulullah menggunakan sistem ilahiyah dalam membangun peradabannya. akan tertolah seluruh amalnya. Pertama adalah pilar tarbawi (pembinaan dan pendidikan).” RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 21 . Sistem ini integral dan komprehensif serta mampu memecahkan seluruh persoalan hidup manusia. dan bila sholatnya ditolak. Kemudian pembentukan keluarga-keluarga shalihah dengan seluruh nilai dan moralitasnya. Bila sholatnya dapat diterima. Akhirnya akan terbentuk sistem masyarakat dengan seluruh interaksi sosial dan pengaturannya yang dinaungi dalam wadah institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai ilahiyah. Perubahan yang berakar pada tegaknya sistem nilai yang mengacu pada nilai-nilai transendental dan ilahiyah. keseimbangan peran dan kewajiban antarkomponen masyarakat.

Menghapuskan dosa. Solusi terhadap permasalahan kita. Dan hal ini butuh suatu kesungguhan untuk mencapainya. yaitu masuk dalam surga firdaus. Dengan sholat yang khusuk. Al Ankabut 45) 4. Hal ini tersebut dalam QS. Memupuk kesabaran. Dengan sholat yang dilaksanakan dengan tumakninah. tidak dengan tergesa-gesa. Berikut ini adalah 6 hal mengapa kita perlu khusu’ dalam sholat: 1. Tahap awal untuk mencapai kekhusukan sholat adalah mengetahui kegunaan bagi diri kita apabila kita dapat melakukan sholat dengan khusuk. Materi 11 Sholat Khusu’ (Bagian II) Bagaimana amalan sholat kita pada umumnya? Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW: RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 22 . “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. 5. Al Mukminun 2 dan 11: 2. Didalam suatu hadits disebutkan bahwa dosa-dosa kecil kita akan dihapus diantara sholat 5 waktu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat. Al Baqarah 45) 3. Melembutkan hati.MATERI KULTUM RAMADHAN Kunci amal ibadah kita adalah sholat. hati menjadi lebih lunak karena kita seringnya kita berserah diri dan merendah dihadapan Allah SWT. Hal ini akan memupuk rasa kesabaran kita. 6. kita bisa memasang strategi dalam hidup dengan memperbaiki sholat kita terlebih dahulu sehingga amalan yang lain akan mengikuti. Tentu saja hal ini bila kita menghayati bacaan didalam duduk diantara dua sujud rabbighfirli dan wa’fu’anni. maka diperlukan waktu beberapa saat untuk sholat. Mendapatkan keberuntungan yang besar. Mencegah perbuatan keji dan mungkar (QS. Jadi. kecuali bagi orang-orang yang khusyu’” (QS. Terkadang hati kita menjadi keras karena kesibukan dalam bekerja atau menghadapi masalah kehidupan.

MATERI KULTUM RAMADHAN “Akan datang satu masa atas manusia. termasuk kanker. 4. Mendapatkan kekhusu’an dalam berzikir. Prof. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 23 . M. mengakhirkan waktu sholat atau bahkan lupa berapa rakaat yang telah dilakukan. Yang sederhana saja. mereka melakukan sholat namun pada hakikatnya mereka tidak sholat. Perasaan untuk menunggu waktu sholat adalah seperti seorang perjaka yang menunggu waktu untuk bertemu yang dicinta. Terkadang dzikir yang kita lantunkan setelah sholat fardhu hanya mengalir sebatas di mulut saja tanpa penghayatan dalam hati kita. bantulah aku dalam mengingatMu dan dan bersyukur kepadaMu dan perbaiki ibadahku. 5. Berikut ini adalah 7 hasil sholat khusu’: 1. Tidak terasa air mata akan mengalir bahkan ketika sholat Dhuhur di masjid kantor. Kesejukan dalam sholat akan membawa hati untuk bersyukur dan mohon ampun kepada Allah SWT. sholat sambil memikirkan pekerjaan. Pekerjaan rumah. Mempersiapkan sholat dengan sebaiknya. Merasakan nikmatnya sholat di masjid. Ya Allah. bila kita sedang pening atau sakit gigi maka sholatlah dengan khusuk maka rasa sakit tersebut akan hilang. halat bisa mencegah naik turunnya hormon kortisol yang berperan sebagai indikator stres. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ada pendapat bahwa sholat juga merupakan sarana terbaik untuk bermeditasi. keinginan untuk sholat berjamaah di masjid akan selalu ada. Jadi sholat sering dianggap suatu beban dan hanya bersifat menggugurkan kewajiban. Tidak lupa minyak wangi juga dipakai agar harum ketika bertemu dengan Yang Maha Pencipta. 2. Sholeh dari Universitas Airlangga Surabaya telah meneliti bahwa sholat malam bisa meningkatkan imunitas tubuh kita. Menunggu-nunggu waktu sholat. 3. sholat secepat kilat tanpa tumakninah. Menangis dalam sholat. Merasa sedih ketika sholat akan selesai. Akan terasa suasana sholat di masjid lebih indah dibandingkan sholat di rumah.” Banyak dari kita menganggap bahwa sholat adalah suatu perintah bukan suatu kebutuhan. maka kekhusukan tersebut akan berlanjut hingga kita berdzikir. maka waktu sholat akan selalu ditunggu. berdialog dan mencurahkan hati ke Yang Maha Kuasa. Setelah sholat dengan khusuk. Karena sholat adalah kesempatan untuk bermunajat. maka pakaian akan diperhatikan seperti baju koko. Tertanam rasa ingin berlamalama dengan Yang Maha Pengasih. Sehingga. Allahumma a’inni ala dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika. Karena kita merasa akan bertemu dengan Yang Maha Agung. Menyembuhkan penyakit. Maka tidak heran ketika sahabat Umar ra menjual kebunnya dikarenakan terlupa sholat jamaah di masjid karena sibuk mengurus kebunnnya. Betapa sering kita rasanya malas untuk sholat. Sedangkan stres merupakan salah satu faktor utama pemicu penyakit. 6. 7. kopyah dan sarung digunakan yang bersih. rapat atau aktifitas lain akan diberhentikan 10-15 menit sebelum waktu sholat sehingga memberi kesempatan untuk sholat berjamaah di masjid. Ketika tasyahud akhir rasanya tidak ingin menyelesaikan sholat.

hingga turunlah surat Al-Baqarah ayat 186: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. Rasulullah SAW pernah berkata: “Akan diterima doa siapapun yang tidak tergesa-gesa. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu. maka (jawablah). agar mereka selalu berada dalam kebenaran. sehingga kami harus menyeru-Nya?” Nabi SAW terdiam. niscaya Dia akan bersama dengan harapan kita. seorang Arab Badui bertanya kepada Nabi SAW: “Apakah Tuhan kita itu dekat. bahwasanya Aku adalah dekat. Yakinlah akan janji ini dan berprasangkalah yang baik bahwa doa kita akan dikabulkan. orang yang berpuasa sampai dia berbuka dan orang yang didzalimi: RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 24 . Jadi doa itu harus dilakukan secara langsung kepadanya. Jadi berprasangkalah baik bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa kita.” Didalam ayat disebutkan bahwa keberadaan Allah SWT adalah sangat dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. atau jauh.”. Hal ini menunjukkan bahwa didalam bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan untuk berdoa. tidak perlu perantara mahluk Allah yang lain dalam berdoa. sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya. Bahkan Allah SWT lebih dekat daripada urat leher kita (Qaaf 16): Dalam ayat di surat Al-Baqarah diatas merupakan janji Allah SWT untuk mengabulkan doa bila kita berdoa kepadaNya. sehingga kita semua tidak perlu untuk berteriak keras ketika memohon kepadanya. Kita harus bersabar sampai doa kita diterima atau Allah SWT memberikan solusi lain yang lebih baik bagi kita. Hal lain yang perlu diperhatikan dalam berdoa adalah jangan tergesa-gesa. Bukankah orang yang berpuasa itu doanya tidak akan ditolak seperti hadits Nabi SAW tentang tiga golongan yang tidak ditolak doanya yaitu pemimpin yang adil. Maksudnya adalah jangan cepat berkata bahwa “Allah tidak menerima doaku” setelah beberapa kali berdoa.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 12 Kiat-Kiat Agar Doa Diterima Pada suatu hari. Ada kemungkinan Allah SWT masih menunda mengabulkan doa. Allah SWT dalam suatu hadits qudsi pernah bersabda: “Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku”. Yang menarik ayat 186 surat Al-Baqarah ini terletak diantara ayat-ayat berhubungan tentang ibadah di bulan Ramadhan.

kembali ke tempo jahiliyahan sehingga manusia selalu menuruti hawa nafsunya. Orang inilah yang tidak akan mendapatkan ampunan Allah swt. kecuali yang terang-terangan berbuat dosa (Al Mujahirun).” HR. keluarga dan lingkungan sekitar kita terlebih dahulu dengan siraman iman dan taqwa. naudzubillahi min dzalik. “Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda. Apakah ini karena mereka mencontoh budaya barat atau perbuatan orang tua atau tokoh masyarakat lain? Bisa dibayangkan kalau Allah sudah mencabut perasaan malu untuk berbuat dosa pada bangsa ini. Mereka sudah tidak malu lagi berbuat dosa. walaupun Allah swt telah menutupi dosa dan aibnya. Sudah selayaknyalah kalau kita selalu membentengi diri. padahal semalam itu Allah menutupinya. “Semua ummatku selamat. Pada saat ini ternyata Al Mujahirun ini banyak ditemui disekitar kita. Maka kita bisa saja. Muslim. Dan termasuk dari mujaharah yaitu seorang berbuat dosa di waktu malam gelap mendadak pagi-pagi diceritakan pada lain orang. Al Mujaahirun adalah orang yang secara terang-terangan membuka dosa dan aibnya sendiri kepada orang banyak dengan tanpa rasa malu atau menyesal. Program infotainment di televisi dan berita-berita di koran dan majalah-majalah serta teknologi internet selain membawa hal-hal yang positif tetapi juga memberikan dampak negatif. Hal ini sangat mengenaskan.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 12 Al Mujaahirun Abu Hurairah ra berkata. Bukhari. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 25 . Dari sebuah penelitian (medio April 2007) disebutkan bahwa sudah beredar tidak kurang 500 video porno yang mempertontonkan remaja Indonesia yang berhubungan seksual di internet. tetapi pagi-pagi ia membuka apa yang ditutupi Allah itu.

Ada yang menyebutkan bahwa lupa berhubungan dengan intelectual capacity yaitu kemampuan kita untuk mengingat sesuatu. Dua kelemahan utama kita telah ditunjukkan oleh Allah swt dalam kisah nabi Adam as.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 13 Lupa dan Motivasi yang Lemah Disamping banyak kelebihan. dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat. Dan hal ini bisa diperburuk dengan campur tangan setan seperti hadits yang menyebutkan godaan setan terhadap orang yang sedang sholat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 26 . Tetapi akhirnya nabi tercinta kita ini makan buah tersebut. Dalam QS. maka ia lupa.” Sifat lupa dan motivasi yang lemah inilah kelemahan kita semua. kita sebagai manusia memiliki juga beberapa kelemahan. Thaahaa 115 disebutkan ada dua sifat Adam as (yang juga kita miliki) sehingga terjerumus oleh godaan iblis yaitu: “Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu. Allah swt telah memberikan nikmat yang besar kepada Adam as untuk tinggal di surga dengan syarat tidak makan buah khuldi. Seperti kita ketahui.

Motivasi lemah bisa dilihat dengan sikap enggan. tetapi inginkah kedudukan kita sama dengan Abu Bakar ra? Memang kita belum tentu mati syahid. enggan belajar sampai tidak punya ide apapun. Ketika motivasi kita meredup. Oleh sebab itu. berkedudukan sama seperti Hamzah ra? tetapi inginkah kita Jawabannya: bisa. tetapi inginkah kita disejajarkan dengan Nabi Muhammad saw? Memang kita bukan orang yang jujur. adalah menjaga agar motivasi ini terus menyala sehingga kita menjadi lebih bersemangat dalam hidup.MATERI KULTUM RAMADHAN hingga dia lupa jumlah rakaat yang telah dilakukan. Motivasi yang lemah bisa dikaitkan dengan emotional capacity yang berasal dari kemauan kita sendiri. memiliki visimisi hidup. malas. Materi 14 Meraih Derajat Tertinggi Memang kita bukan nabi. An-Nisaa’ 69: RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 27 . untuk mendapatkan derajat yang sama seperti mereka telah disebutkan dalam QS. menjauhi kebosanan dan think positively. Tugas kita sebagai seorang muslim. Jagalah semangat hidup ini dengan banyak bersyukur. kita bisa malas makan. perbanyaklah meminta perlindungan Allah swt dari godaan setan agar kita tidak gampang lupa. Ramadhan merupakan sarana yang diberikan Allah SWT kepada kita untuk memotivasi kita untuk beribadah dan melakukan kegiatankegiatan positif lainnya yang diperintahkan oleh Allah SWT. malas bekerja. tidak bersemangat ataupun cuek baik untuk melakukan kegiatan positif maupun ibadah-ibadah yang diperintahkan Allah. Titik ekstrim dari orang dengan motivasi nol adalah ketika dia melakukan bunuh diri atau menganiaya diri sendiri. Motivasi dalam hidup kita bisa diibaratkan sebagai lilin di kegelapan.

orang-orang yang mati syahid. para shiddiqin. marilah kita bekerja dengan kejujuran dan kepercayaan. Materi 14 Melegalisasi Perbuatan Buruk Terkadang atau sering dalam hidup. Sebagai contoh. Pedagang dalam hadits ini bisa juga dimaksudkan karyawan. Semoga kita dapat mencapai derajat yang tinggi baik di dunia maupun di akhirat kelak. kita mengatakan perbuatan kita benar dengan dalih yang berusaha kita cari kebenarannya. kelak pada hari kiamat akan mendapat kedudukan bersama para nabi.” (HR. Timidzi dan termasuk hadis hasan). para shiddiiqiin. Dan mereka itulah teman yang sebaikbaiknya.” Jadi singkatnya: ikutilah perintah Allah dan Rasul-Nya maka kita akan meraih kedudukan seperti orang yang telah Allah beri nikmat yang besar atas mereka. Dan dengan semangat yang tersirat dalam hadits ini. Maksudnya. yaitu: Nabi-nabi.MATERI KULTUM RAMADHAN “Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya). dan para syuhada’. bahwa Nabi saw telah bersabda: “Pedagang yang jujur dan dapat dipercaya. mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah. dan orang-orang saleh. maka kita berdalih RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 28 . Begitu besar hikmahnya bila kita bisa menjadi orang yang jujur dan amanat. Tapi apakah hanya itu saja caranya? Ternyata peluang yang sama juga diberikan kepada pedagang yang jujur dan dapat dipercaya seperti pada hadits berikut: Sahabat Abi Sa’id Al-khudri ra berkata. kita berusaha memaafkan tindakan kita atau kata lainnya melegalisasikan perbuatan kita. ketika kita menunda melaksanakan sholat ketika adzan berkumandang.

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 29 . Bagaimana agar kita tidak terjerumus pada hal tersebut? Janganlah kita terburu-buru dalam bertindak. Maka Yaqub tidak mempercayai hal tersebut dan berkata: “Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu” QS. Yusuf 18 Perkataan yang sama diulangi oleh nabi Yaqub dalam ayat 83 kepada saudara-saudara Yusuf beberapa puluh tahun kemudian. Jadi. bukankah ini juga ibadah?” dan lain sebagainya sehingga begitu pintarnya kita mendapatkan alasan yang seolah alasan kitalah yang paling benar. untuk itu sering-seringlah kita berinstropeksi dan belajar Islam lebih baik lagi.MATERI KULTUM RAMADHAN “Saya harus menyelesaikan tugas. bukankah kerja juga ibadah?” atau “Saya harus mengasuh anak dulu. Seringlah kita bertanya pada diri kita sendiri “Apakah memang yang saya lakukan ini berbuah amal kebaikan atau berbuah kemaksiyatan?” Atau “Apakah saya mendapatkan ridho Allah dalam melakukan hal ini atau malah membuat murka-Nya. saudara-saudara Yusuf melempar Yusuf ke dalam sumur dan mereka melaporkan kepada nabi Yaqub (ayah mereka) bahwa Yusuf telah dimakan serigala. Ketika itu. Pengungkapan perkataan ini secara berulang mengisyaratkan bahwa pentingnya Allah swt mengingatkan kita semua untuk tidak dengan mudah mendalihkan bahwa perbuatan kita adalah benar tanpa landasan yang benar. Atau cerita lain seperti seorang pencopet atau pelacur yang melegalkan usahanya demi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya dengan alasan mencari nafkah merupakan ibadah!? Bolehkah kita melakukan hal tersebut? Cerita yang mirip tertuang dalam kisah nabi Yusuf dalam surat Yusuf.

Sampai sebelum tidurpun kita masih lantunkan. taqwa dan amal kita. kita juga harus mempersiapkan pertemuan dengan Sang Pencipta. Kalau kita tidak pernah berpikir ingin ketemu Allah maka kelihatannya sulit bagi kita untuk bertemu. tidak terpikir sama sekali. Maka ketika penyanyi tersebut mengadakan konser dikota kita. Seharusnya kita punya keinginan yang sangat untuk bertemu dengan Allah SWT sehingga kita akan mempersiapkan untuk bertemu dengannya. na udzu billahi min dzalik. Sering mendendangkannya kapan saja. ” QS Adz Dzariyat 50 RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 30 . Bandingkan dengan bagaimana hubungan kita dengan Allah SWT.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 15 Bertemu yang Dicinta Mungkin pernah diantara kita yang lagi punya idola seorang penyanyi. Semua agenda atau janji dibatalkan demi ingin menghadiri konsernya. Dan kita tidak tahu kapan Allah akan memanggil kita meninggalkan dunia ini. Yang kita lakukan adalah mengoleksi kaset atau CDnya. Allah hanya akan menemui hambaNya yang rindu ingin bertemu denganNya. Lakukan amal yang disenangi dan jauhi apa yang dilarang. kita udah pesan tiketnya jauh hari – takut kalau tidak kebagian. Seperti cerita diatas. Sudah berapa seringkah kita membaca atau mengulang hafalan Al Quran kita? Atau seringkah kita mendendangkan shalawat dikala senggang kita? Sudahkah kita mempersiapkan pertemuan kita dengan Allah SWT? Atau mungkin. Maka bersegeralah untuk meningkatkan iman. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. Apakah kita benar-benar mencintai Allah SWT? Mungkin kalau kita buka koleksi kaset dan CD kita tidak ada koleksi tilawah Al Quran atau shalawat atau lagu Islami. Sehingga kapanpun sakaratul maut menjemput: “I am looking forward to see you Allah” “Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah.

amal kita juga tidak diterima bila kita tidak mengharapkan ridha Allah. Hati dan amal merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Allah swt tidak akan melihat kemolekan wajahmu dan kekayaanmu. yaitu kehidupan di akhirat. Sering jeritan rakyat kecil tidak digubris oleh pemerintah kita. Bagi seorang muslim yang diutamakan adalah menjaga dua parameter yang dilihat Allah dengan tidak melupakan dua parameter yang dilihat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 31 .” Sementara itu. Orang akan terpesona atau hormat kepada orang yang lebih cantik atau tampan. Muslim). melakukan sholat karena ingin dilihat mertua dan contoh lainnya. tetapi Allah akan melihat hati dan amal perbuatanmu. Pada fase kedua. Seperti. Atau ada orang yang berpendapat “Yang penting ingat Allah tapi tak perlu sholat. Allah swt akan menilai hati dan amal perbuatan kita didunia.” (HR.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 16 Perbedaan Ukuran Dunia dan Akhirat Sahabat Abi Hurairah ra berkata. Atau juga orang kaya lebih dihormati daripada orang miskin. Hadits ini menuturkan kepada kita adanya dua parameter pada dua fase kehidupan kita yaitu di dunia dan di akhirat. maka akan segera dikeluarkan peraturan untuk melindunginya. Tidak bisa kita mempunyai niat baik tapi bertindak merampas hak orang lain. Pada kehidupan di dunia kebanyakan manusia akan memberikan penilaian terhadap manusia berdasarkan tampilan dan kekayaannya. Sedang kalau yang meminta adalah pengusaha.

sehingga hampir2 aku meremehkan amalannya.MATERI KULTUM RAMADHAN manusia. lalu aku berkata. Begitulah Nabi mengulang sampai tiga kali.” (Al Imron: 120) Diriwayatkan oleh Ahmad dan An-Nasa’i. Selama itu dia ingin menyaksikan Ibadah apakah gerangan yang dilakukan orang itu sehingga disebut Rasulullah sebagai penghuni Surga.” Esok harinya. Ketika majelis Nabi selesai. Niscaya Mereka Bersedih Hati Dan Jika Kamu Mendapat Bencana. Tiba-tiba muncullah laki2 Anshar yang janggutnya basah dengan air wudhlunya. Abdullah bin Amr bin Al-Ash R. Jadi. “Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah SAW. Materi 17 Tiga Malam Bersama Calon Penghuni Surga “Jika Kamu Memperoleh Keni’matan. Kata Abdullah. Tetapi selama itu dia tidak menyaksikan sesuatu yg istimewa dalam ibadah orang itu. Niscaya Mereka Bergembira Karenanya.A. Abdullah mengikuti orang tsb ke rumahnya dan tidurlah dia di rumahnya selama tiga malam. kemudian beliau bersabda. Kemudian dia berkata kepadanya bahwa dia mempunyai masalah dengan ayahnya dan berjanji kpd ayahnya selama tiga hari tidak menemuinya. jangan sekali-kali mengenyampingkan hati dan perbuatan kita karena itulah bekal kita di kehidupan yang kekal kelak. mencoba mengikuti laki-laki yg disebut Nabi penghuni surga tersebut. Rasulullah Saw berkata begitu juga. Dan minta tolong kepada laki-laki Anshar tadi untuk memberikan kepadanya pondokan selama tiga hari. “Sebentar lagi akan muncul dihadapan kalian seorang laki-laki penghuni surga”. Hai hamba Allah. Anas bin Malik menceritakan sebuah kejadian yang dialaminya pada sebuah majelis bersama Rasulullah SAW. Dia mengikat kedua sandalnya pada tangan sebelah kiri. “Akan datang seorang laki2 penghuni surga. sebenarnya aku tidak bertengkar dengan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 32 .” Dan muncullah laki-laki yang sama. Anas bercerita.” Setelah lewat 3 malam aku tidak melihat keistimewaan amalannya.

Aku ingin memperhatikan amalanmu supaya aku dapat menirunya. beribadah karena rasa syukur kepada Allah. “Yang akau amalkan tidak lebih dari yang engkau saksikan.” Memberikan hati yg bersih dan tidak menyimpan dengki thd sesama muslim kelihatannya sederhana tetapi justru amal itu yg seringkali sulit kita amalkan. ataupun menjalin hubungan dengan Allah menurut Imam Hasan Al Bashri itu ada 3 tipe: Pertama. Mudah2an Allah memberikan rahmatnya sehingga kita dijauhkan dari dengki. “ Beginilah bersihnya hatimu dari perasaan jelek thd kaum Muslimin. Kaum sufi mengibaratkan bahwa rasa syukur ini layaknya orang mabok kepayang di dunia dan tidak perduli dengan apapun yang ada kecuali cinta Allah. Layaknya orang jatuh cinta.” Ketika aku mau berpaling.” Demi Allah. Mungkin kita mampu berdiri. Mudah2an dengan amal yg sama aku dapat mencapai kedudukanmu. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 33 . Maka bagi dia mulai dari melek mata sampai dengan meremnya tidak lain dan tidak bukan cuma diisi dengan rasa syukur semata.MATERI KULTUM RAMADHAN ayahku dan tidak pula menjauhinya. Inilah justru yang tidak bisa kami lakukan. Hamba yang seperti ini merasakan benar-benar bahwa apa yang ada di sekitarnya ini tidak lain dan tidak bukan menjadi ada ya karena Allah semata. Ibaratkan menyiram neraka dengan air cinta dan membakar surga dengan api asmara. kata Abdullah. amalku tidak lebih daripada yang engkau saksikan. Lalu orang itu berkata. dan aku tidak pernah menyimpan rasa dengki kepada mereka atas kebaikan yang diberikan Allah kepada mereka. dan bersihnya hatimu dari perasaan Dengki. Materi 18 Tiga Tipe Ibadah Manusia kepada Allah Tipe ibadah manusia. Inilah tampaknya yang menyebabkan engkau sampai ke tempat terpuji itu. Maka cukuplah cinta Allah itu. Tetapi aku mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang dirimu sampai tiga kali. Hanya saja aku tidak pernah menyimpan pada diriku niat yg buruk thd kaum Muslim. sujud dan ruku dimalam hari namun sering sangat sulit kita menghilangkan kedengkian thd sesama Muslim. bahwa engkau adalah penghuni surga. menghilangkan semua alasan dan hanya cinta saja.” Lalu Abdullah bin Amr berkata. dia memanggil lagi dan berkata.

dakwahnya. mana bisa tidak meyakini Allah? Bagaimanapun Allah adalah Dzat yang abstrak dalam panca indera sehingga hanya percaya saja yang bisa membuat dia seolah sedang berbisnis dengan sesuatu yang nyata. neraka. orang yang diajak bicara sampai dengan segala sesuatu yang ditemuinya. Orang yang bertaqwa dengan alasan surga. keselamatan keluarga. trauma. imajinasi. Totalitas. Entah karena bencana. Haram. plus semua juga dihitung ketika dia melakukan hal-hal yang sekiranya berakibat dosa. baru dia memilih yang itu. patuh ! Ketiga. kekayaan. sumbangannya. Semuanya dia hitung-hitung: amalnya. Doanya pun barangkali isinya dimaterialkan: kemuliaan dunia akhirat. laksana budak Allah. makanannya. Orang yang demikian cinta kepada Allah . Hati-hati sekali di dunia dan menganggap dunia ini laksana melangkah di atas jalan penuh duri. bajunya. adalah orang yang beribadah dengan segenap ketakutan karena kebesaran Allah semata. adalah orang yang beribadah layaknya jual beli: dia beribadah karena tertaik dengan janji-janji Allah yang mengiming-imingi surga. tidak ada yang lebih baik ataupun lebih buruk. tujuan dari ketakwaan itu juga sama: kalau dilakukan dapat cinta Allah (entah direpresentasikan dengan surga. kemakmuran. Orang yang demikian cinta kepada Allah tentunya tidak akan pernah rugi di dunia maupun di akhirat. nafkahnya dan lain sebagainya dengan akumulasi pahala yang diterima. Ketika berhubungan dengan masyarakat dan melakukan amalan pun juga dia hitung mana yang pahalanya paling besar. mubah dan segalanya dia hitung. tentunya akan mematuhi segala apa yang disyariatkan atau diperintahkan Allah. neraka ataupun segenap ketakutan untuk berbuat salah karena kemahakuasaan Allah. tidak akan pernah rugi. makruh. Orang ini begitu detil dan waspada manakala segala hal kaitannya dengan melanggar sesuatu yang Allah minta. ataupun dia beribadah karena takut akan neraka. Allah pun menjanjikan: berbisnis dengan Aku. Sah-sah saja mencintai dengan model salah satu diantaranya. Mana yang terbaik diantara ketiganya? Ternyata ketiga-tiganya boleh dilakukan dan tidak bisa diperbandingkan. Maka diantara ketiga cara di atas.MATERI KULTUM RAMADHAN Kedua. keberkahan dll) dan kalau dilanggar dapat bencinya Allah (entah direpresentasikan dengan adzab. kerugian dll). kecantikan dan semua-muanya. selalu dikonsultasikan dengan nalarnya demi tidak melanggar apa yang Allah sampaikan. Materi 19 Taqwa (1): Hakikat Taqwa RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 34 . Mulai dari kulitnya. Ujung-ujungnya. murka.

Bertanya kepada Ubai bin Ka’ab tentang taqwa. Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. Menjawab “Bukankah anda pernah melewati jalan yang penuh duri?” “Ya”. kekhawatiran dan keraguan. sebagai satu-satunya cara untuk mencegah kerusakan. Berpijak dari jawaban Ubai bin ka’ab itulah Sayyid Qutb berkata dalam tafsir Fi Zhilalil Qur’an: “Itulah taqwa. kerakusan dan angan-angan. merasa takut terhadap murka dan adzabnya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. Atau sebagaimana di katakan oleh para ulama taqwa adalah hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. rasa takut.a. Taqwa merupakan pilar utama dalam pembinaan jiwa dan akhlaq seseorang agar dapat menghadapi tantangan kehidupan ini. Ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti dan masih banyak duriduri yang lainnya”. keutamaan dan pengaruh taqwa merupakan sumber segala kebaikan di masyarakat. harapan semu atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan.a. bahkan hampir di setiap halaman pasti kita temukan kalimat taqwa. kejahatan dan perbuatan dosa. jawab Umar “Apa yang anda lakukan saat itu?” “Saya bersiap-siap dan berjalan dengan hati-hati” “Itulah taqwa”jawab Ubai r.a. Tetapi apa sebenarnya taqwa itu sendiri. terus menerus selalu waspada dan hati-hati jangan sampai kena duri jalanan. Cukup lah kiranya. bahkan setiap sholat Jum’at khotib selalu mengajak kepada ketaqwaan karena itu merupakan rukun khutbah. Begitu juga dalam kehidupan para sahabat dan salafussoleh. Dalam Al Qur’an perintah dan sokongan untuk melaksanakannya banyak ditemukan. Agar ia dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dan agar ia bersabar atas segala ujian dan cobaan. mengapa Islam sangat menekankan kepada pemeluknya untuk mempunyai predikat taqwa ? Taqwa sebenarnya lahir dari sebuah keimanan yang kokoh yang selalu dipupuk dengan perasaan diawasi Allah. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 35 . kepekaan batin.MATERI KULTUM RAMADHAN Pada setiap kesempatan dalam kehidupan kita sehari–hari kita sering mendengar kata-kata taqwa. kelembutan perasaan. Sahabat Umar bin Khottob r. Ubai r.

Apakah setiap gerak dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari poppularitas atau karena dorongan ridho Allah dan mencari pahalaNya. Mu’ahadah (mengingat perjanjian dengan Allah) dalam QS An Nahl 16:91 Allah berfirman: “Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan jangan lah kamu membatalkan sumpah2mu itu sesudah meneguhkannya…” Cara mu’ahadah adalah dengan menngingat janji antara dia dan Allah untuk mengintrospeksi diri seraya mengatakan pada dirinya: “Wahai jiwaku. sesungguhnya kamu telah berjanji kepada robbmu setiap hari disaat kamu berdiri membaca”: “Hanya kepada Engkau kami beribadah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan” Dalam QS Al Mukminun :2 dikatakan bahwa “orang-orang yang khusyu dalam sholatnya mereka termasuk golongan yang menang (Taqwa)” dan dalam QS Al Ma’arij 70 : 22-23 bagi orang-orang yang konsiten dalam sholat (daimun) akan mendapatkan balasan surga dari Allah. Muroqobah (merasakan kesertaan Allah) landasan muroqobah dapat kita temukan dalam surat As Syu’ara 26:218-219) yang terjemahannya “Yang melihat kamu ketika kamu berdiri dan melihat pula perubahan gerak badanmu diantara orang yang sujud” Dalam sebuah hadits ketika nabi saw ditanya tentang ihsan beliau menjawab : “Hendaklah kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihatNya dan jika memang kamu tidak melihatNya maka sesungguhnya Allah melihat kamu” (HR Bukhori dan Muslim). Jika memang karena ridho Allah maka ia akan tetap melaksanakannya RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 36 . “Kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat yang mereka itu daim (tetap) mengerjakan sholatnya” Kedua.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 19 Taqwa (2): Jalan Menuju Taqwa Ada beberapa jalan yang harus ditempuh seorang mukmin untuk mencapai sifat taqwa : Pertama. Cara muroqobah adalah hendaklah sebelum memulai pekerjaan atau amal seorang mukmin memeriksa dirinya.

Jadi dalam setiap pekerjaan kita hendaklah menyertakan doa-doa yang telah diajarkan atau minimal kita mengucapkan basmalah dan ketika niat kita menyimpang selalu kita koreksi terus menerus pada saat kita melakukan suatu amal atau pekerjaan. Jika kita telah dapat menghisab diri dalam urusan yang besar maupun dan berusaha keras melakukan kholwat ( menyendiri bersama Allah) dimalam hari dengan Allah untuk melihat apa yang akan dipersembahkan di hari kiamat nanti…. Ketiga. dasarnya terdapat dalam surat Al Hasyr:18 “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). Maka dengan demikian saudara telah melangkah menuju taqwa dan menapaki perjalanan rohani bahkan akhirnya kita akan sampai kederajat para muttaqien. bahkan sebaiknya kita memberikan sanksi dengan sanksi yang mubah. Sebab membiarkannya akan mempermudah terlanggarnya kesalahankesalahan yang lain dan akan semakin sulit untuk meninggalkannya. Mu’aqobah (pemberian sanksi) dasar mu’aqobah dalam Al Qur’an di penggalan Surah Al Baqoroh:178) “Dan dalam qishosh itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu. timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang dan bersiap-siaplah untuk mengikuti pertunjukan yang agung (hari kiamat). Sahabat Umar al faruq suatu ketika pernah disibukkan oleh suatu urusan sehingga waktu maghrib lewat sampai muncul dua bintang. hakikat pembebasan diri dari penyakit nifaq dan riya’ dan orang-orang yang ikhlas (mukhlisun) adalah orang-orang yang bertaqwa. Pernah berkata : “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab. dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” Muhasabah berarti hendaklah seorang mukmin munghisab (menghitung-hitung) dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan apakah tujuan amalnya untuk mendapatkan ridho Allah? Atau apakah amalnya dirembesi sifat riya’? apakah dia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak manusia? Sahabat Umar bin khottob ra. supaya kamu bertaqwa” Mu’aqobah berarti hendaklah seorang mukmin apabila menemukan kesalahan maka tak pantas baginya untuk membiarkannya. Di hari itu kamu dihadapkan kepada pemeriksaan. wahai orang-orang yang berakal. tiada yang tersembunyi dari amal kalian barang satupun”. Itulah hakikat ikhlas. Muhasabah (Introspeksi diri). RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 37 .MATERI KULTUM RAMADHAN walaupun hawa nafsunya tidak setuju dan ingin meninggalkannya. Keempat.

Pertama memiliki perasaan sama bila dipuji atau dicela. bersahabat dengan orang-orang sholeh. Telah kita ketahui bersama bahwa syarat diterimanya amal adalah benar dan ikhlas. Tidak bangga atau gembira ketika dipuji dan tidak jengkel atau marah ketika dicela. membayangkan hari akhirat dan hal ahl yang berkaitan dengannya melalui kisah Al Qur’an dan hadits nabi. adalah contoh ketidakikhlasan. banyak membaca dan mentadaburi (mengkaji) Al Qur’an. “Karena sayalah Islam semerbak di kecamatan ini. Materi 20 Ikhlash Dalam Beramal “…dan tidaklah kalian diperintah kecuali beribadah kepada Allah dengan ikhlas. Kedua syarat itu tentunya mesti mengiringi setiap amal yang kita lakukan agar kita layak memperoleh surga Allah nanti di yaumil akhir. takziah orang meninggal atau membesuk orang sakit. berzikir kepada Allah dalam setiap waktu dan keadaan. Kedua tidak merasa berjasa atau berprestasi dengan amalnya. Berbicara tentang ikhlas ada tiga ciri keikhlasan yang perlu kita tahu. Ketiga mengharapkan pahala RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 38 . Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik” Seorang mukmin dalam beramal dan beribadah harus memaksa dirinya melakukan amal-amal sunnah (sesuai tuntunan Nabi Muhammad saw) dan dalam hal ini ia harus tegas.MATERI KULTUM RAMADHAN Maka setelah melakssanakan sholat maghrib beliau memerdekakan dua orang budak. Mujahadah (Optimalisasi) dalam QS Al Ankabut: 69 “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami.” (QS 98:5). Dalam hal ini cukuplah Rasulullah saw menjadi qudwah yang patut di teladani sebagaimana di riwayatkan oleh Aisyah ra : “Rasulullah saw melaksanakan sholat malam hingga kedua tumitnya bengkak. ikhlas ditujukan semata untuk mencari keridhaan Allah. dan memperbanyak ibadahibadah wajib maupun sunnah... Benar mencontoh Rasulullah. benarbenar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Ketika Aisyah ra bertanya “Mengapa engkau lakukan hal itu? Bukankah Allah sudah mengampuni dosamu yang sudah lalu dan yang akan datang?” Rasulullah menjawab:”Bukankah sepantasnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur? (HR Bukhari dan Muslim) Selain itu untuk menumbuh subur kan ruhiah kita ada beberapa cara diantaranya : Dengan mengingat kematian melalui ziarah kubur. dan sayalah yang pertama merintis pembinaan di kampus itu”. Kelima. serius dan penuh semangat sehingga akhirnya ketaatan merupakan kebiasaan yang mulia bagi dirinya dan menjadi sikap yang melekat pada dirinya.

sesungguhnya upah kami adalah dari Allah yang menciptakan kami…” (QS 11:51). tentang seorang prajurit di waktu peperangan di masa Umayyah yang dipimpin Maslamah bin Abdul Malik. jangan tanya siapa namanya. Pada saat itu jasadnya dibawa kepada Rasulullah.” Artinya janganlah karena takut riya kemudian kita enggan beramal. aku mati dan aku masuk surga”. Semestinya terus perbanyak amal tanpa perduli dilihat atau tidak dilihat manusia namun berusahalah untuk tidak terjatuh pada riya. Maksudnya “ini menurut Imam Syafi’i. ketiga jangan diberi imbalan apapun. Setelah sekian lama tidak ada yang melapor.” Bahkan Imam Syafi’i mengatakan saya tidak pernah mendebat seseorang atau berdiskusi dengan seseorang untuk menjatuhkan dia atau untuk mengalahkan dia melainkan saya berharap ketika saya berdiskusi dengannya kebenaran muncul dari dirinya sendiri. karena takut dilihat orang kemudian tidak mau beramal itu juga riya. Ulama memberikan batasan : “meninggalkan amal karena manusia itu riya. Seorang Arab Badui. Kemudian terjadi perang lagi dan sahabat Arab Badui ini ikut berperang dan terbunuh. tidak disebut namanya. Dalam kesempatan itulah prajurit ini masuk dengan melubangi tembok benteng (maka disebut naqab artinya lubang). “aku ikut kamu ya Rasul bukan karena ini. Rasul menyolatkannya dan berdoa “ya Allah ini seorang hambamu keluar berhijrah di jalanmu kemudian terbunuh mati syahid dan aku menjadi saksi baginya. … “in ajriya illa ‘alalladzii fatharani. akhirnya datanglah seorang bertopeng menemui Maslamah. Ada kisah populer yang disebut Shahibun Naqab (Orang yang Bercadar). Ketika terjadi pengepungan sebuah benteng musuh tak ada satupun sahabat yang berhasil membuka benteng itu. ini diambil dari Kitab Al Umm karya Imam Syafi’i. Pada saat pembagian ghanimah dia berkomentar “apa ini”? sahabat menjawab “jatah kamu yang telah disiapkan Rasulullah”. Lewat lubang yang dia buat itulah tentara Islam bisa mengalahkan musuh. Berikut ini sejumlah ilustrasi yang mungkin dapat memantapkan azam kita untuk selalu ikhlas dalam beramal. tapi aku ingin leherku tertusuk anak panah. Lalu orang bertopeng itu memberitahu bahwa dialah orangnya dan segera setelah itu dia pergi meninggalkan Maslamah. “Aku akan beritahu siapa tentara yang melubangi benteng itu. kedua jangan dicatat dalam sejarah. (2) Kisah kedua. dan ikhlas terlepas dari keduanya. Kisah ketiga tentang Imam Syafi’i yang memesankan kepada murid-muridnya agar janganlah menyebutkan namanya atau menghubungkan satu hurufpun kepada dirinya sebagai penguat argumentasi kebenaran. Keinginan kita untuk senantiasa ikhlas hendaknya jangan menjadi penghalang kita untuk menjadi gamang atau takut beramal. Sehabis peperangan Maslamah meminta agar tentara yang melubangi tembok melapor padanya.” Kemudian Maslamah menyanggupi. “Sesungguhnya amal seseorang bergantung pada niat. (1) Kisah pertama. dengan syarat: pertama. tidak di dunia.MATERI KULTUM RAMADHAN amal itu di akhirat. datang kepada Rasulullah kemudian beriman mengikuti Rasul dan meminta untuk ikut hijrah sampai akhirnya ikut Perang Khaibar. lehernya terkena anak panah. dan dia akan memperoleh apa yang dia niatkan…” ( Hadits Pertama Arbain An Nawawiyah) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 39 . sementara beramal untuk manusia itu syirik.

berlakulah segala ketentuan di perusahaan itu terhadap dirinya yang harus dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan. Sikap menerima terhadap apa yang terdapat di dalam Al Qur’an akan membuat seorang muslim mau memenuhi apa yang menjadi tuntunan di dalamnya. sebenamya hal itu sebagai konsekuensi dari kesediaannya untuk memasuki suatu perusahaan. Dalam artian. ia mau menerima seluruh ayat di dalam Al Qura’an. anaknya tetap tidak mau. baik muatannya itu disenangi atau tidak. lalu kufur pada ayat lainnya. menasihati. membujuk. “TIdak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). ia berusaha agar anaknya yang sudah dewasa juga masuk Islam. Namun. Setiap Muslim harus beriman kepada Al Qur’an sebagai kitab suci yang asli. tidak bisa dibenarkan. Karena itu. Tetapi. Paling tidak. siapa pun yang memaksa manusia untuk masuk Islam. Ia pun mengajak. Untuk menegakkan kedisiplinan itulah. Ia bukan hanya sudah menjadi Muslim. tapi juga menjalani hidup sesuai dengan ajaran Islam dan ia rasakan kenikmatan sebagai seorang Muslim. dituntut untuk disiplin dalam Islam dan ini berlaku dalam hal apa pun. Hal ini karena Islam merupakan agama yang didasari oleh wahyu yang sudah termuat di dalam Al Qur’an. Sehingga. dan pada hari kiamat mereka RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 40 . Kaum muslimin diperingatkan agar tidak seperti orang-orang Yahudi yang beriman pada satu ayat. Misalnya.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 21 Lima Konsekuensi Seorang Muslim Islam merupakan agama yang mengajarkan kepada umat manusia bahwa untuk menjadi Muslim tidak ada unsur pemaksaan. Di sinilah seolah-olah ada unsur pemaksaan. maka tumnlah ayat ini yang melarang kaum Muslimin memaksa orang kafir untuk masuk agama Islam. ketika seseorang sudah menyatakan diri masuk ke dalam Islam. Ketika sudah sampai pada tingkat pemaksaan. ada lima konsekuensi yang harus dilaksanakan bagi siapa saja yang telah menyatakan dirinya sebagai Muslim. Padahal. ia sebenarnya bukan dipaksa. sampai memerintah agar anaknya itu masuk Islam. sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat….. Sehingga. Allah SWT berfirman.Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab 9Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain) ? Maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia. ia melamarnya dan ia pun diterima sebagai karyawan di perusahaan itu. Karenanya. meskipun anaknya sendiri. dari dorongan hati yang paling dalam.” (QS al-Baqarah: 256) Asbabun nuzul atau sebab turun ayat di atas terkait dengan seorang sahabat yang dulunya beragama Yahudi. Demikian pula halnya dengan masuk Islam. menerima seluruh ayat Al Qur’an. Namun. yang menuntut orang untuk disiplin dalam menjalani kehidupan. masuk Islam haruslah dengan keinginan sendiri. kadangkala seseorang merasa dipaksa. seseorang tidak dipaksa untuk melamar kerja di suatu perusahaan. sampai akhirnya ia memaksa anaknya itu untuk masuk Islam. Pertama. Allah swt berfirman “…. Namun. sebagaimana yang ditentukan oleh ketentuan Islam.

Karena. ketika ada RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 41 . dengan demikian seseorang akan bersedia nantinya untuk hidup sesuai dengan Al Qur’an. Ketika seseorang telah menyatakan dirinya sebagai Muslim. maka mencarinya harus dengan cara yang halal. konsekuensi menjadi Muslim adalah tidak mencampur antara yang haq atau benar dengan yang bathil. Kedua.” (QS : Al Baqarah :85) Menerima seluruh ayat di dalam Al Qur’an merupakan perkara yang sangat mendasar. inilah jalan-Ku yang lurus. maka sungguh. Allah swt berfirman :”Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin. Selanjutnya. Karenanya jangan sampai dalam kehidupannya. bila ia mencari nafkah. dia telah tersesat. akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. dan tingkah lakunya sehari-hari. maka seorang lelaki harus menikah dengan wanita. sebagaimana firman-Nya “Dan sungguh. yang menjadi konsekuensi seorang Muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak islami. atau wanita menikah dengan wanita sebagaimana yang dilakukan orangorang kafir. bukan lelaki menikah dengan lelaki. sedangkan kamu mengetahuinya. setiap muslim harus selalu mengikuti apa yang telah ditentukan oleh Allah swt agar dapt mencapai ketaqwaan yang tertinggi. yang merupakan konsekuensi menjadi Muslim adalah berhukum pada ketentuan Islam. Oleh karena itu. Manakala seseorang tidak mau diatur dengan hukum Allah. hal yang amat dituntut sebagai konsekuensi dari tidak mencampuradukkan antara yang haq dengan yang bathil adalah meninggalkan hal-hal yang tidak islami. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Bahkan. Setiap orang yang mengaku Muslim atau mukmin amat dituntut untuk menjalani kehidupan sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasulnya. seorang Muslim mencampur aduk antara yang haq dengan yang bathil itu dalam sikap. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertaqwa. Islam mengatur tidak hanya lelaki menikah dengan wanita. Misalnya bila ia mau menikah. Dua hal sangat berbeda dan saling bertentangan. bukan dengan orang kafir. “(QS al -Ahzaab :36) Ketiga. bukan menghalalkan segala cara.” (QS alBaqarah:42). Karenanya. dengan kesesatan yang nyata. Atau meminjam istilahnya Sayyid Quthb.MATERI KULTUM RAMADHAN dikembalikan kepda azab yang paling berat. yakni hidup dibawah naungan Al Qur’an. Allah swt berfirman ” Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah)kamu sembunyikan. maka tidak pantaslah ia menjadi Muslim bila ketentuan Allah swt dan Rasul-Nya yang mulia itu diabaikan begitu saja. pendapat. Dan barang siapa mendurhakai Alah dan Rasul-Nya.” (QS al-An’aam:153) Keempat. apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan. dan begitulah seterusnya. tapi juga harus menikah dengan muslimah yang salehah. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan.

beliau menjawab: “Apabila seseorang berusaha menjaga rahasianya. berusaha memperbaiki hatinya. menjaga hati dan jiwanya agar tidak berpaling dari Allah SWT” Sepantasnyalah setiap muslim untuk selalu memperhatikan hatinya. Sehingga. serta para sahabatnya. 2. berbuat baik pada mereka dan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 42 . Hakim.” (QS al-Baqarah: 208) Konsekuensi yang terakhir atau yang kelima adalah menunjukkan kebanggaan sebagai Muslim.” (QS Huud:112) Dari uraian di atas. orang lain saja sudah meragukan keislaman kita. serta bagaimana pun situasi dan kondisinya. Selalu setia kepada Allah SWT.MATERI KULTUM RAMADHAN sekelompok sahabat yang dahulunya beragama Yahudi masih juga ingin menjalankan ibadah dalam Yahudi. Allah SWT berfirman. dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Sungguh. ia musuh yang nyata bagimu. atau sekadar pengakuan yang jangankan Allah SWT. ia akan selalu menunjukkan kepribadian atau identitas keislamannya. “Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar). Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. amalan apakah yang paling afdhal. begitu juga kita hendaknya selalu memberi nasehat kepada para hamba-hamba Allah. di mana pun ia berada. masih ada waktu untuk memperbaiki keislaman kita masingmasing. pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik. lringilah keburukan dengan kebaikan. maka dengan tegas Allah SWT melarang yang demikian dengan firman-Nya. menegakkan hatinya untutk senantiasa berada ditempat-tempat yang dicintai dan diridhoi oleh Allah SWT serta menghilangkan dan membersihkan hati dari segala hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah SWT. kita bisa menilai sendiri apakah kita sudah menjadi Muslim yang sesungguhnya. bahkan mereka meminta kepada Rasulullah. “Bertakwalah kamu kepada Allah di mana saja kamu berada. Mengikhlaskan agama dan ketaatan kepada Allah SWT. Sungguh. Amalan-amalan hati itu banyak macamnya. sebagaimana yang telah ditentukan ajaran lslam. bersabda. Ini pula yang amat ditekankan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw. Serta. “Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan.” (HR Ahmad. Karena itu. Karenanya. at-Tirmidzi. dan janganlah kamu melampaui batas. ia akan menghapusnya. Seorang ulama yang bernama Ahmad bin Hasd ditanya. seseorang akan selalu istiqamah atau memiliki pendirian yang kuat dalam mempertahankan nilai-nilai lslam. Bangga sebagai Muslim berarti seseorang merasa senang menjadi Muslim. dan al-Baihaqi) Dengan kebanggaannya sebagai Muslim. sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orangyang bertobat bersamarnu. Rasulullah saw. Ini akan membuatnya selalu hidup dengan akhlak yang mulia. di antaranya: 1. Materi 22 Amalan-Amalan Hati (Bagian pertama) Upaya untuk memperbaiki amalan hati termasuk hal yang sangat penting dan kewajiban yang sangat ditekankan serta merupakan taqarrub dan ketaatan yang mulia dalam agama kita.

Perasaan seorang hamba yang selalu merasa adanya kebersamaan Allah (ma’iyatullah). maka hendaklah kamu menasehati hati kamu. roman muka kamu. kewajiban kita pada ilmu ada 2 yaitu mengamalkan dan menyampaikan”. Dalam satu hadits Nabi : “Sesungguhnya Allah tidak memandang bentuk tubuh kamu. Mengkhusyu’kan hati kita pada saat mendengarkan ayat-ayat Allah sebagaimana firmanNya dalam surah Al-Anfal ayat 2. Artinya :”Tidak ada Tuhan selain Engkau. itu lebih baik kita pilih dari pada kafir terhadap Allah. Ya Rasulullah. 8. apakah do’a ini hanya diperuntukkan kepada Nabi Yunus ? Rasulullah bersabda : Bahasanya do’a ini untuk semua orang-orang beriman. 4. pasrah dan berserah diri pada-Nya. Dalam sebuah kitab : Tawakkal ibarat seekor kuda yang diberikan beban yang berat. Termasuk juga bacaan yang bagus dibaca. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. dia hanya pasrah kepada tuannya. Begitu juga pada saat kita merasa kesukaran. saat rasa takut menimpa kita ialah: “Cukuplah Allah bagi kami dan Dialah sebaik-baik pelindung”. tetapi yang Allah pandang adalah hati kamu”. Kesiapan kita untuk menderita dengan penderitaan seberat-beratnya. atau urusan kita selalu sukar atau sulit. iri hati dan lain-lain. Selalu berusaha untuk menghadirkan rasa takut dalam berdzikir kepadaNya. sebelum bertawakkal. karena kita belum sempurna. kehidupan yang sempit. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 43 . Ada seroang sahabat bertanya. Inilah amal-amal yang selalu menjadi pusat pandangannnya Allah terhadap hamba-hamba-Nya. Tapi disini juga kita dianjurkan untuk berusaha terlebih dahulu. Menerima semua aturannya dan segala konsekuensinya dengan hati yang ridho.AlAnbiya:82). maupun ditengah-tengah orang banyak. Jadi amalan hati yang baik adalah tawakkal. Ridho pada Allah. Mu’min ayat 44 “…. lalu ia hanya bisa duduk dan diam tidak bisa bergerak. Tuhan kita . begitulah seharusnya kita terhadap Allah SWT. Islam sebagai agama kita dan Muhammad sebagai Nabi dan utusan Allah. kecuali kalau kita sudah sempurna. kita serahkan pada Allah SWT. Bagaimana kita memantapkan rasa tawakkal kita pada Allah SWT kita menyandarkan diri sepenuhnya kepada Allah Segala urusan.Ada seorang ulama mengatakan bacaan ini bagus dijadikan do’a apabila kita merasakan ada ancaman-ancaman yang membahayakan . 3. Perkataan ulama bernama Abu Hafsah : ” Apabila engkau duduk dihadapan manusia. karena sesungguhnya mereka itu hanya melihat/memperhatikan kamu secara lahiriahmu. 5. 6. jangan kamu tertipu dengan banyaknya orang dihadapan kamu. maka tidak ada orang yang akan memberi nasehat” Perkataan syekh Ibrahim: “Jangan sampai kita menyatakan kita tidak ingin berda’wah. kata beliau. sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim “(QS. Takut pada Allah diwaktu sendiri. Perkataan Umar bin Abdul Azis: “Andaikata kita tidak boleh memberi nasehat. namun Allah selalu melihat hatimu”. bacaan yang bagus dibaca adalah doanya nabi Yunus ketika dia berada didalam perut ikan. sesungguhnya Allah maha melihat akan hamba-hambanya”. 7. Sebagaimana firman Allah QS.MATERI KULTUM RAMADHAN hendaknya kita selalu membersihkan hati kita terhadap manusia dari segala macam sifat dengki. Maha suci Engkau.

Siapa yang memiliki sifat ini. ” Malu termasuk bagian dari iman. banyak perasaan malunya. amalan apakah yang paling afdhal. Dalam satu hadits Nabi menyatakan: Ada 3 hal. jika ke-3nya dimiliki maka kita akan merasakan manisnya beriman. beliau tidak pusing atau benci. 9. menegakkan hatinya untutk senantiasa berada ditempat-tempat yang dicintai dan diridhoi oleh Allah SWT serta menghilangkan dan membersihkan hati dari segala hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah SWT. maksud dari Allah itu dekat bukan zatnya tapi ilmunya. 7. 3. 5. Akhlak yang baik (khusnul Khuluk). Seorang ulama yang bernama Ahmad bin Hasd ditanya. Sifat hati yang mulia. Tapi kita juga tidak boleh berfaham (dari kalimat Allah itu dekat) bahwa Allah dimana-mana. Segala gerak kita. Lebih memilih kecintaan kepada Allah dan RasulNya. juga kita tidak condong/berpijak/mengidolakan orang-orang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 44 . ” Ia benci kembali pada kekafiran sebagaimana ia benci dilemparkan kedalam neraka. Adapun Allah itu Maha Tinggi dan tidak ada satupun diatasnya. 4. 2. Siapa-siapa yang mempunyai perasaan sedih atas penderitaan orang-orang beriman. terutama malu melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya dilakukan. kalau seseorang itu selalu memberikan kepeduliaan kepada orang-orang beriman baik harta maupun tenaga. contoh: ketika Nabi Yusuf dipenjara. di antaranya: 1. Cinta karena Allah dan benci karena Allah. 6. amalan hati yang sangat baik dimana dia mencintai orang lain seperti dia cintai pada dirinya sendiri. ini berarti tandaanda adana keimanan dalam hatinya.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 23 Amalan-Amalan Hati (Bagian Kedua) Upaya untuk memperbaiki amalan hati termasuk hal yang sangat penting dan kewajiban yang sangat ditekankan serta merupakan taqarrub dan ketaatan yang mulia dalam agama kita. berusaha memperbaiki hatinya. beliau menjawab: “Apabila seseorang berusaha menjaga rahasianya. Selalu merasa adanya kehadiran Allah disetiap kehidupannya. diam kita selalu diperuntukkan karena Allah dan kelapangan hati kita dalam mentaati Allah baik berupa harta. Amalan-amalan hati itu banyak macamnya. Malu melakukan perbuatan buruk. ” Mencintai seseorang/sesuatu karena Allah. yaitu: ” Ia mengutamakan lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya. ” Iman dan malu selalu bergandengan. pengawasannya. penglihatannya. karena dia merasa kehadiran Allah disetiap waktu dan hidupnya. Sifat hati yang sangat mulia. 8. Merasa kecewa jika ada perbuatan maksiat yang dilakukan ditengahtengah kita. malahan dia berdakwah dalam penjara. maka ia telah memiliki bibit keimanan dalam hatinya. dari pada kecintaan selain keduanya. Memberi sesuatu karena Allah dan menahan sesuatu karena Allah. Peduli kepada orang lain. menjaga hati dan jiwanya agar tidak berpaling dari Allah SWT” Sepantasnyalah setiap muslim untuk selalu memperhatikan hatinya. Merasa senang dan gembira kalau sempat melakukan kebaikan dan perasaan sedih jika ia melakukan dosa dan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. badan dan tenaga kita.

tentang nabi dan Rasul. tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. iblis. Keyakinan ( al-i’tiqodi) QS Al Baqoroh ayat 255 “Allah. pengawasan-Nya. Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. maka hendaklah kamu menasehati hati kamu. kata beliau. Akhlak (al-akhlaqi) QS Al A’raaf ayat 96 “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa. pembalasanNya di dunia dan di akhirat. karena sesungguhnya mereka itu hanya melihat/memperhatikan kamu secara lahiriahmu. tetapi yang Allah pandang adalah hati kamu”. Perkataan ulama bernama Abu Hafsah: ” Apabila engkau duduk dihadapan manusia. semua dijelaskan tuntas dalam aqidah Islamiyah. Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. siddiqin. kewajiban kita pada ilmu ada 2. Dalam suatu hadits Nabi bersabda : “Seseorang itu bersama orang yang dicintai. dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar. dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. sahabatnya dan orang-orang shaleh. surga. kekuasaan wewenang dan hak-hakNya. nama dan sifatnya. Dalam satu hadits Nabi : “Sesungguhnya Allah tidak memandang bentuk tubuh kamu. kehidupan sesudah mati. yaitu mengamalkan dan menyampaikan”. kecuali kalau kita sudah sempurna. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. karena kita belum sempurna. Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.” maka jadikanlah idola kita Rasulullah. atentang alam ghaib. syuhada. jangan kamu tertipu dengan banyaknya oang dihadapan kamu. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Inilah amal-amal yang selalu menjadi pusat pandangannnya Allah terhadap hamba-hamba-Nya. roman muka kamu. setan. Ingatlah. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhlukNya). jin. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. malaikat.MATERI KULTUM RAMADHAN kafir. dan QS Ar Ra’d ayat 28“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah.” yakni keyakinan tentang Tuhan. alam barzah. Yakni sikap moral manusia terhadap Allah. kebangkitan. hisab. tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu. namun Allah selalu melihat hatimu”. maka tidak ada orang yang akan memberi nasehat” Perkataan syekh Ibrahim: “Jangan sampai kita menyatakan kita tidak ingin berda’wah. neraka dan hal-halghaib lainnya. Perkataan Umar bin Abdul Azis: “Andaikata kita tidak boleh memberi nasehat. 2. tidak mengantuk dan tidak tidur. Materi 24 Konsep Islam (Bagian Pertama) Islam memberikan konsepsi yang lengkap dan sempurna tentang seluruh aspek kehidupan (minhajul hayah) dengan konsepsi yang benar. 1. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 45 .

Shibghah Allah: celupan Allah yang berarti iman kepada Allah yang tidak disertai dengan kemusyrikan. Yakni tindakan psikomotorik yang bersumber dari aqidah dan akhlak-Nya. Sistem Islam mengarahkan agar budaya perilaku manusia menjadi mulia dan terhormat. 193.MATERI KULTUM RAMADHAN dirinya. Pendidikan (at-tarbawi) QS Al Baqoroh surat ke 2 ayat 151 “ Sebagaimana (Kami Telah menyempurnakan nikmat kami kepadamu) kami Telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah. sensitif. Maka hal itu tidaklah wajar. serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui”. 4. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. Dengan bahasa Arab yang jelas. “Sungguh Allah Telah memberi karunia kepada orangorang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri. mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantara pengaruh lingkungan. Tingkah laku (as-suluki) QS Surat Al Baqoroh ayat 138 “Shibghah Allah*). (Itulah) agama yang lurus. QS Asy Syu’araa’Surat 26 ayat 192 – 195 yaitu “192. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 46 . dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? dan Hanya kepada-Nya-lah kami menyembah”. (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah.” Yakni perilaku jiwa dalam merespon segala sesuatu. 3. 195. Materi 25 Konsep Islam (Bagian Kedua) 5. Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril). tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” fitrah Allah: maksudnya ciptaan Allah. QS Ali ‘Imran surat ke 3 ayat 164. Dan Sesungguhnya Al Quran Ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta Alam. sesama manusia dan alam semesta. dan Sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu. Aqidah islamiyah akan membentuk kesadaran untuk sealu berbuat yang terbaik dan menghindari yang buruk”. manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. Islam secara sempurna menyentuh aspek ini sehingga melahirkan generasi yang lembut. tegas dan welas asih sesuai konteks yang melatarbelakangi. membersihkan (jiwa) mereka. Perasaan sangat dipengaruhi oleh aqidah dan akhlak. Perasaan (asy-syu’uri) QS Ar Ruum ayat 30 “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah.194. dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al hikmah. Ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. kalau ada manusia tidak beragama tauhid.*) Shibghah artinya celupan.

Dan orang-orang yang menuduh wanitawanita yang baik-baik[1029] (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi. 8. Materi 26 RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 47 .” QS surat Al Jumu’ah ayat 2. namun menyiapkan kebahagiaan sejati di dunia dan di akhirat nanti. Dan (sumpah) yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar. Sesungguhnya dia adalah termasuk orangorang yang benar. padahal mereka tidak ada mempunyai saksisaksi selain diri mereka sendiri. atau perempuan yang musyrik. mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As Sunnah). jika dia termasuk orang-orang yang berdusta[1030]. dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah. “Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka. Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ekonomi (al-iqtishadi) Untuk menunaikan tugas-tugas dan agar bisa bertahan hidup. dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selamalamanya. Dan Andaikata tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya atas dirimu dan (andaikata) Allah bukan Penerima Taubat lagi Maha Bijaksana. jika kamu beriman kepada Allah. 7. Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina). dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata:” Islam sebagai pedoman hisup harus dipahami dengan baik dan diwariskan pemahamannya kepada generasi penerus agar mereka tidak sesat. Islam mengatur agar kegiatan ekonomi itu bukan untuk memenuhi kesengangan sesaat. dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina. (niscaya kamu akan mengalami kesulitan-kesulitan). dan hari akhirat.” 7. Dan (sumpah) yang kelima: bahwa la’nat Allah atasnya. yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. 9. dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik. Maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera. Kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya). prosestersebut hany berhasil melalui pendidikan yang Islami. dan mereka Itulah orang-orang yang fasik. 3. Maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah. dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin[1028] 4. 10. 6. Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah Sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta. 6. manusia melakukan kegiatan ekonomi.MATERI KULTUM RAMADHAN mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. Sosial (Al-ijtima’i) Contoh konsep Islam mengenai hubungan sosial misalnya dapat kita ambil dari Surat An Nur surat ke 24 ayat 2-10 yaitu “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera. 5.

disebut dengan “Jihad Siyasi” (Perjuangan Politik). lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang Telah kamu perselisihkan itu. haram menjadi halal. Karena pemahaman politik yang sejatinya. Keberhasilan dan kesuksesan berpolitik atau jihad siyasi harus berimpact kepada dimensi kehidupan yang lain. Tarbiyah siyasiah yang bermakna pendidikan atau pembinaan politik adalah sangat penting dipahami oleh setiap muslim. Berkuasa untuk melayani umat. Yang berakhir kepada pemeliharaan aset-aset negara dan pendayagunaan kepada masyarakat yang lebih luas. yaitu berpolitik yang hanya dimaksudkan untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan. gunjing-menggunjing. pengusaha. khianat. sekiranya Allah menghendaki. niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja). dunia yang sarat dengan kebohongan. membenarkan apa yang sebelumnya. Apakah ia seorang ekonom. Yang berujung kepada pencerdasan anak bangsa dan pencetakan generasi rabbani. baik sebagai subyek maupun obyek. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang Telah datang kepadamu. Politik No”. kita tidak akan lepas dari masalah politik. Sebuah adagium yang dulu merupakan musuh bersama umat Islam dan da’i yang mengajak kembali manusia kepada Islam secara kaffah atau komprehensif. Maka berlombalombalah berbuat kebajikan. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 48 . Harus berimpact kepada dunia ekonomi dan sosial budaya. Bukankah seruan ini seperti orang yang mengatakan dulu: “Islam Yes. Dengan Islam Allah mengatur bagaimana seharusnya politik dan berpolitikitu. atau menyetujui demokrasi yang merupakan produk Barat. Dakwah yang bertujuan menyeru manusia untuk kembali kepada nilai-nilai Islam secara komprehensif bisa dilakukan oleh siapapun di manapun ia berada dan apapun profesinya. perjuangan ini disebut “Ishlahul Hukumah” (Perbaikan Pemerintahan). ketidak jujuran. Seruan dan anjuran kepada umat Islam untuk kembali ke barak atau ke dunia dakwah saja dengan pemahaman yang sempit. Harus berimpact kepada dunia pendidikan dan dakwah. seluruh aktivitas yang berkaitan dengan gerakan berpartai dan berpolitik. Politik (as-siyasi) Dan kami Telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran.” (Al-Maidah:48) Sebagai khalifah Allah di buim. tidak sama dengan pemahaman selama ini dalam ilmu politik secara umum. yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Dalam bahasa Salah soerang ulama Imam Hasan Al-Banna. adalah sebuah seruan kemunduran dalam berdakwah. karena alasan bahwa dunia politik adalah dunia “rawan dan beranjau”. dan memimpin untuk memperbaiki sistem yang tidak berpihak kepada nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. untuk tiap-tiap umat diantara kamu. kami berikan aturan dan jalan yang terang. Akan tetapi kita berpartisipasi dalam politik untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran ilahiah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. halal menjadi haram. tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. Begitu juga mampu memelihara identitas atau jati diri bangsa yang bertumpu pada pondasi spirituil dalam aspek sosial budaya. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya.MATERI KULTUM RAMADHAN Konsep Islam (Bagian Ketiga) 8. Oleh karenanya.

Perbuatan (al-‘Amalul bil Arkaan) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 49 . Semua yang keluar dari lisan digerakkan oleh hati. Jadi dakwah bukan suatu yang antagonis dengan dunia politik. tetapi mencakup 3 hal: 1. dalam al-Qur’an. ada tanah yang tidak menumbuhkan hanya menampung air. 3. Sedangkan hati orang mu’min itulah yang dimaksud Rasulullah SAW sebagai tanah yang subur yang dapat menumbuhkan pohon keimanan yang baik. Dalam hadist Bukhori digambar oleh Nabi SAW bahwa: “Ilmu (hidayah) yang Aku bawa ibarat air hujan. Apa yang ada dalam hati akan dicerminkan dalam perkataan dan perbuatan. Diikrarkan dengan lisan (al-iqrarul bil lisani ) Syahadah diucapkan dengan lisan dengan penuh keyakinan. teknokrat. akan tetapi dunia politik merupakan salah satu lahan dakwah 9.MATERI KULTUM RAMADHAN pendidik. tidak menumbuhkan juga tidak menampung”. Allah. Materi 27 Hakikat Iman Keimanan itu bukanlah angan-angan. ada jenis tanah yang subur menumbuhkan tanaman. Semua perkataan yang keluar dari lisan mu’min senantiasa baik dan mengandung hikmah. buruh. 2. Hati orang kafir yang tertutup dan hati munafik yang berpenyakit takkan mampu membenarkan keimanan (at-tashdiiqu bil qolb). serta buah nilai-nilai ihsannya dapat bermanfaat untuk manusia yang lain. petani. yaitu hati orang mu’min (QS 26: 89). Akar keyakinannya menjulang kuat ke tanah. baik perdata maupun pidana selama tidak bertentangan dengan Qur’an dan sunnah Rasulullah. ada jenis tanah yang gersang. Militer (al-’askari) Manusia perlu menyiapkan mempertahankan eksistensinya kekuatan untuk memperoleh dan 10 Peradilan (al-jina-i) Manusia diberi hak membuat aplikasi hukum dan perundang-undangan. birokrat. hati orang kafir (QS 2: 7) dan hati orang munafiq (QS 2: 10). politikus (aleg) dan eksekutif (menetri) bahkan seorang presiden sekalipun. Dibenarkan dengan hati (at-tashdiiqul bil qolbi) Hati adalah lahan menyemai benih-benih keimanan. membagi hati manusia menjadi tiga.

baik di dunia dan akhirat. tidak ada stress. yang selalu bicara dengan lisannya bukan dengan hatinya. Seseorang yang hanya bisa mengucapkan dan mengamalkan tanpa membenarkan di hati. Sifat seperti itu dikategorikan sebagai orang munafik. Karena munafik memiliki tiga tanda: bila berbicara ia berdusta. Ketiganya akan melahirkan sifat istiqomah. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW. yaitu mendapatkan keridhoan Allah (mardhotillah). inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Berani menghadapi resiko tantangan hidup. yang lahir dari keyakinan bahwa Allah akan selalu membela hamba-Nya yang mustaqim secara lahir bathin. Sebagaimana dijelaskan dalam QS 41:30.  Ketenangan (al-Ithmi’naan). Ketiga karunia Allah kepada orang mustaqim akan dilengkapi Allah dengan anugerah kebahagiaan hidup (as-Sa’aadah). Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT. sikap istiqomah merupakan proses yang terus berjalan bersama keimanan. bila diberi amanah ia berkhianat. siap berjuang meskipun akan mendapatkan siksaan. pembenaran di hati dan amal perbuatan adalah satu kesatuan yang utuh. dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW. Lawannya adalah sifat bersedih hati. Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona'ah). yang lahir dari keyakinan kepada Allah. lahir dari keyakinan terhadap perlindungan Allah dan ganjaran Allah yang Maha sempurna. tetap. teguh dan konsisten.MATERI KULTUM RAMADHAN Perbuatan (amal) digerakkan atau termotivasi dari hati yang ikhlas dan pembenaran iman dalam hati. Orang yang optimis akan tentram akan kemenangan hakiki. bila berjanji ia ingkar. Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur. selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. yaitu : Pertama. sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan. Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu : "Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 50 .  Optimis (at-Tafaa’ul). Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia. sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah. tidak akan diterima amalnya. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Lawan keberaniaan adalah sifat pengecut. Perkataan. Materi 27 Indikator Kebahagiaan Dunia Ibnu Abbas ra. Mu’min mustaqim akan mendapatkan karunia dari Allah berupa:  Keberanian (asy-Syajaa’ah).

saya dari Yaman. Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Al auladun abrar. Dalam sebuah haditsnya. selain itu sisanya saya selalu menggendongnya" . Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Keempat. kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita. atau ketika istirahat. namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh. yaitu pasangan hidup yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh. kamu anak yang soleh. haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Bila sedang diberi kemudahan. cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Al azwaju shalihah. Ketiga. Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah. Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah. Bila ia tetap "bandel" dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Kedua. yaitu anak yang soleh. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. anak yang berbakti. yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita. dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya. Al biatu sholihah. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?" Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah. Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 51 . Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita. akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh. tapi anakku ketahuilah. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh. kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet.MATERI KULTUM RAMADHAN kita". yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat. ketika sholat.

hati yang "hidup" adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya. Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh. Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. suci dan kokoh. Inilah semangat "hidup" orangorang yang baroqah umurnya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram. bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah. Kelima. Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya. maka hatinya semakin bersih. Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. Tafaqquh fi dien. "Kamu berdoa sudah bagus". Semangat memahami agama akan meng "hidup" kan hatinya. Semakin ia belajar. "Namun sayang makanan. iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome).MATERI KULTUM RAMADHAN wajahnya. maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan. Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya. Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya. atau semangat untuk memahami agama. bagaimana doanya dikabulkan". Ketujuh. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya. semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. al malul halal. maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya. maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya. sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. maka berbahagialah orang-orang yang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 52 . Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu. atau harta yang halal. yaitu umur yang baroqah. Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. kata Nabi SAW. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam. Keenam.

Dibuat sedemikian rupa sehingga bulan Ramadhan adalah hari-hari yang paling indah untuk dikenang sang anak hingga mereka remaja dan dewasa. Jika kita perluas keceriaan tadi.MATERI KULTUM RAMADHAN umurnya baroqah. Para sahabat Rasul telah mendidik putra-putri mereka yang masih kecil untuk berpuasa. Demikianlah pesan-pesan mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia. Ini tentu akan lebih mudah tercapai jika ada peran serta RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 53 . Materi 28 10 Langkah Mengisi Ramadhan Bersama Anak Shaum (puasa) Ramadhan adalah salah satu pilar dari Rukun Islam. Rasulullah telah menasehati Abdullah bin Mas’ud untuk menyambut Ramadhan dengan wajah yang berseri tidak cemberut. Dari riwayat diatas. Jika pengkondisian ini dilakukan berulang-ulang sejak sebelum Ramadhan tiba. Melakukan pengkondisian menyambut Ramadhan dengan memberi bekalan pemahaman yang memadai tentang keutamaan Ramadhan. 2. Bukhari Muslim). Maka mendidik anak untuk berpuasa Romadhan menjadi kewajiban keislaman yang integral bagi para orang tua. Kami bawa mereka ke masjid dan kami buatkan mereka mainan dari bulu. Apabila diantara mereka ada yang merengek minta makan. dapat juga dengan cara memberi dekorasi yang khas pada kondisi rumah. dari Ibnu Abbas ra. sangat mungkin akan tumbuh niat yang kuat pada anak untuk berpuasa Ramadhan. Seperti yang dituturkan shahabiyah Rubayyi’ binti Mu’awwiz tentang bagaimana cara mereka mendidik anak-anak mereka berpuasa Asyura (sebelum diwajibkan puasa Romadhon: " …dan kami melatih anakanak kami yang masih kecil untuk berpuasa. kita dapat mengetahui bahwa para sahabat memberikan perhatian yang serius dalam melatih putra-putri mereka untuk membiasakan berpuasa. maka kami bujuk dengan mainan itu terus hingga tiba waktu berbuka" (HR. Menyambut Ramadhan dengan keriangan dan keceriaan. Hal ini akan menstimulus mereka untuk berpuasa. sehingga anak semakin menyadari akan keistimewaan Ramadhan dibandingkan bulan lainnya. Lantas apa yang dapat kita lakukan saat ini untuk meneladani tradisi sahabat tadi ? Ada 10 panduan yang perlu kita perhatikan : 1.

Ini perlu dilakukan agar mereka memperoleh rasa kebersamaan. Misalnya diawali dengan izin berbuka sampai jam 10. Atau orangtua dapat juga bersepakat dengan anak-anaknya untuk memasang target. Anak akan senang karena sekaligus dapat berbuat sesuatu kebaikan untuk orangtuanya. Hikmahnya antara lain agar setelah sahur tidak terlalu lama menunggu waktu subuh. 8. Dan didekatkan dengan anak-anak lainanya yang juga tekun berlatih. ini juga alternatif kegiatan yang menyenangkan bagi mereka. pabrik. 4. Waktu sahur sebaiknya diakhirkan (kira-kira satu atau setengah jam menjelang salat subuh) sebagaimana anjuran Rasulullah. maka kamu ikut membuka pintu pahala dari Allah bagi orangtuamu yang telah mendidikmu untuk berpuasa" . Menata jam tidur anak-anak sehingga akan mudah bergairah saat bangun sahur. bahwa seusai bulan Ramadhan kemampuan mereka mengaji Al Quran harus lancar dan lebih baik. "Jika kamu berpuasa.MATERI KULTUM RAMADHAN masyarakat umum dan pemerintah dengan menghidupkan syiar-syiar Ramadhan di jalan raya. Saat ini sudah ada pesantren Ramadhan untuk anak-anak dan remaja. Terhadap anak yang baru berlatih puasa (belum kuat dan gampang terpengaruh). 7. sebaiknya mereka dijauhkan bermain dari anak-anak yang malas berpuasa. maupun dengan alternatif permainan yang mendidik untuk melupakan mereka dengan rasa haus dan lapar yang menyengat. media masa dan lainlain. lalu jam 12 dan seterusnya sampai akhirnya penuh sampai waktu berbuka. juga dapat diberikan hadian lain yang beraspek mendidik berupa alat-alat belajar. 3. sehingga akan menggoda mereka untuk segera membatalkan puasanya. Melatih berpuasa dengan bertahap dan menjanjikan hadiah sebagai rangsangan. minuman dan buah-buahan secara terbuka. 6. Baik dengan istirahat tidur di siang panas. Makanan diletakkan pada tempat yang jauh dari perhatian mereka. Perhatian kepada Al Quran memang harus lebih besar di bulan Ramadhan. 5. bukan keterasingan karena puasanya. Hadiahnya disamping penghargaan dan pujian sebagai anak yang sabar. Tidak meletakkan makanan. Hal ini juga sepatutnya diperhatikan oleh restoran dan penjaja makanan dipinggir jalan. Stimulus dengan pahala dan surga dari Allah. Memberi alternatif pengisian waktu yang tepat dan positif. perkantoran. Jadi hadiah materi diatas tak menutupi stimulus ganjaran Allah. Sebagaimana yang telah dilakukan shahabiyah di masa Rasul. karena Al Quran RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 54 .

jika mereka menyepelekan pendidikan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya. Beliau selalu memberi sesuatu yang diminta oleh orang lain bila beliau memilikinya. jika putraputrinya kemudian melalaikan kewajiban puasa Ramadhan. Dengan perhatian yang intens dan cara-cara yang bijak. niscaya dapat menggugah kesadaran anak-anak untuk berpuasa. Kesadaran itu tentu akan merupakan tabungan ibadah bagi para orang tua yang telah mendidik mereka. shadaqah dan lainnya. dalam berderma dan bersedekah. dan tidak pernah menolak atau menghardik orang yang meminta. Di samping mencontohkan keteladanan dalam bersedekah dan berinfak. Materi 29 Keutamaan Sedekah dan Infak Tidak ada yang meragukan keteladanan Rasulullah saw. tidak pernah menyisakan harta benda dan membiarkannya berdiam di rumahnya lebih daripada satu hari. mengaji dan mengkaji Quran.MATERI KULTUM RAMADHAN diturunkan pertama kali pada bulan ini. Dapat pula orang tua membacakan kisah-kisah keteladanan Islami. maka mereka harus siap bertanggung jawab kepada Allah kelak di akhirat. Khusus untuk para orang tua. 10. Rasulullah saw. lebih menggemarkan berinfak. menyuruh mereka mengantar makanan ke masjid untuk orang yang berbuka puasa. Mengajak anak-anak untuk meramaikan syiar Ramadhan. Rasulullah saw. Oleh karena itu mereka harus memanfaatkan semaksimal mungkin pembiasaan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya sejak dini. Beliau adalah orang yang paling dermawan dan paling teladandalam bersedekah. atau mendengarkan kaset-kaset cerita Islami. Jika hal-hal di atas kita lakukan. menyimak ceramah-ceramah agama. maka Insya Allah keberkahan Romadhonakan turun ke setiap keluarga muslim. 9. seperti sholat tarawih berjamaah di masjid. juga sering sekali menyuruh dan menganjurkan umatnya RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 55 .

“dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. maka hendaklah dengan kalimat yang baik".Muslim) Anjuran ini menggugah setiap mukmin untuk gemar berinfak dan bersedekah. Rasulullah saw. Namun.MATERI KULTUM RAMADHAN untuk berinfak dan bersedekah sesuai dengan kadar kemampuan masingmasing. Berfirman. bersabda. mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. atas diri mereka sendiri. Sebaliknya. Karena bila tidak. pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Berfirman. Allah swt. “Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin). Menghalau sifat kikir dan mengikisnya dari jiwa memerlukan usaha maksimal dan latihan terusmenerus. telah menyadarkan manusia bahwa sesungguhnya harta benda itu hanyalah kenikmatan semu. memuji orang-orang yang mampu mengalahkan sifat kikir dan cintanya yang berlebihan terhadap harta benda. Allah swt. "Jagalah dirimu dari api neraka walau hanya dengan setengah biji kurma dan bila tidak menemukannya. manusia diciptakan dengan tabiat cinta harta dan sangat bakhil dengan harta yang ada di tangannya.” (Al-Hasyr: 9). Allah swt. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir“ (Al-Ma’arij: 19-21) Kegemaran berinfak adalah bertolak belakang dengan tabiat dan karakter manusia yang mencintai harta benda dan berlaku kikir. dan menjanjikan kepada mereka keberuntungan yang tak terkira. Al-Qur’an terhadap sifat kikir dan terlalu cinta kepada harta benda.Bukhari. Allah swt. mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dalam salah satu hadistnya. “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. (HR. menipu dan melenakan. bahwa hartamu dan anakanakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar” (AlAnfaal: 28) “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. orang yang berhasil mengalahkan sifak kikirnya. dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin). Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). menjelaskan hal itu dalam firman-Nya sebagai berikut. “Dan ketahuilah. Harta benda akan menjadi penghalang kebahagiaannya yang hakiki dan sejati. Ia membelenggunya. sehingga tidak dapat menemukan jalur menuju kesenangan dan kebahagiaan abadi di akhirat. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin).” (Al-‘Aadiyaat: 8). Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. Allah melipat gandakan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 56 . maka selamanya manusia akan difitnah dan diperbudak oleh harta benda. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. Karena sesungguhnya. adalah orangorang yang berbahagia dan berhasil melepaskan diri dari perbudakan harta dan dunia. Terapi. tidak semua orang yang mengaku muslim gemar berinfak dan berusaha meneladani Rasulullah saw. Ia hanyalah ujian dan fitnah bagi manusia.

baik sedikit ataupun banyak. dengan keadaannya dan perilakunya. Karena kedermawanannya itu. dan dengan perkataannya. sesuatu yang lebih banyak dan lebih baik daripada sesuatu yang dipinjamnya.kadangkala dengan makanannya dan kadangkala dengan pakaiannya. Rasulullah saw. adalah orang paling besar dan paling banyak bersedekah dengan apa yang dimilikinya. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui. mengeluarkan sedekah dan pemberiannya dengan bermacam-macam cara.MATERI KULTUM RAMADHAN (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Materi 30 Sedekah dan Infak (Bagian II): Tuntunan Bersedekah di Bulan Ramadhan Rasulullah saw. beliau lebih mengutamakannya dibandingkan dirinya sendiri. Kadangkala dengan meminjam sesuatu kemudian mengembalikan kepada pemberi pinjaman. yang termasuk penyebab terbesar adalah mengeluarkan hal yang merusak hati. Rasulullah saw. sebagai kasih sayang dan memvariasikan bentuk-bentuk berbuat ihsan dengan segala yang memungkinkan. Rasulullah saw. (Al-Baqarah: 261). Kadangkala dengan memberikan hadiah. Karena sesungguhnya. berbuat ihsan dengan apa yang dimilikinya. kadangkala juga dengan membeli sesuatu kemudian memberikan barang tersebut sekaligus dengan harganya kepada penjualnya. menerima hadiah dan membalasnya dengan yang lebih banyak dan lebih baik. Sedangkan kegembiraan dan kebahagiaan beliau karena bisa bersedekah dengan pemberian yang diberikannya adalah lebih besar dari pada kegembiraan orang yang menerima sedekahitu karena mendapatkan apa yang dimintanya. yaitu sifat-sifat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 57 . tidak akan mampu menguasai jiwanya dari kedermawanan. adalah orang yang paling lapang dadanya dan paling bahagia jiwanya.. dengan bersedekah. Rasulullah saw. karena Allah juga tidak memandangnya remeh dan sedikit. dengan pemberian dan penganugerahan. Bila dihadapkan kepada beliau seseorang yang membutuhkan bantuan. sedekah dan perbuatan yang makruf itu mempunyai pengaruh luar biasa dalam melapangkan dada. Penyebab lain yang melapangkan dada. Tidakseorang pun meminta sesuatu kepada beliau kecuali beliau selalu memberikannya. Siapa pun yang berinteraksi dengan Rasulullah saw. Beliau tidak pernah memandang banyak apa yang diberikannya.

dimana Allah membawa berkah rahmat dan maghfirah di dalamnya. Puasa yang mengharuskan orang untuk meninggalkan makan dan minum atau mengurangi biaya konsumsinya dalam bulan puasa. di hari kiamat adalah golongan keenam. lebih dermawan daripada angin yangbertiup bebas. gaya hidup yang berlebihan dan makna puasa yang belum banyak diresapi dan disadari oleh umat Islam. Hindarilah kelaparan dan kehausan di hari yang dahsyat itu dengan bersedekah kepada kaum fuqara dan masakin. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. meningkatkan kualitas dan kuantitas sedekah dan infaknya. Bermohonlah kepada Allah Rabb Anda dengan niat yang tulus dan hati yang suci. dimana Allah swt. Namun.” (HR. agar Dia menuntun Anda kepada hidayah-Nya. Rasulullah saw. Bukhari -Muslim) Sungguh telah datang kepada kita bulan Ramadhan. dan sifat-sifat buruk lainnya. mengundang kita untuk menjadi tetamu-Nya. membuat banyak dari umat justeru mengeluarkan biaya dan dana konsumsi yang lebih banyak di bulan Ramadhan daripada di bulan-bulan lainnya. yang diperintahkan oleh Allah swt.orang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 58 . Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. Simaklah riwayat berikut. kelaparan dan kehausan di hari kiamat.. Hari harinya adalah harihari yang paling utama. nafas-nafas kita menjadi tasbih. Beliau dikenal sebagai orang yang paling banyak berderma dan bersedekah. Inilah bulan. amal-amal kita diterima dan doa-doa kita diperkenankan dan diijabah. “. Rasulullah saw. Di bulan ini. satu-satunya Pelindung pada hari itu. tidur kita menjadi ibadah. sifat-sifat itu akan menghalangi dari berinfak dan bersedekah. dan pada saat bulan Ramadhan. Dan sesungguhnya beliau paling dermawan pada saat bulan Ramadhan.. agar Allah membimbing kita untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. Dari Ibnu Abbas berkata. Ingatlah salah satu golongan dari tujuh golongan hamba yang akan dilindungi Allah swt. di bulan Ramadhan. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu. dan membersihkan hati Anda dari sifat kikir dan bakhil. Ketika Jibril datang menemui beliau pada tiap-tiap malam Ramadhan untuk mentadarruskan Al-Qur'an. Walaupun seseorang sangat kaya danberlebihan dalam hidup. adalah orang yang paling dermawan.MATERI KULTUM RAMADHAN yang tercela seperti bakhil dan kikir dan lain-lain. "Rasulullah saw. Tuhan sekalian alam. Mintalah kepada-Nya. untuk dimuliakan oleh-Nya. Seharusnya kita meneladani Rasulullah saw. membuat orang memiliki banyak peluang dan kesempatan dalam menafkahkan kelebihan hartanya. Ramadhan adalah bulan yang paling mulia di sisi Allah.

dan umurnya untuk mengasihi orang-orang yang bernasib malang dan menderita. Kasihilah anak-anak yatim. Bukhari. kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya lalu membukanya. Betapa mulianya orang-orang yang menyisihkan harta benda.MATERI KULTUM RAMADHAN yang menafkahkan hartanya dengan ikhlas karena Allah swt. sehingga tangan kirinya tidakmengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. Hapuslah air mata anak yatim.Bukhari dan Muslim).. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 59 . Turmudzi. Ingatlah pesan Rasulullah saw. waktu. "aku bersama pengasuh anak yatim di surga laksana dua jari ini. Sambutlah Ramadhan dengan semangat berderma dan bersedekah sebanyak-banyaknya di jalan Allah swt. setelah anda meninggal..”(HR. ketika beliau bersabda. niscaya Anda beruntung meraih ridha Yang Maha Penyayang dan istana surga. niscaya anak-anak yatim Anda akan dikasihi Allah swt. dan Abu Dawud).” (HR.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful