Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI

)
DAFTAR STANDAR NASIONALNDONESIA (SNI) BIDANG KONSTRUKSI DAN BANGUNAN DAFTAR STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN DAN REKAYASA SIPIL

No. A. 1. 1.

Judul Standar Umum Tanah Metoda Uji Metode pengujian CBR lapangan

Nomor Standar

Ruang Lingkup

Jumlah Hal

No. ICS

Standar Asing yang terkait

SNI 03-1738-1989

2.

Cara uji kepadatan ringan untuk tanah

SNI 1742 : 2008

3.

Cara uji kepadatan berat untuk tanah

SNI 1743-2008

4.

Panduan pengujian CBR laboratorium

SNI 03-1744-1989

Metode ini digunakan untuk mengetahui nilai CBR (California Bearing Ratio) langsung di tempat (in place) atau bila diperlukan dapat dilakukan dengan mengambil contoh tanah asli dengan cetakan CBR (undisturb). Cara uji ini dimaksudkan untuk menentukan hubungan antara kadar air dan kepadatan tanah yang dipadatkan di dalam sebuah cetakan berukuran tertentu dengan penumbuk 2,5 kg yang dijatuhkan secara bebas dari ketinggian 305 mm. Cara uji ini dimaksudkan untuk menentukan hubungan antara kadar air dan kepadatan tanah yang dipadatkan di dalam sebuah cetakan berukuran tertentu dengan penumbuk 4,54 kg yang dijatuhkan secara bebas dari ketinggian 457 mm. Metode ini digunakan untuk menentukan CBR (California Bearing Ratio) tanah dan campuran tanah agregat yang dipadatkan di laboratorium pada kadar air tertentu. Standar ini menetapkan prosedur uji untuk menentukan berat jenis tanah lolos saringan 4,75 mm (No. 4) menggunakan alat piknometer. Apabila tanah mengandung partikel lebih besar saringan 4,75 mm (No. 4), maka bagian yang tertahan saringan 4,75 mm (No. 4) diuji sesuai dengan SNI 03-1969-1990. Apabila tanah merupakan gabungan dari partikel yang lebih besar dan lebih kecil dari saringan 4,75 mm (No. 4), maka contoh tanah harus dipisahkan menggunakan saringan 4,75 mm (No. 4). Standar ini menetapkan prosedur uji di laboratorium tentang penentuan kadar air untuk tanah, batuan dan material sejenisnya berdasarkan beratnya. Penggunaan kata material yang sering diterapkan di sini juga mengacu salah satu material tanah atau material batuan. Metode ini digunakan untuk menentukan batas plastis tanah dalam perencanaan jalan. Dalam cara uji penentuan batas plastis dan indeks plastisitas tanah ini metode penggelengan terdiri dari 2 prosedur yaitu penggelengan menggunakan telapak tangan dan penggelengan menggunakan alat geleng batas cair (sebagai prosedur

10

93.020

18

93.020

18

91.010.30; 93.020

7

93.020

AASHTO T-193-81 Standar method for test for the California bearing ratio AASHTO T 99 – 01 , Moisture-Density Relation of Soils Using 2.5 kg (5.5 lb) Rammer and a 305 mm (12 in) Drop. AASHTO T 180 – 01 , MoistureDensity Relation of Soils Using 4,54 kg (10 lb) Rammer and a 457 mm (18 in) Drop. AASHTO T-193-81 Standard Method for test for the california bearing ratio AASHTO T 100 Specific gravity of soils.

5.

Cara uji berat jenis tanah

SNI 1964 : 2008

12

93.020

6.

Cara uji penentuan kadar air untuk tanah dan batuan

SNI 1965 : 2008

14

93.020

7.

Cara uji penentuan batas plastis dan indeks plastisitas tanah

SNI 1966 : 2008

13

93.020

ASTM D 2216-92 Standar test method for laboratory determination of water (moisture) content of soil and rock AASHTO T 90-000 Standard methods of test for determining the plastic limit and plasticity index of soil

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

1

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. 8. Judul Standar Cara uji penentuan batas cair tanah Nomor Standar SNI 1967 : 2008 Ruang Lingkup alternatif). Cara uji ini menetapkan prosedur penentuan batas cair tanah meliputi metode A dan metode B. Cara uji ini dilakukan terhadap tanah, baik berbutir halus maupun berbutir kasar yang lolos saringan No.40 (0,425 mm). Cara A disebut uji banyak titik sedangkan cara B disebut uji satu titik. Metode ini digunakan dalam mempersiapkan contoh tanah dan tanah mengandung agregat secara kering untuk memperoleh benda uji sebagai penyiapan pengujian selanjutnya. Jumlah Hal 15 No. ICS 93.020 Standar Asing yang terkait AASHTO T 89-92 Standard methods of testi : determining the liquid limit soil.

9.

Metode mempersiapkan contoh tanah dan tanah mengandung agregat

SNI 03-1975-1990

14

93.020

10.

Cara koreksi kepadatan tanah yang mengandung butiran kasar

SNI 1976 : 2008

11.

Cara uji kelulusan air bertekanan di lapangan

SNI 2411 : 2008

12.

Cara uji kelulusan air benda uji tanah di laboratorium dengan tekanan tetap

SNI 2435 : 2008

Standar ini menguraikan suatu prosedur untuk mengkoreksi atau menyesuaikan kepadatan tanah dan campuran agregat tanah sebagai kompensasi terhadap perbedaan persentase butiran kasar yang tertahan saringan No. 4 (4,75 mm) atau saringan ¾” (19,0 mm) Standar ini diperlukan untuk mengoreksi atau menyesuaikan kepadatan basah lapangan terhadap kepadatan kering bahan lolos saringan No. 4 (4,75 mm) atau saringan ¾ “ (19,0 mm) atau sebaliknya dengan mengoreksi atau menyesuaikan kepadatan laboratorium terhadap kepadatan kering maksimum seperti ditentukan SNI 03-1742-1989 atau SNI 031743-1989 Standar ini menetapkan cara uji kelulusan air bertekanan di lapangan, untuk memperoleh koefisien kelulusan air dan nilai Lugeon suatu lapisan tanah dan batuan dengan cara injeksi air ke dalam lubang bor, termasuk perhitungan dan penentuan hasil pengujian. Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya koefisien kelulusan air dengan tekanan konstan pada contoh tanah.

15

93.020

AASHTO T 87-80, Washington D.C., 2001 Standard methods of smapling and testing : dry preparation of disturbed soil aggregate samples for test. AASHTO T 146-79 Wet preparation of disturbed soil sample for test AASHTO T 224-86 Correction for coarse particles in the soil compaction test

27

93.020

ASTM D 2113-99 : Standard practice for rock core drilling and sampling of rock for site investigation ASTM D 2434-68 (2000) Standard Test method For Permeability of granular soils (constant head) ASTM D 2488-00 : standard practice for description and identification of soils (visual-manual procedure)

18

17.220.20; 93.010

13.

Tata cara pencatatan dan identifikasi hasil pengeboran inti

SNI 2436 : 2008

Standar ini menetapkan tata cara pencatatan dan identifikasi hasil pengeboran inti untuk melakukan pencatatan pelaksanaan dan hasil pengeboran inti yang dilaksanakan dengan menggunakan mesin bor putar serta memberi identifikasi tanah dan batuan atau butiran jenis perlapisan

18

93.020

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

2

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup serta data lapangan tanah atau batuan secara langsung di lapangan bagi keperluan perencanaan bangunan teknik sipil. Metode ini digunakan sebagai acuan dalam uji geser trisumbu tekan terkonsolidasi tanpa drainase untuk tanah berkohesi. Jumlah Hal No. ICS Standar Asing yang terkait

14.

Metode pengujian Triaxial A

SNI 03-2455-1991

39

93.020

ASTM D 4767-88 Standard test method for consolidatedundrained triaxial compression test on cohesive soils ASTM D 2573-72 (78) Test method for field vane shear test in cohesive soil ASTM D 2435-90 test method for one dimensional consolidation properties of soils ASTM D 3080-90 Method for direct shear test of soils under consolidated drained conditions

15.

Metode pengujian lapangan kekuatan geser baling pada tanah berkohesi

SNI 03-2487-1991

Metode ini digunakan untuk memperoleh parameter kekuatan geser tanah lembek berkohesi yang jenuh air pada kondisi tanpa drainase. Metode ini digunakan dalam pengujian beban titik pada benda uji batu berbentuk silinder, balok dan tak teratur. Tujuan untuk mendapatkan indek kekuatan batu dengan beban titik untuk menentukan klasifikasi batu secara cepat. Metode pengujian ini digunakan sebagai pegangan dan acuan dalam pengujian laboratorium triaksial tekan pada batu tanpa konsolidasi dan tanpa drainase (Triaksial B), hasil yang diperoleh adalah parameter kekuatan geser (sudut geser dalam, kohesi) dan modulus elastisitas batu (modulus young). Metode ini digunakan dalam pengujian laboratorium geser dengan cara uji langsung terkonsolidasi dengan drainase pada benda uji tanah. Hasil yang diperoleh adalah parameter kekuatan geser tanah terganggu yang terkonsolidasi.

14

93.020

16.

Metode pengujian konsolidasi SNI 03-2812-1992 tanah satu dimensi

33

93.020

17.

Cara uji kuat geser langsung tanah terkonsolidasi dan terdrainase

SNI 2813 : 2008

29

93.020

18.

Metode pengujian Triaxial b.

SNI 03-2815-1992

24

93.020

19.

Metode pengujian kadar bahan organik dalam tanah dengan pembakaran

SNI 03-2816-1992

Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar bahan organik dalam tanah dengan pembakaran.

8

91. 100. 15

ASTM D 2664-86 Test method For triaxial Compressive strength of undrained Rock core specimens without pore pressure measurement AASHTO T 2671980 Standard method of test for determination of organic content in soil by loss on ignation ASTM, 1982 D2974-87 Soil and rock building stones FAO of the UN, 1984. Guidelines for predicting crop water requirement; World climatology, 1974, An environmental

20.

Metode perhitungan evapotrans-pirasi potensial dengan panci penguapan kelas-A

SNI 03-2821-1992

Metode ini digunakan untuk menghitung besarnya evapotranspirasi potensial menggunakan panci penguapan kelas-A.

10

17. 120. 20

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

3

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. 21. Judul Standar Cara uji penetrasi lapangan dengan alat sondir Nomor Standar SNI 2827 : 2008 Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk mendapatkan parameter-parameter perlawanan konus (qc), perlawanan geser (rf), dari suatu lapisan tanah di lapangan. Metode ini digunakan untuk menentukan angka kepadatan lapangan dengan alat konus pasir Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar bahan organik dalam tanah dengan pembakaran. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kepadatan tanah maksimum dengan kadar air optimum, untuk memperoleh kepadatan tanah basah maksimum dan selisih kadar air secara cepat serta dipakai sebagai standar kualitas kepadatan di lapangan. Jumlah Hal 22 No. ICS 93.020 Standar Asing yang terkait approach, lockwood ASTM D 3441-86 Method for deep, quasi-static, cone and friction cone penetration test of soil AASHTO T 191-86 Density of soil in place by the sand cone method AASHTO T 2671980 ASTM 1978 D 698, 1557 - Test method for laboratory compaction characteristics of soil using standar efford (12,400 ftlbf/ft3 (600 kN.m/m3). Test method for laboratory compaction characteristics of soil using standar efford (56,000 ftlbf/ft3 (2.700 kN.m/m3). ASTM D 4647-87 Test method for identification and classification of dsversive clay soils by the pinhole test AASHTO T 236-72 Direet shear test of soils under consolidated drained condition ASTM, 1982 D 3080-72 Method for Direct shear test of soils under consolidated drained condition Soil and rock building stones ASTM D 4943 Test Method for Shrinkage Factors of Soils by Wax Method AASHTO T 88-00 Sttandar Methods of test for particle

22.

Metode pengujian kepadatan lapangan dengan alat konus pasir Metode pengujian kadar bahan organik dalam tanah dengan pembakaran Metode pengujian untuk mendapatkan kepadatan tanah maksimum dengan kadar air optimum

SNI 03-2828-1992

19

93.020

23.

SNI 03-2831-1992

11

93.020

24.

SNI 03-2832-1992

17

93.020

25.

Metode pengujian sifat dispersif tanah dengan alat pinhole

SNI 03-3405-1994

Metode ini digunakan untuk mengetahui sifat dispersi tanah.

15

93.020

26.

Metode pengujian kuat geser langsung tanah tidak terkon-solidasi tanpa drainase

SNI 03-3420-1994

Metode ini digunakan untuk memperoleh data parameter mengenai kuat geser langsung tanah yang tidak terkonsolidasi tanpa drainase.

7

93.020

27.

Cara uji penentuan batas susut tanah

SNI 3422 : 2008

Cara uji ini menyediakan suatu prosedur untuk mendapatkan data yang digunakan dalam menghitung batas susut, rasio susut, susut volume dan susut linier. Cara uji ini merupakan prosedur untuk mendapatkan jumlah dari distribusi ukuran butir tanah.

17

93.020

28.

Cara uji analisis ukuran butir tanah

SNI 3423 : 2008

32

93.020

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

4

or.020 ASTM D 2850-87 : Standard method for unconsolidated undrained compresive strength of cohesive soil in triaksial compression BS-5930. yang dapat dipergunakan untuk mengidentifikasi perlapisan tanah yang merupakan bagian dari desain fondasi.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.020 31. Metode pengujian perubahan volume susut tanah Cara uji penetrasi lapangan dengan SPT SNI 03-4144-1996 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya perubahan volume susut tanah. SNI 03-4143-1996 11 93.id/satminkal/balitbang/sni ) 5 . Metode pengujian triaksial untuk tanah kohesif dalam keadaan tanpa konsolidasi dan drainase SNI 03-4813-1998 25 93. Metode pengujian berat isi tanah berbutir halus dengan cetakan benda uji Metode pengujian kuat tekan bebas tanah kohesif SNI 03-3637-1994 Metode ini digunakan untuk menentukan berat isi tanah halus dengan cetakan benda uji. Parameter tersebut diperoleh dari jumlah pukulan terhadap penetrasi konus. Test 5 methods of test for soils for civil engineering purposes AASHTO T 92-68 Determining the shrinkage factors of soils ASTM D 1586-84 Standard penetration test and split barrel sampling of soil 30.020 34. Cara ini berlaku untuk jenis tanah pada umumnya Metode ini digunakan untuk menentukan kekuatan contoh uji berbentuk silinder dalam keadaan tanpa konsolidasi dan drainase dari tanah kohesif baik tidak terganggu. 1377 (75) Determination of the linear shrinkage. SNI 4153 : 2008 15 93. Metode ini digunakan untuk pengujian susut linier tanah. 020 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. cetak ulang maupun yang dipadatkan pada kecepatan deformasi yang tetap dari beban kompresi dimana benda uji tersebut diberi tekanan cairan semua arah di dalam sel triaksial. Untuk lapisan tanah pondasi dengan cara pemompaan di lapangan SNI 03-6453-2000 13 93. SNI 03-3638-1994 15 93.020 ASTM D 2937 Density of soil in place by the drive cylinder method AASHTO T 208 -70 Unconfined Compressive Strength of cohesive Soil ASTM D 2166-85. Metode pengukuran kelulusan air pada tanah zone tak jenuh dengan lubang auger Metode pengujian susut linier tanah SNI 03-3968-1995 Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya nilai kelulusan air pada tanah zone tak jenuh. 17 93. Standar ini menetapkan cara uji penetrasi lapangan dengan SPT. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.020 35. pumping test ICOLD 54-1996 36. Standar ini menguraikan tentang prinsipprinsip cara uji penetrasi lapangan dengan SPT meliputi: sistem peralatan uji penetrasi di lapangan yang terdiri atas peralatan dan pengujian cara uji laporan uji dan contoh uji. Metode pengujian kelulusan air.020 33. ICS Standar Asing yang terkait size analysis of soils 29. 13 93.bsn. 1916 Unconfined compressive strenght of cohesive oil ASTM D 1452-80 (90) Practice for soil investigation and sampling by auger BS. 5 93.id dan www. Metode ini digunakan untuk menentukan kuat tekan bebas tanah kohesif.pu. Metode ini digunakan untuk pengujian kelulusan air untuk lapisan tanah pondasi menggunakan peralatan pompa di lapangan.020 32. 1981 : section 25.go.

Metode penyiapan benda uji dari contoh tanah terganggu SNI 13-6790-2002 Metode uji ini mencakup prosedur pengujian satu buah pondasi tiang tegak atau miring dan pondasi kelompok tiang tegak untuk menentukan perilakunya akibat pembebanan tekan statis yang bekerja pada sumbu tiang atau kelompok tiang. Metode pengujian PH tanah dengan alat PH meter SNI 03-6787-2002 40. dengan cara Analisis Kimia di laboratorium yang dapat digunakan untuk kendali mutu pada waktu pelaksanaan konstruksi. Jumlah Hal 8 No.160. Judul Standar Metode kuat lentur tanah semen menggunakan balok sederhana dengan pembebanan titik ke tiga Nomor Standar SNI 03-6458-2000 Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk penentuan kuat lentur tanah-semen menggunakan balok sederhana dengan pembebanan titik ketiga. kecuali korosi. ICS 91.01 M. yang tersuspensi dalam air dan dalam larutan kalsium khlorida (CaCl2) 0. Hasil pengukuran ini dapat digunakan untuk maksud energi. Metode uji ini dapat diterapkan pada seluruh jenis pondasi dalam yang mempunyai fungsi serupa dengan pondasi tiang tanpa meninjau metode pemasangannya Metode ini membahas pengertian. Metode ini mencakup cara pengukuran menggunakan teknik pendugaan stang baja untuk memperkirakan tebal endapan gambut di permukaan yang menutupi tanah mineral atau lapisan batuan dasar.bsn.10 ASTM D 4544-86 (2002) : Standard practice for estimating peat deposit thickness JIS A. ketentuan-ketentuan. atau geoteknik. ketentuanketentuan. dan prosedur pengukuran pH secara elektrokimia dari bahan gambut. 10 Standar Asing yang terkait ASTM D 1635-87 Standard Test Method for Flexural Strength of SoilCement Using Simple Beam With Third-Point Loading ASTM D 3689 Method of Testing Individual Piles Static Axial Tensile Load ANSIS B 30. 10 44. 020 10 75. 100.05 43. cara pengujian dengan alat pH meter serta meliputi pengukuran pH tanah untuk keperluan pertanian. lingkungan dan sumber alam. Metode pengujian PH bahan SNI 13-6788-2002 gambut dengan alat PH meter 41.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Metode pengujian kadar SNI 03-6791-2002 semen pada campuran semen tanah dengan analisis kimia Cara uji kepadatan tanah di lapangan dengan cara selongsong SNI 6792 : 2008 10 91. Metode pengukuran tebal endapan gambut SNI 13-6789-2002 42. 99 ASTM D 4972-89 : Standard test method for pH of Soils 38.1201-1990 : Practice for preparing disturbed soil samples for soil testing ASTM D 806-89: Standard test method for cement content of soilcement mixture.id dan www. Metode ini meliputi ketentuan dan prosedur pengujian untuk mengetahui kadar semen dari semen tanah yang sudah mengeras.pu. 100. 21 93. Metode ini mencakup tentang ketentuan dan cara pengerjaan penyiapan benda uji dari contoh tanah terganggu dengan ukuran butir kurang dari 75 mm untuk uji tanah di laboratorium. 020 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.1 Safety Code for Jacks. dan prosedur pengujian pH tanah sesuai penggunaannya meliputi: peralatan. Metode ini memuat pengertian.080. ASTM D 4564-02a : Standar test method for density of soil in place by the sleve methods 12 13.or.160. bahan. 8 13. 37.01 M. Metode uji pondasi tiang dengan beban statis tekan aksial SNI 03-6475-2000 39.id/satminkal/balitbang/sni ) 6 .10 ASTM D 2976-71 (2004) : Standard test method for pH of peat materials. Standar ini menetapkan cara uji kepadatan tanah di lapangan dengan cara selongsong untuk menentukan kepadatan tanah tidak berkohesi atau tanah yang sebagian besar terdiri dari tanah berbutir kasar yang mengandung 23 93. 9 75.080.go. Pengujian ini digunakan untuk menentukan derajat keasaman atau kebasaan tanah yang tersuspensi dalam air dan dalam larutan kalsium khlorida (CaCl2) 0. hortikultura. Pengujian ini digunakan untuk menentukan derajat keasaman atau kebasaan bahan gambut.

ICS Standar Asing yang terkait 45. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi sifat. terasi.pu. Cara uji ini mencakup cara uji kelulusan air di laboratorium untuk tanah berbutir halus yang mempunyai kelulusan air sedang sampai dengan rendah.go. dapat pula digunakan untuk tanah organik bukan gambut. lanau dan lumpur.080. 10 52.10 ASTM D 1997-91 Standar Test Method for laboratory Determination of the Fiber Content of Peat Samples by Dry Mass 47. kadar abu dan bahan organik dalam tanah gambut serta tanah organik lainnya seperti lempung organik. SNI 13-6793-2002 kadar abu dan bahan organik dari tanah gambut dan tanah organik lainnya Metode pengujian untuk penentuan kadar serat dari contoh gambut dengan cara kering di laboratorium SNI 13-6794-2002 11 75. Metode pengujian penentuan kadar kapur dalam tanah stabilisasi kapur secara titrasi Cara uji kelulusan air di laboratorium untuk tanah berbutir halus dengan tinggi tekan menurun SNI 03-6803-2002 Metode ini digunakan untuk penentuan kadar kapur dalam % yang terdapat dalam tanah atau agregat yang telah diolah dengan kapur padam. Metode Pengujian ini meliputi penentuan kadar air.or. 8 75. Metode pengujian ini untuk menentukan tanah yang ekspansif dan untuk memperkirakan besarnya pengembangan. Cara uji ini meliputi penentuan koefisien kelulusan air dengan metode tinggi tekan tetap untuk aliran laminar dari air tanah yang melalui lapisan tanah berbutir kasar. 020 93. Metode pengujian kadar air. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup butiran halus maksimum 5% dan ukuran butiran maksimum 19 mm. 160. moistureholding capacity. • Mengingat cukup sederhana serta pelaksanaannya tidak memerlukan peralatan yang rumit. 160.10 51. 160.id/satminkal/balitbang/sni ) 7 . Metode pengujian ini untuk memperkirakan daya dukung tanah dengan cara uji pembebanan di lapangan.05 53. 48. maka disarankan untuk digunakan pada pekerjaan pendahuluan yang bersifat rutin. and porocity of saturated peat AASHTO T232-90 Determination of lime content in limetreated soils by titration Manual of soil laboratory testing. Cara uji kelulusan air untuk tanah berbutir kasar dengan tinggi tekan tetap SNI 03-6871-2002 21 13. dimana contoh yang dibutuhkan untuk diuji cukup banyak serta kadar mineralnya rendah.bsn. 10 ASTM D 2974 46. Pekerjaan ini memberikan informasi tentang tanah hanya sampai kedalaman hingga sekitar dua kali diameter pelat dukung. 020 AASHTO T 258-90 AASHTO T 235-90 49. KH Head. Jumlah Hal No.2. dan merupakan bagian dari prosedur penyelidikan tanah yang diperlukan untuk desain pondasi. misalnya tanah lanauan atau lempengan. vo. kemampuan menahan air dari bahan gambut sesuai kondisi lapangan dalam keadaan jenuh air. Metode Pengujian ini : • Meliputi penentuan kadar serat dari contoh gambut (sesuai dengan pengertian klasifikasi gambut dalam ASTMD 4427).id dan www. 100. Prosedur ini menetapkan koefisien kelulusan 11 91. penetrasi air. SNI 03-6870-2002 29 13. 020 50. Metode pengujian untuk menentukan tanah ekspansif Metode pengujian untuk menentukan daya dukung tanah dengan beban statis pada pondasi dangkal SNI 03-6795-2002 SNI 03-6796-2002 18 12 93. baik contoh tanah tidak terganggu maupun contoh yang dipadatkan kembali. Chapter 10 Permeability and erodibility test “Falling head permeability tests” ASTM D 2434-68 (2000) : Standard test method for permeability of Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.080. Metode uji kelulusan hidraulik SNI 13-6800-2002 khususnya gambut jenuh air (tinggi tekan tetap) 10 93.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.05 ASTM D 4511-00 : Standard test method for hydraulic conductivity of essentially saturated peat ASTM D 2980-04 : Standard test method for volume mass. Metode ini digunakan untuk penentuan kelulusan hidraulik (permeabilitas) pada benda uji gambut dalam keadaan jenuh air (benda uji gambut berbentuk silinder untuk dengan kelulusan hidrauliknya lebih besar dari 1 x 10 –5 cm/ detik. Metode pengujian berat volume kapasitas mengikat air dan kapasitas udara bahan gambut jenuh air SNI 13-6801-2002 10 75.

Cara uji ini menjelaskan mengenai prosedur penentuan persentase kepadatan secara cepat dan variasinya terhadap kadar air optimum dari tanah untuk digunakan dalam pengendalian pelaksanaan pekerjaan kepadatan tanah di lapangan. Cara uji penentuan persentase kepadatan secara cepat SNI 03-6873-2002 25 13. 05 ASTM D 5030-04 : Standard test method for density of soil and rock in plce by the water replacement method in a test pit 54. Metode pengujian ini meliputi pekerjaan pengujian untuk mendapatkan nilai kuat tekan benda uji campuran tanah-semen yang dicetak dalam cetakan silinder setelah benda uji tersebut diperam. • Cara uji ini dipakai untuk menentukan berat isi material di lapangan yang dipadatkan pada konstruksi timbunan tanah.id dan www. ICS Standar Asing yang terkait granular soils (constant head) ASTM D 2049 Test method for Relative Density of Cohesionless Soils 31 13. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup yang mewakili tanah berbutir kasar yang mungkin terjadi di dalam alam seperti timbunan atau apabila digunakan sebagai pondasi perkerasan. metode ini dapat dipakai sebagai dasar untuk menilai material yang telah dipadatkan untuk mencapai berat isi tertentu atau prosentase berat isi maksimum yang telah ditentukan oleh cara uji di laboratorium. 15 57. 200). 05 ASTM D 5080-00 : Standard test method for rapid determination of present compaction 56. Cara uji ini berkaitan dengan cara uji SNI 033423-1994. • Cara uji ini dapat digunakan untuk menentukan berat isi material di lapangan dari endapan tanah alami. dan prosedur – B (berat isi fraksi kontrol dan fraksi yang berbutir lebih besar). Cara uji sifat dispersif tanah lempung dengan hidrometer ganda SNI 03-6874-2002 9 91. atau material lain yang serupa. Untuk mengontrol konstruksi. • Cara uji ini mencakup penentuan kepadatan tanah dan batuan di lapangan dengan cara menghitung berat isi material yang menggunakan air dalam mengisi sumur uni untuk menentukan volume sumur uji.go. Cara uji kepadatan tanah dan batuan di lapangan dengan cara penggantian volume air pada sumur uji SNI 03-6872-2002 55. Contoh tanah yang digunakan untuk pembuatan kurva kepadatan biasanya sama dengan contoh tanah yang digunakan pada uji kepadatan di lapangan. prosedur ini dibatasi untuk tanah berbutir kasar terganggu tidak lebih dari 10 % yang melewati saringan ukuran 75 µm (No. Untuk membatasi pengaruh konsolidasi selama pengujian. Nilai dari persentase kepadatan didapatkan dari pembuatan kurva kepadatan melalui tiga titik pada kadar air yang sama dari tanah di lapangan tanpa harus mengetahui nilai kadar airnya. campuran tanah. urugan jalan dan urugan bangunan. Metode pengujian kuat tekan bebas campuran tanah-semen SNI 03-6887-2002 13 93. Jumlah Hal No.or. agregat.bsn.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 020 ASTM D 4221-99: Standard test method for dispersive characteritics of clay soil by double – hydrometer ASTM D 1633-1994 Standard Test Methods For Compressive Strength of Molded Soil-Cement Cylinders Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.100.id/satminkal/balitbang/sni ) 8 .dengan contoh tanah yang sama untukmemperoleh indikasi karakteristik alami tanah dispersif. • Cara uji ini mencakup dua prosedur yaitu prosedur – A (berat isi total material).pu. Cara uji ini hanya berlaku untuk tanah dengan indeks plastisitas lebih besar dari 4 dan lebih dari 12 % fraksi tanah lebih kecil dari 5mu. 080. 080.

3.go. Metode ini digunakan untuk menetapkan suatu indeks potensi pengembangan tanah yang dipadatkan apabila digenangi dengan air suling dan untuk mengontrol variabelvariabel yang mempengaruhi sifat-sifat pengembangan tanah. Metode pengujian terdiri dari metode A dan metode B. Penggunaan utama pengujian ini adalah untuk melengkapi pengukuran tahapan jenis kelistrikan tanah. Judul Standar Metode pengujian pH tanah untuk uji korosi logam Nomor Standar SNI 03-6879-2002 1. Ruang Lingkup Metode ini meliputi penentuan pH tanah. ASTM D 4829-03 : Standard Test Method for Expansion Index of Soils AASHTO T 135 – 76 (1990) Standard Method of Testing Wetting and Drying Test of Compacted Soil – Cement Mixtures ASTM D 4219-02 : 62. metode B. SNI 13-6425-2000 10 93.77 Standard Test Methods for pH of Soil for Use in Corrosion Testing 59. Standar ini tidak dimaksudkan untuk semua permasalahan keamanan yang berkaitan dengan penggunaannya. Jumlah Hal 11 No. 4 (4.75 mm). Standar ini menetapkan cara uji potensi penyumbatan sistem tanah-geotekstil dengan menggunakan rasio gradien untuk menentukan kelulusan air dan potensi penyumbatan sistem tanahgeotekstil dengan kondisi aliran satu arah. 020 . 58. digunakan untuk material tanah lewat saringan 19. sehingga metode ini dapat mengidentifikasikan kondisi korosi logam dalam tanah dengan baik. 10 Standar Asing yang terkait ASTM G – 51 .id/satminkal/balitbang/sni ) 6 93. perubahan kadar air dan perubahan volume (kembang dan susut) yang disebabkan oleh proses pembasahan dan pengeringan berulang pada benda uji campuran tanah semen yang telah mengeras. 020 63. ASTM D 4354 Practice for sampling of geotextiles for testing.bsn.or. ASTM D 558-1994 Standard test methods for moisture Density of Soil-Cement Mixtures 17 93. Merupakan tanggung jawab pengguna standar ini untuk menerapkan tindakantindakan sesuai dengan keamanan dan kesehatan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 2. Metode ini mencakup 3 alternatif metode pengujian laboratorium untuk penentuan besarnya pengembangan atau penurunan tanah kohesif yang relatif tak terganggu atau yang dipadatkan.id dan www. 020 ASTM D 4546-03 : One dimensions swell or settlement potential of cohesive soil. 4 (4. Metode ini meliputi prosedur penentuan kehilangan campuran tanah semen.8 mm. Metode A.00 mm tetapi ada sebagian yang tertahan pada saringan No.pu. 61. ICS 13. Cara uji potensi pengembangan atau penurunan satu dimensi tanah kohesif Metode pengujian indeks pengembangan tanah SNI 6424 : 2008 Metode ini meliputi penujian untuk mendapatkan hubungan antara kadar airdan kepadatan pada campuran tanah-semen yang dipadatkan sebelum hidrasi semen. dan menentukan penerapan dari batas-batas yang harus ditaati sebelum menggunakan standar ini. 080. 11 93. menggunakan cetakan dengan volume 944 cm3 dan penumbuk sebesar 2. 020 ASTM D 5101-90 : Test method for measurement the soil geotextile system clogging potentian by gradient ratio. Cara uji potensi SNI 6423 : 2008 penyumbatan sistem tanah geotekstil dengan menggunakan rasio gradien 18 93. 2.75 mm). Metode pengujian uji basah dan kering campuran tanah semen dipadatkan SNI 03-6427-2000 12 93. Metode pengujian hubungan antara kadar air dan kepadatan pada campuran tanah – semen SNI 03-6886-2002 1. 020 64. digunakan untuk material tanah 100 % lewat saringan No.49 kgdengan tinggi jatuh 304. 020 60. Metode uji penentuan SNI 13-6474-2000 Metode ini mencakup metode uji untuk Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 9 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.

Manual of Soil Laboratory Testing.bsn. ASTM D 1587-00 : Standard practice for thin-walled tube sampling of soils for geotechnical purposes ICOLD 54-1986 68. R. special report 176.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. batu serpih. Head. Spesifikasi ini meliputi persyaratan pipa saluran yang dibuat dari tanah lempung. ICS Standar Asing yang terkait Standard test method for unconfined compressive strength index of chemical-grouted soils ASTM D 2167-94 : Standard test method for density and unit weight of soil in place by the rubber ballon method BS 1924 : 1975 65. Tata cara Tata cara perencanaan penanggulangan longsoran SNI 03-1962-1990 Tata cara ini digunakan untuk penanganan longsoran setempat pada khususnya dan meliputi daerah yang luas pada umumnya. Vol 2.pu. 261 93.J krizek eds - 71. 020 72. 8 93.15 AASHTO M 179 – 84 (1990) Standard Spesification for Clay Drain Tile ASTM C 4 – 62 Standar Specification for Clay Drain Tile Transportation resreach borrad 1978.id/satminkal/balitbang/sni ) 10 . menggunakan aplikasi kendali regangan terhadap beban uji. tahun 1986. Tata cara pemetaan geologi teknik lapangan SNI 03-2849-1992 Tata cara ini digunakan sebagai Pegangan dalam pelaksanaan pemetaan geologi untuk kepentingan teknik sipil dan memberikan gambaran cara memperoleh data geologi 39 93. 8 71. konsep desain dan pertimbangan. Spesifikasi Spesifikasi tabung dinding tipis SNI 03-4148-1996 untuk pengambilan contoh tanah berkohesi tidak terganggu Spesifikasi semen-tanah untuk bendungan urugan SNI 03-6417-2000 Standar ini mencakup persyaratan Tabung Dinding tipis yang akan digunakan untuk pengambilan contoh tanah berkohesi tidak terganggu. 020 66. 020 15 93.Eng.20 69. shuster. KH. landslide analysis and control. 020 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.go. Jumlah Hal No.040. 11 93. Judul Standar indeks kuat tekan bebas dari tanah yang di graut dengan bahan kimia Nomor Standar Ruang Lingkup menentukan indeks kuat tekan-bebas jangka pendek atau tanah yang digraut dengan bahan kimia.FIFE.100. metode konstruksi dan prosedur pengawasan konstruksi serta evaluasi kinerja. tanah lempung yang dibakar. SNI 19-6473-2000 Metode ini digunakan untuk pengukuran pH pasta tanah-semen untuk mendeteksi keberadaan bahan organik dalam tanah yang dapat mempengaruhi proses hidrasi semen portland. 020 Falling Head Permeability Test. Engineering Laboratory Equipment Limited. MA (cantab) C. Spesifikasi ini membahas ketentuanketentuan sifat-sifat bahan dan uji laboratorium.10 70. Metode pengujian kepadatan dan berat isi tanah di lapangan dengan balon karet SNI 19-6413-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan kepadatan dan berat isi tanah hasil pemadatan di Lapangan atau lapisan tanah yang teguh menggunakan alat balon karet.L and R. Metode pengujian pengukuran ph pasta tanah-semen untuk stabilisasi Metode uji kelulusan air dengan perumusan tinggi tekan air SNI 19-6426-2000 67. Metode ini meliputi petunjuk pelaksanaan praktis dalam melakukan pengujian kelulusan air dengan cara penurunan tinggi tekan air yang dilakukan di Laboratorium sehingga nilai kelulusan air (k) contoh tanah yang diuji dapat diketahui.or. FGS. Spesifikasi pipa saluran dari tanah lempung.id dan www. atau campuran dari bahan tersebut lalu dibakar.100. SNI 03-6799-2002 16 91. 18 91.

83. 76. batas cair dan indeks plastisitas. 73. 78. Model 4500-1983 AASHTO M 145-87 17 93. Tata cara ini digunakan dalam pemasangan pisometer pipa terbuka Casagrande secara benar sehingga diperoleh data pengamatan yang cukup teliti tentang perilaku tekanan air pori.10 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. 81. Judul Standar Tata cara pemasangan pisometer pipa terbuka Casagrande Nomor Standar SNI 03-3442-1994 Ruang Lingkup teknik untuk parameter perencanaan teknis. 10 74. Model 4800 E/c-1982 Institution Manual Vibrating Wire Piezometer. Tata cara pengklasifikasian SNI 03-6371-2000 Tata cara ini menguraikan sistem klasifikasi tanah dengan cara unifikasi tanah mineral dan mineral organik untuk tanah keperluan teknik.id/satminkal/balitbang/sni ) 11 . 80. Evaluasi sifat-sifat tanah yang berada dalam satu kelompok atau sub kelompok dilakukan Tata cara pemantauan tekanan air pori dengan pisometer pipa terbuka casagrande SNI 03-3443-1994 17 93. batas cair dan indeks plastis. 1987. pondasi bangunan gedung dan lainnya. 91. dinding tembok penahan tanah. Tata cara pemasangan dan SNI 03-6461-2000 Tata cara ini mencakup pemasangan dan pemantauan pisometer kawat pemantauan pisometer kawat bervibrasi bervibrasi yang meliputi pemasangan alat pisometer tipe kawat bervibrasi. 1587-83 22 93.080.1-2000 Tata cara ini mencakup prosedur Tata cara pengambilan penggunaan tabung logam dinding tipis contoh tanah dengan tabung dalam pengambilan contoh tanah tak dinding tipis terganggu untuk pengujian sifat fisik dan mekanik di laboratorium.140 18 93.020 - 9 93. Departemen of Interior 14 93. US. Klasifikasi ini berdasarkan hasil pengujian laboratorium tentang penentuan karakteristik ukuran butir.020. Tata cara pembuatan peta SNI 03-3977-1995 Tata cara ini digunakan sebagai pegangan kemiringan lereng dalam penghitungan dan pembuatan peta mengguna-kan rumus kemiringan lereng pada permukaan tanah Horton. 77.020 ASTM D 2487-93 17 93. Tata cara pemantauan SNI 03-3453-1994 Tata cara ini bertujuan untuk menyeratekanan air pori dengan gamkan cara dan prosedur pemantauan alat pisometer penumatik tekanan air pori untuk mendapatkan nilai air pori menggunakan alat pisometer penumatik.bsn. tubuh bendungan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. tembok penahan tanah dan pangkal jembatan serta bangunan teknik sipil lainnya.or.go. Tata cara pemasangan dan SNI 03-6374-2000 Tata cara ini mencakup pemasangan alat pemantauan sel tekanan pengukur tekanan total dari jenis sel tekanan total peneumatik total peneumatik yang dipasang pada bangunan teknik sipil antara lain pada tubuh bendungan. atau batuan menggunakan rumus Horton.140 Standar Asing yang terkait Rock and soil mechanics vol. SNI 03-4148.220 AASHTO T 252-76 Standard method for measurements of pore pressure in soils AASHTO T 252-76 Standard method for measurements of pore pressure in soils Bureau of Reclamation. Tata cara pemasangan SNI 03-3452-1994 Tata cara ini dimaksudkan sebagai acuan pisome-ter penumatik dan pegangan dalam pemasangan pisometer penumatik untuk memperoleh data pengamatan tentang perilaku tekanan air pori.010 Institution Manual Vibrating Wire Piezometer. Tata cara pemasangan SNI 3454 : 2008 Standar ini menetapkan tata cara pemasangan instrumen magnetis dan instrumen magnetis dan pemantauan pergerakan pemantauan pergerakan vertikal lapisan vertikal tanah tanah fondasi dan atau lapisan urugan tanah suatu tanggul. ICS 93.140 14 93. Tata cara ini bertujuan untuk menyeragamkan cara dan prosedur pemantauan tekanan air pori untuk mendapatkan nilai air pori menggunakan pisometer pipa terbuka casagrande.id dan www. Tata cara klasifikasi tanah SNI 03-6797-2002 Tata cara ini menjelaskan prosedur untuk dan campuran tanah mengelompokkan tanah ke dalam tujuh agregat untuk konstruksi kelompok berdasarkan distribusi ukuran jalan butir.160 15 93.pu. 79. 10 Trans tech publication 1985 vol 10 Field Instrumen in Geotechnical Engineering Rock and soil mechanics vol.010 ASTM D. 82.020 17 93. Jumlah Hal 13 No. 75.

100. Metode ini digunakan untuk memperoleh parameter cepat rambat gelombang ultrasonik serta menentukan konstanta elastis batu. 25 91. Metode ini digunakan untuk mengetahui sifatsifat fisika contoh batu. penyerapan kepadatan kering.100.id dan www. 1985 Abstr. porositas. Commission on Testing Methods ISRM. 87. antara lain yaitu kepadatan asli. 22. 15 91. Vol.080.20 89. SNI 03-2814-1992 27 93. kepadatan jenuh.080. 2 Suggested Methods for Determining Point Load Strength.bsn. berat jenis semu. Tata cara ini digunakan untuk identifikasi dan penentuan jenis tanah dan batuan serta penentuan jenis tanah dan batuan serta penentuan keberadaan air tanah baik secara horisontal maupun vertikal dalam suatu daerah penyelidikan serta penentuan karakteristik tanah dan batuan bawah permukaan dengan melakukan pengambilan contoh uji dan pengujian di lapangan Tata cara ini mencakup penyiapan benda uji tanah yang digraut dengan bahan kimia di laboratorium untuk digunakan pada uji laboratorium guna menentukan parameter kuat desain Jumlah Hal No. yang bertujuan untuk mendapatkan parameter kompressibilitas dan kecepatan konsolidasi tanah. No. Metode pengujian laboratorium kuat tarik benda uji batu dengan cara tidak langsung Metode pengujian indek kekuatan batu dengan beban titik SNI 06-2486–1991 Metode ini digunakan untuk mendapatkan parameter kuat tarik dari hasil pengukuran di laboratorium secara cepat dan mudah. Metode pengujian laboratorium SNI 06-2485–1991 cepat rambat ultrasonik dan konstanta elastis benda uji batu. Tata cara ini meliputi prosedur pembuatan dan perawatan benda uji untuk pengujian kuat tekan dan lentur tanah semen di laboratorium dengan persyaratan bahan dan kondisi penge-tesan yang disyaratkan. Tata cara penyelidikan dan pengambilan contoh uji tanah dan bahan untuk keperluan teknik SNI 03-6802-2002 12 91.20 90.15 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.go.100. derajat kejenuhan. Metoda uji Metode pengujian laboratorium untuk menentukan parameter sifat fisika pada contoh batu SNI 03-2437-1991 88. ICS Standar Asing yang terkait 84. berat jenis sebenarnya dan angka pori berdasarkan hasil pengkajian dan perhitungan laboratorium. 11 91. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup menggunakan grup indek yaitu suatu nilai hitung menggunakan rumus empiris.10 ASTM D 1632 85.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 08 Soil and Rock Building Stone AIT Laboratory Manual for Rock Testing 20 91.99 ASTM D 4320-04 : Standard practice for laboratory prparation of chemically grouted soil specimens for obtaining design strength parameters 2. kadar air asli. Metode ini digunakan dalam uji konsolidasi satu dimensi pada benda uji tanah.100. Tata cara penyiapan benda uji tanah yang digraut dengan bahan kimia di laboratorium untuk mendapatkan parameter kuat desain Batuan SNI 03-6804-2002 10 91.020 ASTM D 284500(2004) Method for laboratory determination of pulse velocities and ultrasonic elastic constant of rock ASTM D 3967-92 Test method for splitting tensill strength of infact rock core specimens ISRM. 1981 Suggested Method for laboratory determination of direct shear 91.20 ASTM Vol 04.id/satminkal/balitbang/sni ) 12 .pu. Tata cara pembuatan dan perawatan benda uji kuat tekan dan lentur tanah semen di laboratorium SNI 03-6798-2002 19 91.100.or. Dan sesuai ASTM D 1632-87 (1994). dan SNI 03-3438-1994. Metode pengujian geser langsung batu SNI 03-2824-1992 Metode ini digunakan untuk memperoleh parameter kuat geser batu. SNI 033437-1994.99 AASHTO T 86-90 86.

28 91.010 ASTM D 2938-95 Test method for unconfined compressive strength of intact rock core speciments ASTM D 3148-02 Test method for elastic moduli of shales and similar weak rock 93. sesuai dengan persyaratan dan ketentuan tiap jenis pengujian yang akan dilakukan Tata cara ini khusus membahas pembuatan benda uji dengan bentuk teratur. Tata cara Tata cara pelaksanaan injeksi semen pada batu SNI 03-2393-1991 Tata cara ini digunakan dalam pelaksanaan injeksi semen pada batu yang bertujuan untuk memperkecil kelulusan air dan meningkatkan kekuatan batu sebagai upaya dalam perbaikan batu pondasi suatu bangunan.pu. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.S bureau of reclamation. Tata cara ini mencakup evaluasi batuan yang akan digunakan untuk pengendalian erosi 12 93. devision of geotechnical and transportation engginering 95.10 96. 646-57 U.go.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tata cara pemantauan geraka SNI 03-3431-1994 horizontal batuan dan bangunan dengan alat inklinometer Tata cara evaluasi batuan SNI 03-6370-2000 yang digunakan untuk pengendalian erosi Standar ini menetapkan tata cara pembuatan benda uji untuk pengujian laboratorium mekanika batuan untuk mendapatkan bentuk dan dimensi yang benar. yaitu silinder dan balok persegi. Modulus elastisitas atau modulus young adalah perbandingan antara nilai tegangan dengan regangan aksial yang dinyatakan dalam satuan MPa Metode ini digunakan untuk memperoleh indek tahan lekang batu. Tata cara pembuatan benda uji di laboratorium mekanika batuan SNI 2848 : 2008 97. Cara uji kuat tekan batu uniaksial SNI 2825 : 2008 Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kuat tekan uniaxial suatu contoh batu dan untuk mengetahui nilai kuat tekan benda uji batu.100. SNI 03-3406-1994 Standar ini menetapkan cara uji modulus elastisitas batu pada tekanan sumbu tunggal untuk mengetahui harga modulus elastisitas benda uji batu secara statik cara uji modulus elastisitas batu ditentukan dengan melakukan pengujian di laboratorium dengan mempergunakan alat uji yang berupa mesin kompresi yang mampu memberikan beban sumbu secara menerus terhadap benda uji hingga tercapai keruntuhan.15 ASTM D 4992-94 (2001) : Standar practice for evaluation of rock to be usued for erosion control. 16 93.bsn.010 15 91. Metode pengujian sifat tahan lekang batu.100. Benda uji bentuk tak teratur tidak memerlukan persiapan khusus.id/satminkal/balitbang/sni ) 13 . 19 93. 98.15 ASTM D 4644-89 Test method for slake durability of shales and similar weak rock USBR. 1979 Laboratory manual for rock testing.100.id dan www.020 - 17 91. Pressure grouting Technical memorandum 646. ICS Standar Asing yang terkait strength 92. Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.or. Design and construction devison denver AIT. karena proses pembuatannya relatif mudah Tata Cara ini digunakan sebagai pegangan penghitungan dan pembuatan peta kemiringan lereng pada permukaan tanah atau batuan menggunakan rumus Horton.010 19 93. Cara uji modulus elastisitas batu dengan tekanan sumbu tunggal SNI 2826 : 2008 94.

1981 C 114 Test Methods for chemical analysis of hidraulic cement ASTM.pu. ASTM. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. Standar Method of Chemical Analysis ASTM D 4972-89 American Society for Testing and Material 17 13.060. 16 13.060. ICS Standar Asing yang terkait Sedimen Metoda uji 99.01 101.99 15 13. Tata cara pembuatan ekstrak SNI 03-4819-1998 sedimen untuk pengujian sifat kimia sedimen 19 13.060. Metode ini digunakan untuk mengetahui kadar sedimen layang dalam air secara Gravimetri dengan pengendapan.go.or. Philadelphia ASTM D 4822-63 (72) : Test method for particle-size analysis of soil ASTM. 9 91. Metode pengujian kadar nitrogen total sedimen layang dengan alat destilasi kjeldahl secara titrasi SNI 03-4146-1996 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar nitrogen total sedimen layang dalam air Metode ini digunakan untuk memperoleh kadar fosfat dalam sedimen melayang menggunakan alat spektrofotometer yang berguna bagi semua pihak yang lingkup tugasnya meliputi pengukuran kualitas sediment. Metode ini digunakan untuk menentukan berat jenis sedimen layang dalam air. Metode pengujian kadar SNI 03-4151-1996 fosfat dalam sedimen melayang dengan asam klorida mengguna-kan spektrofotometer secara amonium molibdate 105.01 103. Metode pengujian kadar kalium SNI 03-4152-1996 dalam sedimen melayang dengan asam klorida menggunakan alat spektrofotometer serapan atom Tata cara 106.060. Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.bsn. Metode pengujian berat jenis SNI 03-4145-1996 sedimen layang dengan piknometer Metode ini digunakan untuk mengetahui distribusi butir sedimen layang dalam air secara gravimetri dengan ayakan. baik di laboratorium maupun di lapangan.01 ASTM D 3977-80. Beton Metode uji 107.010 Hasil penelitian 17 13. Annual Books of ASTM Standards Part 31 : Water.id dan www. 18 93. Metode pengujian kadar sedimen layang secara gravimetri dengan pengendapan Metode ini digunakan untuk pengambilan contoh muatan sedimen layang di sungai untuk memperoleh contoh air yang mengandung muatan sedimen melayang di sungai.100. 1981.99 ASTM.060.99 4.id/satminkal/balitbang/sni ) 14 . Nilai-nilai yang tertera dinyatakan dalam satuan internasional (SI) dan digunakan sebagai standar. Part 19. Metode ini digunakan untuk mengetahui kadar kalium dalam sedimen melayang yang berguna bagi semua pihak yang lingkup tugasnya meliputi penelitian dan pengukuran kualitas sediment Tata cara ini digunakan untuk pembuatan ekstrak sedimen untuk pengujian sifat kimia sedimen sehingga dapat diuji dengan standar pengujian air. 1981 Annual books of ASTM Standard. 1981 C 114 Test methods for chemical analysis of hidraulic cement INPNIM Part B Sixth Edition Soil.30 ASSHTO T 119-99 Standard Method of test for slump of hydraulic cement.100. Metode pengujian distribusi SNI 03-3962-1995 butir sedimen layang secara gravimetri dengan ayakan 102. Standard Practice for Determining SuspendedSediment Concentration In Water Samples. Cara uji slump beton SNI 1972 : 2008 Cara uji ini meliputi penentuan nilai slump beton. Natural Building Stones and Rock - 104. 15 07.060. 3. Tata cara pengambilan SNI 3414 : 2008 contoh muatan sedimen melayang di sungai dengan cara integrasi kedalaman berdasarkan pembagian debit SNI 03-3961-1995 100.20 14 13.

30 110.pu.id dan www. yield. Metode ini digunakan untuk menentukan kuat tekan (compressive Strength) beton dengan benda uji berbentuk silinder yang dibuat dan dimatangkan (curring) di laboratorium maupun di lapangan. Metode pengujian kuat tekan beton silinder dengan cetakan silinder di dalam tempat cetakan SNI 03-6429-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan kuat tekan benda uji silinder beton menggunakan teknik pemasangan cetakan uji pada pelat beton pada waktu pengecoran dan dibatasi untuk tebal beton dari 125 mm sampai 300 m.30 112. yield and air content (granimetric) of concrete ASTM Standard C 172-2004 Standard practice for sampling freshly mixed concrete ASTM C 446-86 Standard test method for splitting tensile strength of cylindrical concrete specimens 108.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.100.30 114. Tata cara pengambilan contoh uji beton segar SNI 2458 : 2008 Metode ini digunakan untuk mendapatkan contoh beton segar yang dapat mewakili seluruh adukan beton. Metode pengujian kuat tarik belah beton SNI 03-2491-2002 14 91.30 113. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal 11 No.100. volume produksi campuran dan kadar udara beton SNI 1973 : 2008 Cara uji ini meliputi penentuan berat isi dari campuran beton segar dan beberapa formula untuk menghitung volume produksi campuran. 15 91. dan kadar udara dalam beton. and air content (granimetric) of concrete ASTM C 873-94 Standar Test Method for Compressive Strength of Concrete Cylinders Cast in Place in Cylindrical Mold ASTM C 192-90a Making and curing concrete test specimens in the laboratory.30 Standar Asing yang terkait ASTM C 138 Making and curing concrete test specimens in the laboratory Test for unit weight.100. Metode pengujian kuat tekan beton SNI 03-1974-1990 7 91. flexural strength of concrete (using simple beam with center-point loading) Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.100. 109. Metode pengujian kuat lentur SNI 03-2823-1992 beton memakai gelagar seder-hana dengan sistem beban titik di tengah Metode ini digunakan untuk memperoleh parameter kuat lentur dari hasil pengujian di Laboratorium. kadar semen.bsn.or.15 ASTM C 192-90a Standard practice for making and curing concrete test specimens in the laboratory AASHTO T 1771982 ASTM C 293-79 Standard specification for transportation materials of sampling and testing.100.100. 1) Metode pengujian ini mencakup cara penentuan kuat tarik belah benda uji yang dicetak berbentuk silinder atau beton inti yang diperoleh dengan cara pengeboran termasuk ketentuan peralatan dan prosedur pengujiannya serta perhitungan kekuatan tarik belah. ICS 91. Metode ini digunakan untuk pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium agar memenuhi syarat. 2) Pengujian kuat tarik belah digunakan untuk mengevaluasi ketahanan geser dari komponen struktur yang terbuat dari beton yang menggunakan agregat ringan. Metode pembuatan dan perawatan benda uji beton di laboratorium SNI 03-2493-1991 15 91.100. Test for unit weight.go. 7 91.id/satminkal/balitbang/sni ) 15 .30 111. Cara uji berat isi. 19 91.

Metode ini bertujuan untuk memperoleh nilai kandungan udara pada beton segar dalam persentase (%) volume. Metode pengujian kuat SNI 03-3403-1994 tekan beton inti pemboran 117. Metode pengujian kuat tekan SNI 03-3421-1994 beton isolasi ringan di lapangan 15 91. Metode ini digunakan untuk menentukan kuat tekan beton isolasi ringan di lapangan Cara uji ini mencakup persiapan benda uji dan prosedur pengujian kuat tekan beton ringan isolasi dengan berat isi dalam kondisi kering oven tidak lebih dari 800 kg/m3. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya nilai kuat tekan beton inti pemboran.go.100.30 Standar Asing yang terkait ASTM C 567-85 Standard test method for unit weight of structural lightweight concrete JIS A 1129-1975 : Method of test for air content of fresh concrete by pressure method JIS C 418. Metode pengujian kuat tekan elemen struktur beton dengan alat palu beton tipe N dan NR 125.30 118. Cara uji ini terdiri dari 2 cara yang dibedakan atas derajat pemadatan sesuai kondisi contoh beton. ICS 91. Cara uji abrasi beton di laboratorium SNI 3419 : 2008 14 93. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya koefisien abrasi beton di Laboratorium yang akan dipakai sebagai pembanding dengan nilai abrasi pada bangunan air akibat aliran nilai sedimen. Judul Standar Cara uji berat isi beton ringan struktural Nomor Standar SNI 3402 : 2008 Ruang Lingkup Cara uji ini mencakup prosedur penentuan berat isi dalam keadaan kering oven dan keadaan seimbang dari beton ringan struktural.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Metode pengujian modulus elastisitas statis dan rasio poison beton dengan kompresor ekstensometer SNI 03-4169-1996 15 91.id dan www. Metode pengujian kuat lentur beton dengan balok uji sederhana yang dibebani terpusat langsung 121.or.30 91.30 SNI 03-4155-1996 Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai kuat tekan relatif sebagai pembanding terhadap kuat lentur guna keperluan perencanaan dan pengendalian mutu beton Cara uji ini mencakup penentuan jumlah kandungan air pencampur yang akan terpisah dari contoh uji beton segar. Cara uji ini mencakup persiapan dan pengujian untuk benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 75 mm x 150 mm. Metode pengujian kuat lentur beton normal dengan dua titik pembebanan 126.bsn.100.30 ASTM C 293-79 Test method for compessive strength of concrete (using sample beam with center pont loading) ASTM C 116-90 Test method for compressive strength of concrete using portions of bems broken flexure ASTM Standard C 232-04 Standar Test Method for Bleeding of Concrete ASTM C 469-87 Test method for static modulus of elasticity and poion’s ratio concrete in compression ASTM C 805-85 Test method for reabound number of hardened concrete JIS A 1106-1964 : Method of testing flexural strength of concrete ASTM Standar 123.100. 115. Metode pengujian kandungan SNI 03-3418-1994 udara pada beton segar 16 17 91. Metode ini digunakan untuk memdapatkan nilai modulus elastisitas dan rasio poison untuk keperluan perencanaan struktur beton. Metode ini digunakan untuk memperoleh kuat lentur beton untuk keperluan perencanaan struktur Jumlah Hal 17 No. 1963 Method of making and curing concrete specimens ASTM C 332-83 Standard specificatio for hightweight aggregate for insulating concrete 116.100.40 18 91.id/satminkal/balitbang/sni ) 16 . Cara uji bliding dari beton segar SNI 03-4154-1996 13 91.30 120.100.100.080. 11 91.pu.100.40 SNI 03-4802-1998 11 91. Metode ini digunakan untuk menentukan 12 91.100. Metode kecepatan pulsa SNI 03-4430-1997 SNI 03-4431-1997 Metode ini digunakan untuk memperkirakan nilai kuat tekan beton pada suatu elemen struktur untuk keperluan pengendalian mutu beton dan atau pengawas pelaksanaan pekerjaan.30 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.080. Metode pengujian kuat tekan beton dengan benda uji patahan balok bekas uji lentur 122.30 SNI 4156 : 2008 14 91.30 124.100.010 119. Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai kuat lentur beton normal guna keperluan perencanaan dan pelaksanaan.

15 91. Metode pengujian kadar semen portland dalam beton keras yang memakai semen hidrolik 129. Judul Standar melalui beton Nomor Standar Ruang Lingkup kecepatan pulsa perambatan gelombang tekan dalam beton. Jumlah Hal No.go.or.100. Metode pengujian kuat tarik SNI 03-4812-1998 Metode ini digunakan dalam menentukan beton secara langsung nilai kuat tarik beton untuk keperluan Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 17 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Metode pengujian untuk menentukan suhu beton segar semen Portland SNI 03-4807-1998 Metode ini digunakan dalam menentukan suhu dari beton segar yang menggunakan semen portland 10 91. Metode pengujian rangkak pada beton yang tertekan SNI 03-4811-1998 Metode ini digunakan dalam menentukan rangkak pada beton yang dicetak dalam bentuk silinder dan dibebani dengan gaya tekan aksial sentris yang besarnya tetap secara terus menerus.100.100.pu. Metode ini digunakan untuk menentukan kadar semen portland dari beton keras menggunakan semen hidrolik.id dan www. 30 ASTM C 1084-92 Standard test method for portland cement content of hardened hydraulic cemen concrete ASTM C 1078-87 Standard test method for determining the cement content of freshly mixed concrete ASTM Standard C 1064-84 Standard test method for determining the water content of freshly mixed concrete ASTM Standard C.100. 13 91.100. Metode pengujian kadar air dalam beton segar dengan cara titrasi volumetric SNI 03-4808-1998 Metode ini digunakan dalam penentuan kadar air dalam beton segar dengan cara titrasi volumetri.30 134. Metode angka pantul beton yang sudah mengeras 128.100.100.1079 Standard test method for determining the water content of frehly mixed concrete ASTM Standard C 234-91a Standard tets method for comparing concrete on the basic of the bond developed with reinforcing steel ASTM Standard C 31-91 Standard practice for making curing concrete test specimens in the field ASTM C 512-87 (Reproved 1992) Standard test method for creep of concrete in compression ASTM C 512-87 (Reproved 1992) 135. 100.30 133.id/satminkal/balitbang/sni ) 17 91.30 130.30 ASTM C 1084-92 127. 14 91.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.30 131.30 SNI 03-4806-1998 Metode ini digunakan untuk menentukan kadar semen portland dalam beton segar menggunakan titrasi volumetri. Metode pengujian untuk SNI 03-4809-1998 membandingkan berbagai beton berdasarkan kuat lekat yang timbul terhadap tulangan Metode ini digunakan dalam menentukan perbandingan antara berbagai macam beton berdasarkan kuat lekat yang timbul terhadap baja tulangan 13 91. Metode pengujian kadar semen portland dalam beton segar dengan cara titrasi volumetric SNI 03-4803-1998 SNI 03-4805-1998 Metode ini digunakan untuk menentukan angka pantul beton yang sudah mengeras menggunakan palu baja yang gerakannya dikendalikan oleh pegas. Metode pembuatan dan SNI 03-4810-1998 perawatan benda uji beton di lapangan Metode ini digunakan untuk membuat dan merawat benda uji di lapangan.597-83 (91) 15 91. ICS Standar Asing yang terkait Test Method for Pulse Velocity Through Concrete C.30 132. 10 91.bsn.100. 13 91.30 .

100. 8 91. 6 91.1-2000 Metode ini digunakan untuk menentukan kuat tekan graut semen hidrolik untuk beton dengan agregat praletak. Absorption.30 138. Metode pengujian kuat tekan graut untuk beton dengan agregat praletak di laboratorium SNI 03-6430.100.30 11 91. Metode pengujian kerapatan.go.pu.30 143. ASTM C 942-86 (Reapproved 1991) Standar Test Method for Compressive Strength of Grouts for PreplacedAggregate Concrete in the Laboratory.100. Metode ini mencakup penentuan kerapatan.id/satminkal/balitbang/sni ) 11 77. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya ekspansi dan akumulasi air bliding pada permukaan campuran graut semen hidrolik yang dipakai untuk memproduksi beton dengan agregat praletak .30 Jumlah Hal No. Metode pengujian ekspansi dan bliding campuran graut segar untuk beton dengan agregat praletak di laboratorium SNI 06-6428-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan ketahanan baik untuk beton atau mortar terhadap abrasi.100.15 ASTM D C 642-97 Standar Test Method for Specific Gravity. kerantanan dari kombinasi semen agregat terhadap reaksi alkali karbonat yang mengembang dengan melibatkan ion-ion hidroksida. Metode pengujian perubahan panjang beton akibat reaksi alkali batuan karbonat 142. tidak dapat dipakai untuk beton yang mengalir bebas 6 91. and Voids in hardened Concrete ASTM Standar G3 Practice for . Metode pengujian untuk SNI 03-6444-2000 Metode ini digunakan untuk pengujian potensial setengah sel baja estimasi potensial elektrikal setengah sel Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 18 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.100.30 141.id dan www.100. 5 91.2-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan waktu pengikatan campuran graut semen hidraulik yang dipakai untuk beton dengan agregat praletak memakai alat vicat. 9 91.30 139.or. Metode pengujian waktu pengikatan graut untuk beton dengan agregat praletak di laboratorium SNI 03-6430. ASTM C 995-94 Standard test methods for Time of Fiber-Reinforced Concrete Through Inverted Slump Cone ASTM C 109 Test Method for Compressive Strength of Hidraulic Cement Mortars ASTM C 938 Practice for Proportioning Grout Mixtures for Preplaced Aggregate Concrete ASTM C 295 140.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Metode pengujian waktu alir beton berserat dengan kerucut uji slump yang dibalik SNI 03-6431-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan waktu alir beton berserat menggunakan kerucut slump yang dibalik dapat dilakukan di Lapangan dan di Laboratorium dan dipakai untuk campuran beton segar yang mempunyai agregat kasar yang lolos saringan 1½ inchi. Metode pengujian ketahanan abrasi permukaan beton atau mortar dengan metode pemotongan berputar 137. ICS Standar Asing yang terkait Standard test method for creep of concrete in compression ASTM C 944-90a SNI 06-6430-2000 7 91.bsn. 136.140.30 ASTM C 940-89 Standard Test Method for Expansion and Bleeding of Freshly Mixed Grout for PreplacedAggregate Concrere in the Laboratory. penyerapan dan rongga dalam beton yang telah mengeras SNI 03-6432-2000 SNI 03-6433-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan cara pengukuran perubahan panjang prisma beton. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup perencanaan komponen struktur berdasarkan penampang benda uji berdiameter 150 mm.100. persentase penyerapan dan persentase rongga dalam beton yang telah mengeras.

060.30 Jumlah Hal No.go. memelihara dan menguji benda uji beton keras pada umur awal. dapat juga digunakan untuk graut lainnya Menggunakan graut murni dan graut bercampur agregat halus lolos saringan ukuran 2.or. cara uji dan pelaporan Metode ini mencakup pengujian mutu air yang digunakan dalam campuran beton dengan cara : 1) menggunakan metode A dan metode B untuk keasaman dan kelindian. dengan tujuan untuk menentukan aktifitas korosi pada tulangan. 8) Dimaksudkan untuk penggunaan graut yang mempunyai waktu alir tidak lebih dari 35 detik Metode ini membahas tentang ketentuan cara pengujian kadar bahan padat dalam air untuk campuran beton dan juga mencakup persiapan contoh uji. SNI 03-2492-2002 Metode ini mencakup cara pengambilan beton inti. Metode pengujian untuk pengukuran panjang beton inti hasil SNI 03-6969-2003 4 91. untuk menentukan waktu alir dari volume cairan graut semen hidrolis yang ditentukan melalui corong alir standar dan digunakan untuk beton agregat praletak . persiapan peralatan. 2) Metode ini tidak memberikan panduan penentuan pemboran beton inti atau lokasi pengeboran.100. Metode pengujian untuk mengukur nilai kuat tekan beton pada umur awal dan memproyeksikan kekuatan pada umur berikutnya SNI 03-6805-2002 19 91. Metode pengambilan dan pengujian beton inti 145. Metode pengujian SNI 03-6807-2002 kemampuan mempertahankan air pada campuran graut untuk beton agregat praletak di laboratorium Metode pengujian SNI 03-6808-2002 kekentalan graut untuk beton agregat praletak (metode pengujian corong alir) 6 91. SNI 03-6817-2002 5 13.40 146. • benda uji dipelihara dalam kondisi perawatan standar dan diukur riwayat temperaturnya untuk digunakan dalam menghitung indeks kematangan yang dihubungkan dengan kenaikan kekuatannya • prosedur cara menggunakan hasil kuat tekan pada umur awal untuk memproyeksikan kekuatan potensial pada umur berikutnya Metode Pengujian ini untuk menentukan kemampuan mempertahankan air dari campuran graut semen hidrolis segar untuk beton agregat praletak Metode Pengujian ini : .40 ASTM E 832 Specification for laboratory filter papers 148.id/satminkal/balitbang/sni ) 19 . AASHTO T 26-79 Quality of Water to be Used in Concrete ASTM C 174-87 Standar test method for 150.080. 2) bahan padat total dan bahan organik Metode ini meliputi penentuan panjang beton inti hasil pengeboran dari struktur beton 8 91.40 149. persiapan pengujian dan penentuan kuat tekannya.01 AASHTO T 26-90 Standar Method of Test for Quality of Water to be Used Concrete.bsn.40 ASTM C 941-90 9 91.080.080.id dan www.080.40 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Metode ini mencakup : • prosedur untuk membuat.Untuk digunakan di laboratorium dan lapangan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.080.pu. Metode pengujian kadar bahan padat total dan bahan anorganik dalam air untuk campuran beton Metode pengujian mutu air untuk digunakan dalam beton SNI 03-6810-2002 8 91. 147. Judul Standar tulangan yang tidak dilapisi bahan dielektrik dalam beton Nomor Standar Ruang Lingkup baja tulangan yang tidak dilapisi pada beton di Lapangan dan di Laboratorium.36 mm (No. ICS Standar Asing yang terkait conventions applicable to electrochemical measurement in corrosion testing ASTM C 42-97 (JIS A 1107-87) Standard test method for obtaining drilled cores and sawed beams of concrete ASTM C 918-93 Standard test method for measuring early age compressive strength and projecting later-age strength 144. 3) Metode ini tid ak dilengkapi prosedur interpretasi hasil kuat tekan beton inti.

200 158.id dan www. Standar ini menetapkan ketentuan bahan berupa lembaran yang digunakan untuk menutup permukaan beton semen guna menghindari hilangnya air selama masa perawatan. Spesifikasi beton siap pakai SNI 06-4170-1996 Spesifikasi ini untuk memberikan persyaratan teknis kalsium kholorida sebagai bahan pencampur untuk mempercepat pengerasan beton.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Spesifikasi lembaran bahan penutup untuk perawatan beton SNI 4817 : 2008 7 91.65 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi ini meliputi pipa beton tidak bertulang yang digunakan sebagai pembuangan air kotoran.30 ACI 1984 Buliding code requirements for reinforced concret ACI.bsn.go. berfungsi juga untuk mengurangi naiknya temperatur beton yang permukaannya secara langsung terkena sinar matahari.200 156.30 AASHTO D M 86 M-87 Standar Specification for Concrete Sewer.id/satminkal/balitbang/sni ) 20 .03 mm 9 91. Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.or. saluran peluapan dari goronggorong SNI 03-6367-2000 10 91. Spesifikasi perbaikan beton dengan mortar epoksi SNI 03-6380-2000 Spesifikasi ini mencakup perbaikan cacat dalam beton semen portland yang telah mengeras dengan mortar epoksi yang dicampur pasir Spesifikasi ini meliputi kawat baja yang diproses dengan canay dingin. Spesifikasi ini digunakan dalam menilai mutu beton siap pakai yang akan diserahkan dalam bentuk beton segar dari produsen kepada konsumen yang bertujuan untuk mendapatkan mutu beton siap pakai yang memenuhi persyaratan teknis. 1973 part 2 metric units Specification for aggregates from natural sources for concrete (including granolithic) ASTM Standard D 98-87 Standard specification for calcium chloride ASTM C 94-92a Specification for ready mixed concrete ASTM 171-97a Standar specification for sheet material for curing sheet Spesifikasi 151. Judul Standar pengeboran.M 3290 (ASTM D : 8288) Standar Specification for Cold-Drawn Steel Wire for for Concrete Reinforcement 157.100.100. Spesifikasi kadar ion klorida dalam beton 152.30 153. dan dalam hal material tipe pemantul putih. dengan ukuran diameter nominal tidak lebih kecil dari 2. sebagai tulangan beton. 1984 Buliding code requirements for reinforced concret BSI.100.30 155. air luapan dan bangunan gorong-gorong 5 71. 11 91.pu. ditarik dan digalvanisasi untuk digunakan secara langsung. Spesifikasi pipa beton untuk air buangan. Storm Drain Culvert Pipe (Metric) ASTM C 881-87 Standar Specification for Epoxy-Resin-Base Bonding Systems for Concrete AASHTO D. Spesifikasi kawat baja dengan proses canay dingin untuk tulangan beton SNI 07-6401-2000 9 77.100.50 SNI 03-4433-1997 11 91. Spesifikasi kalsium khlorida untuk mempercepat pengerasan beton 154. Spesifikasi beton bertulang kedap air SNI 03-2914-1992 12 91. atau dalam bentuk jaring kawat baja yang dilas.140. ICS Standar Asing yang terkait measuring length of drilled concrete cores SNI 03-2854-1992 Spesifikasi ini digunakan dalam merencanakan dan melaksanakan konstruksi beton untuk mencegah korosi tulangan dan pelapukan beton Spesifikasi ini bertujuan untuk memberikan persyaratan-persyaratan teknis beton kedap air.060. limbah pabrik.

140.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. dalam kemasan untuk perbaikan beton SNI 03-6811-2002 12 91.30 ASTM C 637-84 Standard Specification for aggregates for radiation shielding concrete Standar Asing yang terkait 159.10 ASTM C 928-92A Standar Specification for Package. Agregat untuk beton penahan radiasi ini meliputi.100. Bahan-bahan yang mengandung senyawa organis seperti bitumen. kecuali tidak berlaku untuk : 1) struktur khusus seperti reaktor nuklir. Spesifikasi ini mencakup ketentuan mengenai klasifikasi dan persyaratan teknis agregat untuk pembuat beton penahan radiasi.100. ICS 91. Judul Standar Nomor Standar SNI 03-6418-2000 SNI 03-2494-2002 Ruang Lingkup Spesifikasi ini meliputi bahan pengencer graut yang digunakan untuk beton dengan agregat praletak. dan polyester tidak termasuk sebagai bahan pengikat. Spesifikasi bahan kering bersifat semen.pu. Spesifikasi toleransi untuk konstruksi dan bahan beton SNI 03-6883-2002 22 91. Dry. golongan agregat untuk beton penahan radiasi neutron dengan pertimbangan utama adalah komposisi atau berat jenis atau keduanya.100.10 166.or. Spesifikasi mortar untuk pekerjaan pasangan SNI 03-6882-2002 12 91. dan spesifikasi berdasarkan sifat.id dan www. Spesifikasi agregat beton penahan radiasi 161. • Spesifikasi ini memuat persyaratan minimum untuk beton yang berhubungan dengan lingkungan yang mengandung sulfat. Nilai dinyatakan dalam satuan metrik yang digunakan sebagai standar. • Spesifikasi ini bertujuan untuk mendapatkan beton yang mempunyai ketahanan dan keawetan terhadap sulfat.go. Spesifikasi ini membahas bahan-bahan yang akan ditambahkan pada campuran beton semprot dari semen portland untuk mengubah sifat campuran. kontainer berbentuk bulat dan silo-silo. golongan agregat tertentu untuk beton penahan radiasi pengion. Spesifikasi pengencer graut untuk beton dengan agregat praletak 160. SNI 03-6812-2002 15 75.30 91.30 ASTM 1141-89 163. Spesifikasi bahan pencampur untuk beton semprot Spesifikasi anyaman kawat baja polos yang dilas untuk tulangan beton.100. Rapid hardening Cementitious Materials for Concrete Repairs ASTM C 270-92A Standar Specification for Mortar for Unit Masonry ACI 117-90 Standar Specifications for Tolerances for Concrete construction and Materilas 165. Spesifikasi ini meliputi anyaman kawat baja polos yang dilas untuk digunakan sebagai tulangan beton. Spesifikasi ini merupakan acuan bagi arsitek atau ahli teknik dalam menentukan toleransi untuk bahan dan konstruksi beton sebagaimana dicantumkan dalam spesifikasi proyek. Standar ini mencakup campuran kering bahan-bahan bersifat semen dari mortar atau beton yang cepat mengeras untuk perbaikan lapisan beton semen hidrolis dan struktur yang telah mengeras. Spesifikasi ini mencakup mortar yang digunakan dalam pekerjaan pasangan baik bertulang maupun tidak bertulang. Spesifikasi beton tahan sulfat SNI 03-2915-2002 8 91.30 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Terdapat 4 (empat) tipe mortar yang tercakup dalam setiap spesifikasi berikut ini : 1) spesifikasi berdasarkan proporsi.id/satminkal/balitbang/sni ) 21 . SNI 03-6818-2002 11 91. Spesifikasi ini digunakan sebagai acuan bagi produsen agregat/ perencana dan pelaksana pekerjaan beton dalam menilai mutu agregat yang memenuhi persyaratan untuk keperluan beton penahan radiasi. • Spesifikasi ini dapat digunakan sebagai pegangan bagi para perencana dan pelaksana dalam merencanakan dan melaksanakan konstruksi beton yang dalam masa layannya berhubungan dengan lingkungan yang mengandung sulfat.080. epoksi resin.100.30 ACI 1984 Buliding code requirements for reinforced concret 162. cepat mengeras. 2) Jumlah Hal 7 13 No.bsn.65 AASHTO M 55-89 164.100.

pasta.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.080. Spesifikasi ini menjelaskan dua jenis bahan graut halus dan kasar.100. Tata cara pembuatan rancangan campuran beton ringan dengan agregat ringan ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai salah satu acuan bagi para perencana dan pelaksana dalam merancang proporsi campuran beton ringan dengan menggunkan agregat ringan dengan tujuan untuk mendapatkan proporsi campuran bahanbahan yang dapat menghasilkan beton ringan yang sesuai dengan rencana penggunaannya pada kontruksi struktural.080. Tata cara ini digunakan untuk merencanakan proporsi campuran beton tanpa menggunakan bahan tambahan dan bertujuan untuk mendapatkan proporsi campuran yang menghasilkan mutu beton sesuai rencana Tata cara ini meliputi peralatan. 3) prosedur konstruksi khusus beton semprot.30 ACI 211. Tata cara perencanaan campuran tinggi dengan semen portland dengan abu terbang SNI 03-6468-2000 18 91. SNI 03-3449-2002 10 91.30 BSI 1973 Part 2 metric Units Spesification for aggregate from natural sources for concrete (including granolithic) ASTM C 617-2003 172. Tata cara pengadukan pengecoran beton 169.go.4R-93 Guide for Selecting Proportions for High-Strength Concrete With Portland Cement and Fly Ash - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi bahan graut untuk pekerjaan pasangan SNI 03-6891-2002 5 91.40 ACI 318 M-89 Building code requirements for reinforced concret - SNI 03-2834-2000 36 91. Tata cara pembuatan kaping untuk benda uji silinder beton SNI 6369 : 2008 12 91.bsn.30 ASTM C 476-91 Standar Specification for Grout for Mansory Tata cara 168. pesifikasi ini mencantumkan daftar kendali sebagai petunjuk bagi arsitek atau ahli teknik dalam memilih persyaratan yang cocok antara spesifikasi teknis yang diperlukan dan persyaratan lain yang ada dalam spesifikasi proyek. Tata cara penggunaan peralatan untuk penentuan perubahan panjang.pu.100. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup struktur prateken berbentuk bulat.100.30 171. bahan yang dipergunakan.100. mortar dan beton semen yang sudah mengeras.40 SNI 03-4820-1998 17 91. mortar dan beton semen yang sudah mengeras. tugas penanggung jawab pembuatan rancangan campuran. Tata cara ini meliputi persyaratan proporsi campuran. rancangan campuran.or. pemilihan proporsi Jumlah Hal No. bahan dan prosedur pembuatan kaping untuk silinder beton yang baru dicetak dengan semen murni dan silinder beton keras serta silinder beton inti dengan plaster gipsum berkekuatan tinggi atau adukan belerang.id dan www. Tata cara pembuatan rencana campuran beton normal SNI 03-3976-1995 20 91. ICS Standar Asing yang terkait 167. atau b) persyaratan kekuatan Tata cara ini bertujuan untuk mendapatkan mutu pekerjaan beton sesuai dengan yang direncanakan Tata cara ini digunakan dalam menyiapkan benda uji untuk menentukan perubahan panjang pada pasta. Tata cara perancangan campuran beton ringan dengan agregat ringan.id/satminkal/balitbang/sni ) 22 . untuk digunakan dalam pelaksanaan struktur pasangan berdasarkan spesifikasi berikut : a) persyaratan komposisi campuran. dan cara-cara penggunaannya. 170. Tata cara ini digunakan untuk perencanaan campuran beton kekuatan tinggi dengan semen portland dan abu terbang dan dapat digunakan untuk menentukan proporsi campuran beton kekuatan tinggi untuk mengoptimasi proporsi campuran tersebut berdasarkan campuran coba.080. serta peralatan yang digunakan untuk menentukan perubahan panjang tersebut. struktural ringan dan sagat ringan.30 173.

struktur utilitas bawah tanah.40 ACI building Code 318/318 R-313 175. Diuraikan juga persyaratanpersyaratan perencanaan dan penggunaannya. Contoh uji beton tergantung pada mutu material. pembuatan dan kontrol dalam pengujiannya. Reapproved 1989 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Penurunan hubungan kekuatan maturity dari campuran beton di laboratorium dan pencatatan riwayat suhu beton yang akan disetimasi kekuatannya yang diperlukan untuk estimasi. Tata cara perhitungan beton tidak bertulang struktural SNI 03-6806-2002 12 91.id/satminkal/balitbang/sni ) 23 . . 39 91.080. dinding gravitasi. • Untuk struktur khusus. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup campuran beton ringan. • Perencanaan dan konstruksi pelat yang didukung oleh tanah. Tata cara ini meliputi besarnya variasi kekuatan beton. ICS Standar Asing yang terkait 174.perbedaan dalam perilaku kekuatan yang terbentuk dari campuran beton dan bahan penyusunnya . Tata cara estimasi kekuatan SNI 03-6809-2002 beton dengan metode maturity 17 91.30 177. perhitungan proporsi campuran. misalnya struktur pelengkung.id dan www. Tata cara mengevaluasi hasil uji kekuatan beton SNI 03-6815-2002 Standar ini mencakup informasi dasar tentang tipe-tipe sambungan mekanis yang beredar di Indonesia sewaktu standar ini disusun. 2.40 ASTM C 1074-93 176. Tata Cara Mencakup : • Beton tidak bertulang struktural untuk dinding basemen harus dikecualikan dari persyaratan standar ini untuk kondisi-kondisi lingkungan yang khusus sesuai SNI 03-2854-1992. koreksi proporsi campuran dan prosedur pengerjaan pembuatan rancangan campuran beton ringan. Tata cara ini mencakup prosedur pembuatan silinder uji standar untuk menentukan kuat tekan dan densitas beton agregat praletak Jumlah Hal No. ketentuan dalam standar ini berlaku bila bersifat menentukan. Tata cara pelaksanaan sambungan mekanis untuk tulangan beton SNI 03-6814-2002 178.go.perbedaan jelas dalam kekuatan yang disebabkan oleh perpaduan variasi dan pengujian. jalan setapak dan pelat di atas tanah.or. tidak harus mengikuti standar ini kecuali pelat yang meneruskan beban vertikal dari bagian struktur lain ke tanah.080.40 ASTM C 943-80 (Reapproved 1990) Standard Practice for Making Test Cylinders and Prisms for Determining Strength and Density of PreplacedAggregate Concrete in The Laboratory - 31 91.080. perbedaan kekuatan dapat ditemukan dari dua penyebab utama yang berbeda. Prosedur untuk mengestimasi kekuatan beton menggunakan metode maturity indeks maturity dinyatakan dengan faktor suhu waktu atau umur ekivalen pada suatu suhu yang disyaratkan. dan dinding pelindung. Tata cara pembuatan SNI 03-6813-2002 silinder dan prisma uji untuk menentukan kekuatan dan densitas beton agregat praletak di laboratorium 10 91. termasuk kapabilitas dan tipe-tipe sambungan mekanis tertentu.pu.100. Tata cara ini mencakup : 1.30 ACI 214-1977.100.bsn.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.

2001 AASHTO T-2781(82) Sieve analysis of fine and coarse aggregates AASHTO T 85-81 Specific gravity and absorption of fine aggregate AASHTO T 12868(92) Specific gravity and absorption of fine aggregate ASTM. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar air agregat. ICS 91.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.75 mm (No.36 mm (saringan No. Tata cara pelaksanaan pengambilan dan pengujian kuat tekan beton inti ini mencakup : 1) prosedur pengambilan beton inti.30 AASHTO T84-81.. Agregat Metoda uji 181.30 7 91. Cara uji keausan agregat dengan mesin abrasi los angeles SNI 2417 : 2008 Metode pengujian ini meliputi prosedur untuk pengujian keausan agregat kasar dengan ukuran 75 mm (3 inci) sampai dengan ukuran 2. ASSHTO.pu. 4). Cara uji berat jenis dan penyerapan air agregat kasar 184. Washington. larutan penguji.20 186. D.100. Metode pengujian kadar air agregat SNI 03-1971-1990 Metode ini digunakan untuk menentukan berat jenis curah. dan laporan hasil uji. berat jenis semu dari agregat halus serta angka penyerapan dari agregat kasar.id dan www.100.100. perencanaan detail dan pendetailan penulangan beton untuk pabrikasi dan pemasangan batang-batang tulangan. Cara uji sifat kekal agregat untuk aduk dan beton terhadap pengaruh larutan jenuh natrium dan magnesium sulfat 182.40 Standar Asing yang terkait ACI 315-92 Details and Detailing of Concrete Reinforcement BSEN 12504 1:2000 Testing Concrete in Structures 180.9 1.id/satminkal/balitbang/sni ) 24 .100. Tata cara pelaksanaan dan pengambilan dan pengujian kuat tekan beton inti. 16 93. contoh yang diuji dan persiapan contoh uji.9 1.C. 179. Metode ini digunakan untuk menentukan mutu agregat yang akan digunakan untuk beton penahan radiasi.15 - 13 91. Cara uji berat jenis dan penyerapan air agregat halus SNI 1969 : 2008 SNI 1970 : 2008 185. 91.bsn.010. 1981 C 56689 Concrete and mineral aggregate (including manual of aggregate and concrete testing) AASHTO T 96-87 Resistance to abrasion of small size coarse aggregate by use of the los angeles machine ASTM C 637-84 Standard specification for aggregates for radiation shielding concrete 16 91. Metode pengujian tentang analisis saringan agregat halus dan kasar SNI 02-1758-1990 SNI 03-1968-1990 Menetapkan cara uji sifat kekal agregat yang meliputi peralatan.080. 3) perhitungan kuat tekan beton inti.140.15.or. Jumlah Hal 86 No.60 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. pelaksanaan uji. 2) prosedur pengujian kuat tekan beton inti.go. Judul Standar Tata cara pendetailan penulangan beton Nomor Standar SNI 03-6816-2002 Ruang Lingkup Tata cara ini mencakup pemisahan dan pembatasan tanggung jawab antara perencanaan struktur beton dan pembuat detail baja penulangan. Metode pengujian agregat untuk beton penahan radiasi SNI 03-2457-1991 13 91. 14 91. Standar ini menetapkan cara uji berat jenis curah kering dan berat jenis semu (apparent) serta penyerapan air agregat halus.01 183.020 187.010.15.100.30 5.100. berat jenis kering permukaan jenuh. Contoh perhitungan untuk agregat halus dan kasar diberikan Metode ini digunakan untuk menentukan pembagian butir (gradasi) agregat halus dan agregat kasar menggunakan saringan.8) dengan menggunakan mesin abrasi Los Angeles. SNI 03-6898-2002 21 91. Agregat halus adalah agregat yang ukuran butirannya lebih kecil dari 4.

100.100.id dan www.075 mm) SNI 03-4137-1996 SNI 03-4141-1996 Metode ini digunakan untuk memperoleh bentuk agregat yang seragam Metode ini digunakan untuk menghitung besarnya persentasi jumlah gumpalan lempung dan butir-butir mudah pecah dalam agregat halus maupun kasar. 8 13 91.20 AASHTO T -164 AASTHO M-231 AASHTO M-92 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.15 Standar Asing yang terkait ASTM D 5240-04 : Standard test method for testing rock slabs to evaluate soundness of riprap by use of Sodium Sulfate or Magnesium Sulfate AASHTO T 113-90 Light weight pieces in aggregate ASTM C 123 standard test method for lightweight particles in aggregate NRB HZ SPEC. Metode pengujian agregat halus atau pasir yang mengandung bahan plastis dengan cara setara pasir 195. Metode pengujian gumpalan lempung dan butir-butir mudah pecah dalam agregat.01 91. Metode pengujian jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan no.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.or. Metode pengujian analisis saringan agregat hasil ekstraksi SNI 03-6822-2002 8 93.01 190.id/satminkal/balitbang/sni ) 25 .go.15 12 91. 200 (0. agregat diuji dalam keadaan kering dan dalam keadaan sudah direndam. Metode ini digunakan dalam menghitung bobot isi dan rongga udara dalam agregat. 15 AASHTO T 112-81 Clay lumps and friable particles in aggregate methods of sampling and testing part II AASHTO T 11-82 Amount of material finer than 0.100.100.76 mm). Cara uji sifat kekekalan agregat dengan cara perendaman menggunakan larutan natrium sulfat atau magnesium sulfat 189.100.075 mm). Judul Standar Nomor Standar SNI 3407 : 2008 Ruang Lingkup Cara uji ini mencakup tata cara pengujian untuk menentukan kekekalan agregat dari proses disintegrasi oleh larutan natrium sulfat atau magnesium sulfat jenuh.100. 17 91. Metode pengujian bobot isi dan rongga udara dalam agregat SNI 03-4426-1997 SNI 03-4428-1997 SNI 03-4804-1998 Metode ini digunakan untuk memperoleh besaran atau angka ketahanan agregat terhadap benturan atau tumbukan.bsn. 10 91. Metode penentuan 10 % kehalusan untuk agregat SNI 03-6477-2000 Metode ini digunakan untuk menentukan nilai sepuluh persen kehalusan bahan agregat yang memberikan suatu ukuran relatif dari ketahanan suatu bahan agregat terhadap keremukan yang disebabkan oleh beban tekan yang meningkat secara berangsur-angsur. Metode pengujian ketahanan agregat dengan alat tumbuk 194. Metode pengujian partikel ringan dalam agregat SNI 03-3416-1994 Metode ini untuk menentukan besarnya kadar partikel ringan dalam agregat. T. 200 (0.100. ICS 91. Metode pengujian tebal dan panjang rata-rata agregat 191. Metode ini digunakan untuk menyeragamkan cara pengujian pasir atau agregat halus yang plastis dengan cara setara pasir yang bertujuan untuk mengetahui kualitas pasir atau agregat halus yang lolos saringan nomor 4 (4.15 SNI 03-4142-1996 10 91. sehingga berguna bagi perencana dalam memilih bahan yang bermutu.01 193.30 196.080. Jumlah Hal 16 No.100.01 16 91. Metode ini digunakan untuk menghitung besarnya persentase jumlah bahan dalam agregat yang lolos saringan No.pu.100.01 AASHTO T 176-86 Plastic Fine in Graded Aggregates and Soils by Use of the Sand Equivalent Test ASTM C 29/C 29 M-91a Standard test method for unit weight and voids in aggregate - 197. 192.075 mm sieve in aggregate standar methods of sampling and testing part II - 188. Metode Pengujian ini mencakup prosedur untuk penentuan distribusi ukuran butir agregat halus dan kasar dari hasil ekstraksi 13 91.

Spesifikasi agregat lapis pondasi bawah. menggunakan saringan dengan lubang persegi.100.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Spesifikasi agregat ringan untuk beton isolasi SNI 03-3984-1995 9 91.go. Spesifikasi ini mencakup ketentuan gradasi dan berat isi agregat ringan dan konduktifitas panas beton isolasi yang digunakan khusus untuk bagian dalam bangunan Spesifikasi ini meliputi mutu dan gradasi campuran lempung berpasir. kadar rongga dapat menjadi indikator angularitas.10 200.30 ASTM C 332-97 Specification for linghtweight aggregates for insulating concret AASHTO M 147-65 (1990) Standar Specification for Materials for Aggregate and SoilAggregate Subbase.115 203. Jumlah asam yang digunakan berbanding lurus dengan kadar semen dalam contoh yang diuji. atau pasir. batu pecah atau slag dengan atau tanpa tanah pengikat atau kombinasi dari bahan tersebut untuk digunakan pada bahan lapis pondasi bawah. Spesifikasi agregat ringan untuk beton ringan struktur SNI 03-2461-2002 8 91. Metode pengujian penentuan kadar semen dalam agregat bersemen secara titrasi SNI 03-6823-2002 7 91. kelembaban relatif.99 ASTM D 1252-93 Standar Tesdt Method for Uncompacted Void Content of Fine Aggregate (as Influenced by Particle Shape. bentuk butir dan tekstur permukaan relatif terhadap agregat halus lain dengan gradasi yang sama.100. sirtu pecah yang terdiri atas kerikil. Jumlah Hal No. Metode ini digunakan untuk penentuan pengaruh semen portland pada susut kering mortar menggunakan pasir yang bergradasi standar. Metode pengujian ini meliputi prosedur untuk menentukan kadar semen berdasarkan netralisasi menerus suatu larutan dari benda uji dalam air berupa agregat yang telah bercampur semen untuk jangka waktu tertentu. Base and Surface Course ASTM C 330-871987 Standard Specification for lightweight aggregate for structural concrete Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Nilai dinyatakan dalam satuan metrik yang digunakan sebagai standar. Netralisasi ini dilakukan dengan jalan menambahkan larutan asam secukupnya untuk menetralkan OH yang secara menerus akan terbebaskan selama berlangsungnya proses hidrasi dari semen.id/satminkal/balitbang/sni ) 26 .id dan www. kerikil. sifat fisis serta penggantian pasir alam.pu. Metode pengujian kadar rongga agregat halus yang tidak dipadatkan SNI 03-6877-2002 10 91. batu atau slag hasil penyaringan. Standar ini dimaksudkan untuk digunakan sebagai pegangan bagi produsen/ perencana dan pelaksanaan pekerjaan beton dalam menilai mutu agregat ringan yang memenuhi persyaratan.100. Spesifikasi ini mencakup ketentuan mengenai agregat ringan yang digunakan dalam pembuatan beton struktural dengan pertimbangan utamanya adalah ringannya bobot dan tingginya kekuatan. dan laju penguapan lingkungannya. ICS Standar Asing yang terkait 198.100.bsn. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup campuran beraspal. lapis pondasi.or. Surface Texture and Grading) Spesifikasi 201. Metode ini adalah untukmenentukan kadar rongga agregat halus dalam keadaan lepas (tidak dipadatkan). lapis pondasi atas dan lapis permukaan SNI 03-6388-2000 5 91. yang diakibatkan oleh kondisi suhu. Bila pengujian dilakukan pada agregat yang gradasinya diketahui. Bila pengujian permukaan terhadap agregat halus sesuai gradasi yang akan digunakan di lapangan.100. Metode pengujian susut kering mortar yang mengandung semen portland 199.10 ASTM C 596-89 : Test method for draying shringkage of mortar containing PC AASHTO T 211-90 Determination of Cement Treated Aggregate by the Method of Titration SNI 03-6824-2002 8 91. dan lapis permukaan.01 202. yang meliputi persyaratan mengenai komposisi kimia. kadar rongga merupakan indikator terhadap kemudahan pengerjaan suatu campuran.

Judul Standar Nomor Standar SNI 03-6819-2002 Ruang Lingkup Spesifikasi ini digunakan untuk memperoleh susunan gradasi agregat halus. ICS 93.Penerimaan atau penolakan bahan (material).id dan www. Jumlah Hal 7 No. Tata cara ini meliputi pengambilan contoh (sampling) agregat kasar dan halus ini digunakan untuk tujuan : .10 212.080. Tata cara penyiapan benda uji dari contoh agregat 208. Tata cara ini membahas ketentuan dan cara penyiapan benda uji agregat dari suatu contoh agregat benda uji yang dihasilkan mempunyai sifat sama dengan contohnya. Spesifikasi ini mencakup ketentuan mengenai agregat ringan yang digunakan dalam pembuatan batu cetak beton ringan untuk untuk pasangan dinding dan persyaratan yang meliputi komposisi kimia dan sifat-sifat fisis agregat ringan. Metode pengujian kuat lentur SNI 03-6451-2000 adukan semen hidraulik.100. Spesifikasi agregat halus untu SNI 03-6820-2002 pekerjaan adukan dan plesteran dengan bahan dasar semen 206. Spesifikasi agregat halus untuk campuran perkerasan beraspal 205.bsn. Metode pengujian kehalusan semen portland SNI 15-2530-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan kehalusan semen portland dengan cara penyaringan. Metode pengujian kekuatan tekan mortar semen portland untuk pekerjaan sipil SNI 03-6825-2002 Metode ini digunakan untuk menen-tukan nilai kekuatan tekan mortar pada umur tertentu yang digunakan untuk menentukan mutu semen portland.01 SNI 03-6889-2002 19 91.10 AASHTO 128-82 Finenes of hydraulic cement by the no. Metode ini digunakan untuk penentuan kuat lentur adukan semen hidrolik 10 91.id/satminkal/balitbang/sni ) 27 .100. 10 91.100.Pengendalian pelaksanaan lapangan .or. Metode pengujian berat jenis SNI 15-2531-1991 semen portland 211.080. Standar ini mencakup spesifikasi dari agregat halus yang akan digunakan untuk pekerjaan adukan dan plesteran dengan bahan dasar semen. Semen Metoda uji 209.10 10 91.30 ASTM C 331-94 (JASS 5) Specification for Ligtweigt Aggregate for Concrete Masonry Unit AASHTO T 248-98 Standar for Method of Reducing Field AASHTO D T 2-84 (1990) Standar Method of Sampling Aggregates Tata cara 207.Pengendalian produksi pada sumber persediaan .Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.Penyelidikan pendahuluan sumber potensial .pu.01 6. 18 91. 19 91.100 (150 µm) sieves ASTM C 188-84 Standard test method for density of hydraulic cement ASTM C 348-93 : Standard test method for flexural strength of hydraulic cement mortar ASTM C 106-84 Standar Methods of Sampling and Testing Compresive Strength of Hidraulic Cement Mortar ASTM C 109-86 Test for Compresive Strength of Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.10 14 91.20 Standar Asing yang terkait AASHTO T 176 – 73 Plastic Fines in Graded Aggregates and Soils by Use of the Sand Equivalent Test AASHTO M 29-78 Fine Agregates for Bituminous Paving Mixtures ASTM C 331-94 204. Spesifikasi agregat ringan SNI 03-6821-2002 untuk batu cetak beton pasangan dinding.100.100.go.10 210.100.100. Metode ini digunakan untuk menentukan berat isi semen portland. Tata cara pengambilan contoh agregat SNI 13-6717-2002 8 91.

10 SNI 06-2432-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan daktilitas dari bahan-bahan aspal.pu. Metode pengujian titik lembek SNI 06-2434-1991 aspal dan ter 15 75.140 219.140 SNI 06-2433-1991 13 75.100.140 AASATHO T 51-89 Ductility of Bituminous materials AASHTO T 48-89 Standard method of test for flash and fire points by clevelant open cup AASHTO T 53-8189 Softening point of asphalt (bitumen) and ter in ethylene glycol (ring and ball) AASHTO T 182-84 Coating and sripping of bitumen aggregate mixtures.id/satminkal/balitbang/sni ) 15 75.140 221. part II ASTM D 1754 Standadr test method for effect of head and air on asphaltic materials by thin film oven test part II AASHTO T 288-90 Specific gravity of . SNI 03-6412-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan kadar semen dalam contoh campuran segar tanah semen 10 91. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya titik lembek aspal dan ter yang berkisar (30-200)° C dengan cara Ring and Ball. Time Setting of Hidraulic Cement by Vicat Needle ASTM 191-82 Time of Setting of Hidraulic Cement by Vicat Needle ASTM C 204-86 Test For Primary Setting of Hiraulic Cement ASTM D 2901-93 : Standard test method for cement content of freshly mixed soil sement 214. Aspal Metoda uji 216. Metode pengujian daktilitas bahan-bahan aspal 217. Metode pengujian kehilangan SNI 06-2440-1991 berat minyak dan aspal dengan cara a 6 75. Metode pengujian kadar semen dalam campuran segar semen-tanah.go. 7. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. ICS Standar Asing yang terkait Hidraulic Cement Mortar 213. 16 91.id dan www.10 215.or.100.140 220.140 218. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya angka kelekatan agregat terhadap aspal. 14 75. Metode pengujian waktu ikat SNI 03-6827-2002 awal semen portland dengan menggunakan alat vicat untuk pekerjaan sipil. AASHTO T 131-81 Standar Methods of Sampling and Testing. Metode ini digunakan untuk menentukan besaran titik nyala dan titik bakar bahan aspal dengan Cleveland Open Cup. Metode pengujian titik nyala dan titik bakar dengan cleveland open cup.10 AASHTO T 129-81 Standar Methods of Sampling and Testing Normal Consistency of Hidraulic Cement ASTM C 187-74 Test for Normal Consistency of Hidraulic Cement.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 28 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.100. Metode pengujian konsistensi SNI 03-6826-2002 normal semen portland dengan alat vicat untuk pekerjaan sipil Metode ini digunakan untuk menentukan nilai konsistensi normal semen portland yang digunakan untuk mencantumkan mutu semen portland. Metode ini digunakan untuk menentukan nilai waktu ikat awal semen Portland yang digunakan untuk menentukan mutu semen Portland. Metode pengujian kelekatan agregat terhadap aspal SNI 03-2439-1991 11 75. Metode pengujian berat jenis SNI 06-2441-1991 Metode ini untuk menentukan berat jenis aspal padat aspal padat dan ter dengan piknometer.bsn. Metode ini digunakan dalam pelaksanaan pengujian kehilangan berat minyak dan aspal dengan cara pemanasan dan tebal tertentu yang dinyatakan dengan berat semula. 18 91.

140 AASHTO T 49-03 Standard method of test for plash and fire points by cleveland open cup AASHTO T 78-80 Standard method of sampling and testing destilations of cutback asphaltic (bituminous) product s AASHTO T 55-78 Water in petroleum product and bituminous materials by destilation part 11 Laboratory Handbook 1994 The testing of bituminous mixture determination of soluble binder with hot extraction.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.140 229. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. 230.140 228.140 13 75. Metode pengujian fraksi aspal SNI 06-2488-1991 cair dengan cara penyulingan Metode ini digunakan untuk memisahkan fraksi aspal cair berdasarkan perbedaan titik didih dengan cara penyulingan. Metode pengujian aspal emulsi tertahan saringan no.id/satminkal/balitbang/sni ) 29 . SNI 03-3645-1994 11 75.140 231.bsn. Metode pengujian kadar beraspal dengan cara ekstraksi menggunakan alat soklet SNI 2490 : 2008 SNI 03-3640-1994 Standar ini menetapkan cara uji kadar air dalam produk minyak dan bahan yang mengandung aspal (RC. method by soxlet extraction AASHTO T 59-82 (1982) Testing emulsified asphalts AASHTO T 59-90 Testing emulsified asphalts AASHTO T 59-82 (1982) Testing emulsified asphalts AASHTO T 59-82 (1982) Particle charge of emulsified asphalt AASHTO T 59-82 (1982) Coating ability and water resistance test BS.id dan www.140 SNI 03-3642-1994 12 71.140 224. Metode ini digunakan untuk mengetahui persentase pelekatan aspal emulsi terhadap agregat dan ketahanan terhadap air. 227. Cara uji kadar air dalam produk minyak dan bahan mengandung aspal dengan cara penyulingan 225. Metode pengujian penetrasi bahan . 12 75. 14 71. Metode ini adalah untuk memisahkan aspal dari bahan pelarut.go. Metode pengujian jenis SNI 03-3644-1994 muatan partikel aspal emulsi.or.080.pu. Metode pengujian pelekatan dan ketahanan aspal emulsi terhadap air. SC) dengan penyulingan (distillation).140 232. 13 75. Metode pengujian kadar residu aspal emulsi dengan penyulingan SNI 03-3641-1994 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar air aspal emulsi.140 226. Metode pengujian kadar air aspal emulsi. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya partikel aspal emulsi. Metode pengujian kekuatan SNI 03-6440-2000 Metode ini digunakan untuk pengujian 18 75.20. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar aspal dalam campuran beraspal dengan cara ekstraksi menggunakan alat soklet. MC. Metode ini digunakan untuk mengetahui persentase kadar residu aspal emulsi Metode ini digunakan untuk menentukan bagian aspal emulsi yang tertahan saringan No. pada rentang kadar air antara 0% dan 25% terhadap volume. 1991 BSD 1993/1991 Draft For Development Recovery Of Bitumen Binders By Dichloromethane Extraction (Rotary Fil Evaporator Method) DD 193 AASHTO T 202-90 223. Metode pengujian pemulihan SNI 03-4797-1998 aspal dengan alat penguap Putar. 20. 19 93. 11 75.bahan bitumen SNI 06-2456-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya penetrasi bitumen. SNI 03-3643-1994 11 75.01 13 71. ICS Standar Asing yang terkait semi solid bituminous material 222. sehingga dapat digunakan kembali.140 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.

080.bsn. T 240.go. SNI 06-6441-2000 234. menggunakan alat Brookfield Termosel Jumlah Hal No. Metode penentuan kadar parafin lilin dalam aspal SNI 03-3639-2002 12 75.140 10 75.or. persiapan peralatan.140 ASTM D 4402-95 Standar Test Method for Viscosity Determinations of Unfilled Asphalts using the Brookfield Thermosel Apparatus AASHTO TP 5. Lingkup pengujin mencakup : persiapan contoh uji.21 239. ICS Standar Asing yang terkait Standar Method of Test for Viscosity of Asphalts by Vacuum Capillary Viscometer 9 75.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.20 238.20 240.080. Metode pengujian ini membahas tentang ketentuan.140 AS 2891. Metode pengujian pengendapan aspal emulsi SNI 03-6828-2002 Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya persentase aspal emulsi yang mengendap (jenis anionik dan kationik dan tidak mengandung minyak). T 40.12. Metode pengujian titik nyala aspal cair dengan alat tag open cup SNI 03-6722-2002 7 93. 16 75. Metode pengujian ini membahas tentang ketentuan. cara uji. MP I. TPI.080.pu.3º(200º) AASHTO T 59-82 (1982) ASTM D 6930 Standadr test method for settlement and storage stability of emulsified asphalts AASHTO T 59-82 236. persiapan peralatan. Metode penentuan sifat regangan tekan permanen campuran beraspal dengan pengujian rangkak dinamis SNI 03-6476-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan modulus geser dinamis dan sudut phase aspal dengan alat penguji geser dinamis menggunakan pelat uji pararel untuk aspal yang mempunyai nilai modulus geser dinamis dari 100 Pa sampai 10 Mpa pada suhu (5-85) ° C Metode ini digunakan untuk penentuan akumulasi respon deformasi aksial campuran beraspal pada kondisi pengujian standar dapat dipakai untuk benda uji yang dipadatkan di Laboratorium atau benda uji contoh inti yang didapat dari lapisan beraspal Metode ini digunakan untuk memperoleh kadar parafin lilin dalam aspal berdasarkan pemisahan dengan pelarut-pelarut tertentu.1 Method 12. Lingkup pengujin mencakup : persiapan contoh uji. Metode pengujian viskositas aspal minyak dengan alat brookfield termosel.000 poises Metode ini mencakup prosedur pengukuran viskositas apparen aspal minyak pada temperatur (38-260) 0 C. dan pelaporan. dan pelaporan. Metode pengujian kekentalan aspal cair dan aspal emulsi dengan alat saybolt SNI 03-6721-2002 10 93.1 : Determination of the Permanent Compressive Strain Characteristic of Asphalt-Dynamic Creep Test DIN 52015-1995 Shell method series 45/53 Determination of parafin wax AASHTO T 72-90 Standard Methods of Test for Saybolt Viscosity AASHTO T 79-88 Standard Method of Test for Flash Point with Tag Open Cup Apopratus for Use with Materials Having a Flash Less Than 93.140 237. 11 93.20 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.id/satminkal/balitbang/sni ) 30 . PP 6 ASTM E 220 233. cara pengujian titik nyala aspal cair dengan Tag Open Cup. cara uji. PPI. Metode pengujian sifat reologi aspal dengan alat reometer geser dinamis (rgd) SNI 03-6442-2000 235. cara pengujian kekentalan aspal cair dan aspal emulsi dengan alat saybolt. Metode pengujian kadar SNI 03-6829-2002 Metode ini digunakan untuk mengetahui 11 93.080.036 poises hingga lebih dari 200.id dan www. Judul Standar aspal dengan viskometer pipa kapiler hampa Nomor Standar Ruang Lingkup kekentalan aspal menggunakan viskometer pipa kapiler hampa pada suhu 60° C dan dapat digunakan untuk bahan-bahan lain yang memiliki kekentalan dalam rentang 0.

Lingkup pengujin mencakup : persiapan contoh uji.080. Metode ini digunakan untuk mengukur pengaruh panas dan udara pada lapis tipis aspal semi padat yang diputar Jumlah Hal No.id/satminkal/balitbang/sni ) 31 .080.080.20 250. Metode pengujian berat jenis maksimum campuran beraspal SNI 03-6893-2002 Metode pengujian ini membahas ketentuan dan prosedur pengujian noda bahan-bahan aspal yang hanya berlaku untuk aspal yang dihasilkan dari petroleum dan seharusnya tidak digunakan terhadap aspal alam yang mengandung bahan tetap yang tidak larut dalam xylen.50. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya persentase pelekatan aspal emulsi terhadap agregat (aspal emulsi yang diuji adalah tipe lambat mengendap. 241. Metode pengujian noda untuk aspal minyak SNI 03-6885-2002 248. Metode pengujian SNI 03-6834-2002 konsistensi aspal dengan cara apung 245.080.080.1 Method 13. persiapan peralatan.id dan www.pu.20 10 93. Metode pengujian kerusakan campuran aspal emulsi dengan semen.20 AASHTO T 59-82 (1982) 243.20 93.080.20 93.20 249.go.20 247. 11 93. diantaranya dengan 10 93.T.20 AASHTO D T 11183 (1990) AASHTO T 50-81 AASHTO D T 24087 Effect of Heat Air on a Moving Film of Asphalt (Rolling Thin Film Oven Test) AS 2891. dan pelaporan. Standar ini digunakan untuk menentukan kelarutan aspal polimer dan aspal modifikasi dalam toluen dengan menggunakan alat sentrifus. 3787 (1990) Standar Method of Spot Test of Asphaltic Materials AASHTO T 209-90 Standard Method orf Test for Maximum Zspecific Grafity of Bituminous Paving Mixtures AASHTO T 164-90 246.080. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup besarnya kadar residu aspal emulsi (aspal yang diuji jenis kationik dan anionik) Metodeini digunakan untuk menentukan besarnya persentase kerusakan campuran aspal emulsi dengan semen (aspal emulsi kationik dan anionik tipe lambat mengendap. Metode Pengujian ini membahas ketentuan dan cara pengujian untuk menentukan konsistensi aspal dengan cara apung.20 AASHTO T 59-82 (1982) residu aspal emulsi dengan cara penguapan. Metode pengujian ini untuk menentukan kandungan bahan mineral dalam aspal padat.080. Metode penentuan modulus resilien campuran beraspal dengan cara tarik tak langsung SNI 03-6836-2002 Metode ini digunakan untuk penentuan modulus resilien campuran beraspal di Laboratorium dengan cara tarik tak langsung dengan pembebanan berulang. ICS Standar Asing yang terkait (1982) 9 93. 242.100 ASTM D 5546-01 Standard test method for Solubility Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. SNI 03-6830-2002 SNI 03-6831-2002 10 93. Metode pengujian ini membahas tentang ketentuan cara pengujian berat jenis maksimum campuran beraspal yang tidak dipadatkan. tipe mengendap sedang).13. Metode pengujian SNI 03-6835-2002 pengaruh panas dan udara terhadap lapisan tipis aspal yang diputar 4 11 11 93. Metode pengujian kandungan SNI 03-6833-2002 bahan an-organik atau abu dalam aspal 244. semi padat atau cair. Bagian yang mengendap dapat diuji karakteristik bila perlukan. Metode pengujian kadar aspal dan campuran beraspal dengan cara sentrifus SNI 03-6894-2002 12 93.080. Metode pengujian pelekatan aspal emulsi terhadap agregat m .00 Metode pengujian ini membahas ketentuan cara uji pemisahan aspal dan penentuan kadar aspal dari campuran beraspal dengan cara sentrifus agregat yang diperoleh dengan cara ini dapat digunakan untuk pengujian analisa saringan menggunakan SNI 03-1968-1990. Bagian yang larut dalam toluen menggambarkan mengikat aktif.1 Determination of the resilient modulus of asphaltIndirect tensile method AASHTO TD. cara uji. Cara uji kelarutan aspal modifikasi dalam toluen dengan alat sentrifus SNI 7461 : 2008 12 91.or.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.bsn.

Spesifikasi ini berisi persyaratan aspal dan agregat yang akan digunakan untuk daleman aspal satu lapis (BURTU) dan dan daleman aspal dua lapis (BURDA) 8 75.go. Spesifikasi bahan laburan aspal satu lapis (burtu) dan bahan laburan aspal dua lapis (burda) SNI 03-6750-2002 10 93. yang dihasilkan dengan cara melarutkan aspal dengan distilat hasil pengilangan minyak bumi yang sesuai (seperti minyak tanah). Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup menggunakan spektroskopi infra merah.140 AASHTO M 81-90 254. Spesifikasi ini menetapkan persyaratan teknis aspal emulsi anionik yang digunakan dalam konstruksi perkerasan jalan. Spesifikasi 251.080. Spesifikasi bahan pengisi untuk campuran beraspal SNI 03-6723-2002 7 93.20 256.20 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi aspal cair tipe penguapan sedang SNI 4799 : 2008 253.id dan www.080.080.pu.080.or.id/satminkal/balitbang/sni ) 32 . dan lain-lain. yang akan digunakan sebagai bahan dalam pekerjaan pengaspalan jalan. Spesifikasi ini memuat persyaratan teknis yang harus dipenuhi bahan pengisi tambahan yang dipakai pada campuran beraspal. uji abu.20 AASHTO M 17-95 Standar Specification for Bituminous Paving Mixtures AASHTO M 140-88 Standar Specification for Emulsifield Asphalt AASHTO M 20-70 Penetration Graded Asphalt Cement AASHTO M-208-87 Cationik Emulsifield Asphalt ASTM D 140 -93 Standar Practise for Sampling Bituminous Materials ASTM D 346 Practiice for Collection and Preparation of Coke Samples for 255.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Spesifikasi aspal emulsi kationik SNI 03-4798-1998 Spesifikasi ini untuk mendapatkan mutu aspal emulsi kationik yang memenuhi persyaratan fisis untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jalan. Spesifikasi ini untuk mendapatkan mutu aspal yang memenuhi persyaratan fisis untuk perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.140 AASHTO M 208-87 Standar Spesification For Transportation Materials And Method Of Sampling And Testing ASTM D. bila ada menjadi tanggung jawab pengguna. mikroskop. Spesifikasi aspal cair penguapan cepat SNI 03-4800-1998 Spesifikasi ini digunakan untuk menilai mutu hasil pengilangan minyak bumi yang berupa liquid (larutan). tempat penyimpanan atau saat pengiriman0 11 93.140 7 75.bsn. Spesifikasi aspal emulsi SNI 03-6832-2002 9 93. ICS Standar Asing yang terkait 252.2397-79 Standar Spesification For Cathionic Emulsifield Asphalt AASHTO M 81-90 Jumlah Hal No. Standar ini tidak mencantumkan semua yang berkaitan dengan keselamatan kerja dan kesehatan kerja.20 Tata cara 257. Tata cara pengambilan contoh aspal SNI 03-6399-2000 Tata cara ini digunakan untuk pengambilan contoh aspal di Pabrik. 8 75.

1 Sample Preparation Compaction of Asphalt Test Specimens Using a Gyratory Compactor AASHTO D T 1721990 Standard Recommended Practice for Bituminous Mixing Plant Inspection AASHTO D 9791994 Standard Practise for Sampling Bituminous Paving Mixtures AASHTO T 170-90 Standar Method of Test for Recovery of Asphalt from Solution by Abson Method 258. Tata cara pengambilan contoh campuran beraspal SNI 03-6890-2002 Tata cara ini memuat wewenang dan tugastugas pengawas di lokasi pengolah campuran beraspal. Tata cara ini membahas tentang ketentuan cara pengambilan contoh campuran beraspal yang digunakan sebagai bahan perkerasan 14 91. Tata cara pemeriksaan pengolah campuran aspal SNI 03-6838-2002 8 93.040 267. dan dimaksudkan untuk mensimulasi proses pelapukan akibat oksidasi bahan pengikat aspal selama masa pelayanan. Metode pengujian kuat geser kayu di laboratorium SNI 03-3399-1994 Metode ini digunakan untuk menentukan nilai kuat tarik sejajar serat dan tegak lurus serat kayu. Metode pengujian kuat tarik kayu di laboratorium 266.080.080.040 ASTM D 143 – 83 Standard method of testing small clear specimens of timber ASTM D 143 – 83 Standard method of testing small clear specimens of timber ASTM D 143-83 Standard methods .040 SNI 03-3400-1994 11 79. Metode pengujian kuat SNI 03-3958-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan tekan kayu di laboratorium nilai kuat tekan kayu.2.id dan www. pekerjaan dan sama sekali tidak untuk membebaskan kontraktor dari tanggung jawabnya dalam menghasilkan campuran yang sesuai dengan kontrak.20 Standar Asing yang terkait Laboratory Analysis ASTM D 4311-96 Standar Practice for Determining Asphalt Volume Correction to a Base Temperatur AS 2891. pembagian cara perempatan dan pengkondisian campuran beraspal di laboratorium sebelum pengujian berdasarkan kinerja Tata cara ini meliputi percepatan pelapukan (oksidasi) aspal oleh tekanan udara dan suhu yang ditingkatkan dalam tabung pelapuk bertekanan.go. Judul Standar Nomor Standar SNI 06-6400-2000 Ruang Lingkup Tata cara ini menyediakan tabel faktor koreksi volume aspal yang dapat mengkonversikan volume aspal berbagai temperatur ke volume temperatur standar. Tata cara penyiapan contoh uji pemadatan benda uji campuran beraspal dengan menggunakan alat pemadat gyratori 262. Metode ini digunakan untuk menentukan nilai kuat geser sejajar serat kayu 16 79.080. berlaku berbagai jenis aspal kecuali aspal emulsi Tata cara ini mencakup penyiapan contoh uji campuran. ICS 93. Kayu Metoda uji 265.080. Tata cara penentuan koreksi volume aspal terhadap volume pada temperatur standar 259.30 5 93.1 Sample Preparation-Mixing.20 8.2.20 261.pu.id/satminkal/balitbang/sni ) 15 79. Quartering and Conditiioning of Asphalt in the Laboatory ASTM D 6521 Standar practice for accelerated aging of asphalt binder using a pressurized aging vessel (PAV) AS 2891. Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 33 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Tata cara penyiapan contoh SNI 06-6472-2000 uji pencampuran pembagian cara perempatan dan pengkondisian campuran beraspal di laboratorium untuk pengujian berdasarkan kinerja 260.bsn. Tata cara ini mencakup pemadatan benda uji campuran beraspal menggunakan alat pemadat Gyratori Jumlah Hal 10 No.080. Tata cara mempercepat SNI 03-6837-2002 pelapukan aspal dengan menggunakan tabung pelapuk bertekanan 6 75.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tugas-tugas tersebut ditetapkan untuk menjamin pemenuhan pekerjaan kontraktor terhadap kontrak.20 SNI 03-6888-2002 263.100.140 12 93.20 264. 10 93. Tata cara pemulihan aspal dari larutan dengan cara abson SNI 03-6895-2002 Tata cara ini meliputi ketentuan dan prosedur cara pemulihan aspal dari larutan yang berasal dari hasil ekstraksi dengan cara Abson.or.

060. Metode pengujian modulus geser kayu konstruksi berukuran struktural SNI 03-3973-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan kuat tekan dan modulus elastisitas tekan kayu konstruksi yang dipakai untuk komponen struktur bangunan 17 79.pu.040 271.or.01 275.id dan www.040 12 79. dan kayu lapis yang berbahan dasar kayu lainnya. Metode pengujian kuat cabut paku di laboratorium 276. Metode ini mencakup ketentuan dan cara uji 12 21. 18 79.040 274.040 269. papan bahan serat teratur dan komposit venir. Metode pengujian kuat lentur SNI 03-3975-1995 kayu konstruksi berukuran struktural Metode ini digunakan untuk menentukan nilai kuat lentur dari kayu konstruksi berukuran struktural. Metode pengujian SNI 03-6842-2002 Metode ini mencakup ketentuan dan cara uji cabut paku. dengan benda uji kecil bebas cacat untuk jenis kayu kering udara dan hasilnya digunakan oleh perencana.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Metode pengujian modulus elastisitas lentur kayu di laboratorium. 270.040 SNI 03-3974-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan nilai modulus geser dan kelas kuat kayu. Metode pengujian kuat belah kayu di laboratorium SNI 03-6840-2002 SNI 03-6841-2002 277.go. papan wapel. 12 79. Metode pengujian kuat tarik panel kayu struktural SNI 03-6448-2000 Metde ini digunakan untuk penentuan sifat tarik panel struktural dan dipakai untuk kayu lapis.bsn. Metode pengujian kuat lentur kayu di laboratorium SNI 03-3959-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan kuat lentur kayu 16 79. Metode pengujian modulus elastisitas lentur kayu konstruksi berukuran struktural.040 SNI 03-3972-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan nilai modulus elastisitas lentur dan kelas kuat kayu 21 79. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. dengan benda uji kecil bebas cacat untuk jenis kayu kering udara dan hasilnya digunakan oleh perencana Metode ini mencakup ketentuan dan cara uji belah kayu tegak lurus serat.040 273.060. Metode pengujian modulus elastisitas tekan dan kuat tekan sejajar serat kayu konstruksi berukuran structural 272. SNI 03-3960-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan modulus elastisitas lentur kayu 16 79.id/satminkal/balitbang/sni ) 34 .040 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.50 13 79. 19 79. ICS Standar Asing yang terkait of testing small clear specimens of timber ASTM D 143-83 Standard methods of testing small clear specimens of timber ASTM D 143-83 Standard methods of testing small clear specimens of timber BS 5820-1976 Method of test for detrmination of certain physical and mechanical propertie of timber in structural sizes BS 5820-1976 Method of test for detrmination of certain physical and mechanical propertie of timber in structural sizes BS 5820-1976 Method of test for detrmination of certain physical and mechanical propertie of timber in structural sizes BS 5820-1976 Method of test for detrmination of certain physical and mechanical propertie of timber in structural sizes ASTM D 2395 Test Methods for Specific Gravity of Wood and Woodbase materials ASTM D 4442 Test Method for Direct Moisture Content Measurement of Wood and Woodbase Materials ASTM D 143-94 Method of testing small clear specimen of timber ASTM D 143-94 Method of testing small clear specimen of timber ASTM D 143-94 268.

kerapatan maupun kadar airnya. Metode ini mencakup ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi baik secar umum maupun teknis serta cara pengujian perkiraan berat jenis yang dilakukan yang dilakukan dengan mengukur secara cepat berat jenis benda uji yang berbentuk memanjang dengan penampang melintang yang seragam dan diketahui kadar airnya.pu. vinir dan bahan berkayu. Metode ini mencakup ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi baik secara umum maupun teknis serta cara pengujian berat jenis yang dilakukan dengan mengukur volume benda uji yang berbentuk teratur.bsn.040 - 282.go. Metode pengujian berat jenis batang kayu dan kayu struktur bangunan. Metode pengujian berat jenis SNI 03-6846-2002 kayu dan bahan dari kayu dengan tabung pengambang. ICS Standar Asing yang terkait Method of testing small clear specimen of timber 10 79. SNI 03-6849-2002 8 79. Metode ini digunakan untuk penentuan kadar air kayu. SNI 03-6850-2002 12 79. termasuk didalamnya yang mengandung perekat dan bahan-bah0an kimia aditif Jumlah Hal No. berat jenis ditentukan berdasarkan berat kering. dengan benda uji kecil bebas cacat untuk jenis kayu kering udara dan hasilnya digunakan oleh perencana. Metode ini mencakup ketentuan dan cara uji susut arah radial dan tangensial. SNI 03-6848-2002 7 79. Metode pengujian susut radial dan tangensial kayu di laboratorium 279. 12 79.id dan www. Metode pengujian berat jenis serpih kayu.040 - 283.040 - 284.040 ASTM D 4442-92 Direct Moisture Content Measurement of Wood and WoodBase Materials ASTM D 4933 Guide for Moisture Conditioning of Wood and WoodBase Materials Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.040 - 285.040 - 281. Metode ini mencakup ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi baik secara umum maupun teknis serta cara pengujian berat jenis yang dilakukan dengan mengukur volume dengan ketelitian yang tinggi dan tanpa pengeringan berbagai bentuk benda uji. Metode pengujian berat jenis kayu dan bahan dari kayu dengan cara pencelupan dalam air raksa SNI 03-6843-2002 Nomor Standar Ruang Lingkup kekerasan kayu dalam arah radial dan tangensial . kerapatan maupun kadar airnya.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Metode ini mencakup ketentuan yang harus dipenuhi baik secara umum maupun teknis serta cara pengujian berat jenis yang dilakukan dengan cara mengebor atau melubangi bagian struktur dari kayu yang sulit dilakukan dengan cara konvensional dengan perhitungan berdasarkan berat kering oven dan volume pada saat pengujian. Metode ini mencakup ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi baik secara umum maupun teknis serta cara pengujian berat jenis yang dilakukan dengan mengukur volume dengan ketelitian yang tinggi dan tanpa pengeringan berbagai bentuk benda uji. Metode pengujian berat jenis kayu dan bahan dari kayu dengan cara pencelupan dalam air. Metode pengujian berat jenis kayu dan bahan dari kayu dengan cara pengukuran 280. SNI 03-6847-2002 15 79. Judul Standar kekerasan kayu di laboratorium 278.id/satminkal/balitbang/sni ) 35 .or.040 SNI 03-6845-2002 13 79. Metode ini mencakup ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi baik secara umum maupun teknis serta cara pengujian berat jenis serpih kayu berdasarkan volume basah dan berat kering oven.040 ASTM D 143-94 Method of testing small clear specimen of timber - SNI 03-6844-2002 12 79. Metode pengujian pengukuran kadar air kayu dan bahan berkayu. dengan benda uji kecil bebas cacat untuk jenis kayu kering udara dan hasilnya digunakan oleh perencana.

1971 modular design guide The council for codes of practice british standards institution. Tata cara pengkondisian kelengasan kayu dan bahan berkayu SNI 2407 : 2008 SNI 03-3233-1998 SNI 03-6372-2002 294.080.060. Spesifikasi ukuran kayu SNI 03-2445-1991 untuk bangunan rumah dan gedung Spesifikasi ini bertujuan untuk mewujudkan pembuatan. tenaga dan waktu.020 79. 1985 part 403 Metoda uji 295. Spesifikasi kuda-kuda kayu balok paku tipe 30/6 SNI 03-2450-1991 11 91.or.50 9 91. Tata cara pengawetan kayu untuk bangunan rumah dan gedung 293. bahan-bahan dan papan buatan (panel) yang mengandung serat keyu dan partikel kayu.bsn. British standard code of practice CP 112 : part 2 : 1971 the structural use of timber - Tata cara 291. daun pintu kayu untuk bangunan rumah dan gedung 288. Jumlah Hal 22 No.040 37 15 ASTM D 4933-91 Standard Guide for Moisture Conditioning of Wood and WoodBase Material ASTM D 2915-94 Standard Practise for Evaluating Allowable Properties for Grades of Structural Lumber 28 79. venir komposit dan lapisan kayu.91. Judul Standar Nomor Standar SNI 03-6851-2002 Ruang Lingkup Metode ini menentukan sifat lentur potongan panel atau panel struktural yang berukuran sampai dengan (122 x 244) cm2 meliputi kayu lapis. menghemat bahan.020. British standard code of practice CP 112 : part 2 : 1971 the structural use of timber The council for codes of practice british standards institution.020 9. Air 21 13. papan lapis. Tata cara evaluasi besaran izin untuk klasifikasi mutu kayu struktural SNI 03-6881-2002 Tata cara ini memuat cara-cara pengecatan kayu yang berhubungan dengan udara luar dan penanggulangan kegagalan dalam pengecatan.01 SM. memproduksi dan melaksanakan di lapangan yang bertujuan untuk menghasilkan mutu kuda-kuda yang sama.080. kusen jendela kayu. Metode pengujian lentur panel kayu struktural Spesifikasi SNI 03-0675-1989 287. 9 87. tenaga dan waktu. ICS 79.080. Digunakan untuk meningkatkan keawetan kayu melalui pengawetan dengan kimia proses vacum tekan d00an rendaman. pemasangan. 11 91. Tata cara ini mencakup cara pengambilan contoh dan cara analisis untuk penyelidikan populasi tertentu dari kayu struktural yang dipilih secara mekanis. mudah dalam perencanaan dan pelaksanaan.060.060. Spesifikasi ukuran kusen pintu kayu.pu. serat barang-barang dari kayu yang menggunakan perekat. dan pengawasan pelaksanaan yang optimal Spesifikasi ini digunakan untuk menentukan ukuran kayu gergajian di pasaran sehingga memudahkan dalam pengerjaan dan menghemat pemakaian kayu bagi pemakai.20 Modular working group rersearch devison ministry of housing and local government.1 80 79. menghemat bahan. Metode pengujian kelindian SNI 06-2420-1991 Metode ini digunakan dalam menentukan Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 36 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.01 Standar Asing yang terkait ASTM D 2395 Test Method for Direct Moisture Content Measurement of Wood-Base Material 286. memproduksi dan melaksanakan di lapangan yang bertujuan untuk menghasilkan mutu kuda-kuda yang sama. Spesifikasi kuda-kuda kayu balok paku tipe 15/6 SNI 03-2449-1991 Spesifikasi ini digunakan dalam merencana.id dan www. Tata cara ini mencakup prosedur untuk mengkondisikan dan menyeimbangkan tingkat kadar air konstan pada kayu dan bahan berkayu. 15 91. yang meliputi metodologi statistik analisis dan penyajian serta cara penerapannya . Tata cara pengecatan kayu untuk rumah dan gedung 292. mudah dalam perencanaan dan pelaksanaan Spesifikasi ini digunakan dalam merencana.id/satminkal/balitbang/sni ) .go. papan serat teratur.20 289.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.20 290.

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. Judul Standar dalam air dengan titrimetrik Nomor Standar Ruang Lingkup kadar kelindian dalam air dengan cara titrasi asam basa dengan alat buret. Jumlah Hal No. ICS Standar Asing yang terkait Standard methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Alkalinity) SM, 1985 part 403 Standard methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Alkalinity) SM, 1985 part 402 Standard method for the examination of water and waste water 16th edition APHA, Washington DC (acidity) SM, 1985 part 402 Standard method for the examination of water and waste water 16th edition APHA, Washington DC (acidity) SM, 1985 part 421 F Standard methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Membrane electrode methods) SM, 1985 part 322 B Standard methods for the examination of water and waterwater, 16 th edition APHA, Washington DC. (Flame Photometris method) SM, 1985 part 325 A Standard methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC. (Atomic Absorption Spectrometris Method) SM, 1985 part 407 A Standard methods for the examination

296.

Metode pengujian kelindian dalam air dengan potensiometrik

SNI 06-2421-1991

Metode ini digunakan dalam menentukan besarnya kadar kelindian dalam air dengan metode potensiometrik dengan alat pH meter.

22

13.060.01 297. Metode pengujian keasaman dalam air dengan titrimetrik. SNI 06-2422-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar keasaman dalam air dengan cara titrasi asam basa dengan alat buret atau alat titrasi lain. 21

298.

Metode pengujian keasaman SNI 06-2423-1991 dalam air dengan potensiometrik.

Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar keasaman dalam air dengan Potensiometrik.

21

13.060.01 13.060.01

299.

Metode pengujian oksigen terlarut dalam air dengan elektrokimia.

SNI 06-2425-1991

Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Oksigen dalam air dengan Elektrometrik.

18

13.060.01

300.

Metode pengujian kalium dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom.

SNI 06-2427-1991

Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kadar Kalium dalam air dengan alat Spektrofotometer.

14

13.060.01

301.

Metode pengujian natrium dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom

SNI 06-2428-1991

Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kadar Natrium dalam air dengan alat Spektrofotometer.

14

13.060.01

302.

Metode pengujian klorida dalam air dengan argentometrik mohr.

SNI 06-2431-1991

Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kadar Klorida dalam air dengan Alat Argentometrik Mohr.

21

13.060.01

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

37

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. ICS Standar Asing yang terkait of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Argentomic Method) (ICS 13.060.50) SM, 1985 part 320 A Standard methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC. (Cold Vapor Atomic Absorption Method) SM, 1985 part 307 B Standard methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA Washington DC. (silver Diethylidthiocalbar mate method) SM, 1985 part 310 A, 303 A(ICS 13.060.50) Sm, 1985 part 510 B (ICS 13.060.50) APHA, AWWAWPCF Sm, 1985 part 427 Standard Method for the Examination of Water and Wastewater. 16 th APHA, AWWAWPCF 1985 Standard Method for the Examination of Water and Wastewater. 16 th idem SM, 1985 part 304

303.

Metode pengujian kadar merkuri dalam air atomisasi dingin alat spektrofotometer serapan atom.

SNI 06-2462-1991

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar kadar merkuri terlarut dan Merkuri total dalam air.

9

13.060.01

304.

Metode pengujian kadar arsen dalam air dengan alat spektro-fotometer secara pddk dalam piridin.

SNI 06-2463-1991

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Arsen dalam air dengan metode Perak Dietil Ditio Karbamat (PDDK) dalam piridin dengan alat spektrofotometer.

10

13.060.01

305.

306.

307.

SNI 06-2466-1991 Metode pengujian kadar kadmium dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara langsung Metode pengujian kadar fenol SNI 06-2469-1991 dalam air dengan alat spektrofotometer secara aminoantipirin. Metode pengujian kadar SNI 06-2470-1991 sulfida dalam air dengan alat ion selektif meter.

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Kadmium dalam air dengan alat spektrofotmeter serapan atom secara langsung. Metode ini digunakan untuk mengeta-hui besarnya kadar Fenol dalam air dengan metode Aminoantipirin dengan alat spektrofotometer. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Sulfida dalam air dengan metode elektroda dengan alat ion selektif

10

13.060.01

11

13.060.01

8

13.060.01

308.

Metode pengujian kadar kobal dalam air dengan alat spektrofotometer secara langsung.

SNI 06-2471-1991

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Kobal dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara langsung.

8

13.060.01

309.

310.

Metode pengujian kadar kobal dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon. Metode pengujian kadar kobal dalam air dengan alat spektro-fotometer serapan atom secara ekstraksi. Metode pengujian kadar sianida dalam air dengan alat ion selektif meter.

SNI 06-2472-1991

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Kobal dalam air dengan cara atomisasi dengan tungku karbon alat Spektrofotometer serapan atom. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Kobal dalam air dengan cara ekstraksi dengan alat spektrofotometer serapan atom. Metode ini digunakan untuk mengeta-hui besarnya kadar Sianida dalam air menggunakan metode elektroda dengan alat ion selektifmeter.

7

13.060.50

SNI 06-2473-1991

8

13.060.01

idem SM, 1985 part 303 B Standard Method for the Examination of Water and Wastewater. 16 th

311.

SNI 06-2474-1991

7

13.060.01

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

38

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. 312. Judul Standar Metode pengujian kadar selenium dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon. Metode pengujian kadar silika dalam air dengan alat spektrofotometer secara molibdatsilikat. Metode pengujian kadar amonium dalam air dengan alat spektrofotometer secara nessler. Metode pengujian kadar nitrat dalam air dengan alat spektrofotometer secara brusin sulfat. Metode pengujian kadar boron dalam air dengan alat spektrofotometer secara kurkumin. Metode pengujian kadar fluorida dalam air dengan alat spektrofo-tometer secara alizarin merah. Metode pengujian kadar ortofosfat dan fosfat total dalam air dengan alat spektrofotometer secara asam askorbat. Cara uji kebutuhan oksigen biokimiawi (bod) secara titrimetri. Nomor Standar SNI 06-2475-1991 Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Selenium dalam air menggunakan metode atomisasi tungku karbon dengan alat spektrofotometer serapan atom. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Silika dalam air secara molibdat silikat dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 410 nm. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar amonium dalam air secara Nessler dengan alat spektrofotometer. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Nitrat dalam air secara Brusin dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 410 nm. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Boron dalam air secara Kurkumin dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 540 nm. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Fluorida dalam air secara Alizarin merah dengan alat spektrofotometer Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Ortofosfat terlarut dan Fosfat total dalam air Vsecara asam Askorbat dengan alat spektrofotometer pada panjang gelombang 880 nm. Metode ini digunakan menentukan besarnya kadar Kebutuhan Oksigen Biokimiawi (KOB) dalam air berdasarkan selisih Oksigen terlarut sebelum dan sesudah pemeraman. Jumlah Hal 9 No. ICS 13.060.01 Standar Asing yang terkait idem SM, 1985 part 323 A, 304 idem SM, 1985 part 425 C idem SM, 1985 part 417 B idem SM, 1985 part 419 D Idem SM, 1985 part 405 A Idem SM, 1985 part 414 D idem SM, 1985 part 424 F SM, 1985 part 507 Standar methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC. (Oxygen Demand) Biochemical SM, 1985 part 505 A Standard methods for the Examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Organic carbon, CombustionInfrared Method) SM, 1985 part 509 A Standard methods for the examination of waste water, 16 th edition APHA, Washington DC. (Pesticides, Organochlorine Pesticide) SM, 1985 part 509

313.

SNI 06-2477-1991

9

13.060.01

314.

SNI 06-2479-1991

7

13.060.01

315.

SNI 06-2480-1991

7

13.060.01

316.

SNI 06-2481-1991

8

13.060.01

317.

SNI 06-2482-1991

7

13.060.01

318.

SNI 06-2483-1991

9

13.060.50

319.

SNI 06-2503-1991

7

13.060.01

320.

Metode pengujian kadar karbon organik total dalam air dengan alat kot-meter inframerah.

SNI 06-2505-1991

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Karbon Organik Total (KOT) dalam air denga0n pembakaran dan analisis inframerah.

8

13.060.01

321.

Metode pengujian kadar pestisida klor organik dalam air dengan alat kromatograf gas.

SNI 06-2508-1991

Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar pestisida Klororganik (BHC, PCB's, Dikloran, aldrin, Heptaklor, Epoksid Dieldrin, DDT, Endrin, Endosulfan, Methoksklor) dalam air secara kromatografi gas.

8

322.

Metode pengujian kadar

SNI 06-2509-1991

Metode ini digunakan untuk menentukan

29

-

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

39

Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI)
No. Judul Standar pestisida karbamat dalam air dengan alat kromatograf gas. Nomor Standar Ruang Lingkup besarnya kadar pestisida Karbamat (Sevin) dalam air secara kromatografi gas dengan alat kroma-tograf gas yang dilengkapi dengan Detektor Alkali Ionisasi Nyala (DAIN). Jumlah Hal No. ICS Standar Asing yang terkait C Standard Methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Pesticides, Bibliography) SM, 1985 part 509 C Standard Methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (Pesticides, Bibliography) SM, 1985 Part 312 A, 304 Standard method for the examination of water and waste water , 16 th edition APHA, Washington DC ( ChromiumAtomic, absorption spectrometric method), (determination of Micro quantities of alumunium, antimony, arsenic, barium, beryllium, cadmium, chromium, cobalt, cooper, iron, lead manganese, molybdenum, nickel, selenium, silver and tin by electrothermal atomic) SM, 1985 Part 313 A, 303 B Standard Methods for the examination of water and waste water, 16 th edition APHA, Washington DC (cooper, atomic adsorption spectrometric method), (determination of low concentrations of cadmium, chromium, cobalt cooper, iron, leada manganese, nickel, silver and zinc by chelation with ammonium pyrolidine

323.

Metode pengujian kadar pestisida fosfat organik dalam air dengan alat kromatograf gas.

SNI 06-2510-1991

Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar pestisida fosfat-organik (Diazinon, Dimethoate, Fosfamidon dan Fenintrotion) dalam air secara kromatografi gas dengan alat kromatograf gas yang dilengkapi detektor fotometrik nyala (DFN) pada filter optik 526 nm Metode ini digunakan untuk menge-tahui besarnya kadar Krom dalam air secara atomisasi tungku karbon dengan alat Spektrofotometer Serapan Atom pada panjang gelombang 357,9 nm

8

13.060.01

324.

Metode pengujian kadar krom SNI 06-2513-1991 dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon.

8

13.060.01

325.

Metode pengujian kadar SNI 06-2515-1991 tembaga dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara ekstraksi.

Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Tembaga dalam air secara ekstraksi dengan alat Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) pada panjang gelombang 324,7 nm.

8

13.060.01

Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.or.id dan www.pu.go.id/satminkal/balitbang/sni )

40

chromium. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. (determination of micro quantities of alumunium. 1985 part 307 A. silver and tin by electrothermal atomic) APHA 1985 Standard Methods for the Examination of Water and Waste-water EPA. atomic adsorption spectrometric method). Metode pengujian kadar merkuri dalam air dengan alat merkurimeter SNI 06-2912-1992.1 Method for chemical analysis of water and waste water.01 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Metode pengujian kadar air SNI 06-2519-1991 timbal dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon. 304 Standard methods for the examination of water and waste water. cadmium. EPA method 245.bsn. nickel.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Washington DC. Metode pengujian ini untuk menentukan besarnya kadar Timbal (Pb) dalam air menggunakan alat Spektro-fotometer Serapan Atom Tungku Karbon Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Merkuri dalam air dengan alat Merkurimeter. barium. Metode pengujian kadar tembaga dalam air dengan alat spektrofotometer serapan atom secara tungku karbon.or. cooper.01 328.01 327. iron. antimony. 1974 Part 245. cobalt.C SM.060.id/satminkal/balitbang/sni ) 41 . 303 E Standard methods for the examination of water and waste water. ICS Standar Asing yang terkait dithiocarbamate (APDC) and Extraction into methyl isobutyl ketone (MIBK) SM. molybdenum. Washington DC (arsenic.060. 1985 Part 313 A. 9 13. 16 13. 16 th edition APHA.1. mercury EPA Washington D. 17 13. ( Cooperatomic absorption spectrometric method).01 329.go. 16 th edition APHA. arsenic.060.7 nm 9 13. lead.060. Metode pengujian kadar air arsen dengan alat spektrofoto-meter serapan atom secara natrium borohidrida SNI 06-2913 -1992 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Arsen dalam air dengan alat Spektrofotometer Serapan Atom Secara Natrium Borohidrida. selenium. (determination of arsenic and selemunium by convesion to their hydrides by sodium borohydride reagent and aspiration into an atomic 326. manganese. SNI 06-2516-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Tembaga dalam air secara atomisasi tungku karbon dengan alat Spektrofotometer Serapan Atom pada panjang gelombang 324. beryllium.id dan www.pu.

Washington DC.060. Metode pengujian jumlah bakteri koli tinja dalam air dengan tabung fermentasi SNI 06-3957-1995 Metode ini digunakan untuk mengetahui jumlah bakteri koli tinja dalam air dengan Tabung Fermentasi 27 13. Washington DC (Sulfite Iodometric Method) SM 1985 part 909 C Standard methods for the examination of water and waste water. 1985 part 1005 C.or. Metode pengujian jenis dan jumlah plankton dalam air SNI 06-3963-1995 Metode ini digunakan untuk memperoleh komposisi jenis dan jumlah individu plankton dalam air. 16 13. Metode pengujian kadar sulfit dalam air dengan titrimetrik SNI 06-3415-1994 Metode ini digunakan untuk menentukan kadar sulfit (SO3) dalam air dengan Titrimetrik. 17 13.01 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.060. Metode pengujian jenis dan jumlah hewan bentos SNI 03-3401-1994 Metode ini digunakan untuk memperoleh jenis dan jumlah individu hewan Bentos pada suatu perairan. 1985 part 1002 F.01 SM. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. 1985 Part 908 C Standard methods for the examination of water and waste water. 16 th edition APHA. 1005 D Standard methods for the examination of water and waste water. Washington DC (plankton.id dan www. Metode pengujian kadar SNI 06-4139-1996 Metode ini digunakan untuk mengetahui 11 13. Washington DC (multiple-tube fermentation technique for members of the coliform group fecal coliform MPN procedure) SM. 16 th edition APHA.060.01 332.060.060. Washington DC (membrane filter technique for members of the coliform group fecal coliform membrane filter procedure) SM. 27 13.01 333.pu. (benthic macroinvertebrates.060.bsn. Metode pengujian jumlah bakteri koli tinja dalam air dengan saringan membran SNI 06-3956-1995 Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya jumlah bakteri koli tinja dalam air dengan Saringan membran. 16 th edition APHA. 29 13.id/satminkal/balitbang/sni ) 42 . 16 th edition APHA. sample processing and analysis data evaluation and presentation) SM 1985 part 428 A Standard methods for the examination of water and waste water.01 335.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.2 Standard methods for the examination of water and waste water. counting techniques) Deutsche Norman 331. 16 th edition APHA. ICS Standar Asing yang terkait adsorption atomizer) 330.01 334.go.

060.01 339. Standard method for the examination of water and waste water ASTM D 559-89 Standard Test Methods for Wetting and Drying Compacted SoilCement Mixtures APHA Standar Methods for the Examination of Water and Wastewater 18 th APHA 1992 336.060. 14 13.bsn.2 Standard methods for the examination of water and waste water 16 th edition APHA Washington DC (Plankton. boden und gose DIN 4030 Alleninvenkauf der nomblater durch beuthverlrieb gmbh berlin SM. 17 13.060.01 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.060. Metode pengujian SNI 06-4140-1996 produktivitas primer dalam air dengan pengukuran oksigen terlarut Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya nilai produktivitas primer pada sumber air permukaan. Standard method for the examination of water and waste water ASTM. Metode pengujian kadar mangan dalam air dengan spektrofotometer secara persulfat SNI 06-4822-1998 Metode ini digunakan untuk menentukan kadar Mangan (0.id dan www.01 340.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Metode pengujian kadar SNI 06-4823-1998 Metode ini digunakan untuk menentukan 13 13. Jumlah Hal No.or. 10 13. Judul Standar karbon dioksida agresif dalam air secara titrimetrik Nomor Standar Ruang Lingkup besarnya kadar Karbon Dioksida Agresif dalam air.01 338. 18 13. I. Metabolic rate measurements) SM.042-15) mg/L Mn dalam air baku dan air limbah spektrofotometer pada panjang gelombang 525 nm. Standard method for the examination of water and waste water SM.060. Metode pengujian kadar khlorofil a fitoplankton dalam air dengan spektrofotometer SNI 06-4157-1996 Metode ini untuk memperoleh kadar khlorofil a fitoplankton dalam air yang berguna bagi semua pihak yang lingkup tugasnya meliputi penelitian dan pengukuran kualitas air.01 337. 1985 part 1002.01 341. 1982 16 th Edition Association Water pollution control Federation.060.id/satminkal/balitbang/sni ) 43 . 1992 18 th edition Edition Association Water pollution control Federation. Metode pengujian jumlah total bakteri golongan koli dalam air dengan tabung fermentasi SNI 06-4158-1996 Metode ini adalah untuk menguji jumlah total bakteri golongan koli dalam air yang berguna bagi semua pihak yang lingkup tugasnya meliputi penelitian dan pengukuran kualitas air 23 13. ICS Standar Asing yang terkait 1969 Part 40303 1969 Beurteilung Betonangreifende : wasser. 1981 SM. 1992 18 th edition Edition Association Water pollution control Federation.pu. Metode pengujian kadar karbon kloroform ekstrak dalam air secara gravimetri SNI 06-4159-1996 Metode ini adalah untuk memperoleh kadar karbon klorofom ekstrak dalam air yang berguna bagi semua pihak yang lingkup tugasnya meliputi penelitian dan pengukuran kualitas air.go.

060. perak nitrat.50 352.01 13. Judul Standar timah dalam air dengan alat spektrofotometer atom secara tungku karbon 342.bsn.060. SNI 03-6855-2002 6 14 14 11 13.01 344. 347. Metode pengujian kadar bakteri koli total dalam air dengan saringan membran SNI 03-6858-2002 Metode ini digunakan untuk mengetahui jumlah bakteri koli total dalam air 14 13.060. SNI 03-6853-2002 Metode perhitungan perbandingan adsorpsi natrium dalam air.011-4. dan metode elektroda selektif ion Metode ini digunakan untuk memper-oleh besarnya kadar Magnesium dalam air dengan Titrimetrik EDTA. Metode perhitungan SNI 03-6852-2002 natrium karbonat residu dalam air. SNI 03-6438-2000 15 13.pu.id/satminkal/balitbang/sni ) 44 . Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Mangan (Mn) dalam air 13 13.50 13.060.01 Jumlah Hal No. Metode pengujian kadar nitrit SNI 03-6857-2002 dalam air secara kolorimetri dengan pereaksi gries romeye Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Nitrit dalam air 13 13. 10 13. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya angka perbandingan Adsorpsi Natrium (PAN) dalam air. Metode pengujian magnesium SNI 06-2430-2002 dalam air dengan titrimetrik edta.01 345.60 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.01 13.01 353.50 351.060.060. Metode pengujian angka SNI 03-6859-2002 Metode ini membahas pengertian. Metode pengujian klorin bebas dalam air dengan spektrofotometer sinar tampak secara detil fenilindiamin (dfd) Metode pengujian bakteri besi dalam air dan dalam endapan yang dibentuk oleh air. ICS Standar Asing yang terkait Standard Methods for the Examination of Water 18 th Edition APHA 1992 Standar Methods for the Examination of Water and Wastewater 18 th Edition ASTM D 887 Practises for Sampling WaterFormed Deposite ASTM D 512-89 Standard Test Methods for Chloride Ion In Water AWWA 1954 SM.060. 1954 Standard methods for the examination of water and waste water SM.060. 1985 16 th edition Standard methods for the examination of water and wastewater APHA SM.50 350.060.id dan www. SNI 03-6439-2000 13 13.go.0) mg/L Mn dalam air minum menggunakan sinar tampak pada panjang gelombang 515 nm.or. 348. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar besi (Fe) dalam air 17 13. Metode pengujian kadar SNI 03-6854-2002 besi (fe) dalam air secara kolo-rimetri dengan thiocyanat Metode pengujian kadar mangan (mn) dalam air secara kolorimetri dengan persulfat . 1954 Standard methods for the examination of water and waste water APHA SM.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.060. Metode pengujian ion khlorida dalam air SNI 06-4824-1998 Nomor Standar Ruang Lingkup kadar timah pada daerah konsentrasi (20300) µg/L Sn spektrofotometer serapan atom dengan tungku karbon 224. Metode pengujian kadar nitrat SNI 03-6856-2002 dalam air secara kolorimetri dengan pereaksi nessler Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya kadar Nitrat dalam air 16 13. Metode ini digunakan untuk penentuan bakteri besi dengan pemeriksaan menggunakan mikroskup juga dapat untuk mengidentifikasikan jenis bakteri yang terdapat dalam air dan endapan yang dibentuk oleh air Metode pengujian ini mencakup penentuan ion klorida dalam air. 1985 16 th edition Standard methods for the examination of water and waste water AWWA 1954 SM. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya kadar Natrium Karbonat Residu (NKR) dalam air.060. Metode ini digunakan untuk menentukan kadar Klorin (0.060. 1985 16 th edition Standard methods for the examination of water and waste water - 343. air limbah dan air laut menggunakan filtrasi dengan merkuri.50 349. 346.6 nm.

60 13. Standar ini digunakan untukmengukur kadar amoniak pada rentang kadar antara 0. Metode pengujian fisik panel gipsum dan papan gipsum SNI 03-6434-2000 23 91.1-2000 Metode ini untuk menentukan berat jenis jenis epoksi-resin dan epoksi resin dan bahan pengeras. Metode pengujian untuk menentukan daerah lapisan seng paling tipis dengan cara dreece pada besi atau baja digalvanis SNI 06-6443-2000 Metode ini digunakan untuk penentuan daerah paling tipis dari lapisan seng yang ada pada besi atau baja dengan pencelupan pada tembaga sulfat untuk baja berbentuk tabung. 358. Cara uji kadar amoniak dalam air dengan elektrode selektif ion SNI 03-6876-2002 12 13.060. 15 77. Metode pengujian angka bau dalam air Cara uji kadar sulfida dalam air dengan iodometri SNI 03-6860-2002 SNI 06-6875-2002 10 9 13.03 mg/L NH3-N sampai dengan 1400 mg/L NH3-N dalam air minum. Metode Pengujian ini dapat digunakan untuk menganalisa angka bau dalam air alami sampai air limbah.or. NH4-N terlarut dalam air dengan elektrode selektif ion.100. Standar ini digunakan untuk menguji sulfida dalam contoh air yang kadarnya lebih besar dari 0. air permukaan. ICS Standar Asing yang terkait 354.140. Tata cara ini membahas masalah yang berhubungan dengan cara pengambilan yang meliputi pemilihan lokasi.220.45 SNI 06-2412-1991 10.10 .10 AASHTO T 68-82 (1976) Standard methods of tension testing of metalic materials ASTM C. penentuan frekuensi.50 - 357. Tata cara Tata cara pengambilan contoh dalam rangka pemantauan kualitas air pada suatu daerah pengaliran sungai Bahan lain Metoda uji Metode pengujian kuat tarik baja beton SNI 03-7016-2004 17 13.060. 355. Standard Test Method for Physical Testing of Gypsum Board Products and Gypsum Lath ASTM A 239-89 Standard Test Method for Locating the Thinnest Spot in a Zinc (Galvanized) Coating on Iron Steel Articles by the Preece Test (Copper Sulfate Dip) JIS K 7232 Testing Methods for Spesific of Epoxide 360. air limbah domestik dan air limbah industri. dapat digunakan untuk menguji angka rasa dalam benda uji air yang memenuhi ketentuan yang di isyaratkan dalam pengujian ini dan tidak berlaku untuk benda uji air limbah.080.40 362.060.617-87 (1987) Practice for capping cylindrical concrete specimen ASTM C 473-93. Metode pengujian berat SNI 06-6446.50 - 356. Metode pengujian hilang pijar bahan belerang untuk kaping SNI 03-4168-1996 11 71. baja tempa dan struktur baja lainnya dan perangkat keras pada pekerjaan pertanian 9 25.060. bahan pengeras Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 45 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.bsn.1 mg/L Standar ini menetapkan cara untuk menguji kadar amoniak.15 359. baja berbentuk pipa pelindung kabel listrik kaku.pu. SNI 07-2529-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya nilai kuat tarik baja beton dan parameter lainnya yang dapat digunakan dalam pengendalian mutu baja. cara pengambilan dan pemberlakuan contoh di lapangan dalam rangka pemantauan kualitas air. (RSNI T-02-2002-03) Jumlah Hal No.id/satminkal/balitbang/sni ) 13 83. Metode pengujian ini adalah untuk memperoleh nilai hilang pijar guna menentukan pemenuhan mutu bahan belerang untuk kaping guna meratakan bidang tekan benda uji Metode ini digunakan untuk pengujian fisik dari panel dan papan gypsum.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. cara uji dan laporan uji.go.060. Standar ini merupakan cara untuk menguji kadar sulfida dalam air dengan cara iodometri serta sumber berasal dari air dan air limbah.id dan www.10 361. baik yang keruh maupun yang warna. baja cor. Judul Standar rasa dalam air Nomor Standar Ruang Lingkup ketentuan-ketentuan.

ukuran dan klasifikasi SNI 03-6869-2002 Metode ini digunakan untuk menentukan sifat-sifat ukuran dan bentuk agregat termasuk tanah lempung. Prosedur tersebut mengikuti urutan sebagai berikut: analisis kimia dan pengujian fisik serta pengambilan contoh.bsn.30 368. Metode pengujian viskositas epoksi-resin dan bahan pengeras Metode pengujian cat bitumen sebagai lapis pelindung 364. SNI 06-6446.pu. Sand and Fillers Part 1 : Sampling.10 366.100 367.100. Size shape and classification ASTM C 618 (1986) Fly ash and raw or calcined natural pozzo land for use in portland cement concrete ASTM Standar C 403-38 Test method for time setting of concrete mixture by penetration resistance ASTM Standar C 260-86 Specification for air entraining admixture for concrete ASTM C 920-79 ASTM C 639-83 Standard test method for.040 365. bentuk. Spesifikasi Spesifikasi abu terbang sebagai bahan tambahan untuk campuran beton SNI 03-2460-1991 Tujuan spesifikasi ini adalah untuk memberikan persyaratan mutu abu terbang sebagai bahan tambahan dalam campuran beton sehingga didapatkan sifat-sifat khusus dari beton. sehingga didapatkan sifat-sifat khusus dari beton yaitu kemudahan pengerjaan. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.2-2000 Metode ini digunakan untuk menentukan viskositas epoksi resin dan bahan pengeras dalam keadaan cair pada suhu kamar atau dilarutkan dalam pelarut SNI 06-6452-2000 Metode ini digunakan untuk pengambilan contoh uji dan pengujian cat emulsi bitumen yang digunakan sebagai cat pelindung dengan ketebalan yang cukup pada logam dan penutup atap SNI 03-6863-2002 Metode ini mencakup prosedur pengambilan contoh dan pengujian abu terbang dan pozolan alam atau pozolan buatan yang digunakan sebagai mineral pencampur dalam beton semen portland. SNI 03-3456-1994 9 91. kekedapan dan keawetan. Spesifikasi ini memuat persyaratan mutu bahan tambahan yang digunakan sebagai bahan tambahan campuran beton. 9 83. Metode pengambilan contoh dan pengujian abu terbang atau pozolan alam sebagai mineral pencampur dalam beton semen portland 22 91.30 370. ICS Standar Asing yang terkait Resins and Hardeners JIS K 7233 Testing Mehods for Viscosity of Epoxy Resin ASTM D4 for Bitumen Content ASTM D 140 Practice for Sampling Bituminous Materials ASTM Method Methods Test for Sampling and Testing Fly Ash and Raw and Calcined Natural Pozzolans for use as a Mineral Admixture in Portland Cement Concrete C 31194a BS 812 : Part I :1975 British Standard Methods for Sampling and Testing of Mineral Aggregates.go.100. pengerasan.080 9 87. Spesifikasi ini mencakup bahan-bahan yang diusulkan untuk digunakan sebagai bahan tambahan pembentuk gelembung udara yang ditambahkan ke dalam campuran beton di lapangan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. lanau dan debu. Spesifikasi ini dimaksudkan untuk memberikan persyaratan mutu bahan yang digunakan sebagai perapat celah sambungan antara komponen maupun pada elemen bangunan untuk penanggulangan kebocoran pada bangunan rumah dan gedung. 16 19.100. 15 91.id/satminkal/balitbang/sni ) 46 .id dan www.50 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi bahan tambahan untuk beton SNI 03-2495-1991 15 91.100. Rheological (flow) properties of elastometric 363. Spesifikasi bahan tambahan pembentuk gelembung udara untuk beton Spesifikasi bahan elastis perapat celah sambungan SNI 2496 : 2008 14 91.or.100.30 369. Metode pengambilan contoh uji.

100 379. pelaksana. Spesifikasi terak besi tanur tinggi granular untuk digunakan dalam beton dan mortar SNI 16-6485-2000 13 65. syarat lulus uji. Spesifikasi bahan bangunan bagian a (bahan bangunan bukan logam) SNI 03-6861.10 ASTM C 473. kapur butir. SNI 03-0090-1999 9 77.01 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. ASTM C 1012. pengambilan contoh.004 ASTM C 207-91 Standard Specification for Hydrated Lime for Masonry Purposes 10 91. ASTM C 441. kapur bongkah. ASTM C 114. ASTM C 125.10 376.140. ASTM D3665. SNI 03-6378-2000 374. ASTM C 150.120.150 378. Spesifikasi standar thermometer SNI 16-6421-2000 66 17.1-2002 Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana. Spesifikasi panel atau papan gypsum SNI 03-6384-2000 375.100.pu. syarat mutu. ASTM C 452. Spesifikasi timbangan yang digunakan pada pengujian bahan SNI 03-6414-2002 Spesifikasi ini meliputi persyaratan timbangan dan anak timbangan.or. ICS 19. langit-langit atau dinding penyekat dan mempunyai permukaan yang dapat didekorasi Spesifikasi ini meliputi semua jenis kapur kembang seperti kapur pecah. S. 371.bsn. Judul Standar Spesifikasi kapur untuk stabilisasi tanah Spesifikasi bronjong kawat Nomor Standar SNI 03-4147-1996 Ruang Lingkup Spesifikasi ini mencakup mutu dan persyaratan kapur yang harus dipenuhi untuk pekerjaan stabilisasi tanah. ASTM E 96.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tipe NA dan SA adalah kapur hidrat mengandung “bahan pembentuk gelembung udara”. 9 17.99 373. Spesifikasi kapur hidrat untuk keperluan pasangan bata.43-1963 372. yang digunakan untuk keperluan pengujian bahan-bahan konstruksi. ASTM C 204. memakai dan menilai mutu bahan bangunan bukan logam yang akan 201 77.1R-87 AASHTO M 231-90 Standard Specification for Weighing Devices Used in the Testing of Materials ASTM A. ASTM E 84. NA dan SA). penggunaannya dirancang untuk dinding. pada siar dan plesteran semen.10 Standar Asing yang terkait sealants AASHTO M 216-84 (90) Lime for soil stabilization AASHTO M 70-90 7 73.id/satminkal/balitbang/sni ) 47 . ASTM E 119 ASTM C 5-79 Standard Specification for Quicklime for Structural Purposes ASTM E 77 Test Method for Inpection and Verification of Thermometers ASTM E 344 Terminology Relating to Thermometry and Hydrometry ASTM 109/C109M. Spesifikasi ini meliputi panel atau papan gipsum.220 377. Spesifikasi kapur kembang untuk bahan bangunan SNI 03-6387-2000 7 91.100. pengawas lapangan dan yang berkepentingan dalam hal memilih. ACI 226.100.go. Jumlah Hal 9 No. Spesffikasi ini meliputi empat tipe kapur hidrat (tipe N. ASTM C 188. ASTM C 465. ASTM C 185. ASTM C 645. kapur gumpal dan kapur bubuk untuk bahan bangunan Spesifikasi ini mencakup termometer gelas berisi cairan dengan satuan derajat celsius atau fahrenheit yang sering digunakan pada metode pengujian untuk produk minyak bumi juga mencakup termometer skala pembanding yang rentangnya dapat diatur dalam satuan derajat celsius yang disyaratkan dalam metode pengujian. Spesifikasi ini meliputi tiga kelas kekuatan terak besi tanur tinggi granular halus sebagai bahan yang bersifat semen untuk digunakan pada beton dan mortar. ASTM C 430. Standar ini menetapkan dimensi bronjong kawat dan persyaratan bahan baku. pengemasan dan syarat penandaan bronjong kawat.id dan www. tambahan dinding dan sebagai bahan tambah untuk beton semen. tipe N dan S adalah cocok digunakan dalam adukan.

01 Standar Asing yang terkait 381. 27989 Standard Specification for Zinc-Coated (Galvanized) Steel Woven Wire Fence Fabric 11 91. jalan kereta api. tempat pengiriman dan gudang penyimpanan. ASTM C 110. 390. ASTM C 51. Spesifikasi ini meliputi berbagai desain anyaman. memakai dan menilai mutu bahan bangunan dari besi/baja yang akan digunakan dalam perkerjaan konstruksi SNI 03-6861.150. Tata cara ini digunakan untuk pengambilan contoh uji kapur hidrat dari berbagai ban berjalan (konveyor).id/satminkal/balitbang/sni ) 48 .100. pelaksana.140.100. dan campuran lain yang berpengaruh terhadap reaksi sifat pozolan kapur. penolakan. pengemasan dan penandaan batu gamping. 383. Spesifikasi kapur untuk campuran beraspal. pengawas lapangan dan yang berkepentingan dalam hal memilih. Judul Standar Spesifikasi bahan bangunan bagian b (bahan bangunan dari besi/ baja) Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal 329 No. kapur serta produk kapur yang 8 91. SNI 03-2408-1991 18 87.040 AASHTO M7090Standard Specification for White and Tinted Ready-Mix Oil Base paint ICI Paints 388.go.218-86 Sampling Hydrated Lime AASHTO T 218-86 ASTM C 50-86 Standard Methods of Sampling.01 ASTM :B 543-75 Specification for welded copper alloy tube 25 6 91. SNI 03-6866-2002 Spesifikasi ini meliputi saringan yang terbuat dari anyaman kawat yang dipasang pada suatu bingkai untuk pengujian yang teliti dalam pengklasifikasian material sesuai dengan ukuran butiran nominal 173 77. ASTM C 311. Spesifikasi pagar anyaman kawat baja berlapis seng SNI 03-6867-2002 386. memakai dan menilai mutu bahan bangunan dari logam bukan besi yang akan digunakan dalam perkerjaan konstruksi SNI 03-6862-2002 Standar ini mencakup spesifikasi peralatan yang diperlukan dalam pekerjaan pemasangan dinding bata.10 Aashto t.100. ASTM C 670 AASTHO D. SNI 19-6406-2000 8 91. Tata cara ini meliputi pengambilan contoh uji. Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis campuran cat siap pakai berbahan dasar minyak warna putih dan warna lain dari jenis alkyd resin untuk digunakan sebagai lapis penutup pada permukaan kayu dan logam di dalam dan di luar ruangan. Tata cara ini merupakan petunjuk teknis cara pengecatan logam yang baik dan benar serta cara penanggulangannya bila terjadi kegagalan dalam pengecatan. tiga jenis tingkat kekuatan tarik.2-2002 Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana. Spesifikasi bahan bangunan bagian c (bahan bangunan dari logam bukan besi) 382. pemeriksaan. pengemasan dan penandaan batu gamping. pemeriksaan. SNI 07-6892-2002 387.pu. Spesifikasi peralatan pemasang-an dinding bata dan plesteran. Spesifikasi ini mencakup pagar anyaman kawat baja berlapis seng yang digunakan pada tanah pertanian.bsn. SNI 03-6864-2002 Spesifikasi ini meliputi persyaratan dan kekuatan kapur yang akan digunakan untuk mengurangi pengaruh air yang terdapat dalam campuran aspal. Spesifikasi abu terbang dan pozolan lainnya untuk digunakan dengan kapur.020 389.220 91. SNI 19-6407-2000 7 91. 380. pelaksana. digunakan dalam perkerjaan konstruksi SNI 03-6861.100. pengujian ulang.120 385.or. dan klasifikasi berat pelapisan seng yang sesuai untuk pagar anyaman kawat.65 10 87. dan pagar sejenisnya yang mempunyai pola anyaman kawat horisontal dan vertikal atau lilitan yang membentuk pola segi empat terbuka.id dan www.10 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.M.3-2002 Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana.10 - AASHTO M 3031989 AASHTO D M 9282 Standard Specification for Wire-Cloth Sieves for Testing purposes ASTM C 50. ICS 77.140. Spesifikasi saringan anyaman kawat untuk keperluan pengujian 384. Tata cara Tata cara pengecatan logam Tata cara pengambilan contoh uji kapur hidrat Tata cara pengambilan contoh uji.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.10 12 77. Spesifikasi campuran cat siap pakai berbahan dasar minyak SNI 06-4827-1998 Spesifikasi ini mencakup abu terbang dan pozolan lainnya untuk digunakan bersama dengan kapur didalam adukan plastis. pengawas lapangan dan yang berkepentingan dalam hal memilih.

campuran bitumen dan jenis penahan air permukaan.1-2000 Spesifikasi ini mencakup penjelasan umum tentang sifat-sifat.id dan www.id/satminkal/balitbang/sni ) 49 . 14 91. 10 93. Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. jenis-jenis sambungan.140 - Spesifikasi ini membahas tentang bentuk dan ukuran.bsn. serta pertimbangan umum. Tata Cara ini mencakup merencanakan. Tata cara pengambilan contoh uji secara acak untuk bahan konstruksi SNI 03-6868-2002 Tata cara ini meliputi penentuan lokasi atau waktu yang tepat secara acak.160 ICOLD 57-1986 ASTM British Standards Institution 399. and Marking of Lime and Limestone Products 8 17. melaksanakan. pertanian dan dalam industri pemrosesan. fungsi.100. Metode perhitungan awal laju sedimentasi waduk Spesifikasi 396.2-2000 Spesifikasi ini mencakup penjelasan umum. persiapan dan pemasangan penahan air dari PVC dan karet logam. ICS Standar Asing yang terkait Inspection. Prosedur yang tepat untuk mengamankan contoh uji seperti diskripsi alat pengambilan contoh uji. dan menganalisis hasil-hasil studi metode uji antar laboratorium. Sumber daya air Bendungan Metoda uji 395.160 ICOLD Bull 55-1986 Bulletin 55-1986.1-2002 Standar ini mencakup tata cara pemasangan geotekstil sebagai filter dan transisi dalam 10 93. SNI 03-6737-2002 SNI 03-6381-2000 Metode ini digunakan untuk menghitung besarnya laju sedimentasi waduk.020 32 91. harus merujuk pada metode standar yang sesuai.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Jumlah Hal No. manometer yang telah dikalibrasi akan memberikan koreksi terhadap pembacaan/ pengukuran yang dilakukan. jenis-jenis sambungan. Tata cara kalibrasi manometer bourdon dengan alat dead weight tester SNI 19-6463-2000 393. Packing.or. struktur dan persyaratan. Tata cara penentuan suku bilangan yang signifikan terhadap nilai batas yang dipersyaratkan SNI 19-6408-2000 Tata cara ini bertujuan untuk menjelaskan metode-metode untuk mengklarifikasikan maksud dari nilai batas yang disyaratkan. 10 93. 392. serta pengujian praktis penahan air untuk sambungan SNI 03-6720. Spesifikasi bangunan ukur debit cippoletti 397. kinerja dan debit persatuan lebar dari bangunan ukur debit cipoletti Spesifikasi bahan SNI 03-6416.160 ICOLD 57-1986 : ASTM British Standards Institution 398.140 93. dimana pengambilan contoh bahan untuk konstruksi dapat dilakukan.go. dengan membandingkan nilai observasi atau nilai perhitungan dari sejumlah pengujian terhadap nilai batas yang disyaratkan untuk menentukan kesesuaiannya dengan spesifikasi. Tata cara pelaksanaan SNI 03-6865-2002 program uji antar laboratorium untuk penentuan presisi metode uji bahan konstruksi Tata cara ini meliputi petunjuk pelaksanaan dalam melakukan kalibrasi alat pengukur tekanan (manometer) jenis Bourdon. sambungan pada bendungan pemilihan jenis dan bahan.pu. pemasangan penahan air untuk sambungan Geotekstil-bagian 1 : tata cara desain geotekstil SNI 03-6416.020 AASHTO R 11-82 (1986) Standard Recommended Practice for Indicating Which Places of Figures are to be Considered Significant in Specified limiting Values - 391.01 B. 16 8 27. Judul Standar kapur serta produk kapur Nomor Standar Ruang Lingkup digunakan industri kimia.200 ASTM C 670 Practice for Preparing Precision and Bias Statements for Test Methods for Construction Materials ASTM D 3665 -93 Standard Practice for Random Sampling of Construction Materials 394. 16 93. serta spesifikasi beton bagian 1 : pemilihan bahan penahan air untuk sambungan pada bahan penahan air bendungan beton Spesifikasi bahan sambungan pada bendungan beton bagian 2 : pelaksanaan. 11.

geotekstil sebagai filter dan transisi dalam bendungan urugan. Geotextiles as filter and transitions infildams 400. 406. kriteria dan penggunaan geotekstil sebagai bidang permukaan geser.060 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Geotextiles as filter and transitions infildams 402. Bendung Tata cara Tata cara perencanaan umum bendung SNI 03-2401-1991 Tata cara ini digunakan untuk mendapatkan desain bendung yang memenuhi persyaratan hidraulik dan struktur serta persyaratan pelaksanaan secara benar dan aman sesuai pola pembangunan berwawasan lingkungan. ICS Standar Asing yang terkait Geotextiles as filter and traditions 9 93.id/satminkal/balitbang/sni ) 50 . bendungan urugan dan meliputi permasalahan konstruksi geotekstil dan persyaratan kekuatan serta ketahanan geotekstil. konstruksi. Tata cara pengontrolan sedimentasi pada waduk 93.2-2002 Tata cara ini mencakup pengukuran pengukuran lubang dan diameter lubang dan permeabilitas geotekstil permeabilitas geotekstil sebagai filter dan transisi dalam bendungan sebagai filter dan transisi urugan untuk memenuhi persyaratan dalam bendungan urugan permeabilitas geotekstil sebagai filter SNI 03-6720.160 ICOLD 1987 403. Geotekstil-bagian 2 : tata cara SNI 03-6720.160 ICOLD 56-1989 Sedimentation control for resevoir 404. kebisingan dan transportasi Tata cara pengendalian mutu bendungan urugan 29 93. SNI 03-1731-1989 17 93.2-2000 Tata cara ini digunakan sebagai pedoman dalam melakukan kegiatan pekerjaan terowongan. operasi dan pemeliharaan.id dan www.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tata cara ini digunakan dalam melaksanakan kegiatan desain.go. serta penghapusan bendungan dengan tujuan untuk menjamin keamanan bendungan dan lingkungannya.3-2000 Tata cara ini menguraikan dan memberikan rekomendasi supaya penerowongan dapat dilaksanakan dengan aman SNI 03-6465-2000 Tata cara ini memuat pedoman untuk melaksanakan program mutu selama konstruksi di lokasi konstruksi bendungan urugan (tanah atau batu) terutama untuk material urugan. Tata cara keamanan penerowongan untuk konstruksi sipil bagian 1 : perencanaan dan organisasi 44 93. SNI 03-6460.060 BS 6164-1982 : Safety in tunneling in the constructions industry 405. Tata cara Tata cara keamanan bendungan.060 18 93. 58 93. 408. 407. SNI 03-6460.3-2002 Standar ini mencakup tata cara desain Geotekstil-bagian 3 : tata cara pemasangan geotekstil yang digunakan sebagai filter dan geotekstil sebagai filter dan transisi dalam bendungan urugan dan transisi dalam bendungan meliputi uraian tentang penggunaan urugan geotekstil secara umum.or.160 ICOLD Bull 55-1986 Bulletin 55-1986. Judul Standar sebagai filter dan transisi dalam bendungan urugan Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.pu. Tata cara keamanan penerowongan untuk konstruksi sipil bagian 2 : bahaya darurat dan lingkungan kerja Tata cara keamanan penerowongan bagian : 3 komunikasi.1-2000 Tata cara ini mencakup rekomendasi tentang petunjuk praktis mengenai penerowongan yang memenuhi syaratsyarat keamanan penerowongan.060 BS 6164-1982 : Safety in tunneling in the constructions industry BS 6164-1982 : Safety in tunneling in the constructions industry ICOLD 56-1986 Quality control for filldams 38 93. tidak termasuk rekomendasi tentang penerowongan dengan pemotongan dan penutupan ataupun penerowongan dengan pipa yang dibenamkan maupun yang diterapkan dalam konstruksi dengan tujuan penambangan SNI 03-6460.140 12. terutama yang menggunakan peralatan mekanis dengan memperhatikan keselamatan dan keamanan kerja.bsn. prinsip-prinsip filtrasi.160 ICOLD Bull 55-1986 Bulletin 55-1986. SNI 19-6459-2000 Standar ini menetapkan Tata cara pengontrolan sedimen pada waduk yang meliputi pengendalian sedimen pada waduk berhubungan dengan desain bendungan. pengelolaan dan pemeliharaan bendungan. 401. 46 93.

id dan www. ICS 93.or. Metode ini digunakan dalam pemilihan lokasi pos duga air di sungai yang tidak terpengaruh oleh aliran yang dapat mempengaruhi kecermatan hubungan antara tinggi muka air dan debit dengan memperhatikan jenis tipe dan ukuran bangunan pos duga air yang akan dipakai. 409.20 BS 3680. SNI 03-2415-1991 413.140 USGS 1965. part 3. velocity area method.140 . Tata cara desain hidraulik tubuh bendung tetap dengan peredam energi tipe mdl Sungai Metoda uji Metode perhitungan debit banjir Metode pengukuran debit sungai dan saluran terbuka dengan alat ukur arus tipe baling-baling SNI 03-7043-2004 21 93.060 93.go. 26 93. Chapter 12. 412. Metode ini digunakan untuk menghitung debit sungai dan saluran terbuka yang tidak terpengaruh arus balik atau aliran lahar pada saat muka air rendah sampai tinggi. SNI 03-2819-1992 Metode ini digunakan dalam menentukan debit banjir rencana yang andal dan terpercaya dalam perencanaan bangunan air. 1964 Method of measurement of liquid flow in open channels. 410.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.140 31 93. Discharge rating a gauging station – Wt.I) 1980.120.bsn. - 414. 2 park ST.id/satminkal/balitbang/sni ) 418. Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya debit sungai/saluran terbuka dan lokasi yang tidak terpengaruh arus balik aliran lahar. manual of stream gauging - Metode perhitungan tiang SNI 03-2829-1992 Metode ini digunakan untuk mendesain tiang pancang beton pada krib di pancang beton pada krib di sungai yang Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang 51 Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. 56 93.060 - 13. Metode pengukuran debit sungai dan saluran terbuka dengan pelampung permukaan Metode pengukuran debit sungai dan saluran terbuka SNI 03-2820-1992 415. Judul Standar Tata cara perencanaan teknis bendung penahan sedimen Tata cara penetapan banjir desain dan kapasitas pelimpah untuk bendung Nomor Standar SNI 03-2851-1991 SNI 03-3432-1994 Ruang Lingkup Tata Cara ini digunakan dalam pelak-sanaan pemantauan gerakan horisontal batuan dan bangunan dengan alat Inklinometer Tata Cara ini digunakan untuk merencanakan pelindung tebing sungai dari pasangan batu agar tahan terhadap serangan arus dan hal-hal lain yang menyebabkan kerusakan tebing Standar ini digunakan untuk menentukan bentuk dan dimensi hidraulik tubuh bendung tetap dengan peredam energi tipe MDL dan kelengkapannya yang merupakan bagian dari bangunan air Jumlah Hal 38 13 No. vol II. British standard house.140 BS. untuk mendapatkan data kasar debit sungai dan saluran tersier. 33 93. Metode pemilihan lokasi pos duga air di sungai SNI 03-2526-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya debit sungai dan saluran terbuka yang tidak terpengaruh arus balik atau aliran lahar.140 - 36 93. 30 93. yang masih tertampung di dalam alur sungai atau saluran terbuka. part 3. 1964 part Method of measurement of Liquid Flow in open channels. SNI 03-2414-1991 416.pu.060 Standar Asing yang terkait 411. velocity area method. Book I. 2 park ST 417. Metode pembuatan lengkung debit dan tabel sungai/ saluran terbuka dengan analisa grafis SNI 03-2822-1992 Metode ini digunakan untuk pembuatan lengkung debit sungai/ saluran terbuka dengan analisis grafis untuk mendapatkan gambaran hubungan antara tinggi muka air dengan debit sungai/ saluran terbuka.140 - 30 17. british standards house.

428. Standar ini menetapkan tata cara pemasangan inklinometer dan pemantauan deformasi/pergerakan horisontal lapisan tanah/batuan dan atau lapisan tanah urugan suatu tanggul.140 - 21 93. 17 17. tubuh bendungan. SNI 3410 : 2008 17 93. pintu–pintu air sebagai pembagi debit pada bangunan bendung dan pengamatan terhadap elevasi tinggi muka air. Metode pengontrolan sungai SNI 03-6456. Metode ini mencakup penutupan alur penutupan alir sungai dan 26 93.or.id dan www. Metode ini digunakan untuk mengetahui besarnya debit sungai harian pada lokasi yang tidak terpengaruh oleh peninggian muka air atau aliran lahar.160 - 29 93.120.01 - 423. SNI 3411 : 2008 SNI 03-3412-1994 16 26 93. ICS Standar Asing yang terkait 420.220 - 422.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.120.pu.025. Judul Standar sungai 419. Metode pengukuran kecepatan SNI 03-3408-1994 aliran pada model fisik dengan alat ukur arus tipe baling-baling Tata cara pengukuran kecepatan aliran pada uji model hidraulik fisik (umh-fisik) dengan alat ukur kecepatan aliran tipe tabung pitot Tata cara pengukuran pola aliran pada model fisik Tata cara pengukuran tinggi muka air pada model fisik Metode perhitungan debit sungai harian SNI 3409 : 2008 17 ICS.go. tembok penahan tanah. 01 - 421. Metode pengukuran debit SNI 03-3413-1994 Metode ini digunakan untuk mengetahui puncak sungai dengan cara besarnya debit puncak sungai pada lokasi tidak langsung yang tidak terpengaruh oleh peninggian muka air atau aliran lahar. Tata cara pembuatan SNI 3965 : 2008 Standar ini menetapkan tata cara model fisik sungai pembuatan model fisik sungai dengan dengan dasar tetap dasar tetap untuk menirukan bentuk sungai berdasarkan data dan skala yang ditentukan guna menunjang perencanaan bangunan sungai misalnya sungai sebagai lalu lintas air. Metode ini digunakan untuk menentukan kecepatan aliran pada model fisik dengan dasar tetap menggunakan alat ukur arus tipe baling-baling.17. pola aliran serta kecepatan aliran sungai.2-2000 Metode ini membahas tentang metode pengontrolan sungai selama pelaksanaan sungai selama bendungan untuk memberikan ruangan kerja pelaksanaan konstruksi yang bebas dari air dan aman terhadap bendungan bagian 2 : banjir. Tata cara pemasangan inklinometer dan pemantauan pergerakan horisontal tanah SNI 3404 : 2008 Nomor Standar Ruang Lingkup aman dan berfungsi semestinya. 427.bsn.01 93.id/satminkal/balitbang/sni ) 52 . Metode ini digunakan untuk mengetahui tinggi muka air pada model fisik 17 91.220 ASTM D 2113-99 Standard practice for rock core drilling and sampling of rock for site investigation Jumlah Hal No.140 - 425.01.1-2000 Metode ini membahas tentang metode pengendalian sungai selama pelaksanaan selama pelaksanaan konstruks bendungan bagian 1 : konstruksi bendungan untuk memberikan pengenda-lian sungai selama ruangan kerja yang bebas dari air dan aman pelaksanaan konstruksi terhadap banjir bendungan Metode pengontrolan SNI 03-6456. 424.17. 426.160 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.01 - 22 93. pangkal jembatan serta bangunan teknik sipil lainnya untuk menjamin pemasangan inklinometer dan pengukuran/pembacaan yang benar agar diperoleh data pergerakan horisontal tanah atau batuan yang teliti.9 1.1 20. Metode ini digunakan untuk mengetahui pola aliran pada model fisik menggunakan zat pewarna dan benda apung. Standar ini menetapkan tata cara pengukuran kecepatan aliran pada uji model hidraulik fisik dengan tabung pitot untuk pengukuran kecepatan aliran air dan mendapatkan data kecepatan aliran pada model fisik.

or.go. 25 93. pemasangan. ASTM D 5242-92.010 - 434. ISO 772. Tata cara perencanaan umum krib di sungai Tata cara perencanaan teknik pelindung tebing sungai dari pasangan batu SNI 03-2400-1991 432.140 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. SNI 03-1724-1989 431. ISO 1100-1. Tata cara ini digunakan dalam menghitung tinggi muka air sungai sepanjang daerah hitungan tertentu berdasarkan debit yang telah ditentukan. ICS Standar Asing yang terkait 18 13. ISO 3846. Liquid flow measurement in open channelsVocabulary and Symbols ISO 3846.140 - 433. persyaratan pada saluran terbuka dengan bangunan ukur umum dan ketentuan dari Parshall flum dan parshall flum dan saniiri Saniiri Flum serta penyimpangan pada flum pengukuran debit untuk menentukan cara pengukuran debit pada saluran terbuka (khususnya saluran irigasi) pada kondisi aliran berubah lambat laun atau aliran langgeng/ tuna.140 ISO 5168 : 1978 28 93. 14.140 ASTM D 5130-90 Standard test method for openchannel flow measurement of water indirect by slope area method 25 93. Tata cara ini digunakan untuk merencanakan pelindung tebing sungai dari pasangan batu agar tahan terhadap serangan arus dan hal-hal lain yang menyebabkan kerusakan tebing.1-2000 Metode ini meliputi pemilihan tipe flum.140 - 20 93. konservasi dan silang) agar memenuhi persyaratan persyaratan hidrologi dan hidraulik. 435. 437. Tata cara Ini digunakan untuk menanggulangi kerusakan Sungai akibat arus dan dapat melestarikan bangunan di sungai. Tata cara pengukuran aliran SNI 03-6467.pu.id/satminkal/balitbang/sni ) 53 .060. Judul Standar bendungan pengelak 429.1-2000 Tata cara ini mencakup pengukuran aliran langgeng di sungai dan saluran terbuka benda cair pada saluran menggunakan ambang lebar horizontal terbuka dengan bangunan ujung hulu bulat ukur ambang lebar horizontal dan ujung hulu bulat Tata cara pengukuran SNI 03-6467. kemiringan langsung dengan metode muka iar dan koefisien kekasaran saluran kemiringan luas sebagai masukan pada perhitungan aliran berubah lambat laun Irigasi Metoda uji Metode pengukuran debit SNI 03-6455. 28 93.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.id dan www. 436. ISO 1100-1. dan bertujuan untuk melestarikan dan meningkatkan keandalan bangunan di sungai dan sungainya sendiri.140 - 37 93.99 - 430. ISO 772. menggunakan Parshall Flum dan Saniiri Flum Metode pengukuran debit SNI 03-6455.140 ASTM D 5242-92. Tata cara perhitungan tinggi muka air sungai dengan cara pias berdasarkan rumus manning SNI 2830 : 2008 17 93.bsn. pemeliharaan. Metode perhitungan debit andal air sungai dengan analisis lengkung kekerapan Tata cara Tata cara perencanaann hidrologi dan hidraulik untuk bangunan di sungai SNI 19-6738-2002 Nomor Standar Ruang Lingkup sungai dan tipe-tipe bendungan pengelak yang berkaitan dengan pelaksanaan konstruksi dan pengoperasiannya Metode ini digunakan untuk menghitung besarnya potensi debit air di sungai Jumlah Hal No. SNI 03-3441-1994 Tata cara ini digunakan dalam mendesain Bangunan disungai (bangunan pemanfaatan.2-2000 Metode ini digunakan untuk pengukuran debit di sungai atau saluran buatan pada pada saluran terbuka kondisi aliran katup atau berubah perlahan bangunan ukur ambang vmenggunakan Ambang V-rata rata 29 93.2-2000 Tata cara ini meliputi perhitungan debit (laju volume aliran) air pada saluran terbuka atau aliran air pada saluran sungai menggunakan karakteristik terbuka secara tidak penampang yang representatif.

020 ASTM D 19103-14 Annual book Of ASTM Standards. 1916 Race ST. 441. saluran masuk/pengarah. SNI 03-2527-1991 Metode ini bertujuan untuk menetapkan karakteristik akifer tertekan dan produktivitas suatu sumur.10 ASTM D 19108.5-2000 Metode ini digunakan untuk mengukur debit air dan air limbah. Metode ini digunakan untuk melaksanakan pembuatan suatu lubang bor yang baik untuk mendapatkan air tanah dengan alat 24 13. persyaratan umum dan ketentuan dari pelat orifice serta penyimpangan pengukuran debit dalam pipa dengan diameter dari 50 mm sampai 1200 mm dan bilangan Reynold untuk pipa kurang dari 3. konstruksi.3-2000 Metode ini digunakan untuk pengukuran aliran sempurna pada saluran terbuka dengan bangunan ukur ambang lebar empat persegi SNI 03-6455. part 4.10 445. Part 4. concrete and mineral aggregates. rongga udara. 25 13.120. ISO 1100-1. 020 54 . Metode ini digunakan dalam pengukuran tahanan jenis perlapisan batu atau tanah di bawah permukaan tanah dengan susunan elektroda Wenner.bsn. Metode ini meliputi : bentuk dan ukuran. - 28 93. bentuk dan ukuran.id/satminkal/balitbang/sni ) 447.. concrete and mineral aggregates. kontraksi ambang. gangguan dan peralatan. Metode pengukuran debit saluran terbuka dengan ambang tajam persegi panjang 11 93. Judul Standar Metode pengujian aliran pada saluran terbuka dengan bangunan ukur empat persegi Metode pengukuran debit pada saluran terbuka dengan ambang tajam persegi tiga Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal 16 No. SNI 03-6395-2000 Spesifikasi ini memuat persyaratanpersyaratan dimensi. 1916 Race ST. ISO 772. pemasangan. debit. saluran masuk/pengarah. Air tanah Metoda uji Metode pengujian karakteristik akifer tertekan dengan uji pemompaan jacob i Metode eksplorasi awal air tanah dengan cara geolistrik wenner SNI 03. 443.140 ASTM D 5242-92. Tata cara Tata cara perencanaan umum irigasi tambak udang.10 ASTM D 4105-91 (1994) 444. 14 Annual Books of ASTM standards.go. Metode ini digunakan untuk menetapkan karakteristik hidrolik akifer serta produktifitas suatu sumur. SNI 03-2528-1991 37 13. ICS 93.2402-1991 27 93.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. ambang pada aliran tidak sempurna.140 Standar Asing yang terkait ASTM D 5242-92.140 - 15.20 - 442.or. SNI 03-6455. ISO 1100-1. 439. Spesifikasi Spesifikasi alat ukur debit orifice 27 17. ISO 3846. Metode pengujian akifer tertekan dengan pemompaan papadopulos cooper Metode eksplorasi air tanah dengan geolistrik susunan schlumberger SNI 03-2817-1992 SNI 03-2818-1992 Metode pemboran air tanah SNI 03-3969-1995 dengan alat bor putar sistem sirkulasi langsung Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. ISO 1100-1. 440. tabung pengukur muka air dan penghubung. batas pemakaian rongga udara. tabung pengukur dan penghubung. kalibrasi. 438. ISO 3846. khususnya untuk eksplorasi awal air tanah dengan geologi bawah permukaan dan menduga air tanahnya berdasarkan anomali tahapan jenis. . SNI 03-6455. Metode ini digunakan dalam pengukuran tahanan jenis pelapisan batu atau tanah di bawah permukaan tanah dengan susunan elektroda Schlumberger. debit dan batasan penerapan.060.150 Tata cara ini digunakan agar pelaksanaan Irigasi Tambak Udang dalam memasok air baku berhasil dengan baik sesuai dengan keperluan budidaya udang. ambang tajam segi tiga.060. Metode ini meliputi : penggunaan.id dan www. ISO 772. aliran tidak sempurna.060. lokasi pengukuran tinggi muka air.pu.4-2000 Metode ini digunakan untuk mengukur debit dan air limbah. ISO 772. 11 93. ISO 3846. 446. kalibrasi dan prosedur. dengan mempergunakan uji pemompaan Papadopulos-Cooper.Determination of Moisture in Soils by Means of Calcium 17 93..140 ASTM D 5242-92.

SNI 19-6741-2002 13 27. Penentuan sifat hidraulik yaitu transmisivitas T dan koefisien kandungan S dari akuifer tertekan tunggal. 020 93. 450.or.60 AASHTO D T 21787 Standard Method of Test for ASTM D 4050-91 Standard test method field procedure for withdrawl and injection well tests for determining hydraulic properties of aquifer system ASTM D 5472-93 Determining Specific Capacity and Estimating Transmissivity at the Control Well ASTM. Metode ini untuk menentukan angka kapasitas jenis sumur uji dan menaksir angka transmisivitas pada sekitar tempat sumur uji tersebut. 140 455. Metode pengujian SNI 03-6454-2000 ketegaklurusan sumur. 11 7 12 93. Metode pengujian untuk penentuan transmisivitas akuifer tertekan dengan cara uji kolom air. Tata cara Tata cara pembuatan sumur uji dan paritan uji SNI 03-6376-2000 7 93. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup bor putar. Metode ini membahas prosedur analitis untuk penentuan transmisivitas akuifer tertekan dengan cara pemulihan theis (dari data pemulihan muka air sebagai akibat pemompaan atau injeksi yang berlaju tetap). Metode pengukuran tinggi SNI 03-3970-1995 muka air tanah bebas di sumu Metode ini digunakan untuk memperoleh data tinggi muka air tanah bebas sesaat di sumur. 140 - 457. SNI 19-6739-2002 Metode pengujian untuk penentuan kapasitas jenis dan penaksiran transmisivitas pada sumur uji. Metode ini membahas penentuan transmisivitas akuifer tertekan akibat suatu perubahan muka air di dalam sumur secara tiba-tiba. 448. dengan cara analisis Jacob (yang merupakan modifikasi dari cara Theis) terhadap data uji pemompaan atau data uji penginjeksian di lapangan. SNI 19-6740-2002 Metode ini digunakan untuk pemeriksaan ketegaklurusan sumur. ICS Standar Asing yang terkait Carbide Gas Pressure Moisture Tester 451. 020 USBR-72. 452.140. 140 454. Metode pengujian kolom air SNI 19-6742-2002 di lapangan untuk penentuan sifat-sifat hidraulik akuifer Metode pengujian sifat hidraulik akuifer dengan cara theis SNI 19-6743-2002 456. 12 12 91. pengendalian laju debit keluar atau injeksi dan pemompaan untuk laju debit injeksi dan pengukuran muka air penentuan sifat hidraulik untuk untuk menganalisis sifat hidraulik suatu sistem akuifer (prosedur akuifer atau beberapa akuifer dan lapisanlapangan) lapisan pengungkungnya.id/satminkal/balitbang/sni ) 55 . 140 20 27. Metode pengujian kadar air SNI 03-1965. cara pengerjaan. 020 91. Metode ini membahas Prosedur Lapangan untuk melakukan pengujian kolom air serta sifat hidraulik akuifer yang ada hubungannya dengan prosedur analitis. 140 453.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.140. 449. Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. SNI 03-6436-2000 Metode ini digunakan untuk memilih lokasi Metode pengujian sumur sumur. yang tersusun dari batuan atau media berbutir yang tak padu dan bersifat menerus. 12 27.60 27.bsn.1-2000 Metode Pengujian ini dimaksudkan untuk tanah dengan alat speedy menentukan kadar air tanah dengan menggunakan alat speedy. sistem sirkulasi langsung.pu.go. dan laporan. Earth Manual. Tata cara ini mencakup cara-cara pelaksanaan pembuatan sumuran uji dan 8 27. D 5269-92 Determining Transmissivity of Non leaky Confined Aquifers by the Theis Recovery ASTM D 4104-91 Standard Test Method (Analytical Procedure) for Determining Transmissivity of Nonleaky Confined Aquifers by Overdamped Well Response to Instantaneous Change in Head (Slug Test) Jumlah Hal No.id dan www. Standar ini meliputi ketentuan. Metode pengujian untuk penentuan transmisivitas akuifer tertekan dengan cara pemulihan theis.

Tata cara pembangunan sumur produksi SNI 03-6469-2000 43 91. Tata cara ini membahas tentang prosedur pekerjaan pencucian sumur. mobilisasi alat. 60 - 460.id dan www.020. 35. mobilisasi alat keruk dan kondisi setempat. 41 93. cara pemilihan. pasir halus dan lumpur pemboran yang melekat pada dinding sumur. 461. Tata cara ini membahas tentang ketentuan dan prosedur pengerjaan.140 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. and Tunnels - 459.bsn.70 47.140 467. SNI 3417 : 2008 462. dan laporan. untuk menghilangkan atau melepaskan material halus seperti lanau.id/satminkal/balitbang/sni ) 56 .pu. SNI 19-6471. ICS Standar Asing yang terkait Chapter II C.go. pelaporan hasil pemboran dan pembangunan sumur produksi. serta pemeliharaan program kerja pengerukan dan pembiayaannya. 140 ASTM D 4043-96 (2004) 16. 020 Jumlah Hal No. Tata cara ini meliputi ketentuan.or. Trenches. 140. 34 93. 19 93. 23 93. Judul Standar secara manual 458. kerukan dan kondisi setempat. SNI 19-6745-2002 SNI 19-6746-2002 Metode ini digunakan untuk menentukan posisi titik perum di perairan pantai.140 BS 6349-1991 : Part 5 Code of practice for maritime structures: part 5-1991 section 1 BS 6349-1991 : Part 5 Code of practice for maritime structures: part 5-1991 section 1 BS 6349-1991 : Part 5 Code of practice for maritime structures: part 5-1991 section 1 BS 6349-1991 : Part 5 Code of practice for maritime structures: part 5-1991 section 1 465. selimut kerikil dan saringan.70 - 464. Tata cara pencucian sumur SNI 03-6377-2000 Nomor Standar Ruang Lingkup paritan uji secara manual di dalam tanah. Pemilihan metode penentuan sifat hidraulik dari akuifer (yakni transmisivitas T dan koefisien kandungan S) dengan memakai data uji pemompaan dan data uji kolom air di lapangan.3-2000 Tata cara ini digunakan untuk memberikan acuan tentang pemilihan jenis kapal keruk yang umumnya digunakan sesuai dengan persyaratan kemampuan alat dan metodenya.2-2000 Tata cara ini digunakan untuk memberikan acuan tentang pemilihan jenis kapal keruk yang umum digunakan sesuai dengan persyaratan kemampuan alat dan modelnya. 16 93. sungai. Tata cara pemilihan metode uji sifat hidraulik akuifer dengan teknik sumur Pantai Metoda uji Tata cara penentuan titik perum menggunakan alat sipat ruang Metode penentuan posisi titik perum menggunakan dua buah sextant Metode penentuan posisi titik perum menggunakan trisponder. danau.140 466. Test Pits. serta pemeliharaan program kerja pengerukan dan pembiayaannya SNI 19-6471. Tata cara Tata cara pengerukan muara sungai dan pantai bagian 1 : survei lokasi dan investigasi Tata cara pengerukan muara sungai dan pantai bagian 2 : pertimbangan yang mempenga-ruhi pekerjaan pengerukan Tata cara pengerukan muara sungai dan pantai bagian 3 : pemilihan peralatan SNI 19-6744-2002 13 27. muara dan saluran navigasi menggunakan dua buah alat penyipat ruang Metode ini digunakan untuk memperoleh data kedalaman dan informasi tentang konfigurasi dasar perairan Metode ini digunakan untuk menentukan posisi titik-titik perum di perairan lepas pantai dan muara sungai. 463.1-2000 Tata cara ini meliputi ketentuan-ketentuan survei dan investigasi untuk keperluan kegiatan pengerukan muara sungai dan pantai yang dilakukan dengan bantuan wahana apung SNI 19-6471.4-2002 Tata cara ini bertujuan untuk menjaga kedalaman semula yang telah mengalami kedangkalan endapan dan dipergunakan dengan alat yang ringan dengan selang waktu beberapa minggu dan paling lama beberapa tahun. SNI 19-6471.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.010 - 17 18 47.020. Tata cara pengerukan muara sungai dan pantai bagian 4 : pelaksanaan dan pengawasan 28 93.

Metode ini membahas ketentuan persiapan dan tata cara pengujian kadar air dan kadar fraksi ringan dalam campuran perkerasan beraspal Metode ini berisi cara pengukuran penurunan kuat tekan yang disebabkan oleh penurunan kohesi karena pengaruh air pada campuran beraspal yang telah dipadatkan 39 93.or. 17. ICS Standar Asing yang terkait SNI 03-2416-1991 469. 080. 468. Standar ini menetapkan prosedur untuk mengukur kekesatan permukaan perkerasan menggunakan alat British Pendulum Skid Resistance Tester (BPT). C. Cara uji kekesatan permukaan perkerasan menggunakan alat british pendulum tester (bpt) Cara uji kekesatan pada permukaan perkerasan menggunakan alat mumeter Metode pengujian kadar air dan kadar fraksi ringan dalam campuran perkerasan beraspal. atau mempunyai penyerapan air lebih dari 2 % terhadap isi.080.pu.bsn.1969 (1983) Asphalt overlays for highway and street rehabilitation AASHTO T 278-90 (1999) Surface frictional properties using the British Pendulum Tester AASHTO T 268-90 Side Force friction on paved surface using the Mu-meter AASHTO T 110-88 Interim Method of Test for Moisture or Volatile Distillates in Bituminous Paving Mixture AASHTO T 165-90 AASHTO Designation T 28303 Standard Method of Test for Resistence of Compacted Asphalt Mixtures to Moisture-Induced Damage ASTM D 1075-94 Standard Test Method for Effect of Water on Compressive Strength of Campacted Bituminous Mixtures AASHTO T 165-90 Standard Methods of Test for Effect of Water on Cohesion of Compacted Bituminous Mixtures AASHTO T 275-89 18 98. perencanaan teknik perkerasan atau lapis tambahan di atas perkerasan. 10 93. 10 24 18 93.01 (BSN) di buku 98.20 93.20 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.go.080.10 AIMS 17. Judul Standar Jalan dan jembatan Perkerasan jalan Metoda uji Metode pengujian lendutan perkerasan lentur dengan alat benkelman beam Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. Berat jenis nyata dari campuran beraspal yang dipadatkan mungkin digunakan untuk menghitung satuan berat dari campuran itu.id/satminkal/balitbang/sni ) 57 . peramalan perwujudan perkerasan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 12 93.080.20 474.20 472. Cara uji ketahanan campuran beraspal terhadap kerusakan akibat rendaman SNI 4427 : 2008 470.id dan www.080. SNI 03-6752-2002 Metode ini digunakan untuk mendapatkan data lapangan yang akan digunakan dalam penilaian struktur perkerasan.080. SNI 6753 : 2008 10 93. Metode pengujian rongga udara dalam campuran perkerasan beraspal gradasi rapat dan terbuka yang dipadatkan SNI 03-6754-2002 Metode ini meliputi metode pengukuran penurunan kuat tekan yang disebabkan oleh penurunan kohesi karena pengaruh air pada campuran beraspal yang telah dipadatkan. Standar ini menetapkan cara pengukuran kekesatan (the side force friction) permukaan perkerasan menggunakan alat yang biasanya disebut Mu-meter. termasuk prosedur untuk mengkalibrasi alat uji.080. SNI 6748 : 2008 471.140.20 (BSN) di buku 93. Metode pengujian berat jenis SNI 03-6755-2002 nyata campuran beraspal yang dipadatkan dengan menggunakan benda uji berlapiskan parafin Metode ini meliputi penentuan berat jenis nyata campuran beraspal yang dipadatkan dan harus digunakan untuk benda uji yang mempunyai rongga udara terbuka atau saling berhubungan.020 473.

kekuatan dan keawetan lapis tipis aspal pasir Spesifikasi ini digunakan dalam menilai mutu aspal dan mutu agregat yang akan digunakan yang bertujuan untuk menjamin keseragaman kekuatan dan keawetan lapis penetrasi makadam.30 AASHTO M 213-81 (90) 481.080. ukuran dan toleransi. 477.go. Jumlah Hal 9 No. Spesifikasi bahan pengisi untuk campuran beraspal SNI 03-6723-2002 5 93.20 AASTO T 167-84 (1990) AASHTO D T 37-87 478.20 (BSN) di buku 91. dan bangunan lainnya.or. Spesifikasi Spesifikasi bahan penutup sambungan beton tipe elastis tuang panas Spesifikasi pengisi siar muai siap pakai untuk perkerasan dan bangunan beton Spesifikasi lapis tipis aspal pasir (latasir) SNI 03-4814-1998 7 91. bertujuan untuk menjamin keseragaman.10 Concrete masonry association of Australia.100. 080. jembatan. Spesifikasi ini memuat persyaratan teknis yang harus dipenuhi bahan pengisi tambahan yang dipakai pada campuran beraspal. dan sifat fisik.50 484.30 AASHTO M 173-84 480. Metode pengujian berat jenis nyata campuran beraspal di padatkan menggunakan benda uji kering permukaan jenuh Metode pengujian kuat tekan campuran beraspal Metode pengujian analisis saringan bahan pengisi untuk perkerasan jalan SNI 03-6757-2002 Metode pengujian ini meliputi penentuan berat jenis nyata campuran beraspal dipadatkan.pu.20 Standar Asing yang terkait AASHTO T 230-68 Standard Methods of Test for Determining Degree of Pavement Compaction of Bituminous Aggregate Mixtures AASHTO T 166-88 476.100. ICS 93. dan 4) pelaporan.id dan www.100. 6 93. Metode ini meliputi ketentuan-ketentuan. Tata cara Tata cara perencanaan tebal perkerasan lentur jalan raya dengan analisa metode komponen Tata cara pemasangan blok beton terkunci untuk permukaan jalan SNI 03-1732-1989 Tata Cara ini merupakan dasar dalam menentukan tebal perkerasan lentur yang dibutuhkan untuk suatu jalan raya.01 SNI 03-2403-1991 37 93.10 479. Judul Standar Metode pengujian untuk menentukan tingkat kepadatan perkerasan beraspal Nomor Standar SNI 03-6756-2002 Ruang Lingkup Metode pengujian ini untuk menentukan tingkat kepadatan perkerasan beraspal yang dibandingkan terhadap benda uji standar dari material yang sama dan berada dalam toleransi perencanaan campuran. 080.20 AASHTO M 20-70 Penetration Graded Asphalt Cement AASHTO M 171990 Standard Specification for Mineral Filler for Bituminious Paving Mixtures AASHTO T 275-89 483. 3) cara uji.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.080.bsn. Spesifikasi bahan lapis penetrasi makadam SNI 03-6751-2002 11 93.080. Spesifikasi ini digunakan sebagai bahan penutup sambungan beton tipe elastis tuang panas yang digunakan untuk menutup celah sambungan pada jalan beton.id/satminkal/balitbang/sni ) 58 . Spesifikasi ini membahas bahan pengisi siap pakai. SNI 03-6884-2002 10 93. cara uji dan laporan hasil uji dari analisis saringan bahan pengisi untuk perkerasan jalan.20 SNI 03-6758-2002 13 93. prosedur dan untuk digunakan dalam menghitung berat volume campuran Metode pengujian ini dimaksudkan untuk menentukan kuat tekan campuran aspal panas yang digunakan untuk Lapis permukaan dan lapis Pondasi Jalan. Lingkup pengujian mencakup : 1) persiapan benda uji.080. SNI 03-4815-1998 8 91.20 AASHTO M 20-70 482. Tata cara ini bertujuan untuk menda-patkan hasil lapis perkerasan blok beton terkunci yang memenuhi syarat sebagai lapis perkerasan. 2) persiapan peralatan.080. 47 93. SNI 6749 : 2008 Spesifikasi ini digunakan dalam menilai mutu aspal dan agregat yang akan digunakan. 485. 475. 7 93. 1986 Specifaction for concrete segmental Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.080.080.

go. Tata cara ini digunakan untuk mendapatkan hasil pelaksanaan stabilisasi tanah dengan kapur di lapangan yang sesuai dengan perencanaan. SNI 03-3439-1994 (Proses Abolisi) SNI 03-3440-1994 (Proses Abolisi) Sudah direvisi menjadi pedoman Surat Edaran Menteri PU Nomor.10 NAASRA 1981 Standard operating instructions for the NAASRA Roughness meter and guide for the present serviceability rating of road pavements. 01/SE/M/2010 SNI 03-3978-1995 19 93.080. Nomor Standar SNI 03-3424-1994 SNI 03-3425-1994 Ruang Lingkup Tata cara ini digunakan dalam merencanakan struktur Drainase permukaan jalan Tata cara ini bertujuan menyeragamkan cara pelaksanaan Lataston serta menghemat waktu pelaksanaan dan pemakaian bahan Jumlah Hal 51 29 No. Tata cara pembuatan rencana stabilisasi tanah dengan kapur untuk jalan.080. 11 93. Tata cara ini digunakan dalam pembuatan rencana komposisi dan mutu stabilisasi tanah dengan semen sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 080. Tata cara pelaksanaan SNI 03-3980-1995 Tata cara ini digunakan untuk menyeragamkan cara pelaksanaan campuran dingin dengan aspal emulsi agar diperoleh lapis perkerasan yang memenuhi persyaratan dan ketentuan serta dapat menghemat waktu pelaksanaan dan pemakaian bahan. Tata cara pelaksanaan laburan aspal satu lapis (burtu) untuk permukaan jalan SNI 03-3979-1995 495.10 - 492. 487. SNI 03-3438-1994 15 93. 26 93. australia NASRAA 1981 Standard Operating Instruction for the NAASRA Roughness Meter and Guide for the Present Serviceability Rating of Road Pavements Hasil Litbang Standar Asing yang terkait paving units 488. Tata cara pelaksanaan stabilisasi tanah dengan kapur untuk jalan Tata cara pelaksanaan stabilisasi tanah dengan semen portland untuk jalan.30 93. Tata Cara ini digunakan untuk meyeragam- 17 93. Tata cara ini digunakan untuk mendapatkan hasil pelaksanaan stabilisasi tanah dengan semen di lapangan yang sesuai dengan perencanaan. Tata cara survai kerataan permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur kerataan naasra SNI 03-3426-1994 Tata cara ini digunakan untuk pelaksanaan survai permukaan perkerasan jalan dengan alat ukur NAASRA untuk mendapatkan keseragaman nilai kerataan.10 - 491. Tata cara pembuatan rencana stabilisasi tanah dengan semen portland.id dan www. ICS 93.080. 486.pu.10 490. sydney. 17 93.20 489. Tata Cara ini digunakan untuk meyeragamkan pelaksanaan pelapisan perkerasan jalan dengan laburan aspal Satu Lapis agar diperoleh hasil yang memenuhi persyaratan dan ketentuan serta untuk menghemat waktu pelaksanaan dan pemakaian bahan.080.bsn. 080.080.10 NASRAA 1981 Principles and particle of bituminuous surfacing - 20 93.10 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tata cara pelaksanaan lapis tipis beton aspal untuk jalan raya.id/satminkal/balitbang/sni ) 59 .080.or.01 - 493. Nomor urut 491-492 Judul direvisi menjadi : Pedoman pelaksanaan stabilisasi bahan jalan langsung ditempat dengan bahan serbuk pengikat Tata cara pelaksanaan beton aspal campuran dingin dengan aspal emulsi untuk perkerasan jalan SNI 03-3437-1994 Tata Cara ini digunakan dalam pembuatan rencana komposisi dan mutu stabilisasi tanah dengan kapur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 494.10 Hasil Litbang 21 93. Judul Standar Tata cara perencanaan drainase permukaan jalan. 080.080.

serta rangkak dan susut yang terjadi pada elemen struktur.0 meter kanankiri.140.pu. dengan lebar lajur 2 x 3. SNI 3967 : 2008 15 93. Standar ini meliputi bentuk. Jumlah Hal No.id dan www.5 x beban rencana). ICS Standar Asing yang terkait 33 93. AASHTO T-193-81.id/satminkal/balitbang/sni ) 46 93. AASHTO T-191-82. 502.040 498. 1976.C 20001 Highway bridge design SNI 2451 : 2008 503. 080 93. 040 AASHTO. N. AASHTO T-191-82 18.or. SNI 03-3966-1995 Metode ini digunakan untuk menentukan kekakuan tekan dan kekakuan geser bantalan karet jembatan. dimensi serta persyaratan mutu bahan konstruksi pilar dan kepala jembatan sederhana dengan bentang 10 m sampai dengan 25 m untuk jembatan kelas A. Spesifikasi Tiang Pancang SNI 03-4434-1997 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi Spesifikasi konstruksi jembatan tipe balok t bentang sampai dengan 25 meter untuk bm 70 Spesifikasi konstruksi jembatan tipe balok t bentang sampai dengan 25 meter untuk bm 100 Spesifikasi pilar dan kepala jembatan beton sederhana bentang 5 meter sampai 25 meter dengan pondasi Spesifikasi karet spon sebagai bahan pengisi siar muai pada perkerasan beton dan konstruksi bangunan SNI 03-1747-1989 75 SKBI 4.1987 93.04 - SNI 03-1748-1989 75 Hasil Litbang 10 93.W suite 225 Washington D. Metode ini digunakan untuk memperoleh data pada mutu karet spon siap pakai sebagai bahan pengisi siar muai konstruksi beton.go.bsn. 444 North Capitol. perubahan kemiringan (chamber changes). Spesifikasi ini berisikan penjelasan umum. pengujian tekan dengan benda uji dimiringkan untuk modulus geser. rotasi. teknis dan detail gambar Rencana Jembatan Balok "T" kelas Beban BM 70 (70 % pembebanan BM) Spesifikasi ini berisikan penjelasan umum. SNI 03-4429-1997 15 83. penjelasan teknis dan detail gambar Rencana Jembatan Balok "T" kelas Beban B. Pengujian yang terdapat dalam standar ini adalah pengujian bantalan elastomer untuk jembatan yang meliputi pengujian beban berlebih (1. Tata cara pelaksanaan lapis pondasi jalan dengan batu pecah Jembatan Metoda uji Metode pengujian kekakuan tekan dan kekakuan geser bantalan karet jembatan Metode pengujian karet spon sebagai bahan pengisi siar muai pada konstruksi beton Spesifikasi bantalan elastomer tipe polos dan tipe berlapis untuk perletakan jembatan SNI 03-2853-1992 Nomor Standar Ruang Lingkup kan pelaksanaan pelapisan perkerasan jalan dengan laburan aspal Dua Lapis agar diperoleh hasil yang memenuhi persyaratan dan ketentuan serta untuk menghemat waktu pelaksanaan dan pemakaian bahan. dan pengujian kekakuan tekan. Bantalan elastomer yang dibuat berdasarkan spesifikasi ini harus memiliki kemampuan yang cukup terhadap pemuaian dan kontraksi akibat temperatur.10 AASHTO T-19-80. regangan tekan pada beban rencana maksimum. Tata cara ini digunakan untuk menda-patkan lapis pondasi jalan menggunakan batu pecah yang memenuhi syarat sebagai lapis pondasi. Standar ini meliputi persyaratan bahan bantalan elastomer tipe polos dan tipe berlapis untuk perletakan jembatan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.080. Judul Standar laburan aspal dua lapis (burda) untuk permukaan jalan 496. Spesifikasi ini digunakan dalam membuat 17 93. 501. ST.M 100 (100% pembebanan BM ). SNI 03-4432-1997 4 83. Spesifikasi ini digunakan untuk menilai mutu karet spon dan bertujuan untuk mendapatkan mutu karet spon yang memenuhi persyaratan fisik yang digunakan sebagai bahan pengisi siar muai pada perkerasan beton dan konstruksi bangunan. 040 AS 1523-1981 Elastometric bearings for use in structures AASHTO T 42-84 (1990) Performed Expansion Joint Filler for Concrete Construction AASHTO M 251 90 (1982) Laminated elastometric bridge bearings 500. 040 Hasil Litbang 60 .5 m dan lebar trotoar 1.99 AASHTO. 497.4. AASHTO T-112-81.140.28. 1976 504.99 499.

1987 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi ini membahas persyaratan untuk bantalan karet jembatan. Elemen yang dicetak dapat terdiri dari sistem dengan banyak lapis atau sistem dengan satu lapis atau kedua-duanya tergantung kebutuhan pada saat pemasangan. Direkomendasikan untuk penggunaan praktis dalam pengujian kekedapan air dari sistem individu. Spesifikasi ini mencakup bahan.bsn. Lingkup spesifikasi ini dibatasi untuk APJ yang dicetak di lapangan. Ketika digunakan di atas jembatan. Tata Cara ini digunakan untuk menetapkan pelaksanaan teknik Jembatan Gantung untuk lalulintas pejalan kaki. Spesifikasi asphaltic plug joint untuk jembatan SNI 7396 : 2008 13 93.040 ASTM D 6297-01 Standard Specification for Asphaltic Plug Joins for Bridges 507. bahan dan keseragaman mutu konstruksi. Pedoman ini meliputi perencanaan dan pelaksanaan termasuk pemeliharaan bangunan atas. 02/SE/M/2010 26 18 93.go.id/satminkal/balitbang/sni ) 61 . rangkak dan susut.id dan www. Detil spesifikasi dibatasi untuk bahan yang menggunakan aplikasi APJ. SNI 03-3446-1994 40 93. baik yang polos maupun yang berlapis dengan pelat penguat dan harus memiliki kemampuan untuk memuai dan menyusut akibat temperatur. dikembangkan. 35x35.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.or. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup pondasi tiang pancang beton untuk pondasi jembatan yang bertujuan untuk memudahkan bagi perencana dan pelaksana pembangunan jembatan sehingga tercapai efisiensi waktu. struktur tidak runtuh dan dapat dimanfaatkan kembali. Ukuran (30x30. pengujian dan penerapan untuk suatu Asphaltic Plug Joint yang dipasang di lapangan yang digunakan untuk penutup celah sambungan siar muai pada pelapisan ulang aspal dan lantai beton dengan semen portland dan juga dapat dipergunakan untuk dilatasi jika terdapat pelebaran jembatan. ICS Standar Asing yang terkait 505. Tata cara perencanaan teknik jembatan gantung untuk pejalan kaki Tata cara pelaksanaan jembatan gantung untuk pejalan kaki Nomor urut : 508-509 Judul direvisi menjadi : Pedoman perencanaan dan pelaksanaan konstruksi jembatan gantung untuk pejalan kaki Tata cara perencanaan SNI 03-3428-1994 Proses Abolisi SNI 03-3429-1994 Proses Abolisi Sudah menjadi Pedoman No. 040 AASHTO M 251 – 90 506. 40x 40) Cm2 Panjang 10-20 Meter Dengan Baja Tulangan Bj 24 Dan BJ 40 Spesifikasi bantalan karet SNI 03-4816-1998 untuk perletakan jembatan 14 93. Standar ini digunakan untuk merencanakan struktur jembatan tahan gempa sehingga kerusakan terjadi setempat dan mudah diperbaiki.25 NZS 4203-76 Code of practice for general structural design & design loadings SNI 1724-1989-F 508. berputar sudut. perubahan lawan lendut. 040 NAASRA 4. baik di lapangan atau di dalam pengujian laboratorium. APJ tidak boleh digunakan untuk pergerakan vertikal yang melebihi ± 3 mm dan pergerakan horisontal yang melebihi ± 25 mm dari lebar instalasi.pu.120. Tata Cara ini digunakan untuk menetapkan dasar-dasar perencanaan teknik Jembatan Gantung untuk lalu lintas pejalan kaki.04 510. 509. batas pada pergerakan sambungan maksimum secara rinci dikenali untuk jenis APJ. bangunan bawah dan fondasi jembatan gantung untuk lalul lintas pejalan kaki dengan bentang utama maksimum 120 m Tata cara ini bertujuan untuk Jumlah Hal No. 040 93. Beton Pracetak Untuk Pondasi Jemba-Tan. Tata cara Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk jembatan SNI 2833 : 2008 43 91.

13 87.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.040 516. Jumlah Hal No. Metode uji ini menjelaskan suatu prosedur untuk penentuan tingkat kebisingan L10 dan Leg jalan secara langsung dengan alat SLM yang memenuhi standar ANSI tipe 2. 1987 512. Metode uji tingkat kebisingan jalan l10 dan leg SNI 19-6878-2002 Metode ini digunakan untuk pengujian bahan termoplastik untuk marka jalan antara lain kadar manik-manik kaca dan analisa saringan. Tata cara ini bertujuan untuk memperoleh keseragaman dalam pelaksanaan penyambungan tiang pancang beton pracetak serta mendapatkan mutu sambungan yang bersifat monolitik. PA-19103 Consistency of Paint Using the Stormer Viscometer JIS Traffic paint Consistency K 5665-1981 ASTM D 2697 Test Method for Volume Non Volatile matter in Clear or Pigmented Coatings AASHTO M 260-77 (1986) Standard Method of Test for Thermoplastic Traffic line Material AASHTO M 262-82 (1990) Method of test for L10 and Leq Noise Determination AASHTO M 248-90 Ready-Mixed White and Yellow Traffic Paints AASHTO M 249-79 (1991) Standar Specification for White and Yellow Reflective Thermoplastic 515. keawetan dan effisiensi. kemantapan.040 NAASRA 4. 040 ASTM C 882-78 Test method for bond strength of epoxy resin system used with concrete 513.pu. Tata cara ini bertujuan menyeragamkan perencanaan pondasi sumuran untuk jembatan sehingga memenuhi tuntutan kekuatan.140. keawetan dan effisiensi. daya pantul dan indeks kekuningan. Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis cat termoplastik pemantul. SNI 03-6747-2002 Tata cara ini digunakan dalam merencanakan suatu pondasi tiang untuk jembatan 58 93. SNI 06-4826-1998 Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis cat marka jalan yang siap pakai warna putih dan kuning dari jenis alkyd resin sebagai bahan untuk membuat marka jalan pada perkerasan aspal dan beton semen.040 11 87. kemantapan.040 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. guna keperluan pelaksanaan pengecatan di lapangan. 514.bsn. kemampuan alir (% sisa) dengan pemanasan yang lebih lama.id dan www. Metode pengujian bahan termoplastik untuk marka jalan SNI 03-6450-2000 517. 040 Hasil Litbang SNI 06-4167-1996 Metode ini digunakan untuk menentukan nilai kekentalan cat. berwarna putih dan warna kuning yang digunakan sebagai bahan untuk marka jalan. 13 87. kadar titanium dioksida (TiO2). ICS Standar Asing yang terkait 41 91.200 ASTM D 562-90. SNI 03-3448-1994 (Prsoses Abolisi) Direvisi menjadi pedoman 16 93. Metode pengujian volume bahan padat pada lapisan cat bening atau berpigmen SNI 06-6445-2000 Metode ini digunakan untuk menentukan volume bahan padat dalam berbagai jenis lapisan 14 87. 19.id/satminkal/balitbang/sni ) 62 .go. Tata cara perencanaan teknis pondasi sumuran untuk jembatan Tata cara penyambungan tiang pancang beton pracetak penampang persegi dengan sistem monolit bahan epoxy Judul direvisi menjadi : Pedoman penyambungan tiang pancang beton pracetak untuk fondasi jembatan Tata cara perencanaan teknis pondasi tiang untuk jembatan Lalu lintas Metoda uji Metode pengujian kekentalan cat dengan alat viscometer stometer SNI 03-3447-1994 Nomor Standar Ruang Lingkup menyeragamkan perencanaan pondasi langsung untuk jembatan sehingga memenuhi tuntutan kekuatan. Spesifikasi Spesifikasi campuran cat marka jalan siap pakai warna putih dan kuning Spesifikasi cat termoplastik pemantul warna putih dan warna kuning untuk marka jalan (bentuk padat) SNI 06-4825-1998 519.080.30 518.20 13 17. Judul Standar teknis pondasi langsung untuk jembatan 511. 11 83.or.

40 19 91. Spesifikasi ini menetapkan tipe. SNI 19-4841-1998 Spesifikasi ini digunakan untuk perencanaan pipa drainase dalam tanah untuk mendapatkan pipa beton berlubang yang memenuhi syarat ukuran sebagai pipa drainase. kolektor dan lokal.100. Metode pengujian kandungan gas hidrokarbon (hc) di udara dengan alat gas kromatograp.040. Spesifikasi manik-manik kaca (glass bead) untuk marka jalan Spesifikasi cat merah timbal siap pakai Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis manik-manik kaca untuk dicampurkan di dalam cat. 1976 Selected methods of measuring air pollutans genava WHO. SNI 7391 : 2008 530. AASHTO D M 6774 (1990) Standard Specification for Foliage Green Bridge P aint 521.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 1976 Selected methods of measuring air pollutans genava WHO. SNI 19-4845-1998 14 13.pu.or. SNI 06-6397-2000 Spesifikasi ini mencakup dua tipe cat. atau lapis penutup atau lapis pemelihara permukaan rangka jembatan dan struktur baja lainnya.01 WHO. SNI 19-4844-1998 14 13.01 527. SNI 19-4842-1998 13 13.id/satminkal/balitbang/sni ) 63 . dan bentuk yang 48 93. 1984 An Informational Guide for Roadway lightning 526. Metode Pengujian Konsentras Hidrogen Sulfida (h2s) Dalam Udara Dgn Alat Spektrofotometer.1-2000 Spesifikasi ini mencakup empat tipe cat merah timbal siap pakai yang berfungsi sebagai lapis dasar. SNI 2442 : 2008 Standar ini memuat ketentuan .bsn. 1976 Selected methods of measuring air pollutans genava WHO. jembatan dan terowongan di kawasan perkotaan yang mempunyai klasifikasi fungsi jalan arteri.01 AASHTO D M 7274 (1990) Standard Specification for Red Lead ReadyMixed Paint.040.30 AASHTO M 175-89 15 13.30 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.060. dimensi.30 AASHTO M 247-90 (1990) 12 87.01 525.01 528.ketentuan untuk penerangan ruas jalan. persimpangan sebidang maupun tidak sebidang. Spesifikasi Spesifikasi penerangan jalan di kawasan perkotaan SNI 03-4818-1998 524. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. SNI 06-3685.040.080. 523. dan struktur kereb beton untuk jalan.01 529.040. SNI 19-4843-1998 12 13. pemasangan. Spesifikasi yang bersangkutan dengan tipe.id dan www. Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kandungan Gas CO di udara.040. ICS Standar Asing yang terkait Striping Materials (Solid Form) 520.040 20. Lingkungan jalan Metoda uji Spesifikasi pipa beton berlubang untuk saluran drainase dalam tanah Metode pengujian kadar nox diudara dengan menggunakan alat spektrofotometer. SNI 15-4839-1998 9 93. 522.100. ditabur atau disemprotkan pada cat marka jalan sehingga mampu memantulkan cahaya. tipe I dan II dari cat warna hijau daun yang digunakan sebagai lapis penutup akhir pada jembatan baja tipe II digunakan pada daerah yang bercurah hujan rendah karena dapat menghambat pengapuran pada pigmen dasar putih timbal karbonat yang tidak diharapkan. Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kandungan Gas NOx di Udara Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kandungan Gas O3 di Udara Metode ini digunakan untuk memperoleh besarnya kandungan Gas Hidrokarbon (HC) di Udara Metode ini digunakan untuk mengukur Kandungan partikulat mengenai pencemaran udara oleh H2S. Spesifikasi cat jembatan warna hijau daun 7 87.080. 10 91. jenis. 1976 Selected methods of measuring air pollutans genava WHO.go. Spesifikasi kereb beton untuk jalan. bentuk. Spesifikasi yang dimaksud dalam standar ini meliputi fungsi. Metode pengujian kandungan gas o3 di udara dengan meng-gunakan alat spektrofotometer. 1976 Selected methods of measuring air pollutans genava AASHTO. Metode pengujian kandungan gas co di udara dengan menggunakan ndir. penempatan/penataan penerangan jalan yang diperlukan. dimensi. dimensi.

komponen bangunan.01 ISO 7250:1996 538. Tata cara ini menjelaskan cara pemasangan yang memenuhi persyaratan.10 D. Hal ini dibutuhkan untuk menentukan pengertiannya pada desain geometri untuk tempat-tempat manusia bekerja dan tinggal. 1974 444 North Capital St N. Jumlah Hal No.W Suite 225 Washington D.go. Spesifikasi Spesifikasi koordinasi modular bangunan rumah dan gedung SNI 03-1977-1990 9 91.010.140 Departement of the environment.C 20001 Highway design and operational practices related to highway safety AASHTO.080 535.080. Tujuannya 22 17. pelaksanaan. 1982 M 180-83 Standard specification for materials corrugated sheet steel beams for highway guard rail AASHTO 1996 A Policy on Geometric Design of Highway and Streets.or.080 534.040. Persyaratan umum sistem jaringan dan geometri jalan perumahan SNI 03-6967-2003 24 93.pu.id/satminkal/balitbang/sni ) 64 . Spesifikasi bangunan pengaman tepi jalan SNI 03-2446-1991 Spesifikasi ini digunakan dalam membuat bangunan pengaman tepi jalan agar kendaraan tidak keluar dari jalurnya. dan elemen bangunan. Spesifikasi ini digunakan dalam perencanaan teknis. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup diatur dalam standar ini hanya berlaku untuk kereb beton pracetak.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. dan bentuk trotoar. baik teknik maupun non teknik yang berkaitan dengan pemasangan utilitas di jalan.30 ISO 1986 Building construction modular coordination basic module Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana teknis. London. 533. 21 75. 20 93. 21. Tata cara Tata cara perencanaan teluk bis SNI 03-2838-1992 536.id dan www. produsen bahan bangunan. Cipta karya Rumah dan gedung Metoda uji 537. Spesifikasi ini mengatur bentuk dan dimensi bukaan pada pemisah jalur untuk memungkinkan kendaraan bisa memasuki atau meninggalkan jalur dengan aman dan nyaman. sehingga dapat menjamin kelancaran lalu lintas. dan menghin dari kemungkinan terjadinya tabrakan frontal antara sesama kendaraan dari arah berlawanan. dan menguraikan persyaratan umum maupun teknis yang harus dipenuhi dalam setiap perencanaan sistem jaringan jalan perumahan.bsn.20 93.080.080. elevasi.30 532. kemiringan. keselamatan dan kenyamanan bagi pemakai jalan. Metode dasar pengukuran tubuh manusia untuk rancangan teknologi SNI 19-6457-2000 Metode ini meliputi suatu desteripsi ukuranukuran anthropometri yang dapat dipakai sebagai dasar pembandingan berbagai kelompok populasi. 1980 Traffic signs AASHTO T 191-82 (1982) Density of soil in place by the sand cone method 33 93. ICS Standar Asing yang terkait 531. Spesifikasi trotoar SNI 03-2443-1991 23 AASHTO 444 North Capitol 93. dan pengawasan lapangan dalam menentukan dimensi. Standar ini menguraikan istilah dan definisi yang berhubungan dengan bidang perumahan dan prasarana jalan. Tata cara pemasangan utilitas di jalan SNI 03-2850-1992 Tata cara ini digunakan untuk menyeragamkan bentuk. untuk memilih dimensi modul arah horisontal dan vertikal untuk bangunan rumah dan gedung. Spesifikasi bukaan pemisah jalur SNI 2444 : 2008 17 AASHTO. pelaksana. ukuran dan lokasi teluk bis.

120.30 544.pu.bsn. memproduksi komponen dan melaksanakan bangunan.040.140 - 542. Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana teknis. Spesifikasi satuan rumah susun modular SNI 03-2855-1992 15 91. Standar ini meliputi persyaratan kinerja untuk sistem daya yang menyediakan sumber penggantif daya listrik untuk beban Jumlah Hal No. penghematan bahan.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.or. Spesifikasi ukuran terpilih untuk bangunan rumah dan gedung SNI 03-1978-1990 9 91. untuk memilih ukuran arah horisontal dan vertikal bangunan rumah dan gedung. Tujuannya efisiensi penggunaan ruang dan bahan bangunan. Spesifikasi rumah tumbuh rangka beratap RTRB kayu SNI 03-2452-1991 25 91. Tujuannya untuk keseragaman mutu. Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan mengenai acuan matra ruang minimum dalam perencanaan teknis rumah tinggal sesuai dengan ukuran modular. baik di bawah atap maupun di luar naungan atap. Spesifikasi matra ruang untuk rumah dan gedung SNI 03-1979-1990 39 91. Tujuannya untuk keseragaman mutu. Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana. Spesifikasi ini berlaku hanya untuk kayu yang akan digunakan untuk bangunan perumahan dan gedung. Spesifikasi ini digunakan dalam pembangunan rumah tumbuh di atas tanah matang dengan tujuan untuk membuat rumah tumbuh rangka beratap tanpa dinding pengisi yang akan dikembangkan sesuai kebutuhan Spesifikasi ini digunakan sebagai pegangan bagi perencana.20 AS 2107-1987 Acustic Recommended Design sound levels and Reverberation Times for Building Interior 546.010.go. Spesifikasi komponen beton pracetak untuk rumah tumbuh rangka beratap SNI 03-2448-1991 21 75. pelaksana. produsen dan pelaksana dalam merencanakan.30 - 545.040. komponen dan elemen bangunan serta waktu pemasangan dan penggunaan tenaga kerja. Spesifikasi tingkat bunyi dan waktu dengung dalam bangunan gedung dan perumahan (kriteria desain yang direkomendasikan) SNI 03-6386-2000 18 91. Tujuannya untuk menghemat bahan.040 547. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup untuk menghemat bahan. penghematan bahan. ICS Standar Asing yang terkait 539. dan elemen bangunan. digunakan untuk bunyi mantap atau seolah-olah mantap seperti bising yang berasal dari sistem tata udara dan lalu lintas kendaraan yang kontinu Spesifikasi ini mencakup persyaratan dan ketentuan kayu dan bahan pengawet kayu. biaya dan waktu pelaksanaan. komponen bangunan. komponen dan elemen bangunan serta waktu pemasangan dan penggunaan tenaga kerja. tetapi tidak berhubungan langsung dengan tanah.id/satminkal/balitbang/sni ) 65 . produsen dan pelaksanan dalam merencanakan. produsen bahan bangunan. serta persyaratan kayu awet. memproduksi komponen dan melaksanakan bangunan.id dan www.010.140 PCI 20 N Wacker Drive Chicago ACI 318 M-83 (84) Building code requirement for reinforced concrete - 543. Spesifikasi rumah tumbuh rangka beratap dengan komponen beton pracetak SNI 03-2447-1991 27 75. Sistem pasokan daya listrik darurat dan siaga SNI 04-7018-2004 31 NFPA 110 Standard for Emergency and Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.30 ISO 1986 Building construction modular coordination basic module 540. Spesifikasi kayu awet untuk perumahan dan gedung SNI 03-6839-2002 15 79.30 Ernst Neufert 1980 Architect’t Data 541. biaya dan waktu pelaksanaan Spesifikasi ini bertujuan untuk memberikan landasan ukuran dan batasan dalam usaha menentukan kebutuhan minimum dalam pembangunan rumah susun Spesifikasi ini memberikan kriteria desain kondisi lingkungan akustik di dalam ruang hunian.

sumber daya. kontrol. Catatan: Untuk sistem pasokan daya darurat menggunakan generator darurat. kelas. Standar ini meliputi pemasangan/ instalasi. pengoperasian. Sistem daya yang tercakup dalam standar ini termasuk sumber daya. Sistem pasokan daya listrik darurat menggunakan energi tersimpan (spddt) SNI 04-70192004 24 91. Standar ini mencakup ketentuan instalasi. dan pemilihan dari setiap hal berikut di bawah ini tidak termasuk dalam lingkup standar. gedung parkir bertingkat dan landasan helikopter pada atap gedung tinggi dimana parameter-parameter pesawat helikopter yang dimuat praktis sudah mencakup semua jenis pesawat yang biasa dioperasikan.id/satminkal/balitbang/sni ) 66 . yaitu : (1) Bangunan atau fasilitas khusus. dan keseluruhan peralatan tambahan dan asesori yang diperlukan memasok daya listrik menuju terminal beban dari peralatan pemindah tersebut. dan peralatan tambahan.50 NFPA 111 Standard on Stored Electrical Energy Emergency and Standby Power Systems. peralatan pemindah. peralatan pengawas.id dan www. Sistem yang dicakup dalam standar ini. yang dibutuhkan untuk memasok daya listrik kepada sirkit/ beban yang terseleksi. pemeliharaan. atau keduanya. termasuk beban-beban hidup untuk atap miring. peralatan pengendalian/ pengawasan.bsn. yang membutuhkan SPDD (2) Beban tertentu untuk dilayani oleh SPDD (3) Penetapan jenis. ICS Standar Asing yang terkait Stanby Power Systems. Standar ini tidak mencakup hal-hal berikut : (1) Penerapan SPDD (2) Peralatan unit percahayaan darurat (3) Perkabelan distribusi (4) Layanan utilitas. atau level setiap beban yang tertentu Standar ini meliputi persyaratan kinerja untuk sistem energi listrik tersimpan yang menyediakan sumber daya listrik pengganti dalam bangunan dan fasilitas pada peristiwa kegagalan sumber daya listrik normal.140. dan pengujian menyangkut kinerja sistem pasokan daya darurat (SPDD). bilamana layanan tersebut diijinkan sebagai suatu SPDD (5) Parameter untuk alat penyimpan energi Standar ini tidak menetapkan kriteria untuk sistem penyimpan energi.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 2002 548. dan persyaratan pengujian yang berhubungan dengan kinerja dari Sistem Pasokan Daya Darurat Tersimpan/ SPDDT.pu. termasuk peralatan tambahan integral. 1999 549. lihat bagian 1 dari standar ini. Tata cara Tata cara perencanaan pembebanan untuk rumah dan gedung SNI 03-1727-1989 91.080. kontrol. Termasuk juga reduksi beban hidup untuk perencanaan balok induk dan Jumlah Hal No.or.01 NI 18/1970 Peraturan Muatan Indonesia Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup dalam bangunan dan fasilitasnya dalam peristiwa kegagalan sumber daya utama.go. pemeliharaan. (RSNI S-21-2004) Tata cara ini digunakan untuk memberikan beban yang diijinkan untuk rumah dan gedung. peralatan pemindah. pengoperasian.

559. Tata cara ini bertujuan untuk melindungi bangunan rumah dan gedung yang akan didirikan terhadap serangan rayap. 30 91.99 557. 558.pu.040.010. Tujuannya untuk mewujudkan rencana teknis bangunan rumah dan gedung yang optimal Jumlah Hal No.id dan www. Tata cara pengerjaan SNI 03-2840-1992 lembaran asbes semen untuk penutup atap pada bangunan rumah dan gedung Tata cara pengerjaan SNI 03-2841-1992 lembaran asbes semen untuk dinding pada bangunan rumah dan gedung.10 - 25 91. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup portal serta peninjauan gempa. SNI 03-2394-1991 Tata cara ini digunakan untuk merencanakan dan merancang bangunan radiasi khususnya untuk bangunan kedokteran nuklir Tata cara ini digunakan dalam perencanaan dan perancangan untuk bangunan radiologi di rumah sakit Tata cara ini digunakan sebagai dasar perancangan rumah sederhana yang tidak bertingkat secara praktis untuk memberi jaminan keselamatan bagi masyarakat penghuni rumah sederhana di daerah rawan angin. ICS Standar Asing yang terkait 550.060. 32 91. Tata cara pencegahan SNI 03-2404-1991 serangan rayap pada bangunan rumah dan gedung dengan termitida.30 552.060.040.10 553. SNI 03-2397-1991 113 91.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tata cara ini bertujuan untuk memberikan landasan perencanaan desain agar dapat diperoleh suatu perancangan bangunan 20 91. Tata cara ini digunakan untuk memberikan landasan dalam membuat peraturanperaturan mendirikan bangunan di masingmasing daerah.30 Building Centre of Japan 1986 The Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. yang pemakaiannya optional. bukan keharusan. agar keseragaman dan upaya efektifitas dapat tercapai Tata cara ini digunakan sebagai acuan dalam perlakuan penanggulangan rayap.10 ISO 1986 Building constructions Modular coordination series of prefereed multimodular sizes for horizontal dimension BS 4247 (Part 2) 69 Guide to the selection of materials for use in radioactive treds BS 4247 (Part 2) 69 Guide to the selection of materials for use in radioactive treds 554.go.or.20 Australian Standard 1981 Soil treatment for buliding under construction for protection againts subterranean termites - 14 91. terlebih bila reduksi tersebut membahayakan konstruksi atau unsur konstruksi yang ditinjau.040. Tata cara penanggulangan SNI 03-2405-1991 rayap pada bangunan rumah dan gedung dengan termitisida.040.30 555. Tata cara dasar koordinasi modular untuk perancangan bangunan rumah dan gedung SNI 03-1963-1990 19 91. untuk melindungi bangunan rumah dan gedung 39 91.040. dengan tujuan menyeragamkan bentuk dan isi dari peraturan-peraturan bangunan yang akan dipergunakan di seluruh kota-kota di Indonesia Tata cara ini digunakan sebagai pegangan dasar dalam merencana rumah dan gedung menggunakan koordinasi modular.99 - 556.id/satminkal/balitbang/sni ) 67 . Tata cara ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatip akibat debu yang ditimbulkan pada waktu pengerjaan pemasangan dinding.bsn.120. SNI 03-1728-1989 Tata cara pelaksanaan mendirikan bangunan gedung 158 91. SNI 03-2395-1991 35 91. Tata cara perencanaan dan perancangan bangunan kedok-teran nuklir di rumah sakit Tata cara perencanaan dan peran-cangan bangunan radiologi di rumah sakit Tata cara perencanaan rumah sederhana tahan angin.01 - 551. Tata cara perencanaan SNI 03-2845-1992 rumah susun modular Tata cara ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari dampak negatip akibat debu yang ditimbulkan pada waktu pengerjaan pemasangan penutup atap.120.

30 Jumlah Hal No.02 Technology of Paints. Tata cara ini memuat cara pencatan pada dinding tembok dan penanggulangan kegagalan dalam pengecatan.040. pelaksanaan pengecatan genteng pada lokasi baru dan lama. beca carter holling ferner. SNI 03-3646-1994 28 91. Tata cara perencanaan gedung sekolah menengah umum SNI 03-1730-2002 43 91. nyaman dan ekonomi. 1995. 25 91. struktur/ konstruksi dan utilitas gedung.040. SNI 03-3436-1994 14 91.140.60 International Plumbing Code.040. SNI 06-6373-2000 18 91.40 Indonesian earthquake study.or. Tata cara ini mencakup : • perencanaan arsitektur.040. • Sistem pendidikan sekolah menengah umum.10 - 567.02 91. Tata cara ini bertujuan untuk memperoleh keseragaman dasar perhitungan harga satuan pekerjaan penutup langit-langit Tata cara ini bertujuan untuk memperoleh keseragaman dasar perhitungan harga satuan pekerjaan penutup atap Tata cara ini digunakan dalam merencanakan bangunan stadion untuk mendapatkan perencanaan teknis yang memenuhi ketentuan minimum Tata cara ini digunakan dalam merencanakan gedung olah raga untuk mendapatkan perencanaan teknis yang memenuhi ketentuan minimum Tata cara ini mengatur pemilihan dan pemasangan perpipaan. panjang ven. SNI 03-1729-2002 217 91. Tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk bangunan dan gedung Tata cara perencanaan struktur baja untuk bangunan gedung SNI 03-1726-2002 69 91. Tata cara pengecatan genteng beton SNI 03-6896-2002 8 87. Tata cara perencanaan SNI 03-2846-1992 kepadatan bangunan lingkungan bangunan rumah susun hunian Tata cara perencanaan teknik SNI 03-3427-1994 bangunan kolam renang Tata cara pengecatan dinding SNI 03-2410-1994 tembok dengan cat emulsi Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan penutup langit-langit untuk bangunan dan gedung Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan atap untuk bangunan dan gedung.120.080. 1984 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.20 - 564.010.10 Acuan SNI 031735-2000 571.10 - 566. varnishes and laquer.040. 563. Reinhold Book Cooperation.id/satminkal/balitbang/sni ) 68 .pu. 1972 TGB steel (Dutch steel code) technical priciples for the design and calculation of building structures 570. new zealand 1983. ICS Standar Asing yang terkait Building Standar Law of Japan - 561. 9 11 87. • Perubahan sistem pendidikan sekolah menengah umum. Tata cara ini memuat persyaratan bahan dan alat. volume 1-7 NEN 3851. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup rumah susun yang optimal dan memenuhi syarat bagi kelayakan suatu hunian 560.20 - 565. SNI 03-3647-1994 28 91.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Tata cara perencanaan teknik bangunan stadion Tata cara perencanaan teknik bangunan gedung olah raga Tata cara pemilihan dan pemasangan ven pada sistem plambing SNI 03-3435-1994 Tata cara ini digunakan dalam perencanaan penggunaan lahan secara optimum yang bertujuan untuk merencanakan kepadatan lingkungan perumahan rakyat Tata cara ini digunakan dalam merencanakan kolam renang untuk mendapatkan perencanaan teknis yang memenuhi ketentuan minimum. • Pembakuan gedung sekolah menengah umum.go. Chapter 9 568. macam-macam pipa tegak ven dan ven pipa tegak Tata cara ini digunakan untuk menentukan syarat-syarat perencanaan struktur gedung secara umum dan untuk penentuan pengaruh gempa rencana untuk strukturstruktur bangunan rumah dan gedung Tata cara ini digunakan untuk mengarahkan terciptanya pekerjaan perencanaan dan pelaksanaan baja yang memenuhi ketentuan minimum serta mendapatkan hasil pekerjaan struktur yang aman.id dan www.25 569.10 ANOC 1980 562.010.bsn. pipa dan perlengkapannya untuk sistem ven juga mengatur diameter minimum pipa ven. cat tipe A yang memakai pelarut/ pengencer organik dan cat tipe B yang memakai pelarut/ pengencer air serta cara penanggulangan bila ada 17 91.

b) Pekerjaan stripping atau pembuangan humus. Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan tanah yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan tanah untuk bangunan gedung dan perumahan. Tata cara pengecatan genteng keramik SNI 03-3433-2002 10 87. • Tata cara ini memuat persyaratan. b) Pemasangan anstamping / batu kosong.or. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan pondasi untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan SNI 2836:2008 13 91.20 - 576.id/satminkal/balitbang/sni ) 69 .bsn.pu. * Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan langit-langit yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan langit-langit untuk bangunan gedung dan perumahan Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan plesteran yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan plesteran untuk bangunan gedung dan perumahan. ketentuan dan cara pengerjaan pengecatan genteng keramik. Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan pondasi yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan pondasi untuk bangunan gedung dan perumahan.20 - 574. ICS 91.010. Jumlah Hal 11 No. c) Pembuatan pondasi sumuran dan pondasi siklop. Jenis pekerjaan pondasi yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan pembuatan pondasi batu belah dalam berbagai komposisi campuran. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan langit-langit untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan SNI 2839:2008 15 91.010.010. urugan pasir. serta cara penanggulangan bila terjadi kegagalan. Judul Standar Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan tanah untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan Nomor Standar SNI 2835:2008 Ruang Lingkup kegagalan.20 - 575. pemadatan tanah.id dan www. c) Pekerjaan pembuangan tanah. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan plesteran untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan SNI 2837:2008 16 91.go.20 Standar Asing yang terkait Pembanding analisis BOW 1921 573.02 ACI 1984 Building Code Requirements Reinforced Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.010. perbaikan tanah sulit dan urugan sirtu. 572. Jenis pekerjaan tanah yang ditetapkan meliputi: a) Pekerjaan galian tanah biasa dan tanah keras dalam berbagai kedalaman. d) Pekerjaan urugan kembali.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.

go.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan penutup lantai dan dinding yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan penutup lantai dan dinding untuk bangunan gedung dan perumahan. b) Pekerjaan dinding hollow block dengan berbagai dimensi dan spesi. ICS Standar Asing yang terkait Concrete BSI 1973.20 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Jumlah Hal No. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan kayu untuk bangunan gedung dan perumahan SNI 3434:2008 578.id dan www.010.20 - 25 91.pu. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan penutup lantai dan dinding untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan SNI 7395:2008 Tata cara ini digunakan untuk perencanaan suatu bangunan gedung yang pengoperasian dan pemeliharaannya dapat menghemat energi Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan dinding yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan dinding untuk bangunan gedung dan perumahan. ubin abu-abu. * Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan kayu yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan kayu untuk bangunan gedung dan perumahan.01 - 17 91.040. Tata cara perhitungan SNI 6897:2008 harga satuan pekerjaan dinding untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan 580.20 - 577.bsn.010. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup • Tata cara ini dapat digunakan sebagai pegangan bagi para pelaksana dalam melaksanakan pengecatan genteng keramik sebagai penutup atap pada bangunan gedung dan perumahan.010. • Tata cara ini bertujuan untuk mendapatkan hasil pengecatan yang mempunyai ketahanan dan keawetan terhadap cuaca.id/satminkal/balitbang/sni ) 70 . Jenis pekerjaan dinding yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan dinding bata merah dengan berbagai ketebalan dan spesi.or. Jenis pekerjaan penutup lantai dan dinding yang ditetapkan meliputi : a) pekerjaan pemasangan lantai keramik. Tata cara perencanaan teknis SNI 03-6759-2002 konservasi energi pada bangunan rumah dan gedung. teraso dan marmer b) pekerjaan pemasangan vinyl dan karpet c) pekerjaan pemasangan pelapis dinding dengan bahan keramik d) pekerjaan pemasangan plint dari 81 91. 579. c) Pekerjaan pemasangan terawang (roster) atau bata berongga. Spesification for Aggretates from Natural Source for Concrete (including granolithic) Part 2 Metric Unit 24 91.

90 ASME A17. 581. b) Pekerjaan pemasangan water stop dan bekisting berbagai komponen struktur bangunan.1-2004 Persyaratan ini meliputi pemeriksaan dan pengujian serah terima instalasi lif traksi yang baru maupun yang diubah. kolom. Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan besi dan alumunium untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan 583.140.140. balok.or.id dan www. Catatan : Persesuaian dengan persyaratan tertentu dapat diverifikasi melalui peninjauan ulang atas dokumen perancangan.2-2004 Persyaratan ini meliputi pemeriksaan dan pengujian serah terima instalasi lif traksi yang baru maupun yang diubah. Judul Standar Tata cara perhitungan harga satuan pekerjaan beton untuk konstruksi bangunan gedung dan perumahan Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal 21 No. Jenis pekerjaan beton yang ditetapkan meliputi : a) Pekerjaan pembuatan beton f’c = 7. dinding beton bertulang.pu. c) Pekerjaan pemasangan kawat nyamuk. dan pengujian jenis atau pengujian keteknikan.1-2000 Safety Code For Eolevators and Escalators.20 - 57 91. SNI 03-7017. b) Pekerjaan pemasangan pintu atau jendela besi.2 MPa (K 350) untuk pekerjaan beton bertulang.id/satminkal/balitbang/sni ) 71 .go.bsn. sloof.20 Standar Asing yang terkait 582. pintu lipat sunscreen. Struktur bangunan Metoda uji Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. SNI 7393:2008 Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan aluminium yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan besi dan aluminium untuk bangunan gedung dan perumahan. Jenis pekerjaan besi dan aluminium yang ditetapkan meliputi: a) Pekerjaan pemasangan rangka atap dan talang.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. American Society of Mechanical Engineers.90 - 15 91. Catatan : Persesuaian dengan persyaratan tertentu dapat diverifikasi melalui peninjauan ulang atas dokumen perancangan. dan pengujian jenis atau pengujian keteknikan. ICS 91. 13 91. kolom praktis dan ring balok. pintu gulung. ubin keramik dan plint dari kayu SNI 7394:2008 Standar ini menetapkan indeks bahan bangunan dan indeks tenaga kerja yang dibutuhkan untuk tiap satuan pekerjaan beton yang dapat dijadikan acuan dasar yang seragam bagi para pelaksana pembangunan gedung dan perumahan dalam menghitung besarnya harga satuan pekerjaan beton untuk bangunan gedung dan perumahan.010. venation blinds dan vertical-horizontal blinds. SNI 03-7017. 22.4 MPa (K 100) sampai dengan f’c = 31. pintu alluminium dan jendela nako. Pemeriksaan dan pengujian lift traksi listrik pada bangunan gedung – bagian 1: pemerik-saan dan pengujian serah terima Pemeriksaan dan pengujian lift traksi listrik pada bangunan gedung – bagian 2: pemerik-saan dan pengujian berkala 584.010. (RSNI T-252004). c) Pekerjaan pembuatan pondasi.

SNI 07-6403-2000 6 77.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.bermutu A.id dan www. ASTM D 3689.060.10 - 588. ANSI B 30. baik tiang pancang atau kelompok tiang untuk menentukan hubungan beban lendutan pada saat menerima beban lateral.C dan D 18 23. 14 589.id/satminkal/balitbang/sni ) 72 . SNI 03-6762-2002 34 91.060.140.080.1. galvanis secara panas. ANSI B 46. ASTM D 1143.go. empat persegi atau tabung structural berbentuk khusus untuk konstruksi jembatan.10 - 587.40 mm).175 mm) sampai 16 inci (406. 19 91.080. SNI 03-6761-2002 19 91.50 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.10 593.040. 15 91. 585.bsn. ASTM A572/A 572 M. Metode ini digunakan untuk pengujian tiang vertical dan tiang miring.75 594. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai kuat tekan dinding pasangan bata merah yang digunakan sebagai dinding struktural bagi keperluan perencana dan pelaksana Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai kuat lentur dinding pasangan bata merah yang digunakan sebagai dinding struktural bagi keperluan perencana dan pelaksana Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai kuat geser dinding pasangan bata merah yang digunakan sebagai dinding struktural bagi keperluan perencana dan pelaksana Metode ini digunakan untuk pengukuran profil permukaan lantai untuk memperoleh perkiraan karakteristik kedataran dan perataan permukaan lantai menggunakan sistem bilangan –F dalam satuan metrik (SI) Metode ini digunakan untuk memperoleh nilai lendutan nyata.100. bangunan gedung dan bangunan umum lainnya yang dilas.060. SNI 07-6402-2000 Spesifikasi ini mencakup baja karbon yang dibuat dalam keadaan dingin dengan dilas dan tanpa kampuh berbentuk bulat. Jumlah Hal 14 No.140. derajat pemulihan dan kapasitas nyata dari nilai setelah diberi beban uji Metode ini digunakan untuk menentukan response tiang atau tiang-tiang dalam kelompok tiang terhadap beban aksial tarik dan dapat digunakan semua kedalaman tiang.01 ASTM D 1143 Metode Uji tiang terhadap beban tekan aksial statis ASTM A36/A 36M. ASTM A 500-93 Spesification for Cold-Formed Welded and Seamless Carbon Steel Structural Tubing in Rounds and Shapes ASTM A 283/A 283M-93 Standar Specification for low 591. dipaku keling atau bulat Spesifikasi ini ditujukan untuk pelat baja karbon struktural .B.1 ASTM A 120-71 Standard Specification for Black and HotDipped Zinc-Coated (Galvanized) Welded and Seamless Steel Pipe for ordinary Uses. Spesifikasi Spesifikasi pipa baja yang dilas dan tanpa sambungan dengan lapis hitam dan galvanis panas SNI 07-0242.30 ASTM E 1155 Test Method for Determining Floor Flatness and Levelness Using the F Number System - 590. 13 77. untuk tiga ukuran tipikal pipa baja dengan berat standar ujung polos. Spesifikasi tabung baja karbon struktural berbentuk bulat dan lainnya yang dibentuk dalam keadaan dingin dengan dilas tanpa kampuh Spesifikasi pelat baja karbon dengan kuat tarik rendah dan medium. ASTM A 240. dilas untuk penggunaan dengan hubungan tipe solder dalam penerapan umum. ICS 91. ASTM A 441/A.10 Standar Asing yang terkait Metode pengujian kuat tekan SNI 03-4164-1996 dinding pasangan bata merah dilaboratorium Metode pengujian kuat lentur SNI 03-4165-1996 dinding pasangan bata merah di laboratorium Metode pengujian kuat geser SNI 03-4166-1996 dinding pasangan bata merah di laboratorium Metode pengujian kedataran dan kerataan lantai menggunakan sistem bilangan f SNI 03-6435-2000 586.1-2000 Spesifikasi ini meliputi pipa baja untuk pengguna umum yang dilas tanpa sambungan dengan lapisan hitam dan galvanis panas dalam ukuran tipikal 1/8 inci (3. Metode pengujian pembebanan lantai beton bertulang pada bangunan bertingkat dengan beban air Metode pengujian untuk tiang tunggal terhadap beban tarik aksial statis Metode pengujian beban lateral pada pondasi tiang SNI 03-6760-2002 25 91.01 592. bujursangkar.30 91.or.pu.060.

id/satminkal/balitbang/sni ) 73 . dan bahan beserta cara pelaksanaan konstruksi beton pasca tarik.go. dipaku keeling atau baut 1.or.pu. baut atau las dan untuk tujuan struktural umum 2.40 ASTM A. CRSI 598. baja tulangan dan prategang.id dan www.040. Pemakai harus mnempertimbangkan persyaratan tambahan. SNI 03-3430-1994 40 91. produksi pengecoran dan perawatan beton serta konstruksi cetakan. ACI. beton masif. Spesifikasi tabung baja karbon struktural yang dibentuk dalam keadaan panas dengan dilas tanpa kampuh SNI 03-6763-2002 Spesifikasi ini mencakup baja karbon yang dibentuk dalam keadaan panas dengan dilas dan tanpa kampuh untuk tabung baja karbon berbentuk bujur sangkar. dan finising permukaan yang tercetak. Spesifikasi ini mencakup bahan dan proporsi beton.30 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Ditetapkan pula perlakuan siar dan bagian-bagian tertanam. bulat. Tata cara ini digunakan untuk mempersingkat waktu perencanaan berbagai bentuk struktur yang umum dan menjamin syarat-syarat perencanaan tahan gempa untuk rumah dan gedung yang berlaku Tata cara ini digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan struktur beton untuk bangunan gedung. E.080. D. beton arsitektural. Sheet Pilling and Bars for Struktural use 595.080.140. CRD. ICS Standar Asing yang terkait and Intermediate Tensile Strength Carbon Steel Plates ASTM A6/A6M Specification for General Requirements for Rolled Steel Plates. ASSHTO. seperti ukuran kehaluran austenitic dan persyaratan. C.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. pelat dan tulangan berkualitas struktural untuk digunakan dalam konstruksi baja dan bangunan dengan paku keling. atau struktur bangunan lain yang mempunyai kesamaan karakter dengan struktur bangunan gedung Tata cara ini digunakan dalam perencanaan dan pelaksanaan bangunan yang menggunakan struktur pasangan blok beton berongga bertulang 16 77. Dalam beberapa pasal terpisah dibahas untuk konstruksi pelat dan finisingnya. Spesifikasi beton struktural SNI 03-6880-2002 75 77. perbaikan permukaan beton.40 - 599. ANSI. Shapes.bsn. Spesifikasi ini mencakup penampang baja karbon. Termasuk pula ketentuan mengenai pengujian. evaluasi dan penerimaan beton beserta strukturnya. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.75 ASTM C 501-93 Standarad Specification for Hot Formed Welded and Seamles Carbon Steel Structural Tubing 596. Tata cara Tata cara perencanaan beton SNI 03-1734-1989 bertulang dan struktur dinding bertulang untuk rumah dan gedung Tata cara penghitungan struktur beton untuk bangunan gedung Tata cara perencanaan dinding struktur pasangan blok beton berongga bertulang untuk bangunan rumah dan gedung SNI 03-2847-1992 260 91. bila kelompok 4 atau 5 profil bersayap lebar disyaratkan untuk digunakan selain kolom atau batang tekan lainnya. charpy V – Notch Impact.40 ACI 318 M-89Building code requirements for reinforced concrete AS CA 47-69 SAA Brickwork code (clay bricks and concrete bricks) 600.080. bangunan gedung dan bangunan umu lainnya yang dilas.70 91. empat persegi atau tabung struktur berbentuk khusus untuk konstruksi jembatan. 186 91.140. Spesifikasi baja struktural SNI 03-6764-2002 6 ASTM A A 36/A 36 M-93a : Standar Specification for Structural Steel 597.

701 JIS A 1304.080.220. 605. Standar ini tidak menjelaskan mengenai K3. Dari data pengujian akan diperoleh penggolongan atas dasar jangka waktu dimana kinerja unsur-unsur yang diuji di bawah kondisi-kondisi ini sesuai dengan kriteria.220. SNI 03-6771-2002 10 91.50. 1975 Testing Method for incombustibility of internal finish material and procedure of buildings No. Standar ini menjelaskan cara uji untuk menentukan tingkat ketahanan api berbagai komponen struktur bangunan.bsn.080. ICS 91.100.pu.go.40 Standar Asing yang terkait ASTM E 72-80 Standard methods of conducting strength test of panels for building construction - Tata cara pemasangan panel SNI 03-3445-1994 beton ringan berserat. Tata cara perencanaan dan pelaksanaan bangunan gedung menggunakan panel jaring kawat baja tiga dimensi ( PJKB-3D) las pabrikan SNI 7392 : 2008 20 91. Methods of fire resistance test for structural parts of buildings ISO 834-1:1999 Fire Resistance Tests-Elements of Building cosntruction ASTM D 1360-79 Standard Test Method for Fire Retardancy pains BS 476 Part 5: 1979 Fire Test on Building Materials Structures part 5 Method of Test for Ignitability BS 4422 Glossary of terms associated 13 13.50 JIS A 1321.220. ukuran dan jumlah benda uji. prosedur pengujian dan kriteria hasil uji.-1321-11994 Testing Testing Method for incombustibility of internal finish material and procedure of buildings No. 23.100. prosedur pengujian dan kriteria hasil uji Pada standar ini tidak mencakup pengaturan tentang keselamatan kerja.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Bila digunakan untuk bangunan lebih tinggi dari dua lantai. 602. kaku maupun semi kaku dari suatu bahan bangunan atau komposit yang diuji pada posisi tegak 14 13. 603.080.1994. bagi pengguna harus menetapkan tersendiri ketentuan tentang keselamatan kerja tersebut. Keselamatan/ kenyamanan bangunan Metoda uji Cara uji jalar api pada SNI 1739 : 2008 permukaan bahan bangunan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung Cara uji bakar bahan bangunan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung SNI 1740 : 2008 Jumlah Hal 12 No. maka kekuatan strukturnya harus dihitung oleh perencana struktur dan disetujui oleh pejabat yang berwenang.id dan www. 91. 601.50. Standar ini digunakan untuk bangunan 2 lantai dengan beban hidup 250 kg/m2. 604 JIS A.id/satminkal/balitbang/sni ) 74 . SNI 1741 : 2008 Cara uji ketahanan api komponen struktur bangunan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung 15 13.10 604.04 607.01 606. Standar Tata cara perencanaan dan pelaksanaan bangunan gedung dengan menggunakan panel jaring kawat baja tiga dimensi (PJKB-3D) las pabrikan ini meliputi perencanaan struktur dan konstruksi serta pengawasan pelaksanaan di lapangan. Metode pengujian cat penghambat api Metode pengujian sifat penyalaan bahan bangunan SNI 03-6770-2002 9 87.01 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. bagi pengguna harus menetapkan tersendiri ketentuan tentang keselamatan kerja tersebut. ukuran dan jumlah benda uji. Pada standar ini tidak mencakup pengaturan tentang keselamatan kerja. Standar ini memuat petunjuk pengujian jalar api pada permukaan bahan yang meliputi peralatan uji.or. Metode ini digunakan untuk menentukan secara kuantitatif sifat-sifat penghambat api pada bahan lapisan cat atau sistem lapisan cat pada kayu Metode ini digunakan untuk menentukan sifat nyala pada suatu permukaan rata. Standar ini memuat petunjuk pengujian bakar yang meliputi peralatan uji. 91. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup Tata cara ini digunakan dalam pemasangan panel beton ringan berserat non struktural sesuai perencanaan yang mengacu pada koordinasi modular.01 605.

220.20 Standar Asing yang terkait with fire JIS 1311-1975 Method of fire protecting test of fire door for building FOC 1974. Standar for the installation of stationary pumps for fire protection. Digunakan untuk memberikan persyaratan minimum pada pemasangan springkler dalam upaya pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung Digunakan untuk pemasangan alat bantu evakuasi dalam upaya penyelamatan manusia dan meningkatkan keamanan terhadap bahaya kebakaran. pengujian dan pemeliharaan sistem pompa kebakaran.20 NFPA 92 A : Recommended practise for Smoke Control System.220. 10 91.id/satminkal/balitbang/sni ) 75 .id dan www. Judul Standar Metode pengujian proteksi kebakaran terhadap pintu kebakaran pada bangunan. 613.220. Spesifikasi peralatan SNI 03-6383-2000 pengolah udara individual sebagai sistem pengendalian asap terzona dalam bangunan gedung Spesifikasi proteksi untuk SNI 03-6415-2000 bukaan pada konstruksi tahan api Spesifikasi sistem SNI 03-6420-2000 pengolahan udara di dapur dan ruang parkir sebagai pengendali asap kebakaran dalam bangunan Instalasi pompa yang SNI 03-6570-2001 dipasang tetap untuk proteksi kebakaran 10 13.30 AS 1668. Tata cara perencanaan dan pemasangan sarana jalan keluar untuk penyelamatan terhadap bahaya kebakaran pada bangunan gedung Spesifikasi hidran kebakaran tabung basah Nomor Standar SNI 03-7566-2002 Ruang Lingkup Metode ini digunakan untuk melaksanakan pengujian proteksi kebakaran terhadap pintu kebakaran pada bangunan. pelepasan. SNI 03-3989-2000 87 13. pengoperasian dan pemeliharaan dari sistem pengolah udara mekanik baru atau perbaikan yang juga digunakan sebagai sistem pengendalian asap. Rules for Automatic Sprinkler Installation NFPA 101 : Life Safety Code. MIL-V AS 1668. AWWA. Sistem pengendalian asap kebakaran pada bangunan gedung SNI 03-6571-2001 60 13. SNI 03-1746-2000 79 13.pu.go. Spesifikasi Tata cara perencanaan dan pemasangan sistem sprinkle otomatis untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung. uji serah terima dan pengoperasian standar ini tidak mencakup kapasitas sistem pasokan air dan persyaratan tekanan maupun persyaratan yang mencakup pemeriksaan berkala. Pasokan daya. turbin uap penggerak dan kontrol.220. ICS 13. Section 1 s/d 6 dan 8 NFPA 20. Hal yang dipertimbangkan termasuk : Pasokan air.or.91.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.30 ANSI. ASTM.100.220.140. 147 13. untuk dipasang pada jaringan sistem pelayanan air minum di permukiman Spesifikasi ini menjelaskan persyaratanpersyaratan peralatan pengolahan udara individual sebagai sistem pengendalian asap terzona di dalam bangunan gedung Spesifikasi ini mencakup persyaratan proteksi bukaan konstruksi tahan api yang dibuat untuk tempat penembusan sistem cerobong Spesifikasi ini menjelaskan persyaratanpersyaratan untuk jenis-jenis sistem pengolahan udara Standar ini berhubungan dengan pemilihan dan instalasi pompa yang memasok air untuk proteksi kebakaran pada bangunan gedung.10 611. 1997 Edition 609.1-1991.140. 608.20 616. 200 edition Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. SNI 03-6382-2000 19 91.30 614.20 5 91. Spesifikasi ini meliputi bermacam-macam tipe dan kelas hidran kebakaran tabung basah. 1999. pengujian. TT-V. sehingga memungkinkan penghuni Jumlah Hal 13 No.1. penggerak elektrik dan kontrol. MIL-C.220. • Standar ini menetapkan kriterial minimal untuk perancangan sistem pengendalian asap. instalasi. dan peralatan pelengkap. edition 615.20 610.bsn. TT-P. • Standar ini digunakan untuk perancangan. Section 1 s/d 3 dan 5 - 612. • Standar ini ditujukan untuk keselamatan jiwa dan perlindungan harta benda terhadap bahaya kebakaran.

baik yang tetap atau bergerak (mobile). Apendiks D mencakup prinsip perancangan dan penggunaan elektrikal dan peralatan elektronik yang membangkitkan arus berfrekuensi tinggi untuk pengobatan medik di rumah sakit. termasuk sistem prakiraan tekanan udara tidak termasuk unit individual yang memiliki laju aliran udara kurang dari 1000 liter/ detik dalam semua ruang tertutup Spesifikasi ini menjelaskan sasran dari pengendalian asap dan persyaratan umum sistem pengolahan udara yang dapat digunakan untuk pengendalian asap. Spesifikasi ini digunakan sebagai ketentuan teknis untuk pemilihan dan penggunaan bahan bangunan dalam upaya mengurangi resiko terhadap bahaya kebakaran. 2002 Edition 623. serta memperkecil resiko timbulnya kebakaran dan menyebarluasnya api Standar ini menetapkan kriteria untuk meminimalkan bahaya kebakaran. 2000 edition Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. termasuk bahaya lain yang terkait dengan bahaya prime.20 AS 1397.30 JIS A 1321.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. pengujian. atau bila dikehendaki ke dalam daerah aman di dalam bangunan. SNI 03-7011-2004 243 91. Metodologi ini meliputi dasar teknik untuk Jumlah Hal No.01 NFPA 99 Health Care Facility. dan peranti. ledakan.pu. pembuatan. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup menyelamatkan diri dengan aman dari dalam bangunan. Spesifikasi umum sistem ventilasi mekanis dan sistem tata udara sebagai pengendali asap kebakaran dalam bangunan (damper kebakaran) Spesifikasi umum sistem pengo-lahan udara sebagai pengendali asap kebakaran dalam bangunan Spesifikasi sistem pengolahan udara sentral sebagai pengendali asap kebakaran dalam bangunan SNI 03-6767-2002 11 91. peralatan.30 - 620. dan klinik gigi.go. • Tujuan dari standar ini sebagai pedoman dalam menerapkan sistem yang menggunakan perbedaan tekanan dan aliran udara untuk menyempurnakan satu atau lebih.id dan www. BS 1042 618.100. Guide for Smoke Management Systems in Malls. sudu penutup tunggal atau ganda dan mempunyai cara kerja engsel atau buka tutup tirai.220. Spesifikasi bahan bangunan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung Keselamatan pada bangunan Fasiltas pelayanan kesehatan SNI 03-6765-2002 64 91. AS 1530. AS 1682. pemeliharaan.bsn.id/satminkal/balitbang/sni ) 76 . Spesifikasi damper kebakaran SNI 19-6718-2002 12 13. AS 1566. rancangan. AS 1562. 1975 622. fasilitas ambulatori. Sistem manajemen asap di dalam mal atrium dan ruangan bervolume besar SNI 03-7012-2004 103 91.100.2.10 NFPA 92B. bahan. Spesifikasi ini menjelaskan persyaratan umum yang berlaku untuk semua sistem pengolahan udara. AS 1449. ICS Standar Asing yang terkait 617. kinerja pengujian dan penandaan damper kebakaran yang dapat berbentuk persegi atau bulat.or. AS 1890.30 AS 1668 619.140. AS 1851. AS 1444. dan kelistrikan pada bangunan fasilitas yang memberikan pelayanan kesehatan untuk manusia. yang disebabkan oleh kebakaran dalam ruangan tersebut atau dalam suatu ruangan yang bersebelahan.220. dan tindakan yang aman untuk fasilitas. SNI 03-6768-2002 20 91. Standar ini menetapkan metodologi untuk memperkirakan lokasi asap di dalam ruangan bervolume besar.20 AS 1668 The Use of mechanical ventilation for acceptable indoor air quality 621. Standar ini memuat persyaratan minimum untuk kinerja. AS 1567. klinik. 605.040. Atria and Large Areas. Spesifikasi ini mencakup persyaratan mengenai sistem pengolahan udara sentral sebagai pengendali asap kebakaran dalam bangunan gedung dan dilakukan dengan dua cara yaitu : Pengendalian asap cara pembersihan dan Pengendalian asap terzona.140. Spesifikasi ini memuat persyaratan bahan. SNI 03-6769-2002 17 13.

Protection Against lighting-Part 1. Assessment of the risk of damage due to lihgtning. ICS Standar Asing yang terkait 624. pesawat udara. 1997 Building Code of Australia 626. General principles. manusia atau obyek secara mutlak. dan pembangkitan listrik di luar bangunan.bsn. Tata cara perencanaan struktur bangunan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung SNI 03-1736-2000 48 13.20 Fire Safety Bereau. 50 13. dan d) instalasi kendaraan. Tata cara ini digunakan untuk perencanaan struktur bangunan terhadap pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung Jumlah Hal No. Standar ini tidak menetapkan metodologi untuk menilai pengaruh asap terhadap orang. dan ruangan bervolume besar yang sejenis (lihat SNI 03-6571-2001 Sistem Pengendalian Asap Kebakaran Pada Bangunan Gedung). harta benda dan kelangsungan fungsi bangunan. tidak dapat menjamin proteksi terhadap bangunan gedung. Standar ini menetapkan persyaratan untuk sistem proteksi petir yang berlaku secara umum pada bangunan gedung dan peralatan yang ada di dalamnya.id/satminkal/balitbang/sni ) 77 . kapal laut.220. dan pemeliharaan dari sistem manajemen asap yang baru atau pembaharuan (retrofit) yang dipasang dalam bangunan yang mempunyai ruangan bervolume besar untuk manajemen asap di dalam ruangan yang terjadi kebakaran atau antara ruangan yang tidak dipisahkan oleh penghalang asap. pemasangan. Tata cara Tata cara perencanaan akses SNI 03-1735-2000 bangunan dan akses lingkungan untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung. Bangunan yang termasuk di dalam lingkup standar ini adalah atrium. Singapore Civil Defence Force. Sistem proteksi petir pada bangunan SNI 03-7015-2004 110 91. pengujian. pemeliharaan sistem efektif untuk proteksi bangunan gedung dan peralatan listrik terhadap petir dan inspeksi sistem proteksi petir. Standar ini tidak ditujukan untuk gudang.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. fasilitas manufaktur. harta milik ataupun kelangsungan usaha atau proses. instalasi. dan lepas pantai.20 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. Perlu diperhatikan bahwa sistem proteksi petir tidak dapat mencegah terjadinya petir. b) sistem transmisi. c) sistem telekomunikasi di luar bangunan .040. IEC 6-1312-1. Suatu sistem proteksi petir yang dirancang dan dipasang sesuai dengan standar ini. pengoperasian. atau ruangan serupa lainnya. Tujuan standar ini adalah memberikan petunjuk untuk perancangan. Fire Precautions in Buildings.10 IEC 6-1024-1 Protection of structures againts lighting-Part 1. namun demikian penggunaan Standar ini akan mengurangi secara nyata risiko kerusakan yang disebabkan petir terhadap bangunan gedung yang diproteksinya.id dan www. General principles IEC TR 6-1662.pu. 625. distribusi. Standar ini tidak mencakup penerapan pada : a) sistem rel kereta api. Tata cara ini digunakan dalam merencanakan bangunan dan lingkungannya khususnya dalam hal pencegahan terhadap bahaya kebakaran meliputi pengamanan dan penyelamatan terhadap jiwa.go.or. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup membantu perancangan.220. mal tertutup.

220. Tata cara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung SNI 03-6572-2001 59 13.1-1991 Section 8 Air Perssuritation System for FireIsolated Exits Natuurkundige Grondlagen Voor Bouurvorrschrften.or.140. SNI 03-2396-2001 34 91.20 8 13. dan bertujuan agar diperoleh sistem pencahayaan alami siang hari yang sesuai dengan syarat kesehatan.220. Singapore Civil Defence Force. ICS 13. Nomor Standar SNI 03-1745-2000 Ruang Lingkup Tata cara ini digunakan sebagai panduan dalam pemasangan sistem hidran untuk memberikan persyaratan minimum pada pemasangan sistem hidran dalam upaya pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan rumah dan gedung.4. dan bertujuan untuk memperoleh kenyamanan dan keamanan bagi tamu 8 13.pu. Dagverlichting Van Woningen (NBG II 1951) 628. 1951. AS 16882.bsn. Jumlah Hal 56 No. Judul Standar Tata cara pemasangan sistem tegak dan slang untuk pencega-han bahaya kebakaran pada bangunan gedung.1.1 AS 3745-1995 Emergency Control Organization and Procedures for Buildings AS 1668. 629. AS 1530.100 630.id/satminkal/balitbang/sni ) 78 . Fire Precautions in Building 1997. 1987 OSHA Standard 29 CFR 19190. 1996 Fire Safety Bureau. • Standar “Tata cara perancangan sistem ventilasi dan pengkondisian udara pada bangunan gedung” ini dimaksudkan sebagai pedoman minimal bagi semua pihak yang terlibat dalam perancangan.01 634.20 Standar Asing yang terkait NFPA 14 Standard for the Instalation of Standpipe and Hose System.go. Tata cara pemasangan damper kebakaran Tata cara penanggulangan keadaan darurat untuk bangunan Tata cara perencanaan sistem udara bertekanan untuk sarana jalan keluar kedap api Tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung SNI 03-6462-2000 631. NFPA-72E Standard on Automatic Fire Detector.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.20 22 91. Tata cara perencanaan dan SNI 03-3985-2000 pemasangan sistemdeteksi kebakaran untuk pencegahan bahaya kebakaran pada bangunan gedung SNI 19-6411-2000 Tata cara pencatatan pemeliharaan keselamatan da kesehatan kerja pada fasilitas pengolahan sampah Digunakan untuk memberikan persyaratan minimum pada pemasangan sistem deteksi dan alarm kebakaran sehingga bila terjadi kebakaran dapat diketahui secara cepat dan tepat Tata cara ini bertujuan untuk memberikan petunjuk bagi pengelola fasilitas pengolah sampah yang bertanggung jawab untuk membuat catatan kondisi kesehatan dan keselamatan para pekerja 169 13.50 632. pembangunan dan pengelolaan gedung.20 ASTM E. SNI 03-6464-2000 Tata cara ini digunakan untuk menentukan persyaratan pemasangan alat damper kebakaran dan juga damper asap yang memenuhi spesifikasi damper kebakaran Tata cara ini mengatur prosedur yang direkomendasikan untuk keselamatan manusia atau penghuni saat terjadi keadaan darurat dalam bangunan gedung. kriteria kinerja dan ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan dalam sistem udara bertekanan untuk sarana jalan keluar kedap udara • Standar tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada bangunan gedung ini dimaksudkan sebagai pedoman bagi para perancang dan pelaksana pembangunan gedung di dalam merancang sistem pencahayaan alami siang hari.20 633. AS 1668.1076-85 Standard Practise for Maintaining Health and Safety Record at Solid Waste Proccesing Facilities.160. 627. AS 1668.220. Deel 11. • Standar ini mencakup persyaratan minimal sistem pencahayaan alami siang hari dalam bangunan gedung. AS 1530.id dan www.220.220. AS 1682. SNI 19-6470-2000 7 13. Tata cara ini mencakup tujuan. kenyamanan dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan lain yang berlaku.20 ASHRAE Handbook : Fundamentals 1997 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.

d. Instalasi kendaraan. pelaksana dan pengelola bangunan gedung dalam penggunaan Lif kelengkapan-kelengkapannya. • Petunjuk teknis sistem pencahayaan buatan dimaksudkan untuk digunakan sebagai pegangan bagi para perancang dan pelaksana pembangunan gedung di dalam merancang sistem pencahayaan buatan dan sebagai pegangan bagi para pemilik / pengelola gedung di dalam mengoperasikan dan memelihara sistem pencahayaan buatan. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup dan penghuni yang berada maupun yang menempati gedung tersebut. dan pembangkit listrik di luar bangunan. IEC.90 ASME 17. • Dengan mengikuti standar ini diharapkan diperoleh bangunan gedung yang memenuhi syarat keamanan sesuai ketentuan yang berlaku untuk bangunan.or. dan lepas pantai. Tata cara perancangan pencahayaan darurat. tanda arah dan sistem peringatan bahaya pada bangunan gedung ini dimaksudkan sebagai standar minimal bagi semua pihak yang terlibat dalam perencanaan. kenyamanan. Sistem transmisi. Tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada bangunan gedung SNI 03-6575-2001 36 91. Australian Standard 638. • Standar ini diberlakukan terhadap kinerja peralatan (equipment) dan komponen sesuai kriteria penggunaan energi yang efektif untuk instalasi baru dan penggantian peralatan dan komponen sistem ventilasi dan pengkondisian udara. • Standar ini mencakup persyaratan minimal sistem transportasi dalam gedung (Lif) untuk dapat terwujudnya pemakaian Lif yang nyaman.bsn. Standar ini menetapkan suatu tata cara perencanaan proteksi bangunan dan peralatan instalasi SPP untuk bangunan gedung sampai ketinggian 60 m. Life Safety Code. • Standar pencahayaan darurat. 1997 edition 636. • Standar ini mencakup persyaratan minimal sistem pencahayaan buatan dalam bangunan gedung. Tata cara perencanaan proteksi bangunan dan peralatan terhadap sambaran petir SNI 03-6652-2002 41 91.120.01 NEC. NFPA 101. aman dan handalan.160. 1995 Elevator World Inc.160. • Standar Tata cara perancangan sistem transportasi dalam gedung (Lif) ini dimaksudkan sebagai acuan bagi perencana.id/satminkal/balitbang/sni ) 79 .140. IES. pesawat udara. Sistem rel kereta api. • Agar diperoleh sistem pencahayaan buatan yang sesuai dengan syarat kesehatan.pu.10 637. pembangunan dan pemeliharaan gedung. tanda arah dan sistem peringatan bahaya pada bangunan gedung SNI 03-6574-2001 25 91.id dan www. dan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung.go. Jumlah Hal No.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Kasus berikut adalah di luar lingkup standar ini : a. 1993 Revision Addenda. distribusi. tidak termasuk dalam standar ini peralatan refrigerasi yang tidak dipakai untuk ventilasi atau pengkondisian udara dalam gedung. Tata cara perancangan sistem transportasi vertikal dalam gedung (lif) SNI 03-6573-2001 68 91.40 IEC 6-1024-1 Protection of structures against lighning-Part 1 General principles Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. USA : The Guide to elevatoring edisi 1992. b. kapal laut. Sistem telekomunikasi di luar bangunan.1 Safety Code for Elevator and Escalator. ICS Standar Asing yang terkait 635. c.

SNI 03-1733-2004 50 91. pada lahan dengan kemiringan sampai 5 % mencakup cara pencapaian . Tata cara ini digunakan sebagai acuan dalam merencanakan teknik sumur resapan air hujan serta persyaratannya.id/satminkal/balitbang/sni ) 80 . KLB 1. penerbit Industrial Press INC 200 - 642.or. 639. fungsi.140. second edition.040.140. ukuran. antara lain mengurangi limpasan permukaan yang sangat berlebihan dan sekaligus untuk menambah potensi air tanah Tata cara ini memuat ketentuan–ketentuan tentang jenis dan besaran fasilitas lingkungan rumah susun yang dibangun dilingkungan baru.20 Standar Asing yang terkait AS 4214. Spesifikasi ini mencakup uraian tentang bentuk dimensi.60 641.02 - 25. penerbit Industrial Press INC 200 - 646.1-1995 Gaseous Fire Extinguishing System 24.736 jiwa/Ha.id dan www. dengan batasan : keimiringan tanah ratarata 0-15 % kepadatan 120-444 jiwa/Ha.220. Judul Standar Tata Cara Perencanaan Sistem Pemadam Api FM 200 (Hfc-227ea) Nomor Standar SNI 19-6772-2002 Ruang Lingkup Tata cara ini memuat persyaratan yang harus dipenuhi sistem pemadam api dengan bahan HFC – 227 ea (FM-200) yang digunakan pada ruang tertutup bangunan gedung dan berlaku untuk sistem catu tunggal dan sistem catu terdistribusi. 640. (PtT-12-2000-C) 13 91.80 - 643. (Pt-T-11-2000-C) Tata cara ini meliputi ketentuan umum serta ketentuan-ketentuan teknis secara minimal untuk pembangunan baru lingkungan perumahan sederhana tidak bersusun. 91. struktur dan kriteria dan komponen dan elemen fasilitas tempat bermain diruang terbuka untuk rumah susun sederhana campuran yang disediakan 5 lantai bagi anak usia 1 sampai 5 tahun dan usia 6 sampai 12 tahun.040.25 atau kepadatan maksimal 1. Tata cara perencanaan lingkungan perumahan sederhana tidak bersusun di daerah perkotaan.040. Tata cara ini digunakan untuk memperoleh hasil perencanaan drainase perkotaan yang dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan-ketentuan teknik perencanaan Tata cara ini bertujuan untuk menghasilkan suatu lingkungan perumahan yang fungsional sekurang-kurangnya bagi masyarakat penghuni.09 Design of Plumbing and Drainage Systems. mempunyai KDB 50 %.736 jiwa/Ha.go. bentuk. (Tata Cara Perencanaan Kawasan Perumahan Kota). SNI 03-7013-2004 22 91.30 - 644. tata letak pada lahan lingkungan dan atau posisi pada lantai bangunan rumah susun. Perumahan Spesifikasi Spesifikasi sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan SNI 06-2459-2002 Tujuan dari spesifikasi ini adalah untuk digunakan dalam memilih. SNI 03-2453-2002 19 91. second edition. Tata cara Tata cara perencanaan umum drainase perkotaan Tata cara perencanaan lingkungan perumahan di perkotaan Tata cara perencanaan teknik sumur resapan air hujan untuk lahan pekarangan Tata cara perencanaan fasilitas lingkungan rumah susun sederhana SNI 03-2406-1991 23 91.pu. SNI 03-6981-2004 29 91. Jumlah Hal 42 No.60 645. bahan bangunan dan konstruksi sumur resapan air hujan di lahan pekarangan.020.bsn. Air bersih/ air minum Metoda uji Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Spesifikasi fasilitas tempat bermain di ruang terbuka lingkungan rumah susun sederhana SNI 03-6968-2003 12 91.25 atau dengan kepadatan maksimum sama dengan 1. ICS 13.30 Design of Plumbing and Drainage Systems. pada lingkungan rumah susun sederhana yang mempunyai KDB 50% dan KLB 1.

Bagian 1: Spesifikasi meter air minum.6 MPa (6 bar) untuk meter air ≥ DN 500 mm. persyaratan khusus dalam pengoperasian awal meter air yang baru atau yang diperbaiki untuk menjamin ketepatan pengukuran dan kehandalan pembacaan meter air. dan tahan sampai pada temperatur maksimum yang dijinkan (MAT) 50º C.id dan www.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. dan meter air yang bekerja berdasarkan prinsip mekanik yang dilengkapi peralatanperalatan listrik.140. agar bisa memenuhi keterbatasan yang dimiliki suatu laboratorium uji.140. Pengukuran aliran air dalam saluran tertutup untuk meter air minum – bagian 3: metode dan peralatan pengujian meter air minum (ISO 4064-3 : 2005. meter air kombinasi. ICS 91. Untuk meter-meter air yang mempunyai debit persamaan kurang dari 160 m3/jam. MOD) Nomor Standar SNI 2418. Standar ini juga dapat dipakai untuk menguji meteran air yang prinsip kerjanya berdasarkan sistem elektronik atau listrik. Standar ini dipergunakan untuk menguji meter air minum. MOD 648. CATATAN 1 Peralatan tambahan merupakan pilihan. Judul Standar Pengukuran aliran air dalam saluran tertutup untuk meter air minum bagian 2: Persyaratan pemasangan meter air minum (ISO 4064-2 : 2005. Hal ini berlaku juga bagi meter air dengan peralatan elektronik tambahan.3:2009 74 91.2:2009 Ruang Lingkup Persyaratan pemasangan meter air minum ini digunakan untuk menetapkan kriteria pemilihan meter air tunggal. Bagian ketiga dari SNI ini memuat metode pengujian dan hal-hal yang harus dilakukan dalam menentukan karakteristik utama dari meteran air sesuai dengan SNI 2547-2008. ketentuan pengujian bisa dilakukan perubahan untuk memodifikasi kondisi referensi pada saat pengujian daya tahan dan unjuk kerjanya. peralatan penghubung. Persyaratan pemasangan meter air minum ini juga digunakan untuk meter air yang dioperasikan dengan prinsip elektrik/elektronik. 647. ditentukan sebagai pengintegrasian alat pengukur yang secara kontinyu menentukan volume air yang mengalir melalui peralatannya.40 mm 18 91. dan untuk meter air dengan volume aktual.60 ISO 4064-3 : 2005.040.pu. meter air kosentrik dan meter air kombinasi yang dapat tahan pada tekanan kerja maksimum yang diijinkan (MAP) sampai sekurang-kurangnya 1 MPa (10 bar) atau 0. yang digunakan untuk mengukur debit aktual air minum.id/satminkal/balitbang/sni ) 81 .or. 649.60 Standar Asing yang terkait ISO 4064-2 : 2005.go. meter air dengan prinsip mekanikal yang dihubungkan dengan peralatan elektronik. Rekomendasi dari persyaratan pemasangan ini digunakan tanpa tergantung dengan teknologi. Metode pengambilan contoh meter air bersih (ukuran 13 mm sampai SNI 05-2419-1991 Metode ini digunakan untuk pengambilan contoh meter air dengan ukuran 13 mm .bsn. dan meter air konsentrik. MOD) SNI 2418. MOD Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.160 ISO 2859 – 1974 Keuring reglement sampling procedure Jumlah Hal 16 No. pemasangan.

id/satminkal/balitbang/sni ) 82 .20 657.go.040.20 Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No.040.bsn.20 653.040. ISO 3126 E-74 Unplasticized poly vinyl chloride (uPVC) pipes and fitting for water supply ISO 1167 E.20 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.20 659. SNI 06-2554-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan ketahanan pipa PVC terhadap metilen klorida 22 23.040. Metode pengujian kekuatan pipa pvc untuk air minum terhadap tekanan hidrostatik SNI 06-2549-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan kekuatan pipa PVC terhadap tekanan hidrostatik 12 23. SNI 06-4821-1998 15 23. Metode pengujian diameter luar pipa pvc untuk air minum dengan jangka sorong SNI 06-2548-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan diameter pipa PVC menggunakan jangka sorong 15 23.49 ISO 3606 E-76 Unplasticized poly vinyl chloride (uPVC) pipes and fitting for water supply ISO/DIS specifications 4422/12 Unplasticized poly vinyl chloride (uPVC) pipes and fitting for water supply ISO 2859 – 1974 Keuring reglement sampling procedurs and tables for inspection by attributes ISO 2505 Unplasticized PVC pipes determination of longitudinal version liquid bath immersion method ISO/DIS 7676 – 1983 Unplasticized poly vinyl chloride (uPVC) pipes and fitting for water supply ISO/DIS Specification 4422/12 Unplasticized poly vinyl chloride (uPVC) pipes and fitting for water supply ISO 3126 E-74 Plastic pipes measurement of dimension - 651.20 652.20 656.pu.040.id dan www. Metode pengujian diameter luar pipa pvc untuk air minum dengan pita meter Metode pengujian dimensi SNI 06-2556-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan diameter luar rata-rata pipa PVC Metode ini membahas cara uji untuk 20 23.040.040. Metode pengujian kadar pvc pada pipa pvc untuk air minum dengan thf SNI 06-2555-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan kadar PVC pada pipa PVC dengan THF 21 23.20 658.20 655. Judul Standar dengan 40 mm) 650. Metode pengujian ketebalan dinding pipa pvc untuk air minum SNI 06-2550-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan ketebalan dinding pipa PVC 20 23.or. ICS Standar Asing yang terkait and tables for inspection by attributes ISO/DIS 4422/12.040.20 654. Metode pengujian perubahan panjang pipa pvc untuk air minum dengan uji tungku Metode pengujian ketahanan pipa pvc untuk air minum terhadap metilen khlorida SNI 06-2553-1991 Metode ini digunakan untuk menentukan besarnya perubahan panjang pipa PVC dengan uji tungku 19 23.040.040. Metode pengambilan contoh uji pipa pvc untuk air minum SNI 06-2552-1991 Metode ini digunakan untuk memperoleh contoh uji yang dapat mewakili 23 23. 1978 Plastic pipes for the transport of fluids determination of the resistance to external presure KIWA no. Metode pengujian bentuk dan sifat tampak pipa pvc untuk air minum SNI 06-2551-1991 Metode ini digunakan untuk menguji bentuk dan sifat tampak pipa PVC untuk air minum 19 23.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.

20 23.60 ISO 4064 – 1978 Measurement of Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. karakteristik teknis.id dan www. Spesifikasi Spesifikasi meter air SNI 2547:2008 22 91.20 - 666.020 668. juga dengan penambahan karbon hitam serta menentukan densitas nominal. ASTM D. 1888.140. Metode ini digunakan untuk mengevaluasi pengolahan dalam rangka mengurangi bahan-bahan terlarut.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.bsn.id/satminkal/balitbang/sni ) 83 . ASTM 4187.4189 ASTM D 1129 Terminologi Relating to Water 667. pompa aliran campur. Judul Standar pipa polietilen (pe) untuk air minum Metode pengujian kinerja pompa dengan menggunakan model Nomor Standar Ruang Lingkup menentukan diameter luar dan tebal dinding pipa PE Metode ini digunakan untuk uji kinerja (termasuk uji kavitasi) menggunakan model pompa prototip dan untuk penentuan klasifikasi pompa sentrifugal berukuran besar. medium density (MDPE). Metode ini mencakup : Cara pengujian menentukan densitas referensi pipa PE serta sambungannya yang mengandung anti oksida atau stabiliser. ASTM D 1293. Metode pengujian koagulasi flokulasi dengan cara jar SNI 19-6449-2000 9 13. ASTM D 1193. SNI 05-6437-2000 29 23. dan atau keduanya serta media filter dalam memisahkan padatan terlarut dan koloid dari air baku dan air limbah Spesifikasi ini menetapkan istilah. Metode ini mencakup : Menentukan perubahan panjang dari pipa polietilena baik low density (LDPE). untuk setiap ukuran diameter filter lebih besar dari 100 mm.01 Mpa dan 0. Metode pengujian perubahan panjang pipa polietilena (pe) SNI 19-6779-2002 11 23. ASTM D 1192.040. 663.08 Mpa minimal 1 jam tidak bocor.go. Metode pengujian kinerja SNI 19-6777-2002 unit paket instalasi penjernihan air kapasitas di bawah 5 liter/ detik Metode pengujian tekanan SNI 19-6778-2002 internal rendah sambungan mekanik pipa polietilena (pe) 13 91.140. Metode ini digunakan untuk menentukan efektifitas flokulasi atau koagulasi. Metode Pengujian ini mencakup tentang : Cara pengujian turunnya tekanan pada sistem pengembangan pipa PE secara mekanik dan persyaratan kehilangan tekanan maksimum yang diperbolehkan pada sistem sambungan Pipa PE.040. ASTM D.01 662. dan high density (HDPE) dengan uji rendam maupun uji oven dan menetapkan nilai maksimum perubahan panjang untuk semua pipa polietilena. pompa aliran aksial kecuali pompa untuk pembangkit tenaga.60 9 - 664. SNI 19-6781-2002 15 23. ICS Standar Asing yang terkait 660. ASTM D 3370 - 661. ASTM D 1889. ASTM D 2035. Metode penentuan densitas referensi polietilena (pe) hitam dan pe tidak berwarna pada pipa pe dan sambungan Metode pengujian kehilangan tekanan pada sistem sambungan mekanik pipa polietilena (pe) SNI 19-6780-2002 11 23.040 - 665. 3370.or.040 ISO 4059 . Mixed Flow Pumps and Axial Flow Pumps ASTM D 1129.060. Metode ini meliputi prosedur yang digunakan untuk melaksanakan prakiraan tekanan dalam rangkaian koagulasi flokulasi filtrasi air baku dan air limbah dalam pipa yang bertekanan.1978 (E) Polyethylene (PE) Pipes-Pressure Drop in Mechanical Pipe Jointing Systems Method of Test and Requirements ASTM D 4188-82.08 JIS B 8103 Tersting Methods for Centrifugal Pumps. yang mengandung padatan terlarut relatif rendah (< 30mg/l). koloid dan yang tidak dapat mengendap dalam air dengan memakai bahan kimia dalam proses koagulasi flokulasi yang dilanjutkan pengendapan secara gravitasi Metode ini digunakan untuk menentukan mutu dari Paket Unit Instalasi Penjernihan Air Cara pengujian ini pada sambungan fiting berulir dan pipa PE bertekanan dengan diameter nominal maksimal 63 mm dilaksanakan dua tahap yang berbeda antara tekanan external dan internal 0. karakteristik Jumlah Hal No. Metode pengujian koagulasi flokulasi dan filtrasi bertekanan SNI 19-6784-2002 13 17. ASTM D.pu.

pengiriman dan penandaan serta pengujian SNI 07-6404-2000 Spesifikasi ini mencakup dua tipe flensa yang dapat digunakan saling tukar bila dimensi yang digunakan sesuai standar yang ditentukan SNI 03-6419-2000 Standar ini mencakup pipa PVC diameter 110 mm sampai 315 mm untuk air bersih.1-2000 Spesifikasi ini menjelaskan polialumunium klorida cair untuk pengelolaan air beserta cara pengujian yang berkaitan SNI 06-6396-2000 Standar ini meliputi penggunaan soda abu untuk pengolahan air dalam penyediaan air bersih dan air industri ini mencakup persyaratan umum. digambarkan sebagai integrasi instrumen pengukur secara kontinu menentukan volume air mengalir melalui meter air. 671. for Water National plumbing Code (NPC). BOCA.140. Spesifikasi flensa pipa baja untuk penyediaan air bersih ukuran (110-366) mm Spesifikasi pipa pvc bertekanan berdiameter 110-315 mm untuk air bersih Sistem plambing SNI 06-3822.20 677.60 23.060.040.go. 674.60 678. Tata cara perencanaan sistem plambing SNI 03-7065-2005 Standar Nasional Indonesia (SNI) ini mencakup: 1. sistem plambing yang baru untuk air minum. ICBO. 4 in.AAWA Standard for Soda Ash ANSI/AWA C:20786 Steel pipe Flens for Water Work Services Size 4 in Through 114 in AWWA C 900-91 Polyvinil Chlorida (PVC) Presure Pipe. 11 23. 32 8 71.140.1475-1978 ANSI/AWWA B 201-80. 2.50 15 23. Spesifikasi ini bertujuan memberikan persyaratan teknis sumur gali sebagai sumber air baku untuk air bersih yang terlindung dari pencemaran Spesifikasi ini bertujuan untuk mendapatkan instalasi air bersih dengan kapasitas 5 Liter/ detik Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis tentang bentuk dasar. SBCCI : INTERNATIONAL PLUMBING CODE. Spesifikasi sumur gali untuk sumber air bersih Spesifikasi instalasi air minum tipe cikapayang 5 Spesifikasi cincin karet sambungan pipa air minum.60 670. SNI 03-6481-2000 123 91. ICC. perubahan panjang dan densitas Jumlah Hal No. tanpa bergantung teknologi. Through 12 in. 675. 672. kekuatan hidrostatik. bahan dan kekuatan Spesifikasi ini membahas persyaratan teknis tentang bahan.60 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.040.id dan www.or. Spesifikasi ini berlaku bagi meter air dengan tekanan kerja maksimum yang dapat diterima (MAP) 1 MPa (0.140.040. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup metrologis dan persyaratan kehilangan tekanan untuk meter air minum.60 676. spesifikasi bahan. DN temperatur maksimum yang dapat 0C. air limbah dan air hujan Spesifikasi pipa polietilen (pe) dan sambungannya untuk air minum Spesifikasi poli-aluminium khlo-rida cair untuk pengolahan air Spesifikasi soda abu untuk pengolahan air bersih SNI 03-2916-1992 15 91.80 23.6 MPa untuk meter air yang menggunakan pipa 500 mm) dan diameter nominal. sistem plambing yang baru 91. ukuran. pengambilan contoh. ICS Standar Asing yang terkait water folw in cloced conduits meters for cold potable water part III : test methods and equipment ≥ ≥ 669.10 71.20 ISO/TC 138/SC 2 Polyethylene (PE) pipes for water supply specification JIS K. ven dan air hujan pada gedung sampai dengan pipa persil.bsn.060. yang dibuat sesuai dengan ketentuan pada SNI yang berlaku.pu. Standar sistem plambing ini berlaku bagi sistem plambing yang baru dan bagian dari padanya yang dipasang setelah standar ini dinyatakan efektif berlaku.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. 2000 - 673. SNI 03-2917-1992 SNI 06-4828-1998 SNI 06-4829-1998 15 10 12 91. ukuran. air buangan.040. Spesifikasi ini juga diterima MAT 50 berlaku untuk meter air.id/satminkal/balitbang/sni ) 84 . pengemasan.140.

SNI 03-6719-2002 Spesifikasi pipa baja bergelombang dengan lapis pelindung logam untuk pembuangan air dan drainase bawah tanah 27 23. aluminium atau campuran logam seng-alumunium. ICS Standar Asing yang terkait 679.220 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. lembaran baja yang digunakan dalam pembuatan pipa memiliki lapis pelindung seng galvanis.01 AWWA B 300 Standard for hypochlorifes ASTM D 2992 Obtaining Hydrostatic Design Basis for Reinforced Thermosetting Resin Pipe and Fittings. Spesifikasi simbol gambar sistem penyediaan air dan sistem drainase di dalam tanah SNI 19-6786-2002 Spesifikasi ini menetapkan simbol-simbol gambar untuk saluran-saluran perpipaan dan parit termasuk simbol-simbol bagian dan peralatan yang dibuat dipabrik untuk dipergunakan pada gambar dan perencanaan sistem penyediaan air dan sistem drainase.or. Standard Specification for Corrugated Steel Pipe. Spesifikasi ini meliputi pembuatan dan pengujian pipa resin termoseting bertekanan berpenguat fiberglass (RTRP) diameter 1 inch (25 mm) sampai 144 inch (3700 mm). Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup direncanakan untuk perubahan atau penambahan terhadap sistem plambing pada gedung yang sudah dibangun sebelum SNI ini diberlakukan. M 36/M 90. peralatan.id/satminkal/balitbang/sni ) 85 . struktur dan kinerja dari paket unit instalasi pengolahan air minum untuk kapasitas maksimum 50 l/det. Spesifikasi desinfeksi perpipaan air bersih Spesifikasi pipa resin termoseting bertekanan berpenguat fiber-glass SNI 19-6783-2002 15 23. Standar ini menetapkan mengenai komponen. ukuran. ISO 128. pipa adukan plastik berpenguat fiberglass (RPMP) dan sistem penyambungannya untuk penggunaan dalam jaringan air baik di atas maupun di bawah permukaan tanah. drainase bawah tanah. Spesifikasi ini tidaktermasuk ketentuan untuk dudukan pipa.040. Standar ini meliputi prosedur untuk desinfeksi pipa PVC yang baru dan yang perlu diperbaiki. dan perencanaan instalasi saringan pasir lambat sebagai pegangan bagi penyelenggara pembangunan untuk mengolah air baku 10 01. persyaratan teknis. Spesifikasi ini berlaku untuk pipa pembuangan air. Technical drawingsGeneral Principles of presentation. Tata cara Perencanaan instalasi saringan pasir lambat SNI 3981 : 2008 15 91. ASTMD3567 Standard Method of determining Dimensions of Reinforced Thermosetting Resin Pipe and Fittings. SNI 03-6785-2002 62 23. Spesifikasi unit paket instalasi pengolahan air SNI 6773 : 2008 17 93.20 683. simbol-simbol dasar ini dapat dilengkapi dengan petunjuk-petunjuk yang disyaratkan dalam satu sistem simbol-simbol yang lebih rinci pada penggambaran atau pada penjelasan yang diuraikan secara terpisah simbol-simbol digambarkan pada potongan-potongan galian dan elevasi.pu. timbunan kembali atau hubungan antara beban timbunan dan tebal lembaran pipa baja. bahan.bsn.080. Jumlah Hal No.040.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. Semua perpipaan baru harus didesinfeksi sebelum dipasang.go. Untuk suatu gambar yang lebih detail.10 AASHTO. 682.025 - 681. gorong-gorong dan bukan untuk pipa air limbah rumah tangga atau pembuangan limbah industri.20 684. Standar ini memuat persyaratan umum.id dan www.040. MetallicCoated for Sewer and Drains 680.

Sisitem pelapisam harus disesuai kan dengan persyaratan kinerja dalam standar ini. AWWA manual M11 ASTM D 1066 ASTM D 3370-95a Sampling Water from Closed Conduits SSPC PA 2 Method for Measurement of Dry paint Thickness with magnetic Gages. Sistem pelapisan dapat dilakukan di pabrik atau di lapangan. atau menggunakan pelapis epoksi yang tidak mengandung ter batu bara.140. sedangkan untuk pengelasan sambungan dan kerusakan permukaan dilakukan di lapangan. Tata cara perencanaan unit paket instalasi SNI 6774 : 2008 Tata cara ini mencakup tentang peralatan dan cara pengambilan contoh air dari saluran tertutup seperti aliran pada stasiun pembangkit. Standar ini mencakup bahan dan persyaratan pelaksanaan pada sisitem pelapisan epoksi cair.pu. untuk analisis kimia.4. Tata cara pengelasan pipa baja untuk air di lapangan SNI 03-6405-2000 11 25. bagian khusus. Tata cara ini digunakan untuk memperoleh lama masa operasi saringan yang optimum. SNI 0004:2008 Nomor berubah menjadi SNI 7629:2008 (SK Kep BSN Nomor:70/KEP/BS N/5/2010) 31 91. sambungan las. ICS Standar Asing yang terkait 685. tetapi memenuhi persyaratan standar ini.160. Judul Standar Nomor Standar Ruang Lingkup dengan kekeruhan ≤50 mg/Liter SiO2 menjadi air minum.id/satminkal/balitbang/sni ) 86 . pada kondisi konstruksi normal.01 17 87.283. SNI 07-6398-2000 690. hal ini sesuai untuk digunakan pada air bersih dan akan melindungi perpipaan terhadap korosi pada bagian dalam dan luar pada pipa baja. Sistem Pelapisan ini tidak digunakan bagi pipa yang belum ditekuk dan terpasang. AWWA C200.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No. persyaratan yang berlaku untuk semua kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) baik untuk unit paket maupun konstruksi beton dan cara pengerjaan. Sistem pelapisan dapat terdiri dari dua atau lebih lapisan epoksi yang sama tanpa menggunakan lapisan daasar.060. AWS A2. AWS A3. Lapisan penutup ini dapat menggunakan ter batu bara sebagai pelapis epoksi. AWWA C 209 27 93.22 - 686. Sistem pelapisan terdiri dari satu lapisan dasar berupa dua lapisan epoksi. AISI. mikrobiologi dan radiology.02 AWWA C 206-82 Field Welding of Steel Water Pipe. Tata cara pengoperasian dan perawatan instalasi saringan pasir lambat Tata cara commissioning instalasi pengolahan air SNI 03-3982-1995 15 91.1. Commissioning IPA merupakan uji coba terhadap kinerja masing-masing unit dan terhadap keseluruhan proses IPA dari mulai air baku sampai menjadi air minum yang dilaksanakan oleh tim yang ditetapkan. Tata cara pengambilan contoh air dari saluran tertutup Tata cara pelapisan epoksi cair untuk bagian dalam dan luar pada perpipaan air dari baja SNI 05-6375-2000 689. AWS D1.bsn. dan sambungan yang dipasang di bawah tanah atau atau terendam air. kuantitas dan kualitas air olahan sesuai perencanaan Tata cara ini meliputi istilah dan definisi.10 688.id dan www. Sistem pelapisan ini pada umumnya dilakukan untuk perpipaan air bersih Standar ini mencakup ketentuanketentuan mengenai kriteria 24 13. dan satu atau lebih lapisan penutup berupa dua lapis epoksi. Tata cara ini memuat pengelasan di lapangan secara manual.0.60 - 687. fisika. AWWA C 203.025 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. semi otomatik dan otomatik dengan proses pengelasan busur logam pada pipa baja yang dibuat di pabrik Jumlah Hal No.or.go. ASTM A.

persyaratan teknis mengenai bentuk.10 SNI 19-3983-1995 SNI 19-7029-2004 6 11 13.030. Spesifikasi ini mencakup istilah dan definisi. pemeliharaan. kapasitas instalasi. 692.030.bsn. Tata cara pengoperasian SNI 6775 : 2008 dan pemeliharaan unit paket instalasi pengolahan air Tata cara pengawasan SNI 19-6776-2002 pemasan-gan unit paket instalasi penjernihan air Tata cara pemasangan perpipaan besi daktil dan perlengkapannya SNI 19-6782-2002 24 91. 695. 694. AAFC - 698.go. struktur dan bahan serta cara pengerjaan dalam merencanakan unit paket instalasi pengolahan air agar diperoleh unit IPA yang optimal dengan kapasitas maksimum 50 L/detik. ICS Standar Asing yang terkait 691.030.40 13. (RSNI S02-2002) 15 13.60 - 27 91. teknisi.or. bahan dan peralatan. Tata cara ini digunakan untuk memperoleh sistem pengelolaan sampah di daerah perkotaan.60 - 693. Judul Standar pengolahan air Nomor Standar Ruang Lingkup perencanaan. 91. 699. fisik dan bakteri yang harus dicapai dari hasil olahan sampah organic domestic menjadi kompos. Tata cara ini digunakan untuk pengawasan pelaksanaan pemasangan unit Instalasi Penjernihan Air yang sesuai dengan perencanaan Tata cara ini mencakup cara pemasangan perpipaan besi daktail dan perlengkapannya untuk pelayanan air bersih.40. ukuran dan bahan komposter rumah tangga individual untuk melayani 1 keluarga antara 5 samapi dengan 7 jiwa dan komunal untuk melayani 10 KK atau antara 50 – 70 jiwa. 25 23. air baku. EPA Regulation 503.040.10 13.030.id/satminkal/balitbang/sni ) 87 .190 700. British Colombia Regulation 334/93.40 CAN/BNQ 0413200 A National Canadian Standar for the composting industry.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.140. unit operasi. Persampahan Metoda uji Metode pengambilan dan pengukuran contoh timbulan dan komposisi sampah perkotaan Spesifikasi Spesifikasi timbulan sampah untuk kota kecil dan sedang di indonesia Spesifikasi komposter rumah tangga individual dan komunal SNI 19-3964-1994 Metode ini digunaknan untuk mendapatkan besaran timbulan sampah yang digunakan untuk perencanaan dan pengelolaan sampah Spesifikasi ini bertujuan untuk memberikan kriteria perencanaan persampahan untuk kota sedang dan kota kecil di Indonesia.18 - Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www. 19 29 .99 AWWA C600-82 : Instalation of Duetile-Iron Water mains and Their Appurtenances 26.13.140. Tata cara teknik operasional pengelolaan teknik sampah perkotaan SNI 19-2454-2002 31 27.id dan www. Standar ini mencakup cara pengoperasian.030.030. Tata cara Tata cara pemilihan lokasi tempat pembuangan akhir sampah Pengelolaan sampah di permukiman SNI 03-3241-1994 SNI 3242 : 2008 Tata cara ini digunakan untuk menentukan lokasi tempat pembuangan akhir sampah Standar ini memuat persyaratan dan pengelolaan sampah permukiman di perkotaan untuk jenis sampah domestik non B3 dan B3 dengan menerapkan 3R mulai dari kegiatan di sumber sampai dengan TPS . Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik SNI 19-7030-2004 8 13. Jumlah Hal No.40 - 697.pu. (RSNI S-01-2002) Spesifikasi ini memuat persyaratan kandungan kimia. 696.

Tata cara ini mencakup beberapa metode untuk pengambilan contoh limbah dari truk. SNI 19-6466-2000 17 13. Tata cara evaluasi lapangan untuk sistem peresapan pembuangan air limbah rt.40 ASTM C 33. Spesifikais ini memuat mengenai bentuk dan ukuran. ASTM C 443.100. SNI 03-6379-2000 10 91. ASTM C 150. Spesifikasi Spesifikasi pipa beton untuk saluran air limbah. ASSE 1018. bahan serta konstruksi saluran air hujan pracetak berlubang untuk lingkungan permukiman Tata cara ini memuat istilah dan definisi. 13 13.10 708. ASTM C 822 IPC. Spesifikasi ini meliputi pipa beton yang tidak bertulang untuk mengalirkan air limbah rumah tangga. khusus untuk pengambilan contoh limbah tanpa pemadatan dari tumpukan limbah menggunakan beberapa macam peralatan pengambilan contoh Tata cara ini mencakup bidang perencanaan dan pelaksanaan sistem penimbunan tanah untuk bidang resapan pada pengolahan air limbah rumah tangga Tata Cara ini mengatur tentang cara evaluasi lapangan untuk sistem peresapan pembuangan limbah air rumah tangga . dengan pencampuran air buangan dan lumpur aktif yang merupakan agregat mikro organik aerobik melalui absorpsi biokimia. PDI .go. Tata cara perencanaan bangunan mck umum SNI 03-2399-2002 14 91. SNI 19-6410-2000 21 93.81 - 705. dengan beban pemakai maksimum 200 orang. Judul Standar Sanitasi Metoda uji Metode pengujian kinerja pengolah lumpur aktif Nomor Standar Ruang Lingkup Jumlah Hal No. Tata cara pengambilan contoh limbah tanpa pemadatan dari truk SNI 19-6409-2000 11 13. SNI 03-6966-2003 11 91.060.or. cuci dan kakus. 701.70 - 706.pu. 27.80 704.030 ASTM D 5283 Practise for Decontamination of Field Equipment Used at Nonradioactive Waste Sites IPSDC 1995 chapter 9 IPSDC 1995 chapter 9 709. ICS Standar Asing yang terkait SNI 19-6447-2000 Metode ini digunakan untuk memisahkan benda tersuspensi dan benda terlarut yang sukar mengendap menjadi hasil olahan lumpur yang yang mudah mengendap. oksidasi atau asimilasi. ASSE 1014. “Trap” . persyaratan tangki septik dan sistem resapan yang berlaku bagi pembuangan air limbah rumah tangga untuk daerah air tanah rendah dan jumlah pemakai maksimal 10 Kepala keluarga (1 Kepala Keluarga sama dengan 5 jiwa) Tata cara ini meliputi istilah dan definisih. ASTM C 618. Tata cara penimbunan tanah untuk bidang resapan pada pengolahan air limbah rt. limbah industri. ASTM C 309. saluran air hujan dan gorong-gorong Spesifikasi dan tata cara pemasangan perangkap bau Spesifikasi saluran air huijan pracetak berlubang untuk lingkungan permukiman Tata cara Tata cara perencanaan tangki septik dengan sistem resapan SNI 03-6368-2000 11 91.030. SNI 03-2398-2002 16 91.140. MCK umum dapat merupakan satu kesatuan bangunan atau terpisah-pisah untuk mandi. Chapter 10.bsn.140. pencegat dan pemisah. persyaratan yang berlaku untuk sarana ruangan MCK yang terletak di lokasi permukiman padat.20 JIS B 7512 Steel Tape measures 702.30 703. ASTM C 497.id dan www.030.Daftar Standar Nasional Indonesia (SNI) No.140.060.id/satminkal/balitbang/sni ) 88 .30 Catatan : yang dicetak tebal adalah SNI yang Mengalami perubahan dari edisi sebelumnya (fulltext SNI 2008 dan 2009 dapat di download di www.70 - 707. air hujan dan untuk gorong-gorong Spesifikasi ini mengatur mengenai bahan dan pemasangan dari unit perangkap.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful