P. 1
Pancasila Sebagai Paradigma

Pancasila Sebagai Paradigma

|Views: 301|Likes:
Published by anissata

More info:

Published by: anissata on Sep 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan

Posted on 24 Juli 2008 by Masyhuri Arifin

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA PEMBANGUNAN
Istilah paradigma pada mulanya dipakai dalam bidang filsafat ilmu pengetahuan. Menurut Thomas Kuhn, Orang yang pertama kali mengemukakan istilah tersebut menyatakan bahwa ilmu pada waktu tertentu didominasi oleh suatu paradigma. Paradigma adalah pandangan mendasar dari para ilmuwan tentang apa yang menjadi pokok persoalan suatu cabang ilmu pengetahuan. Dengan demikian, paradigma sebagai alat bantu para illmuwan dalam merumuskan apa yang harus dipelajari, apa yang harus dijawab, bagaimana seharusnya dalam menjawab dan aturan-aturan yang bagaimana yang harus dijalankan dalam mengetahui persoalan tersebut. Suatu paradigma mengandung sudut pandang, kerangka acuan yang harus dijalankan oleh ilmuwan yang mengikuti paradigma tersebut. Dengan suatu paradigma atau sudut pandang dan kerangka acuan tertentu, seorang ilmuwan dapat menjelaskan sekaligus menjawab suatu masalah dalam ilmu pengetahuan. Istilah paradigma makin lama makin berkembang tidak hanya di bidang ilmu pengetahuan, tetapi pada bidang lain seperti bidang politik, hukum, sosial dan ekonomi. Paradigma kemudian berkembang dalam pengertian sebagai kerangka pikir, kerangka bertindak, acuan, orientasi, sumber, tolok ukur, parameter, arah dan tujuan. Sesuatu dijadikan paradigma berarti sesuatu itu dijadikan sebagai kerangka, acuan, tolok ukur, parameter, arah, dan tujuan dari sebuah kegiatan. Dengan demikian, paradigma menempati posisi tinggi dan penting dalam melaksanakan segala hal dalam kehidupan manusia.

1. Pancasila sebagai paradigma pembangunan
Pancasila sebagai paradigma, artinya nilai-nilai dasar pancasila secara normatif menjadi dasar, kerangka acuan, dan tolok ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia. Hal ini sebagai konsekuensi atas pengakuan dan penerimaan bangsa Indonesia atas Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional. Hal ini sesuai dengan kenyataan objektif bahwa Pancasila

sedangkan negara merupakan organisasi atau persekutuan hidup manusia maka tidak berlebihan apabila pancasila menjadi landasan dan tolok ukur penyelenggaraan bernegara termasuk dalam melaksanakan pembangunan. ekonomi. kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk tuhan. Hakikat manusia menurut Pancasila adalah makhluk monopluralis.pribadi. Oleh karena itu. Secara singkat. antara lain: a.adalah dasar negara Indonesia. a. sosial budaya. dan pertahanan keamanan. Sistem politik Indonesia yang bertolak dari manusia sebagai subjek harus mampu menempatkan kekuasaan tertinggi pada rakyat. Berdasarkan itu. pembangunan nasional diarahkan sebagai upaya meningkatkan harkat dan martabat manusia yang meliputi aspek jiwa. sosial budaya. dan pertahanan keamanan. pembangunan nasional sebagai upaya peningkatan manusia secara totalitas. sifat kodrat manusia sebagai individu sekaligus sosial c. Nilai-nilai dasar Pancasila itu dikembangkan atas dasar hakikat manusia. sosial. Pancasila bertolak dari kodrat manusia maka pembangunan politik harus dapat meningkatkan harkat dan martabat manusia. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Politik Manusia Indonesia selaku warga negara harus ditempatkan sebagai subjek atau pelaku politik bukan sekadar objek politik. oleh rakyat dan untuk rakyat. dan aspek ketuhanan. ekonomi. pembangunan dilaksanakan di berbagai bidang yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Kekuasaan adalah dari rakyat. Pancasila menjadi paradigma dalam pembangunan politik. Kodrat manusia yang monopluralis tersebut mempunyai ciri-ciri. meliputi bidang politik. raga. Pembangunan sosial harus mampu mengembangkan harkat dan martabat manusia secara keseluruhan. susunan kodrat manusia terdiri atas jiwa dan raga b. Pembangunan. Sistem politik Indonesia yang sesuai pancasila sebagai paradigma adalah sistem politik demokrasi bukan otoriter .

Secara khusus. moral kerakyatan. ketidakadilan. Oleh karena itu. Perilaku politik. secara berturut-turut sistem politik Indonesia dikembangkan atas moral ketuhanan. Sistem ekonomi yang menghargai hakikat manusia. Pengembangan selanjutnya adalah sistem politik didasarkan pada asas-asas moral daripada sila-sila pada pancasila. sistem ekonomi harus dikembangkan menjadi sistem dan pembangunan ekonomi yang bertujuan pada kesejahteraan rakyat secara keseluruhan. baik dari warga negara maupun penyelenggara negara dikembangkan atas dasar moral tersebut sehingga menghasilkan perilaku politik yang santun dan bermoral. Pembangunan ekonomi harus mampu menghindarkan diri dari bentuk-bentuk persaingan bebas. Sistem ekonomi Indonesia juga tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai moral kemanusiaan. sistem ekonomi harus mendasarkan pada dasar moralitas ketuhanan (sila I Pancasila) dan kemanusiaan ( sila II Pancasila). Sistem ekonomi yang berdasar pancasila berbeda dengan sistem ekonomi liberal yang hanya menguntungkan individu-individu tanpa perhatian pada manusia lain. Sistem ekonomi yang berdasar pancasila adalah sistem ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan.Berdasar hal itu. sosial. Sistem ekonomi demikian juga berbeda dengan sistem ekonomi dalam sistem sosialis yang tidak mengakui kepemilikan individu. Sistem ekonomi yang mendasarkan pada moralitas dam humanistis akan menghasilkan sistem ekonomi yang berperikemanusiaan. Oleh karena itu. dan moral keadilan. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Ekonomi Sesuai dengan paradigma pancasila dalam pembangunan ekonomi maka sistem dan pembangunan ekonomi berpijak pada nilai moral daripada pancasila. b. monopoli dan bentuk lainnya yang hanya akan menimbulkan penindasan. makhluk pribadi maupun makhluk tuhan. sistem politik Indonesia harus dikembangkan atas asas kerakyatan (sila IV Pancasila). baik selaku makhluk individu. moral persatuan. Pancasila bertolak dari manusia sebagai totalitas dan manusia sebagai subjek. . moral kemanusiaan.

yaitu menjadi manusia yang berbudaya dan beradab. Manusia harus dapat mengembangkan dirinya dari tingkat homo menjadi human. c. dan ketidakadilan sosial. Dengan demikian. Atas dasar tersebut.penderitaan. pembangunan sosial budaya tidak menciptakan kesenjangan. Sistem pembangunan pertahanan dan keamanan Indonesia disebut sistem pertahanan dan . Oleh karena itu. Pembangunan sosial budaya yang menghasilkan manusia-manusia biadab. pembangunan sosial budaya harus mampu meningkatkan harkat dan martabat manusia. brutal dan bersifat anarkis jelas bertentangan dengan cita-cita menjadi manusia adil dan beradab. kecemburuan. Perlu ada pengakuan dan penghargaan terhadap budaya dan kehidupan sosial berbagai kelompok bangsa Indonesia sehingga mereka merasa dihargai dan diterima sebagai warga bangsa. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Pertahanan Keamanan Salah satu tujuan bernegara Indonesia adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. sistem pertahanan dan keamanan adalah mengikut sertakan seluruh komponen bangsa. Hal ini mengandung makna bahwa tugas dan tanggung jawab tidak hanya oleh penyelenggara negara saja. Hal ini sebagaimana tertuang dalam sila Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pancasila Sebagai Paradigma Pembangunan Sosial Budaya Pancasila pada hakikatnya bersifat humanistik karena memang pancasila bertolak dari hakikat dan kedudukan kodrat manusia itu sendiri. Berdasar sila persatuan Indonesia. dan kesengsaraan warga negara. tetapi juga rakyat Indonesia secara keseluruhan. tetapi harus mampu meningkatkan derajat kemanusiaannya. pembangunan sosial budaya dikembangkan atas dasar penghargaan terhadap nilai sosial dan budaya-budaya yang beragam si seluruh wilayah Nusantara menuju pada tercapainya rasa persatuan sebagai bangsa. d. Manusia tidak cukup sebagai manusia secara fisik. kejam. diskriminasi.

ketika gerakan reformasi melanda Indonesia maka seluruh tatanan kehidupan dan praktik politik pada era Orde Baru banyak mengalami keruntuhan.keamanan rakyat semesta (sishankamrata). serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total terpadu. wilayah. adil. bangsa Indonesia ingin menata kembali (reform) tatanan kehidupan yang berdaulat. Dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa pertahanan negara bertitik tolak pada falsafah dan pandangan hidup bangsa Indonesia untuk menjamin keutuhan dan tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. di mana pemerintahan dari rakyat (individu) memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam masalah pertahanan negara dan bela negara. dan sumber daya nasional lainnya. dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara. Sistem ini pada dasarnya sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Penyelenggaraan sistem pertahanan semesta didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara. Tatanan kehidupan yang berjalan pada era orde baru dianggap tidak mampu memberi kedaulatan dan keadilan pada rakyat. yaitu suatu gerakan untuk memformat ulang. 3 Tahun 2002 tentang pertahanan Negara. aman. 2. Reformasi memiliki makna. keutuhan wilayah. Pada era reformasi ini. serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pancasila sebagai paradigma pembangunan pertahanan keamanan telah diterima bangsa Indonesia sebagaimana tertuang dalam UU No. dan sejahtera. dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Sistem pertahanan yang bersifat semesta melibatkan seluruh warga negara. menata ulang atau menata kembali hal-hal yang menyimpang untuk dikembalikan pada format atau bentuk semula sesuai dengan nilai-nilai ideal yang dicita-citakan . terarah. Pancasila Sebagai Paradigma Reformasi Pada saat ini Indonesia tengah berada pada era reformasi yang telah diperjuangkan sejak tahun 1998.

d. Apabila gerakan reformasi ingin menata kembali tatanan kehidupan yang lebih baik. acuan. . Reformasi dengan paradigma pancasila adalah sebagai berikut : a. Gerakan reformasi yang menghindarkan diri dari praktik dan perilaku yang dapat menciptakan perpecahan dan disintegrasi bangsa. disintegrasi.rakyat. gerakan reformasi harus diletakkan dalam kerangka perspektif sebagai landasan sekaligus sebagai cita-cita. gerakan reformasi harus menjamin tetap tegaknya negara dan bangsa Indonesia sebagai satu kesatuan. pancasila sangat tepat sebagai paradigma. gerakan reformasi berlandaskan pada moral kemanusiaan yang luhur dan sebagai upaya penataan kehidupan yang penuh penghargaan atas harkat dan martabat manusia. kerusuhan. Oleh karena itu. Artinya. dan akhirnya mengarah pada kehancuran bangsa. reformasi akan mengarah pada suatu gerakan anarki. b. Gerakan reformasi bertujuan menuju terciptanya pemerintahan yang demokratis. Reformasi yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa. kerangka. Reformasi yang berperikemanusiaan yang adil dan beradab. Nilai-nilai dasar kehidupan yang baik itu sudah terkristalisasi dalam pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Dengan pancasila sebagai paradigma reformasi. Artinya. yaitu rakyat sebagai pemegang kedaulatan. Sebab tanpa suatu dasar dan tujuan yang jelas. seluruh penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara harus dapat menempatkan rakyat sebagai subjek dan pemegang kedaulatan. dan tolok ukur gerakan reformasi di Indonesia. gerakan reformasi berdasarkan pada moralitas ketuhanan dan harus mengarah pada kehidupan yang baik sebgai manusia makhluk tuhan. Reformasi yang berdasarkan nilai persatuan. Reformasi yang berakar pada asas kerakyatan. c. tiada jalan lain adalah mendasarkan kembali pada nilai-nilai dasar kehidupan yang dimiliki bangsa Indonesia. Artinya. Artinya.

Penjabaran itu sebagai arahan untuk kehidupan nyata. Perlu disadari bahwa ketidakadilanlah penyeban kehancuran suatu bangsa. Artinya. CIRI-CIRI NILAI Sifat-sifat nilai menurut Bambang Daroeso (1986) adalah Sebagai berikut.e. tetapi kita tidak bisa mengindra kejujuran itu. yaitu a. Kejujuran adalah nilai. Nilai yang bersifat abstrak tidak dapat diindra. B. sifatnya belum operasional. nilai ketakwaan. Semua orang berharap dan mendapatkan dan berperilaku yang mencerminkan nilai keadilan. Penjelasan UUD 1945 sendiri menunjuk adanya undang-undang sebagai pelaksanaan hukum dasar tertulis itu. Nilai diwujudkan dalam bentuk norma sebagai landasan manusia dalam bertindak. Adanya nilai ini menjadikan semua orang terdorong untuk bisa mencapai derajat ketakwaan. Adanya dua macam nilai tersebut sejalan dengan penegasan pancasila sebagai ideologi terbuka. bermutu. Misalnya. Nilai memiliki sifat normatif. Nilai logika adalah nilai benar salah b. Alinea 4 dinyatakan sebagai nilai dasar dan penjabarannya sebagai nilai instrumental. Perumusan pancasila sebagai dalam pembukaan UUD 1945. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. C. Nilai itu suatu realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia. Nilai-nilai dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 itu memerlukan penjabaran lebih lanjut. Misalnya. Nilai dasar tidak berubah dan tidak boleh diubah lagi. PENGERTIAN NILAI Nilai adalah sesuatu yang berharga. Nilai estetika adalah nilai indah tidak indah (jelek) . c. Yang dapat kita indra adalah kejujuran itu. Nilai berfungsi sebagai daya dorong/motivator dan manusia adalah pendukung nilai. MACAM-MACAM NILAI Dalam filsafat. yaitu demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Hal yang dapat diamati hanyalah objek yang bernilai itu. nilai dibedakan dalam tiga macam. artinya nilai mengandung harapan. Nilai Instrumental harus tetap mengacu kepada nilai-nilai dasar yang dijabarkannya Penjabaran itu bisa dilakukan secara kreatif dan dinamis dalam bentuk-bentuk baru untuk mewujudkan semangat yang sama dan dalam batas-batas yang dimungkinkan oleh nilai dasar itu. Penjabaran itu kemudian dinamakan Nilai Instrumental. Artinya kita belum dapat menjabarkannya secara langsung dalam kehidupan sehari-hari. a. nilai keadilan. orang yang memiliki kejujuran. menunjukkan kualitas. b. Manusia bertindak berdasar dan didorong oleh nilai yang diyakininya. Reformasi yang bertujuan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. dan berguna bagi manusia. Misalnya. cita-cita. Penjabaran itu jelas tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai dasarnya. Betapapun pentingnya nilai dasar yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945 itu. gerakan reformasi harus memiliki visi yang jelas. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI A. dan suatu keharusan sehingga nilai nemiliki sifat ideal (das sollen).

Nilai moral inilah yang lebih terkait dengan tingkah laku kehidupan kita sehari-hari. Ketiga nilai itu adalah sebagai berikut. Moral berhubungan dengan kelakuan atau tindakan manusia. Nilai moral adalah suatu bagian dari nilai. menonton sebuah pentas pertunjukan. 2) Nilai keindahan atau nilai estetis yang bersumber pada unsur perasaan (emotion) manusia. Notonegoro dalam kaelan (2000) menyebutkan adanya 3 macam nilai. yaitu nilai yang menangani kelakuan baik atau buruk dari manusia. Buruk adalah nilai moral sehingga bukan pada tempatnya kita mengatakan demikian. Nilai religius yang merupakan nilai keohanian tertinggi dan mutlak serta bersumber pada kepercayaan atau keyakinan manusia. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. dan nilai keadilan. Nilai kerohanian. Nilai Ketuhanan . yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan atau aktivitas. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. Apabila ia keliru dalam menjawab. nilai kemanusiaan. ia benar secara logika. cipta) manusia. nilai persatuan. Dengan pernyataan secara singkat bahwa nilai dasar Pancasila adalah nilai ketuhanan. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Contoh nilai estetika adalah apabila kita melihat suatu pemandangan. D. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kehidupan jasmani manusia atau kebutuhan ragawi manusia. 3) Nilai kebaikan atau nilai moral yang bersumber pada unsur kehendak (karsa. Seseorang akan merasa senang dengan melihat sebuah lukisan yang menurutnya sangat indah. atau merasakan makanan. PANCASILA SEBAGAI SUMBER NILAI Diterimanya pancasila sebagai dasar negara dan ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai pancasila dijadikan landasan pokok. Jika seorang siswa dapat menjawab suatu pertanyaan. nilai Persatuan Indonesia.c. Makna Nilai dalam Pancasila a. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. kita katakan salah.moral selalu berhubungan dengan nilai. kita dapat memberikan contoh dalam kehidupan. nilai estetika bersifat subjektif pada diri yang bersangkutan. Berdasarkan klasifikasi di atas. landasan fundamental bagi penyelenggaraan negara Indonesia. tetapi tidak semua nilai adalah nilai moral. Will) manusia. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia. Kita tidak bisa memaksakan bahwa luikisan itu indah. Nilai vital. Nilai etika/moral adalah nilai baik buruk. budi. Nilai kerohanian meliputi 1) Nilai kebenaran yang bersumber pada akal (rasio. nilai kerakyatan. tetapi orang lain mungkin tidak suka dengan lukisan itu. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. 1. a. c. Kita tidak bisa mengatakan siswa itu buruk karena jawabanya salah. b. Nilai material.

Nilai ketuhanan Yang Maha Esa Mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pancipta alam semesta. Sebagai nilai dasar. Nilai Persatuan Nilai persatuan indonesia mengandung makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. program-program pembangunan. Dengan nilai ini menyatakan bangsa indonesia merupakan bangsa yang religius bukan bangsa yang ateis. Karena sifatnya abstrak dan normatif. c. III/MPR/2000 tentang sumber hukum dan tata urutan perundang-undangan sebagai berikut. Agar dapat bersifat operasional dan eksplisit. Nilai Keadilan Nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia mengandung makna sebagai dasar sekaligus tujuan. nilai-nilai tersebut menjadi sumber nilai. Negara Indonesia memiliki hukum nasional yang merupakan satu kesatuan sistem hukum.. menghormati kemerdekaan beragama. Nilai-nilai dasar itu sifatnya abstrak dan normatif. dengan bersumber pada kelima nilai dasar diatas dapat dibuat dan dijabarkan nilai-nilai instrumental penyelenggaraan negara Indonesia. isinya belum dapat dioperasionalkan. Nilai ketuhanan juga memilik arti adanya pengakuan akan kebebasan untuk memeluk agama. d. yaitu tercapainya masyarakat Indonesia Yang Adil dan Makmur secara lahiriah atauun batiniah. Pancasila berkedudukan sebagai grundnorm (norma dasar) atau staatfundamentalnorm (norma fondamental negara) dalam jenjang norma hukum di Indonesia. kebijaksanaan pemerintah. . Nilai Kerakyatan Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan mengandung makna suatu pemerintahan dari rakyat. Persatuan Indonesia sekaligus mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman yang dimiliki bangsa indonesia. Nilai Pancasila menjadi Sumber Norma Hukum Upaya mewujudkan Pancasila sebagai sumber nilai adalah dijadikannya nilai nilai dasar menjadi sumber bagi penyusunan norma hukum di Indonesia. Operasionalisasi dari nilai dasar pancasila itu adalah dijadikannya pancasila sebagai norma dasar bagi penyusunan norma hukum di Indonesia. Perundang-undangan. perlu dijabarkan ke dalam nilai instrumental. ketetapan. Sistem hukum di Indonesia membentuk tata urutan peraturan perundang-undangan. b. 2. dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Tata urutan peraturan perundang-undangan sebagaimana diatur dalam ketetapan MPR No. oleh rakyat. Sistem hukum Indonesia itu bersumber dan berdasar pada pancasila sebagai norma dasar bernegara. tidak ada paksaan serta tidak berlaku diskriminatif antarumat beragama. Nilai Kemanusiaan Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab mengandung arti kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup bersama atas dasar tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya. Nilai-nilai pancasila selanjutnya dijabarkan dalam berbagai peraturan perundangam yang ada. Contoh nilai instrumental tersebut adalah UUD 1945 dan peraturan perundang-undangan lainnya. Artinya. keputusan. dan peraturan-peraturan lain pada hakikatnya merupakan nilai instrumental sebagai penjabaran dari nilai-nilai dasar pancasila. e.

Norma-norma etik tersebut bersumber pada pancasila sebagai nilai budaya bangsa. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia c. bernegara. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu) e. Undang-Undang Dasar 1945 b. Ketetapan MPR No. 10 Tahun 2004 tentang pembentukan Peraturan perundang-undangan juga menyebutkan adanya jenis dan hierarki peraturan perundang-undangan sebagai berikut: a. Peraturan presiden e. saling menghargai. dan Bermasyarakat. yakni malu berbuat kesalahan dan semua yang bertentangan dengan moral agama dan nilai-nilai luhur budaya . Bangsa indonesia saat ini sudah berhasil merumuskan norma-norma etik sebagai pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku. dan bernegara. 10 Tahun 2004 menyatakan bahwa Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum negara. Hal ini sesuai dengan kedudukannya sebagai dasar (filosofis) negara sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUD 1945 Alinea IV.a. saling peduli. Norma-norma etik tersebut selanjutnya dapat digunakan sebagai pedoman atau acuan dalam bersikap dan bertingkah laku dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. saling mencintai. bersikap. dan bertingkah laku yang merupakan cerminan dari nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan yang sudah mengakar dalam kehidupan bermasyarakat a. Nilai-nilai pancasila adalah nilai moral. VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa. dan bermasyarakat merupakan penjabaran nilai-nilai pancasila sebagai pedoman dalam berpikir. Rumusan norma etik tersebut tercantum dalam ketetapan MPR No. nilai pancasila juga dapat diwujudkan kedalam norma-norma moral (etik). Peraturan Pemerintah f. Peraturan Daerah Dalam Undang-Undang No. Senafas dengan itu juga menghidupkan kembali budaya malu. saling memahami. Keputusan Presiden g. Undang-undang d. 3. Oleh karena itu. VI/MPR/2001 tentang etika Kehidupan Berbangsa. Bernegara. Etika Sosial dan Budaya Etika ini bertolak dari rasa kemanusiaan yang mendalam dengan menampilkan kembali sikap jujur. Pasal 2 Undang-undang No. b. dan tolong menolong di antara sesama manusia dan anak bangsa. Peraturan pemerintah d. UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Peraturan daerah. Nilai Pancasila menjadi Sumber Norma Etik Upaya lain dalam mewujudkan pancasila sebagai sumber nilai adalah dengan menjadikan nilai dasar Pancasila sebagai sumber pembentukan norma etik (norma moral) dalam kehidupan bermasyarakat. Undang-undang/peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu) c. berbangsa.

serta menghindarkan perilaku menghalalkan segala cara dalam memperoleh keuntungan. d. a. dialogis. menumbuhkan suasana politik yang demokratis yang bercirikan keterbukaan. Etika Pemerintahan dan Politik Etika ini dimaksudkan untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih. tidak melalui pendekatan cara indoktrinasi. e. Etika Keilmuan dan Disiplin Kehidupan Etika keilmuan diwujudkan dengan menjunjung tingghi nilai-nilai ilmu pengetahuan dan teknologi agar mampu berpikir rasional. belajar. Etika ini etika ini ditampilkan secara pribadi dan ataupun kolektif dalam perilaku gemar membaca. bangsa. dan negara. berkeadilan. logis dan objektif. . Proses penanaman dan pembudayaan etika tersebut hendaknya menggunakan bahasa agama dan bahasa budaya sehingga menyentuh hati nurani dan mengundang simpati dan dukungan seluruh masyarakat. membahas.bangsa. Dengan adanya etika maka nilai-nilai pancasila yang tercermin dalamnorma-norma etik kehidupan berbangsa dan bernegara dapat kita amalkan. jujur dalam persaingan. Etika Ekonomi dan Bisnis Etika ekonomi dan bisnis dimaksudkan agar prinsip dan perilaku ekonomi. daya tahan ekonomi dan kemampuan bersaing. siap mundur apabila dirinya merasa telah melanggar kaidah dan sistem nilai ataupun dianggap tidak mampu memenuhi amanah masyarakat. Apabila sanksi moral tidak lagi efektif. menulis. institusi maupun pengambil keputusan dalam bidang ekonomi. langkah-langkah penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten. kritis. Proses penanaman dan pembudayaan etika dilakukan melalui pendekatan komunikatif. b. persaingan sehat. b. tanggap akan aspirasi rakyat. dan kreatif dalam menciptakan karya-karya baru. Untuk berhasilnya perilaku bersandarkan pada norma-norm aetik kehidupan berbangsa dan bernegara. dan efektif. mendorong berkembangnya etos kerja ekonomi. dan keadilan. dapat melahirkan kiondisi dan realitas ekonomi yang bercirikan persaingan yang jujur. Hal itu bertujuan menghindarkan terjadinya praktik-praktik monopoli. Untuk itu. kebijakan ekonomi yang bernuansa KKN ataupun rasial yang berdampak negatif terhadap efisiensi. serta menjunjung tinggi hak asasi manusia. c. efisien. meneliti. ketersediaan untuk menerima pendapat yang lebih benar walau datang dari orang per orang ataupun kelompok orang. serta terciptanya suasana kondusif untuk pemberdayaan ekonomi rakyat melalui usaha-usaha bersama secara berkesinambungan. menghargai perbedaan. baik oleh pribadi. dan keteraturan hidup bersama hanya dapat diwujudkan dengan ketaatan terhadap hukum dan seluruh peraturan yang ada. ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebagai berikut. serta secara bersama-sama menciptakan iklim kondusif bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. oligopoli. Keseluruhan aturan hukum yang menjamin tegaknya supremasi hukum sejalan dengan menuju kepada pemenuha rasa keadilan yang hidup dan berkembang di dalam masyarakat. ketenangan. Etika pemerintahan mengamanatkan agar para pejabat memiliki rasa kepedulian tinggi dalam memberikan pelayanan kepada publik. dan persuasif. rasa tanggung jawab. perlu dihidupkan kembali budaya keteladanan yang harus dimulai dan diperlihatkan contohnya oleh para pemimpin pada setiap tingkat dan lapisan masyarakat. Etika Penegakan Hukum yang Berkeadilan Etika penegakan hukum dan berkeadilan dimaksudkan untuk menumbuhkan keasadaran bahwa tertib sosial.

Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Perlu dikembangkan etika-etika profesi. seperti etika profesi hukum. dan nilai Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna bagi kehidupan manusia. pemerintah ataupun masyarakat. Mengaitkan pembudayaan etika kehidupan berbangsa. Pelaksanaan gerakan nasional etika berbangsa. dan bermasyarakat di samping tanggung jawab kemanusiaan juga sebagai bagian pengabdian pada Tuhan Yang Maha Esa. Nilai-nilai dasar dari pancasila tersebut adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. e. dan bermasyarakat sebagai bagian dari sikap keberagaman. yang menempatkan nilai-nilai etika kehidupan berbangsa. dan profesi politik yang dilandasi oleh pokok-pokok etika ini yang perlu ditaati oleh segenap anggotanya melalui kode etik profesi masing-masing. bernegara. Pancasila memiliki ciri-ciri atau sifat-sifat diantaranya Nilai itu suatu realitas abstrak dan ada dalam kehidupan manusia. . menunjukkan kualitas.c. profesi kedokteran. profesi ekonomi. dan bermasyarakat secara sinergik dan berkesinambungan yang melibatkan seluruh potensi bangsa. dan berguna bagi manusia. Nilai memiliki sifat normatif. bernegara. bernegara. nilai Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalan permusyawaratan/perwakilan. Kesimpulan : Nilai adalah sesuatu yang berharga. dan Nilai berfungsi sebagai daya dorong/motivator. nilai Persatuan Indonesia. Pancasila berisi lima sila yang pada hakikatnya berisi lima nilai dasar yang fundamental. d. bermutu.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->