P. 1
Makalah Perangkat Lunak Software Perangkat Keras Hardware Untuk Akses Internet

Makalah Perangkat Lunak Software Perangkat Keras Hardware Untuk Akses Internet

5.0

|Views: 32,325|Likes:
Published by Charles Walelang
Makalah Perangkat Lunak Software Perangkat Keras Hardware Untuk Akses Internet
Makalah Perangkat Lunak Software Perangkat Keras Hardware Untuk Akses Internet

More info:

Published by: Charles Walelang on Sep 24, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2013

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, saya bisa menyusun dan menyajikan makalah yang berisi tentang hardware san software untuk akses internet sebagai salah satu tugas matapelajaran TIK. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah membantu menyelesaikan makalah ini. Tak lupa penulis mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan informasinya yang sebagian besar diambil dari internet. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan dan jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik serta saran yang membangun guna menyempurnakan makalah ini dan dapat menjadi acuan dalam menyusun makalah-makalah atau tugas-tugas selanjutnya. Penulis juga memohon maaf apabila dalam penulisan makalah ini terdapat kesalahan pengetikan dan kekeliruan sehingga membingungkan pembaca dalam memahami maksud penulis.

Penulis

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Zaman sekarang, kebutuhan manusia dalam akses data semakin menaningkat, ini disebabkan adanya pola pergeseran hidup manusia ke arah yang lebih berkembang. Degan pemanfaatan komputer hal ini dapat terfasilitasi dengan cepat. Akibatnya akan terjadi keefisiansian waktu, biaya dan resource, sehingga akan menghasikan output yang optimal. Disisi lain kebutuhan akan akses data itu terhalangi oleh adanya jarak dan waktu, terkadang kita membutuhkan akses informasi saudara kita yang berada di negara yang berbeda. Dengan pengetahuan akan hardware dan software untuk akses internet akan sangat membantu kita dalam mendapatkan informasi yang kita butuhkan dengan efektif. 1.2 Perumusan Masalah Dalam menyusun makalah ini, penulis merumuskan beberapa masalah berkaitan dengan : 1. Hardware untuk akses internet 2. Software untuk akses internet

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Perumusan Masalah DAFTAR ISI BAB II PEMBAHASAN I. II. HARDWARE UNTUK AKSES INTERNET SOFTWARE UNTUK AKSES INTERNET

BAB III PENUTUP 1. Kesimpulan DAFTAR PUSTAKA

BAB II PEMBAHASAN

HARDWARE UNTUK AKSES INTERNET
No Nama Perangkat . 1. Komputer / PC Gambar Fungsi

Komputer merupakan komponen utama untuk dapat mengkases internet
Menerima sinyal dari satu komputer dan mentransmisikannya ke komputer yang lain berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast) Menyambungkan pc ke server yang perangkat kerasnya berada di dalam CPU

2.

Hub

3.

Modem eksternal

4.

Modem internal

Menyambungkan pc ke server yang perangkat keras nya berada di dalam CPU Digunakan untuk instalasi dalam ruangan/gedung, dan transceiver data. Biasanya transceiver data digunakan di kalangan radio amatir (pada jenis Kabel Coaxial Thinnet/Kabel RG-58) Kabel telepon yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data (Ethernet). Yang disambungkan pada kabel telepon.

5.

Kabel coaxial

6.

Kabel UTP

7.

T-connector

Membagi/memecah kabel-kabel connector menjadi 2 bagian.

8.

Router

Memonitor pola dari traffic dan penambahan dari titik koneksi, modifikasi, dan penghapusan dan mengcopy data dari segment satu ke yang lain dengan lebih baik. Berfungsi untuk penguat sinyal dari kabel , misalnya pada sebuah jaringan LAN dengan topologi start yang menggunakan kabel UTP. Bekerja dengan meneruskan paket Ethernet dari satu jaringan ke jaringan lain. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda dan atau medium acces control yang berbeda. Meyambungkan network pada hub lalu antara computer dengan computer.

9.

Repeater

10 .

Bridge

12 .

RJ 45

1. Komputer / PC

Komputer merupakan komponen utama untuk dapat mengkases internet Spesifikasi komputer yang digunakan dalam koneksi internet sangat mentukan cepat atau lambatnya kinerja akses internet. semakin tinggi spesifikasi sebuah komputer, semakin cepat kinerja akses internet, begitu pula sebaliknya. Spesifikasi minimal sebuah komputer dalam akses internet anatra lain sebagi berikut:

1.

Processor, merupakan otak dari komputer untuk menjalankan aplikasi- aplikasi dalam komputer. Processor minimal pentium III 500Mhz.

2.

RAM (Random Access Memory) berfungsi sebagai media penyimpanan sementara. RAM minimal 64MB

3

Harddisk digunakan untuk media penyimpanan data secara magnetik. Harddisk minimal 10GB

4

VGA card, merupakan perangkat keras untuk menampilakan gambar pada layar monitor. VGA card minimal 4MB

5.

Monitor, merupajan perangkat output untuk menampilkan proses kerja dari komputer.

2.Hub
Hub Berfungsi untuk menggabungkan beberapa komputer menjadi satu buah kelompok jaringan. Mungkin bila kita hanya akan menghubungkan dua buah PC kita hanya akan memerlukan Kabel UTP dengan Crimping dengan metode cross cable. Tapi bagaimana halnya dengan 10 PC ? atau 20 PC ? disinilah fungsi hub bekerja dimana computerkomputer tersebut akan dihubungkin dengan UTP Straight Cable yang dicolokkan ke port-port yang ada di hub dan diset dengan IP dengan alamat jaringan yang sama, maka kita akan berada di dalam jaringan komputer yang terdiri lebih dari 2 buah PC. Hub memiliki sedikit kejelekan dimana dia akan membroadcast semua paket yang akan dikirim ke salah satu IP Tujuan maksudnya apabila data atu informasi yang diterima. Hal ini mungkin tidak akan terasa bila kita hanya memiliki 10 buah PC yang terkoneksi dalam satu jaringan. Cara kerja Hub Pada dasarnya adalah sebuah pemisah sinyal (signal splitter). Ia mengambil bit-bit yang datang dari satu port dan mengirimkan copynya ke tiap-tiap port

yang lain. Setiap host yang tersambung ke hub akan melihat paket ini tapi hanya host yang ditujukan saja yang akan memprosesnya. Ini dapat menyebabkan masalah network traffic karena paket yang ditujukan ke satu host sebenarnya dikirimkan ke semua host (meskipun ia hanya diproses oleh salah satu yang ditujukannya saja).

3. Modem Eksternal
Perangkat MODEM EKSTERNAL berada diluar CPU. Modem eksternal dihubungkan ke CPU melalui port COM atau USB. Modem jenis ini biasanya menggunakan sumber tegangan terpisah berupa adaptor. Keuntungan penggunaan modem jenis ini adalah portabilitasnya yang cukup baik sehingga gampang dipindah-pindah untuk digunakan di komputer lain. Disamping itu dengan menggunakan modem eksternal, tidak perlu ada slot ekspansi yang dikorbankan sehingga bisa dipakai untuk keperluan lain, terutama apabila mainboard yang digunakan hanya menyediakan sedikit slot ekspansi. Modem eksternal juga dilengkapi dengan lampu indikator yang memudahkan kita untuk memonitor status modem. Kerugiannya, harganya lebih mahal dibandingkan dengan modem internal. Modem eksternal juga membutuhkan tempat tersendiri untuk menaruhnya meskipun kecil.

4. Modem Internal
Perangkat MODEM INTERNAL adalah terpasang langsung didalam CPU. Secara fisik modem internal berupa sebuah card yang tertancap pada salah satu slot ekspansi pada mainboard, biasanya pada slot ISA atau PCI.

Penggunaan modem jenis ini memiliki beberapa keuntungan, antara lain adalah lebih hemat tempat dan dari segi harga lebih ekonomis dibandingkan dengan modem eksternal. Karena telah terpasang di dalam CPU, maka modem jenis ini tidak membutuhkan adaptor seperti halnya modem eksternal sehingga sistem terkesan lebih ringkas tanpa ada banyak kabel berseliweran yang bisa memberi kesan kurang rapi. Namun demikian, modem internal memiliki kelemahan berupa tidak adanya indikator seba.

Jenis-jenis modem
• • • •

• •

Modem 3GP Modem GSM Modem analog yaitu modem yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital Modem ADSL o Modem teknologi ADSL (Asymetric Digital Subscribe Line) yang memungkinkan berselancar internet dan menggunakan telepon analog secara berbarengan. Caranya sangat mudah, untuk ADSL diberikan sebuah alat yang disebut sebagai Splitter atau pembagi line. Posisi Splitter ditempatkan di depan ketika line telepon masuk. Artinya anda tidak boleh mencabangkan line modem untuk ADSL dengan suara secara langsung. Alat Splitter berguna untuk menghilangkan gangguan ketika anda sedang menggunakan ADSL modem. Dengan Splitter keduanya dapat berjalan bersamaan, sehingga pengguna dapat menjawab dan menelpon seseorang dengan telepon biasa. Di sisi lain, pengguna tetap dapat terkoneksi dengan internet melalui ADSL modem. Modem kabel yaitu modem yang menerima data langsung dari penyedia layanan lewat TV Kabel Modem CDMA

5. Kabel Coaxial
Kabel Coaxial atau populer dipanggil “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar yang mengelilingi sebuah kabel tembaga ini yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Antara lain dapat dijalankan dengan tanpa banyak bantuan dari repeater. Ada beberapa jenis kabel coaxial, yaitu : 1. Kabel Coaxial Thinnet ( Kabel RG-58 )

Kabel Coaxial Thinnet atau Kabel RG-58 biasa disebut dengan kabel BNC, singkatan dari British Naval Connector. Sebenarnya BNC adalah nama konektor yang dipakai, bukan nama kabelnya. Kelebihan menggunakan kabel RG-58 adalah : Fleksibel, mudah dipakai untuk instalasi dalam ruangan. Dapat langsung dihubungkan ke komputer menggunakan konektor BNC.
 

Spesifikasi teknis dari kabel ini adalah :
 

Mampu menjangkau bentangan maksimum 185 meter. Impedansi Terminator 50 Ohm.

Fungsi: Kabel coaxial jenis ini banyak dipergunakan di kalangan radio amatir terutama untuk transceiver yang tidak memerlukan output daya yang besar.

2.

Kabel Coaxial Thicknet ( Kabel RG-8 )

Kabel Coaxial Thicknet atau Kabel RG-8 adalah kabel coaxial yang dipakai untuk instalasi antar gedung, Spesifikasi kabel ini sama dengan dengan Kabel Coaxial Thinnet, hanya bentuk fisiknya lebih besar. Karena lebih besar, kabel ini dapat menampung data yang lebih banyak sehingga cocok untuk instalasi sebagai backbone jaringan. Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :
  

Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter. Impedansi terminator 50 Ohm. Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan komputer.

Supaya komputer dapat terhubung ke jaringan thicknet, diperlukan transceiver. Koneksi antara Network Adapter Card dengan transceiver dibuat dengan menggunakan drop cable untuk menghubungkan Transceiver dengan Attachment Unit Interface ( AUI ) pada Network Adapter Card. Interface dari AUI berbentuk DB-15. Bila dibandingkan antara Thicknet dengan thinnet, instalasi kabel thicknet jauh lebih sulit karena sifatnya lebih kaku dan tidak fleksibel. Tetapi melihat kapasitas data dan jarak yang bisa dijangkau, jenis kabel ini masih menjadi favorit sebagai penghubung antar gedung.

Konektor : 1. 2. BNC Kabel konektor Untuk menghubungkan kabel ke T konektor. BNC T konektor Untuk menghubungkan kabel ke komputer. 3. 4. BNC Barrel konektor Untuk menyambung 2 kabel BNC. BNC Terminator Untuk menandai akhir dari topologi bus. Sesuai dengan kapasitas maksimal dari kabel coaxial, Ethernetdengan media transmisi coax hanya ada satu kecepatan transfer data (10 Mbps).Terminator yang dapat digunakan adalah terminator dengan nilai resitansi sebesar 50 OHM. Penggunaan kabel lebih dari yang disarankan sangat tidak dianjurkan karena dapat mengurangi performansi dari jaringan komputer tersebut. Kabel ini masih digunakan sebagai segmen tulang belakang (backbone) untuk penyambung di dalam sistem ethernet karena biayanya murah. Karakteristik lain dari media tipe ini : PELINDUNG INTERFERENSI :ada MAKS. BANDWITH :10 Mbps MAKS. KABEL :500 meter SOKET :BNC (Bayonet Naval Conector) BIAYA :murah dibanding UTP TOPOLOGI FISIK :Bus INSTALLASI :sederhana

6. UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP yang biasa digunakan adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang terpilin. Dari 8 buah kabel yang ada pada kabel ini, hanya digunakan 4 buah saja untuk dapat mengirim dan menerima data (Ethernet). Perangkat lain yang berkenaan dengan penggunaan jenis kabel ini adalah konektor kabel UTP (RJ-45) dan HUB/SWITCH.

Ada beberapa klasifikasi kabel yang digunakan untuk jaringan twisted-pair, tapi yang paling populer adalah Category 5 (CAT 5). Masih ada beberapa klasifikasi untuk CAT 5 ini, untuk pemakaian biasa digunakan CMR Cable. Kabel CAT 5 dijual dalam bentuk rol di dalam karton berlubang untuk memudahkan penanganannya. Pada ujung-ujung kabel CAT 5 ini dipasangkan konektor yang dikenal sebagai konektor RJ-45 (RJ dari kata 'Registered Jack'). Konektor RJ-45 ini mirip dengan konektor pada kabel telepon (RJ-11). Bila pada kabel telepon menggunakan tiga pasang kawat, makakabel network ini menggunakan Empat pasang. Ada dua macam pemasangan yang menghasilkan 'Ujung A' (End A) dan 'Ujung B' (End B). Urutan pemasangan kawat pada konektor yang dikenal sebagai End A dan End B ini pada dasarnya adalah standar EIA568A dan EIA568B. Kabel CAT 5 yang kerdua ujungnya adalah Ujung A disebut sebagai straight-through cable (kabel langsung), sedangkan bila yang satu Ujung A dan yang lainnya Ujung B dinamakan cross-over cable (kabel silang). Apabila ingin menghubungkan dua komputer langsung tanpa menggunakan hub dengan kabek network, maka yang diperlukan adalah cross-over cable. Hubungan computer dengan menggunakan hub memerlukan straight through cable. Sebenarnya pada kabel CAT 5 tidak semua kawat terpakai. Hanya kawat yang terhubung pada pin nomor 1, 2 ,3 dan 6 yang terpakai sedangkan kawat yang terhubung pada pin nomor 4, 5, 7 dan 8 tidak terpakai. Kabel UTP mempunyai ciri : PELINDUNG INTERFERENSI :tidak ada MAKS. BANDWITH :100 Mbps MAKS. KABEL :100 meter SOKET :RJ-45 (RJ = Registered Jack) BIAYA :murah TOPOLOGI FISIK :Star, Extended Star, Tree INSTALLASI :Mudah

Beberapa Kategori (CAT) Kabel UTP : TIPE PENGGUNAAN CATEGORY 1 Voice (Kabel Telepon) CATEGORY 2 Data dengan bandwith hingga 4 Mbps (Local Talk) CATEGORY 3 Data dengan bandwith hingga 10 Mbps (Ethernet) CATEGORY 4 Data dengan bandwith hingga 20 Mbps (16 Mbps Token Ring) CATEGORY 5 Data dengan bandwith hingga 100 Mbps (Fast Ethernet) Fungsi:

Sebagai contoh penggunaan kabel UTP untuk sehari-harinya adalah digunakan untuk LAN dan kabel telpon. Salah satu alasan utama kenapa jenis kabel UTP ini sangat popular dibandingkan dengan jenis kabel lainnya adalah karena penggunaan Kabel UTP sebagai kabel telpon. Karena banyak gedung menggunakan kabel ini untuk sistem telepon dan juga biasanya ada kabel extra yang Dipasang untuk memenuhi pengembangan di masa mendatang. Karena kabel ini juga bisa digunakan untuk mentransmisikan data dan juga suara, maka menjadi pilihan untuk membangun jaringan komputer. Yang membedakan antara telpon dengan komputer dalam hal penggunaan kabel UTP ini adalah terletak pada jack-nya atau konektornya. Pada komputer digunakan RJ-45, yang dapat menampung 8 koneksi kabel sedangkan pada telpon digunakan RJ-11, dapat menampung 4 koneksi kabel dan ukurannya lebih kecil. Lebih jelasnya bisa dilihat koneksi dari telpon anda yang menggunakan RJ-11.

7. T Connector
Membagi/memecah kabel-kabel connector menjadi 2 bagian.

8. Router
Router memiliki kemampuan melewatkan paket IP dari satu jaringan ke jaringan yang lain yang mungkin memiliki banyak jalur di antara keduanya dan dapat juga digunakan untuk menghubungkan sejumlah LAN (Local Area Network).

Sebuah Router menjalankan fungsi yang sama spt sebuah bridge tapi dilakukannya pengartian yang lebih baik. Sebuah Router secara konstan memeriksa jaringan untuk memonitor pola dari traffic dan penambahan dari titik koneksi, modifikasi, dan penghapusan. Router mengunakan informasi ini untuk membangun sebuah “peta” internal dari jaringan. Router secara periodik menukar informasi dalam internal tabel dengan router lain untuk mendapatkan pengetahuan dari jaringan sesudahnya yang secara langsung terkoneksi. Mereka menggunakan informasi ini untuk meneruskan paket data dari titik koneksi lokal ke penerima yang jauh dan membuat keputusan yang terbaik ketika ada kemungkinan router yang ganda ke sebuah penerima. Sebuah router yang berdiri sendiri intinya adalah spesial kegunaan komputer dengan prosessor dan penyimpanan. Fungsi routing dapat ditambahkan didalam perangkat lain seperti LAN Hub atau kegunaan computer secara umum. Beberapa system komputer dengan NIU ganda yang terkoneksi ke segment yang berbeda atau jaringan bisa sebuah router jika software yang sesuai dipasang. Software routing biasanya adalah sebuah komponen system operasi jaringan yang standard dan mungkin atau tidak mungkin bisa difungsikan oleh server administrator. Fungsi routing biasanya diaktifkan pada server dalam LAN kecil untuk menghindari pengeluaran yang bertambah dari sebuah dedicated router. Routing diteruskan. bukan Dalam sebuah sebuah tugas penghitungan yang sibuk, yang komplek, paket tetapi dapat

membutuhkan kapabilitas I/O yang luas. Setiap paket jaringan hrs diperiksa dan jaringan volume menghabiskan kebanyakan atau semua dari kapasitas bus dari sebuah kegunaan kompuetr secara dasar. Seperti sebuah load yang besar bias meninggalkan ketidakcukupan bus atau kapasitas jaringan I/O untuk melakukan fiungsi server transfer file dan sharing printer.

9. Repeater

REPEATER berfungsi untuk penguat sinyal dari kabel , misalnya pada sebuah jaringan LAN dengan topologi start yang menggunakan kabel UTP juga berfungsi memperbaiki dan memperkuat sinyal atau isyarat yang melewatinya, dua sub yang dilewatkan pada repeater memiliki protocol yang sama untuk semua lapisan. Repeater juga berfungsi sebagai memperbesar batasan panjang satu segmen.

10. Bridges
Sebuah bridge, biasanya disebut sebagai sebuah repeater mengcopy atau mengulan paket dari satu segment jaringan ke yang lainnya. Kompleksitas dari sebuah bridges dan fungsi pasti bergantung pada perbedaan antara segement jaringan yang terkoneksi. Bridges jaringan komplek yang yang sederhana mengkoneksi identik segment kecepatan jaringan yang tidak sama dan menggunakan

transmisi, tipe paket dan protokol. Bridge yang lebih menghubungkan segment menterjemaahkan format paket dan protokol jaringan . Sebuah bridge memeriksa paket pada setiap jaringan untuk tujuan alamat dari titik koneksi pada jaringan lain dan mencopy paket tersebut kepada jaringan lain. Pada saat jaringan bridge memeriksa paket juga memeriksa pada sumber alamat dan mengupdate tabel internal dari alamat titik koneksi pada setiap segment jaringan. Bridge biasanya digunakan untuk : a. Membangun sebuah virtual LAN dari dua LAN yang terpisah. b. Membagi sebuah LAN ke dalam segment untuk meminimalkan kesempitan pada jaringan. Design dari sebuah jaringan biasanya dibutuhkan untuk membangun sebuah LAN yang lebih besar dari standar design yang diperbolehkan. Sebagai contoh, 100-Mbps Ethernet LAN tidak bisa lebih panjang dari 210 meter. Jika 300-meter

LAN dibutuhkan, maka 2 LAN yang lebih pendek bisa digabungkan dengan sebuah bridge. LAN bridge biasanya disebut Virtual LAN. Jika sebuah LAN secara rutin dipenuhi dengan trafik, keluarannya bisa ditingkatkan dengan membagi LAN menjadi 2 atau lebih segment dan menggabungkan segmen dengan bridge. Titik koneksi yang mempunyai volume komunikasi yang tinggi satu dengan yang lainnya terhubung dalam satu segment jaringan dengan meminimalkan jumlah paket yang dibutuhkan untuk melewati bridge.

11. RJ 45
RJ45 adalah nama konektor jenis digunakan untuk koneksi Ethernet pada komputer lainnya dan perangkat jaringan Ethernet seperti

router dan aktif dan juga modem dan perangkat lain yang mendukung interface Ethernet.RJ45 merupakan standar untuk steker yang Anda gunakan untuk menghubungkan kabel cat5 ke jaringan. It's an 8 connector plug that looks like a larger version of a phone plug. It's an 8 Konektor steker seperti versi yang lebih besar dari konektor telepon. Penggunaan Kabel RJ-45

Teknik paling murah dan cukup memuaskan adalah menggunakan kabel UTP. UTP kabel merupakan singkatan Unshielded Twisted Pair, yaiu kabel yang terdiri dari 4 pasang (biru, oranye, hijau, dan coklat) kabel yang dipilin menurut aturan tertentu dan digunakan untuk mentransfer/menerima data.

Kabel ini terdiri dari beberapa jenis : 1. UTP cat 5, teknologi 100Base-T, frekuensi 16 MHz. Bandwidth data mencapai 100 Mbps (teoritis) 2. UTP cat 5e, teknologi 1000Base-T, frekuensi 100 MHz. Bandwidth data mencapai 1.000 Mbps (teoritis) 3. UTP cat 6, teknologi 1000Base-T, frekuensi 250 MHz. Bandwidth data mencapai 2.500 Mbps (teoritis)
Tabel fungsi dan gambar perangkat keras pada internet

Software untuk mengakses Internet
Untuk mengakses internet dibutuhkan perangkat lunak antara lain : 1. Sistem operasi Sistem operasi merupakan penghubung antara user (pengguna ) dengan computer. Adapun system operasi yang umum digunakan untuk mengakses internet adalah windows, Apple dan Linux dengan semua varians yang dimiliki oleh system operasi tersebut. 2. Browser Browser adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk menampilkan dan melakukan interaksi dengan dokumen-dokumen yang disediakan oleh layanan web (halaman-halaman internet) Browser yang umum digunakan adalah internet explorer browser ini ekslusif hanya dapat berjalan pada system operasi windows, Mozila Firefox browser ini dapat berjalan pada system operasi windows, linux dan tentunya Apple, Opera, Safari, Google Chrom…

BAB III PENUTUP
KESIMPULAN
Agar kita bisa mengakses intenet, kita memerlukan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Tanpa hardware dan software, kita tidak mungkin dapat mengkases internet.

DAFTAR PUSTAKA

ilmukomputer.com google.co.id http://www.scribd.com/doc/ www.dhanisetyo.info/topic/hardware-dan-software-akses-internet

MAKALAH TIK
HARDWARE DAN SOFTWARE UNTUK AKSES INTERNET

OLEH CHARLES WALELANG

KELAS XI IPA I

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->