KATA PENGANTAR Publikasi ini berisi informasi yang dapat membantu para pendamping UMKM dalam melaksanakan aktifitasnya

. Di dalamnya berisi informasi pokok tentang kebijakan pengembangan KUMKM, pendampingan KUMKM dan model-model pendampingan (pendampingan, perencanaan usaha, pendampingan pengenalan perbankan, pendampingan kredit bermasalah, pendampingan penyusunan studi kelayakan, pendampingan aspek pasar dan pemasaran, pendampingan aspek teknis dan produksi pendampiingan aspek manajemen dan organisasi, pendampingan HKI, pendampingan internet untuk pengembangan bisnis UMKM). Berdasarkan data BPS pada tahun 2008, jumlah UMKM berkembanga menjadi 51,26 juta unit, yang didominir oleh usaha mikro (98,90%) dan mampu memberikan kontribusi pada PDB nasional sebesar 55,56%. Sector KUMM juga mampu menyerap tenaka kerja 90,9 juta orang atau 97,04% dari total tenaga kerja nasional. Upaya pemberdayaan UMKM selalu dihadapkan pada berbagai kendala yang cukup pelik, seperti : pengelolaan usaha yang masih tradisional, kualitas sumberdaya manudia yang belum memadai, skala dan teknik produksi yang rendah, kemampuan pemasaran yang terbatas, akses informasi yang rendah, legal formal yang belum jelas, serta masih terbatasnya akses kepada lembaga keuangan, khususnya perbankan. Secara garis besar, terdapat empat langkah strategis yang dibutuhkan dalam pemberdayaan dan pengembangan UMKM. Pertama, menciptakan iklim usaha yang kondusif, sekaligus menyediakan lingkungan yang mampu mendorong pengembangan usaha mikro secara sistemik, amndiri dan berkelanjutan. Strategi pertama ini pada dasarnya merupakan penerjaemahan dari fungsi pemerintah sebagai regulator dalam kegiatan ekonomi di masyarakat sekaligus memberikan pemihakan yang tepat kepada segenap pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Kedua, meningkatkan akses ke sumberdaya produktif. Pemerintah bertugas untuk memfasilitasi peningkatan aksesibilitas usaha ekonomi produktif skala mikro terhadap sumber-sumber pembiayaan baik dari lembaga keuangan/bank maupun lembaga keuangan bukan bank. Peran pemerintah lebih banya sebagai fasilitator, sedangkan lembaga keuangan berperan sebagai penyedia dala dan lembaga swadaya

masyarakat / kalangan professional bertindak sebagai pendamping bagi upaya pengembangan usaha ekonomi produktif masyarakat miskin. Ketiga, meningkatkan semangat dan mentalitas wirausaha, meskipun kewirausahaan adalah karakter atau sifat-sifat atau seni yang melekat pada jiwa seorang pengusaha yang dapat dibina dan dikembangakan sendiri namun dapat pula dibina oleh orang lain melalui pendampingan berupa fasilitasi, mediasi dan advikasi, pendidikan dan pelatihan serta melalui pemahaman pengalaman terbaik yang dinilai berhasil dalam usahanya. Peran pemerintah lebih bersifat sebagai fasilitator guna melakukan penciptakan kondisi yang kondusif. Keempat, mengembangkan pemasaran dan jaringan usaha, dengan membuka akses pasar kemudahan untuk mengakses informasi usaha, malaksanakan promosi dan pameran, pengembangan jaringan kemitraan dan perlindungan dari persaingan yang tidak sehat. Semoga bermanfaat.

DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN DAN RESTRUKTURISASI USAHA

CHOIRUL DJAMHARI Berkatalah pada diri sendiri saya pasti jadi pemenang. Kalaupun tidak menjadi nomor satu, saya pasti dapat juara dua. Jika kesempatan itu tidak ada, setidaknya juara buat diri sendiri karena telah melakukan yang terbaik semampu saya. (Ken Doherty)

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KUMKM Dasar Hukum 1. Definisi Koperasi Menurut UU No. 25 tahun 1992 pasal 1, adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau Badan Hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. 2. Definisi Usaha mikro, kecil dan menengah menurut UU No. 20 tahun 2008 pasal 1: • Usaha Mikro, memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah) tidak termasuh tanah dan bagunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah).

Usaha Kecil, memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai paling banyak Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp. 300.000.000,- (tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 2.500.000.000,- (dua milyar lima ratus juta rupiah).

Usaha Menengah, memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp. 500.000.000,- (lima ratus juta rupiah) sampai paling banyak Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan lebih dari Rp. 2.500.000.000,(dua milyar lima ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak Rp. 50.000.000.000,- (lima puluh milyar rupiah).

Kebijakan pengembangan UMKM UU No. 20 tahun 2008 pasal 5, tentang UMKM secara tegas menyatakan tujuan pemberdayaan UMKM adalah untuk : • • Mewujudkan struktur perekonomian nasional yang seimbang berkembang dan berkeadilan Menumbuhkan dan mengembangkan kemampuan UMKM menjadi usaha yang tangguh dan mandiri

• Memahami persyaratan feasibility dan bankability UMKM yang dituntut oleh bank. Bila anda mendengar dari salah satu pihak saja. pemerataan pendapatan. Tetapi bila anda mendengar dari kedua belah pihak. Standar Kulaifikasi Pendamping KUKM Seorang pendamping paling tidak mempunyai 3 kualifikasi di bawah ini: • Memahami pengetahuan perbankan/lembaga keuangan bank dan non bank lainnya mengenai perkreditan secara cukup mendalam. Lembaga pendamping dapat memperoleh fee dari jasa layanannya. (Haliberton) PENDAMPINGAN KUMKM Pengertian Pendampingan Pendampingan adalah pemberian layangan untuk pengembangan bisnis dalam rangka meningkatkan kinerja KUKM. • Memahami karakteristik UMKM dan kendala yang dihadapai dalam berhubungan dengan perbankan/lembaga keuangan bank dan non bank lainnya. studi kelayakan dan proposal kredit. pemasaran. penumbuhan ekonomi dan pengentasan rakyat dari kemiskinan. keuangan. • Memahami aspek-aspek yang mendukung kelayakan suatu usaha (aspek legalitas. maka segalanya akan menjadi terang. sehingga dapat menyusun rencana bisnis (business plan). pencipta lapangan kerja. permodalan.• Meningkatkan peran UMKM dalam pembangunan daerah. maka anda berada dalam gelap. dll) • • • • Memahami etika bisnis Memahami manajemen dan analisis keuangan suatu usaha Memiliki kemampuan melihat potensi peluang usaha Memahami masalah lingkungan dalam hubungannya dengan suatu usaha . produksi.

• Dengan maksud tertentu menyarakan/menganjurkan kepada UMKM agar memberi sesuatu (terutama uang) kepada pejabat tertentu dalam upaya mendapatkan pekerjaan tertentu. Asosiasi BDS. • Memanipulasi data UMKM dengan tujuan agar mudah memperoleh persetujuan dan kucuran dana dari bank. • • • Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga yang dibentuk oleh Perguruan Tinggi Inkubator Bisnis . • • • Mewakili atau mengatasnamakan UMKM dalam menerima kucuran kredit dari bank. • Mengharapkan/menerima pelayanan khusus atau pemberian sesuatu (terutama uang) pada kunjungan ke KUKM dalam rangka pembinaan/pendampingan di luar balas jasa yang telah ditentukan.• Memiliki pengetahuan dan jiwa kewirausahaan pada level sedang sampai tinggi Hal yang Tidak Patut Dilakukan oleh Seorang Pendamping • Menuntut balas jasa (fee) yang tidak wajar sehingga dianggap dapat merugikan UMKM dan bank. dll. Memperlambat proses penyusunan proposal kredit dan pengajuan permohonan kredit Melakukan pendampingan kepada UMKM yang lebih dahulu/sedang ditangani oleh konsultan/pendamping yang lain. Swiss Contract. Kadin. Iwapi. Bentuk Lembaga Pendamping KUMKM diantaranya : • • Kementerian Koperasi dan UKM – Business Development Service (BDS) Swasta – Konsultan seperti yang tergabung dalam linkindo.

dll. juga bermanfaat dalam hal-hal sebagai berikut : • • Menentukan system manajemen dan susunan organisasi yang lengkap atau sederhana Mengharapkan suatu petunjuk atau pengarahan dan pedoman sesuai dengan tujuan usaha yaitu untuk memperoleh manfaat (keuntungan) yang optimal • Mengantisipasi terhadap kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan dalam masa pelaksanaan usaha. Sebagai bahan pertimbangan bagi para pemodal apabila berminat untuk menanamkan modalnya pada usaha tersebut • Sebagai bahan pertimbangan kemungkinan kerjasama usaha dalam bentuk kemitraan atau bentuk lainnya. perkembangan maupun hambatan-hambatan dan resiko-resiko yang mungkin dihadapi dan dapat meminimalkan ketidakpastian • • Menentukan pilihan yang terbaik dari berbagai pilihan (alternative) yang ada Dapat melakukan penentuan skala prioritas dalam memilih urutan-urutan kegiatan penting sesuai tujuan dan sasaran maupun kegiatan usahanya • • • Sebagai tolok ukur untuk mengadakan pengawasan/evaluasi (control & evaluation) Dapat merencanakan perluasan produksi dan perluasan pemasaran produk secara meyakinkan. (Benyamin Franklin) MODEL-MODEL PENDAMPINGAN A.Mengatakan sesuatu yang benar di saat yang tepat lebih mudah ketimbang menahan untuk tidak bicara tentang sesuatu yang tidak benar di saat kesempatan itu terbuka lebar. PENDAMPINGAN PERENCANAAN USAHA Pentingnya Perencanaan Usaha Selain untu meminimalkan terjadinya kegagalan. .

Ukuran /kriteria tanpa diskonto (Undiscounted) . kebutuhan pelanggan. kekuatan dan kelemahan pesaing. Terdapat beberapa model uji perencanaan namun semuanya bertumpu pada dua ukuran atau kriteria namun semuanya bertumpu pada dua ukuran atau kriteria yang dapat digunakan yaitu: 1. perkembangan teknologi dan tersedianya berbagai sumberdaya yang dapat menjadi peluang atau hambatan bagi perusahaan. Atau sebaliknya produk yang hanya untuk pasar nasional tapi ternyata diminati secara global sehingga pasar akan melua Model Uji Perencanaan Pada umumnya perencanaan suatu usaha dirancang untuk usaha juga memiliki umur ekonomis di atas 5 tahun. Kalaupun perencanaannya hanya mempertimbangkan atau hanya berorientasi nasional namun dala era globalisasi seperti sekarang ini berbagai produk kemungkinan akan masuk ke dalam negeri tanpa hambatan sehingga menjadi pesaing. Suatu usaha yang mempunya umur ekonomis di atas lima tahun atau bahkan puluhan tahun. bahkan mungkin dengan perusahaan yang dalam hal tertentu bisa menjadi pesaing. kondisi sosiopolitik. perlu untuk melakukan perhitungan-perhitungan. hukum dan ekonomi. terutama dalam meramalkan perkembangan ekonomi di masa-masa sepuluh tahun mendatang.Strategi Perencanaan Usaha Strategi perencanaan adala sebuah proses yang melibat pembahasan konsisi pasar. Perencanaan stategis akan memberikan arah bagi pelaksanaan visi dan misi untuk mencapai tujuan sebuah organisasi perusahaan. • Organisasi-organisasi perusahaan tidak lagi dibatasi oleh pertimbangan-pertimbangan nasional tetapi juga mempertimbangkan pengaruh-pengaruh nasional maupun global • Kedua pengeruh terse4but pada skala usaha tertentu mutlak harus menjadi perhatian dalam rangka membuat rencana usaha. Hal ini akan memudahkan pengembangan rencana strategis menuntun masing-masing bidang untuk mengembangkan bermacam strategi dan progam untuk mencapai tujuan tersebut. • Perusahaan perlu memposisikan diri dalam suatu lingkungan yang tidak hanya mampu bersaing akan tetapi harus mampu pula bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain.

artinya didiscount nilai dikemudian hari dengan suatu discount factor. ada tiga kemungkinannya : a. berapa nilainya sekarang (present value). apakah akan diteruskan atau ditolak/ditunda. dalam hal ini tergantung pada investor. semua aliran biaya (costs = C) dan manfaat (benefit = B) selama umur ekonomis. diukur dengan nilai uang sekarang. (K=i) tercapai break even. sebagai discount factor. Ukuran/kriteria dikonto (Discounted Kuran atau kriteria ini mempersoalkan apa yang akan diperoleh di kemudian hari. Analisis ini menitikberatkan pada selisih antara keuntungan kotor (gross benefit) dengan biaya operasi dan pemeliharaan (operation anda maintenance costs). Hasil daripada perhitungan. ada tiga kemungkinannya : . (K>i) rencana investasi dapat diteruskan.Ukuran/kriteria ini tidak mempersoalkan apa yang akan diperoleh kelak dikemudian hari dan nilai sekarang (present value) diukur dengan nilai uang sekarang. dengan perkataan lain. Bila K lebih besar dari i. Bila K sama dengan i. antara lain : • Membandingkan antara keuntungan (K) yang diharapkan diperoleh yaitu modal yang efisien (Marginal Effisiency of Capital) dengan tingkat bunga yang berlaku (interest rate = i). misalnya dengan ukuran tingkat Bungan (interest rate) yang berlaku saat ini/sekarang. c. b. • Periode pulang pokok (Payback period). • Urutan berdasarkan hasil inspeksi (ranking by inspection). Analisis investasi didasarkan pada pelunasan biaya investasi oleh keuntungan bersih (net benefit) 2. Hasil analisis atau perhitungan. Bila K lebih kecil dari i. Kriteria seperti ini dapat dipergunakan untuk menganalisis usaha-usaha yang mempunyai jangka waktu : • • Umur ekonomis di bawah atau maksimum lima tahun Turn-over capital yang cepat Alat-alat untuk melakukan analisis ini. (K<i) rencana investasi ditolak.

antara lain : • • Kesiapan organisasi dan manajemen Pendamping perlu mengkaji sejauh mana kesiapan UMKM dengan organisasi. personil dan manajemennya. kecil dan menegan (UMKM) perlu memahami perencanaan pelaksanaan kegiatan usaha yang bersangkutan. dalam mengawali usahanya. (2) Bila B/C lebih kecil daripada 1. • • Proses produk dan enanganan hasil produksi (barang dan jasa) Tahapan kegiatan selanjutnya adalah menggali informasi sejauh mana UMKM mampu melaksanakan proses produksi dan menangani proses penanganan hasil produksi. • Pengolahan dana hasil penjualan Tahapan Kegiatan .(1) Bila B/C lebih besar daripada 1. rencana investasi dapat dilaksanakan. Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Usaha Agar dapat memastikan keberhasilan usaha mikro. • • Kesiapan sumberdaya Kemudian diikuti dengan penggalian informasi mengenai kesiapan pengusaha kecil terhadap sumberdaya yang dimilikinya yang akan digunakan dalam berusaha. • • Proses distribusi dan pemasaran Informasi mengenai sejauh mana UMKM mampu melaksanakan proses distribusi dan pemasaran. rencana investasi disarankan untuk ditolak/batal. tercapai break-event. apakah rencana investasi diteruskan atau dibatalkan/ditunda. sehingga produk ini siap jual. (3) Bila B/C sama dengan 1. perlu dijadikan perhatian Pendamping dalam rangka menunjang penyusunan kajian kelayakan usaha/proyek UMKM yang bersangkutan. dalam hal ini tergantung pada pemilik modal/perencana.

Penialaian Terhadap PerencanaanUsaha Pada umumnya usaha mikro dan kecil sangat lemah dalam bidang administrasi. B. Selain itu para pengusaha pribumi jarang berpengalaman dalam tata cara pengajuan dan mendapatkan kredit. Kelemahan-kelemahan pengusaha pribumi tersebut dalam mengambil prakarsa. mereka jarang mendasarkan diri pada rencana yang sistematis karena mereka kurang mampu dalam menuangkan pikiran-pikiran mereka dan juga belum sadar akan arti pentingnya rencana. juga akan merupakan komitmen pengusaha dalam mengelola usahanya. baik yang dihadapi dalam memperoleh pinjaman modal tersebut. harus diatasi dengan cara bersama-sama dengan pengusaha menengah dan besar mengadakan interaksi secara sistematis pada setiap tahap pemrosesan rencana usaha dan melaksanakan penilaian bersama terhadap rencana usaha yang diajukan pengusaha. Sementara usaha menengah lebih baik. PENDAMPINGAN PENGENALAN PERBANKAN Faktor eksternal yang paling sering dipermasalahkan dalam melakukan kegiatan usaha adalah soal pendanaan atau fasilitas maupun pinjaman modal atau permodalan. beberapa lembaga keuangan lainnya mempersyaratkan agar pemohon bantuan keuangan melengkapi permohonannya dengan proposal rencana usaha dan atau studi kelayakan yang disusun oleh konsultan yang tentunya memerlukan biaya meskipun belum tentu proposal yang diajukan disetujui. maka kondisi dari kegiatan KUKM seperti ini dapat dikatakan sebagai tahapan usaha yang berhasil. Masalah pendanaan atau pinjaman permodalan tersebut hanya dapat diantisipasi oleh peningkatan peranan lembaga keuangan. Mengingat hal-hal tersebut di atas.Bilamana rangkaian kegiatan yang runtun seperti tersebut dapat terlaksana secara berkesinambungan. BAGAN Gambar 1. Lembaga keuangan Bank terntunya merupakan lembaga keuangan yang dianggap terlengkap dalam hal produk-produk penghimpunan dan penyaluran kredit dana untuk permodalan usaha. sehingga persetujuan kredit. Lembaga Keuangan . Lembaga keuangan pada prinsipnya ada dua yaitu Perbankan atau Bank dan Non Bank.

Bangk umum sering disebut bank komersil (commercial bank). Bank Pasar. BPR berasal dari Bank Desa. Perbankan Indonesia dalam menjalankan fungsinya berasaskan demokrasi ekoknomi dan menggunakan prinsip kehati-hatian. apjak serta pengaruh lainnya. Besarnya bunga kredit sangat dipengaruhi oleh besarnya simpanan. Bank Umum Bank umum adalah bangk yang dapat memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Usaha perbankan yang pertama adalah menghimpun dana dari masyarakat luas yang dikenal dengan istilah di dunia perbankan adalah kegiatan funding. kea rah peningkatan taraf hidup rakyat banyak. yaitu dana dalam bentuk simanan dari masyarakat tersebut diputarkan kembali atau dijualkan kembali ke masyarakat dalam bentuk pinjaman atau lebih dikenal dengan istilah kredit. Sifat jasa yang diberikan adalah umum. cadangan resiko kredit macet. Disamping bunga simpanan pengaruh besar kecil Bungan pinjaman dan keuntungan yang diambil. biaya operasional yang dikeluarkan. Lumbung Desa. Bank Perkreditan Rakyat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) merupakan bank yang khusus melayani usaha mikro di kecamatan dan pedesaan. Dalam pemberian kredit juga dikenakan jasa pinjaman kepada penerima kredit (debitur) dalam bentuk bunga dan biaya administrasi. Bank Pegawai yang kemudian . dalam arti dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. maka semakin besar pula bunga pinjaman dan demikian pula sebaliknya.Lembaga Keuangan Bank (Perbankan) Bank Indonesia / Bank Sentral Bank Indonesia (BI) adalah Bank Sentral Negara Republik Indonesia yang merupakan “Lembaga Negara” yang independen. Fungsi utama perbankan Indonesia adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat serta bertujuan untuk menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya. bebas dari campur tangan pemerintahan dan ataupihak-pihak lainnya serta berkedudukan di luar pemerintahan dan lembaga lain. Begitu pula dengan wilayah operasinya dapat dilakukan di seluruh wilayah.

sehingga nasabah tidak perlu datang langsung. kemudian ditaksir oleh pihak pegadaian . Pasar Uang Pasar uang (Money Market) sama seperti halnya pasar modal. Prinsip syariah adalah aturan perjanjian berdasarkan hukum Islam antara bank dan pihak lain untuk penyimpanan dana dan atau pembayaran kegiatan usaha atau kegiatan lain yang dinyatakan sesuai dengan syriah.dilebur menjadi BPR. yaitu pasar tempat memperoleh dana dan investasi dana. Dalam pasar uang transakti lebih banyak dilakukan dengan media elektronik. Dlam pasar modal yang diperjual-belikan adalah efek-efek seperti saham dan obligasi dimana jika diukur dari waktunya modal yang diperjual-belikan merupakan modal jangka panjang. Berdasarkan bentuk hukumnya bank dapat berupa perseroan terbatas. seperti pembukuan rekening giro dan kliring. perusahaan daerah atau koperasi. Lembaga Keuangan Lainnya. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Syariah adalah BPR yang melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Perbedaan usaha masing-masing lembaga keuangan lainnya secara sepintas diuraikan sebagai berikut : Pasar Modal Pasar modal merupakan pasar tempat pertemuan dan melakukan transaksi antara pencari dana (emiten) dengan para penanam modal (investor). Pegadaian Perusahaan perum pegadaian merupakan lembaga keuangan yang menyediakan fasilitas pinjaman dengan jaminan tertentu. Hanya bedanya modal yang ditawarkan di pasar uang adalah berjangka waktu pendek dan di pasar modal berjangka waktu panjang. Jenis produk yang ditawarkan oleh BPR relative sempit dibandingkan dengan bank umum. Bank Umum Syariah dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah Bank Umum Syariah adalah Bank Umum yang melaksanakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah. bahkan ada beberapa jenis jasa bank yang tidak boleh diselenggarakan oleh BPR. Jaminan nasabah tersebut digadaikan.

Pembayaran oleh nasabah diangsur sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. asuransi kebakaran. Perusahaan Modal Ventura . Perusahaan Asuransi Perusahaan asuransi merupakan perusahaan yang bergerak dalam usaha pertanggungan. asuransi jiwa. maka kebutuhan ini pembayarannya dapat ditutup oleh perusahaan leasing.untuk menilai besarnya nilai jaminan. Sementara ini usaha pegadaian secara resmi masih dilakukan pemerintah. Perusahaan Sewa Guna Usaha (Leasing) Perusahaan sewa guna usaha (leasing) bidang usahanya lebih ditekankan kepada pembiayaan barangbarang modal yang diinginkan oleh nasabahnya. asuransi kecelakaan. Jadi dalam hal ini perusahaan leasing lebih banyak bergerak dalam bidang pembiayaan barang-barang kebutuhan modal. Perusahaan Anjak Piutang Perusahaan anjak piutang (factoring). asuransi hari tua. Perusahaan asuransi dibagi ke dalam beberapa jenis seperti asuransi kredit. Usaha ini relative baru di Indonesia dan perusahaan anjak piutang kegiatan utamanya adalah membantu perusahaan yang sedang mengalami kesulitan dalam melakukan penagihan atau pengelolaan utangnya. Keuntungan yang diperoleh dari usaha ini merupakan fee yang telah disepakati bersama atau keuntungan dari harga jual dengan hasil penagihan yang dilakukan. asuransi kehilangan dan jenis lainnya. Besarnya premi akan mempengaruhi klaim yang akan diterima. Setiap nasabah dikenakan premi asuransi yang harus dibaya sesuai dengan perjanjian dan perusahaan asuransi akan menanggung kerugian dengan menggantikannya apabila nasabahnya terkena musibah atau terkena resiko seperti yang telah diperjanjikan. dimana usahanya adalah mengambil alih pembayaran kredit suatu perusahaan dengan cara memberi kredit bermasalah perusahaan lain atau dapat pula mengelola penjualan kredit perusahaan yang membutuhkannya. Sebagai contoh jika seseorang ingin memperoleh barang-barang modal secara kredit. asuransi beasiswa. Besarnya nilai jaminan akan mempengaruhi jumlah pinjaman.

aspek 5C. Benefit Cost Ratio (B/C). merupakan angunan yang diberikan calon nasabah baik yang bersifat fisik maupun non fisik 5. aspek 7P. Koperasi Simpan Pinjam Koperasi simpan pinjam membuka usaha bagi para anggotanya untuk menyimpan uang dan meminjamkannya kembali kepada para anggotanya yang membutuhkan. . Character. minimal 35% dari total modal usaha. memberatkan dan menghambat nasabah untuk memperoleh modal. Biasanya pertimbangan penilaian proyek (project appraisal process) terutama bagi usaha menengah dan besar. adalah menggambarkan kondisi ekonomi Negara pada saat permohonan kredit apabila kondisi sangat kondusif yaitu kondisi makro ekonomi dan mikro ekonomi cukup baik maka biasanya perbankan lebih mudah mempertimbangkannya. 5C tersebut adalah : 1. Usahanya lebih banyak memberikan pembiayaan dalam bentuk kredit tanpa jaminan yang umumnya tidak dilayani oleh lembaga keuangan lainnya. termasuk pada masyarakat umum / calon anggota yang membutuhkan jika memungkinkan Kriteria Penialaian Bank Terhadap Pengajuan Kredit Proses penilaian (appraisal) suatu permohonan kredit dengan mempertimbangkan aspek kelayakan usaha. sifat atau watak dari orang-orang yang akan diberikan kredit benar-benar dapat dipercaya 2. Return on Invesment (ROI) dan Net Present Value (NPV). walaupun dewasa ini pihak perbankan telah melunakkan persyaratan untuk memperoleh kredit. aspek 3R dan analisis keuangan seperti nilai Internal Rate of Return (IRR). calon pengusaha yang akan menjadi calon debitur dipersyaratkan memiliki sejumlah modal tertentu sebelum mengajukan sejumlah kredit tertentu untuk menambah modal. 4. Selama ini kredit dengan jaminan sangat menyulitkan. Collateral. kemampuan nasabah dalam mengembalikan kredit yang disalurkan 3. Condition. Capital.Perusahaan modal ventura merupakan pembiayaan oleh perusahaan-perusahaan yang usahanya mengandung resiko tinggi. Capacity.

7P tersebut adalah : 1. Party. merupakan ukuran bagaimana cara nasabah mengembalikan kredit yang telah diambil atau dari sumber mana saja dana untuk pengembalian kredit. menilai usaha nasabah di masa yang akan datang menguntungkan atau tidak. ekonomis dan data jaminan yang ditujukan kepada bank dengan lampiran sebagai berikut : . 3R tersebut adalah : 1. Repayment (pembayaran) memiliki kemampuan dan kesanggupan serta keinginan untuk membayar kembalisemua pinjaman kredit yang didapatkan dari perbankan. Return (kembali) modal dan keuntungannya dapat kembali kepada pengusaha yang mendapatkan modal dari kucuran kredit perbankan. menganalisis bagaimana kemampuan nasabah dalam mencari laba. 5. Prospect. mengklasifikasikan nasabah ke dalam klasifikasi tertentu atau golongan-golongan tertentu berdasarkan modal. menilai nasabah dari segi kepribadiannya atau tingkah lakunya sehari-hari maupun masa lalunya. Protection. 6. menjaga agar usaha dan jaminan mendapatkan perlindungan. 3. 3. 7. 2. Profitability. Payment. termasuk jenis kredit yang diinginkan nasabah. 4. atau dengan kata lain mempunyai prospek atau sebaliknya. 2. loyalitas serta karakternya. Personality. Purpose. mengetahui tujuan nasabah dalam mengambil kredit. Proses Pengajuan Kredit Calon debitur mengajukan surat permohonan kredit/mengisi formulir aplikasi permohonan kredit berikut kelengkapannya data yuridis. Risk (resiko) kemungkinan terjadinya resiko telah dan dapat diketahui dan diantisipasi dengan baik oleh pengusaha sehingga resiko gagal akan semakin kecil.

• Bank melakukan wawancara serta megnunjungi lokasi usaha nasabah sebagai bahan untuk membuat laporan awal dan hasilnya ditujukan kepada pejabat pemutus kredit. Melakukan pemeriksaan black list BI. BPKB. FAKTUR) Bilyet Deposito Foto kopi IMB dan pajak terakhir (PBB) Menerima surat permohonan calon debitur kemudian dilakukan register dalam file surat permohonan kredit. berikut pelaksanaan pengecekan perdangangan (trade checking) dan pengecekan personalia (personal checking). Bila calon debitur terdapat dalam daftar black list BI. • • Melakukan checklist kelengkapan dokumen yang diserahkan oleh calon debitur. SHGB. TDP. termasuk melakukan pengumpulan dan pengecekan data yang diterima meliputi konfirmasi lisan dan tertulis. Jika tidak terdapat dalam daftar tersebut maka kredit akan diproses oleh bank. • Membuat memorandum analisis yuridis yang mengungkapkan masalah teputasi hukum. SHP. SHU. • • Bila usaha calon debitur fesiable. HO) Akta pendirian perusahaan (awal dan perubahannya) Foto kopi agunan (SHM. • Membuat surat penolakan apabila tanggapan pejabat pemutus kredit menyatakan permohonan tidak layak. maka bank akan melakukan proses selanjutnya. Melakukan analisis ekonomi. kewenangan hukum nasabah dan legalitas serta kesempurnaan jaminan/surat-suratnya.• • • • • • Bank • Foto kopi identitas pemohon (KTP. KK) Foto kopi izin usaha (SIUP. maka segera dibuatkan surat penolakan oleh bank. . NPWP.

Untuk Mewujudka mimpi. Dari pihak perbankan. jangan dulu membayangkan sukses besar yang mungkin diraih. Pembebasan bunga . Tapi jauh lebih penting menyusun rencana secara detail untuk membuat sukses-sukses kecil. Adanya unsur kesengajan b. Penundaan pembayaran bunga c. Memperpanjang jangka waktu angsuran Reconditioning Dengan cara mengubah berbagai persyaratan yang ada seperti : a. sehingga apa yang seharusnya terjadi. Dati pihak nasabah kemacetan kredit dapat dilakukan akibat 2 hal yaitu : a. tidak diprediksi sebelumnya. 2. Memperpanjang jangka waktu kredit b. pihak analisis kurang teliti. yaitu bunga dijadikan utang pokok b. artinya dalam melakukan analisisnya. Adanya unsur ketidaksengajaan Penyelesaian kredit bermasalah / kredit macet dilakukan dengan cara antara lain : Rescheduling a. Penurunan suku bunga d. yaitu : 1. (Oprah Winfrey) C.Selanjutnya bank melakukan penilaian jaminan untuk melihat kemungkinan pemasaran (marketable) atas jaminan tersebut. Kapitalisasi bunga. PENDAMPINGAN KREDIT BERMASALAH Penyebab kredit bermasalah / kredit macet ada 2 unsur.

Penyitaan jaminan. • Agar pihak penyandang dana terutama perbankan mendapat petunjuk yang jelas untuk mengevaluasi dan menentukan kebijakan dalam pemberian bantuan dana kredit yang diperlukan. sepintar apapun anda dan seluas apapun pengalaman anda. sebelum dimulai pelaksanaannya. adalah sebagai berikut : . merupakan jalan terakhir apabila nasabah sudah benar-benar tidak punya itikad baik atau pun sudah tidak mampu lagi untu membayar semua utang-utangnya.Restrukturing a. • Agar perusahaan mempunyai pedoman/acuan dalam menjalankan roda usahanya terutama dalam mengalokasikan dana yang ditanamkan dari bank serta dapat menentukan jadwal pengembalian • Agar perusahaan dapat mengantisipasi hal-hal yang mungkin akan merugikan atau mengganggu jalannya perusahaan sehingga akan dapat mempersiapkan alternative pemecahannya. (Donald Trump) D. Dengan menambah jumlah kredit b. dengan menyetor uang tunai tambahan dari pemilik Kombinasi. Dengan menambah equity. khususnya aspek pemasaran dan financial). merupakan kombinasi dari ketiga jenis yang di atas. sehingga dapat diputuskan untuk dilakasanakan atau tidak dilaksanakan usaha yang direncanakan tersebut. Aspek-aspek yang penting dan menentukan terhadap kelayakan suatu rencana usaha. PENDAMPINGAN PENYUSUNAN STUDI KELAYAKAN Tujuan Penyusunan Suatu Studi Kelayakan • Agar pengusaha dapat mengetahui dan menyakini kemungkinan kelayakan rencana usahanya (ditinjau dari berbagai aspek yang terkait. Studi kelayakan membahas semua aspek yang dapat menentukan kelayakan atau ketidaklayakan gagasan usaha. Anda tidak mampu mengetahui semuanya.

yang pada pokoknya meliputi kelayakan.• • • • • • Aspek Pasar dan Pemasaran Aspek Teknis dan Produksi Aspek Legitimasi / Hukum Perusahaan Aspek Manajemen dan Organisasi Aspek Ekonomi dan Keuangan Aspek Lingkungan dan Sosial Budaya Hasil analisi semua aspek tersebut di atas. yaitu sebagai berikut : • • • • • Tahapan persiapan Tahapan penelitian Tahapan pengumpulan data (primer dan sekunder) Tahapan pengolahan atau analisis data dan penyusunan laporan serta Tahapan pengujian / evaluasi studi kelayakan usaha . harus sampai kepada kesimpulan kelayakan yang menyeluruh. dan Kelayakan Finansial / Keuangan Hasil akhit dari suatu studi untuk mengetahui tingkat kelayakan suatu rencana usaha. sebagai berikut : • • • • • Kelayakan Ekonomis Kelayakan Teknis Kelayakan Sosial Kelayakan Lingkungan. harus ditempuh melalui tahapan-tahapan kegiatan yang berkesinambungan.

Proposal suatu usaha. Selain itu tergantung pula pada skala atau tingkatan mikro atau kecil cukup dengan membuat proposal saja. keharusan untuk menghindari struktur yang terlalu kaku di dalam perusahaan dan mekanisme untuk mengubah struktur ini sesuai dengan perubahanperubahan dalam lingkungannya. biasanya aspek yang terutama ditonjolkan adalah aspek pemasaran dan analisis financial. Gali potensi diri. PENDAMPINGAN ASPEK PASAR DAN PEMASARAN Setiap usaha berorientasi pasar atau pemasaran akan mampu membuat perusahaan menjadi lebih menguntungkan dan berkesinambungan. • Penyesuaian dan keluwesan organisai. . yakni keuntungan dan hal ini sangat berharga untuk diperhatikan oleh manajer manapun yang tertarik untuk memperbaiki prestasinya. pengenalan dan pemenuhan kebutuhan para konsumen. • Meningkatkan kepekaan lingkungan sekitar. anamun pembahasannya tidak mendalam dan tidak menyeluruh seperti pada studi kelayakan. Kiat-kiat untuk mencapai sukses dalam proses pemasaran yang baik antara lain sebagai berikut : • Mengandalkan orientasi pasar yang benar-benar murni. tapi untuk usaha atau proyek skala menengah ke atas harus menyusun suatu studi kelayakan lebih dahulu. baru melakukan imitasi (Martha Burgess) E. Pada proposal. pada dasarnya hampir sama dengan studi kelayakan. komitmen atau tanggung jawab untuk memantau. meneliti dan menilai perubahan-perubahan yang terjadi di wilayah pasar. Pemasaran itu relevan dengan sasaran bisnis yang paling mendasar.

yaitu melakukan evluasi kondisi pemasaran saat ini sebagai bahan untuk melakukan perencanaan serta melakukan taktik dan strategi pemasaran selanjutnya. Beberapa alas an mengapa suatu produk/ pengembangan produk baru mengalami kegagalan dalam proses pemasaran yaitu . oleh karena itu harus diupayakan tempat usaha yang memenuhi tingkat harga. Hasil produksi (produk) tidak memenuhi selera atau minat konsumen Hasil produksi (produk) tidak dapat bersaing dengan produk yang sama dari perusahaan lain. oleh karena itu harus diupayakan tempat usaha yang memenuhi persyaratan yaitu sebagai berikut : . Jarak tempat usaha dan tempat pemasaran sangat menuntukan tingkat harga. yaitu : • Produk Proses produksi yaitu suatu proses untuk menghasilkan produk berupa barang dan jasa yang seharusnya berorientasi kepada kebutuhan konsumen (pasar) sehingga produksi harus senantiasa berkembang/meningkat dalam hal mutu (kualitas) dan juga kuantitas sesuai dengan keperluan konsumen. Evaluasi dan perencanaan.• Meningkatkan profesionalisme dalam pemasaran dengan melakukan rekrutmen atau pendidikan dan pelatihan untuk membentuk tim pemasaran yang professional yang dapat meningkatkan keuntungan secara berkelanjutan. 1. Hal ini penting untuk menjaga kontinuitas dan peningkatan daya saing produk dengan produk yang sama dari perusahaan yang lain (pesaing). Proses Pemasaran Proses pemasaran dapat dikelompokkan menjadi beberapa kegiatan utama . Perusahaan kurang/lemah dalam mempromosikan produknya Perusahaan kurang memiliki modal yang cukup untuk melakukan inovasi-inovasi baru dalam produksinya • Tempat Faktor pemilihan tempat usaha dari pemasaran terkait dengan distribusi barang dari produsen ke konsumen.

Strategi pemasaran ditentukan oleh : (1) tingkat penetrasi pasar (2) pengembangan pasar (3) pengembangan produk (4)segmentasi pasar. dan (5) perilaku (keramahtamahan) penjual. Promosi Promosi merupakan unsur penting di dalam pengenalan produk pada masyarakat. • Perlu dipilih tempat usaha (pabrik) yang dapat menjamin keamanan dan keselamatan kerja Tempat usaha terutama pabrik yang dengan dengan tempat bahan baku. Kegiatan promosi yang cukup untuk tujuan tersebut. • Penjualan Penjualan merupakan tahap terakhir dari proses pemasaran sehingga tingkat penjualan merupakan tingkat keberhasilan dari strategi usaha pemasaran itu sendiri. • Penentuan Harga Pada umumnya para konsumen selain tertarik pada kualitas barang dan jasa juga mempertimbangkan harga yang rendah atau terjangkau sehingga pengusaha dituntut untuk meningkatkan efisiensi. yaitu penjualan tidak langsung. sehingga perlu dipertimbangkan adanya biaya promosi yang cukp untuk tujuan tersebut. serta (6) penetapan harga/keuntungan (profit margin). tetapi harus dilakukan berdasarkan informasi pasar dan analisis di lapangan serta faktor-faktor lainnya.- Jarak antara tempat usaha (pabrik) dengan pemasaran tidak terlalu jauh dan mudah dicapai melalui berbagai alat transportasi. Kegiatan promosi secara umum terkait dengan kegiatan penjualan. Pemilihan bentuk dan media promosi pada kedua bentuk penjualan tersebut sangat menentukan efektivitas dan biaya promosi yang dikeluarkan. yaitu : Biaya produksi barang dan jasa Permintaan dan penawaran pasar Pertimbangan harga-harga produk pesaing . Kegiatan promosi yang cukup untuk tujuan tersebut. Penetapan harga yang tepat memerlukan banyak pertimbangan tidak hanya berdasarkan intuisi. yang pada gilirannya ongkos produksi menjadi rendah.

penyusutan mesin/alat-alat + bahan bakar + sewa tempat) + tenaga staf + promosi + sewa tempat) + biaya administrasi (perizinan. tenaga kerja. Tapi kalau sudah ada pesaing produk yang sama diupayakan sama atau di bawah harga pesaing. retribusi pajak + asuransi) + keuntungan yang ingin diraih (profit margin).- Lokasi usaha Kondisi ekonomi secara nasional Besarnya volume penjualan produk barang dan jasa Bunga kredit dan bentuk kredit Sensitivitas harga pelanggan (elastisitas permintaan pasar) Transportasi dan komunikasi. Keuntungan yang ingin diraih (profit margin) Sangat bervariasi tergantung pada beberapa faktor selain faktor-faktor : a. keuntungan bisa jadi dibuat tinggi. Kondisi Produk Kondisi produk baru atau lama seperti halnya dengan faktor pesaing. tidak hanya sekedar berpikir untuk memperoleh keuntungan sesaat tapi perlu dipertimbangkan untuk kelangsungan usaha. Faktor Pesaing Apabila produk barang atau jasa tersebut ternyata tidak ada saingan tetapi diperlukan oleh masyarakat. Tentu saja penentuan harga jual berdasarkan formula yang umum di pasar. Secara nasional untuk dapat mengantisipasi apabila ada pesaing maka harga bisa diturunkan kalau perlu di bawah harga pesaing. c. yaitu : Harga Jual : biaya produksi (bahan baku. dll Penentuan harga barang dan atau jasa perlu dilakukan secara berhati-hati. b. Tingkat Kebutuhan Konsumen .

maka tingkat keuntungan sedang-sedang saja. d. . stratefi ini memusatkan pada perbaikan posisi produk perusahaan sekarang dengan pelanggannya sekarang. 2) Sebuah bank berkonsentrasi pada pelanggan kartu kredit sekarang agar lebih sering menggunakan kartunya. maka tingkat keuntungan tidak ditentukan tinggi 2. Segmentasi Konsumen Apabila produk barang atau jasa merupakan kebutuhan segmen konsumen tingkat menengah ke atas (elite) maka keuntungan (profit) bisa ditinggikan. Sebagai contoh : 1) Sebuah perusahaan produk makanan kecil berkonsentrasi pada pelanggannya sekarang agar lebih banyak produknya. sebaliknya keuntungan per unit tidak perlu tinggi sebab total penjualan akan meraih keuntungan besar.l Strategi tersebut melibatkan usaha penemuan sebuah rencana pemasaran untuk mendorong pelanggan membeli lebih banyak untuk sebuah produk. maka keuntungan sebaiknya dibuat tidak tinggi. tetapi apabila untuk ekspor maka tingkat keuntungan dapat dibuat tinggi karena utnuk dapat mengantisipasi kalau terjadi resiko di dalam perjalanan atau klaim-klaim yang tidak diharapkan f. tetapi kalau tingkat efisiensi tinggi. e. Tingkat Penawaran Kalau penawaran produk dilakukan di dalam negeri.Kalau produk barang atau jasa tersebut dinilai sebagai kebutuhan primer oleh konsumen pada umumnya berarti penjualan akan banyak. Strategi Pemasaran UMKM Strategi penetrasi pasar. tetapi kalau seluruh segmen konsumen yaitu dari tingkat bawah sampai atas. begitu pula sebaliknya. Tingkat Efisiensi Produksi Kalau tingkat efisiensi dalam produksi bisa ditekan rendah maka tingkat keuntungan bisa tingi.

2) Sebuah produsen mobil memutuskan untuk menjual berbagai mobil di Eropa Timur karena adanya transisi ke system pasar bebas. 3) Sebuah perusahaan pakaian atletik dan kaos kaki memutuskan untuk mengembangkan pakainan kebugaran bagi anak-anak. Strategi pengembagan pasar melibatkan lebih banyak produk daripada hanya menyampaikan ke pasar baru. . Sebagai contoh : 1) Sebuah produsen permen mungkin memutuskan untuk menawarkan permen bebas lemak. Strategi penetrasi pasar berkkonsentrasi pada perbaikan efisiensi dari macam-macam bidang fungsional dalam organisasi itu. pengemasan produk dala ukuran kemasan yang berbeda. Sebagai contoh : 1) Sebuah produsen produk-produk industry mungkin memutuskan untuk mengembangkan berbagai produk untuk memasuki pasar konsumen. Strategi pengembangan produk. perusahaan sering kali menemukan agar mereka pertama-tama menetapkan satu tempat berpijak. atau pengusahaan agar produk itu tersedia pada lebih banyak lokasi. Produk baru yang dikembangkan akan ditujukan kepada pelanggan saat ini. Sebelum menetapkan berbagai teknik penjualan seperti pengemasan dan promosi. pengiklanan macam-macam manfaat produk.- Taktik yang digunakan untuk melaksanakan strategi itu meliputi penurunan harga. - Rencana produksi bisa dikembangkan agar cara memproduksi lebih efisien daripada cara memproduksi sekarang. - Implementasi rencana seperti itu bisa jadi meliputi usaha peningkatan komponen-komponen praperakitan pada suku cadang proses yang sebelumnya dilaksanakan secara manual. 2) Sebuah sekolah tinggi atau universitas mungkin menawarkan berbagai program bagi mahasiswa non tradisional.

Jenis produk atau spesifikasi produk yang hendak diproduksi merupakan informasi yang harus sudah ada sebelum perencanaan produksi dilakukan. yaitu kombinasi antara kebijakan harga produk. Informasi ini penting tidak hanya bagi pengusaha lama yang akan mengembangkan usahanya melalui diversifikasi produk atau membuka usaha baru. Secara umum. PENDAMPINGAN ASPEK TEKNIS DAN PRODUKSI Dalam perencanaa produksi berdasarkan spesifikasi produk yang hendak dibuat. Penambahan biaya pemasaran diharapkan jauh lebih rendah dibandingkan peningkatan penerimaan. jumlah dan kualitas yang hendak dihasilkan harus direncanakan kebutuhan dan kapabilitas dari faktor-faktor produksi yang tersedia. antara lain jumlah dan kualitas bahan baku yang diperlukan. Penetapan strategi pemasaran akan berdampak pada biaya pemasaran. (Philip Brooks) F. Beberapa tahapan dalam proses produksi diuraikan di bawah ini. mesin dan peralatan untuk menghasilkan produk. tenaga kerja. Strategi pemasaran disusun untuk mendukung pencapainan perkiraan penjualan serta untuk mengetasi resiko-resiko yang timbul yang mempengaruhi kegagalan pemasaran. . tepi berharaplah agar diberi kemampuan menjalankan segala pekerjaan. Untuk memperoleh informasi tersebut pertimbangan utama yang mendasarinya adalah penelitian atau survey pasar. Jangan memohon diberi kemudahan hidup tapi berdoalah atar diberi kekuatan menghadapi hidup.3) Sebuah produsen minuman ringan mungkin mengembangkan minuman bebas cola. Jangan pula memohon pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan. strategi pemasaran mengikuti konsep marketing mix. cara atau teknologi yang akan digunakan. mesin dan peralatan produksi yang terdiri dari cara atau metode produksi bahan baku dan penunjang . tempat dan promosi. kapasitas mesin yang tersedia. terutama dari penjualan. jadwal waktu produksi dan lain-lain. keahlian dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan. Proses Produksi Adalah rangkaian kegiatan yang memadukan faktor-faktor produksi yang terdiri dari cara atau metode kerja.

Biaya produksi Rincian biaya produksi. Contoh biaya tenaga pengawasan. Contoh : biaya untuk bahan baku. keahlian dan pengalaman. Contoh pada perusahaan baju kemeja. Resiko dan kendala-kendala. dan bukan merupakan bagian pokok dari barang bersangkutan. gaji pimpinan/pegawai tetap perusahaan. perlu diperhitungkan secara benar apakan modal yang dimiliki. • Biaya tidak langsung ialah biaya yang secara tidak langsung digunakan untuk membuat barang. biaya bahan pembantu. benang.Agar peluang pasar dan atau potensi dari produk yang akan dikembangkan dapat direalisasikan. biaya tenaga kerja. Dalam hal in dan yang berubah adalah biaya totalnya sedangkan biaya per satuan adalah tetap. perlu mengetahui resiko dan kendala-kendala yang mungkin terjadi apabila produk yang ditetapkan tersebut dipenuhi. biaya pemeliharaan alat-alat dan lain-lain. • Biaya tidak tetap / berubah yaitu biaya yang dalam periode tertentu besarnya dapat berubah tergantung pada tingkat produksi. beberapa faktor dari faktor produksi yang harus menjadi perhatian adalah : Pengetahuan. apakah pengusaha mempu mengatasinya? Modal yang dimiliki. apakan pengusaha tersebut memiliki pengetahuan. Umpamanya. baik modal sendiri atau modal pinjaman akan cukup menunjangn keperluan modal untuk usaha produk baru yang dipilih. keahlian atau pengalaman tentang produk tersebut. Biaya produksi tersebut dapat dirinci ke dalam : • Biaya tetap yaitu biaya yang dalam periode tertentu jumlahya tetap dan tidak tergantung pada tingkat produksi ang dihasilkan. antara lain biaya pembelian kain. dll. • Biaya langsung ialah biaya bahan baku yang langsung dan merupakan bagian pokok dari barang tersebut. Sumber daya manusia. . biaya buruh borongan. tukang operator. dalam hal ini apakah tenaga kerja sudah siap baik jumlah terutama keahlian atau keterampilan dalam melakukan proses produksi untuk usaha yang baru tersebut. dll.

atau hasil jumlah penjualan sama dengan jumlah kegiatan produksi. promosi) dan administrasi dan umum (alat tulis. berapakah hasil produksi yang harus dijual untuk mencapai laba tersebut? • Apakah yang akan terjadi pada keuntungan jika perusahaan : . dll. Di bawah titik itu perusahaan akan merugi dan bila di atas titik itu perusahaan akan memperoleh keuntungan. biaya penyusutan alat penjualan. biaya transport. berapakah laba yang akan diperoleh perusahan? Pada tingkat penjualan tertentu. biaya telepon. Bila pengusaha dapat menentukan titik dimana perusahaan tidak laba dan tidak rugi. • Biaya pada usaha jasa : a. Biaya usaha adalah biaya penjualan (gaji. biaya listrik) c. maka pengusaha bisa mendapatkan jawaban yang benar dari pernyataan-pernyataan di bawah ini : • • • • Kalau harga penjualan per unit dirubah. iklan. Komisi adalah biaya yang dikeluarkan untuk jasa memperlancar kegiatan usaha pelayanan. seperti gaji pimpinan bagian penjualan. iklan. Biaya di luar usaha : biaya bunga Perhitungan Titik Pulang Pokok (Break Event Point) Break Event Point (Titik Pulang Pokok) berarti suatu titik di mana perusahaan tidak untung dan tidak rugi. apa yang akan terjadi terhadap laba perusahaan? Kalau biaya dan ongkos dikurangi. berapakan laba yang akan diperoleh perusahaan? Kalau perusahaan menginginkan sejumlah keuntungan tertentu. b.• Biaya administrasi / umum adalah biaya yang dikeluarkan untuk keperluan administrasi kantor dan umum • Biaya penjualan produk adalah baiya yang dikeluarkan untuk pelaksanaan kegiatan penjualan.

Makin lama masa konstruksi dari fasilitas produksi tersebut. cara atau teknologi yang akan dipergunakan sebagai asumsi di dalam menentukan besarnya modal kerja. mesin dan peralatan. Membeli mesih-mesin yang lebih efisien? d. jalan). air. Mengehentikan karyawan penting? Perencanaa Produksi Kajian terhadap aspek teknis bermula dari target penjualan yang direkomendasikan dalam perencanaan sarana produksi dan proses produksi. Memberikan keanaikan gaji secara umum/masal? e. PENDAMPINGAN ASPEK MANAJEMEN DAN ORGANISASI Manajemen Usaha Mikro. Baruch) G. Mengangkat karyawan baru? b. tenaga kerja. lahan dan penyiapan lahan. Hasil dan kajian terhadap proses produksi yang meliputi urutan proses. yang perlu diperhatikan adalah jadwal konstruksi dan fasilitas produksi tersebutl. infrastruktur (listrik. bangunan pabrik dan lain-lain akan dipakai sebagai dasar atau asumsi dalam menentukan besarnya modal investasi. kebutuhan bahan baku dan pembantu.a. Jangan pernah menggapai sebuah kritik kecuali kritik itu benar adanya. (Bernard M. Terkait dengan sarana produksi. maka akan semakin besar pula modal investasi yang diperlukan. Hasil kajian terhadap sarana produksi menyangkut kebutuhan fasilitas produksi yang meliputi : lokasi usaha atau pabrik. telekomunikasi. Menggunakan bahan baku yang lebih murah? c. Kajian lebih lanjut dari aspek teknis adalah kajian terhadap proses produksi. Kecil dan Menengah .

Usaha demikian pada umumnya atau hampir seluruhnya dilaksanakan oleh perorangan dengan bantuan keluarganya. • Usaha Kecil. pengelompokan tugas. status pengusahanya/kepemilikannya masih bervariasi dalam arti bahwa usaha masih ada yang dikelola oleh keluarga atau berupa usaha family sehingga belum memiliki bentuk usaha yang berbadan hukum. yaitu menetapkan upaya melakukan tugas-tugas apa. • Fungsi perencanaan. pimpinan atau pelaksanaan kepemimpinan terhada suatu aktivitas (actuating) dan pengendalian (controlling). dalam pelaksanaan kegiatan adalah tugas menajemen untuk mengerahkan. memerintah. kemudian membuat rencana tindak lanjut atau kegiatan begaimana untuk mencapai tujuan tersebut dengan menetapkan suatu strategi secara menyeluruh. status pengusahanya/kepemilikanna sudah tidak ada yang dikelola oleh keluarga atau usaha family sehingga pada umumnya sudah memiliki bentuk usaha yang berbadan hukum. mengarahkan dan mengkoordinasikan orang-orang yang merupakan unsur organisasi. kemudian sekarang disederhanakan menjadi empat fungsi saja yaitu : perencanaan (planning). pada umumnya usaha mikro ini didominasi oleh usaha dengan level yang lebih rendah sampai rendah sekali dari tingkatan tersebut. pelapotan dan penentuan keputusan.• Usaha Mikro. pengorganisasian (organizing). sebagian juga ada yang sudah berbadan hukum. membuat suatu kronologis/ urutan pelaksanaan rencana dengan memadukan dan mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. mengkoordinasikan dan mengendalikan. . Melakasanakan kepemimpinan tersebut berarti pula memotivasi bawahan untuk dapat bekerja sesuai perencanaan. sehinga secara jelas usaha ini tidak memerlukan atau tidak menuntut suatu manajeman dan organisasi. • Usaha Menengah. tentu saja menentukan tujuan dari organisasi tersebut. mengarahkan kegiatan orang lain untuk mencapai tujuan. • Fungsi organisasi. Fungsi Manajemen dan Organisasi Fungsi manajemen yang harus dijalankan oleh seorang manajer semula ada lima yaitu : merencanakan. • Fungsi kepemimpinan. mengorganisasikan. merancang suatu organisai ahrus dilakukan oleh seorang manajer yang disebut sebagai fungsi organisasi.

semua manajer berperan menerima dan mengumpulkan informasi dari individu-individu organisasi maupun dari lembaga-lembaga di luar organisasi mereka sendiri. Sehubungan dengan hal ini perlu dilakukan fungsi pengendalian berupa pemantauan. Pengendalian merupakan fungsi terakhir dari seorang manajemen atau pemimpin. Selain itu para manajer itu juga harus bertindak sebagai penyalur informasi itu kepada para anggota untuk kemauan organisasi. • Peran keputusan. Sebagai penanganan terhadap hambatan. Bungkamla suara-suara yang mengatakan “tidak mungkin”. dapat dilihat bahwa sampai tingkat tertentu. • Kegiatan manajemen dan organisasi ini akan berperan untuk membuat manusia lebih berperan aktif produktif dalam menggali atau memberdayakan sumber daya alam yang dapat menimbulkan berbagai kegiatan ekonomi lainnya yaitu berbagai jenis usaha sector riil dan jasa lainnya. seorang manajrmen ata manajer berperan sebagai wiraswasta (wirausaha) harus mampu memprakarsai atau mengawali usaha-usaha baru yang akan menyempurnakan kinerja organisasi. mengapa tidak? (Paul Mc.• Terakhir adalah upaya pengendalian. manajer harus dapat menentukan keputusan atau mengambil tindakan yang bersifat korektif sebagai tanggapan atas masalah-masalah yang terjadi tapi tidak diduga sebelumnya. Fungsi pengendalian harus dilaksanakan karena meskipun tujuan-tujuan sudah ditentukan sebelumnya. rencana pun sudah dirancang sebagaimana mestinya. Jangan abaikan impian anda. Peran Manajemen dan Organisasi • Peran informasi. Dengarkanlah suara-suara yang berkata. Manajer ahrus berperan dalam mengoptimalkan sumber daya manusia untuk melakukan kegiatan yang bersifat produktif dalam memberdayakan sumber kekayaan alam menjadi yang langsung bermanfaat bagi manusia. gambaran struktur pengaturan sudah diberikan. pengoreksian dan perbandinganperbandingan. Gee) . merupakan fungsi manajemen yang harus dilakukan oleh seseorang manajer. sendangkan orang-orang para pelaksana kegiatan sudah dimotivasi. sudah dilatih kemungkinan masih ada kekeliruan.

HAK CIPTA Hak Cipta adalah hak yang mengatur karya intelektual di bidang ilmu pengetahuan. Dengan demikian. maka secara otomatis Hak Cipta melekat pada ciptaan tersebut. Untuk mendapatkan perlindungan melalui Hak Cipta. Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. perwajahan (layout) karya tulis yang diterbitkan. rasa dan karsanya sudah sewajarnya diamankan dengan menumbuh kembangkan system perlindungan hokum atas kekayaan tersebut yang dikenal sebagai system Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Desain Industri. pidato dan ciptaan lain yang sejenis dengan itu Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan . HKI merupakan cara perlindungan kekayaan intelektual dengan menggunakan instrument-instrumen hokum yang ada. Paten. dan semua hasil karya tulis lain. Lingkup Hak Cipta a. prosedur. Ciptaan yang dilindungi Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta menetapkan secara rinci ciptaan yang dapat dilindungi yaitu : • Buku program komputer. kuliah. pikiran dan daya cipta. MODEL PENDAMPINGAN HKI Pengertian HKI Kekayaan ata asset berupa karya-karya yang dihasilakan dari pemikiran atau kecardasan manusia mempunyai nilai atau manfaat ekonomi bagi kehidupan manusia sehingga data dianggap juga sebagai asset komersial. pamphlet. Rahasia Dagang. • • Cerama. Merek dan Indikasi Geografis. Pendaftaran hanya semata-mata untuk keperluan pembuktian belakal. yakni Hak Cipta. tidak ada keharusan untuk mendaftarkan. metode atau konsep yang telah dituangkan dalam wujud tetap.H. begitu suatu ciptaan berwujud. seni dan sastra yang dituangkan dalam betuk yang khas dan diberikan pad aide. Karya-karya yang dilahirkan atau dihasilkan atas kemampuan intelektual manusia baik melalui curahan tenaga.

seni patung.• • • Lagu atau music dengan atau tanpa teks Drama atau drama musical. seni kaligrafi. tafsir. seni ukir. database dan karya lain dari hasil pengalihwujudan b. seperti metode atau proses. komposisi dan produk yang merupakan product by . atau Keputusan badan abitrase atau keputusa badan-badan sejenis lainnya HAK PATEN Paten Sederhana adalah invensi yang memliki nilai kegunaan lebih praktis daripada invensi sebelumnya dan bersifat kasat mata atau berwujug (tangible). bunga rampai. gambar. tari. • • • • • • Arsitektur Peta Seni batik Fotografi Sinematografi Terjemahan. Adapun invensi yang sifatnya tidak kasat mata (intangible). saduran. seni pahat. pewayangan dan pantomime Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis. koreografi. Ciptaan yang tidak diberi Hak Cipta Sebagai pengecualian terhadap ketentuan di atas. kolase dan seni terapan. penggunaan. tidak diberikan Hak Cipta untuk hal-hal berikut : • • • • • Hasil rapat terbuka lembaga-lembaga Negara Peraturan perundang-undangan Pidato kenegaraan atau pidato pejabat pemerintah Putusan pengadilan atau penetapan hakim.

melalui peragaan atau dengan cara lain yang memungkinkan seorang ahli untuk melaksanakan ivensi tersebut. • Dapat diterapkan dalam industry (industrial applicable). sedangkan jika invensi berupa proses. Invensi dianggap baru jika pada tanggal penerimaan.process tidak dapat diberikan sebagai Paten Sederhana. yaitu invensi yang bagi seseorang dengan keahlian tertentu di bidang teknik merupakan hal yang tidak dapat diduga sebelumnya dengan memperhatikan keahlian yang ada pada saat permohonan diajukan. yakni : • Proses atau produk yang pengumuman dan penggunaan atau pelaksanaanna bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. • Mengandung langkah inventif (inventif step). moralitas agama. • Metode pemeriksaan. Invensi yang dapat dipatenkan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2001 tentang Paten. Pengungkapan bisa berupa uraian lisan. perawatan. Semua makhluk hidup. proses tersebut harus mampu dijalankan atau digunakan dalam praktik. invensi yang dapat dimintakan perlindungan Paten adalah invensi yang : • Baru (novelty). ada invensi-invensi yang tidak dapat dipatenkan. ketertiban umum atau kesusilaan. Lingkup Paten a. sifat baru dalam Paten Sederhana sama dengan Paten Biasa yang bersifat universal. kecuali jasad renik . yaitu invensi dapat diterapkan dalam industry sesuai dengan uraian dalam permohonan. b. Namun demikian. pengobatan dan atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan atau hewan teori dan metode di bidang ilmu pengetahuan dan matematika. Jika invensi tersebut dimaksudkan sebagai produk. produk tersebut harus mampu dibuat secara berulang-ulang (secara massal) dengan kualitas yang sama. invensi tersebut tidak sama dengan teknologi yang diungkapkan sebelumnya (prior art atau the state of art). Invensi yang tidak dapat di-Paten-kan Sebagai pengecualian.

PENDAMPINGAN INTERNET UNTUK PENGEMBANGAN BISNIS KUMKM . adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hokum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis I. Merek dagang adalah merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hokum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya. kecuali proses nonbiologis atau proses mikro biologis. huruf-huruf. kata. angka-angka. MEREK Merek adalah tanda yang berupa gambar.- Proses biologis yang esensial untuk memproduksi tanaman atau hewan. susunan warna atau kombinasi dari unsure-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang atau jasa. Merek Jasa. nama.