You are on page 1of 10

TANAMAN OBAT BINAHONG

A. Pendahuluan

Kita ketahui, Indonesia kaya akan tanaman berkhasiat obat. Sejak lama manusia
menggunakan tumbuhan dan bahan alam lain sebagai obat untuk mengurangi rasa sakit,
menyembuhkan dan mencegah penyakit tertentu, mempercantik diri serta menjaga kondisi
badan agar tetap sehat dan bugar. Dari catatan sejarah diketahui bahwa fitoterapi atau terapi
menggunakan tumbuhan telah dikenal masyarakat sejak masa sebelum masehi. Hingga saat
ini penggunaan tumbuhan atau bahan alam sebagai obat tersebut dikenal dengan sebutan obat
tradisional .

Secara turun-temurun, tanaman Binahong dipercaya memiliki beragam khasiat


pengobatan mulai dari penyakit ringan hingga penyakit berat, diantaranya merupakan
penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme. Namun, hingga kini belum ada penelitian
khusus yang menunjukkan kebenaran khasiat tanaman tersebut, baik dengan uji preklinis
maupun klinis.

Binahong itu sendiri jelas telah diketahui sebagai tanaman obat dari daratan
Tiongkok yang dikenal dengan nama asli Dheng San Chi. Tumbuhan ini telah dikenal
memiliki kasiat penyembuhan yang luar biasa dan telah ribuan tahun dikonsumsi oleh bangsa
Tiongkok, Korea, Taiwan dll. Di kawasan Asia Tenggara, tumbuhan ini merupakan
konsumsi wajib penduduk Vietnam ketika melawan invansi Amerika, namun sayangnya
tanaman ini masih asing untuk daerah Indonesia

Saat ini, obat tradisional baik berupa jamu maupun tanaman obat masih banyak
digunakan oleh masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah. Bahkan dari masa ke
masa obat tradisional mengalami perkembangan yang semakin meningkat, terlebih dengan
munculnya isu kembali ke alam (back to

nature) serta krisis yang berkepanjangan


Seluruh bagian tanaman menjalar ini berkasiat, mulai dari akar, batang dan daunnya.
Pemanfaatannya bisa direbus atau dimakan sebagai lalapan untuk daunnya. Tanaman ini
tumbuh merambat. Sering digunakan sebagai gendola atau gapura yang melingkar di atas
jalan taman. Ada yang beranggapan binahong berasal dari Korea. Namun tanaman ini
sebenarnya sudah lama ada di Indonesia dan biasa disebut gendola (Basella rubra
Linn).Hampir semua bagian tanaman binahong seperti umbi, batang dan daun dapat
digunakan dalam terapi herbal. Kini bibitnya mudah dibeli di objek wisata Kopeng. Tanaman
ini memang tumbuh baik dalam lingkungan yang dingin dan lembab.Dan tamanan yang
mulai banyak dimanfaatkan untuk kesehatan adalah Binahong. Berdasarkan data empiris di
masyarakat, Binahong dipercaya dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, antara lain
batuk atau muntah darah, penyakit paru-paru, diabetes melitus, radang ginjal, ambeien,
disentri, gusi berdarah, luka setelah operasi atau melahirkan, jerawat, luka akibat kecelakaan,
luka bakar, meningkatkan vitalitas pria, menjaga stamina, menurunkan kolesterol, dan lain-
lain. Namun, belum ada penelitian khusus dengan uji pre klinis maupun klinis yang
menunjukkan kebenaran khasiat tanaman tersebut.

B. Spesies Binahong
(Anredera cordifolia (Ten.) Steenis )
1.Sinonim

Boussingaultia gracilisMiers
Boussingaultia cordifolia
Boussingaultia basselloides
2. Nama Umum
Latin
: Bassela rubra linn
Indonesia
: binahong
Cina
: Deng san chi
Inggris
: heartleaf maderavine madevine
3. Deskripsi
Habitus: berupa tumbuhan menjalar, berumur panjang (perenial), bisa mencapai
panjang ± 5 m.

Batang: berbatang lunak, silindris, saling membelit, berwarna merah, bagian


dalam solid, permukaan halus, kadang membentuk semacam umbi yang melekat
di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan dan bertekstur kasar.

Daun: tunggal, bertangkai sangat pendek (subsessile), tersusun berseling,


berwarna hijau, bentuk jantung (cordata), panjang 5 - 10 cm, lebar 3 - 7 cm,
helaian daun tipis lemas, ujung runcing, pangkal berlekuk (emerginatus), tepi
rata, permukaan licin, bisa dimakan.

Bunga: majemuk berbentuk tandan, bertangkai panjang, muncul di ketiak daun,


mahkota berwarna krem keputih-putihan berjumlah lima helai tidak berlekatan,
panjang helai mahkota 0,5 - 1 cm, berbau harum .

Akar: berbentuk rimpang, berdaging lunak.


4. Klasifikasi
3

Kingdom
: Plantae (tumbuhan)
Subkingdom
: Tracheobionta (berpembuluh)
Superdivisio
: Spermatophyta (menghasilkan biji)
Divisio
: Magnoliophyta (berbunga)
Kelas
: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub-kelas
: Hamamelidae
Ordo
: Caryophyllales
Familia
: Ba se l l a c e a e
Genus
: An re d e r a
Spesies : Anredera cordifolia (Ten.) Steenis
5. Asal & Habitat

Binahong (Anredera cordifolia) merupakan tumbuhan yang diduga berasal dari


Amerika Selatan. Tumbuhan ini mudah tumbuh di dataran rendah maupun
dataran tinggi. Banyak ditanam di dalam pot sebagai tanaman hias dan obat.

6. Perbanyakan
Generatif (biji), namun lebih sering berkembang atau dikembangbiakan secara
vegetatif melalui akar rimpangnya.
7. Gambar binahong
7.1. gbr. Daun
7.2. gbr daun dan bunga
4
7.3. gbr umbi dan akar
7.4. gbr binahong dengan batangnya

7.4. gbr bunga

C. Khasiat Binahong

1. Khasiat Utama
1.Mempercepat pemulihan kesehatan setelah operasi, melahirkan, khitan, segala
luka-luka dalam, radang usus.
2.Melancarkan dan menormalkan peredaran dan tekanan darah.
3.Mencegah stroke, maag, asam urat.
4.Menambah dan mengembalikan vitalitas daya tahan tubuh.
5.Wazir (ambeien)
6.Melancarkan buang air kecil, buang air besar.
7.Diabetes dll.

2. Khasiat Tambahan

1.Sariawan berat.
2.Pusing-pusing.
3.Sakit perut

3. Cara Penggunaan binahong tanaman obat


5

beberapa lembar daun ini dikunyah hingga halus atau dengan segelas air dan
diminum beserta ampasnya atau mudah di jus (diblender). daun ajaib ini
mempunyai khasiat sebagai berikut:

kategori penyakit berat

1. batuk / muntah darah : 10 lembar daun ini diminum setiap hari


2. paru-paru bolong: 10 lembar setiap hari
3. kencing manis: 11 lembar setiap hari

4.Borok akut yang menahun: 12 lembar setiap hari

5. Patah tulang: 10-20 lembar setiap hari


6. Darah rendah: 8 lembar setiap hari
7. Radang ginjal: 7 lembar setiap hari
8. Segala macam gatal-gatal atau eksim kulit: 9 lembar setiap hari

9.Gegar otak ringan atau berat: 10-15 lembar setiap hari


10.Gejala liver: 10 lembar setiap hari
untuk kategori penyakit berat tersebut dibutuhkan waktu penyembuhan 1 hingga
6 bulan. diusahakan agak bersabar minum obat ini tiap hari.
kategori penyakit ringan
1.Disentri atau buang air besar: 10 lembar daun ini diminum setiap hari

2. Ambein hingga berdarah: 16 lembar setiap hari


3. Hidung mimisan (berdarah): 4 lembar setiap hari
4. Habis bedah operasi: 20 lembar setiap hari
5. Luka bakar: 10 lembar setiap hari

6.Luka akibat kecelakaan / benda tajam: 10 lembar setiap hari

7. Jerawat: 8 lembar setiap hari


8. Usus bengkak: 3 lembar setiap hari
9. Gusi berdarah: 4 lembar setiap hari
10. Kurang nafsu makan: 5 lembar setiap hari
11. Melancarkan haid: 3 lembar setiap hari (diminum selama masa haid)

6
12.Habis bersalin (melahirkan): 7 lembar diminum tiap hari selama 10 hari
13. Menjaga stamina tubuh agar tetap sehat: 1 lembar setiap hari selamanya
14. Penghangat badan: 5 lembar setiap hari
15.Lemah syahwat: 3 lembar setiap hari atau 10 lembar setiap minum
dicampur madu.

untuk kategori penyakit ringan tersebut dibutuhkan pengobatan beberapa hari


atau minggu. untuk anak-anak cukup berikan takaran separuh dewasa.berikut
contoh ramuan yang dapat dilakukan sendiri :
1. Cara paling mudah memanfaatkan binahong adalah dengan merebusnya atau
sebagai campuran saat memasak mi instan dan dimakan langsung sebagai
lalapan. Tentu saja, terlebih dulu binahong dicuci bersih di air yang mengalir.
2. Daun, akar, dan batangnya digunakan sebagai obat. Dapat memulihkan
stamina yang loyo, meningkatkan vitalitas pria, menyembuhkan luka luar dan
dalam. Pemakaian dalam: umbi binahong dicuci bersih, direbus, saring airnya.
Minum 2-3 kali sehari untuk menyembuhkan luka bekas operasi, maag, tifus.
Bisa juga akar dikeringkan, ditumbuk halus, masukkan ke dalam kapsul, lalu
diminum 3 kali sehari.
3. Pemakaian luar: daun dan batang ditumbuk halus lalu dioleskan pada bagian
yang sakit. Efektif menyembuhkan memar, rematik, pegal linu, nyeri urat, dan
menghaluskan kulit.

4. Agar bekas operasi caesar cepat kering, ambil akar binahong yang batangnya
merah sebanyak 15 gram. Setelah dicuci bersih, rebus dengan 3 gelas air hingga
tersisa setengahnya. Saring dan minum selagi hangat. Anda bisa menambahkan
sedikit sereh atau gula batu bila suka.

You might also like