P. 1
Sejarah Berdirinya Kerajaan Demak

Sejarah Berdirinya Kerajaan Demak

|Views: 6,066|Likes:
Published by fatmayahya

More info:

Published by: fatmayahya on Sep 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

Tugas Sejaiah

Sejaiah Keiajaan Bemak




kLLCMÞCkť
Aanes AausLlnamora
laLmah
l CusLl Avu 8ella 8Ŧ !Ŧ
karlna SabrlaLl


SE1ARAH BERDIRINYA KERA1AAN DEMAK

Sekitar akhir abad ke-15 kerajaan Majapahit mulai mengalami masa-masa keruntuhannya,
beberapa daerah melepaskan diri dari Majapahit, termasuk yang dilakukan salah satu adipatinya yang
bernama raden Patah. Dia adalah adipati Demak keturunan Raja Brawijaya V (Bhre Kertabumi) raja
Majapahit yang melakukan perlawanan terhadap kerajaan Majapahit dan kemudian dengan dibantu
beberapa daerah-daerah lainnya di Jawa Timur yang sudah Ìslam, seperti Jepara, Tuban, dan Gresik
mendirikan kerajaan Ìslam Demak.
Menurut cerita Raden Patah bahkan sampai berhasil merobohkan majapahit dan kemudian
memindahkan semua alat upacara kerajaan dan pusaka Majapahit ke Demak, sebagai lambang dari
tetap berlangsungnya kerajaan kesatuan Majapahit itu tetapi dalam bentuk baru di Demak[1].
Banyak versi tentang tahun berdirinya kerajaan Demak, menurut Prof. Dr. Slamet
Muljana dalam bukunya Runtuhnya Kerajaan Hindu Jawa dan Timbulnya Negara Negara Islam di
Nusantara. Disebutkan bahwa kerajaan Demak berdiri pada tahun 1478 setahun sebelum berdirinya
masjid Agung Demak namun kebanyakan sejarawan berpendapat bahwa kerajaan Demak berdiri pada
tahun 1500, para sejarawan ini beranggapan bahwa ada rentang waktu 21 tahun semenjak
didirikannya Masjid Demak untuk membangun fondasi kemasyarakatan dan menyusun kekuatan di
Demak dan dalam makalah ini kami mengambil pendapat yang kedua.
Berdirinya kerajaan Demak merupakan klimaks dari perjuangan Wali Songo dalam
menyebarkan Ìslam, didalam Babad Demak diceritakan bahwa sebelum kerajaan Demak berdiri di
daerah Glagahwangipada, tepatnya pada tahun 1479 Masehi telah didirikan Masjid Agung Demak,
yang proses pembangunannya melibatkan Walisongo, Masjid ini kemudian berperan sebagai jantung
penyebaran islam dan penanaman akidah Ìslam bagi masyarakat Demak, sekaligus sebagai fondasi
awal bagi berdirinya kerajaan Demak.
Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Gelagahwangi
yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit. Setelah Majapahit hancur maka
Demak berdiri sebagai kerajaan Ìslam pertama di pulau Jawa dengan rajanya yaitu Raden Patah.
Kerajaan Demak secara geografis terletak di Jawa Tengah dengan pusat pemerintahannya di daerah
Bintoro di muara sungai, yang dikelilingi oleh daerah rawa yang luas di perairan Laut Muria. (sekarang
Laut Muria sudah merupakan dataran rendah yang dialiri sungai Lusi).
Menurut Mohammad Ali (1963), dalam bukunya "Peranan Bangsa Indonesia dalam Sejarah
Asia Tenggara", menarik untuk dilihat.Dalam menguraikan terjadinya Kerajaan Demak, Moh. Ali
menulis bahwa pada suatu peristiwa Raden Patah diperintahkan oleh gurunya, Sunan Ampel dari
Surabaya, agar merantau ke barat dan bermukim di sebuah tempat yang terlindung oleh tanaman
gelagah wangi. Tanaman gelagah yang rimbun tentu hanya subur di daerah rawa-rawa. Dalam
perantauannya itu, Raden Patah sampailah ke daerah rawa di tepi selatan Pulau Muryo (Muria), yaitu
suatu kawasan rawa-rawa besar yang menutup laut atau lebih tepat sebuah selat yang memisahkan
Pulau Muryo dengan daratan Jawa Tengah. Di situlah ditemukan gelagah wangi dan rawa; kemudian
tempat tersebut dinamai Raden Patah sebagai "Demak¨.
II.1 Raja-Raja Demak
Kerajaan Demak merupakan kerajaan yang menjadi Basis kekuatan Utama dalam
penyebaran Ìslam di Tanah Jawa dan sekitarnya baik dari segi Militer maupun pendidikan,
kebesaran Demak tak bisa dilepaskan dari kepemimpinan Raja-Rajanya, begitu pula
kehancurannya yang diakibatkan perebutan kekuasaan para penerus kekuasaan, selama
berdirinya kerajaan Demak dipimpin oleh empat Raja sebelum dipindahkan oleh Jaka Tingkir ke
Pajang.raja-raja tersebut adalah:
ü Raden Patah (1500-1518)
Raden Patah merupakan Anak raja Majapahit Brawijaya V dari seorang perempuan campa,
dikenal juga dengan nama jinbun. Saat sebelum memberontak kepada Majapahit, Jin Bun atau Raden
Patah adalah bupati yang ditempatkan di Demak atau Bintara. Beliau adalah pendiri Pendiri kerajaan
Demak dan murid Sunan Ampel yang menjadi raja pertama dengan bergelar Sultan Syah Ngalam
Akbar Al-Fattah. Raden Patah memiliki tiga orang putra, yaitu Pati Unus, Pangeran Trenggono, dan
Pangeran Sekar ing Seda Lepen, serta bermenantukan Fatahillah. Raden Patah meninggal tahun
1518, dan digantikan oleh anaknya Pati Unus.
ü Pati Unus/pangeran Sabrang Lor (1518-1521)
Beliau merupakan Anak dari raden patah dan kakak dari sultan trenggono. Berkuasa selama 3
tahun dari tahun 1518-1521. Pada tahun 1513 dibawah komandonya kerajaan Demak menyerang
malaka yang dikuasai portugis sehingga beliau dijuluki pangeran sabrang lor, walaupun serangan
tersebut gagal namun eksistensi kerajaan Demak mulai diperhitungkan. Upaya menghalau portugis
terus dilakukan dibawah komando beliau yaitu dengan melakukan blokade pengiriman beras ke
Malaka sehingga Portugis kekurangan makanan. Setelah serangkaian percobaan dalam menghalau
tentara Portugis akhirnya pada tahun 1521 pangeran sabrang lor meninggal dunia tanpa keturunan.
ü Sultan Trenggono (1521-1546)
Beliau adalah putra dari raden patah dan adik dari adipati Unus. Naik tahta setelah bersama
anaknya, Sunan Prawoto menyingkirkan raden kikin (pangeran sekar sedo lepen) saudara tirinya.
Bersama menantunya, Fatahillah mengirimkan pasukan untuk menakhlukan sunda kelapa pada 22
juni 1527 dan berhasil meghalau Portugis dari Sunda Kelapa. Beliau menyerang blambangan pada
tahun 1546 dan beliau meninggal di Pasuruan sebelum berhasil menakhlukan blambangan. Pada
masa kepemimpinannya dianggap sebagai masa keemasan kerajaan Demak karena memiliki daerah
yang luas mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur dan meluaskan pengaruh sampai Kalimantan dan
Sumatera.
ü Raden Mukmin /Sunan Prawoto (1546-1549)
Raden mukmin adalah Putra sulung Sultan Trenggono dan turut membantu ayahnya naik tahta
menyingkirkan pangeran Ìng Seda Lepen. Beliau Naik tahta setelah menyingkirkan raden kikin, beliau
Memimpin antara tahun 1546-1549 dan memindahkan ibu kota dari bintoro ke bukit prawoto sehingga
ia dijuluki Sunan Prawoto. Raden Mukmin sangat Berambisi untuk melanjutkan usaha ayahnya
menaklukkan pulau Jawa namun beliau Kurang ahli dalam berpolitik dan lebih suka hidup sebagai
ulama suci dari pada sebagai raja. Menurut babad tanah Jawi ia dibunuh oleh rangkud anak buah arya
penangsang. Sunan Prawoto tewas meninggalkan seorang putra yang masih kecil bernama Arya
Pangiri, yang kemudian diasuh bibinya, yaitu Ratu Kalinyamat dari Jepara. Setelah dewasa, Arya
Pangiri menjadi menantu Sultan Hadiwijaya raja Pajang, dan diangkat sebagai bupati Demak.

SENI UKIR MASJID DEMAK MERUPAKAN CERMINAN SEJARAH DAN BUDAYA MASA
LALU

A. Lokasi
Masjid Agung Demak merupakan masjid tertua di Pulau Jawa, didirikan Wali Sembilan
atau Wali Songo. Lokasi Masjid berada di pusat kota Demak, berjarak + 26 km dari Kota
Semarang, + 25 km dari Kabupaten Kudus, dan + 35 km dari Kabupaten Jepara, tepatnya di
Desa Kauman, Demak, Jawa Tengah
Di tempat ini dulunya para wali beribadah, berdiskusi, dan mengajarkan pokok-pokok
kehidupan Ìslam serta menyebarkan agama Ìslam hingga ke pulau seberang. Masjid yang
kemudian dikenal dengan nama Masjid Agung Demak ini merupakan cikal bakal berdirinya
Kerajaan Glagahwangi Bintoro Demak yang dipimpin Raden Fatah.

B. Sejarah
Adalah Seorang Raden Patah yang menjadi perintis kerajaan Ìslam di Jawa. Ìa disebut-
sebut sebagai putra Raja Majapahit Brawijaya V dengan putri asal Campa (kini Kamboja) yang
telah masuk Ìslam. Masa kecilnya dihabiskan di Pesantren Ampel Denta, Yaitu pesantren yang
dikelola Sunan Ampel. Ìbu Sunan Ampel (istri Maulana Malik Ìbrahim) juga putri penguasa
Campa ketika Majapahit melemah dan terjadi pertikaian internal.
Raden Patah melepaskan diri dari kekuasaan Majapahit dan membangun Kesultanan
Demak. Dalam konflik dengan Majapahit, ia dibantu Sunan Giri. Berdirilah Kesultanan Demak
pada 1475 atau beberapa tahun setelah itu.
Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau
Gelagahwangi yang merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit.
Kadipaten Demak tersebut dikuasai oleh Raden Patah salah seorang keturunan Raja Brawijaya
V (Bhre Kertabumi) raja Majapahit
Dengan berkembangnya Ìslam di Demak, maka Demak dapat berkembang sebagai
kota dagang dan pusat penyebaran Ìslam di pulau Jawa. Hal ini dijadikan kesempatan bagi
Demak untuk melepaskan diri dengan melakukan penyerangan terhadap Majapahit.
Setelah Majapahit hancur maka Demak berdiri sebagai kerajaan Ìslam pertama di pulau
Jawa dengan rajanya yaitu Raden Patah. Kerajaan Demak secara geografis terletak di Jawa
Tengah dengan pusat pemerintahannya di daerah Bintoro di muara sungai, yang dikelilingi oleh
daerah rawa yang luas di perairan Laut Muria. (sekarang Laut Muria sudah merupakan dataran
rendah yang dialiri sungai Lusi).
Bintoro sebagai pusat kerajaan Demak terletak antara Bergola dan Jepara, di mana
Bergola adalah pelabuhan yang penting pada masa berlangsungnya kerajaan Mataram
(Wangsa Syailendra), sedangkan Jepara akhirnya berkembang sebagai pelabuhan yang
penting bagi kerajaan Demak.
Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Demak lebih berdasarkan pada agama dan
budaya Ìslam karena pada dasarnya Demak adalah pusat penyebaran Ìslam di pulau Jawa.
Sebagai pusat penyebaran Ìslam Demak menjadi tempat berkumpulnya para wali seperti
Sunan Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Kudus dan Sunan Bonar.
Para wali tersebut memiliki peranan yang penting pada masa perkembangan kerajaan
demak bahkan para wali tersebut menjadi penasehat bagi raja Demak. Dengan demikian
terjalin hubungan yang erat antara raja/bangsawan ÷ para wali/ulama dengan rakyat.
Hubungan yang erat tersebut, tercipta melalui pembinaan masyarakat yang diselenggarakan di
Masjid maupun Pondok Pesantren. Sehingga tercipta kebersamaan atau Ukhuwah Ìslamiyah
(persaudaraan di antara orang-orang Ìslam).
Demikian pula dalam bidang budaya banyak hal yang menarik yang merupakan
peninggalan dari kerajaan Demak. Salah satunya adalah Masjid Demak, di mana salah satu
tiang utamanya terbuat dari pecahan-pecahan kayu yang disebut Soko Tatal. Masjid Demak
dibangun atas pimpinan Sunan Kalijaga. Di serambi depan Masjid (pendopo) itulah Sunan
Kalijaga menciptakan dasar-dasar perayaan Sekaten (Maulud Nabi Muhammad saw) yang
sampai sekarang masih berlangsung di Yogyakarta dan Cirebon.
Masjid ini dibangun tahun 1466 dan dinamakan Masjid Pesantren Glagahwangi di
bawah asuhan Sunan Ampel. Lalu pada tahun 1477, masjid ini direhabilitasi dan diperluas
menjadi Masjid Kadipaten Glagahwangi. Kemudian di tahun 1479, masjid ini kembali dipugar
dan direnovasi menjadi Masjid Kesultanan Bintoro Demak. Entah kapan masjid ini kemudian
berganti nama menjadi Masjid Agung Demak yang namanya melekat hingga kini.
Menurut legenda, masjid ini didirikan oleh Wali Songo secara bersama-sama dalam
tempo satu malam. Babad Demak menunjukkan bahwa masjid ini didirikan pada tahun Saka
1399 (1477) yang ditandai oleh candrasengkala "Lawang Trus Gunaningjanmi¨ sedang pada
gambar bulus yang berada di mihrab masjid ini terdapat lambang tahun Saka 1401 yang
menunjukkan bahwa masjid ini berdiri tahun 1479.
Bangunan yang terbuat dari kayu jati ini berukuran 31 m x 31 m dengan bagian serambi
berukuran 31 m x 15 m. Atap tengahnya ditopang oleh empat buah tiang kayu raksasa (saka
guru), yang dibuat oleh empat wali di antara Wali Songo.
Saka sebelah tenggara adalah buatan Sunan Ampel, sebelah barat daya buatan Sunan
Gunung Jati, sebelah barat laut buatan Sunan Bonang, sedang sebelah timur laut yang tidak
terbuat dari satu buah kayu utuh melainkan disusun dari beberapa potong balok yang diikat
menjadi satu (saka tatal), merupakan sumbangan dari Sunan Kalijaga. Serambinya dengan
delapan buah tiang boyongan merupakan bangunan tambahan pada zaman Adipati Yunus
(Pati Unus atau pangeran Sabrang Lor), sultan Demak ke-2 (1518-1521) pada tahun 1520.
Dalam proses pembangunannya, Sunan Kalijaga memegang peranan yang amat
penting. Wali inilah yang berjasa membetulkan arah kiblat. Menurut riwayat, Sunan Kalijaga
juga memperoleh wasiat antakusuma, yaitu sebuah bungkusan yang konon berisi baju "hadiah¨
dari Nabi Muhammad SAW, yang jatuh dari langit di hadapan para wali yang sedang
bermusyawarah di dalam masjid itu.


C. Arsitektur
Bangunan Masjid Demak pada dasarnya berdiri pada empat tiang pokok atau disebut
Soko Guru. Fungsi tiang-tiang ini adalah sebagai penyangga bangunan dari tanah sampai
puncak masjid. Di antara empat tiang itu ada satu tiang yang sangat unik, dikenal sebagai
"tiang tatal¨ yang letaknya di sebelah timur-laut. Tiang unik ini disebut tatal (serutan-serutan
kayu), karena dibuat dari serpihan kayu yang ditata dan dipadatkan, kemudian diikat sehingga
membentuk tiang yang rapi. Konon, keempat soko guru ini adalah buatan para Wali.
Soko guru sebelah tenggara adalah buatan Sunan Ampel, sebelah baratdaya buatan
Sunan Gunung Jati, sebelah baratlaut buatan Sunan Bonang, dan soko tatal adalah buatan
Sunan Kalijaga. Pada tiang-tiang penyangga masjid, termasuk soko guru, terdapat ukiran yang
masih menampakkan corak ukiran gaya Hindu yang indah bentuknya. Selain ukiran pada tiang,
terdapat pula ukiran-ukiran kayu yang ditempel pada dinding masjid yang berfungsi sebagai
hiasan.
Di dalam bangunan utama terdapat ruang utama, mihrab dan serambi. Ruang utama
yang berfungsi sebagai tempat sholat jamaah, letaknya di bagian tengah bangunan.
Sedangkan, mihrab atau bangunan pengimaman berada di depan ruang utama, berbentuk
sebuah ruang kecil dan mengarah ke arah kiblat (Mekkah). Di bagian belakang ruang utama
terdapat serambi berukuran 31x15 meter yang tiang-tiang penyangganya disebut "tiang
Majapahit¨. Tiang Majapahit yang berjumlah delapan buah itu diperkirakan berasal dari
kerajaan Majapahit yang ada di Jawa Timur. Bangunan serambi ini adalah merupakan
bangunan tambahan yang dibangun pada masa Adipati Unus (Pati Unus atau Pangeran
Sabrang Lor), menjadi Sultan demak ÌÌ pada tahun 1520.
Atap Masjid Demak tertingkat tiga (atap tumpang tiga), menggunakan sirap (atap yang
terbuat dari kayu) dan berpuncak mustaka. Dinding masjid terbuat dari batu dan kapur. Pintu
masuk masjid diberi lukisan bercorak klasik. Dan, seperti masjid-masjid yang lain, Masjid
Demak pun dilengkapi dengan sebuah bedug, gentong tempat berwudlu, kolam air, mimbar,
dan keramik buatan cina. Penampilan atap limas piramida masjid ini menunjukkan Aqidah
Ìslamiyah yang terdiri dari tiga bagian ; (1) Ìman, (2) Ìslam, dan (3) Ìhsan. Di Masjid ini juga
terdapat "Pintu Bledeg¨, bertuliskan "Condro Sengkolo¨, yang berbunyi Nogo Mulat Saliro Wani,
dengan makna tahun 1388 Saka atau 1466 M, atau 887 H.
Raden Fattah bersama Wali Songo mendirikan Masjid Maha karya abadi yang
karismatik ini dengan memberi prasasti bergambar bulus. Ìni merupakan Condro Sengkolo
Memet, dengan arti Sariro Sunyi Kiblating Gusti yang bermakna tahun 1401 Saka. Gambar
bulus terdiri dari kepala yang berarti angka 1 ( satu ), kaki 4 berarti angka 4 ( empat ), badan
bulus berarti angka 0 ( nol ), ekor bulus berarti angka 1 ( satu ). Bisa disimpulkan, Masjid
Agung Demak berdiri pada tahun 1401 Saka.
Masjid tua ini memiliki struktur bangunan dengan nilai historis yang tinggi, dengan seni
bangun arsitektur tradisional khas Ìndonesia. Wujudnya megah, anggun, indah, karismatik,
memesona, dan berwibawa. Atapnya berbentuk limas piramida, bertingkat tiga susun, mirip
bangunan kayu peninggalan Hindu dan Budha. Tiga susun atap ini dimaknai para wali sebagai
aqidah Ìslamiyah yang terdiri dari Ìman, Ìslam, dan Ìhsan. Bangunan puncak dimaknai sebagai
kekuasaan tertinggi hanyalah milik Allah.
Begitu tingginya nilai historis dan arkeologis Masjid Agung Demak, maka para ahli yang
tergabung dalam Ìnternational Comission for the Preservation of Ìslamic Cultural Heritage yang
meninjau masjid tersebut di tahun 1984 mengatakan bahwa Masjid Agung Demak merupakan
salah satu di antara bangunan-bangunan Ìslam penting di Asia Tenggara dan dunia Ìslam pada
umumnya.

D. Hari Besar
Saat Grebeg Besar biasanya dilaksanakan selamatan tumpeng songo dengan berbagai
ritual tradisi masyarakat Demak di halaman masjid. Saat-saat ini juga diselenggarakan pesta
rakyat serta pasar malam yang menarik ribuan wisatawan.
Pada saat Ramadhan, banyak santri yang berbondong-bondong dari berbagai daerah untuk
mengikuti shalat tarawih dan shalat Jumat. Mereka datang dengan atribut yang beragam
mewarnai aktivitas di masjid tua tersebut.
E. Museum Masjid Agung Demak

1. Lokasi
Sesuai dengan namanya, Museum Masjid Agung Demak terletak di dalam
kompleks Masjid Agung Demak dalam lingkungan alun-alun kota Demak. Jika anda
berkunung ke Masjid Agung Demak, jangan lupa untuk mengunjungi museum ini.
Karena banyak sekali informasi dan barang-barang peninggalan Masjid Agung Demak
yang msih dipelihara dan dijaga hingga saat ini.
Dan jangan lupa untuk megunjungi kompleks makam raja-raja di sebelah utara masjid.
Di sini terdapat makam antara lain, Sultan Demak Ì [Raden Fatah] beserta keluarga,
Sultan Demak ÌÌÌ [Raden Trenggono] beserta keluarga, Pangeran Raden Arya
Penangsang, serta makam Syekh Maulana Maghribi
2. Koleksi Museum
Di museum ini utamanya disimpan bagian-bagian soko guru yang rusak
(sokoguru Sunan Kalijaga, sokoguru Sunan Bonang, sokoguru Sunan Gunungjati,
sokoguru Sunan Ampel), sirap, kentongan dan bedug peninggalan para wali, dua buah
gentong (tempayan besar) dari Dinasti Ming hadiah dari Putri Campa abad XÌV, pintu
bledeg buatan Ki Ageng Selo yang merupakan condrosengkolo berbunyi Nogo Mulat
Saliro Wani yang berarti angka tahun 1388 Saka atau 1466 M atau 887 H.
Foto-foto Masjid Agung Demak tempo dulu, lampu-lampu dan peralatan rumah
tangga dari kristal dan kaca hadiah dari PB Ì tahun 1710 M, kitab suci Al-Qur'an 30 juz
tulisan tangan, maket masjid Demak tahun 1845 ÷ 1864 M, beberapa prasasti kayu
memuat angka tahun 1344 Saka, kayu tiang tatal buatan Sunan Kalijaga, lampu
robyong masjid Demak yang dipakai tahun 1923 ÷ 1936 M.
Ada jiga pintu bledeg buatan Ki Ageng Selo tahun 1466 M, dibuat dari kayu jati
berukiran tumbuh-tumbuhan, suluran, jambangan, mahkota, dan kepala binatang
(naga?) dengan mulut terbuka menampakkan gigi-giginya yang runcing. Menurut cerita,
kepala naga tersebut menggambarkan petir yang kemudian dapat ditangkap oleh Ki
Ageng Selo.

3. Peninggalan Kerajaan Demak
Soko Majapahit Tiang ini berjumlah delapan buah terletak di serambi masjid.
Benda purbakala hadiah dari Prabu Brawijaya V Raden Kertabumi ini diberikan kepada
Raden Fattah ketika menjadi Adipati Notoprojo di Glagahwangi Bintoro Demak 1475 M.
adapun peninggalan purbakala yang terdapat di Masjid agung Demak tersebut,
diantaranya yaitu :

a) Pawestren
Merupakan bangunan yang
khusus dibuat untuk sholat jama'ah
wanita. Dibuat menggunakan
konstruksi kayu jati, dengan bentuk
atap limasan berupa sirap ( genteng
dari kayu ) kayu jati. Bangunan ini
ditopang 8 tiang penyangga, di mana
4 diantaranya berhias ukiran motif
Majapahit. Luas lantai yang membujur
ke kiblat berukuran 15 x 7,30 m.
Pawestren ini dibuat pada zaman
K.R.M.A.Arya Purbaningrat, tercermin dari bentuk dan motif ukiran Maksurah
atau Kholwat yang menerakan tahun 1866 M.

b) Surya Majapahit
Merupakan gambar hiasan segi 8
yang sangat populer pada masa
Majapahit. Para ahli purbakala
menafsirkan gambar ini sebagai lambang
Kerajaan Majapahit. Surya Majapahit di
Masjid Agung Demak dibuat pada tahun
1401 tahun Saka, atau 1479 M.

c) Maksurah
Merupakan artefak bangunan
berukir peninggalan masa lampau yang
memiliki nilai estetika unik dan indah. Karya seni ini mendominasi keindahan
ruang dalam masjid. Artefak Maksurah didalamnya berukirkan tulisan arab yang
intinya memulyakan ke-Esa-an Tuhan Allah SWT. Prasasti di dalam Maksurah
menyebut angka tahun 1287 H atau 1866 M, di mana saat itu Adipati Demak
dijabat oleh K.R.M.A. Aryo Purbaningrat.









d) Pintu Bledeg
Pintu yang konon diyakini mampu menangkal petir ini merupakan ciptaan
Ki Ageng Selo pada zaman Wali. Peninggalan ini merupakan prasasti "Condro
Sengkolo¨ yang berbunyi Nogo Mulat Saliro Wani, bermakna tahun 1388 Saka
atau 1466 M, atau 887 H

e) Mihrab atau tempat pengimaman
Didalamnya terdapat hiasan gambar bulus yang merupakan prasasti
"Condro Sengkolo¨. Prasasti ini memiliki arti"Sariro Sunyi Kiblating Gusti¨,
bermakna tahun 1401 Saka atau 1479 M (hasil perumusan Ìjtihad). Di depan
Mihrab sebelah kanan terdapat mimbar untuk khotbah. Benda arkeolog ini
dikenal dengan sebutan Dampar Kencono warisan dari Majapahit.
f) Dampar Kencana
Benda arkeologi ini
merupakan peninggalan
Majapahit abad XV, sebagai
hadiah untuk Raden Fattah
Sultan Demak Ì dari ayahanda
Prabu Brawijaya ke V Raden
Kertabumi. Semenjak tahta
Kasultanan Demak dipimpin
Raden Trenggono 1521 ÷
1560 M, secara universal
wilayah Nusantara menyatu
dan masyhur, seolah
mengulang kejayaan Patih
Gajah



g) Soko Tatal atau Soko Guru
Yang berjumlah 4 ini
merupakan tiang utama
penyangga kerangka atap masjid
yang bersusun tiga. Masing-
masing soko guru memiliki tinggi
1630 cm. Formasi tata letak
empat soko guru dipancangkan pada empat penjuru mata angin. Yang berada di
barat laut didirikan Sunan Bonang, di barat daya karya Sunan Gunung Jati, di
bagian tenggara buatan Sunan Ampel, dan yang berdiri di timur laut karya
Sunan Kalijaga Demak. Masyarakat menamakan tiang buatan Sunan Kalijaga ini
sebagai Soko Tatal.






h) Situs Kolam atau Wudlu
Situs ini dibangun
mengiringi awal berdirinya Masjid
Agung Demak sebagai tempat
untuk berwudlu. Hingga sekarang
situs kolam ini masih berada di
tempatnya meskipun sudah tidak
dipergunakan lagi




i) Menara
Bangunan sebagai tempat adzan ini didirikan dengan konstruksi baja.
Pemilihan konstruksi baja
sekaligus menjawab tuntutan
modernisasi abad XX.
Pembangunan menara
diprakarsai para ulama, seperti
KH.Abdurrohman (Penghulu
Masjid Agung Demak),
R.Danoewijoto, H.Moh Taslim,
H.Aboebakar, dan H.Moechsin











Keraiaan Demak

Demak sebelumnya merupakan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Gelagahwangi yang
merupakan daerah kadipaten di bawah kekuasaan Majapahit.
Kadipaten Demak tersebut dikuasai oleh Raden Patah salah seorang keturunan Raja Brawijaya V
(Bhre Kertabumi) raja Majapahit.
Dengan berkembangnya Ìslam di Demak, maka Demak dapat berkembang sebagai kota dagang dan
pusat penyebaran Ìslam di pulau Jawa. Hal ini dijadikan kesempatan bagi Demak untuk melepaskan
diri dengan melakukan penyerangan terhadap Majapahit.
Setelah Majapahit hancur maka Demak berdiri sebagai kerajaan Ìslam pertama di pulau Jawa dengan
rajanya yaitu Raden Patah. Kerajaan Demak secara geografis terletak di Jawa Tengah dengan pusat
pemerintahannya di daerah Bintoro di muara sungai, yang dikelilingi oleh daerah rawa yang luas di
perairan Laut Muria. (sekarang Laut Muria sudah merupakan dataran rendah yang dialiri sungai Lusi).
Bintoro sebagai pusat kerajaan Demak terletak antara Bergola dan Jepara, di mana Bergola adalah
pelabuhan yang penting pada masa berlangsungnya kerajaan Mataram (Wangsa Syailendra),
sedangkan Jepara akhirnya berkembang sebagai pelabuhan yang penting bagi kerajaan Demak.

Kehidupan Politik
Lokasi kerajaan Demak yang strategis untuk perdagangan nasional, karena menghubungkan
perdagangan antara Ìndonesia bagian Barat dengan Ìndonesia bagian Timur, serta keadaan Majapahit
yang sudah hancur, maka Demak berkembang sebagai kerajaan besar di pulau Jawa, dengan rajanya
yang pertama yaitu Raden Patah. Ìa bergelar Sultan Alam Akbar al-Fatah (1500 ? 1518).
Pada masa pemerintahannya Demak memiliki peranan yang penting dalam rangka penyebaran agama
Ìslam khususnya di pulau Jawa, karena Demak berhasil menggantikan peranan Malaka, setelah
Malaka jatuh ke tangan Portugis 1511.
Kehadiran Portugis di Malaka merupakan ancaman bagi Demak di pulau Jawa. Untuk mengatasi
keadaan tersebut maka pada tahun 1513 Demak melakukan penyerangan terhadap Portugis di
Malaka, yang dipimpin oleh Adipati Unus atau terkenal dengan sebutan Pangeran Sabrang Lor.
Serangan Demak terhadap Portugis walaupun mengalami kegagalan namun Demak tetap berusaha
membendung masuknya Portugis ke pulau Jawa. Pada masa pemerintahan Adipati Unus (1518 ?
1521), Demak melakukan blokade pengiriman beras ke Malaka sehingga Portugis kekurangan
makanan.
Puncak kebesaran Demak terjadi pada masa pemerintahan Sultan Trenggono (1521 ? 1546), karena
pada masa pemerintahannya Demak memiliki daerah kekuasaan yang luas dari Jawa Barat sampai
Jawa Timur.

Gambar 9. Peta Kekuasaan Demak.
Setelah Anda mengamati gambar peta kekuasaan Demak tersebut, yang perlu Anda ketahui bahwa
daerah kekuasaan tersebut berhasil dikembangkan antara lain karena Sultan Trenggono melakukan
penyerangan terhadap daerah-daerah kerajaan-kerajaan Hindu yang mengadakan hubungan dengan
Portugis seperti Sunda Kelapa (Pajajaran) dan Blambangan.
Penyerangan terhadap Sunda Kelapa yang dikuasai oleh Pajajaran disebabkan karena adanya
perjanjian antara raja Pakuan penguasa Pajajaran dengan Portugis yang diperkuat dengan pembuatan
tugu peringatan yang disebut Padrao. Ìsi dari Padrao tersebut adalah Portugis diperbolehkan
mendirikan Benteng di Sunda Kelapa dan Portugis juga akan mendapatkan rempah-rempah dari
Pajajaran.
Sebelum Benteng tersebut dibangun oleh Portugis, tahun 1526 Demak mengirimkan pasukannya
menyerang Sunda Kelapa, di bawah pimpinan Fatahillah. Dengan penyerangan tersebut maka tentara
Portugis dapat dipukul mundur ke Teluk Jakarta.
Kemenangan gemilang Fatahillah merebut Sunda Kelapa tepat tanggal 22 Juni 1527 diperingati
dengan pergantian nama menjadi Jayakarta yang berarti Kemenangan Abadi.
Sedangkan penyerangan terhadap Blambangan (Hindu) dilakukan pada tahun 1546, di mana pasukan
Demak di bawah pimpinan Sultan Trenggono yang dibantu oleh Fatahillah, tetapi sebelum
Blambangan berhasil direbut Sultan Trenggono meninggal di Pasuruan.
Dengan meninggalnya Sultan Trenggono, maka terjadilah perebutan kekuasaan antara Pangeran
Sekar Sedolepen (saudara Trenggono) dengan Sunan Prawoto (putra Trenggono) dan Arya
Penangsang (putra Sekar Sedolepen).
Perang saudara tersebut diakhiri oleh Pangeran Hadiwijaya (Jaka Tingkir) yang dibantu oleh Ki Ageng
Pemanahan, sehingga pada tahun 1568 Pangeran Hadiwijaya memindahkan pusat pemerintahan
Demak ke Pajang. Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Demak dan hal ini juga berarti
bergesernya pusat pemerintahan dari pesisir ke pedalaman.

Kehidupan Ekonomi
Seperti yang telah dijelaskan pada uraian materi sebelumnya, bahwa letak Demak sangat strategis di
jalur perdagangan nusantara memungkinkan Demak berkembang sebagai kerajaan maritim.
Dalam kegiatan perdagangan, Demak berperan sebagai penghubung antara daerah penghasil rempah
di Ìndonesia bagian Timur dan penghasil rempah-rempah Ìndonesia bagian barat. Dengan demikian
perdagangan Demak semakin berkembang. Dan hal ini juga didukung oleh penguasaan Demak
terhadap pelabuhan-pelabuhan di daerah pesisir pantai pulau Jawa.
Sebagai kerajaan Ìslam yang memiliki wilayah di pedalaman, maka Demak juga memperhatikan
masalah pertanian, sehingga beras merupakan salah satu hasil pertanian yang menjadi komoditi
dagang. Dengan demikian kegiatan perdagangannya ditunjang oleh hasil pertanian, mengakibatkan
Demak memperoleh keuntungan di bidang ekonomi.
Kehidupan Sosial Budaya
Kehidupan sosial dan budaya masyarakat Demak lebih berdasarkan pada agama dan budaya Ìslam
karena pada dasarnya Demak adalah pusat penyebaran Ìslam di pulau Jawa.
Sebagai pusat penyebaran Ìslam Demak menjadi tempat berkumpulnya para wali seperti Sunan
Kalijaga, Sunan Muria, Sunan Kudus dan Sunan Bonar.
Para wali tersebut memiliki peranan yang penting pada masa perkembangan kerajaan Demak bahkan
para wali tersebut menjadi penasehat bagi raja Demak. Dengan demikian terjalin hubungan yang erat
antara raja/bangsawan ? para wali/ulama dengan rakyat. Hubungan yang erat tersebut, tercipta
melalui pembinaan masyarakat yang diselenggarakan di Masjid maupun Pondok Pesantren. Sehingga
tercipta kebersamaan atau Ukhuwah Ìslamiyah (persaudaraan di antara orang-orang Ìslam).
Demikian pula dalam bidang budaya banyak hal yang menarik yang merupakan peninggalan dari
kerajaan Demak. Salah satunya adalah Masjid Demak, di mana salah satu tiang utamanya terbuat dari
pecahan-pecahan kayu yang disebut Soko Tatal. Masjid Demak dibangun atas pimpinan Sunan
Kalijaga. Di serambi depan Masjid (pendopo) itulah Sunan Kalijaga menciptakan dasar-dasar
perayaan Sekaten (Maulud Nabi Muhammad saw) yang sampai sekarang masih berlangsung di
Yogyakarta dan Cirebon.


Dilihat dari arsitekturnya, Masjid Agung Demak seperti yang tampak pada gambar 10 tersebut
memperlihatkan adanya wujud akulturasi kebudayaan Ìndonesia Hindu dengan kebudayaan Ìslam.


RUNTUHNYA KERA1AAN DEMAK
Runtuhnya Kerajaan Demak tak berbeda dengan penaklukannya atas Majapahit. Peristiwa gugurnya
tokoh2 penting Demak saat menyerang Blambangan yang eks Majapahit, dan rongrongan dari dalam
Demak sendiri membuat kerajaan makin lemah dan akhirnya runtuh dengan sendirinya. Sebuah
pelajaran dari sejarah ÷cerai-berai dari dalam akan membahayakan kesatuan dan persatuan.

3 3 -07./.3.3.3 02.2 / %....3 ..9.. . #.-.2 / :8.:7. //7./ 0  07.: .2-503/.9.8.:3 -07/73.9.3.7 507:.2 2.9: #..8. %03.:9:7.7.8/ :3 02.9.9./.2 -::3.07.9:.3.. /..5...9.35:8.3  80. 07..  02.2/.8 . 2.:3   5.3..302..33.38:33. 7. /.9.9....3.9-.7.::74/03.5.3 8. 5.  80..7 :39:/.. 80-:9..2 5030-.35.5.209 :.39:3 5030-.33....3-07503/.3 0:.-..903 / -. /50739.3. -8.:0..3 2. 0. %:-.3 8.  4   203:8 -./03.3 07....../.22. -.3 0..3 &9...2.7./.5..(  .. /..079..3 .3.3703/.38..5. /. 2./.%03.. 9.3 2.7:/02.3 -.9  $090.2 5079.3 ...-.7 ./03!.-07/75.37.  905.80./.8 02..2..3574808502-.3 -.9: 50789. -07/7 / /.9 /.3 5070-:9.8/302:/.302./ 02.3 -073..33.2 -::3.3 203.35:8.078 9039. 02.: 0 -. 07:39:.07.7 207.39.7.:3  . 5.. 9025.//.3 . .3 9073/:3 40 9.9 .:3  809..39.3 ..9..33.-:2 7.3/..2  //.8 2074-4.9.  03:7:9 . 7./03 !. 0.3/03.:..8./03 !.33. 207:5.2 2030-..:...8/507.3 / 02.3708 203/7..3 907..3../5.3 /.. 02.3 -072:2 / 80-:.7.5.7.. / 5:.9. .33.07.3 02.5.3 02:/.8.3.3 #.07. /.7.980-:. 8:-:7 / /..7 80 907 2.  .7. 0:.07.7..8/:302.38.3 !:.3  0-08. ..32028.7..7.9: #.3 02.9.7..3 02..3 40 :7:3.3.2 80507905..8.3:.9:.3:3.7..9.:8  03:7:94.07.8434 .9 02.8:3.80.07.. -07.2.80-0:23. .  $:3.380. /../.:5:3 503//./03 !.7..::74 :7. .30.3 20.3.7.7.3 02.  07..3 203:8:3 0:.5. 07./03 !. /03.7 $:7.1890709. 80-.5 07.3 .7...2005.02:/.:9:7.. 9..5.5..2:30-.-./.37.9002..2 203:7.3/..307.8. ..3 9.8:.202.7 909...3 8.  -0-07..380-.7.143/..3.3 .3 02:/.3 507..8090. 0.25.3 2023/.308.3802:../90580.  203:7:9!741  7  $.3.20-. .5/.3 8....39.3/. 207:5. 7039. ..3 5.73. 8..3 207:5.:3 80203..  .3 %.30/:.9 . .. 3/4308..3/.3.:8 80-.93..... /05.3/. !07. ./.. .2-. 89:.#:39:3.3 /.7..9 2:.. 203. //7.7. -.  -09: 5:.95020739. 8:.  80. .9. 7.7. 80.2. 39474/2:.07.  07/73. 8.3 /-.38..   #.3 .07. 9.-08..88 0:.3 02.. $434 /.93.3 7.2 $0.3 /.047.... 80-0:2 07.8:/.3 /.02.07. 7.9.3-07507..2-./   /..7.3/.2..9:  9.3!:.9:.9 9072./3.3 02.7.8.78:3.3. .8.3 0.3.8.5.7 .9..%03.9. 09:7:3.2 ..:./ .2.2-039:-.302. #./..207:5.3.8. /.9./03.80-.07..7./.8.$####  $09..8 /. 50307:8 0:.39: -0-07.3 -.9 .3.9 /./902:. 07.-07/7 5..2203.3/7/.-.2.07./. ' 70079./03!.7 0502253..-07/73.7.3 /./5.3 .:9.9 /../5.3 72-:3 9039: .0/...39474.3203:9:5..  203.  .07..7. #.5-07...3/. :39: 202-..7. -07/7 80-.3 #.3/. 07.22./...9: 8:..5.9 02../.. .3 907.9:5. 07.  .33.079.3 3/: .3 %2-:3..38..990780-:9/3. 8.:0-905.3 503.3 .2.7.3...2.. .3 809.3/.:3 80-0:2 -07/73.25. 07.2.9 .9.207:5.5.#.8.3 9025.%2:7..3 /03. 07.3 250 /.. #.8.38:/.07.3/0340/..7.3 ..8/ 02...33.3./...2 507.99:909..3:3 143/.5.:7 2.3.

 /5253 40 025. 5079.3 40 ..:#.9. 202 9. .2 -.307.7 8047. Q#.    #.:3  /.3 !.3 02.3 $.7$:9.3 02.33.340.9&3:8.9.:. %37 0 !.7. 207:5.. .3/.9&3:8  Q!.9.7 .. 9.9.9..3 3.9 3:3..9 7.3/9025..3 7./..3 203. 07..9 #. 0503  8079.9.3 %703434 /.3/02.. /..  /03...25.3 $0././03 !.../.2.99.05. 7..3 250 .9.-:5..3 2:7/ $:3.3-:3 $.. 7.. /03..  #.3.3 .307.!.90780-:9. -07203.  .9.3 -070.2./03 !./03 !.:. 47..9: !.5..3 ./03. 0./ 7. ' /./.. 80-0:2 /53/.:39..9 &3:8  !./03!.  #.7 3 $0/..3 5:97../03 !...5.-07/73.3.39:.39.3 507025:.9.503/7!03/707. 2033.980-0:2202-07439.9.

3$.: 2033.09:7:3.:.3.494 20337.39..2..9..39:3.3 507. 42.:3  /-. 973.7.3 2.3 -0.3 5.347    0.8:.8 0 .:35.3/4 -0.3 90780-:9 .7 $:3/. 8090.:/.78:9.8:7:.7 7. /5079:3.3 20.8.:3  /.320:..3.8./.: 5479:8 907:8 /.77./.../035.33. 203.7.7 9./.: .307.3472033.3 2.3%703434    0.8.:. 9...3. 42.07.3 -.93./035.8. 5.8 203..3:.3./..:3 /.-7.8. 807.3. .3/43. /. -0.8.9: /03. !479:8 0:7..2-.9.3 -.3 02.5.3..5:97..  078.7.3 5./:3.3.:. 0.: .3.3/..307. 9.: 9039.82:.3..  $:3..202/.3 47  .4-.73.9.3 8:3/. 3.:..-078.3 7.3..2.3  &5..: 20307.3 :39: 203./.0502253. .9 &3:8  ..3  !./03:23.//.!479:8.7 80/4 0503  8. 5479:8 803.:207:5.5.3503.3  $090./5.:3    !. 803.: !479:8 /.703.3 8..2.3 -07.39703434 07:.3 $:2. . 203.580-..2 203.9...7.3  Q$:9./0 50372.  Q#.38..  ..3.%2:7/. 2.3 -07./.  0.3 /-.9.2:3 0889038 07./.307. 20372.-7.: /:: 5./03 3 5.33.. 0.5. / !.907./.7.3 02...5.8 20.3 !7.-7.302..3 80. 9.307.  :3  /. 9. 2:.2-.3 80-0:2 -07. 07./.2.2.35.3 /..002..9.25.80.:5:3 807./../. /.307. 20307.3 -4.7:8.3 /:.

307.38.9.2:3 -0.  $090.3 :8. .  .3:/.2 -07549 /.8::3$:9.2-8 :39: 20. .75.3 2.3:9.902. 20337. 3.8:. /.3.3.7-394740-:957..: :7.39. 203.7 05... !...494803.3%703434/.. /0./. 503..9: ./.3 !7.494    #.980-.8090.3.8 .9 07.3 /.3.7.37.3 5:..20337.: .8 2033.37  .!:97./9.3/.3. !.0503 0.8 0.3 0- 8:./203..2.8: --3../..39:7:9202-./032:23.39:.  7..35.   $&#$#&!#$#&$ &   4.!.3. -073.: 02253.$:3.3 !7.9.9./03 :23 8.2.9..7.3 $:3..-:.3!7.3.9.-.:.494  #././033 -0.494 90.8.7.7.3 /.7.3 02:/.9: #.3 5:97.3./-:3:407.9 /..2. 7.39:$:9.3 8047.:3 /.33$0/./.3.37203.3-:49. 03:7:9-.32023/. /:: $:3.:.. :...-:5. /:5 80-. .3 .80-.

./5:.9. .9 5030-.. $:3.2 3.3 -:/.07.8/9079:.3 .9..3. ' 70079.3 .90302..9:508.... ..8 .97./...07.7.7.3.339073.3/7 /.3 250 897 .78:3.3.5.9 -07:25:3. -.:...2 .. -07-./.5..703.../!:.8047.    $0.3 .8.3 . /.2.  0/:5.9.5.:9:7. 3.7.92002..8.8..:9:7.3.8/ .3 8..3 /..  -07/8:8  /. 047.3907.35:97. 7.7  !../5.3 90. 49. 3 207:5.25.$047..7.37 07/7..8/ -07./...73.9.3 /.38./.:38090.-:.343.39:$:3.%03.3:7.3#.3 05.7.3 80-. 2.95020739.. /.33.3 .  03.3 5./ 9025.3...//.9 03.9 49.8.3.3 /04.3.3  2/.207:5.3907. 02.3/. -07. /.03/7....-:5. . 80-0:23. ....7. 8.9 -.350307.: ..   2 /.38.3 02.302.3 /.-:. 074.3./03 !.7.0.3 07.:2./03!. /03.7.  2./ 08.9  $090... .9.9..2431/03./.3 5.7..2 02. $434  4. .8.3 -0702-. 80. 0 5:./.9  .9 . 203.5.9 .309:7:3.  / 2.8. 074.5.3 08025.35:8.7.3 ..8:/.3 /03..3/0340 /.. .3 . 39474 .9..:72.. 5:8.3 544 544 0/:5. 5:8.5.33.9 5030-.39.90780-:9202507.3 05. 5..3203. .2..7.. -.3.9: #. .7. 8.302. ..9 /.  9025.3 02. .32.18 90709.9..: .3 02:/.903 / -. .307.  -07.40#.8. 5.5.2.9../03...3 3. ..7.2 / 02.9 02.3.3:.  $0-...39.3 8.50702-.3 848. -0702-.3 2/. 02... 2./.2 8079. 07.2 ..: .39703250039... 02. .3  .3 8.  07.3:/:8/.3 /02. 2005.2.3#..38:33. $:3.90305.8/ :3 02...:.-07/780-.3.3503935...3 02.8. /. -7.3:3 08:9.9 5030-./5.3 8.09.7.-:5.7 49.7./50739807.9. -07/73.3. /.9 -0702-.39474/2:.5. 50.3 250  -: $:3.5./ 503.3 7.7.7 0:..$02-.. %03..  80.2 / 5:.2.3 /02./. 02.3 50393-.  80/.5.. 805079 $:3../.. 3 /..-:2 7.02.93 /::3..93. $:3.8.#..9:  02.3 202-..3 .3 703/.25..8/:302. / 5:8.3 5:8.25079.8.3...3.73./-. 90709./03!.07.. .: 0.3 207:5. 0:....80.3 :-:3.:-0-07. 90780-:9 203. 207:5.  .5:97.320. 50..33947402. .7.2 / 5:.: 80-07.  #.3/!08. 2030-.7.3 -.3/5253#. .3 907.3.7.7.3 50393 5.7. . . 7.8/507. /03..3 . /.07.:8  39474 80-.3. 02.39703.-8.38.. /. 905.3.9..2-4.'/03.3.2/.9 07.2  :./. /03.:.7.07.3 80-.8:3.3/.08:9. 07..7.8.:39:2005.7..3 /03.9./. //7./03... $02.7.3 203./5079. 5.3 02.903:/:8 /. .2.8:8../. 0--07/. $.3/7/03.7..3 3.2.8.9.3 -:/. 5:8.207:5. 8.07.5.3$:3..2 .8.7../80-:9 80-:980-.7.8./03 !. / .7.. 5:97 503:.3 .90780-:9/:./. 5.: .

3  5. .7..38.-..

.59..39703  $03.3 . 907-:.8.  / 2.  $.2.:.:5:3 !43/4 !08.8/ 02./.25.3 -:/.9  :-:3.8..9: 9. . 0-078.7..3 7.3 $0.8.: .80.3 50..8-07.7.3...3 .79.3/. /.3 . $:3.. /03.2...3 $:3..7.3 .   807..8/ 2.:/.32..59. -.::/ .3. 203.3 5033..39.20.38:3/4.38.:502-3.7..22.3/ ..47.2- /05.903 .3 /.3..3 /80-:9 $44 %.370-43  . 8. 8..307.3 207:5./ 8.3 5:.9..3 02.2  02.8/ 503/454  9:.. /-.3 47. .- :.3..7 507.  . .3 /.7 .9. 8.7 07. 907.9..7 /./.3 8.8/ 02.59.2 -/.3 203..9 /. 8.7 50.3 ..3 :9.990780-:9 907.3/8003.2...8 5253. .  .9.: &:.32. 5078.9:3.7..3:3 .2.

 9.. 80-. 92:7 . / .3503.  39.3 5.3  80/..3 -07. -.3 9: ./.-7. 8.: .8:. /.3544.5 /03...3 250  ..9.:3 $.9: 2.8/ 9072... -07/75.8/ 3 02:/.3 40 .3:3.3 807:9.9 .3.-.3 / -.: !.: .3 80/..8/ 02.39 / .3 /90250 5.8.3 :7./ 8.8/ 3 02-.302. -.3 .9./.:3  9.3.903 .3 :9.33/.33.47.7 07.3.2- -07::7..3/9.5.3 / 9.3.8/ 3 907/.803. /5.9../.3 39474 02.3  2   2 /03.9.5.7./. 203:3:.35.2  .3 .3 /7034.3 -.: /80-:9 $44 :7:  :38 9.8/ 3 -07/7 9.3 $:3./.2 90254 8.3 9/.3 .8: 2.8.9/.3 9.:9 .7 /.3 $:3.39.: /..: :9: 20.  -07-039: 80-:. -:.. 202-039:9..9.9  03:7:9 7./.73.3 9..92:7.2- -07::7..3 $:3.9.9 5:./.3. /03.3 /-..8203.78075.2.33.. -.3  27.3 -0.9 .9.7 8.7.3 5./.3.322 9.9 :3  /03.7 . .-:3:8.  3/3 2.9 84.9.7.5.3 .3:3.025. 8.3 -07. $0././.3.3/:..3 -07:2.59:25.3 2. / /05. 40 .3.3 -.3 80-:.3  03:7:9 003/.3 09./..3 . 2.3 02:/.2..:3  /.0    5.3 $:3.2- 3 .393.8/ .5 4343 0025..5.: 5.2. 9025.7.9  80-0.3.39703 . . /0.7.  $07.3  $0/.-7.3 7:.:.5.3 807.5.5. .3:3.3 80-0.: .:9  %. 907/.3 9.3.9/.3 $:3.3  .3 :3 3 /80-:9 9..37.3.3 :3:3 .34343-078-.35. .9 40 025. -.90793.9: 8.3 844 9.8 203. 025.5../.9 3 -07::7.9.3 /.2.:3   .8.387..9/.3 -07..8 /./.3 .39.8..8/:302.3:3.3/02.3 . 9. :7..3 -07.9.39./ .. 2..7.7..3 /5.5 .2.8/ 3 /70.3 9.:9 -:.9.9.8/ 3 /-./.5.2-. .4 . .:5.3 -.3 .3 $:3. / 80-0.8.3 2..   .8.3 807.7.3. 9.9: 9.9:/.9-:. 2.3 507.2 .3.343.3 -071:38 80-.9 &3:8 . -:./.2-  #:.5903.2-3.3 /0.9.3 .: -. -.8  .5.3.7 $:3.3 /507:./.3 3 .93. 80-0.340025.9  $:3. -.8/ 3//7.3 43.. .3 /3..3/.  $44 :7: 80-0. 8..307.. 8.3 907-:.9: /. / -.3 .3 250  80-0. -.. 54943 -.3 -.7  ..9.8/ 2.3 -07.3 9.7 .22.7.:3  2.:9-:./$:9..-:. 2020. .9 /.2-.3..- .3 -443./5.9 &3:8 !. $434  $.8/ 02.99.2-.2.9 9.9803. 503.3 . 907/. 3. .33.3  907/.3 /8:8:3 /.3  20907 .... .35.3./.9. %2:7  ./.3.3./.3 $:3.3.5. / . /5:..7 . .3 250  80-0. .3 -:./.3 5032.3  /.7 9.3-075:3.3:3 9. 207:5.2.  207:5.3 /.. 9: /5077.3   /.:3   2.  .3.8/02.8.7  22-.8/   . -:.2.3 -07.  2.3/5..3 9.9 .8/9:     78909:7 . 0 .2. -078..9.9 .7 -::8 .3 /-:...3 503. 7:. -.7.9.9. 2..9.- /.3 903. .3 :9.3 9./.  $:3.3:3.2.5.3 -..3 . 202-09:..3 ./. 203:3. .8 203.3:3. :.7. / 27.9:7./.3 7:. 5:3 /03.3.347 8:9. 9.47.20250740. .3 %7:8 :3.9.9 /. 907-:.8./-:.3 -:.8:844:7: 907/.:7.3:7.9844:7:3. .9&3:8.2.7.9 -07:/:  4...347 203.3 $:3.3 0.9.3203.9 /.3 8:2-.3:3..:7.3 .5..32  80/.3 .5:7  !39: 2.3 -071:38 80-.    .9 7:. !.3/. /3/3 2.- :.8/ .9: -:. /80-:9 9. 80-.9.3$.- 2.9 /..3 :3:3 .9 807. 9.3 907-:.: .2.3.25.7.9..3:3.200..8/907-:.:3 $.3 -072:8.9.3:3 5.9  80-0. .8/ .3 207:5. 807:9.3 :9./945. /.//.9. -0/:  03943 9025.3 /.-039:3.3 8.9.-9.3 .3:9.2.8/ /-07 :8.5..  27.3/7././..3 .  09./..3.9 ./ $  . $434 80.307.9 0./ ...9 9.3 9.25.3 203:3:.3  02:/.7-.7 .7 -0-07.5.7.. 2:89.9  %.3 .2-.9.3 5.3:3. -:. -:.9.:8:2.3:3.22.2./ 02.3 . 903.3..8/ 3 //7.3 807. 903. :7:  . 5:3.2 574808 502-.703.5.203.  /.3 :9.8/ 08:9.5./.9 :3:8 !./.9 203.2.39...7..2 -..9:80-:.8/ !08.3 /9. .:3  ../.9 50393  .   -.3  805079 2..3 $.

.:3203.31472.8/:302.:3   $.2. 0:./.9.:  494 1494 .3 07.3/:3.3 -.9 3  . 79:.3.35.72..3 . /.2 42508 .393 /03.3 3.2..8/9:..3 2033.3  $:9..3  844:7: $:3.  #.    .3 43/74 $0344 0209  /03.9:  8. 9.9 8.:2.:3$.3 6/.397 . 97.3 : .7. %./82.8/../.25./.3-07-.3-.25.3..3 -::8 -07.-07/75.774 $:3 -.9.3 5089.9.3  -...3.:3 .89 3 .3.8.3.9 8079.3 #..3  .:3$.-.7.  :80:2 .5 03943.3. 5.79.33..  ./.7.7.3.3 7:8.-07.390793. 8.3 02.3.3./03 %703434( -08079.3..2. /:.3.8/:302.79 ..9.3 .2 20..3 -08.38.3 :3:3.2 ..9. .8/ .207:5.3.3 202-07 57.703./03 7.70448.7. 03943 9025..%03./.8 3/4308.39. /825:. /.9 -... -07:3:3 0 ./ . /...7 3.  .8/   83 907/.3:3 .3  !.7..5.3 844 :7: .9.3.3 .27.8/ :3 02.3:3  3/....9.6/. /.3. :39: 203:9 8.782..3 /03. 02.: ...:3  9..3 . 2..250393/8.3-07. $434 203/7.307.  .3 .  ::/3.3 .2 /..3/...8. 8:8:3  275 -..8/2../03 .:3 49.2/..8. /825.3    2.79.7789.2  /. 9.7.9 :2.9$.3.2 3:3.8 57.3:/.7 -::8  3 207:5..:3 $.2/./.8/ 3 :./.7.8 57..35033.  -0793. / .:5033.8 $08:.7.  09:933.3. 2.8/90780-:9/9../.93 :89 .  ..9 3 :.8/:3 02..   8.3 907/7 /.79 $.9 2.3 -./.7.07.79.3:3.32.-:3/.9 !39:0/0 -079:8.3202897:9:7-.943418./2.9.25. -078.:.9:/.7 $. 8.79.89478/.53/2.8/ :3 02.( -08079.9  070.7 7-:.:  #.7.-8:.079.8.9. 844:7: $:3.3.3 8.3 207:5.3 203.35:3.3:3.-.3/03.8/  $.5. 0:.3 /.2$0./80-0.99.9 9.8/ :302. /8003.2 -:..2.80-.8./ ' 539: -0/0 -:. .2 ... :2:23.970-008./.7.9 02.8/ :3 02.3.32.  .8:8:3.5.3 8.3    8.708.2. 20..3.7.9 3 /03.2..9.3-../. 8.-.9.7 -::8907/7/.8/:302.7 !:97 .8..3.38..-. 7.3.3. .380.782..3907/7/.39:25038434/03. 0:. -07-039: 2.7 -07-.. 8.80-.:9.9 #.3  /03.2.3 ..53. ":7 .3.3:3..8.3:3.3803 -. !03.3 -.3 -072. 8.3 8079.2.9.3 -07.5 2.9 9...3/.   34  047 -::8 -07.2.89 -07.  9.3 -07-43/43 -43/43 /.7..9.9.9.3.79 .. 025.3 8..3 -07-.90780-:9   :80:2. .9  2020843.7 2.3 02./.8.25: .74. 90709.74.89478.  $:9..  /./.  .8/9:.5.90254/::  .3250 87....78909:7 97.3 43. .38.3 28 /50..  #. . :39: 203:3:3 2:80:2 3  .-:..7  /.9.3507.8/ 3 203:3:.705. -.0.3:3.943..2-.2-..8/:302.:9:7.3 :5.9: .7-  408:80:2  2:80:2 3 :9./03 .9.3 . / /..3 7:2.2. /03.33/:/. . 907/..3 .9  844:7:$:3.3-07.:.39. .3   .7!9..3.7.73.3-07-:344:.9.   4. 3.80.97-:9 .  844:7: $:3.9.2.3.3.8.3.2./843. .3 8.25:/.:39:20:3:3425082.239073.3 .  !03. /.3  03 $04 ..3 907.7-.  !.3   8.42884314790!70807.3 -.7. /.3 43/74$0344 .9 $. ..3:5.43/7480344 -07-:3 44 :.3-0/:5033. 7.

.8.25.9 -07::7.9.3. /-:.3 2491 .9 02..3 02:/./.9 5..:3 /-:.94945744/..$:7.  .3 $:3./.89 .7 3 80-. . .5.5.7.:3$.089703 07:5.3 43897:8 .3 -07:7 5033.3 3.8. 203. #./03.3.. /..3  9.-.7.3 :8:8 /-:.3/. / 807..8:7.307.8.:    / 2.:.3 202 3.9..2- 2.8.3.39.3 3. .3:3.2-.9 9: /5.39.3/5. 803 3 203/423. -:.8/ . .3 -:.7..9../.3.2-.3 3 /945.:3  $. 2.7901./.7.9/.  .2.8/ 7901.305.3.5..320307.3  #   7.3 07.9 . :3 /.9  907.. 9.3 907/... 2030-:9 .2 .39:8.9  .7!7.  /.  -:.: .39..33947402...302..7 .8:7..089703 3 /-:.:3   .:  . 90709.3 -039: .8 :7.8.5./. . .22.39.3:3.. 3.2-.3. 9.3 3 -07:2.2.2-.3.5..9 07:5.-.3  .079.-:7.-07:7.3 80  . 57.7.5.9.3 -..2-...3      2  !.  05..0723 /.3  2..5:7-.3.3. 9.9 203:3... 202:..7.539:-0/0-:.5 40  03$04    !033..3 -07:5. -07.3 3/.8/ :3 02.: 202:.3 9.337..9 . .'#.3 .337.:3      -0-07.9 :39: 84..9.3 9. /0.  . 08909.3 . $44 .09 2. 90780-:9 203. 5:7-.3 .3 5097 .3 7:.32::9907-:.25.303$049.3..203. 8.: .:3   . .9 / .3.: . .3 .9.  / 2.8:7.  .5.3 2.:   .8.7 .8/  03/.3 2491 :7./03079.9 / .23.9 545:07 5.: 9.3 03:7:9.25: 74-432.3 %:.5.9  /03.9:  .9  !.940 #   74!:7-..  /.9.9.9 -07:7.//.09.. !:7-.9..3:3.//5..9...9 /9.9  $:7..7. -3.187.. $%  !7.3 9:2-: 9:2-:.5  03903 /....5.9 5.:3  9. .5:3 5033..39.37:3..3 .5 2.8 03/.89 / /. 9. 87.3  8::7.49. 07:5.9:8.9  . !.3 503.3 ./.:4.3202-::7 0 -. .3 . 90780-:9  /.203.8/ 02.. .3 0 8.9 :.3 /...8...3 8. .3..-:23/-07.8:7. /03.:3   /.3 393.3 05.5. -.99.:3 02.3 5:7-.3 .9 %.7 -039: /.8/02..3  2./.

25.774 $:3 -.. $:9.3 0.8.-. .         / !39:0/0 !39:.83 844 :7: 202 93   .  !033.7044 3 /03.9. 907/.3.8 507:2:8.7 :39: 49-..:3$.74./03 %703434       80.  3 207:5.3 207:5.3.  .:$44:7: .3.3 -078:8:3 9.: . .- 80-0.703./03.2  472.3 /. 503..3.99..39.7 -::8 . 0 ' #.8/ ..89 3 202 .3.25:203..434.89 43/74 $0344  !7.3 .3 9.3/. :8.9.3 5033.3 9. .9: /.3 -072.-: 7.3 -07:2.95032..     $44%. .3/. .078. 03/. 09.9 . /5253 #..34343/.32.78.2-./03 . .89 43/74 $0344  ./..3 :9.3.3 02.9 ../   /05.380-:9. .9.. 203.3 03$04 5.3.9 $.5./03 079.5..9..5. :39: #.5.3.8 9.-:2  $0203.3.8:7  804..3 7.25.:3   $./.2.3 2.3 -07-:3 44 :..9.:   .83 2.. :3..2.9  1 .3 907/.2.33 207:5..-. !7.9.9 22-./ '  80-.9. ..  03/. 9.:  0 7. .3 !.9. 203:. 9.9..93 :89  -072.50973207:5.59.7.3.3.8. .79 $..:9025..7044 3 207:5./.703.3 57.8.23.7.7.. .302. 07.8:9.3 ..3 57.8.7.9 . 9.5 2..

.82   -40-.3 $:3..7.3 43897:8 -. 80-.3 -07/7 / 92:7 ..3.3 $:3.3 250  /.3 3 //7...7..9  / -.::/: $9:8 3 /-. 9/.2.8/ :3 02. .9 :39:-07:/: 3.9.. -:..7. 80.3$:3.78.93.:9 .7 /. 9025. $:3.35.9.9.3 24/0738./.. .8 .3.3 40.39.7.         $9:84.3.8 -07.3 80-.7.9 ./././   !02-.5.02.- 9:39:9.:8 203.9.3 !03:: ./.. /507:3. /57.:9 //7.3 43.3:3.$44%.7. / 9025..7.3 43897:8 -.3 .3. 2085:3 8:/..7.. 9025.      03.  !02.9203.3.9844:7:/5..3:3 20373 .9503:7:2.2.8/ :3 02.3 903..3 89:8 4.3 /03.  # .3-:.-.7.-07/73.025. $:3.3:3.83       .9 ./ -. . 805079  -/:7742.025.3 203.3 80-.3-07.9. .9 /.3 :3:3 ..7.2 3 2.33 ..:..8.2.340494   4 %.3  / -.80...

-07/780-.3907../03..:.80.2:302. ..2.7.3897.:302.39474.:.8:/.3.347  $07..3.3  !:3.8047.0:. .5.33.38.320... /03.380-:9..5030-.0.33/4308..:5:3203../03.5./03!.7.3 207:5.3.5./03.703.8..07.90780-:9/:./.2.3 2.3.380-.7./5.2 .350393/.3%703434  ..5020739..  80.5.5.!479:805:.2.3/.9. ...9.5!479:8.3-.:0.703.3/0340/. 8.7..3-08.8203. &39:203.3./.9.3.3/.207:5. !.07.-7.07..07.....9/03.3 /7/03.8.9.0:..3.. .%2:7   .3.8/.35079./5:.9-0702-.8..3.3/.843.3/.02.50..:.9.:.7.. /2..3$.2..3507.2/5:.02./.3%2:7 8079.9:#./..307.:9:7.3..20.38.302.98.     07.95030-.3.7.9.$.302..7/5:.5020739.3 5:8.7.20.3.35:8.302... 202-03/:32.907.02.9.7.3.3-0702-.-:. ./5:.-:.:.5!479:8/ .8..909./....39.380-.9  .703./.:7 2.-0702-.803..903/-..3...2.02..07.7...90302. 5.25079.3!49 4.07.3.8.3/.7.2.047.33.7.3-07.-.3....302.9./050372./.7.3$:9./.9  $090..8..-070.80.2/02.8/ 507./03.380-.-07.3/...33.8.807.:..    !.3..3.3/525340/5..302.02.:.308025...%03.3503935.2.0-08..9...305.:8  3947480-.3.350307.203:-:3.90709././. .3#../.9:09.:.8.33.40#.3.33.9&3:8   02.7.!479:80:7..8.3.202507. ..302. 2.25.3/03.07...2.350393-.-.3..-0702-.202/..' 70079.9 .8:3..3..7.7.-07.390780-:92....7.37.3.   0/:5.//.02.5.:.907.7. .9./5..27.07.33..3!479:8/.305.39. .38:/.9&3:8.../.3-.5./5....2.2.5.5020739...38:33.9  03.39.3907...9.78:3.3./..7..:90703.03/7..33.908:39:507/.1890709../.3:.8..3.907./03!. .07..3. 50.2:8:83.3:.3./5:.9 5020739./03!.7..20.3.3-4.309:7:3.39474/2:.38.5:8.074.3703/.302.7$:9.80-0:23.02.8.02../..074. 8090.73.3..3..  02.3/5..  80/.3.3 7.2-.8:3..3!.5020739.5-07:8.-:2 7..:39:2005.../7.8 0..:9:7.9..3. 07.350307..3/4308.207:5.9:#..3 507/.:72.3!479:8  0../..207:5.49../.3..

/.3. 03.0.3$:3/.5.5..740!.3/-/..7.3 .07./.3.33..7.350307.2-.303903/$:3/.8.3/:.3 3/: /.3 !479:8805079$:3/.90780-0:23.390780-:92.95030-.7.  $0-.3.!..7.3502-:.../.:..307.%37 ..:-.3/03..2..79.8:7:.3 03.8.9..8.-.:/. 7025.3.5..85079.35.8....3.2.. !.7509.307.. !03.307..3.3:340!479:8 9.3.3:.7.9039.30.39..203.9.39..3  $0-0:20390390780-:9/-.3 50307.7!.7  !.9.3$:9..302.3.2-.7. 507.39:4003 !02..38.703.5:8.3/.40!./.9.2070-:9$:3/.3:-:3.3:-:3.3/80-:9!.2 ./.3:/:8/.503.  $090.3:..3202./.3.3.:..3/02..8/02-.7.38.9.2.792  .9 .8../0.79 -0708073.%703434 /.02.3..390780-:9-07..7..5. $:3.-./!..%703434 /03..3$:3.3 203.3.39.580-0:2 .3507/.-07.8.3 03.703.. $:3.508875.202507.3.3./.8./.203.5/.07.$:9..3907..5.3 07.3.3-:/.3.907.  $0-.7.9.5:.90780-:9/.9897.0:.9:.8.350307..3%7034342033.3.32033. /3/4308.37025..07.3/02.3/4308.0:.3907..9.3 .3%70343420./. -.3. 20307.!.7.9..902.5.9-07:25:3.3 803.8.39.:.503:-:3.5253.!.3.0.304342  0/:5.3-07.202:33..3.35.3./..3../.-0702-.0. ./  $0/.7.-:...3.07.3507.805079$:3.3/02.9.2-.33.3 9::5073. /-.3..:7507/.50702-.3-.:.3 203/7...202507400:39:3./.7.3 2. 909.302..87025.3.90780-:9 .3/03.5./..3 507/.5.3203/.0.3 $0.3 02.5:8.39.203..3 50.7..0!.5.95020739.95030-...07.85079.3507/.5.39.79.3907.3.3.95020739.494 5:97.302.0.0--07/.35.7.490780-:9./.7 !.9.99.3/507:.3 5:97.:302.37.302.790203.3-.:3!.5:8.35:8.2. 7025...3/-.703.7 !09.30:.3  !0307..3.-..2023/..:./.07.7.20372.5.. !479:8/.. 03.3   0/:5.3..8.:.8.7$0/40503 8.3.9 /03.3.:3 /2.-.7.7.3.  0203.5$:3/.09.//::340503:.8:...3 02.340.302...8.4 8/.380-.7.3/-..38.9/03.3-07...02.3$:3./..3.307.3-07./-.3/02.3!7.90780-:9202507.39...32.3 02.3.20./..32./.-:.202.7.02.-07./.7.9-../9025. 907.7.550.8.39.3%703434.905.3507:3/.-07507.87025.343.750887050/..38.$:9..3/.7$0/40503  !07.:7.2.0:.3503935..9/5::2:3/:70%0:.7.3 5.8.3.9.3503.3/80-.:/.380-.8207:5./7.38.2.33/:.3%703434 2.3.39:40.9.5253.3.3%2:7/.!479:8/507-40./..80.:3/5073.2/5:.2-./.90780-:9203.3-0702-.302./9:3.3!479:8.2..390..73.3.3.3:7.38..3-:/.302.. /.33./.-.307.5070-:9.0:.3./.8/70-:9$:9.3907..3$48.3503:./50/.33:8..9.3 /./503.. /.3  03.9 03./424/9 /.7..3203.02.8.302.07..8.908/ .$0.09.2.5079./..3//.3.07.3 02.7./.7.34342 $05079..8:.8...3.3 2.802.3848.35.2-.3. 0/:5.3203.3!479:8:...5.:/../7.3 803.

-....35.38.7.

3.0-078..25. /2.9/.9 :-:3.2  02.7.39703 $03.3$0.8.47.3 50. 807.8/2./....38.3-:/..370-43   .59.22.8/02.35:..3/80-:9$44%.8.3203./-..2-/..903 .3.2.307.59.59.7.38:3/ 4. 907.203.$:3..3. ..3/....39..9.::/...7.:&:..907-:..3.2-/05...3/.7 07.3:9...:.32.3.2.. 20.7 507.2.3 .302.9.-. ..990780-:9 907.35033.8/ 503/454 9:.85253.3/8003.2.7 50.80.:..7.8.3.8.3 47..7.3:3.79.32.38.37.8-07../.3.:502-3..3/.8.3..8/02.9:9..8.7 /. 5078.9:3.:/.9.3207:5./03. $.-:.8.7.3$:3../.:5:3!43/4!08./8.9.3/.

.3/./.9:.:9:7./.3..7:39:/03..3503./03.9 !0789..3.3202-.3...780.30-:/.3   .8.7.3/.7.308./..3.3743743.33/4308..8.3/:/03..-07-0/.07.39.25.2-.80-:/.302.3/.35078..7/.3803/73. ... .920307.. -07.2.9/..803/7202-:. 50.::/.38.805079.3.2-.907.9.302.78909:73.9:.5.308.5.32.2 02.33. 9445039302.07...9.7/../.9..::73.2    #&%&# #:39:3.5. .:.7 90780-:9 202507.. $0-:.8/:302..7.73.3.9 /.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->