KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA

Oleh : Drs.Marmayadi
SMA NEGERI 1 YOGYAKARTA

KEHIDUPAN AWAL MASYARAKAT INDONESIA
A,KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PRAPRA-AKSARA DI INDONESIA Bila ditinjau dari sistem mata pencahariannya, perkembangan kehidupan sosial ekonomi masyarakat prapra-aksara melelui beberapa tahap,yaitu : 1,Masyarakat berburu dan meramu 2.Masyarakat berburu dan meramu tingkat lanjut 3.Masyarakat bercocok tanam dan beternak 4.Masyarakat perundagian

1.MASYARAKAT BERBURU DAN MERAMU 
Perkembangan masyarakat pada masa ini berjalan sangat lamban.  Manusia hidup tergantung dengan alam,makanan diperoleh dengan cara berburu,mengumpulkan umbiumbiumbian dan menangkap ikan.  Mereka hidup dalam kelompok-kelompok kecil,hal ini untuk kelompokmemudahkan langkah dan gerak mereka dalam mengikuti binatang buruannya,atau mengumpulkan makanan,  Hidup berpindah-pindah tempat (nomaden) berpindah Pemilihan pemimpin dengan menggunakan sistem Primus Inter Pares.  Menggunakan berbagai alat dari batu dan tulang

di dalam gua-gua gua(semi sedentair ).mereka berpindahmemiliki waktu luang untuk melakukan hal lain seperti membuat lukisan di dinding gua yang mereka tinggali.atau binatang yang dianggap suci dan gambar telapak tangan yang berwarna merah (sebagai penolak roh jahat dan upacara kesuburan ).menggambarkan binatang buruan.  Karena tidak lagi berpindah-pindah tempat.  Lukisan yang mereka buat masih berkaitan dengan kepercayaan awal : penghormatan kepada arwah nenek moyang. .2.MASYARAKAT BERBURU DAN MERAMU TINGKAT LANJUT  Mereka hidup masih tergantung dengan alam  Mulai lama tinggal disuatu tempat .

lakidengan mengerjakan lahan . berhuma.dan ladang berpindah.  Adanya pembagian kerja secara sederhana antara laki-laki lakidan perempuan. .laki-laki tugasnya ada hubungannya perempuan.3.MASYARAKAT BERCOCOK TANAM DAN BERTERNAK  Mereka sudah hidup menetap.Bentuk kerja mereka adalah dengan cara berhuma.sudah ada perkampungan yang dekat dengan mata air.seperti sungai.  Dalam corak bercocok tanam mereka mulai menggarap tanahnya dan berusaha menyimpan makanannya dengan cara mengawetkan.sedangkan perempuan berkaitan dengan tugas-tugas penyelenggaraan rumah tugastangga.

.seperti bendabenda-benda yang terbuat dari : perunggu. dan gerabah yang sangat halus.  Hasil kebudayaan berkembang dengan pesat.  Sistem kepercayaan yang berkembang adalah pemujaan taerhadap roh nenek moyang. (sedenter).besi.  Telah memiliki kehidupan yang menetap (sedenter). batu Mata pencaharian adalah pertanian dengan cara berladang dan bersawah.MASYARAKAT PERUNDAGIAN  Pengertian Perundagian adalah pertukangan.masyarakatnya sudah mengenal perdagangan dengan sistem barter .serta perhiasan / manik-manik manikyang terbuat dari batu-batuan.4.artinya orang yang memiliki ketrampilan atau kemampuan dalam melakukan pekerjaan tertentu.dan dari kulit kerang. yang didahului persembahan terhadap roh nenek moyang ( ditemukannya bangunan pemujaan ).

g .

.

.

.

.

.

.

Kebudayaan sangat dipengaruhi oleh perkembangan masyarakat maupun secara keseluruhan.  Menurut Arnold J.Toynbe : kebudayaan timbul dan berkembang sebagai upaya manusia untuk menjawab tantangan yang ada pada alam sekitar.B.dapat berwujud benda maupun abstrak. .rasa dan karsa manusia.KEBUDAYAAN MASYARAKAT AWAL DI INDONESIA  Pengertian Kebudayaan Kebudayaan merupakan hasil cipta .

sistem mata pencaharian 7.sistem sosial/organisasi 3.bahasa 5.sistem religi 2. Menurut Koentjaraningrat terdapat 7 unsur kebudayaan yang bersifat universal.sistem pengetahuan 4.yaitu : 1.sistem peralatan hidup/ tekhnologi .kesenian 6.

. homo soloensis.di alatalat-alat dari batu.yang disebutkapak genggam (chopper).Bila dilihat dari benda-benda hasil budaya manusia purba.Meganthropus dan Pitecantropus erectus.Manusia pendukungnya adalah .ZAMAN PALEOLITHIKUM Pada zaman ini terdapat 2 kebudayaan yaitu : kebudayaan Pacitan dan Ngandong. bendaMaka tahap-tahap perkembangan kebudayaan masyarakat tahapAwal di Indonesia dikelompokkan dalam pembabakan zaman Sebagai berikut : 1.di kebudayaan Pacitan ditemukan Ngandong. disebutkapak Sedangkan di kebudayaan Ngandong banyak ditemukan artefak dari tulang dan kapak genggam yang mempunyai ciri yang khas.

keadaan alam yang sudah stabil . .alatboneculture).hal ini disebabkan antara lain oleh : a). Hasil kebudayaannya adalah : kapak sumatera /kapak genggam (pebble culture).ZAMAN MESOLITHIKUM Zaman ini berkembang pada zaman holocen.Perkembang an kebudayaan zaman ini berlangsung lebih cepat dari masa sebelumnya.2.memungkinkan manusia dapat hidup tenang dan mengembangkan kebudayaannya.manusia pendukungnya adalah Homo sapiens. b).dan tradisi serpih belah (flakes culture).alat-alat dari tulang ( boneculture).

PETA PENYEBARAN BENDA-BENDA HASIL BENDAKEBUDAYAAN MESOLITHIKUM DI INDONESIA .

GAMBAR KAPAK GENGGAM .

GAMBAR TRADISI SERPIH BELAH (FLAKES CULTURE) .

GAMBAR ALAT-ALAT DARI TULANG ALAT- .

3.ZAMAN NEOLITHIKUM 

Para ahli sejarah sepakat untuk menyebut bahwa masa ini adalah masa revolusi besar-besaran yang dilakukan oleh besarmanusia purba.  Mereka mulai menetap dan mengembangkan bercocok tanam.  Untuk masalah tempat tinggal mereka sudah menetap sementara di pantai atau di gua-gua,dan kemudian guamembangun rumah panggung.  Peralatan yang dihasilkan sudah lebih diperhalus,jika dibandingkan dengan masa Mesolithikum.

Hasil kebudayaan NEOLITHIKUM: 

Kebudayaan Neolithikum di Indonesia dibagi menjadi 2 ; 1.Kebudayaan Kapak Persegi Kapak persegi merupakan nama yang diberikan Von Heine Geldren untuk kapak yang berbentuk memanjang dengan penampang lintang trapesium maupun persegi panjang.Bahan yang digunakan adalah batu api dan chalcedon,kapak ini banyak ditemukan di daerah jawa, chalcedon,kapak Sumatera,Kalimantan dan Nusa tenggara. Pendukung kebudayaan ini adalah Ras Proto Melayu, yang bertempat tinggal di Indonesia bagian Timur. I

2.Kebudayaan Kapak Lonjong Adalah kapak yang penampangnya berbentuk lonjong atau bulat telur,dengan ujungnya yang lancip sebagai tempat tangkai yang diikat menyiku.Persebarannya disekitar Indo nesia bagian Timur : Sangihe Talaud,Sulawesi,Flores dan Maluku,Kapak lonjong memiliki 2 ukuran : ukuran kecil (kleinbeil) dan ukuran besar (walzenbeil). (walzenbeil). Selain Itu ada pula ditemukan gerabah untuk keperluan rumah tangga dan upacara yang ditemukan dibukit kerang Sumatera dan bukit pasir pantai selatan.Pendukung kebudakebudayaan ini adalah Ras Melayu Melanesoid.

HASIL KEBUDAYAAN .

GAMBAR KAPAK PERSEGI .

GAMBAR KAPAK LONJONG .

GAMBAR KAPAK PERSEGI .

Yang membedakan keduanya adalah adanya alat peninggalan berbentuk batu besar dan berhubungan dengan sistem kepercayaan yang mereka anut.seperti Animisme.Flores.ZAMAN MEGALITHIKUM  Megalithikum merupakan kebudayaan yang menghasilkan bangunan dari batu besar (mega=besar.lithos = batu).Dinamisme dan Totemisme .  Kebudayaan ini muncul pada masa Neolithikum.Sumba dan Toraja .  Persebaran kebudayaan ini terdapat di Nias.4.

dan Rembang).Sulawesi Tengah dan Jawa Tengah ( Gunung Kidul.Sukoliman.MENHIR Adalah tiang atau tugu batu tunggal yang didirikan untuk menghormati roh nenek moyang. .HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM  Hasil-hasil kebudayaan Megalithikum adalah : Hasil1. Menhir ada 2 jenis : ada yang memiliki illustrasi ditugu batu dan ada yang tidak memiliki illustrasi ditugu batu tersebut.Playen.Menhir banyak ditemuditemukan di Kalimantan.

GAMBAR MENHIR .

Dolmen ada juga yang berbentuk peti mati dan didalamnya berisi tulang belulang manusia serta beberabeberapa benda yang disertai.LamNusatenggara.Lampung dan Sumatera. Dolmen banyak sekali ditemukan di Nusatenggara.dolmen digunakan sebagai tempat sesaji untuk pemujaan pada roh nenek moyang .DOLMEN Adalah meja yang berkakikan menhir.HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM  2.seperti periuk.gigi binatang dan porselen. .

GAMBAR DOLMEN .

HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM .

HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM  3.SARKOFAGUS Adalah lesung yang mempunyai tutup dan berfungsi sebagai peti mati atau keranda.Bentuknya bermacambermacammacam : ada yang seperti binatang (Pejeng) atau ada yang bulat utuh.Peti mayat ini ditemukan di situs Pejeng Bali dan beberapa daerah di Jawa Barat (kuningan) .

GAMBAR SARKOFAGUS .

Kuningan. .HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM  4.Pasirangin. Fungsi Punden berundak adalah sebagai sebagai tempat pemujaan.Banten Selatan. Bangunan ini dapat ditemukan di Lebak Sibedug.sekilas bangunan ini berupa anak tangga yang tersusun rapi hingga keatas . Biasanya pada punden berundak terdapat menhir.PUNDEN BERUNDAK-UNDAK BERUNDAK- Merupakan bangunan batu yang disusun secara bertingbertingkat.

GAMBAR PUNDEN BERUNDAK .

WARUGA/PETI KUBUR Adalah kubur batu yang terbuat dari batu utuh.Minahasa. Waruga dapat ditemukan di daerah Sulawesi Utara dan Tengah. .ada pula yang kubus.HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM  5.namun berbentuk bulat.

GAMBAR WARUGA/PETI KUBUR .

yang tadinya dibuat dari batu diganti dengan logam.Kerbau.HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM  6.Harimau dan Monyet. .Lampung dan Sumatera Selatan.Binatang yang terdapat di arca antara lain : Gajah. manusia .Jawa Timur. Arca ini terus berkembang hingga kebudayaan Logam.ARCA BATU ArcaArca-arca Megalith biasanya menggambarkan binatang. ArcaArca-arca tersebut dapat ditemukan di daerah Jawa Tengah.

GAMBAR ARCA BATU ARCA BATU (GAJAH) DARI PASEMAH (SUM-SEL) .

BAGAN HASIL KEBUDAYAAN MEGALITHIKUM .

TEORI VAN HEINE GELDREN  Von Heine Geldren membagi kebudayaan Megalithikum menjadi 2 : 1).menyebar pada zaman Neolithikum. .menghasilkan : Menhir.Megalithik Tua.waruga.sarkofagus dan arca batu. Kebudayaan ini dibawa oleh pendukung kebudayaan kapak persegi.Megalithik Muda Didukung oleh kebudayaan Dongson.menghasilkan kubur peti batu.punden berundak dan arca batu.dolmen.Megalithik 1). 2).

Thx 4 U¶re Attention .

ZAMAN LOGAM  Disebut zaman logam karena alat-alat penunjang kehidupa alatmanusia sebagian besar terbuat dari logam.lengkap dengan bagian-bagiannya-kemudian bagian-bagiannyalilin dibungkus dengan tanah liat dan selanjutnya dipanaska sehingga lilin menjadi cair-selanjutnya logam cair cairdituangkan dalam cetakan dan setelah dingin dipecahkan hingga terbentuklah peralatan yang dikehendaki) .  Zaman ini dapat dinamakan sebagai revolusi tahap kedua oleh masyarakat awal Indonesia (telah mampu mengolah dan melebur logam).  Pembuatan benda-benda dari logam menggunakan tekhnik bendaA Cire Perdue (caranya benda yang dikehendaki di buat (caranya dulu dari lilin.

Vietnam (penyebarannya ke Indonesia pada sekitar tahun 500 SM).Zaman Besi  Zaman Tembaga tidak pernah berpengaruh terhadap kebudayaan Indonesia.dan berkembang diluar Indonesia.  Zaman logam terbagi menjadi 3 zaman : 1).karena alat-alat yang ditemukan pada masa ini alatsama dengan yang ditemukan di daerah Dongson.lebih tepatnya adalah kebudayaan Dongson . Indonesia. .Zaman Perunggu 3). Zaman logam sangat kuat dipengaruhi oleh kebudayaan dari Indo China.Zaman Tembaga 2).

berbentuk berumbu yang mempunyai pinggang dibagian tengahnya serta tutup di atasnya.NEKARA Atau lebih dikenal dengan nama Dongson Drum.(nekara terbesar) .Nekara terbuat dari perunggu dengan garis tengah 160 cm dan tinggi 198 cm.(nekara Moon of Pejeng. Fungsi nekara sebagai alat upacara dan dianggap sakral.berDrum.nekara ada yang diberi hiasan ada yang tidak.HASIL KEBUDAYAAN ZAMAN LOGAM 1.di Bali nekara sering disebut sebagai The Pejeng.

seperti terlihat pada hiasan nekara yang ditemukan di kepulauan Selayar dan Kei dengan hiasan Gajah. . Di daerah lain.banyak ditemukan nekara berbentuk kecil memanjang yang disebut Moko dengan bentuk hiasan zaman Majapahit sampai zaman abad ke-19.pada hal binatang tersebut tidak terdapat di daerah tersebut.Merak dan Harimau.seperti Alor. ke Nekara juga menjadi bukti adanya hubungan antar wilayah Indonesia dan dunia luar.

GAMBAR NEKARA .

GAMBAR NEKARA .

Rote. .sementara kapak yang terindah ditemukan di P.sementara kapak kecil untuk alat upacara dan hiasan ditemukan di Yogyakarta.Bali.P.kapak ini disebut juga kapak sepatu.Rote.  Jenis kapak ini banyak ditemukan di Sumatera Selatan.Sulawesi Selatan dan Tengah.KAPAK CORONG  Kapak ini berbentuk corong dengan belahan.2.karena bentuknya yang menyerupai sepatu.  Fungsi kapak ini disamping untuk alat juga dipergunakan untuk alat upacara atau sebagai tanda kebesaran dari kepala suku.

KAPAK CORONG .2.

.3.candrasa juga merupakan alat upacara dan dibuat dalam bentuk yang sangat indah penuh dengan ragam hias.CANDRASA  Seperti halnya kapak corong.  Candrasa merupakan bukti bahwa kemampuan bangsa Indonesia dalam membuat benda-benda bendadari logam (perunggu).  Pembuatannya dengan menggunakan 2 tekhnik yaitu A-Cire Perdue dan Bivalve .

GAMBAR CANDRASA .

4. Palembang dan Bogor. kuda berdiri.  Fungsi benda ini adalah sebagai penyimbolan dari sesuatu yang dianggap memiliki kekuatan suprasupranatural (gaib).kuda dengan pelana.ARCA PERUNGGU  Pada masa ini arca perunggu memiliki 2 bentuk yaitu manusia dan binatang (kerbau berbaring. .Lumajang.  Persebarannya di daerah Bangkinang.

GAMBAR ARCA PERUNGGU .

 Fungsi perhiasan ini bagi masyarakat sebagai simbol kekayaan atau kemewahan.5.akan tetapi ada juga sebagai bekal kubur dan alat tukar serta sebagai benda pusaka.Bogor. .kalung.tetapi ada juga yang berpola geometrik dan berpola binatang. liontin serta manik-manik. Yogyakarta dan Malang.PERHIASAN PERUNGGU  Perhiasan ini berbentuk cincin.umumnya benda ini tidak manikmemiliki pola hias.  Persebaran benda tersebut terletak di Bali.gelang.

GAMBAR PERHIASAN PERUNGGU .

PENDUKUNG KEBUDAYAAN LOGAM  Manusia pendukung kebudayaan logam adalah Deutro Melayu yang mendapat pengaruh dari kebudayaan Dongson .  Selain itu ada pula percampuran antara Deutro dan Proto Melayu yaitu Melayu Mongoloid dan Papua Melanesoid yang berasal dari Austro Melanesoid. .

BAGAN KEBUDAYAAN LOGAM .

Thx 4 U¶re Attention .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful