JENIS-JENIS KATA Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bahasa Indonesia

Disusun Oleh : Kelompok 3 1. Umulhiar Jabar F 2. Irma Youvita S 3. Riska Lestari 4. Novia Wahdatul H 5. Rena Prihatna G

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS SUMEDANG 2010

KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan taufik dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Tugas ini disusun dalam memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia. Jenis-jenis kata merupakan salah satu teknik pembelajaran yang digunakan berlandaskan pada kenyataan bahwa seorang anak belajar berbahasa dari lingkunganya melalui penemuanya sendiri. Oleh karena itu penulis tertarik mencoba menyelidiki dalam pembelajaran dan pemahaman wacana jenis - jenis kata. Penulis menyadari bahwa tugas ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi maupun bahasanya. Namun demikian penulis berharap semoga ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dosen bahasa Indonesia pada khususnya.

Sumedang, 17 September 2010

Penyusun

i

....................................................................3 b................................................10 vii. Kata Kerja (verba)................... Kata Sambung (konjungsi)................................14 BAB III KESIMPULAN ...................i DAFTAR ISI....6 iii................................13 x................ Latar Belakang.......................................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR........................................................................................................................................................................................................................................................................................................ Klasifikasi Kata.....3 i............................................................. Rumusan Masalah..........................ii BAB I PENDAHULUAN .......1 a.......................................................... Sistematika Penulisan......................................... Kata Keterangan........... Kata Sandang (artikula)..................... Definisi Kata................................................................12 ix............................ Kata Depan................10 vi............................................................................... Kata Tugas...........................................15 ii ............................................2 d.............................................................................................................3 A...1 c........1 b.................................................................................................................................................... Kata Sifat (adjektiva)........ Kata Ganti (pronomina).11 viii........8 iv........................................................................................... Kata Benda (nomina)..........................................................................9 v...........................................5 ii....... Tujuan Penulisan.................................................................. Kata Bilangan (numeralia)........2 BAB II DEFINISI DAN KLASIFIKASI KATA ........

.............................................16 iii ............................DAFTAR PUSTAKA.......

.. Apa karakteristik dari masing-masing jenis kata ? 1 .......... Mengenal karakteristik setiap jenis kata membantu kita dalam berkomunikasi agar kalimat yang kita ucapkan menjadi padu dan dimengerti orang lain...... Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas kama dapat dirumuskan suatu permasalahan... membuat klasifikasi kata berdasarkan distribusi kata itu dalam suatu struktur atau konstruksi................ Untuk itu pengetahuan mengenai klasifikasi kata dan struktur pembentukannya menjadi sangatlah penting agar tidak timbul kekeliruan dan kerancuan dalam bahasa... yaitu: 1.... banyak diikuti orang untuk menelaah bahasa Indonesia karena dianggap lebih baik dan lebih konsisten dari pada kriteria yang digunakan oleh para ahli bahasa tradisional....................... b......... Sedangkan para ahli bahasa struktural....... Selain itu terdapat juga kelompok linguis yang menggunakan criteria fungsi sintaksis sebagai patokan untuk menentukan kelas kata... Kriteria yang digunakan para ahli bahasa strukturalis ini....... Latar Belakang Banyak cara atau metoda yang digunakan dalam pengklasifikasian kata. terutama penganut aliran Bloomfield........... Para ahli bahasa tradisional menggunakan kriteria makna dan kriteria fungsi untuk mengklasifikasikan kata................................ PENDAHULUAN..........................BAB I................... Kata sangatlah penting sebagai salah satu pembentuk kalimat dan salah satu unsur dalam bahasa.... Bagaimana pengklasifikasian kata ? 3... a................ Apa yang dimaksud dengan kata ? 2.

bagaimana pengklasifikasian kata dalam bahasa Indonesia. yang terdiri dari latar belakang. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan dari makalah ini adalah untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan kata. 2 . dan sistematika penulisan.c. Bab I pendahuluan. rumusan masalah. Bab II definisi dan klasifikasi kata. serta apa saja karakteristik dari masing-masing jenis kata tersebut. Sistematika Penulisan Makalah ini terdiri dari tiga bab. dan Bab III kesimpulan dari isi makalah. d. tujuan penulisan.

Dalam bahasa Melayu dan Indonesia terjadi penyempitan arti semantic menjadi ‘kata’. ‘bahasa’ atau ‘dongeng’. Elemen terkecil dalam sebuah bahasa yang diucapkan atau dituliskan dan merupakan realisasi kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa 2. kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori. bahasa 3. Kemudian definisi ketiga dan keempat bisa diartikan sebagai sebuah morfem atau gabungan morfem. Nomina (kata benda). b. konversasi. Definisi Kata Secara umum kata atau ayat adalah suatu unit dari suatu bahasa yang mengandung arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem. Dalam bahasa Sansekerta kathā sebenarnya artinya adalah ‘konversasi’. Morfem atau kombinasi beberapa morfem yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas 4. atau semua benda dan segala yang dibendakan. misalnya buku. yaitu: 1.BAB II DEFINISI DAN KLASIFIKASI KATA A. tempat. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (1997) memberikan beberapa definisi mengenai kata: 1. Lalu definisi kedua mirip dengan salah satu arti sesungguhnya kathā dalam bahasa Sansekerta. Unit bahasa yang dapat berdiri sendiri dan terdiri dari satu morfem (contoh kata) atau beberapa morfem gabungan (contoh perkataan) Definisi pertama KBBI bisa diartikan sebagai leksem yang bisa menjadi lema atau entri sebuah kamus. kuda. nama dari seseorang. 3 . Kata ‘kata’ dalam bahasa melayu dan Indonesia diambil dari bahasa Sansekerta kathā. Klasifikasi Kata Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia.

(kata sambung). b. Orang kedua (engkau). wah). lari. Pronomina (kata ganti). a.2. d. Kata tugas adalah jenis kata di luar kata-kata di atas yang berdasarkan peranannya dapat dibagi menjadi lima subkelompok: a. 5. kata yang menyatakan jumlah benda atau hal atau menunjukkan urutannya dalam suatu deretan. Kata ganti kepunyaan (-nya). misalnya keras. b. Pelengkap (berumah) 3. misalnya satu. Orang ketiga (mereka). b. Verba kerja intransitif (meninggal). artikula (kata sandang) (contoh: sang. misalnya baca. c. cepat. kata yang menyatakan suatu tindakan atau pengertian dinamis. kata pengganti kata benda. kata yang memberikan keterangan pada kata yang bukan kata benda. dan partikel. c. a. e. Adverbia (kata keterangan). kedua. Adjektiva (kata sifat). konjungsi a. itu) 6. Kata ganti penunjuk (ini. Verba transitif (membunuh). b. kata yang menjelaskan kata benda. Orang pertama (kami). itu. misalnya ia. c. Angka ordinal (keduabelas) 7. 4 . misalnya sekarang. konjungsi berkoordinasi (dan). b. agak. Angka kardinal (duabelas). Verba (kata kerja). si) interjeksi (kata seru) (contoh: wow. a. konjungsi subordinat (karena). 4. Numeralia (kata bilangan). preposisi (kata depan) (contoh: dari).

kata sandang. Kata benda konkrit yang menunjukan nama diri. Ciri kata benda dilihat dari adverbia pendampingnya. paling) c. dan kata tugas. sangat.Dalam pembahasan kali ini hanya akan dijelaskan sepuluh jenis kata saja. kata ganti. Tidak dapat didahului oleh adverbia negasi tidak b. Contoh kata sejenis : keindahan. Contoh: • • • Mira menyapu halaman Buku itu harganya mahal Air ini terasa sangat dingin ( nama diri ) ( nama jenis) ( nama zat ) Kata benda bahasa Indonesia berbeda dengan kata benda bahasa yang berfleksi. kata sifat. tempat. dan sebagainya. terdiri dari: kata benda. kata kerja. Kata’ lemari’ pada kata pertama disebut kata benda berwujud/konkrit karena dapat dilihat. dan segala sesuatu yang dibendakan. kata keterangan. Kata benda pada bahasa fleksi mengenal perubahan bentuk berdasarkan jumlah dan berdasarkan kelamin. kata bilangan. Tidak dapat didahului oleh adverbia keharusan wajib 5 . kesabaran. Kenyataanya membuahkan hasil. Sedangkan kata ‘kenyataanya’ pada kata kedua disebut kata benda tidak berwujud/ konkrit karena tidak bisa dilihat. Tidak dapat didahului oleh adverbia derajat agak (lebih. Kata Benda (nomina) Nomina adalah nama dari benda. nama jenis dan zat. seseorang. Sedangkan kata benda bahasa Indonesia tidak menjalankan perubahan bentuk. ketabahan. i. kata sambung. Perhatikan kata berikut: • • Lemari itu bagus. yaitu: a. diraba dan terlihat wujudnya. kata depan.

dll. minum. Kata kerja intransitif/kata kerja yang tidak memerlukan objek. Bentuk Segala kata yang mengandung imbuhan: me-. dalam segi kelompok kata mempunyai satu kesamaan struktur yaitu dapat diperluas dengan kelompok kata : dengan + kata sifat.d. ii. Tapi. digolongkan kedalam kata kerja. ber-. b. Dalam Tata Bahasa Indonesia karangan Drs. Kata Kerja (verba) Kata yang menunjukan pekerjaan. pergi. Kata kerja demikian disebut kata kerja aus/kata kerja tanggap. makan. -i. disamping itu ada pula sejumlah kata kerja yang tidak mengandung unsur-unsur itu. menentukan kata kerja harus mengikuti 2 prosedur. Kata kerja dibagi 2 yaitu kata kerja transitif dan instransitif. Gorys Keraf. Contoh: • • Contoh : • Amri berbicara di depan kelas. sebuah. yaitu: a. Dika membeli buku matematika. sebatang dan sebagainya. bangun. Kata kerja transitif/kata kerja yang memerlukan objek. di-. tetapi secara tradisional termasuk kata kerja : tidur. Buku Matematika dibeli oleh Dika. Kelompok Kata Segala macam kata yang tersebut di atas. Contoh: • • Dia menari dengan indah Dia berbicara dengan lantang Imbuhan kata kerja : 6 . datang. -kan. Dapat didahului oleh adverbia yang menyatakan jumlah seperti satu.

dua butir * menulis Namun dapat didampingi oleh semua adverbia jumlah seperti: . Kombinasi awalan dan akhiran pembentukan kata kerja: • • • me – kan me – i ber – an Contoh: menaikan Contoh: menemui Contoh: berpegangan Ciri utama kata kerja dilihat dari adverbia yang mendampinginya. dapat didampingi dengan adverbia negasi tidak atau tanpa.kurang * pergi e.• Awalan pembentukan kata kerja.tanpa membaca b. Menuruni. Contoh : . dapat didampingi oleh semua adverbia kala (tenses) Contoh : . Contoh : . Contoh: Memotong.agak * pulang .jarang makan c. Adapun awal pembentukan kata kerja ialah : me-. • Akhiran pembentukan kata kerja. Contoh: Membangunkan. ber-. dapat didampingi oleh semua adverbia frekuensi.sedikit menulis d. tidak dapat didampingi oleh adverbial derajat. yaitu: a. Contoh : .sering datang .sudah makan . terdiri dari akhiran -kan dan -i.tidak datang .kurang membaca . Bersalaman.sebuah * membaca . di-. Contoh : .sedang mandi 7 . Dipinjam. tidak dapat didampingi oleh kata bilangan dengan penggolongannya.

bagaimana. Kata Ganti (pronomina) Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. berfungsi menanyakan benda. kamu. 3) mereka. ke mana. keadaan.harus pulang . c. Contohnya adalah saya. Berikut adalah salah satu cara penggolongan pronomina: a. Misalnya: engkau. 1) kami. Misalnya -ku. atau jumlah. dapat didampingi oleh semua adverbial keharusan Contoh : . -nya.tentu pulang . dapat didampipngi oleh semua anggota adverbial kepastian Contoh : . -nya.boleh mandi h. Misalnya yang. berapa. dapat didampingi oleh semua adverbia keselesaian Contoh : . Kata ganti penghubung. Kata ganti orang ketiga. Misalnya: dia. e. d. Misalnya ini. Cara pembagian kata ganti bermacam-macam tergantung rujukan yang digunakan. 2) kalian.pasti datang .barangkali tahu iii. Misalnya apa. Kata ganti pemilik. Kata ganti penanya. -mu. waktu. 8 .f. b. Misalnya: saya. kapan. Kata ganti orang kedua.belum mandi . Kata ganti orang pertama. beliau. Terbagi tiga dan dapat bersifat tunggal maupun jamak. tempat.baru datang g. Kata ganti orang. ini. aku.mungkin pergi . itu. kita. Kata ganti petunjuk. kapan.

f. a. • ’ sedikit ’. • ’ semua ’. numeralia tak tentu. Contoh: • ’ satu ’ • ’ empat ’. Jenis nuneeralia yang terdapat dalam bahasa Indonesia. Contoh : • ’ banyak ’. Dalam bahasa galolen hanya sedikit kata-kata yang menyatakan bilangan tertentu. yaitu numeralia tentu. Numeralia Tentu Kata yang menyebutkan bilangan yang menunjukan jumlah tertentu. c. • ’ sepertiga ’. • ’ sepuluh ’. Kata ganti tak tentu. Misalnya barang siapa. Numeralia Tak Tentu Numeralia yang belum di ketahui secara jelas besarnya/jumlahnya. Numeralia Tingkat Kata bilanganya yang menyatakan tingkat. • ’ dua puluh ’. 9 . • ’ setengah ’. Kata Bilangan (numeralia) Numeralia atau kata bilangan adalah kata yang menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam suatu deretan. dan numeralia tingkat. • ’ seratus ’. Contoh: • ’ pertama ’. • ’ beberapa ’. iv. • b.

misalnya di dan untuk. Preposisi bisa berbentuk kata. untuk. Misalnya. misalnya bersama atau sampai dengan. Kata Depan Preposisi (Bahasa Latin: prae. • ’ keempat ’. "menempatkan. 10 . Preposisi yang menandai maksud dan tujuan. di.• ’ kedua ’. c. biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. vi. tempat") atau kata depan adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat dan biasanya diikuti oleh nomina atau pronomina. ke. Cara penggolongan preposisi bervariasi tergantung dari rujukan yang digunakan. hampir. kualitas. atau gabungan kata. guna. kecukupan. Berikut salah satu cara penggolongan yang dapat digunakan: a. v. Misalnya. hingga. Kata Sifat (adjektiva) Kata sifat atau adjektiva (bahasa Latin: adjectivum) adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti. Contoh: Dia adalah siswa terbaik di sekolahnya. Misal: Harga buku itu lebih murah daripada harga tas. Misalnya. • ’ ketiga ’. dari. Preposisi yang menandai tempat. Contoh • • : Wajahnya cantik Tubuhnya sangat tinggi Dalam kata sifat terdapat tingkat perbandingan untuk menunjukan lebih maka kata sifat itu di bantu oleh kata lebih. Kata sifat tadi di bantu untuk kata paling. "sebelum" dan ponere. Kata sifat dapat menerangkan kuantitas. b. Untuk menunjukan tingkat yang paling tinggi dalam perbandingan itu. Preposisi yang menandai waktu. urutan. sekali/imbuhan ter-. maupun penekanan suatu kata.

k. l. unjuk gigi. pasti. m. kemarin. bagaikan. Keterangan waktu: sekarang. karena. kira-kira. h. ada kata-kata depan yang lain baik berupa kata gabungan maupun kata tunggal. di situ. sering. dalam. Keterangan kualitatif: “ia berjalan perlahan-lahan”. mustahil. meski. nanti. Keterangan aspek: sedang. akan. bukan. telah. Preposisi yang menandai sebab. sebelum. atas. Selain dari itu. satu kali. sesudah itu. Keterangan perwatasan: kecuali. benar. hendaknya. Keterangan derajat: amat. hanya. lusa. agar. Keterangan sebab: sebab. sementara. d. rasanya. Keterangan akibat: sehingga. hampir. e. Misalnya. Keterangan kesertaan: bersama. vii. hanya. oleh karena. Kata Keterangan Kata keterangan adalah kata yang menjelaskan kata yang lain. sudah. tidak. g. ke sana. ke mari. sebenarnya. bawah. Keterangan tempat: di sini. Keterangan tujuan: supaya. kemudian. e. Preposisi yang menyatakan orang. oleh. nama orang / nama binatang / nama waktu. b. Seperti di mana. n. f. guna. j. mungkin. Keterangan perlawanan: meskipun. tentu. jangan. Keterangan perbandingan: sebagai. minggu depan. Misalnya. di situ. 11 . cukup. demi. atas. Keterangan syarat: jika. c. Goris Keraf membagi kata keterangan menjadi 14 jenis: a. mudah-mudahan. seandainya. seperti. biasa. sedikit. sungguh. hendak. Keterangan modalitas: memang. jika. untuk. i. pada.d. di sini.

misalnya : tetapi. dll. andaikan. sehingga. hatta. lalu. seakan-akan. misalnya : sebab. selama. 12 . b. semenjak. dll. dll. sedangkan. seandainya. dengan. misalnya : alkisah. jangankan. b. lagi pula. hingga. meskipun. serta. karena. Ragam kata sambung : a. misalnya : dan. Yang menyatakan akibat. misalnya : sebelum. Sebagai himpunan / kumpulan. arkian. dll. tambahan lagi. dll. kata sambung majemuk. sambil. ide-ide dengan ide-ide. asalkan. dll. dll. karena itu. oleh karena. sekiranya. biar. misalnya : dan. Kata sambung jadian / bentukan: • • • kata ulang. atau. meski. dll. dan sejenisnya. lagi. misalnya : apabila. walaupun. misalnya : jangan-jangan. sedangkan.viii. bagaikan. kalimat dengan kalimat. melainkan. meskipun. sehingga. syahdan. c. sebermula. Yang menyatakan pertentangan. Makna kata sambung : a. pula. Yang menyatakan sebab. Kata sambung asal. dll. Sebagai pengantar (kalimat). andaikata. maka. meski. kalau-kalau. sebab itu. d. sebermula. paragraf dengan paragraf. e. sekalipun. bahwasanya. sungguhpun. lagi kata sambung berimbuhan. Kata Kata Sambung (konjungsi) sambung (konjungsi) adalah kata yang digunakan untuk menyambung atau menghubungkan kata dengan kata. bila. sebab itu. hanya. karema. walaupun. bermula. oleh sebab itu. misalnya : sampai. sampai-sampai. melainkan. adapun. jika. kendatipun. maka. sedang. karena itu.

Yang menyatakan maksud. waktu. kalau. l. dang. jika. sekarang amat jarang digunakan lagi. sang. tatkala. Menentukan kata benda. Kata sandang bisa digunakan untuk mendampingi kata benda dasar. pronomina. Yang menyatakan modalitas. semenjak. Kata Sandang (artikula) Kata Sandang itu tidak mengandung suatu arti. hingga. sesudah. sebagai. yang jangkung. setelah. selama. ketika. Kata-kata sang. Yang menyatakan syarat. agar supaya. misalnya : supaya. kalau-kalau. misalnya : seperti. kecuali sang. j. seraya. nya. apabila. Dalam bagian mengenai kata ganti penghubung sudah dibicarakan pula tentang yang. seakan-akan. misalnya : asal. m. yang pada mulanya hanya mengandung fungsi penentu . misalnya : sampai. misalnya : sambil. Menstubstansikan suatu kata: yang besar. Itulah fingsi pertama dari Kata-kata Sandang. itu. tetapi memiliki fungsi. yang 13 . asalkan. dll. misalnya : bila. Yang menyatakan waktu. dll. bilamana. i. hang dan dang banyak digunakan dalam kesusastraan lama. g. b. andaikata. misalnya : kecuali. Yang menyatakan tempat. ix. atau verba pasif. si. dan sebagainya. k. hang. Adapun fungsi Kata Sandang seluruhnya dapat disusun sebagai berikut: a. Yang menyatakan keadaan/perihal. misalnya : jangan-jangan. h. Kata-kata Sandang yang umum dalam bahasa Indonesia adalah yang. agar. nomina yang terbentuk dari verba. seandainya. Yang menyatakan perwatasan. bagaikan. Yang menyatakan perbandingan. sebelum. dll. mula-mula. setelah.f.

kadang untuk menyatakan ejekan atau ironi. ke b. kaum e. kata yang tidak memiliki arti tapi menjelaskan nomina. Kata tugas dikelompokkan menjadi lima. misalnya dan. kata atau ungkapan yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat (antarkata. antarklausa. -lah. Contoh : . kata yang mengungkapkan seruan perasaan. yaitu: a. misalnya dari. aduh d. antarfrasa. kata yang biasa terdapat di depan nomina. antarkalimat). dengan.Si jago merah menghanguskan puluhan ruko di pasar tradisional. atau. di. Arti suatu kata tugas ditentukan oleh kaitannya dengan kata lain dalam suatu frasa atau kalimat dan tidak bisa digunakan secara lepas atau berdiri sendiri.kadang-kadang digunakan untuk mengagungkan. Kata Tugas Partikel atau kata tugas adalah kelas kata yang hanya memiliki arti gramatikal dan tidak mempunyai arti leksikal. . interjeksi (kata seru). serta c. penegas yaitu -kah. preposisi (kata depan). x. artikel (kata sandang). konjungsi (kata sambung). sang. pun 14 . misalnya ah.Sang fajar terbit dari ufuk timur. misalnya si. -tah.

yaitu kata benda. dan masih banyak beberapa adverbia lain yang dapat mendampingi setiap jenis kata tersebut.a ganti. kata kerja. Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. kata bilangan. dan kata tugas yang mencakup preposisi (kata depan). 15 . Karakteristik dan struktur penulisan setiap jenis kata itu berbeda. serta partikel. kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori.a keterangan. ada yang hanya bisa didampingi adverbia negasi bukan. ada yang bisa didampingi adverbia negasi tidak.BAB III KESIMPULAN Kata adalah satuan bahasa yang memiliki satu pengertian dan terdiri dari satu atau lebih morfem. interjeksi (kata seru). kata sifat. konjungsi (kata sambung). artikula (kata sandang). Hal itu dikarenakan makna yang timbul dari setiap jenis kata dan fungsinya dalam kalimat berbeda.

Kata Sambung [Online]. (2009). (1994). P. Iswara. Tersedia: http://id. Blogmaster. Wikipedia.blogspot. Kata [Online]. A.html [21 September 2010] HP. (2010).org/wiki/Kata#Definisi_Kamus_Besar_Bahasa_Indone sia [21 September 2010] Wikipedia. dan Undang Misdan. I.wikipedia. Tersedia: http://wacana- bahasa. Tama. (1996).wikipedia. Bandung: ITB Bandung. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. J. Struktur Bahasa Galolen: Jakarta. Linguistik Umum. Tersedia: http://id. Definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia [Online]. (1996). Bangun Kalimat Bahasa Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Bahasa Indonesia Pelajaran Bahasa.com/2009/03/kata-sambung. Harjasujana.et al. (2010). Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.D. Achmad. (1994).W. dan A.DAFTAR PUSTAKA Burham. Sakri.S. Kebahasaan dan Membaca dalam Bahasa Indonesia. (1980).org/wiki/Kata [21 September 2010] 16 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful