P. 1
Makalah jenis kata

Makalah jenis kata

|Views: 15,079|Likes:
Published by Riska Lestari

More info:

Published by: Riska Lestari on Sep 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

JENIS-JENIS KATA Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Bahasa Indonesia

Disusun Oleh : Kelompok 3 1. Umulhiar Jabar F 2. Irma Youvita S 3. Riska Lestari 4. Novia Wahdatul H 5. Rena Prihatna G

UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA KAMPUS SUMEDANG 2010

KATA PENGANTAR Puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala yang telah memberikan taufik dan hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas ini tepat pada waktunya. Tugas ini disusun dalam memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia. Jenis-jenis kata merupakan salah satu teknik pembelajaran yang digunakan berlandaskan pada kenyataan bahwa seorang anak belajar berbahasa dari lingkunganya melalui penemuanya sendiri. Oleh karena itu penulis tertarik mencoba menyelidiki dalam pembelajaran dan pemahaman wacana jenis - jenis kata. Penulis menyadari bahwa tugas ini masih banyak kekurangan, baik dari segi isi maupun bahasanya. Namun demikian penulis berharap semoga ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan dosen bahasa Indonesia pada khususnya.

Sumedang, 17 September 2010

Penyusun

i

.......................3 b....................................................................................................................... Sistematika Penulisan.............................12 ix............................................... Rumusan Masalah................................................. Kata Ganti (pronomina)..................................................6 iii.. Kata Depan.....................................................................5 ii...........................................................8 iv..........................................................................................................................10 vii............................................... Definisi Kata.......................................................................10 vi................ Kata Sifat (adjektiva).......................................................................................2 d.....i DAFTAR ISI......................................13 x.................... Kata Keterangan.......................................................1 c........................................ Latar Belakang...11 viii................................................................................................. Kata Bilangan (numeralia)...................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR......... Kata Benda (nomina).....1 a.......................................................................................... Klasifikasi Kata................................................................................................................. Kata Sandang (artikula)........ Kata Kerja (verba).....................1 b...................................................................3 i............9 v..............3 A...................2 BAB II DEFINISI DAN KLASIFIKASI KATA ..................................................15 ii .....................................................................................14 BAB III KESIMPULAN ........... Tujuan Penulisan................... Kata Tugas..............ii BAB I PENDAHULUAN ........................... Kata Sambung (konjungsi).............................

..........DAFTAR PUSTAKA....................................................16 iii ..................

........... Bagaimana pengklasifikasian kata ? 3.. Para ahli bahasa tradisional menggunakan kriteria makna dan kriteria fungsi untuk mengklasifikasikan kata. Apa karakteristik dari masing-masing jenis kata ? 1 ............ Selain itu terdapat juga kelompok linguis yang menggunakan criteria fungsi sintaksis sebagai patokan untuk menentukan kelas kata.................. Mengenal karakteristik setiap jenis kata membantu kita dalam berkomunikasi agar kalimat yang kita ucapkan menjadi padu dan dimengerti orang lain.....BAB I.......... a..... b... Apa yang dimaksud dengan kata ? 2............ terutama penganut aliran Bloomfield......... yaitu: 1................... Untuk itu pengetahuan mengenai klasifikasi kata dan struktur pembentukannya menjadi sangatlah penting agar tidak timbul kekeliruan dan kerancuan dalam bahasa...... membuat klasifikasi kata berdasarkan distribusi kata itu dalam suatu struktur atau konstruksi. Latar Belakang Banyak cara atau metoda yang digunakan dalam pengklasifikasian kata............ Kata sangatlah penting sebagai salah satu pembentuk kalimat dan salah satu unsur dalam bahasa...... Kriteria yang digunakan para ahli bahasa strukturalis ini.... Sedangkan para ahli bahasa struktural.. Rumusan Masalah Dari latar belakang di atas kama dapat dirumuskan suatu permasalahan.............................................. PENDAHULUAN.......... banyak diikuti orang untuk menelaah bahasa Indonesia karena dianggap lebih baik dan lebih konsisten dari pada kriteria yang digunakan oleh para ahli bahasa tradisional............

dan sistematika penulisan. bagaimana pengklasifikasian kata dalam bahasa Indonesia. yang terdiri dari latar belakang. Bab II definisi dan klasifikasi kata. dan Bab III kesimpulan dari isi makalah. 2 . d. serta apa saja karakteristik dari masing-masing jenis kata tersebut. Sistematika Penulisan Makalah ini terdiri dari tiga bab.c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan dari makalah ini adalah untuk mengetahui apakah yang dimaksud dengan kata. rumusan masalah. tujuan penulisan. Bab I pendahuluan.

BAB II DEFINISI DAN KLASIFIKASI KATA A. kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori. Dalam bahasa Sansekerta kathā sebenarnya artinya adalah ‘konversasi’. bahasa 3. Definisi Kata Secara umum kata atau ayat adalah suatu unit dari suatu bahasa yang mengandung arti dan terdiri dari satu atau lebih morfem. misalnya buku. 3 . Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (1997) memberikan beberapa definisi mengenai kata: 1. Lalu definisi kedua mirip dengan salah satu arti sesungguhnya kathā dalam bahasa Sansekerta. yaitu: 1. Elemen terkecil dalam sebuah bahasa yang diucapkan atau dituliskan dan merupakan realisasi kesatuan perasaan dan pikiran yang dapat digunakan dalam berbahasa 2. konversasi. Nomina (kata benda). tempat. Klasifikasi Kata Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. kuda. ‘bahasa’ atau ‘dongeng’. nama dari seseorang. Dalam bahasa Melayu dan Indonesia terjadi penyempitan arti semantic menjadi ‘kata’. b. atau semua benda dan segala yang dibendakan. Kemudian definisi ketiga dan keempat bisa diartikan sebagai sebuah morfem atau gabungan morfem. Kata ‘kata’ dalam bahasa melayu dan Indonesia diambil dari bahasa Sansekerta kathā. Unit bahasa yang dapat berdiri sendiri dan terdiri dari satu morfem (contoh kata) atau beberapa morfem gabungan (contoh perkataan) Definisi pertama KBBI bisa diartikan sebagai leksem yang bisa menjadi lema atau entri sebuah kamus. Morfem atau kombinasi beberapa morfem yang dapat diujarkan sebagai bentuk yang bebas 4.

b. Kata ganti penunjuk (ini. Orang pertama (kami). kata yang menyatakan jumlah benda atau hal atau menunjukkan urutannya dalam suatu deretan. a. Verba transitif (membunuh). misalnya satu.2. c. artikula (kata sandang) (contoh: sang. a. a. 4 . Angka kardinal (duabelas). Adverbia (kata keterangan). b. konjungsi berkoordinasi (dan). konjungsi a. misalnya keras. misalnya sekarang. (kata sambung). Pelengkap (berumah) 3. konjungsi subordinat (karena). Angka ordinal (keduabelas) 7. wah). d. Kata ganti kepunyaan (-nya). si) interjeksi (kata seru) (contoh: wow. kata pengganti kata benda. b. Adjektiva (kata sifat). kata yang menyatakan suatu tindakan atau pengertian dinamis. itu. dan partikel. Verba (kata kerja). kedua. lari. kata yang memberikan keterangan pada kata yang bukan kata benda. Pronomina (kata ganti). c. b. misalnya ia. Kata tugas adalah jenis kata di luar kata-kata di atas yang berdasarkan peranannya dapat dibagi menjadi lima subkelompok: a. misalnya baca. preposisi (kata depan) (contoh: dari). c. Orang kedua (engkau). b. 4. kata yang menjelaskan kata benda. 5. Verba kerja intransitif (meninggal). cepat. e. agak. Orang ketiga (mereka). Numeralia (kata bilangan). itu) 6.

Contoh kata sejenis : keindahan. kata ganti. Kenyataanya membuahkan hasil. Kata’ lemari’ pada kata pertama disebut kata benda berwujud/konkrit karena dapat dilihat. Tidak dapat didahului oleh adverbia negasi tidak b. Tidak dapat didahului oleh adverbia derajat agak (lebih. Tidak dapat didahului oleh adverbia keharusan wajib 5 . kata kerja. i. Kata benda konkrit yang menunjukan nama diri. diraba dan terlihat wujudnya. dan kata tugas. Kata benda pada bahasa fleksi mengenal perubahan bentuk berdasarkan jumlah dan berdasarkan kelamin. nama jenis dan zat. sangat. Sedangkan kata ‘kenyataanya’ pada kata kedua disebut kata benda tidak berwujud/ konkrit karena tidak bisa dilihat. kata bilangan. kata sandang. kata sambung. kesabaran. Ciri kata benda dilihat dari adverbia pendampingnya. kata depan. Kata Benda (nomina) Nomina adalah nama dari benda.Dalam pembahasan kali ini hanya akan dijelaskan sepuluh jenis kata saja. kata keterangan. yaitu: a. Contoh: • • • Mira menyapu halaman Buku itu harganya mahal Air ini terasa sangat dingin ( nama diri ) ( nama jenis) ( nama zat ) Kata benda bahasa Indonesia berbeda dengan kata benda bahasa yang berfleksi. kata sifat. tempat. terdiri dari: kata benda. dan sebagainya. Perhatikan kata berikut: • • Lemari itu bagus. paling) c. dan segala sesuatu yang dibendakan. ketabahan. Sedangkan kata benda bahasa Indonesia tidak menjalankan perubahan bentuk. seseorang.

Kelompok Kata Segala macam kata yang tersebut di atas. pergi. minum. dalam segi kelompok kata mempunyai satu kesamaan struktur yaitu dapat diperluas dengan kelompok kata : dengan + kata sifat. disamping itu ada pula sejumlah kata kerja yang tidak mengandung unsur-unsur itu. di-. ber-. yaitu: a.d. Contoh: • • Dia menari dengan indah Dia berbicara dengan lantang Imbuhan kata kerja : 6 . Kata kerja transitif/kata kerja yang memerlukan objek. b. bangun. ii. Dika membeli buku matematika. dll. Buku Matematika dibeli oleh Dika. Bentuk Segala kata yang mengandung imbuhan: me-. Kata kerja dibagi 2 yaitu kata kerja transitif dan instransitif. sebatang dan sebagainya. menentukan kata kerja harus mengikuti 2 prosedur. -kan. tetapi secara tradisional termasuk kata kerja : tidur. Kata Kerja (verba) Kata yang menunjukan pekerjaan. -i. Kata kerja intransitif/kata kerja yang tidak memerlukan objek. Kata kerja demikian disebut kata kerja aus/kata kerja tanggap. sebuah. Gorys Keraf. Dapat didahului oleh adverbia yang menyatakan jumlah seperti satu. Contoh: • • Contoh : • Amri berbicara di depan kelas. Tapi. Dalam Tata Bahasa Indonesia karangan Drs. makan. digolongkan kedalam kata kerja. datang.

dapat didampingi dengan adverbia negasi tidak atau tanpa.jarang makan c. dapat didampingi oleh semua adverbia kala (tenses) Contoh : . yaitu: a. Contoh : .kurang * pergi e. Menuruni. ber-.sering datang .tidak datang . terdiri dari akhiran -kan dan -i. Contoh : .• Awalan pembentukan kata kerja.dua butir * menulis Namun dapat didampingi oleh semua adverbia jumlah seperti: . Contoh : .tanpa membaca b. dapat didampingi oleh semua adverbia frekuensi.sedikit menulis d. Adapun awal pembentukan kata kerja ialah : me-. di-.sebuah * membaca .sedang mandi 7 . Contoh: Memotong. Bersalaman. Contoh: Membangunkan.agak * pulang . • Akhiran pembentukan kata kerja. Dipinjam. Kombinasi awalan dan akhiran pembentukan kata kerja: • • • me – kan me – i ber – an Contoh: menaikan Contoh: menemui Contoh: berpegangan Ciri utama kata kerja dilihat dari adverbia yang mendampinginya. tidak dapat didampingi oleh adverbial derajat. Contoh : .sudah makan .kurang membaca . tidak dapat didampingi oleh kata bilangan dengan penggolongannya.

kamu.mungkin pergi . Cara pembagian kata ganti bermacam-macam tergantung rujukan yang digunakan. Kata ganti orang. Kata ganti orang ketiga. 1) kami.pasti datang . b. Contohnya adalah saya. Kata ganti penanya.belum mandi . kita. Misalnya yang. keadaan. Misalnya: dia. kapan. e.boleh mandi h.barangkali tahu iii. d. 8 . 2) kalian. Kata ganti pemilik. c. Misalnya: engkau. dapat didampingi oleh semua adverbia keselesaian Contoh : . Kata ganti orang kedua. -nya. Misalnya: saya. Kata ganti orang pertama. Kata Ganti (pronomina) Pronomina atau kata ganti adalah jenis kata yang menggantikan nomina atau frasa nomina. bagaimana. 3) mereka. kapan. Misalnya -ku.f. waktu.tentu pulang . ini. Kata ganti penghubung. atau jumlah. tempat. dapat didampingi oleh semua adverbial keharusan Contoh : . Misalnya apa. -mu. berapa. -nya. Berikut adalah salah satu cara penggolongan pronomina: a. beliau. ke mana. Terbagi tiga dan dapat bersifat tunggal maupun jamak. dapat didampipngi oleh semua anggota adverbial kepastian Contoh : . aku.baru datang g. Misalnya ini. berfungsi menanyakan benda.harus pulang . itu. Kata ganti petunjuk.

numeralia tak tentu. Jenis nuneeralia yang terdapat dalam bahasa Indonesia. yaitu numeralia tentu. • b. • ’ sepuluh ’. a. Kata Bilangan (numeralia) Numeralia atau kata bilangan adalah kata yang menyatakan jumlah benda atau urutannya dalam suatu deretan. Numeralia Tingkat Kata bilanganya yang menyatakan tingkat. Dalam bahasa galolen hanya sedikit kata-kata yang menyatakan bilangan tertentu. Contoh: • ’ satu ’ • ’ empat ’.f. dan numeralia tingkat. • ’ dua puluh ’. • ’ setengah ’. Numeralia Tak Tentu Numeralia yang belum di ketahui secara jelas besarnya/jumlahnya. • ’ seratus ’. • ’ beberapa ’. c. • ’ sepertiga ’. • ’ semua ’. 9 . • ’ sedikit ’. Contoh : • ’ banyak ’. Numeralia Tentu Kata yang menyebutkan bilangan yang menunjukan jumlah tertentu. iv. Kata ganti tak tentu. Misalnya barang siapa. Contoh: • ’ pertama ’.

• ’ ketiga ’. Preposisi bisa berbentuk kata. vi. sekali/imbuhan ter-. hampir. misalnya di dan untuk. Misal: Harga buku itu lebih murah daripada harga tas. Misalnya. kualitas. di. Misalnya. Contoh: Dia adalah siswa terbaik di sekolahnya. tempat") atau kata depan adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat dan biasanya diikuti oleh nomina atau pronomina.• ’ kedua ’. ke. Preposisi yang menandai waktu. misalnya bersama atau sampai dengan. Misalnya. atau gabungan kata. Kata Sifat (adjektiva) Kata sifat atau adjektiva (bahasa Latin: adjectivum) adalah kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti. b. urutan. "menempatkan. biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Kata Depan Preposisi (Bahasa Latin: prae. kecukupan. "sebelum" dan ponere. Kata sifat dapat menerangkan kuantitas. v. Untuk menunjukan tingkat yang paling tinggi dalam perbandingan itu. untuk. Kata sifat tadi di bantu untuk kata paling. Preposisi yang menandai maksud dan tujuan. Contoh • • : Wajahnya cantik Tubuhnya sangat tinggi Dalam kata sifat terdapat tingkat perbandingan untuk menunjukan lebih maka kata sifat itu di bantu oleh kata lebih. hingga. • ’ keempat ’. maupun penekanan suatu kata. c. Cara penggolongan preposisi bervariasi tergantung dari rujukan yang digunakan. 10 . guna. Preposisi yang menandai tempat. dari. Berikut salah satu cara penggolongan yang dapat digunakan: a.

di sini. oleh karena. Keterangan perwatasan: kecuali. Keterangan sebab: sebab. n. demi. k. Keterangan akibat: sehingga. c. Keterangan derajat: amat. agar. seperti. unjuk gigi. meski. f. lusa. ke mari. Keterangan tujuan: supaya. ada kata-kata depan yang lain baik berupa kata gabungan maupun kata tunggal. Keterangan tempat: di sini. di situ. tidak. hanya. e. sebenarnya. sedikit. d. hendaknya. tentu. g. oleh. nama orang / nama binatang / nama waktu. dalam. Kata Keterangan Kata keterangan adalah kata yang menjelaskan kata yang lain. i. telah. mudah-mudahan. satu kali. untuk. e. biasa. bagaikan. bukan. l. hanya. Misalnya. j. guna. di situ. kemarin. Seperti di mana. jangan. rasanya. sebelum. nanti. Keterangan waktu: sekarang. pada. Selain dari itu. sementara. Keterangan kesertaan: bersama. b. minggu depan. vii. h. hampir. sungguh. benar. Goris Keraf membagi kata keterangan menjadi 14 jenis: a. mustahil. hendak. Keterangan syarat: jika. m. sering. bawah. pasti. Preposisi yang menandai sebab. kira-kira. sudah. jika.d. akan. ke sana. sesudah itu. atas. Misalnya. Keterangan perlawanan: meskipun. Keterangan kualitatif: “ia berjalan perlahan-lahan”. cukup. 11 . mungkin. karena. seandainya. Keterangan perbandingan: sebagai. atas. Preposisi yang menyatakan orang. kemudian. Keterangan modalitas: memang. Keterangan aspek: sedang.

dan sejenisnya. seandainya. lagi kata sambung berimbuhan. lagi. kendatipun. misalnya : apabila. sehingga. sehingga. arkian. dll. bagaikan.viii. maka. maka. Sebagai himpunan / kumpulan. Yang menyatakan pertentangan. walaupun. jangankan. lagi pula. sampai-sampai. misalnya : dan. Makna kata sambung : a. sambil. dll. misalnya : sebab. sedangkan. dll. misalnya : tetapi. oleh karena. hingga. dengan. 12 . melainkan. Kata sambung jadian / bentukan: • • • kata ulang. Yang menyatakan akibat. b. selama. andaikata. misalnya : alkisah. sedangkan. misalnya : jangan-jangan. b. dll. atau. sungguhpun. tambahan lagi. bila. sekiranya. karema. lalu. karena itu. ide-ide dengan ide-ide. bermula. walaupun. karena itu. misalnya : dan. sebermula. e. hanya. Ragam kata sambung : a. kalau-kalau. Kata sambung asal. jika. biar. dll. dll. d. dll. Yang menyatakan sebab. kalimat dengan kalimat. kata sambung majemuk. oleh sebab itu. pula. meski. sedang. syahdan. asalkan. adapun. semenjak. dll. karena. meskipun. misalnya : sebelum. melainkan. serta. sebermula. sebab itu. meskipun. hatta. misalnya : sampai. c. paragraf dengan paragraf. Sebagai pengantar (kalimat). andaikan. seakan-akan. sebab itu. Kata Kata Sambung (konjungsi) sambung (konjungsi) adalah kata yang digunakan untuk menyambung atau menghubungkan kata dengan kata. meski. dll. bahwasanya. sekalipun.

Kata-kata sang. sesudah. nomina yang terbentuk dari verba. apabila. Dalam bagian mengenai kata ganti penghubung sudah dibicarakan pula tentang yang. dll. mula-mula. g. setelah. m. sang. misalnya : sambil. hang dan dang banyak digunakan dalam kesusastraan lama. Adapun fungsi Kata Sandang seluruhnya dapat disusun sebagai berikut: a. misalnya : kecuali. Yang menyatakan modalitas. dan sebagainya. sekarang amat jarang digunakan lagi. yang pada mulanya hanya mengandung fungsi penentu . Menstubstansikan suatu kata: yang besar. dll. k. yang 13 . bilamana. Kata-kata Sandang yang umum dalam bahasa Indonesia adalah yang. Yang menyatakan keadaan/perihal. Yang menyatakan waktu. misalnya : bila. l. jika. Menentukan kata benda. ketika. misalnya : jangan-jangan. i. asalkan. kalau. Yang menyatakan perwatasan. bagaikan. atau verba pasif. seraya. h. b. itu. setelah. yang jangkung. Yang menyatakan syarat. tatkala. pronomina. hingga.f. misalnya : sampai. misalnya : seperti. j. selama. misalnya : asal. sebelum. semenjak. seakan-akan. ix. Kata Sandang (artikula) Kata Sandang itu tidak mengandung suatu arti. kalau-kalau. tetapi memiliki fungsi. agar. agar supaya. seandainya. Yang menyatakan tempat. nya. Itulah fingsi pertama dari Kata-kata Sandang. si. andaikata. misalnya : supaya. sebagai. Yang menyatakan perbandingan. waktu. dll. dang. hang. Yang menyatakan maksud. Kata sandang bisa digunakan untuk mendampingi kata benda dasar. kecuali sang.

-tah. kadang untuk menyatakan ejekan atau ironi. yaitu: a. Arti suatu kata tugas ditentukan oleh kaitannya dengan kata lain dalam suatu frasa atau kalimat dan tidak bisa digunakan secara lepas atau berdiri sendiri. antarkalimat). x. interjeksi (kata seru). Kata Tugas Partikel atau kata tugas adalah kelas kata yang hanya memiliki arti gramatikal dan tidak mempunyai arti leksikal. serta c. kata yang biasa terdapat di depan nomina. ke b. misalnya si. aduh d. dengan. kata yang mengungkapkan seruan perasaan. Contoh : . artikel (kata sandang). penegas yaitu -kah. Kata tugas dikelompokkan menjadi lima. antarfrasa. atau.kadang-kadang digunakan untuk mengagungkan. kata yang tidak memiliki arti tapi menjelaskan nomina. misalnya ah. misalnya dan. di. sang. pun 14 . konjungsi (kata sambung). preposisi (kata depan). -lah. . kata atau ungkapan yang menghubungkan dua satuan bahasa yang sederajat (antarkata. misalnya dari.Si jago merah menghanguskan puluhan ruko di pasar tradisional. antarklausa. kaum e.Sang fajar terbit dari ufuk timur.

yaitu kata benda. kata bilangan. dan kata tugas yang mencakup preposisi (kata depan). Karakteristik dan struktur penulisan setiap jenis kata itu berbeda. artikula (kata sandang). kata sifat. kelas kata terbagi menjadi tujuh kategori.a ganti. interjeksi (kata seru). ada yang hanya bisa didampingi adverbia negasi bukan. 15 . serta partikel. konjungsi (kata sambung). Hal itu dikarenakan makna yang timbul dari setiap jenis kata dan fungsinya dalam kalimat berbeda. kata kerja. dan masih banyak beberapa adverbia lain yang dapat mendampingi setiap jenis kata tersebut. Dalam tata bahasa baku bahasa Indonesia. ada yang bisa didampingi adverbia negasi tidak.a keterangan.BAB III KESIMPULAN Kata adalah satuan bahasa yang memiliki satu pengertian dan terdiri dari satu atau lebih morfem.

I.DAFTAR PUSTAKA Burham. Kata Sambung [Online]. J.org/wiki/Kata#Definisi_Kamus_Besar_Bahasa_Indone sia [21 September 2010] Wikipedia. Sakri. (1996).wikipedia. (1994).com/2009/03/kata-sambung. Struktur Bahasa Galolen: Jakarta. dan A.org/wiki/Kata [21 September 2010] 16 . (1980). Tersedia: http://wacana- bahasa. P. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Definisi Kamus Besar Bahasa Indonesia [Online]. (2009). Harjasujana. Bangun Kalimat Bahasa Indonesia.et al. (1996). (2010).S.html [21 September 2010] HP.blogspot. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Tama. Kebahasaan dan Membaca dalam Bahasa Indonesia. Wikipedia.W. dan Undang Misdan. Tersedia: http://id.wikipedia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1994). Blogmaster.D. Achmad. Linguistik Umum. (2010). Kata [Online]. Tersedia: http://id. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Bandung: ITB Bandung. Bahasa Indonesia Pelajaran Bahasa. Iswara. A.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->