P. 1
Materi+Kultum++RAMADHAN

Materi+Kultum++RAMADHAN

|Views: 593|Likes:
Published by muh tayyib

More info:

Published by: muh tayyib on Sep 26, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2013

pdf

text

original

Sections

  • Materi 1
  • Materi 2
  • Materi 3
  • Materi 4
  • Materi 5
  • Materi 6
  • Materi 7
  • Materi 8
  • Materi 9
  • Materi 10
  • Materi 11
  • Materi 12
  • Materi 13
  • Materi 14
  • Materi 15
  • Materi 16
  • Materi 17
  • Materi 18
  • Materi 19
  • Materi 20 Ikhlash Dalam Beramal
  • Materi 21
  • Materi 22 Amalan-Amalan Hati (Bagian pertama)
  • Materi 23 Amalan-Amalan Hati (Bagian Kedua)
  • Materi 24 Konsep Islam (Bagian Pertama)
  • Materi 25
  • Materi 26
  • Materi 27
  • Materi 28
  • Materi 29 Keutamaan Sedekah dan Infak
  • Materi 30

MATERI KULTUM RAMADHAN

Pembukaan Doa Pembuka Kultum

“Segala puji milik Allah. Kami memohon pertolonganNya, dan mohon ampun kepada Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diriku dan keburukan amalku. Barang siapa yang diberi petunjuk Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan Allah maka tidak ada siapapun yang dapat menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, aku mengesakanNya dan tidak mempersekutukanNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rosulNya, tidak ada nabi setelah Dia. Ya Allah, berikan sholawat, salam dan kebaikan atas nabi Muhammad, keluarganya dan sahabatnya.”

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

1

MATERI KULTUM RAMADHAN

Materi 1 Persiapan Menyambut Ramadhan
Coba dibayangkan, seandainya anda adalah seorang pelari nasional yang akan diutus oleh KONI untuk mengikuti lomba lari marathon dunia di Beijing, China Even tahunan ini merupakan ajang pelari menunjukkan kebolehannya dengan hadiah yang luar biasa. Untuk menghadapi lomba ini, anda akan mempersiapkan fisik dan mental jauh hari sebelum lomba. Diantara latihan fisik yang anda lakukan adalah lari dalam jarak tertentu seperti 5, 10, 20 atau 25 km. Bahkan anda perlu mencoba lari sampai sekitar 40 km, untuk menyamai jarak yang akan dilombakan. Bisa dibayangkan kalau anda tidak melakukan latihan sampai 40 km, bisa-bisa ketika hari lomba tidak sampai finish. Hal ini menunjukkan bahwa latihan harus diusakan sesuai dengan yang akan dilombakan. Untuk kesiapan mental terhadap cuaca di Beijing dan penduduk sekitarnya, maka anda tentunya akan tinggal di kota tersebut beberapa minggu sebelum lomba. Anda harus menyesuaikan suhu yang lebih dingin di kota tersebut. Diharapkan pada saat lomba nantinya, tubuh kita sudah siap dan tidak bakal kedinginan atau sakit perut yang bisa menyebabkan kegagalan anda. Perumpamaan diatas mirip dengan persiapan kita ketika menghadapi bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Ramadhan yang lamanya 29 atau 30 hari membutuhkan stamina dan kesiapan yang matang. Betapa banyak kita lihat shof sholat tarawih yang penuh pada minggu pertama akan menyusut pada minggu-minggu berikutnya. Dan tidak heran kalau nanti pada minggu terakhir, beberapa warung semakin dikunjungi orang yang tidak kuat menahan haus dan lapar. Atau ada orang yang terkena gangguan kesehatan atau flu ditengah atau akhir Ramadhan, hal ini berarti fisiknya belum siap. Untuk menghadapi Ramadhan, Rasulullah SAW sering melakukan puasa sunnat di bulan Rajab dan Sya’ban. Hal ini seperti yang tercantum dalam hadits yang diriwayatnya al-Nasa’i dan Abu Dawud (dan disahihkan oleh Ibnu Huzaimah): Usamah berkata pada Nabi saw, ‘Wahai Rasulullah, saya tak melihat Rasul melakukan puasa (sunat) sebanyak yang Rasul lakukan dalam bulan Sya’ban.’ Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang.’

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

2

MATERI KULTUM RAMADHAN
Ibadah lain yang kita perlu persiapkan adalah qiyamullail atau sholat malam. Dalam bulan Ramadhan, peluang untuk melakukan sholat tahajjud akan besar karena kita akan bangun untuk melakukan sahur. Gunakan waktu sebelum sahur untuk memohon maghfiroh kepada Allah SWT.Bacaan atau tilawah Al Quran juga harus diperbanyak karena bulan Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran dan dimana pahala akan dilipatgandakan. Akan merugilah kita bila waktu yang tersedia dalam bulan tersebut disia-siakan tidak untuk berdzikir atau membaca Al Quran. Jangan lupa, kita juga perlu membuat suasana ceria dalam keluarga kita dalam menyambut bulan penuh rahmah ini. Bersih dan rapikan rumah. Buatlah hiasan dirumah agar terasa suasana Ramadhan. Buat rencana untuk beribadah bersama keluarga seperti sholat berjamaah, buka puasa dan tadarus bersama.

Materi 2 Tiga Nasehat
Rasulullah SAW pernah memberikan tiga buah nasehat kepada kedua sehabatnya Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman bin Jabal:

“Bertakwalah kamu kepada Allah dimanapun kamu berada, dan ikutilah kesalahanmu dengan kebaikan niscaya ia dapat menghapuskannya. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak terpuji.” HR. Tirmidzi Tiga pesan Rasulullah SAW tersebut layak untuk kita perhatikan karena sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita sehari-hari. 1- BERTAQWA DIMANA SAJA Definisi dari kata taqwa dapat dilihat dari percakapan antara sahabat Umar dan Ubay bin Ka’ab ra. Suatu ketika sahabat Umar ra bertanya kepada Ubay bin Ka’ab apakah taqwa itu? Dia menjawab; “Pernahkah kamu melalui jalan berduri?” Umar menjawab; “Pernah!” Ubay menyambung, “Lalu apa yang kamu lakukan?” Umar menjawab; “Aku

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

3

MATERI KULTUM RAMADHAN
berhati-hati, waspada dan penuh keseriusan.” Maka Ubay berkata; “Maka demikian pulalah taqwa!” Sedang menurut Sayyid Qutub dalam tafsirnya—Fi Zhilal al-Qur`an— taqwa adalah kepekaan hati, kehalusan perasaan, rasa khawatir yang terus menerus dan hati-hati terhadap semua duri atau halangan dalam kehidupan. Kalau ada suatu iklan minuman ringan: “Dimana saja dan kapan saja …”, maka nasehat Nabi SAW ini menunjukkan bahwa kita harus bertaqwa dimana saja. Sedang perintah taqwa kapan saja terdapat dalam surat Ali Imron 102:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” Jadi dimanapun dan kapanpun kita harus menjaga ketaqwaan kita. Taqwa dimana saja memang sulit untuk dilakukan dan harus usaha yang dilakukan harus ekstra keras. Akan sangat mudah ketaqwaan itu diraih ketika kita bersama orang lain, tetapi bila tidak ada orang lain maka maksiyat dapat dilaksanakan. Sebagai contoh, ketika kita berkumpul di dalam suatu majelis zikir, pikiran dan pandangan kita akan terjaga dengan baik. Tetapi ketika kita berjalan sendirian di suatu tempat perbelanjaan, maka pikiran dan pandangan kita bisa tidak terjaga. Untuk menjaga ketaqwaan kita dimanapun saja, maka perlunya kita menyadari akan pengawasan Allah SWT baik secara langsung maupun melalui malaikat-Nya. 2 KEBAIKAN YANG MENGHAPUSKAN KESALAHAN Setiap orang selalu melakukan kesalahan. Hari ini mungkin melakukan kesalahan baik yang kita sadari maupun yang sadari. Oleh sebab itu, segera setelah kita melaksanakan lakukan kebaikan. Kebaikan tersebut dapat menghapuskan yang telah dilakukan. kita sudah tidak kita kesalahan, kesalahan

Untuk dosa yang merugikan diri sendiri, maka salah satu cara untuk menghapusnya adalah dengan bersedekah. Rasulullah SAW bersabda “sedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api”. Maka ada orang yang ketika dia sakit maka dia akan memberikan sedekah agar penyakitnya segera sembuh. Hal ini dikarenakan segala penyakit yang kita miliki itu adalah karena kesalahan yang kita pernah lakukan.

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

4

MATERI KULTUM RAMADHAN
Sedang dosa yang dilakukan terhadap orang lain maka yang perlu dilakukan adalah memohon maaf yang bagi beberapa orang sangat sulit untuk dilakukan. Padahal Rasulullah SAW selalu minta maaf ketika bersalah bahkan terhadap Ibnu Ummi Maktum beliau memeluknya dengan hangat seraya berkata “Inilah orangnya, yang membuat aku ditegur oleh Allah… (QS. Abasa)”. Setelah minta maaf kemudian bawalah sesuatu hadiah atau makanan kepada orang tersebut, maka kesalahan tersebut insya Allah akan dihapuskan. 3- AKHLAQ YANG TERPUJI Akhlaq terpuji adalah keharusan dari setiap muslim. Tidak memiliki akhlaq tersebut akan dapat mendekatkan seseorang dalam siksaan api neraka. Dari beberapa jenis akhlaq kita terhadap orang lain, yang perlu diperhatikan adalah akhlaq terhadap tetangga.

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka jangan menyakiti tetangganya.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ibnu Majah)

Dari Abu Syuraih ra, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda: “Demi Allah seseorang tidak beriman, Demi Allah seseorang tidak beriman, Demi Allah seseorang tidak beriman.” Ada yang bertanya: “Siapa itu Ya Rasulullah?” Jawab Nabi: “Yaitu orang yang tetangganya tidak aman dari gangguannya.” (HR. Bukhari)

Materi 3 Berdoa di Bulan Ramadhan Aturan untuk shoum di bulan Ramadhan telah ditetapkan Allah SWT dalam surat Al Baqarah dari ayat 183 sampai ayat 187. Hampir seluruh ayat tersebut terdapat kata-kata shoum:

(Al Baqarah 183)

RAMADHAN BULAN AL QUR’AN

5

Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Abussyaikh dan lain-lain). sehingga kami harus menyeru-Nya?” Nabi SAW terdiam. Pertama. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku.) Menurut Sayyid Qutb dalam kitabnya Fii Zhilalil Quran. karena Allah SWT telah berfirman ‘Ud’uni astajib lakum’ (berdoalah kamu kepada-Ku. Ibnu Abi Hatim. Menurut riwayat lain. bahwasanya Aku adalah dekat. Ibnu Marduwaih. Berkatalah salah seorang di antara mereka: “Wahai Rasulullah! Apakah Tuhan mendengar doa kita atau bagaimana?” Sebagai jawabannya. agar mereka selalu berada dalam kebenaran.MATERI KULTUM RAMADHAN •  Al Baqarah 184) (Al Baqarah 185)  Al Baqarah 187) • • Hanya ayat 186 yang tidak mengandung kata shoum: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. pasti aku mengijabahnya)” (QS 40:60). Jadi RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 6 . (Diriwayatkan oleh Ibnu Jarir. Kalau ditilik dari asbabun nuzul ayat ini adalah berkenaan dengan datangnya seorang Arab Badui kepada Nabi SAW yang bertanya: “Apakah Tuhan kita itu dekat. doa tersebut harus dipanjatkan kepada-Nya secara langsung. Dalam ayat ini juga terdapat tiga syarat untuk diterimanya suatu doa. Allah menjawab langsung tentang keberadaanNya yang sangat dekat dan langsung berfirman bahwa Dia akan mengabulkan segala doa kita. hingga turunlah ayat ini. turunlah ayat ini (Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Asakir yang bersumber dari Ali. atau jauh. sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya. maka (jawablah).” Peletakan ayat ini diantara ayat-ayat tentang shoum Ramadhan bukan tanpa maksud. ayat ini turun berkenaan dengan sabda Rasulullah SAW: “Janganlah kalian berkecil hati dalam berdoa.

urgensi dari berdoa dalam bulan Ramadhan karena hal itu meningkatkan kemungkinan doa kita diterima. makam atau pohon. Dan kalaupun berdoa akan lebih baik apabila doa tersebut diucapkan secara langsung kepada-Nya. Maka perbanyaklah kita berdoa dalam bulan Ramadhan. Tirmidzi. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 7 . Sedang syarat ketiga adalah kita harus beriman kepada-Nya agar doa kita diterima. ‘Demi keagungan-Ku. Seperti ketika seorang anak sebaiknya mengikuti nasehat/perintah orang tuanya untuk mendapatkan yang diinginkannya. tapi penempatan ayat ini menunjukkan pentingnya kita berdoa pada bulan Ramadhan. Hal ini sesuai dengan hadits nabi SAW: “Orang yang berpuasa memiliki doa yang mustajab pada waktu berbuka. Nasai dan Ibnu Majah) Demikianlah. orang yang berpuasa sehingga dia berbuka dan orang yang dianiaya.MATERI KULTUM RAMADHAN janganlah kita berdoa kepada mahluk Allah seperti jin. Semoga Allah SWT menerima doa kita. nabi SAW bersabda: “Ada tiga orang yang tidak akan ditolak doanya yaitu pemimpin yang adil. Aku akan menolongmu walaupun sesudah suatu waktu’” (Riwayat Imam Ahmad.” (Diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud) Atau dalam hadits lain. Walaupun ayat 186 ini tidak mengandung kata shoum. Doa mereka diangkat oleh Allah di bawah awan pada hari kiamat dan dibukakan untuknya pintu-pintu langit dan Allah berfirman. Syarat kedua dalam berdoa adalah kita harus memenuhi segala perintah Allah SWT.

maka Aku mendekat padanya sehasta dan jikalau ia mendekal padaKu sehasta. suatu perkara gaib terburuk yang ditunggu. maka Aku mendatanginya dengan bergegas. Jikalau hamba itu mendatangi Aku dengan berjalan. maka Aku mendekat padanya sedepa. Allah SWT berfirman “Jikalau seseorang hamba itu mendekat padaKu sejengkal. maka dari hari kehari dia akan semakin terjerumus kedalam lembah yang hitam. Kalau kita ada keinginan untuk menunda. diperlukan daya dorong yang kecil. rutin berinfaq dan bahagia kehidupan keluarganya. jangan menundanya hingga datang tujuh perkara. Semakin kita terbiasa berbuat baik.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 4 Membiasakan Berbuat Baik Dalam suatu hadits qudsi. saat bencana yang lebih dahsyat dan siksanya yang amat pedih. Permasalahan awal yang biasanya ditemukan dalam melakukan sesuatu yaitu dalam memulainya. bisa kita lihat bahwa beberapa orang mempunyai kecenderungan tertentu. usia lanjut yang membuatmu pikun. puasa sunnah dua kali seminggu dan sholat jum’at sekali sepekan. Memulai suatu aktifitas terkadang lebih berat dibandingkan ketika melaksanakannya. Apakah akan terus kamu tunda untuk beramal kecuali jika sudah datang: kemiskinan yang membuatmu lupa. padahal perbuakan baik janganlah ditunda. kematian yang tiba-tiba menjemputmu. Sebaliknya orang yang suka sholat berjamaah ke masjid. maka tundalah untuk menunda. maka semakin mudah jalan kita untuk mencapai kebahagiaan hidup. Salah satu kunci kesuksesan hidup kita adalah bagaimana kita membiasakan berbuat baik. maka beberapa ibadah dilakukan berulang dalam kurun waktu tertentu seperti sholat lima kali dalam sehari. kekayaan yang membuatmu berbuat melebihi batas.” (HR. saat kiamat. Hal ini sesuai dengan hadits qudsi diatas bahwa semakin tinggi intensitas dan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT maka semakin dekatlah kita dengan-Nya. dajjal. Tirmidzi) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 8 . Agar manusia terbiasa beribadah. maka semakin banyak terbuka pintu-pintu kebaikan yang lain. maka dia akan ramah ke tetangganya. Maka ketika kita mendorong mobil yang mogok. Setelah mobil tersesebut bergerak. Bukhari) Didalam melihat jalan hidup masyarakat di sekitar kita.” (HR. Semakin seseorang memperbanyak dan membiasakan berbuat baik. sakit yang merusakmu. akan diperlukan tenaga yang besar saat sebelum mobil bergerak. Orang yang terbiasa berbuat maksiyat. Ada juga sifat kita yang menunda perbuatan baik. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah saw: “Bersegeralah untuk beramal.

Qaaf 17) Kedua malaikat ini akan mencatat segala amal perbuatan kita yang baik RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 9 . Oleh sebab itu.MATERI KULTUM RAMADHAN Salah satu cara untuk mempermudah kita dalam memulai suatu amal ibadah adalah dengan mengetahui akan besarnya manfaat yang akan dirasakan. Bila kita bertiga. Yang Menciptakan kita selalu bersama dengan kita dimanapun dan kapanpun saja. “ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya. Al Mujadilah 7). “Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya. Bahkan beberapa pengulangan dalam Al Quran digunakan agar manusia semakin ingat. Bahkan Allah SWT teramat dekat dengan kita yaitu lebih dekat dari urat leher kita. Tetapi terkadang pencurian masih terjadi walau hansip sudah dibayar. kita juga perlu mencari ilmu secara berulang kali. Dan ulangan peringatan itu tidak lain hanyalah menambah mereka lari. maka Dia yang keempat. Qaaf 16) 2.” (QS. Al Israa’ 41) Materi 5 Pengawasan Allah (Muroqobatullah) Karena taku didatangi pencuri. seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.” (QS. ada 3 (tiga) cara yang dilakukan Allah SWT: 1. maka Dia yang keenam (QS. Hansip juga manusia! Bagaimana dengan Yang Maha Mengetahui? Allah SWT mengawasi manusia 24 jam sehari atau setiap detik tidak ada lengah. Hal ini bisa terjadi bila hansip tersebut lengah atau ketiduran. Didalam melakukan pengawasan. Bahkan untuk menguatkan hati. Segala hambatan atau godaan untuk tidak melaksanakan kebaikan tersebut akan bisa dilewatkan dengan keyakinan yang kuat. Bila kita berlima. “Dan sesungguhnya dalam Al Quran ini Kami telah ulang-ulangi (peringatan-peringatan). Tidak tanggungtanggung. Allah SWT melakukan pengawasan melalui malaikat. kita wajib untuk mencari ilmu tentang fadhilah (kelebihan) dari suatu amalan atau ibadah. agar mereka selalu ingat. Allah SWT melakukan pengawasan secara langsung. maka warga suatu perumahan menyewa penjaga atau hansip.” (QS. sehingga si pencuri bisa melakukan aksinya.

Allah SWT melakukan pengawasan melalui diri kita sendiri. 3. Malaikat Jibril menurunkan Al Quran ke dalam hati Rasulullah dan beliaupun langsung memahaminya. Hal ini disebutkan dalam Al Quran surat Al Baqarah (2) : 97. Tidak ada yang tertinggal.” (QS. membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Catatan tersebut kemudian dibukukan dan diserahkan kepada kita (QS. Al Kahfi 49). Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril.MATERI KULTUM RAMADHAN maupun yang buruk. Kita tidak akan memiliki kontrol terhadap anggota tubuh tersebut untuk memberikan kesaksian sebenarnya. dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan. “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka.” RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 10 . Yaasiin 65) Materi 6 Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran (Bagian I) Al Quran diturunkan kepada Muhammad Rasulullah SAW selama 23 tahun masa kerasulan beliau. Ketika kelak nanti meninggal maka anggota tubuh kita seperti tangan dan kaki akan menjadi saksi bagi kita. maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah. Al Quran di turunkan secara berangsurangsur kepada Rasulullah SAW dengan perantaraan malaikat Jibril. yang besar maupun yang kecil.

„ Apakah engkau meminta aku untuk melakukan apa yang Rasulullah tidak lakukan ?“ ujar beliau. Kaum muslimin saat ini masih cukup berpuas diri dengan membaca Mushaf Al Quran dan tidak memahami maknanya. Mungkin ada sebagian yang berkata mengapa perlu menghafal ? Tidakkah cukup dengan membaca Mushaf dan membaca tarjemahan ? Ternyata tidak cukup. tabi’it dan thabi’i tabiin mempelajari al Quran dengan menghafal karena jumlah Mushaf yang sangat sedikit.MATERI KULTUM RAMADHAN Kemudian Rasulullah SAW mengajarkan Al Quran itu kepada para shahabatnya. tulang dll. banyak para sahabat penghafal Quran yang syahid. Batu. Demkian Al Qur. ada berapa persen diantara mereka yang hafal Al Quran ? Berapa persen yang sedang menghafal Al Quran? Mungkin kita susah memberikan persentase karena dihitung dengan jari-jari tangan kita belum tentu genap semuanya. Dengan menghafal Al Quran ada „rasa“ (atau RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 11 . Mushaf Al Quran selesai sebanyak 5 buah. Akhirnya Abu Bakarpun dapat diyakinkan dan kemudian setuju dengan ide Umar bin Khattab. Zaid bin Haritsah pun sempat berkata : „ Apakah engkau meminta aku untuk melakukan apa yang Rasulullah tidak lakukan ?“. Mereka menuliskannya di pelepah daun daun kering. tulang dll itupun disimpan di rumah Hafsah. Pada saat Rasulullah telah wafat. Padahal membaca Al Quran baru langkah awal interaksi Al Quran. Abu Bakarpun lalu meminta Zaid bin Haritsah untuk melakukan tugas ini. banyak terjadi peperangan. Kemudian para shahabat langsung menghafalnya dan mengamalkannya. batu. Melihat kondisi ini Umarpun meminta Abu bakar sebagai khalifah untuk membuat Mushaf Al Quran. diantara teman-teman dan keluarga kita. Tapi akhirnya Zaidpun setuju dan mulai mengumpulkan shahifah-sahhifah yang tersebar di tangan para shahabat yang lain. Abu bakar sempat menolak. Al Quran sebagai petunjuk bagi kita tidak cukup dibaca tapi juga dihafal dan difahami. Bukan dengan sekedar membaca. Tapi dengan gigih Umar bin Khattab menjelaskan urgensinya pembuatan Mushaf bagi kepentingan kaum muslimin di masa yang datang. Al Quran difahami dengan menghafal. Syria. Basrah dan Kufah. Satu disimpan Utsman dan 4 yang lain disebar ke : Makkah. Jadi pada saat itu para shahabat. daun-daun kering. Bagaimana dengan kondisi zaman sekarang? Bila kita perhatikan di sekitar kita. Barulah pada zaman Khalifah Utsman bin Affan.an di ajarkan kepada para shahabat-shahabat yang lain. Pada saat itu belum ada kertas seperti zaman modern sekarang ini. Dalam peperangan Yamamah misalnya .

Dan membaca tidak diulang-ulang. Apalagi bila membacanya tidak diiringi dengan pemahaman artinya. Dan sesuai dengan ayat di Al Baqarah : 97 diatas. Materi 7 Pentingnya Menghafal dan Memahami Al Quran (Bagian II) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 12 . Al Quran itu diturunkan di hati Nabi Muhammad. kita sebagai hamba Allah. Rasa inilah yang menjadikan kita nikmat mengenal Allah. secara individual juga mempunyai kewajiban berusaha memahami Al Quran dari aslinya langsung dari firman-firmanNya. Artinya Al Quran itu konsumsi/makanan hati bukan sekedar fikiran. Kaum muslimin saat ini cukup berpuas diri dengan membaca „buta“ Al Quran dan menimba ilmu dari para ustadz. „ Rasa „ ini kurang ada juga sedikit ketika kita hanya membaca. Bukan di akal fikiran beliau. kiai dan pemuka-pemuka agama. Tanpa menghilangkan rasa hormat kepada para penyampaipenyampai risalah agama. Rasa ini didapat karena ayat-ayat yang dibaca berulang-ulang.MATERI KULTUM RAMADHAN zauk) yang diberikan Allah kepada hati kita. Efeknya sangat berbeda dengan mengulang-ulangnya. memahami kehendakNya dan ringan melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya. Pengulangan kalam-kalam suci itulah yang menjadi „makanan“ untuk hati.

Karena itu sangatlah kita memerlukan furqan yang menjadikan kita mantap mengetahui yang haq dan yang bathil. Bukankah kita pernah bingung tentang suatu masalah. Seperti yang difirmankan Allah SWT dalam surat Asy Syams ayat 8-10: “M aka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. dan Allah mempunyai karunia yang besar. dan Sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. Furqan inilah yang dibutuhkan di dalam kehidupan ketika berperang dengan bisikanbisikan syaithan yang membujuk-bujuk kita untuk berbuat maksiat dengan iming-iming duniawi yang menggiurkan. dan Kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu. Atau ilham itu sebagai furqan atau pembeda mana-mana amal yang haq dan mana-man yang bathil. Seperti disebutkan oleh Allah Azza wa Jalla dalam surat Al Anfaal ayat 29: Hai orang-orang beriman. Itulah ilham. Sebagai misal ketika kita masuk ke tempat maksiat maka hati kita akan terasa tidak enak. dan mengampuni (dosa-dosa)mu. „cling“ mememukan cara untuk menyelesaikan masalah dengan baik. tidak nyaman. Al Quran juga sebuah petunjuk/pedoman hidup bagi kita kaum muslimin : RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 13 . kemudian pada suatu saat kita.MATERI KULTUM RAMADHAN Bila kita menghafal dan mentadaburi Al Quran maka Allah akan mengajarkan kepada kita pengetahuan melalui hati kita dengan perantaraan ilham. Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Itulah peringatan dari hati kita yang bersih.“ Ilham ini dapat dirasakan dengan dalam hati kita. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu. jika kamu bertaqwa kepada Allah.

peta dan juga bertanya maka kita akan mendapat jalan pintas untuk sampai ke puncak gunung. memahami dan melaksanakan Al Quran dilakukan sebagai kewajiban indivial setiap kaum muslimin. Apakah kita dijamin akan sampai di puncak gunung semeru dengan selamat ? Kita mungkin lebih senang bertanya dengan penduduk setempat. Bila sistem ini diterpakan juga untuk bahasa Arab (sebagai media inti pemahaman Al Quran) maka ketika berumur 20-25 seorang muslim sudah mulai bisa memahami Al Quran dengan mandiri. Sebagai permisalan. Tapi hanya segelintir orang yang hafal dan faham Al Quran. Tetapi bila orang kita tanya juga kurang faham jalan ke puncak gunung. Bila kita bertemu dengan penduduk yang sangat kenal gunung semeru mungkin kita akan sampai dengan selamat. Tapi seperti dicontohkan oleh para sahabat. memahaminya dan mengamalkannya. Demikianlah renungan kita tentang Al Quran. keluarga yang dibinanya juga akan berkulaitas sehingga akhirnya sebuah masyarakat madani yang dirindukan selama ini juga dapat terwujud. Wahai saudara-saudaraku kaum muslimin. rambu-rambu dan petunjukpetunjuk oleh seorang pendaki gunung profesional. bahasa Inggris diajarkan sejak SD. menghafal. Bayangkan apabila kita akan pergi ke puncak Gunung Semeru. Semoga Allah memberikan taufik dan hidayahNya kepada kita semua sehingga kita menjadi orang-orang yang mencintai Al Quran. Tetapi kita tidak memahami petunjuk-petunjuk tersebut. memahami Al Quran bukan fardhu kifayah yang dibebankan kepada ulama. Memang solusi pemahaman Al Quran ini tidak akan dapat berhasil bila sistem pendidikan agama tidak berjalan intensif sejak dini. membaca. menghafalkannya. Bagaimana Al Quran bisa menjadi pedoman hidup seorang muslim secara individual bila membaca dan memahaminya secara tuntas saja belum dilakukan ? Dan banyak diantara kaum muslimin yang meninggal dalam keadaan belum pernah membaca dengan tuntas Al Quran. membacanya. akankah kita sampai ke puncak dengan selamat atau mungkin kita bisa tersesat ? Padahal bila kita memahami.MATERI KULTUM RAMADHAN Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya. (QS Al Baqarah : 2) Jadi intinya Al Qu’an adalah pedoman hidup. petunjuk. kiai atau ustadz. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 14 . petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. Bila secara individu seorang muslim meningkat kualitasnya. Maka kita lihat ketika lulus SMA para mahasiswa sudah bisa belajat dari diktat berbahas Inggris. Sebelum pergi kita dibekali dengan peta.

Sifat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 15 .. yang benar-benar tulen. Karena keislaman seseorang tidak cukup untuk dapat menurunkan pertolongan Allah dalam kehidupan kita di dunia. dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka (karenanya).” ? Allah yang Maha Pengasih telah menyebutkan di dalam Al Quran surat Al Anfal :2-4 Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (nikmat) yang mulia. Hanya orang-orang yang beriman sejati yang mendapatkan semua janji2Nya yaitu kebahagian dunia dan akhirat. Keislaman juga belum tentu bisa menyelamatkan kita dari siksa api neraka. Hatinya yang gemetar hatinya bila disebutkan Asma Allah Gemetarnya bisa disebabkan karena banyak hal. Dalam firman Allah SWT tersebut jelas sekali menyebutkan bahwa seorang mukmin yang Haq. karena kagum dan takluk pada Kebesaran Allah. Kebesaran dan Kemuliaan Dzat . Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 8 Keimanan yang Benar Kita sebagai orang yang memeluk agama Islam tidak boleh berpuas diri dengan predikat seorang Muslim. Bagaimanakah kriteria atau ciri-ciri orang-orang beriman yang sering dipanggil Allah dengan mesra “…yaa ayyuhal ladzina aamanu…. mempunyai ciri-ciri sebagai berikut> 1.

tidak pernah ada rasa takut dan gentar menghadapi pernak-pernik dan badai di dalam kehidupan dunia. Hari-hari orang beriman tidak pernah ada yang menjemukan. fahami dan hayati maknanya. Bisa juga gemetar karena berharap karunia surga – dunia maupun akhirat-. …. Bisa juga karena takut terhadap siksa api neraka yang sangat pedih dan terbayangkan dosa dan kebodohan yang telah dilakukan. Ketergantungannya kepada Allah dan keyakinan bahwa Allah selalu menuntun dan melindunginya menjadikan langkahnya pasti menapaki roda kehidupan. Dan rezeki juga sudah ditanggung oleh Allah Azza wa Jalla. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Pemahaman atas makna dan tafakkur pada ciptaan2Nya dan Kebesaran Asma-asma Allah itulah yang dapat menghantarkan seseorang pada “wajilat quluubukum” 2. semangat hidupnya makin membara dan semakin giat beramal shalih. Bahkan ketika melihat betapa sempurna dan hebatnya pasukan-pasukan Allah yang berupa misalnya lebah lebah dan madu yang dihasilkan. dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Setiap detik yang dilalui dipakai untuk “melihat” demonstrasi Kekuasaan Allah. Sesungguhnya Allah telah Mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. Asma Allah yang disebutkan dalam Al Quran dan hadits biasa disebut dengan 99 Asmaul Husna (bahkan lebih dari itu) menunjukkan Sifat-Sifat Allah yang Agung yang wajib kita ketahui. Putus asa tidak ada dalam kamus hidupnya. Bertawakkal hanya kepada Allah Bagi orang yang imannya Haq. maka diapun makin yakin dan kagum pada Allah. dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.MATERI KULTUM RAMADHAN maupun PerbuatanNya. bertafakkur dan kemudian bertasbih kepada Allah. Dan itu semua makin meningkatkan imannya. buni dan jagad raya alam semesta maka diapun makin tunduk dan kagum pada Kuasa Allah. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 16 . Terkadang gemetar haru mengingat sifat Kasih Sayang dan PengampunNya ataupun gemetar hati karena melihat Kebesaran ciptaanNya. Ayat dalam bahasa Arab artinya bukti. Dan bila dia melihat Kebesaran Allah dalam penciptaan langit . Bila membaca Al Quran yang menyebutkan tentang janji-janji Allah keimanannya bertambah. 3. Keimanannya bertambah bila dibacakan ayat-ayat Tuhan. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. insya Allah ada. Orang-orang yang imannya tulen bila dihadapannnya dibacakan ayat Al Quran (dalil naqli) ataupun bukti aqli yang berupa demonstrasi Kebesaran Allah dalam penciptaan makhlukmakhlukNya maka bibirnyapun berucap “ Subhanallah…”. Hidup dijalani dengan lapang dan mudah karena jalan keluar dalam tiap masalah.

berilah istirahat kepada kita semua!” Dan bukti mereka mendirikan shalat adalah akhlaknya di luar shalat. Menjaga rukun-rukunnya. Shalat tidaklah menjadi beban bagi mereka bahkan shalat merupakan saat beristirahat dari keruwetan hidup. waktunya. sunnah-sunnahnya dan juga kekhusyuannya. mengadukan beban hidup. Dan tepatlah sabda Rasulullah saat menyuruh Bilal adzan dengan berkata : “Wahai Bilal. yang tulen. Tetapi seiring dengan waktu kesulitan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 17 . Mendirikan Shalat. Bila kita belum memiliki 5 ciri ini maka kita perlu berusaha semaksimal mungkin agar kita bisa menjadi seorang mukmin sejati. pengampunan dosa-dosa dan rezeki yang halal dan berkah. Mengapa ? Karena shalat itulah yang menghalangi mereka berbuat maksiat dan mungkar. Persis seperti yang disabdakan junjungan kita Rasulullah SAW : Apabila engkau mempunyai masalah maka shalat (sunnah) lah 2 rakaat” (HR Bukhari) Mereka ini bukan sekedar melakukan shalat tapi mendirikannya. Materi 8 Teknik Menghafal dan Murajaah Al Quran Bagi para penghafal Al Quran yang pemula.MATERI KULTUM RAMADHAN 4. memohonkan kemudahan hidup di dunia dan juga kemuliaan hidup di akhirat. Shalat merupakan saat-saat yang indah bermunajat kepada Allah. menambah hafalan mempunyai kesulitan tersendiri. Apakah kita sudah mempunyai 5 ciri-ciri di atas ? Bila sudah. kita harus mensyukuri dan meminta Allah mengekalkan sifat-sifat mulia ini dalam diri kita. Harta diletakkannya di tangan bukan di hati Demikianlah ciri-ciri seorang mukmin yang Haq. Shalat menjadi obat segala masalah kehidupan. Menafkahkan rezeki yang dipunyai Ciri terakhir seorang mukmin yang tulen adalah mudahnya dia bersedekah. Semakin baik mutu shalat maka semakin tinggilah akhlak seseorang 5. Hati orang yang mukmin tidak terikat oleh harta yang dimiliki. yang dicintai Allahu Rabbi. Mereka ini adalah orang-orang yang gandrung shalat. Tapi dia juga bersedekah dalam keadaan sempit karena jalan kemudahan akan datang dengan derasnya sedekah. Semoga bahasan ini bisa menjadi jalan intropeksi bagi diri kita masing-masing. Dan mukmin sejati inilah yang mendapatkan janji Allah yaitu kemuliaan derajat. Baginya harta karunia Allah yang didalamnya ada hak fakir miskin. Sedekah adalah tanda syukur kepada Allah kerena diberi kelapangan dalam harta.

Itulah sebabnya kita sangat hafal ayat-ayat awal surat dan sering lupa pada ayat-ayat akhir surat. Kesulitan kedua adalah ketika kita „macet“ sulit bagi kita untuk mengetahui ayat selanjutnya. Ini akan ditandai dengan “macet” ketika saat memurajaah. Ini dikarenakan kita menghafal secara sekuensial/berurutan. ayat 4 gerakkan jari manis dan ayat 5 gerakkan jari kelingking. Mengapa hal ini terjadi? Hal ini disebabkan kita selalu menghafal/murajaah dari awal surat (ayat 1). Ikatlah ayat 1 sampai ayat 5 dengan mengulang-ulangnya bersamasama sampai lancar. Ketika selesai menghafalkan sebuah surat. Untuk separuh terakhir sulit bagi kita untuk mengingatnya. Hafalkan surat dengan cara memotongnya menjadi 10 ayat 10 ayat. Di dalam tiap sepuluh ayat potong-potong lagi menjadi 5 ayat-5 ayat. Kemudian hafalkan ayat 6 sampai 10 sambil menggerakgerakkan jari-jari tangan kiri sama seperti yang dilakukan oleh tangan kanan. sehingga satu ayat selalu diingat setelah ayat sebelumnya. Ketika itu kesulitan lain timbul yaitu mengulang hafalan (murajaah). Bila menghafal ayat 1 gerakkan ibu jari. ayat 2 gerakkan jari telunjuk. biasanya kita sangat hafal separuh awal dari surat tersebut. Untuk surat-surat yang agak panjang (50 ayat) dan yang panjang (diatas 100 ayat). Sekarang mengulang menghafal ayat 1 sampai 10 dengan sambil menggerak-gerakkan jari sesuai dengan nomor ayat yang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 18 . Sehingga otak kita lebih hafal ayat-ayat awal. Caranya adalah sebagai berikut : 1. Ayat-ayat setelah „ayat macet“ menjadi gelap. Ulang-ulang ayat 6 sampai 10 sampai lancar. Pada saat hafalan makin bertambah banyak. Hafalkan ayat 1 sampai lancar. Sehingga kalau ayat “sebelumnya” macet maka ayat selanjutnya menjadi hilang juga. Kegiatan ini mengikat ayat 6 sampai dengan ayat 10 4. Dalm hal ini tidak ada cara lain untuk mengingatnya selain membuka mushaf Al Qur’an. 2.MATERI KULTUM RAMADHAN ini akan terlampaui. Kemudian hafalkan secara berurut ayat 1 sampai dengan ayat 5. Lalu bagaimana cara efektif untuk menanggulangi masalah tersebut? Kuncinya adalah ketika proses menghafal sebuah surat dilakukan. 3. ayat 3 gerakkan jari tengah. ayatayat awal itulah yang lebih sering dilafadzkan dibandingkan dengan ayat-ayat yang akhir. Misalnya kita menghafal surat An Naba yang didalamnya ada 40 ayat. murajaah juga semakin berat. Gerak-gerakkan jari-jari tangan anda sesuai dengan ayat yang sedang di hafal. Lakukan sampai ayat 5.

Kondisikondisi seperti ini akan menguatkan hafalan ayat-ayat awal dan menurunkan kualitas hafalan ayat-ayat akhir. Mengatasi kasus „ayat macet“. Secara psikologis kita merasa lebih ringan.sehingga untuk surat yang panjang murajaah dapat dilakukan sepotong-sepotong di dalam shalat kita. Terakhir gabungkan semua ayat (ayat 1 sampai 40) dalam surat tsb. Manfaat dari menghafal dengan sistem potongan ini adalah: 1.kita masih tetap bisa melanjutkan ayat selanjutnya setelah kondisi eksternal tertangani. Dan di dalam memurajaah surat yang panjang kita mempunyai 3. Ulang-ulang sampai lancar Kemudian bagaimana anda murajaah sebuah surat bila kita telah menghafal secara konvensional? Bila surat tersebut ayat-ayatnya pendek maka kelompokkan menjadi 10 ayat-10 ayat. 4. Ini adalah bonus yang sangat bermanfaat untuk kita 5. Menguatkan secara merata ayat-ayat di seluruh surat. Ketika memurajaah surat-surat yang panjang dan kemudian terputus oleh kondisi eksternal – tamu datang. masakan gosong dll. Hafalkan per 10 ayat. maka selesai shalat isya kita sudah murajaah 100 ayat! Bila ditambah dengan shalat2 sunnah rawatib maka kita bisa murajaah 200 ayat dalam sehari. Dengan metoda menghafal konvensional maka kita kita harus selalu mengulangi mulai dari awal surat lagi. ayat 21-30 dan ayat 31-40. Misalnya: untuk setiap rakaat shalat kita membaca 10 ayat. Bila macet di satu ayat biasanya akan berhenti memurajaah surat tersebut karena ayat-ayat yang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 19 . Kita tidak merasa susah murajaah karena seakan-akan kita sedang menghafal surat-surat yang pendek saja. Lakukan sampai lancar. Bukan hanya ayat-ayat awal surat saja. 5. Ali Imran. anak menangis. Dan bila ditambahkan dengan shalat dhuha dan tahajjud kita bisa mnyelesaikan 286 ayat Al Baqarah dalam shalat yang dilakukan sehari semalam! 2. maka pecah 10 ayat menjadi 5 ayat-ayat. Hal ini mengikat ayat 1 sampai 10. Bila suratnya berayat yang panjang-panjang seperti Al Baqarah. 6. Hafal nomot ayat tanpa kita sadari. Ketika murajaah kita tidak selalu harus memulai dari awal surat – ayat1. Atau untuk surat yang panjang seperti Al Baqarah. telfon berdering. bila dilakukan 10 ayat untuk setiap rakaat shalat. Ini cukup bagus untuk surat An Naba yang 40 ayat. Tanpa harus mengulangi dari awal surat. Maka ketika shubuh kita sudah dapat murajaah sampai 40 ayat (sunnat shubuh 2 rakaat dan shubuh 2 rakaat).MATERI KULTUM RAMADHAN dilafazkan. An Nisaa dll. Lakukan langkah diatas untuk ayat 11-20.

yang menjunjung tinggi aspek RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 20 . 31. Sebuah ayat tidak hanya dikaitkan dengan ayat yang sebelumnya –seperti dalam sistem menghafal konvensional. Karena kita mempunyai „petunjuk/milestones“ dalam surat-surat hafalan kita yaitu ayat 1.” (QS Al-Maidah: 54) Rasulullah saw yang telah membawa perubahan superbesar dalam sejarah kehidupan manusia memulai masa kenabiannya di usia 40 tahun. Cobalah anda praktekkan dan anda akan terkejut dengan hasilnya. 21. 11. Ketika memori yang terkait dengan ayat sebelum terlupakan maka ada „ pengait“ yang lain yaitu nomor surat. Mengapa ? Karena dalam menghafal sistem ini setiap ayat independen diletakkan dalam memori otak kita. yang bersikap lemah lembut terhadap orang mu’min dan bersikap tegas kepada orang kafir. yaitu 10 ayat saja. Tetapi dengan sistem ‚potong surat’ ini kita masih tetap bisa terus memurajaah ayat-ayat setelah ayat macet ini.MATERI KULTUM RAMADHAN selanjutnya sangat bergantung pada ayat yang macet/lupa. 41 dst.tapi juga dikaitkan dengan nomornya (yang diingat secara tidak sadar dengan menggerak-gerakkan jari tangan ketika menghafal). yang berjihad di jalan Allah dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela …. Metoda ini menjadikan kita santai dan tidak stres dalam memurajaah. Dan hanya dalam 23 tahun masa kenabiannya. beliau mampu membangun dasar peradaban rabbani. Kita akan memurajaah „ayat-ayat pendek“. Materi 9 Membangun Peradaban Islam “… kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai-Nya. Bila anda melakukannya ini adalah hal yang sangat simpel. Percaya atau tidak? Anda tinggal mencoba sistem ini dan merasakan hasilnya! Melakukan metoda ini tak sesulit membaca baris-baris di atas.

yaitu pilar tanzhimi (institusional) berupa pembangunan institusi internal masyarakat yang mengatur kode etik dalam kehidupan bermasyarakat. Peradaban yang di dalamnya terbentuk struktur kemasyarakatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebenaran ilahi. Bila sholatnya dapat diterima. Kemudian yang kedua. Perubahan yang berakar pada tegaknya sistem nilai yang mengacu pada nilai-nilai transendental dan ilahiyah. Perubahan peradaban ini bisa dimulai. dengan ragam perangkatnya dengan tujuan untuk menyempurnakan potensi pribadi. maka jawaban yang paling tepat adalah karena Rasulullah menggunakan sistem ilahiyah dalam membangun peradabannya. dan bila sholatnya ditolak.” RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 21 . Pertama adalah pilar tarbawi (pembinaan dan pendidikan).MATERI KULTUM RAMADHAN superioritas hukum Islam. Materi 10 Sholat Khusu’ (Bagian I) “Amal yang pertama kali ditanyai Allah pada seorang hamba di hari kiamat nanti adalah sholat. berupa pola belajar-mengajar. akan tertolah seluruh amalnya. Kemudian pembentukan keluarga-keluarga shalihah dengan seluruh nilai dan moralitasnya. keseimbangan peran dan kewajiban antarkomponen masyarakat. Ketika ada pertanyaan bagaimana bisa dalam waktu sesingkat itu dapat terbangun sebuah sistem yang mengalami masa kejayaan selama berabad-abad. Sistem yang mengacu kepada kitabullah. Muaranya adalah perubahan peradaban. Menurut Dr Ali Abdul Halim Mahmud setidaknya ada 2 pilar pokok yang harus dibangun ketika kita ingin membangun (kembali) sebuah peradaban rabbani. Caranya dengan membangun kepribadian individu Muslim dengan Islam pada seluruh aspek kehidupan. maka akan diterima seluruh amalnya. dan institusi eksternal yang mengatur kekuasaan dan hubungan antarbangsa. Akhirnya akan terbentuk sistem masyarakat dengan seluruh interaksi sosial dan pengaturannya yang dinaungi dalam wadah institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai ilahiyah. Sistem ini integral dan komprehensif serta mampu memecahkan seluruh persoalan hidup manusia.

Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat. tidak dengan tergesa-gesa. Melembutkan hati. Tentu saja hal ini bila kita menghayati bacaan didalam duduk diantara dua sujud rabbighfirli dan wa’fu’anni. maka diperlukan waktu beberapa saat untuk sholat. Hal ini tersebut dalam QS. Solusi terhadap permasalahan kita. Terkadang hati kita menjadi keras karena kesibukan dalam bekerja atau menghadapi masalah kehidupan. Berikut ini adalah 6 hal mengapa kita perlu khusu’ dalam sholat: 1. Al Mukminun 2 dan 11: 2. yaitu masuk dalam surga firdaus. Materi 11 Sholat Khusu’ (Bagian II) Bagaimana amalan sholat kita pada umumnya? Seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW: RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 22 . 6. Hal ini akan memupuk rasa kesabaran kita. Al Baqarah 45) 3. Dengan sholat yang khusuk. Al Ankabut 45) 4. “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Menghapuskan dosa. Dengan sholat yang dilaksanakan dengan tumakninah. Dan hal ini butuh suatu kesungguhan untuk mencapainya. Mendapatkan keberuntungan yang besar. 5. kita bisa memasang strategi dalam hidup dengan memperbaiki sholat kita terlebih dahulu sehingga amalan yang lain akan mengikuti. Didalam suatu hadits disebutkan bahwa dosa-dosa kecil kita akan dihapus diantara sholat 5 waktu. Mencegah perbuatan keji dan mungkar (QS. kecuali bagi orang-orang yang khusyu’” (QS. Tahap awal untuk mencapai kekhusukan sholat adalah mengetahui kegunaan bagi diri kita apabila kita dapat melakukan sholat dengan khusuk.MATERI KULTUM RAMADHAN Kunci amal ibadah kita adalah sholat. hati menjadi lebih lunak karena kita seringnya kita berserah diri dan merendah dihadapan Allah SWT. Jadi. Memupuk kesabaran.

maka kekhusukan tersebut akan berlanjut hingga kita berdzikir. halat bisa mencegah naik turunnya hormon kortisol yang berperan sebagai indikator stres. 4. maka pakaian akan diperhatikan seperti baju koko.MATERI KULTUM RAMADHAN “Akan datang satu masa atas manusia. Ketika tasyahud akhir rasanya tidak ingin menyelesaikan sholat. 6. sholat secepat kilat tanpa tumakninah.” Banyak dari kita menganggap bahwa sholat adalah suatu perintah bukan suatu kebutuhan. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 23 . Sholeh dari Universitas Airlangga Surabaya telah meneliti bahwa sholat malam bisa meningkatkan imunitas tubuh kita. Yang sederhana saja. Ya Allah. Karena kita merasa akan bertemu dengan Yang Maha Agung. 7. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ada pendapat bahwa sholat juga merupakan sarana terbaik untuk bermeditasi. Menunggu-nunggu waktu sholat. Menangis dalam sholat. Tertanam rasa ingin berlamalama dengan Yang Maha Pengasih. Jadi sholat sering dianggap suatu beban dan hanya bersifat menggugurkan kewajiban. Setelah sholat dengan khusuk. M. 2. Sedangkan stres merupakan salah satu faktor utama pemicu penyakit. Perasaan untuk menunggu waktu sholat adalah seperti seorang perjaka yang menunggu waktu untuk bertemu yang dicinta. Berikut ini adalah 7 hasil sholat khusu’: 1. Tidak lupa minyak wangi juga dipakai agar harum ketika bertemu dengan Yang Maha Pencipta. Allahumma a’inni ala dzikrika wa syukrika wa husni ibadatika. Maka tidak heran ketika sahabat Umar ra menjual kebunnya dikarenakan terlupa sholat jamaah di masjid karena sibuk mengurus kebunnnya. Merasakan nikmatnya sholat di masjid. Mendapatkan kekhusu’an dalam berzikir. Tidak terasa air mata akan mengalir bahkan ketika sholat Dhuhur di masjid kantor. mereka melakukan sholat namun pada hakikatnya mereka tidak sholat. Kesejukan dalam sholat akan membawa hati untuk bersyukur dan mohon ampun kepada Allah SWT. Menyembuhkan penyakit. Pekerjaan rumah. Akan terasa suasana sholat di masjid lebih indah dibandingkan sholat di rumah. Sehingga. rapat atau aktifitas lain akan diberhentikan 10-15 menit sebelum waktu sholat sehingga memberi kesempatan untuk sholat berjamaah di masjid. bila kita sedang pening atau sakit gigi maka sholatlah dengan khusuk maka rasa sakit tersebut akan hilang. Betapa sering kita rasanya malas untuk sholat. termasuk kanker. mengakhirkan waktu sholat atau bahkan lupa berapa rakaat yang telah dilakukan. Merasa sedih ketika sholat akan selesai. sholat sambil memikirkan pekerjaan. 3. maka waktu sholat akan selalu ditunggu. berdialog dan mencurahkan hati ke Yang Maha Kuasa. bantulah aku dalam mengingatMu dan dan bersyukur kepadaMu dan perbaiki ibadahku. Prof. keinginan untuk sholat berjamaah di masjid akan selalu ada. kopyah dan sarung digunakan yang bersih. Terkadang dzikir yang kita lantunkan setelah sholat fardhu hanya mengalir sebatas di mulut saja tanpa penghayatan dalam hati kita. Karena sholat adalah kesempatan untuk bermunajat. Mempersiapkan sholat dengan sebaiknya. 5.

tidak perlu perantara mahluk Allah yang lain dalam berdoa. niscaya Dia akan bersama dengan harapan kita. Hal ini menunjukkan bahwa didalam bulan Ramadhan kita sangat dianjurkan untuk berdoa.”. Rasulullah SAW pernah berkata: “Akan diterima doa siapapun yang tidak tergesa-gesa. Jadi berprasangkalah baik bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa kita. Allah SWT dalam suatu hadits qudsi pernah bersabda: “Aku mengikuti persangkaan hamba-Ku”.” Didalam ayat disebutkan bahwa keberadaan Allah SWT adalah sangat dekat. Bukankah orang yang berpuasa itu doanya tidak akan ditolak seperti hadits Nabi SAW tentang tiga golongan yang tidak ditolak doanya yaitu pemimpin yang adil. bahwasanya Aku adalah dekat. Maksudnya adalah jangan cepat berkata bahwa “Allah tidak menerima doaku” setelah beberapa kali berdoa. maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepadaKu.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 12 Kiat-Kiat Agar Doa Diterima Pada suatu hari. Kita harus bersabar sampai doa kita diterima atau Allah SWT memberikan solusi lain yang lebih baik bagi kita. sehingga kami dapat munajat/memohon kepada-Nya. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. maka (jawablah). Yang menarik ayat 186 surat Al-Baqarah ini terletak diantara ayat-ayat berhubungan tentang ibadah di bulan Ramadhan. seorang Arab Badui bertanya kepada Nabi SAW: “Apakah Tuhan kita itu dekat. Ada kemungkinan Allah SWT masih menunda mengabulkan doa. orang yang berpuasa sampai dia berbuka dan orang yang didzalimi: RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 24 . Hal lain yang perlu diperhatikan dalam berdoa adalah jangan tergesa-gesa. hingga turunlah surat Al-Baqarah ayat 186: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku. atau jauh. sehingga kita semua tidak perlu untuk berteriak keras ketika memohon kepadanya. Bahkan Allah SWT lebih dekat daripada urat leher kita (Qaaf 16): Dalam ayat di surat Al-Baqarah diatas merupakan janji Allah SWT untuk mengabulkan doa bila kita berdoa kepadaNya. Yakinlah akan janji ini dan berprasangkalah yang baik bahwa doa kita akan dikabulkan. agar mereka selalu berada dalam kebenaran. sehingga kami harus menyeru-Nya?” Nabi SAW terdiam. Jadi doa itu harus dilakukan secara langsung kepadanya.

Sudah selayaknyalah kalau kita selalu membentengi diri. Dan termasuk dari mujaharah yaitu seorang berbuat dosa di waktu malam gelap mendadak pagi-pagi diceritakan pada lain orang. Program infotainment di televisi dan berita-berita di koran dan majalah-majalah serta teknologi internet selain membawa hal-hal yang positif tetapi juga memberikan dampak negatif. padahal semalam itu Allah menutupinya. walaupun Allah swt telah menutupi dosa dan aibnya. Al Mujaahirun adalah orang yang secara terang-terangan membuka dosa dan aibnya sendiri kepada orang banyak dengan tanpa rasa malu atau menyesal.” HR. Bukhari. “Semua ummatku selamat. Maka kita bisa saja. kecuali yang terang-terangan berbuat dosa (Al Mujahirun). kembali ke tempo jahiliyahan sehingga manusia selalu menuruti hawa nafsunya.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 12 Al Mujaahirun Abu Hurairah ra berkata. Muslim. tetapi pagi-pagi ia membuka apa yang ditutupi Allah itu. Hal ini sangat mengenaskan. Pada saat ini ternyata Al Mujahirun ini banyak ditemui disekitar kita. Dari sebuah penelitian (medio April 2007) disebutkan bahwa sudah beredar tidak kurang 500 video porno yang mempertontonkan remaja Indonesia yang berhubungan seksual di internet. “Saya telah mendengar Rasulullah saw bersabda. naudzubillahi min dzalik. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 25 . keluarga dan lingkungan sekitar kita terlebih dahulu dengan siraman iman dan taqwa. Apakah ini karena mereka mencontoh budaya barat atau perbuatan orang tua atau tokoh masyarakat lain? Bisa dibayangkan kalau Allah sudah mencabut perasaan malu untuk berbuat dosa pada bangsa ini. Orang inilah yang tidak akan mendapatkan ampunan Allah swt. Mereka sudah tidak malu lagi berbuat dosa.

” Sifat lupa dan motivasi yang lemah inilah kelemahan kita semua. kita sebagai manusia memiliki juga beberapa kelemahan. maka ia lupa.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 13 Lupa dan Motivasi yang Lemah Disamping banyak kelebihan. Seperti kita ketahui. Dan hal ini bisa diperburuk dengan campur tangan setan seperti hadits yang menyebutkan godaan setan terhadap orang yang sedang sholat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 26 . Dalam QS. Tetapi akhirnya nabi tercinta kita ini makan buah tersebut. Thaahaa 115 disebutkan ada dua sifat Adam as (yang juga kita miliki) sehingga terjerumus oleh godaan iblis yaitu: “Dan sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu. Dua kelemahan utama kita telah ditunjukkan oleh Allah swt dalam kisah nabi Adam as. Allah swt telah memberikan nikmat yang besar kepada Adam as untuk tinggal di surga dengan syarat tidak makan buah khuldi. Ada yang menyebutkan bahwa lupa berhubungan dengan intelectual capacity yaitu kemampuan kita untuk mengingat sesuatu. dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat.

untuk mendapatkan derajat yang sama seperti mereka telah disebutkan dalam QS. adalah menjaga agar motivasi ini terus menyala sehingga kita menjadi lebih bersemangat dalam hidup. memiliki visimisi hidup. menjauhi kebosanan dan think positively. Ramadhan merupakan sarana yang diberikan Allah SWT kepada kita untuk memotivasi kita untuk beribadah dan melakukan kegiatankegiatan positif lainnya yang diperintahkan oleh Allah SWT. kita bisa malas makan. Tugas kita sebagai seorang muslim. tetapi inginkah kedudukan kita sama dengan Abu Bakar ra? Memang kita belum tentu mati syahid. Motivasi dalam hidup kita bisa diibaratkan sebagai lilin di kegelapan. berkedudukan sama seperti Hamzah ra? tetapi inginkah kita Jawabannya: bisa. perbanyaklah meminta perlindungan Allah swt dari godaan setan agar kita tidak gampang lupa.MATERI KULTUM RAMADHAN hingga dia lupa jumlah rakaat yang telah dilakukan. Jagalah semangat hidup ini dengan banyak bersyukur. Ketika motivasi kita meredup. tidak bersemangat ataupun cuek baik untuk melakukan kegiatan positif maupun ibadah-ibadah yang diperintahkan Allah. Oleh sebab itu. Motivasi yang lemah bisa dikaitkan dengan emotional capacity yang berasal dari kemauan kita sendiri. Materi 14 Meraih Derajat Tertinggi Memang kita bukan nabi. enggan belajar sampai tidak punya ide apapun. malas bekerja. Motivasi lemah bisa dilihat dengan sikap enggan. malas. tetapi inginkah kita disejajarkan dengan Nabi Muhammad saw? Memang kita bukan orang yang jujur. Titik ekstrim dari orang dengan motivasi nol adalah ketika dia melakukan bunuh diri atau menganiaya diri sendiri. An-Nisaa’ 69: RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 27 .

yaitu: Nabi-nabi. para shiddiiqiin. marilah kita bekerja dengan kejujuran dan kepercayaan.MATERI KULTUM RAMADHAN “Dan barangsiapa yang mentaati Allah dan Rasul(Nya). dan para syuhada’. kelak pada hari kiamat akan mendapat kedudukan bersama para nabi. dan orang-orang saleh.” Jadi singkatnya: ikutilah perintah Allah dan Rasul-Nya maka kita akan meraih kedudukan seperti orang yang telah Allah beri nikmat yang besar atas mereka. Semoga kita dapat mencapai derajat yang tinggi baik di dunia maupun di akhirat kelak. Maksudnya. Materi 14 Melegalisasi Perbuatan Buruk Terkadang atau sering dalam hidup. Tapi apakah hanya itu saja caranya? Ternyata peluang yang sama juga diberikan kepada pedagang yang jujur dan dapat dipercaya seperti pada hadits berikut: Sahabat Abi Sa’id Al-khudri ra berkata. orang-orang yang mati syahid. kita mengatakan perbuatan kita benar dengan dalih yang berusaha kita cari kebenarannya. para shiddiqin. mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah. Dan dengan semangat yang tersirat dalam hadits ini. Sebagai contoh. maka kita berdalih RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 28 . Begitu besar hikmahnya bila kita bisa menjadi orang yang jujur dan amanat. kita berusaha memaafkan tindakan kita atau kata lainnya melegalisasikan perbuatan kita. Dan mereka itulah teman yang sebaikbaiknya. Timidzi dan termasuk hadis hasan). Pedagang dalam hadits ini bisa juga dimaksudkan karyawan. ketika kita menunda melaksanakan sholat ketika adzan berkumandang.” (HR. bahwa Nabi saw telah bersabda: “Pedagang yang jujur dan dapat dipercaya.

saudara-saudara Yusuf melempar Yusuf ke dalam sumur dan mereka melaporkan kepada nabi Yaqub (ayah mereka) bahwa Yusuf telah dimakan serigala. bukankah ini juga ibadah?” dan lain sebagainya sehingga begitu pintarnya kita mendapatkan alasan yang seolah alasan kitalah yang paling benar. Yusuf 18 Perkataan yang sama diulangi oleh nabi Yaqub dalam ayat 83 kepada saudara-saudara Yusuf beberapa puluh tahun kemudian. Seringlah kita bertanya pada diri kita sendiri “Apakah memang yang saya lakukan ini berbuah amal kebaikan atau berbuah kemaksiyatan?” Atau “Apakah saya mendapatkan ridho Allah dalam melakukan hal ini atau malah membuat murka-Nya. Jadi. untuk itu sering-seringlah kita berinstropeksi dan belajar Islam lebih baik lagi. bukankah kerja juga ibadah?” atau “Saya harus mengasuh anak dulu. Bagaimana agar kita tidak terjerumus pada hal tersebut? Janganlah kita terburu-buru dalam bertindak. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 29 .MATERI KULTUM RAMADHAN “Saya harus menyelesaikan tugas. Ketika itu. Pengungkapan perkataan ini secara berulang mengisyaratkan bahwa pentingnya Allah swt mengingatkan kita semua untuk tidak dengan mudah mendalihkan bahwa perbuatan kita adalah benar tanpa landasan yang benar. Maka Yaqub tidak mempercayai hal tersebut dan berkata: “Hanya dirimu sendirilah yang memandang baik perbuatan (yang buruk) itu” QS. Atau cerita lain seperti seorang pencopet atau pelacur yang melegalkan usahanya demi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarganya dengan alasan mencari nafkah merupakan ibadah!? Bolehkah kita melakukan hal tersebut? Cerita yang mirip tertuang dalam kisah nabi Yusuf dalam surat Yusuf.

Seperti cerita diatas. Dan kita tidak tahu kapan Allah akan memanggil kita meninggalkan dunia ini. Allah hanya akan menemui hambaNya yang rindu ingin bertemu denganNya. Maka bersegeralah untuk meningkatkan iman. Lakukan amal yang disenangi dan jauhi apa yang dilarang. taqwa dan amal kita.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 15 Bertemu yang Dicinta Mungkin pernah diantara kita yang lagi punya idola seorang penyanyi. kita udah pesan tiketnya jauh hari – takut kalau tidak kebagian. Sehingga kapanpun sakaratul maut menjemput: “I am looking forward to see you Allah” “Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Seharusnya kita punya keinginan yang sangat untuk bertemu dengan Allah SWT sehingga kita akan mempersiapkan untuk bertemu dengannya. tidak terpikir sama sekali. na udzu billahi min dzalik. kita juga harus mempersiapkan pertemuan dengan Sang Pencipta. Semua agenda atau janji dibatalkan demi ingin menghadiri konsernya. Bandingkan dengan bagaimana hubungan kita dengan Allah SWT. Apakah kita benar-benar mencintai Allah SWT? Mungkin kalau kita buka koleksi kaset dan CD kita tidak ada koleksi tilawah Al Quran atau shalawat atau lagu Islami. Sampai sebelum tidurpun kita masih lantunkan. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. Maka ketika penyanyi tersebut mengadakan konser dikota kita. Sudah berapa seringkah kita membaca atau mengulang hafalan Al Quran kita? Atau seringkah kita mendendangkan shalawat dikala senggang kita? Sudahkah kita mempersiapkan pertemuan kita dengan Allah SWT? Atau mungkin. Sering mendendangkannya kapan saja. Yang kita lakukan adalah mengoleksi kaset atau CDnya. Kalau kita tidak pernah berpikir ingin ketemu Allah maka kelihatannya sulit bagi kita untuk bertemu. ” QS Adz Dzariyat 50 RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 30 .

Tidak bisa kita mempunyai niat baik tapi bertindak merampas hak orang lain. Muslim). amal kita juga tidak diterima bila kita tidak mengharapkan ridha Allah. yaitu kehidupan di akhirat. melakukan sholat karena ingin dilihat mertua dan contoh lainnya. Pada kehidupan di dunia kebanyakan manusia akan memberikan penilaian terhadap manusia berdasarkan tampilan dan kekayaannya. Atau juga orang kaya lebih dihormati daripada orang miskin. Orang akan terpesona atau hormat kepada orang yang lebih cantik atau tampan. Pada fase kedua.” (HR. Sering jeritan rakyat kecil tidak digubris oleh pemerintah kita. maka akan segera dikeluarkan peraturan untuk melindunginya. Hati dan amal merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan. Bagi seorang muslim yang diutamakan adalah menjaga dua parameter yang dilihat Allah dengan tidak melupakan dua parameter yang dilihat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 31 . Sedang kalau yang meminta adalah pengusaha. Allah swt akan menilai hati dan amal perbuatan kita didunia. bahwa Rasulullah saw telah bersabda: “Allah swt tidak akan melihat kemolekan wajahmu dan kekayaanmu. Atau ada orang yang berpendapat “Yang penting ingat Allah tapi tak perlu sholat. Seperti. Hadits ini menuturkan kepada kita adanya dua parameter pada dua fase kehidupan kita yaitu di dunia dan di akhirat.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 16 Perbedaan Ukuran Dunia dan Akhirat Sahabat Abi Hurairah ra berkata. tetapi Allah akan melihat hati dan amal perbuatanmu.” Sementara itu.

Selama itu dia ingin menyaksikan Ibadah apakah gerangan yang dilakukan orang itu sehingga disebut Rasulullah sebagai penghuni Surga. Tiba-tiba muncullah laki2 Anshar yang janggutnya basah dengan air wudhlunya. Hai hamba Allah. Kata Abdullah.” Dan muncullah laki-laki yang sama. Materi 17 Tiga Malam Bersama Calon Penghuni Surga “Jika Kamu Memperoleh Keni’matan. Abdullah bin Amr bin Al-Ash R. Jadi. kemudian beliau bersabda. sehingga hampir2 aku meremehkan amalannya.A. Abdullah mengikuti orang tsb ke rumahnya dan tidurlah dia di rumahnya selama tiga malam. Tetapi selama itu dia tidak menyaksikan sesuatu yg istimewa dalam ibadah orang itu. Dia mengikat kedua sandalnya pada tangan sebelah kiri. Anas bin Malik menceritakan sebuah kejadian yang dialaminya pada sebuah majelis bersama Rasulullah SAW. jangan sekali-kali mengenyampingkan hati dan perbuatan kita karena itulah bekal kita di kehidupan yang kekal kelak. Dan minta tolong kepada laki-laki Anshar tadi untuk memberikan kepadanya pondokan selama tiga hari. “Sebentar lagi akan muncul dihadapan kalian seorang laki-laki penghuni surga”.” Esok harinya.MATERI KULTUM RAMADHAN manusia. Ketika majelis Nabi selesai. sebenarnya aku tidak bertengkar dengan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 32 . Niscaya Mereka Bersedih Hati Dan Jika Kamu Mendapat Bencana. Begitulah Nabi mengulang sampai tiga kali.” Setelah lewat 3 malam aku tidak melihat keistimewaan amalannya. Niscaya Mereka Bergembira Karenanya. mencoba mengikuti laki-laki yg disebut Nabi penghuni surga tersebut. “Akan datang seorang laki2 penghuni surga. Kemudian dia berkata kepadanya bahwa dia mempunyai masalah dengan ayahnya dan berjanji kpd ayahnya selama tiga hari tidak menemuinya. Anas bercerita.” (Al Imron: 120) Diriwayatkan oleh Ahmad dan An-Nasa’i. Rasulullah Saw berkata begitu juga. lalu aku berkata. “Pada suatu hari kami duduk bersama Rasulullah SAW.

“ Beginilah bersihnya hatimu dari perasaan jelek thd kaum Muslimin.” Memberikan hati yg bersih dan tidak menyimpan dengki thd sesama muslim kelihatannya sederhana tetapi justru amal itu yg seringkali sulit kita amalkan. beribadah karena rasa syukur kepada Allah.MATERI KULTUM RAMADHAN ayahku dan tidak pula menjauhinya. “Yang akau amalkan tidak lebih dari yang engkau saksikan. ataupun menjalin hubungan dengan Allah menurut Imam Hasan Al Bashri itu ada 3 tipe: Pertama. Hanya saja aku tidak pernah menyimpan pada diriku niat yg buruk thd kaum Muslim. Layaknya orang jatuh cinta. Materi 18 Tiga Tipe Ibadah Manusia kepada Allah Tipe ibadah manusia. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 33 . Lalu orang itu berkata. Inilah justru yang tidak bisa kami lakukan. Aku ingin memperhatikan amalanmu supaya aku dapat menirunya. Tetapi aku mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang dirimu sampai tiga kali. Inilah tampaknya yang menyebabkan engkau sampai ke tempat terpuji itu.” Ketika aku mau berpaling. Mudah2an dengan amal yg sama aku dapat mencapai kedudukanmu. menghilangkan semua alasan dan hanya cinta saja. Ibaratkan menyiram neraka dengan air cinta dan membakar surga dengan api asmara. bahwa engkau adalah penghuni surga. Maka bagi dia mulai dari melek mata sampai dengan meremnya tidak lain dan tidak bukan cuma diisi dengan rasa syukur semata. dan bersihnya hatimu dari perasaan Dengki. dan aku tidak pernah menyimpan rasa dengki kepada mereka atas kebaikan yang diberikan Allah kepada mereka. sujud dan ruku dimalam hari namun sering sangat sulit kita menghilangkan kedengkian thd sesama Muslim. amalku tidak lebih daripada yang engkau saksikan.” Lalu Abdullah bin Amr berkata. Mungkin kita mampu berdiri. Kaum sufi mengibaratkan bahwa rasa syukur ini layaknya orang mabok kepayang di dunia dan tidak perduli dengan apapun yang ada kecuali cinta Allah. Hamba yang seperti ini merasakan benar-benar bahwa apa yang ada di sekitarnya ini tidak lain dan tidak bukan menjadi ada ya karena Allah semata. kata Abdullah.” Demi Allah. dia memanggil lagi dan berkata. Maka cukuplah cinta Allah itu. Mudah2an Allah memberikan rahmatnya sehingga kita dijauhkan dari dengki.

sumbangannya. kemakmuran. Materi 19 Taqwa (1): Hakikat Taqwa RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 34 . neraka ataupun segenap ketakutan untuk berbuat salah karena kemahakuasaan Allah. neraka. Entah karena bencana. keberkahan dll) dan kalau dilanggar dapat bencinya Allah (entah direpresentasikan dengan adzab. Totalitas. tentunya akan mematuhi segala apa yang disyariatkan atau diperintahkan Allah. ataupun dia beribadah karena takut akan neraka. patuh ! Ketiga. Hati-hati sekali di dunia dan menganggap dunia ini laksana melangkah di atas jalan penuh duri. selalu dikonsultasikan dengan nalarnya demi tidak melanggar apa yang Allah sampaikan. Orang ini begitu detil dan waspada manakala segala hal kaitannya dengan melanggar sesuatu yang Allah minta. Orang yang bertaqwa dengan alasan surga. Orang yang demikian cinta kepada Allah tentunya tidak akan pernah rugi di dunia maupun di akhirat. imajinasi. makruh. Sah-sah saja mencintai dengan model salah satu diantaranya. mubah dan segalanya dia hitung. tujuan dari ketakwaan itu juga sama: kalau dilakukan dapat cinta Allah (entah direpresentasikan dengan surga. kekayaan. trauma. baru dia memilih yang itu. Semuanya dia hitung-hitung: amalnya. plus semua juga dihitung ketika dia melakukan hal-hal yang sekiranya berakibat dosa. Doanya pun barangkali isinya dimaterialkan: kemuliaan dunia akhirat. Ujung-ujungnya. adalah orang yang beribadah layaknya jual beli: dia beribadah karena tertaik dengan janji-janji Allah yang mengiming-imingi surga. Mana yang terbaik diantara ketiganya? Ternyata ketiga-tiganya boleh dilakukan dan tidak bisa diperbandingkan. tidak ada yang lebih baik ataupun lebih buruk. murka. kerugian dll). makanannya. tidak akan pernah rugi. Orang yang demikian cinta kepada Allah . dakwahnya. Allah pun menjanjikan: berbisnis dengan Aku. kecantikan dan semua-muanya. orang yang diajak bicara sampai dengan segala sesuatu yang ditemuinya. Maka diantara ketiga cara di atas. laksana budak Allah. nafkahnya dan lain sebagainya dengan akumulasi pahala yang diterima. Mulai dari kulitnya. Haram. bajunya.MATERI KULTUM RAMADHAN Kedua. keselamatan keluarga. Ketika berhubungan dengan masyarakat dan melakukan amalan pun juga dia hitung mana yang pahalanya paling besar. adalah orang yang beribadah dengan segenap ketakutan karena kebesaran Allah semata. mana bisa tidak meyakini Allah? Bagaimanapun Allah adalah Dzat yang abstrak dalam panca indera sehingga hanya percaya saja yang bisa membuat dia seolah sedang berbisnis dengan sesuatu yang nyata.

MATERI KULTUM RAMADHAN Pada setiap kesempatan dalam kehidupan kita sehari–hari kita sering mendengar kata-kata taqwa. Begitu juga dalam kehidupan para sahabat dan salafussoleh. Cukup lah kiranya. Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. Tetapi apa sebenarnya taqwa itu sendiri. jawab Umar “Apa yang anda lakukan saat itu?” “Saya bersiap-siap dan berjalan dengan hati-hati” “Itulah taqwa”jawab Ubai r. Agar ia dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dan agar ia bersabar atas segala ujian dan cobaan. Bertanya kepada Ubai bin Ka’ab tentang taqwa. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 35 . Menjawab “Bukankah anda pernah melewati jalan yang penuh duri?” “Ya”. bahkan setiap sholat Jum’at khotib selalu mengajak kepada ketaqwaan karena itu merupakan rukun khutbah. Sahabat Umar bin Khottob r. keutamaan dan pengaruh taqwa merupakan sumber segala kebaikan di masyarakat. kejahatan dan perbuatan dosa. Dalam Al Qur’an perintah dan sokongan untuk melaksanakannya banyak ditemukan. Taqwa merupakan pilar utama dalam pembinaan jiwa dan akhlaq seseorang agar dapat menghadapi tantangan kehidupan ini.a. kepekaan batin. terus menerus selalu waspada dan hati-hati jangan sampai kena duri jalanan. Berpijak dari jawaban Ubai bin ka’ab itulah Sayyid Qutb berkata dalam tafsir Fi Zhilalil Qur’an: “Itulah taqwa. Ubai r.a. rasa takut. bahkan hampir di setiap halaman pasti kita temukan kalimat taqwa.a. kekhawatiran dan keraguan. harapan semu atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. kelembutan perasaan. Ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti dan masih banyak duriduri yang lainnya”. kerakusan dan angan-angan. mengapa Islam sangat menekankan kepada pemeluknya untuk mempunyai predikat taqwa ? Taqwa sebenarnya lahir dari sebuah keimanan yang kokoh yang selalu dipupuk dengan perasaan diawasi Allah. Atau sebagaimana di katakan oleh para ulama taqwa adalah hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. merasa takut terhadap murka dan adzabnya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. sebagai satu-satunya cara untuk mencegah kerusakan.

Mu’ahadah (mengingat perjanjian dengan Allah) dalam QS An Nahl 16:91 Allah berfirman: “Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan jangan lah kamu membatalkan sumpah2mu itu sesudah meneguhkannya…” Cara mu’ahadah adalah dengan menngingat janji antara dia dan Allah untuk mengintrospeksi diri seraya mengatakan pada dirinya: “Wahai jiwaku. sesungguhnya kamu telah berjanji kepada robbmu setiap hari disaat kamu berdiri membaca”: “Hanya kepada Engkau kami beribadah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan” Dalam QS Al Mukminun :2 dikatakan bahwa “orang-orang yang khusyu dalam sholatnya mereka termasuk golongan yang menang (Taqwa)” dan dalam QS Al Ma’arij 70 : 22-23 bagi orang-orang yang konsiten dalam sholat (daimun) akan mendapatkan balasan surga dari Allah. Apakah setiap gerak dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari poppularitas atau karena dorongan ridho Allah dan mencari pahalaNya.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 19 Taqwa (2): Jalan Menuju Taqwa Ada beberapa jalan yang harus ditempuh seorang mukmin untuk mencapai sifat taqwa : Pertama. Muroqobah (merasakan kesertaan Allah) landasan muroqobah dapat kita temukan dalam surat As Syu’ara 26:218-219) yang terjemahannya “Yang melihat kamu ketika kamu berdiri dan melihat pula perubahan gerak badanmu diantara orang yang sujud” Dalam sebuah hadits ketika nabi saw ditanya tentang ihsan beliau menjawab : “Hendaklah kamu beribadah kepada Allah seolah-olah kamu melihatNya dan jika memang kamu tidak melihatNya maka sesungguhnya Allah melihat kamu” (HR Bukhori dan Muslim). Cara muroqobah adalah hendaklah sebelum memulai pekerjaan atau amal seorang mukmin memeriksa dirinya. “Kecuali orang-orang yang mengerjakan sholat yang mereka itu daim (tetap) mengerjakan sholatnya” Kedua. Jika memang karena ridho Allah maka ia akan tetap melaksanakannya RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 36 .

Sahabat Umar al faruq suatu ketika pernah disibukkan oleh suatu urusan sehingga waktu maghrib lewat sampai muncul dua bintang. bahkan sebaiknya kita memberikan sanksi dengan sanksi yang mubah. Pernah berkata : “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab. dasarnya terdapat dalam surat Al Hasyr:18 “Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat). tiada yang tersembunyi dari amal kalian barang satupun”. dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” Muhasabah berarti hendaklah seorang mukmin munghisab (menghitung-hitung) dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan apakah tujuan amalnya untuk mendapatkan ridho Allah? Atau apakah amalnya dirembesi sifat riya’? apakah dia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak manusia? Sahabat Umar bin khottob ra.MATERI KULTUM RAMADHAN walaupun hawa nafsunya tidak setuju dan ingin meninggalkannya. Ketiga. Itulah hakikat ikhlas. hakikat pembebasan diri dari penyakit nifaq dan riya’ dan orang-orang yang ikhlas (mukhlisun) adalah orang-orang yang bertaqwa. supaya kamu bertaqwa” Mu’aqobah berarti hendaklah seorang mukmin apabila menemukan kesalahan maka tak pantas baginya untuk membiarkannya. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 37 . Jika kita telah dapat menghisab diri dalam urusan yang besar maupun dan berusaha keras melakukan kholwat ( menyendiri bersama Allah) dimalam hari dengan Allah untuk melihat apa yang akan dipersembahkan di hari kiamat nanti…. Di hari itu kamu dihadapkan kepada pemeriksaan. Jadi dalam setiap pekerjaan kita hendaklah menyertakan doa-doa yang telah diajarkan atau minimal kita mengucapkan basmalah dan ketika niat kita menyimpang selalu kita koreksi terus menerus pada saat kita melakukan suatu amal atau pekerjaan. Sebab membiarkannya akan mempermudah terlanggarnya kesalahankesalahan yang lain dan akan semakin sulit untuk meninggalkannya. wahai orang-orang yang berakal. Keempat. Muhasabah (Introspeksi diri). Mu’aqobah (pemberian sanksi) dasar mu’aqobah dalam Al Qur’an di penggalan Surah Al Baqoroh:178) “Dan dalam qishosh itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu. timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang dan bersiap-siaplah untuk mengikuti pertunjukan yang agung (hari kiamat). Maka dengan demikian saudara telah melangkah menuju taqwa dan menapaki perjalanan rohani bahkan akhirnya kita akan sampai kederajat para muttaqien.

. berzikir kepada Allah dalam setiap waktu dan keadaan. adalah contoh ketidakikhlasan. Dalam hal ini cukuplah Rasulullah saw menjadi qudwah yang patut di teladani sebagaimana di riwayatkan oleh Aisyah ra : “Rasulullah saw melaksanakan sholat malam hingga kedua tumitnya bengkak.” (QS 98:5). membayangkan hari akhirat dan hal ahl yang berkaitan dengannya melalui kisah Al Qur’an dan hadits nabi. serius dan penuh semangat sehingga akhirnya ketaatan merupakan kebiasaan yang mulia bagi dirinya dan menjadi sikap yang melekat pada dirinya. Kedua tidak merasa berjasa atau berprestasi dengan amalnya. Materi 20 Ikhlash Dalam Beramal “…dan tidaklah kalian diperintah kecuali beribadah kepada Allah dengan ikhlas. “Karena sayalah Islam semerbak di kecamatan ini. Ketika Aisyah ra bertanya “Mengapa engkau lakukan hal itu? Bukankah Allah sudah mengampuni dosamu yang sudah lalu dan yang akan datang?” Rasulullah menjawab:”Bukankah sepantasnya aku menjadi seorang hamba yang bersyukur? (HR Bukhari dan Muslim) Selain itu untuk menumbuh subur kan ruhiah kita ada beberapa cara diantaranya : Dengan mengingat kematian melalui ziarah kubur. dan memperbanyak ibadahibadah wajib maupun sunnah. ikhlas ditujukan semata untuk mencari keridhaan Allah. Pertama memiliki perasaan sama bila dipuji atau dicela. bersahabat dengan orang-orang sholeh. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik” Seorang mukmin dalam beramal dan beribadah harus memaksa dirinya melakukan amal-amal sunnah (sesuai tuntunan Nabi Muhammad saw) dan dalam hal ini ia harus tegas.. Benar mencontoh Rasulullah. Berbicara tentang ikhlas ada tiga ciri keikhlasan yang perlu kita tahu. Ketiga mengharapkan pahala RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 38 .MATERI KULTUM RAMADHAN Maka setelah melakssanakan sholat maghrib beliau memerdekakan dua orang budak. dan sayalah yang pertama merintis pembinaan di kampus itu”. Tidak bangga atau gembira ketika dipuji dan tidak jengkel atau marah ketika dicela. banyak membaca dan mentadaburi (mengkaji) Al Qur’an. benarbenar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Kelima. Mujahadah (Optimalisasi) dalam QS Al Ankabut: 69 “Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhoan) Kami. Telah kita ketahui bersama bahwa syarat diterimanya amal adalah benar dan ikhlas. takziah orang meninggal atau membesuk orang sakit. Kedua syarat itu tentunya mesti mengiringi setiap amal yang kita lakukan agar kita layak memperoleh surga Allah nanti di yaumil akhir.

tapi aku ingin leherku tertusuk anak panah. sementara beramal untuk manusia itu syirik. Ada kisah populer yang disebut Shahibun Naqab (Orang yang Bercadar). Kemudian terjadi perang lagi dan sahabat Arab Badui ini ikut berperang dan terbunuh. dengan syarat: pertama. Maksudnya “ini menurut Imam Syafi’i. Keinginan kita untuk senantiasa ikhlas hendaknya jangan menjadi penghalang kita untuk menjadi gamang atau takut beramal. Lewat lubang yang dia buat itulah tentara Islam bisa mengalahkan musuh. “Sesungguhnya amal seseorang bergantung pada niat. Lalu orang bertopeng itu memberitahu bahwa dialah orangnya dan segera setelah itu dia pergi meninggalkan Maslamah. aku mati dan aku masuk surga”. lehernya terkena anak panah. “aku ikut kamu ya Rasul bukan karena ini. tidak disebut namanya. karena takut dilihat orang kemudian tidak mau beramal itu juga riya. Sehabis peperangan Maslamah meminta agar tentara yang melubangi tembok melapor padanya. dan dia akan memperoleh apa yang dia niatkan…” ( Hadits Pertama Arbain An Nawawiyah) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 39 . Seorang Arab Badui. datang kepada Rasulullah kemudian beriman mengikuti Rasul dan meminta untuk ikut hijrah sampai akhirnya ikut Perang Khaibar. kedua jangan dicatat dalam sejarah. tidak di dunia. Setelah sekian lama tidak ada yang melapor. (1) Kisah pertama. dan ikhlas terlepas dari keduanya. akhirnya datanglah seorang bertopeng menemui Maslamah.” Artinya janganlah karena takut riya kemudian kita enggan beramal. Berikut ini sejumlah ilustrasi yang mungkin dapat memantapkan azam kita untuk selalu ikhlas dalam beramal. Kisah ketiga tentang Imam Syafi’i yang memesankan kepada murid-muridnya agar janganlah menyebutkan namanya atau menghubungkan satu hurufpun kepada dirinya sebagai penguat argumentasi kebenaran. (2) Kisah kedua. “Aku akan beritahu siapa tentara yang melubangi benteng itu. ketiga jangan diberi imbalan apapun. Dalam kesempatan itulah prajurit ini masuk dengan melubangi tembok benteng (maka disebut naqab artinya lubang). Semestinya terus perbanyak amal tanpa perduli dilihat atau tidak dilihat manusia namun berusahalah untuk tidak terjatuh pada riya. … “in ajriya illa ‘alalladzii fatharani.MATERI KULTUM RAMADHAN amal itu di akhirat. Pada saat itu jasadnya dibawa kepada Rasulullah. jangan tanya siapa namanya. ini diambil dari Kitab Al Umm karya Imam Syafi’i.” Bahkan Imam Syafi’i mengatakan saya tidak pernah mendebat seseorang atau berdiskusi dengan seseorang untuk menjatuhkan dia atau untuk mengalahkan dia melainkan saya berharap ketika saya berdiskusi dengannya kebenaran muncul dari dirinya sendiri. Ketika terjadi pengepungan sebuah benteng musuh tak ada satupun sahabat yang berhasil membuka benteng itu. sesungguhnya upah kami adalah dari Allah yang menciptakan kami…” (QS 11:51). Pada saat pembagian ghanimah dia berkomentar “apa ini”? sahabat menjawab “jatah kamu yang telah disiapkan Rasulullah”. Ulama memberikan batasan : “meninggalkan amal karena manusia itu riya.” Kemudian Maslamah menyanggupi. tentang seorang prajurit di waktu peperangan di masa Umayyah yang dipimpin Maslamah bin Abdul Malik. Rasul menyolatkannya dan berdoa “ya Allah ini seorang hambamu keluar berhijrah di jalanmu kemudian terbunuh mati syahid dan aku menjadi saksi baginya.

Misalnya. sesungguhnya telah jelas (perbedaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat…. Pertama. maka tumnlah ayat ini yang melarang kaum Muslimin memaksa orang kafir untuk masuk agama Islam. sampai memerintah agar anaknya itu masuk Islam. kadangkala seseorang merasa dipaksa. masuk Islam haruslah dengan keinginan sendiri. Ia bukan hanya sudah menjadi Muslim. lalu kufur pada ayat lainnya. Sehingga. Untuk menegakkan kedisiplinan itulah. ketika seseorang sudah menyatakan diri masuk ke dalam Islam. ia mau menerima seluruh ayat di dalam Al Qura’an. menasihati. ia berusaha agar anaknya yang sudah dewasa juga masuk Islam. dituntut untuk disiplin dalam Islam dan ini berlaku dalam hal apa pun. tapi juga menjalani hidup sesuai dengan ajaran Islam dan ia rasakan kenikmatan sebagai seorang Muslim. Di sinilah seolah-olah ada unsur pemaksaan. yang menuntut orang untuk disiplin dalam menjalani kehidupan. Dalam artian. Karena itu. sebagaimana yang ditentukan oleh ketentuan Islam. meskipun anaknya sendiri. Sikap menerima terhadap apa yang terdapat di dalam Al Qur’an akan membuat seorang muslim mau memenuhi apa yang menjadi tuntunan di dalamnya. dan pada hari kiamat mereka RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 40 .Apakah kamu beriman kepada sebagian Kitab 9Taurat) dan ingkar kepada sebagian (yang lain) ? Maka tidak ada balasan (yang pantas) bagi orang berbuat demikian di antara kamu selain kenistaan dalam kehidupan dunia. tidak bisa dibenarkan. ada lima konsekuensi yang harus dilaksanakan bagi siapa saja yang telah menyatakan dirinya sebagai Muslim. berlakulah segala ketentuan di perusahaan itu terhadap dirinya yang harus dilaksanakan dengan penuh kedisiplinan. Ketika sudah sampai pada tingkat pemaksaan.. ia melamarnya dan ia pun diterima sebagai karyawan di perusahaan itu. Namun. Paling tidak. Ia pun mengajak. Padahal. sampai akhirnya ia memaksa anaknya itu untuk masuk Islam. Namun.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 21 Lima Konsekuensi Seorang Muslim Islam merupakan agama yang mengajarkan kepada umat manusia bahwa untuk menjadi Muslim tidak ada unsur pemaksaan. menerima seluruh ayat Al Qur’an. Allah SWT berfirman. anaknya tetap tidak mau. Tetapi. siapa pun yang memaksa manusia untuk masuk Islam. “TIdak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam). dari dorongan hati yang paling dalam. Demikian pula halnya dengan masuk Islam. Allah swt berfirman “…. membujuk. Karenanya. baik muatannya itu disenangi atau tidak. Hal ini karena Islam merupakan agama yang didasari oleh wahyu yang sudah termuat di dalam Al Qur’an. seseorang tidak dipaksa untuk melamar kerja di suatu perusahaan. ia sebenarnya bukan dipaksa.” (QS al-Baqarah: 256) Asbabun nuzul atau sebab turun ayat di atas terkait dengan seorang sahabat yang dulunya beragama Yahudi. Kaum muslimin diperingatkan agar tidak seperti orang-orang Yahudi yang beriman pada satu ayat. sebenamya hal itu sebagai konsekuensi dari kesediaannya untuk memasuki suatu perusahaan. Setiap Muslim harus beriman kepada Al Qur’an sebagai kitab suci yang asli. Namun. Sehingga.

sebagaimana firman-Nya “Dan sungguh.” (QS al-An’aam:153) Keempat. Bahkan. pendapat. “(QS al -Ahzaab :36) Ketiga. Maka ikutilah! Jangan kamu ikuti jalan-jalan (yang lain) yang akan menceraiberaikan kamu dari jalan-Nya. Atau meminjam istilahnya Sayyid Quthb. dia telah tersesat. apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan.” (QS : Al Baqarah :85) Menerima seluruh ayat di dalam Al Qur’an merupakan perkara yang sangat mendasar. Karenanya jangan sampai dalam kehidupannya. ketika ada RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 41 . hal yang amat dituntut sebagai konsekuensi dari tidak mencampuradukkan antara yang haq dengan yang bathil adalah meninggalkan hal-hal yang tidak islami.” (QS alBaqarah:42). seorang Muslim mencampur aduk antara yang haq dengan yang bathil itu dalam sikap. maka sungguh. bila ia mencari nafkah. dengan kesesatan yang nyata. yang menjadi konsekuensi seorang Muslim adalah meninggalkan hal-hal yang tidak islami. atau wanita menikah dengan wanita sebagaimana yang dilakukan orangorang kafir. Selanjutnya. setiap muslim harus selalu mengikuti apa yang telah ditentukan oleh Allah swt agar dapt mencapai ketaqwaan yang tertinggi. tapi juga harus menikah dengan muslimah yang salehah. yakni hidup dibawah naungan Al Qur’an. bukan lelaki menikah dengan lelaki.MATERI KULTUM RAMADHAN dikembalikan kepda azab yang paling berat. Karenanya. akan ada pilihan (yang lain) bagi mereka tentang urusan mereka. maka seorang lelaki harus menikah dengan wanita. Ketika seseorang telah menyatakan dirinya sebagai Muslim. inilah jalan-Ku yang lurus. sedangkan kamu mengetahuinya. dengan demikian seseorang akan bersedia nantinya untuk hidup sesuai dengan Al Qur’an. maka tidak pantaslah ia menjadi Muslim bila ketentuan Allah swt dan Rasul-Nya yang mulia itu diabaikan begitu saja. yang merupakan konsekuensi menjadi Muslim adalah berhukum pada ketentuan Islam. Allah swt berfirman :”Dan tidaklah pantas bagi laki-laki yang mukmin dan perempuan yang mukmin. Dua hal sangat berbeda dan saling bertentangan. Oleh karena itu. dan tingkah lakunya sehari-hari. Islam mengatur tidak hanya lelaki menikah dengan wanita. maka mencarinya harus dengan cara yang halal. Dan barang siapa mendurhakai Alah dan Rasul-Nya. Manakala seseorang tidak mau diatur dengan hukum Allah. bukan menghalalkan segala cara. Misalnya bila ia mau menikah. Karena. Allah swt berfirman ” Dan janganlah kamu campur adukkan kebenaran dengan kebatilan dan (janganlah)kamu sembunyikan. konsekuensi menjadi Muslim adalah tidak mencampur antara yang haq atau benar dengan yang bathil. bukan dengan orang kafir. Dan Allah tidak lengah terhadap apa yang kamu kerjakan. dan begitulah seterusnya. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu bertaqwa. Setiap orang yang mengaku Muslim atau mukmin amat dituntut untuk menjalani kehidupan sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasulnya. Kedua.

Seorang ulama yang bernama Ahmad bin Hasd ditanya. amalan apakah yang paling afdhal. Sungguh. Ini akan membuatnya selalu hidup dengan akhlak yang mulia.” (QS al-Baqarah: 208) Konsekuensi yang terakhir atau yang kelima adalah menunjukkan kebanggaan sebagai Muslim. dan janganlah kamu melampaui batas. ia akan menghapusnya. lringilah keburukan dengan kebaikan. berbuat baik pada mereka dan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 42 . Mengikhlaskan agama dan ketaatan kepada Allah SWT. seseorang akan selalu istiqamah atau memiliki pendirian yang kuat dalam mempertahankan nilai-nilai lslam.” (QS Huud:112) Dari uraian di atas. bahkan mereka meminta kepada Rasulullah. maka dengan tegas Allah SWT melarang yang demikian dengan firman-Nya. dan janganlah kamu ikuti langkah-langkah setan. Rasulullah saw. orang lain saja sudah meragukan keislaman kita. serta para sahabatnya. Hakim. sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orangyang bertobat bersamarnu. Allah SWT berfirman. Sungguh. Sehingga. serta bagaimana pun situasi dan kondisinya. “Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar). 2. atau sekadar pengakuan yang jangankan Allah SWT. beliau menjawab: “Apabila seseorang berusaha menjaga rahasianya. pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik. di mana pun ia berada. ia akan selalu menunjukkan kepribadian atau identitas keislamannya. masih ada waktu untuk memperbaiki keislaman kita masingmasing. Materi 22 Amalan-Amalan Hati (Bagian pertama) Upaya untuk memperbaiki amalan hati termasuk hal yang sangat penting dan kewajiban yang sangat ditekankan serta merupakan taqarrub dan ketaatan yang mulia dalam agama kita. ia musuh yang nyata bagimu. Serta. berusaha memperbaiki hatinya. di antaranya: 1. begitu juga kita hendaknya selalu memberi nasehat kepada para hamba-hamba Allah. Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. dan al-Baihaqi) Dengan kebanggaannya sebagai Muslim. Amalan-amalan hati itu banyak macamnya. Karena itu. Karenanya. “Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah ke dalam Islam secara keseluruhan.” (HR Ahmad. at-Tirmidzi. sebagaimana yang telah ditentukan ajaran lslam. bersabda. kita bisa menilai sendiri apakah kita sudah menjadi Muslim yang sesungguhnya. menegakkan hatinya untutk senantiasa berada ditempat-tempat yang dicintai dan diridhoi oleh Allah SWT serta menghilangkan dan membersihkan hati dari segala hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah SWT. menjaga hati dan jiwanya agar tidak berpaling dari Allah SWT” Sepantasnyalah setiap muslim untuk selalu memperhatikan hatinya. “Bertakwalah kamu kepada Allah di mana saja kamu berada.MATERI KULTUM RAMADHAN sekelompok sahabat yang dahulunya beragama Yahudi masih juga ingin menjalankan ibadah dalam Yahudi. Ini pula yang amat ditekankan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad saw. Bangga sebagai Muslim berarti seseorang merasa senang menjadi Muslim. Selalu setia kepada Allah SWT.

Inilah amal-amal yang selalu menjadi pusat pandangannnya Allah terhadap hamba-hamba-Nya. Takut pada Allah diwaktu sendiri. Artinya :”Tidak ada Tuhan selain Engkau. pasrah dan berserah diri pada-Nya. bacaan yang bagus dibaca adalah doanya nabi Yunus ketika dia berada didalam perut ikan. kewajiban kita pada ilmu ada 2 yaitu mengamalkan dan menyampaikan”. Ada seroang sahabat bertanya. Tapi disini juga kita dianjurkan untuk berusaha terlebih dahulu. itu lebih baik kita pilih dari pada kafir terhadap Allah. Sebagaimana firman Allah QS. karena kita belum sempurna. kehidupan yang sempit. Ridho pada Allah. kecuali kalau kita sudah sempurna. 3. 4. Begitu juga pada saat kita merasa kesukaran. 7. Termasuk juga bacaan yang bagus dibaca.Ada seorang ulama mengatakan bacaan ini bagus dijadikan do’a apabila kita merasakan ada ancaman-ancaman yang membahayakan . maupun ditengah-tengah orang banyak. apakah do’a ini hanya diperuntukkan kepada Nabi Yunus ? Rasulullah bersabda : Bahasanya do’a ini untuk semua orang-orang beriman. Mengkhusyu’kan hati kita pada saat mendengarkan ayat-ayat Allah sebagaimana firmanNya dalam surah Al-Anfal ayat 2. Kesiapan kita untuk menderita dengan penderitaan seberat-beratnya. maka tidak ada orang yang akan memberi nasehat” Perkataan syekh Ibrahim: “Jangan sampai kita menyatakan kita tidak ingin berda’wah. Menerima semua aturannya dan segala konsekuensinya dengan hati yang ridho. lalu ia hanya bisa duduk dan diam tidak bisa bergerak. sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim “(QS. saat rasa takut menimpa kita ialah: “Cukuplah Allah bagi kami dan Dialah sebaik-baik pelindung”.MATERI KULTUM RAMADHAN hendaknya kita selalu membersihkan hati kita terhadap manusia dari segala macam sifat dengki. Jadi amalan hati yang baik adalah tawakkal. Selalu berusaha untuk menghadirkan rasa takut dalam berdzikir kepadaNya. karena sesungguhnya mereka itu hanya melihat/memperhatikan kamu secara lahiriahmu. Mu’min ayat 44 “…. 5. Perasaan seorang hamba yang selalu merasa adanya kebersamaan Allah (ma’iyatullah). roman muka kamu. 8. sebelum bertawakkal. kita serahkan pada Allah SWT. kata beliau. maka hendaklah kamu menasehati hati kamu. Dan aku menyerahkan urusanku kepada Allah. sesungguhnya Allah maha melihat akan hamba-hambanya”. iri hati dan lain-lain. namun Allah selalu melihat hatimu”. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 43 . begitulah seharusnya kita terhadap Allah SWT. Islam sebagai agama kita dan Muhammad sebagai Nabi dan utusan Allah. dia hanya pasrah kepada tuannya. atau urusan kita selalu sukar atau sulit. Maha suci Engkau. jangan kamu tertipu dengan banyaknya orang dihadapan kamu. Ya Rasulullah. Bagaimana kita memantapkan rasa tawakkal kita pada Allah SWT kita menyandarkan diri sepenuhnya kepada Allah Segala urusan. 6. Perkataan ulama bernama Abu Hafsah : ” Apabila engkau duduk dihadapan manusia. Dalam sebuah kitab : Tawakkal ibarat seekor kuda yang diberikan beban yang berat. Perkataan Umar bin Abdul Azis: “Andaikata kita tidak boleh memberi nasehat. tetapi yang Allah pandang adalah hati kamu”.AlAnbiya:82). Dalam satu hadits Nabi : “Sesungguhnya Allah tidak memandang bentuk tubuh kamu. Tuhan kita .

4. di antaranya: 1. jika ke-3nya dimiliki maka kita akan merasakan manisnya beriman. Lebih memilih kecintaan kepada Allah dan RasulNya.MATERI KULTUM RAMADHAN Materi 23 Amalan-Amalan Hati (Bagian Kedua) Upaya untuk memperbaiki amalan hati termasuk hal yang sangat penting dan kewajiban yang sangat ditekankan serta merupakan taqarrub dan ketaatan yang mulia dalam agama kita. Segala gerak kita. Siapa-siapa yang mempunyai perasaan sedih atas penderitaan orang-orang beriman. beliau tidak pusing atau benci. pengawasannya. juga kita tidak condong/berpijak/mengidolakan orang-orang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 44 . penglihatannya. yaitu: ” Ia mengutamakan lebih mencintai Allah dan Rasul-Nya. ini berarti tandaanda adana keimanan dalam hatinya. amalan apakah yang paling afdhal. Siapa yang memiliki sifat ini. kalau seseorang itu selalu memberikan kepeduliaan kepada orang-orang beriman baik harta maupun tenaga. ” Malu termasuk bagian dari iman. menegakkan hatinya untutk senantiasa berada ditempat-tempat yang dicintai dan diridhoi oleh Allah SWT serta menghilangkan dan membersihkan hati dari segala hal-hal yang tidak diridhoi oleh Allah SWT. maksud dari Allah itu dekat bukan zatnya tapi ilmunya. badan dan tenaga kita. Malu melakukan perbuatan buruk. karena dia merasa kehadiran Allah disetiap waktu dan hidupnya. 8. Cinta karena Allah dan benci karena Allah. menjaga hati dan jiwanya agar tidak berpaling dari Allah SWT” Sepantasnyalah setiap muslim untuk selalu memperhatikan hatinya. Peduli kepada orang lain. Adapun Allah itu Maha Tinggi dan tidak ada satupun diatasnya. beliau menjawab: “Apabila seseorang berusaha menjaga rahasianya. Amalan-amalan hati itu banyak macamnya. 3. malahan dia berdakwah dalam penjara. Akhlak yang baik (khusnul Khuluk). Sifat hati yang sangat mulia. ” Ia benci kembali pada kekafiran sebagaimana ia benci dilemparkan kedalam neraka. Memberi sesuatu karena Allah dan menahan sesuatu karena Allah. banyak perasaan malunya. Selalu merasa adanya kehadiran Allah disetiap kehidupannya. 7. maka ia telah memiliki bibit keimanan dalam hatinya. Tapi kita juga tidak boleh berfaham (dari kalimat Allah itu dekat) bahwa Allah dimana-mana. 5. berusaha memperbaiki hatinya. 6. diam kita selalu diperuntukkan karena Allah dan kelapangan hati kita dalam mentaati Allah baik berupa harta. Dalam satu hadits Nabi menyatakan: Ada 3 hal. Merasa kecewa jika ada perbuatan maksiat yang dilakukan ditengahtengah kita. ” Iman dan malu selalu bergandengan. 2. dari pada kecintaan selain keduanya. Seorang ulama yang bernama Ahmad bin Hasd ditanya. Merasa senang dan gembira kalau sempat melakukan kebaikan dan perasaan sedih jika ia melakukan dosa dan hal-hal yang dilarang oleh Allah SWT. amalan hati yang sangat baik dimana dia mencintai orang lain seperti dia cintai pada dirinya sendiri. ” Mencintai seseorang/sesuatu karena Allah. Sifat hati yang mulia. contoh: ketika Nabi Yusuf dipenjara. 9. terutama malu melakukan hal-hal yang tidak sepantasnya dilakukan.

kebangkitan. Keyakinan ( al-i’tiqodi) QS Al Baqoroh ayat 255 “Allah. Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram”. karena sesungguhnya mereka itu hanya melihat/memperhatikan kamu secara lahiriahmu. 1. pengawasan-Nya. Yakni sikap moral manusia terhadap Allah. surga. jin. Dalam suatu hadits Nabi bersabda : “Seseorang itu bersama orang yang dicintai. roman muka kamu. Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”. nama dan sifatnya. pembalasanNya di dunia dan di akhirat. Inilah amal-amal yang selalu menjadi pusat pandangannnya Allah terhadap hamba-hamba-Nya. hisab. iblis. atentang alam ghaib. kecuali kalau kita sudah sempurna. malaikat. dan Allah Maha Tinggi lagi Maha besar.MATERI KULTUM RAMADHAN kafir. neraka dan hal-halghaib lainnya. dan QS Ar Ra’d ayat 28“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. sahabatnya dan orang-orang shaleh. kehidupan sesudah mati. Dalam satu hadits Nabi : “Sesungguhnya Allah tidak memandang bentuk tubuh kamu. namun Allah selalu melihat hatimu”. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. maka tidak ada orang yang akan memberi nasehat” Perkataan syekh Ibrahim: “Jangan sampai kita menyatakan kita tidak ingin berda’wah. tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu. Akhlak (al-akhlaqi) QS Al A’raaf ayat 96 “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhlukNya). kekuasaan wewenang dan hak-hakNya. semua dijelaskan tuntas dalam aqidah Islamiyah. Ingatlah. tetapi yang Allah pandang adalah hati kamu”. siddiqin. tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izinNya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. Perkataan ulama bernama Abu Hafsah: ” Apabila engkau duduk dihadapan manusia. jangan kamu tertipu dengan banyaknya oang dihadapan kamu. maka hendaklah kamu menasehati hati kamu. setan. kata beliau. karena kita belum sempurna.” yakni keyakinan tentang Tuhan. kewajiban kita pada ilmu ada 2. syuhada. tentang nabi dan Rasul. yaitu mengamalkan dan menyampaikan”. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 45 . Materi 24 Konsep Islam (Bagian Pertama) Islam memberikan konsepsi yang lengkap dan sempurna tentang seluruh aspek kehidupan (minhajul hayah) dengan konsepsi yang benar. tidak mengantuk dan tidak tidur. dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya. dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. 2. Perkataan Umar bin Abdul Azis: “Andaikata kita tidak boleh memberi nasehat. alam barzah.” maka jadikanlah idola kita Rasulullah.

(Itulah) agama yang lurus. Islam secara sempurna menyentuh aspek ini sehingga melahirkan generasi yang lembut. “Sungguh Allah Telah memberi karunia kepada orangorang yang beriman ketika Allah mengutus diantara mereka seorang Rasul dari golongan mereka sendiri.MATERI KULTUM RAMADHAN dirinya. QS Ali ‘Imran surat ke 3 ayat 164. sesama manusia dan alam semesta. manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantara pengaruh lingkungan. QS Asy Syu’araa’Surat 26 ayat 192 – 195 yaitu “192. sensitif.194. Yakni tindakan psikomotorik yang bersumber dari aqidah dan akhlak-Nya. dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? dan Hanya kepada-Nya-lah kami menyembah”. 4. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 46 . kalau ada manusia tidak beragama tauhid. Sistem Islam mengarahkan agar budaya perilaku manusia menjadi mulia dan terhormat. 195. 3. Perasaan (asy-syu’uri) QS Ar Ruum ayat 30 “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah. dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab dan Al hikmah.” Yakni perilaku jiwa dalam merespon segala sesuatu.*) Shibghah artinya celupan. Maka hal itu tidaklah wajar. Pendidikan (at-tarbawi) QS Al Baqoroh surat ke 2 ayat 151 “ Sebagaimana (Kami Telah menyempurnakan nikmat kami kepadamu) kami Telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah. (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Dan Sesungguhnya Al Quran Ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta Alam. Dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril). Ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan. serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui”. tegas dan welas asih sesuai konteks yang melatarbelakangi. Shibghah Allah: celupan Allah yang berarti iman kepada Allah yang tidak disertai dengan kemusyrikan. membersihkan (jiwa) mereka. dan Sesungguhnya sebelum (kedatangan Nabi) itu. Tingkah laku (as-suluki) QS Surat Al Baqoroh ayat 138 “Shibghah Allah*). Dengan bahasa Arab yang jelas. yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah. Materi 25 Konsep Islam (Bagian Kedua) 5. tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” fitrah Allah: maksudnya ciptaan Allah. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. 193. Aqidah islamiyah akan membentuk kesadaran untuk sealu berbuat yang terbaik dan menghindari yang buruk”. Perasaan sangat dipengaruhi oleh aqidah dan akhlak.

“Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka. Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina). dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. Islam mengatur agar kegiatan ekonomi itu bukan untuk memenuhi kesengangan sesaat. dan mereka Itulah orang-orang yang fasik. manusia melakukan kegiatan ekonomi. 6. 9. 3.MATERI KULTUM RAMADHAN mereka adalah benar-benar dalam kesesatan yang nyata. jika kamu beriman kepada Allah. atau perempuan yang musyrik.” 7. dan Sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata:” Islam sebagai pedoman hisup harus dipahami dengan baik dan diwariskan pemahamannya kepada generasi penerus agar mereka tidak sesat. dan yang demikian itu diharamkan atas oran-orang yang mukmin[1028] 4. Sosial (Al-ijtima’i) Contoh konsep Islam mengenai hubungan sosial misalnya dapat kita ambil dari Surat An Nur surat ke 24 ayat 2-10 yaitu “Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina. Kecuali orang-orang yang bertaubat sesudah itu dan memperbaiki (dirinya). prosestersebut hany berhasil melalui pendidikan yang Islami. Maka deralah mereka (yang menuduh itu) delapan puluh kali dera. Maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera. yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka. (niscaya kamu akan mengalami kesulitan-kesulitan).” QS surat Al Jumu’ah ayat 2. 6. Sesungguhnya dia adalah termasuk orangorang yang benar. 8. namun menyiapkan kebahagiaan sejati di dunia dan di akhirat nanti. Dan (sumpah) yang kelima: bahwa laknat Allah atasnya jika suaminya itu termasuk orang-orang yang benar. dan hari akhirat. 7. Ekonomi (al-iqtishadi) Untuk menunaikan tugas-tugas dan agar bisa bertahan hidup. Maka persaksian orang itu ialah empat kali bersumpah dengan nama Allah. jika dia termasuk orang-orang yang berdusta[1030]. 10. 5. Dan Andaikata tidak ada kurnia Allah dan rahmat-Nya atas dirimu dan (andaikata) Allah bukan Penerima Taubat lagi Maha Bijaksana. padahal mereka tidak ada mempunyai saksisaksi selain diri mereka sendiri. Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. dan janganlah kamu terima kesaksian mereka buat selamalamanya. Dan (sumpah) yang kelima: bahwa la’nat Allah atasnya. Dan orang-orang yang menuduh wanitawanita yang baik-baik[1029] (berbuat zina) dan mereka tidak mendatangkan empat orang saksi. Istrinya itu dihindarkan dari hukuman oleh sumpahnya empat kali atas nama Allah Sesungguhnya suaminya itu benar-benar termasuk orang-orang yang dusta. dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah. Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina. mensucikan mereka dan mengajarkan mereka Kitab dan hikmah (As Sunnah). dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik. Materi 26 RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 47 .

yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu. Politik No”. untuk tiap-tiap umat diantara kamu. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya. Karena pemahaman politik yang sejatinya. disebut dengan “Jihad Siyasi” (Perjuangan Politik). Begitu juga mampu memelihara identitas atau jati diri bangsa yang bertumpu pada pondasi spirituil dalam aspek sosial budaya. Seruan dan anjuran kepada umat Islam untuk kembali ke barak atau ke dunia dakwah saja dengan pemahaman yang sempit. Dengan Islam Allah mengatur bagaimana seharusnya politik dan berpolitikitu. Bukankah seruan ini seperti orang yang mengatakan dulu: “Islam Yes. Sebuah adagium yang dulu merupakan musuh bersama umat Islam dan da’i yang mengajak kembali manusia kepada Islam secara kaffah atau komprehensif. baik sebagai subyek maupun obyek. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 48 . yaitu berpolitik yang hanya dimaksudkan untuk memperoleh dan mempertahankan kekuasaan. Yang berakhir kepada pemeliharaan aset-aset negara dan pendayagunaan kepada masyarakat yang lebih luas. niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja). sekiranya Allah menghendaki. tidak sama dengan pemahaman selama ini dalam ilmu politik secara umum. membenarkan apa yang sebelumnya. Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang Telah datang kepadamu. halal menjadi haram. Oleh karenanya. kita tidak akan lepas dari masalah politik. pengusaha. ketidak jujuran. khianat. seluruh aktivitas yang berkaitan dengan gerakan berpartai dan berpolitik. Dalam bahasa Salah soerang ulama Imam Hasan Al-Banna.MATERI KULTUM RAMADHAN Konsep Islam (Bagian Ketiga) 8. perjuangan ini disebut “Ishlahul Hukumah” (Perbaikan Pemerintahan). karena alasan bahwa dunia politik adalah dunia “rawan dan beranjau”. dunia yang sarat dengan kebohongan. Keberhasilan dan kesuksesan berpolitik atau jihad siyasi harus berimpact kepada dimensi kehidupan yang lain. Tarbiyah siyasiah yang bermakna pendidikan atau pembinaan politik adalah sangat penting dipahami oleh setiap muslim. Berkuasa untuk melayani umat.” (Al-Maidah:48) Sebagai khalifah Allah di buim. haram menjadi halal. Dakwah yang bertujuan menyeru manusia untuk kembali kepada nilai-nilai Islam secara komprehensif bisa dilakukan oleh siapapun di manapun ia berada dan apapun profesinya. gunjing-menggunjing. Apakah ia seorang ekonom. Yang berujung kepada pencerdasan anak bangsa dan pencetakan generasi rabbani. lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang Telah kamu perselisihkan itu. Akan tetapi kita berpartisipasi dalam politik untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran ilahiah dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. adalah sebuah seruan kemunduran dalam berdakwah. Harus berimpact kepada dunia pendidikan dan dakwah. tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu. kami berikan aturan dan jalan yang terang. atau menyetujui demokrasi yang merupakan produk Barat. Harus berimpact kepada dunia ekonomi dan sosial budaya. Maka berlombalombalah berbuat kebajikan. dan memimpin untuk memperbaiki sistem yang tidak berpihak kepada nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Politik (as-siyasi) Dan kami Telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran.

Apa yang ada dalam hati akan dicerminkan dalam perkataan dan perbuatan. Akar keyakinannya menjulang kuat ke tanah. baik perdata maupun pidana selama tidak bertentangan dengan Qur’an dan sunnah Rasulullah. 2. Dalam hadist Bukhori digambar oleh Nabi SAW bahwa: “Ilmu (hidayah) yang Aku bawa ibarat air hujan. Allah. Militer (al-’askari) Manusia perlu menyiapkan mempertahankan eksistensinya kekuatan untuk memperoleh dan 10 Peradilan (al-jina-i) Manusia diberi hak membuat aplikasi hukum dan perundang-undangan. hati orang kafir (QS 2: 7) dan hati orang munafiq (QS 2: 10). tidak menumbuhkan juga tidak menampung”. akan tetapi dunia politik merupakan salah satu lahan dakwah 9. ada tanah yang tidak menumbuhkan hanya menampung air. membagi hati manusia menjadi tiga. buruh. Sedangkan hati orang mu’min itulah yang dimaksud Rasulullah SAW sebagai tanah yang subur yang dapat menumbuhkan pohon keimanan yang baik. Jadi dakwah bukan suatu yang antagonis dengan dunia politik. Dibenarkan dengan hati (at-tashdiiqul bil qolbi) Hati adalah lahan menyemai benih-benih keimanan. birokrat. yaitu hati orang mu’min (QS 26: 89). teknokrat. Diikrarkan dengan lisan (al-iqrarul bil lisani ) Syahadah diucapkan dengan lisan dengan penuh keyakinan. tetapi mencakup 3 hal: 1. Hati orang kafir yang tertutup dan hati munafik yang berpenyakit takkan mampu membenarkan keimanan (at-tashdiiqu bil qolb). ada jenis tanah yang gersang. 3.MATERI KULTUM RAMADHAN pendidik. ada jenis tanah yang subur menumbuhkan tanaman. politikus (aleg) dan eksekutif (menetri) bahkan seorang presiden sekalipun. petani. Semua yang keluar dari lisan digerakkan oleh hati. Perbuatan (al-‘Amalul bil Arkaan) RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 49 . Semua perkataan yang keluar dari lisan mu’min senantiasa baik dan mengandung hikmah. dalam al-Qur’an. serta buah nilai-nilai ihsannya dapat bermanfaat untuk manusia yang lain. Materi 27 Hakikat Iman Keimanan itu bukanlah angan-angan.

sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah. Materi 27 Indikator Kebahagiaan Dunia Ibnu Abbas ra. lahir dari keyakinan terhadap perlindungan Allah dan ganjaran Allah yang Maha sempurna. dimana ia pernah secara khusus didoakan Rasulullah SAW. sikap istiqomah merupakan proses yang terus berjalan bersama keimanan. tidak akan diterima amalnya. Suatu hari ia ditanya oleh para Tabi'in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. baik di dunia dan akhirat. Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona'ah). Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu : "Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 50 . selain itu pada usia 9 tahun Ibnu Abbas telah hafal Al-Quran dan telah menjadi imam di mesjid. tidak ada stress. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW. Karena munafik memiliki tiga tanda: bila berbicara ia berdusta. Perkataan. Orang yang optimis akan tentram akan kemenangan hakiki. Lawannya adalah sifat bersedih hati. Seseorang yang hanya bisa mengucapkan dan mengamalkan tanpa membenarkan di hati. Ketiga karunia Allah kepada orang mustaqim akan dilengkapi Allah dengan anugerah kebahagiaan hidup (as-Sa’aadah). Lawan keberaniaan adalah sifat pengecut. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan dalam QS 41:30. yang lahir dari keyakinan kepada Allah. bila diberi amanah ia berkhianat.  Ketenangan (al-Ithmi’naan). Sifat seperti itu dikategorikan sebagai orang munafik. Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur. Jawab Ibnu Abbas ada 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia. Berani menghadapi resiko tantangan hidup.MATERI KULTUM RAMADHAN Perbuatan (amal) digerakkan atau termotivasi dari hati yang ikhlas dan pembenaran iman dalam hati. yaitu : Pertama. teguh dan konsisten. tetap. yang lahir dari keyakinan bahwa Allah akan selalu membela hamba-Nya yang mustaqim secara lahir bathin. yaitu mendapatkan keridhoan Allah (mardhotillah). Ketiganya akan melahirkan sifat istiqomah. Mu’min mustaqim akan mendapatkan karunia dari Allah berupa:  Keberanian (asy-Syajaa’ah). bila berjanji ia ingkar.  Optimis (at-Tafaa’ul). siap berjuang meskipun akan mendapatkan siksaan. sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan. inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. yang selalu bicara dengan lisannya bukan dengan hatinya. pembenaran di hati dan amal perbuatan adalah satu kesatuan yang utuh.

saya dari Yaman. ketika sholat. Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah. walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh. Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah. Al auladun abrar. Bila ia tetap "bandel" dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi. selain itu sisanya saya selalu menggendongnya" . Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita. yaitu pasangan hidup yang sholeh. ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya. yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah. Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh. apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?" Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu. kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita. akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya. Dalam sebuah haditsnya. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah. dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Al biatu sholihah. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. tapi anakku ketahuilah.MATERI KULTUM RAMADHAN kita". Keempat. yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita. atau ketika istirahat. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Ketiga. saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Al azwaju shalihah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh. anak yang berbakti. Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. yaitu anak yang soleh. cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh. kamu anak yang soleh. Kedua. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh. Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 51 . haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Bila sedang diberi kemudahan.

semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. "Namun sayang makanan. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. maka hatinya semakin bersih. Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh. Kelima.MATERI KULTUM RAMADHAN wajahnya. semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya. al malul halal. yaitu umur yang baroqah. Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh. hati yang "hidup" adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam. bagaimana doanya dikabulkan". yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya. Inilah semangat "hidup" orangorang yang baroqah umurnya. Semangat memahami agama akan meng "hidup" kan hatinya. atau harta yang halal. sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya. suci dan kokoh. Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah. Keenam. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya. kata Nabi SAW. "Kamu berdoa sudah bagus". Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya. maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. Ketujuh. Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Semakin ia belajar. Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh. minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini. Tafaqquh fi dien. Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan. iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). maka berbahagialah orang-orang yang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 52 . atau semangat untuk memahami agama. hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata.

Lantas apa yang dapat kita lakukan saat ini untuk meneladani tradisi sahabat tadi ? Ada 10 panduan yang perlu kita perhatikan : 1. sehingga anak semakin menyadari akan keistimewaan Ramadhan dibandingkan bulan lainnya. Maka mendidik anak untuk berpuasa Romadhan menjadi kewajiban keislaman yang integral bagi para orang tua. Dibuat sedemikian rupa sehingga bulan Ramadhan adalah hari-hari yang paling indah untuk dikenang sang anak hingga mereka remaja dan dewasa.MATERI KULTUM RAMADHAN umurnya baroqah. Menyambut Ramadhan dengan keriangan dan keceriaan. dapat juga dengan cara memberi dekorasi yang khas pada kondisi rumah. Ini tentu akan lebih mudah tercapai jika ada peran serta RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 53 . Seperti yang dituturkan shahabiyah Rubayyi’ binti Mu’awwiz tentang bagaimana cara mereka mendidik anak-anak mereka berpuasa Asyura (sebelum diwajibkan puasa Romadhon: " …dan kami melatih anakanak kami yang masih kecil untuk berpuasa. Demikianlah pesan-pesan mengenai 7 indikator kebahagiaan dunia. maka kami bujuk dengan mainan itu terus hingga tiba waktu berbuka" (HR. Jika pengkondisian ini dilakukan berulang-ulang sejak sebelum Ramadhan tiba. Apabila diantara mereka ada yang merengek minta makan. Materi 28 10 Langkah Mengisi Ramadhan Bersama Anak Shaum (puasa) Ramadhan adalah salah satu pilar dari Rukun Islam. dari Ibnu Abbas ra. sangat mungkin akan tumbuh niat yang kuat pada anak untuk berpuasa Ramadhan. 2. Hal ini akan menstimulus mereka untuk berpuasa. Rasulullah telah menasehati Abdullah bin Mas’ud untuk menyambut Ramadhan dengan wajah yang berseri tidak cemberut. Kami bawa mereka ke masjid dan kami buatkan mereka mainan dari bulu. kita dapat mengetahui bahwa para sahabat memberikan perhatian yang serius dalam melatih putra-putri mereka untuk membiasakan berpuasa. Dari riwayat diatas. Para sahabat Rasul telah mendidik putra-putri mereka yang masih kecil untuk berpuasa. Jika kita perluas keceriaan tadi. Bukhari Muslim). Melakukan pengkondisian menyambut Ramadhan dengan memberi bekalan pemahaman yang memadai tentang keutamaan Ramadhan.

juga dapat diberikan hadian lain yang beraspek mendidik berupa alat-alat belajar. Jadi hadiah materi diatas tak menutupi stimulus ganjaran Allah. Menata jam tidur anak-anak sehingga akan mudah bergairah saat bangun sahur. 8. maka kamu ikut membuka pintu pahala dari Allah bagi orangtuamu yang telah mendidikmu untuk berpuasa" . Melatih berpuasa dengan bertahap dan menjanjikan hadiah sebagai rangsangan. bukan keterasingan karena puasanya. Anak akan senang karena sekaligus dapat berbuat sesuatu kebaikan untuk orangtuanya.MATERI KULTUM RAMADHAN masyarakat umum dan pemerintah dengan menghidupkan syiar-syiar Ramadhan di jalan raya. Saat ini sudah ada pesantren Ramadhan untuk anak-anak dan remaja. Hal ini juga sepatutnya diperhatikan oleh restoran dan penjaja makanan dipinggir jalan. Tidak meletakkan makanan. Perhatian kepada Al Quran memang harus lebih besar di bulan Ramadhan. perkantoran. ini juga alternatif kegiatan yang menyenangkan bagi mereka. "Jika kamu berpuasa. 6. Ini perlu dilakukan agar mereka memperoleh rasa kebersamaan. Baik dengan istirahat tidur di siang panas. Stimulus dengan pahala dan surga dari Allah. 4. maupun dengan alternatif permainan yang mendidik untuk melupakan mereka dengan rasa haus dan lapar yang menyengat. Terhadap anak yang baru berlatih puasa (belum kuat dan gampang terpengaruh). 3. sebaiknya mereka dijauhkan bermain dari anak-anak yang malas berpuasa. Dan didekatkan dengan anak-anak lainanya yang juga tekun berlatih. karena Al Quran RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 54 . pabrik. Hikmahnya antara lain agar setelah sahur tidak terlalu lama menunggu waktu subuh. minuman dan buah-buahan secara terbuka. media masa dan lainlain. 5. Memberi alternatif pengisian waktu yang tepat dan positif. Makanan diletakkan pada tempat yang jauh dari perhatian mereka. Atau orangtua dapat juga bersepakat dengan anak-anaknya untuk memasang target. bahwa seusai bulan Ramadhan kemampuan mereka mengaji Al Quran harus lancar dan lebih baik. Hadiahnya disamping penghargaan dan pujian sebagai anak yang sabar. Waktu sahur sebaiknya diakhirkan (kira-kira satu atau setengah jam menjelang salat subuh) sebagaimana anjuran Rasulullah. 7. Sebagaimana yang telah dilakukan shahabiyah di masa Rasul. lalu jam 12 dan seterusnya sampai akhirnya penuh sampai waktu berbuka. Misalnya diawali dengan izin berbuka sampai jam 10. sehingga akan menggoda mereka untuk segera membatalkan puasanya.

Beliau selalu memberi sesuatu yang diminta oleh orang lain bila beliau memilikinya. Khusus untuk para orang tua. menyuruh mereka mengantar makanan ke masjid untuk orang yang berbuka puasa. jika mereka menyepelekan pendidikan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya. shadaqah dan lainnya. dalam berderma dan bersedekah. Beliau adalah orang yang paling dermawan dan paling teladandalam bersedekah. Rasulullah saw. menyimak ceramah-ceramah agama. jika putraputrinya kemudian melalaikan kewajiban puasa Ramadhan. mengaji dan mengkaji Quran. Rasulullah saw. tidak pernah menyisakan harta benda dan membiarkannya berdiam di rumahnya lebih daripada satu hari. Jika hal-hal di atas kita lakukan. maka Insya Allah keberkahan Romadhonakan turun ke setiap keluarga muslim. seperti sholat tarawih berjamaah di masjid. juga sering sekali menyuruh dan menganjurkan umatnya RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 55 . Dengan perhatian yang intens dan cara-cara yang bijak. Oleh karena itu mereka harus memanfaatkan semaksimal mungkin pembiasaan puasa Ramadhan bagi anak-anaknya sejak dini. Materi 29 Keutamaan Sedekah dan Infak Tidak ada yang meragukan keteladanan Rasulullah saw. atau mendengarkan kaset-kaset cerita Islami. Dapat pula orang tua membacakan kisah-kisah keteladanan Islami. Kesadaran itu tentu akan merupakan tabungan ibadah bagi para orang tua yang telah mendidik mereka. Mengajak anak-anak untuk meramaikan syiar Ramadhan. maka mereka harus siap bertanggung jawab kepada Allah kelak di akhirat. Di samping mencontohkan keteladanan dalam bersedekah dan berinfak. lebih menggemarkan berinfak. 9. dan tidak pernah menolak atau menghardik orang yang meminta. niscaya dapat menggugah kesadaran anak-anak untuk berpuasa.MATERI KULTUM RAMADHAN diturunkan pertama kali pada bulan ini. 10.

"Jagalah dirimu dari api neraka walau hanya dengan setengah biji kurma dan bila tidak menemukannya. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). sehingga tidak dapat menemukan jalur menuju kesenangan dan kebahagiaan abadi di akhirat. Harta benda akan menjadi penghalang kebahagiaannya yang hakiki dan sejati. dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin). adalah orangorang yang berbahagia dan berhasil melepaskan diri dari perbudakan harta dan dunia. pada tiap-tiap bulir: seratus biji. atas diri mereka sendiri. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. bersabda. Allah swt. menipu dan melenakan. manusia diciptakan dengan tabiat cinta harta dan sangat bakhil dengan harta yang ada di tangannya.” (Al-‘Aadiyaat: 8). Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin). memuji orang-orang yang mampu mengalahkan sifat kikir dan cintanya yang berlebihan terhadap harta benda. Allah melipat gandakan RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 56 . Karena sesungguhnya. Namun. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir“ (Al-Ma’arij: 19-21) Kegemaran berinfak adalah bertolak belakang dengan tabiat dan karakter manusia yang mencintai harta benda dan berlaku kikir. maka selamanya manusia akan difitnah dan diperbudak oleh harta benda.” (Al-Hasyr: 9). dan menjanjikan kepada mereka keberuntungan yang tak terkira. telah menyadarkan manusia bahwa sesungguhnya harta benda itu hanyalah kenikmatan semu. Sebaliknya. mereka itulah orang-orang yang beruntung.Muslim) Anjuran ini menggugah setiap mukmin untuk gemar berinfak dan bersedekah. Karena bila tidak. orang yang berhasil mengalahkan sifak kikirnya. “dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta. (HR. bahwa hartamu dan anakanakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar” (AlAnfaal: 28) “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir. maka hendaklah dengan kalimat yang baik". Dalam salah satu hadistnya. “Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Anshar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin).Bukhari. “Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Al-Qur’an terhadap sifat kikir dan terlalu cinta kepada harta benda. mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Berfirman. Terapi. Ia hanyalah ujian dan fitnah bagi manusia. Berfirman. menjelaskan hal itu dalam firman-Nya sebagai berikut. Ia membelenggunya. Menghalau sifat kikir dan mengikisnya dari jiwa memerlukan usaha maksimal dan latihan terusmenerus. “Dan ketahuilah. Allah swt. Rasulullah saw.MATERI KULTUM RAMADHAN untuk berinfak dan bersedekah sesuai dengan kadar kemampuan masingmasing. tidak semua orang yang mengaku muslim gemar berinfak dan berusaha meneladani Rasulullah saw. Allah swt. Allah swt. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah.

sesuatu yang lebih banyak dan lebih baik daripada sesuatu yang dipinjamnya. yaitu sifat-sifat RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 57 . dan dengan perkataannya. menerima hadiah dan membalasnya dengan yang lebih banyak dan lebih baik. mengeluarkan sedekah dan pemberiannya dengan bermacam-macam cara. (Al-Baqarah: 261). karena Allah juga tidak memandangnya remeh dan sedikit. dengan bersedekah. Materi 30 Sedekah dan Infak (Bagian II): Tuntunan Bersedekah di Bulan Ramadhan Rasulullah saw. Penyebab lain yang melapangkan dada. Beliau tidak pernah memandang banyak apa yang diberikannya. yang termasuk penyebab terbesar adalah mengeluarkan hal yang merusak hati. adalah orang paling besar dan paling banyak bersedekah dengan apa yang dimilikinya. Sedangkan kegembiraan dan kebahagiaan beliau karena bisa bersedekah dengan pemberian yang diberikannya adalah lebih besar dari pada kegembiraan orang yang menerima sedekahitu karena mendapatkan apa yang dimintanya. Karena sesungguhnya. sebagai kasih sayang dan memvariasikan bentuk-bentuk berbuat ihsan dengan segala yang memungkinkan. sedekah dan perbuatan yang makruf itu mempunyai pengaruh luar biasa dalam melapangkan dada. berbuat ihsan dengan apa yang dimilikinya.MATERI KULTUM RAMADHAN (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. kadangkala juga dengan membeli sesuatu kemudian memberikan barang tersebut sekaligus dengan harganya kepada penjualnya. baik sedikit ataupun banyak. tidak akan mampu menguasai jiwanya dari kedermawanan. Tidakseorang pun meminta sesuatu kepada beliau kecuali beliau selalu memberikannya. Rasulullah saw. Kadangkala dengan meminjam sesuatu kemudian mengembalikan kepada pemberi pinjaman. Rasulullah saw.kadangkala dengan makanannya dan kadangkala dengan pakaiannya. dengan keadaannya dan perilakunya. beliau lebih mengutamakannya dibandingkan dirinya sendiri. Kadangkala dengan memberikan hadiah.. Rasulullah saw. adalah orang yang paling lapang dadanya dan paling bahagia jiwanya. Rasulullah saw. Siapa pun yang berinteraksi dengan Rasulullah saw. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui. Karena kedermawanannya itu. dengan pemberian dan penganugerahan. Bila dihadapkan kepada beliau seseorang yang membutuhkan bantuan.

Tuhan sekalian alam. lebih dermawan daripada angin yangbertiup bebas. Simaklah riwayat berikut. yang diperintahkan oleh Allah swt.” (HR. membuat orang memiliki banyak peluang dan kesempatan dalam menafkahkan kelebihan hartanya. Dari Ibnu Abbas berkata. Ketika Jibril datang menemui beliau pada tiap-tiap malam Ramadhan untuk mentadarruskan Al-Qur'an. membuat banyak dari umat justeru mengeluarkan biaya dan dana konsumsi yang lebih banyak di bulan Ramadhan daripada di bulan-bulan lainnya. kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Rasulullah saw. adalah orang yang paling dermawan. "Rasulullah saw. agar Dia menuntun Anda kepada hidayah-Nya. Di bulan ini. dan sifat-sifat buruk lainnya. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu. sifat-sifat itu akan menghalangi dari berinfak dan bersedekah. Inilah bulan. dimana Allah swt. tidur kita menjadi ibadah. Mintalah kepada-Nya. Walaupun seseorang sangat kaya danberlebihan dalam hidup.orang RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 58 . meningkatkan kualitas dan kuantitas sedekah dan infaknya. Rasulullah saw. gaya hidup yang berlebihan dan makna puasa yang belum banyak diresapi dan disadari oleh umat Islam. di hari kiamat adalah golongan keenam.MATERI KULTUM RAMADHAN yang tercela seperti bakhil dan kikir dan lain-lain. satu-satunya Pelindung pada hari itu. Beliau dikenal sebagai orang yang paling banyak berderma dan bersedekah. Namun. untuk dimuliakan oleh-Nya. di bulan Ramadhan. Bermohonlah kepada Allah Rabb Anda dengan niat yang tulus dan hati yang suci. Bukhari -Muslim) Sungguh telah datang kepada kita bulan Ramadhan. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. dimana Allah membawa berkah rahmat dan maghfirah di dalamnya. Hari harinya adalah harihari yang paling utama. Puasa yang mengharuskan orang untuk meninggalkan makan dan minum atau mengurangi biaya konsumsinya dalam bulan puasa. agar Allah membimbing kita untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya. dan membersihkan hati Anda dari sifat kikir dan bakhil. dan pada saat bulan Ramadhan. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. mengundang kita untuk menjadi tetamu-Nya. “. Ramadhan adalah bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hindarilah kelaparan dan kehausan di hari yang dahsyat itu dengan bersedekah kepada kaum fuqara dan masakin. Ingatlah salah satu golongan dari tujuh golongan hamba yang akan dilindungi Allah swt. amal-amal kita diterima dan doa-doa kita diperkenankan dan diijabah. nafas-nafas kita menjadi tasbih.. Seharusnya kita meneladani Rasulullah saw.. Dan sesungguhnya beliau paling dermawan pada saat bulan Ramadhan.

ketika beliau bersabda. Sambutlah Ramadhan dengan semangat berderma dan bersedekah sebanyak-banyaknya di jalan Allah swt..” (HR. Bukhari.. sehingga tangan kirinya tidakmengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya. Ingatlah pesan Rasulullah saw. kemudian beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya lalu membukanya. dan umurnya untuk mengasihi orang-orang yang bernasib malang dan menderita.Bukhari dan Muslim). waktu. Kasihilah anak-anak yatim.MATERI KULTUM RAMADHAN yang menafkahkan hartanya dengan ikhlas karena Allah swt. Turmudzi. RAMADHAN BULAN AL QUR’AN 59 . dan Abu Dawud). setelah anda meninggal. niscaya Anda beruntung meraih ridha Yang Maha Penyayang dan istana surga. Betapa mulianya orang-orang yang menyisihkan harta benda.”(HR. "aku bersama pengasuh anak yatim di surga laksana dua jari ini. niscaya anak-anak yatim Anda akan dikasihi Allah swt. Hapuslah air mata anak yatim.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->