MATERI MINGGU III

D. KOMPONEN NON PROTOPLASMIK (BENDA-BENDA ERGASTIK)
Dapat dibedakan 2 macam : bersifat padat dan cair. Yang bersifat cair biasanya disimpan dalam vakuola sel.

VAKUOLA Menempati lebih dari 90% volume sel-sel dewasa pada tumbuhan. Vakuola adalah bagian ruangan dalam sel berisi cairan yang dibatasi membran tonoplas. Cairan berisi berbagai macam bahan organik dan anorganik. Misal : gula, protein, lemak, tanin, pigmen, Ca-ox, dan lain-lain. Pada sel hidup dapat berwarna/tidak. Sel-sel meristem banyak vakuola dan kecil-kecil vakuola melebar dan bersatu,

pertumbuhan dan deferensiasi sel

biasanya membentuk satu vakuola yang besar di tengah sel.

Beberapa pandangan mengenai terbentuknya vakuola, antara lain : Dengan proses de novo, yaitu dengan menarik air ke lokasi tertentu pada sitoplasma dan membentuk membran di sekelilingnya Dengan cara dilatasi sisterna RE atau dari vesikel yang diturunkan dari RE Fungsi vakuola : Dalam mengatur air dan kandungan larutan dalam sel. Misal : pengaturan osmosis

1. Yang bersifat cair dan Co. asam malat. masing-masing : Terdapat di dalam cairan sel berupa zat-zat terlarut di dalamnya dalam vakuola sel. maltosa). Protein : Berupa asam amino dan peptida sederhana (kacang-kacangan) 4. Kadangkadang terdapat dalam bentuk garam-garamnya (asam organik) yang dalam vakuola sel-sel buah muda. Zat yang terlarut di dalam sel berbeda-beda untuk tiap sel. misal : asam palmitat. dan lain-lain.Benda-benda ergastik merupakan hasil metabolisme sel. contohnya pada Rhoe discolor >> . asam sitrat. fruktosa) 3. Antosian : Merupakan pigmen vakuola. bahkan dalam sebuah sel komposisi zat yang terlarut pada masing-masing vakuola mungkin berbeda satu sama lain. Lemak : Berupa lemak/minyak sebagai cadangan makanan. monosakarida (glukosa. asam stearat yang terdapat pada biji kacang tanah dan daging buah kelapa. misal : pada tanaman Uncaria gambir 6. 5. misal : terdapat pada epidermis corolla/daun yang tidak hijau warna-warni. Zat penyamak/tanin : Diduga berfungsi sebagai pelindung. Karbohidrat : Berupa sakarida terlarut. Asam organik : Antara lain : asam oksalat. misal disakarida (sakarosa. 2.

dalam asam normal dalam basa 7. tein.rasa nyereng . papain. kenanga (Cananga). kayu putih (Melaleuca pada lombok (Capsicum). kafein. atropin. pada pinus. Contoh : . theobromin. Hars/damar : Sama dengan zat penyamak. Minyak eteris/atsiri/menguap : Berupa eteris/tetes-tetes minyak yang membiaskan cahaya. jahe (Zingiber officinale) pada kulit buah jeruk (Citrus) pada bunga melati (Jasminum) . Alkaloid : merah ungu hijau/biru Biasanya hanya terdapat pada jenis-jenis tumbuhan tertentu. Bagi manusia Misal : nikotin untuk obat-obatan Nicotiana tabacum. morfin. Fungsinya bagi tanaman belum jelas. Pada tanaman pinus.tercium merangsang leucadendron) 9.tercium harum mawar (Rosa) . disadap untuk memperoleh terpentin. dengan mikroskop cahaya tampak mengkilat. dll. capsein.rasa pedas . 8. .

warna putih *) kloroamiloplas. terdapat dalam plastida. tiap lapisan berbeda kadar airnya hilang (indeks bias sama). ─ Amilum majemuk : tiap butir mempunyai lebih dari 1 hilus dan hilushilus ini dikelilingi oleh lamelae masing-masing. berupa KH/polisakarida berbentuk tepung. butir amilum dibedakan menjadi : *) amilum konsentris *) amilum eksentris : hilus di tengah : hilus di pinggir Dalam amilum terdapat lamela-lamela yang mengelilingi hilus. terdapat 2 kemungkinan. indeks bias berbeda. .Yang bersifat padat. antara lain : 1. pada sebutir amilum terdapat 1 hilus *) Diadelf : dua hilus. Plastida pembentuk tepung : amiloplas. Amilum/pati Rumus empiris (C6H10O5)n. dibedakan : *) leukoamiloplas. Lamela + alkohol pekat Berdasarkan jumlah hilusnya. yaitu : ─ Amilum ½ majemuk : terdapat 2 hilus yang masing-masing dikelilingi oleh lamelae tetapi kemudian terbentuk lamelae yang mengelilingi keseluruhan. warna hijau tepung cadangan makanan tepung asimilasi Titik inisial/permulaan terbentuknya amilum disebut hilus/hilum. butir amilum dibedakan menjadi : *) Monoadelf : butir amilum tunggal. Berdasarkan letak hilusnya. Adanya lamela-lamela karena pada waktu pembentukan amilum.

dll buluh tapis padat amilum maltosa tempat penyimpanan (umbi.dalam biji : 70% berat biji segar . . glukosa diendapkan dulu (misal : dalam batang).000 hilus . biji).*) Poliadelf : banyak hilus ─ Padi ─ Gandum Perbedaan antara : *) Amilum korosi : yaitu apabila sebagian amilum terkerat/larut karena dimanfaatkan sendiri oleh tumbuhan yang bersangkutan berkecambah *) Amilum retak : yaitu apabila di bagian tengah amilum tampak robek/rusak yang disebabkan karena biji sangat kering Kadar amilum : [air] sangat sedikit misal : pada biji yang : 4 – 10 hilus : 30. Tepung cadangan ini disebut tepung transitoris. Kadang-kadang sebelum sampai ke tempat cadangan makanan.dalam umbi : 20% berat umbi segar Reaksi pengenal untuk amilum : JKJ biru leukoamiloplas maltase Proses penyimpanan kloroamiloplas (tepung asimilasi) (tepung cadangan makanan): amilase Fotosintesa : tepung asimilasi (pdt) glukosa (cair) rimpang.

misal pada tangkai daun bayam (Amaranthus sp). Bentuk-bentuk kristal Ca-ox : Kristal pasir a) piramida kecil.Contoh gambar beberapa amilum : 2. Kristal-kristal ini tidak larut dalam asam cuka. tetapi larut dalam asam kuat. Kristal Ca-oxsalat Merupakan hasil akhir/sekresi dari suatu pertukaran zat yang terjadi di dalam sitoplasma. Ada yang menduga bahwa asam oxalat bebas merupakan racun bagi tanaman diendapkan berupa garam Ca-ox. angkai daun tembakau (Nicotiana tabacum) dan Begonia (Begonia sp) .

Contoh : pada daun jeruk (Citrus) c) Rafida : bentuk seperti jarum/sapu lidi. daun kecubung (Datura metel). daun nanas (Ananas commosus) d) Kristal sferit : bentuk kristal tersusun atas bagian-bagian yang teratur secara radier.b) Kristal tunggal besar bentuk prisma/poliedris. terdapat pada daun bunga pukul empat (Mirabilis jalapa). korteks batang delima (Punica granatum) dan batang jarak (Riicinus communis) . batang dan akar lidah buaya (Aloe sp). terdapat pada batang Phyllococtus e) Kristal majemuk : bentuk seperti binang/ roset dan disebut kristal drussen terdapat pada korteks batang mlinjo (Gnetum gnemon). tangkai daun begonia.

Hilus 2. Butir amilum majemuk 1. Amilum poliadelf Amilum + JKJ Biru .BAHAN PRAKTIKUM UNIT 4 Preparat 1 Familia Perbesaran : Tuber Solanum tuberosum (dalam air) : Solanaceae : kuat Keterangan : A. Lamela Amilum + JKJ Biru Preparat 2 Familia Perbesaran : Tepung beras (Oryza sativa) (dalam air) : Gramineae : kuat Keterangan : 1. Butir amilum tunggal B. Butir amilum setengah majemuk C.

Lapisan aleuron 4. Kulit biji 3. Butir-butir amilum . Amilum tunggal Amilum + JKJ Biru Preparat 4 Familia Perbesaran : Penampang melintang buah Zea mays (awetan) : Gramineae : kuat Keterangan : 1. Endosperm 5.Preparat 3 Familia Perbesaran : Tepung ketan (Oryza sativa var. Kulit buah 2. glutinosa) (dalam air) : Gramineae : kuat Keterangan : 1.

Kristal bentuk pasir 2.Preparat 5 Familia Perbesaran : Penampang melintang batang Amaranthus sp (awetan) : Amaranthaceae : kuat Keterangan : 1. Ruang antar sel Preparat 6 Familia Perbesaran : Penampang melintang tangkai daun Begonia sp (dalam air) : Begoniaceae : kuat Keterangan : 1. Dinding sel 3. Kristal bentuk bintang (drussen) 2. Ruang antar sel Kristal + asam cuka Kristal+ H2SO4 tidak larut larut . Dinding sel 3.

Di manakah letak aleuron pada buah Zea mays ? . 7.SOAL-SOAL 1. 10. 5. Sebutkan reaksi pengenal untuk amilum. Zat apa saja yang dapat melarutkan Ca-oksalat ? 9. Sebutkan dan gambarkan bentuk kristal Ca-oksalat yang terdapat pada tangkai daun Begonia sp. Apa yang dimaksud dengan hilus ? 3. Di manakah terdapatnya amilum pada tanaman kentang ? 2. Apa beda antara amilum eksentris dengan amilum konsentris ? 4. Mengapa asam oksalat pada tumbuhan diendapkan dalam bentuk Ca-oksalat ? 8. Sebutkan minimal 3 bentuk kristal Ca-oksalat yang lain selain bentuk yang ada pada Begonia sp. Apa yang menyebabkan terbentuknya lamela-lamela pada amilum ? 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful