S

AuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

SADANA PRODUCTION PRESENT

With

Adobe Flash

Nama

Alamat

Contact Person

Web / Blog

STORY - TUTORIAL – TIPS & TRIKS – TEKNIQ - LINK PATNER

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

MEMBUAT ANIMASI – PAHAMI & PRAKTEK’an

Jadmiko Agung Wicaksono

Email : jadmikoz@gmail.com

Website : http://www.jadmikoz.co.cc

“Disusun oleh beberapa sumber dan pengalaman pribadi penulis”

Prolog :

Perkembangan

teknologi

komputer

demikian

pesatnya,

yang

memiliki

fungsi

awal

sebagai

alat

bantu

dalam

menyelesaikan

persoalan

dan

masalah

dalam

segala

bidang

kemudian

memasuki

fungsi

sebagai

penghibur.

Hal

ini

ditandai

dengan

banyak

produk-
produk yang berbasis komputer dalam dunia hiburan. Salah satu dunia hiburan yang banyak

diminati adalah kartun. Penggunaan komputer untuk menghasilkan kartun yang professional

sudah

dilakukan

diawali

dengan

kartun-kartun

yang

dibuat

Hollywood

Amerika

Serikat

yang

menggunakan

komputer.

Di

Indonesia

sendiri

bermunculan

forum-forum

yang

membahas

tentang

animasi

kartun

ini

dan

beberapa

perusahaan-perusahaan

yang

memfokuskan

diri

di

bidang

animasi

kartun.

Pembuatan

animasi

kartun

ini

jika

ditekuni

akan

dapat

menciptakan

peluang-peluang

kerja

baru

di

Indonesia.

Dalam

skripsi

ini

akan

digambarkan

cara

membuat

animasi

kartun

dengan

menggunakan

Macromedia

Flash

atau

Adobe Flash.

1.

Pendahuluan

Animation

adalah

“illusion

of

motion”

yang

dibuat

dari

image

statis

yang

ditampilkan

secara

berurutan.

Pada

video

atau

film,

animasi

merancu

pada

teknik

dimana

setiap

frame

dalam

film

dibuat

secara

terpisah.

Frame

bisa

dihasilkan

dari

komputer,

dari

fotografi

atau

dari

gambar

lukisan.

Ketika

frame-frame

tersebut

digabungkan,

maka

terdapat

ilusi

perubahan

gambar,

sesuai

dengan

teori

yang

disebut

dengan

“persistance

of

vision”

Jenis-
jenis Animasi

Apapun

jenis

animasinya,

yang

penting

adalah

memberikan

efek

“hidup”

(visual

efek)

pada gambar atau obyek. Visual efek dapat dibuat dengan cara:

Motion dynamics, efek yang disebabkan perubahan posisi terhadap waktu.

Update

dynamics,

efek

yang

disebabkan

perubahan

pada

suatu

obyek

(bentuk,

warna,

struktur, dan tekstur)

Perubahan

cahaya,

posisi,

orientasi

dan

fokus

kamera.

Computer

Based

Animation

Adalah teknik pengolahan animasi menggunakan komputer dengan tool untuk membuat

visual effect.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

1.

Input process

Sebelum

komputer

dapat

dipakai

dalam

animasi,

gambar

harus

didigitalisasi

untuk membentuk keyframe terdigitasi.

2.

Composition Stage

Adalah

stage

dimana

foreground

dan

background

dikombinasikan

untuk

menghasilkan

individual

frame

untuk

animasi

final.

Hal

ini

dapat

dilakukan

dengan

menggunakan

“image-composition

techniques”,

yaitu

dengan

menempatkan

low

resolution frame dalam array.

3.

Inbetween Process

Pergerakan dari satu posisi ke posisi lain membutuhkan komposisi frame dengan

posisi

intermediate

antar

key

frame.

Proses

tersebut

dilakukan

dengan

menggunakan

interpolasi.

Kelemahan

interpolasi

adalah

kurang

realistis.

Sehingga

dapat

pula

dilakukan

dengan menggunakan spline (menggunakan vektor).

4.

Pengubahan warna

Untuk mengubah warna animasi digunakan CLUT (Color Look Up Table) pada

frame

buffer.

Animasi

pengubahan

warna

dilakukan

dengan

cara

memanipulasi

LUT

(misalnya

dengan

mengganti

warna

secara

berurutan)

daripada

mengganti

keseluruhan

gambar dengan gambar yang baru yang pasti akan memakan bandwidth lebih besar.

Modul

Animation

Maker

ini

sebenarnya

cakupannya

luas,

dimulai

dari

mana

animasi

dapat

terlihat

hidup,

sesi

pembuatan

cerita

yang

apik,

dan

banyak

lagi

lainnya.

Untuk

mempercepat

proses

pembelajaran

akan

di

bahas

beberapa

poin

pemahaman

penting

yang

harus

dimengerti

oleh

pembelajar.

Poin-poin

penting

tersebut

di

dalam

flash

sudah

kompatibel

dengan

banyak

aplikasi

lain,

jadi

bila

kita

telah

terbiasa

menggunakan

banyak

macam

aplikasi-aplikasi

grafis

tersebut

banyak

menerapkannya,

pelajari

dan

pahami

poin

penting di bawah ini :

Komponen Utama Animasi

1.

Layer

Illustrasi Layer dan

Stage

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Illustrasi

di

atas

adalah

bagaimana

layer

sederhana

yang

berisi

layer

tokoh

utama,

tokoh

tambahan,

dan

background

Animasi

disusun

secara

berurut

sehingga

menghasilkan

gambar

yang

ditangkap

kamera

sebagai

sebuah

animasi

yang

memiliki

cerita.

Harafiahnya

layer

adalah

sebuah

tumpukan

atau

bagan

komponen

yang

berisikan

objek-objek

di

dalamnya,

ditumpuk

dengan

komposisi

yang

seimbang

pada

layer lainnya untuk menghasilkan objek yang dituju.

2.

Frame

Frame

adalah

sebuah

runtunan

yang

terdiri

dari

beberapa

bagian

elemen

yang

berada

di

dalam

frame

dan

selanjutnya

bila

frame

tersebut

diruntun

bersamaan

serta

disesuaikan

dengan

satuan

kecepatan

frame

“Frame

Per

Second”

(FPS)

akan

menjadi

sebuah

objek

visual

yang

menarik,

satuan

umum

yang

digunakan

adalah

24/Fps

36/Fps , pada default kecepatan flash ada di 12/Fps. Lebih mudah memahaminya begini,

misalkan

pada

setting

workspace

saat

membuat

animasi

ada

di

12/Fps,

maka

di

dalam

tenggang

waktu

detik

animasi

hanya

terdapat

12

frame

yang

diruntun

secara

terurut.

Semakin

banyak

frame

di

dalam

satuan

yang

digunakan

maka

animasi

akan

semakin

terlihat

baik,

pada

standar

internasionalnya

paling

tidak

sebuah

animasi

memerlukan

36/Fps.

3.

Keyframe

Adalah

bagian

penting

di

dalam

frame

untuk

menghasilkan

animasi,

Animasi

adalah

sebuah

vector

graphic

yang

mempunyai

suatu

kondisi

atau

keadaan

yang

selalu

berubah

sehingga

dapat

dikatakan

sebuah

animasi.

Untuk

dapat

menghasilkan

kondisi

yang selalu berubah itulah maka peran key frame di perlukan, Keyframe di berikan pada

frame untuk menentukan di mana kondisi objek animasi berubah

Misal :

Pada

Frame

Kondisi

frame

awal,

selanjutnya

pada

frame

12

kondisi

frame

akhir

objek

yang

pada

keseluruhannya

setting

Fps

ada

pada

12/Fps,

artinya

pada

tenggang

masa

keyframe

berada

dari

titik

frame

awal

hingga

frame

akhir

memerlukan

masa

waktu

selama

detik.

Tentunya

objek

tersebut

akan

mengalami

perubahan

di

frame

11-12

karena

di

frame

1-11

tidak

terdapat

keyframe

yang

mengindikasikan

bahwa

objek

mengalami

perubahan

kondisi, untuk dapat menghasilkan runtunan bentuk transisi objek berikan tween

pada sela keyframe awal dan keyframe dituju.

4.

Timeline dan Stage

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Pada

timeline

dan

stage

adalah

sebuah

kesatuan

kerjasama

dari

beberapa

pendukung. Animasi yang dibuat di Flash diorganisasikan dengan timeline (representasi

grafik yang terdiri dari kumpulan frame). Animasi dapat dibuat pada single frame pada

suatu waktu, dengan menambahkan key frames pada timeline secara sekuensial.

Stage adalah sub-window di mana frame dibuat dengan menggambarkan objek.

Objek

dapat

dibuat

dengan

menggunakan

drawingtool

(hampir

sama

dengan

Illustrator

dan Corel), import dari aplikasi lain (BMP, JPG, PNG, fasilitas auto-trace), animasi text

(outline font).

Layer

dapat

dipergunakan

untuk

mengorganisasikan

elemen

frame

(layer

background, layer tanaman, layer awan, layer…)

Flash

interface

berisi

vector

drawing

tool,

host

of

palletes

(colour

mixing,

alignment,

applying

transformations,

setting

typographics

options,

….)

Symbol

dan

Tweening

5.

Library Dan Symbol

Objek

dapat

disimpan

pada

library

dalam

bentuk

khusus,

yang

dinamakan

symbol,

sehingga

dapat

dipergunakan

ulang.

Beberapa

instance

symbol

dapat

ditempatkan

pada

stage.

Symbol

dapat

ditransformasi

(ukuran,

orientasi).

Tween

motion

dapat

dibuat

dengan

beberapa

cara.

Cara

termudah???

Hasil

tweening

dapat

dilihat

pada

timeline

berupa

tanda

panah

pada

awal

dan

akhir

keyframe

yang

dipilih.

Motion

tweening?

Gerakan

gambar

ditentukan

terlebih

dahulu

dengan

membuat

motion

path.

Shape

tweening?

Dikenal

dengan

nama

morphing.

Perubahan

bentuk

suatu

objek

menjadi

bentuk baru. Tiga macam symbol di dalam Flash :

Graphic

symbol.

Simply

reusable

vector

objects.

Dipergunakan

untuk

motion

tweening.

Button symbol. Dipergunakan untuk membuat bagian interaktif.

Movie clip symbol. Animasi yang dapat ditambahkan ke dalam movie utama.

Area Kerja Dalam Flash

Sebelum memulai proses pembuatan Animasi, akan lebih baik jika kita mengenal siapa

dan

bagaimana

flash

itu.

Area

kerja

Flash

(mx,

mx

2004,

flash

8,

dan

flash

selanjutnya)

pada

dasarnya

terdiri

atas

beberapa

komponen

yaitu

Menu,

Toolbox,

Timeline,

Stage

dan

Panel.

Menu

berisi

kontrol

untuk

berbagai

fungsi

seperti

membuat,

membuka,

menyimpan

file, dan sebagainya sesuai dengan menu yang ditampilkan.

Stage adalah area persegi

empat yang merupakan tempat dimana kita

membuat

obyek animasi atau aplikasi yang akan di jalankan.

Toolbox berisi menu untuk membuat atau menggambar bentuk . Toolbox terbagi

menjadi empat bagian yaitu drawing tool, view, color, dan option

Timeline adalah tempat kita dapat membuat dan mengontrol obyek dan animasi.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Panel berisi kontrol fungsi yang dipakai dalam Flash yaitu untuk mengganti dan

memodifikasi berbagai properti obyek animasi dengan cepat

Masih kurang jelas !? Ok deh ini dibuat lebih lengkap :

Workspace kerja Adobe Flash

Di bawah ini merupakan keterangan dari kegunaan masing-masing komponen Flash

secara

detail:

A.

Timeline, digunakan untuk mengatur dan mengontrol isi keseluruhan movie Anda.

Gambar - a. Timeline Window

B.

Stage, merupakan tempat dimana Anda bekerja dalam membuat sebuah animasi.

Gambar - b. Stage untuk bekerja

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

C.

Tools Box, berisi alat-alat yang digunakan untuk menggambar objek pada stage.

Gambar - c. Window Tools box

Description of Tools Box:

Arrow Tool

Tool ini digunakan untuk memilih suatu objek atau untuk memindahkannya.

Subselection Tool

Tool ini digunakan untuk merubah suatu objek dengan edit points.

Line Tool

Tool ini digunakan untuk membuat suatu garis di stage.

Lasso Tool

Tool ini digunakan untuk memilih daerah di objek yang akan diedit.

Pen Tool

Tool

yang

digunakan

untuk

menggambar

dan

merubah

bentuk

suatu

objek

dengan

menggunakan edit points (lebih teliti & akurat).

Text Tool

Tool ini digunakan untuk menuliskan kalimat atau kata-kata.

Oval Tool

Tool yang digunakan untuk menggambar sebuah lingkaran.

Rectangle Tool

Tool yang digunakan untuk menggambar sebuah segiempat.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Pencil Tool

Tool

ini

digunakan

untuk menggambar

sebuah

objek

sesuai

dengan

yang

Anda

sukai.

Tetapi

setiap

bentuk

yang

Anda

buat

akan

diformat

oleh

Flash

menjadi

bentuk

sempurna.

Brush Tool

Tool ini sering digunakan untuk memberi warna pada objek bebas.

Free Transform Tool

Tool

ini

digunakan

untuk

memutar

(rotate)

objek

yang

Anda

buat

atau

mengubah bentuk

objek menjadi bentuk lain.

Gradient Fill Transform Tool

Tools

ini

digunakan

untuk

memutar

suatu

objek

yang

diimport

dari

luar

lingkungan Flash

, serta untuk mengatur efek warna.

Ink Bottle Tool

Tool ini digunakan untuk mengisi warna pada objek yang bordernya telah hilang

(tidak ada).

Paint Bucket Tool

Tool ini digunakan untuk mengisi warna pada objek yang dipilih.

Eraser Tool

Tool ini digunakan untuk menghapus objek yang Anda bentuk.

Zoom Tool

Digunakan untuk memperbesar tampilan objek pada stage.

Hand Tool

Digunakan untuk menggerakkan suatu tampilan objek pada stage tanpa merubah

posisi objek tersebut pada stage.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

D.

Color

Window,

merupakan

window yang

digunakan

untuk

mengatur

warna

pada

objek

yang Anda buat.

Color Window terdiri dari:

1.

Color Mixer, digunakan untuk mengatur warna pada objek sesuai dengan keinginan

Anda. Ada 5 pilihan tipe warna, yaitu: None, Solid, Linear, Radial, Bitmap.

Gambar d. Window Color Mixer

Stroke

Color,

digunakan

untuk

memberi

warna

pada

garis

border

objek.

Fill

Color,

digunakan

untuk

memberi

warna

objek.

Swap

Colors,

digunakan

untuk

menukar warna objek(Fill Color) dengan warna border / garis(Stroke Color). Black

&

White,

digunakan

untuk

memberi

warna

objek

dan

warna

border

garis

dengan

warna hitam putih.

2.

Color Swatches, digunakan untuk memberi warna pada objek yang Anda buat sesuai

dengan yang warna pada window.

Gambar e. Window Color Swatches

E.

Actions

Frame,

merupakan

window

yang

digunakan

untuk

menuliskan

Action

Script

untuk

Flash

Animasi.

Biasanya

Action

Script

digunakan

untuk

mengendalikan

objek

yang Anda buat sesuai dengan keinginan Anda.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

#1

FISRST : DRAWING !

Pada Opsi ini kita akan mencoba melatih teknik menggambar serta pemanfaatan

tool pembentuk objek secara maximal di Flash :

Lebih

mudah

kita

akan

mencoba

menjiplak

gambar

atau

foto,

disini

kita

membuat

foto/image menjadi alas layar di dalam stage dan objek image tersebut kita jiplak dari

layer teratas.

1.

Import image ke library File > Import > Import To Library, pilih image yang akan di

gambar/jiplak.

2.

Tarik / drag and drop Image dari Library ke stage, bila di workspace tidak terdapat

window library maka buka window library nya terlebih dahulu, shortcut Ctrl+L.

3.

Rapikan dan sesuaikan besar/size image di dalam stage, atur agar image tidak terlalu

besar dan tidak terlalu kecil agar mudah di gambar. Convert image menjadi symbol

graphic/movie clip agar bisa diberikan effect alpha agar terlihat sedikit transparan.

Stage and Image

4.

Modifikasi

name

layer

di

mana

foto

dari

berada

menjadi

“background”

*nama

layer

tidak

menjadi

patokan,

tujuannya

mempermudah

mengenali

layer

saja

dan

kunci layer (lock) agar tidak dapat diseleksi oleh mouse.

Change Name Layer

Lock Layer

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

5.

Buat

layer

baru

dan

beri

nama

“Jiplak

Background”,

di

layer

dan

frame

Jiplak

Background inilah kita gambar objek jiplakan kita.

Jika

sudah

sesuaikan

dengan

hasil,

klik

hidden

tool

pada

layer

properties

untuk

menyembunyikan

image

master

yang

di

jiplak.

Buat

semirip

mungkin,

ini

melatih

ketangkasan menggambar anda.

6.

Bila image objek sudah mirip maka untuk mengeksportnya, File > Export > Export

Image, tentukan format file yang di perlukan dan beri nama selanjutnya simpan.

Before

After

Try :

Coba

lakukan

dan

kreasikan

imajinasi

anda

pada

gambar

anda

!!

jika

sudah

sama/persis

maka selamat anda cukup berbakat menggambar menggunakan tool grafis

ini. Teruskan dengan menggambar objek lainnya, semakin sering berlatih semakin cepat

dan berkualitas gambar anda.

HELP :

* Baca kembali fungsi-fungsi tool drawing pada halaman sebelumnya.

* Kurang jelas tanyakan instruktur.

DkAWING

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

#2

SECOND : FRAME & TWEENING

Bila menggambar sudah anda kuasai setidaknya pada sesi ini anda tidak akan boring

stress

dengan

gambar

anda

sehingga

anda

akan

lebih

semangat

lagi

untuk

membuat

sebuah objek menjadi bergerak

Kita

akan

membuat

sebuah

objek

bergerak

menggunakan

tween,

dan

bagaimana

objek tersebut dapat dikombinasikan dengan effect alpha, tint, brightness dan advance.

1.

Gambar objek bebas, beri dan ganti nama layer dengan nama object, buat juga layer

baru dan beri nama layer Background. Object dan background buat pada frame 1

Background

Object

2.

Convert ke symbol ke dua object menjadi movie clip yang terpisah dan berikan

nama MC (Movie Clip) Tarzan dan Dahan.

Convert to Symbol dengan right click mouse

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Convert to symbol tarzan

3.

Pastikan tidak ada kesalahan posisi antara objek di dalam stage dengan posisi layer,

kedua object tersebut layernya harus terpisah, dan Posisikan kedua symbol pada

stage di frame 1 seperti pada gambar.

Posisi object di dalam stage

4.

Pastikan titik rotasi object symbol Tarzan berada tepat di tangan, geser pusat rotasi

dengan Free Transform (Q).

Geser rotasi dengan Free transform (Q)

5.

Insert frame pada layer background di frame 25 dengan right click, dan create

motion di layer Object

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Insert frame dan create motion

6.

Insert keyframe di frame 12 dan

layer

25 pada layer Image dan create motion.

Insert keyframe and auto motion

7.

Geser slide object symbol tarzan di frame 12(ditengah) dan 25(diujung akhir)

background dahan. Seperti illustrasi gambar.

Komposisi object di stage dengan posisi keyframe

8.

Selesai sudah, Eksekusi animasi anda, agar lebih cepat lakukan dengan short cut

Ctrl+Enter ,

Animasi akan tampil seperti pada illustrasi berikut.

Illustrasi tampil animasi setelah dieksekusi

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

#3

THIRD : MASKING

Masking adalah sebuah metode vektor dalam vektor untuk menghasilkan sebuah

effect khusus dimana secara harafiah memang terlihat seperti topeng yang menutupi area

objek tertentu.

Untuk

dapat

menerapkan

Masking

Flash

mempunyai

metode

khusus

yang

mengharuskan membuat dua buah elemen layer, yaitu mask dan masking , Mask adalah

tapilan layer properties yang tidak disembunyikan serta masking adalah tampilan layer

yang

disembuyikan

oleh

layer

mask.

Untuk

melakukan

masking

kedua

syarat

layer

tersebut harus dipenuhi.

1.

Import sebuah objek pemandangan ke dalam stage / library Flash, File > Import >

Import to Library. Drag and Drop gambar tersebut kedalam stage flash, sesuaikan

size gambar agar terlihat rapi di stage.

Menyesuaikan gambar dengan area stage

2.

Beri nama layer “Background” pada layer gambar tersebut berada, dan kunci layer

tersebut (lock layer) agar image tidak bergeser saat kita melakukan pengeditan.

Memberi nama dan mengunci layer

3.

Buat layer baru dan letakkan dengan urutan di atas layer background, buat nama

layer menjadi “Objek Teropong”

Membuat layer baru

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

4.

Dilayer “teropong” dan pada frame 1 gambarlah sebuah objek berbentuk teropong,

bisa menggunakan oval tool dan covert objek shape tersebut menjadi symbol movie

clip, beri nama teropong.

Membuat objek teropong dan mengkonversi ke symbol

5.

Insert frame (right clik) hingga frame 80 pada layer background

Insert frame

6.

Pada layer teropong frame 20 insert keyframe dan geser movie clip Teropong ke

sudut stage lain, lakukan hal yang sama berulang kali pada kelipatan 20 hingga

frame 80.

Insert Keyframe

Berikan tween dengan opsi right click

Insert tween diantar keyframe

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Tampilan layer dan objek di stage

7.

Change (double click or Right click) layer dengan mengganti properties layer. Ganti

layer Teropong dengan tipe layer Mask dan ganti tipe layer background dengan

masked.

CanLl Llpe laver denaan

mask / masked

SeL ÞroperLles denaan kllk

kanan pada laver

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Tampilan Layer setelah dig anti tipe layer

8.

Selesai sudah, Eksekusi animasi masking anda, agar lebih cepat lakukan dengan

short cut Ctrl+Enter ,

Tampil hasil animasi masking yg dibuat

Imajinasikan

kreativitas

anda

dengan

mencoba

bereksperimen

dengan

Masking,

Coba

anda

praktek’an

macam-macam

animasi

sederhana

menggunakan

masking,

sebagai contoh ;

Buat

effect

animasi

sebuah

bibit

pohon

kecil

yang

perlahan-lahan

tumbuh

menjadi

sebuah

pohon

yang

besar.

Caranya

buat

Mask

yang

bergambar

bibit

pohon yang akan menjadi besar, dan pada masking adalah elemen objek warna

yang bergerak dengan tween.

Buat

teks

yang

berkilau

menggunakan color

mixer

radial atau

linear.

Caranya

pada layer mask adalah elemen teks yang proposional di area stage sedangkan

di

layer

masking

adalah

sebuah

obejek

bebas

kotak

yang

berwarna

radial

liner,

sesuaikan

warna

sesuai

selera.

Beri

objek

tersebut

tween

dan

gerakkan

secara perlahan.

Masih banyak hal yang dapat di terapkan pada masking, lakukan lebih banyak latihan.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

#4

FOURTH : GUIDING

Guide

adalah

sebuah

metode

vektor

dengan

vektor untuk

menghasilkan

sebuah

alur khusus yang rapi dimana objek alur guide akan di ikuti oleh guided.

Untuk

dapat

menerapkan

Guideing

Flash

mempunyai

metode

khusus

yang

mengharuskan membuat dua buah elemen layer, yaitu guide dan guided , guide adalah

sebuah

line

atau

garis

track

sederhana

yang

akan

di

jadikan

pedoman

alur

oleh

guide

sedangkan guided adalah adalah sebuah objek vector symbol yang akan mengikuti alur

guide.

1.

Pada layer 1 ganti nama layer tersebut menjadi “Objek Bola” dan pada frame 1Buat

sebuah objek (bentuk bebas) yang pada contoh kali ini akan menggunakan oval tool

untuk

membuat

sebuah

objek

lingkaran,

desain

objek

tersebut

dan

convert

ke

Symbol Movie clip, beri nama “Bola”

Mengganti nama layer dan membuat objek di frame 1

Gambar di desain menjadi bola dan di konversi ke Movie Clip Symbol.

2.

Buat layer baru di urutan atas layer object bola dan beri nama layer “Alur Bola” , di

frame

layer

bola

gambar

line

sebuah

objek

lingkaran

dengan

menggunakan

oval

tool tepat di tengah stage flash, sesuaikan dengan ukuran stage.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Membuat Layer baru Bernama “Alur Bola”

Gambar objek garis lingkaran di tengah stage pada frame 1

3.

Masih

pada

frame

layer

“Alur

Bola”

hapus

setitik

garis

dari

garis

lingkaran

dengan menggunakan eraser tool, ingat sedikit kecil. Ini adalah syarat mutlak untuk

membuat guide.

Menghapus line dengan eraser (shortcut E)

4.

Kembali

pada

layer

Object

bola,

pada

frame

letakkan

Symbol

MC

Bola

(MovieClip)

tepat

di

salah

satu

titik

ujung

garis

lingkaran,

letakkan

tepat

di

titik

pusat rotasi Symbol MC Bola dan garis.

Letakan Bola

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

5.

Selanjutnya pada layer Alur Bola insert frame pada frame 80

Insert frame pada layer bola hingga frame 80

6.

Pada

layer

object

bola

insert

keyframe

pada

frame

80,

dan

lanjutkan

create

motion

antara frame 1 hingga frame 80

Insert Keyframe pada layer 80

Create motion antara frame 1 - 80

Tampilan setelah insert frame & create motion

7.

Pada

layer

Object

Bola

pada

frame

80

pindahkan

MC

bola

di

area

stage

ke

ujung

salah satu garis lingkaran yang lain.

Salah satu ujung lain yang di letakkan MC Bola

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

8.

Saatnya mengganti tipe layer menjadi guide dan guided, pada frame layer Alur Bola

pilih properties dan ganti tipe layer menjadi guide.

Ganti tipe layer menjadi guide

9.

Ganti juga tipe layer pada layer Object Bola menjadi guide pada properties Nya.

Ganti tipe layer menjadi guided

10.

Selesai sudah, Eksekusi animasi guiding anda, agar lebih cepat lakukan dengan short

cut Ctrl+Enter ,

Illustrasi animasi setelah di eksekusi

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Yang perlu Anda ketahui !!

Lingkaran

garis

tersebut

di

putus

dengan

menggunakan

eraser

tujuan

nya

adalah

agar

garis

lingkaran

mempunyai

titik

awal

dan

titik

akhir.

Jadi

salah

satu

syarat

untuk

dapat

membuat

guide

adalah

dengan

membuat

line

yang

memiliki

titik

awal

dan titik akhir.

Imajinasikan

kreativitas

anda

dengan

mencoba

bereksperimen

dengan

guide,

Coba

anda praktek’an macam-macam animasi sederhana menggunakan guide, sebagai contoh:

Buat

effect

animasi

untuk

membuat

sebuah

gambar/tulisan

seperti

ditulis

dengan pensil/pen di kertas. Gunakan guide !

Kreasikan lebih banyak cara untuk menerapkan guide.

Masih banyak hal yang dapat di terapkan pada guide, lakukan lebih banyak latihan

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

#5

FIVE : BUTTON

Button

adalah

salah

satu

bagian

dari

animasi

agar

interaktif

di

dalam

flash,

button yang membuat mouse berinteraksi dengan animasi.

Animasi

adalah

salah

satu

dari

komponen

macam

symbol,

selain

movie

clip

dan

graphic.

Apapun

objectnya

dapat

dijadikan

button

selama

file

tersebut

masih

dapat

dikenali oleh flash

Button

atau

dalam

bahasa

indonya

tombol

bisa

kita

artikan

begitu,

mempunyai

bentuk

pemanfaatan

yang

sangat

“TOP”

di

media flash,

kenapa

begitu

karena

dengan

adanya

elemen button

maka

sebuah

karya

kita

bisa

saja

menjadi

interaktif

karena

memerlukan

masukan

pilihan

dari

pengguna.

Arrgghhhhhh….,

bingung

ya

sudah

biar

tidak

makin

bingung

simak

aja

nih

apa

aja

sih

elemen

yang

berada

di

dalam

button.

Key

Frame Function

Up

Bila keadaan tampilan button normal

Over

Bila keadaan tampilan button

dilewati oleh cursor mouse

Down

Bila tampilan button

ditekan oleh mouse

Hit

Bila tampilan button pada area penekanan

Kenapa

saya

gunakan

istilah

Bila

karena

sesuatu

bisa

saja

terjadi

di

dalam frame / keyframe karena inilah Amazing Button. Button adalah salah satu factor

di

dalam

elemen

flash

yang

menyebabkan

animasi

dapat

berinteraksi

dengan

user,

dapat pula dimanfaatkan dalam pembuatan game serta presentasi slide.

1.

Coba

buat

bentuk

shape

bebas

untuk

di

jadikan

bentuk

symbol

button.

Tutor

ini

menggunakan shape Teks. Convert ke symbol teks tersebut dengan right click.

Convert symbol ke button

2.

Double

clik

symbol

button

yang

telah

dikonversi,

dan

akan

ditemi

tampilan

layer

dan frame seperti di bawah ini.

Layer yang ditemui, double clik button symbol

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Pahami

konsep

table

button

sebelumnya

di

atas,

buat

seluruh

frame

di

dalam

button

(Over,

down,

dan

hit)

memiliki

keyframe

dengan

right

clik

pada

frame

dan

pilih insert keyframe.

Insert keyframe pada semua elemen button

3.

Pada

Keyframe

Over

ganti

size

teks

di

dalam

stage

button

menjadi

lebih

besar

dengan

memperbesar

komposisi

font

nya,

dan

warna

pada

keyframe

down

ganti

mrnjadi

bewarna

merah,

pada

keyframe

button

buat

shape

untuk

menutupi

teks

dengan

size

shape

sebesar

teks

button,

tujuannya

sebagai

penentu

area

penekanann

tombol nanti akan seluas apa.

4.

Eksekusi animasi button, Ctrl+Enter. Dan pelajari satu persatu apa yang terjadi bila

anda

menggerakkan

cursor

mouse

di

atas

button

teks,

saat

anda

menekan

tombol

animasi tersebut, dan pelajari area Hit dan Upnya.

5.

Agar

animasi

ini

effectif

ada

banyak

cara

untuk

membuatnya

interaktif,

salah

satunya

dengan

menggunakan

action

script.

AS

(action

script)

yang

sangat

sederhana dan diterapkan di dalam flash adalah script untuk berpindah frame, untuk

membuka windows AS dapat dengan cepat dibuka menggunakan shortcut F9 :

Berpindah frame :

on (release) {

gotoAndStop(frame);

Note :

Release

adalah

opsi

di

dalam

button,

ada

banyak

tipe

seperti

press,

releaseOutside.

Frame

adalah

tempat

untuk

menentukan

di

frame

mana

akan

berpindah,

gunakan perlambang angka bilangan.

Berhenti frame ataupun menghentikan animasi :

stop();

Berhentikan seluruh sound di dalam animasi :

stopAllSounds();

Masih

banyak

lagi

script

yang

dapat

digunakan,

cari

tau

di

internet,

ketik

di

url

browser, www.google.com

Buat

dan

terapkan

animasi

dan

button

sehingga

dapat

menjadi

satu

kesatuan

yang

membuat

animasi

lebih

powerfull,

Contoh,

animasi

website

atau

preloader

Play.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

#6

SIX : TWEEN MORPHIN SHAPE

Morphin juga bisa dilakukan di dalam flash, misal merubah suatu obejact shape

menjadi sebuah

object shape lainnya.

Sama

seperti

penggunaan

tween

biasa,

kita

cukup

menggambar

sebuah

objek

shape dan object shape lainnya di keyframe berikutnya dan memberikan insert tween di

antara keyframe awal dan akhir shape.

1.

Buat

object

shape,

misal

dan

gambar

object

shape

lainnya.

Letakkan

di

keyframe

yang berbeda.

Keyframe awal

Keyframe akhir

2.

Beri

Create

Shape

Motion,

selesai.

Pelajari

animasi

morphin

yang

terjadi

dalam

animasi.

Create Shape Tween motion antar keyframe

Effet animasi shape morphin.

Masih

banyak

yang

anda

dapat

lakukan

menggunakan

Morphin

ini,

banyak

latihan dan berkreasi.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Anda Perlu Pahami:

Berikut pengetahuan umum serta tips dan triks yang dapat anda terapkan di dalam

animasi.

1.

Gunakan Tween

Bagaimana

sebuah

animasi

flash dapat

bergerak

? tidak

banyak

lepas

dari fungsi

tween

motion,

artinya

anda

bisa

saja

membuat

suatu

objek

bergerak

dengan

mengkombinasikan

tiga

titik

fokus

utama,

bentuk

kondisi

awal,

kondisi

akhir,

lalu

pusat

rotasi. Buatlah sebuah objek di

sudut kiri

stage

pada

frame

1 dan

insert keyframe pada

frame

15,

pada

keyframe

15

pindah

objek

sudut

kanan

stage,

atur

sudut

rotasi

kompilasi

frame 1 dan frame 15 dengan menggunakan free transform tool (Q), seperti pada gambar

Next

Gbr. Frame 1 Gbr. Frame 2

Gbr. Tentukan Sudut Rotasi

Gbr. Create Motion Gbr. Motion Tween

Jalankan

hasil

twening

kamu

untuk

melihat

proses

kerja

tekan

Enter,

untuk

preview

hasil

SWF tekan shortcut ctrl+Enter

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

2.

Membentuk gambar dengan menggunakan Selection Tool(v)

Anda tidak jago untuk urusan menggambar

? manfaatkan seleksi tool untuk membentuk

karakter

gambar

anda.

Arahkan

mouse

anda

ke

objek

yang

ingin

dibentuk,

berikut

jenis pembentuk seleksi tool

Garis

Melengkung

Gunanya

untuk

menarik

garis

yang

melengkung,

sesuaikandengan

bentuk

gambar anda

Garis Sudut

Garis

Sudut

Gunakan

untuk

menarik

sudut-sudut

gambar

anda

hingga

sesuai dengan yang di’inginkan

3.

Buat Objek berBentuk 3D

Gimana

sih

cara

membuat

gambar

yang

kelihatan

nyata?,

manfaatin

aja

warna

linear

dan

radial

yang

ada

di

flash,

dengan

mengatur

sudut

pencahayaan

yang

tepat

akan

terbentuk gradasi bayangan yang seperti mirip benda asli. Coba anda coba mengikuti

contoh

pembuatan gambar

benda 3D

yang saya terapkan. Saya Akan membuat kotak 3 dimensi.

Gambar

Objek

dengan

Line,

Oval,

atau

Rectangle

Tool,

anggap

saja

skesta objek

3D

Siram

sketsa

objek

dengan

Paint

Bucket

Tool

(K)

yang

sebelumnya

telah

disetting linear/radial color dan intensitas warnanya.

Atur

letak

pencahayaan

dengan

Gradients

Transform

Tool

(F),

lalukan

haltersebut

berulang untuk bagian yang belum diwarnai.

Objek yang telah di warnai sekarang

tidak

memerlukan

garis bantu

lagi,

hapus

saja

garis

bantu tersebut.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Inilah Kotak 3 dimensi Yang telah jadi.

4.

Gambar gradasi warna Tanpa Linear Dan Radial

Terlalu

banyak

menggunakan

warna

Linear

dan

Radial

tentunya

akan

sangat

tidak

effisien

diterapkan

pada

Flash,

selain

akan

membuat

ukuran

file

kita

membengkak

juga

membuat

animasi

kita

berjalan

lambat

(patah-patah).

Lalu

bagaimanakah

kita

menggambar?

Pakai

saja

warna

(solid)

ditumpuk-tumpuk

dengan

warna

yang

sama

tapi

dengan

brightness(terang-gelap)

yang

berbeda. Seperti

pada contoh di gambar

Gbr. dengan warna terang gelap

Saya bila dikatakan jujur

lebih suka menggunakan gaya menggambar

seperti ini

dan

memang

cocok

diterapkan

untuk

flasher

pemula

karena

tidak

serumit

menggunakan

linear

dan radial yang harus dapat menggunakan komposisi yang tepat

untuk

pengaturan

warnanya,

tetapi

kita

akan

banyak

kehabisan

banyak

waktu,

tenaga,

dan

efesiensi

kerja bila untuk membuat satu gambar saja kita bisa menghabiskan waktu berhari-hari.

Akan dicontohkan cara menggambar dengan teknik lukis,

Gbr. Pola gambar Gbr. ToolBar Gbr. Color Mixer

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Gambarlah

sebuah

objek

di

stage,

saya

mencoba

menggambar

sebuah

wajah,untuk

mengatur

pewarnaan

anda

bisa

mengaturnya

di

color

property

(colorMixer)warna

dasarnya

saya

gunakan

warna

kuning

langsat

(#FFCC99)

dan

warnatumpuknya

kuning

langsat

muda

(#EFD3AB).

Saya

menorehkan

warna

ke

gambardasar

yang

sudah

jadi

dengan

Brush

Tool

tetapi

dengan

menaikkan

intensitas

brightnessnya

yang

dapat

anda

atur

di color

mixer.

Jangan terpaku pada warna yang

ada, anda

harus

gunakan

rasa

seni

yang

anda

punya,

seyogyanya

semua

manusia

mempunyai

bentuk

pencitraan

seni

yang

berbeda-beda

itulah

yang membuat

seorang pelukis, designer

dll memegang teguh

dan percaya

diri

akan kemampuannya menjadi sukses di bidangnya.

Gbr. Brush & Selection Tool

Atur

juga bentuk brus yang akan anda gunakan pada tool property atau tool bar

di

kiri

sudut

samping.

Tapi

sekedar

tips

saya

juga

kadang

tidak

terlalu bergantung pada

bentuk

brus,

karena

warna

akan

saya

atur

lagi

dengan

selection

tool(v),

tarik

dan

rasakan

komposisi

bentuk

gambar

anda.

Bila

anda

rasa

sudah

klop

lanjutkan

dengan

membuat

gambar

bagian

lainnya.

Berikut

gambar

yang telah jadi.

5.

Membuat Objek menjadi transparan

Ingin membuat effect Fade in/Fade out seperti film-film pada FLASH ? bisa saja, kreasi

anda

yang

menentukan

disini,

objek

yang

bisa

diberi

efect

tersebut

di

dalam

flash

hanya

objek yang mempunyai

variabel

eksis

FLASH yaitu

movie, grapic, dan button. Bila anda

mengimport

sebuah

file

image

misalnya

di

dalam

Flash

ia

hanya

dikenal

sebagai

file

bitmap, oleh karena itu minimal anda harus mengconvert

file

tersebut

menjadi

grapic,

atau

apabila

anda

ingin menganimasikannya bisa juga anda buat jadi movie clip.

Anda

bisa

menseleksi

kembali

objek

yang

anda

ingin

akal-akalin

(baca:transparan)

dan

memberikannya

efect.

Pilih

bagian

Property

inspector

pada

bagian

color

dengan pilihan alpha, atur juga persentase transparansi warna pada objek.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Banyak

pilihan warna

pada property inspector, dapat

kita manfaatkan dengan kreatif,

saya

berikan kepada anda tabel

fungsi tersebut sebagai pemacu anda.

Color

Function

None

Brightness

Tint

Alpha

Advanced

Normal

Cahaya terang/gelap

Titik Fokus Warna

Transparansi warna

Penggabungan dari Brightness, Tint, dan Alpha

Tentunya

bila

anda

koloborasikan

dengan

tween

berbagai

Effect

akan

tercipta,

seiring

latihan dan praktek langsung akan memacu timing taste (feeling waktu). Maksudnya, kapan

effect-effect fade in harus masuk dan Fade out harus keluar

dll.

6.

Manfaatkan Group dan Break

Bertambahnya

pengalaman

anda

menjadi

Flasher

tentunya

anda

pernah

mengalami

menggambar

tanpa

menggunakan

grouping

dan

breaking.

Lalu

apa

yang

terjadi bila anda menumpuk sebuah gambar ? Seperti pada contoh,

Untuk

menghindari

hal

tersebut

anda

bisa

menggunakan

grouping,

shortcutnya

ctrl+G,

dan

untuk

memrombak/memisahkan

kembali

sebuah

objek gunakan ctrl+B

sebelumnya

seleksi

dahulu

objek yang akan

di

eksekusi,

hal

dapat

juga

anda

praktek’an

Þerubahan

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

pada

objek Teks dan

menjadikannya shape manfaatkan fasilitas grouping dan breaking ini

untuk effisiensi kerja anda.

7.

Gunakan Teknik Masking dan Guideing

Ternyata

pada

layer

terdapat

banyak

lho

fungsi

serta

jenis

layernya,masuk

menu

Modify

Time Line

Layer Properties,

Gbr. Properties pada Layer

Layer

tidak

Cuma

hanya

bagian

atau

tempat

kita

berpijak

meletakkan

potongan-potongan

animasi,

script,

movie

clip,

dll

tapi

juga

mempunyai

fungsi

yang

unik

seperti

masking

dan

guideing.

Secara

singkat

saya

akan

mencoba menerangkan

mask dan guide selalu mempunyai

pasangan

untuk dapat bekerja sesuai dengan fungsinya

yaitu

masked

dan

guided

yang

berperan

sebagai

anakan

atau

peran

pembantu

fungsi

utamanya,

masking(layer

utama)

akan

bekerja

dengan

di

dalam

layernya

terdapat

masked

(layer

dasar).

Objek

pada

layer

utama

adalah

area

untuk

menampilkan

tampilan

pada

layer

dasar.

Sedangkan

Guide

(layer utama)

dan Guided (layer

dasar)

akan bekerja

dengan guided mengikuti bentuk objek pada layer utama.

8.

Manfaatkan Tool Layer

Gbr. Kumpulan Layer

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Manfaatkan

secara

maksimal

tool

layer

untuk

effisiensi

kerja

anda,

ada

tool

utama

pada layer

Show/Hide layer

menampilkan/menghilangkan

seluruh

bagian

frame

maupun

keyframe

di

dalam

layer,

clik icon untuk mengaktifkan dan menonaktifkannya.

Lock/Unlock

Layer

untuk

mengunci

tapi

tetap

menampilkan

keseluruhan layer.

Maksimalkan

tool

ini

untuk

mempermudah

menyambung

runtunan

potongan

animasi

dan

tidak

merusak

layer yang di kunci karena tidak dapat di edit.

Show Layer as Outlines

Untuk menampilkan keseluruhan layer dalam bentuk kerangka

garis.

Anda

akan

lebih

mudah

membentuk

karakter

bila

melihat

desainnya

secara

out

and

in

lines.

Manfaatkan

tool

ini

untuk

membentuk potongan animasi.

9.

Manfaatkan Library Bar

Gbr. Library Bar

Gunakan

library

bar

untuk

kembali

menggunakan

dan

mencari

info-info

properties,

editing,

dll.

Effiensi

kerja

lebih

maksimal

untuk

mencari

item

movie,

grapic,

button dll di dalam satu tempat.

10.

Gunakan Transforms

Anda

tidak

harus

menggambar

sepotong

lengan

kanan

dan

menggambar

kembali

sepotong

tangan

kiri,

anda

gandakan

saja

dari

objek

yang

ingin

dibuat

kembarannya

lalu

menseleksi

objek

tersebut

dan

mengubah

bentuk

sudut

pandangnya,

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Gbr. Transforms

Flip

dan rotate saja objek yang

di inginkan sesuai

keperluan anda, selamat berkreasi.

11.

Hei.. hei … Onion Skin

Kamu

sudah

jago

menyambung

potongan-potongan

clip

atau

frame?

Jangan

lupain

juga

dong

fasilitas

Onion

skin

yang

ada

di

dalam

Flash.

Onion

skin

mempermudah kita

untuk dapat melihat seluruh bagian frame yang sebelumnya hanya dapat

kita liat satu-persatu di dalam timeline

Short cut buat mereset garis red line pada posisi center (tepat di tengah)

Onion skin yang menggabungkan keseluruhan frame by frame dengan seluruh unsurnya

Onion

skin

yang

digunakan

untuk

memantau

gerakan

frame

by

frame

tanpa

unsur

shape, hanya terbatas outlines.

Onion skin yang menggunakan seluruh unsur dalam 1 frame, tapi bukan frame by frame.

Menu pilihan bentuk Onion, untuk onion 2, onion 5, atau Onion All

12.

Scene dan Edit Symbol

Gbr. Scene & Symbol

Temukan

dan

berpindah

scene

menggunakan

shortcut

di

atas.

Anda

lebih mudah

mengatur

setingan

keberadaan

scene,

variabel

symbol,

serta

settingan

ukuran

pandangan, secara default menggunakan 100%.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

13.

Frame And Time

Pahami

petunjuk

Frame

and

Time

di

atas

untuk

mengasah

timing

animation

anda

hingga

anda

dalam

membuat

animasi

telah

menjadi

satu

dengan

pengaturan

frame,

kapan

object datang dan kapan object keluar.

Current Frame :

adalah

frame

dimana

petunjuk

keberadaan red

line anda berada.

Frame

Rate

setting

jumlah

frame

dalam

detik,

pada

setingan

default

digunakan 12,0 fps (dalam satu detik menggunakan 12 frame).

Elapsed Time :

waktu

dimana

saat

ini

anda

berada,

menghitung berdasarkan

dimana keberadaan red line

14.

Setting Publishing

Fitur

standar

dari

flash

ialah

kefleksibelitasnya

untuk

berbagai

format

pada

tab

File

Pulish

Setting

kita

dapat

mengatur

bagaimana

bentuk

hasil

jadi

file

yang

akan

kita

publish.

Biasakan

selalu

mengatur

fitur

ini

sesuai

dengan

keperluan

kita,

misalkan

kita

hanya

membutuhkan

kualitas

standar

kenapa

kita

harus

mensetting

pada

format

high

tentunya

akan

banyak

menghabiskan

waktu

untuk

computer

bekerja

merender

file

tersebut. Jadi atur saja sesuai dengan kebutuhan.

15.

Software Flash Optimizer

Ada

program

alternatif

lain

bila

kita

ingin

membuat

ukuran

file

swf

lebih

kecil

dari

sebelumnya. Flash

optimizer

dapat

menyesuaikan

kualitas

penggunaan gambar, sound,

shape, dll di dalam file flash kita. Sampai saat ini yang penulis ketahui

pada

versi

trial

penggunaan

unsur

warna

linear

dan

radial

yang

dikompress

akan

menyebabkan

warna menjadi grayscale.

16.

Resource Hacker

Ada lho software buat hack informasi yang ada pada sebuah aplication yang berekstensi

(*exe).

Resource

Hacker

namanya

berguna

banget

kalo

kita

pingin

buat

karya

kita

terlihat

lebih

esklusif

.Setelah

kita

publish

program

kita

dari

Program

Flash

akan

terdapat

icon

flash

dan

data-data

standar

tentang

apa

dan

bagaimana

file

tersebut

diciptakan.

Edit

saja

keterangan

tersebut

dengan ResHacker,

di

dalam

resHacker

kita

dapat

mengganti

variabel

icon

dengan

mengimport

file

icon

yang

telah

kita

siapkan, tentunya dengan dimensi yang sama dengan

standar

yang

digunakan.

Edit

juga

variabel

info

dalam

file

tersebut, ResSource Hacker

mudah untuk dipelajari

karena

itu

saya rasa

tidak perlu lagi membahasnya lebih jauh

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Gbr. Tampilan Resource Hacker

17.

Gunakan Short Cut

Pakai

dong

short

cut,

jangan

terlalu

sering

hanya

menggunakan

mouse.

Menggunakan

keduanya

(mouse

dan

short

cut)

akan

lebih

mempersingkat

daya

guna

dalam

pekerjaan.

Short

cut

di

dalam

flash

kompletible

dengan

berbagai

program-
program

sejenis

jadi

tidak

perlu

terlalu

lama

untuk

menyesuaikan

diri

dengan

short

cut

yang digunakan Flash

18.

Impot File

Begitu

Powerfull

nya

Flash

kita

dapat

memodifikasi

pekerjaan

kita

dengan

file

yang

berasal

dari

berbagai

program

lain

seperti

pada

tampilan

import

file

di

bawah

ini.

Dengan

ruang

lingkup

yang

compitible

ini

tidak

ada

batasan

kita

bisa

saja

bekerja

dengan

menggunakan beberapa software program sekaligus.

Gbr. Impot File

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

19.

Bikin Animasi Harus Punya Story Board

Unsur terpenting di dalam animasi adalah jiwa animasi itu sendiri, untuk dapat membuat

animasi

hidup

tentunya

sang

animator

harus

berusaha

menghidupkan

setiap

potongan

adengan

menjadi

hidup,

contohnya

dengan

mendramatisirnya.

Agar

potongan adegan beraturan biasakan diri

kita

membuat Story Board dulu, Berikut

Tata cara pembuatan Story board sebelum membuat animasi :

a.

Menentukan Tema Cerita

b.

Menentukan Durasi Cerita

c.

Menentukan Karakter serta Profil Tokoh Di dalam Cerita

d.

Memvisualisasikan Latar belakang cerita

e.

Membuat

potongan

adegan

cerita,

sudut

pandang

kamera

dan mendramatisir

cerita.

Maksud

mendramatisir

cerita

adalah

melebih-lebihkan

atau

membuat penonton

benar-benar

mengerti

jalan

cerita

dari

animasi

anda.

Saya

akan memberikan anda

sedikit gambar an tentang mendramatisir

cerita.

Si

Budi

berlari-lari

mengejar

susi,

budi adalah pria

yang jatuh hati pada pandangan

pertama karena susi adalah orang pertama yang mengatakan bahwa budi adalah lelaki

yang

baik karena telah membantunya mengumpulkan tugas-tugas

sekolahnya

karena

di

tabrak

oleh

budi,

padahal

selama

ini

budi

tidak pernah disanjung seperti itu . Tapi maksud baik

susi di salah artikan oleh budi. Maka budi berlari-lari mengejar

susi untuk meminta nomor

teleponnya, sedang susi berpikiran bahwa budi marah karena perkataanya.

Pada

tema

cerita

di

atas

bisa

kita

dramatisikan

animasi

berlari-lari

dengan

memberikan

kesan

bahwa

budi

benar-benar

berlari

dan

menambahkan

debu-debu

dan

daun-daun

yang

erterbangan

pada

setiap

budi

melangkah

lari.

Sebagai Contoh

bisa kita masukkan cerita tersebut pada story board.

Gbr. Story Board 1

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Setelah

mendapat

Jalan

cerita,

kita

dapat

juga

membuat

lanjutan

Story

Board

tersebut

dengan lebih detail dengan kotak kolom dan balon komik.

Gbr. Story Board 2

20.

Gunakan Alat Bantu

Script Assist Belum

mahir

menggunakan

script,

temukan

dan

gunakan

tool

yang

telah disediakan dalam action bar , maka tanpa tahu begitu banyak

fungsi

script kita dapat

menemukannya dengan mudah.

Gbr. Actions Bar

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Link Partner :

Berikut

ini

adalah

beberapa

link

rekomendasi

yang

dapat

anda

kunjungi

untuk

mepelajari

animasi

secara

lebih

jauh,

ada

pula

website

yang

menyediakan

free

source

untuk

digunakan

tetapi harus di ingat bahwa source tersebut tetap memiliki hak cipta dari pembuatnya jadi hindari

pembajakan,

gunakan

source

dengan

mencantumkan

atau

meminta

ijin

pada

asal

nama

source

tersebut, ‘jangan membajak kalau tidak ingin dibajak’

Babaflash [www.babaflash.com]

Situs forum anak negeri ini mengalami ganti kulit, lebih pada share dan diskusi, tempat

yang banyak bersama membahas banyak feature animasi, game, script, dll. Dan banyak

pula sahabat negeri yang telah sukses menghasilkan karya Go Internasional

Rekamatra [www.rekamatra.com]

Kolaborasi

antara

pemprogaman

website

dan

pemprograman

game,

animasi,

comic,

dan lainnya yang mengadopsi pola kartun.

Flashkit [www.flashkit.com]

Garapan

eropa

yang

menjadi

tempat

sharing

seluruh

flasher

sedunia,

disini

dapat

ditemukan

banyak

sample

script,

animasi,

game,

sound,

effect,

serta

properti

lainnya

yang dapat di download sebagai bahan belajar.

Newgrounds [www.newgrounds.com]

Website

yang

menerapkan

hampir

seluruhnya

merupakan

flash,

website

ini

terkenal

di

kalangan

flasher

karena

hampir

80%

lebih

penghuninya

merupakan

flasher

mania.

Flasher

dapat

berkumpul

dan

sharing

karya-karya

nya

berupa

animasi,

game,

wallpaper Flash, dll

Main Sini [www.mainsini.com]

Mainsini

adalah

versi

Indonesia

(local

site)

dari

nonoba,

salah

satu

portal

game

flash

online multiplayer.. Jadi gamenya dan komunitas internasionalnya menyatu.. Meskipun

dari jaringan Nonoba, situs ini dikelola dan ditujukan untuk komunitas Indonesia.. Ada

game2 indie hasil karya temen2 game developer Indonesia disini.. Kalo kamu suka bikin

flash game, juga bisa upload game buatanmu di situs ini.

Ilmu Grafis [www.ilmugrafis.com]

Selain

menjual

CD

tutorial

secara

online

site

ini

juga

memberikan

tutorial

dasar

flash

animation

dan

game

secara

gratis,

website

ini

buatan

indonesia

dan

dikelola

sebagai

acuan komunitas grafis indonesia.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Warung Flash [www.warungflash.com]

Banyak

tutorial

yang

dapat

anda

temukan

di

website

ini,

website

ini

dikelola

oleh

beberapa flasher yang peduli akan perkembangan animasi masyarakat indonesia. Anda

dapat

mengirimkan

artikel

anda

untuk

di

cantumkan

dan

si

sharing

di

dalam

web

ini.

Pesona Edu [www.pesonaedu.com]

Adalah

simulasi

interaktif

kelas

dunia

untuk

matematika

dan

sains,

Lebih

dari

1,500

halaman animasi, interaktif dan simulasi interaktif berkualitas tinggi merupakan konten

Software

PesonaEdu.

Dibuat

sejak

1986.

Software

ini

telah

menerima

banyak

penghargaan dan rekomendasi dari Intitusi International.

Merupakan

salah

satu

alat

bantu

mengajar

yang

terbaik

di

dunia

buatan

Indonesia

(dalam lomba WSA = World Summit Award di bawah PBB).

Contoh Forto Folio website :

Dream Shocker [www.dreamshocker.com]

Situs

Flash

ini

menekankan

permainan

yang

manis

terhadap

gerakan

animasi

dan

kekompakan

efek

suara.

Didukung

dengan

penguasaan

teknik

gambar

3D,

seperti

bisa

dilihat

salah

satu

karyanya

yang

menampilkan

gambar

sel-sel

sperma

yang

berkesan

sedang

berkerumunan

memasuki

sel

telur.

Warna

di

situs

ini

tidak

kalah

serunya,

beraneka

ragam

warna

digunakan

namun

tetap

terlihat

serasi.

Jika

Anda

ingin

dapat

membuat situs seperti ini, teknik yang harus dikuasai adalah gambar 3D, ilustrasi, serta

editing suara agar setiap gerakan animasi bisa harmonis dengan efek suaranya.

Ferry Halim [www.ferryhalim.com/orisinal]

Website

game

mas

ferry

halim

ini

dikemas

secara

apik

serta

menarik

walaupun

menggunakan

layout

yang

sederhana

menggunakan

animasi

flash,

tetapi

kemampuan

serta

pengalamannya

terangkai

tanpa

kata

pada

karya-karya

animasi

dan

game

di

websitenya.

Seni Budaya [www.senibudaya.co.id]

Animasi flash yang menarik, penuh tampilan yang cemerlang dan sangat ringkas.

Zeembry [www.zeembry.com]

Terlihat

bahwa

website

ini

memang

terkesan

seperti

official

website

biasa

dengan

pencampuran

animasi

flash,

tetapi

kemampuan

mas

zeembry

memang

sudah

tidak

diragukan

lagi,

banyak

buku

animasi

flash

karya

mas

zeemby

beredar

di

pasaran

dengan banyak macam judul.

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Orang Edan [www.orangedan.net]

Kalau

Anda

menyukai

gambar

robot,

maka

pastilah

Anda

akan

terpukau

dengan

situs

ini:

permainan

yang

sangat

manis

dan menarik

oleh

kekompakan

gerakan-gerakan

ala

robot.

Mulai

dari

gerakan

perputaran

sendi,

lipatan-lipatan,

semua

terlihat

seperti

engsel

mesin.

Dan

tidak

ketinggalan

juga

disertai

dengan

efek-efek

suaranya.

Orangedan

adalah

salah

satu

karya

Deepcuts

Studio,

sebagai

demo

spesialisasinya

dalam pembuatan gambar ilustrasi. Anda ingin bisa membuat situs seperti ini? Sebelum

melangkah

jauh

pikirkan

dahulu

apakah

Anda

mempunyai

daya

imajinasi

tinggi

akan

bentuk-bentuk robot serta komponen-komponennya. Jika ya, bersiaplah menyaingi situs

ini.

Orisinal [www.orisinal.com]

Flash tidak selalu berkutat di Web saja. Situs Orisinal menciptakan banyak permainan

yang

dibuat

tentunya

dengan

Flash.

Permainan-permainannya

sangat

menyenangkan;

Anda

dapat

memilih

permainan

yang

Anda

sukai,

di

antaranya

permainan

menjebak

tawon

terbang

dengan

gelembung

sabun.

Jika

Anda

ingin

membuat

permainan

seperti

ini,

selain

teknik

gambar

yang

harus

dikuasai

tentunya

Anda

harus

juga

menguasai

benar ActionScript.

Short Signature From Me :

¯·--- ·-.- ..(.· ¡·---(-. -.-- -·.....-·-. ---. . |-.¸-· ···.--..-. .·-(- ··.----. -

---- ¡·-|.-(-. ---. . --(-.. .·|·.--|·.--.¸- --- -- .-¸- .·.-- r-. |- -·--.. ---

¡·-|·.---. - ---- ---. . .·--(---(- --(-...¸- --- /-- :.(

¯-· --- ---

-¸ --(-·- i--¸ -.- -¸ |·.( i-·.- -...¡-(-. --(.-(-. i-- -· /-.· . -

SAuAnA ÞroducLlon | 8ela[ar Anlmasl

©CopvrlahL 2009, [admlkoz.bloaspoL.com

5AuANA ltoJoctloo ] IoJmlko A. w

Buku

ini

adalah

awal

bagi

saya

untuk

berbagi

sedikit

pengalaman

dalam

membuat

sebuah

program

animasi

interaktif

dalam

Flash.

Untuk

perkembangan

anda

selanjutnya

sangat

tergantung

pada

ketekunan

serta

jam

terbang

anda

dalam

pembuatan sebuah

animasi sedehana yang powerful dengan menggunakan Flash.

Jadmiko

Agung

Wicaksono

Lahir

di

Muara

Teweh,

31

Mey

1988.

Memulai

pendidikan

dasar

di

Menteng

Palangka

Raya

kemudian

melanjutkan

pendidikan

menengah

pertama

di

SMP

Negeri

Palangka

Raya

dan

menamatkan

pendidikan

Menengah

Umum

di

SMU

2,

Palangkaraya

Kalimantan

Tengah

angkatan

2006.

Saat

inipenulis

sedang

melanjutkan

pendidikan

di

Universitas

Palangkaraya(UNPAR),

Kalimantan

Tengah

dengan jurusan

S1

Teknik

Informatika.

Selain

itu

penulis

sedang

menekuni

bidang

Graphic

Design

and

Animation

Diantaranya

Grapic

design

dengan

Photoshop,

Ulead,

Corel

dan

Animation

dengan Flash 9, 3Dmax, Swiss.

Informasi Tentang Penulis bisa didapat melalui :

URL :

jadmikoz.blogspot.com

/ gembiraku.blogspot.com / gudangkreativitas.blogspot.com

Email :

jadmikoz@gmail.com

dan

jadmikoz@yahoo.com (YM)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful