KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran IPS Ekonomi

Oleh
Nama Kelas No. Abs : Soni Hana Fika : VII – G : 36

SMP NEGERI 1 KAYEN TAHUN PELAJARAN 2010 – 2011

KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA

Disusun untuk memenuhi tugas mata pelajaran IPS Ekonomi

Oleh
Nama Kelas No. Abs : Soni Hana Fika : VII – G : 36

SMP NEGERI 1 KAYEN TAHUN PELAJARAN 2010 – 2011

KEHIDUPAN SOSIAL MANUSIA

Kebutuhan akan tujuan hidup. asalkan mau. atau aktivitas yang sama. rasa kekeluargaan. dan juga realisasi dari potensi diri secara utuh. mengaktualisasi diri. kita semakin melihat bahwa teori Maslow ini menjadi semakin kentara. yang merupakan komponen aktualisasi diri. Popularitas layanan seperti Facebook dan Twitter bahkan telah melewati popularitas pornografi. sampai bahkan dharma wanita. Percaya pada diri sendiri dan kebanggaan adalah sesuatu yang relatif terhadap apa yang kita jumpai dalam kelompok sosial. dan juga hubungan intim. Wujud dari bagaimana orang memenuhi kebutuhan sosialnya sudah kita lihat dari tahun satu pula.. 18 November 2009 | 08:15 WIB KOMPAS. Tren hubungan sosial di era New Wave tentunya semakin berkembang. seperti produk-produk web 2.Dari dulu dari tahun satu. Di dalam pembahasan umum mengenai teori motivasi dari Maslow. Lihat saja perkumpulan sosial ada di mana-mana dari dulu sampai sekarang. yang sebelumnya selalu menjadi hal yang paling favorit dikonsumsi di Internet. kebutuhan sosial bagi manusia sifatnya sangat psikologis. yang kesemuanya bisa dikategorikan sebagai konektor sosial yang ada di dunia offline. hanya akan berarti jika pencapaian tersebut diketahui oleh lingkungan sekitarnya. Hal tersebut sekiranya dapat memberikan indikasi bahwa menjaga hubungan sosial kian menjadi lebih penting ketimbang memuaskan birahi.0 berikut dengan media sosialnya. Dan konektor sosial tersebut tentunya semakin mudah untuk diakses. Tentunya dibantu dengan kehadiran teknologi maju. misalnya. manusia pada umumnya membutuhkan rasa untuk berada dan diterima di suatu lingkaran sosial. dalam arti semakin mudah bagi siapa pun untuk tampil. kebutuhan sosial ditempatkan di bawah kebutuhan esteem dan kebutuhan aktualisasi diri. Sebut saja mulai dari perkumpulan keagamaan. pekerjaan. di lingkungan sosial mereka. Teori motivasi dari Abraham Maslow bahkan mengkultuskan kebutuhan ini sebagai salah satu yang kebutuhan manusia yang sangat penting. arisan. Di era New Wave. semuanya saling terkait.Laporan wartawan Hermawan Kartajaya. Begitu pula halnya dengan aktualisasi diri.com . fans untuk klub-klub olah-raga. bagi siapapun. dibentuk atas dasar hal-hal ketertarikan. Dalam piramida Maslow. yang kalau dilihat lagi secara seksama. yang mana sering dikaitkan dengan kebutuhan manusia akan hubungan emosional seperti persahabatan. Kebutuhan esteem.Waizly Darwin Rabu. . kekerabatan. menjadi sesuatu yang nyata saat di bandingkan dengan konteks lingkungan yang dihadapi. persaudaraan. tampil percaya diri. perkembangan pribadi. Tentunya asal mereka menggunakan konektor sosial yang ada di dunia online dan offline secara cerdas.

Sehingga kami percaya bahwa konektor sosial ini adalah salah satu kekuatan penghubung utama di dunia New Wave yang semakin horisontal ini. perkantoran. kota merupakan suatu wilayah yang memiliki kegiatan usaha sangat beragam dengan dominasi di sektor nonpertanian. Kehidupan dan hubungan sosial bagi seluruh masyarakat new wave adalah semacam way of life yang sudah sepatutnya diperhatikan oleh marketer di jaman New Wave. Konektor sosial memang bukan sesuatu yang baru. kota merupakan suatu wilayah dengan kelompokkelompok sosial masyarakat yang heterogen (tradisional-modern. 09:14 Membangun Kota Tangguh Bencana Rahmat Pramulya . perindustrian. kota merupakan wilayah dengan konsentrasi penduduk yang dicerminkan oleh jumlah dan tingkat kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan keadaan di wilayah sekitarnya. dan sebagainya). kota mengandung pengertian suatu wilayah dengan wilayah terbangun (built up area) lebih padat dibandingkan dengan area sekitarnya.Opini UPAYA membangun kota yang tangguh menghadapi bencana kini terus menjadi perhatian serius banyak pihak. Hidup di Indonesia artinya hidup di negeri yang rawan bencana. seperti perdagangan. pelayanan jasa. Ini saat membantu di era dimana kemudahan mendapatkan informasi menjadikan pengguna Internet justru mengalami fenomena information overload. Ditinjau dari aspek sosial.18 September 2009 ) Wed. Apalagi Indonesia sebagaimana halnya negara-negara berkembang lainnya sedang mengalami pertumbuhan perkotaan yang pesat. Secara ekonomi. Dari aspek demografis. Informasi yang disebarkan melalui komunitas sosial yang memiliki minat dan cara berpikir serupa akan berfungsi selaku penyaring antara berita yang relevan dengan yang tidak relevan. Sep 15th 2010. Pengertian kota dapat ditinjau dari berbagai aspek. Kekuatan konektor ini seakan dilipatgandakan saat media sosial yang ada di online menjadikan interaksi sosial dapat terjadi secara efisien waktu dan tidak terbatas lokasi. pengangkutan. maju-terbelakang. formalinformal. Sementara secara administrasi. media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita dari luar komunitas tersebut. Dari aspek fisik dan geografis. Di sinilah upaya membangun kota tangguh bencana mendapatkan argumentasi kuat.Selain menghubungkan lingkaran komunitas teman. Saat ini lebih dari setengah populasi dunia hidup di perkotaan. ( Kompas . Komunitas offline yang berfungsi seperti kami jelaskan di atas sudah ada jauh sebelum komputer pertama kali ditemukan. dan lain-lain. kota .

merupakan suatu wilayah yang dibatasi oleh suatu garis batas kewenangan administrasi pemerintah daerah yang ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Ini merupakan masalah krusial yang dihadapi hampir semua kota di Indonesia. kepadatan tinggi. Yunani (Kota Athena). Kota berdaya saing menjadi kunci utama. dan lingkungan kota. serta kondisi lingkungan perumahan permukiman seperti kekumuhan. telah menciptakan pula kompetisi antarkota. Akibat urbanisasi adalah meningkatnya jumlah penduduk miskin di perkotaan. globalisasi telah merambah ke seluruh dunia tidak hanya di tingkat regional. dan pusat keagamaan menjadi ikon yang hampir selalu muncul di kota-kota kuna tersebut. Termasuk catatan penting di era Revolusi Industri di mana berkembangnya industri di kota-kota telah mendorong terjadinya urbanisasi akibat daya tarik lapangan kerja. pusat pemerintahan. Kualitas air. Dinamika perkembangan permukiman yang menjadi cikal bakal kota itulah yang memantik berkembangnya perencanaan kota. Urbanisasi secara umum dipahami sebagai suatu proses migrasi masuk kota. serta aspek sosial budaya dan ekonomi seperti ketimpangan dan kesenjangan antarwarga. Peradaban Mesir Kuna (Kota Babilonia). infrastruktur yang tidak memadai. misalnya. pola jalan yang teratur. serta Gerakan Reformasi adalah contoh-contoh periodik bagaimana sebuah peradaban kota ditegakkan. kualitas. tetapi juga di tingkat lokal. juga rendahnya kualitas bangunan yang dapat meningkatkan kerentanan penduduk kota terhadap bencana. Dengan kemajuan teknologi. pertambangan. Revolusi Industri. Globalisasi telah merangsang terjadinya interaksi antarkota sebagai elemen kunci dalam ekonomi global. Sebaliknya. dan sebagainya. minimnya interaksi. Dampak urbanisasi di negara berkembang di antaranya secara fisik kota akan tumbuh menjadi besar dan luas dengan tingkat teknologi dan kualitas kehidupan kota yang kurang memadai. pusat perdagangan. kemiskinan. Dalam sejarahnya permukiman ini terus berkembang. perubahan pekerjaan dari bertani menjadi profesi lain. juga ketersediaan prasarana dan sarana kota. dan keselamatan bangunan. serta . tanah. tipisnya penyaluran aspirasi. Pertanian. taman-taman kota. lokasi yang tidak memadai. Pesatnya pertumbuhan di perkotaan berpotensi menyebabkan masalah akibat penataan permukiman yang tidak teratur. Beberapa isu/tantangan yang dihadapi dalam perencanaan kota antara lain globalisasi. udara. transportasi. kualitas lingkungan hidupnya harus baik. juga menyangkut perubahan dalam pola perilaku manusia. Romawi (Kota Militer). permukiman miskin (squatter). Menjadi ironis lantaran hal ini tidak diimbangi dengan penyediaan fasilitas. Di sinilah perlunya disadari arti penting sebuah perencanaan kota. Untuk mencapai masyarakat perkotaan yang sejahtera. urbanisasi. industri. sehingga terjadi berbagai masalah seperti perumahan. sekolah. Permukiman yang menjadi cikal bakal sebuah kota telah ada sejak ribuan tahun lalu yang bertujuan untuk memberikan perlindungan yang lebih kuat kepada sejumlah besar penduduk. Zaman Renaisance.

Berdasarkan frekuensi dan besarnya. sosial. tsunami. mekanisme kerusakan fisik. dan kemungkinan frekuensi kemunculannya. ancaman bencana dapat dianalisa besarnya . gempa. elemen-elemen dan aktivitas yang paling rentan terhadap kerusakan. kerusakan ekosistem mangrove dan terumbu karang.terbatasnya perlindungan hukum dan keamanan. Kerangka awal sebagai acuan perencanaan tata ruang wilayah adalah identifikasi multiancaman bencana yang dapat terjadi serta melakukan inventarisasi berbagai ancaman tersebut. serta penataan kawasan bersejarah. Ancaman bencana bisa berupa longsor. ukuran dan tingkat keparahannya. oleh sistem mitigasi yang tidak baik. banjir dari pasang surut air laut dan dari luapan sungai. Kota ekologis mempunyai kesamaan dengan konsepsi kota yang berkelanjutan yang menekankan pentingnya menyeimbangkan antara kepentingan ekonomi. Hasil kajian Novi Rahmawati (2010) kian menandaskan bahwa menata kota berbasis mitigasi bencana perlu diawali dengan melakukan inventarisasi dampak ancaman bencana terhadap masyarakat. kebakaran hutan. tetapi juga mengurangi konsekuensi-konskuensi yang paling merugikan dari bahaya tersebut. Untuk itu. antara lain. dan lingkungan. tata ruang berbasis mitigasi bencana (TRBMB) adalah hal yang sangat penting dalam mewujudkan kota berkelanjutan. Bagian paling kritis dari suatu mitigasi bencana adalah pemahaman yang utuh terhadap bencana. intrusi air laut. kekeringan. erosi. transportasi. Termasuk di dalamnya adalah kemungkinan konsekuensi sosial dan ekonomi dari bencana mitigasi tidak hanya mencakup menyelamatkan hidup dan mereka yang terluka. Penataan ruang kota adalah menata “wadah” bagi berbagai kegiatan masyarakat kota agar berbagai kegiatan tersebut dapat berlangsung dengan baik dan tidak saling menganggu. penyebaran geografisnya. Mayoritas korban bencana di negara berkembang disebabkan. gunung meletus. penanganan sampah. Bencana yang selama ini begitu akrab dengan wajah kita bisa jadi akibat tata ruang yang tidak mengindahkan kemampuan dan daya dukung lingkungan. dan sebagainya. kota perlu didesain menjadi sebuah “kota ekologis”. ruang terbuka hijau (RTH). Kota ekologis adalah satu pendekatan pembangunan kota yang didasarkan atas prinsip-prinsip ekologis. abrasi. amblesan tanah. Mitigasi dilakukan dalam rangka mengurangi kerugian akibat kemungkinan terjadinya bencana. pencemaran air tanah akibat limbah domestik dan pertanian. sifat-sifatnya dan penyebab-penyebabnya. sehingga menyebabkan akumulasi kerusakan yang terjadi terus-menerus dan menyebabkan terjadinya bencana. Penilaian kerentanan merupakan aspek penting dari perencanaan mitigasi yang efektif. Selain unsur-unsur penting dalam mewujudkan sebuah kota ekologis seperti jaringan air bersih dan sanitasi.

Inventarisasi nilai kerusakan didapatkan dari nilai rupiah dari masing-masing unsur yang berisiko terjadi kerusakan apabila ancaman bencana terjadi. politik dengan ekonomi. ekonomi dengan hukum. risiko suatu benda dapat mengancam kehidupan seseorang jika terjadi bencana. misalnya. Proses di tahap ini disebut tingkat risiko bencana yang kemungkinan dapat terjadi. Berapa jumlah populasi yang terancam jiwanya yang mendiami suatu lokasi apabila terjadi bencana longsor. (http://serambinews. jumlah tambak yang dapat tergenang atau terpolusi. nilai ekonomi infrastruktur jalan dan fasilitas umum jika terjadi tsunami. Dampak bencana dapat dihitung sebagai frekuensi dan besarnya ancaman bencana dikalikan nilai kerugian. jumlah rumah yang dapat rusak. dan risiko nilai ekonomi suatu infrastruktur dapat rusak jika terjadi bencana. kerugian yang dapat diderita petani jika tambak dan lahan pertaniannya terkena intrusi air laut.tingkat kerusakan yang dapat terjadi secara ekonomi dan sosial. banjir atau bencana lain dapat dihitung berdasarkan frekuensi dan besarnya ancaman bencana. jumlah populasi yang dapat meninggal. misalnya pengaruh-mempengaruhi antara sosial dengan politik. Proses sosial dapat diartikan sebagai pengaruh timbale-balik antara pelbagai segi kehidupan bersama. Tiap unsur baik secara ekonomi maupun sosial yang terkena dampak seperti risiko meninggalnya orang. Pengantar Proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orangperorangan dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem serta bentu-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya pola-pola kehidupan yang terlah ada. misalnya. Berapa nilai ekonomi suatu objek dapat terancam mengalami kerusakan jika terjadi bencana. . Dengan perencanaan tata ruang berbasis mitigasi kita harapkan dapat diujudkan kota-kota di Indonesia sebagai kota yang tangguh dalam menghadapi bencana. Berapa potensi suatu objek yang dapat mengancam kehidupan manusia jika terjadi bencana. potensi bangunan rumah dapat rubuh dan mengancam kehidupan penghuninya jika bencana gempa dan atau longsor terjadi. Dari sini jelas bahwa penyebaran tingkat risiko terjadinya multibencana dapat digunakan sebagai acuan untuk merencanakan kebijakan dalam tata ruang wilayah. misalnya. dst. nilai ekonomi kehilangan flora dan fauna jika terjadi kebakaran hutan.com/news/view/38822/membangun-kotatangguh-bencana ) PROSES SOSIAL DAN INTERAKSI SOSIAL A.

Berlangsungnya suatu proses interaksi didasarkan pada pelbagai faktor : 1. maupun antara orang perorangan dengan kelompok manusia. Imitasi Salah satu segi positifnya adalah bahwa imitasi dapat mendorong seseorang untuk mematuhi kaidah-kaidah dan nilai-nilai yang berlaku 1. Interaksi sosial antara kelompokkelompok manusia terjadi anatara kelompo tersebut sebagai suatu kesatuan dan biasanya tidak menyangkut pribadi anggota-anggotanya. Interaksi sosial tak akan mungkin teradi apabila manusia mengadakan hubungan yang langsung dengan sesuatu yang sama sekali tidak berpengaruh terhadap sistem syarafnya. Interaksi sosial hanya berlangsung antara pihak-pihak apabila terjadi reaksi terhadap dua belah pihak. Di dalam proses ini perasaan memegang peranan yang . Proses simpati Sebenarnya merupakan suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain. Interaksi sosial merupakan hubunganhubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-orang perorangan. sebagai akibat hubungan termaksud. Identifikasi Identifikasi sebenarnya merupakan kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain. Interaksi tersebut lebih mencolok ketika terjadi benturan antara kepentingan perorangan dengan kepentingan kelompok.Interaksi sosial merupakan kunci dari semua kehidupan sosial. 1. antara kelompok-kelompok manusia. Sugesti Faktor sugesti berlangsung apabila seseorang memberi suatu pandangan atau suatu sikap yang berasal dari dirinya yang kemudian diterima oleh pihak lain. Identifikasi sifatnya lebih mendalam daripada imitasi. Interaksi sosial antara kelompok-kelompok manusia terjadi pula di dalam masyarakat. karena tanpa interkasi sosial tak akan mungkin ada kehidupan bersama. Interaksi Sosial sebagai Faktor Utama dalam Kehidupan Sosial Bentuk umum proses sosial adalah interaksi sosial(yang juga dapat dinamakan sebagai proses sosial) karena interasi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. karena kepribadian seseorang dapat terbentuk atas dasar proses ini. 1. A.

menyangkut hubungan antara individu. A. antarindividu dengan kelompok. Kontak sosial dapat terjadi dalam 3 bentuk : 1.Yaitu antarindividu. 1. antara kelompok maupun antara individu dengan kelompok. Kata kontak berasal dari bahasa Latin con atau cum (artinya bersamasama) dan tango (yang artinya menyentuh). Dapat dikatakan bahwa hubungan badaniah bukanlah syarat untuk terjadinya suatu kontak. Adanya Komunikasi. Adanya orang perorangan Kontak sosial ini adalah apabila anak kecil mempelajari kebuasaan dalam keluarganya. 1. Secara fisik. orang dapat menyentuh berbagai pihak tanpa menyentuhnya. Adanya kontak sosial (social contact). karena dewasa ini dengan adanya perkembangan teknologi. kontak baru terjadi apabila terjadinya hubungan badaniah. antarelompok. Dua Syarat terjadinya interaksi sosial : 1. Proses demikian terjadi melalui sosialisasi. yaitu suatu proses dimana anggota masyarakat yang baru mempelajari norma-norma dan nilai-nilai masyarakat dimana dia menjadi anggota. Syarat-syarat Terjadinya Interaksi Sosial Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis. . Sebagai gejala seosial itu tidak perlu berarti suatu hubungan badaniah. suatu kontak dapat pula bersifat langsung maupun tidak langsung. ada orang perorangan dengan suatu kelompok manusia atau sebaliknya kontak sosial ini misalnya adalah seseorang merasakan bahwa tindakantindakannya berlawanan dengan norma-norma masyarakat atau apabila suatu partai politik memkasa anggota-anggotanya menyesuaikan diri dengan ideologi dan programnya. Orang yang bersangkutan kemudian memberi reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. 2. yaitu seseorang memberi arti pada perilaku orang lain. walaupun dorongan utama pada simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerja sama dengannya. perasaan-perassaan apa yang ingin disampaikan orang tersebut. yang dapat berlangsung dalam tiga bentuk.sangat penting. Selain itu. Antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya. Arti secara hanafiah adalah bersamasama menyentuh.

Dari beberapa hasil penelitian. Kontak sekunder memerlukan suatu perantara. apabila berada di kalangan kasta lainnya (kasta yang tertinggi). terasingnya seseorang dari kasta tertentu (biasanya warga kasta rendahan). Dengan adanya komunikasi tersebut. Hubungan-hubungan yang sekunder tersebut dapat dilakukan melalui alat-alat telepon. Hal itu kemudian merupakan bahan untuk menentukan reaksi apa yang dilakukannya. Arti terpenting komunikasi adalah bahwa seseorang memberikan tafsiran pada perilaku orang lain (yang berwujud pembicaraan. sengangkan yang bersifat negatif mengarah pada suatu pertentangan atau bahkan sama seali tidak menghasilkan suatu interaksi sosial. telegraf. tetapi juga tanggapan terhadap tindakan tersebut. dst. Terjadinya suatu kontak tidaklah semata-mata tergantung dari tindakan. ternyata bahwa kepribadian orangorang mengalami banyak penderitaan akibat kehidupan yang terasing karena cacat indra itu. perasaan-perasaan apa yang ingin disampaikan oleh orang tersebut. . karena kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan kepribadiannya seolah-olah terhalang dan bahkan sering kali tertutup sama sekali. Kehidupan yang Terasing Pentingnya kontak dan komunikasi bagi terwujudnya interaksi sosial dapat diuji terhadap suatu kehidupan yang terasing (isolation). Kontak sosial yang bersifat positif mengarah pada suatu kerja sama. dimana gerak sosial vertikal hampir tak terjadi. Orang yang bersangkutan kemudian memberikan reaksi terhadap perasaan yang ingin disampaikan oleh orang lain tersebut. Suatu kontak dapat bersifat primer atau sekunder. Kehiduapan terasing yang sempurna ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengadakan interaksi sosial dengan pihak-pihak lain. Kontak perimer terjadi apabila yang mengadakan hubungan langsung bertemu dan berhadapan muka. Orang-orang cacat tersebut akan mengalami perasaan rendah diri. Terasingnya seseorang dapat pula disebabkan oleh karena cacat pada salat satu indrany.Umpamanya adalah dua partai politik mengadakan kerja sama untuk mengalahkan parpol yang ketiga di pemilihan umumu. Padahal perkembangan jiwa seseorag banyak ditentuan oleh pergaulannya dengan orang lain. Pada masyarakat berkasta. Sekunder dapat dilakukan secara langsung. sikap-sikap dan perasaan suatu kelompok manusia atau perseorangan dapat diketahui oleh kelompok lain atau orang lainnya. A. radio. gera-gerak badaniah atau sikap). Kehidupan terasing dapat disebaban karena secara badaniah seseorang sama sekali diasingkan dari hubungan dengan orang-orang lainnua. dapat pula terjadi.

Fungsi Kerjasama digambarkan oleh Charles H. Gillin dan Gillin mengadakan penggolongan yang lebih luas lagi. kesadaran akan adanya kepentingankepentingan yang sama dan adanya organisasi merupakan fakta-fakta penting dalam kerjasama yang berguna” . Proses-proses yang Asosiatif 1.Cooley ”kerjasama timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingankepentingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai cukup pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut. yang dinamakan akomodasi. keahlian-keahlian tertentu diperlukan bagi mereka yang bekerja sama supaya rencana kerja samanya dapat terlaksana dengan baik. a. di dalam arti bahwa interaksi itu dimulai dengan kerja sama yang kemudian menjadi persaingan serta memuncak menjadi pertikaian untuk akhirnya sampai pada akomodasi. Ini berarti kedua belah pihak belum tentu puas sepenunya. Pertikaian mungkin akan mendapatkan suatu penyelesaian. Kerja Sama (Cooperation) Suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok manusia untuk mencapai suatu atau beberapa tujuan bersama. Bentuk kerja sama tersebut berkembang apabila orang dapat digerakan untuk mencapai suatu tujuan bersama dan harus ada kesadaran bahwa tujuan tersebut di kemudian hari mempunyai manfaat bagi semua. Bentuk-bentu Interaksi Sosial Bentuk-bentuk interaksi sosial dapat berupa kerja sama (cooperation). Juga harus ada iklim yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta balas jasa yang akan diterima. Keempat bentuk poko dari interaksi sosial tersebut tidak perlu merupakan suatu kontinuitas.A. Kerja sama timbul karena orientasi orang-perorangan terhadap kelompoknya (yaitu in-group-nya) dan kelompok lainya (yang merupakan outgroup-nya). Dalam perkembangan selanjutnya. dan bahkan dapat juga berbentuk pertentangan atau pertikaian (conflict). persaingan (competition). ada dua macam proses sosial yang timbul sebagai akibat adanya interaksi sosial : 1. Kerja sama akan bertambah kuat jika ada hal-hal yang menyinggung anggota/perorangan lainnya. namun penyelesaian tersebut hanya akan dapat diterima untuk sementara waktu. Menurut mereka. Suatu keadaan dapat dianggap sebagai bentuk keempat dari interaksi sosial.

Joint venture. Akan tetapi. Kerjasama tersebut lebih lanjut dibedakan lagi dengan : 1. 1. Yaitu pelaksana perjanjian mengenai pertukaran barangbarang dan jasa-jasa antara 2 organisasi atau lebih 3. pertambangan batubara. Kerjasama Kontrak (Contractual Cooperation) : Kerjasama atas dasar tertentu 4. Kerjasama Tradisional (Traditional Cooperation) : Kerjasama sebagai bagian atau unsur dari sistem sosial. maka sifatnnya adalah kooperatif. Sebagai suatu proses akomodasi menunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan yaitu usaha-usaha manusia untuk mencapai kestabilan. perhotelan. yakni kombinasi antara dua organisasi atau lebih yang mempunyai tujuan-tujuan yang sama. yakni suatu proses penerimaan unsur-unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik dalam suatu organisasi sebagai salah satu cara untuk menghindari terjadinya kegoncangan dalam stabilitas organisasi yang bersangkutan 4. Koalisi (coalition). Kerjasama Langsung (Directed Cooperation) : Kerjasama yang merupakan hasil perintah atasan atau penguasa 3. Koalisi dapat menghasilkan keadaan yang tidak stabil untuk sementara waktu karena dua organisasi atau lebih tersebut kemungkinan mempunyai struktut yang tidak sama antara satu dengan lainnya. Bargaining. yaitu erjasama dalam pengusahaan proyek-proyek tertentu. adanya suatu keseimbangan dalam interaksi antara orang-perorangan atau kelompok-kelompok manusia dalam kaitannya dengan norma-norma sosial dan nilai-nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Kerjasama Spontan (Spontaneous Cooperation) : Kerjasama yang sertamerta 2. misalnya pengeboran minyak. Akomodasi (Accomodation) Pengertian Istilah Akomodasi dipergunakan dalam dua arti : menujukk pada suatu keadaan dan yntuk menujuk pada suatu proses.Dalam teori-teori sosiologi dapat dijumpai beberapa bentuk kerjasama yang biasa diberi nama kerja sama (cooperation). Kooptasi (cooptation). Kerukunan yang mencakup gotong-royong dan tolong menolong 2. 5. Ada 5 bentuk kerjasama : 1. Akomodasi menunjuk pada keadaan. karenamaksud utama adalah untuk mencapat satu atau beberapa tujuan bersama. dst. perfilman. a. .

Penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan Hasil-hasil Akomodasi a. mengusahakan peleburan antara kelompok sosial yang terpisah. suatu usaha untuk mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih demi tercapainya suatu persetujuan bersama. Tujuan Akomodasi dapat berbeda-beda sesuai dengan situasi yang dihadapinya. akomodasi adalah suatu perngertian yang digunakan oleh para sosiolog untuk menggambarkan suatu proses dalam hubungan-hubungan sosial yang sama artinya dengan adaptasi dalam biologi. 5. Bentuk-bentuk Akomodasi 1. Adjudication. seperti yang dijumpai pada masyarakat yang mengenal sistem berkasta. Corecion. Conciliation.Menurut Gillin dan Gillin. Compromise. 4. Mencegah meledaknya suatu pertentangan untuk sementara waktu atau secara temporer 3. yaitu : 1. 3. Akomodasi dan Intergrasi Masyarakat Akomodasi dan intergrasi masyarakat telah berbuat banyak untuk menghindarkan masyarakat dari benih-benih pertentangan laten yang akan melahirkan pertentangan baru. 7. sebagai suatu proses dimana orang atau kelompok manusia yang mulanya saling bertentangan. merupakan bentuk akomodasi tanpa persetujuan yang formal bentuknya. 6. mengadakan penyesuaian diri untuk mengatasi ketegangan-ketegangan. Arbitration. Akomodasi merupakan suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya. Toleration. Memungkinkan terjadinya kerjasama antara kelompok sosial yang hidupnya terpisah akibat faktor-faktor sosial psikologis dan kebudayaan. bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya agar tercapai suatu penyelesaian terhadap perselisihan yang ada. . Suatu cara untuk mencapai compromise apabila pihak-pihak yang berhadapan tidak sanggup mencapainya sendiri 4. Stalemate. suatu bentuk akomodasi yang prosesnya dilaksanakan karena adanya paksaan 2. suatu akomodasi dimana pihak-pihak yang bertentangan karena mempunyai kekuatan yang seimbang berhenti pada satu titik tertentu dalam melakukan pertentangannya. Untuk mengurangi pertentangan antara orang atau kelompok manusia sebagai akibat perbedaan paham 2. Maksudnya.

Frekuaensi interaksi sosial tinggi dan tetap. Asimilasi (Assimilation) Asimilasi merupakan proses sosial dalam taraf lanjut. Perubahan-perubahan dalam kedudukan d. sikap. Perubahan lembaga kemasyarakatan agar sesuai dengan keadaan baru atau keadaan yang berubah c. stimulan dan tanggapan-tanggapan dari pihakpihak yang mengadakan asimilasi harus sering dilakukan dan suatu keseimbangan tertentu harus dicapai dan dikembangankan. Akomodasi membuka jalan ke arah asimilasi Dengan adanya proses asimilasi. serta ada keseimbangan antara pola-pola tersebut. Koordinasi berbagai kepribadian yang berbeda b.a. Ia ditandai dengan adanya usaha-usaha mengurangi perbedaan-perbedaan yang terdapat antara orangperorangan atau kelompok-kelompok manusia dan juga meliputi usaha-usaha untuk mempertinggi kesatuan tindak. Kelompok-kelompok manusia yang berbeda kebudayaannya 2. interaksi sosial tersebut tidak mengalami halangan-halangan atau pembatasan-pembatasan 3. orang-perorangan sebagai warga kelompok tadi saling bergaul secara langsung dan intensif untuk waktu yang lama sehingga 3. Menekankan Oposisi Sering kali suatu persaingan dilaksanakan demi keuntungan suatu kelompok tertentu dan kerugian bagi pihak lain a. Faktor-faktor yang dapat mempermudah terjadinya suatu asimilasi adalah : . dan proses-proses mental dengan memerhatikan kepentingan dan tujuan bersama. Interaksi sosial tersebut bersifat suatu pendekatan terhadap pihak lain. Artinya. kebudayaan-kebudayaan dari kelompok-kelompok manusia tersebut masing-masing berubah dan saling menyesuaikan diri Beberapa bentuk interaksi sosial yang memberi arah ke suatu proses asimilasi (interaksi yang asimilatif) bila memilii syarat-syarat berikut ini 1. dimana pihak yang lain tadi juga berlaku sama 2. Interaksi sosial tersebut bersifat langsung dan primer 4. Proses Asimilasi timbul bila ada : 1. para pihak lebih saling mengenal dan dengan timbulnya benih-benih toleransi mereka lebih mudah untuk saling mendekati.

yaitu : Persaingan (Competition) . 2. perasaan bahwa suatu kebudayaan golongan atau kelompok tertentu lebih tinggi daripada kebudayaan golongan atau kelompok lainnya. Pola-pola oposisi tersebut dinamakan juga sebagai perjuangan untuk tetap hidup (struggle for existence). 1. faktor perbedaan kepentingan yang kemudian ditambah dengan pertentangan-pertentangan pribadi. 7. yang persis halnya dengan kerjasama. perbedaan warna kulit atau perbedaan ciri-ciri badaniah dapat pula menjadi salah satu penghalang terjadinya asimilasi 6. Perubahan-perubahan dalam pola adat istiadat dan interaksi sosial kadangkala tidak terlalu penting dan menonjol. 3. 5. walaupun bentuk dan arahnya ditentukan oleh kebudayaan dan sistem sosial masyarakat bersangkutan. 6. Dalam batas-batas tertentu. Gangguan dari golongan yang berkuasa terhadap minoritas lain apabila golongan minoritas lain mengalami gangguan-gangguan dari golongan yang berkuasa 8. In-Group-Feeling yang kuat menjadi penghalang berlangsungnya asimilasi. Oposisi dapat diartikan sebagai cara berjuang melawan seseorang atau sekelompok manusia untuk mencapai tujuan tertentu. Toleransi kesempatan-kesempatan yang seimbang di bidang ekonomi sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya sikap tebuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan perkawinan campuran (amaigamation) adanya musuh bersama dari luar Faktor umum penghalangan terjadinya asimilasi 1. Asimilasi menyebabkan perubahan-perubahan dalam hubungan sosial dan dalam pola adat istiadat serta interaksi sosial. Untuk kepentingan analisis ilmu pengetahan. perasaan takut terhadap kekuatan suatu kebudayaan yang dihadapi 4. Proses yang disebut terakhir biasa dinamakan akulturasi. kurangnya pengetahuan mengenai kebudayaan yang dihadapi dan sehubungan dengan itu seringkali menimbulkan faktor ketiga 3. Terisolasinya kehidupan suatu golongan tertentu dalam masyarakat 2. 4. 7. oposisi proses-proses yang disosiatif dibedkan dalam tiga bentuk.1. dapat ditemukan pada setiap masyarakat. Proses Disosiatif Proses disosiatif sering disebut sebagai oppositional proccesses. 5. In Group Feeling berarti adanya suatu perasaan yang kuat sekali bahwa individu terikat pada kelompok dan kebudayaan kelompok yang bersangkutan.

Sebagai alat menyaring para warga golongan karya (”fungsional”) Hasil suatu persaingan terkait erat dengan pelbagai faktor berikut ini ” 1. Bentuk-bentuk persaingan : 1. perorangan. Hal ini disebabkan krn ciri-ciri badaniyah terlihat dibanding unsur-unsur kebudayaan lainnya. 3. pendidikan. Persaingan dalam batas-batas tertentu dapat mempunyai beberapa fungsi : 1. Kemajuan : Persaingan akan mendorong seseorang untuk bekerja keras dan memberikan sahamnya untuk pembangunan masyarakat. Persaingan kebudayaan : dapat menyangkut persaingan bidang keagamaan. 2. 3. 4. Bersifat Tidak Pribadi : Misalnya terjadi antara dua perusahaan besar yang bersaing untuk mendapatkan monopoli di suatu wilayah tertentu. Persaingan kedudukan dan peranan : di dalam diri seseorang maupun di dalam kelompok terdapat keinginan untuk diakui sebagai orang atau kelompok yang mempunyai kedudukan serta peranan terpandang. Menyalrkan keinginan individu atau kelompok yang bersifat kompetitif 2. tersalurkan dengan baik oleh mereka yang bersaing. . bersaing dalam memperoleh kedudukan. Persaingan mempunya dua tipe umum : 1. 3. dst. Solidaritas kelompok : Persaingan yang jujur akan menyebabkan para individu akan saling menyesuaikan diri dalam hubungan-hubungan sosialnya hingga tercapai keserasian. Sebagai jalan dimana keinginan. Persaingan ras : merupakan persaingan di bidang kebudayaan. Persaingan berfungsi untuk mendudukan individu pada kedudukan serta peranan yang sesuai dengan kemampuannya. Kerpibadian seseorang 2. 4. Tipe ini dinamakan rivalry. Sebagai alat untuk mengadakan seleksi atas dasar seks dan sosial. Persaingan ekonomi : timbul karena terbatasnya persediaan dibandingkan dengan jumlah konsumen 2.Persaingan atau competition dapat diartikan sebagai suatu proses sosial dimana individu atau kelompok manusia yang bersaing mencari keuntungan melalui bidang-bidang kehidupan yang pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian umum (baik perseorangan maupun kelompok manusia) dengan cara menarik perhatian publik atau dengan mempertajam prasangka yang telah ada tanpa mempergunakan ancaman atau kekerasan. kepentingan serta nilai-nilai yang pada suatu masa medapat pusat perhatian. Bersifat Pribadi : Individu.

memfitnah. dst. 3. Menurut Leo von Wiese dan Howard Becker ada 3 tipe umum kontravensi : 1. Kontraversi (Contravetion) Kontravensi pada hakikatnya merupakan suatu bentuk proses sosial yang berada antara persaingan dan pertentangan atau pertikaian. intimidasi. mengumumkan rahasian orang. Disorganisasi : Perubahan yang terjadi terlalu cepat dalam masyarakat akan mengakibatkan disorganisasi pada struktur sosial. Kontavensi antarmasyarakat setempat yang berlainan (intracommunity struggle) b. yang umum meliputi perbuatan seperti penolakan.baik yang menyangkut hubungan mereka di dalam lembaga legislatif. Oposisi moral : erat hubungannya dengan kebudayaan. dst. keagamaan. yang sederhana seperti menyangkal pernyataan orang lain di muka umum. Contoh lain adalah memaksa pihak lain menyesuaikan diri dengan kekerasan. 3. yang intensif. Kontraversi Parlementer : hubungan antara golongan mayoritas dengan golongan minoritas dalam masyarakat. perbuatan menghalang-halangi. Kontravensi antar golongan-golongan dalam satu masyarakat setempat (intercommunity struggle) 1. pendidikan. Kontraversi seks : menyangkut hubungan suami dengan istri dalam keluarga. provokasi. kekerasan. 5. melemparkan beban pembuktian pada pihak lain.4. mengganggu dan membingungkan pihak lain. Antagonisme keagamaan 2. Kontravensi Intelektual : sikap meninggikan diri dari mereka yang mempunyai latar belakang pendidikan yang tinggi atau sebaliknya 3. yang rahasia. Kontravensi antarmasyarakat setempat. pengacauan rencana 2. dst. keenganan. yang taktis. gangguang-gangguan. Tipe Kontravensi : 1. Kontraversi generasi masyarakat : lazim terjadi terutama pada zaman yang sudah mengalami perubahan yang sangat cepat 2. berkhianat. perlawanan. mempunyai dua bentuk : a. memaki-maki melalui surat selebaran. protes. mengejutkan lawan. menyebarkan desas desus yang mengecewakan pihak lain 4. mencerca. penghasutan. Bentuk kontraversi menurut Leo von Wiese dan Howard Becker ada 5 : 1. .

2. Sebab musabab pertentangan adalah : 1. maupun antara negara-negara yang berdaulat 5. dan takluknya salah satu pihak Baik persaingan maupun pertentangan merupakan bentuk-bentuk proses sosial disosiatif yang terdapat pada setiap masyarakat. 3. Apabila pertentangan antara golongan-golongan terjadi dalam satu kelompok tertentu. emosi. (http://kuliahkomunikasi. pola-pola perilaku. dan seterusnya dengan pihak lain. Tambahnya solidaritas in-group 2. Pertentangan Rasial : dalam hal ini para pihak akan menyadari betapa adanya perbedaan antara mereka yang menimbulkan pertentangan 3. 3. Pertentangan mempunyai beberapa bentuk khusus: 1. Ciri tersebut dapat mempertajam perbedaan yang ada hingga menjadi suatu pertentangan atau pertikaian.com/2008/06/proses-sosial-daninteraksi-sosial/comment-page-2/ ) . Pertentangan politik : menyangkut baik antara golongan-golongan dalam satu masyarakat. unsur-unsur kebudayaan. akibatnya adalah sebaliknya. Perubahan kepribadian para individu 4. Timbulnya pertentangan merupakan pertanda bahwa akomodasi yang sebelumnya telah tercapai. Pertentangan pribadi 2. Pertentangan yang bersifat internasional : disebabkan perbedaanperbedaan kepentingan yang kemudian merembes ke kedaulatan negara Akibat-akibat bentuk pertentangan 1. Pertentangan dapat pula menjadi sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan-kekuatan dalam masyarakat. Hancurnya harta benda dan jatuhnya korban manusia 5. dominasi. yaitu goyah dan retaknya persatuan kelompok tersebut.Pertentangan (Pertikaian atau conflict) Pribadi maupun kelompok menydari adanya perbedaan-perbedaan misalnya dalam ciri-ciri badaniyah. 4. Perbedaan antara individu Perbedaan kebudayaan perbedaan kepentingan perubahan sosial. Pertentangan antara kelas-kelas sosial : disebabkan karena adanya perbedaan kepentingan 4. Akomodasi.

M. Pengertian Kepribadian Kepribadian menunjuk pada pengaturan sikap-sikap seseorang untuk berbuat.A. (http://serba-serbi-ayangg. sikap. dan merasakan. Misalnya seorang anak yang hidup dilingkungan keluarga tentunya anak tersebut akan selalu berhubungan dengan orang tua atau saudaranya. Kepribadian mencakup kebiasaan. Siapa yang mau hidup sendiri? Semua satu sama lain akan saling membutuhkan. Lalu apa yang dimaksut dengan interaksi sosial? Interaksi sosial adalah suatu proses dimana sebuah masyarakat saling mempengaruhi dalam hubungan timbal balik antara individu individu. Hubungan antar manusia tersebut dapat disebut sebagai suatu interaksi sosial. Proses itu sendiri memiliki arti sebagai tahapan-tahapan dalam suatu peristiwa untuk membentuk jalannya rangkaian kerja sedangkan sosial artinya segala sesuatu mengenai masyarakat yang peduli terhadap kepentingan umum. Demikian pula dengan kehidupan bermasyarakat. dan sifat yang dimiliki seseorang apabila berhubungan dengan orang lain.W.com/2010/01/interaksi-sebagai-prosessosial. Konsep kepribadian merupakan konsep yang sangat luas. Serangkaian aktifitas manusia ini disebut juga sebagai proses sosial.Interaksi Sebagai Proses sosial Semua manusia hidup dilingkungan keluarga dan masyarakat secara normal. Semua aktifitas manusia tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan membutuhkan waktu untuk membentuk suatu perilaku yang dapat diterima semua pihak.html ) Tentu kamu tidak asing lagi dengan istilah kepribadian bukan? Kepribadian dimiliki seseorang melalui sosialisasi sejak ia dilahirkan.blogspot. Interaksi sosial antar manusia dapat terlihat dalam aktifitas manusia didalam masyarakat. Mereka memang selalu saling membutuhkan dan berhubungan dengan satu sama lain. dan antara kelompok dengan kelompok. Apakah kepribadian itu? Secara umum yang dimaksud kepribadian adalah sifat hakiki yang tercermin pada sikap seseorang yang membedakan dengan orang lain. Lalu apakah yang kamu ketahui tentang kepribadian? 1. khususnya apabila dia berhubungan dengan orang lain atau menanggapi suatu keadaan. pengertian dari satu ahli dengan yang lainnya pun juga berbeda-beda. sehingga sulit untuk merumuskan satu definisi yang dapat mencakup keseluruhannya. Untuk memahami lebih jauh mengenai pengertian kepribadian. a. berpikir. definisi yang berbeda-beda tersebut saling melengkapi dan memperkaya pemahaman kita tentang konsep kepribadian. Brower . Namun demikian. Oleh karena itu. berikut ini definisi yang dipaparkan oleh beberapa ahli. individu dengan kelompok. Seseorang tidak dapat hidup sendirian.

dan sosiologis yang mendasari perilaku seseorang. dapat kita simpulkan secara sederhana bahwa yang dimaksud kepribadian (personality) merupakan ciri-ciri dan sifat-sifat khas yang mewakili sikap atau tabiat seseorang. a. perangai. pemahaman. Unsur-Unsur dalam Kepribadian Kepribadian seseorang bersifat unik dan tidak ada duanya. Theodore R. dan mentalitas yang umumnya sejalan dengan kebiasaan umum. Roucek dan Warren Kepribadian adalah organisasi faktor-faktor biologis. Dari pengertian yang diungkapkan oleh para ahli di atas. Semua itu direkam dalam otak dan sedikit demi sedikit diungkapkan dalam bentuk perilakunya di masyarakat. konsep diri. b. e. perasaan. Koentjaraningrat Kepribadian adalah suatu susunan dari unsur-unsur akal dan jiwa yang menentukan tingkah laku atau tindakan seseorang. dan sikap-sikap seseorang. Yinger Kepribadian adalah keseluruhan perilaku dari seorang individu dengan sistem kecenderungan tertentu yang berinteraksi dengan serangkaian situasi. Unsur-unsur yang memengaruhi kepribadian seseorang itu adalah pengetahuan. opini. Pengetahuan Pengetahuan seseorang bersumber dari pola pikir yang rasional. keinginan. Newcomb Kepribadian adalah organisasi sikap-sikap yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap perilaku. d. yang mencakup polapola pemikiran dan perasaan. psikologis. dan dorongan naluri. c. 2. Perasaan . yang berisi fantasi. b. dan pengalaman mengenai bermacam-macam hal yang diperolehnya dari lingkungan yang ada di sekitarnya. dorongan.Kepribadian adalah corak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan.

seksual. bahkan anak kembar sekalipun. berbeda dari orang lain. Sedikitnya ada tujuh macam dorongan naluri. Keadaan ini membawa pengaruh pada kepribadian seseorang. Contohnya penilaian terhadap jam pelajaran yang kosong. Perasaan mengisi penuh kesadaran manusia dalam hidupnya. Faktor keturunan berpengaruh terhadap keramah-tamahan. serta keindahan bentuk. sehingga penilaian seseorang terhadap suatu hal atau kejadian akan berbeda dengan penilaian orang lain. Bakat memerlukan anjuran. pengajaran. dengan sendirinya pola perilaku masyarakat dan kebudayaannyapun dipengaruhi oleh alam. Misalnya orang yang hidup di pinggir pantai dengan mata pencaharian sebagai nelayan mempunyai kepribadian yang berbeda dengan orang yang tinggal di . mencari makan. Hal itu dimaksudkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidup manusia. topografi. b. baik yang bersifat rohaniah maupun jasmaniah.Perasaan merupakan suatu keadaan dalam kesadaran manusia yang menghasilkan penilaian positif atau negatif terhadap sesuatu atau peristiwa tertentu. meniru tingkah laku sesamanya. yaitu untuk mempertahankan hidup. Tetapi banyak ilmuwan berpendapat bahwa perkembangan potensi warisan biologis dipengaruhi oleh pengalaman sosial seseorang. dan latihan untuk mengembangkan diri melalui kehidupan bersama dengan manusia lainnya. dan gerak. perilaku kompulsif (terpaksa dilakukan). perkembangan kepribadian dipengaruhi oleh lima faktor. 3. Lain halnya dengan penilaian temanmu yang menganggap sebagai hal yang menyenangkan. suara. pengalaman kelompok manusia. warna. dan pengalaman unik. Melalui penyesuaian diri itu. c. warisan lingkungan alam. dorongan hati. yaitu warisan biologis. dan minat. dan kemudahan dalam membentuk kepemimpinan. Mungkin kamu menganggap sebagai hal yang tidak menyenangkan karena merasa rugi tidak memperoleh pelajaran. Perasaan selalu bersifat subjektif. dan sumber daya alam menyebabkan manusia harus menyesuaikan diri terhadap alam. Warisan Lingkungan Alam (Natural Environment) Perbedaan iklim. bergaul dan berinteraksi dengan sesama manusia. Faktor-Faktor yang Membentuk Kepribadian Secara umum. pengendalian diri. a. warisan sosial. sikap. berbakti. Warisan Biologis (Heredity) Warisan biologis memengaruhi kehidupan manusia dan setiap manusia mempunyai warisan biologis yang unik. Dorongan Naluri Dorongan naluri merupakan kemauan yang sudah menjadi naluri setiap manusia. Artinya tidak ada seorang pun di dunia ini yang mempunyai karakteristik fisik yang sama persis dengan orang lain. Warisan biologis yang terpenting terletak pada perbedaan intelegensi dan kematangan biologis.

dan para anggotanya menyesuaikan diri terhadap kelompoknya. dan kebudayaan mempunyai hubungan yang sangat erat dan saling memengaruhi. namun berbeda dalam beberapa hal lainnya. dan motivasi. Mengingat pengalaman setiap orang adalah unik dan tidak ada pengalaman siapapun yang secara sempurna menyamainya. walaupun orang itu berasal dari keluarga yang sama. setelah itu baru hadir pengalaman berikutnya. Pengalaman Unik (Unique Experience) Setiap orang mempunyai kepribadian yang berbeda dengan orang lain.G. akan tetapi menyatu. dibesarkan dalam kebudayaan yang sama. Robbins dalam Sumadi Suryabrata (2003). Pengalaman Kelompok Manusia (Group Experiences) Kehidupan manusia dipengaruhi oleh kelompoknya. Setiap kelompok mewariskan pengalaman khas yang tidak diberikan oleh kelompok lain kepada anggotanya. e. F. Sifat Dasar Sifat dasar merupakan keseluruhan potensi yang dimiliki seseorang yang diwarisi dari ayah dan ibunya. sehingga timbullah kepribadian khas anggota masyarakat tersebut. Manusia berusaha untuk mengubah alam agar sesuai dengan kebudayaannya guna memenuhi kebutuhan hidup. Kelompok manusia. Robbins lebih menekankan pada sifat . Dalam hal ini. serta mempunyai lingkungan fisik yang sama pula. alam.daerah pertanian. mengemukakan ada lima faktor yang menjadi dasar kepribadian. lingkungan prenatal. a. c. Mereka memiliki nada bicara yang lebih keras daripada orangorang yang tinggal di daerah pertanian. d. sadar atau tidak telah memengaruhi anggota-anggotanya. Misalnya manusia membuka hutan untuk dijadikan lahan pertanian. Pengalaman yang telah dilewati memberikan warna tersendiri dalam kepribadian dan menyatu dalam kepribadian itu. lingkungan. Menurut Paul B. Horton. Mengapa demikian? Walaupun mereka pernah mendapatkan pengalaman yang serupa dalam beberapa hal. Hal itu terbawa dalam kehidupan sehari-hari dan telah menjadi kepribadiannya. yaitu sifat dasar. Sementara itu kebudayaan memberikan andil yang besar dalam memberikan warna kepribadian anggota masyarakatnya. pengalaman tidaklah sekedar bertambah. Warisan Sosial (Social Heritage) atau Kebudayaan Kita tahu bahwa antara manusia. perbedaan individual. Selain kelima faktor pembentuk kepribadian yang telah kita bahas di atas. karena harus menyamai dengan debur suara ombak.

Teori Tabula Rasa Pada tahun 1690. Maka dari itu. Anak tumbuh dan berkembang sebagai individu yang unik. Teori-teori tersebut antara lain Teori Tabula Rasa. . Teori-Teori Perkembangan Kepribadian Ada beberapa teori yang membahas mengenai perkembangan kepribadian dalam proses sosialisasi. Teori Ralph Conton. Pada periode ini individu mendapatkan pengaruh tidak langsung dari ibu. Lingkungan Prenatal Lingkungan prenatal merupakan lingkungan dalam kandungan ibu.biologis yang merupakan salah satu hal yang diwariskan dari orang tua kepada anaknya. c. Perbedaan Individual Perbedaan individu merupakan salah satu faktor yang memengaruhi proses sosialisasi sejak lahir. biasanya pada saat proses kelahiran bayi ada gangguan atau dapat dikatakan tidak lancar. kondisi ibu sangat menentukan kondisi bayi yang ada dalam kandungannya tersebut. Lingkungan Lingkungan meliputi segala kondisi yang ada di sekeliling individu yang memengaruhi proses sosialisasinya.” Menurut teori ini. b. berbeda dengan individu lainnya. d. baik yang datang dari dalam maupun luar individu sehingga menggerakkan individu untuk berbuat atau melakukan sesuatu. 4. Dorongandorongan inilah yang akan membentuk kepribadian individu sebagai warna dalam kehidupan bermasyarakat. John Locke mengemukakan Teori Tabula Rasa dalam bukunya yang berjudul “ An Essay Concerning Human Understanding. dan bersikap selektif terhadap pengaruh dari lingkungan. Proses sosialisasi individu tersebut akan berpengaruh pada kepribadiannya. baik secara fisik maupun secara psikis. a. Teori Cermin Diri. Teori Diri Antisosial. dan Teori Subkultural Soerjono Soekanto. e. Banyak peristiwa yang sudah ada membuktikan bahwa seorang ibu yang pada waktu mengandung mengalami tekanan psikis yang begitu hebatnya. manusia yang baru lahir seperti batu tulis yang bersih dan akan menjadi seperti apa kepribadian seseorang ditentukan oleh pengalaman yang didapatkannya. Motivasi Motivasi adalah dorongan-dorongan.

seorang gadis yang sebenarnya cantik. seseorang menentukan apakah dia cantik atau jelek. Misalnya ada orang tua dan keluarga yang mengatakan bahwa anak gadisnya cantik. seperti bagaimana pakaian atau tingkah lakunya di mata orang lain. namun ada kemungkinan terjadi penyimpangan. sangat menentukan kepribadian individu. Ada tiga langkah dalam proses pembentukan cermin diri. .Teori ini mengandaikan bahwa semua individu pada waktu lahir mempunyai potensi kepribadian yang sama. tetapi tidak pernah merasa yakin bahwa dia cantik. Teori Cermin Diri Teori Cermin Diri (The Looking Glass Self) ini dikemukakan oleh Charles H. Akan tetapi juga harus diingat bahwa warisan genetik hanya menentukan potensi kepribadian setiap orang. Teori ini merupakan gambaran bahwa seseorang hanya bisa berkembang dengan bantuan orang lain. 1989:398). Tumbuh dan berkembangnya potensi itu tidak seperti garis lurus. Kita tahu bahwa setiap orang memiliki kecenderungan khas sebagai warisan yang dibawanya sejak lahir yang akan memengaruhi kepribadiannya pada waktu dewasa. Kepribadian seseorang setelah itu semata-mata hasil pengalaman-pengalaman sesudah lahir (Haviland. dermawan atau pelit. Teori tersebut tidak dapat diterima seluruhnya. Jadi. tetapi tidak mutlak menentukan sifat kepribadian seseorang. dan yang lainnya. Kepribadian seseorang tidak selalu berkembang sesuai dengan potensi yang diwarisinya. khususnya pengalaman-pengalaman yang diperoleh pada usia dini. 1) Imajinasi tentang pandangan orang lain terhadap diri seseorang. akhirnya gadis tersebut akan merasa dan bertindak seperti seorang yang cantik. karena mulai dari awal hidupnya selalu diperlakukan orang tuanya sebagai anak yang tidak menarik. Cooley. Warisan genetik itu memang memengaruhi kepribadian. Setiap orang menggambarkan diri mereka sendiri dengan cara bagaimana orang-orang lain memandang mereka. melalui tanggapan orang lain. Gambaran diri seseorang tidak selalu berkaitan dengan faktafakta objektif. hebat atau bodoh. Jika hal itu sering diulang secara konsisten oleh orang-orang yang berbedabeda. Perbedaan pengalaman yang dialami seseorang itulah yang menyebabkan adanya bermacammacam kepribadian dan adanya perbedaan kepribadian antara individu yang satu dengan individu yang lain. Teori ini didasarkan pada analogi dengan cara bercermin dan mengumpamakan gambar yang tampak pada cermin tersebut sebagai gambaran diri kita yang terlihat orang lain. b. Pengalaman hidup. Misalnya.

pandangan Cooley dinilai lebih cocok untuk memahami kelompok tertentu saja di dalam masyarakat yang memang berbeda dengan kelompokkelompok lainnya. 3) Superego adalah kompleks dari cita-cita dan nilai-nilai sosial yang dihayati seseorang serta membentuk hati nurani atau disebut sebagai kesadaran sosial. dan antisosial. nafsu seksual. tidak sosial. teori ini memiliki dua kelemahan yang menjadi sorotan banyak pihak. dan dorongan-dorongan lainnya atau dengan kata lain. Gagasan pokok teori ini adalah bahwa masyarakat atau lingkungan sosial selamanya akan mengalami konflik dengan kedirian dan selamanya menghalangi seseorang untuk mencapai kesenangannya. Apa sajakah itu? Pertama. 1) Id adalah pusat nafsu serta dorongan yang bersifat naluriah. Sedangkan orang dewasa tidak mengacuhkan atau menghiraukan pandangan orang lain.2) Imajinasi terhadap penilaian orang lain tentang apa yang terdapat pada diri masing-masing orang. Freud menekankan aspek-aspek tekanan jiwa dan frustasi sebagai akibat hidup berkelompok. sehingga menyebabkan beban rasa bersalah yang sulit dipikul oleh diri. Id biasanya ditekan tetapi sewaktu-waktu ia akan lepas menantang superego. teori ini dianggap terlalu sederhana. kecewa. Dia berpendapat bahwa diri manusia mempunyai tiga bagian. 3) Perasaan seseorang tentang penilaian-penilaian itu. id selalu berperang dengan superego. gembira. rakus. c. superego. Dengan cara demikian. Kecemasan yang mencekam diri seseorang itu dapat diukur dengan bertitik tolak pada jauhnya superego berkuasa terhadap id dan ego. 2) Ego adalah bagian yang bersifat sadar dan rasional yang mengatur pengendalian superego terhadap id. Masyarakat selalu menghambat pengungkapan agresi. Teori Diri Antisosial Teori ini dikemukakan oleh Sigmund Freud. . Meskipun demikian. yaitu id. Misalnya. Cooley tidak menjelaskan tentang suatu kepribadian dewasa yang bisa menilai tingkah laku orang lain dan juga dirinya. atau rendah diri. memang peka menerima pendapat orang lain tentang dirinya. Ego secara kasar dapat disebut sebagai akal pikiran. Misalnya anak-anak belasan tahun. pakaian yang dipakai. seperti bangga. dan ego. Kedua. apabila memang tidak cocok dengan dirinya.

tetapi semuanya merupakan bagian dari pengalaman bagi setiap orang yang termasuk dalam masyarakat tertentu (Horton. yaitu sebagai berikut. Selanjutnya dari pembentukan kepribadian yang khas ini kita mengenal ciri umum masyarakat tertentu sebagai wujud kepribadian masyarakat tersebut. setiap kelas sosial mengembangkan kebudayaan yang saling berbeda. 1) Kebudayaan Khusus Atas Dasar Faktor Kedaerahan Di sini dijumpai kepribadian yang berbeda dari individuindividu yang merupakan anggota suatu masyarakat tertentu. 2) Cara Hidup di Kota dan di Desa yang Berbeda Ciri khas yang dapat dilihat pada anggota masyarakat yang hidup di kota besar adalah sikap individualistik. Teori Subkultural Soerjono Soekanto Teori ini mencoba melihat kaitan antara kebudayaan dan kepribadian dalam ruang lingkup yang lebih sempit. oleh karena masing-masing tinggal di daerahdaerah yang berlainan dengan kebudayaan khusus yang berbeda pula. Teori Ralph dan Conton Teori ini mengatakan bahwa setiap kebudayaan menekankan serangkaian pengaruh umum terhadap individu yang tumbuh di bawah kebudayaan itu. 1993:97). yaitu kebudayaan khusus (subcultural).d. Kebiasaan tersebut akan menghasilkan kepribadian yang berbeda dengan kelas sosial lainnya di masyarakat. Dari pengalaman sosial itu timbul pembentukan kepribadian yang khas dari masyarakat tersebut. 3) Kebudayaan Khusus Kelas Sosial Dalam kenyataan di masyarakat. Misalnya kebiasaan orang-orang yang berasal dari kelas atas dalam mengisi waktu liburannya ke luar negeri. yang pada akhirnya menghasilkan kepribadian yang berbeda pula pada masing-masing anggotanya. . Pengaruh-pengaruh ini berbeda antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain. Setiap masyarakat akan memberikan pengalaman tertentu yang tidak diberikan oleh masyarakat lain kepada anggotanya. e. Dia menyebutkan ada beberapa tipe kebudayaan khusus yang memengaruhi kepribadian. Sedangkan orang desa lebih menampakkan diri sebagai masyarakat yang mempunyai sikap gotong royong yang sangat tinggi.

termasuk struktur tata nilai maupun struktur budayanya. 5. a. kita dapat membedakan kepribadian seseorang menjadi dua bagian penting. Tetapi secara umum dapat dirumuskan sebagai berikut. Tahap-Tahap Perkembangan Kepribadian Tahap-tahap perkembangan kepribadian setiap individu tidak dapat disamakan satu dengan yang lainnya. b. 1) Bagian yang pertama berisi unsur-unsur dasar atas berbagai sikap yang disebut dengan attitudes yang kurang lebih bersifat permanen dan tidak mudah berubah di kemudian hari. Fase ini merupakan fase perkembangan di mana rasa aku yang telah dimiliki seorang anak mulai berkembang karakternya sesuai dengan tipe pergaulan yang ada di lingkungannya. Unsur-unsur itu adalah struktur dasar kepribadian (basic personality structure) dan capital personality. Pada fase ini. 5) Kebudayaan Khusus Atas Dasar Pekerjaan atau Keahlian Pekerjaan atau keahlian yang dimiliki seseorang juga mempunyai pengaruh terhadap kepribadiannya. Contohnya kepribadian seorang guru pasti berbeda dengan militer. Kedua unsur ini merupakan sifat dasar dari manusia yang telah dimiliki sebagai warisan biologis dari orang tuanya. . ketika anak mulai mengenal dirinya sendiri. yaitu sebagai berikut. Fase ini diawali dari usia dua sampai tiga tahun. 2) Bagian kedua berisi unsur-unsur yang terdiri atas keyakinan-keyakinan atau anggapan-anggapan yang lebih fleksibel yang sifatnya mudah berubah atau dapat ditinjau kembali di kemudian hari. Fase Pertama Fase pertama dimulai sejak anak berusia satu sampai dua tahun. Adanya mazhabmazhab tertentu dalam suatu agama dapat melahirkan kepribadian yang berbeda-beda di kalangan anggotaanggota mazhab yang berlainan itu.4) Kebudayaan Khusus Atas Dasar Agama Agama juga mempunyai pengaruh yang besar untuk membentuk kepribadian individu. Fase Kedua Fase ini merupakan fase yang sangat efektif dalam membentuk dan mengembangkan bakat-bakat yang ada pada diri seorang anak. Profesi-profesi tersebut mempunyai cara yang berbeda dalam mendidik anak dan cara bergaul.

dan diidentifikasi oleh orang lain. 4) Perangai Perangai merupakan perwujudan dari perpaduan antara hati dan pikiran manusia yang tampak dari raut muka maupun gerak-gerik seseorang. 6) Bakat (Talent) Bakat pada hakikatnya merupakan sesuatu yang abstrak yang diperoleh seseorang karena warisan biologis yang diturunkan oleh leluhurnya. amarah.Fase ini berlangsung relatif panjang hingga anak menjelang masa kedewasaannya sampai kepribadian tersebut mulai tampak dengan tipe-tipe perilaku yang khas yang tampak dalam hal-hal berikut ini. dan yang lainnya. Perangai ini merupakan salah satu unsur dari kepribadian yang mulai riil. dan membesarkan hingga dewasa. Sesuatu yang termasuk dalam intelegensi adalah IQ. Kehendak merupakan dorongan-dorongan yang bersifat kultural. 2) Naluri (Instinct) Naluri merupakan suatu dorongan yang bersifat kodrati yang melekat dengan hakikat makhluk hidup. dan yang lainnya. Misalnya seorang ibu mempunyai naluri yang kuat untuk mempunyai anak. serta pengalaman-pengalaman yang telah diperoleh seseorang selama melakukan sosialisasi. dapat dilihat. Drivers ini dibedakan atas kehendak dan nafsunafsu. indah. artinya sesuai dengan tingkat peradaban dan tingkat perekonomian seseorang. 3) Getaran Hati (Emosi) Emosi atau getaran hati merupakan sesuatu yang abstrak yang menjadi sumber perasaan manusia. 1) Dorongan-Dorongan (Drives) Unsur ini merupakan pusat dari kehendak manusia untuk melakukan suatu aktivitas yang selanjutnya akan membentuk motif-motif tertentu untuk mewujudkan suatu keinginan. Naluri ini dapat dilakukan pada setiap makhluk hidup tanpa harus belajar lebih dahulu seolah-olah telah menyatu dengan hakikat makhluk hidup. . Sedangkan nafsu-nafsu merupakan kehendak yang terdorong oleh kebutuhan biologis. seperti bakat seni. seperti senang. memori-memori pengetahuan. Emosi dapat menjadi pengukur segala sesuatu yang ada pada jiwa manusia. sedih. birahi (seksual). mengasuh. misalnya nafsu makan. serasi. 5) Inteligensi (Intelligence Quetient-IQ) Inteligensi adalah tingkat kemampuan berpikir yang dimiliki oleh seseorang.

Seseorang dikatakan memiliki kepribadian perbatasan apabila orang ini memiliki dualisme budaya. dan kepribadian perbatasan. Setelah kepribadian terbentuk secara permanen. serta anak yang sejak kecil memimpin kelompoknya.olahraga. Situasi ini sering terjadi pada anak tunggal. kepribadian otoriter. dan lainnya. c. Setiap orang memiliki bakat yang berbeda-beda. fase ini merupakan fase terakhir yang ditandai dengan semakin stabilnya perilaku-perilaku yang khas dari orang tersebut. misalnya karena proses perkawinan atau karena situasi tertentu hingga mereka harus mengabdi pada dua struktur budaya masyarakat yang berbeda. walaupun berasal dari ayah dan ibu yang sama. maka dapat diklasifikasikan tiga tipe kepribadian. Bakat merupakan sesuatu yang sangat mendasar dalam mengembangkan keterampilan-keterampilan yang ada pada seseorang. sehingga seolah-olah seseorang itu mempunyai lebih dari satu corak kepribadian. 1) Kepribadian Normatif (Normative Man) Kepribadian ini merupakan tipe kepribadian yang ideal. yaitu dengan terbentuknya perilaku-perilaku yang khas sebagai perwujudan kepribadian yang bersifat abstrak. yaitu kepribadian normatif. Tipe ini ditandai dengan kemampuan menyesuaikan diri yang sangat tinggi dan dapat menampung banyak aspirasi dari orang lain. 2) Kepribadian Otoriter (Otoriter Man) Tipe ini terbentuk melalui proses sosialisasi individu yang lebih mementingkan kepentingan diri sendiri daripada kepentingan orang lain. di mana seseorang mempunyai prinsip-prinsip yang kuat untuk menerapkan nilai-nilai sentral yang ada dalam dirinya sebagai hasil sosialisasi pada masa sebelumnya. berdagang. Fase Ketiga Pada proses perkembangan kepribadian seseorang. Seseorang memiliki kepribadian normatif apabila terjadi proses sosialisasi antara perlakuan terhadap dirinya dan perlakuan terhadap orang lain sesuai dengan tata nilai yang ada di dalam masyarakat. anak yang sejak kecil mendapat dukungan dan perlindungan yang lebih dari lingkungan orang-orang di sekitarnya. Pada fase ketiga terjadi perkembangan yang relatif tetap. . 3) Kepribadian Perbatasan (Marginal Man) Kepribadian ini merupakan tipe kepribadian yang relatif labil di mana ciri khas dari prinsip-prinsip dan perilakunya seringkali mengalami perubahan-perubahan. berpolitik.

h. 2009. 113 – 123.( Wrahatnala. Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.) . Bondet. Sosiologi 1 : untuk SMA dan MA Kelas X.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful