Kalender Hijriah

‡ Pengantar
Regularitas alam Kalender matahari dan bulan

‡ Sejarah perkembangan kalender di Arab
Kalender Arab (pra-Islam) Kalender Hijriah

‡ Memahami kalender hijriah
Prinsip Dasar Kalender Hijriah Peredaran Bulan Hisab dan Ru¶yat

‡ Perbedaan waktu puasa dan Idul Fitri
Perbedaan Peran Pemerintah Contoh Data Sidang Itsbat

‡ Frequently Asked Question (FAQ) ‡ Daftar pustaka
slide berikutnya >

menu

slide sebelumnya

slide berikutnya

Regularitas Alam
Puluhan ribu tahun yang lalu, manusia masih sangat bergantung pada alam. Untuk dapat berkebun, mereka harus menunggu datangnya musim hujan. Jika mereka ingin berburu, harus tahu kapan musim kawin dan musim migrasi binatang. Begitu pula jika ingin menangkap ikan di laut, mesti mengetahui musim pasang surut. Beruntung, nenek moyang kita tidak memiliki kesibukan seperti kita. Mereka memiliki banyak waktu luang untuk menjelajah dan mengamati alam. Satu hal yang tak mungkin lepas dari pengamatan mereka adalah pergerakan bintang di langit. Mereka pun menyadari, ketika matahari bergeser ke utara, Pulau Jawa mengalami musim kemarau. Musim ini buruk untuk bertanam padi. Mereka juga memperhatikan, pasang surut air laut bersesuaian dengan bentuk wajah bulan. Saat bulan mati dan bulan purnama, air laut akan naik atau turun hingga beberapa meter. Keteraturan ini mereka pelajari dan mereka jadikan patokan.
Pasang surut Pasang surut air laut dipengaruhi oleh gravitasi bulan dan matahari. Pasang surut terbesar terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus (saat fase bulan mati atau purnama). Keteraturan alam Setiap hari matahari, bulan dan bintang terbit dan terbenam secara teratur.

moonrise

sunset

pasang

surut

bintang di langit

menu

slide sebelumnya

slide berikutnya

Kalender Matahari dan Bulan (1)
Setelah mengamati selama ratusan tahun, manusia akhirnya menemukan perhitungan waktu untuk pertama kalinya. Mereka menemukan kalender. Tentu saja kalender yang ada pada masa itu masih sangat sederhana. Misalnya, pergantian hari ditandai dengan bayangan terpendek, yakni saat matahari ada di atas kepala. Namun semakin lama, kalender makin berkembang. Selain hari, mulai ada satuan bulan dan tahun. Bahkan demi memperoleh ketelitian yang cukup tinggi, dibuatlah tahun kabisat. Pada dasarnya, berdasarkan pergerakan matahari dan bulan, ada tiga macam kalender di dunia ini: 1. kalender matahari (solar calendar). Kalender ini menggunakan matahari sebagai patokan. Satu tahun terdiri dari 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik (365.2422 hari) atau lamanya waktu yang diperlukan bumi untuk mengelilingi matahari. Kalender masehi yang kita gunakan sehari-hari adalah contoh kalender matahari. Kelebihan kalender ini adalah, kesesuaiannya dengan musim. Indonesia, contohnya, biasa mengalami musim kemarau antara bulan April hingga Oktober. Karenanya, kalender ini digunakan sebagai pedoman beraktivitas sehari-hari (bercocok tanam, menangkap ikan, dll). 2. kalender bulan (lunar calendar). Kalender bulan memanfaatkan perubahan fase bulan sebagai dasar perhitungan waktu. Dalam perjalanannya mengelilingi bumi, fase bulan akan berubah dari bulan mati ke bulan sabit, bulan separuh, bulan lebih separuh, purnama, bulan separuh, bulan sabit, dan kembali ke bulan mati. Satu periode dari bulan mati ke bulan mati, lamanya 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik (29.5306 hari). Periode ini disebut dengan satu bulan. Panjang tahun dalam kalender bulan adalah 12 bulan (12 x 29.5306 hari), yakni 354 hari 8 jam 48 menit 34 detik (354.3672 hari). Kalender bulan biasa digunakan untuk keperluan ibadah. Kalender bulan tertua yang diketahui berusia 17 ribu tahun. Bukti keberadaan kalender ini terpahat di dinding Gua Lascaux, Perancis

menu slide sebelumnya slide berikutnya Kalender Matahari dan Bulan (2) Gua Lascaux. dibuatlah tahun kabisat yang terdiri dari 13 bulan sebanyak 7 kali dalam 19 tahun. sekitar 15000 SM. Dalam kalender matahari. Bali. Dalam kalender ini. dalam setahun hanya ada 12 x 29. awal bulan tidak harus menyesuaikan dengan bentuk fase bulan. Lukisan ini adalah bukti peradaban tertua di bumi. Sunda. 3. Kanan : Titik-titik hitam yang menunjukkan fase-fase bulan dari bulan mati ke purnama. Diperkrakan lukisan ini berasal dari zaman es terakhir. Normalnya.5309 hari = 354 hari. kalender Jawa. Jika kita hitung.2422 hari (sama seperti kalender matahari) namun pergantian bulan disesuaikan dengan periode fase bulan (1 bulan = 29. kalender ini terdiri dari 12 bulan. Satu bulan ada yang lamanya 29 hari dan ada yang 30 hari. Tidak demikian halnya dengan kalender bulan-matahari. Kelebihan kalender ini adalah. Titik hitam ini berjumlah 14. kalender bulan-matahari (luni-solar calendar).5306 hari). Lebih cepat 11 hari dari yang seharusnya. kalender Saka. Agar kalender ini tetap konsisten dengan pergerakan matahari. . Siapapun yang memahat lukisa nini sudah menyadari keteraturan fase bulan dan menggunakannya sebagai pedoman waktu. Contoh kalender matahari-bulan adalah kalender Cina (imlek). satu tahun lamanya 365. konsistensinya dengan musim sekaligus penggunaannya untuk keperluan ibadah. dan kalender Yahudi. Kiri : Gua dipenuhi pahatan hingga ke langit-langit.

Januari dan Februari adalah musim dingin atau musim beku (jumad). Kali ini matahari bergerak dari selatan ke utara. sehingga dinamai Jumadil awwal dan Jumadil akhir. Bulan pertama dinamai Muharram. bulan ini diberi nama Shafar yang berarti kuning. Bulan in disebut bulan Sya¶ban. Bulan ini diberi nama Dzulqa¶dah. masyarakat Arab berbondong-bondong pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadah Haji sehingga bulan ini disebut dengan bulan haji atau Dzulhijjah. Salju di Arab mulai mencair. Masyarakat Arab mulai turun ke lembah (syi¶b) untuk menanam atau menggembala ternak. ketika matahari melewati semenanjung Arab dari utara ke selatan). Namun kalender yang dipergunakan adalah kalender bulan-matahari. masyarakat Arab sudah mengenal kalender. Pada bulan kedua. Dalam kalender ini.menu slide sebelumnya slide berikutnya Kalender Arab (pra-Islam) (praSebelum kedatangan Islam. karena di bulan ini seluruh suku di semenanjung Arab bersepakat mengharamkan peperangan. Karenanya. bulan ini dinamai dengan bulan Rajab. Di bulan berikutnya. Setelah salju mencair. bertepatan dengan musim gugur (rabi¶). Karenanya. matahari bersinar terik hingga membakar kulit. sekitar bulan Oktober. Puncak musim panas terjadi di bulan Juli. daun-daun mulai menguning. Keduanya diberi nama bulan Rabi¶ul awwal dan Rabi¶ul akhir. hingga disebut dengan bulan Syawwal (peningkatan). Di bulan ketiga dan keempat. Sedangkan bulan ketigabelas yang ditambahkan di setiap penghujung tahun kabisat disebut dengan bulan Nasi¶. . lahan pertanian kembali bisa ditanami. Cuaca makin panas di bulan berikutnya. Bulan in disebut dengan bulan Ramadhan (dari kata ramdhan yang berarti sangat panas). pergantian tahun selalu terjadi di penghujung musim panas (sekitar bulan September. matahari kembali melintasi semenanjung Arab. Di bulan keduabelas. Di waktu-waktu ini masyarakat Arab lebih senang duduk-duduk (qa¶id). Bulan berikutnya. tinggal di rumah daripada bepergian.

Hal ini menjadi dalih dan pembenaran untuk menyerang suku lain di bulan Muharram dengan alasan. Dengan diberlakukannya kalender bulan. kalender bulan-matahari diubah menjadi kalender bulan.menu slide sebelumnya slide berikutnya Kalender Hijriah (1) Kalender bulan-matahari yang berlaku di semenanjung Arab ternyata menimbulkan kekacauan. Lagipula.´ [At Taubah: 36] Meskipun begitu. Masing-masing suku menetapkan tahun kabisatnya sendiri-sendiri. namun hal ini menguntungkan bagi saudara-saudara kita yang tinggal di daerah dengan empat musim. Pergeseran waktu di kalender Masehi membuat Ramadhan bisa terjadi di musim dingin. Setelah turun wahyu kepada Muhammad saw. Setiap tahun akan terus bergeser. Di kalender masehi. kita merasakan perayaan idul fitri akan lebih cepat 11 hari dibandingkan dengan tahun sebelumnya. diantaranya ada 4 bulan haram«. Satu tahun terdiri dari duabelas bulan. nama-nama ini tidak mengandung unsur kemusyrikan. (sebagaimana) dalam ketetapan Allah sewaktu Dia menciptakan langit dan bumi. bulan itu adalah bulan Nasi¶ menurut perhitungan mereka. musim semi maupun musim panas. sebagaimana firman Allah. musim gugur. Meski merepotkan (tanggalnya selalu berganti-ganti). ramadhan tak lagi selalu jatuh di musim panas. ³Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ada 12 bulan. nama-nama bulan tetap tak berubah karena sudah terlanjur populer di masyarakat. .

2. hal ini menimbulkan kerancuan. kalender ini kemudian populer disebut kalender hijriah. Ali bin Abi Thalib. ummat Islam diharapkan selalu memiliki semangat hijriah. Karena tahun pertama dimulai sejak peristiwa hijrah ke Madinah. Panitia kecil ini bermusyawarah untuk menentukan kapankah dimulainya tahun pertama.menu slide sebelumnya slide berikutnya Kalender Hijriah (2) Ketika Rasulullah saw masih hidup. Abdurrahman bin Auf. hanya ditulis: 14 Rajab. Sa¶ad bin Abi Waqqas. dan Zubair bin Awwam. Umar segera membentuk panitia yang beranggotakan Umar. apakah yang dimaksud 14 Rajab tahun ini atau lima tahun yang lalu? Enam tahun setelah wafatnya Rasulullah saw. Utsman bin Affan. Pada akhirnya. Abu Musa al Asy¶ari mengirim surat kepada Khalifah Umar Bin Khatthab. 622 M). Usul ini pun disetujui. 571 M). 1. Talhah bin Ubaidillah. 3. Tentu saja. dalam Al Qur¶aan. tidak terpaku pada satu keadaan dan senantiasa ingin berhijrah menuju keadaan yang lebih baik. Allah memberi banyak penghargaan pada orang-orang yang berhijrah. . Alasannya. yang disetujui adalah pendapat Ali yang menggunakan tahun hijrah dari Makkah ke Madinah (µAm al Hijrah. masyarakat Islam yang berdaulat dan mandiri baru terbentuk setelah hijrah ke Madinah. 610 M). Ada yang mengusulkan tahun kelahiran Nabi saw (µAm al Fil. Ada pula yang mengusulkan tahun turunnya firman Allah yang pertama (µAm al Bi¶tsah. Sebagian surat itu berisi saran agar kalender Hijriah diberi angka tahun. Gubernur Irak. seperti kalender Masehi yang merujuk pada kelahiran Isa. Jika seseorang ingin menuliskan waktu transaksi. kalender yang digunakan tidak berangka tahun.

4. sempurnakanlah bilangan bulan Sya¶ban menjadi 30 hari. pergantian hari terjadi pada waktu maghrib (setelah matahari terbenam). saya ambil salah satu hadits dari kitab shahih Bukhary. Dalilnya adalah QS At Taubah ayat 36. Namun bisa juga menjadi 30 hari jika hilal masih belum tampak. Dalilnya adalah hadits di nomor 2.menu slide sebelumnya slide berikutnya Prinsip Dasar Kalender Hijriah Meski tidak mendetail. satu tahun hijriah terdiri dari 12 bulan. Maka bila pandanganmu terhalang (oleh mendung atau hujan). satu bulan terdiri dari 29 hari. Aturan tersebut kemudian menjadi pedoman dalam pembuatan kalender hijriah. Dalilnya adalah hadits di nomor 2. Dari sekian banyak hadits shahih yang ada. aturan tentang kalender hijriah telah tercantum dalam al Qur¶aan dan hadits. pergantian bulan terjadi saat terlihatnya hilal. 1.´ 3. ³Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ada 12 bulan«´ 2. . ³Berpuasalah kamu setelah melihat hilal dan berbukalah setelah melihat hilal.

bulan bisa berubah bentuk dari sabit ke purnama.2 derajat Kalender hijriah berkaitan sangat erat dengan peredaran bulan mengelilingi bumi.menu slide sebelumnya slide berikutnya Peredaran Bulan (1) bulan mati bulan purnama bulan sabit Gambar kanan: Orbit bulan miring 5. Untuk memahami peredaran bulan dan beberapa istilah yang akan sering digunakan. Karena peredaran inilah. . klik salah satu fase bulan yang ada di samping kiri.

2. Jadi saat itu sebenarnya bulan sedang berada di dekat matahari. bagian bulan yang menghadap ke bumi adalah bagian malam. Suatu ketika. Pada masa ini. Jika bulan tepat berhimpit dengan matahari. karena: 1. Dalam kondisi seperti ini. Di gambar 1 ditunjukkan posisi bulan searah dengan posisi matahari.menu slide sebelumnya slide berikutnya Peredaran Bulan (2) bulan mati bulan purnama bulan sabit Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3 Bulan berputar mengelilingi bumi. bulan hanya ada di malam hari. kita tidak bisa melihat bulan. bulan sedang berada di dekat matahari. . Posisi seperti ini (bulan berada diantara matahari dan bumi) disebut dengan konjungsi atau ijtima¶. bulan berada diantara matahari dan bumi. Bulan bisa ada di siang hari. dikatakan bulan berusia nol. akan terjadi gerhana matahari. Bulan terbit dan terbenam bersamaan dengan matahari (gambar 2). Jangan bayangkan. sore hari ataupun malam hari. Permukaan matahari akan tertutup oleh bulan (gambar 3).

bulan purnama justru baru terbit di arah timur. Bulan justru berada di arah yang berseberangan dengan matahari. yang terjadi justru kebalikan dari bulan mati. Jika posisi bulan benar-benar segaris lurus dengan matahari dan bumi. Dan jika matahari terbit. Jika matahari terbenam. saat purnama akan terjadi gerhana bulan (gambar 5).menu slide sebelumnya slide berikutnya Peredaran Bulan (3) bulan mati bulan purnama bulan sabit Gambar 4 Gambar 5 Saat purnama. . bulan malah terbenam.

Yang harus dicamkan. Fase ini kita sebut bulan sabit. pengamatan hilal selalu dilakukan menjelang matahari terbenam. pemahaman tentang bulan sabit menjadi hal terpenting. sabit dan bulan mati (gambar 7).23 di Pantai Anyer). Hingga akhirnya menjadi bentuk bulan separuh. posisi bulan masih berada di dekat matahari (gambar 6). kita di bumi akan dapat melihat sedikit bagian bulan yang mengalami siang. Bulan sabit terjadi sebelum dan setelah bulan mati. purnama lalu kembali lagi ke separuh. yakni bulan sabit tertipis yang bisa dilihat mata setelah fase bulan mati (contoh hilal diperlihatkan di gambar 8. hilal biasa terlihat di sebelah barat. Atas dasar ini. Karena hilal ini terjadi tak lama setelah konjungsi. Ini adalah foto Hilal bulan Rajab 1427 H/26 Juli 2006 jam 18. sekitar 30 menit sebelum matahari terbenam. Jika bulan bergeser sedikit saja (tidak lagi segaris dengan matahari dan bumi). Bentuk sabit yang semula tipis akan menebal dari hari ke hari. Di Indonesia. pergantian bulan hijriah terjadi saat terlihatnya hilal.menu slide sebelumnya slide berikutnya Peredaran Bulan (4) Foto 8: diambil dari slide Sidang Itsbat awal Ramadhan 1427 H bulan mati bulan purnama bulan sabit Gambar 6 Gambar 7 Gambar 8 Dalam pembuatan kalender hijriah. .

7. tidak akan ada yang tahu kapan pergantian bulan terjadi. 3. 5. Tahun 1420 H juga tahun kabisat karena menyisakan 10. 9. 12. periode revolusi bulan lamanya 29. 2. . kalender hijriah ada yang dihitung ke depan. 18. 8. Untungnya. Dengan memanfaatkan ini. 21. pergantian hari di kalender hijriah terjadi ketika maghrib). menghasilkan 47 sisa 2. Misalnya. Jika begini. Tapi akan sangat merepotkan jika penetapan awal bulan hijriah harus menunggu terlihatnya hilal. 10. Jika ada dua orang yang melihatnya. lalu mencari bulan sabit. Jika hilal tidak terlihat. 11. 15. atau 29. Karena sisa 2. 24. Tanggal satu akan jatuh besok sore. Berarti. 1. 5. bilangan bulan akan digenapkan menjadi 30. 26. masih menyisakan 2. 4. tahun 1412 H termasuk tahun kabisat. Cara ini sangat sederhana dan sangat cocok dengan keadaan ummat Islam pada masa itu yang sebagian besar buta huruf (ummi). Apakah bulan ini berjumlah 29 hari? Atau digenapkan menjadi 30 hari? Untuk itu.5306 hari. Metode pembuatan kalender hijriah yang seperti ini disebut dengan metode hisab urfi (hisab: menghitung atau perhitungan). Jika 1412 kita bagi dengan 30. Cukup dengan menanti matahari terbenam di hari ke-29.5 hari. disepakati bahwa lamanya suatu bulan berseling antara 29 dan 30 hari. 13. Tidak perlu seorang sarjana atau seorang jenderal. Rajab Sya¶ban Ramadhan Syawwal Dzulqa¶idah Dzulhijjah 30 hari 29 hari 30 hari 29 hari 30 hari 29 hari (atau 30 hari di tahun kabisat) Tahun kabisat terjadi jika suatu angka tahun dibagi 30. 10. sudah bisa dipastikan malam ini adalah tanggal satu (ingat. esok hari masih tanggal 30 bulan yang sama. 6. tahun 1412.menu slide sebelumnya slide berikutnya Hisab dan Ru yat (1) Pada masa Rasulullah saw. siapapun yang memiliki mata yang baik akan bisa melihat hilal. Muharram Shafar Rabi¶ul awal Rabi¶ul akhir/ rabi¶ul tsani Jumadil awal/ jumadil ula Jumadil akhir/ jumadil tsani 30 hari 29 hari 30 hari 29 hari 30 hari 29 hari 7. proses melihat (ru¶yat) hilal sangat sederhana. Nyaris 29.

Tidak peduli apakah langit sedang mendung atau badai sekalipun. ru¶yat bil µain atau ru¶yatul hilal bil fi¶li Kelompok terakhir menafsirkan hadits secara harfiah. 3. meru¶yat (melihat) hilal secara langsung tetap harus dilakukan. Hisab Hakiki dapat dibagi menjadi 3 macam. yang penting percaya. hari raya Idul Fitri. disebut dengan hisab hakiki. yakni hisab hakiki taqribi. Sedangkan sebagian yang lain memperbolehkan. . Ia hanya metode pendekatan. Tidak perlu menengok ke langit atau menghitung di atas kertas. 2. tahkiki. Metode hisab lain yakni dengan menghitung posisi bulan yang sebenarnya. Selama ratusan tahun ulama dan cendekiawan muslim mengkajinya. Apakah benar-benar harus dilihat dengan mata. Tidak ada tuntunan yang jelas dari Al Qur¶aan dan hadits tentang ru¶yatul hilal. Ketiga hisab hakiki ini menggunakan rumus dan nilai konstanta yang berbeda. dan kontemporer. Biasanya ru¶yat dilakukan dalam penetapan awal Ramadhan. dan ibadah haji. untuk keperluan ibadah. bahwa hilal harus dilihat dengan mata secara langsung. pergantian bulan tetap terjadi. Sebagian menyebut ru¶yat ini sebagai melihat dengan mata batin. apakah harus dengan mata telanjang? Sebagian berpendapat bahwa hilal harus dilihat dengan mata langsung dan tidak boleh menggunakan alat yang memantulkan cahaya. Ini pun masih menimbulkan tanda tanya. Ru¶yat dapat berarti: 1.5) Karenanya. hingga tercetus pendapat untuk memaknai ulang kata ru¶yatul hilal. Satu siklus fase bulan yang lamanya 29.53 hari didekati dengan 29 dan 30 hari (tentu akan aneh kalau ada tanggal 29. ru¶yat bil qalbi Pergantian bulan terjadi hanya dengan meyakini dalam hati bahwa saat itu sudah terjadi hilal. ataukah diperbolehkan melihat secara matematis? Ulama berselisih pendapat tentang hal ini.menu slide sebelumnya slide berikutnya Hisab dan Ru yat (2) Hisab urfi tidak selalu mencerminkan fase bulan yang sebenarnya. ru¶yat bil ilmi Mereka yang setuju dengan ru¶yat ini menggunakan ilmu sebagai alat untuk melihat hilal. selama perhitungan di atas kertas mengatakan sudah terjadi hilal (bulan berada di atas ufuk saat matahari terbenam).

Jika usia bulan masih sangat muda (beberapa jam setelah konjungsi). semua orang berkonsentrasi mencari hilal di sekitar matahari (dalam radius sudut 5 derajat). Ada yang menganjurkan berpuasa esok hari. merasa melihat sesuatu padahal tidak ada apa-apa. awal bulan seharusnya dilakukan secara langsung (ru¶yatul hilal bil fi¶li). bulan mati memiliki fraksi terang 0%. hadits yang dipakai juga sama. Orang yang kurang berpengalaman akan mudah tertipu. bentuk bulan sabit yang terlihat sangat tipis. sebagian orang yang berpengalaman berkumpul di pantai pada sore hari (tanggal 29). Nahdlatul Ulama (NU) NU berpendapat. Hisab. dimulai dari ormas Islam. perhitugnan di atas kertas hanya untuk membantu namun bukan penentu. mengira melihat hilal padahal pantulan cahaya dari awan. maka sabit terkecil yang bisa dilihat mata adalah 1%. yang dianggap mumpuni dalam menentukan awal Ramadhan dan hari raya di Indonesia adalah pemerintah dan ormas Islam. Kalaupun sama. Menjelang matahari terbenam. Bila bulan purnama kita katakan memiliki fraksi terang 100% (seluruh bagian bulan bercahaya).menu slide sebelumnya slide berikutnya Perbedaan (1) Selama ini. 1. seringkali masing-masing memberikan keputusan yang berbeda. Celakanya. ³Lha wong al qur¶aannya sama. . Orang yang berhasil melihat hilal kemudian melaporkan diri dan disumpah. tidak ada satu suara yang bulat menyepakati terlihatnya hilal. hilal tidak terjadi dan bulan digenapkan (istikmal) hingga 30 hari. Atau bisa juga hanya sekedar sugesti. Pergantian bulan tetap ditentukan dengan melihat hilal secara langsung. Teknisnya. dan bulan separuh 50 %. Melihat hilal tentu bukan persoalan gampang. Bila bulan tidak terlihat (tertutup awan atau masih berada di bawah ufuk). kok hasilnya bisa berbeda?´ Ternyata masing-masing memiliki keyakinan ru¶yatul hilal yang berbeda. ada pula yang lusa. Berikut penjelasan dan argumen dari masing-masing pihak. Pergantian bulan akan terjadi lusa. Tidak sedikit masyarakat yang bingung. bulan yang dilihat juga sama. Alhasil. teori yang dipergunakan sedikit berbeda.

Hal ini yang menyebabkan keputusan Muhammadiyah sering mendahului NU maupun pemerintah karena Muhammadiyah tidak perlu menunggu hingga bulan bisa terlihat. pergantian bulan hijriah tidak hanya ditentukan dengan ru¶yat tapi juga dengan hisab (perhitungan). Muhammadiyah Musyawarah Tarjih Muhammadiyah tahun 1932 memutuskan. Rupanya salah satu uban tersebut tergerai hingga depan mata. Karena telah bersumpah. Sahabat lain yang lebih muda. atau bulan masih terlalu rendah dan tak terlihat mata. 2. Asalkan secara matematis bulan masih berada di atas ufuk saat matahari terbenam. ³Apakah hilal masih terlihat?´ Anas pun menggeleng. . hujan. Kemudian Ibnu Abbas bertanya pada Anas. hari pun berganti saat itu juga. Kontan beliau mengatakan hilal sudah tampak. Mempercayai terjadinya hilal dengan perhitungan matematis disebut juga ru¶yat bil ilmi. Tak peduli apakah saat itu sedang mendung.menu slide sebelumnya slide berikutnya Perbedaan (2) Kasus seperti ini pernah terjadi di masa sahabat Nabi. dengan mata yang masih tajam mencari hilal di arah yang ditunjukkan Anas. kesaksian seseorang dianggap benar. Padahal bisa jadi ia salah lihat seperti yang dialami sahabat Rasulullah. segera merapikannya. seringkali kesaksian seseorang diterima hanya karena ia telah bersumpah. **) Sayangnya. Hal ini berbeda dengan NU yang menggunakan hisab sebagai pembantu ru¶yat. Anas ra melakukan ru¶yatul hilal bersama sahabat lainnya. dan terjadi setelah konjungsi. Usia yang sudah senja membuat rambut beliau beruban. Kok tidak ketemu? Ibnu Abbas ra yang tahu ada uban di mata Anas.

00 WIB hilal bulan Lebih jelasnya. Idul Fitri versi NU akan jatuh lusa. tanggal 20 April. 18. tanggal 20 April. saat itu terjadi pergantian hari karena bulan masih ada di atas ufuk saat matahari terbenam. 18. Idul Fitri akan dirayakan esok hari pada tanggal 19 April. Jika bulan berada pada posisi ini.menu slide sebelumnya slide berikutnya Perbedaan (3) 18 April 2007. Namun menurut NU. Seandainya tanggal 18 April 2007 adalah bulan Ramadhan. Jika pengamatan hilal dilakukan pada tanggal 18 April 2007. 18.00 WIB 19 April 2007. Lihat gambar tengah. Namun jika pengamatan dilakukan pada saat bulan sudah cukup tinggi seperti pada tanggal 19 April. Tidak akan terjadi perbedaan hari raya. dan ormas-ormas Islam melakukan ru¶yat hilal untuk menentukan hari raya Idul Fitri. saat itu hari belum berganti karena hilal tidak terlihat. inilah yang akan terjadi: Lihat gambar kiri.00 WIB 20 April 2007. semua ormas sepakat Idul Fitri dirayakan keesokan harinya. kriteria ru¶yat bil ilmi dan bil fi¶li akan terpenuhi. . menurut Muhammadiyah. kita akan membandingkan pengamatan hilal dengan metode ru¶yat bil fi¶li dan ru¶yat bil ilmi.

maka tempat lain yang tidak melihatnya tidak harus mengikuti.´ kata Abdullah bin Abbas. Hadits ini diriwayatkan oleh jama¶ah kecuali Bukhari dan Ibnu Majah. bagaimana dengan Indonesia? Seharusnya masyarakat bisa memaklumi perbedaan ini. demikianlah Rasulullah saw memerintahkan kepada kami. apakah ³laa taktafy´ (tidak cukup bagimu) atau ³laa naktafy´ (tidak cukup bagi kita). Mereka lalu puasa. Hadits yang serupa tercantum dalam kitab Naulul Authar juz 4 dengan sanad yang lebih banyak. Yahya bin Yahya ragu dengan redaksi ini. dan orang-oarng banyak pun melihatnya.´ ³Kamu melihat sendiri hilal itu?´ ³Ya. jika jarak SyamMadinah sudah bisa menyebabkan terjadinya perbedaan waktu. Logikanya. untuk daerah tertentu saja. Setelah itu saya kembali ke Madinah. Jka hilal dapat terlihat di suatu tempat. . Hal ini dikisahkan oleh sahabat: Ummu Fadhal binti al Harits mengutus Kuraib kepada Mu¶awwiyah (yang tinggal) di negeri Syam. Maka Abdullah bin Abbas bertanya padaku dan dia membicarakan hilal. Saya pun menyelesaikan keperluan (di sana). µMaka kami sampai di Syam. ³Kami tidak puasa sebelum menggenapkan hitungan bulan (Sya¶ban) hingga 30 hari atau kami melihat hilal itu.menu slide sebelumnya slide berikutnya Peran Pemerintah (1) Penentuan awal bulan hijriah seharusnya ditetapkan secara lokal. Saya melihat hilal itu di malam Jumat. **) Seorang perawi. Kuraib berkata. begitu pula dengan Mu¶awiyah.´ (shahih Muslim juz 1) Bentangan wilayah Indonesia dari barat ke timur mencapai hampir 60 derajat atau sekitar 1/6 keliling bumi. Ketika itu tampak hilal ramadhan dan saya sedang berada di Syam.´ ³Tapi kami (di Madinah) melihatnya pada malam Sabtu. jauh lebih besar dari jarak Syam-Madinah (kurang dari 10 derajat).´ ³Tidak cukupkah bagimu**) dengan ru¶yahnya Mu¶awiyyah kemudian berpuasa?´ ³Tidak. ³Kapan kamu melihat hilal?´ ³Kami melihat hilal pada malam Jumat.

.

Bisa dipastikan. Sidang itsbat seperti ini tidak kita temui di negara lain. Setiap tahun. Meski posisi bulan terlalu rendah. Padahal secara astronomi dan berdasarkan kesepakatan bersama. Secara syariat. .menu slide sebelumnya slide berikutnya Peran Pemerintah (2) Sayangnya. Gimana kalau nggak ada pemerintah? ^-^ Satu hal yang disayangkan. tanpa pemerintah. mufti. dan institusi yang berkepentingan. Negara yang mayoritas penduduknya muslim menetapkan kalender hijriah dengan otoritas negara (menteri agama. bulan terendah yang bisa dilihat mata seharusnya memiliki ketinggian minimal 2 derajat dari cakrawala. Kita selalu ingin beribadah bareng. penetapannya diserahkan ke ormas Islam setempat. pemerintah kerap menerima kesaksian yang meragukan. pemerintah menyelenggarakan sidang itsbat (penetapan) untuk mendengarkan pendapat dan hasil perhitungan hisab dari Badan Hisab dan Ru¶yat. kesaksiannya masih diterima. dewan makamah tinggi. Sejumlah ulama dan ahli fiqh meminta pemerintah untuk menyelesaikan perkara ini. hal ini diperbolehkan mengingat posisi pemerintah sebagai pemimpin dan hakim (qadhi). masyarakat Indoensia tidak terbiasa dengan perbedaan. MUI. pelaksanaan ibadah di Indonesia sudah pasti kacau balau. Lha wong masih ada pemerintah saja ada ormas Islam yang ngeyel kok. ormas Islam. masing-masing ormas Islam akan saling berebut jamaah. perwakilan negara Islam. Sedangkan di negara yang minoritas. atau raja). Tanpa sidang itsbat. Seharusnya pemerintah lebih tegas dan selektif dalam memilih data.

d 3 Juni 2006 di Hotel Ria Diani Cibogo Bogor.W. Tgl. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 *) Keputusan SISTEM Sullam al Nayyirain Fath al Rauf al Manan Al Qawa'id al Falakiyah Hisab Hakiki Badi'ah al Mitsal Al Khulashah al Wafiyah Al Manahij al Hamidiyah Nurul Anwar Menara Kudus New Comb Jeen Meeus E. Brouwn Almanak Nautika Ephemeris Hisab Rukyat Al Falakiyah Mawaqit Ascript Astro Info Starry Night Pro 5 Konjugsi/ IJTIMA' HARI Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at Jum'at TGL. 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 22 Sep 2006 JAM 17:28 17:54 18:11 18:46 18:38:46 18:43 18:43 18:38 18:45:47 18:39:46 18:41:17 18:44:59 18:47 18:45:30 18:46:08 18:45:19 18:46 18:46 18:46 TINGGI HILAL 0º 16' 0º 03' . .menu slide sebelumnya slide berikutnya Contoh Data Sidang Itsbat REKAP HASIL PERHITUNGAN (HISAB) IJTIMA' DAN TINGGI HILAL AWAL RAMADHAN 2006 M / 1427 H MENURUT BERBAGAI MACAM SISTEM*) BULAN Ramadhan 1427 H.0º 44' -1º 20' -1º 14' 17" -1º 39 -1º 18 -1º 35 -1º 37' 55" -1º 22' 04" -0º 23' 18" -1º 47' 47" -1º 32' 22" -1º 22' 55" -1º 20' 41" -1º 13' 48" -2º 09' -1º 26' -1º 22' Temu Kerja Evaluasi Hisab Rukyat Tahun 2006. 1 s. NO.

5. Kisah yang dialami Kuraib mengisyaratkan kita menggunakan pedoman lokal.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (1) 1. saya sebaiknya ikut yang mana? Muhammadiyah. 2. hari ini bertepatan dengan tanggal berapa hijriah? Bagaimana cara menghitungnya? 12. Ramadhan tahun ini (2007) jatuh tanggal berapa? 13. apakah saya boleh berpuasa terlebih dahulu (mendahului pemerintah)? 10. 4. 3. Jika saya berhasil melihat hilal. 6. Saya ingin tahu. meramalkan gerhana. Lalu mengapa selama ini kita menggunakan penanggalan yang bersifat nasional? Apakah pemerintah kita adalah satu-satunya yang mencoba menyatukan kalender hijriah? 7. apakah bisa digunakan untuk melihat hilal? Saat ini kita sudah bisa meluncurkan satelit ke luar angkasa. pemerintah atau yang lainnya? Kenapa tidak mengikuti Makkah saja? Kalau Makkah mulai puasa. kita ikut. NU. Menurut hisab. Kalau Makkah shalat Id. Apakah saya sebagai orang awam juga bisa melihat hilal? Saya memiliki teleskop kecil di rumah. bukan nasional. menjelajah alam semesta. Apakah kalender hijriah murni buatan Umar bin Khathab? 11. kendala apa lagi yang dihadapi saat melihat hilal? Jadi. Persis. 9. Apakah kita tidak bisa meramal terjadinya hilal? Selain cuaca. kita juga shalat Id. dsb. 8. Apakah perbedaan hari raya akan selalu terjadi tiap tahun? Tidak adakah cara untuk menyatukannya? .

Caranya a. atau apapun. memakai teleskop boleh saja. Pengamat hilal di Pelabuhan Ratu juga menggunakan teleskop sebagai alat bantu. apakah bisa digunakan untuk melihat hilal? Sebagian ulama masih berselisih paham tentang hal ini. Bulan akan terlihat sebagai sabit yang sangat tipis (bagian sabit mengarah ke matahari). siapapun bisa melihat hilal.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (2) 1. Pada tanggal 29 hijriah (29 ramadhan/29 Muharram/29 Sya¶ban atau yang lainnya). rumah. Apakah saya sebagai orang awam juga bisa melihat hilal? Tentu saja. bulan (hilal) matahari 2. tapi harus teleskop refraktor (memakai lensa). sebagian lagi melarang. Pandangan ke arah matahari terbenam tidak boleh terhalang pohon. Jika kita berpedoman pada pendapat terakhir. Namun ada pula yang mengambil jalan tengah. b. Asalkan penglihatannya bagus. carilah bulan di dekat matahari. . pergilah ke pantai atau ke tempat yang tinggi. Tigapuluh menit sebelum maghrib. Bukan teleskop cermin. boleh asal tidak memantulkan cahaya. Sebagian memperbolehkan. Saya memiliki teleskop kecil di rumah.

Ini yang membuat hilal sukar diamati. kendala apa lagi yang dihadapi saat melihat hilal? Banyak. . meramalkan gerhana. Yang muda juga tidak luput dari human error. kembali ke syari¶at. hilal harus dilihat dengan mata. teleskop yang biasa dipakai untuk mengamati hilal di Pelabuhan Ratu hilang dicuri orang. Sayangnya. peru¶yat sering tertipu dengan pantulan awan atau lampu kapal. bisa salah lihat atau justru sukar melhat hilal. Karena kurang berpengalaman. yang muda merasa enggan untuk mengoreksi bila seniornya melakukan kesalahan. Akibatnya. tapi kalau ada gangguan cuaca atau pantulan sinar matahari. namun kondisi mata mereka sudah tidak bagus. Kesalahan melihat seperti ini juga bisa disebabkan oleh halusinasi. Meski berpengalaman. bisa dikira hilal awan matahari 4. Selain cuaca. Saat ini kita sudah bisa meluncurkan satelit ke luar angkasa. Bahkan ada orang yang bersaksi melihat hilal padahal menurut perhitungan. Sudah menjadi budaya orang Indonesia untuk menghormati yang lebih tua. Kendala dari luar juga ada. Sebagian besar ulama berpendapat. Meskipun kita sudah mengetahui posisi bulan. Di tahun 2006. dsb. penglihatan kita bisa terganggu. Apakah kita tidak bisa meramal terjadinya hilal? Bisa. menjelajah alam semesta. karena ingin menghormati yang tua. sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah. Kita sudah bisa menentukan posisi bulan dengan sangat tepat. Di lapangan. saat itu bulan sudah terbenam. pengamat hilal pada umumnya sudah berumur.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (3) 3. Tapi masalahnya. Kita mulai dari kondisi pengamat hilal itu sendiri.

1O 950 BT 1000 1050 . Anda sendiri yang menilai dan menentukan. ketinggian bulan dari cakrawala saat matahari terbenam adalah -2 derajat untuk Indonesia timur. saya sebaiknya ikut yang mana? Muhammadiyah. kita ikut. Saya hanya memaparkan proses pembuatan kalender Islam dan argumen yang digunakan masing-masing pihak. tidak ada yang salah kok. Mu¶awwiyah dan Abdullah bin Abbas.100. mau ikut yang mana. Perbedaan ketinggian ini sangat 0 950 1050 1100 1150 1200 1250 1300 1350 1400 +100 +100 BT 100 22 SEPTEMBER 2006 menentukan. 6. Perbedaan ini muncul karena perbedaan interpretasi saja. kita juga shalat Id.2O 1300 1350 . Semakin dekat ke matahari. Persis. pemerintah atau yang lainnya? Terserah. langit semakin terang dan 00 00 akan mengalahkan cahaya hilal. Masing-masing tempat berbeda waktu. .5O 1100 1150 . akan + 50 + 50 lebih susah dilihat. Misalnya antara Indonesia barat dan timur. Kenapa tidak mengikuti Makkah saja? Kalau Makkah mulai puasa. Sebab jika bulan lebih rendah (lebih dekat ke matahari). -1.50 akan lebih mudah diamati.1.100 1400 1200 1250 . Hal ini sudah dicontohkan Kuraib. Saya tidak bisa membuat rekomendasi seperti itu. . Jadi. Kalau Makkah shalat Id. JIka posisi bulan lebih jauh dari matahari. Tanggal 29 Sya¶ban 1427 H (22 Sep 2006). Tempat yang berbeda memilki waktu terbit dan terbenam yang berbeda.5 derajat untuk Indonesia tengah dan barat.50 . Pada dasarnya.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (4) 5. NU. Karenanya. posisi bulan juga berbeda.

karena keputusan ini bersifat nasional. Hilal baru bisa diamati beberapa jam setelah bagian yang terang melihat bulan. Karenanya. pemerintah harus menunggu sampai seluruh wilayah di Indonesia bisa melihat hilal. . pemerintah akan membuat keputusan. Jika kita melihat peta dunia. Bagian yang terang menunjukkan daerah yang akan melihat hilal terlebih dahulu. Setelah mendengarkan pendapat dari berbagai ormas dan instansi dalam sidang itsbat. tapi bergeser tiap bulan. Tentu saja. masyarakat kita masih belum bisa menerima perbedaan. Karenanya. idealnya kita mengikuti hasil ru¶yat lokal. pemerintah bertindak sebagai hakim dan menjadi penengah. Makin ke timur (ke daerah yang gelap). Kisah yang dialami Kuraib mengisyaratkan kita menggunakan pedoman lokal. Namun sekali lagi. pengamat hilal yang ada di Indonesia bagian barat akan melihat hilal lebih dulu daripada pengamat di wilayah Indonesia timur. posisi bulan makin rendah. hilal akan terlihat lebih dulu oleh masyarakat yang berada di sebelah barat. Garis batas ini tidak tetap. Lalu mengapa selama ini kita menggunakan penanggalan yang bersifat nasional? Memang.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (5) 7. bukan nasional.

bahkan sudah disepakati pada konferensi yang berlangsung di Istambul (1978). Negara yang menyepakatinya adalah Malaysia. Beirut: Daru al Fikri. dan Singapura (MABIMS). Al Fiqh ³Ala Madzhabi al Arba¶ah 1. seluruh umat Islam di dunia wajib mengikuti. Indonesia. Sebagian besar ulama penganut mazhab Syafi¶i berpendapat. Syawwal dan haji). Saudi Arabia yang berpegang pada ru¶yat dan itsbat oleh pemerintah c. Hal ini didasarkan pada perkataan Umar bin Khathab. 1990. **) ***) lihat kitab Rahmatul Ummah halaman 91 dan kitab Al Majmu¶ li Annawawi juz 4 halaman 273 Abdu Ar Rahman Al Juzairi. ru¶yat hanya berlaku untuk kawasan yang se-mathla¶ yaitu kawasan seluas dua kali 89 km persegi (masafatu al qashri). peserta konferensi terbagi menjadi 3 kelompok. pemimpin negara-negara Islam di ASEAN juga sepakat membuat kalender hijriah yang berlaku secara regional (lintas negara). Apakah pemerintah kita adalah satu-satunya yang mencoba menyatukan kalender hijriah? Selain pemerntah Indoensia. jika hilal terlihat di suatu tempat.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (6) 8. Sedangkan yang lain berpendapat. dan Tunisia yang berpegang pada hisab. ***) Penyatuan kalender hijriah secara internasional juga sudah digagas sejak lama. Brunei Darussalam. Aljazair. Indonesia dan Bangladesh yang berpegang pada hisab dan ru¶yat. Para ahli fiqh berbeda pendapat dalam hal ini. a. Turki. hal 550 . untuk tanggal yang berkaitan dengan ibadah (Ramadhan. b. Hanya saja.

Tapi patut diingat. yang boleh menetapkan hanya pemerintah.´ Kemudian Rasulullah berkata. ³Saya telah melihat hilal.´ Interpretasi hadits di atas. Di Indonesia. pelaksanaan ibadah masih diserahkan kepada masing-masing individu. umumkanlah kepada manusia untuk berpuasa esok pagi. dan Ibnu Majah: Seorang Badui datang kepada Nabi saw lalu berkata. silakan saja. ada pula yang berpendapat. bukan sang Badui yang menetapkan awal bulan Ramadhan. Anda tidak berhak mengintimidasi pihak lain untuk ikut berpuasa bersama Anda. seluruh umat Islam yang berada di wilayah pemerintahan itu harus tunduk dan mematuhinya. Pendapat ini dilandasi hadits riwayat Abu Daud. sesuai keyakinannya masingmasing. ³Apakah kamu bersaksi bahwa Muhammad utusan Allah?´ Badui itu menjawab. ³Apakah kamu bersaksi bahwa tiada Illah selain Allah?´ Badui itu menjawab. Tapi seandainya keputusan itu ada. keputusan pemerintah tidak harus ada. Tirmidzi. Sedangkan 3 mazhab yang lain berpendapat.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (7) 9. Pemerintah hanya menengahi saja demi kemaslahatan bersama. Jika saya berhasil melihat hilal. ³Ya. melainkan Rasulullah sebagai ulil amri. Pendapat ini dianut oleh mazhab Syafi¶i.´ Nabi bertanya lagi. . apakah saya boleh berpuasa terlebih dahulu (mendahului pemerintah)? Selama Anda yakin. ³Ya. An Nasa¶i. Bukankah segala urusan masyarakat diserahkan kepada ulil amri? Meskipun begitu.´ Nabi pun bertanya. ³Ya Bilal.

Mulailah dari Rajab. **) Pasca hijrah ke Madinah. Dalam kitab Tarikh karya Ibnu Asakir. Muharram adalah bulan mulia dan bulan pertama dalam hitungan (bulan). Kalender ini tidak memiliki hitungan tahun yang pasti. seorang tokoh dari bani Khuza¶ah. ³Di Yaman. Rasulullah menulis sepucuk surat kepada kaum asrani Najran. Yang terakhir. Ada yang bilang. Ada banyak riwayat yang menceritakan kronologis pembuatan kalender hijriah." **) ***) al Kahyyath. Namun kalender ini kemudian diubah menjadi kalender bulan-matahari. Apakah kalender hijriah murni buatan Umar bin Khathab? Dalam kitab al Faruq Umar ibn al Khatthab. Atas usul Ali. Kitab fi al Syuruth. Namun sahabat berselisih lagi tentang bulan pertama. Beliau menyuruh Ali bin Abi Thalib untuk menuliskannya dengan angka tahun 5 (dihitung sejak peristiwa hijrah). Abu Salamah meriwayatkan dari Ibnu Syihab bahwa Rasulullah saw memerintahkan membuat penanggalan dari kedatangan beliau ke Madinah pada bulan Rabi¶ul Awwal. Seorang laki-laki datang dari Yaman dan menemui Umar. Durus al Tarikh Zhahir al Zayyadi. Buatlah penanggalan!" Kemudian Umar mengumpulkan beberapa sahabat untuk bermusyawarah. karena orang Jahiliyyah menganggapnya sebagai bulan agung. ***) Jadi. berdasarkan invasi pasukan gajah ke Makkah. Utsman bin Affan kemudian berkata.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (8) 10. yang kemudian dibakukan oleh Umar bin Khathab atas pendapat Ali. dipilihlah tahun hijrah Rasulullah ke Madinah sebagai patokan. Hal senada tercantum dalam kitab al Syamarikh.´ Ada yang mengusulkan Ramadhan dan Dzulhijjah. aku menemukan sesuatu yang mereka sebut tanggal. kalender hijriah sudah digunakan oleh Rasulullah. Pernah dipakai hitungan tahun berdasarkan kematian Amr bin Luhay. ³Buatlah penanggalan dari bulan Muharram. Muhammad Ridha menulis bahwa sistem kalender Arab kuno pada mulanya adalah kalender bulan. Mereka menulisnya dari tahun ini dan bulan ini. . Muharram adalah waktu kepulangan orang-orang saat melakukan ibadah haji. Lalu Umar berkata: "Ini betul-betul baik. Yang terpanjang adalah riwayat yang tertulis di kitab al Syamarikh. Pernah pula dihitung dari kematian Hisyam bin Mughirah.

Ramadhan tahun ini (2007) jatuh tanggal berapa? Ini hasil tabulasinya: 2006 2007 2008 2009 Muharram 31 Jan 21 Jan 10 Jan Safar 2 Mar 19 Feb 9 Feb 28 Jan Rabiul awal 31 Mar 21 mar 10 Mar 27 Feb Rabiul tsani 30 Apr 19 Apr 8 Apr 29 Mar Jumadil ula 29 Mei 19 Mei 7 Mei 27 Apr Jumadil tsani 28 Juni 17 Juni 6 Juni 26 Mei Rajab 27 juli 16 uli 5 Juli 25 Juni Sya¶ban 26 Ags 15 Ags 3 Ags 24 Juli Ramadhan 25 Sept 14 Sept 2 Sept 22 Ags Syawwal 24 Okt 13 Okt 1 Okt 21 Sept Dzulqaida 23 Nov 12 Nov 31 Okt 20 Okt Dzulhijjah 22 Des 12 Des 30 Nov 19 Nov Muharram 29 Des 18 Des 2010 17 Jan 16 Feb 18 mar 17 Apr 16 Mei 14 Juni 14 Juli 12 Ags 10 Sept 10 Okt 8 Nov 8 Des 2011 6 jan 5 Feb 7 mar 6 Apr 5 Mei 4 Juni 3 Juli 2 Ags 31 Ags 29 Sept 29 Okt 27 Nov 2012 25 Jan 24 Feb 25 Mar 23 Apr 23 Mei 22 Juni 21 Juli 20 Ags 18 Sept 17 Okt . Anda bisa browse di google dengan keyword: hijri masehi converter atau cukup dengan keyword: calendar converter. Saya ingin tahu.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (9) 11. Namun beberapa astronom sudah membuatkan kalkulator untuk menghitungnya. Menurut hisab. 12. hari ini bertepatan dengan tanggal berapa hijriah? Bagaimana cara menghitungnya? Mengubah kalender masehi ke hijriah cukup rumit.

Dari ilmu biologi dan astronomi. biasanya 2 derajat. saat luas bulan sabit 1% (bisa melihat sabitnya?) . bintang teredup yang bisa dilihat mata adalah 6 magnitudo. kita juga bisa menggunakan kriteria lain. Mustahil untuk dilihat. Seandainya ada orang yang bersaksi melihat hilal saat perentase luas sabitnya kurang dari 1%. sangat sukar dilihat. Kalau bulan terlalu rendah (terlalu dekat dengan matahari). ketinggian bulan dari cakrawala (saat matahari terbenam). semua ormas dan institusi harus sepakat. insya Allah perbedaan hari raya tidak akan terjadi lagi. ahli hisab dan ormas Islam. ada syarat batas yang harus dipenuhi agar bulan dapat dilihat. persentase luas sabit bulan (berapa persen bagian bulan yang terang). ketinggian bulan. ada batas kepekaan mata. Setiap orang memiliki mata yang sama. Contoh lain. Artinya. Contohnya. Batas magnitudo ini setara dengan persentase luas bulan sabit 1%. LAPAN merekomendasikan batas yang lebih lebih teliti dengan mempertimbangkan jarak horizontal (beda azimuth) dari matahari. Kita juga bisa menggunakan batas usia bulan (dihitung dari konjungsi). Untuk Indonesia.5 magnitudo. Kalau persentasenya terlalu kecil. Karenanya. bahwa hilal harus bisa dilihat mata. berarti bulan sabitnya terlalu tipis. Misalnya. kepekaan ini bisa meningkat menjadi 8. kesaksian ini harus benar-benar diperiksa dengan teliti. Jika kriteria ini dipatuhi oleh seluruh peru¶yat.menu slide sebelumnya slide berikutnya Frequently Asked Question (10) 13. Selain persentase luas sabit. Namun jika memfokuskan pandangan pada arah tertentu saja. Hilal paling tipis. Apakah perbedaan hari raya akan selalu terjadi tiap tahun? Tidak adakah cara untuk menyatukannya? Pertama.

Pikiran Rakyat Djamaludin. Penerbit Diponegoro Djamaludin. Moedji. Observatorium Bosscha Purwanto. Program Studi Astronomi ITB Raharto. Thomas. 2005. Kumpulan materi Musyawarah Nasional Penyatuan Kalender Hijriah. Moedji. Handout Seminar Aspek Teoritis dan Observasi Astronomi. 2006. Mahmud. Ditjen Bimas Islam dan Penyelenggaraan Haji Departemen Agama RI ----. Mengenal Kalender Hijriah. 2005. Moedji. 2005. Program Studi Astronomi ITB Raharto. 2006. Penyatuan Idul Fitri.menu slide sebelumnya Daftar Pustaka Abi Abdillahi Muhammad bin Ismail al Bukhary. Program Studi Astronomi ITB & Himpunan Mahasiswa Astronomi ITB Raharto. Tugas Akhir: Visibilitas Hilal Sebagai Acuan Penyusunan Kalender Hijriah. Program Studi Astronomi ITB Raharto. Visibilitas Hilal: Tinjauan Astronomis Data Kesaksian Hilal di Indonesia dan Prospek Kriteria Hisab Rukyat Indonesia. 2006. 2006. Moedji. Handout Seminar Aspek Teoritis dan Observasi Astronomi. 2006. 1992. Tahun Hijriah: dari kalender ke Mu¶jizat. Ringkasan Materi Kuliah Sistem Kalender. Irfan. Redefinisi Hilal Menuju Titik Temu Kalender Hijriah. Al Qur¶aan dan Terjemahnya. Slide Presentasi Sidang Itsbat Awal Ramadhan 1427 H. Dairobi. 2006. Observatorium Bosscha Naji. Penerbit PT Hidakarya Agung ----. 2004. Handout Kuliah Umum:Penentuan Awal Ramadhan dengan Hilal. 2006. Pengantar Studi Hubungan Kalender dan Fenomena Astronomi: Sistem Bumi. Departemen Agama RI . Thomas. 1989. Thomas. Kitab Shahih Bukhary juz 1 bab ru¶yatul hilal Anshory. Bulan dan Matahari. A. Direktorat Urusan Agama Islam. Situs Pondok Pesantren Sidogiri Yunus. Kamus Arab-Indonesia. Pikiran Rakyat Departemen Agama RI. Visibilitas Hilal: Siklus Metonik dan Implikasinya pada Parameter Visibilitas Hilal. Pikiran Rakyat Djamaludin. 2005.