http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2008/08/pembuatan-media-agar-dan-sterilisasi.

html PEMBUATAN MEDIA AGAR DAN STERILISASI I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Untuk menelaah mikroorganisme di laboratorium, kita harus dapat menumbuhkan mereka. Mikroorganisme dapat berkembang biak dengan alami atau dengan bantuan manusia. Mikroorganisme yang dikembangkan oleh manusia diantaranya melalui substrat yang disebut media. Untuk melakukan hal ini, haruslah dimengerti jenis-jenis nutrien yang diisyaratkan oleh bakteri dan juga macam lingkungan fisik yang menyediakan kondisi optimum bagi pertumbuhannya. Alat-alat yang digunakan dalam perkembangbiakan inipun harus disterilisasikan terlebih dahulu. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada mikroorganisme lain, yang tidak diinginkan, tumbuh dalam media tersebut, sehingga dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang akan dibiakkan dalam media tersebut. (Mila Ermila, 2005, Penuntun Praktikum Mikrobiologi) B. Tujuan Praktikum 1. Mengetahui cara membuat media pertumbuhan mikrorganisme 1. Mengetahui jenis dan kegunaan media 2. Mengetahui cara mensterilkan media II. TINJAUAN PUSTAKA Mikroorganisme dapat ditumbuhkan dan dikembangkan pada suatu substrat yang disebut medium. Medium yang digunakan untuk menumbuhkan dan mengembangbiakkan mikroorganisme tersebut harus sesuai susunanya dengan kebutuhan jenis-jenis mikroorganisme yang bersangkutan. Beberapa mikroorganisme dapat hidup baik pada medium yang sangat sederhana yang hanya

yaitu : a. (Volk. Nutrien dalam medium harus memenuhi kebutuhan dasar makhluk hidup. Mikrobiologi Dasar Jilid 1). (Mila Ermila. lactosa b.1993 . nutrient broth. Medium setengah padat (semi solid medium) Contoh : sim agar. (Mila Ermila. cary dan brain agar c. mineral dan faktor tumbuh. karbon. Buku Penuntun Praktikum Mikrobiologi) Medium semi solid dan solid menggunakan bahan pemadat (seperti amilum. PDA. Untuk medium padat/solid kita dapat menggunakan agar-agar dengan kadar 1. Nutrien ini adalah degradasi dari nutrien dengan molekul yang kompleks. Nutrient agar (Ani Murniati. medium dibagi menjadi tiga jenis. selulosa dan agar-agar).5%-1. yang meliputi air. Penuntun Praktikum Mikrobiologi) Berdasarkan konsistensi atau kepadatannya. gelatin. Medium padat (solid medium) Contoh : endo agar. dan pada medium semi solid kadarnya setengah dari medium padat. Medium cair/broth/liquid medium Contoh : air pepton. energi. 2005. 2000. Akan tetapi yang terpenting medium harus mengandung nutrien yang merupakan substansi dengan berat molekul rendah dan mudah larut dalam air. Penuntun Praktikum Mikrobiologi) . Sedangkan mikroorganime lainnya memerlukan suatu medium yang sangat kompleks yaitu berupa medium ditambahkan darah atau bahan-bahan kompleks lainnya.8%. sedangkan pada medium cair tidak diperlukan pemadat.mengandung garam anargonik di tambah sumber karbon organik seperti gula. dan Wheeler. 2005.

Labu erlenmeyer . METODE PRAKTIKUM A. Metode yang lazim digunakan untuk mensterilisasikan media dan alat-alat ialah dengan pemanasan. Alat dan bahan . maka medium dan alat-alat yang diperlukan harus disterilisasi sebelum inokulasi.Neraca .Alumunium Foil .PH indikator . Sterilisasi yaitu suatu proses untuk mematikan semua organisme yang dapat menjadi kontaminan.Talenan . Jika panas digunakan bersama-sama dengan uap air disebut sterilisasi basah (menggunakan autaklaf).Beaker glass . sedangkan jika tanpa uap air disebut sterilisasi kering (menggunakan oven).Kapas .Batang penggaduk . 2005.Kompor gas .Dandang .Kain basa . (Mila Ermila. Penuntun Praktikum Mikrobiologi) III.Pisau .Agar biakan bakteri dapat dibuat.

Agar bubuk . Tabung reaksi dinungkus dengan alumuniun foil  Pembuatan Media Miring 1. 4. agar miring diambil dan dibuka sumbatnya menggunakan jari kelingking kanan.Kentang . kemudian biarkan menjadi dingin sekitar 30 detik 3. dipanaskan dengan cara didekatkan di atas api. HASIL DAN PEMBAHASAN . Koloni bakteri diambil dengan menggunakan jarum inokulasi yang telah disiapkan sebelumnya. kemudian dimasukkan ke dalam tabung reaksi sambil didekatkan di bunsen 2.Dekstrose . Jarum inokulasi dibakar di atas api sampai kawatnya pijar. Jarum inokulasi yang sudah mengandung bakteri dimasukkan ke dalam tabung agar miring lalu digoreskan di atas permukaan agar secara zig zag kemudian dipanaskan kembali mulut tabungnya dan ditutup kembali 5. kemudian dengan tangan kiri.Aquadest B. Tabung reaksi tersebut diberi nama bakteri. nama kelompok dan waktu 6.. mulut tabung yang telah dilepas sumbatnya. Media agar yang ada di beaker glass dipanaskan. Semua alat dan bahan yang digunakan disiapkan didekat api 2. Cara Kerja 1. tabung reaksi ditutup dengan kapas lalu dibungkus dengan plastik IV.

jumat. KESIMPULAN . B. berwarna hijau keputihan Pada praktikum pembiakan mikroorganisme kali ini. Hari ke 5. Pembiakan Mikroorganisme Tabel Pengamatan Koloni yang tumbuh Ada/Tidak Jumlah Macam warna Mikroba dari telapak tangan Hari ke 1. selasa. Koloni pertama berukuran lebih kecil. jadi kemungkinan biakan bakteri telah mati. berwarna hijau keputihan dan terlihat sangat halus seperti buludru. pkl pkl 15. Setelah media agar miring tersebut diamati dari hari pertama sampai hari kelima tidak ditemukan koloni bakteri yang tumbuh. Koloni kedua berukuran lebih besar dan lebar. Hal tersebut mungkin dikarenakan medium yang digunakan berupa medium PDA yang biasa digunakan sebagai media pembiakan jamur.10 sabtu 12.A. Jamur yang terdapat atau tumbuh dalam media PDA tersebut terdiri dari 2 koloni jamur yang berbeda jenisnya. V. hanya dihasilkan jamur. Hal tersebut mungkin disebabkan karena biakan bakteri yang digunakan berasal dari bakteri yang disimpan tahun lalu. berwarna hitam.00 Tidak ada yang Ada yang tumbuh tumbuh 2 koloni jamur 2 macam koloni jamur 1 berwarna hitam 2. Hari ke 2. Isolasi Biakan Murni Bakteri yang diisolasi kedalam media agar miring yaitu bakteri Streptococcus thermo dan Lactobacillus bulgaricus.

dan bentuk koloni jamur tersebut.Mikroba yang tumbuh pada medium PDA berupa jamur. Cara memindahkan bakteri tersebut dengan menggunakan jarum inokulasi yang dioleskan kepermukaan medium agar miring tersebut secara zigzag. ukuran koloni. Hal tersebut dapat dilihat dari warna yang dihasilkan oleh jamur. Jika berhasil maka dalam tabung yang berisi media tersebut hanya akan terlihat satu jenis bakteri yang tumbuh dan berkembang. Biakan murni tersebut diinokulasikan di dalm medium agar miring. . Jamur-jamur tersebut menunjukkan sifat-sifat yang berbeda. jamur yang tumbuh terdiri dari dua jenis jamur yang berbeda. Biakan murni didapat dari suatu biakan bakteri campuran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful