Tugas Cerpen Bahasa Indonesia

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mendengar istilah sastra atau karya sastra. Dengan membaca karya sastr, kita akan memperoleh sesuatu yang dapat memprkaya wawasan atau meningkatkan harkat hidup. Dengan kata lain, dalam karya sastra ada sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan. Begitu pula halnya dalam sebuah puisi, karena puisi merupakan bagian dari sastra. Cerpen ialah jenis sastra yang bentuknya dipilih dan ditata dengan cermat sehingga mampu mempertajam kesadaran orang akan suatu pengalaman. Cerpen diciptakan berdasarkan kehidupan yang sering terjadi di dalam kehidupan manusia. Karena itu tidak heran kalau cerpen dapat memberikan inspirasi bagi pembacanya dalam menjalani kehidupan. Pada saat ini banyak orang-orang muda yang meluangkan waktu mereka untuk menulis cerpen. Para penulis muda ini menciptakan cerita-cerita yang menarik yang tidak jauh dari kehidupan mereka sehingga dengan cerita itu dapat menarik pembaca mulai dari

1

anak-anak sampai pada orang tua. Selain membaca cerpen, kita juga dapat belajar seberapa asiknya menulis cerpen karena itu disusunlah makalah ini.

1.2

Tujuan
1) 2) 3) 4) Untuk mengetahui asal-usul cerpen yang sesungguhnya. Untuk menambah pengertian kita akan cerpen. Untuk memahami secara mendalam lagi tentang cerpen. Sebagai pendorong minat kaum muda untuk dapat mengekspresikan sesuatu ke dalam bidang sastra terutama cerpen. 5) Untuk emberikan sesuatu yang bermakna di dalam kehidupan sehari-hari dengan membaca cerpen yang menyangkut kehidupan keseharian kita.

1.3

Permasalahan
Banyak dari kita pada saat ini yang sudah pernah membaca cerpen. Bahkan banyak

dari kita yang hidupnya dapat berubah hanya karena membaca cerpen. Akan tetapi banyak dari kita juga yang hanya mengetahui membaca cerpen tanpa mengetahui akan tehnik penciptaan cerpen bahkan unsur-unsur yang terkandung dalam cerpen. Bahkan kita tidak mengetahui aka nasal-usul mengapa cerpen itu sampai ada di dunia ini. Karena itu ditulislah makalah ini yang memuat segala sesuatu tenang cerpen.

2

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Pengertian Cerpen
Cerita pendek atau sering disingkat sebagai cerpen adalah suatu bentuk prosa

naratif fiktif. Cerita pendek cenderung padat dan langsung pada tujuannya dibandingkan karya-karya fiksi yang lebih panjang, seperti novella (dalam pengertian modern) dan novel. Karena singkatnya, cerita-cerita pendek yang sukses mengandalkan teknik-teknik sastra seperti tokoh, plot, tema, bahasa dan insight secara lebih luas dibandingkan dengan fiksi yang lebih panjang. Ceritanya bisa dalam berbagai jenis.

Cerita pendek berasal dari anekdot, sebuah situasi yang digambarkan singkat yang dengan cepat tiba pada tujuannya, dengan parallel pada tradisi penceritaan lisan. Dengan munculnya novel yang realistis, cerita pendek berkembang sebagai sebuah miniatur, dengan contoh-contoh dalam cerita-cerita yang menarik.

Sebenarnya, tidak ada rumusan yang baku mengenai apa itu cerpen. Kalangan sasterawan memiliki rumusan yang tidak sama. H.B. Jassin ±Sang Paus Sastra Indonesiamengatakan bahwa yang disebut cerita pendek harus memiliki bagian perkenalan,
3

Disamping itu ia juga harus memberi kesan secara terus-menerus hingga kalimat terakhir. Seberapa pendeknya? Sebatas rampung baca sekali duduk menunggu bus atau kereta api. sangat cocok menjadi panduan. mendefinisikan bahwa cerpen adalah salah satu ragam fiksi atau cerita rekaan yang sering disebut kisahan prosa pendek. tetapi secara praktis ia dapat diaplikasikan. atau menjalankan cerita atau menampilkan problem. adanya satu plot.karena secara teoritis ia memenuhi kriteria ilmiah. dialog hanya diperlukan untuk menampakkan watak. Bakar Hamid dalam tulisan ³Pengertian Cerpen´ berpendapat bahwa yang disebut cerita pendek itu harus dilihat dari kuantitas. atau sambil antre karcis bioskop. dan penyelesaian. tidak mengobral detail. KH. A. Pendapat yang dirinci Muhammad Diponegoro dalam bukunya Yuk. cerita pendek mengalir dalam arus untuk menciptakan efek tunggal dan unik. Menurut Poe ketunggalan pikiran dan aksi bisa dikembangkan lewat satu garis dari 4 . Rumusan-rumusan tersebut tidak sama persis. Sedangkan Aoh. Dan masih banyak sastrawan yang merumuskan definisi cerpen. Kedua.000 kata. berarti cerita pendek harus ketat. cerita pendek harus pendek. Dari beberapa buku dan uraian yang layak dijadikan pedoman. yaitu banyaknya perkataan yang dipakai: antara 500-20. Nulis Cerpen Yuk disederhanakan sebagai berikut: Pertama. Hampir semuanya menyepakati pada satu kesimpulan bahwa cerita pendek atau yang biasa disingkat cerpen adalah cerita rekaan yang pendek. adanya satu watak. dan adanya satu kesan. juga tidak saling bertentangan satu sama lain. tampaknya pendapat pakar cerita pendek dunia. Edgar Allan Poe.pertikaian.

karena ceritanya seperti masih berlanjut.sesungguhnya yang cukup bisa mewakili pengertian cerita pendek secara umum. Ketiga. adanya konsistensi dari sikap dan gerak tokoh. cerita benar-benar rampung berhenti di situ.2 Anatomi Cerpen Setelah mengerti betul definisi cerpen. sampai titik akhirnya. 2. karakteristik cerpen dan unsur-unsur yang wajib ada dalam membangun cerpen. maka sejatinya Anda sudah sangat siap untuk 5 . tidak lagi mengusik dan menggoda. cerita pendek harus mampu meyakinkan pembacanya bahwa ceritanya benar-benar terjadi. Rumusan Poe inilah ±saya sepakat dengan Korrie Layun Rampan. rekaan. Kelima. bukan suatu bikinan. Di dalam cerita pendek tak dimungkinkan terjadi aneka peristiwa digresi.awal sampai akhir. cerita pendek harus ketat dan padat. bahwa cerita itu telah tamat. Keempat. Setiap detil harus mengarus pada pada satu efek saja yang berakhir pada kesan tunggal. sebagaimana manusia yang hidup. Itulah sebabnya dibutuhkan suatu ketrampilan khusus. cerita pendek harus menimbulkan kesan yang selesai. Kesan selesai itu benar-benar meyakinkan pembaca. tidak ada jalan lain lagi. Oleh sebab itu ekonomisasi kata dan kalimat ± sebagai salah satu ketrampilan yang dituntut bagi seorang cerpenis. bahwa mereka benarbenar hidup.

6 . Peristiwa-peristiwa memuncak 4. apapun jenis sudut pandangan tokohnya. Pertikaian 3.B. di manapun settingnya. dan bagaimanapun alurnya memiliki anatomi sebagai berikut: 1. Kelemahan utama penulis cerpen pemula biasanya di struktur cerita ini. Sebelum menulis cerpen ada baiknya anda mengetahui anatomi cerpen atau bisa juga disebut struktur cerita. komposisi cerpen. Perkenalan 2. Situasi (pengarang membuka cerita) 2. Umumnya anatomi cerpen. Anti Klimaks Atau. Klimaks 5. Peristiwa-peristiwa terjadi 3. apapun temanya. sebagaimana ditandaskan H. Penyelesaian Cerpen yang baik adalah yang memiliki anatomi dan struktur cerita yang seimbang.menciptakan sebuah cerpen.Jassin dapat dikatakan sebagai berikut: 1. Helvy Tiana Rosa selama menjadi pimred Annida dan melihat kelemahan mereka itu dan berkomentar.

rumusan Poe cukup menjelaskan. Mereka menceritakan semua. Hanya pengenalan dan pemaparan yang bertele-tele dan membosankan. Meskipun ada yang berpendapat jumlah katanya tidak lebih dari 7 .³Cerpenis-cerpenis pemula biasanya kurang memperhatikan proporsionalitas struktur cerita. luas dan lengkap.´ 2. Jadi jangan sampai pembukaan cerpen menyamai apalagi sampai menelan konflik tersebut. Pengakhiran konflik pun dibuat sekedarnya. Untuk mempertegas perbedaan cerpen dengan novel. sering malah disinggung sambil lalu saja. Tahu-tahu sudah penyelesaian. Akibatnya sering satu sampai dua halaman pertama karya mereka masih belum jelas akan menceritakan tentang apa. Apa ukuran panjang-pendek suatu cerpen itu? Jumlah halamannyakah? Jumlah kata-katanyakah? Menjawab hal ini. Konflik yang seharusnya dibahas dengan lebih jelas. dalam Menulis Secara Populer menjelaskan bahwa cerpen memang harus pendek dan singkat. Ismail Marahimin. Sedangkan cerita rekaan yang panjang adalah novel. Banyak di antara mereka yang berpanjang-panjang ria dalam menulis pembukaan cerpennya.3 Karakteristik Cerpen Gambaran umum karakteristik cerpen bisa ditangkap dalam rumusan Edgar Alan Poe. Padahal inti dari cerpen adalah konflik itu sendiri. di atas. seolah takut para pembaca tak mengerti apa yang akan atau sedang mereka ceritakan.

kita tidak pula tahu bagaimana kelanjutan kehidupan tokoh.000 kata (Helvy Tiana Rosa). maka ±diatara karakteristik cerpen. atau tokoh-tokoh. kata-kata yang dipakai harus hemat. tentu saja tokoh-tokoh yang memegang peranan tidak banyak jumlahnya. dan kita tidak menyaksikan adanya perubahan nasib tokoh. waktu berlangsungnya tidak begitu lama. pun tidak berkembang. konflik itu sudah hadir di situ. karakteristik utama cerpen adalah pendek dan singkat. Ada yang membatasi jumlah katanya antara 500 ± 30. kita biasanya tidaklah menemukan adanya perkembangan di dalam cerita. Peristiwanya singkat saja. Tidak ada kelebatan-kelebatan pemikiran tokoh-tokohnya yang melebar ke pelbagai hal dan masalah. tepat dan padat. atau tokoh-tokoh itu diungkapkan di dalam cerita. Dan ketika konfik yang satu itu terselesaikan. Karena pendeknya. Yang jelas. cerita itu. berkisar 1-3 tempat saja. Fokus atau. Perlu ditegaskan bahwa cerpen bukan penggalan sebuah novel. atau bisa juga sampai sekitar empat orang paling banyak. peristiwanya singkat. dan ketika cerita itu dimulai. atau tokoh-tokoh ini ketika cerita berakhir. Itu pun tidak seluruh kepribadian tokoh. atau tokoh-tokoh. Kepribadian tokoh.000 kata (The Liang Gie). di dalam cerita itu pun hanya satu. bisa jadi hanya seorang.10. Tinggal bagaimana menyelesaikan saja. Di dalam cerita yang singkat itu. Tidak ada cabang-cabang cerita. BUKAN PULA sebuah novel yang dipersingkat. Konfliknya pun hanya satu. Cerpen itu adalah sebuah cerita rekaan yang lengkap: tidak 8 . Dan karena jumlah tokoh terbatas. pusat perhatian.tempat kejadiannya pun juga terbatas.

Fabel. Fabel-fabel kuno ini kini dikenal sebagai Fabel Aesop. yang berbeda dengan novel.4 Sejarah Cerpen Cerita pendek berasal-mula pada tradisi penceritaan lisan yang menghasilkan kisah- kisah terkenal seperti Iliad dan Odyssey karya Homer.ada. Baik benturan itu terlihat nyata ataupun tersamarkan. yang umumnya berupa cerita rakyat dengan pesan-pesan moral di dalamnya. yaitu perbenturan kekuatan yang berlawanan. 2. tidak perlu. Cerpen adalah sebuah genre atau jenis. Kisah-kisah tersebut disampaikan dalam bentuk puisi yang berirama. Akan tetapi ada pula yang memberikan definisi lain 9 . Namun demikian. atau dalam bahasa The Liang Gie konflik dramatik. sebuah cerpen meskipun singkat tetap harus mempunyai tikaian dramatik. dengan irama yang berfungsi sebagai alat untuk menolong orang untuk mengingat ceritanya. dan harus tidak ada tambahan lain. Bagian-bagian singkat dari kisah-kisah ini dipusatkan pada naratif-naratif individu yang dapat disampaikan pada satu kesempatan pendek. Sebab inilah inti suatu cerpen. Keseluruhan kisahnya baru terlihat apabila keseluruhan bagian cerita tersebut telah disampaikan. konon dianggap oleh sejarahwan Yunani Herodotus sebagai hasil temuan seorang budak Yunani yang bernama Aesop pada abad ke-6 SM (meskipun ada kisah-kisah lain yang berasal dari bangsa-bangsa lain yang dianggap berasal dari Aesop).

Contoh Banyuwangi. ketika surat-surat anekdot berisi fiksi karya Sir Roger de Coverley diterbitkan.terkait istilah Fabel. Pada akhir abad ke-16. yang ditempatkan di dalam cerita naratif yang lebih besar (sebuah cerita kerangka). tradisi bercerita lisan mulai berkembang menjadi cerita-cerita tertulis pada awal abad ke-14. Anekdot tetap populer di Eropa hingga abad ke-18. dan sebagainya. mite. populer pada masa Kekaisaran Romawi. sebagian dari cerita-cerita pendek yang paling populer di Eropa 10 . yang mencakup satu pesan atau tujuan. Sedangkan legenda mengandung pengertian sebuah cerita mengenai asal usul terjadinya suatu tempat. dan legenda. meskipun perangkat cerita kerangka tidak diadopsi oleh semua penulis. Kedua buku ini disusun dari cerita-cerita pendek yang terpisah (yang merentang dari anekdot lucu ke fiksi sastra yang dikarang dengan baik). diartikan sebagai cerita tentang binatang. Anekdot berfungsi seperti perumpamaan. Selanjutnya. Bentuk kuno lainnya dari cerita pendek. jenis cerita berkembang meliputi sage. sebuah cerita realistis yang singkat. Cerita fabel yang populer misalnya Kisah Si Kancil. Fabel. terutama sekali dengan terbitnya karya Geoffrey Chaucer Canterbury Tales dan karya Giovanni Boccaccio Decameron. Sage merupakan cerita kepahlawanan. Banyak dari anekdot Romawi yang bertahan belakangan dikumpulkan dalam Gesta Romanorum pada abad ke-13 atau 14. Misalnya Joko Dolog. dalam khazanah Sastra Indonesia seringkali. Di Eropa. Mite lebih menyaran pada cerita yang terkait dengan kepercayaan masyarakat setempat tentang sesuatu. Contohnya Nyi Roro Kidul. yakni anekdot.

6" karya Anton Chekhov. pertumbuhan majalah dan jurnal melahirkan permintaan pasar yang kuat akan fiksi pendek antara 3. Pada pertengahan abad ke-17 di Perancis terjadi perkembangan novel pendek yang diperhalus. Pada paruhan pertama abad ke-20. Diderot dan lain-lainnya pada abad ke-18. dan The Saturday Evening Post. Pada akhir abad ke-19. istilah novella digunakan untuk merujuk pada ceritacerita pendek. oleh pengarang-pengarang seperti Madame de Lafayette. Evenings on a Farm Near Dikanka (1831-1832) karya Nikolai Gogol. karya Edgar Allan Poe dan Twice Told Tales (1842) karya Nathaniel Hawthorne. terjemahan lainnya muncul pada 1710±12) menimbulkan pengaruh yang hebat terhadap cerita-cerita pendek Eropa karya Voltaire. seperti The Atlantic Monthly.000 kata panjangnya. Scribner's. Pada masa Renaisan. sejumlah majalah terkemuka. dongeng-dongeng tradisional mulai diterbitkan (salah satu dari kumpulan yang paling terkenal adalah karya Charles Perrault). Munculnya terjemahan modern pertama Seribu Satu Malam karya Antoine Galland (dari 1704. Di antara cerita-cerita pendek terkenal yang muncul pada periode ini adalah "Kamar No.000 hingga 15.adalah "novella" kelam yang tragis karya Matteo Bandello (khususnya dalam terjemahan Perancisnya). semuanya menerbitkan cerita 11 . Cerita-cerita pendek modern Cerita-cerita pendek modern muncul sebagai genrenya sendiri pada awal abad ke19. "nouvelle". Tales of the Grotesque and Arabesque (1836). Pada 1690-an. Contoh-contoh awal dari kumpulan cerita pendek termasuk Dongeng-dongeng Grimm Bersaudara (1824±1826).

12 . Cerita pendek biasanya memusatkan perhatian pada satu kejadian. jumlah tokoh yang terbatas. Permintaan akan cerita-cerita pendek oleh majalah mencapai puncaknya pada pertengahan abad ke-20. Terbitan yang memuat cerita ini laku 5. mencakup jangka waktu yang singkat. ketika pada 1952 majalah Life menerbitkan long cerita pendek Ernest Hemingway yang panjang (atau novella) Lelaki Tua dan Laut. cerita-cerita pendek belakangan ini telah menemukan napas baru lewat penerbitan online. Cerita pendek dapat ditemukan dalam majalah online.000 eksemplar hanya dalam dua hari. mempunyai satu plot. meskipun beberapa majalah terkenal seperti The New Yorker terus memuatnya. Permintaan akan cerita-cerita pendek yang bermutu begitu besar. dan bayaran untuk cerita-cerita itu begitu tinggi. Majalah sastra juga memberikan tempat kepada cerita-cerita pendek. setting yang tunggal. Selain itu.5 Ciri Khas Cerpen Cerita pendek cenderung kurang kompleks dibandingkan dengan novel. sehingga F. Scott Fitzgerald berulang-ulang menulis cerita pendek untuk melunasi berbagai utangnya. dalam kumpulan-kumpulan yang diorganisir menurut pengarangnya ataupun temanya. Sejak itu. dan dalam blog.300. jumlah majalah komersial yang menerbitkan cerita-cerita pendek telah berkurang.pendek dalam setiap terbitannya. 2.

Namun demikian. Seperti dalam cerita-cerita yang lebih panjang. Karena pendek. krisis (saat yang menentukan bagi si tokoh utama dan komitmen mereka terhadap suatu langkah). komplikasi (peristiwa di dalam cerita yang memperkenalkan konflik dan tokoh utama). dengan cerita yang dimulai di tengah aksi. Seperti banyak bentuk seni manapun. Sebagai contoh.Dalam bentuk-bentuk fiksi yang lebih panjang. cerita-cerita pendek dapat memuat pola ini atau mungkin pula tidak. plot dari cerita pendek juga mengandung klimaks. atau titik balik.6 Ukuran Cerpen 13 . komplikasi (peristiwa di dalam cerita yang memperkenalkan konflik). akhir dari banyak cerita pendek biasanya mendadak dan terbuka dan dapat mengandung (atau dapat pula tidak) pesan moral atau pelajaran praktis. 2. dan moralnya. situasi dan tokoh utamanya). ciri khas dari sebuath cerita pendek berbedabeda menurut pengarangnya. penyelesaian (bagian cerita di mana konflik dipecahkan). cerita-cerita pendek modern hanya sesekali mengandung eksposisi. Yang lebih umum adalah awal yang mendadak. ceritanya cenderung memuat unsurunsur inti tertentu dari struktur dramatis: eksposisi (pengantar setting. klimaks (titik minat tertinggi dalam pengertian konflik dan titik cerita yang mengandung aksi terbanyak atau terpenting). aksi yang meningkat.

000 kata. 2. dll. fiksi horor. Sebuah definisi klasik dari cerita pendek ialah bahwa ia harus dapat dibaca dalam waktu sekali duduk (hal ini terutama sekali diajukan dalam esai Edgar Allan Poe "The Philosophy of Composition" pada 1846).000 kata dan tidak kurang dari 1. novella.8 1.7 Genre Cerita pendek pada umumnya adalah suatu bentuk karangan fiksi. istilah cerita pendek umumnya merujuk kepada karya fiksi yang panjangnya tidak lebih dari 20. dan yang paling banyak diterbitkan adalah fiksi seperti fiksi ilmiah. Cerita pendek kini juga mencakup bentuk nonfiksi seperti catatan perjalanan.Menetapkan apa yang memisahkan cerita pendek dari format fiksi lainnya yang lebih panjang adalah sesuatu yang problematic. Cerita yang pendeknya kurang dari 1. prosa liris dan varian-varian pasca modern serta non-fiksi seperti fikto-kritis atau jurnalisme baru. Dalam penggunaan kontemporer. atau novel. yaitu 7.000 kata tergolong pada genre fiksi kilat (flash fiction). Fiksi yang melampuai batas maksimum parameter cerita pendek digolongkan ke dalam novelette. Definisi-definisi lainnya menyebutkan baas panjang fiksi dari jumlah kata-katanya.500 kata. Usur-Unsur Dalam Cerpen Tema 14 . fiksi detektif. 2.

Cerpen ini melukiskan pengalaman ³aku´ di negeri asing dengan baik sekali. pikiran utama sebuah cerpen. Kejahatan pada akhirnya akan dikalahkan oleh kebaikan. Namun. Sesuatu itu biasanya adalah masalah kehidupan. Pengarang tidak dituntut menjelaskan temanya secara gamblang dan final. karena itu cinta dapat mengatasi segala kesulitan. Tidaklah mungkin mendirikan sebuah bangunan tanpa pondasi. Dalam sebuah cerpen. Dengan kata lain tema adalah sebuah ide pokok. Cerpen yang baik dan besar biasanya menyajikan berbagai persoalan yang kompleks. seperti: 1. 3. pesan atau amanat. yaitu pokok masalah yang mendominasi masalah lainnya dalam cerita itu. tetapi ia bisa saja hanya menyampaikan sebuah masalah kehidupan dan akhirnya terserah pembaca untuk menyikapi dan menyelesaikannya. tetapi secara tajam cerpen ini menyorot masalah moral. Yaitu sesuatu yang hendak disampaikan pengarang kepada para pembacanya. Secara tradisional. Dasar tolak untuk membentuk rangkaian cerita. 15 . komentar pengarang mengenai kehidupan atau pandangan hidup si pengarang dalam menempuh kehidupan luas ini. Dan lain sebagainya. Cinta adalah energi kehidupan. tema bisa disamakan dengan pondasi sebuah bangunan. dasar tolak untuk bercerita. tema itu bisa dijelaskan dengan kalimat sederhana. Persahabatan sejati adalah setia dalam suka dan duka.Yaitu gagasan inti. Tokoh ³aku´ dapat bertahan dari godaan berbuat serong karena pertimbangan moral. 2. Tidak mungkin sebuah cerita tidak mempunyai ide pokok. selalu punya pusat tema. Misalnya cerpen ³Salju Kapas Putih´ karya Satyagraha Hoerip.

cerpencerpen Trisnoyuwono yang terkumpul dalam Laki-laki dan Mesiu.sebab-akibat yang membuat cerita berjalan dengan irama atau gaya dalam menghadirkan ide dasar. Dalam pengertian umum. Banyak anggapan keliru mengenai plot. akan tetapi semua aktivitas untuk mencapai yang diinginkan itulah plot. Sementara orang menganggap plot adalah jalan cerita. jika akhir cerita meledak keras di luar dugaan pembaca. pengarang Rusia legendaris. yaitu: 1. secara lebih gamblang plot adalah ±menurut Aswendo Atmowiloto. Contohnya: cerpen-cerpen Anton Chekov. Adapun jenis plot bisa disederhanakan menjadi tiga jenis. plot adalah suatu permufakatan atau rancangan rahasia guna mencapai tujuan tertentu. adalah plot.´ Dalam cerpen biasanya digunakan plot ketat artinya bila salah satu kejadian ditiadakan jalan cerita menjadi terganggu dan bisa jadi.2. Plot keras. tak bisa dipahami. Itu disebut jalan cerita. 16 . tetapi menghubungkan semua peristiwa. Rancangan tentang tujuan itu bukanlah plot. Sehingga Jakob Sumardjo dalam Seluk-beluk Cerita Pendek menjelaskan tentang plot dengan mengatakan. Atau. Tetapi raja mati karena sakit hati. ³Contoh populer menerangkan arti plot adalah begini: Raja mati. sehingga plot jelas tidak mengacu pada jalan cerita. cerpen-cerpen Subagio Sastrowardoyo dalam kumpulannya Kejantanan di Sumbing. Semua peristiwa yang terjadi di dalam cerita pendek harus berdasarkan hukum sebabakibat. Alur atau Plot Yaitu rangkaian peristiwa yang menggerakkan cerita untuk mencapai efek tertentu.

Penokohan 17 . Plot lembut. 3. dan cerpen Putu Wijaya berjudul Topeng bisa dimasukkan di sini. Plot lembut-meledak.2. Siyaranamual. Contoh Godlobnya Danarto. Contoh: cerpen Krawang-Bekasi milik Gerson Poyk. Contoh. 2. Jika akhir cerita merangsang pembaca untuk mengembangkan jalan cerita. Terbuka. pengarang Perancis menggunakan plot berbisik. tidak mengejutkan pembaca. plot tertutup dan cempuran keduanya. cerpen Seribu Kunang-kunang di Manhattan karya Umar Kayam. dan hampir semua cerpen Guy de Maupassant. di samping masalah dasar persoalan. Akhir cerita tidak merangsang pembaca untuk meneruskan jalan cerita. atau plot meledak-lembut adalah campuran plot keras dan lembut. maka ada cerpen dengan plot terbuka. Jadi sifat plot ada kalanya: 1. jika akhir cerita berupa bisikan. cerpen-cerpen Danarto dalam Godlob. 3. Tertutup. Campuran keduanya. 3. namun tetap disampaikan dengan mengesan sehingga seperti terus tergiang di telinga pembaca. cerpen Bulan Mati karya R. Adapun jika kita melihat sifatnya.

Kalau latar bisa dipindahkan ke mana saja. berarti latar tidak integral dengan tema dan plot. latar mutlak dibutuhkan untuk menggarap tema dan plot cerita. Kesan tokoh lain terhadap dirinya 5. diantaranya melalui: 1. bentuk) dan sifat batin (watak. karena latar harus bersatu dengan teman dan plot untuk menghasilkan cerita pendek yang gempal.Yaitu penciptaan citra tokoh dalam cerita. bisa dikatakan ia sebagai mata air kekuatan sebuah cerita pendek. dan berkualitas. sifat lahir (rupa. Bayi-bayi Tertawa yang mengambil setting khas Palestina. Pada dasarnya sifat tokoh ada dua macam. Tempat tokoh tersebut berada 3. Dalam cerpen modern. Latar atau Setting yaitu segala keterangan mengenai waktu. Deskripsi langsung secara naratif oleh pengarang 4. berhasil tidaknya sebuah cerpen ditentukan oleh berhasil tidaknya menciptakan citra. Tindakan. Cerpen saya. padat. watak dan karakter tokoh tersebut. ucapan dan pikirannya 2. karakter). Tokoh harus tampak hidup dan nyata hingga pembaca merasakan kehadirannya. 18 . Penokohan. ruang dan suasana dalam suatu cerita. Pada dasarnya. Benda-benda di sekitar tokoh 4. yang didalamnya ada perwatakkan sangat penting bagi sebuah cerita. Dan sifat tokoh ini bisa diungkapkan dengan berbagai cara.

Jelas bahwa setting akan sangat menentukan watak dan karakter tokoh. Di sini yang harus diperhatikan adalah pengarang harus netral dengan ³aku´ dan ³saya´nya. tetapi yang umum adalah: 1. Sudut pandangan tokoh ini merupakan visi pengarang yang dijelmakan ke dalam pandangan tokoh-tokoh bercerita. Sudut Pandangan Tokoh Diantara elemen yang tidak bisa ditinggalkan dalam membangun cerita pendek adlaah sudah pandangan tokoh yang dibangun sang pengarang. ³Aisha´. 5. Jadi sudut pangan ini sangat erat dengan teknik bercerita. budaya. dan ³Nurul´ misalnya. di mana pengarang membaurkan antara pendapat pengarang dan tokoh-tokohnya. 3. Lazim disebut point of view orang pertama. emosi. atau ³dia´. Sudut pandangan orang pertama.dengan watak. biasanya pengarang menggunakan tokoh ³ia´. 2. Sudut pandang campuran. ³Fahri´. Atau bisa juga dengan menyebut nama tokohnya. Sudut pandang orang ketiga. Seluruh kejadian dan aktivitas tokoh diberi komentar dan tafsiran. sehingga pembaca mendapat gambaran mengenai tokoh 19 . kondisi geografi yang sangat khas Palestina tentu akan menjadi lucu jika settingnya dipindah di Ponorogo. Pengarang menggunakan sudut pandang ³aku´ atau ³saya´. Sudut pandangan ini ada beberapa jenis.

Sudut pandangan yang berkuasa.dan kejadian yang diceritakan. Sudut pandangan yang berkuasa ini membuat cerita sangat informatif. Sedangkan kalimat akhir adalah kunci 20 . Para pujangga Balai Pustaka banyak yang menggunakan teknik ini. Agar Sebuah Cerpen Memiliki Daya Pikat Agar cerpen ada memikat pembaca. Alinea awal dan alinea akhir sangat mementukan keberhasilan sebuah cerpen. trik-trik berikut ini bisa dipertimbangkan baikbaik: 1. Alinea awal berfungsi menggiring pembaca untuk menelusuri dan masuk dalam cerita yang dibacanya. Merupakan teknik yang menggunakan kekuasaan si pengarang untuk menceritakan sesuatu sebagai pencipta. Carilah ide cerita yang menarik dan tidak klise. 2. 4. Mengulang ide cerita semisal ³Bawang Merah dan Bawang Putih´ adalah pilihan yang kurang tepat. karena akan tampak sangat klise dan menjadi tidak menarik pembaca. Dalam ³Sekelumit Nyanyian Sunda´ Nasjah Dijamin sangat baik menggunakan teknik ini. Sudut pandanga ini lebih cocok untuk cerita-cerita bertendens. Jika tidak hati-hati dan piawai sudut pandangan berkuasa akan menjadikan cerpen terasa menggurui. Buatlah lead. paragraf awal dan kalimat penutup cerita yang semenarik mungkin.

lalu robek dua dan buang sobekan yang sebelah atas. penyusunan konflik. Jangan sampai pembaca sudah jenuh di awal cerita. Perhatikan teknik penceritaan. karena cerpen yang memberikan kesan yang mendalam di hati pembacanya. Untuk menghindari kejenuhan pembaca di awal cerita bisa kita gunakan teknik: -in medias res (memulai cerita dari tengah) -flash back (sorot balik. Fauzil Adhim dalam bukunya Dunia Kata menjelaskan beberapa hal yang seyogyanya diperhatikan dalam menulis judul: Pertama. Buat judul cerita yang bagus dan menarik. tidak menggugah rasa ingin tahu pembacanya. Teknik yang digunakan pengarang menyangkut penokohan. Sebagaimana buku. pembangunan tegangan dan penyajian cerita secara utuh. akan selalu dikenang. Salah satu penyebabnya adalah kalimat pembuka yang buruk dan judul yang mati.kesan yang disampaikan pengarang. Dan yang ketiga. cerita yang bagus tidak semuanya dibaca orang. Kedua. judul harus mudah diucapkan. 3. 4. M. penyelaan kronologis) Anton Chekov menyarankan : ³Lipat dualah halaman pertama cerpenmu. kuat maknanya. judul sebaiknya singkat dan mudah diingat. Kunci kesan ini sangat penting.´ 21 .

Akhirnya.5. siapa tahu ada manfaatnya. tujuan dalam komposisi keseluruhan. Buatlah suspense. kejutan-kejutan yang muncul tiba-tiba (bedakan dengan faktor kebetulan). 22 .´Gabriel Garcia Marquez. Ingat bahwa setiap pengarang mempunyai gaya khas. mengatakan. mudah 6. keterharuan dan keindahan. jangan terjebak pada cerita yang bertele-tele dan ditebak. Pakailah gaya sendiri. harus punya fungsi. Perhatikan setiap tanda baca dan aturan berbahasa yang baik. jangan meniru. ³Pujian terbesar untuk karya saya tertuju kepada imajinasi. tetapi tetap tidak kaku. sastrawan besar dari Kolumbia yang meraih novel itu berkata.K. Dalam cerpen tak boleh ada satu kata pun yang terbuang percuma. Lalu saat menulis cerpen ingat pesan Edgar Allan Poe. Rowling. Gunakan bahasa yang komunikatif. Sungai saya tidak pernah mengalir ke hulu.´ 7. ³Saya berhati-hati agar tidak membuat kesalahan. agar cerpenmu berbobot. Hindari gaya berlebihan dan kata-kata yang terlalu muluk. Menulislah tentang pengalaman dan perasaanmu sendiri. Jangan bosan untuk membaca dan mengedit ulang cerpen yang telah anda selesaikan. Elizabeth Jolley.<!--[endif]--> 8. Cerpen harus mengandung kebenaran. Mulailah menulis apa saja yang kamu tahu. padahal tidak satu pun baris dalam semua karya saya yang tidak berpijak pada kenyataan. saat Anda berniat menggoreskan pena menulis cerpen ingatlah pesan J.

kau akan tahu bahwa aku meragukan setiap kata yang kau ucapkan kepadaku. Tetapi. jangan heran jika pada akhirnya aku pun mendiamkan saja apa yang terjadi pada diriku. Ah. Kabari aku jika kau sudah sampai di sana. Sehingga. Aku sendiri tak tahu lagi kepada siapa aku menaruh kepercayaan. Toh. itulah. perasaan ini berkata lain.. manisku? Bahkan ketika kukatakan 23 . atau mimik yang tergambar di raut wajahku. sandiwara apa lagi yang tengah kau mainkan.2.9 Contoh Cerpen BISIKAN ANEHuuu. akhirnya kau berbohong kepadaku.´ Itu ucapanmu sambil melemparkan senyum dari bibir yang biasa kau berikan padaku untuk kulumatkan di malam-malam kita tempo hari. Kebohongan rasanya seperti genting pada setiap rumah. begitu katamu ketika melepaskan kepergianku. Ada sesuatu yang tiba-tiba melintas. dan dengan caranya yang aneh pula dia mengatakan bahwa yang akan terjadi adalah sebaliknya. Cerpen Yanusa Nugroho Jangan lupakan aku. Namun. ³Jangan lupa. mungkin jika kau memperhatikan tatapan mataku. ya. atau jendela dengan kaca-kaca timah menorehkan warna-warninya di kehidupanku. Dusta itu sudah terlalu sering menghujaniku. Oleh karenanya. pada saat yang bersamaan.

Maka. Bayangkan. aku sudah tahu bahwa itu hanya pura-pura saja. ³Sudah lama kenal sama Mahmud?´ Tiba-tiba orang yang menjemputku bicara. Aku tahu. aku tahu. caranya bicara menunjukkan bahwa apa yang diucapkannya hanyalah sebuah basa-basi. lantas dia mau bilang apa? Atau misalnya aku berdusta dengan mengatakan ³belum´. Sejak kedatangannya di bandara. 24 . sayangku. Semuanya basa-basi. jika saja kujawab ³sudah´. aku pun kian tergelak-gelak oleh sandiwara yang kau mainkan. Kepura-puraan seutas tali layang-layang. Kau tahu. sayangku. yang kau tarik seolah menurunkan. dan kau mencegahku ±ah. betapa manisnya adegan itu± aku tahu bahwa sebetulnya kau tengah berdoa agar aku cepat-cepat pergi dan menjumpai bibir jurang kehampaan yang menganga. Persis seperti caramu menghadapiku. kira-kira apa yang akan dijadikannya pertanyaan berikutnya? Tak ada. Aku tak percaya manusia besi ini bisa bicara. ketika pesawat ini mendarat dan aku melanjutkan perjalanan dengan landrover. kau menjadi sutradaranya! Aku tahu kau tengah menimbang-nimbang dan menggores-goreskan naskah yang kau edit sendiri. dan mengarahkan langkahku untuk menemui kegagalan itu. Aha. dan setelah hampir tiga jam dia bersamaku. yang sesungguhnya membuat terbangnya kian tinggi. pemerah bibir. Dan kau menunjukkan keberatan karena lamanya kita berpisah. Kau pikir aku tak tahu apa yang kucari? Kau pikir aku tak tahu siapa yang akan kutemui? Meskipun ketika kukatakan bahwa aku sendiri tak yakin benar akan apa yang akan kucari ini. mendaki dan menjelajahi tanah tak ramah. Dia tak punya kepentingan apa-apa denganku. Tidak. karenanya dia bertanya tentang sesuatu yang tak berkaitan dengan urusannya. baru ini yang diucapkannya. tetapi menyutradari lakonku. kau tidak bermain.bahwa kepergianku ini untuk sesuatu yang penting bagi kita.

betul. ³Kita akan sampai di ibukota kecamatan kira-kira dua jam lagi. dia adalah orang 25 . kan. Dia hanya mencoba berbasa-basi lagi. *** Selama menunggu makanan di kedai. aku membayangkan serbuk racun ditaburkan di makanan yang akan kumakan. jangan kau pura-pura. sebaiknya kita mampir dulu di pasar ini. Lalu. ³Sepuluh tahun«. ³Teman kuliah?´ ³Bukan.´ jawabku asal saja. apa kataku. Itu semua karena dia hanya berbasa-basi. Ah. atau kedai makanan?´ ³«?´ Dia hanya menatapku dengan bingung.´ ³O«berapa lama? Nah.³Sudah. sambil menengok ke kanan dan ke kiri. dia kembali tenggelam dalam kebisuannya. sayangku.´ Nah. kataku.´ ³O«bagaimana mungkin dalam dua jam perjalanan kita tidak bisa menemukan warung. Dan karena di dalam dua jam itu saya khawatir kita tidak menemukan kedai atau apa pun. Otaknya tak cukup cerdas mencari sebuah kalimat yang bisa membuatku paham. dia tak bisa menyambung dengan kata-kata lagi.´ ³Teman kerja?´ ³Bukan. Sekalian kita cari pompa bensin. mencari warung.

Saya akan bayar. Dia makan dengan lahapnya. Jangan menyangkal. Sayalah yang paling tahu kondisinya. Engkau ingin tahu bagaimana aku bisa tahu? Haha«untuk apa? Membuktikan bahwa kau adalah seorang juru catat yang andal? Dia dengan mudahnya menyuruh si pemilik warung untuk menaburkan sejenis sianida atau racun apalah namanya. Kenapa tiba-tiba merasa belum lapar?´ ³Maaf. ke dalam makananku.´ ³Hmm«tapi kita harus bayar 2 piring. Dia terlalu lahap. Kalau mau. Saya makan. ³Saya sudah pesan 2 piring dan Anda setuju kita makan dulu. aku tahu. ³Jadi. nggak makan?´ Aku menggeleng. Dan kembali dia melahap habis nasiku. ya. ini perut saya.suruhanmu. ³Saya belum lapar«´ Dan lihatlah wajahnya yang tolol itu. laukku dan lalapanku. Sebentar lagi. ya?´ Dan dia langsung mengambil jatahku. ³Sayang kalau dibuang. dan betulbetul menikmati nasi hangat dan ikan bakar itu. Ikan bakar. Aku hanya mengamatinya saja. Sungguh edan! Kuamati perubahan di wajahnya. sambal dan lalapan. silakan makan punya saya«´ Piring dan lauk dihidangkan.´ ³Tak masalah. Dia minum dengan tegukan besar dan mengeluarkan sendawa besar. sebentar lagi dia akan« 26 .

piringku pasti beracun dan«mungkin aku salah. sandiwara terlucu yang pernah kusaksikan. kujamin bahwa diriku akan bisa membuatmu menjadi wanita terhormat. Bagaimana mungkin dia yang menyuruh menaburkan bubuk racun itu kemudian memakannya? Apakah dia ingin meyakinkan aku bahwa« ah. Tidak. Kita sebentar lagi akan menikah. Dia menyalakan rokok dan menikmati laju kendaraan dengan seenak perutnya. padahal. perut saya«´ dia lari ke semaksemak sambil membawa sebotol air. Apa sebetulnya motivasimu? *** Dan Mahmud itu. Sialan. sementara kaki-tanganmu siap menikamku. Sementara itu aku terayun-ayun dan merasakan kantuk mengganduli mataku. ³Maaf. Yang aku tak mengerti.*** Aneh. ³Kebanyakan sambal. nama yang kau sebut-sebut sebagai kawan yang mungkin bisa membantuku itu.´ teriaknya sebelum menghilang di semak-semak. aku disuruh menyaksikan dan menunggui pembunuhku buang air! Kampret! Aku sungguh tak mengerti jalan pikiranmu. Bukan kebanyakan sambal. lampunya mengarah ke semak-semak. ibu dari anak-anakku. membelok dan berhenti. tak mungkin aku tertidur. menurut dugaanku. bukankah dia kekasih gelapmu? Jangan kau sangkal dan membalikkan 27 . tapi sianidamu mulai bekerja. Ini juga bagian sandiwaramu. dan dalam pernikahan itu. Landrover menderum lagi membelah malam. itu yang aku tak paham. Mesin menyala. bukan? Tiba-tiba mobil berdecit. mengapa kau sudah« ah. Si besi ini tak mati-mati juga.

Sungguh aku tidak mengerti sikapmu. lalu naik landrover ini berjam-jam. mendaki. aku harus berpesawat. jangan-jangan kau telah bersekongkol dengan Mahmud. lega rasanya. tentunya adalah kaki-tangan Mahmud juga. Itu sebabnya. entahlah. mengapa? Aku sendiri meragukan apakah yang kucari ini akan kutemukan atau tidak. Belum mati juga. keinginanku untuk pergi rasanya kian menggebu. Tetapi. Jalan berkelok-kelok. ³Merokok?´ 28 . Selesai buang hajat malah pamer! *** Perjalanan berlanjut. bisa«´ Dan dia mengakhiri kalimatnya dengan ekspresi puas. Tetapi. ³Wah. aku jadi curiga. Jika bukan kekasih gelapmu. ucapanmu. engkau tidak keberatan dan mempersilakan aku pergi. Tetapi karena kau merengek agar tak kutinggalkan. mana mungkin kau secara cepat memberikan nama itu kepadaku? Apalagi. bergelombang. Bayangkan. rumahnya jauh dari rumah kita. bahkan tangisanmu. diulas senyum lebar. sebetulnya adalah taktikmu saja agar aku meragukan kepergianku. Jangan-jangan. ketika kukatakan kepadamu. Hanya bunyi mesin yang kudengar. Seandainya saja. menurun. Dan manusia besi yang sekarang sedang berjuang keras di balik semak-semak itu.kenyataan itu sebagai bentuk kecemburuanku padamu. sikapmu. baru bisa menemukannya. tempo hari itu. aku justru ingin pergi dan mencarinya. dia. Sungguh tak sopan manusia satu ini. mungkin aku malah tak pergi. Aku curiga.

³Lho. bukan? Maksud saya. seandainya saja kau bisa menyaksikan bagaimana laki-laki besi ini tertawa geli. Dia mengejekku. belum menikah?´ Dia pun terbahak lagi. Lihatlah. Ajaib dia malah tertawa terbahak-bahak. Desy« aku semakin tak mengerti mengapa kau menyukai cara-cara aneh untuk menghina calon suamimu sendiri? ³Mumpung masih muda. siapa yang mau tahu keluarganya? Mau punya anak selusin pun. nah«bagaimana mungkin dia tahu namamu? Bukankah kau pun tak mengenalnya? Bagaimana mungkin dia tahu bahwa namamu Desy dan aku adalah pasanganmu? Jika bukan ada apa-apanya.³Terima kasih. dia membawa-bawa nama Tuhan demi sebatang rokok sialan itu. kawinlah Mas. ³Hebat benar. Bukankah ini sebetulnya maksudmu ³melemparkan´-ku kemari? Agar aku jadi bahan tertawaan orang lain? Oh. Dia menertawakanku. Yang besar sudah SMA. Jadi. aku tak peduli. ³Pak Mahmud bilang bahwa Mas ini suaminya Mbak Desy. Kata orang merokok bisa memendekkan umur. Sinting.´ jawabku lesu. Kurasa dia tak percaya atau angka empat puluh merupakan angka keramat 29 .´ Dia diam. lihat« ah. ³Belum kawin«. Tuhan bisa dikalahkan oleh rokok«´ dan gelak tawanya kian nyaring di malam sunyi ini. Desy. ³Anak saya lima. tentu tak mungkin dia tahu banyak tentang kita. saya pikir Mas ini suaminya Mbak Desy?´ Nah.´ jawabku berusaha ketus. Maaf usia Mas berapa?´ Hmmm! Mau apa dia tanya-tanya umurku? ³Empat puluh. Maksudku agar dia mengerti bahwa sebetulnya aku keberatan kalau dia merokok. Mas?´ Ampun. Des.

Pak Mahmud«´ ³Itu Mahmud?´ namun aku segera sadar bahwa tadi aku mengaku mengenalnya selama 10 tahun.baginya. Dan. karena mendengar derum mobil. Mungkin dia mengantuk atau tak peduli. tadi«´ Si Din menepuk-nepuk perutnya sendiri sambil meringis. ³Belum tidur. Bahagia betul dia menemukan korbannya! ³Kenapa lama sekali. Genggaman tangannya kuat sekali dan sebaris gigi besarnya menyeringai. bercelana jins berkaos hitam. mengapa belum bulat penuh? Mungkin. si bodoh ini hanya diam saja. Dia turun tangga menyambutku. Untunglah bulan masih mau membagi sinarnya. 30 . Mahmud tergelak. Tapi. agar setiap orang mempertanyakan masalah usia kita? Apa rencanamu sebetulnya di balik ini semua? *** Jam 11 malam landrover berhenti di depan sebuah rumah panggung. ³Maaf Pak. Dia tentunya ±seharusnya curiga dengan ucapanku. tegak di ambang pintu. inikah caramu agar aku dicerca oleh orang lain? Bukankah sudah menjadi keputusanmu bahwa selisih usia kita yang nyaris dua puluh tahun ini bukan soal untuk berumah tangga? Lalu. rupanya. Din?´ ucapnya di sela-sela senyumnya. si tuan rumah membuka pintu. Desy. Hangat. Seorang laki-laki besar. Cahaya menyeruak menginginkan kebebasan. Bulan tanggal berapa sekarang. ah. mengapa kau selalu menggiringku ke dalam bubu jebakan. Sunyi dan gelap mengepung.

. Mahmud berkata tentang sesuatu yang akan kucari itu.´ Aku berhenti menyuap. ³Adanya di hutan dan hanya orang tertentu yang bisa menemukannya. Kubuka jendela kayu dan« Tuhanku.´ Tiba-tiba suara yang kukenali membuatku tersadar dan melihat arloji. begitu Mahmud membukakan kamar untukku. pepohonan dan bebatuan besar. semalam aku tak makan dan langsung tertidur. Kuda-kuda merumput tenang. layaknya kain panjang seorang jelita putri di negeri dongeng. Bebukitan menggunduk di sana-sini.´ ³Oh«. bersama sapi dan kambing. dia bilang bahwa kayu itu tumbuh hanya di daerah ini. Katanya untuk persyaratan mas kawin«´ Tanpa kuduga. Di manakah aku saat ini? Belum pernah kusaksikan keramahan yang menyejukkan jiwa. Memang. Jam sembilan! ³Mmm« ini waktu Indonesia Bagian Tengah. Mbak Desy mencari kayu itu?´ ³Mmm« ini memang permintaan paling aneh. kabut tipis melayang perlahan. Gagal sudah harapanku. menyembul di antara padang rumput. sih.´ berarti aku harus mengubahnya menjadi jam sepuluh! Astaga.*** Paginya. aku terbangun jam sepuluh! Berarti lelap sekali tidurku. Maklumlah. seperti di tempat ini. Suaranya lantang memenuhi ruang-ruang di rumahnya. namun tidak semua orang bisa mencarinya. aku terbangun dengan badan dirajam lelah. berkelambu kabut yang membuatnya kian menipis. ³Mari sarapan dulu. Sambil makan. Jamnya pasti belum disesuaikan. istri saya sudah menyiapkan. ³Untuk apa. Gunung-gunung berlapis-lapis. engkau pasti tersenyum ketika menciptakan alam ini. Dan di leher-leher bukit itu. Mahmud tertawa. 31 .

Minum. aku tak punya kesiapan untuk itu. HP-nya masih berfungsi. sementara aku jadi kian menggebu berangkat. jika memang sepenting itu. entahlah. 32 . ³Ya. Terus terang. saya menurutinya. aku«ah. tiba-tiba menjadi ragu. Ucapan Mahmud yang sungguh-sungguh itu membuatku berpikir tentang semua yang tengah kulakukan ini. ³Oh. ya« saya mengerti. mungkin ini hanya alasan penolakanmu atas lamaranku.´ ³Apanya?´ ³Kayunya. Dan ketika sesampai di tempat ini. Siapakah engkau. aku mulai bimbang dengan semua ucapanmu. dan lebih aneh lagi.´ Dia lalu mengangkat HP-nya. Bagaimana jika kayu itu memang kutemukan? Aneh. Des. dan itu kubuktikan dengan kesungguhanku berangkat. Lalu melanjutkan gelak tawanya lagi. karena setelah kupikir. Mas. Saya harus ambil cuti dan«di sini ditertawakan orang. Itu permintaan aneh. Namun. tentang syarat yang kau ajukan itu. Itu saja.´ ucapku putus asa. Aku yang semula percaya padamu. Di lambung gunung seperti ini. Gila.Sesaat dia tersedak. Mahmud? *** Aku tiba-tiba diserang hawa aneh yang membuatku berubah pikiran. bicara dengan Mahmud. Mahmud berhenti tertawa tiba-tiba. Aku terdiam. ³Ada. saya akan membantu mencarikannya. Nonsense. Jangan khawatir. maaf«saya tidak menertawakan Mas. Saya hanya tak menyangka bahwa kayu itu begitu berharga bagi orang Jakarta. maaf. Gila. ketika kau pun agaknya meragukan permintaanmu sendiri. Mau seberapa panjang?´ Aku terdiam.

Jadi. kemudian«´dukun´? Aku tak tahu lagi apakah aku masih punya sisa tenaga untuk mengawinimu. skenario apalagi yang kau kembangkan untuk lakon kita. dengan berbagai rajaman pikiran meninggalkanmu. *** 33 . apakah setelah berjam-jam waktuku hilang di jalan. kayu itu memang ada dan bisa kumasukkan tasku. tapi permintaan Mbak Desy memang agak langka.³Kalau mau dimasukkan tas. Des? Terus terang aku lelah mendengar bisik-bisik yang selalu menggaung di kepalaku ini. Desy? Aku harus bagaimana? ³Maaf. dan kayu yang memang ada itu. cutiku yang terbuang sia-sia. Dukun? Ah. paling-paling 50 cm cukup. Ah. Desy? Ahh. aku tak tahu lagi. ya. biasanya yang minta kayu itu adalah seorang dukun. aku harus bagaimana? Setelah kayu itu ada di tanganku dan itu mencukupi syarat perkawinan kita.´ ujar Mahmud sambil tersenyum. Soalnya. kan?´ Aku masih diam. gila. Terus. Aku ingin berhenti. dan tangannya mencolek ikan goreng. Aku ingin agar bisikan itu berhenti dan aku bisa lebih tenang menjalani sisa lakonku sendiri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful