P. 1
Jenis Kapasitor

Jenis Kapasitor

|Views: 5,145|Likes:
Published by Enggik Dp

More info:

Published by: Enggik Dp on Sep 28, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/17/2013

pdf

text

original

Jenis Kapasitor TipeKapasitor Kapasitor terdiri dari beberapa tipe, tergantung dari bahan dielektriknya.

Untuk lebih sederhana dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu kapasitor electrostatic, electrolytic dan electrochemical.

1. Kapasitor Electrostatic Kapasitor electrostatic adalah kelompok kapasitor yang dibuat dengan bahan dielektrik dari keramik, film dan mika. Keramik dan mika adalah bahan yang popular serta murah untuk membuat kapasitor yang kapasitansinya kecil. Tersedia dari besaran pF sampai beberapa uF, yang biasanya untuk aplikasi rangkaian yang berkenaan dengan frekuensi tinggi. Termasuk kelompok bahan dielektrik film adalah bahan-bahan material seperti polyester (polyethylene

Elektroda metal yang dicelup kedalam larutan electrolit (sodium borate) lalu diberi tegangan positif (anoda) dan larutan electrolit diberi tegangan negatif (katoda). Kapasitor Electrolytic Kelompok kapasitor electrolytic terdiri dari kapasitor-kapasitor yang bahan dielektriknya adalah lapisan metal-oksida. MKT adalah beberapa contoh sebutan merek dagang untuk kapasitor dengan bahan-bahan dielektrik film.di badannya. maka waktu kerjanya (lifetime) menjadi lebih tahan lama. Lapisan metal-oksida ini sangat tipis. permukaannya. Oksigen pada larutan electrolyte terlepas dan mengoksidai permukaan plat metal. Dengan demikian kapasitor jenis ini bisa memiliki kapasitansi yang besar namun menjadi lebih ramping dan mungil. atau dikenal dengan sebutan paper mylar). polystyrene. melainkan bahan lain yaitu manganese-dioksida. lapisan-metal-oksida dan electrolyte(katoda) membentuk kapasitor. Telah lama diketahui beberapa metal seperti tantalum. Kapasitor . maka akan terbentuk lapisan Aluminium-oksida Dengan demikian (Al2O3) berturut-turut plat pada metal (anoda). magnesium. Umumnya kapasitor yang termasuk kelompok ini adalah kapasitor polar dengan tanda + dan . Selain itu karena seluruhnya padat. Umumnya kapasitor kelompok ini adalah non-polar. 2. MKM. Mengapa kapasitor ini dapat memiliki polaritas. aluminium. adalah karena proses pembuatannya menggunakan elektrolisa sehingga terbentuk kutup positif anoda dan kutup negatif katoda. Dari rumus (2) diketahui besar kapasitansi berbanding terbalik dengan tebal dielektrik. tetapi sebenarnya bukan larutan electrolit yang menjadi elektroda negatifnya. Disebut electrolyte padat. Dalam hal ini lapisan-metal-oksida sebagai dielektrik.terephthalate polycarbonate. lainnya. zirconium dan seng (zinc) permukaannya dapat dioksidasi sehingga membentuk lapisan metal-oksida (oxide film). dan polyprophylene. niobium. metalized Mylar. Lapisan oksidasi ini terbentuk melalui proses elektrolisa. jika digunakan Aluminium. seperti pada proses penyepuhan emas. sehingga dengan demikian dapat dibuat kapasitor yang kapasitansinya cukup besar. Bahan electrolyte pada kapasitor Tantalum ada yang cair tetapi ada juga yang padat. Contohnya. titanium.

Termasuk kapasitor jenis ini adalah batere dan accu. karena terpisah oleh bahan dielektrik yang non-konduktif. Muatan elektrik ini “tersimpan” selama tidak ada konduksi pada ujung-ujung kakinya. karena memiliki kapasitansi yang besar dan arus bocor (leakage current) yang sangat kecil. Gambar 1 : prinsip dasar kapasitor Kapasitansi Kapasitansi didefenisikan sebagai kemampuan dari suatu kapasitor untuk dapat menampung muatan elektron. Dengan rumus dapat ditulis : . misalnya untuk applikasi mobil elektrik dan telepon selular. keramik. Bahan-bahan dielektrik yang umum dikenal misalnya udara vakum. 3. Prinsip Dasar Kapasitor Kapasitor adalah komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik. Pada kenyataanya batere dan accu adalah kapasitor yang sangat baik. Tipe kapasitor jenis ini juga masih dalam pengembangan untuk mendapatkan kapasitansi yang besar namun kecil dan ringan. Kemudian Michael Faraday membuat postulat bahwa sebuah kapasitor akan memiliki kapasitansi sebesar 1 farad jika dengan tegangan 1 volt dapat memuat muatan elektron sebanyak 1 coulombs. Coulombs pada abad 18 menghitung bahwa 1 coulomb = 6. maka muatan-muatan positif akan mengumpul pada salah satu kaki (elektroda) metalnya dan pada saat yang sama muatanmuatan negatif terkumpul pada ujung metal yang satu lagi. gelas dan lainlain. Struktur sebuah kapasitor terbuat dari 2 buah plat metal yang dipisahkan oleh suatu bahan dielektrik.25 x 1018 elektron. Muatan positif tidak dapat mengalir menuju ujung kutup negatif dan sebaliknya muatan negatif tidak bisa menuju ke ujung kutup positif. phenomena kapasitor ini terjadi pada saat terkumpulnya muatan-muatan positif dan negatif di awan. Di alam bebas.tipe ini juga memiliki arus bocor yang sangat kecil Jadi dapat dipahami mengapa kapasitor Tantalum menjadi relatif mahal. Jika kedua ujung plat metal diberi tegangan listrik. Kapasitor Electrochemical Satu jenis kapasitor lain adalah kapasitor electrochemical.

. atau contoh lain 0.047uF dapat juga dibaca sebagai 47nF. kapasitansi dihitung dengan mengetahui luas area plat metal (A). Konversi satuan penting diketahui untuk memudahkan membaca besaran sebuah kapasitor. Tabel-1 : Konstanta dielektrik bahan kapasitor Tabel konstanta dielektrik bahan kapasitor Untuk rangkain elektronik praktis.85 x 10-12) (k A/t) …(2) Berikut adalah tabel contoh konstanta (k) dari beberapa bahan dielektrik yang disederhanakan. Misalnya 0. satuan farads adalah sangat besar sekali.1nF sama dengan 100pF. Umumnya kapasitor yang ada di pasar memiliki satuan uF (10-6 F).Q = CV ……………. nF (10-9 F) dan pF (10-12 F). Dengan rumusan dapat ditulis sebagai berikut : C = (8.(1) Q = muatan elektron dalam C (coulombs) C = nilai kapasitansi dalam F (farads) V = besar tegangan dalam V (volt) Dalam praktek pembuatan kapasitor. jarak (t) antara kedua plat metal (tebal dielektrik) dan konstanta (k) bahan dielektrik.

Secara lengkap kode-kode tersebut disajikan pada table berikut. Umumnya kapasitor-kapasitor polar bekerja pada tegangan DC dan kapasitor non-polar bekerja pada tegangan AC. Misalnya kapasitor 10uF 25V.mania barangkali pernah mengalami kapasitor yang meledak karena kelebihan tegangan.Tegangan & Temperatur Kerja Kapasitor Tegangan Kerja (working voltage) Tegangan kerja adalah tegangan maksimum yang diijinkan sehingga kapasitor masih dapat bekerja dengan baik. Pabrikan pembuat kapasitor umumnya membuat kapasitor yang mengacu pada standar popular. Ada 4 standar popular yang biasanya tertera di badan kapasitor seperti C0G (ultra stable). X7R (stable) serta Z5U dan Y5V (general purpose). Tabel-2 : Kode karakteristik kapasitor kelas I Tabel-3 : Kode karakteristik kapasitor kelas II dan III . maka tegangan yang bisa diberikan tidak boleh melebihi 25 volt dc. Para elektro. Temperatur Kerja Kapasitor masih memenuhi spesifikasinya jika bekerja pada suhu yang sesuai.

besar kapasitansi nominal ada toleransinya.us .Toleransi Seperti komponen lainnya. Dengan table di atas pemakai dapat dengan mudah mengetahui toleransi kapasitor yang biasanya tertera menyertai nilai nominal kapasitor. Tabel diatas menyajikan nilai toleransi dengan kode-kode angka atau huruf tertentu.fisika-sma. Misalnya jika tertulis 104 X7R. maka kapasitasinya adalah 100nF dengan toleransi +/-15%. Sekaligus dikethaui juga bahwa suhu kerja yang direkomendasikan adalah antara -55Co sampai +125Co (lihat tabel kode karakteristik) KAPASITOR www.

bila tibatiba arus listrik diputuskan dan dinyalakan 2. memilih panjang gelombang pada radio penerima 4. mencegah loncatan bunga api listrik pada rangkaian yang mengandung kumparan. kapasitansi ekivalen kombinasinya adalah jumlah kapasitansi tunggal : Ceq = C1+ C2 + C3 + …… Seri kapasitor paralel .85 x 10-12 C/Nm2 Kegunaan kapasitor dalam berbagai rangkaian listrik adalah: 1. sebagai filter dalam catu daya (power supply) Rangkaian Kapasitor Paralel Apabila dua buah kapasitor atau lebih dihubungkan secara paralel. Kapasitas suatu kapasitor keping keping sejajar berbanding lurus dengan luas keping dan berbanding terbalik terhadap jarak pemisahnya: dengan C = kapasitas kapasitor (farad) ε = permitivitas bahan dielektrik (C/Nm2) A = luas penampang keping (meter2) d = jarak pemisah kedua lempeng (meter) Permitivitas bahan dari sebuah dielektrik pada kapasitor didefinisikan sebagai : ε = εr.εo dengan εr = konstanta dielektrik εo = permitivitas vakum (C/Nm2) εo = 8. mika. Kapasitas suatu kapasitor (kapasitansi) bergantung semata-mata pada susunan geometris konduktor dan bukan pada muatan atau beda potensialnya. menyimpan muatan atau energi listrik dalam rangkaian penyala elektronik 3.capacitors Kapasitor adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menyimpan muatan dan energi listrik. plastik. pasta dan lain sebagainya. kapasitorterdiri dari dua konduktor yang berdekatan namun terpisah satu sama lain. Kedua konduktor tersebut dipisahkan oleh bahan penyekat (isolator) yang disebut bahan (zat) dielektrik. Pada prinsipnya. Zat dielektrik yang digunakan sebagai menyekat akan membedakan jenis kapasitor. yang membawa muatan yang sama besar namun berlawanan jenis. seperti kertas.

kebalikan kapasitansi ekivalen diperoleh dengan menjumlahkan kebalikan muatan-muatan kapasitor tunggalnya : 1/Ceq = 1/C1+ 1/C2 + 1/C3 + …… kapasitor seri .Apabila dua buah kapasitor atau lebih dihubungkan secara seri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->